Owner's Manual Hyundai STARGAZER Cartenz — Isi Lengkap 453 Halaman
KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725
Halaman 1
BUKU PANDUAN PEMILIK
Pengoperasian
Perawatan
Spesifikasi
Seluruh informasi dalam Buku Panduan Pemilik ini adalah yang
terbaru pada saat diterbitkan. Namun, HYUNDAI berhak
melakukan perubahan sewaktu-waktu untuk menjalankan
kebijakan peningkatan produk secara berkelanjutan.
Buku panduan ini berlaku untuk semua model kendaraan ini dan
mencakup keterangan dan penjelasan mengenai perlengkapan
standar maupun opsional.
Oleh karena itu, Anda mungkin akan menemukan informasi
dalam buku ini yang tidak sesuai dengan spesifikasi
kendaraan Anda.
KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725
Halaman 2
Pengantar
PERHATIAN: MEMODIFIKASI KENDARAAN HYUNDAI ANDA
Kendaraan HYUNDAI Anda tidak boleh dimodifikasi dengan cara apapun. Modifikasi
semacam itu dapat berdampak negatif terhadap performa, keselamatan, atau daya
tahan kendaraan HYUNDAI Anda dan juga dapat melanggar persyaratan garansi
terbatas kendaraan. Beberapa modifikasi juga mungkin melanggar peraturan yang
ditetapkan oleh Departemen Perhubungan dan lembaga pemerintah lainnya di negara
Anda.
PEMASANGAN RADIO DUA ARAH ATAU TELEPON SELULER
Kendaraan Anda dilengkapi dengan komponen elektronik. Pemasangan atau
penyesuaian radio dua arah atau telepon seluler yang tidak tepat dapat berdampak
buruk terhadap sistem elektronik kendaraan. Oleh karena itu, kami menyarankan Anda
untuk mengikuti instruksi produsen radio dengan cermat atau berkonsultasi dengan
dealer HYUNDAI jika Anda memilih untuk memasang perangkat tersebut, untuk
memperoleh tindakan pencegahan atau instruksi khusus.
introduction
F2
KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725
Halaman 3
PERINGATAN KESELAMATAN DAN KERUSAKAN KENDARAAN
Buku panduan ini mencantumkan informasi yang diberi title sebagai PERINGATAN,
PERHATIAN, dan PEMBERITAHUAN. Title ini menunjukan hal berikut:
PERINGATAN
PERINGATAN menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari dapat
mengakibatkan cedera serius atau kematian.
PERHATIAN
PERHATIAN menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari dapat
mengakibatkan cedera ringan hingga sedang.
PEMBERITAHUAN
PEMBERITAHUAN menunjukkan situasi yang jika tidak dihindari dapat mengakibatkan
kerusakan pada kendaraan.
F3
KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725
Halaman 4
Gambar-gambar yang Anda berikan semuanya putih kosong, tidak mengandung teks yang dapat di-OCR. Oleh karena itu, tidak ada teks untuk dikembalikan.
KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725
Halaman 5
Daftar isi
Pengantar 1
Informasi Kendaraan 2
Kursi & Sistem Keselamatan 3
Instrument Cluster 4
Fitur Kenyamanan 5
Mengemudikan Kendaraan Anda 6
Sistem Bantuan Pengemudi 7
Situasi Darurat 8
Perawatan 9
Indeks I
KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725
Halaman 6
Gambar-gambar yang diberikan semuanya putih polos dan tidak mengandung teks apa pun untuk di-OCR.
1. Pengantar
Halaman 7
1. Pengantar
Pengantar..........................................................................................................................1-2
HYUNDAI motor company .................................................................................................1-2
Cara menggunakan buku panduan pemilik Ini...........................................................1-2
Pesan keselamatan ........................................................................................................1-3
Persyaratan bahan bakar..................................................................................................1-4
Mesin bensin.................................................................................................................1-4
Modifikasi kendaraan ......................................................................................................1-7
Intruksi penanganan kendaraan ......................................................................................1-7
Proses inreyen (break-in proses) kendaraan ..................................................................1-7
1
1. Pengantar
Halaman 8
Pengantar
Pengantar
Terima kasih telah memilih HYUNDAI. Kami dengan senang hati menyambut Anda
sebagai bagian dari semakin banyaknya orang yang bijak dalam memilih kendaraan
dengan mengemudikan HYUNDAI. Rekayasa tingkat lanjut dan konstruksi yang
berkualitas tinggi dari setiap kendaraan HYUNDAI yang kami produksi merupakan
kebanggaan kami.
Buku Panduan Pemilik ini akan memperkenalkan fitur dan pengoperasian kendaraan
HYUNDAI baru Anda. Disarankan untuk membaca buku ini dengan cermat karena
informasi yang terkandung di dalamnya dapat memberikan manfaat besar dan
menambah kepuasan dalam menggunakan kendaraan Anda.
Pabrikan juga merekomendasikan agar layanan servis dan perawatan kendaraan Anda
dilakukan di dealer resmi HYUNDAI.
HYUNDAI motor company
PERHATIAN
Kerusakan yang serius pada mesin dan transmisi dapat terjadi akibat penggunaan
bahan bakar dan pelumas yang berkualitas rendah yang tidak memenuhi spesifikasi
HYUNDAI. Anda harus selalu menggunakan bahan bakar dan pelumas yang berkualitas
tinggi yang memenuhi spesifikasi yang tercantum dalam bagian “Pelumas dan
Kapasitas yang Direkomendasikan” pada Buku Panduan Pemilik ini.
Informasi
Karena pemilik kendaraan di berikutnya juga memerlukan informasi dalam buku ini, jika
Anda menjual kendaraan HYUNDAI ini, harap tinggalkan buku panduan ini di dalam
kendaraan untuk digunakan oleh pemilik berikutnya. Terima kasih.
Hak Cipta 2025 HYUNDAI Motor Company. Seluruh hak dilindungi undang-undang.
Tidak ada bagian dari publikasi ini yang boleh diperbanyak, disimpan dalam sistem
pengambilan data, atau ditransmisikan dalam bentuk atau dengan cara apa pun tanpa
izin tertulis dari HYUNDAI Motor Company.
Cara menggunakan buku panduan pemilik Ini
Kami ingin membantu Anda mendapatkan pengalaman berkendara terbaik dari
kendaraan Anda. Buku Panduan Pemilik ini dapat membantu Anda dalam berbagai hal.
Kami sangat menyarankan Anda membaca seluruh buku panduan ini. Untuk
meminimalkan risiko cedera atau kematian, Anda harus membaca bagian
PERINGATAN dan PERHATIAN pada buku ini.
Ilustrasi yang diberikan untuk melengkapi penjelasan agar Anda dapat memahami cara
menikmati kendaraan Anda dengan lebih baik. Dengan membaca buku panduan ini,
Anda akan bisa mempelajari berbagai fitur kendaraan, informasi keselamatan penting,
serta tips berkendara dalam berbagai kondisi jalan.
Sistematika penulisan buku panduan pemilik ini dapat ditemukan dalam Daftar Isi.
Gunakan indeks saat mencari bagian atau topik tertentu; indeks disusun secara alfabet
berdasarkan seluruh informasi yang tersedia dalam buku panduan ini.
Bab: Buku panduan ini memiliki sembilan bab utama serta satu indeks. Setiap bab
diawali dengan daftar isi singkat agar Anda dapat mengetahui sekilas apakah bagian
tersebut memuat informasi yang Anda cari.
1-2
1. Pengantar
Halaman 9
Pesan keselamatan
Keselamatan Anda, serta keselamatan orang lain, sangat penting. Buku Panduan
Pemilik ini memberikan berbagai informasi mengenai tindakan pencegahan
keselamatan dan prosedur pengoperasian. Informasi ini memberikan peringatan
terhadap potensi bahaya yang dapat melukai Anda, orang lain, maupun merusak
kendaraan Anda.
Pesan keselamatan yang terdapat pada label kendaraan dan dalam buku panduan ini
menjelaskan bahaya tersebut dan langkah-langkah untuk menghindari atau
mengurangi risiko.
Peringatan dan instruksi keselamatan yang terdapat dalam buku ini ditujukan untuk
keselamatan Anda. Mengabaikan peringatan dan instruksi tersebut dapat menyebabkan
cedera serius atau kematian.
Dalam buku panduan ini menggunakan, kata BAHAYA, PERINGATAN, PERHATIAN,
PEMBERITAHUAN, dan SIMBOL PERINGATAN KESELAMATAN.
WL_WarningStandard
Simbol ini digunakan untuk memperingatkan Anda terhadap potensi bahaya cedera
fisik. Patuhi seluruh pesan keselamatan yang mengikuti simbol ini untuk menghindari
kemungkinan cedera atau kematian. Simbol ini mendahului kata BAHAYA,
PERINGATAN, dan PERHATIAN.
BAHAYA
BAHAYA menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari akan mengakibatkan
kematian atau cedera serius.
PERINGATAN
PERINGATAN menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari dapat
mengakibatkan kematian atau cedera serius.
PERHATIAN
PERHATIAN menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari dapat
mengakibatkan cedera ringan hingga sedang.
PEMBERITAHUAN
PEMBERITAHUAN menunjukkan situasi yang jika tidak dihindari dapat menyebabkan
kerusakan pada kendaraan.
1-3
Mesin bensin
Halaman 10
Pengantar
Persyaratan bahan bakar
Mesin bensin
Tanpa timbal
Kendaraan baru Anda dirancang untuk menggunakan bahan bakar tanpa timbal dengan
nilai oktan RON (Research Octane Number) 90 / AKI (Anti-Knock Index) 86 atau lebih
tinggi. (Jangan gunakan bahan bakar campuran metanol)
Kendaraan ini dirancang untuk memberikan performa maksimal dengan bahan bakar
TANPA TIMBAL, sekaligus meminimalkan emisi gas buang dan pengotoran pada busi.
PERINGATAN
• Jangan mengisi bahan bakar hingga penuh setelah nozzle berhenti secara otomatis
saat mengisi bahan bakar.
• Selalu pastikan tutup tangki bahan bakar terpasang rapat untuk mencegah tumpahan
bahan bakar jika terjadi kecelakaan.
PEMBERITAHUAN
Jangan pernah menggunakan bahan bakar bertimbal.
Penggunaan bahan bakar bertimbal dapat merusak catalytic converter dan sensor
oksigen pada sistem kontrol mesin serta dapat memengaruhi sistem emisi.
Selain itu, keausan yang serius dan retakan pada ring piston, katup, dll. dapat terjadi
dan suara ketukan mesin mungkin akan terdengar.
Jangan pernah menambahkan cairan pembersih sistem bahan bakar ke dalam tangki
selain yang direkomendasikan (Kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dealer resmi
HYUNDAI untuk informasi lebih jelasnya.)
Informasi
Jika mesin Anda mengalami knocking, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan
dealer resmi HYUNDAI. Anda mungkin akan sesekali mendengar knocking ringan dalam
waktu singkat saat berakselerasi atau berkendara pada tanjakan. Hal ini merupakan
kondisi yang normal.
1-4
Mesin bensin
Halaman 11
Bensin yang mengandung alkohol atau metanol
Gasohol, campuran bensin dan etanol (alkohol dari biji-bijian), dan bensin atau gasohol
yang mengandung metanol (alkohol kayu) kini juga dipasarkan sebagai pengganti
bensin bertimbal atau tanpa timbal.
Jangan gunakan gasohol yang mengandung lebih dari 20% etanol, dan jangan gunakan
bensin atau gasohol yang mengandung metanol. Penggunaan bahan bakar ini dapat
menyebabkan masalah pada performa dan merusak sistem bahan bakar, sistem kontrol
mesin, serta sistem emisi.
Hentikan penggunaan gasohol jenis apa pun jika terjadi menimbulkan masalah pada
performa kendaraan.
Kerusakan pada kendaraan atau masalah dalam pengoperasian kendaraan mungkin
tidak akan dijamin oleh garansi pabrikan apabila disebabkan oleh penggunaan:
1. Gasohol dengan kandungan etanol lebih dari 20%.
2. Bensin atau gasohol yang mengandung metanol.
3. Bahan bakar bertimbal atau gasohol bertimbal.
PERHATIAN
Jangan pernah menggunakan gasohol yang mengandung metanol. Hentikan
penggunaan gasohol yang menimbulkan masalah pada performa kendaraan.
Penggunaan bahan bakar lainnya
Penggunaan aditif bahan bakar seperti:
• Aditif berbasis silikon
• Aditif berbasis MMT (Mangan, Mn)
• Aditif berbasis ferrosin (zat besi)
• Aditif berbasis logam lainnya
Dapat menyebabkan misfire silinder, akselerasi buruk, mesin mati, kerusakan pada
catalytic converter, atau korosi yang tidak normal, serta dapat merusak mesin dan
mengurangi masa pakai sistem penggerak (powertrain).
Lampu indikator Malfungsi (Malfunction Indicator Lamp - MIL) dapat menyala.
PEMBERITAHUAN
Kerusakan pada sistem bahan bakar atau masalah performa akibat penggunaan bahan
bakar atau aditif tersebut mungkin tidak ditanggung oleh Garansi Terbatas Kendaraan
Baru Anda.
1-5
Mesin bensin
Halaman 12
Pengantar
Penggunaan MTBE
HYUNDAI tidak merekomendasikan penggunaan bahan bakar dengan kandungan
MTBE (Methyl Tertiary Butyl Ether) dengan volume lebih dari 15,0% (berat kandungan
oksigen 2,7%).
Bahan bakar dengan kandungan MTBE di atas batas tersebut dapat menurunkan
performa kendaraan dan menyebabkan gejala vapor lock atau kesulitan saat
menghidupkan mesin.
PERHATIAN
Garansi Terbatas Kendaraan Baru Anda mungkin tidak mencakup pada kerusakan
sistem bahan bakar atau masalah performa akibat penggunaan bahan bakar yang
mengandung metanol atau MTBE dengan volume lebih dari 15,0% (berat kandungan
oksigen 2,7%).
Jangan gunakan metanol
Bahan bakar yang mengandung metanol (alkohol kayu) tidak boleh digunakan pada
kendaraan Anda. Jenis bahan bakar ini dapat mengurangi performa dan merusak
komponen sistem bahan bakar, sistem kontrol mesin, serta sistem emisi.
Penggunaan aditif bahan bakar
HYUNDAI merekomendasikan penggunaan bensin tanpa timbal dengan nilai oktan
RON (Research Octane Number) 90 / AKI (Anti-Knock Index) 86 atau lebih tinggi. Bagi
pengguna yang tidak menggunakan bensin berkualitas baik secara rutin, termasuk
aditif bahan bakar, dan mengalami masalah saat menghidupkan mesin atau mesin
tidak beroperasi dengan normal, disarankan untuk menambahkan satu botol aditif ke
dalam tangki bahan bakar setiap 10.000 km.
Aditif dapat diperoleh di dealer resmi HYUNDAI beserta informasi penggunaannya.
Jangan mencampur aditif lain yang tidak direkomendasikan.
PEMBERITAHUAN
Jangan pernah menambahkan cairan pembersih sistem bahan bakar atau aditif lainnya
ke dalam tangki selain yang telah ditentukan. Kami sarankan untuk berkonsultasi
dengan dealer resmi HYUNDAI.
Pengoperasian kendaraan di luar negeri
Jika Anda mengemudikan kendaraan di negara lain, pastikan untuk:
• Mematuhi seluruh peraturan terkait registrasi dan asuransi.
• Memastikan ketersediaan bahan bakar yang sesuai.
1-6
Mesin bensin
Halaman 13
Modifikasi kendaraan
• Kendaraan ini tidak boleh dimodifikasi. Modifikasi dapat memengaruhi performa,
keselamatan, atau daya tahan kendaraan dan bahkan dapat melanggar peraturan
keselamatan dan emisi yang berlaku.
Kerusakan atau masalah performa akibat modifikasi tidak akan ditanggung oleh
garansi.
• Penggunaan perangkat elektronik tidak resmi dapat menyebabkan kendaraan beroperasi
tidak normal, kerusakan kabel, baterai cepat habis, atau kebakaran. Untuk keselamatan
Anda, jangan gunakan perangkat elektronik yang tidak direkomendasikan.
PEMBERITAHUAN
Beberapa suara interior kendaraan (termasuk suara sambutan (sistem welcome),
notifikasi navigasi, atau bunyi peringatan) mungkin berasal dari speaker dan amplifier
bawaan. Jangan mengganti komponen ini dengan produk selain komponen asli dari
Hyundai. Produk tidak resmi dapat menyebabkan masalah pada suara interior
kendaraan yang berdampak pada fungsi pengoperasian.
Intruksi penanganan kendaraan
Seperti kendaraan lainnya dengan tipe ini, kegagalan dalam mengoperasikan
kendaraan dengan benar dapat menyebabkan hilangnya kendali, kecelakaan, atau
kendaraan terguling.
Karakteristik desain tertentu (seperti ground clearance, tapak roda, dll.) memberikan
kendaraan ini pusat gravitasi yang lebih tinggi dibandingkan tipe kendaraan lain.
Artinya, kendaraan ini tidak dirancang untuk bermanuver tajam seperti kendaraan
penggerak dua roda konvensional.
Hindari berbelok dengan tajam atau manuver secara mendadak. Sekali lagi, kesalahan
dalam mengoperasikan kendaraan ini dapat mengakibatkan kecelakaan atau
kendaraan terguling. Pastikan untuk membaca panduan mengemudi “Mengurangi
Risiko Kendaraan Terguling” pada bab 6 di buku panduan pemilik ini.
Proses inreyen (break-in proses) kendaraan
Dengan mengikuti beberapa langkah sederhana selama 1.000 km (600 mil) pertama,
Anda dapat meningkatkan performa, efisiensi, dan masa pakai kendaraan Anda.
• Jangan memacu mesin.
• Hindari akselerasi mendadak saat mengemudi.
• Jangan mempertahankan kecepatan konstan terlalu lama, baik cepat maupun
lambat. Variasikan kecepatan mesin untuk proses inreyen yang tepat.
• Hindari melakukan pengereman secara mendadak kecuali dalam kondisi darurat
untuk memberikan waktu komponen rem beradaptasi.
• Jangan menarik trailer selama 2.000 km (1.200 mil) pertama.
• Konsumsi bahan bakar, performa mesin, dan konsumsi oli mesin dapat bervariasi
selama masa inreyen dan akan stabil setelah 6.000 km (4.000 mil). Mesin baru
mungkin akan lebih banyak mengonsumsi oli selama masa inreyen.
1-7
2. Informasi Kendaraan
Halaman 15
2. Informasi Kendaraan
Tampilan eksterior (Tampak depan) .............................................................................. 2-2
Tampilan eksterior (Tampak belakang) .................................................................2-4
Tampilan interior .......................................................................................................2-6
Tampilan konsol tengah...................................................................................................2-7
Tampilan kontrol pada roda kemudi..............................................................................2-11
Tampilan kompartemen mesin...................................................................................2-12
Dimensi........................................................................................................................2-13
Mesin...........................................................................................................................2-13
Daya lampu.....................................................................................................................2-14
Ban dan roda..................................................................................................................2-15
Kapasitas beban dan kecepatan ban............................................................................2-16
Sistem pendingin udara (A/C) .......................................................................................2-16
Berat kendaraan dan volume bagasi...................................................................2-17
Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan..........................................................2-18
Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan........................................................2-19
Nomor identifikasi kendaraan (Vehicle identification number (VIN)).....................2-20
Label spesifikasi ban dan tekanan ban..................................................................2-20
Tire specification and pressure label........................................................................2-21
Nomor mesin .............................................................................................................2-21
Label kompresor A/C ................................................................................................2-21
Label bahan bakar..........................................................................................................2-22
Mesin bensin...............................................................................................................2-22
Informasi perangkat lunak sumber terbuka.................................................................2-23
2
Tampilan eksterior (Tampak depan)
Halaman 16
Informasi Kendaraan
Tampilan eksterior (Tampak depan)
1C_OutsideVehicleFrontOverview
Bentuk kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Kap mesin ................................................................................................................5-27
(2) Karet wiper kaca depan.................................................................................5-40, 9-25
(3) Spion luar .................................................................................................................5-20
(4) Lampu posisi tengah.....................................................................................5-31, 9-55
(5) Daytime Running Light (DRL)/Lampu posisi...............................................5-31, 9-55
(6) Headlamp.....................................................................................................5-31, 9-55
(7) Jendela...................................................................................................................5-23
(8) Ban dan roda ............................................................................................................9-33
2-2
Tampilan eksterior (Tampak depan)
Halaman 17
STARGAZER X
1C_OutsideVehicleFrontOverview_1
Bentuk kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Kap mesin...................................................................................................................5-27
(2) Karet wiper kaca depan.................................................................................5-40, 9-25
(3) Spion luar..................................................................................................................5-20
(4) Lampu posisi tengah .....................................................................................5-31, 9-55
(5) Daytime Running Light (DRL)/Lampu posisi ...............................................5-31, 9-55
(6) Headlamp.......................................................................................................5-31, 9-55
(7) Jendela....................................................................................................................5-23
(8) Ban dan roda ............................................................................................................9-33
2-3
Tampilan eksterior (Tampak belakang)
Halaman 18
Informasi Kendaraan
Tampilan eksterior (Tampak belakang)
1C_OutsideVehicleRearOverview
Bentuk kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Pintu.............................................................................................................5-12
(2) Pintu pengisian bahan bakar................................................................................5-29
(3) Antena ......................................................................................................................5-76
(4) Karet wiper kaca belakang......................................................................................5-40
(5) Lampu rem atas.......................................................................................................9-60
(6) Pintu bagasi...................................................................................................5-28
(7) Kamera wide belakang...........................................................................................7-57
(8) Sensor ultrasonik belakang ...................................................................................7-73
(9) Lampu kombinasi belakang ...........................................................................5-31, 9-58
(10)Lampu mundur/Reflektor belakang.............................................................5-31, 9-58
2-4
Tampilan eksterior (Tampak belakang)
Halaman 19
STARGAZER X
1C_OutsideVehicleRearOverview_1
Bentuk kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Pintu..............................................................................................................5-12
(2) Pintu pengisian bahan bakar .....................................................................................5-29
(3) Antena......................................................................................................................5-76
(4) Karet wiper kaca belakang......................................................................................5-40
(5) Lampu rem atas ....................................................................................................9-60
(6) Pintu bagasi .........................................................................................................5-28
(7) Kamera wide belakang...........................................................................................7-57
(8) Sensor ultrasonik belakang ...................................................................................7-73
(9) Lampu kombinasi belakang ...........................................................................5-31, 9-58
(10)Lampu mundur/Reflektor belakang.............................................................5-31, 9-58
2-5
Tampilan interior
Halaman 20
Informasi Kendaraan
Tampilan interior
1C_SideInsideVehicleOverview
Bentuk interior kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Handle pintu dalam.................................................................................................5-13
(2) Tombol pelipat spion luar.........................................................................................5-21
(3) Switch kontrol spion luar..........................................................................................5-21
(4) Switch central lock ...................................................................................................5-14
(5) Switch power window..............................................................................................5-24
(6) Tombol pengunci power window...........................................................................5-25
(7) Tuas pembuka kap mesin .......................................................................................5-27
(8) Roda kemudi..............................................................................................................5-17
(9) Kursi ..................................................................................................................3-4
(10)Panel sekring ....................................................................................................9-42
(11) Tuas pembuka pintu pengisian bahan bakar.........................................................5-29
2-6
Tampilan konsol tengah
Halaman 21
Tampilan konsol tengah
Tipe A
1C_CenterInsideVehicleOverview
Bentuk konsol tengah kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Instrument cluster .......................................................................................................4-2
(2) Klakson ...........................................................................................................5-19
(3) Airbag depan pengemudi .......................................................................................3-39
(4) Tombol Engine Start/Stop........................................................................................6-8
(5) Tuas kontrol lampu/sein..........................................................................................5-31
(6) Wiper/Washer .........................................................................................................5-40
(7) Switch lampu hazard .................................................................................................8-2
(8) Sistem kontrol temperatur manual/otomatis ....................................5-42, 5-48, 5-54
(9) Airbag depan penumpang.......................................................................................3-39
(10)Laci dasbor ..............................................................................................................5-67
(11) Power outlet...............................................................................................................5-69
(12)Port USB ....................................................................................................................5-75
2-7
Tampilan konsol tengah
Halaman 22
Informasi Kendaraan
(13)Sistem pengisian daya wireless smartphone .........................................................5-71
(14)Sistem infotainment.................................................................................................5-75
(15)Transmisi manual/Intelligent Variable Transmission (IVT) ..........................6-14, 6-16
(16)Tombol Parking Safety...................................................................................7-69, 7-73
(17)Tombol ESC OFF ......................................................................................................6-36
(18)Pengisi daya USB kursi baris ke-2 ...........................................................................5-70
(19)Tombol Parking/View.....................................................................................7-57, 7-60
(20)Tombol kontrol mode Drive....................................................................................6-41
(21)Switch EPB (Electronic Parking Brake)..................................................................6-30
(22)Tombol Auto Hold ..................................................................................................6-33
(23)Ventilasi udara kursi.................................................................................................3-17
2-8
Tampilan konsol tengah
Halaman 23
Tipe B
1C_CenterInsideVehicleOverview_2
Bentuk konsol tengah kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Instrument cluster .....................................................................................................4-2
(2) Klakson ...........................................................................................................5-19
(3) Airbag depan pengemudi ......................................................................................3-39
(4) Tombol Engine Start/Stop.......................................................................................6-8
(5) Tuas kontrol lampu/sein.........................................................................................5-31
(6) Wiper/Washer ...........................................................................................................5-40
(7) Switch lampu hazard .................................................................................................8-2
(8) Sistem kontrol temperatur manual/otomatis ....................................5-42, 5-48, 5-54
(9) Airbag depan penumpang.......................................................................................3-39
(10)Laci dasbor ..............................................................................................................5-67
(11) Power outlet...............................................................................................................5-69
(12)USB Port....................................................................................................................5-75
2-9
Tampilan konsol tengah
Halaman 24
Informasi Kendaraan
(13)Sistem pengisian daya wireless smartphone ......................................5-71
(14)Sistem infotainment ..........................................................................5-75
(15)Transmisi manual/Intelligent Variable Transmission (IVT) .............6-14, 6-16
(16)Tombol kontrol mode Drive...............................................................6-41
(17)Tombol ESC OFF ...............................................................................6-36
(18)Pengisi daya USB kursi baris ke-2 .....................................................5-70
(19)Switch EPB (Electronic Parking Brake).............................................6-30
(20)Tombol Auto Hold..............................................................................6-33
2-10
Tampilan kontrol pada roda kemudi
Halaman 25
Tampilan kontrol pada roda kemudi
1C_SteeringWheelOverview
Bentuk kontrol pada roda kemudi yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Tuas kontrol wiper dan washer ..............................................................................5-40
(2) Tuas kontrol lampu...................................................................................................5-31
(3) Paddle shifter.............................................................................................................6-25
(4) Tombol voice recognition (pengenalan suara).......................................................5-77
(5) Tombol MODE ..........................................................................................................5-76
(6) Tombol remote audio ..............................................................................................5-76
(7) Tombol telepon Bluetooth® hands-free .................................................................5-78
(8) Tombol Custom ......................................................................................................5-76
(9) Kontrol tampilan cluster..........................................................................................4-26
(10)Tombol Driving Assist............................................................................................7-42
(11) Tombol Lane Driving Assist ...................................................................................7-55
(12)Tombol Vehicle Distance........................................................................................7-45
2-11
Tampilan kompartemen mesin
Halaman 26
Informasi Kendaraan
Tampilan kompartemen mesin
Smartstream G1.5
1C_MesinRoom
Kompartemen mesin yang sebenaranya pada kendaraan mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Dipstick oli mesin .....................................................................................................9-17
(2) Tutup pengisi oli mesin ............................................................................................9-17
(3) Reservoir cairan pendingin mesin ..........................................................................9-19
(4) Tutup radiator ........................................................................................................9-19
(5) Reservoir minyak rem/kopling................................................................................9-22
(6) Reservoir cairan washer kaca depan......................................................................9-23
(7) Filter udara ...............................................................................................................9-23
(8) Baterai......................................................................................................................9-30
(9) Panel sekring.............................................................................................................9-43
2-12
Mesin
Halaman 27
Dimensi
Item
mm
Panjang keseluruhan
4,575/4,610*1
Lebar keseluruhan
1,780/1,820*1
185/65 R15
1,695
Tinggi keseluruhan
205/55 R16
1,700
205/50R17
1,715/1750*1
185/65 R15
1,571
Jarak pijak depan
205/55 R16
1,559
205/50R17
1,559
185/65 R15
1,584
Jarak pijak belakang
205/55 R16
1,572
205/50R17
1,572
Jarak sumbu roda
2,780
*1: Untuk CROSS
Mesin
Mesin
Kapasitas
mesin (cc)
Diameter x
Langkah (mm)
Smartstream
G1.5
1,497
75.6 x 83.4
1-3-4-2
4-segaris
Urutan
pengapian
Jumlah silinder
2-13
Daya lampu
Halaman 28
Informasi Kendaraan
# Daya lampu
| | Lampu | Tipe lampu | Spesifikasi |
|---|---|---|---|
| Depan | Headlamp | | |
| | Tipe A | H1R2LL | 55W |
| | Tipe B | LED | LED |
| | Lampu posisi | | |
| | Tipe A | W5W | 5W |
| | Tipe B | LED | LED |
| | Lampu sein | | |
| | Tipe A | PY21W | 21W |
| | Tipe B | LED | LED |
| | Daytime Running Light (DRL) | LED | LED |
| Belakang | Lampu rem | | |
| | Tipe A | P21/5W | 21W |
| | Tipe B | LED | LED |
| | Lampu kombinasi belakang | | |
| | Tipe A | W5W | 5W |
| | Tipe B | LED | LED |
| | Lampu sein belakang | PY21W | 21W |
| | Lampu mundur | W16W | 16W |
| | Lampu plat nomor | W5W | 5W |
| | Lampu rem atas | LED | LED |
| Interior | Lampu baca | | |
| | Tipe A | FESTOON | 8W |
| | Tipe B | LED | LED |
| | Lampu kabin | | |
| | Tipe A | FESTOON | 8W |
| | Tipe B | LED | LED |
| | Lampu latar (jika dilengkapi) | LED | LED |
2-14
Ban dan roda
Halaman 29
Ban dan roda
Tekanan ban kPa
(psi)
Torsi mur
roda kgf·m
(lbf·ft,
N·m)
Beban normal*1 Beban maksimum
Item
Ukuran ban
Ukuran
roda
Depan Belakang
Depan Belakang
185/65R15
5.5J X 15
Ban ukuran
penuh
205/55R16
6.5J X 16
205/50R17
6.5J X 17
Ban
cadangan*2
T125/80 D15
4.0T X 15
420 (60)
420 (60)
205/65R16
6.5J X 16
250 (36)
250 (36)
*1: Hingga 5 penumpang
*2: Jika kendaraan Anda tidak dilengkapi dengan ban cadangan compact, maka akan disediakan Tire Mobility
Kit.
PERHATIAN
Saat mengganti ban, SELALU gunakan ukuran, tipe, merek, konstruksi, dan pola tapak
ban yang sama dengan bawaan pabrik. Jika tidak, dapat merusak komponen terkait
atau menyebabkan pengoperasian yang tidak normal.
PEMBERITAHUAN
• Tingkatkan tekanan ban 20 kPa (3 psi) ke tekanan standar jika cuaca diperkirakan akan
dingin.
Ban akan kehilangan tekanan sekitar 7 kPa (1 psi) untuk setiap penurunan temperatur
7°C (12°F).
• Perubahan elevasi (ketinggian permukaan jalan) ±1 km (atau mil) dapat menyebabkan
perubahan ±10 kPa (2.4 psi). Sesuaikan tekanan ban jika berkendara di daerah dengan
elevasi yang berbeda.
• Jangan melebihi tekanan ban maksimum seperti yang tercantum pada dinding ban.
230 (33)
250 (36)
11-13
(79-94,
107-127)
2-15
Sistem pendingin udara (A/C)
Halaman 30
Informasi Kendaraan
Kapasitas beban dan kecepatan ban
Kapasitas beban
Kapasitas kecepatan
Item
Ukuran ban
Ukuran
roda
LI*1
kg
SS*2
km/h
185/65R15
5.5J X 15
88
560
H
210
Ban ukuran
penuh
205/55R16
6.5J X 16
91
615
H
210
205/50R17
6.5J X 17
89
580
H
210
Ban cadangan
ukuran penuh
205/55R16
6.5J X 16
91
615
H
210
Ban cadangan
compact
T125/80 D15
4.0T X 15
95
690
M
130
*1: LI : Load Indeks (Indeks Beban)
*2:SS : Speed Symbol (Simbol kecepatan)
Sistem pendingin udara (A/C)
Item
Berat volume
g
Klasifikasi
Refrigerant
SINGLE A/C
420±25
R-134a
DUAL A/C
525±25
Oli kompresor
MAX: 120
MIN: 100
ZXL100PG
Disarankan untuk menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk informasi lebih jelasnya.
2-16
Berat kendaraan dan volume bagasi
Halaman 31
Berat kendaraan dan volume bagasi
Item
M/T*1
IVT*2
Berat kotor kendaraan [kg]
1,780
1,850/1,870*3
Item
Smartstream G1.5
Volume bagasi [ℓ]
MAX: 1,892 (66.81)
MIN: 185
*1: M/T: Manual Transmission (Transmisi Manual)
*2:IVT: Intelligent Variable Transmission (IVT)
*3: Untuk CROSS
Smartstream G1.5
2-17
Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan
Halaman 32
Informasi Kendaraan
Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan
Untuk membantu mencapai performa dan daya tahan mesin serta sistem penggerak
yang optimal, gunakan hanya pelumas dengan kualitas yang sesuai spesifikasi. Pelumas
yang tepat juga akan membantu meningkatkan efisiensi mesin yang berdampak pada
konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Volume
Klasifikasi
Pelumas
Oil mesin *1*2
(menguras dan
isi ulang)
Merekomendasikan
Smartstream G1.5
3.8 ℓ
SAE 0W-20, API SN PLUS/SP
atau ILSAC GF-6*4
Oli transmisi
manual
Smartstream G1.5
1.5-1.6 ℓ
Oli Intelligent
Variable
Transmission (IVT)
Smartstream G1.5
6.5 ℓ
IVTF SP-CVT1*5
Cairan pendingin
mesin
Smartstream G1.5
5.2 ℓ
Campuran antibeku dan air suling
(ethylene glycol base untuk
radiator aluminium)
Minyak rem/kopling (jika dlengkapi)*3
0.7-0.8 ℓ
SAE J1704 DOT-4LV, FMVSS 116
DOT-4, ISO4925 CLASS-6
Bahan bakar
40 ℓ
Lihat bagian “Persyaratan
bahan bakar” pada Bab 1
*1: Lihat bagian “Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan” dalam bagian ini.
*2: Oli mesin berlabel Energy Conserving Oil kini tersedia. Selain memberikan manfaat tambahan lainnya, oli ini
akan membantu efisiensi bahan bakar dengan mengurangi jumlah bahan bakar yang diperlukan untuk
mengatasi gesekan mesin. Seringkali, peningkatan ini sulit diukur dalam penggunaan harian, namun dalam
jangka waktu satu tahun, dapat memberikan penghematan biaya dan energi yang signifikan.
*3: Untuk mempertahankan performa pengereman dan performa ABS/ESC yang optimal, kami
merekomendasikan penggunaan minyak rem asli yang sesuai dengan spesifikasi.
*4: Diperlukan oli mesin dengan spesifikasi <API SN PLUS (atau lebih tinggi) Full synthetic>. Jika menggunakan
oli mesin dengan spesifikasi yang lebih rendah (oli mineral termasuk Semi-synthetic), maka oli mesin dan
filter oli mesin harus diganti sesuai dengan ketentuan perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat.
*5: Gunakan hanya oli Intelligent Variable Transmission (IVT) asli yang direkomendasikan. Penggunaan oli yang
tidak sesuai spesifikasi (meskipun diklaim kompatibel dengan cairan asli) dapat menyebabkan penurunan
kualitas perpindahan gear dan getaran, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan pada transmisi.
2-18
API Serviced GL-4, SAE 70W,
TGO-9 (Oli transmisi asli HYUNDAI)
- HK SYN MTF 70W
- SPIRAX S6 GHME 70W MTF
- GS MTF HD 70W
Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan
Halaman 33
Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan
PEMBERITAHUAN
Selalu pastikan untuk membersihkan area di sekitar penutup pengisian, penutup
pembuangan, atau dipstick sebelum memeriksa atau menguras pelumas apa pun. Hal
ini sangat penting dilakukan di area berdebu atau berpasir serta saat kendaraan
digunakan di jalan yang tidak beraspal. Membersihkan area penutup pengisian dan
dipstick akan mencegah kotoran dan pasir masuk ke dalam mesin dan komponen
lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan.
Viskositas (kekentalan) oli mesin memengaruhi efisiensi bahan bakar dan
pengoperasian kendaraan dalam cuaca dingin (kemampuan starter mesin dan aliran oli
mesin). Oli mesin dengan viskositas rendah dapat memberikan efisiensi bahan bakar
dan performa yang lebih baik dalam cuaca dingin. Namun, oli mesin dengan viskositas
yang lebih tinggi diperlukan untuk pelumasan yang memadai dalam cuaca panas.
Penggunaan oli dengan viskositas selain yang direkomendasikan dapat menyebabkan
kerusakan pada mesin.
Jangan pernah menambahkan aditif ke dalam oli mesin. Aditif oli mesin dapat
mengubah sifat oli dan dapat menyebabkan kerusakan pada mesin yang serius.
Saat memilih oli, pertimbangkan kisaran temperatur lingkungan kendaraan Anda akan
dioperasikan hingga waktu penggantian oli berikutnya. Lanjutkan dengan memilih
viskositas oli yang direkomendasikan dari tabel berikut.
Kisaran Temperatur untuk Angka Viskositas SAE
Temperatur
°C
(°F)
Smartstream G1.5 *1
*1: Memerlukan oli mesin full synthetic dengan spesifikasi <API SN PLUS (atau lebih tinggi)>. Jika menggunakan
oli mesin dengan spesifikasi yang lebih rendah (termasuk oli mineral dan semi-sintetik), maka oli mesin dan
filter oli harus diganti sesuai dengan perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat.
WL_OilAPIMark
Oli mesin yang menampilkan tanda Sertifikasi American Petroleum Institute (API) ini
sesuai dengan spesifikasi International Lubricant Specification Advisory Committee
(ILSAC). Disarankan hanya menggunakan oli mesin yang memiliki tanda Sertifikasi API
tersebut.
2-19
Label sertifikasi kendaraan
Halaman 34
Informasi Kendaraan
Nomor Identifikasi
Kendaraan (Vehicle
Identification Number
(VIN))
jika dilengkapi
Nomor rangka (jika dilengkapi)
2C_VehicleIdentificationNumber
VIN adalah nomor yang digunakan untuk
mendaftarkan kendaraan Anda dan dalam
semua urusan hukum yang berkaitan
dengan kepemilikannya, dan sebagainya.
Nomor ini tercetak pada lantai di bawah
kursi depan sebelah kanan. Untuk
memeriksa nomornya, buka penutupnya.
Label VIN (jika dilengkapi)
2C_VehicleIdentificationNumber_1
VIN juga terdapat pada plat yang
dipasang di bagian atas dasbor. Nomor
pada plat tersebut dapat dengan mudah
dilihat melalui kaca depan dari luar
kendaraan.
2-20
jika dilengkapi
Label sertifikasi kendaraan
Tipe A
2C_VehicleCertificationLabel
Tipe B
2C_VehicleCertificationLabel_1
Label sertifikasi kendaraan terletak di
pilar tengah sisi pengemudi dan
menunjukkan nomor VIN.
Label kompresor A/C
Halaman 35
Label spesifikasi dan
tekanan ban
2C_TireSpecificationAndPressureLabel
Ban yang dipasangkan pada kendaraan
baru Anda dipilih untuk memberikan
performa terbaik dalam kondisi
berkendara normal.
Label ban yang terletak pada pilar
tengah sisi pengemudi mencantumkan
tekanan ban yang direkomendasikan
untuk kendaraan Anda.
Nomor mesin
2C_MesinNumberPosition
Nomor mesin tercetak di blok mesin
sebagaimana ditunjukkan dalam ilustrasi.
Label kompresor
A/C
2C_AirConditionerCompressorLabel
Label kompresor A/C memberikan
informasi mengenai tipe kompresor yang
digunakan pada kendaraan Anda, seperti
model, nomor suku cadang dari supplier,
nomor produksi, refrigerant (1), dan oli
refrigeran (2).
2-21
Mesin bensin
Halaman 36
Informasi Kendaraan
jika dilengkapi
Label bahan bakar
Mesin bensin
Label bahan bakar terletak pada pintu pengisian bahan bakar.
2C_FuelLabel
2-22
Informasi perangkat lunak sumber terbuka
Halaman 37
Informasi perangkat lunak sumber terbuka
Kendaraan ini dilengkapi dengan perangkat lunak yang memiliki lisensi sumber terbuka
(open source). Informasi perangkat lunak open source, termasuk kode sumber,
pemberitahuan hak cipta, dan ketentuan lisensi terkait dapat diperoleh melalui situs
web:
https://www.hyundai.com/worldwide/opensource
HYUNDAI Motor Company akan menyediakan kode sumber open source kepada Anda
dalam media penyimpanan seperti CD-ROM dengan biaya minimum yang mencakup
biaya pengiriman kode sumber, atas permintaan melalui email ke
[email protected], dalam jangka waktu 3 tahun sejak tanggal pembelian
produk.
2-23
3. Kursi & Sistem Keselamatan
Halaman 39
3. Kursi & Sistem Keselamatan
Tindakan pencegahan keselamatan penting ..........................................................3-2
Selalu kenakan sabuk pengaman Anda......................................................................3-2
Amankan semua anak-anak ........................................................................................3-2
Bahaya airbag ..............................................................................................................3-2
Gangguan pada pengemudi........................................................................................3-2
Jangan pernah mengemudi dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan..............3-2
Kontrol kecepatan Anda ....................................................................................3-3
Jaga kendaraan Anda dalam kondisi yang aman untuk digunakan.....................3-3
Kursi..........................................................................................................................3-4
Tindakan pencegahan keselamatan ..........................................................................3-5
Menyesuaikan kursi depan..................................................................................3-6
Menyesuaikan kursi belakang................................................................................3-9
Melipat kursi belakang............................................................................................3-12
Sandaran tangan (kursi baris ke-2)..........................................................................3-13
Sandaran kepala..........................................................................................................3-14
Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara...........................................................3-17
Sabuk pengaman ...........................................................................................................3-18
Tindakan pencegahan keselamatan sabuk pengaman............................................3-18
Lampu peringatan sabuk pengaman ........................................................................3-19
Sistem penahan sabuk pengaman ...........................................................................3-20
Tindakan pencegahan tambahan untuk sabuk pengaman.....................................3-25
Perawatan sabuk pengaman.....................................................................................3-27
Child Restraint System (CRS)........................................................................................3-27
Rekomendasi kami: Anak-anak selalu di tempatkan kursi belakang......................3-27
Memilih Child Restraint System (CRS).....................................................................3-28
Memasang Child Restraint System .........................................................................3-30
Airbag – Supplemental Restraint System (SRS)...........................................................3-37
Di mana lokasi airbag?.............................................................................................3-39
Bagaimana cara operasi sistem airbag? ..................................................................3-42
Yang diharapkan setelah airbag mengembang......................................................3-46
Jangan memasang Child Restraint System di kursi penumpang depan ...............3-47
Lampu peringatan SRS.............................................................................................3-47
Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan? .....................................3-48
Merawat SRS ............................................................................................................3-52
Tindakan pencegahan keselamatan tambahan ......................................................3-53
Label peringatan airbag.........................................................................................3-53
3
Jangan mengemudi dalam pengaruh alkohol atau obatobatan
Halaman 40
Kursi & Sistem Keselamatan
Tindakan pencegahan
keselamatan penting
Anda akan menemukan banyak tindakan
pencegahan dan rekomendasi
keselamatan di bagian ini dan di seluruh
buku panduan ini. Tindakan pencegahan
dalam bagian ini merupakan yang paling
penting.
Selalu kenakan sabuk
pengaman Anda
Sabuk pengaman adalah perlindungan
terbaik dalam segala jenis kecelakaan.
Airbag dirancang untuk melengkapi
sabuk pengaman, bukan untuk
menggantikannya. Jadi, meskipun
kendaraan Anda dilengkapi airbag,
pastikan Anda dan seluruh penumpang
selalu mengenakan sabuk pengaman
dengan benar.
Amankan semua anak-anak
Semua anak di bawah usia 13 tahun
harus duduk dengan aman di kursi
belakang, bukan di kursi depan. Bayi dan
anak kecil harus diamankan dengan
menggunakan Child Restraint System
yang sesuai.Anak-anak yang lebih besar
harus menggunakan kursi booster
dengan menggunakan sabuk pengaman
hingga mereka dapat menggunakan
sabuk pengaman dengan benar tanpa
harus kursi booster.
Bahaya airbag
Meskipun airbag dapat menyelamatkan
nyawa, airbag juga dapat menyebabkan
cedera serius atau fatal jika penumpang
duduk terlalu dekat atau tidak
mengenakan sabuk pengaman dengan
benar. Bayi, anak kecil, dan orang
dewasa dengan postur tubuh yang kecil
berisiko lebih tinggi mengalami cedera
saat airbag mengembang. Ikuti semua
instruksi dan peringatan dalam buku ini.
3-2
Gangguan pada pengemudi
Konsentrasi yang terganggu saat
mengemudi merupakan bahaya yang
serius dan berpotensi mengancam
keselamatan, terutama bagi pengemudi
yang kurang berpengalaman.
Keselamatan harus menjadi prioritas
utama saat berada di balik roda kemudi.
Pengemudi perlu menyadari berbagai
potensi gangguan seperti mengantuk,
meraih benda, makan, merapikan diri,
interaksi dengan penumpang, dan
penggunaan ponsel.
Pengemudi bisa kehilangan fokus jika
mengalihkan pandangan dari jalan,
melepas tangan dari roda kemudi, atau
memusatkan perhatian pada hal lain
selain mengemudi. Untuk mengurangi
risiko kecelakaan:
• Sesuaikan perangkat elektronik
seperti MP3, ponsel, atau sistem
navigasi HANYA saat kendaraan
dalam posisi berhenti dengan aman.
• Gunakan perangkat hanya saat
diperbolehkan oleh hukum dan dalam
kondisi yang aman. JANGAN pernah
mengirim pesan atau email saat
mengemudi. Sebagian besar negara
melarang hal ini.
• JANGAN biarkan penggunaan
perangkat mengganggu konsentrasi
Anda dalam mengemudi. Anda
memiliki tanggung jawab terhadap
penumpang dan pengguna jalan lain
untuk selalu mengemudi dengan
aman, tangan di roda kemudi dan
perhatian ke jalan.
Jangan mengemudi dalam
pengaruh alkohol atau obat-
obatan
Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan
dapat menurunkan kemampuan Anda
dalam merespons perubahan kondisi
dan situasi darurat. Jangan mengemudi
setelah mengonsumsi alkohol atau obat-
obatan, dan jangan biarkan teman Anda
mengemudi dalam kondisi tersebut.
Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi aman untuk digunakan
Halaman 41
Kontrol kecepatan Anda
Kecepatan berlebih adalah salah satu
faktor utama penyebab cedera dan
kematian saat terjadi kecelakaan.
Semakin tinggi kecepatan, semakin
besar risikonya. Namun, cedera serius
juga bisa terjadi pada kecepatan rendah.
Jangan pernah mengemudi lebih cepat
dari kondisi yang aman, meskipun batas
kecepatan yang diatur di jalan
memperbolehkannya.
Pastikan kendaraan
Anda dalam kondisi
aman untuk digunakan
Pecah ban atau kegagalan mekanis bisa
sangat berbahaya. Untuk mengurangi
kemungkinan tersebut, periksa tekanan
ban dan kondisi ban secara berkala,
serta lakukan perawatan sesuai jadwal
yang telah ditentukan.
3-3
Kursi
Halaman 42
Kursi & Sistem Keselamatan
Kursi
1C_FrontSeatOverview
Kursi depan [A], [B]
(1) Maju dan mundur
(2) Sudut sandaran kursi
(3) Ketinggian bantalan kursi (jika dilengkapi)
(4) Sandaran kepala
Kursi baris ke-2 [C]
(1) Maju atau mundur
(2) Sudut/melipat sandaran kursi
(3) Tali pada sandaran tangan (jika dilengkapi)
(4) Sandaran kepala
Kursi baris ke-3 [D]
(1) Sudut/pelipat sandaran kursi
(2) Pembuka lipatan sandaran kursi
(3) Sandaran kepala
3-4
Tindakan pencegahan keselamatan
Halaman 43
Tindakan pencegahan
keselamatan
Menyesuaikan kursi agar Anda duduk
dalam posisi yang aman dan nyaman
memiliki peran penting dalam
keselamatan pengemudi dan
penumpang, sebagaimana pentingnya
sabuk pengaman dan airbag saat terjadi
kecelakaan.
PERINGATAN
Jangan gunakan bantalan kursi yang
akan mengurangi gesekan antara kursi
dan penumpang. Pinggul penumpang
dapat tergelincir ke bawah bagian
pangkuan dari sabuk pengaman saat
terjadi tabrakan atau pengereman
mendadak.
Hal ini dapat menyebabkan cedera
dalam yang serius atau fatal karena
sabuk pengaman tidak dapat beroperasi
dengan semestinya.
Airbag
Anda dapat melakukan tindakan untuk
mengurangi risiko cedera akibat
mengembangnya airbag. Duduk terlalu
dekat dengan airbag akan sangat
meningkatkan risiko cedera saat airbag
mengembang. Geser kursi Anda sejauh
mungkin dari airbag depan sambil tetap
mempertahankan kendali kendaraan.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian akibat airbag yang
mengembang:
• Sesuaikan kursi pengemudi sejauh
mungkin ke belakang sambil tetap
memungkinkan pengemudi
mengontrol kendaraan.
• Sesuaikan kursi penumpang depan
sejauh mungkin ke belakang.
• Pegang roda kemudi pada posisi
pukul 9 dan 3 untuk meminimalkan
risiko cedera pada tangan dan lengan.
• Jangan pernah menempatkan benda
atau penumpang di antara Anda dan
airbag.
• Jangan izinkan penumpang depan
meletakkan kaki atau kaki mereka di
atas dasbor untuk meminimalkan
risiko cedera pada kaki.
Sabuk pengaman
Selalu kenakan sabuk pengaman Anda
sebelum memulai perjalanan.
Penumpang juga harus duduk dengan
posisi tegak dan mengenakan sabuk
pengaman dengan benar. Bayi dan anak
kecil harus menggunakan Child
Restraint System yang sesuai. Anak-
anak yang sudah tidak menggunakan
kursi booster dan orang dewasa harus
menggunakan sabuk pengaman.
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian:
• Jangan pernah menggunakan satu
sabuk pengaman untuk lebih dari
satu penumpang.
• Posisikan sandaran kursi dalam posisi
tegak, dan bagian pangkuan sabuk
pengaman harus melekat rapat dan
rendah di atas pinggul.
• Jangan biarkan anak-anak duduk di
pangkuan penumpang.
• Jangan mengarahkan sabuk
pengeman ke leher, pada sudut yang
tajam, atau menjauh dari tubuh.
• Jangan biarkan sabuk pengaman
terjepit atau macet.
3-5
Menyesuaikan kursi depan
Halaman 44
Kursi & Sistem Keselamatan
Menyesuaikan kursi depan
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian:
• Jangan menyesuaikan posisi kursi saat
kendaraan sedang bergerak. Gerakan
mendadak kursi dapat menyebabkan
kehilangan kendali dan kecelakaan.
• Jangan meletakkan apa pun di bawah
kursi depan. Barang yang tidak
diamankan dengan benar seperti
karpet tidak dikaitkan di area kaki
pengemudi dapat mengganggu
pengoperasian pedal.
• Jangan biarkan apa pun mengganggu
posisi normal dan penguncian
sandaran kursi.
• Jangan letakkan korek api atau
pemantik api di lantai atau kursi.
• Berhati-hatilah saat mengambil benda
kecil yang terjebak di bawah atau di
sela kursi dan konsol tengah. Tangan
Anda dapat tergores oleh tepi yang
tajam dari mekanisme kursi.
• Jika ada penumpang di kursi
belakang, berhati-hatilah saat
menyesuaikan kursi depan.
• Pastikan kursi terkunci dengan benar
setelah diseuaikan. Jika tidak, kursi
dapat bergerak secara tiba-tiba.
Merebahkan sandaran kursi
Duduk dengan posisi sandaran kursi
yang direbahkan saat kendaraan
bergerak dapat berbahaya. Meskipun
Anda menggunakan sabuk pengaman,
efektivitas sistem keselamatan (sabuk
pengaman dan/atau airbag) akan
berkurang saat sandaran kursi
direbahkan.
Agar berfungsi dengan baik, sabuk
pengaman harus melekat erat di
pinggul dan dada Anda.
3-6
Semakin rebah sandaran kursi, semakin
besar kemungkinan pinggul penumpang
tergelincir ke bawah bagian pangkuan
sabuk pengaman atau leher penumpang
membentur bagian bahu sabuk
pengaman.
PERINGATAN
Jangan pernah duduk dengan sandaran
kursi yang direbahkan saat kendaraan
sedang bergerak.
Duduk dengan sandaran kursi yang
direbahkan akan meningkatkan risiko
cedera serius atau fatal saat terjadi
tabrakan atau pengereman mendadak.
Pengemudi dan penumpang harus selalu
duduk dengan tegak di kursi mereka,
mengenakan sabuk pengaman dengan
benar, dan menjaga agar sandaran kursi
dalam posisi tegak.
Sabuk pengaman harus melekat erat di
pinggul dan dada agar berfungsi dengan
baik.
Jika sandaran kursi direbahkan, sabuk
bahu tidak dapat berfungsi sebagaimana
mestinya karena tidak menempel di
dada. Sebaliknya, sabuk akan berada di
depan tubuh Anda. Saat terjadi tabrakan,
Anda dapat terlempar ke arah sabuk
pengaman, yang dapat menyebabkan
cedera pada leher atau bagian tubuh
lainnya.
Semakin rebah sandaran kursi, semakin
besar kemungkinan pinggul penumpang
meluncur ke bawah bagian pangkuan
sabuk pengaman atau leher penumpang
membentur bagian bahu dari sabuk
pengaman.
Menyesuaikan kursi depan
Halaman 45
Menyesuaikan kursi secara manual
Kursi depan dapat disesuaikan dengan
menggunakan tuas yang terletak di
bagian bawah depan kursi atau di sisi
luar kursi.
Penyesuaian maju dan mundur
2C_ManualSeatForward
Untuk menggeser kursi ke depan atau ke
belakang:
1. Tarik ke atas tuas penggeser kursi dan
tahan.
2. Geser kursi ke posisi yang diinginkan.
3. Lepaskan tuas dan pastikan kursi
terkunci pada posisinya. Geser maju
dan mundur tanpa menggunakan tuas.
Jika kursi bergerak, hal ini menujukan
bahwa kursi belum terkunci dengan
benar.
Sudut sandaran kursi
2C_ManualSeatBack
Untuk merebahkan sandaran kursi:
1. Condongkan tubuh sedikit ke depan
dan angkat tuas sandaran kursi.
2. Bersandarlah secara perlahan dan
sesuaikan sandaran kursi ke posisi
yang diinginkan.
3. Lepaskan tuas dan pastikan sandaran
kursi terkunci pada posisinya.
Ketinggian bantalan kursi (untuk kursi
pengemudi)
2C_ManualSeatHeight
Untuk menyesuaikan ketinggian
bantalan kursi:
• Tekan tuas ke bawah beberapa kali
untuk menurunkan bantalan kursi.
• Tarik tuas ke atas beberapa kali untuk
menaikkan bantalan kursi.
3-7
Menyesuaikan kursi depan
Halaman 46
Kursi & Sistem Keselamatan
Menyesuaikan kursi elektrik (untuk
kursi pengemudi)
jika dilengkapi
Kursi depan dapat diatur menggunakan
switch kontrol yang terletak di bagian
luar bantalan kursi.
PERINGATAN
JANGAN biarkan anak-anak berada di
dalam kendaraan tanpa pengawasan.
Kursi elektrik tetap dapat dioperasikan
meskipun kendaraan dalam kondisi
mati.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada kursi:
• Hentikan penyesuaian kursi setelah
mencapai batas telah mencapai posisi
maksimal ke depan atau ke belakang.
• Jangan menyesuaikan kursi lebih lama
dari yang diperlukan saat kendaraan
dalam kondisi mati, karena dapat
menyebabkan data baterai habis.
• Jangan menyesuaikan dua atau lebih
kursi secara bersamaan. Hal ini dapat
menyebabkan malfungsi pada sistem
kelistrikan kendaraan.
Penyesuaian maju dan mundur
2C_PowerSeatForward
Untuk menggeser kursi ke depan atau ke
belakang:
1. Tekan switch kontrol ke arah
depan atau belakang.
2. Lepaskan switch ketika kursi
mencapai posisi yang diinginkan.
3-8
Penyesuaian sudut sandaran kursi
2C_PowerSeatBack
Untuk merebahkan sandaran kursi:
1. Tekan switch kontrol ke arah depan
atau belakang.
2. Lepaskan switch ketika sandaran kursi
mencapai posisi yang diinginkan.
Penyesuaian sudut dan ketinggian
bantalan kursi
2C_AdjustSeatHeightAuto
Untuk mengubah sudut bagian depan
bantalan kursi:
1. Tekan bagian depan switch kontrol (1)
ke atas untuk menaikkan atau ke
bawah untuk menurunkan bagian
depan bantalan kursi.
2. Lepaskan switch ketika posisi telah
sesuai.
Untuk mengubah ketinggian bantalan
kursi:
1. Tekan bagian belakang switch kontrol
(2) ke atas untuk menaikkan atau ke
bawah untuk menurunkan ketinggian
bantalan kursi.
2. Lepaskan switch ketika posisi telah
sesuai.
Menyesuaikan kursi belakang
Halaman 47
Saku pada sandaran Kursi
Kursi pengemudi
2C_SeatBackPocket
Kursi penumpang
2C_SeatBackPocket_2
Saku pada sandaran kursi tersedia di
bagian belakang sandaran kursi depan.
PERHATIAN
Jangan letakkan benda berat atau tajam
di dalam saku. Saat terjadi kecelakaan,
benda tersebut dapat terlepas dan
melukai penumpang.
Menyesuaikan kursi belakang
Sebelum berkendara, sesuaikan posisi
kursi dengan tepat sesuai kebutuhan
penumpang atau penataan barang
bawaan.
PERINGATAN
Lakukan tindakan pencegahan berikut:
• Menyesuaikan kursi
- JANGAN pernah menyesuaikan
posisi kursi saat kendaraan sedang
bergerak. Kursi dapat bergerak
secara tiba-tiba dan melukai
penumpang.
- Pastikan kursi terkunci setelah
disesuaikan. Jika tidak, kursi dapat
bergerak secara tidak terduga dan
menyebabkan kecelakaan.
• Melipat kursi
- Jangan melipat sandaran kursi saat
kursi sedang digunakan (misalnya
oleh penumpang, hewan
peliharaan, atau barang bawaan).
Hal ini dapat melukai penumpang
atau hewan, atau merusak barang
bawaan.
- Jangan izinkan penumpang duduk
di atas sandaran kursi yang terlipat
saat kendaraan bergerak. Ini bukan
posisi kursi yang aman dan tidak
tersedia sabuk pengaman. Hal ini
dapat mengakibatkan cedera
serius atau kematian saat terjadi
kecelakaan atau pengereman
mendadak.
- Barang bawaan di atas sandaran
kursi yang dilipat tidak boleh
melebihi tinggi sandaran kursi
depan. Barang tersebut dapat
meluncur ke depan dan
menyebabkan cedera atau
kerusakan saat terjadi pengereman
mendadak.
- Saat mengembalikan sandaran
kursi belakang dari posisi terlipat
ke posisi tegak, pegang sandaran
kursi dan kembalikan secara
perlahan. Pastikan sandaran kursi
terkunci sepenuhnya dengan
mendorong bagian atasnya. Saat
terjadi kecelakaan atau
pengereman mendadak, sandaran
yang tidak terkunci dapat
menyebabkan barang bawaan
terdorong ke kabin penumpang
dengan kekuatan yang besar dan
menyebabkan cedera serius atau
kematian.
3-9
Menyesuaikan kursi belakang
Halaman 48
Kursi & Sistem Keselamatan
• Memuat barang
- Pastikan mesin dalam kondisi mati,
gear diposisikan pada P (Parkir),
dan terapkan rem parkir dengan
aman setiap kali memuat atau
menurunkan barang. Tidak
melakukan langkah-langkah ini
dapat menyebabkan kendaraan
bergerak apabila tuas transmisi
atau rotary gear shift dial secara
tidak sengaja ditekan atau diputar
ke posisi lain.
- Barang harus selalu diamankan
agar tidak terlempar di dalam
kendaraan saat terjadi tabrakan
dan membahayakan penumpang
kendaraan.
- Jangan meletakkan benda di kursi
baris belakang, karena tidak dapat
diamankan dengan benar dan
dapat mengenai penumpang saat
tabrakan, yang dapat
menyebabkan cedera serius atau
kematian.
• Berhati-hatilah saat menutup pintu
bagasi jika ada penumpang yang
duduk di kursi baris ketiga. Jika
kepala penumpang tidak bersandar
dengan benar pada sandaran kepala
yang telah disesuaikan atau jika
penumpang bertubuh tinggi yang
duduk di kursi tersebut, pintu bagasi
dapat mengenai kepala penumpang,
yang dapat menyebabkan cedera.
2C_3ndSeatHeadCaution
3-10
PERHATIAN
Jangan sampai tangan atau jari Anda
terjepit pada mekanisme kursi saat
menyesuaikan posisi kursi.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
kendaraan:
• Sabuk pengaman belakang
Sebelum melipat sandaran kursi,
masukkan buckle sabuk pengaman ke
dudukannya di antara sandaran dan
bantalan kursi. Masukkan pula tali
sabuk ke dalam pemandu sabuk
untuk mencegah kerusakan pada
sabuk pengaman.
• Barang bawaan
Berhati-hatilah saat memuat barang
melalui kursi penumpang belakang
untuk mencegah kerusakan pada
interior kendaraan.
Menyesuaikan kursi belakang
Halaman 49
Menyesuaikan kursi secara
manual (kursi baris ke-2)
Penyesuaian maju dan mundur
2C_2ndSeatForwardBackwardmanual
Untuk menggeser kursi ke depan atau
ke belakang:
1. Tarik tuas penggeser kursi ke atas dan
tahan.
2. Geser kursi ke posisi yang diinginkan.
3. Lepaskan tuas dan pastikan kursi
terkunci dengan benar.
Sudut sandaran kursi
2C_Adjust2ndSeatback
Untuk menyesuaikan sandaran kursi:
1. Tarik tuas penyesuaian sudut
sandaran kursi.
2. Tahan tuas dan sesuaikan sandaran
ke posisi yang diinginkan.
3. Lepaskan tuas dan pastikan sandaran
kursi terkunci dengan benar. Tuas
HARUS kembali ke posisi semula agar
sandaran kursi terkunci.
Penyesuaian secara manual
(kursi baris ke-3)
Sudut sandaran kursi
2C_Adjust3rdSeatBack
Untuk menyesuaikan sandaran kursi:
1. Tarik tali penyesuaian sudut sandaran
kursi ke atas.
2. Tahan tali dan sesuaikan sandaran ke
posisi yang diinginkan.
3. Lepaskan tali dan pastikan sandaran
kursi terkunci dengan benar. Tali
HARUS kembali ke posisi semula agar
sandaran kursi terkunci.
3-11
Melipat kursi belakang
Halaman 50
Kursi & Sistem Keselamatan
Melipat kursi belakang
Sandaran kursi belakang dapat dilipat
untuk mempermudah membawa barang
yang panjang atau untuk meningkatkan
kapasitas bagasi kendaraan.
1. Arahkan sabuk pengaman ke posisi
luar sebelum melipat sandaran kursi
agar tidak mengganggu sistem sabuk
pengaman.
2. Turunkan sandaran kepala belakang
ke posisi terendah.
3. Masukkan sabuk pengaman ke
pemandu sabuk untuk mencegah
sabuk terjepit di bagian belakang atau
di bawah kursi.
Penyesuaian secara manual
Kursi baris ke-2
• Tarik tuas pelipatan sandaran (kursi
baris ke-2) untuk melipat sandaran
kursi sepenuhnya ke arah depan
kendaraan. Pastikan sandaran kursi
terkunci dengan benar.
2C_2ndSeatBackFolding
• Untuk mengembalikan kembali
sandaran kursi ke posisi tegak, tarik
tuas pelipatan sandaran (kursi baris
ke-2) untuk mengangkat sandaran
kursi sepenuhnya. Sesuaikan sudut
sandaran kursi ke posisi yang
diinginkan dan lepaskan tuas untuk
menguncinya.
3-12
2C_2ndSeatBackFolding_2
Fitur pelipatan ganda kursi baris ke-2
Kursi baris ke-2 dapat diputar ke depan
untuk memudahkan untuk masuk/keluar
penumpang dari kursi baris ke-3.
2C_2ndSeatDoubleFolding
Untuk melipat ganda kursi baris ke-2:
1. Sesuaikan sandaran kursi baris
pertama ke posisi tegak dan, jika
perlu, geser kursi baris pertama ke
depan.
2. Turunkan sandaran kepala kursi baris
ke-2 ke posisi terendah.
3. Tarik tuas samping kursi baris ke-2 ke
depan.
4. Sandaran akan terlipat di atas
bantalan kursi, lalu seluruh kursi akan
berputar ke depan dalam satu
gerakan.
5. Dorong kursi yang telah terlipat ke
depan secara manual untuk
memudahkan keluar/masuk nya
penumpang jika diperlukan.
PERHATIAN
• Hati-hati agar tangan atau kaki Anda
tidak terjepit saat mengembalikan
kursi ke posisi semula.
• Jangan melipat ganda kursi saat
kendaraan sedang bergerak.
Sandaran tangan (kursi baris ke-2)
Halaman 51
Kursi baris ke-3
• Tarik tali penyesuaian sudut sandaran
kursi untuk melipat sandaran
sepenuhnya ke depan. Pastikan
sandaran kursi terkunci dengan aman.
2C_3rdSeatBackFolding
• Untuk mengembalikan kembali
sandaran kursi ke posisi tegak, tarik
tali penyesuaian sudut sandaran kursi
untuk mengangkat sandaran kursi
sepenuhnya. Sesuaikan sudut
sandaran kursi ke posisi yang
diinginkan, dan lepaskan tali
penyesuaian sudut bagian atas untuk
mengunci. Pastikan sandaran kursi
terkunci dengan benar.
2C_3rdSeatBackFolding_2
PERHATIAN
• Berhati-hatilah saat memuat barang
melalui kursi penumpang belakang
untuk mencegah kerusakan pada
interior kendaraan.
• Saat memuat barang melalui kursi
penumpang belakang, pastikan barang
diamankan dengan benar agar tidak
bergerak saat berkendara.
• Barang yang tidak diamankan di dalam
kabin dapat menyebabkan kerusakan
pada kendaraan atau cedera pada
penumpang.
Sandaran tangan (kursi baris
ke-2)
PERHATIAN
• Saat menggunakan fitur pelipatan
kursi baris ke-2, gunakan setelah
menaikkan sandaran tangan ke posisi
tertinggi.
• Sandaran tangan dapat rusak jika Anda
duduk di atasnya atau memberikan
beban berlebih.
6-Penumpang
2C_RearArmrestFlip
Tarik sandaran tangan ke depan hingga
posisi terendah, lalu naikkan ke sudut
yang nyaman untuk menguncinya.
• Setelah terkunci, penyesuaian
sandaran tangan ke bawah tidak dapat
dilakukan. Jika ingin menyesuaikan ke
bawah, naikkan ke posisi tertinggi, lalu
turunkan kembali sebelum
menyesuaikannya.
• Setelah digunakan, angkat dan
letakkan kembali ke posisi atas.
7-Penumpang
2C_RearArmrestFlip_2
Tarik sandaran tangan ke bawah dari
sandaran kursi untuk menggunakannya.
3-13
Sandaran kepala
Halaman 52
Kursi & Sistem Keselamatan
Sandaran kepala
Kursi depan dan belakang kendaraan
dilengkapi dengan sandaran kepala yang
dapat disesuaikan. Sandaran kepala akan
memberikan kenyamanan bagi
penumpang, namun yang lebih penting
adalah dirancang untuk membantu
melindungi penumpang dari cedera
leher maupun tulang belakang lainnya
selama kecelakaan, terutama saat terjadi
tabrakan dari arah belakang. Jika tidak
ada penumpang di kursi belakang,
sesuaikan sandaran kepala kursi
belakang ke posisi terendah untuk
meningkatkan visibilitas pengemudi.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian saat terjadi kecelakaan,
lakukan tindakan pencegahan berikut
saat menyesuaikan sandaran kepala:
• Selalu sesuaikan sandaran kepala
dengan benar untuk semua
penumpang SEBELUM menghidupkan
kendaraan.
• Jangan pernah membiarkan siapa pun
duduk di kursi dengan sandaran
kepala yang dilepas atau dipasang
terbalik.
• Sesuaikan sandaran kepala sehingga
bagian tengahnya sejajar dengan
bagian atas mata.
2C_HeadrestRightPosition
• Jangan pernah menyesuaikan posisi
sandaran kepala kursi pengemudi
saat kendaraan sedang bergerak.
3-14
• Sesuaikan sandaran kepala sedekat
mungkin dengan kepala penumpang.
Jangan menggunakan bantalan kursi
tambahan yang akan menjauhkan
tubuh dari sandaran kursi.
• Pastikan sandaran kepala terkunci
pada posisinya setelah disesuaikan.
PERINGATAN
Jika ada penumpang yang duduk di kursi
belakang, selalu naikkan sandaran kepala
dari posisi terendah.
2C_RearHeadrestCaution
Sandaran kepala kursi depan
2C_FrontSeatHeadrest
Kursi pengemudi dan penumpang
depan dilengkapi dengan sandaran
kepala yang dapat disesuaikan untuk
keselamatan dan kenyamanan
penumpang.
Sandaran kepala
Halaman 53
Penyesuaian ketinggian
2C_FrontSeatHeadrest_1
Untuk menaikkan sandaran kepala:
1. Tarik ke atas ke posisi yang diinginkan
(1).
Untuk menurunkan sandaran kepala:
2. Tekan dan tahan tombol pelepas (2)
pada dudukan tiang sandaran kepala.
3. Turunkan sandaran kepala ke posisi
yang diinginkan (3).
PEMBERITAHUAN
2C_AdjustHeadrestCaution
Jika Anda merebahkan sandaran kursi ke
depan dengan sandaran kepala dan
bantalan kursi yang dinaikkan, sandaran
kepala dapat bersentuhan dengan
sunvisor atau bagian lain dari kendaraan.
Melepas/memasang kembali sandaran
kepala (jika dilengkapi)
Untuk melepas sandaran kepala:
Kursi dengan penyesuaian manual
2C_FrontSeatHeadrest_2
1. Rebahkan sandaran kursi (2) dengan
tuas atau switch (1) penyesuaian sudut
sandaran kursi.
2. Tarik sandaran kepala ke posisi paling
atas dan tekan tombol pelepas (3)
untuk melepas sandaran kepala (4).
PERINGATAN
Jangan biarkan siapa pun duduk di kursi
dengan sandaran kepala yang dilepas.
Untuk memasang kembali sandaran
kepala:
Kursi dengan penyesuaian manual
2C_FrontSeatHeadrest_3
1. Rebahkan sandaran kursi dengan
menekan tuas atau switch (3)
penyesuaian sudut sandaran kursi.
2. Masukkan tiang sandaran kepala (2)
ke lubang sambil menekan tombol
pelepas (1).
3. Sesuaikan sandaran kepala ke
ketinggian yang sesuai.
4. Sesuaikan sudut sandaran kursi (4)
dengan tuas atau switch (3)
penyesuaian sudut sandaran kursi.
3-15
Sandaran kepala
Halaman 54
Kursi & Sistem Keselamatan
PERINGATAN
Selalu pastikan sandaran kepala terkunci
pada posisinya setelah dipasang kembali
dan disesuaikan dengan benar.
Sandaran kepala kursi belakang
2C_RearHeadrestPosition
Kursi belakang dilengkapi dengan
sandaran kepala pada posisi kursi sisi
luar (dan/atau posisi kursi tengah) untuk
keselamatan dan kenyamanan
penumpang.
Penyesuaian ketinggian sandaran kepala
2C_RemoveHeadrest
Untuk menaikkan sandaran kepala:
1. Tarik ke atas ke posisi yang diinginkan
(1).
Untuk menurunkan sandaran kepala:
2. Tekan dan tahan tombol pelepas (2)
pada dudukan tiang sandaran kepala.
3. Turunkan sandaran kepala ke posisi
yang diinginkan (3).
3-16
Melepas/memasang kembali sandaran
kepala
Untuk melepas sandaran kepala:
2C_RemoveHeadrest_1
1. Naikkan sandaran kepala setinggi
mungkin.
2. Tekan tombol pelepas sandaran
kepala (1) sambil menarik sandaran
kepala ke atas (2).
Untuk memasang kembali sandaran
kepala:
1. Masukkan tiang sandaran kepala ke
dalam lubang (3) sambil menekan
tombol pelepas (1).
2. Sesuaikan sandaran kepala ke
ketinggian yang sesuai.
Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara
Halaman 55
Kursi yang dilengkapi
dengan ventilasi udara
jika dilengkapi
Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi
udara akan mendinginkan kursi depan
dengan menghembuskan udara melalui
lubang ventilasi kecil pada permukaan
bantalan dan sandaran kursi.
Jika kursi yang dilengkapi dengan
ventilasi udara tidak digunakan,
nonaktifkan fitur kursi ventilasi udara.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada kursi
yang dilengkapi dengan ventilasi udara:
• Jangan pernah menggunakan cairan
seperti thinner cat, benzena, alkohol,
atau bensin untuk membersihkan
kursi.
• Hindari menumpahkan cairan pada
permukaan bantalan dan sandaran
kursi depan. Hal ini dapat
menyebabkan lubang ventilasi
tersumbat dan tidak beroperasi
dengan baik.
• Jangan meletakkan material seperti
kantong plastik atau koran di bawah
kursi. Material tersebut dapat
menghalangi aliran udara yang masuk
ke kursi sehingga ventilasi tidak akan
berfungsi dengan baik.
• Jangan mengganti jok kursi.
• Jika ventilasi udara tidak berfungsi,
hidupkan ulang kendaraan. Jika tidak
ada perubahan, kami sarankan
kendaraan diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
Kursi depan yang dilengkapi
ventilasi udara
2C_SeatAirVent
Saat mesin hidup, tekan switch untuk
mendinginkan kursi pengemudi.
• Kecepatan aliran udara akan
berubah seperti berikut setiap
kali switch ditekan:
ON ſ Off
• Kursi yang dilengkapi ventilasi udara
akan secara otomatis berada pada
posisi OFF setiap kali switch IGN
diposisikan ke ON.
• Saat tombol ditekan lebih dari 1,5 detik
dalam kondisi kursi yang dilengkapi
dengan ventilasi udara aktif, operasi
blower dan indikator switch akan mati.
3-17
Tindakan pencegahan keselamatan sabuk pengaman
Halaman 56
Kursi & Sistem Keselamatan
Sabuk pengaman
Bagian ini akan menjelaskan cara
menggunakan sabuk pengaman dengan
benar. Juga menjelaskan beberapa hal
yang tidak boleh dilakukan saat
menggunakan sabuk pengaman.
Tindakan pencegahan
keselamatan sabuk
pengaman
Selalu kenakan sabuk pengaman Anda
dan pastikan semua penumpang telah
mengenakan sabuk pengaman sebelum
memulai perjalanan. Airbag dirancang
untuk melengkapi fungsi sabuk
pengaman sebagai perangkat
keselamatan tambahan, bukan sebagai
penggantinya. Sebagian besar negara
mewajibkan semua penumpang
kendaraan untuk mengenakan sabuk
pengaman.
PERINGATAN
Sabuk pengaman harus digunakan oleh
SEMUA penumpang setiap kali
kendaraan sedang bergerak. Untuk
mencegah cedera serius atau kematian:
• Anak-anak di bawah usia 13 tahun
harus diamankan dengan benar di
kursi belakang.
• Jangan pernah membiarkan anak-
anak duduk di kursi penumpang
depan, kecuali airbag dinonaktifkan.
Jika anak duduk di kursi penumpang
depan, geser kursi sejauh mungkin ke
belakang. Dan anak harus selalu
diamankan dengan benar pada
kursinya.
• JANGAN PERNAH menggendong bayi
atau anak di pangkuan penumpang.
• JANGAN PERNAH berkendara dengan
sandaran kursi yang direbahkan saat
kendaraan bergerak.
• Jangan biarkan anak-anak berbagi
kursi atau sabuk pengaman.
3-18
• Jangan menempatkan bagian bahu
dari sabuk pengaman di bawah lengan
atau di belakang punggung Anda.
• Jangan gunakan sabuk pengaman jika
terpelintir. Sabuk pengaman yang
terpelintir tidak akan memberikan
perlindungan yang tepat saat terjadi
tabrakan.
• Jangan gunakan sabuk pengaman jika
tali atau perangkat kerasnya rusak.
• Jangan memasukkan buckle sabuk
pengaman ke buckle yang
diperuntukkan bagi posisi kursi lain.
• Jangan pernah melepaskan sabuk
pengaman saat mengemudi. Hal ini
dapat menyebabkan hilangnya kendali
kendaraan dan berujung pada
tabrakan.
• Pastikan tidak ada benda di dalam
buckle yang dapat mengganggu
mekanisme penguncian sabuk
pengaman.
• Jangan pernah memodifikasi sabuk
pengaman atau memasang perangkat
yang dapat mencegah pengencangan
sabuk pengaman.
• Jangan gunakan sabuk pengaman
jika tali atau perangkat kerasnya
rusak. Kami sarankan agar sabuk
pengaman diganti oleh dealer resmi
HYUNDAI.
PERINGATAN
Sabuk pengaman dan perangkat sabuk
pengaman yang rusak tidak akan
berfungsi dengan benar. Selalu ganti:
• Tali sabuk yang robek, terkontaminasi,
atau rusak.
• Perangkat keras yang rusak.
• Seluruh perangkat sabuk pengaman
setelah terjadi kecelakaan, bahkan
jika tidak tampak adanya kerusakan
pada tali atau komponen lainnya.
Lampu peringatan sabuk pengaman
Halaman 57
Lampu peringatan sabuk
pengaman
Peringatan sabuk pengaman kursi
pengemudi
Instrument cluster
!
Sebagai pengingat bagi pengemudi,
lampu peringatan sabuk pengaman
pengemudi akan menyala selama sekitar
6 detik setiap kali tombol Engine Start/
Stop diposisikan ke ON, terlepas dari
apakah sabuk pengaman dikenakan atau
tidak.
Jika sabuk pengaman tidak dikenakan
atau dilepas saat mengemudi di bawah
20 km/jam, lampu peringatan sabuk
pengaman akan menyala.
Jika sabuk pengaman tidak dikenakan
atau dilepas saat mengemudi pada
kecepatan 20 km/jam atau lebih, akan
terdengar bunyi peringatan selama
beberapa saat dan lampu peringatan
akan berkedip.
Peringatan sabuk pengaman kursi
penumpang depan
Sebagai pengingat bagi penumpang
depan, lampu peringatan sabuk
pengaman penumpang depan akan
menyala selama sekitar 6 detik setiap
kali tombol Engine Start/Stop di
posisikan ke ON, terlepas dari apakah
sabuk pengaman dikenakan atau tidak.
Jika penumpang tidak mengenakan
sabuk pengaman atau melepaskannya
saat Anda mengemudi di bawah 20 km/
jam, lampu peringatan sabuk pengaman
akan menyala.
Jika penumpang tidak mengenakan
sabuk pengaman atau melepaskannya
saat Anda mengemudi pada kecepatan
20 km/jam atau lebih, akan terdengar
bunyi peringatan selama beberapa saat
dan lampu peringatan yang sesuai akan
berkedip.
PERINGATAN
Duduk dalam posisi yang tidak tepat
dapat memengaruhi sistem peringatan
sabuk pengaman penumpang depan.
Instruksikan penumpang untuk duduk
dengan benar saat kendaraan bergerak.
Informasi
• Jika kursi penumpang depan tidak
ditempati, lampu peringatan sabuk
pengaman akan berkedip atau
menyala selama 6 detik.
• Peringatan sabuk pengaman
penumpang depan dapat diaktifkan
jika terdapat barang bawaan yang
diletakkan di kursi penumpang depan.
3-19
Sistem penahan sabuk pengaman
Halaman 58
Kursi & Sistem Keselamatan
Sistem penahan sabuk
pengaman
Sabuk pengaman bagian bahu/
pangkuan
Untuk mengenakan sabuk pengaman:
2C_SeatBeltWearStep
Tarik sabuk dari retraktor dan masukkan
lidah logam (1) ke dalam buckle (2). Akan
terdengar bunyi “klik” saat lidah terkunci
di buckle. Pastikan sabuk pengaman
tidak terpelintir.
2C_SeatBeltWearStep_2
Tempatkan bagian pangkuan sabuk
pengaman (1) melintang di atas panggul
dan bagian bahu sabuk pengaman (2)
melintang di atas dada Anda.
Sabuk pengaman akan secara otomatis
menyesuaikan ke panjang yang tepat
setelah bagian pangkuan sabuk
pengaman disesuaikan secara manual
agar pas dengan panggul Anda. Jika
Anda membungkuk ke depan dengan
gerakan perlahan, sabuk akan
memanjang dan bergerak mengikuti
Anda.
3-20
Jika terjadi pengereman mendadak atau
tabrakan, sabuk akan terkunci pada
posisinya. Sabuk juga akan terkunci jika
Anda mencoba membungkuk ke depan
terlalu cepat.
PERINGATAN
Posisi sabuk pengaman yang tidak
benar dapat meningkatkan risiko cedera
serius saat terjadi kecelakaan. Lakukan
tindakan berikut saat menyesuaikan
sabuk pengaman:
• Tempatkan bagian pangkuan sabuk
pengaman serendah mungkin di atas
panggul Anda, bukan di pinggang,
agar pas. Hal ini akan memungkinkan
tulang panggul Anda yang kuat
menyerap gaya benturan dan
mengurangi kemungkinan cedera
dalam.
• Tempatkan satu lengan di bawah
bagian bahu sabuk pengaman dan
satu lagi di atas sabuk pengaman,
seperti posisi pada ilustrasi.
• Selalu posisikan pengait bagian bahu
sabuk pengaman pada posisi terkunci
dan pada ketinggian yang sesuai.
• Jangan pernah memposisikan bagian
bahu sabuk pengaman melintang di
leher atau wajah Anda.
PEMBERITAHUAN
Jika Anda tidak dapat menarik sabuk
pengaman dengan lancar dari retraktor,
tarik sabuk dengan kuat dan lepaskan.
Setelah dilepas, sabuk akan dapat ditarik
dengan lancar.
Sistem penahan sabuk pengaman
Halaman 59
Melepas sabuk pengaman Anda:
Tekan tombol pelepas (1) pada buckle
pengunci.
2C_SeatBeltRelease
Setelah dilepas, sabuk akan secara
otomatis tergulung kembali ke
retraktor. Jika hal ini tidak terjadi,
periksa sabuk untuk memastikan tali
sabuk tidak terpelintir, kemudian coba
lagi.
Sabuk pengaman kursi tengah
belakang 3 titik (kursi baris ke-2)
jika dilengkapi
Untuk mengenakan sabuk pengaman
Anda:
1. Tarik plat lidah [A] dari lubang pada
penutup unit sabuk pengaman.
2C_3Pointrearcenterseatbelt
2. Masukkan plat lidah [A] ke dalam
buckle [B] hingga terdengar bunyi
“klik”, yang menunjukan bahwa sabuk
pengaman terkunci. Pastikan tali sabuk
tidak terpelintir.
2C_3Pointrearcenterseatbelt_1
3. Tarik plat lidah [C] dari saku
penyimpanan. Tarik plat lidah [C] dan
masukkan ke dalam buckle [D] hingga
terdengar bunyi “klik”, yang
menunjukan bahwa sabuk pengaman
telah terkunci. Pastikan tali sabuk tidak
terpelintir.
2C_3Pointrearcenterseatbelt_2
Saat menggunakan sabuk pengaman
posisi tengah kursi belakang, gunakan
buckle yang bertanda “CENTER”.
Informasi
Jika Anda tidak dapat menarik sabuk
pengaman dari retraktor, tarik sabuk
dengan kuat lalu lepaskan. Setelah
dilepaskan, sabuk dapat ditarik dengan
lancar.
3-21
Sistem penahan sabuk pengaman
Halaman 60
Kursi & Sistem Keselamatan
Untuk melepas sabuk pengaman Anda:
1. Tekan tombol pelepas pada buckle
[D] dan lepaskan plat lidah [C].
2C_3Pointrearcenterseatbelt_3
2.Untuk menggulung kembali sabuk
pengaman posisi tengah kursi
belakang, masukkan plat lidah [C] ke
dalam lubang pelepas tali [B]. Tarik
bagian sabuk ke atas dan biarkan
sabuk tergulung secara otomatis.
Masukkan plat lidah [A] ke dalam
lubang pada penutup unit sabuk.
2C_3Pointrearcenterseatbelt_4
3-22
Menyimpan sabuk pengaman
belakang
Kursi baris ke-2 (7-penumpang)
2C_StowingRearseatbelt
Kursi baris ke-3
2C_StowingRearseatbelt_1
Buckle sabuk pengaman belakang dapat
disimpan di dalam saku di antara
sandaran dan bantalan kursi belakang
saat tidak digunakan.
Sistem penahan sabuk pengaman
Halaman 61
jika dilengkapi
Sabuk pengaman pretensioner
2C_RetractPretensioner
Kendaraan Anda dilengkapi dengan
sabuk pengaman pretensioner untuk
pengemudi dan penumpang depan
(retractor pretensioner). Pretensioner
akan memastikan sabuk pengaman
menempel erat pada tubuh Anda saat
terjadi tabrakan dari arah depan atau
samping tertentu. Sabuk pengaman
pretensioner dapat diaktifkan pada
beberapa jenis tabrakan dengan
benturan dari arah depan atau samping
yang cukup serius, bersamaan dengan
airbag.
Saat kendaraan berhenti mendadak, atau
jika Anda membungkuk terlalu cepat,
retraktor sabuk pengaman akan
mengunci.
Dalam beberapa jenis tabrakan dari arah
depan, pretensioner akan aktif dan
menarik sabuk pengaman ke tubuh
Anda.
(1) Retractor Pretensioner: Fungsi dari
retractor pretensioner adalah
memastikan bagian bahu sabuk
pengeman menempel erat pada
tubuh bagian atas penumpang saat
terjadi tabrakan dari arah depan atau
samping tertentu.
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian:
• Selalu kenakan sabuk pengaman Anda
dan duduk dengan benar di kursi.
• Jangan gunakan sabuk pengaman jika
longgar atau terpelintir.
• Jangan letakkan benda di dekat
buckle.
• Selalu ganti pretensioner setelah aktif
atau setelah terjadi kecelakaan.
• JANGAN PERNAH memeriksa,
memperbaiki, atau mengganti
pretensioner sendiri. Kami sarankan
agar pretensioner diperiksa, diservis,
atau diganti oleh dealer resmi
HYUNDAI.
• Jangan memukul bagian unit sabuk
pengaman.
PERINGATAN
Jangan menyentuh unit sabuk
pengaman pretensioner selama
beberapa menit setelah pretensioner
aktif. Saat pretensioner aktif saat terjadi
tabrakan, komponen tersebut bisa
menjadi panas dan dapat menyebabkan
luka bakar.
PERHATIAN
Perbaikan bodi kendaraan di area depan
dapat merusak sistem sabuk pengaman
pretensioner. Oleh karena itu, kami
sarankan sistem ini diservis oleh dealer
resmi HYUNDAI.
3-23
Sistem penahan sabuk pengaman
Halaman 62
Kursi & Sistem Keselamatan
Roda kemudi kanan
OAC3033048TU
Sistem sabuk pengaman pretensioner
terdiri dari komponen berikut. Lokasinya
ditunjukkan pada ilustrasi di atas:
(1) Lampu peringatan airbag SRS
(2) Unit retractor pretensioner
(3) Modul kontrol SRS
3-24
PEMBERITAHUAN
Sensor yang mengaktifkan modul
kontrol SRS terhubung dengan sabuk
pengaman pretensioner. Lampu
peringatan airbag SRS pada instrumen
cluster akan menyala selama sekitar 3-6
detik setelah tombol Engine Start/Stop
diposisikan ke ON, kemudian akan mati.
Jika pretensioner tidak berfungsi
dengan benar, lampu peringatan akan
tetap menyala meskipun airbag SRS
tidak mengalami malfungsi. Jika lampu
peringatan tidak menyala saat mesin
dihidupkan, tetap menyala, atau
menyala saat berkendara, kami sarankan
sabuk pengaman pretensioner dan/atau
modul kontrol SRS segera diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Informasi
• Sabuk pengaman pretensioner dapat
diaktifkan saat terjadi tabrakan dari
arah depan atau samping tertentu,
atau saat kendaraan terguling.
• Saat sabuk pengaman pretensioner
diaktifkan, mungkin terdengar suara
yang keras dan debu halus yang
terlihat seperti asap dapat terlihat di
dalam kabin. Hal ini merupakan
kondisi pengoperasian yang normal
dan tidak berbahaya.
• Meskipun tidak beracun, debu halus
tersebut dapat menyebabkan iritasi
pada kulit dan sebaiknya tidak dihirup
dalam waktu yang lama. Cuci bersih
seluruh area kulit yang terpapar
setelah terjadi kecelakaan di mana
pretensioner aktif.
Tindakan keselamatan tambahan sabuk pengaman
Halaman 63
Tindakan keselamatan
tambahan sabuk pengaman
Penggunaan sabuk pengaman saat
hamil
Sabuk pengaman harus selalu digunakan
selama kehamilan. Cara terbaik untuk
melindungi bayi Anda yang belum lahir
adalah dengan melindungi diri Anda
sendiri dengan selalu mengenakan
sabuk pengaman.
Wanita hamil harus selalu mengenakan
sabuk pengaman. Tempatkan bagian
bahu sabuk pengaman melintang di
dada Anda, di antara payudara dan
menjauh dari leher. Letakkan bagian
pangkuan sabuk pengaman di bawah
perut dan tarik bagian bahu sabuk
pengaman sehingga pas melintang di
atas panggul dan tulang panggul Anda,
di bawah bagian perut yang menonjol.
PERINGATAN
• Wanita hamil dan pasien yang lebih
rentan terhadap dampak benturan
pada bagian perut saat terjadi
pengereman mendadak atau tabrakan.
Jika Anda mengalami kecelakaan saat
hamil, konsultasikan dengan dokter
Anda.
• Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian pada janin saat terjadi
kecelakaan, wanita hamil JANGAN
PERNAH meletakkan bagian pangkuan
sabuk pengaman di atas atau melewati
bagian perut tempat bayi berada.
Penggunaan sabuk pengaman dan
anak-anak
Bayi dan anak kecil
Sebagian besar negara memiliki
peraturan penggunaan Sistem
Pengaman Anak (Child Restraint System)
yang mewajibkan anak-anak bepergian
dengan menggunakan perangkat Child
Restraint System yang
direkomendasikan, termasuk kursi
booster. Usia di mana sabuk pengaman
dapat digunakan sebagai pengganti
Child Restraint System dapat berbeda di
tiap negara, jadi pastikan Anda
mengetahui ketentuan di negara tempat
tinggal dan tujuan perjalanan Anda.
Child Restraint System untuk bayi dan
anak-anak harus ditempatkan dan
dipasang dengan benar di kursi
belakang.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Child Restraint System (CRS)”
pada bab ini.
PERINGATAN
Selalu amankan bayi dan anak kecil
dengan benar dalam Child Restraint
System yang sesuai dengan tinggi dan
berat badan anak.
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian pada anak dan
penumpang lain, jangan pernah
memangku anak saat kendaraan sedang
bergerak. Gaya benturan saat tabrakan
dapat melemparkan anak dari pangkuan
Anda dan membenturkan anak ke bagian
interior atau terlempar keluar dari
kendaraan.
Anak kecil akan lebih terlindungi dari
cedera saat terjadi kecelakaan jika
diamankan dengan benar di kursi
belakang dengan menggunakan Child
Restraint System yang memenuhi
Standar Keselamatan di negara Anda.
Sebelum membeli Child Restraint
System, pastikan perangkat tersebut
memiliki label yang menyatakan
bahwa perangkat tersebut memenuhi
Standar Keselamatan yang berlaku.
Child Restraint System harus sesuai
dengan tinggi dan berat badan anak
Anda. Periksa label pada Child Restraint
System untuk informasi tersebut. Lihat
bagian “Child Restraint System (CRS)”
pada bab ini.
3-25
Tindakan keselamatan tambahan sabuk pengaman
Halaman 64
Kursi & Sistem Keselamatan
Anak yang lebih besar
Anak-anak di bawah usia 13 tahun dan
yang sudah terlalu besar untuk
menggunakan kursi booster harus selalu
duduk di kursi belakang dan
menggunakan bagian pangkuan/bahu
sabuk pengaman yang tersedia. Sabuk
pengaman harus pas di panggul dan
bahu serta dada untuk menahan anak
dengan aman. Gerakan anak yang
gelisah dapat mengubah posisi sabuk.
Orang dewasa sebaiknya sering
memeriksa kesesuaian posisi sabuk.
Dalam tabrakan, tempat teraman bagi
anak-anak adalah di kursi belakang
dengan menggunakan Child Restraint
System yang sesuai.
Jika anak yang lebih besar berusia di
atas 13 tahun harus duduk di kursi depan,
anak tersebut harus diamankan dengan
sabuk pengaman dan kursi ditempatkan
pada posisi paling belakang.
Jika bagian bahu sabuk pengaman
sedikit menyentuh leher atau wajah
anak, coba tempatkan anak lebih dekat
ke posisi tengah kendaraan. Jika bagian
bahu sabuk pengaman masih
menyentuh wajah atau leher, anak
tersebut harus kembali menggunakan
kursi booster yang sesuai di kursi
belakang.
PERINGATAN
• Selalu pastikan sabuk pengaman anak
yang lebih besar terpasang dan
disesuaikan dengan benar.
• Jangan pernah membiarkan bagian
bahu sabuk pengaman menyentuh
leher atau wajah anak.
• Jangan biarkan lebih dari satu anak
menggunakan satu sabuk pengaman.
Penggunaan sabuk pengaman
dan orang yang terluka
Sabuk pengaman tetap harus
digunakan saat membawa orang yang
terluka. Konsultasikan dengan dokter
untuk rekomendasi khusus.
3-26
Satu sabuk untuk satu penumpang
Saat dua orang (anak-anak atau dewasa)
duduk berdampingan, jangan pernah
mencoba menggunakan satu sabuk
pengaman untuk keduanya. Hal ini dapat
meningkatkan cedera yang serius saat
terjadi tabrakan.
Jangan berbaring
Duduk dalam posisi bersandar saat
kendaraan berjalan bisa berbahaya.
Meskipun mengenakan sabuk
pengaman, perlindungan dari sistem
penahan (sabuk pengaman dan/atau
airbag) akan sangat berkurang jika
sandaran kursi direbahkan.
Sabuk pengaman harus pas di panggul
dan dada agar berfungsi dengan baik.
Saat terjadi tabrakan, Anda dapat
terlempar ke arah sabuk pengaman,
yang dapat menyebabkan cedera pada
leher atau lainnya.
Semakin rebah sandaran kursi, semakin
besar kemungkinan pinggul penumpang
tergelincir ke bawah bagian pangkuan
sabuk pengaman atau leher penumpang
terkena bagian bahu sabuk pengaman.
PERINGATAN
• Jangan pernah berkendara dengan
sandaran kursi yang direbahkan saat
kendaraan sedang bergerak.
• Berkendara dengan sandaran kursi
yang direbahkan akan meningkatkan
risiko cedera serius atau fatal saat
terjadi tabrakan atau pengereman
mendadak.
• Pengemudi dan penumpang harus
selalu duduk dengan posisi tegak dan
mengenakan sabuk pengaman dengan
benar.
Rekomendasi kami: Anakanak selalu di tempatkan di kursi belakang
Halaman 65
Merawat sabuk pengaman
Sistem sabuk pengaman tidak boleh
dibongkar atau dimodifikasi.
Pemeriksaan berkala
Semua sabuk pengaman harus diperiksa
secara berkala terhadap keausan atau
kerusakan. Setiap komponen yang rusak
harus segera diganti.
Menjaga sabuk pengaman tetap
bersih dan kering
Sabuk pengaman harus dijaga agar tetap
bersih dan kering. Jika sabuk kotor,
bersihkan dengan larutan sabun ringan
dan air hangat. Jangan menggunakan
pemutih, pewarna, deterjen keras, atau
bahan abrasif karena dapat merusak dan
melemahkan serat kainnya.
Kapan sabuk pengaman harus
diganti
Seluruh unit sabuk pengaman harus
diganti jika kendaraan terlibat saat
terjadi kecelakaan. Hal ini harus
dilakukan meskipun tidak terlihat adanya
kerusakan. Kami menyarankan Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI
untuk bantuan.
Child Restraint System
jika dilengkapi
(CRS)
Rekomendasi kami: Anak-
anak selalu di tempatkan di
kursi belakang
PERINGATAN
Selalu amankan anak dengan benar di
dalam kendaraan. Anak-anak dari segala
usia lebih aman saat duduk di kursi
belakang. Jangan pernah memasang
Child Restraint System yang menghadap
ke belakang di kursi penumpang depan,
kecuali airbag dinonaktifkan.
Anak-anak di bawah usia 13 tahun harus
selalu duduk di kursi belakang dan
diamankan dengan benar untuk
meminimalkan risiko cedera saat terjadi
tabrakan, pengereman mendadak, atau
manuver mendadak.
Menurut statistik kecelakaan, anak-anak
lebih aman jika diamankan dengan benar
di kursi belakang dibandingkan di kursi
depan. Anak-anak yang sudah terlalu
besar untuk menggunakan Child
Restraint System harus menggunakan
sabuk pengaman yang tersedia.
Sebagian besar negara memiliki
peraturan mengenai penggunaan Child
Restraint System yang
direkomendasikan.
Peraturan mengenai usia atau batas
tinggi/berat badan untuk penggunaan
sabuk pengaman sebagai pengganti
Child Restraint System dapat berbeda di
tiap negara, maka pastikan Anda
memahami ketentuan di tempat Anda
berada atau bepergian.
Child Restraint System harus dipasang
dengan benar pada kursi kendaraan.
Gunakan Child Restraint System
komersial yang memenuhi ketentuan
Standar Keselamatan di negara Anda.
Child Restraint System umumnya
dirancang untuk dipasang pada kursi
kendaraan dengan menggunakan bagian
pangkuan/bahu sabuk pengaman, atau
dengan jangkar top tether dan/atau
jangkar ISOFIX di kursi belakang
kendaraan.
3-27
Memilih Child Restraint System (CRS)
Halaman 66
Kursi & Sistem Keselamatan
Child Restraint System
Bayi dan anak-anak kecil harus
diamankan dalam Child Restraint System
yang menghadap ke belakang atau ke
depan, yang sebelumnya telah dipasang
dengan benar pada kursi kendaraan.
Bacalah dan ikuti instruksi pemasangan
dan penggunaan dari produsen Child
Restraint System.
PERINGATAN
Jangan gunakan Child Restraint System
yang tidak bisa dipasang dengan benar.
Hal ini dapat meningkatkan risiko cedera
serius atau kematian saat terjadi
tabrakan. Saat menggunakan Child
Restraint System:
• Selalu ikuti instruksi pemasangan dan
penggunaan dari produsen Child
Restraint System.
• Selalu amankan anak Anda dengan
benar dalam Child Restraint System.
• Jangan gunakan keranjang bayi atau
kursi pengaman anak yang
digantungkan pada sandaran kursi.
Perangkat seperti itu mungkin tidak
bisa memberikan perlindungan yang
memadai saat terjadi kecelakaan.
• Setelah terjadi kecelakaan, kami
menyarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI
untuk memeriksa Child Restraint
System, sabuk pengaman, jangkar
ISOFIX, dan jangkar top tether.
3-28
Memilih Child Restraint
System (CRS)
Saat memilih Child Restraint System
untuk anak Anda, selalu:
• Pastikan Child Restraint System
memiliki label yang menyatakan
bahwa sistem tersebut memenuhi
Standar Keselamatan yang berlaku di
negara Anda.
Child Restraint System hanya boleh
dipasang jika telah direkomendasikan
sesuai dengan ketentuan ECE-R44
atau ECE-R129.
• Pilih Child Restraint System
berdasarkan tinggi dan berat badan
anak. Label yang diwajibkan atau
instruksi penggunaan biasanya
mencantumkan informasi ini.
• Pilih Child Restraint System yang
sesuai dengan posisi kursi kendaraan
yang akan digunakan.
• Baca dan ikuti semua peringatan dan
instruksi pemasangan dan
penggunaan yang disertakan pada
Child Restraint System.
Tipe Child Restraint System
Ada tiga tipe utama Child Restraint
System: menghadap ke belakang,
menghadap ke depan, dan kursi booster.
Tipe-tipe ini diklasifikasikan
berdasarkan usia, tinggi, dan berat
badan anak.
Memilih Child Restraint System (CRS)
Halaman 67
Child Restraint System yang menghadap
ke belakang
2C_ALRSeatBelt
Dengan Child Restraint System yang
menghadap ke belakang, gaya benturan
akan diserap oleh cangkangnya, bukan
oleh tubuh anak. Cangkang tersebut juga
akan menopang posisi kursi dan
melindungi kepala, leher, serta tulang
belakang anak. Semua anak di bawah
usia satu tahun harus selalu
menggunakan Child Restraint System
yang menghadap ke belakang.
Child Restraint System tipe convertible
dan 3-in-1 umumnya memiliki batas
tinggi dan berat yang lebih tinggi untuk
posisi menghadap ke belakang, sehingga
memungkinkan anak lebih lama
menggunakan posisi ini.
Lanjutkan penggunaan Child Restraint
System yang menghadap ke belakang
selama anak masih berada dalam batas
tinggi dan berat yang diizinkan oleh
produsen Child Restraint System. Ini
adalah cara paling aman. Setelah anak
melebihi batas Child Restraint System
yang menghadap ke belakang, maka
anak siap untuk menggunakan Child
Restraint System menghadap ke depan
dengan sabuk pengaman kendaraan.
Child Restraint System yang menghadap
ke depan
2C_ALRSeatBelt_2
Child Restraint System yang menghadap
ke depan akan menahan tubuh anak
dengan menggunakan sabuk pengaman
kendaraan. Pertahankan anak tetap
dalam Child Restraint System
menghadap ke depan hingga mencapai
batas tinggi atau berat maksimal yang
diperbolehkan oleh produsen.
Setelah anak melebihi batas
penggunaannya, maka anak siap untuk
menggunakan kursi booster.
Kursi booster
Kursi booster adalah Child Restraint
System yang dirancang untuk
meningkatkan kesesuaian penggunaan
sabuk pengaman kendaraan. Kursi
booster menempatkan sabuk pengaman
agar pas melintang di bagian tubuh anak
yang lebih kuat.
Pertahankan anak-anak menggunakan
kursi booster sampai mereka cukup
besar untuk mengenakan sabuk
pengaman dengan benar.
Agar sabuk pengaman pas dengan
benar, bagian pangkuan sabuk
pengaman harus ditempatkan erat di
paha atas, bukan di perut. Bagian bahu
sabuk pengaman harus pas di bahu dan
dada, dan tidak mengenai leher atau
wajah.
Anak-anak di bawah usia 13 tahun harus
selalu diamankan dengan benar untuk
meminimalkan risiko cedera saat terjadi
kecelakaan, pengereman mendadak,
atau manuver mendadak.
3-29
Memasang Child Restraint System
Halaman 68
Kursi & Sistem Keselamatan
Memasang Child Restraint
System
PERINGATAN
Sebelum memasang Child Restraint
System, selalu baca dan ikuti instruksi
yang disediakan oleh produsen Child
Restraint System dan panduan dalam
buku ini untuk mencegah cedera serius
atau kematian jika terjadi tabrakan.
PERINGATAN
Jika sandaran kepala kendaraan
menghalangi pemasangan Child
Restraint System (sebagaimana
dijelaskan dalam panduan CRS),
sesuaikan atau lepas sandaran kepala
untuk posisi kursi tersebut.
Setelah memilih Child Restraint System
yang sesuai untuk anak dan memastikan
bahwa CRS pas dengan posisi kursi, ada
tiga langkah umum untuk pemasangan
yang benar:
• Pasang Child Restraint System
dengan benar ke kendaraan. Semua
CRS harus dipasang ke kendaraan
dengan bagian pangkuan/bahu sabuk
pengaman atau dengan top-tether
ISOFIX dan/atau jangkar ISOFIX dan/
atau penyangga kaki.
• Pastikan CRS terpasang dengan kuat.
Setelah dipasang, dorong dan tarik
CRS ke depan-belakang dan dari sisi
ke sisi untuk memastikan bahwa kursi
terpasang kuat. Pasang CRS dengan
sabuk pengaman seerat mungkin.
Sedikit pergerakan ke samping yang
wajar mungkin masih dapat terjadi
setelah pemasangan.
3-30
• Amankan anak di dalam Child
Restraint System. Pastikan anak
diamankan dengan benar sesuai
instruksi dari produsen Child Restraint
System.
PERHATIAN
Child Restraint System di dalam
kendaraan yang tertutup dapat menjadi
sangat panas. Untuk mencegah luka
bakar, periksa permukaan kursi dan
buckle sebelum meletakkan anak di
dalam Child Restraint System.
Informasi
• Jika sandaran kepala kendaraan
menghalangi pemasangan CRS,
sesuaikan atau lepas sandaran kepala
pada posisi kursi tersebut.
• Jangan pernah meletakkan Child
Restraint System yang menghadap ke
belakang di kursi penumpang depan,
kecuali airbag dinonaktifkan.
Memasang Child Restraint System
Halaman 69
Kesesuaian setiap posisi kursi untuk Child Restraint System dengan Sabuk
Pengaman & ISOFIX Sesuai peraturan UN
(Informasi untuk pemilik kendaraan dan produsen CRS)
• Yes: Sesuai untuk pemasangan kategori CRS yang ditentukan
• No: Tidak sesuai untuk pemasangan kategori CRS yang ditentukan
• ‘’-’’: Tidak dapat digunakan
• Tabel ini berdasarkan kendaraan LHD (Roda Kemudi Kiri). Kecuali untuk kursi
penumpang depan, tabel ini juga berlaku untuk kendaraan RHD (Roda Kemudi
Kanan). Untuk posisi penumpang depan kendaraan RHD nomor 1, silakan gunakan
informasi untuk posisi kursi nomor 3.
Kategori CRS
1
2
3
4
5
6
7
Universal CRS dengan
sabuk pengaman
Semua
kelompok berat
-
Yes*1
(F)
No
Yes
(F)
Yes
(F, R)
No
No
i-size CRS
ISOFIX CRF :
F2, F2X, R1, R2
-
No
No
No
No
No
No
Carry-cot (Keranjang
bayi) (CRS ISOFIX
yang menghadap ke
samping)
ISOFIX CRF:
L1, L2
-
No
No
No
No
No
No
ISOFIX CRS bayi*
(*: CRS bayi ISOFIX)
ISOFIX CRF :
R1
-
No
Yes
(R)
No
Yes
(R)
No
No
ISOFIX CRF :
F2,F2X,
R2,R2X
-
No
Yes
(F, R)
No
Yes
(F, R)
No
No
ISOFIX CRS balita
- kecil
ISOFIX CRS balita -
besar* (*: bukan kursi
booster)
ISOFIX CRF :
F3,R3
-
No
Yes
(F, R)
No
Yes
(F, R)
No
No
Kursi Booster - lebar
minimal
ISO CRF : B2
-
No
No
No
Yes
No
No
Kursi Booster -
lebar maksimal
ISO CRF : B3
-
No
No
No
Yes
No
No
*1: Untuk memasang Universal CRS, sandaran kursi penumpang baris pertama harus dalam posisi paling tegak.
Informasi
F: Menghadap ke depan, R: Menghadap ke belakang
Posisi kursi
3-31
Memasang Child Restraint System
Halaman 70
Kursi & Sistem Keselamatan
Nomor kursi
Posisi di kendaraan
Posisi kursi
1
Kursi depan sisi kiri
2
Kursi depan sisi kanan
3
Kursi baris ke-2 sisi kiri
4
Kursi baris ke-2 posisi tengah
5
Kursi baris ke-2 sisi kanan
6
Kursi baris ke-3 sisi kiri
7
Kursi baris ke-3 sisi kanan
2C_CRSPositions
Informasi
• Jika sandaran kepala kendaraan menghalangi pemasangan CRS yang tepat, maka
sandaran kepala pada posisi kursi tersebut harus disesuaikan atau dilepas
sepenuhnya.
• Jangan pernah menempatkan Child Restraint System yang menghadap ke belakang
pada kursi penumpang depan kecuali airbag telah dinonaktifkan.
CRS yang direkomendasikan untuk kendaraan sesuai dengan peraturan UN
- Informasi untuk digunakan oleh pemilik kendaraan dan produsen CRS
Kelompok
berat
Nama
Produsen
Tipe fiksasi
No. Persetujuan
ECE-R44
Kelompok
0+/I/II/III
JOIE SPIN 360
JOIE
Informasi Produsen CRS (Untuk Amerika Latin)
JOIE : https://www.joiebaby.com
3-32
Tipe ISOFIX &
Penyangga Kaki
(Menghadap ke
Belakang &
Depan)
E11 - 041621
Memasang Child Restraint System
Halaman 71
Jangkar ISOFIX dan Jangkar Top-
Tether (Sistem Jangkar ISOFIX)
untuk Anak-anak
Sistem ISOFIX akan menahan Child
Restraint System selama berkendara dan
saat terjadi kecelakaan. Sistem ini
dirancang untuk mempermudah
pemasangan Child Restraint System dan
mengurangi kemungkinan pemasangan
yang tidak tepat. Sistem ISOFIX
menggunakan jangkar pada kendaraan
dan pengait pada Child Restraint
System. Sistem ISOFIX akan
menghilangkan kebutuhan penggunaan
sabuk pengaman untuk mengamankan
Child Restraint System ke kursi belakang.
Jangkar ISOFIX adalah batang logam
yang terpasang di dalam kendaraan.
Terdapat dua jangkar bawah untuk
setiap posisi kursi ISOFIX yang dapat
digunakan oleh Child Restraint System
dengan pengait bawah.
Untuk menggunakan sistem ISOFIX di
kendaraan Anda, Anda harus memiliki
Child Restraint System dengan pengait
ISOFIX.
Produsen Child Restraint System akan
memberikan instruksi kepada Anda
mengenai cara menggunakan CRS
dengan pengaitnya untuk jangkar
ISOFIX.
2C_ALRSeatBeltLowerAnchorOverview
Jangkar ISOFIX tersedia pada posisi kursi
belakang sisi kiri dan kanan. Lokasi
ditunjukkan pada ilustrasi.
PERINGATAN
Jangan mencoba memasang Child
Restraint System menggunakan jangkar
ISOFIX di posisi kursi tengah belakang.
Tidak terdapat jangkar ISOFIX pada kursi
ini. Menggunakan jangkar kursi samping
luar untuk pemasangan CRS di posisi
kursi tengah belakang dapat merusak
jangkar tersebut.
2C_ALRSeatBeltLowerAnchor
[A] Indikator Posisi Jangkar ISOFIX
[B] Jangkar ISOFIX
Jangkar ISOFIX terletak di antara
sandaran dan bantalan kursi belakang
pada posisi kursi sisi kiri dan kanan,
ditandai dengan simbol.
Selain itu, jangkar ISOFIX juga terdapat
di antara sandaran dan bantalan kursi
pada posisi samping kursi penumpang
depan. (jika dilengkapi)
3-33
Memasang Child Restraint System
Halaman 72
Kursi & Sistem Keselamatan
Mengamankan Child Restraint
System dengan “Sistem Jangkar
ISOFIX”
Untuk memasang Child Restraint System
tipe i-Size atau yang kompatibel dengan
ISOFIX pada posisi samping kursi
belakang atau posisi samping kursi
penumpang depan (jika dilengkapi):
1. Pindahkan buckle sabuk pengaman
dari area jangkar ISOFIX.
2. Amankan benda lain yang dapat
menghalangi koneksi yang aman
antara Child Restraint System dan
jangkar ISOFIX.
3. Tempatkan Child Restraint System di
kursi kendaraan, lalu pasang CRS ke
jangkar ISOFIX sesuai instruksi dari
produsen Child Restraint System.
4. Ikuti instruksi dari produsen Child
Restraint System untuk pemasangan
dan koneksi ISOFIX yang tepat pada
jangkar ISOFIX.
3-34
PERINGATAN
Lakukan tindakan pencegahan
berikut saat menggunakan sistem
ISOFIX:
• Baca dan ikuti semua instruksi
pemasangan yang disediakan bersama
Child Restraint System Anda.
• Untuk mencegah anak menjangkau
dan menarik sabuk pengaman yang
tidak digunakan, kaitkan semua sabuk
pengaman kursi belakang yang tidak
digunakan dan tarik sabuk ke belakang
anak. Anak dapat tercekik jika bagian
bahu sabuk pengaman melilit leher
dan mengencang.
• JANGAN PERNAH memasang lebih
dari satu Child Restraint System pada
satu jangkar. Hal ini dapat
menyebabkan jangkar atau pengait
menjadi longgar atau rusak.
• Setelah terjadi tabrakan, kami
sarankan untuk memeriksakan sistem
ISOFIX ke dealer HYUNDAI Anda.
Kecelakaan dapat merusak sistem
ISOFIX dan mungkin tidak dapat
mengamankan Child Restraint System
dengan baik.
Memasang Child Restraint System
Halaman 73
Mengamankan Child Restraint
System dengan sistem “Jangkar
Top-tether”
jika dilengkapi
2C_ALRSeatBeltTetherAnchor
Jangkar top-tether untuk Child Restraint
System terletak di lantai area bagasi.
2C_ALRSeatBelt_2
1. Arahkan tali top-tether Child Restraint
System di atas sandaran kursi CRS.
Arahkan tali top-tether di bawah
sandaran kepala dan di antara tiang
sandaran kepala, atau arahkan di atas
bagian atas sandaran kursi kendaraan.
Pastikan tali tidak terpelintir.
2. Sambungkan tali top-tether ke jangkar
top-tether, lalu kencangkan top-tether
sesuai instruksi dari produsen Child
Restraint System Anda untuk
memastikan CRS terpasang kuat pada
kursi.
3. Periksa apakah Child Restraint System
terpasang dengan aman dengan
mencoba mendorong dan menarik
Child Restraint System ke depan dan
ke samping.
PERINGATAN
Lakukan tindakan pencegahan berikut
saat memasang top-tether:
• Baca dan ikuti semua instruksi
pemasangan yang disediakan bersama
Child Restraint System Anda.
• JANGAN PERNAH memasang lebih
dari satu Child Restraint System pada
satu jangkar top-tether ISOFIX. Hal ini
dapat menyebabkan jangkar atau
pengait menjadi longgar atau rusak.
• Jangan koneksikan top-tether ke
selain jangkar top-tether yang sesuai.
Jika dikoneksikan ke bagian lain,
sistem mungkin tidak akan berfungsi
dengan baik.
• Jangkar untuk Child Restraint System
dirancang untuk menahan beban yang
dihasilkan dari pemasangan CRS yang
tepat. Dalam kondisi apa pun, jangkar
ini tidak boleh digunakan sebagai
sabuk pengaman dewasa atau
harness, maupun untuk memasang
benda atau peralatan lain ke
kendaraan.
Mengamankan Child Restraint
System dengan bagian pangkuan/
bahu sabuk pengaman
Jika tidak menggunakan sistem ISOFIX,
semua Child Restraint System harus
diamankan ke kursi belakang
menggunakan bagian pangkuan/bahu
dari sabuk pengaman.
2C_ALRSeatBeltInstall
3-35
Memasang Child Restraint System
Halaman 74
Kursi & Sistem Keselamatan
Memasang Child Restraint System
dengan bagian pangkuan/bahu sabuk
pengaman
Untuk memasang Child Restraint
System pada kursi belakang, lakukan
langkah-langkah berikut:
1. Tempatkan Child Restraint System di
kursi belakang dan arahkan bagian
pangkuan/bahu sabuk pengaman di
sekitar atau melalui Child Restraint
System, mengikuti instruksi dari
produsen CRS. Pastikan sabuk tidak
terpelintir.
2C_ALRSeatBeltInstall_2
2. Kaitkan pengait bagian pangkuan/
bahu sabuk pengaman ke buckle.
Sampai terdengar bunyi “klik”.
Informasi
Posisikan tombol pelepas sabuk agar
mudah dijangkau dalam kondisi
darurat.
3. Kurangi kelonggaran pada sabuk
sebanyak mungkin dengan menekan
Child Restraint System sambil menarik
bagian bahu sabuk pengaman ke
dalam retractor.
2C_ALRSeatBeltInstall_3
3-36
2C_ALRSeatBeltInstall_4
4.Dorong dan tarik Child Restraint
System untuk memastikan sabuk
pengaman menahannya dengan kuat.
2C_ALRSeatBeltInstall_5
Jika produsen Child Restraint System
Anda merekomendasikan penggunaan
top-tether bersamaan dengan bagian
pangkuan/bahu sabuk pengaman, lihat
halaman 35.
Untuk melepas Child Restraint System,
tekan tombol pelepas pada buckle, lalu
tarik bagian pangkuan/bahu sabuk
pengaman keluar dari CRS dan biarkan
sabuk kembali sepenuhnya ke retractor.
Airbag - supplemental restraint system
Halaman 75
Airbag - Supplemental Restraint System (SRS)
1C_AirbagOverview
Bentuk airbag yang sebenarnya di kendaraan Anda dapat berbeda dari ilustrasi.
1. Airbag depan pengemudi
2. Airbag depan penumpang
3. Airbag samping*
4. Airbag tirai*
*: jika dilengkapi
3-37
Airbag - supplemental restraint system
Halaman 76
Kursi & Sistem Keselamatan
Kendaraan Anda dilengkapi dengan Sistem Air Bag Tambahan (Supplemental Airbag
System) untuk kursi pengemudi dan penumpang depan.
Airbag depan dirancang untuk melengkapi sabuk pengaman tiga titik. Agar airbag ini
dapat memberikan perlindungan, sabuk pengaman harus selalu dikenakan dengan
benar saat berkendara.
Anda dapat mengalami cedera serius atau kematian saat terjadi kecelakaan jika tidak
mengenakan sabuk pengaman. Airbag dirancang sebagai sistem tambahan. Airbag
tidak dimaksudkan untuk menggantikan pemakaian sabuk pengaman tiga titik. Selain
itu, airbag tidak dirancang untuk mengembang pada setiap tabrakan. Dalam
beberapa kecelakaan, sabuk pengaman adalah satu-satunya sistem pengaman yang
melindungi Anda.
PERINGATAN
TINDAKAN PENCEGAHAN KESELAMATAN AIR BAG
• Selalu gunakan sabuk pengaman dan Child Restraint System - pada setiap
perjalanan, setiap waktu, untuk semua penumpang! Meskipun kendaraan
dilengkapi airbag, Anda tetap dapat mengalami cedera serius atau kematian jika
tidak menggunakan sabuk pengaman dengan benar saat airbag mengembang.
• Jangan pernah menempatkan anak-anak pada Child Restraint System atau
kursi booster di kursi penumpang depan, kecuali airbag telah dinonaktifkan.
Airbag yang mengembang dapat menghantam bayi atau anak dengan kuat dan
menyebabkan cedera serius atau kematian.
• ABC (Always Buckle Children) - Selalu Kencangkan Sabuk Anak di kursi
belakang untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun. Itu adalah tempat teraman
bagi anak-anak dari segala usia. Jika anak berusia 13 tahun atau lebih harus
duduk di kursi depan, pastikan ia mengenakan sabuk pengaman dengan benar
dan kursi diposisikan sejauh mungkin dari dasbor.
• Pastikan seluruh penumpang duduk tegak dengan sandaran kursi dalam posisi
tegak, tubuh berada di tengah bantalan kursi, sabuk pengaman terpasang, kaki
tekisaran dengan nyaman, dan kaki menyentuh lantai hingga kendaraan
berhenti dan mesin dimatikan. Jika posisi tubuh penumpang tidak tepat saat
kecelakaan, airbag yang mengembang dengan cepat dapat mengenai tubuh
dengan keras dan menyebabkan cedera serius atau kematian.
• Jangan duduk atau bersandar terlalu dekat dengan airbag atau bersandar pada
pintu atau konsol tengah.
• Posisikan kursi sejauh mungkin dari airbag depan, namun tetap memungkinkan Anda
untuk mengendalikan kendaraan.
3-38
Dimana lokasi airbag?
Halaman 77
Dimana lokasi airbag?
Airbag depan pengemudi dan
penumpang
Airbag depan pengemudi
2C_DriverAirbag
Airbag depan penumpang
2C_PassengerAirbag
SRS terdiri dari airbag yang terletak di
tengah roda kemudi dan pada panel
depan penumpang di atas laci dasbor.
Lokasi airbag ditandai dengan huruf
timbul “AIRBAG”.
Fungsi dari SRS adalah memberikan
perlindungan tambahan bagi pengemudi
dan penumpang depan kendaraan jika
terjadi tabrakan dari arah depan dengan
tingkat seriusan tertentu, di mana sistem
sabuk pengaman saja tidak cukup
memberikan perlindungan.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian akibat mengembangnya
airbag depan:
• Sabuk pengaman harus selalu
dikenakan untuk menjaga posisi
tubuh penumpang dengan benar.
• Posisikan kursi sejauh mungkin dari
airbag depan, sambil tetap dapat
mengendalikan kendaraan.
• Jangan bersandar pada pintu atau
konsol tengah.
• Pegang roda kemudi pada posisi jam
9 dan jam 3 untuk meminimalkan
risiko cedera pada tangan dan lengan.
• Jangan biarkan penumpang depan
meletakkan kakinya di atas dasbor.
• Jangan letakkan benda apa pun
(seperti penutup dasbor, holder
ponsel, tempat minum, pengharum
ruangan, atau stiker) di atas atau
dekat modul airbag di roda kemudi,
instrumen panel, kaca depan, dan
panel penumpang depan di atas laci
dasbor. Benda tersebut dapat
menjadi berbahaya jika airbag
mengembang akibat benturan yang
keras.
• Jangan tempelkan benda apa pun di
kaca depan bagian dalam dan spion
dalam.
3-39
Dimana lokasi airbag?
Halaman 78
Kursi & Sistem Keselamatan
jika dilengkapi
Airbag samping
2C_SideAirbagLabel
2C_SideCurtainAirbagDeployment
Airbag samping terletak pada masing-
masing kursi depan.
Airbag samping dirancang untuk
mengembang saat terjadi tabrakan dari
arah samping tertentu, tergantung
tingkat keseriusan dari tabrakan.
Pada kendaraan yang dilengkapi sensor
rollover, airbag samping dan/atau tirai
serta pretensioner di kedua sisi
kendaraan akan aktif jika terdeteksi
kendaraan terguling atau kemungkinan
terguling.
Airbag samping tidak dirancang untuk
mengembang pada semua jenis tabrakan
dari arah samping atau kendaraan
terguling.
3-40
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian akibat mengembangnya
airbag samping:
• Sabuk pengaman harus selalu
dikenakan untuk menjaga posisi tubuh
penumpang dengan benar.
• Jangan biarkan penumpang
menyandarkan kepala atau tubuh ke
pintu, meletakkan lengan di pintu,
mengeluarkan lengan keluar jendela,
atau meletakkan benda di antara pintu
dan kursi.
• Jangan menggunakan sarung jok
tambahan. Hal ini dapat mengurangi
atau menghambat efektivitas sistem.
• Jangan menggantung benda lain
selain pakaian. Dalam kecelakaan,
benda tersebut dapat menyebabkan
kerusakan pada kendaraan atau
mengakibatkan cedera, terutama saat
airbag mengembang.
• Jangan meletakan benda apa pun di
atas lokasi airbag atau di antara airbag
dan tubuh Anda. Jangan pula
menempelkan benda apa pun di
sekitar area tempat airbag
mengembang seperti pintu, kaca pintu
samping, dan pilar depan maupun
belakang.
• Jangan meletakan benda di antara
pintu dan kursi. Benda tersebut dapat
menjadi proyektil berbahaya jika
airbag samping mengembang.
• Jangan memasang aksesori apa pun
pada sisi atau dekat airbag samping.
• Jangan menyebabkan benturan pada
pintu saat tombol Engine Start/Stop
berada di posisi ON atau START karena
airbag samping dapat mengembang.
• Jika kursi atau sarung jok rusak, kami
sarankan agar kendaraan diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Dimana lokasi airbag?
Halaman 79
jika dilengkapi
Airbag tirai
2C_CurtainAirbagLabel
2C_CurtainAirbagDeployment
Airbag tirai terletak di sepanjang sisi rel
atap di atas pintu depan dan belakang.
Airbag ini dirancang untuk membantu
melindungi kepala penumpang kursi
depan dan penumpang kursi belakang
bagian samping pada tabrakan dari arah
samping tertentu.
Airbag tirai dirancang untuk
mengembang saat terjadi tabrakan dari
arah samping tertentu, tergantung
tingkat keseriusan dari tabrakan.
Pada kendaraan yang dilengkapi sensor
rollover, airbag samping dan/atau tirai
serta pretensioner di kedua sisi
kendaraan dapat mengembang jika
terdeteksi terguling atau kemungkinan
terguling.
Airbag tirai tidak dirancang untuk
mengembang pada semua jenis
tabrakan dari arah samping atau
terguling.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian akibat mengembangnya
airbag tirai:
• Sabuk pengaman harus selalu
dikenakan untuk menjaga posisi tubuh
penumpang dengan benar.
• Pasang Child Restraint System dengan
benar sejauh mungkin dari pintu.
• Jangan meletakan benda apa pun di
atas airbag. Jangan menempelkan
benda di area tempat airbag
mengembang seperti pintu, kaca pintu
samping, pilar depan dan belakang,
serta rel samping atap.
• Jangan menggantung benda lain
selain pakaian, terutama benda keras
atau mudah pecah di dekat lokasi
airbag. Dalam kecelakaan, hal ini
dapat menyebabkan kerusakan
kendaraan atau cedera.
• Jangan biarkan penumpang
menyandarkan kepala atau tubuh ke
pintu, meletakkan lengan di pintu,
mengeluarkan lengan keluar jendela,
atau meletakkan benda di antara pintu
dan kursi.
• Jangan membuka atau memperbaiki
airbag tirai samping sendiri. Jika
diperlukan, kami sarankan agar airbag
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
3-41
Bagaimana sistem airbag beroperasi?
Halaman 80
Kursi & Sistem Keselamatan
Bagaimana sistem airbag beroperasi?
1C_AirbagPartsOverview
SRS terdiri dari komponen-komponen berikut:
(1) Modul airbag depan pengemudi
(2) Modul airbag depan penumpang
(3) Modul airbag samping (jika dilengkapi)
(4) Modul airbag tirai (jika dilengkapi)
(5) Retraktor pretensioner
(6) Lampu peringatan airbag
(7) Modul kontrol SRS (SRSCM)
(8) Sensor benturan depan
(9) Sensor benturan samping (jika dilengkapi)
SRSCM (Supplemental Restraint System Control Module) akan secara terus-menerus
memantau seluruh komponen SRS saat tombol Engine Start/Stop berada pada posisi
ON, untuk menentukan apakah benturan cukup serius sehingga memerlukan
mengembangnya airbag atau aktivasi pretensioner sabuk pengaman.
3-42
Bagaimana sistem airbag beroperasi?
Halaman 81
Lampu peringatan SRS
=
Lampu peringatan airbag SRS
(Supplemental Restraint System) pada
instrumen panel menampilkan simbol
airbag seperti pada ilustrasi. Sistem ini
akan memeriksa adanya malfungsi pada
sistem kelistrikan airbag. Lampu ini
menunjukkan adanya potensi masalah
pada sistem airbag Anda, termasuk
airbag samping dan/atau tirai untuk
perlindungan kendaraan terguling (jika
dilengkapi sensor rollover).
PERINGATAN
Jika SRS mengalami malfungsi, airbag
mungkin tidak akan mengembang
dengan benar saat terjadi kecelakaan,
sehingga akan meningkatkan risiko
cedera serius atau kematian.
SRS Anda mengalami malfungsi jika
terjadi salah satu dari kondisi berikut:
• Lampu tidak menyala selama sekitar
3-6 detik saat tombol Engine Start/
Stop berada di posisi ON.
• Lampu tetap menyala setelah menyala
selama 3-6 detik.
• Lampu menyala saat kendaraan
bergerak.
• Lampu berkedip saat mesin hidup.
Kami sarankan agar Anda segera
memeriksakan sistem SRS ke dealer
resmi HYUNDAI jika salah satu dari
kondisi tersebut terjadi.
Pada tabrakan dari arah depan sedang
hingga serius, sensor akan mendeteksi
perlambatan kendaraan secara cepat.
Jika tingkat perlambatan cukup tinggi,
SRSCM akan mengembangkan airbag
depan dengan kekuatan yang
diperlukan.
Airbag depan akan membantu
melindungi pengemudi dan penumpang
depan dengan merespons tabrakan dari
arah depan di mana sabuk pengaman
saja tidak cukup memberikan
perlindungan. Bila diperlukan, airbag
samping akan membantu memberikan
perlindungan saat terjadi tabrakan dari
arah samping atau kendaraan terguling
dengan menahan area tubuh bagian atas
sisi luar.
• Airbag akan aktif (dapat mengembang
jika diperlukan) hanya saat tombol
Engine Start/Stop berada pada posisi
ON atau START.
• Airbag akan mengembang pada
benturan dari arah depan atau
samping tertentu untuk membantu
melindungi penumpang dari cedera
fisik yang serius.
• Tidak ada kecepatan tertentu yang
pasti akan memicu mengembangnya
airbag. Umumnya, airbag dirancang
untuk mengembang berdasarkan
tingkat keseriusan dan arah benturan.
Mengembangnya airbag juga
bergantung pada sejumlah faktor lain,
termasuk kecepatan kendaraan, sudut
benturan, serta kepadatan dan
kekakuan kendaraan atau objek yang
tertabrak. Faktor-faktor penentu tidak
terbatas pada yang disebutkan di atas.
• Airbag depan akan mengembang dan
mengempis secara instan. Hampir
tidak mungkin bagi Anda untuk
melihat airbag mengembang saat
kecelakaan. Anda kemungkinan besar
hanya akan melihat airbag yang telah
mengempis tergantung dari
kompartemen penyimpanan setelah
benturan.
3-43
Bagaimana sistem airbag beroperasi?
Halaman 82
Kursi & Sistem Keselamatan
• Selain mengembang saat terjadi
benturan dari arah samping yang
serius, kendaraan yang dilengkapi
sensor rollover akan mengembangkan
airbag samping dan/atau tirai serta
pretensioner jika sistem sensor
mendeteksi kendaraan terguling.
Saat terdeteksi kemungkinan
kendaraan terguling, airbag tirai akan
tetap mengembang lebih lama untuk
memberikan perlindungan terhadap
kemungkinan penumpang terlempar
keluar, terutama bila digunakan
bersama sabuk pengaman.
• Untuk memberikan perlindungan,
airbag harus mengembang dengan
cepat. Kecepatan mengembangnya
airbag merupakan konsekuensi dari
waktu yang sangat singkat antara
tubuh penumpang dan struktur
kendaraan sebelum terjadi benturan.
Kecepatan ini akan mengurangi risiko
cedera serius atau mengancam jiwa
dan merupakan bagian penting dari
desain airbag.
Namun, kecepatan mengembangnya
airbag juga dapat menyebabkan
cedera, termasuk luka di wajah,
memar, atau patah tulang karena
kekuatan mengembangnya yang
tinggi.
• Bahkan, dalam kondisi tertentu, kontak
dengan airbag dapat menyebabkan
cedera yang serius, terutama jika
posisi tubuh terlalu dekat dengan
airbag.
3-44
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian akibat mengembangnya
airbag:
• Jangan pernah menempatkan Child
Restraint System di kursi penumpang
depan. Selalu tempatkan anak-anak di
bawah usia 13 tahun dengan benar di
kursi belakang.
• Sesuaikan kursi pengemudi dan
penumpang depan sejauh mungkin ke
belakang, sambil tetap dapat
mengendalikan kendaraan.
• Pegang roda kemudi pada posisi jam
9 dan jam 3.
• Jangan meletakan benda atau
menempatkan penumpang di antara
airbag dan penumpang kursi.
• Jangan biarkan penumpang depan
meletakkan kakinya di atas dasbor.
Airbag depan pengemudi (1)
B240B01L
Ketika SRSCM mendeteksi benturan
cukup serius di bagian depan kendaraan,
airbag depan akan mengembang secara
otomatis.
Bagaimana sistem airbag beroperasi?
Halaman 83
Airbag depan pengemudi (2)
B240B02L
Saat mengembang, jahitan pada
penutup pad akan terlepas akibat
tekanan udara dari airbag.
Airbag yang mengembang penuh,
bersama sabuk pengaman yang
digunakan dengan benar, akan
memperlambat gerakan tubuh ke depan
dari pengemudi atau penumpang depan,
sehingga mengurangi risiko cedera pada
kepala dan dada.
Airbag depan pengemudi (3)
B240B03L
Airbag depan penumpang
B240B05L
Setelah mengembang sepenuhnya,
airbag akan segera mengempis,
memungkinkan pengemudi tetap dapat
melihat ke depan dan mengoperasikan
kontrol kendaraan lainnya.
PERINGATAN
Untuk mencegah benda menjadi
proyektil yang berbahaya saat airbag
penumpang mengembang:
• Jangan memasang atau meletakkan
benda (seperti dudukan tempat
minum, tempat CD, stiker, dll.) pada
panel penumpang di atas laci dasbor
tempat airbag penumpang berada.
• Jangan memasang wadah pengharum
ruangan cair di dekat instrument
cluster atau permukaan instrumen
panel.
3-45
Yang perlu diperhatikan setelah airbag mengembang
Halaman 84
Kursi & Sistem Keselamatan
Yang perlu diperhatikan
setelah airbag mengembang
Setelah airbag depan atau samping
mengembang, airbag akan mengempis
dengan sangat cepat. Mengembangnya
airbag tidak akan menghalangi
pengemudi untuk melihat ke luar kaca
depan atau mengemudi. Airbag tirai
mungkin akan tetap sedikit
mengembang untuk beberapa saat
setelah mengembang.
PERINGATAN
Setelah airbag mengembang, lakukan
tindakan berikut:
• Segera buka jendela dan pintu setelah
terjadi tabrakan untuk mengurangi
paparan terhadap serbuk yang keluar
dari airbag yang mengembang.
• Jangan menyentuh bagian dalam
kompartemen penyimpanan airbag
segera setelah airbag mengembang.
Komponen yang bersentuhan dengan
airbag mungkin akan sangat panas.
• Selalu cuci kulit yang terkena dengan
air dingin dan sabun lembut.
• Kami sarankan agar Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI dan mengganti
komponen yang diperlukan sebelum
kendaraan digunakan kembali. Airbag
dirancang hanya untuk satu kali
penggunaan.
3-46
Suara dan asap saat airbag
mengembang
Saat airbag mengembang, akan
terdengar suara keras dan serbuk dapat
terlepas ke dalam kabin kendaraan.
Setelah airbag mengembang, Anda
mungkin merasa tidak nyaman saat
bernapas. Hal ini dapat disebabkan oleh
benturan airbag atau sabuk pengaman
ke dada, atau karena menghirup sisa
serbuk di udara dan sekitar kendaraan.
Serbuk tersebut dapat memperburuk
gejala asma pada sebagian orang. Jika
Anda mengalami masalah pernapasan
setelah airbag mengembang, segera cari
pertolongan medis.
Meskipun serbuk tersebut tidak beracun,
dapat menyebabkan iritasi pada kulit,
mata, hidung, tenggorokan, dan bagian
tubuh lainnya. Jika terjadi, segera cuci
dan bilas dengan air dingin, dan cari
bantuan medis jika gejala berlanjut.
Lampu peringatan SRS
Halaman 85
Jangan memasang Child
Restraint System di kursi
penumpang depan
jika dilengkapi
2C_AirbagWarningLabel
2C_AirbagWarningLabel_2
Jangan pernah memasang Child
Restraint System di kursi penumpang
depan, kecuali airbag telah
dinonaktifkan.
PERINGATAN
JANGAN PERNAH menggunakan Child
Restraint System yang menghadap ke
belakang pada kursi yang dilindungi oleh
AIR BAG AKTIF di depannya. Anak dapat
MENGALAMI CEDERA SERIUS atau
KEMATIAN.
Lampu peringatan SRS
=
Lampu peringatan airbag SRS
(Supplemental Restraint System) pada
instrumen panel menampilkan simbol
airbag seperti pada ilustrasi. Lampu ini
menunjukkan apakah terdapat potensi
masalah pada sistem airbag Anda,
termasuk airbag samping dan/atau tirai
untuk perlindungan kendaraan terguling
(jika kendaraan dilengkapi sensor
rollover).
PERINGATAN
Jika SRS mengalami malfungsi, airbag
mungkin tidak akan mengembang
dengan benar saat terjadi tabrakan,
sehingga akan meningkatkan risiko
cedera serius atau kematian.
SRS Anda mengalami malfungsi dalam
kondisi berikut:
• Lampu tidak menyala selama kurang
lebih 3-6 detik saat switch IGN berada
pada posisi ON.
• Lampu tetap menyala setelah menyala
selama sekitar 3-6 detik.
• Lampu menyala saat kendaraan
bergerak.
• Lampu berkedip saat mesin hidup.
Kami sarankan agar Anda segera
memeriksakan sistem SRS ke dealer
resmi HYUNDAI jika salah satu dari
kondisi tersebut terjadi.
3-47
Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?
Halaman 86
Kursi & Sistem Keselamatan
Mengapa airbag saya tidak
mengembang saat
tabrakan?
Terdapat jenis-jenis kecelakaan tertentu
di mana airbag tidak akan mengembang,
termasuk tabrakan dari arah belakang
dan tabrakan kedua atau ketiga saat
terjadi kecelakaan ganda, serta tabrakan
pada kecepatan rendah. Kerusakan pada
kendaraan menunjukkan adanya
penyerapan energi benturan, dan bukan
merupakan indikator apakah airbag
seharusnya mengembang atau tidak.
Sensor benturan airbag
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko airbag
mengembang secara tidak terduga dan
menyebabkan cedera serius atau
kematian:
• Jangan memukul atau membiarkan
benda apa pun mengenai lokasi
tempat airbag atau sensor dipasang.
• Jangan melakukan perawatan pada
atau di sekitar sensor airbag. Jika
lokasi atau sudut sensor berubah,
airbag dapat mengembang saat tidak
seharusnya atau tidak mengembang
saat seharusnya.
• Jangan memasang pelindung bumper
dengan suku cadang yang bukan asli
Hyundai atau tidak setara. Hal ini
dapat mempengaruhi performa
tabrakan dan mengembangnya airbag.
• Tempatkan tombol Engine Start/Stop
ke posisi OFF atau ACC dan tunggu
selama 3 menit sebelum kendaraan
diderek untuk mencegah
mengembangnya airbag secara tidak
disengaja.
• Kami sarankan agar semua perbaikan
airbag dilakukan oleh dealer resmi
HYUNDAI.
3-48
Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?
Halaman 87
3
---

* **(1)** Modul kontrol SRS
* **(2)** Sensor benturan depan
* **(3)** Sensor benturan samping
3-49
Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?
Halaman 88
Kursi & Sistem Keselamatan
Kondisi mengembangnya airbag
Airbag depan
2C_AirbagOperatingConditionFrontAirbag
Airbag depan dirancang untuk
mengembang saat terjadi tabrakan dari
arah depan, tergantung pada tingkat
keseriusan dari benturan.
Airbag samping dan tirai
2C_AirbagOperatingConditionSideAirbag
2C_SideCurtainAirbagDeployment
Airbag samping dan tirai dirancang untuk
mengembang ketika sensor benturan
samping mendeteksi benturan,
tergantung tingkat keseriusan dari
benturan akibat tabrakan dari arah
samping.
3-50
Meskipun airbag pengemudi dan
penumpang depan dirancang untuk
mengembang pada tabrakan dari arah
depan, dan airbag samping serta tirai
dirancang untuk mengembang pada
tabrakan dari arah samping, airbag juga
dapat mengembang pada jenis tabrakan
lain jika sensor mendeteksi benturan
yang cukup serius.
Selain itu, airbag samping dan tirai akan
mengembang saat kendaraan terdeteksi
akan terguling oleh sensor rollover.
Jika sasis kendaraan terkena benturan
oleh gundukan atau benda di jalanan
yang tidak diperkeras, airbag dapat
mengembang. Kemudikan kendaraan
dengan hati-hati di jalan yang tidak
diperuntukkan bagi kendaraan untuk
mencegah mengembangnya airbag
secara tidak disengaja.
Kondisi airbag tidak mengembang
2C_AirbagNonOperatingConditionMinorCrash
Pada tabrakan dengan kecepatan rendah
tertentu, airbag mungkin tidak akan
mengembang. Airbag dirancang untuk
tidak mengembang dalam kasus seperti
ini karena tidak akan memberikan
manfaat tambahan di luar perlindungan
dari sabuk pengaman.
Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?
Halaman 89
2C_AirbagNonOperatingConditionRearCrash
Airbag depan tidak dirancang untuk
mengembang pada tabrakan dari arah
belakang kendaraan, karena penumpang
akan terdorong ke belakang oleh gaya
benturan.
2C_AirbagNonOperatingConditionSideCrash
Airbag depan mungkin tidak akan
mengembang pada tabrakan dari arah
samping, karena penumpang akan
terdorong ke arah benturan.
Airbag samping dan tirai dapat
mengembang tergantung pada tingkat
keseriusan dari benturan.
2C_AirbagNonOperatingConditionSidlingCrash
Pada tabrakan menyamping (diagonal),
gaya benturan mungkin akan
mengarahkan penumpang ke arah yang
membuat airbag tidak dapat
memberikan perlindungan tambahan,
sehingga sensor tidak akan
mengaktifkan mengembangnya airbag.
2C_AirbagNonOperatingConditionTruckCrash
Sebelum terjadi benturan, pengemudi
sering kali melakukan pengereman
dengan kuat. Pengereman kuat ini akan
menyebabkan bagian depan kendaraan
merunduk ke depan. Hal ini sangat
penting bila kendaraan di depan
memiliki ground clearance lebih tinggi.
Airbag mungkin tidak mengembang jika
kendaraan Anda berada dalam kondisi
“merunduk ke depan” karena gaya
benturan yang terdeteksi oleh sensor
bisa jauh berkurang.
3-51
Merawat SRS
Halaman 90
Kursi & Sistem Keselamatan
2C_AirbagNonOperatingConditionTurnoverCrash
Airbag depan mungkin tidak akan
mengembang pada kecelakaan
kendaraan terguling karena
mengembangnya airbag depan tidak
akan memberikan perlindungan
tambahan bagi penumpang.
Informasi
Airbag samping dan tirai dapat
mengembang pada kondisi kemukinan
kendaraan akan terguling, saat hal
tersebut terdeteksi oleh sensor rollover.
2C_AirbagNonOperatingConditionPollCrash
Airbag mungkin tidak akan
mengembang jika kendaraan menabrak
objek seperti tiang listrik atau pohon, di
mana titik benturan terkonsentrasi dan
energi benturan diserap oleh struktur
kendaraan.
3-52
Merawat SRS
SRS pada dasarnya tidak memerlukan
perawatan dan tidak ada komponen
yang dapat Anda servis sendiri dengan
aman. Jika lampu peringatan airbag SRS
tidak menyala saat tombol Engine Start/
Stop berada di posisi ON atau tetap
menyala terus-menerus, kami sarankan
agar sistem segera diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
Kami menyarankan agar setiap pekerjaan
pada sistem SRS, seperti melepas,
memasang, memperbaiki, atau
pekerjaan pada roda kemudi, panel
penumpang depan, kursi depan, dan rel
atap, dilakukan oleh dealer resmi
HYUNDAI. Penanganan sistem SRS yang
tidak tepat dapat menyebabkan cedera
serius atau kematian.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian:
• Jangan mencoba memodifikasi atau
melepaskan komponen atau kabel
sistem SRS, termasuk menambahkan
emblem atau aksesori pada penutup
pad atau modifikasi pada struktur bodi
kendaraan.
• Jangan meletakkan benda apa pun di
atas atau di dekat modul airbag pada
roda kemudi, instrumen panel, dan
panel penumpang depan di atas laci
dasbor.
• Bersihkan penutup pad airbag dengan
kain lembut yang dibasahi air. Larutan
pembersih atau bahan kimia dapat
mempengaruhi performa penutup
airbag dan aktivasi sistem yang tepat.
• Kami sarankan agar airbag yang telah
mengembang diganti oleh dealer
resmi HYUNDAI.
• Jika komponen sistem airbag harus
dibuang, atau jika kendaraan akan
discrap, ikuti tindakan pencegahan
keselamatan. Kami sarankan Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI
untuk mendapatkan informasi yang
diperlukan.
Label peringatan airbag
Halaman 91
Tindakan pencegahan
keselamatan tambahan
Penumpang tidak boleh berpindah
tempat duduk atau bergeser saat
kendaraan sedang bergerak.
Penumpang yang tidak menggunakan
sabuk pengaman saat terjadi tabrakan
atau pengereman mendadak dapat
terlempar ke dalam kendaraan,
menabrak penumpang lain, atau
terlempar keluar dari kendaraan.
Jangan menggunakan aksesori apa pun
pada sabuk pengaman. Perangkat yang
mengklaim akan meningkatkan
kenyamanan atau mengubah posisi
sabuk pengaman dapat mengurangi
perlindungan dan meningkatkan
kemungkinan cedera serius saat terjadi
kecelakaan.
Jangan memodifikasi kursi depan.
Modifikasi kursi depan dapat
mengganggu fungsi komponen sensor
Supplemental Restraint System atau
airbag samping.
Jangan meletakkan barang di bawah
kursi depan. Barang-barang di bawah
kursi depan dapat mengganggu fungsi
komponen sensor Supplemental
Restraint System dan wiring harnesses.
Jangan menyebabkan benturan pada
pintu. Benturan pada pintu saat tombol
Engine Start/Stop berada pada posisi ON
atau START dapat menyebabkan airbag
mengembang.
Menambahkan perangkat atau
memodifikasi kendaraan Anda yang
dilengkapi airbag
Jika Anda memodifikasi kendaraan
dengan mengubah rangka, sistem
bumper, bagian depan atau plat logam
samping, atau tinggi kendaraan, hal ini
dapat memengaruhi performa sistem
Supplemental Restraint System
kendaraan Anda.
Label peringatan airbag
2C_AirbagWarningLabelPosition
Label peringatan airbag dipasang untuk
memperingatkan pengemudi dan
penumpang mengenai potensi risiko dari
sistem airbag. Pastikan untuk membaca
seluruh informasi mengenai airbag yang
dipasang pada kendaraan Anda di buku
Panduan Pemilik ini.
3-53
4. Instrument Cluster
Halaman 93
4. Instrument Cluster
Instrument cluster...........................................................................................................4-2
Kontrol instrument cluster..........................................................................................4-3
Indikator pengukuran.................................................................................................4-3
Indikator perpindahan transmisi ...............................................................................4-8
Lampu peringatan dan indikator...............................................................................4-9
Pesan tampilan di cluster .........................................................................................4-22
Tampilan cluster (Tipe A)..............................................................................................4-26
Kontrol tampilan cluster ...........................................................................................4-26
Mode tampilan cluster...............................................................................................4-26
Mode user settings (pengaturan pengguna)..........................................................4-29
Trip computer............................................................................................................4-34
Tampilan cluster (Tipe B) ..............................................................................................4-36
Kontrol tampilan cluster ...........................................................................................4-36
Mode tampilan.......................................................................................................4-36
Pengaturan kendaraan (sistem infotainment).............................................................4-39
Pengaturan kendaraan Anda.....................................................................................4-39
4
Instrument cluster
Halaman 94
Instrument Cluster
Instrument cluster
Tipe A
1C_ClusterOverview
Tipe B
1C_ClusterOverview_1
Instrument cluster yang sebenarnya pada kendaraan dapat berbeda dari ilustrasi.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Indikator pengukuran” pada Bab 4.
(1) Tachometer
(2) Speedometer
(3) Indikator temperatur cairan pendingin mesin
(4) Indikator level bahan bakar
(5) Lampu peringatan dan indikator
(6) Tampilan cluster (termasuk trip computer)
4-2
Indikator pengukuran
Halaman 95
Kontrol instrument cluster
Kecerahan pencahayaan instrumen
panel
2C_IlluminationBright
Anda dapat menyesuaikan kecerahan
pencahayaan instrumen panel melalui
mode User Settings di Instrument cluster
saat switch IGN berada dalam posisi ON
(‘Lights > Illumination’). Ketika lampu
parkir atau headlamp kendaraan
menyala, intensitas pencahayaan switch
interior dan lampu latar juga akan
disesuaikan.
PERINGATAN
Jangan pernah menyesuaikan
instrument cluster saat mengemudi. Hal
ini dapat menyebabkan hilangnya
kendali dan berujung pada kecelakaan
yang dapat mengakibatkan kematian,
cedera serius, atau kerusakan
kendaraan.
Informasi
Sistem infotainment dapat berubah
setelah pembaruan perangkat lunak.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku
Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan
Referensi Cepat yang disediakan secara
terpisah.
• Kecerahan pencahayaan instrumen
panel akan ditampilkan.
• Jika kecerahan mencapai level
maksimum atau minimum, akan
terdengar bunyi peringatan.
Indikator pengukuran
Speedometer
Tipe A
OCN7043101L
Tipe B
OCN7040005
Speedometer menunjukkan kecepatan
kendaraan dan dikalibrasi dalam
kilometer per jam (km/h).
4-3
Indikator pengukuran
Halaman 96
Instrument Cluster
Tachometer
Tipe A
OCN7043102L
Tipe B
OCN7040007
Tachometer menunjukkan perkiraan
jumlah putaran mesin per menit (RPM).
Gunakan tachometer untuk memilih titik
perpindahan gear yang tepat dan
mencegah mesin beroperasi terlalu
berat atau berputar berlebihan.
PEMBERITAHUAN
Jangan mengoperasikan mesin dalam
zona MERAH tachometer. Hal ini
membuat kerusakan pada mesin yang
serius.
4-4
Indikator Temperatur Cairan
Pendingin Mesin
Tipe A
OCN7043103L
Tipe B
OCN7040009
Indikator ini menunjukkan temperatur
cairan pendingin mesin saat switch IGN
berada dalam posisi ON.
PERINGATAN
Jangan pernah membuka tutup radiator
atau reservoir saat mesin panas. Cairan
pendingin berada dalam tekanan dan
dapat menyebabkan luka bakar yang
serius. Tunggu hingga mesin dingin
sebelum menambahkan cairan
pendingin ke reservoir.
Indikator pengukuran
Halaman 97
PEMBERITAHUAN
Jika jarum indikator bergerak melampaui
area kisaran normal menuju posisi “130
atau H (Hot)”, hal ini menandakan
temperatur terlalu panas yang dapat
merusak mesin.
Jangan lanjutkan berkendara dengan
kondisi mesin terlalu panas. Jika mesin
kendaraan Anda terlalu panas, lihat
bagian “Jika mesin terlalu panas” di Bab
8.
Indikator Level Bahan Bakar
Tipe A
OCN7043104L
Tipe B
OCN7040011
Indikator ini menunjukkan perkiraan
jumlah bahan bakar yang tersisa di
tangki bahan bakar.
Lihat bagian “Tampilan cluster (Tipe A)”
di Bab 4.
PERINGATAN
Kehabisan bahan bakar dapat
membahayakan penumpang kendaraan.
Segera hentikan kendaraan dan isi
bahan bakar sesegera mungkin
setelah lampu peringatan menyala
atau ketika indikator level bahan bakar
mendekati posisi “0 atau E (Empty)”.
PEMBERITAHUAN
Hindari berkendara dengan level bahan
bakar yang sangat rendah. Kehabisan
bahan bakar dapat menyebabkan mesin
gagal untuk dihidupkan dan merusak
catalytic converter.
Informasi
• Kapasitas tangki bahan bakar tersedia
pada Bab 2.
• Indikator level bahan bakar dilengkapi
dengan lampu peringatan bahan bakar
rendah, yang akan menyala saat
bahan bakar pada tangki hampir habis.
• Pada tanjakan atau tikungan, jarum
indikator level bahan bakar dapat
berfluktuasi atau lampu peringatan
bahan bakar rendah dapat menyala
lebih awal karena pergerakan bahan
bakar di dalam tangki.
4-5
Indikator pengukuran
Halaman 98
Instrument Cluster
Indikator Temperatur Udara Luar
Indikator ini menunjukkan temperatur
udara luar saat ini dalam satuan Celsius
(°C) atau Fahrenheit (°F).
• Kisaran temperatur:
- 40°C-60°C (-40°F-140°F)
Tampilan temperatur luar tidak akan
langsung berubah seperti termometer
umumnya agar tidak mengganggu
konsentrasi pengemudi.
Unit temperatur (dari °C ke °F atau dari
°F ke °C) dapat diubah melalui:
Tipe A
2C_OutsideTemp
Tipe B
OCN7040012
• Mode User Settings pada Cluster: Anda
dapat mengubah unit temperatur di
“Other Temperature unit”.
• Sistem kontrol temperatur otomatis:
Tekan tombol OFF, lalu tekan tombol
AUTO selama 3 detik atau lebih.
Unit temperatur pada instrument
cluster dan sistem kontrol temperatur
akan berubah secara bersamaan.
4-6
Odometer
Tipe A
2C_Odometer
Tipe B
OCN7043015L
Odometer menunjukkan total jarak
tempuh kendaraan dan harus digunakan
untuk menentukan waktu perawatan
berkala.
Indikator pengukuran
Halaman 99
Jarak Tempuh Yang Tersisa
Tipe A
2C_DistanceToEmpty
Tipe B
OCN7040016
• Jarak tempuh yang tersisa merupakan
estimasi jarak yang dapat ditempuh
kendaraan dengan sisa bahan bakar
yang tersedia.
• Jika estimasi jarak berada di bawah 1
km (1 mil), trip computer akan
menampilkan “---” sebagai jarak
tempuh yang tersisa.
Informasi
• Jika kendaraan tidak berada di
permukaan jalan yang datar atau daya
baterai mengalami masalah, fitur jarak
tempuh yang tersisa mungkin tidak
beroperasi dengan benar.
• Jarak tempuh yang tersisa dapat
berbeda dengan jarak aktual
berkendara karena merupakan
estimasi dari jarak yang masih dapat
ditempuh.
• Trip computer mungkin tidak akan
mencatat penambahan bahan bakar
jika jumlah yang ditambahkan kurang
dari 6 liter (1,5 galon AS).
• Jarak tempuh yang tersisa dapat
sangat bervariasi tergantung pada
kondisi jalan, gaya mengemudi, dan
kondisi kendaraan.
4-7
Indikator perpindahan transmisi
Halaman 100
Instrument Cluster
Indikator perpindahan
transmisi
Indikator Perpindahan Transmisi
Manual
jika dilengkapi
Tipe A
2C_MTPosition
Tipe B
2C_MTPosition_1
Indikator ini memberi informasi gear
yang direkomendasikan saat berkendara
untuk menghemat bahan bakar.
• Perpindahan gear ke atas: Ɓ 2, Ɓ 3, Ɓ
4, Ɓ 5, Ɓ 6
• Perpindahan gear ke bawah: ƀ 1, ƀ
2, ƀ 3, ƀ 4, ƀ 5
Contoh:
Ƹ: Menunjukkan bahwa disarankan
untuk menaikan gear ke gear 4 (tuas
transmisi saat ini berada di gear 3, 2,
atau 1).
Ʒ: Menunjukkan bahwa disarankan
untuk menurukan gear ke gear 4 (tuas
transmisi saat ini berada di gear 5 atau
6).
Jika sistem tidak berfungsi dengan baik,
indikator tidak akan ditampilkan.
4-8
Indikator Perpindahan Intelligent
Variable Transmission
jika dilengkapi
Tipe A
2C_ATPosition
Tipe B
OCN7040013
Indikator ini menampilkan posisi tuas
transmisi yang sedang dipilih.
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 101
Lampu peringatan dan
indikator
Informasi
Pastikan semua lampu peringatan mati
setelah mesin dihidupkan. Jika ada
lampu yang masih menyala, ini
menunjukkan kondisi yang memerlukan
perhatian.
jika dilengkapi
Lampu Peringatan Airbag
=
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama
sekitar 6 detik, kemudian akan
mati.
• Jika terjadi malfungsi pada SRS.
• Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
Lampu Peringatan Sabuk
Pengaman
!
Lampu peringatan ini memberi tahu
pengemudi bahwa sabuk pengaman
belum dikenakan.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Sabuk pengaman” pada Bab 3.
Lampu Peringatan Rem Parkir
"
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama
sekitar 3 detik.
- Lampu akan tetap menyala jika
rem parkir diterapkan.
• Jika rem parkir diterapkan.
• Jika level minyak rem di reservoir
rendah.
- Jika lampu peringatan menyala
saat rem parkir dilepas, hal ini
menunjukkan level minyak rem di
reservoir rendah.
Jika level minyak rem pada reservoir
rendah:
1. Kemudikan kendaraan dengan hati-
hati ke lokasi aman terdekat dan
hentikan kendaraan.
2. Dalam kondisi mesin mati, segera
periksa level minyak rem dan
tambahkan sesuai kebutuhan (untuk
informasi lebih jelasnya, lihat bagian
“Minyak rem/kopling” pada Bab 9).
Setelah menambahkan minyak rem,
periksa semua komponen rem apakah
terdapat kebocoran. Jika ditemukan
kebocoran, atau lampu tetap menyala,
atau rem tidak beroperasi dengan
baik, jangan mengemudikan
kendaraan. Kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
4-9
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 102
Instrument Cluster
Sistem Rem Dual-Diagonal
Kendaraan Anda dilengkapi dengan
sistem rem dual-diagonal. Artinya, Anda
masih memiliki fungsi pengereman pada
dua roda bahkan jika salah satu dari
sistem ganda tersebut mengalami
kegagalan.
Dengan hanya satu sistem yang
beroperasi, jarak pijakan pedal akan
lebih jauh dalam dan dibutuhkan
tekanan pedal yang lebih besar untuk
menghentikan kendaraan.
Selain itu, kendaraan tidak akan berhenti
dalam jarak pendek jika hanya sebagian
sistem rem yang berfungsi.
Jika rem mengalami kegagalan saat
Anda berkendara, pindahkan gear ke
posisi yang lebih rendah untuk
menggunakan pengereman mesin dan
hentikan kendaraan segera setelah aman
untuk melakukannya.
PERINGATAN
Lampu Peringatan Rem Parkir
Mengemudikan kendaraan dengan
lampu peringatan yang menyala
berbahaya. Jika lampu peringatan rem
parkir menyala saat rem parkir dilepas,
ini menandakan bahwa level minyak rem
rendah.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer resmi
HYUNDAI.
4-10
Lampu Peringatan Anti-Lock
Brake System (ABS)
B
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama
sekitar 3 detik, kemudian akan
mati.
• Jika terjadi malfungsi pada ABS
(sistem rem standar kendaraan akan
tetap berfungsi tanpa bantuan
sistem ABS).
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 103
Lampu Peringatan Sistem
Electronic Brake Force Distribution
B"
Kedua lampu peringatan ini menyala
secara bersamaan saat berkendara:
• Ketika sistem ABS dan sistem rem
standar kendaraan mungkin tidak
berfungsi secara normal.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
PERINGATAN
Lampu Peringatan Sistem Electronic
Brake Force Distribution
Jika lampu peringatan ABS dan rem
parkir menyala secara bersamaan,
sistem rem tidak akan berfungsi secara
normal dan Anda mungkin mengalami
situasi yang berbahaya saat melakukan
pengereman mendadak.
Dalam kasus ini, hindari berkendara
dengan kecepatan tinggi dan melakukan
pengereman mendadak.
Kami sarankan Anda memeriksakan
kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI
sesegera mungkin.
Informasi
Lampu Peringatan Sistem Electronic
Brake Force Distribution
Jika lampu peringatan ABS menyala atau
kedua lampu peringatan ABS dan rem
parkir menyala secara bersamaan,
speedometer, odometer, atau tripmeter
mungkin tidak akan berfungsi. Selain itu,
lampu peringatan MDPS juga dapat
menyala dan upaya untuk memutar roda
kemudi bisa bertambah atau berkurang.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI sesegera mungkin.
Lampu Peringatan Electronic
Parking Brake (EPB)
jika dilengkapi
M
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama
sekitar 3 detik, kemudian akan
mati.
• Ketika terjadi malfungsi pada sistem
EPB.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
Informasi
Lampu Peringatan Electronic Parking
Brake (EPB) dapat menyala secara
bersamaan dengan lampu indikator
Electronic Stability Control (ESC) untuk
menunjukkan bahwa sistem ESC tidak
berfungsi dengan baik (hal ini tidak
menunjukkan terjadi malfungsi pada
EPB).
4-11
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 104
Instrument Cluster
jika dilengkapi
Lampu Indikator AUTO HOLD
N
Lampu indikator ini akan menyala:
• Putih: Saat sistem auto hold diaktifkan
dengan menekan tombol AUTO HOLD.
• Hijau: Saat kendaraan berhenti
total dengan pedal rem ditekan
dan sistem auto hold aktif.
• Kuning: Saat terjadi malfungsi pada
sistem auto hold.
• Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Auto hold” pada Bab 6.
Lampu Peringatan Motor Driven
Power Steering (MDPS)
E
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama
sekitar 3 detik, kemudian akan
mati.
• Ketika terjadi malfungsi pada sistem
MDPS.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
4-12
Malfunction Indicator Lamp (MIL)
I
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama
sekitar 3 detik, kemudian akan
mati.
• Ketika terjadi malfungsi pada sistem
kontrol emisi.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
PERHATIAN
Jika lampu MIL menyala, kerusakan pada
catalytic converter dapat terjadi, yang
dapat menyebabkan kehilangan tenaga
mesin.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI sesegera mungkin.
PEMBERITAHUAN
• Mengemudi dengan lampu MIL yang
menyala dapat menyebabkan
kerusakan pada sistem kontrol emisi
yang dapat memengaruhi performa
kendaraan dan/atau konsumsi bahan
bakar.
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 105
Lampu Peringatan Sistem Exhaust
(GPF) - untuk mesin bensin
jika dilengkapi
u
• Lampu peringatan ini akan menyala
ketika jelaga yang terkumpul
mencapai ambang batas tertentu.
• Ketika lampu peringatan ini menyala,
lampu dapat mati setelah kendaraan
dikendarai pada kecepatan lebih dari
80 km/jam (50 mph) selama sekitar 30
menit (dengan gear di atas 3 dan
putaran mesin 1.500-4.000 RPM).
Jika lampu peringatan tetap berkedip
meskipun prosedur tersebut telah
dilakukan (dan pesan peringatan juga
ditampilkan pada tampilan cluster),
kami sarankan agar sistem GPF
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Sistem kontrol emisi crankcase”
pada Bab 9.
PEMBERITAHUAN
Jika Anda terus berkendara dalam
kondisi lampu peringatan GPF berkedip
untuk waktu yang lama, sistem GPF
dapat rusak dan konsumsi bahan bakar
akan meningkat.
jika dilengkapi
Lampu Peringatan Forward Safety
O
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu peringatan Forward Safety
akan menyala selama sekitar 3 detik
kemudian akan mati.
• Tetap menyala kuning: Ketika fitur
Forward Safety dari Forward Collision-
Avoidance Assist dalam kondisi
nonaktif/dinonaktifkan/malfungsi.
Lampu indikator akan berkedip:
• Merah: Saat fitur Forward Safety dari
Forward Collision-Avoidance Assist
sedang aktif.
Jika hal ini terjadi, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI sesegera mungkin.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Forward Collision-Avoidance
Assist (FCA) (Sensor fusion)” pada Bab 7.
4-13
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 106
Instrument Cluster
jika dilengkapi
Lampu Indikator Lane Safety
S
Lampu indikator ini akan menyala:
• Hijau: Ketika kondisi pengoperasian
Lane Keeping Assist terpenuhi.
• Abu-abu: Ketika kondisi pengoperasian
Lane Keeping Assist tidak terpenuhi.
• Kuning: Ketika sistem Lane Keeping
Assist dalam kondisi nonaktif/
dinonaktifkan/malfungsi.
Jika lampu peringatan tetap menyala
kuning setelah sensor dibersihkan atau
tidak terhalang dan fitur Lane Safety
telah diaktifkan, kami sarankan
kendaraan Anda diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
Lampu indikator akan berkedip:
• Hijau: Ketika Lane Keeping Assist
sedang aktif.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Lane Keeping Assist (LKA)” pada
Bab 7.
4-14
jika dilengkapi
Lampu Inattentive Driving Warning
W
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat switch IGN atau tombol Engine
Start/Stop berada pada posisi ON.
• Kuning: Saat Driver Attention Warning
dinonaktifkan atau terjadi malfungsi.
Jika lampu indikator tetap menyala
kuning setelah kamera depan
dibersihkan atau tidak terhalang lagi,
kami sarankan Anda memeriksakan
kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI.
Lampu indikator akan berkedip:
• Kuning: Driver Attention Warning
menyarankan untuk beristirahat.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Driver Attention Warning
(DAW)” pada Bab 7.
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 107
Lampu Peringatan Sistem Pengisian
Daya Baterai
K
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat terjadi malfungsi pada alternator
atau sistem pengisian daya baterai.
Jika terjadi malfungsi pada alternator
atau sistem pengisian daya:
1. Kemudikan kendaraan dengan hati-
hati ke lokasi aman terdekat dan
hentikan kendaraan Anda.
2. Matikan mesin dan periksa apakah
drive belt alternator kendur atau
putus.
Jika drive belt sudah terpasang
dengan benar, mungkin terdapat
masalah pada sistem pengisian daya
baterai.
Dalam hal ini, kami sarankan
kendaraan diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI sesegera mungkin.
Lampu Peringatan Tekanan Oli
Mesin
H
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat tekanan oli mesin rendah.
Jika tekanan oli mesin rendah:
1. Kemudikan kendaraan dengan hati-
hati ke lokasi aman terdekat dan
hentikan kendaraan Anda.
2. Matikan mesin dan periksa level oli
mesin (untuk informasi lebih jelasnya,
lihat bagian “Oli mesin” di Bab 9). Jika
level oli rendah, tambahkan oli sesuai
kebutuhan.
Jika lampu tetap menyala setelah
mengisi oli atau jika oli tidak tersedia,
kami sarankan kendaraan diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera
mungkin.
Melanjutkan mengemudi dengan
lampu peringatan yang menyala dapat
merusak mesin.
PEMBERITAHUAN
Jika mesin tidak segera dimatikan
setelah lampu peringatan tekanan oli
mesin menyala, dapat menyebabkan
kerusakan yang serius pada mesin.
4-15
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 108
Instrument Cluster
Lampu Peringatan Level Bahan
Bakar Rendah
G
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat level bahan bakar dalam tangki
hampir habis. Tambahkan bahan bakar
sesegera mungkin.
PEMBERITAHUAN
Mengemudi dengan lampu peringatan
level bahan bakar rendah yang menyala
atau dengan level bahan bakar di bawah
“E (Empty) atau 0” dapat menyebabkan
mesin sulit dihidupkan dan merusak
catalytic converter (jika dilengkapi).
Lampu Peringatan Kecepatan
Berlebih
w
jika dilengkapi
Lampu peringatan ini akan berkedip:
• Saat kecepatan kendaraan melebihi
kecepatan 120 km/jam.
- Hal ini bertujuan untuk mencegah
Anda mengemudi dengan
kecepatan berlebih.
- Bunyi peringatan juga akan
terdengar selama sekitar 5 detik.
4-16
Lampu Peringatan Master
X
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat terjadi malfungsi pada salah
satu sistem berikut:
- Malfungsi pada Forward Collision-
Avoidance Assist (jika dilengkapi)
- Malfungsi pada Blind-Spot
Collision-Avoidance Assist (jika
dilengkapi)
- Radar Blind-Spot Collision-
Avoidance Assist terhalang (jika
dilengkapi)
- Malfungsi pada Smart Cruise
Control (jika dilengkapi)
- Radar Smart Cruise Control
terhalang (jika dilengkapi)
- Malfungsi pada headlamp LED (jika
dilengkapi)
- Malfungsi pada High Beam Assist
(jika dilengkapi)
Untuk mengetahui detail peringatan,
lihat instrument cluster.
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 109
Lampu Peringatan Tekanan Ban
Rendah
L
jika dilengkapi
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama sekitar
3 detik, kemudian akan mati.
• Saat ada satu atau lebih dari ban yang
kempis secara signifikan (lokasi ban
yang kempis akan ditampilkan pada
tampilan cluster).
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Tire Pressure Monitoring System
(TPMS)” di Bab 8.
Lampu peringatan ini akan tetap
menyala setelah berkedip selama sekitar
60 detik atau berkedip berulang pada
interval sekitar 3 detik:
• Saat terjadi malfungsi pada TPMS.
Dalam hal ini, kami sarankan
kendaraan diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI sesegera mungkin.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Tire Pressure Monitoring System
(TPMS)” di Bab 8.
PERINGATAN
Berhenti dengan Aman
• TPMS tidak dapat memperingatkan
Anda terhadap kerusakan ban yang
serius dan mendadak akibat faktor
eksternal.
• Jika Anda merasakan ketidakstabilan
kendaraan, segera lepaskan pedal
gas, tekan pedal rem secara bertahap
dengan tekanan yang ringan, dan
pindahkan kendaraan secara perlahan
ke lokasi yang aman di tepi jalan.
Lampu Indikator Electronic Stability
Control (ESC)
jika dilengkapi
a
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama
sekitar 3 detik, kemudian akan
mati.
• Saat terjadi malfungsi pada sistem
ESC.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
Lampu indikator akan berkedip:
• Saat sistem ESC sedang beroperasi.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Electronic Stability Control
(ESC)” pada Bab 6.
Lampu Indikator ESC OFF
jika dilengkapi
b
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat Anda memutar switch IGN ke
posisi ON.
- Lampu akan menyala selama sekitar
3 detik, kemudian akan mati.
• Saat Anda menonaktifkan sistem ESC
dengan menekan tombol ESC OFF.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Electronic Stability Control
(ESC)” pada Bab 6.
4-17
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 110
Instrument Cluster
Lampu Indikator Immobilizer (tanpa
smart key)
jika dilengkapi
j
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat kendaraan mendeteksi
immobilizer pada kunci dengan switch
IGN berada di posisi ON.
- Pada saat ini, mesin dapat
dihidupkan.
- Lampu indikator akan mati setelah
mesin hidup.
Lampu indikator akan berkedip:
• Saat terjadi malfungsi pada sistem
immobilizer.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
Lampu Indikator Immobilizer
(dengan smart key)
jika dilengkapi
j
Lampu indikator ini akan menyala hingga
30 detik:
• Saat kendaraan mendeteksi smart key
di dalam kendaraan dengan tombol
Engine Start/Stop di posisi ACC atau
ON.
- Pada saat ini, mesin dapat
dihidupkan.
- Lampu indikator akan mati setelah
mesin hidup.
4-18
Lampu indikator ini akan
berkedip selama beberapa detik:
• Saat smart key tidak berada di
dalam kendaraan.
- Pada saat ini, mesin tidak dapat
dihidupkan.
Lampu indikator ini akan menyala
selama 2 detik kemudian akan
mati:
• Jika smart key berada di dalam
kendaraan dan tombol Engine Start/
Stop di posisi ON, namun kendaraan
tidak dapat mendeteksi smart key.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
Lampu indikator akan berkedip:
• Saat terjadi malfungsi pada sistem
immobilizer.
Dalam kasus ini, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer
resmi HYUNDAI.
Lampu Indikator Lampu Sein
`
Lampu indikator akan berkedip:
• Saat Anda mengoperasikan lampu
sein.
Jika terjadi salah satu hal berikut,
kemungkinan terjadi malfungsi pada
sistem lampu sein:
- Lampu indikator menyala
tetapi tidak berkedip
- Lampu indikator berkedip dengan
cepat
- Lampu indikator tidak menyala
sama sekali
Jika salah satu dari kondisi ini terjadi,
kami sarankan kendaraan diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 111
Lampu Indikator Lampu Dekat
^
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat headlamp menyala.
Lampu Indikator Lampu Jauh
ƾ
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat headlamp menyala dalam posisi
lampu jauh.
• Saat tuas lampu sein ditarik ke posisi
Flash-to-Pass.
Lampu Indikator High Beam Assist
(HBA)
Z
jika dilengkapi
Lampu indikator ini akan menyala:
Saat lampu jauh menyala dan switch
lampu berada pada posisi AUTO.
• Putih: High Beam Assist siap
beroperasi.
• Hijau: High Beam Assist sedang
beroperasi.
Jika kendaraan mendeteksi kendaraan
dari arah berlawanan atau di depan,
sistem akan secara otomatis mengubah
lampu jauh ke lampu dekat.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “High Beam Assist (HBA)” pada
Bab 5.
jika dilengkapi
Lampu Peringatan Lampu Eksterior
Y
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat salah satu bola lampu eksterior
(headlamp, DRL, lampu sein, lampu
rem, dll.) tidak berfungsi dengan
benar. Salah satu bola lampu mungkin
perlu diganti.
Informasi
Pastikan untuk mengganti bola lampu
yang terbakar dengan bola lampu baru
dengan daya (watt) yang sama.
4-19
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 112
Instrument Cluster
jika dilengkapi
Lampu Peringatan Headlamp LED
Y
Lampu peringatan ini akan menyala:
• Saat tombol Engine Start/Stop
diposisikan ke ON.
- Lampu peringatan headlamp LED
akan menyala selama kurang lebih
3 detik kemudian akan mati.
• Saat terjadi malfungsi pada
headlamp LED.
Jika hal ini terjadi, kami sarankan
kendaraan diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
PEMBERITAHUAN
Melanjutkan mengemudi dengan lampu
peringatan headlamp LED yang menyala
atau berkedip dapat memperpendek
masa pakai headlamp LED.
Lampu Indikator Lampu Menyala
_
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat lampu kombinasi belakang
atau headlamp menyala.
4-20
jika dilengkapi
Lampu Indikator Cruise
Ü
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat sistem cruise control diaktifkan.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Cruise Control (CC)” di Bab 7.
jika dilengkapi
Lampu Indikator Speed Limiter
Ý
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat fitur Speed Limiter diaktifkan.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Manual Speed Limit Assist
(MSLA)” di Bab 7.
jika dilengkapi
Lampu Indikator Mode SPORT
ß
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat Anda memilih mode “SPORT”
sebagai mode drive.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Sistem kontrol yang terintegrasi
dengan mode drive” di Bab 6.
Lampu peringatan dan indikator
Halaman 113
jika dilengkapi
Lampu Indikator Mode ECO
Þ
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat Anda memilih mode “ECO”
sebagai mode drive.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Sistem kontrol yang terintegrasi
dengan mode drive” di Bab 6.
jika dilengkapi
Lampu Indikator Mode SMART
à
Lampu indikator ini akan menyala:
• Saat Anda memilih mode “SMART”
sebagai mode drive.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Sistem kontrol yang terintegrasi
dengan mode drive” di Bab 6.
jika dilengkapi
Lampu Peringatan Jalan Licin
¯
Lampu indikator ini akan menyala:
Lampu peringatan ini berfungsi untuk
memperingatkan pengemudi bahwa
permukaan jalan mungkin licin.
Saat temperatur pada indikator
temperatur luar mendekati temperatur
di bawah 4°C (40°F), lampu peringatan
jalan licin dan indikator temperatur luar
akan berkedip lalu menyala. Selain itu,
akan terdengar bunyi peringatan sekali.
Fitur peringatan jalan licin dapat
diaktifkan atau dinonaktifkan dari mode
User Settings di instrument cluster.
Informasi
Jika lampu peringatan jalan licin
ditampilkan saat mengemudi,
kemudikan kendaraan dengan lebih hati-
hati dan aman, hindari kecepatan tinggi,
akselerasi mendadak, pengereman
mendadak, atau manuver tajam.
4-21
Tampilan pesan di cluster
Halaman 114
Instrument Cluster
Tampilan pesan di cluster
Key not in vehicle (untuk sistem
smart key)
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika smart key tidak berada di dalam
kendaraan saat Anda membuka atau
menutup pintu dalam posisi ACC atau
ON. Akan terdengar bunyi peringatan
saat pintu ditutup tanpa membawa smart
key ke dalam kendaraan.
Saat hendak menghidupkan kendaraan,
pastikan selalu membawa smart key.
Press START button with key (untuk
sistem smart key)
Pesan ini akan ditampilkan jika smart key
tidak terdeteksi saat Anda menekan
tombol Engine Start/Stop setelah
mengakses kendaraan dengan smart key.
Pada saat ini, lampu indikator
immobilizer akan berkedip.
Press START button again (untuk
sistem smart key)
Pesan ini akan ditampilkan jika mesin
tidak berhasil dihidupkan saat tombol
Engine Start/Stop ditekan.
Jika hal ini terjadi, coba hidupkan mesin
kembali dengan menekan tombol Engine
Start/Stop sekali lagi.
Jika pesan peringatan ini ditampilkan
setiap kali tombol Engine Start/Stop
ditekan, kami sarankan kendaraan
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Low Key Battery (untuk sistem smart
key)
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika baterai smart key lemah saat tombol
Engine Start/Stop ditempatkan ke posisi
OFF.
4-22
Shift to P (untuk sistem smart key
dan transmisi intelligent variable)
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika Anda mencoba mematikan mesin
tanpa memindahkan tuas transmisi ke
posisi P (Parkir).
Pada saat ini, tombol Engine Start/Stop
akan berubah ke posisi ACC (jika Anda
menekan tombol sekali lagi, posisinya
akan berubah menjadi ON).
Press brake pedal to start engine
(untuk sistem smart key dan
transmisi intelligent variable)
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika tombol Engine Start/Stop berpindah
ke posisi ACC dua kali karena ditekan
berulang kaali tanpa menekan pedal rem.
Anda dapat menghidupkan kendaraan
dengan menekan pedal rem.
Press clutch pedal to start engine
(untuk sistem smart key dan
transmisi manual)
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika tombol Engine Start/Stop berada di
posisi ACC dua kali karena ditekan
berulang kali tanpa menekan pedal
kopling.
Tekan pedal kopling untuk
menghidupkan mesin.
Press START button again (untuk
sistem smart key)
Pesan ini akan ditampilkan jika Anda
tidak berhasil menghidupkan mesin saat
tombol Engine Start/Stop ditekan.
Jika hal ini terjadi, coba hidupkan mesin
kembali dengan menekan tombol Engine
Start/Stop lagi.
Jika pesan peringatan ditampilkan setiap
kali Anda menekan tombol Engine Start/
Stop, kami menyarankan agar kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
Tampilan pesan di cluster
Halaman 115
Check BRAKE SWITCH fuse(untuk
sistem smart key dan Intelligent
Variable Transmission (IVT))
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika sekring switch rem putus.
Anda perlu mengganti sekring dengan
yang baru. Jika tidak memungkinkan,
Anda dapat menghidupkan mesin
dengan menekan tombol Engine Start/
Stop selama 10 detik dalam posisi ACC.
Shift to P or N to start engine (untuk
sistem smart key dan Intelligent
Variable Transmission (IVT))
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika Anda mencoba menghidupkan
mesin saat tuas transmisi tidak berada di
posisi P (Parkir) atau N (Netral).
Informasi
Anda dapat menghidupkan mesin saat
tuas transmisi berada di posisi N (Netral).
Namun, untuk keselamatan Anda, kami
merekomendasikan untuk
menghidupkan mesin dengan tuas
transmisi di posisi P (Parkir).
Battery discharging due to external
jika dilengkapi
electrical devices
Pesan ini akan ditampilkan jika daya
baterai lemah akibat aksesori listrik non-
standar pabrik (misalnya, dashcam) saat
kendaraan diparkir. Pastikan daya baterai
tidak sampai habis.
Jika pesan ini tetap ditampilkan setelah
perangkat eksternal dilepas, kami
merekomendasikan agar kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
Indikator pintu, kap mesin, pintu
bagasi terbuka
2C_DoorOpenWarning_1
Peringatan ini akan ditampilkan untuk
menunjukkan pintu, kap mesin, atau
pintu bagasi mana yang terbuka.
PERHATIAN
Sebelum mengemudi, pastikan semua
pintu, kap mesin, dan pintu bagasi
tertutup rapat. Periksa juga apakah ada
lampu atau pesan peringatan pintu
terbuka yang masih ditampilkan di
instrument cluster.
Informasi
Sistem infotainment dapat berubah
setelah pembaruan perangkat lunak.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku
Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan
Referensi Cepat yang disediakan secara
terpisah.
4-23
Tampilan pesan di cluster
Halaman 116
Instrument Cluster
jika dilengkapi
Mode lampu
2C_LightsMode
Indikator ini menunjukkan mode lampu
eksterior yang dipilih melalui kontrol
lampu.
jika dilengkapi
Mode wiper
Depan
2C_LightSwitchOverview_4
Belakang
2C_WiperMode_1
Indikator ini menunjukkan kecepatan
wiper yang dipilih dengan menggunakan
kontrol wiper.
4-24
jika dilengkapi
Low pressure
2C_TireLowPressureWarning_1
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika tekanan ban rendah. Posisi ban
dengan tekanan rendah akan
ditampilkan.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Tire pressure monitoring system
(TPMS)” di Bab 8.
jika dilengkapi
Low washer fluid
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika level cairan pencuci kaca hampir
habis.
Segera isi ulang tangki cairan washer.
Low fuel
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika bahan bakar dalam tangki hampir
habis.
Saat pesan ini ditampilkan, lampu
peringatan level bahan bakar rendah
pada cluster juga akan menyala.
Disarankan untuk segera mencari SPBU
terdekat dan mengisi bahan bakar
sesegera mungkin.
Tampilan pesan di cluster
Halaman 117
jika dilengkapi
Engine Overheated
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
saat temperatur cairan pendingin mesin
melebihi 120°C (248°F). Ini menunjukkan
mesin terlalu panas dan dapat
menyebabkan kerusakan.
Jika mesin kendaraan Anda terlalu
panas, lihat bagian “Jika mesin terlalu
panas” di Bab 8.
jika dilengkapi
Check exhaust system
Pesan ini akan ditampilkan jika terjadi
masalah pada sistem GPF. Pada saat ini,
lampu peringatan GPF juga akan
berkedip. Jika hal ini terjadi, kami
menyarankan agar sistem exhaust
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
GPF: Gasoline Particulate Filter
jika dilengkapi
Check headlight
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika headlamp tidak berfungsi dengan
baik.
Jika lampu tertentu (misalnya lampu
sein) tidak berfungsi dengan baik, maka
pesan peringatan sesuai tipe lampu
tersebut akan ditampilkan.
Pastikan untuk mengganti bola lampu
yang mati dengan bola lampu baru
dengan daya watt yang sama.
jika dilengkapi
Check turn signal
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika lampu sein tidak berfungsi dengan
baik.
Pastikan untuk mengganti bola lampu
yang mati dengan bola lampu baru
dengan daya watt yang sama.
jika dilengkapi
Check brake light
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika lampu rem tidak berfungsi dengan
baik.
Pastikan untuk mengganti bola lampu
yang mati dengan bola lampu baru
dengan daya watt yang sama.
jika dilengkapi
Check headlight LED
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika terdapat masalah pada LED
headlamp.Kami merekomendasikan agar
kendaraan Anda diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
4-25
Mode tampilan cluster
Halaman 118
Instrument Cluster
jika dilengkapi
Tampilan cluster (Tipe A)
Kontrol tampilan cluster
2C_UserSettingsModeButton
Mode tampilan cluster dapat diubah menggunakan switch kontrol.
(1) ô: Tombol MODE untuk mengganti mode
(2) ñ, ò: Switch MOVE untuk mengganti item
(3) OK: Tombol SELECT/RESET untuk menyesuaikan atau mereset item yang dipilih
Informasi
Jika menggunakan sistem infotainment, hanya mode User Settings pada sistem
infotainment yang didukung, sedangkan mode User Settings pada instrument cluster
tidak didukung.
Mode tampilan cluster
Mode
Simbol
Penjelasan
Mode ini menampilkan informasi berkendara seperti tripmeter,
konsumsi bahan bakar, dll.
Untuk lebih jelasnya, lihat bagian “Trip computer” dalam bab ini.
Trip
Computer
Turn By
Turn (TBT)
Mode ini menampilkan status navigasi.
• Lane Keeping Assist
• Smart Cruise Control
• Lane Following Assist
Driving
Assist
User
Settings
Pada mode ini, Anda dapat mengubah pengaturan pintu,
lampu, dll.
Warning
Mode ini menampilkan pesan peringatan terkait
kerusakan pada lampu, informasi tekanan ban, dll.
Informasi yang disediakan dapat berbeda tergantung fitur yang tersedia pada
kendaraan Anda.
4-26
Mode tampilan cluster
Halaman 119
Kelompok trip computer
2C_CurrentTrip
Kelompok trip computer menampilkan
informasi terkait parameter berkendara
termasuk konsumsi bahan bakar,
tripmeter, dan kecepatan kendaraan.
Perjalanan saat (Current trip) ini akan
diatur ulang saat kendaraan dimatikan
dan pintu pengemudi dibuka, atau ketika
kendaraan dihidupkan ulang 3 menit
setelah dimatikan.
Untuk lebih jelasnya, lihat bagian “Trip
computer” dalam bab ini.
Kelompok Turn By Turn (TBT)
2C_TurnByTurn
Kelompok ini menampilkan status
navigasi.
Kelompok Driving Assist
2C_DrivingAssistgroup
LKA/SCC
Kelompok ini menampilkan status Lane
Keeping Assist dan Smart Cruise Control.
Untuk lebih jelasnya, lihat informasi
masing-masing fitur di Bab 7.
4-27
Mode tampilan cluster
Halaman 120
Instrument Cluster
Kelompok peringatan master
2C_MasterWarning
Lampu peringatan ini memberi tahu
pengemudi mengenai situasi berikut:
• Malfungsi pada Forward Collision-
Avoidance Assist (jika dilengkapi)
• Radar Forward Collision-Avoidance
Assist terhalang (jika dilengkapi)
• Malfungsi pada Blind-Spot Collision-
Avoidance Assist (jika dilengkapi)
• Radar Blind-Spot Collision-Avoidance
Assist terhalang (jika dilengkapi)
• Malfungsi pada lampu (jika
dilengkapi)
• Malfungsi pada High Beam Assist (jika
dilengkapi)
• Malfungsi pada Smart Cruise Control
(jika dilengkapi)
• Malfungsi pada Tire Pressure
Monitoring System (jika dilengkapi)
Lampu Peringatan Master akan menyala
jika ada satu atau lebih kondisi
peringatan di atas terjadi.
Pada saat ini, ikon Peringatan Master
(X) akan ditampilkan di sebelah ikon
User Settings (ģ), pada tampilan cluster.
Jika situasi peringatan telah
terselesaikan, lampu Peringatan Master
akan mati dan ikon Peringatan Master
akan hilang.
4-28
Tekanan Ban
2C_TireLowPressureWarning_1
Mode ini menampilkan informasi terkait
tekanan ban.
Untuk lebih jelasnya, lihat bagian “Tire
Pressure Monitoring System (TPMS)” di
Bab 8.
Mode User Settings
Halaman 121
Mode User Settings
2C_UserSettings
Dalam mode ini, Anda dapat mengubah
pengaturan pada instrument cluster,
pintu, lampu, dan lainnya.
1.
Driver assistance (Bantuan
pengemudi)
2.
Door (Pintu)
3. Lights (Lampu)
4. Sound (Suara)
5. Convenience (Kenyamanan)
6. Service interval (Interval servis)
7.
Theme selection (Pemilihan tema)
8. Other (Lainnya)
9. Language (Bahasa)
10. Reset (Atur ulang)
Informasi yang ditampilkan dapat
berbeda tergantung fitur kendaraan
Anda.
Shift to P to edit settings/Engage parking
brake to edit settings
Pesan peringatan ini akan ditampilkan
jika Anda mencoba memilih item dari
mode User Settings saat sedang
berkendara.
• Transmisi otomatis/Intelligent Variable
Transmission (IVT)/dual clutch
transmission
Untuk keselamatan Anda, ubah
pengaturan User Settings setelah
memarkir kendaraan, menerapkan
rem parkir, dan memindahkan tuas
transmisi ke posisi P (Parkir).
• Transmisi manual
Untuk keselamatan Anda, ubah
pengaturan User Settings setelah
menerapkan rem parkir.
Quick guide (Help)
Mode ini menyediakan panduan cepat
untuk sistem-sistem dalam mode User
Settings.
Pilih item, tekan dan tahan tombol OK.
Untuk lebih jelasnya tentang setiap
sistem, lihat Buku Panduan Pemilik ini.
Informasi
Jika menggunakan sistem infotainment,
hanya mode User Settings di sistem
infotainment yang didukung, sedangkan
mode User Settings di instrument cluster
tidak didukung.
4-29
Mode User Settings
Halaman 122
Instrument Cluster
1. Driver Assistance (Bantuan Pengemudi)
Item
Penjelasan
• Smart Cruise Control
Untuk mengatur jarak, akselerasi, dan kecepatan respons Smart Cruise Control.
Untuk lebih jelasnya, lihat "Smart Cruise Control (SCC)" di bab 7.
Driving
Convenience
Warning
Methods
Untuk mengatur metode peringatan dari sistem bantuan pengemudi.
• Volume peringatan: Tinggi/Sedang/Rendah (High/Medium/Low)
Driver
Attention
Warning
• Leading Vehicle Departure Alert
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Leading vehicle departure alert.
Untuk lebih jelasnya, lihat “Driver Attention Warning (DAW)” di bab 7.
• Forward Safety
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Forward Safety.
• Forward Safety Warning Timing
Untuk menyesuaikan waktu peringatan Forward Safety.
Untuk lebih jelasnya, lihat "Forward Collision-Avoidance Assist (FCA)
(Sensor fusion)" di bab 7
• Lane Safety
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Lane Safety.
Untuk lebih jelasnya, lihat "Lane Keeping Assist (LKA)" di bab 7.
• Blind-Spot Safety
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Blind-Spot Safety.
Untuk lebih jelasnya, lihat “Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA)” di
bab 7.
• Exit Safety
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Exit Safety.
Untuk lebih jelasnya, lihat “Safe Exit Warning (SEW)” di bab 7.
Driving
Safety
• Parking Distance Warning Auto ON
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Parking Distance Warning Auto
On.
Untuk lebih jelasnya, lihat " halaman 7-69 dan Reverse Parking Distance
Warning (PDW)" di bab 7.
• Rear Cross-Traffic Safety
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Rear Cross-Traffic Safety.
Untuk lebih jelasnya, lihat “Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist
(RCCA)” di bab 7.
Parking
Safety
* Informasi yang diberikan dapat berbeda tergantung fitur yang tersedia pada
kendaraan Anda.
4-30
Mode User Settings
Halaman 123
2. Door (Pintu)
Item
Penjelasan
• Enable on Shift: Semua pintu akan terkunci secara otomatis jika tuas
transmisi pada transmisi otomatis/dual clutch transmission dipindahkan
dari posisi P (Parkir) ke posisi R (Mundur), N (Netral), atau D (Maju).
(Hanya saat mesin hidup)
• Enable on Speed: Semua pintu akan terkunci secara otomatis ketika
kecepatan kendaraan melebihi 15 km/jam.
• Disable: Fitur penguncian pintu otomatis akan dinonaktifkan.
Auto Lock
• On Shift to P: Semua kunci pintu akan dibuka secara otomatis jika tuas
transmisi pada transmisi otomatis/dual clutch transmission dipindahkan
ke posisi P (Parkir). (Hanya saat mesin hidup)
• On key out/Vehicle Off: Semua kunci pintu akan dibuka secara otomatis
ketika switch IGN dicabut setelah switch IGN diputar ke posisi LOCK/OFF.
• Disable: Fitur pembukaan kunci pintu otomatis akan dibatalkan.
Auto Unlock
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan bunyi respons klakson.
Jika bunyi respons klakson diaktifkan, setelah mengunci pintu dengan
menekan tombol pengunci pintu pada remote key, lalu menekannya
kembali dalam waktu 4 detik, suara klakson akan berbunyi satu kali untuk
memberi tanda bahwa semua pintu telah terkunci (jika kendaraan
dilengkapi remote key).
Horn
Feedback
3. Lights (Lampu)
Item
Penjelasan
Illumination
Untuk menyesuaikan level pencahayaan.
• Level 1-20
• Off: Fitur one touch turn signal (lampu sein satu sentuhan) akan
dinonaktifkan.
• 3, 5, 7 Flashes: Lampu sein akan berkedip sebanyak 3, 5, atau 7 kali saat
tuas lampu sein digerakkan sedikit.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Lampu eksterior” pada Bab 5.
One Touch
Turn Signal
Headlight
Delay
•
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur headlight delay.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Lampu eksterior” pada Bab 5.
• Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan High Beam Assist.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “High Beam Assist (HBA)” pada
Bab 5.
High Beam
Assist
4. Sound (Suara)
Item
Penjelasan
Welcome
sound
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan suara sambutan (welcome).
4-31
Mode User Settings
Halaman 124
Instrument Cluster
5. Convenience (Kenyamanan)
Item
Penjelasan
Welcome
Mirror
• On door unlock: Spion akan terbuka saat pintu dibuka kuncinya.
• On driver approach: Spion akan terbuka saat pengemudi mendekat.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem sambutan (Welcome)”
pada Bab 5.
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sistem pengisian daya wireless di
kursi depan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem pengisian
daya smartphone wireless” pada Bab 5.
Wireless
Charging
System
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan tampilan mode Wiper/Lampu.
Saat diaktifkan, layar instrument cluster akan menampilkan mode Wiper/
Light yang dipilih setiap kali mode diubah.
Wiper/Lights
Display
Icy Road
Warning
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur icy road warning (peringatan
jalan licin).
6. Service interval (Interval servis)
Item
Penjelasan
Enable
Service
Interval
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur service interval.
Informasi
Untuk menggunakan menu service interval, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan
dealer resmi HYUNDAI.
Jika service interval diaktifkan dan waktu serta jaraknya yang telah diatur, maka
pesan akan ditampilkan dalam situasi berikut setiap kali kendaraan dihidupkan:
• Service in
: Ditampilkan untuk memberi tahu pengemudi mengenai sisa jarak tempuh dan
hari hingga servis berikutnya.
• Service required
: Ditampilkan ketika jarak tempuh dan hari servis telah tercapai atau terlewati.
Informasi
Jika salah satu kondisi berikut terjadi, jarak tempuh dan jumlah hari ke servis dapat
menjadi tidak akurat:
• Kabel baterai dilepas.
• Switch sekring dimatikan.
• Daya baterai dalam kondisi lemah.
4-32
Mode User Settings
Halaman 125
7. Theme selection (Pemilihan tema)
Untuk memilih gaya grafis (tema layar) dan pengaturan tampilan instrument cluster.
• Theme A/Theme B/Theme C
8. Other (Lainnya
Item
Penjelasan
Speed Unit
(jika dilengkapi) Untuk memilih satuan kecepatan. (km/h,MPH)
Fuel Econ.
Unit
Untuk memilih satuan konsumsi bahan bakar. (km/L, L/100 km, MPG)
Temperature
Unit
Untuk memilih satuan temperatur. (°C, °F)
Tire Pressure
Unit
Untuk memilih satuan tekanan ban. (psi, kPa, bar)
jika dilengkapi
9. Language (Bahasa)
Item
Penjelasan
Language
Pilih Language. Anda dapat memilih bahasa melalui sistem infotainment
(jika dilengkapi).
10. Reset (Atur ulang)
Item
Penjelasan
Reset
Anda dapat mengatur ulang menu dalam Mode User Settings. Semua menu
dalam Mode User Settings akan dikembalikan ke pengaturan pabrik,
kecuali language dan service interval.
4-33
Trip computer
Halaman 126
Instrument Cluster
Trip computer
Trip computer adalah sistem informasi
pengemudi yang dikontrol oleh
mikrokomputer dan menampilkan
informasi yang berhubungan dengan
mengemudi.
Informasi
Beberapa informasi mengemudi yang
disimpan di trip computer (seperti
Kecepatan Rata-rata Kendaraan) akan
diatur ulang jika kabel baterai dilepas/
daya baterai habis.
Current trip
2C_CurrentTrip
Mode trip computer menampilkan
informasi terkait parameter
pengoperasian kendaraan termasuk
konsumsi bahan bakar, informasi
tripmeter, dan kecepatan kendaraan.
Perjalanan saat ini (Current trip) akan
diinisialisasi saat kendaraan dimatikan
dan pintu pengemudi dibuka, atau ketika
kendaraan dihidupkan 3 menit setelah
dimatikan.
4-34
Since refueling
2C_SinceRefueling
Setelah kendaraan diisi bahan bakar,
jarak tempuh, total waktu berkendara,
dan konsumsi bahan bakar rata-rata
akan ditampilkan.
Untuk mengatur ulang secara manual,
tekan tombol OK pada roda kemudi lebih
dari 1 detik saat "Since Refueling"
ditampilkan.
Since last reset
2C_SinceLastReset
Total jarak tempuh, total waktu
berkendara, dan konsumsi bahan bakar
rata-rata akan ditampilkan.
Informasi ini dihitung mulai dari
pengaturan ulang terakhir.
Untuk mengatur ulang secara manual,
tekan tombol OK pada roda kemudi lebih
dari 1 detik saat “Since Reset” akan
ditampilkan.
Trip computer
Halaman 127
Digital speedometer
2C_DigitalSpeedometer
Pesan ini menampilkan kecepatan
kendaraan (km/h, MPH).
4-35
Mode tampilan
Halaman 128
Instrument Cluster
Tampilan cluster (Tipe B)
Kontrol tampilan cluster
2C_UserSettingsModeButton
Mode tampilan cluster dapat diubah menggunakan switch kontrol.
(1) ô: Tombol MODE untuk mengubah mode
(2) ñ, ò: Switch MOVE untuk mengubah item
(3) OK: Tombol SELECT/RESET untuk menyesuaikan atau mengatur ulang item yang
dipilih
Informasi
Jika menggunakan sistem infotainment, hanya Mode User Settings pada sistem
infotainment yang didukung, sementara Mode User Settings pada instrument cluster
tidak didukung.
Mode tampilan
Mode Tampilan
Penjelasan
Utility group
Utility group menampilkan informasi berkendara seperti
jarak tempuh, konsumsi bahan bakar, dan lain-lain.
Driving assist group
Mode Driving Assist menampilkan status bantuan berkendara.
Navigation group
Mode ini menampilkan status navigasi.
Driving info. group
Ditampilkan selama 4 detik saat mode kendaraan berubah
dari IGN ON ke OFF.
Informasi yang ditampilkan dapat berbeda tergantung pada fitur yang tersedia di
kendaraan Anda.
4-36
Mode tampilan
Halaman 129
Kelompok trip computer
2C_CurrentTrip
kelompok trip computer menampilkan
informasi terkait parameter berkendara
termasuk konsumsi bahan bakar,
informasi tripmeter, dan kecepatan
kendaraan.
Current trip akan diinisialisasi saat
kendaraan dimatikan dan pintu
pengemudi dibuka, atau saat kendaraan
dihidupkan 3 menit setelah dimatikan.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat “Trip
computer” dalam bab ini.
Kelompok Turn By Turn (TBT)
2C_TurnByTurn
Kelompok ini menampilkan status
navigasi.
Kelompok Peringatan Master
2C_MasterWarning
Lampu peringatan ini memberi tahu
pengemudi tentang situasi berikut:
• Malfungsi pada Forward Collision-
Avoidance Assist (jika dilengkapi)
• Radar Forward Collision-Avoidance
Assist terhalang (jika dilengkapi)
• Malfungsi pada Blind-Spot Collision-
Avoidance Assist (jika dilengkapi)
• Radar Blind-Spot Collision-Avoidance
Assist terhalang (jika dilengkapi)
• Malfungsi pada lampu (jika
dilengkapi)
• Malfungsi pada High Beam Assist (jika
dilengkapi)
• Malfungsi pada Smart Cruise Control
(jika dilengkapi)
• Malfungsi pada Tire Pressure
Monitoring System (jika dilengkapi)
Lampu Peringatan Master akan menyala
jika ada satu atau lebih situasi
peringatan di atas terjadi.
Pada saat itu, ikon Peringatan Master
(X) akan ditampilkan di samping ikon
User Settings (ģ), pada tampilan cluster.
Jika situasi peringatan telah diatasi,
lampu Peringatan Master akan mati dan
ikon Peringatan Master akan hilang.
4-37
Mode tampilan
Halaman 130
Instrument Cluster
Tekanan ban
2C_TireLowPressureWarning_1
Mode ini menampilkan informasi terkait
tekanan ban.
Untuk lebih jelasnya, lihat “Tire pressure
monitoring system (TPMS)” di bab 8.
Kelompok bantuan mengemudi
2C_DrivingAssistMode_1
SCC/LFA
Kelompok ini menampilkan status dari
Smart Cruise Control dan Lane
Following Assist.
Untuk lebih jelasnya, lihat each function
information di bab 7.
4-38
Kelompok navigasi
2C_TurnByTurn
Menampilkan informasi yang terhubung
dengan sistem navigasi.
Kelompok informasi mengemudi
Ringkasan informasi mengemudi (1)
2C_DrivingAssistMode_2
Kondisi pengoperasian saat ini dari
Cruise Control, Smart Cruise Control,
Lane Keeping Assist, Lane Following
Assist, dan lainnya akan ditampilkan.
Kelompok pesan peringatan
Jika lampu pesan peringatan ditampilkan,
periksa detail informasi pada kelompok
pesan peringatan.
Mengatur kendaraan Anda
Halaman 131
Pengaturan kendaraan
(sistem infotainment)
jika dilengkapi
Pengaturan Kendaraan dalam sistem
infotainment menyediakan opsi
pengaturan bagi pengguna, termasuk
fitur penguncian/pembukaan pintu, fitur
kenyamanan, pengaturan bantuan
pengemudi, dan lain-lain.
Menu Vehicle Settings
• Driver assistance (Bantuan pengemudi)
• Cluster
• Climate (Temperatur)
• Lights (Lampu)
• Door (Pintu)
• Convenience (Kenyamanan)
Informasi yang ditampilkan dapat
berbeda tergantung pada fitur yang
tersedia pada kendaraan Anda.
PERINGATAN
Jangan melakukan pengaturan
kendaraan saat berkendara. Hal ini dapat
mengalihkan perhatian Anda dari tugas
mengemudi dan berpotensi
menyebabkan tabrakan.
Mengatur kendaraan Anda
2C_AVNOverview
1. Tekan tombol SETUP pada
keyboard utama.
2. Pilih Vehicle untuk mengubah
pengaturan setiap fitur.
Informasi
Sistem infotainment dapat berubah
setelah pembaruan perangkat lunak.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku
Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan
Referensi Cepat yang disediakan secara
terpisah.
4-39
5. Fitur Kenyamanan
Halaman 133
5. Fitur Kenyamanan
Mengakses kendaraan Anda ..........................................................................................5-4
Remote key..................................................................................................................5-4
Smart key ....................................................................................................................5-6
Sistem immobilizer......................................................................................................5-11
Suara penguncian/pembukaan kunci pintu ..............................................................5-12
Mengunci pintu...............................................................................................................5-12
Pengoperasian penguncian pintu dari luar kendaraan ............................................5-12
Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan ..............................5-13
Fitur pengunci/pembuka kunci pintu otomatis........................................................5-15
Penguncian pintu berdasarkan kecepatan ...............................................................5-15
Kunci pengaman anak pada pintu belakang.............................................................5-15
Rear Occupant Alert (ROA)........................................................................................5-16
Sistem alarm anti pencurian..........................................................................................5-16
Roda kemudi....................................................................................................................5-17
Motor Driven Power Steering (MDPS) ..........................................................................5-17
Tilt/Telescopic steering .............................................................................................5-18
Klakson.......................................................................................................................5-19
Spion................................................................................................................................5-19
Spion dalam ................................................................................................................5-19
Spion luar...................................................................................................................5-20
Jendela .........................................................................................................................5-23
Power window ...................................................................................................5-24
Kap mesin........................................................................................................................5-27
Membuka kap mesin ..................................................................................................5-27
Menutup kap mesin....................................................................................................-27
Pintu bagasi ................................................................................................................5-28
Membuka kunci pintu bagasi ....................................................................................5-28
Menutup pintu bagasi..............................................................................................5-28
Membuka kunci pintu bagasi dalam kondisi darurat...............................................5-29
Pintu pengisian bahan bakar ......................................................................................5-29
Membuka pintu pengisian bahan bakar...................................................................5-29
Menutup pintu pengisian bahan bakar.....................................................................5-30
5
5. Fitur Kenyamanan
Halaman 134
Lampu eksterior...............................................................................................................5-31
Kontrol lampu..............................................................................................................5-31
Pengoperasian lampu jauh ........................................................................................5-32
Lampu sein dan sinyal perubahan jalur ....................................................................5-33
Fitur penghemat daya baterai..................................................................................5-33
Fitur headlight escort ...............................................................................................5-34
Fitur headlight time-out ............................................................................................5-34
Lampu tombol interior ...............................................................................................5-34
Daytime Running Light (DRL) ...................................................................................5-34
Sistem sambutan (Sistem sambutan (Welcome)).................................................5-35
High Beam Assist (HBA)................................................................................................5-35
Pengaturan High Beam Assist...................................................................................5-36
Pengoperasian High Beam Assist..............................................................................5-36
Malfungsi dan keterbatasan dari High Beam Assist.................................................5-37
5
Lampu interior ...............................................................................................................5-38
Fitur AUTO off ...........................................................................................................5-38
Lampu kabin depan ................................................................................................5-38
Lampu kabin belakang ..............................................................................................5-39
Lampu latar..............................................................................................................5-39
Wipers dan washer..................................................................................................5-40
Wiper kaca depan......................................................................................................5-40
Washer kaca depan ..................................................................................................5-40
Wiper dan washer kaca belakang..............................................................................5-41
Sistem kontrol temperatur manual (tipe dial)..............................................................5-42
Pendingin udara (A/C)................................................................................................5-42
Pengoperasian sistem ...............................................................................................5-46
Perawatan sistem .......................................................................................................5-47
Sistem kontrol temperatur manual (tipe tombol) .......................................................5-48
Pendingin udara (A/C) ...............................................................................................5-48
Pengoperasian sistem................................................................................................5-52
Perawatan sistem.......................................................................................................5-53
Sistem kontrol temperatur otomatis............................................................................5-54
Pendingin udara (A/C) otomatis..............................................................................5-55
Pendingin udara (A/C) ...............................................................................................5-56
Perawatan sistem.......................................................................................................5-60
5. Fitur Kenyamanan
Halaman 135
5. Fitur Kenyamanan
Defogging dan defrosting kaca depan..........................................................................5-61
Sistem kontrol temperatur manual (tipe dial)..........................................................5-62
Sistem kontrol temperatur otomatis (tipe tombol)...................................................5-63
Sistem kontrol temperatur otomatis ........................................................................5-64
Logika defogging ......................................................................................................5-65
Defogger kaca belakang............................................................................................5-65
Sistem kontrol A/C kursi baris belakang.....................................................................5-66
Fitur tambahan sistem kontrol temperatur .................................................................5-66
Auto dehumidify........................................................................................................5-66
Sirkulasi udara saat mengoperasikan washer ..........................................................5-67
Kompartemen penyimpanan.......................................................................................5-67
Penyimpanan konsol tengah .....................................................................................5-67
Laci dasbor..............................................................................................................5-68
Tray terbuka kursi penumpang.................................................................................5-68
Tray terbuka konsol .................................................................................................5-68
Fitur interior ...................................................................................................................5-69
Dudukan tempat minum .......................................................................................5-69
Meja lipat belakang ................................................................................................5-69
Sunvisor......................................................................................................................5-70
Power outlet...............................................................................................................5-70
Pengisi daya USB ........................................................................................................5-71
Sistem pengisian daya wireless smartphone ..........................................................5-72
Jam...............................................................................................................................5-74
Jangkar karpet lantai..................................................................................................5-75
Fitur area bagasi .........................................................................................................5-75
Fitur eksterior .................................................................................................................5-76
Rak atap......................................................................................................................5-76
Sistem infotainment........................................................................................................5-77
Port USB .....................................................................................................................5-77
Antena.........................................................................................................................5-77
Remote control pada roda kemudi ...........................................................................5-78
Sistem infotainment ..................................................................................................5-79
Voice recognition (pengenalan suara)......................................................................5-79
Teknologi wireless Bluetooth®...................................................................................5-79
Cara kerja radio kendaraan .......................................................................................5-80
5
Remote key
Halaman 136
Fitur Kenyamanan
Mengakses kendaraan
Anda
jika dilengkapi
Remote key
OIB034040
Kendaraan HYUNDAI Anda
menggunakan remote key yang
digunakan untuk mengunci atau
membuka kunci pintu pengemudi, pintu
penumpang, atau pintu bagasi belakang.
(1) Pengunci pintu
(2) Pembuka kunci pintu
(3) Pembuka kunci pintu bagasi
Mengunci pintu kendaraan Anda
Untuk mengunci:
1. Tutup semua pintu, kap mesin, dan
pintu bagasi.
2. Tekan tombol Pengunci Pintu (1) pada
remote key. Pintu akan terkunci.
Lampu hazard berkedip. Spion luar
akan melipat jika memilih pengaturan
Settings > Vehicle > Lights >
Welcome mirror> On door unlock
pada sistem infotainment. (jika
dilengkapi)
3. Pastikan pintu terkunci dengan
mencoba menarik handle pintu dari
luar kendaraan.
5-4
PERINGATAN
Jangan tinggalkan kunci di dalam
kendaraan bersama anak-anak tanpa
pengawasan.
Anak-anak dapat secara tidak sengaja
memasukkan kunci ke switch IGN atau
mengoperasikan power window dan
kontrol lainnya, atau bahkan
menggerakkan kendaraan, yang dapat
menyebabkan cedera serius atau
kematian.
Membuka kunci pintu kendaraan
Anda
Untuk membuka kunci:
1. Tekan tombol Pembuka Kunci Pintu (2)
pada remote key.
Kunci pintu akan terbuka. Lampu
hazard akan berkedip dua kali. Spion
luar akan terbuka jika memilih
pengaturan Settings > Vehicle >
Lights > Welcome mirror > On door
unlock pada sistem infotainment. (jika
dilengkapi)
Informasi
Setelah kunci pintu dibuka, pintu akan
terkunci kembali secara otomatis dalam
30 detik jika tidak ada pintu yang dibuka.
Membuka kunci pintu bagasi
Tekan dan tahan tombol Pembuka Kunci
Pintu Bagasi (3) selama lebih dari satu
detik. Kunci pintu bagasi akan terbuka.
Lampu hazard akan berkedip dua kali.
Remote key
Halaman 137
Menghidupkan kendaraan
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Switch IGN” pada Bab 6.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
remote key:
• Jauhkan remote key dari cairan atau
temperatur panas yang ekstrem. Jika
remote key terkena air atau panas
berlebih, dapat merusak sirkuit
internal. Hal ini dapat membatalkan
garansi kendaraan.
• Hindari menjatuhkan atau melempar
remote key.
• Lindungi remote key dari temperatur
yang ekstrem.
Menggunakan kunci mekanik
2C_MechanicalKey
Jika remote key tidak berfungsi dengan
normal, Anda dapat mengunci atau
membuka kunci pintu menggunakan
kunci mekanik.
Untuk membuka lipatan kunci, tekan
tombol pelepas. Kunci akan terbuka
secara otomatis.
Untuk melipat kembali kunci secara
manual, tekan tombol pelepas.
PEMBERITAHUAN
Jangan melipat kunci tanpa menekan
tombol pelepas. Dapat merusak remote
key.
Tindakan pencegahan pada remote
key
Remote key mungkin tidak akan
berfungsi jika terjadi salah satu dari
kondisi berikut terjadi:
• Kunci berada di switch IGN.
• Batas jarak pengoperasian maksimum
terlampaui (sekitar 10 m / 30 kaki.).
• Baterai remote key lemah.
• Sinyal terhalang oleh kendaraan atau
objek lain.
• Cuaca sangat dingin.
• Remote key berada dekat dengan
pemancar radio seperti stasiun radio
atau bandara yang dapat
mengganggu sinyal remote key.
Jika remote key tidak berfungsi dengan
benar, gunakan kunci mekanik untuk
membuka dan mengunci pintu. Jika
Anda remote key tidak berfungsi, kami
sarankan untuk menghubungi dealer
resmi HYUNDAI.
Jika remote key berada terlalu dekat
dengan ponsel Anda, sinyal dapat
terhalang oleh sinyal pengoperasian dari
ponsel.
Hal ini terutama terjadi ketika ponsel
sedang aktif seperti melakukan atau
menerima panggilan, mengirim/
menerima pesan, atau email.
Hindari menempatkan remote key dan
ponsel di lokasi yang sama, dan
usahakan menjaga jarak yang cukup
antara keduanya.
PEMBERITAHUAN
Jauhkan remote key dari material
elektromagnetik yang dapat
menghalangi gelombang
elektromagnetik ke permukaan kunci.
5-5
Smart key
Halaman 138
Fitur Kenyamanan
Mengganti baterai
2C_RemoteKeyBatteryReplace
Tipe baterai: CR2032
Untuk mengganti baterai:
1. Masukkan peralatan tipis ke dalam
celah dan buka penutupnya dengan
hati-hati.
2. Lepas baterai lama dan pasang baterai
baru. Pastikan posisi baterai
terpasang dengan benar. Posisi
baterai yang salah dapat
menyebabkan baterai habis dan
remote key tidak berfungsi.
3. Pasang kembali penutup belakang
remote key.
Jika Anda mencurigai remote key
mengalami kerusakan atau merasa tidak
berfungsi dengan normal, kami sarankan
untuk menghubungi dealer resmi
HYUNDAI.
PERINGATAN
Produk ini menggunakan baterai tombol
(kancing).
Jika tertelan, baterai tombol lithium
dapat menyebabkan cedera serius atau
fatal dalam waktu 2 jam. Jauhkan baterai
dari jangkauan anak-anak.
Jika Anda menduga baterai telah tertelan
atau masuk ke dalam tubuh, segera cari
bantuan medis.
5-6
Informasi
Ġ
Membuang baterai sembarangan dapat
membahayakan lingkungan dan
kesehatan manusia. Selalu buang baterai
bekas sesuai dengan hukum dan
peraturan yang berlaku di wilayah Anda.
jika dilengkapi
Smart key
OTLE048900
Kendaraan HYUNDAI Anda
menggunakan smart key yang
digunakan untuk mengunci atau
membuka kunci pintu pengemudi,
penumpang, dan pintu bagasi
belakang, serta menghidupkan mesin.
(1) Pengunci pintu
(2) Pembuka kunci pintu
(3) Pembuka kunci pintu bagasi
(4) Remote start (jika dilengkapi)
Smart key
Halaman 139
Mengunci pintu kendaraan Anda (1)
2C_OutsideDoorHandleButton
1. Tutup semua pintu, kap mesin, dan
pintu bagasi.
2. Bawa smart key kendaraan Anda.
3. Tekan tombol pada handle pintu atau
tekan tombol Pengunci Pintu (1) pada
smart key. Lampu hazard berkedip.
Spion luar juga akan terlipat jika
memilih Settings > Vehicle > Lights >
Welcome mirror > On door unlock or
On driver approach pada sistem
infotainment.
4. Pastikan pintu benar-benar terkunci
dengan mencoba menarik handle
pintu luar.
PERINGATAN
Jangan tinggalkan Smart Key di dalam
kendaraan bersama anak-anak tanpa
pengawasan.
Anak-anak bisa secara tidak sengaja
menekan tombol Engine Start/Stop atau
mengoperasikan power window dan
kontrol kendaraan lainnya, atau bahkan
menyebabkan kendaraan bergerak. Hal
ini dapat mengakibatkan cedera serius
atau kematian.
Informasi
• Tombol pada handle pintu hanya akan
berfungsi jika smart key berada dalam
jarak 40 inci (1 m) dari handle pintu
luar.
• Jika Anda mengunci pintu
menggunakan tombol pada handle
pintu, pintu tidak akan terkunci dalam
kondisi berikut:
• Smart Key berada di dalam kendaraan.
• Tombol Engine Start/Stop berada pada
posisi ACC atau ON.
• Salah satu pintu terbuka (kecuali pintu
bagasi).
Jika hal ini terjadi, akan terdengar bunyi
peringatan selama sekitar 3 detik.
Periksa kendaraan sebelum mencoba
menguncinya kembali.
Informasi
Sebelum meninggalkan kendaraan
dengan smart key, pastikan kendaraan
telah terkunci. Saat menggunakan
tombol di handle pintu depan,
dengarkan bunyi penguncian, lalu tarik
handle dalam waktu 3 detik untuk
memastikan pintu terkunci.
(Jika lebih dari 3 detik, pastikan pintu
terkunci dengan menekan tombol
pengunci pintu pada smart key. Anda
akan mendengar satu bunyi bip.)
5-7
Smart key
Halaman 140
Fitur Kenyamanan
Membuka kunci pintu kendaraan
Anda (2)
2C_OutsideDoorHandleButton
1. Bawa smart key kendaraan Anda.
2. Tekan tombol pada handle pintu atau
tekan tombol Pembuka Kunci Pintu
(2) pada smart key. Lampu hazard
akan berkedip. Spion luar juga akan
terbuka jika memilih Settings >
Vehicle > Lights > Welcome mirror >
On door unlock atau On driver
approach pada sistem infotainment.
Pengingat smart key
Jika smart key berada di dalam
kendaraan dan pintu dikunci
menggunakan tombol central door lock
di dalam kendaraan saat salah satu
pintu masih terbuka, maka pintu tidak
akan terkunci dan akan dibuka kembali
kunci secara otomatis.
Membuka kunci pintu bagasi (3)
Untuk membuka kunci pintu bagasi:
1. Bawa smart key kendaraan Anda.
2. Tekan tombol pembuka kunci pintu
bagasi pada kendaraan atau tekan
dan tahan tombol buka/tutup pintu
bagasi (3) pada smart key selama
lebih dari 1 detik. Lampu hazard akan
berkedip dua kali.
5-8
Informasi
Tombol pembuka kunci pintu bagasi
hanya akan berfungsi jika smart key
berada dalam jarak 40 inci (1 m) dari
pintu bagasi.
Menghidupkan kendaraan dari jarak
jauh (4)
jika dilengkapi
Untuk menghidupkan kendaraan dari
jarak jauh:
1. Tekan tombol pengunci pintu pada
smart key. Anda harus berada dalam
jarak sekitar 10 m (32 kaki.) dari
kendaraan.
2.Tekan dan tahan tombol Remote Start
(4) pada smart key lebih dari 2 detik
dalam waktu 4 detik setelah Anda
menekan tombol pengunci pintu.
3.Mesin akan hidup.
4.Untuk menonaktifkan fitur remote start,
tekan tombol Remote Start (4) sekali.
Informasi
• Gear kendaraan harus di posisi P
(Parkir) untuk dapat menggunakan fitur
remote start.
• Mesin akan mati jika Anda masuk ke
dalam kendaraan tanpa membawa
smart key kendaraan.
• Mesin akan mati jika Anda tidak masuk
ke dalam kendaraan dalam waktu 10
menit setelah kendaraan dihidupkan
dari jarak jauh.
• Tombol Remote Start (4) mungkin
tidak bisa berfungsi jika smart key
berada di luar jangkauan
pengoperasian 10 m (32 kaki.).
• Kendaraan tidak akan bisa dihidupkan
dari jarak jauh jika kap mesin atau pintu
bagasi terbuka.
• Jangan membiarkan mesin idle dalam
waktu yang lama.
Smart key
Halaman 141
Menghidupkan kendaraan
Beberapa model dilengkapi dengan
tombol Engine Start/Stop sebagai
pengganti silinder kunci. Anda dapat
menyimpan smart key di saku atau tas
saat menghidupkan kendaraan. Untuk
informasi lebih jelasnya, lihat bagian
“Tombol Engine Start/Stop” pada bab 6.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada smart
key:
• Simpan smart key di tempat yang
sejuk dan kering untuk menghindari
kerusakan atau malfungsi. Terpapar
kelembapan atau temperatur tinggi
dapat menyebabkan kerusakan pada
sirkuit internal smart key. Hal ini
mungkin tidak ditanggung dalam
garansi.
• Hindari menjatuhkan atau melempar
smart key.
• Lindungi smart key dari temperatur
yang ekstrem.
Informasi
Jika smart key tidak digerakan dalam
beberapa saat, fitur pendeteksi akan
dinonaktifkan untuk sementara. Angkat
smart key untuk mengaktifkan kembali
pendeteksian.
Silinder kunci (Pintu pengemudi)
Sebuah silinder kunci terletak pada
handle pintu sisi pengemudi dan
tersembunyi di balik penutup plastik.
Untuk membuka penutupnya
menggunakan kunci mekanik, tekan dan
tahan tombol pelepas penutup silinder
kunci yang terletak di bagian bawah
handle pintu.
Gunakan kunci mekanik dengan cara
memasukkannya ke dalam lubang
tombol pelepas untuk membuka penutup
ke arah luar. Setelah penutup dilepas,
kunci mekanik dapat dimasukkan ke
dalam silinder kunci untuk mengunci
atau membuka kendaraan.
Kunci mekanik
Jika Smart Key tidak berfungsi dengan
normal, Anda dapat mengunci atau
membuka kunci pintu dengan
menggunakan kunci mekanik.
2C_MechanicalKey_1
Tekan dan tahan tombol pelepas (1) dan
keluarkan kunci mekanik (2). Masukkan
kunci mekanik ke lubang kunci pada
pintu.
Untuk memasang kembali kunci
mekanik, masukkan kembali kunci ke
dalam lubang dan dorong hingga
terdengar bunyi klik.
Kehilangan smart key
Maksimal dua smart key dapat
didaftarkan untuk satu kendaraan. Jika
Anda kehilangan smart key, disarankan
agar Anda segera membawa kendaraan
beserta kunci yang tersisa atau
menderek kendaraan ke dealer resmi
HYUNDAI.
5-9
Smart key
Halaman 142
Fitur Kenyamanan
Tindakan pecegahan pada smart
key
Smart key mungkin tidak berfungsi jika
terjadi hal-hal berikut ini:
• Smart key berada terlalu dekat dengan
pemancar radio seperti stasiun radio
atau bandara yang dapat
mengganggu fungsi transmisi normal.
• Smart key berada di dekat sistem
radio dua arah seluler atau ponsel.
• Smart key kendaraan lain sedang
digunakan di dekat kendaraan Anda.
• Smart key berada dekat dengan
perangkat elektronik umum atau kartu
kredit.
• Daya baterai kendaraan lemah atau
habis.
• Perangkat eksternal terhubung ke
power outlet dan smart key diletakkan
dekat perangkat eksternal tersebut.
• Jika kaca kendaraan dilapisi kaca film
metalik, hal ini dapat menyebabkan
interferensi frekuensi dan mengurangi
jangkauan pengoperasian smart key.
• Pastikan baterai smart key terpasang
dengan polaritas yang benar sebelum
digunakan. Baterai yang terpasang
tidak tepat dapat menyebabkan smart
key mengalami malfungsi atau baterai
cepat habis.
Jika smart key tidak berfungsi dengan
normal, buka dan tutup pintu
menggunakan kunci mekanik. Untuk
menghidupkan mesin, tekan tombol
Engine Start/Stop secara langsung
menggunakan smart key. Jika Anda
mengalami masalah dengan smart key,
disarankan untuk menghubungi dealer
resmi HYUNDAI.
Jika smart key berada sangat dekat
dengan ponsel Anda, sinyal dapat
terganggu oleh sinyal pengoperasian
ponsel. Hal ini terutama terjadi saat
ponsel sedang aktif, seperti saat
melakukan atau menerima panggilan,
mengirim atau menerima pesan teks,
dan/atau email.
5-10
Sebisa mungkin hindari meletakkan
smart key dan ponsel di tempat yang
sama, seperti di saku celana atau jaket,
untuk mencegah interferensi antara
kedua perangkat.
PEMBERITAHUAN
• Jauhkan smart key dari material
elektromagnetik yang dapat
menghambat gelombang
elektromagnetik menuju permukaan
kunci.
• Selalu bawa smart key saat
meninggalkan kendaraan. Jika smart
key dibiarkan terlalu dekat dengan
kendaraan, daya baterai kendaraan
dapat menjadi cepat habis.
Mengganti baterai
Tipe baterai: CR2032
Untuk mengganti baterai:
2C_ReplaceSmartKeyBattery
1. Congkel bagian penutup belakang
smart key.
2. Keluarkan baterai lama dan masukkan
baterai baru. Pastikan posisi baterai
benar. Baterai yang dipasang secara
tidak tepat dapat menyebabkan
baterai cepat habis dan malfungsi
pada smart key.
3. Pasang kembali penutup belakang
smart key.
Sistem Immobilizer
Halaman 143
Jika Anda menduga smart key
mengalami kerusakan atau tidak
berfungsi dengan normal, kami sarankan
untuk menghubungi dealer resmi
HYUNDAI.
PERINGATAN
Produk ini menggunakan baterai tombol
(kancing).
Jika tertelan, baterai tombol lithium
dapat menyebabkan cedera serius atau
fatal dalam waktu 2 jam. Jauhkan baterai
dari jangkauan anak-anak.
Jika Anda menduga baterai telah tertelan
atau masuk ke dalam tubuh, segera cari
bantuan medis.
Informasi
Ġ
Membuang baterai sembarangan dapat
membahayakan lingkungan dan
kesehatan manusia. Selalu buang baterai
bekas sesuai dengan hukum dan
peraturan yang berlaku di wilayah Anda.
Sistem Immobilizer
Sistem immobilizer akan membantu
melindungi kendaraan Anda dari
pencurian. Jika kunci (atau perangkat
lain) dengan kode yang tidak sesuai
digunakan, sistem bahan bakar mesin
akan dinonaktifkan.
Ketika tombol Engine Start/Stop berada
pada posisi ON, indikator sistem
immobilizer akan menyala sebentar,
kemudian akan mati. Jika indikator mulai
berkedip, artinya sistem tidak mengenali
kode kunci.
Tekan tombol Engine Start/Stop ke
posisi OFF, lalu tekan kembali ke posisi
ON.
Sistem mungkin tidak akan mengenali
kode kunci jika terdapat kunci
immobilizer lain atau benda logam
(seperti gantungan kunci) di dekat kunci
tersebut. Mesin mungkin tidak dapat
dihidupkan karena logam dapat
mengganggu transmisi sinyal
transponder.
Jika sistem berulang kali tidak mengenali
kode kunci, kami sarankan Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI.
Jangan mencoba memodifikasi sistem
ini atau menambahkan perangkat lain.
Masalah kelistrikan dapat terjadi dan
membuat kendaraan tidak dapat
dioperasikan.
PERINGATAN
Untuk mencegah pencurian kendaraan,
jangan tinggalkan kunci cadangan di
dalam kendaraan. Kata sandi immobilizer
adalah kata sandi unik pelanggan dan
harus dijaga kerahasiaannya.
PEMBERITAHUAN
Hindari mengekspos kunci terhadap
kelembapan, listrik statis, dan
penanganan yang kasar. Sistem
immobilizer dapat mengalami malfungsi.
5-11
Pengoperasian mengunci pintu dari luar kendaraan
Halaman 144
Fitur Kenyamanan
Suara Penguncian/
Pembukaan Kunci Pintu
Ketika pengemudi keluar dari kendaraan,
semua pintu tertutup dan kemudian
mencoba mengunci atau membuka
kunci pintu kendaraan dengan remote
key atau smart key, akan terdengar bunyi
beep secara bersamaan dengan lampu
hazard yang berkedip.
• Bunyi beep penguncian pintu: 1 kali
• Bunyi beep pembukaan kunci pintu: 2
kali
Mengaktifkan/Menonaktifan Fitur
Suara Penguncian/Pembukaan
Kunci:
Pengemudi dapat menonaktifkan atau
mengaktifkan suara penguncian /
pembukaan kunci dengan menggunakan
remote key atau smart key.
• Kondisi standar pabrikan: Suara
Aktif (ON)
- Untuk menonaktifkan suara: Tekan
dan tahan tombol pengunci dan
pembuka kunci pada remote key
atau smart key secara bersamaan
selama minimal 4 detik (dari ON >
OFF).
- Untuk mengaktifkan suara: Tekan
dan tahan tombol pengunci dan
pembuka kunci pada remote key
atau smart key secara bersamaan
selama minimal 4 detik (dari OFF >
ON).
• Untuk aktivasi/deaktivasi suara
yang berhasil, lampu hazard akan
berkedip 4 kali.
5-12
Mengunci pintu
Pengoperasian mengunci
pintu dari luar kendaraan
Menggunakan kunci mekanik
2C_UsingEmergencyKey
1. Tekan tuas (1) yang terletak di bagian
bawah dalam penutup dengan kunci
atau obeng min.
2. Dorong penutup (2) sambil menekan
tuas.
2C_UsingEmergencyKey_2
[A] Remote key
[B] Smart key
3. Putar kunci ke arah belakang
kendaraan untuk membuka kunci dan
ke arah depan kendaraan untuk
mengunci pintu.
Jika Anda mengunci/membuka kunci
pintu pengemudi menggunakan kunci,
semua pintu kendaraan akan terkunci/
terbuka kunci secara otomatis. (Jika
dilengkapi dengan sistem central door
lock)
Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan
Halaman 145
Setelah kunci pintu terbuka, pintu dapat
dibuka dengan menarik handle pintu.
Saat menutup pintu, dorong pintu
dengan tangan. Pastikan pintu tertutup
rapat.
PEMBERITAHUAN
• Saat melepas penutup silinder kunci,
jangan sampai menggores atau
merusak material plastiknya.
• Jika penutup silinder kunci membeku
dan sulit dilepas, ketuk ringan pada
penutup atau hangatkan penutup
dengan tangan dan hembusan udara
hangat.
• Jangan memberikan tekanan
berlebihan pada pintu dan handle
pintu.
Menggunakan remote key
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Remote key” di bab ini.
Menggunakan smart key
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Smart key” di bab ini.
Informasi
• Dalam iklim dingin dan basah, sistem
pengunci pintu dan mekanismenya
mungkin tidak bisa berfungsi dengan
normal akibat kondisi membeku.
• Jika pintu dikunci/dibuka kunci
beberapa kali secara cepat dengan
menggunakan kunci kendaraan atau
switch pengunci pintu, sistem
mungkin akan berhenti beroperasi
sementara untuk melindungi sirkuit
dan mencegah kerusakan komponen
sistem.
Pengoperasian pembukaan
kunci pintu dari dalam
kendaraan
Dengan handle pintu bagian dalam
2C_InsideDoorHandleOverview
• Untuk membuka pintu depan, tarik
handle pintu. Maka, pengunci pintu
depan akan terbuka dan dapat dibuka
secara bersamaan.
• Untuk membuka pintu belakang, tarik
handle pintu. Maka, pintu belakang
akan terbuka setelah ditarik dua kali.
Informasi
Jika kunci pintu elektrik gagal berfungsi
saat Anda berada di dalam kendaraan,
coba salah satu teknik berikut untuk
keluar:
• Operasikan fitur pembuka kunci pintu
berulang kali (baik secara elektronik
maupun manual) sambil menarik
handle pintu.
• Operasikan kunci dan handle pintu
lainnya, baik depan maupun belakang.
• Turunkan jendela depan dan
gunakan kunci mekanik untuk
membuka pintu dari luar kendaraan.
5-13
Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan
Halaman 146
Fitur Kenyamanan
Dengan menggunakan switch
pengunci/pembuka kunci central
door lock
Pintu pengemudi
2C_CentralDoorLockButton
Saat menekan bagian Ď (1) pada
switch, semua pintu kendaraan akan
terkunci.
• Jika ada pintu yang terbuka, semua
pintu tidak akan terkunci meskipun
tombol pengunci pintu (1) ditekan.
Saat menekan bagian ď pada switch,
semua kunci pintu kendaraan akan
terbuka.
PERINGATAN
• Selalu tutup dan kunci pintu saat
kendaraan sedang bergerak. Jika pintu
tidak terkunci, risiko terlempar dari
kendaraan saat terjadi tabrakan akan
meningkat.
• Jangan menarik handle pintu bagian
dalam pengemudi atau penumpang
saat kendaraan bergerak.
PERINGATAN
Jangan tinggalkan orang tua, anak-anak,
atau hewan di dalam kendaraan tanpa
pengawasan. Kendaraan yang tertutup
dapat menjadi sangat panas dan orang
tua, anak-anak, atau hewan yang tidak
dapat keluar dari kendaraan mungkin
akan mengalami cedera serius atau
kematian.
5-14
PERINGATAN
Selalu parkir kendaraan Anda dengan
aman. Tekan pedal rem, pindahkan gear
ke posisi P (Parkir), terapkan rem parkir,
tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi
OFF, tutup semua jendela, kunci semua
pintu, dan selalu bawa kunci kendaraan
Anda.
PERINGATAN
Berhati-hatilah saat membuka pintu dan
perhatikan kendaraan, sepeda motor,
sepeda, atau pejalan kaki yang mendekat
untuk mencegah cedera serius atau
kematian.
Informasi
Untuk keluar dari kendaraan jika kunci
pintu elektrik tidak berfungsi:
• Operasikan fitur pembuka kunci
pintu berulang kali (baik secara
elektronik maupun manual) sambil
menarik handle pintu.
• Operasikan kunci dan handle pintu
lainnya.
• Turunkan jendela depan sisi
pengemudi dan gunakan kunci
mekanik untuk membuka pintu dari
luar kendaraan.
Kunci pengaman anak pada pintu belakang
Halaman 147
Fitur Penguncian/Pembukaan
Kunci Pintu Otomatis
jika dilengkapi
Sistem pembukaan kunci pintu
saat terjadi benturan
Semua kunci pintu akan terbuka secara
otomatis ketika terjadi benturan yang
menyebabkan air bag mengembang.
Penguncian pintu
berdasarkan kecepatan
jika dilengkapi
Sistem pembukaan kunci pintu
secara otomatis saat terdeteksi
benturan
Jika fitur ini diaktifkan melalui sistem
infotainment, semua pintu akan terkunci
secara otomatis saat kendaraan
mencapai kecepatan melebihi 15 km/
jam.
Kunci pengaman anak pada
pintu belakang
2C_ChildProtectRearDoorLockManual
Kunci pengaman anak pada pintu
belakang disediakan untuk membantu
mencegah anak-anak yang duduk di
kursi belakang membuka pintu belakang
secara tidak sengaja.
Kunci pengaman anak pada pintu
belakang harus selalu digunakan ketika
terdapat anak-anak di dalam kendaraan.
Kunci pengaman anak terletak di tepi
masing-masing pintu belakang. Ketika
dalam posisi terkunci, pintu belakang
tidak dapat dibuka dengan menarik
handle bagian dalam.
Untuk mengunci kunci pengaman anak,
masukkan peralatan pipih kecil (1)
(seperti obeng atau sejenisnya) ke dalam
slot dan putar ke posisi terkunci seperti
yang ditunjukkan pada gambar.
Agar pintu belakang bisa dibuka dari
dalam kendaraan, buka kunci pengaman
anak.
PERINGATAN
Jangan biarkan anak-anak membuka
pintu belakang saat kendaraan sedang
bergerak. Mereka dapat terjatuh keluar
dari kendaraan. Pastikan selalu
menggunakan kunci pengaman anak
pada pintu belakang saat membawa
anak-anak di dalam kendaraan.
5-15
Sistem alarm anti pencurian
Halaman 148
Fitur Kenyamanan
jika dilengkapi
Rear Occupant Alert (ROA)
Rear Occupant Alert untuk membantu
mencegah pengemudi meninggalkan
kendaraan dengan masih ada
penumpang belakang yang tertinggal di
dalam kendaraan.
2C_CheckRearSeat
Ketika pengemudi mematikan mesin dan
membuka pintu pengemudi setelah
sebelumnya membuka dan menutup
pintu belakang, pesan peringatan
“Check rear seat for passengers and
belongings” akan di tampilan di
instrument cluster.
PERINGATAN
Rear Occupant Alert akan memberikan
informasi kepada pengemudi untuk
memeriksa kursi belakang, namun tidak
bisa mendeteksi apakah ada objek atau
penumpang.
Selalu periksa kursi belakang sebelum
meninggalkan kendaraan.
Informasi
Riwayat pembukaan dan penutupan
pintu belakang akan diatur ulang jika
pengemudi mematikan mesin dan
mengunci pintu kendaraan.
Namun, alarm mungkin tetap akan
berbunyi setiap kali pintu pengemudi
dibuka jika riwayat pintu belakang
sebelumnya belum diatur ulang.
5-16
Sistem alarm anti-
pencurian
jika dilengkapi
Sistem ini akan membantu melindungi
kendaraan dan barang berharga Anda.
Klakson akan berbunyi dan lampu hazard
akan berkedip terus menerus jika salah
satu dari kondisi berikut terjadi:
• Ada pintu yang dibuka tanpa
menggunakan smart key.
• Pintu bagasi dibuka tanpa
menggunakan smart key.
• Kap mesin dibuka.
Alarm akan terus berbunyi selama 30
detik, kemudian sistem akan diatur
ulang. Untuk mematikan alarm, buka
kunci pintu dengan smart key.
Sistem Alarm Anti-Pencurian akan aktif
secara otomatis 30 detik setelah Anda
mengunci pintu dan pintu bagasi. Agar
sistem aktif, Anda harus mengunci pintu
dan pintu bagasi dari luar kendaraan
dengan salah satu cara berikut:
• Menggunakan smart key.
• Menekan tombol pada handle pintu
luar sambil membawa smart key
(tersedia pada tipe tombol).
Lampu hazard akan berkedip dan alarm
peringatan akan terdengar sekali untuk
menunjukkan sistem telah diaktifkan.
Setelah sistem aktif, membuka salah
satu pintu, pintu bagasi, atau kap mesin
tanpa menggunakan smart key akan
menyebabkan alarm berbunyi.
Sistem Alarm Anti-Pencurian tidak akan
aktif jika kap mesin, pintu bagasi, atau
pintu tidak tertutup rapat. Jika sistem
tidak aktif, periksa apakah kap mesin,
pintu bagasi, atau pintu telah tertutup
dengan benar.
Jangan mencoba memodifikasi sistem
ini atau menambahkan perangkat lain.
Roda Kemudi
Halaman 149
Informasi
• Jangan mengunci pintu sebelum
semua penumpang keluar dari
kendaraan. Jika ada pintu yang dibuka
setelah sistem aktif, alarm akan
berbunyi.
• Jika kendaraan tidak dinonaktifkan
menggunakan smart key, buka pintu
menggunakan kunci mekanik dan
hidupkan mesin dengan menekan
tombol Engine Start/Stop
menggunakan smart key.
• Jika sistem dinonaktifkan dengan
membuka kunci kendaraan, dan
pintu atau pintu bagasi tidak dibuka
dalam 30 detik, maka pintu akan
terkunci kembali dan sistem
diaktifkan secara otomatis.
Roda Kemudi
Motor Driven Power Steering
(MDPS)
Sistem ini akan membantu Anda dalam
mengemudikan kendaraan. Jika
kendaraan dimatikan atau sistem power
steering menjadi tidak berfungsi, Anda
masih dapat mengemudikan kendaraan,
tetapi dengan upaya untuk memutar
roda kemudi yang lebih berat.
Jika Anda merasakan adanya perubahan
dalam upaya untuk memutar roda
kemudi selama pengoperasian normal
kendaraan, kami sarankan Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI.
PEMBERITAHUAN
• Jika lampu peringatan Motor Driven
Power Steering E menyala dan pesan
“Check motor driven power steering”
ditampilkan pada instrument cluster,
Anda tetap dapat mengemudikan
kendaraan, tetapi roda kemudi akan
terasa lebih berat. Kami sarankan Anda
segera menghubungi dealer resmi
HYUNDAI dan memeriksakan sistem
tersebut.
• Jika Anda memutar roda kemudi
sepenuhnya ke kiri atau ke kanan saat
kendaraan dalam kondisi berhenti,
pengoperasian roda kemudi akan
menjadi kaku. Hal ini bertujuan untuk
mencegah kelebihan beban dan bukan
merupakan malfungsi. Kondisi ini akan
kembali normal seiring waktu.
• Jika Anda melakukan menjumper
baterai akibat daya baterai yang
lemah, roda kemudi mungkin tidak
akan beroperasi dengan normal. Hal ini
adalah masalah sementara akibat
tegangan baterai yang rendah. Roda
kemudi akan berfungsi normal kembali
setelah daya baterai terisi. Gerakkan
roda kemudi untuk memastikan tidak
ada masalah sebelum mulai
berkendara.
• Saat tegangan baterai rendah, Anda
mungkin memerlukan upaya yang
lebih besar untuk memutar roda
kemudi. Namun, kondisi ini bersifat
sementara dan akan kembali normal
setelah daya baterai terisi.
Informasi
Selama pengoperasian normal
kendaraan:
• Upaya untuk memutar roda kemudi
mungkin terasa berat sesaat setelah
menekan tombol Engine Start/Stop ke
posisi ON.
Hal ini terjadi karena sistem sedang
melakukan diagnosis sistem MDPS.
Setelah diagnosis selesai, upaya untuk
memutar roda kemudi akan kembali
ke kondisi normal.
• Mungkin akan terdengar suara klik dari
relay MDPS setelah tombol Engine
Start/Stop berada pada posisi ON atau
OFF.
5-17
Tilt/Telescopic steering
Halaman 150
Fitur Kenyamanan
• Mungkin akan terdengar suara motor
saat kendaraan dalam posisi berhenti
atau berjalan pada kecepatan rendah.
• Ketika Anda mengoperasikan roda
kemudi pada temperatur rendah,
suara yang tidak normal mungkin akan
terdengar. Ketika temperatur
meningkat, suara tersebut akan hilang.
• Ketika MDPS mengalami malfungsi,
fitur bantuan roda kemudi tidak akan
diaktifkan. Lampu peringatan pada
instrument cluster mungkin akan
menyala atau upaya untuk memutar
roda kemudi akan terasa berat. Jika
masalah ini terjadi, segeralah hentikan
kendaraan di lokasi yang aman. Kami
menyarankan kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI
sesegera mungkin.
jika dilengkapi
Tilt/Telescopic steering
Sesuaikan roda kemudi mengarah ke
dada Anda, bukan ke arah wajah Anda.
Pastikan Anda dapat melihat lampu
peringatan dan indikator pada instrument
cluster. Setelah melakukan penyesuaian,
dorong roda kemudi ke atas dan ke
bawah untuk memastikan posisinya
terkunci.
PERINGATAN
Jangan pernah menyesuaikan roda
kemudi saat kendaraan sedang
bergerak. Hal ini dapat menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan dan
mengakibatkan tabrakan.
5-18
PEMBERITAHUAN
Saat menyesuaikan tinggi roda kemudi,
jangan mendorong atau menarik terlalu
kuat karena dapat merusak
penguncinya.
Penyesuaian manual
2C_AdjustSteeringWheelManual
Untuk mengubah sudut dan tinggi roda
kemudi:
1. Tarik tuas pelepas pengunci (1) ke
bawah.
2. Sesuaikan roda kemudi ke sudut yang
diinginkan (2) dan ketinggian (3, jika
dilengkapi). Posisikan roda kemudi
agar mengarah ke dada Anda, bukan
ke arah wajah Anda. Pastikan Anda
dapat melihat lampu peringatan dan
indikator pada instrument cluster.
3. Tarik tuas pelepas pengunci ke atas
untuk mengunci roda kemudi di
posisinya.
Dorong roda kemudi ke atas dan ke
bawah untuk memastikan bahwa posisi
telah terkunci.
Informasi
Terkadang tuas pelepas pengunci
mungkin tidak mengunci sepenuhnya.
Tarik tuas pelepas pengunci ke bawah,
sesuaikan kembali roda kemudi,
kemudian tarik tuas kembali ke atas
untuk menguncinya.
Spion dalam
Halaman 151
Klakson
2C_Horn
Untuk membunyikan klakson, tekan area
yang ditandai dengan simbol klakson
pada roda kemudi Anda (lihat ilustrasi).
Klakson hanya akan berfungsi saat area
ini ditekan.
PEMBERITAHUAN
Jangan memukul klakson terlalu keras
atau memukulnya dengan kepalaan
tangan. Jangan menekan klakson
dengan benda tajam.
PEMBERITAHUAN
Jangan membersihkan permukaan roda
kemudi dengan produk berikut:
• Pelarut organik seperti thinner,
alkohol, dan bensin
• Produk kimia seperti pembersih
material kulit, pelapis, dan wax
Spion
Spion dalam
Sebelum berkendara, periksa dan
pastikan spion dalam Anda telah
disesuaikan dengan benar. Sesuaikan
spion dalam agar tampilan melalui kaca
belakang berada di posisi tengah yang
tepat.
PERINGATAN
Pastikan pandangan Anda tidak
terhalang. Jangan meletakkan benda di
kursi belakang, area bagasi, atau di
belakang sandaran kepala kursi belakang
yang dapat mengganggu pandangan
Anda melalui kaca belakang.
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius saat
terjadi tabrakan atau mengembangnya air
bag, jangan memodifikasi spion dalam
dan jangan memasang spion tambahan
yang lebih lebar.
PERINGATAN
Jangan menyesuaikan spion saat
kendaraan sedang bergerak. Hal ini
dapat menyebabkan hilangnya kendali
kendaraan dan mengakibatkan tabrakan.
PEMBERITAHUAN
Saat membersihkan spion, gunakan tisu
atau bahan serupa yang dibasahi dengan
cairan pembersih kaca. Jangan
menyemprotkan cairan pembersih
langsung ke spion karena dapat
menyebabkan cairan masuk ke rumah
spion.
5-19
Spion luar
Halaman 152
Fitur Kenyamanan
jika dilengkapi
Spion dalam untuk siang/malam hari
2C_InsideRearViewMirrorDayNight
[A] Siang
[B] Malam
Sebelum berkendara pada malam hari,
tarik tuas siang/malam ke arah Anda
untuk mengurangi silau dari lampu
kendaraan di belakang kendaraan Anda.
Ingat bahwa dalam posisi malam,
kejelasan tampilan area belakang
kendaraan akan berkurang.
Spion luar
2C_SideViewMirror
Kendaraan Anda dilengkapi dengan
spion luar kiri dan kanan. Spion dapat
disesuaikan dengan switch penyesuaian
spion. Sesuaikan spion luar ke posisi
yang diinginkan sebelum berkendara.
Spion luar dapat dilipat untuk mencegah
kerusakan saat melewati mesin
pencucian kendaraan otomatis atau
ketika melewati jalan yang sempit.
5-20
PERINGATAN
Spion luar kiri dan kanan menggunakan
cermin cembung. Objek yang terlihat di
spion tampak lebih jauh daripada jarak
yang sebenarnya.
Gunakan spion dalam atau putar kepala
Anda untuk menentukan jarak yang
sebenarnya dari kendaraan lain sebelum
berpindah lajur.
PERINGATAN
Jangan menyesuaikan atau melipat
spion luar saat kendaraan sedang
bergerak. Hal ini dapat menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan dan
mengakibatkan tabrakan.
PEMBERITAHUAN
• Jangan mengikis es pada permukaan
kaca spion. Hal ini dapat merusak
permukaan kaca spion.
• Jika spion membeku, jangan
menyesuaikannya secara paksa.
Gunakan semprotan pencaur es yang
direkomendasikan (bukan cairan
pendingin radiator), atau spons atau
kain lembut dengan air hangat, atau
pindahkan kendaraan ke tempat
hangat dan biarkan es mencair.
• Jangan membersihkan kaca spion
dengan bahan abrasif keras, bahan
bakar, atau produk pembersih
berbasis minyak bumi.
Spion luar
Halaman 153
Menyesuaikan spion luar
2C_AdjustSideViewMirror
1. Tekan switch (1) ke posisi L (sisi kiri)
atau R (sisi kanan) untuk memilih
spion luar yang ingin disesuaikan.
2. Gunakan switch penyesuaian spion (2)
untuk menyesuaikan posisi spion yang
dipilih ke atas, bawah, kiri, atau kanan.
3. Setelah selesai menyesuaikan, tekan
switch (1) ke posisi tengah untuk
mencegah penyesuaian yang tidak
disengaja.
PEMBERITAHUAN
• Spion akan berhenti bergerak saat
mencapai sudut penyesuaian
maksimum, namun motor akan terus
beroperasi selama switch ditekan.
Jangan menekan switch lebih lama
dari yang diperlukan karena dapat
merusak motor.
• Jangan menyesuaikan spion luar
secara paksa untuk mencegah
kerusakan pada motor.
jika dilengkapi
Melipat spion luar
Tipe manual
2C_FoldSideViewMirror
Untuk melipat spion luar, pegang rumah
spion dan lipat ke arah belakang
kendaraan.
Tombol pelipat
2C_FoldSideViewMirror_1
Spion luar dapat dilipat atau dibuka
kembali dengan menekan tombol.
5-21
Spion luar
Halaman 154
Fitur Kenyamanan
Pengaturan melalui sistem infotainment
• Aktifkan saat membuka pintu
Jika memilih Settings > Vehicle >
Lights > Welcome mirror > On
door unlock dari menu Settings di
sistem infotainment:
- Spion akan terlipat atau terbuka
saat pintu dikunci atau dibuka
kuncinya dengan menggunakan
smart key.
- Spion akan terlipat atau terbuka
saat pintu dikunci atau dibuka
kuncinya dengan menekan tombol
pada handle pintu luar.
• Aktifkan saat pengemudi mendekat If
Settings > Vehicle > Lights >
Welcome mirror > On driver
approachdari menu Settings di sistem
infotainment, spion akan terbuka saat
kendaraan didekati dengan membawa
smart key.
PEMBERITAHUAN
Agar daya baterai tidak habis, jangan
menyesuaikan spion lebih lama dari
yang diperlukan saat mesin tidak hidup.
PEMBERITAHUAN
Jangan melipat spion luar tipe elektrik
secara manual. Hal ini dapat
menyebabkan kerusakan pada motor.
Informasi
Sistem infotainment dapat berubah
setelah pembaruan perangkat lunak.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku
Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan
Referensi Cepat yang disediakan secara
terpisah.
5-22
Jendela
Halaman 155
Jendela
1C_WindowsSwitchOverview
(1) Switch power window pintu pengemudi
(2) Switch power window pintu penumpang depan
(3) Switch power window pintu belakang kanan
(4) Switch power window pintu belakang kiri
(5) Menaikkan dan menurunkan jendela
(6) Fitur auto power window (power window otomatis)
(7) Switch pengunci power window
5-23
Power window
Halaman 156
Fitur Kenyamanan
jika dilengkapi
Power window
Switch IGN harus dalam posisi ON untuk
dapat menaikkan atau menurunkan
jendela. Setiap pintu memiliki switch
power window untuk mengontrol
masing-masing jendela. Pengemudi
memiliki switch Pengunci Power
Window yang dapat menonaktifkan
pengoperasian jendela penumpang
belakang. Power window akan tetap
beroperasi selama sekitar 3 menit
setelah tombol Engine Start/Stop berada
di posisi ACC atau OFF. Jika pintu depan
dibuka, daya baterai akan mati dan
Power Window tidak dapat beroperasi.
Menaikkan dan menurunkan
jendela
2C_WindowAutoReverse
Untuk menurunkan jendela:
Tekan switch power window ke posisi
detent pertama (5). Lepaskan switch saat
ingin menghentikan pergerakan jendela.
Untuk menaikkan jendela:
Tarik switch power window ke posisi
detent pertama (5). Lepaskan switch saat
ingin menghentikan pergerakan jendela.
5-24
Fitur Auto up/down (untuk jendela
pengemudi)
jika dilengkapi
Menekan switch power window hingga
posisi detent kedua (6) akan
menurunkan atau menaikkan jendela
sepenuhnya meskipun switch
dilepaskan. Untuk menghentikan
pergerakan jendela pada posisi yang
diinginkan, tarik ke atas atau tekan ke
bawah dan lepaskan switch.
PERINGATAN
• Jangan tinggalkan kendaraan dalam
kondisi hidup dan kunci berada di
dalam kendaraan bersama anak-anak
tanpa pengawasan. Anak-anak tanpa
pengawasan dapat mengoperasikan
power window dan menyebabkan
cedera serius.
• Jangan mengeluarkan kepala, lengan,
bagian tubuh lainnya, atau benda
apapun keluar dari jendela saat
berkendara untuk menghindari cedera
serius.
Mengatur ulang power window
Jika power window tidak berfungsi
dengan normal, sistem power window
otomatis harus diatur ulang sebagai
berikut:
1. Posisikan switch IGN ke posisi ON.
2. Tutup jendela dan terus tarik switch
power window ke atas selama minimal
satu detik.
Jika power window tetap tidak berfungsi
setelah diatur ulang, kami menyarankan
agar Anda menghubungi dealer resmi
HYUNDAI.
PERINGATAN
Pastikan bagian tubuh atau benda
lainnya berada di luar jangkauan
sebelum menutup jendela. Fitur
automatic reverse tidak akan berfungsi
saat proses pengaturan ulang sistem
power window.
Power window
Halaman 157
jika dilengkapi
Fitur automatic reverse
2C_WindowEmergencyStop
Jika jendela mendeteksi penghalang saat
dinaikkan secara otomatis, jendela akan
berhenti dan akan bergerak turun sekitar
30 cm untuk memberi ruang.
Jika jendela mendeteksi penghalang saat
switch power window terus ditarik ke
atas, jendela akan berhenti bergerak dan
akan bergerak turun sekitar 2,5 cm.
Jika switch power window terus ditarik
ke atas lagi dalam waktu 5 detik setelah
jendela diturunkan oleh fitur automatic
reverse, fitur automatic reverse tidak
akan beroperasi.
PERINGATAN
Pastikan bagian tubuh atau benda
lainnya tidak menghalangi saat
menaikkan jendela untuk menghindari
cedera atau kerusakan pada kendaraan.
Benda dengan diameter kurang dari 4
mm yang terjebak antara kaca jendela
dan saluran atas mungkin tidak akan
terdeteksi oleh fitur automatic reverse
dan jendela tidak akan berhenti atau
berbalik arah.
PEMBERITAHUAN
Jangan memasang aksesori apapun
pada jendela. Fitur automatic reverse
mungkin tidak akan berfungsi.
Informasi
Fitur automatic reverse hanya akan aktif
saat fitur “Auto Up” digunakan dengan
menarik switch sepenuhnya ke posisi
detent kedua.
jika dilengkapi
Tombol pengunci power window
2C_WindowLockButton
Pengemudi dapat menonaktifkan switch
power window pada pintu penumpang
belakang dengan menekan tombol
pengunci power window.
Saat tombol pengunci power window
ditekan:
• Switch master pengemudi tetap
dapat mengoperasikan semua
power window.
• Switch penumpang depan tetap
dapat mengoperasikan power
window penumpang depan.
• Switch penumpang belakang tidak
dapat mengoperasikan power window
penumpang belakang.
PERINGATAN
Jangan biarkan anak-anak memainkan
power window. Biarkan tombol pengunci
power window pada posisi TERKUNCI.
Cedera serius atau kematian dapat
terjadi akibat pengoperasian jendela
yang tidak disengaja oleh anak-anak.
5-25
Power window
Halaman 158
Fitur Kenyamanan
PEMBERITAHUAN
• Untuk mencegah kemungkinan
kerusakan pada sistem power window,
jangan membuka atau menutup dua
jendela atau lebih secara bersamaan.
Hal ini juga akan memastikan daya
tahan sekring.
• Jangan pernah mencoba
mengoperasikan switch master pada
pintu pengemudi dan switch power
window pintu secara individual ke arah
yang berlawanan dalam waktu yang
sama. Jika hal ini dilakukan, jendela
akan berhenti bergerak dan tidak
dapat turunkan atau dinaikkan.
Fitur untuk menaikkan/menurunkan
jendela dari jarak jauh
jika dilengkapi
OSU2ID053044L
Anda tetap dapat mengontrol
pergerakan jendela pintu pengemudi
meskipun mesin mati.
• Tekan tombol Pengunci Pintu (1) sekali
untuk menaikkan jendela. Tekan
tombol Pembuka Kunci Pintu (2) untuk
menghentikan pergerakan jendela
saat bergerak naik.
• Anda dapat menurunkan jendela
dengan menekan tombol Pembuka
Kunci Pintu (1) selama 2 detik. Tekan
tombol Pengunci Pintu (1) atau
Pembuka Kunci Pintu (2) untuk
menghentikan pergerakan jendela
saat bergerak turun.
5-26
PERINGATAN
Selalu periksa kembali untuk
memastikan lengan, tangan, kepala, dan
penghalang lainnya berada di luar jalur
pergerakan jendela sebelum
menggunakan fitur untuk menaikkan/
menurunkan jendela dari jarak jauh.
Informasi
• Fitur untuk menaikkan/menurunkan
jendela dari jarak jauh hanya dapat
dioperasikan pada kendaraan yang
dilengkapi dengan Safety Power
Windows.
• Fitur untuk menaikkan/menurunkan
jendela dari jarak jauh dapat berhenti
secara tiba-tiba jika Anda menjauh
dari kendaraan saat fitur tersebut
beroperasi. Tetaplah berada di dekat
kendaraan sambil memantau
pergerakan jendela.
• Fitur ini hanya akan beroperasi pada
jendela yang dilengkapi dengan fitur
Auto Power Window.
Menutup kap mesin
Halaman 159
Kap mesin
Membuka kap mesin
2C_HoodOpenKnob
1. Parkirkan kendaraan dan terapkan
rem parkir.
2. Tarik tuas pembuka kap mesin untuk
melepaskan pengait. Kap mesin akan
terbuka sedikit.
2C_HoodOpen
3. Pergi ke bagian depan kendaraan,
angkat sedikit kap mesin, tekan tuas
pembuka pengaman sekunder (1) di
bagian tengah bawah kap, lalu angkat
kap mesin (2).
2C_HoodOpenSupportRod
4.Tarik keluar tiang penyangga.
5. Tahan kap mesin tetap yang terbuka
menggunakan tiang penyangga.
PERINGATAN
Tiang penyangga harus dimasukkan
sepenuhnya ke dalam lubang yang
disediakan setiap kali Anda memeriksa
kompartemen mesin. Hal ini akan
mencegah kap mesin terjatuh dan
melukai Anda.
Menutup kap mesin
1. Sebelum menutup kap mesin, periksa
area di dalam dan sekitar
kompartemen mesin untuk
memastikan:
• Semua peralatan atau benda yang
sudah dikeluarkan.
• Sarung tangan, kain lap, atau bahan
yang mudah terbakar lainnya sudah
dikeluarkan.
• Semua tutup pengisi cairan telah
terpasang dengan kencang dan
benar.
2. Kembalikan tiang penyangga ke
klipnya untuk mencegah bunyi berisik.
3. Turunkan kap mesin hingga sekitar 30
cm di atas posisi tertutup, lalu
jatuhkan.
4.Periksa apakah kap mesin telah
terkunci dengan benar. Jika masih
terangkat sedikit, buka kembali dan
jatuhkan dari posisi yang sedikit lebih
tinggi. Periksa kembali.
PERINGATAN
• Sebelum menutup kap mesin, pastikan
semua penghalang di sekitar bukaan
kap mesin telah dikeluarkan.
• Selalu periksa kembali apakah kap
telah terkunci rapat sebelum
berkendara. Pastikan tidak ada
peringatan atau pesan “hood open”
yang ditampilkan di instrument cluster.
Mengemudi dengan kap mesin yang
tidak terkunci dapat menyebabkan
hilangnya visibilitas total, yang
berpotensi menyebabkan kecelakaan.
• Jangan kemudikan kendaraan saat kap
mesin dalam posisi terbuka karena
dapat menghalangi pandangan dan
menyebabkan kecelakaan.
5-27
Menutup pintu bagasi
Halaman 160
Fitur Kenyamanan
Pintu bagasi
Membuka pintu bagasi
Membuka pintu dari luar kendaraan
2C_TailgateOpen
Pastikan tuas transmisi berada di posisi P
(Parkir, untuk kendaraan yang
menggunakan Intelligent Variable
Transmission) atau di gear 1 atau R
(Mundur, untuk transmisi Manual) dan
terapkan rem parkir.
Untuk membuka pintu bagasi, lakukan
salah satu dari hal berikut:
• Buka kunci semua pintu menggunakan
tombol pembuka kunci pada remote
key atau smart key. Tekan switch pada
handle pintu bagasi dan buka pintu
bagasi.
• Tekan dan tahan tombol pembuka
kunci pintu bagasi pada remote key
atau smart key. Tekan switch pada
handle pintu bagasi dan buka pintu
bagasi.
5-28
Menutup pintu bagasi
2C_TailgateClose
Turunkan pintu bagasi dan tekan hingga
terkunci. Selalu pastikan pintu telah
terkunci dengan mencoba menarik
handlenya.
PERINGATAN
Selalu pastikan pintu bagasi tertutup
rapat saat kendaraan bergerak. Jika
dibiarkan terbuka atau tertutup
setengah, gas buang beracun yang
mengandung karbon monoksida (CO)
dapat masuk ke dalam kabin dan
menyebabkan cedera serius atau
kematian.
PERINGATAN
2C_GasLift
Selalu tutup pintu bagasi sebelum
berkendara.
Jangan memegang bagian (gas lifter)
yang menopang pintu bagasi. Ketahuilah
bahwa deformasi (perubahan posisi)
pada part tersebut dapat menyebabkan
kerusakan kendaraan dan berisiko
cedera.
Membuka pintu pengisian bahan bakar
Halaman 161
PERINGATAN
Jangan pernah membiarkan siapapun
berada di kompartemen bagasi kapan
saja. Jika pintu bagasi tertutup sebagian
atau sepenuhnya dan orang tersebut
tidak dapat keluar, cedera serius atau
kematian dapat terjadi akibat kurangnya
ventilasi, paparan gas buang,
peningkatan temperatur yang cepat,
atau paparan temperatur dingin. Area
bagasi juga merupakan zona yang
berbahaya saat terjadi tabrakan karena
termasuk dalam zona penyerap benturan
kendaraan.
Membuka pintu bagasi dalam
kondisi darurat
2C_EmergencyTailgateOpen
Untuk membuka pintu bagasi secara
manual dari dalam area bagasi, lakukan
langkah berikut:
1. Lepas penutup mekanisme pembuka
kunci pintu bagasi yang terletak di
bagian bawah dalam pintu bagasi.
2. Dorong kait ke arah panah untuk
membuka kunci.
3. Dorong pintu bagasi hingga terbuka.
PERINGATAN
• Jangan pernah membiarkan
siapapun berada di kompartemen
bagasi kapan saja. Area ini sangat
berbahaya jika terjadi tabrakan
karena merupakan bagian dari zona
penyerap benturan kendaraan.
• Gunakan tuas pelepas ini hanya dalam
kondisi darurat.
Pintu pengisian bahan
bakar
Membuka pintu pengisian
bahan bakar
1. Matikan mesin kendaraan.
2. Tarik tuas pembuka pintu pengisian
bahan bakar.
2C_FuelInletDoor
3. Tarik keluar pintu pengisian bahan
bakar (1) untuk mengakses tutup
tangki.
4.Untuk membuka tutup tangki bahan
bakar (2), putar berlawanan arah jarum
jam. Anda mungkin akan mendengar
suara desisan saat tekanan dalam
tangki seimbang dengan tekanan di
luar.
2C_FuelInletDoorOpen
5. Letakkan tutup tangki bahan bakar
pada bagian dalam pintu pengisian
bahan bakar (3).
Informasi
Jika pintu pengisian bahan bakar tidak
dapat dibuka karena tertutup es, ketuk
ringan atau dorong bagian luar pintu
untuk melepaskan es dan membuka
pintu. Jangan membukanya secara
paksa.
5-29
Menutup pintu pengisian bahan bakar
Halaman 162
Fitur Kenyamanan
Jika perlu, semprotkan cairan anti beku
yang direkomendasikan (jangan gunakan
cairan radiator) di sekitar pintu atau
pindahkan kendaraan ke tempat yang
lebih hangat hingga es mencair.
Menutup pintu pengisian
bahan bakar
1. Untuk menutup tutup tangki bahan
bakar, putar searah jarum jam hingga
terdengar bunyi “klik” satu kali.
2. Tutup pintu pengisian bahan bakar
hingga terkunci rapat.
PERINGATAN
Bahan bakar kendaraan sangat mudah
terbakar dan meledak. Tidak mengikuti
intruksi berikut dapat menyebabkan
CEDERA SERIUS atau KEMATIAN:
• Baca dan ikuti semua peringatan yang
tertera di SPBU.
• Sebelum mengisi bahan bakar, ketahui
lokasi tombol Emergency Fuel Shut-
Off (jika tersedia) di SPBU.
• Sebelum menyentuh nosel bahan
bakar, hilangkan potensi penumpukan
listrik statis dengan menyentuh bagian
logam kendaraan yang aman dan jauh
dari leher pengisian bahan bakar,
nosel, atau sumber bahan bakar
lainnya, menggunakan tangan kosong.
• Jangan menggunakan ponsel saat
mengisi bahan bakar. Arus listrik dan/
atau gangguan elektronik dari ponsel
dapat memicu uap bahan bakar dan
menyebabkan kebakaran.
• Jangan masuk kembali ke kendaraan
setelah pengisian bahan bakar dimulai.
Aktivitas seperti menyentuh,
menggesek, atau bersandar pada
benda atau kain tertentu dapat
menimbulkan listrik statis. Pelepasan
listrik statis dapat menyalakan uap
bahan bakar dan menyebabkan
kebakaran. Jika Anda harus masuk
kembali ke dalam kendaraan, pastikan
5-30
Anda kembali membuang listrik statis
dengan menyentuh bagian logam
kendaraan yang aman menggunakan
tangan kosong.
• Saat menggunakan jerigen bahan
bakar portabel yang
direkomendasikan, letakkan jerigen di
permukaan sebelum melakukan
pengisian bahan bakar. Pelepasan
listrik statis dari jerigen dapat
menyalakan uap bahan bakar dan
menyebabkan kebakaran. Selama
pengisian bahan bakar berlangsung,
pastikan tangan Anda tetap
menyentuh kendaraan sampai proses
selesai.
• Gunakan hanya jerigen plastik
portabel yang direkomendasikan
untuk menyimpan dan membawa
bahan bakar.
• Saat mengisi bahan bakar, selalu
pindahkan tuas transmisi ke posisi P
(Parkir) (untuk Intelligent Variable
Transmission) atau ke gear 1 atau R
(Mundur) (untuk transmisi Manual),
terapkan rem parkir, dan tekan tombol
Engine Start/Stop ke posisi OFF.
Percikan api dari komponen kelistrikan
yang berkaitan dengan mesin dapat
memicu uap bahan bakar dan
menyebabkan kebakaran.
• Jangan menggunakan korek api,
pemantik, atau merokok di dalam
kendaraan maupun di area SPBU,
terutama saat sedang mengisi bahan
bakar.
• Jangan mengisi bahan bakar secara
berlebihan hingga tumpah.
• Jika terjadi kebakaran saat pengisian
bahan bakar, segera menjauh dari
kendaraan dan hubungi pengelola
SPBU serta pemadam kebakaran
setempat. Ikuti semua instruksi
keselamatan yang mereka berikan.
• Jika bahan bakar menyembur keluar,
bisa mengenai pakaian atau kulit Anda
dan menimbulkan risiko kebakaran
serta luka bakar.
Kontrol lampu
Halaman 163
Selalu buka tutup tangki bahan bakar
secara hati-hati dan perlahan. Jika
tutupnya mengeluarkan tekanan atau
terdengar desisan, tunggu hingga
berhenti sebelum membuka
sepenuhnya.
• Selalu periksa apakah tutup tangki
bahan bakar telah terpasang
dengan aman untuk mencegah
tumpahan bahan bakar jika terjadi
kecelakaan.
PEMBERITAHUAN
• Jangan menumpahkan bahan bakar ke
permukaan luar kendaraan. Hal ini
dapat merusak cat kendaraan.
• Jika tutup tangki bahan bakar perlu
diganti, kami sarankan Anda hanya
menggunakan tutup asli HYUNDAI
atau yang setara, agar sistem bahan
bakar dan sistem kontrol emisi tetap
berfungsi dengan baik.
Lampu eksterior
Kontrol lampu
Untuk mengoperasikan lampu, putar
knob di ujung tuas kontrol ke salah satu
posisi berikut:
2C_LightSwitchOverview_4
(1) OFF
(2) Lampu AUTO (jika dilengkapi)
(3) Lampu posisi
(4) Headlamp
jika dilengkapi
Headlamp AUTO
2C_LightSwitchAutoPosition
Lampu posisi dan headlamp akan
menyala atau mati secara otomatis
tergantung pada intensitas cahaya pada
siang hari yang terdeteksi oleh sensor
cahaya sekitar (1) di bagian depan
instrument cluster.
Meskipun fitur headlamp AUTO aktif,
disarankan untuk menyalakan headlamp
secara manual saat berkendara pada
malam hari, berkabut, hujan, atau ketika
memasuki area yang gelap seperti
terowongan atau fasilitas parkir.
5-31
Pengoperasian lampu jauh
Halaman 164
Fitur Kenyamanan
PEMBERITAHUAN
• Jangan menutupi atau menumpahkan
apapun pada sensor (1) yang terletak
di bagian depan instrument cluster.
• Jangan membersihkan sensor
menggunakan cairan pembersih kaca,
karena dapat meninggalkan lapisan
tipis yang mengganggu performa
sensor.
• Jika kendaraan Anda menggunakan
kaca film atau jenis pelapis logam
lainnya pada kaca depan, sistem
headlamp AUTO mungkin tidak
akan berfungsi dengan normal.
Lampu posisi
2C_PositionLightOn_3
Lampu posisi, lampu plat nomor, dan
lampu instrument cluster akan menyala.
5-32
Headlamp
2C_headlightOn_3
Headlamp, lampu posisi, lampu plat
nomor, dan lampu instrument cluster
akan menyala.
Informasi
Switch IGN atau tombol Engine Start/
Stop harus dalam posisi ON untuk
menyalakan headlamp.
Pengoperasian lampu jauh
2C_HighBeamOn_3
Untuk menyalakan lampu jauh, dorong
tuas menjauh dari Anda. Tuas akan
kembali ke posisi semula.
Indikator lampu jauh akan menyala saat
lampu jauh diaktifkan.
Untuk mematikan lampu jauh, tarik tuas
ke arah Anda. Lampu dekat akan
menyala.
Fitur penghemat daya baterai
Halaman 165
PERINGATAN
Jangan menggunakan lampu jauh saat
ada kendaraan lain yang mendekat.
Penggunaan lampu jauh dapat
mengganggu penglihatan pengemudi
lain.
2C_HighBeamFlash_3
Untuk menyalakan lampu jauh untuk
sementara waktu, tarik tuas ke arah
Anda, lalu lepaskan. Lampu jauh akan
tetap menyala selama tuas ditahan.
Lampu sein dan sinyal
perubahan lajur
2C_TurnSignalSwitch_3
Untuk menyalakan lampu sein, dorong
tuas ke bawah untuk belok kanan atau
ke atas untuk belok kiri pada posisi (A).
Jika indikator menyala terus dan tidak
berkedip atau berkedip secara tidak
normal, mungkin salah satu bola lampu
lampu sein terbakar dan perlu diganti.
Kami sarankan Anda menghubungi
dealer resmi HYUNDAI.
Lampu sein sekali sentuh
Untuk menggunakan fitur ini, dorong
tuas lampu sein ke atas atau bawah
ke posisi (B) dan lepaskan.
Lampu sein akan berkedip 3, 5, atau 7
kali.
Anda dapat mengaktifkan fitur One
Touch Turn Signal atau memilih jumlah
kedipan dengan memilih Settings >
Vehicle > Lights > One-touch turn
indicator > 7 flashes/5 flashes/3
flashes/Off pada sistem infotainment.
jika dilengkapi
Fitur penghemat daya baterai
Untuk mencegah daya baterai habis,
sistem akan secara otomatis mematikan
lampu posisi ketika pengemudi
mematikan kendaraan dan membuka
pintu pengemudi.
Dengan fitur ini, lampu posisi akan
dimatikan secara otomatis jika
pengemudi memarkir kendaraan di
pinggir jalan pada malam hari.
Untuk menjaga agar lampu tetap
menyala saat kendaraan dimatikan:
1. Buka pintu pengemudi.
2. Matikan dan nyalakan kembali lampu
posisi menggunakan switch
headlamp.
5-33
Daytime Running Light (DRL)
Halaman 166
Fitur Kenyamanan
jika dilengkapi
Fitur headlight escort
Jika switch IGN atau tombol Engine
Start/Stop ditempatkan ke posisi ACC
atau LOCK saat headlamp (lampu dekat)
menyala, headlamp akan tetap menyala
selama sekitar 5 menit.
Namun, jika pintu pengemudi dibuka
dan ditutup, headlamp akan mati
setelah 15 detik.
Headlamp dapat dimatikan dengan
menekan tombol pengunci pada remote
dua kali atau memutar switch lampu ke
posisi OFF.
Untuk mengaktifkan atau
menonaktifkan fitur ini, kami sarankan
menghubungi dealer resmi HYUNDAI.
jika dilengkapi
Fitur headlight time-out
If the Engine Start/Stop button is in the
Jika tombol Engine Start/Stop dalam
posisi ACC atau OFF dan headlamp
menyala, headlamp (dan/atau lampu
posisi) tetap menyala selama sekitar 5
menit.
Jika pintu pengemudi dibuka dan
ditutup, headlamp akan mati setelah 15
detik.
Headlamp (dan/atau lampu posisi) dapat
dimatikan dengan menekan tombol
pengunci pada smart key dua kali atau
memutar switch lampu ke posisi OFF
atau AUTO.
Anda dapat mengaktifkan fitur ini melalui
Settings > Vehicle > Lights > Headlight
time-out pada sistem infotainment.
5-34
Informasi
Jika pengemudi keluar dari kendaraan
melalui pintu selain pintu pengemudi,
fitur penghemat daya baterai tidak akan
aktif dan fitur headlight time-out tidak
akan mematikan lampu secara otomatis.
Untuk mencegah daya baterai habis,
matikan lampu secara manual melalui
switch lampu sebelum meninggalkan
kendaraan.
jika dilengkapi
Lampu tombol interior
Lampu tombol interior akan menyala
atau mati dalam kondisi berikut:
• Menyala sementara saat pintu dibuka
setelah semua pintu tertutup dan
terkunci.
• Selalu menyala saat kendaraan
dihidupkan.
• Menyala sementara saat kendaraan
dimatikan. Jika pintu dibuka dan
ditutup atau dikunci, lampu tombol
interior langsung akan mati.
Anda dapat mengaktifkan fitur ini
melalui Settings > Vehicle > Lights >
Interior lights On in the infotainment
system.
jika dilengkapi
Daytime Running Light (DRL)
Daytime Running Light (DRL) akan
membantu kendaraan Anda terlihat oleh
pengemudi jalan lain pada siang hari,
terutama setelah matahari terbit dan
sebelum matahari terbenam.
Sistem DRL akan dinonaktif saat:
• Headlamp menyala.
• Menerapkan rem parkir.
• Mesin dimatikan.
• Tuas transmisi otomatis berada di
posisi P (Parkir) (jika dilengkapi).
High Beam Assist (HBA)
Halaman 167
Sistem sambutan (Welcome)
Sistem welcome akan membantu
pengemudi agar tetap melihat
kendaraan dengan menyalakan lampu
kendaraan secara otomatis saat
kendaraan didekati.
Headlamp dan lampu posisi
Ketika switch lampu dalam posisi
headlamp atau AUTO dan semua pintu
(termasuk pintu bagasi) tertutup dan
terkunci, lampu posisi dan headlamp
akan menyala selama sekitar 15 detik
ketika tombol pembuka kunci pintu pada
smart key ditekan.
Jika tombol pengunci atau pembuka
kunci pintu ditekan, lampu akan mati
segera.
Pilih Settings > Vehicle > Lights >
Headlight time-out dari sistem
infotainment untuk mengaktifkan fitur
ini.
Lampu interior
Ketika switch lampu interior berada pada
posisi ć dan semua pintu (termasuk
pintu bagasi) tertutup dan terkunci,
lampu kabin akan menyala selama 30
detik ketika:
• Tombol pembuka kunci pintu pada
smart key ditekan.
• Tombol pada handle pintu luar ditekan
sambil membawa smart key.
• Tangan memegang handle pintu luar
sambil membawa smart key.
Jika tombol pengunci atau pembuka
kunci pintu pada smart key ditekan,
lampu akan langsung mati.
jika dilengkapi
High Beam Assist (HBA)
2C_HBASwitch_3
High Beam Assist akan mengalihakan
lampu jauh dan dekat secara otomatis
tergantung pada tingkat kecerahan yang
terdeteksi dari lampu kendaraan di
depan atau kendaraan yang berlawan
arah.
Sensor pendeteksi
2C_FrontViewCamera
[A] Kamera depan
Kamera depan digunakan sebagai sensor
pendeteksi untuk mendeteksi cahaya
sekitar dan kecerahan saat berkendara.
Lihat gambar di atas untuk lokasi lebih
jelasnya dari sensor pendeteksi.
5-35
Pengoperasian High Beam Assist
Halaman 168
Fitur Kenyamanan
PEMBERITAHUAN
• Selalu jaga kondisi kamera depan
dalam kondisi yang baik untuk
mempertahankan performa yang
optimal dari High Beam Assist.
• Untuk informasi lebih jelasnya
mengenai keterbatasan dari kamera
depan, lihat bagian “Forward
Collision-Avoidance Assist (FCA)
(Sensor fusion)” pada Bab 7.
Pengaturan High Beam Assist
2C_HBASetInfo
Dengan tombol Engine Start/Stop dalam
posisi ON, pilih Settings > Vehicle >
Lights > HBA (High Beam Assist) dari
menu Settings untuk mengaktifkan High
Beam Assist dan batal pilihan untuk
menonaktifkannya.
PERINGATAN
Lakukan perubahan pengaturan hanya
setelah kendaraan diparkir di lokasi yang
aman.
5-36
Pengoperasian High Beam
Assist
• Setelah memilih High Beam Assist
dari menu Settings untuk
mengoperasikan High Beam Assist:
- Posisikan switch headlamp ke
AUTO dan dorong tuas headlamp
ke arah instrument cluster. Lampu
indikator High Beam Assist (Z)
menyala.
- Saat High Beam Assist aktif, lampu
jauh akan menyala ketika
kecepatan kendaraan melebihi 30
km/jam dan indikator Lampu Jauh
(ƾ) menyala. Saat kecepatan
kendaraan di bawah 20 km/jam,
lampu jauh tidak menyala dan
indikator akan menyala putih.
• Saat High Beam Assist beroperasi: -
Jika tuas lampu sein ditarik ke arah
Anda ketika lampu jauh mati, maka
lampu jauh akan menyala. Setelah
dilepas, High Beam Assist akan
diaktifkan kembali.
- Jika tuas lampu sein ditarik saat
lampu jauh dinyalakan oleh High
Beam Assist, maka lampu dekat
akan menyala dan High Beam
Assist dinonaktifkan.
- Jika tuas lampu sein didorong
menjauh dari Anda, maka lampu
jauh akan menyala dan High Beam
Assist akan dinonaktifkan.
- Jika switch headlamp dipindahkan
dari posisi AUTO ke posisi lain
(headlamp/posisi/off), maka lampu
terkait akan menyala dan High
Beam Assist akan dinonaktifkan.
Malfungsi dan keterbatasan High Beam Assist
Halaman 169
• Saat High Beam Assist beroperasi,
lampu jauh dapat secara otomatis
berubah ke lampu dekat jika:
- Terdeteksi lampu kendaraan dari
arah berlawanan.
- Terdeteksi lampu belakang
kendaraan di depan.
- Terdeteksi lampu kendaraan roda
dua seperti sepeda motor atau
sepeda.
- Cahaya sekitar cukup terang
sehingga lampu jauh tidak
diperlukan.
- Terdeteksi lampu jalan atau cahaya
lainnya.
Informasi
Gambar dan warna pada instrument
cluster dapat berbeda tergantung tipe
atau tema yang dipilih dari pengaturan
cluster.
Malfungsi dan keterbatasan
High Beam Assist
Malfungsi pada High Beam Assist
2C_HBAMalfunction
Jika High Beam Assist tidak berfungsi
dengan normal, pesan peringatan
“Check High Beam Assist system”
dapat ditampilkan, dan lampu
peringatan dapat menyala di
instrument cluster. Kami sarankan
sistem diperiksa di dealer resmi
HYUNDAI.
Keterbatasan dari High Beam Assist
High Beam Assist mungkin tidak
berfungsi dengan normal dalam kondisi
berikut:
• Lampu dari kendaraan lain rusak atau
berada di luar jangkauan
pendeteksian.
• Lampu kendaraan lain tertutup debu,
salju, atau air.
• Headlamp mati namun lampu kabut
menyala.
• Ada cahaya yang serupa dengan
lampu kendaraan di depan.
• Headlamp tidak diperbaiki atau
diganti dengan benar.
• Arah sinar headlamp tidak tepat.
• Berkendara di jalan yang sempit dan
berkelok, jalan rusak, tanjakan atau
turunan.
• Kendaraan di depan hanya terlihat
sebagian pada tikungan atau
persimpangan jalan.
• Adanya cahaya yang reflektif untuk
sementara di depan (area konstruksi).
• Adanya lampu lalu lintas, rambu
reflektif, rambu LED, atau material
reflektif lainnya di depan.
• Permukaan jalan yang basah atau
tertutup salju/es.
• Ada kendaraan yang tiba-tiba muncul
dari tikungan.
• Kendaraan yang miring karena ban
kempis atau sedang diderek.
• Lampu kendaraan lain tidak terdeteksi
akibat asap knalpot, kabut, salju, hujan
deras, cipratan air, atau embun pada
kaca depan.
5-37
Lampu kabin depan
Halaman 170
Fitur Kenyamanan
PERINGATAN
• Selalu periksa kondisi jalan, dan
lakukan tindakan yang diperlukan
untuk berkendara dengan aman. Anda
bertanggung jawab atas
pengoperasian kendaraan secara
aman.
• Jika High Beam Assist tidak berfungsi
dengan normal, gunakan tuas lampu
sein untuk mengganti antara lampu
jauh dan lampu dekat secara manual.
• High Beam Assist mungkin tidak bisa
berfungsi selama 15 detik setelah
kendaraan dihidupkan atau kamera
depan diinisialisasi.
Informasi
Untuk informasi lebih jelasnya mengenai
keterbatasan dari kamera depan, lihat
bagian “Forward Collision-Avoidance
Assist (FCA) (Sensor fusion)” pada Bab 7.
5-38
Lampu interior
PERINGATAN
Jangan menyalakan lampu interior saat
berkendara dalam kondisi gelap. Lampu
interior dapat mengganggu pandangan
Anda dan menyebabkan tabrakan.
Jangan gunakan lampu interior dalam
waktu yang lama saat kendaraan dalam
kondisi mati. Jika tidak, daya baterai bisa
habis.
Lampu interior AUTO off
Lampu interior dimatikan secara otomatis
sekitar 20 menit setelah kendaraan
dimatikan dan semua pintu tertutup. Jika
salah satu pintu terbuka, lampu akan 25
menit setelah kendaraan dimatikan. Jika
pintu dikunci dengan smart key dan
kendaraan masuk dalam tahap aktivasi
sistem alarm anti pencurian, lampu akan
mati setelah 5 detik.
Lampu kabin depan
2C_MapLampButton
(1) Lampu baca depan
(2) Lampu kabin depan
(3) Lampu pintu depan
Lampu baca depan
Tekan lensa lampu baca (1) untuk
menyalakan lampu baca. Tekan kembali
penutup lampu baca untuk
mematikannya.
Lampu latar
Halaman 171
Lampu kabin depan
• Ċ:
Tekan tombol untuk menyalakan
lampu kabin depan/belakang.
• Ĩ:
Tekan tombol untuk mematikan
lampu kabin depan/belakang.
Lampu pintu depan (ą)
Lampu kabin depan dan belakang akan
dinyalakan secara otomatis selama
kurang lebih 30 detik saat pintu dibuka.
Lampu juga akan menyala saat tombol
pembuka kunci remote key (smart key)
ditekan. Lampu akan redup dan mati saat
tombol Engine Start/Stop ditekan ke
posisi ON dalam waktu 30 detik. Jika
pintu dibuka dengan switch IGN di posisi
ACC atau LOCK/OFF, lampu akan tetap
menyala hingga 10 menit.
Lampu kabin belakang
2C_RoomLamp
Ċ:Tekan tombol untuk menyalakan dan
mematikan lampu kabin belakang.
jika dilengkapi
Lampu latar
2C_MoodLamp
Untuk menyesuaikan kecerahan lampu
latar, pilih Settings > Vehicle > Lights >
Ambient light brightness pada sistem
infotainment.
PEMBERITAHUAN
Tutup pintu bagasi setelah digunakan
untuk mencegah daya baterai habis.
5-39
Washer kaca depan
Halaman 172
Fitur Kenyamanan
Wiper dan washer
Wiper/washer kaca depan
2C_WiperSwitchOverview
Wiper/washer kaca belakang
2C_WasherRearSwitchOverview
A. Kontrol kecepatan wiper
• MIST: Sekali sekaan
• OFF: Nonaktif
• INT: Sekaan berselang
• LO: Kecepatan rendah
• HI: Kecepatan tinggi
B. Pengaturan waktu sekaan berselang
C. Semprotan cairan washer dan sekapan
singkat (depan)
D. Kontrol wiper belakang
• HI: Kecepatan tinggi
• LO: Kecepatan rendah
• OFF: Nonaktif
E. Semprotan cairan washer dan sekaan
singkat (belakang)
5-40
Wiper kaca depan
Akan beroperasi sebagai berikut saat
mesin hidup:
• MIST: Untuk satu siklus sekaan,
dorong tuas ke bawah dan lepaskan.
Wiper akan terus beroperasi jika tuas
tetap ditahan.
• OFF: Wiper tidak beroperasi.
• INT: Wiper akan beroperasi secara
berselang. Untuk menyesuaikan
kecepatannya, putar knop
penyesuaian kecepatan.
• LO: Wiper akan beroperasi pada
kecepatan rendah.
• HI: Wiper akan beroperasi pada
kecepatan tinggi.
Informasi
Jika terdapat penumpukan salju atau es
pada kaca depan, aktifkan defroster
selama sekitar 10 menit atau hingga
salju/es mencair untuk mencegah
kerusakan pada sistem wiper dan
washer.
Washer kaca depan
2C_WasherSwitch
Dalam posisi OFF, tarik tuas perlahan ke
arah Anda untuk menyemprotkan cairan
washer ke kaca depan dan
mengoperasikan wiper selama 1–3 siklus.
Penyemprotan dan pengoperasian wiper
akan terus berlanjut hingga tuas dilepas.
Jika washer tidak berfungsi, mungkin
perlu menambahkan cairan washer ke
dalam reservoir.
Wiper dan washer kaca belakang
Halaman 173
Sirkulasi udara saat
mengoperasikan washer
Saat mengoperasikan washer, untuk
mengurangi bau cairan washer yang
menyengat masuk ke dalam kabin, mode
resirkulasi udara dan A/C akan secara
otomatis diaktifkan tergantung
temperatur luar. Jika Anda memilih
mode udara dari luar (fresh), sistem akan
kembali aktif setelah waktu tertentu.
Fitur ini mungkin tidak akan beroperasi
dalam kondisi tertentu seperti saat cuaca
dingin atau kendaraan dimatikan.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Fitur tambahan sistem
pendingin udara” di bab ini.
PERINGATAN
Saat temperatur luar di bawah titik beku,
panaskan kaca depan menggunakan
defroster untuk mencegah cairan
washer membeku pada kaca dan
mengaburkan pandangan yang bisa
menyebabkan tabrakan yang serius atau
kematian.
Selalu gunakan cairan washer yang
direkomendasikan untuk musim dingin/
cuaca dingin.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan:
• Jangan mengoperasikan washer saat
reservoir cairan washer kosong atau
saat kaca depan kering.
• Jangan mengoperasikan wiper pada
kaca depan yang kering.
• Jangan menggerakkan wiper secara
manual.
• Gunakan cairan washer anti beku
saat musim dingin atau cuaca
dingin.
Wiper dan washer kaca
belakang
jika dilengkapi
2C_WasherRearSwitch
Switch wiper dan washer kaca belakang
berada di ujung tuas wiper dan washer.
Putar switch ke posisi yang diinginkan
untuk mengoperasikan wiper dan
washer belakang.
• HI: Kecepatan tinggi
• LO: Kecepatan rendah
• OFF: Nonaktif
2C_WiperRearOperation
Dorong tuas menjauh dari Anda untuk
menyemprotkan cairan washer ke kaca
belakang dan mengoperasikan wiper
belakang selama 1–3 siklus.
Penyemprotan dan pengoperasian wiper
akan terus berlanjut hingga tuas dilepas.
5-41
Pendingin udara (A/C)
Halaman 174
Fitur Kenyamanan
jika dilengkapi
Sistem kontrol temperatur manual (Tipe dial)
1C_ManualAircon
Tombol-tombol sistem kontrol temperatur dapat berbeda tergantung pada spesifikasi
kendaraan.
(1) Pemilihan mode
(2) Kontrol temperatur
(3) Kontrol kecepatan kipas
(4) Defroster kaca belakang (jika dilengkapi)
(5) Kontrol asupan udara
(6) A/C (pendingin udara)
Pendingin udara (A/C)
1. Hidupkan mesin.
2. Sesuaikan mode ke posisi yang diinginkan.
Untuk meningkatkan efektivitas pendinginan, pilih:
• Pendinginan: ĭ
3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi yang diinginkan.
4.Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh).
5. Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke level yang diinginkan.
Jika memerlukan pendinginan, aktifkan sistem A/C.
Pemilihan mode
Knob pemilihan mode akan mengontrol arah aliran udara melalui sistem ventilasi.
5-42
Pendingin udara (A/C)
Halaman 175
Arah aliran udara
1C_AirconModeSelectionOverview
Simbol
Pengoperasian
Arah
ĭ
Aliran udara diarahkan ke tubuh bagian atas dan wajah.
Selain itu, setiap outlet dapat dikontrol untuk
mengarahkan udara yang keluar dari outlet.
B, D
Ĭ
Aliran udara diarahkan ke wajah dan lantai.
B, C, D
Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai, dengan
sedikit udara diarahkan ke defroster kaca depan dan
jendela samping.
C
Å
Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai dan kaca
depan dengan sedikit diarahkan ke defroster jendela
samping.
A, C
ī
Ç
Sebagian besar aliran udara diarahkan ke kaca depan dengan
sedikit udara diarahkan ke defroster jendela samping.
A
5-43
Pendingin udara (A/C)
Halaman 176
Fitur Kenyamanan
Ventilasi pada instrument cluster
2C_FrontVent
Anda dapat menyesuaikan arah aliran
udara dari ventilasi ini menggunakan
tuas kontrol ventilasi seperti ditunjukkan
pada ilustrasi.
Kontrol temperatur
2C_AirconTempKnob
Temperatur akan meningkat dengan
memutar knob ke kiri. Temperatur akan
menurun dengan memutar knob ke
kanan.
5-44
Kontrol asupan udara
Mode resirkulasi udara
WL_RecirculationModeLamp
Dengan memilih mdoe resirkulasi udara,
udara dari dalam kabin akan dihisap
melalui sistem kontrol temperatur.
Mode udara dari luar (fresh)
Tipe A
WL_RecirculationModeLamp_2
Tipe B
WL_RecirculationModeLamp_3
Lampu indikator pada tombol akan
menyala (tipe A) atau mati (tipe B) saat
posisi udara dari luar (fresh) dipilih.
Dengan memilih mode udara dari luar
(fresh), udara akan masuk ke dalam
kendaraan dari luar dan disalurkan
melalui sistem kontrol temperatur.
Pendingin udara (A/C)
Halaman 177
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian:
• Penggunaan sistem kontrol
temperatur secara terus-menerus
dalam posisi resirkulasi udara dapat
meningkat kelembapan di kabin
kendaraan yang dapat menyebabkan
kaca depan dan jendela samping
berembun serta mengurangi visibilitas.
• Jangan tidur di dalam kendaraan
dengan mengoperasikan sistem A/C.
• Pengoperasian resirkulasi udara secara
terus-menerus dapat menyebabkan
rasa kantuk atau mengantuk, serta
kehilangan kendali kendaraan.
Sesuaikan kontrol asupan udara ke
posisi udara dari luar (fresh) saat
berkendara.
Informasi
Disarankan mengoperasikan sistem
dalam posisi udara dari luar (fresh).
Penggunaan sistem kontrol temperatur
secara terus-menerus dalam posisi
resirkulasi udara (tanpa mengaktifkan
A/C) dapat menyebabkan peningkatan
kelembapan di dalam kendaraan yang
dapat menyebabkan kaca berembun dan
mengurangi visibilitas.
Selain itu, pengoperasian A/C dalam
waktu yang lama dengan posisi
resirkulasi udara akan menghasilkan
udara yang sangat kering di dalam kabin.
Kontrol kecepatan kipas
2C_AirconwindKnob
Putar knob ke kanan untuk meningkatkan
kecepatan dan aliran udara. Putar knob
ke kiri untuk menurunkan kecepatan dan
aliran udara.
Menempatkan knob kecepatan kipas ke
posisi “0” akan mematikan kipas.
Informasi
Mengoperasikan kecepatan kipas saat
tombol Engine Start/Stop berada dalam
posisi ON dapat menyebabkan daya
baterai habis.
Pendingin udara (A/C)
2C_AirconButton
Tekan tombol A/C untuk mengaktifkan
sistem A/C (lampu indikator menyala).
Tekan tombol sekali lagi untuk
menonaktifkan sistem A/C.
5-45
Pengoperasian sistem
Halaman 178
Fitur Kenyamanan
Pengoperasian sistem
Ventilasi
1. Sesuaikan mode ke posisi ĭ.
2. Sesuaikan kontrol asupan udara ke
mode udara dari luar (fresh)
3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi
yang diinginkan.
4.Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke
level yang diinginkan.
Tips pengoperasian
• Untuk membantu mencegah debu
atau bau yang tidak sedap masuk ke
dalam kabin kendaraan melalui sistem
ventilasi, sesuaikan untuk sementara
waktu kontrol asupan udara ke mode
resirkulasi udara. Pastikan untuk
mengembalikannya ke mode udara
dari luar (fresh) setelah masalah
berlalu agar udara segar tetap masuk
ke dalam kabin kendaraan. Ini dapat
membantu menjaga kewaspadaan dan
kenyamanan pengemudi.
• Agar kaca depan bagian dalam tidak
berembun, sesuaikan kontrol asupan
udara ke posisi udara dari luar (fresh),
kecepatan kipas ke posisi yang
diinginkan, aktifkan sistem A/C, dan
sesuaikan kontrol temperatur ke
temperatur yang diinginkan.
5-46
Pendingin udara (A/C)
1. Hidupkan mesin. Tekan tombol A/C.
2. Sesuaikan mode ke posisi ĭ.
3. Sesuaikan kontrol asupan udara ke
posisi udara dari luar (fresh) atau
resirkulasi udara.
4. Sesuaikan kontrol kecepatan kipas
dan temperatur sesuai keinginan.
PEMBERITAHUAN
• Saat mengoperasikan sistem A/C,
perhatikan indikator temperatur
dengan cermat saat berkendara pada
tanjakan atau dalam lalu lintas padat/
macet saat temperatur di luar tinggi.
Lanjutkan menggunakan kipas tetapi
nonaktifkan sistem A/C jika indikator
temperatur menunjukkan mesin terlalu
panas.
• Selalu operasikan A/C dengan
menutup jendela. Dalam cuaca yang
lembap, jika jendela terbuka dan A/C
beroperasi, tetesan air dapat
terbentuk di dalam kendaraan dan
berpotensi merusak perangkat
elektrik.
Perawatan sistem
Halaman 179
Tips pengoperasian sistem A/C
• Jika kendaraan diparkir di bawah terik
sinar matahari langsung saat cuaca
panas, buka jendela beberapa saat
untuk mengeluarkan udara panas dari
kabin kendaraan.
• Setelah dirasa cukup dingin,
kembalikan dari posisi resirkulasi
udara ke posisi udara dari luar (fresh).
• Untuk membantu mengurangi
kelembapan di dalam jendela pada
saat hujan atau lembap, kurangi
kelembapan di kabin kendaraan
dengan mengoperasikan sistem A/C
dengan jendela dan sunroof yang
tertutup.
• Operasikan sistem A/C setiap bulan
selama beberapa menit untuk
memastikan performa sistem tetap
maksimal.
• Jika Anda mengoperasikan A/C secara
berlebihan, perbedaan temperatur
antara udara dari luar (fresh) dan kaca
depan dapat menyebabkan
permukaan luar kaca depan berembun
dan mengurangi visibilitas. Dalam
kasus ini, sesuaikan switch pemilihan
mode ke posisi ĭ dan sesuaikan
switch kontrol kecepatan kipas ke
level minimum.
Perawatan sistem
Filter udara kabin
Filter udara kabin terpasang di belakang
laci dasbor. Filter ini menyaring debu
atau polutan lain yang masuk ke kabin
kendaraan melalui sistem A/C.
Kami menyarankan agar filter udara
kabin diganti oleh dealer resmi HYUNDAI
sesuai dengan jadwal perawatan. Jika
kendaraan dioperasikan dalam kondisi
yang berat seperti jalan berdebu atau
kasar dan/atau mengangkut hewan
peliharaan atau penumpang yang
merokok di dalam kendaraan, maka
pemeriksaan dan penggantian filter
udara kabin perlu dilakukan lebih sering.
Informasi
Gantilah filter sesuai dengan jadwal
perawatan. Jika kendaraan dioperasikan
dalam kondisi yang berat seperti jalan
berdebu atau kasar, pemeriksaan dan
penggantian filter udara kontrol
temperatur perlu dilakukan lebih sering.
Memeriksa jumlah refrigerant A/C
Jika jumlah refrigerant terlalu rendah
atau terlalu tinggi, performa A/C akan
menurun. Kami menyarankan kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
PERINGATAN
Kendaraan yang dilengkapi dengan
R-134a
ė
Untuk mencegah cedera serius, lakukan
servis sistem A/C hanya oleh teknisi
terlatih dan tersertifikasi. R-134a
dioperasikan pada tekanan tinggi.
Lakukan pengambilan ulang semua
refrigerant dengan peralatan yang
sesuai. Melepaskan refrigerant secara
langsung ke atmosfer berbahaya bagi
individu dan lingkungan.
PEMBERITAHUAN
Sistem refrigerant hanya boleh diservis
oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi di
area yang memiliki ventilasi yang
memadai untuk memastikan
pengoperasian yang tepat dan aman.
5-47
Pendingin udara (A/C)
Halaman 180
Fitur Kenyamanan
jika dilengkapi
Sistem kontrol temperatur manual (Tipe tombol)
1C_ManualAircon_2
Tombol-tombol sistem kontrol temperatur dapat berbeda tergantung pada spesifikasi
kendaraan.
(1) Kontrol kecepatan kipas
(2) Kontrol asupan udara
(3) Defroster kaca belakang (jika dilengkapi)
(4) Pemilihan mode
(5) Kontrol temperatur
(6) A/C (pendingin udara)
Pendingin udara (A/C)
1. Hidupkan mesin.
2. Sesuaikan mode ke posisi yang diinginkan.
Untuk meningkatkan efektivitas pendinginan, pilih:
• Pendinginan: ĭ
3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi yang diinginkan.
4.Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh).
5. Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke level yang diinginkan.
Jika menginginkan pendinginan, aktifkan sistem A/C.
Pemilihan mode
Tombol pemilihan mode akan mengontrol arah aliran udara melalui sistem ventilasi.
5-48
Pendingin udara (A/C)
Halaman 181
Arah aliran udara
1C_AirconModeSelectionOverview
Simbol
Pengoperasian
Arah
ĭ
Aliran udara akan diarahkan ke tubuh bagian atas dan
wajah. Selain itu, setiap outlet dapat dikontrol untuk
mengarahkan udara dari outlet.
B, D
Ĭ
Aliran udara akan diarahkan ke wajah dan lantai.
B, C, D
Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai, dan
sebagian kecil diarahkan ke kaca depan dan defroster
jendela samping.
C
Å
Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai dan kaca
depan dengan sebagian kecil diarahkan ke defroster
jendela samping.
A, C
ī
Sebagian besar aliran udara diarahkan ke kaca depan
dengan sebagian kecil diarahkan ke defroster jendela
samping.
A
Ç
5-49
Pendingin udara (A/C)
Halaman 182
Fitur Kenyamanan
Ventilasi pada instrument cluster
2C_FrontVent
Anda dapat menyesuaikan arah aliran
udara dari ventilasi ini menggunakan
tuas kontrol ventilasi seperti ditunjukkan
pada ilustrasi.
Kontrol temperatur
2C_AirconTempKnob_1
Tekan switch ke atas untuk menaikkan
temperatur. Tekan ke bawah untuk
menurunkan temperatur.
5-50
Kontrol asupan udara
Mode resirkulasi udara
WL_RecirculationModeLamp
Saat memilih mode resirkulasi udara,
udara dari dalam kabin akan dihisap
melalui sistem kontrol temperatur.
Mode udara dari luar (fresh)
Tipe A
WL_RecirculationModeLamp_2
Tipe B
WL_RecirculationModeLamp_3
Lampu indikator pada tombol akan
menyala (tipe A) atau mati (tipe B) saat
posisi udara dari luar (fresh) dipilih.
Saat memilih mode udara dari luar
(fresh), udara dari luar akan masuk ke
kabin kendaraan dan dialirkan melalui
sistem kontrol temperatur.
Pendingin udara (A/C)
Halaman 183
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian:
• Penggunaan sistem kontrol
temperatur secara terus-menerus
dalam posisi resirkulasi udara dapat
meningkat kelembapan di kabin
kendaraan yang dapat menyebabkan
kaca depan dan jendela samping
berembun serta mengurangi visibilitas.
• Jangan tidur di dalam kendaraan
dengan mengoperasikan sistem A/C.
• Pengoperasian resirkulasi udara secara
terus-menerus dapat menyebabkan
rasa kantuk atau mengantuk, serta
kehilangan kendali kendaraan.
Sesuaikan kontrol asupan udara ke
posisi udara dari luar (fresh) saat
berkendara.
Informasi
Disarankan mengoperasikan sistem
dalam posisi udara dari luar (fresh).
Penggunaan sistem kontrol temperatur
secara terus-menerus dalam posisi
resirkulasi udara (tanpa mengaktifkan
A/C) dapat menyebabkan peningkatan
kelembapan di dalam kendaraan yang
dapat menyebabkan kaca berembun dan
mengurangi visibilitas.
Selain itu, pengoperasian A/C dalam
waktu yang lama dengan posisi
resirkulasi udara akan menghasilkan
udara yang sangat kering di dalam kabin.
Kontrol kecepatan kipas
2C_AirconwindKnob_1
Tekan switch ke atas untuk
meningkatkan kecepatan kipas dan aliran
udara. Tekan ke bawah untuk
menurunkan kecepatan kipas dan aliran
udara.
Informasi
Mengoperasikan kecepatan kipas saat
tombol Engine Start/Stop berada dalam
posisi ON dapat menyebabkan daya
baterai habis.
Pendingin udara (A/C)
2C_AirconButton_1
Tekan tombol A/C untuk mengaktifkan
sistem A/C (lampu indikator menyala).
Tekan tombol sekali lagi untuk
menonaktifkan sistem A/C.
5-51
Pengoperasian sistem
Halaman 184
Fitur Kenyamanan
Pengoperasian sistem
Ventilasi
1. Sesuaikan mode ke posisi ĭ.
2. Sesuaikan kontrol asupan udara ke
mode udara dari luar (fresh)
3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi
yang diinginkan.
4.Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke
level yang diinginkan.
Tips pengoperasian
• Untuk membantu mencegah debu
atau bau yang tidak sedap masuk ke
dalam kabin kendaraan melalui sistem
ventilasi, sesuaikan untuk sementara
waktu kontrol asupan udara ke mode
resirkulasi udara. Pastikan untuk
mengembalikannya ke mode udara
dari luar (fresh) setelah masalah
berlalu agar udara segar tetap masuk
ke dalam kabin kendaraan. Ini dapat
membantu menjaga kewaspadaan dan
kenyamanan pengemudi.
• Agar kaca depan bagian dalam tidak
berembun, sesuaikan kontrol asupan
udara ke posisi udara dari luar (fresh),
kecepatan kipas ke posisi yang
diinginkan, aktifkan sistem A/C, dan
sesuaikan kontrol temperatur ke
temperatur yang diinginkan.
5-52
Pendingin udara (A/C)
1. Hidupkan mesin. Tekan tombol A/C.
2. Sesuaikan mode ke posisi ĭ.
3. Sesuaikan kontrol asupan udara ke
posisi udara dari luar (fresh) atau
resirkulasi udara.
4.Sesuaikan kontrol kecepatan kipas
dan temperatur sesuai keinginan.
PEMBERITAHUAN
• Saat mengoperasikan sistem A/C,
perhatikan indikator temperatur
dengan cermat saat berkendara pada
tanjakan atau dalam lalu lintas padat/
macet saat temperatur di luar tinggi.
Lanjutkan menggunakan kipas tetapi
nonaktifkan sistem A/C jika indikator
temperatur menunjukkan mesin terlalu
panas.
• Selalu operasikan A/C dengan
menutup jendela. Dalam cuaca yang
lembap, jika jendela terbuka dan A/C
beroperasi, tetesan air dapat
terbentuk di dalam kendaraan dan
berpotensi merusak perangkat
elektrik.
Perawatan sistem
Halaman 185
Tips pengoperasian sistem A/C
• Jika kendaraan diparkir di bawah terik
sinar matahari langsung saat cuaca
panas, buka jendela beberapa saat
untuk mengeluarkan udara panas dari
kabin kendaraan.
• Setelah dirasa cukup dingin,
kembalikan dari posisi resirkulasi
udara ke posisi udara dari luar (fresh).
• Untuk membantu mengurangi
kelembapan di dalam jendela pada
saat hujan atau lembap, kurangi
kelembapan di kabin kendaraan
dengan mengoperasikan sistem A/C
dengan jendela dan sunroof yang
tertutup.
• Operasikan sistem A/C setiap bulan
selama beberapa menit untuk
memastikan performa sistem tetap
maksimal.
• Jika Anda mengoperasikan A/C secara
berlebihan, perbedaan temperatur
antara udara dari luar (fresh) dan kaca
depan dapat menyebabkan
permukaan luar kaca depan berembun
dan mengurangi visibilitas. Dalam
kasus ini, sesuaikan switch pemilihan
mode ke posisi ĭ dan sesuaikan
switch kontrol kecepatan kipas ke
level minimum.
Perawatan sistem
Filter udara kabin
Filter udara kabin terpasang di belakang
laci dasbor. Filter ini menyaring debu
atau polutan lain yang masuk ke kabin
kendaraan melalui sistem A/C.
Kami menyarankan agar filter udara
kabin diganti oleh dealer resmi HYUNDAI
sesuai dengan jadwal perawatan. Jika
kendaraan dioperasikan dalam kondisi
yang berat seperti jalan berdebu atau
kasar dan/atau mengangkut hewan
peliharaan atau penumpang yang
merokok di dalam kendaraan, maka
pemeriksaan dan penggantian filter
udara kabin perlu dilakukan lebih sering.
Informasi
Gantilah filter sesuai dengan jadwal
perawatan. Jika kendaraan dioperasikan
dalam kondisi yang berat seperti jalan
berdebu atau kasar, pemeriksaan dan
penggantian filter udara kontrol
temperatur perlu dilakukan lebih sering.
Memeriksa jumlah refrigerant A/C
Jika jumlah refrigerant terlalu rendah
atau terlalu tinggi, performa A/C akan
menurun. Kami menyarankan kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
PERINGATAN
Kendaraan yang dilengkapi dengan
R-134a
ė
Untuk mencegah cedera serius, lakukan
servis sistem A/C hanya oleh teknisi
terlatih dan tersertifikasi. R-134a
dioperasikan pada tekanan tinggi.
Lakukan pengambilan ulang semua
refrigerant dengan peralatan yang sesuai.
Melepaskan refrigerant secara langsung
ke atmosfer berbahaya bagi individu dan
lingkungan.
PEMBERITAHUAN
Sistem refrigerant hanya boleh diservis
oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi di
area yang memiliki ventilasi yang
memadai untuk memastikan
pengoperasian yang tepat dan aman.
5-53
Sistem kontrol temperatur otomatis
Halaman 186
Fitur Kenyamanan
jika dilengkapi
Sistem kontrol temperatur otomatis
1C_AutomaticAircon
Tombol-tombol sistem kontrol temperatur dapat berbeda tergantung pada
spesifikasi kendaraan.
(1) Kontrol kecepatan kipas
(2) Kontrol asupan udara
(3) Defroster kaca belakang (jika dilengkapi)
(4) Defroster kaca depan
(5) Pemilihan mode
(6) A/C (pendingin udara)
(7) AUTO (kontrol otomatis)
(8) OFF
(9) Kontrol temperatur
(10) Tampilan kontrol temperatur
5-54
Pendingin udara (A/C) otomatis
Halaman 187
Pendingin udara (A/C)
otomatis
Sistem kontrol temperatur otomatis
dikendalikan dengan mengatur
temperatur yang diinginkan.
1. Tekan tombol AUTO.
2C_AirconAutoButton
2. Tekan naik atau turun pada switch
kontrol temperatur untuk mengatur
temperatur yang diinginkan. Jika
temperatur diatur pada level
minimum, sistem A/C akan beroperasi
secara terus-menerus. Setelah kabin
kendaraan cukup dingin, sesuaikan
kembali switch ke level temperatur
yang lebih tinggi jika memungkinkan.
2C_AirconTempButton
Untuk menonaktifkan pengoperasian
otomatis, pilih salah satu tombol
berikut:
• Switch pemilihan mode
• Tombol defrost kaca depan (Tekan
tombol satu kali lagi untuk
menonaktifkan fitur defroster kaca
depan.)
• Switch kontrol kecepatan kipas
The selected function will be controlled
manually while other functions
operate automatically.
Fitur yang dipilih akan dikontrol secara
manual sementara fitur lainnya akan
tetap beroperasi secara otomatis.
Untuk kenyamanan Anda dan
meningkatkan efektivitas sistem
kontrol temperatur, gunakan tombol
AUTO dan sesuaikan temperatur ke
25°C (jika tidak dilengkapi dengan
pemanas).
PEMBERITAHUAN
2C_SolarRadiationSensor
Jangan letakkan apa pun di dekat sensor
untuk memastikan kontrol sistem
pendingin yang optimal.
5-55
Pendingin udara (A/C)
Halaman 188
Fitur Kenyamanan
Pendingin udara (A/C)
1. Hidupkan mesin.
2. Sesuaikan mode ke posisi yang diinginkan. Untuk meningkatkan efektivitas
pendinginan, pilih:
• Pendinginan: Æ 3. Sesuaikan kontrol temperatur ke
posisi yang diinginkan.
4.Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh).
5. Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke level yang diinginkan.
6.Jika menginginkan pendinginan, aktifkan sistem A/C.
7. Tekan tombol AUTO untuk mengaktifkan kontrol otomatis secara penuh pada
sistem.
Pemilihan mode
2C_AirconModeSelection
Switch pemilihan mode akan mengontrol arah aliran udara melalui sistem ventilasi.
5-56
Pendingin udara (A/C)
Halaman 189
Arah aliran udara
1C_AirconModeSelectionOverview
Simbol
Pengoperasian
Arah
ĭ
Aliran udara akan diarahkan ke tubuh bagian atas dan
wajah. Selain itu, setiap outlet dapat dikontrol untuk
mengarahkan udara dari outlet.
B, D
Ĭ
Aliran udara akan diarahkan ke wajah dan lantai.
B, C, D
Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai, dan
sebagian kecil diarahkan ke kaca depan dan defroster
jendela samping.
C
Å
ī
Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai dan kaca
depan dengan sebagian kecil diarahkan ke defroster
jendela samping.
A, C
5-57
Pendingin udara (A/C)
Halaman 190
Fitur Kenyamanan
Defroster kaca depan [A], [D]
2C_AirconFrontDefrostButton
Tekan tombol A/C untuk mengaktifkan
sistem secara manual (lampu indikator
menyala) dan untuk menonaktifkannya.
Tekan tombol defroster kaca depan
(lampu indikator menyala) untuk
mengaktifkan defroster kaca depan. Jika
ditur defogging kaca depan diaktifkan,
maka mode udara dari luar (fresh) akan
dipilih secara otomatis dan sistem A/C
akan beroperasi sesuai dengan
temperatur lingkungan sekitar yang
terdeteksi.
Tekan tombol defroster kaca depan
sekali lagi (lampu indikator mati) untuk
menonaktifkan fitur ini. Setiap
pengaturan sistem kontrol temperatur
akan kembali ke pengaturan sebelumnya
sebelum tombol defroster kaca depan
dipilih.
Ventilasi pada instrument cluster
2C_FrontVent
Arah aliran udara dari ventilasi
instrument cluster dapat diarahkan ke
atas/bawah atau kiri/kanan
menggunakan tuas kontrol ventilasi.
Lubang ventilasi dapat dibuka atau
ditutup secara terpisah dengan
menggunakan tuas kontrol ventilasi.
5-58
Kontrol temperatur
2C_AirconTempButton
Tekan switch ke atas untuk menaikkan
temperatur. Tekan ke bawah untuk
menurunkan temperatur.
Konversi temperatur (°C ↔ °F)
Untuk mengubah satuan temperatur
dari °C ke °F atau dari °F ke °C:
• Tekan tombol A/C dan tekan tombol
MODE dalam waktu 5 detik.
• Pilih Settings > General > Units >
Temperature unit > °C/°F pada
sistem infotainment.
Pendingin udara (A/C)
Halaman 191
Kontrol asupan udara
Mode resirkulasi udara
WL_RecirculationModeLamp
Saat memilih mode resirkulasi udara,
udara dari dalam kabin akan dihisap
melalui sistem kontrol temperatur.
Mode udara dari luar (fresh)
Tipe A
WL_RecirculationModeLamp_2
Tipe B
WL_RecirculationModeLamp_3
Lampu indikator pada tombol akan
menyala (tipe A) atau mati (tipe B) saat
posisi udara dari luar (fresh) dipilih.
Saat memilih mode udara dari luar
(fresh), udara dari luar akan masuk ke
kabin kendaraan dan dialirkan melalui
sistem kontrol temperatur.
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian:
• Penggunaan sistem kontrol
temperatur secara terus-menerus
dalam posisi resirkulasi udara dapat
meningkat kelembapan di kabin
kendaraan yang dapat menyebabkan
kaca depan dan jendela samping
berembun serta mengurangi visibilitas.
• Jangan tidur di dalam kendaraan
dengan mengoperasikan sistem A/C.
• Pengoperasian resirkulasi udara secara
terus-menerus dapat menyebabkan
rasa kantuk atau mengantuk, serta
kehilangan kendali kendaraan.
Sesuaikan kontrol asupan udara ke
posisi udara dari luar (fresh) saat
berkendara.
Informasi
Disarankan mengoperasikan sistem
dalam posisi udara dari luar (fresh).
Penggunaan sistem kontrol temperatur
secara terus-menerus dalam posisi
resirkulasi udara (tanpa mengaktifkan
A/C) dapat menyebabkan peningkatan
kelembapan di dalam kendaraan yang
dapat menyebabkan kaca berembun dan
mengurangi visibilitas.
Selain itu, pengoperasian A/C dalam
waktu yang lama dengan posisi
resirkulasi udara akan menghasilkan
udara yang sangat kering di dalam kabin.
5-59
Perawatan sistem
Halaman 192
Fitur Kenyamanan
Kontrol kecepatan kipas
2C_Airconwind
Tekan switch ke atas untuk
meningkatkan kecepatan kipas dan
aliran udara. Tekan ke bawah untuk
menurunkannya.
Menekan tombol OFF akan mematikan
kipas.
Informasi
Mengoperasikan kecepatan kipas saat
tombol Engine Start/Stop berada dalam
posisi ON dapat menyebabkan daya
baterai habis.
Pendingin udara (A/C)
2C_AirconAirconButton
Tekan tombol A/C untuk mengaktifkan
sistem secara manual (lampu indikator
menyala) dan untuk menonaktifkannya.
5-60
Mode OFF
2C_AirconAutoOffButton
Tekan tombol OFF untuk menonaktifkan
sistem kontrol temperatur. Anda tetap
dapat mengoperasikan tombol mode
dan tombol asupan udara selama tombol
Engine Start/Stop berada dalam posisi
ON.
Perawatan sistem
Filter udara kabin
Filter udara kabin terpasang di belakang
laci dasbor. Filter ini menyaring debu
atau polutan lain yang masuk ke kabin
kendaraan melalui sistem A/C.
Kami menyarankan agar filter udara kabin
diganti oleh dealer resmi HYUNDAI
sesuai dengan jadwal perawatan. Jika
kendaraan dioperasikan dalam kondisi
yang berat seperti jalan berdebu atau
kasar dan/atau mengangkut hewan
peliharaan atau penumpang yang
merokok di dalam kendaraan, maka
pemeriksaan dan penggantian filter
udara kabin perlu dilakukan lebih sering.
Informasi
• Gantilah filter sesuai dengan jadwal
perawatan. Jika kendaraan
dioperasikan dalam kondisi yang berat
seperti jalan berdebu atau kasar,
pemeriksaan dan penggantian filter
udara kontrol temperatur perlu
dilakukan lebih sering.
• Jika laju aliran udara tiba-tiba
menurun, kami merekomendasikan
agar kendaraan Anda diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Defrosting dan defogging kaca depan
Halaman 193
Memeriksa jumlah refrigerant A/C
Jika jumlah refrigerant terlalu rendah
atau terlalu tinggi, performa A/C akan
menurun. Kami menyarankan kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
PERINGATAN
Kendaraan yang dilengkapi dengan
R-134a
ė
Untuk mencegah cedera serius, lakukan
servis sistem A/C hanya oleh teknisi
terlatih dan tersertifikasi. R-1234yf
dioperasikan pada tekanan tinggi.
Lakukan pengambilan ulang semua
refrigerant dengan peralatan yang
sesuai. Melepaskan refrigerant secara
langsung ke atmosfer berbahaya bagi
individu dan lingkungan.
PEMBERITAHUAN
Sistem refrigerant hanya boleh diservis
oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi di
area yang memiliki ventilasi yang
memadai untuk memastikan
pengoperasian yang tepat dan aman.
Defrosting dan defogging
kaca depan
PERINGATAN
Jagan menempatkan defrost di level ƛ
saat pengoperasian A/C dalam cuaca
yang sangat lembap. Permukaan luar
kaca depan dapat berembun dan
mengurangi visibilitas, sehingga berisiko
menyebabkan tabrakan yang
mengakibatkan cedera serius atau
kematian.
Sesuaikan tombol pemilihan mode ke
posisi udara level wajah ĭ dan turunkan
kecepatan kipas.
• Untuk performa defrost yang
maksimum, sesuaikan switch kontrol
temperatur ke pengaturan temperatur
maksimum dan kontrol kecepatan
kipas ke level maksimum.
• Jika Anda ingin mengarahkan udara
hangat ke lantai saat melakukan
defrost atau defogging, pilih posisi
defrost lantai.
• Sebelum berkendara, bersihkan semua
salju dan es dari kaca depan, kaca
belakang, spion luar, dan semua
jendela samping.
• Bersihkan seluruh salju dan es dari kap
mesin dan saluran masuk udara untuk
meningkatkan efisiensi sistem kontrol
temperatur dan defroster, serta
mengurangi kemungkinan
terbentuknya embun pada bagian
dalam kaca depan.
5-61
Sistem kontrol temperatur manual (Tipe dial)
Halaman 194
Fitur Kenyamanan
Sistem kontrol temperatur
manual (Tipe dial)
Untuk menghilangkan embun di
bagian dalam kaca depan
2C_InsideDefogProcedure_1
(1) Pilih kecepatan kipas apa pun.
(2) Pilih temperatur yang diinginkan.
(3) Tekan tombol defroster kaca depan.
(4) Mode udara dari luar (fresh) akan
dipilih secara otomatis. Sistem A/C
akan diaktifkan secara otomatis jika
mode berada pada posisi defrost.
Jika sistem A/C dan mode udara dari
luar (fresh) tidak dipilih secara otomatis,
tekan tombol yang sesuai.
5-62
Untuk menghilangkan embun di
bagian luar kaca depan
2C_OutsideDefrostProcedure_1
(1) Sesuaikan kecepatan kipas ke posisi
maksimum (paling kanan).
(2) Sesuaikan temperatur ke posisi
paling panas (paling kiri).
(3) Tekan tombol defroster kaca depan.
(4) Mode udara dari luar (fresh) dan A/C
akan dipilih secara otomatis.
Sistem kontrol iklim manual (Tipe tombol)
Halaman 195
Sistem kontrol iklim manual
(Tipe tombol)
Untuk menghilangkan embun di
bagian dalam kaca depan
2C_InsideDefogProcedure_2
(1) Pilih kecepatan kipas yang
diinginkan.
(2) Pilih temperatur yang diinginkan.
(3) Tekan tombol defroster (ƛ)
(4) A/C akan diaktifkan secara otomatis
sesuai dengan temperatur sekitar
yang terdeteksi dan mode udara
dari luar (fresh) akan dipilih secara
otomatis.
Jika A/C, mode udara dari luar (fresh),
dan kecepatan kipas yang lebih tinggi
tidak dipilih secara otomatis, sesuaikan
switch yang sesuai.
Jika switch defrost ditekan, kecepatan
kipas akan meningkat.
Untuk menghilangkan embun di
bagian luar kaca depan
2C_OutsideDefrostProcedure_2
(1) Sesuaikan kecepatan kipas ke
posisi maksimum.
(2) Sesuaikan temperatur ke posisi
paling panas.
(3) Tekan tombol defroster (ƛ)
(4) A/C akan diaktifkan secara
otomatis sesuai dengan temperatur
sekitar yang terdeteksi dan mode
udara dari luar (fresh) akan dipilih
secara otomatis.
Jika switch defrost ditekan, kecepatan
kipas yang rendah akan disesuaikan ke
kecepatan yang lebih tinggi.
5-63
Sistem kontrol temperatur otomatis
Halaman 196
Fitur Kenyamanan
Sistem kontrol temperatur
otomatis
Untuk menghilangkan embun di
bagian dalam kaca depan
2C_InsideDefogProcedure
(1) Pilih kecepatan kipas yang
diinginkan.
(2) Pilih temperatur yang diinginkan.
(3) Tekan tombol defroster kaca depan
(ƛ)
(4) Sistem air conditioning akan
menyala sesuai dengan temperatur
sekitar yang terdeteksi, mode udara
dari luar (fresh), dan kecepatan
kipas yang lebih tinggi akan dipilih
secara otomatis.
Jika sistem A/C, mode udara dari luar
(fresh), dan kecepatan kipas yang lebih
tinggi tidak dipilih secara otomatis,
sesuaikan switch yang sesuai secara
manual.
Jika menekan switch defrost,
kecepatan kipas akan meningkat.
5-64
Untuk menghilangkan embun di
bagian luar kaca depan
2C_OutsideDefrostProcedure
(1) Sesuaikan kecepatan kipas ke posisi
maksimum.
(2) Sesuaikan temperatur ke posisi
paling panas (HI).
(3) Tekan tombol defroster kaca depan
(ƛ)
(4) Sistem A/C akan beroperasi sesuai
dengan temperatur lingkungan
sekitar yang terdeteksi dan mode
udara dari luar (fresh) akan dipilih
secara otomatis.
Jika menekan switch defrost, kecepatan
kipas yang rendah akan disesuaikan
menjadi kecepatan kipas yang tinggi.
Defroster kaca belakang
Halaman 197
Logika defogging
Untuk mengurangi kemungkinan
terbentuknya embun di bagian dalam
kaca depan, kontrol asupan udara atau
A/C akan dikontrol secara otomatis
berdasarkan kondisi tertentu. Untuk
membatalkan atau mengatur ulang
logika defogging, lakukan langkah-
langkah berikut:
1. Tekan tombol Engine Start/Stop ke
posisi ON.
2. Tekan tombol defroster kaca depan
(ƛ).
3. Tekan tombol kontrol asupan udara
setidaknya 5 kali dalam waktu 3 detik.
Lampu indikator tombol kontrol asupan
udara akan berkedip 3 kali untuk
menunjukkan bahwa logika defogging
telah dinonaktifkan. Ulangi langkah-
langkah ini untuk mengaktifkan kembali
logika defogging.
Jika daya baterai kendaraan habis atau
terputus, sistem akan kembali ke status
standar logika defogging.
jika dilengkapi
Defroster kaca belakang
PEMBERITAHUAN
Jangan pernah menggunakan peralatan
tajam atau pembersih kaca yang
mengandung bahan abrasif untuk
membersihkan kaca agar tidak merusak
elemen defroster kaca belakang.
Defroster akan memanaskan kaca
untuk menghilangkan embun, kabut,
atau es tipis dari bagian dalam dan
luar kaca belakang saat mesin hidup.
• Untuk mengaktifkannya, tekan tombol
defroster kaca belakang yang terletak
pada panel kontrol tengah. Lampu
indikator pada tombol defroster kaca
belakang akan menyala saat defroster
aktif.
Sistem kontrol temperatur manual
2C_RearWindowDefrost_1
Sistem kontrol temperatur otomatis
2C_RearWindowDefrost
• Untuk menonaktifkannya, tekan
tombol defroster kaca belakang sekali
lagi.
Informasi
• Jika terdapat tumpukan salju tebal
pada kaca belakang, bersihkan
terlebih dahulu sebelum
mengoperasikan defroster kaca
belakang.
• Defroster kaca belakang akan
dinonaktifkan secara otomatis setelah
sekitar 20 menit atau saat tombol
Engine Start/Stop berada dalam posisi
OFF.
5-65
Auto dehumidify
Halaman 198
Fitur Kenyamanan
Sistem kontrol A/C
belakang
jika dilengkapi
Ventilasi A/C belakang terletak di bagian
atap di atas kursi baris ke-2.
2C_RearAirconditioningControl
Pengoperasian sistem
• Sistem A/C belakang dapat
dioperasikan saat A/C depan
beroperasi.
• Temperatur disesuaikan sama seperti
pada sistem A/C depan.
• Putar knob kontrol kecepatan kipas ke
kanan untuk meningkatkan kecepatan
kipas dan aliran udara.
• Putar knob ke kiri untuk menurunkan
kecepatan kipas dan aliran udara, atau
menonaktifkannya.
5-66
Fitur tambahan sistem
kontrol temperatur
jika dilengkapi
Auto dehumidify
Untuk meningkatkan kualitas udara di
kabin dan mengurangi pengembunan
pada kaca depan, mode resirkulasi
udara akan dinonaktifkan secara
otomatis setelah sekitar 5 hingga 30
menit, tergantung pada temperatur luar,
dan asupan udara akan beralih ke mode
udara dari luar (fresh).
Mengaktifkan atau menonaktifkan
Auto dehumidify
Sistem kontrol temperatur
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan
fitur Auto dehumidify, pilih mode udara
level wajah (ĭ) dan tekan tombol kontrol
asupan udara (Ê) setidaknya 5 kali
dalam waktu 3 detik. Saat Auto
dehumidify diaktifkan, lampu indikator
tombol kontrol asupan udara akan
berkedip 6 kali. Saat dinonaktifkan,
indikator akan berkedip 3 kali.
Sistem infotainment
Auto dehumidify dapat diaktifkan atau
dinonaktifkan dengan memilih Settings >
Vehicle > Climate > Automatic
ventilation > Auto dehumidify dari
sistem infotainment.
Penyimpanan konsol tengah
Halaman 199
Sirkulasi udara saat
mengoperasikan washer
jika dilengkapi
Mode resirkulasi udara akan diaktifkan
secara otomatis untuk mengurangi bau
cairan washer yang masuk ke dalam
kabin saat mengoperasikan washer kaca
depan.
Ketika mode berubah ke resirkulasi
udara, bau tidak sedap mungkin tidak
akan masuk ke dalam kabin kendaraan.
Mengaktifkan atau menonaktifkan
fitur Activation on washer fluid use
Sistem kontrol temperatur
Untuk mengaktifkan atau
menonaktifkan fitur Activation on
washer fluid use, pilih mode udara level
lantai (Å) lalu tekan tombol kontrol
asupan udara (Ê) sebanyak 5 kali
dalam waktu 3 detik.
Saat fitur Activation on washer fluid use
diaktifkan, indikator tombol kontrol
asupan udara akan berkedip 6 kali. Saat
dinonaktifkan, indikator akan berkedip 3
kali.
Sistem infotainment
Fitur Activation on washer fluid use
dapat diaktifkan atau dinonaktifkan
dengan memilih Settings > Vehicle >
Climate > Internal air circulation >
Activation on washer fluid use dari
sistem infotainment.
Kompartemen
penyimpanan
PERINGATAN
Jangan pernah menyimpan korek api,
korek gas, atau bahan yang mudah
terbakar/meledak lainnya di dalam
kendaraan. Benda-benda tersebut dapat
terbakar dan/atau meledak jika
kendaraan terpapar temperatur panas
dalam waktu yang lama.
PERINGATAN
SELALU pastikan penutup kompartemen
penyimpanan tertutup rapat saat
berkendara. Barang-barang di dalam
kendaraan akan bergerak secepat
kendaraan bergerak. Jika Anda harus
berhenti mendadak, berbelok tajam, atau
terjadi tabrakan, barang-barang tersebut
dapat terlontar keluar dari kompartemen
dan melukai pengemudi atau
penumpang.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kemungkinan
pencurian, jangan tinggalkan barang
berharga di dalam kompartemen
penyimpanan.
Penyimpanan konsol tengah
2C_CenterConsoleBox
Untuk membuka:
Tarik penutup penyimpanan ke atas.
5-67
Tray terbuka pada konsol
Halaman 200
Fitur Kenyamanan
Laci dasbor
2C_GloveBox
Untuk membuka:
Tarik tuas (1).
PERINGATAN
SELALU tutup pintu laci dasbor setelah
digunakan.
Pintu laci dasbor yang terbuka dapat
menyebabkan cedera serius pada
penumpang dalam kasus tabrakan,
meskipun penumpang menggunakan
sabuk pengaman.
Tray terbuka di depan kursi
penumpang depan
2C_OpenTray
Anda dapat menggunakan ruang ini
untuk menyimpan barang-barang kecil,
dll.
PERINGATAN
Jangan meletakkan benda tajam apa
pun di dalam tray terbuka. Hal ini dapat
menyebabkan cedera serius jika terjadi
pengereman mendadak atau tabrakan.
5-68
Tray terbuka pada konsol
2C_ConsoleOpenTray
Anda dapat menggunakan ruang ini
untuk menyimpan barang-barang kecil,
dll.
2C_ConsoleOpenTray_1
Setelah plat dilepas, Anda dapat
meletakkannya di bagian atas konsol dan
menggunakannya sebagai tray
penyimpanan.
PERINGATAN
• Jangan meletakkan benda tajam apa
pun di dalam tray terbuka. Hal ini
dapat menyebabkan cedera serius jika
terjadi pengereman mendadak atau
tabrakan.
• Saat menggunakan plat di atas konsol,
Anda tidak dapat menggunakan
dudukan tempat minum, switch,
pengisi daya wireless, dll. Jangan
gunakan plat di atas konsol saat
berkendara.
Meja lipat belakang
Halaman 201
Fitur interior
Dudukan tempat minum
Gelas atau minuman ukuran kecil dapat
diletakkan di dudukan tempat minum.
2C_CupHolderCenterConsole
2C_CupHolder_2
2C_CupHolder_3
[A] Konsol tengah
[B] Kursi baris ke-2
[C] Kursi baris ke-3
Gelas atau kaleng minuman kecil dapat
diletakkan di dudukan tempat minum.
Tarik sandaran tangan ke bawah untuk
menggunakan dudukan tempat minum.
PERINGATAN
• Hindari akselerasi dan pengereman
mendadak saat dudukan tempat
minum digunakan untuk mencegah
tumpahan minuman. Jika cairan panas
yang tumpah, Anda dapat mengalami
luka bakar. Luka seperti itu pada
pengemudi dapat menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan yang
berakibat tabrakan.
• Hanya gunakan gelas berbahan lunak
di dudukan tempat minum.
PEMBERITAHUAN
• Jaga agar minuman tetap tertutup
rapat saat berkendara untuk
mencegah tumpahan. Jika cairan
tumpah, bisa masuk ke sistem
kelistrikan/elektronik kendaraan dan
merusak komponen tersebut.
• Saat membersihkan cairan yang
tumpah, jangan gunakan udara panas
untuk mengeringkan dudukan tempat
minum. Hal ini dapat merusak interior.
• Jauhkan kaleng atau botol dari sinar
matahari langsung dan jangan
tinggalkan di dalam kendaraan yang
panas. Jika tidak, benda tersebut
dapat meledak.
jika dilengkapi
Meja lipat belakang
2C_BackTable
Meja lipat belakang untuk kursi baris
ke-2 terletak di belakang sandaran kursi
penumpang depan.
5-69
Power outlet
Halaman 202
Fitur Kenyamanan
Sunvisor
Sisi pengemudi
2C_Sunvisor
Sisi penumpang
2C_Sunvisor_1
Untuk menggunakan sunvisor, tarik ke
bawah.
Untuk menggunakannya untuk
menghalangi sinar matahari dari jendela
samping, tarik ke belakang, lepaskan
dari bracket (1) dan putar ke samping (2)
ke arah jendela.
Gunakan tempat tiket (jika dilengkapi)
untuk menyimpan tiket.
Untuk menggunakan cermin rias (3, jika
dilengkapi), tarik sunvisor ke bawah
(untuk sisi penumpang).
PERINGATAN
Jangan sampai menghalangi pandangan
Anda pada jalan saat menggunakan
sunvisor.
5-70
jika dilengkapi
Power outlet
Depan
2C_PowerOutlet
Belakang
2C_PowerOutlet_1
Power outlet dirancang untuk
menyediakan daya untuk ponsel atau
perangkat lain yang dirancang untuk
digunakan dengan sistem kelistrikan
kendaraan.
Perangkat tersebut sebaiknya tidak
melebihi daya 180 W saat mesin hidup.
PERINGATAN
Jangan sampai tersengat listrik. Jangan
masukkan jari atau benda asing (seperti
peniti, dll.) ke dalam power outlet atau
menyentuhnya dengan tangan yang
basah.
Pengisi daya USB
Halaman 203
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada power
outlet:
• Gunakan power outlet hanya saat
mesin hidup dan cabut steker aksesori
setelah digunakan. Menggunakan
power outlet dalam waktu yang lama
saat mesin mati dapat menyebabkan
daya baterai habis.
• Hanya gunakan aksesori listrik 12 V
yang memiliki kapasitas kurang dari
180 W.
• Sesuaikan A/C atau pemanas ke level
minimum saat menggunakan power
outlet.
• Tutup penutup outlet saat tidak
digunakan.
• Beberapa perangkat elektronik
mungkin menyebabkan interferensi
saat dicolokkan ke power outlet
kendaraan.
• Dorong steker sepenuhnya masuk.
Steker yang tidak tertancap sempurna
dapat menghasilkan panas berlebih
dan menyebabkan sekring putus.
• Hubungkan hanya perangkat yang
dilengkapi dengan perlindungan arus
balik. Arus dari baterai perangkat
tanpa perlindungan dapat
menyebabkan sistem kelistrikan atau
elektronik kendaraan mengalami
malfungsi.
Pengisi daya USB
Pengisi daya USB dirancang untuk
mengisi ulang daya baterai perangkat
elektronik berukuran kecil dengan
menggunakan kabel USB.
Depan
2C_USBChargeOutlet_4
Belakang
2C_USBChargeOutlet_2
Pengisi daya USB dapat digunakan
untuk mengisi daya baterai perangkat
elektronik berukuran kecil dengan
menggunakan kabel USB.
Perangkat elektronik dapat diisi dayanya
saat mesin hidup.
5-71
Sistem pengisian daya wireless untuk smartphone
Halaman 204
Fitur Kenyamanan
PEMBERITAHUAN
• Gunakan pengisi daya USB saat mesin
hidup. Penggunaan pengisi daya USB
dalam waktu lama dengan tombol
Engine Start/Stop dalam posisi ON
(mesin mati) dapat menyebabkan
daya baterai habis.
• Untuk mencegah kerusakan pada
pengisi daya USB:
- Jangan masukkan benda asing atau
menumpahkan cairan ke dalam
soket. Terminal pengisian daya USB
dapat rusak.
- Jangan gunakan perangkat dengan
arus melebihi 3.000 mA (3.0 A).
• Saat mengisi daya perangkat
elektronik menggunakan adaptor
konverter USB (tipe C ke A), gunakan
adaptor asli yang ditentukan untuk
kendaraan Anda. Adaptor umum yang
banyak digunakan tidak dilengkapi
dengan perlindungan arus berlebihan
atau kestabilan sistem.
Penggunaan kabel yang tidak sesuai
spesifikasi dapat merusak pengisi daya
USB kendaraan atau perangkat yang
terhubung. Kami merekomendasikan
Anda menghubungi dealer resmi
HYUNDAI untuk informasi lebih
jelasnya mengenai aksesori kendaraan
HYUNDAI.
• Penggunaan suku cadang yang tidak
resmi dapat merusak port USB dan
sistem infotainment. Kerusakan
tersebut tidak ditanggung oleh garansi
kendaraan Anda.
5-72
Informasi
• Status pengisian daya baterai dapat
dipantau pada perangkat elektronik.
• Cabut kabel USB dari port USB setelah
digunakan.
• Smartphone atau tablet PC dapat
menjadi hangat selama proses
pengisian daya. Hal ini bukan
merupakan malfungsi pada sistem
pengisian daya.
• Smartphone atau tablet PC yang tidak
menggunakan kabel USB untuk
mengisi daya harus diisi menggunakan
pengisi daya bawaannya.
• Jangan mencoba menggunakan
terminal pengisian daya untuk
menghidupkan audio atau memutar
media pada sistem infotainment.
• Pengisian daya mungkin tidak dapat
dilakukan saat menggunakan
konverter tipe C ke A yang dijual oleh
produsen ponsel atau yang tersedia
secara komersial.
Sistem pengisian daya
wireless untuk smartphone
jika dilengkapi
2C_WirelessSmartPhoneChargingSystem
Sistem pengisian daya wireless untuk smartphone
Halaman 205
Mengisi daya smartphone Anda
Sistem pengisian daya wireless
hanya dapat digunakan untuk
smartphone yang mendukung
teknologi Qi (þ). Kunjungi situs resmi
produsen smartphone Anda untuk
memeriksa apakah smartphone Anda
mendukung teknologi Qi.
Proses pengisian daya wireless akan
dimulai ketika Anda meletakkan
smartphone yang mendukung Qi di atas
pad pengisi daya wireless dengan layar
menghadap ke atas.
1. Pengisi daya wireless dapat digunakan
saat semua pintu tertutup dan tombol
Engine Start/Stop dalam posisi ON
atau START.
2. Aktifkan fitur pengisian daya
wireless dari menu Settings pada
sistem infotainment.
• Pilih: Settings > Vehicle >
Convenience > Wireless charging
system for mobile devices
3. Letakkan smartphone di tengah pad
pengisian daya wireless. Indikator
akan ditampilkan pada layar AVN saat
smartphone sedang mengisi daya.
Informasi
• Keluarkan benda lain, termasuk smart
key dari pad pengisi daya wireless.
• Untuk smartphone tipe lipat, saat
menggunakan pengisian daya
wireless, letakkan smartphone dalam
posisi terlipat dengan bagian
belakang perangkat menghadap ke
tengah unit pengisi daya wireless.
Jika smartphone Anda tidak mengisi
daya:
• Geser posisi smartphone di atas pad
pengisian daya.
Sistem akan memberikan peringatan
berupa pesan pada layar instrument
cluster jika smartphone masih berada di
atas pad pengisian daya wireless setelah
kendaraan dimatikan dan pintu depan
dibuka.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah cairan merusak sistem
pengisian daya wireless di kendaraan
Anda, pastikan tidak menumpahkan
cairan saat melakukan pengisian daya.
PEMBERITAHUAN
• Sistem pengisian daya wireless
mungkin tidak mendukung
smartphone tertentu yang tidak sesuai
dengan spesifikasi Qi (þ).
• Saat meletakkan smartphone di atas
pad pengisi daya, posisikan perangkat
di tengah untuk performa pengisian
yang optimal. Jika smartphone terlalu
ke sisi, kecepatan pengisian daya
dapat berkurang atau perangkat akan
menjadi lebih panas.
• Pengisian daya wireless dapat
dihentikan untuk sementara saat
mengoperasikan smart key, seperti
saat menghidupkan kendaraan atau
mengunci/membuka kunci pintu.
• Pada beberapa smartphone, indikator
pengisian daya mungkin tidak akan
berubah menjadi hijau saat baterai
perangkat sudah terisi penuh.
• Proses pengisian daya wireless dapat
dihentikan untuk sementara jika
temperatur dalam sistem pengisi daya
wireless meningkat secara tidak
normal. Pengisian daya tidak akan
dimulai kembali hingga temperatur
menurun.
• Pengisian daya wireless dapat
dihentikan untuk sementara jika ada
benda logam seperti koin di antara
sistem pengisi daya dan smartphone.
5-73
Jam
Halaman 206
Fitur Kenyamanan
• Untuk beberapa smartphone dari
produsen tertentu, sistem mungkin
tidak akan memberikan peringatan
meskipun smartphone dibiarkan di
atas pad pengisi daya. Hal ini
merupakan karakteristik perangkat,
bukan malfungsi pada sistem
pengisian daya.
• Jika menggunakan aplikasi
smartphone seperti Android Auto saat
mengisi daya, proses pengisian dapat
tertunda atau terganggu karena panas
berlebih pada smartphone. Masalah ini
bukan berasal dari sistem pengisian
wireless, melainkan dari proses
pemanasan internal smartphone.
Sebaiknya lepaskan smartphone dari
pad.
• Untuk smartphone tipe lipat, letakkan
dalam posisi terlipat dengan bagian
belakang perangkat menghadap ke
tengah unit pengisi daya.
• Jika smartphone memiliki casing tebal,
pengisian daya mungkin tidak
dilakukan.
• Beberapa benda magnetik seperti
kartu kredit, kartu telepon, atau tiket
transportasi dapat rusak jika diletakkan
bersama smartphone selama
pengisian daya.
• Jika smartphone tidak sepenuhnya
menempel pada pad, pengisian daya
wireless mungkin tidak akan berfungsi
dengan normal.
• Jika tombol Engine Start/Stop berada
pada posisi OFF, maka proses
pengisian daya juga akan berhenti.
• Saat ada smartphone yang tidak
mendukung pengisian wireless atau
benda logam berada di atas pad,
mungkin akan terdengar suara kecil.
Suara tersebut adalah bagian dari
proses pengecekan kompatibilitas dan
tidak memengaruhi kendaraan atau
smartphone.
• Wajar jika smartphone menjadi hangat
saat diisi daya pada kendaraan.
5-74
• Penggunaan Android Auto atau Apple
CarPlay dapat menyebabkan
smartphone lebih cepat panas dan
proses pengisian daya menjadi lebih
lambat.
• Beberapa smartphone mungkin tidak
dapat diisi daya tergantung struktur
internalnya. Jika hal ini terjadi, coba
geser smartphone ke sisi kiri atau
kanan pad. Untuk smartphone lipat
dengan magnet di dalamnya, coba
dekatkan ke sisi kiri pad untuk
pengisian daya.
PEMBERITAHUAN
Beberapa benda magnetik seperti kartu
kredit, kartu telepon, atau tiket kereta
dapat rusak jika diletakkan bersama
smartphone selama proses pengisian
daya.
Jam
Jam dapat diatur melalui sistem
infotainment.
PERINGATAN
Jangan mencoba menyesuaikan jam
saat berkendara.
Fitur kompartemen bagasi
Halaman 207
jika dilengkapi
Jangkar karpet lantai
SELALU gunakan jangkar karpet lantai
untuk menahan karpet lantai depan pada
kendaraan. Jangkar karpet lantai depan
berfungsi untuk mencegah karpet
bergeser ke depan.
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius
atau kematian akibat karpet yang
mengganggu pedal rem atau gas:
• Lepas film pelindung pada karpet
sebelum memasang karpet lantai.
• Pastikan karpet terpasang dengan
kuat pada jangkar sebelum
berkendara.
• Jangan gunakan karpet yang tidak
dapat terpasang dengan kuat pada
jangkar kendaraan.
• Jangan menumpuk dua karpet
(misalnya, karpet karet di atas karpet
berbahan tekstil). Hanya satu karpet
yang diperbolehkan dipasang pada
setiap posisi.
PERINGATAN
Untuk menghindari gangguan pada
pengoperasian pedal, HYUNDAI
merekomendasikan penggunaan karpet
asli HYUNDAI yang dirancang khusus
untuk kendaraan Anda.
jika dilengkapi
Fitur kompartemen bagasi
Lantai bagasi
2C_LuggageBoard
Gunakan lantai bagasi untuk menyimpan
barang-barang yang disimpan di dalam
tray bagasi dan untuk meratakan lantai
kompartemen bagasi.
Tray bagasi
2C_LuggageTray
Tray bagasi memungkinkan
penyimpanan barang lebih tertata dan
rapi.
5-75
Rak atap
Halaman 208
Fitur Kenyamanan
Fitur eksterior
jika dilengkapi
Rak atap
Tipe A
2C_RoofRack_1
Jangan memuat barang di atas atap.
Rak atap tidak dirancang untuk
membawa barang, melainkan hanya
untuk keperluan estetika.
Tipe B
2C_RoofRack
Anda dapat menambahkan crossbars rak
atap sebagai aksesori (tidak ditampilkan
pada ilustrasi).
PERINGATAN
• Memuat muatan atau barang bawaan
yang melebihi batas berat yang
ditentukan pada rak atap dapat
merusak kendaraan Anda.
RAK ATAP
75 kg
SECARA MERATA
5-76
• Hindari akselerasi mendadak,
pengereman mendadak, berbelok
dengan tajam, manuver mendadak,
atau kecepatan tinggi yang dapat
menyebabkan hilangnya kendali
kendaraan yang dapat mengakibatkan
tabrakan atau kendaraan terguling.
Titik pusat gravitasi kendaraan akan
menjadi lebih tinggi ketika barang
dimuat di atas rak atap.
• Selalu berkendara secara perlahan dan
berbelok dengan hati-hati saat
membawa barang di rak atap.
Hembusan angin kencang yang
disebabkan oleh kendaraan yang
melintas atau faktor alam dapat
menyebabkan tekanan angin ke atas
secara tiba-tiba pada barang yang
dimuat di atas rak atap. Hal ini sangat
berisiko saat membawa barang yang
besar dan datar seperti panel kayu
atau kasur. Barang tersebut dapat
terlepas dari rak atap dan
menyebabkan kerusakan pada
kendaraan Anda atau kendaraan lain di
sekitarnya.
• Untuk mencegah kerusakan atau
kehilangan muatan selama
berkendara, periksa secara rutin
sebelum dan saat berkendara untuk
memastikan bahwa barang-barang di
rak atap terikat dengan aman
PERHATIAN
• Selalu lakukan tindakan pencegahan
agar muatan tidak merusak atap
kendaraan.
• Saat membawa muatan yang berukuran
besar di rak atap, pastikan barang tidak
melebihi panjang atau lebar keseluruhan
atap.
• Saat membawa muatan di rak atap,
lakukan tindakan pencegahan yang
diperlukan agar muatan tidak
merusak atap kendaraan.
Antena
Halaman 209
Sistem infotainment
PEMBERITAHUAN
• Jangan memasang headlamp HID
aftermarket. Perangkat audio dan
elektronik kendaraan Anda mungkin
tidak akan berfungsi dengan normal.
• Hindari kontak bahan kimia seperti
parfum, minyak kosmetik, tabir
surya, pembersih tangan, dan
pengharum ruangan dengan
bagian interior karena dapat
menyebabkan kerusakan atau
perubahan warna.
jika dilengkapi
Port USB
Informasi
Saat menggunakan perangkat audio
portabel yang terhubung ke power
outlet, mungkin akan terdengar suara
bising saat pemutaran. Jika hal ini
terjadi, gunakan power supply dari
perangkat audio portabel itu sendiri.
jika dilengkapi
Antena
Antena shark fin (sirip hiu)
2C_SharkAntenna
Antena atap akan mengirim dan
menerima sinyal wireless seperti AM/FM,
GNSS, dll. Tipe sinyal yang dapat dikirim
dan diterima oleh antena bervariasi
tergantung pada opsi kendaraan.
PEMBERITAHUAN
• Sebelum memasuki area dengan batas
ketinggian yang rendah, pastikan
antena dilepas.
• Pastikan untuk melepas antena
sebelum mencuci kendaraan di tempat
cuci mobil otomatis, karena dapat
merusak antena.
• Saat memasang kembali antena,
pastikan antena dikencangkan
sepenuhnya dan diarahkan tegak lurus
untuk memastikan penerimaan sinyal
yang baik. Namun, antena dapat
dilepas saat kendaraan diparkir.
PEMBERITAHUAN
Pemasangan antena aftermarket dapat
menyebabkan kebocoran air, suara
angin, getaran, dan gangguan pada
sistem radio. Kami menyarankan untuk
menggunakan antena yang tersedia di
dealer resmi HYUNDAI.
5-77
Remote control pada roda kemudi
Halaman 210
Fitur Kenyamanan
Informasi
Beberapa model tidak dilengkapi
dengan sistem audio (tertutup penutup
plastik), dan tidak memiliki kabel utama
radio. Oleh karena itu, jika Anda ingin
memasang audio aftermarket atau audio
OEM untuk menerima siaran radio, kami
sarankan menggunakan kabel feeder
yang tersedia di dealer resmi HYUNDAI.
Remote control pada roda
kemudi
2C_SteeringWheelRemoteControl
PEMBERITAHUAN
Jangan mengoperasikan beberapa
tombol remote control audio secara
bersamaan.
VOLUME (+ / -)
Tekan tuas ke atas atau ke bawah untuk
menyesuaikan volume.
5-78
SEEK/PRESET (ñ / ò)
Jika switch SEEK/PRESET ditekan ke atas
atau ke bawah dan ditahan selama 0,8
detik atau lebih, maka akan berfungsi
sebagai berikut:
• Mode RADIO
Berfungsi sebagai tombol AUTO SEEK.
Akan mencari sinyal hingga tombol
dilepas.
• Mode MEDIA
Berfungsi sebagai tombol FF/RW.
Jika switch SEEK/PRESET ditekan ke
atas atau ke bawah sebentar:
• Mode RADIO
Berfungsi sebagai tombol naik/turun
PRESET STATION.
• Mode MEDIA
Berfungsi sebagai tombol naik/turun
TRACK.
MODE
Tekan tombol MODE untuk berpindah
antar mode Radio.
MUTE (é)
Tekan tuas VOLUME untuk
menonaktifkan atau mengaktifkan suara.
jika dilengkapi
CUSTOM (ë)
Tekan tombol CUSTOM untuk mengatur
fitur yang sering digunakan.
Teknologi wireless Bluetooth®
Halaman 211
jika dilengkapi
Sistem infotainment
2C_AVNOverview
Untuk informasi lebih jelasnya, silakan
lihat buku manual sistem infotainment
yang disediakan secara terpisah.
Voice recognition
(pengenalan suara)
2C_SteeringWheelVoiceRecognitionButton
Informasi tambahan tersedia di manual
Infotainment yang disediakan.
Teknologi wireless
Bluetooth®
Roda kemudi
2C_SteeringWheelCallButton
Lampu baca
OSU2ID051027
(1) Tombol untuk Membuat/Menerima/
Mengakhiri Panggilan
(2) Mikrofon (kanan): Display audio
(3) Mikrofon (kiri/kanan): AVN
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
buku Sistem Hiburan Kendaraan dan
Panduan Referensi Cepat yang
disediakan secara terpisah.
PERHATIAN
Untuk mencegah gangguan saat
mengemudi, minimalkan penggunaan
fitur ini saat mengemudikan kendaraan.
Adanya gangguan dapat menyebabkan
kecelakaan yang mengakibatkan cedera
serius atau kematian.
5-79
Cara kerja radio kendaraan
Halaman 212
Fitur Kenyamanan
jika dilengkapi
Cara kerja radio kendaraan
OJF045308L
Sinyal radio AM dan FM disiarkan dari
menara pemancar di sekitar kota Anda.
Sinyal ini diterima oleh antena radio
kendaraan dan kemudian diproses oleh
sistem radio dan dikirim ke speaker
kendaraan Anda.
Ketika sinyal radio yang kuat diterima
oleh kendaraan, rekayasa presisi dari
sistem audio Anda akan memastikan
kualitas suara terbaik. Namun, dalam
beberapa kondisi, sinyal yang diterima
mungkin tidak kuat atau jernih.
Hal ini dapat disebabkan oleh faktor
seperti jarak dari stasiun radio,
kedekatan dengan stasiun lain dengan
sinyal yang kuat, atau keberadaan
bangunan, jembatan, atau penghalang
besar lainnya di area sekitar.
5-80
Penerimaan AM
OJF045309L
Siaran AM dapat diterima pada jarak
yang lebih jauh dibandingkan siaran FM.
Hal ini disebabkan gelombang radio AM
dikirim pada frekuensi rendah.
Gelombang frekuensi rendah ini dapat
mengikuti lengkungan bumi, bukan
bergerak lurus ke atmosfer. Selain itu,
gelombang ini dapat membelok di
sekitar penghalang sehingga
memberikan jangkauan sinyal yang lebih
baik.
Cara kerja radio kendaraan
Halaman 213
Stasiun radio FM
OJF045310L
Siaran FM ditransmisikan pada frekuensi
tinggi dan tidak dapat membelok
mengikuti permukaan bumi. Karena itu,
sinyal FM umumnya akan mulai
melemah pada jarak yang relatif pendek
dari stasiun pemancar. Sinyal FM juga
mudah terpengaruh oleh bangunan,
pegunungan, atau penghalang lainnya.
Masalah ini dapat menyebabkan kondisi
pendengaran tertentu yang mungkin
akan membuat Anda mengira terjadi
masalah pada radio Anda. Kondisi
berikut merupakan hal yang normal dan
bukan merupakan kerusakan pada radio:
JBM004
• Memudar – Saat kendaraan menjauh
dari stasiun radio, sinyal akan
melemah dan suara akan mulai
memudar. Jika hal ini terjadi, kami
sarankan memilih stasiun lain dengan
sinyal yang lebih kuat.
• Suara berdesis atau bergetar – Sinyal
FM yang lemah atau penghalang besar
antara pemancar dan radio dapat
mengganggu sinyal dan menyebabkan
gangguan suara. Menurunkan level
treble dapat mengurangi efek ini
sampai gangguan hilang.
OJF0 45311L
• Perpindahan stasiun otomatis – Saat
sinyal FM melemah, sinyal lain yang
lebih kuat dengan frekuensi serupa
dapat mulai terdengar. Hal ini karena
radio Anda dirancang untuk mengunci
sinyal yang paling jernih. Jika hal ini
terjadi, pilih stasiun lain dengan sinyal
yang lebih kuat.
• Pengurangan gangguan pantulan
sinyal – Sinyal radio yang diterima dari
beberapa arah dapat menyebabkan
distorsi atau suara bergetar. Hal ini
dapat disebabkan oleh sinyal langsung
dan pantulan dari stasiun yang sama,
atau sinyal dari dua stasiun dengan
frekuensi yang hampir sama. Jika
terjadi, pilih stasiun lain hingga kondisi
membaik.
5-81
Cara kerja radio kendaraan
Halaman 214
Fitur Kenyamanan
Menggunakan ponsel atau radio
dua arah
Saat ponsel digunakan di dalam
kendaraan, suara dari sistem audio
mungkin akan terganggu. Hal ini bukan
menunjukan peralatan audio Anda rusak.
Dalam kasus seperti ini, gunakan ponsel
di tempat yang sejauh mungkin dari
peralatan audio.
PERINGATAN
Jangan gunakan ponsel saat
mengemudi. Berhentilah di tempat yang
aman untuk menggunakan ponsel.
PEMBERITAHUAN
Saat mengoperasikan sistem komunikasi
seperti ponsel atau radio di dalam
kendaraan, harus menggunakan antena
eksternal yang terpisah. Jika hanya
menggunakan antena internal, dapat
mengganggu sistem kelistrikan
kendaraan dan memengaruhi
keselamatan pengoperasian kendaraan.
iPod®
iPod® adalah merek dagang terdaftar
milik Apple Inc.
Teknologi Wireless Bluetooth®
Merek kata dan logo Bluetooth® adalah
merek dagang terdaftar milik Bluetooth
SIG, Inc., dan setiap penggunaan oleh
HYUNDAI berada di bawah lisensi.
Merek dagang dan nama dagang lainnya
adalah milik pemiliknya masing-masing.
Ponsel yang mendukung Teknologi
Wireless Bluetooth® diperlukan untuk
menggunakan fitur ini.
2C_Bluetooth_Logo_Black
2C_Bluetooth_Logo_Black
5-82
6. Mengemudikan Kendaraan Anda
Halaman 215
6. Mengemudikan Kendaraan
Anda
Sebelum berkendara .......................................................................................................6-3
Sebelum masuk ke dalam kendaraan ........................................................................6-4
Sebelum menghidupkan mesin..................................................................................6-4
Switch IGN........................................................................................................................6-5
Kunci switch IGN..........................................................................................................6-5
Tombol Engine Start/Stop...........................................................................................6-8
Remote Start (jika dilengkapi) ...................................................................................6-13
Transmisi manual ...........................................................................................................6-14
Pengoperasian transmisi manual ..............................................................................6-14
Intelligent Variable Transmission..................................................................................6-16
Perpindahan gear tipe tuas.......................................................................................6-17
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial.............................................................6-19
Parkir...........................................................................................................................6-26
Praktik mengemudi yang baik ..................................................................................6-26
Sistem pengereman ......................................................................................................6-28
Power-assist brakes...................................................................................................6-28
Indikator keausan rem cakram ................................................................................6-29
Rem tromol belakang................................................................................................6-29
Rem parkir (tipe tuas tangan)....................................................................................6-29
Electronic Parking Brake (EPB)..................................................................................6-31
Auto hold ....................................................................................................................6-33
Anti-Lock Braking System (ABS)...............................................................................6-35
Electronic Stability Control (ESC) .............................................................................6-37
Vehicle Stability Management (VSM).......................................................................6-39
Hill-Start Assist Control (HAC)..................................................................................6-40
Emergency Stop Signal (ESS) ...................................................................................6-40
Brake Assist System (BAS) ........................................................................................6-40
Praktik pengereman yang baik ..................................................................................6-41
Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive.................................................6-42
Memilih mode drive ...................................................................................................6-42
Mode drive .................................................................................................................6-42
6
6. Mengemudikan Kendaraan Anda
Halaman 216
Kondisi berkendara khusus.........................................................................................6-45
Kondisi berkendara yang berbahaya........................................................................6-45
Menggoyangkan kendaraan....................................................................................6-45
Menikung dengan halus............................................................................................6-46
Berkendara pada malam hari ....................................................................................6-46
Berkendara saat hujan...............................................................................................6-46
Berkendara di area banjir ........................................................................................6-46
Berkendara di jalan tol...............................................................................................6-47
Berkendara saat musim dingin....................................................................................6-48
Kondisi salju atau es..................................................................................................6-48
Tindakan pencegahan saat musim dingin ..............................................................6-49
Bobot kendaraan .........................................................................................................6-50
Kelebihan beban muatan ............................................................................................6-51
6
Sebelum berkendara
Halaman 217
Sebelum berkendara
PERINGATAN
Gas karbon monoksida (CO) bersifat beracun. Menghirup CO dapat menyebabkan
kehilangan kesadaran dan kematian.
Gas buang mesin mengandung karbon monoksida yang tidak dapat dilihat maupun
dicium.
Jangan menghirup gas buang mesin.
Jika Anda mencium bau gas buang di dalam kendaraan kapan saja, segera buka
jendela. Paparan CO dapat menyebabkan kehilangan kesadaran dan kematian akibat
sesak napas.
Pastikan sistem exhaust tidak bocor.
Pastikan untuk memeriksa sistem exhaust setiap kali kendaraan diangkat untuk
mengganti oli atau untuk keperluan lainnya. Jika Anda mendengar perubahan suara
pada sistem exhaust atau melindas sesuatu yang menghantam bagian bawah
kendaraan, kami menyarankan agar sistem exhaust diperiksa sesegera mungkin oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Jangan menghidupkan mesin di area tertutup.
Membiarkan mesin hidup dalam garasi, bahkan dengan pintu garasi terbuka, merupakan
kebiasaan berbahaya. Hidupkan mesin hanya sebentar untuk menghidupkan dan
mengeluarkan kendaraan dari garasi.
Hindari membiarkan mesin hidup dalam waktu yang lama dengan penumpang yang
berada di dalam kendaraan.
Jika diperlukan untuk membiarkan mesin hidup dalam waktu yang lama dengan
penumpang yang berada di dalam kendaraan, pastikan hanya dilakukan di area terbuka
dengan kontrol asupan udara diatur ke “Fresh” dan kontrol kipas diatur ke kecepatan
tinggi sehingga udara segar masuk ke dalam kabin.
Pastikan ventilasi udara tidak tersumbat.
Untuk memastikan pengoperasian sistem ventilasi beroperasi dengan baik, jaga agar
ventilasi saluran masuk udara yang terletak di depan kaca depan bebas dari salju, es,
daun, atau penghalang lainnya.
Jika Anda harus mengemudi dengan pintu bagasi yang terbuka:
Tutup semua jendela.
Buka ventilasi udara pada instrument cluster.
Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi “Fresh”, kontrol aliran udara ke level “Lantai”
atau “Wajah”, dan kontrol kipas ke kecepatan tinggi.
6-3
Sebelum menghidupkan mesin
Halaman 218
Mengemudikan Kendaraan Anda
Sebelum masuk ke dalam
kendaraan
• Pastikan semua jendela, spion luar, dan
lampu luar bersih dan tidak terhalang.
• Bersihkan embun yang membeku,
salju, atau es.
• Periksa kondisi ban secara visual untuk
keausan yang tidak merata dan
kerusakan.
• Periksa bagian bawah kendaraan
apakah ada tanda-tanda kebocoran.
• Pastikan tidak ada penghalang di
belakang kendaraan Anda jika akan
memundurkan kendaraan.
Sebelum menghidupkan
mesin
Pastikan kap mesin, pintu bagasi, dan
semua pintu tertutup rapat dan terkunci.
Sesuaikan posisi kursi dan roda kemudi.
Sesuaikan spion dalam dan luar.
Pastikan semua lampu berfungsi.
Kenakan sabuk pengaman Anda. Periksa
semua penumpang telah mengenakan
sabuk pengaman.
Periksa lampu peringatan dan indikator
pada instrument cluster serta tampilan
pesan pada layar instrument cluster saat
tombol Engine Start/Stop dalam posisi
ON.
Pastikan semua barang bawaan Anda
tersimpan dengan benar atau diamankan
dengan aman.
Untuk mengurangi risiko CEDERA SERIUS
atau KEMATIAN, lakukan tindakan
pencegahan berikut:
SELALU kenakan sabuk pengaman Anda.
Semua penumpang harus mengenakan
sabuk pengaman secara benar setiap kali
kendaraan berjalan. Untuk informasi lebih
jelasnya, lihat bagian “Sabuk pengaman”
di Bab 3.
6-4
Selalu berkendara dengan defensif.
Jangan berasumsi bahwa pengemudi
lain melihat kendaraan Anda. Mereka
mungkin tidak bertindak sebagaimana
yang Anda harapkan. Bersiaplah untuk
bereaksi untuk menghindari
kemungkinan terjadinya tabrakan.
Rencanakan pergerakan Anda dengan
mengantisipasi skenario “terburuk”.
Fokuslah pada aktivitas mengemudi.
Adanya gangguan pada pengemudi
dapat menyebabkan tabrakan.
Jaga jarak yang cukup antara kendaraan
Anda dan kendaraan di depan.
JANGAN PERNAH mengemudi dalam
pengaruh alkohol atau di bawah
pengaruh obat-obatan. Mengemudi
dalam kondisi demikian berbahaya dan
dapat mengakibatkan kecelakaan,
cedera serius, atau kematian.
Mengemudi dalam kondisi mabuk
merupakan penyebab utama kematian di
jalan raya setiap tahun. Bahkan sedikit
alkohol dapat memengaruhi refleks,
persepsi, dan penilaian Anda. Satu teguk
minuman saja dapat mengurangi
kemampuan Anda untuk merespons
kondisi yang berubah dan kondisi
darurat, serta memperburuk waktu
reaksi Anda dengan menambahkan
minuman.
Mengemudi di bawah pengaruh obat-
obatan sama berbahayanya atau bahkan
lebih berbahaya daripada mengemudi di
bawah pengaruh alkohol.
Anda jauh lebih beresiko mengalami
kecelakaan yang serius jika mengemudi
setelah minum atau mengonsumsi obat-
obatan. Jangan pernah mengemudi
dalam kondisi tersebut. Jangan pula
berkendara dengan pengemudi yang
berada di bawah pengaruh alkohol atau
obat-obatan. Pilihlah pengemudi yang
dalam kondisi baik atau hubungi taksi.
Kunci switch IGN
Halaman 219
Switch IGN
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko CEDERA
SERIUS atau KEMATIAN, lakukan
tindakan pencegahan berikut:
• JANGAN PERNAH mengizinkan anak-
anak atau siapa pun yang tidak familiar
dengan kendaraan menyentuh switch
IGN atau komponen terkait. Gerakan
kendaraan yang tidak terduga dan
mendadak dapat terjadi.
• JANGAN PERNAH menjangkau
melalui roda kemudi untuk
menyentuh switch IGN atau kontrol
lainnya saat kendaraan sedang
bergerak. Tangan atau lengan Anda di
area ini dapat menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan yang
berakibat kecelakaan.
jika dilengkapi
Kunci switch IGN
2C_KeyIgnitionSwitch
PERINGATAN
• JANGAN PERNAH memutar kunci
switch IGN ke posisi LOCK atau ACC
saat kendaraan sedang bergerak,
kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini
akan mematikan mesin dan
menyebabkan hilangnya bantuan
tenaga untuk sistem roda kemudi dan
pengereman. Hal ini dapat
menyebabkan hilangnya kontrol arah
dan fungsi pengereman, yang dapat
mengakibatkan kecelakaan.
• Sebelum meninggalkan kursi
pengemudi, selalu pastikan tuas
transmisi berada di gear 1 (untuk
transmisi manual) atau P (Parkir, untuk
Intelligent Variable Transmission),
terapkan rem parkir, dan putar kunci
switch IGN ke posisi LOCK.
Gerakan kendaraan yang tidak terduga
dapat terjadi jika tindakan pencegahan
ini tidak dilakukan.
PEMBERITAHUAN
Jangan pernah menggunakan penutup
lubang kunci aftermarket. Hal ini dapat
menyebabkan kegagalan saat
menghidupkan mesin karena kegagalan
komunikasi.
6-5
Kunci switch IGN
Halaman 220
Mengemudikan Kendaraan Anda
Posisi kunci pada switch IGN
Posisi Switch
Tindakan
Keterangan
Kunci switch IGN dapat dicabut
pada posisi LOCK.
Roda kemudi akan terkunci untuk
mencegah pencurian kendaraan
(jika dilengkapi).
LOCK
Beberapa aksesoris elektrik dapat
digunakan.
Roda kemudi tidak terkunci.
ACC
Posisi ini adalah posisi kunci
normal ketika mesin telah
hidup. Semua fitur dan
aksesoris dapat digunakan.
Lampu peringatan dapat dicek
saat Anda memutar switch IGN
dari posisi ACC ke ON.
ON
Untuk menghidupkan mesin,
putar kunci switch IGN ke posisi
START. Switch akan kembali ke
posisi ON saat kunci dilepaskan.
START
6-6
Jika Anda mengalami kesulitan
memutar switch IGN ke posisi
ACC, putar kunci sambil memutar
roda kemudi ke kanan dan kiri
untuk melepaskan kunci.
Jangan biarkan switch IGN dalam
posisi ON saat mesin mati untuk
mencegah daya baterai habis.
Mesin akan berputar hingga
Anda melepaskan kunci.
Kunci switch IGN
Halaman 221
Menghidupkan mesin
PERINGATAN
• Selalu kenakan sepatu yang sesuai
saat mengoperasikan kendaraan Anda.
Sepatu yang tidak sesuai, seperti
sepatu hak tinggi, sepatu ski, sandal,
sandal jepit, dll., dapat mengganggu
kemampuan Anda dalam
mengoperasikan pedal rem dan gas.
• Jangan menghidupkan kendaraan
dengan menekan pedal gas.
Kendaraan dapat bergerak dan
menyebabkan kecelakaan.
• Tunggu hingga putaran mesin (RPM)
normal. Kendaraan dapat tiba-tiba
bergerak jika pedal rem dilepas saat
RPM masih tinggi.
Menghidupkan mesin bensin
Kendaraan dengan transmisi manual:
1. Pastikan menerapkan rem parkir.
2. Pastikan tuas transmisi di posisi N
(Netral).
3. Tekan pedal kopling dan rem.
4. Putar kunci switch IGN ke posisi
START. Tahan kunci (maksimum 10
detik) hingga mesin hidup lalu
lepaskan.
Informasi
Tekan pedal rem dan pedal kopling
hingga mesin hidup.
Kendaraan dengan Intelligent
Variable Transmission:
1. Pastikan menerapkan rem parkir.
2. Pastikan tuas transmisi di posisi P
(Parkir).
3. Tekan pedal rem.
4. Putar kunci switch IGN ke posisi
START. Tahan kunci (maksimum 10
detik) hingga mesin hidup lalu
lepaskan.
Informasi
• Jangan menunggu mesin
menghangat saat kendaraan dalam
kondisi diam. Mulailah berkendara
dengan kecepatan mesin sedang.
(Hindari akselerasi atau deselerasi
secara mendadak.)
• Selalu mulai menghidupkan
kendaraan dengan kaki menekan
pedal rem. Jangan menekan pedal
gas saat menghidupkan mesin.
Jangan memacu mesin saat
menghangatkan mesin.
Menghidupkan dan mematikan mesin
pada kendaraan yang dilengkapi dengan
intercooler turbocharger
1. Jangan memacu mesin atau mulai
melaju setelah mesin dihidupkan.
Jika mesin masih dingin, biarkan idle
selama beberapa detik sebelum
pelumasan cukup pada unit
turbocharger.
2. Setelah mengemudi dengan
kecepatan tinggi atau dalam waktu
yang lama yang memerlukan beban
mesin yang berat, biarkan mesin idle
selama sekitar satu menit sebelum
mematikan mesin.
Waktu idle ini akan memungkinkan
turbocharger untuk mendingin mesin
sebelum mesin dimatikan.
PEMBERITAHUAN
Jangan mematikan mesin segera setelah
digunakan dalam beban mesin yang
berat. Tindakan ini dapat menyebabkan
kerusakan mesin atau unit turbocharger
yang serius.
6-7
Tombol Engine Start/Stop
Halaman 222
Mengemudikan Kendaraan Anda
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
kendaraan:
• Jangan tahan kunci switch IGN pada
posisi START lebih dari 10 detik.
Tunggu 5 hingga 10 detik sebelum
mencobanya lagi.
• Jangan putar kunci switch IGN ke
posisi START saat mesin sudah hidup.
Hal ini dapat merusak starter.
• Jika kondisi lalu lintas dan jalan
memungkinkan, Anda dapat
memindahkan tuas transmisi ke posisi
N (Netral) saat kendaraan masih
bergerak dan memutar kunci switch
IGN ke posisi START untuk mencoba
menghidupkan ulang mesin.
• Jangan mendorong atau menarik
kendaraan untuk menghidupkan
mesin.
jika dilengkapi
Tombol Engine Start/Stop
2C_StartButton_LHD
Setiap membuka pintu depan, tombol
Engine Start/Stop akan menyala dan
akan mati 30 detik setelah pintu ditutup.
(jika dilengkapi)
6-8
PERINGATAN
Untuk mematikan mesin dalam kondisi
darurat: Tekan dan tahan tombol Engine
Start/Stop lebih dari 2 detik. Atau tekan
dan lepaskan tombol Engine Start/Stop
sebanyak 3 kali secara cepat (dalam
waktu 3 detik).
Jika kendaraan masih bergerak, Anda
dapat menghidupkan ulang mesin tanpa
menekan pedal rem dengan menekan
tombol Engine Start/Stop saat tuas
transmisi di posisi N (Netral).
PERINGATAN
• JANGAN PERNAH menekan tombol
Engine Start/Stop saat kendaraan
sedang bergerak kecuali dalam
kondisi darurat. Hal ini akan
mematikan mesin dan menyebabkan
hilangnya bantuan tenaga pada sistem
roda kemudi dan rem. Hal ini dapat
menyebabkan kehilangan kendali arah
dan fungsi pengereman, yang dapat
menyebabkan kecelakaan dan
kerusakan yang serius pada Intelligent
Variable Transmission.
• Sebelum meninggalkan kursi
pengemudi, selalu pastikan
menempatkan tuas transmisi di posisi
P (Parkir), terapkan rem parkir, tekan
tombol Engine Start/Stop ke posisi
OFF, dan bawa Smart Key Anda.
Gerakan kendaraan yang tidak terduga
dapat terjadi jika tindakan ini tidak
diikuti.
Tombol Engine Start/Stop
Halaman 223
Posisi tombol Engine Stop/Start
• Kendaraan dengan transmisi manual
Posisi
Tombol
Tindakan
Keterangan
Untuk mematikan mesin, hentikan
kendaraan lalu tekan tombol Engine
Start/Stop.
Roda kemudi akan terkunci untuk
melindungi kendaraan dari pencurian
(jika dilengkapi).
OFF
Tekan tombol Engine Start/Stop saat
tombol dalam posisi OFF tanpa
menekan pedal kopling. Beberapa
aksesoris elektrik dapat digunakan.
Roda kemudi tidak terkunci.
ACC
Tekan tombol Engine Start/Stop
saat dalam posisi ACC tanpa
menekan pedal kopling.
Lampu peringatan akan melakukan
pemeriksaan sebelum mesin
dihidupkan.
ON
Untuk menghidupkan mesin, tekan
pedal kopling dan rem lalu tekan
tombol Engine Start/Stop dengan
tuas transmisi di posisi N (Netral).
START
Jika roda kemudi tidak terkunci
dengan benar saat Anda membuka
pintu pengemudi, akan terdengar
bunyi peringatan.
Jika Anda membiarkan tombol Engine
Start/Stop dalam posisi ACC selama
lebih dari satu jam, daya baterai akan
dinonaktifkan secara otomatis untuk
mencegah daya baterai habis. Jika
roda kemudi tidak terbuka kuncinya
dengan benar, tombol Engine Start/
Stop tidak akan berfungsi. Tekan
tombol Engine Start/Stop sambil
memutar roda kemudi ke kanan dan
ke kiri untuk melepaskan pengunci
roda kemudi.
Jangan biarkan tombol Engine
Start/Stop dalam posisi ON saat
mesin mati untuk mencegah daya
baterai habis.
Jika Anda menekan tombol Engine
Start/Stop tanpa menekan pedal
kopling, mesin tidak akan hidup dan
tombol Engine Start/Stop akan
berubah sebagai berikut:
OFF > ACC > ON > OFF or ACC
6-9
Tombol Engine Start/Stop
Halaman 224
Mengemudikan Kendaraan Anda
Posisi tombol Engine Stop/Start
• Kendaraan dengan Intelligent Variable Transmission
Posisi
Tombol
Tindakan
Keterangan
Untuk mematikan mesin, tekan
tombol Engine Start/Stop saat tuas
transmisi berada di posisi P (Parkir).
Roda kemudi akan terkunci untuk
melindungi kendaraan dari pencurian
(jika dilengkapi).
OFF
Tekan tombol Engine Start/Stop saat
tombol dalam posisi OFF tanpa
menekan pedal rem. Beberapa
aksesoris elektrik dapat digunakan.
Roda kemudi tidak terkunci.
ACC
Tekan tombol Engine Start/Stop
saat dalam posisi ACC tanpa
menekan pedal rem. Lampu
peringatan akan melakukan
pemeriksaan sebelum mesin
dihidupkan.
ON
Untuk menghidupkan mesin, tekan
pedal rem lalu tekan tombol Engine
Start/Stop dengan tuas transmisi di
posisi P (Parkir) atau N (Netral).
Untuk keselamatan Anda, hidupkan
mesin dengan tuas transmisi di posisi
P (Parkir).
START
6-10
Jika roda kemudi tidak terkunci
dengan benar saat Anda membuka
pintu pengemudi, akan terdengar
bunyi peringatan.
Jika Anda membiarkan tombol
Engine Start/Stop dalam posisi ACC
selama lebih dari satu jam, daya
baterai akan dinonaktifkan secara
otomatis untuk mencegah daya
baterai habis.
Jika roda kemudi tidak terbuka
kuncinya dengan benar, tombol
Engine Start/Stop tidak akan
berfungsi. Tekan tombol Engine
Start/Stop sambil memutar roda
kemudi ke kanan dan ke kiri untuk
melepaskan pengunci roda kemudi.
Jangan biarkan tombol Engine
Start/ Stop dalam posisi ON saat
mesin mati untuk mencegah
daya baterai habis.
Jika Anda menekan tombol Engine
Start/Stop tanpa menekan pedal
rem, mesin tidak akan hidup dan
tombol Engine Start/Stop akan
berubah sebagai berikut:
OFF > ACC > ON > OFF or ACC
Tombol Engine Start/Stop
Halaman 225
Menghidupkan mesin
PERINGATAN
• Selalu kenakan sepatu yang sesuai
saat mengoperasikan kendaraan Anda.
Sepatu yang tidak sesuai seperti
sepatu hak tinggi, sepatu ski, sandal,
sandal jepit, dll., dapat mengganggu
kemampuan Anda dalam
mengoperasikan pedal rem, gas, dan
kopling.
• Jangan menghidupkan kendaraan
dengan menekan pedal gas.
Kendaraan dapat bergerak yang dapat
menyebabkan kecelakaan.
• Tunggu hingga putaran mesin (RPM)
normal. Kendaraan dapat tiba-tiba
bergerak jika pedal rem dilepas saat
RPM masih tinggi.
Informasi
• Kendaraan hanya dapat dihidupkan
dengan menekan tombol Engine Start/
Stop saat Smart Key berada di dalam
kendaraan.
• Meskipun Smart Key berada di dalam
kendaraan, jika lokasinya jauh dari
pengemudi, mesin mungkin tidak
dihidupkan.
• Saat tombol Engine Start/Stop dalam
posisi ACC atau ON dan salah satu
pintu terbuka, sistem akan memeriksa
keberadaan Smart Key. Ketika Smart
Key tidak berada di dalam kendaraan,
indikator "j" akan berkedip dan
peringatan ‘Key not in vehicle’ akan
ditampilkan. Ketika semua pintu
tertutup, bunyi peringatan juga akan
terdengar selama sekitar 5 detik.
Simpan Smart Key di dalam kendaraan.
Menghidupkan mesin bensin
Kendaraan dengan transmisi manual:
1. Selalu bawa Smart Key Anda.
2. Pastikan menerapkan rem parkir.
3. Pastikan tuas transmisi di posisi N
(Netral).
4. Tekan pedal kopling dan rem.
5. Tekan tombol Engine Start/Stop.
Informasi
Tekan pedal rem dan pedal kopling
hingga mesin hidup.
Kendaraan dengan Intelligent Variable
Transmission:
1. Selalu bawa Smart Key Anda.
2. Pastikan menerapkan rem parkir.
3. Pastikan tuas transmisi di posisi P
(Parkir).
4. Tekan pedal rem.
5. Tekan tombol Engine Start/Stop.
Informasi
• Jangan menunggu mesin menghangat
saat kendaraan dalam kondisi diam.
Mulailah melaju dengan kecepatan
mesin sedang. (Hindari akselerasi dan
deselerasi secara mendadak.)
• Selalu hidupkan kendaraan dengan
kaki menekan pedal rem. Jangan
menekan pedal gas saat
menghidupkan kendaraan. Jangan
memacu mesin saat sedang proses
pemanasan.
6-11
Tombol Engine Start/Stop
Halaman 226
Mengemudikan Kendaraan Anda
Menghidupkan dan mematikan
mesin untuk turbocharger
intercooler
1. Jangan memacu atau menekan pedal
gas secara tiba-tiba segera setelah
mesin dihidupkan.
Saat mesin dalam kondisi dingin,
biarkan mesin idle selama beberapa
detik guna mencapai pelumasan yang
optimal pada unit turbocharger.
2. Setelah berkendara dengan kecepatan
tinggi atau dalam waktu lama yang
memerlukan beban mesin yang berat,
biarkan mesin dalam kondisi idle
sekitar satu menit sebelum dimatikan.
Waktu idle ini akan memungkinkan
turbocharger dingin sebelum mesin
dimatikan.
PEMBERITAHUAN
Jangan matikan mesin segera setelah
digunakan dengan beban mesin yang
berat. Hal ini dapat menyebabkan
kerusakan yang serius pada mesin atau
unit turbocharger.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
kendaraan:
• Jika mesin mati saat kendaraan
sedang bergerak, jangan coba
memindahkan tuas transmisi ke posisi
P (Parkir).
Jika kondisi lalu lintas dan jalan
memungkinkan, Anda dapat
memindahkan tuas transmisi ke posisi
N (Netral) saat kendaraan masih
bergerak dan menekan tombol Engine
Start/Stop untuk mencoba
menghidupkan ulang mesin.
• Jangan mendorong atau menarik
kendaraan untuk menghidupkan
mesin.
6-12
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
kendaraan:
Jangan menekan tombol Engine Start/
Stop lebih dari 10 detik kecuali saat
sekring lampu rem putus.
Ketika sekring switch rem putus, Anda
tidak dapat menghidupkan mesin secara
normal. Gantilah sekring dengan yang
baru. Jika Anda tidak dapat
menggantinya, Anda dapat
menghidupkan mesin dengan menekan
dan menahan tombol Engine Start/Stop
selama 10 detik dengan posisi tombol
berada di ACC.
Untuk keselamatan Anda, selalu tekan
pedal rem sebelum menghidupkan
mesin.
2C_StartVehicleWithPushingSmartKey
Informasi
Jika baterai smart key lemah atau smart
key tidak berfungsi dengan normal,
Anda dapat menghidupkan mesin
dengan menekan tombol Engine Start/
Stop dengan menggunakan smart key
sesuai arah pada gambar di atas.
Remote Start (jika dilengkapi)
Halaman 227
Mematikan mesin
Kendaraan dengan transmisi manual:
1. Hentikan kendaraan dan tekan pedal
kopling dan pedal rem secara
bersamaan.
2. Dengan menekan pedal kopling dan
rem, pindahkan tuas transmisi ke
posisi N (Netral).
3. Tekan tombol Engine Start/Stop ke
posisi OFF dan terapkan rem parkir.
Kendaraan dengan intelligent variable
transmission:
1. Hentikan kendaraan dan tekan pedal
rem sepenuhnya.
2. Pastikan gear berada di posisi P
(Parkir).
3. Tekan tombol Engine Start/Stop ke
posisi OFF dan terapkan rem parkir.
Remote Start (jika dilengkapi)
2C_RemoteStartButtonOverview
Anda dapat menghidupkan kendaraan
menggunakan tombol Remote Start pada
smart key.
Untuk menghidupkan kendaraan dari
jarak jauh:
1. Tekan tombol pengunci pintu dalam
jarak 10 m (32 kaki) dari kendaraan.
2. Tekan dan tahan tombol remote start
dalam waktu 4 detik setelah menekan
tombol pengunci pintu.
3. Untuk menonaktifkan fitur remote
start, tekan tombol remote start satu
kali.
• Tombol remote start mungkin tidak
bisa berfungsi jika smart key tidak
berada dalam jarak 10 m (32 kaki).
• Kendaraan tidak akan bisa
dihidupkan dari jarak jauh jika kap
mesin atau pintu bagasi terbuka.
• Transmisi kendaraan harus
ditempatkan pada posisi P (Parkir)
agar fitur remote start dapat
diaktifkan.
• Mesin akan mati jika Anda masuk ke
dalam kendaraan tanpa membawa
smart key kendaraan.
• Mesin akan mati jika Anda tidak
masuk ke dalam kendaraan dalam
waktu 10 menit setelah kendaraan
dihidupkan dari jarak jauh.
• Jangan biarkan mesin idle dalam
waktu yang lama.
6-13
Pengoperasian transmisi manual
Halaman 228
Mengemudikan Kendaraan Anda
jika dilengkapi
Transmisi manual
2C_ManualTransmissionOverview
•
: Tuas dapat dipindahkan tanpa
menekan tombol (1).
•
: Tombol (1) harus ditekan saat
memindahkan tuas transmisi.
Pengoperasian transmisi
manual
Transmisi manual memiliki 6 gear maju.
Transmisi ini telah dilengkapi sistem
sinkronisasi penuh untuk semua gear
maju sehingga perpindahan ke gear
yang lebih tinggi atau lebih rendah dapat
dilakukan dengan mudah.
PERINGATAN
Sebelum meninggalkan kursi
pengemudi, selalu pastikan tuas
transmisi berada di gear 1 saat
kendaraan diparkir pada tanjakan dan di
posisi R (Mundur) saat diparkir pada
turunan, terapkan rem parkir, dan tekan
tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF.
Gerakan kendaraan yang tidak terduga
dapat terjadi jika tindakan pencegahan
ini tidak dilakukan.
6-14
Untuk memindahkan ke posisi R
(Mundur), pastikan kendaraan benar-
benar berhenti, lalu pindahkan tuas ke
posisi N (Netral) sebelum dipindahkan ke
posisi R (Mundur).
Jika kendaraan sudah berhenti
sepenuhnya dan Anda kesulitan untuk
memindahkan ke gear 1 atau R (Mundur):
1. Pindahkan tuas ke posisi N (Netral)
dan lepaskan pedal kopling.
2. Tekan pedal kopling, lalu pindahkan ke
gear 1 atau R (Mundur).
Informasi
Saat cuaca dingin, perpindahan gear
mungkin akan terasa berat hingga
pelumas transmisi mencapai temperatur
pengoperasian yang optimal.
Pengoperasian kopling
Pedal kopling harus ditekan sepenuhnya
sampai ke lantai kendaraan sebelum:
• Mehidupkan mesin: Mesin tidak dapat
dihidupkan tanpa menekan pedal
kopling.
• Memindahkan gear: menaikkan ke
gear yang lebih tinggi atau
menurunkan ke gear yang lebih
rendah.
Saat melepaskan pedal kopling, lakukan
secara perlahan. Pedal kopling harus
selalu dilepaskan sepenuhnya saat
berkendara.
PERHATIAN
Untuk memulai atau memundurkan
kendaraan, lepaskan pedal kopling
secara perlahan setelah memindahkan
gear. Melepas pedal kopling secara tiba-
tiba dapat menyebabkan kecelakaan.
Pengoperasian transmisi manual
Halaman 229
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah keausan atau
kerusakan yang tidak perlu pada kopling:
• Jangan meletakkan kaki di atas pedal
kopling saat berkendara.
• Jangan menahan kendaraan
menggunakan kopling pada tanjakan
atau saat menunggu lampu merah.
• Selalu tekan pedal kopling sepenuhnya
untuk mencegah suara bising atau
kerusakan.
• Jangan menekan pedal kopling secara
berulang kali sebelum pedal kembali
ke posisi semula.
• Jangan mulai berkendara dengan
menempatkan gear di gear 2 kecuali
pada permukaan jalan yang licin.
• Jangan mengemudi dengan memuat
muatan melebihi kapasitas beban yang
direkomendasikan.
Menurunkan gear
Turunkan gear saat harus melambat
pada lalu lintas padat atau menanjak
pada tanjakan yang curam, agar tidak
membebani mesin secara berlebihan.
Menurunkan gear juga akan mengurangi
kemungkinan mesin mati dan membantu
mempercepat kembali saat diperlukan.
Saat menuruni turunan, penurunan gear
akan membantu menjaga kecepatan
yang aman dengan memanfaatkan
daya pengereman mesin dan
mengurangi keausan pada sistem rem.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada mesin,
kopling, dan transmisi:
• Saat menurunkan dari gear 5 ke gear
4, berhati-hatilah agar tidak secara
tidak sengaja memindahkan tuas ke
gear 2. Penurunan drastis dapat
menyebabkan putaran mesin
meningkat drastis hingga tachometer
memasuki zona merah, yang dapat
menyebabkan kerusakan pada mesin,
kopling, dan transmisi.
• Jangan menurunkan lebih dari dua
gear sekaligus atau menurunkan gear
saat putaran mesin tinggi (5.000 RPM
atau lebih). Hal ini dapat merusak
mesin, kopling, dan transmisi.
Praktik berkendara yang baik
• Jangan pernah menetralkan gear dan
meluncur pada turunan. Hal ini sangat
berbahaya.
• Jangan “menekan” pedal rem secara
terus-menerus. Hal ini dapat
menyebabkan rem dan komponen
terkait menjadi terlalu panas dan
mengalami malfungsi.
Saat menuruni turunan yang panjang,
perlambat dan turunkan ke gear yang
lebih rendah. Pengereman mesin akan
membantu memperlambat kendaraan.
• Perlambat sebelum menurunkan ke
gear yang lebih rendah. Hal ini akan
membantu menghindari putaran
mesin yang berlebihan yang dapat
menyebabkan kerusakan.
• Perlambat saat menghadapi angin
samping. Hal ini akan memberikan
kontrol yang lebih baik terhadap
kendaraan Anda.
• Pastikan kendaraan benar-benar
berhenti sebelum memindahkan gear
ke posisi R (Mundur) untuk mencegah
kerusakan pada transmisi.
6-15
Intelligent Variable Transmission
Halaman 230
Mengemudikan Kendaraan Anda
• Berhati-hatilah saat mengemudi pada
permukaan jalan yang licin. Selalu
waspada saat melakukan
pengereman, berakselerasi, atau
mengganti gear. Di permukaan jalan
yang licin, perubahan kecepatan
secara mendadak dapat
menyebabkan roda penggerak
kehilangan traksi dan mengakibatkan
kehilangan kendali kendaraan.
PERINGATAN
Jangan menggunakan pengereman
mesin secara agresif (menurunkan dari
gear tinggi ke gear rendah) di
permukaan jalan yang licin. Hal ini dapat
menyebabkan ban selip dan
mengakibatkan kecelakaan.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko CEDERA
SERIUS atau KEMATIAN:
• SELALU kenakan sabuk pengaman.
Dalam tabrakan, penumpang yang
tidak mengenakan sabuk pengaman
jauh lebih mungkin mengalami cedera
serius atau kematian dibandingkan
yang mengenakannya.
• Hindari kecepatan tinggi saat
berbelok.
• Jangan memutar roda kemudi secara
mendadak seperti perpindahan jalur
dengan tajam atau berbelok dengan
cepat.
• Risiko kendaraan terguling akan
meningkat drastis jika Anda
kehilangan kendali kendaraan saat
berkendara dengan kecepatan tinggi.
• Kehilangan kendali sering terjadi jika
dua atau lebih dari roda keluar dari
jalur jalan dan pengemudi
membelokan kendaraan terlalu tajam
untuk kembali masuk ke jalur
perjalanan.
6-16
• Jika kendaraan Anda keluar dari jalur,
jangan membelokan kendaraan
dengan tajam. Sebaiknya, perlambat
sebelum kembali masuk ke jalur
perjalanan.
Intelligent Variable
Transmission
Intelligent variable transmission tidak
memiliki gear tetap yang nyata. Rasio
gear yang bervariasi akan dipilih secara
otomatis, tergantung pada posisi tuas
transmisi, kecepatan kendaraan, dan
posisi pedal gas.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian:
• SELALU periksa area sekitar,
terutama anak-anak, sebelum
memindahkan gear ke posisi D
(Maju) atau R (Mundur).
• Sebelum meninggalkan kursi
pengemudi, selalu pastikan gear
telah dipindahkan ke posisi P
(Parkir), kemudian terapkan rem
parkir, lalu tempatkan switch IGN
pada posisi LOCK/OFF. Gerakan
kendaraan yang tidak terduga dan
mendadak dapat terjadi jika tindakan
pencegahan ini tidak dilakukan.
• Jangan menggunakan pengereman
mesin (memindahkan dari gear
tinggi ke gear rendah) secara tiba-
tiba pada permukaan jalan yang licin.
Kendaraan dapat selip dan
menyebabkan kecelakaan.
Perpindahan gear tipe tuas
Halaman 231
Perpindahan gear type tuas
2C_AutomaticTransmissionRightOverview
•
: Tekan pedal rem, tekan tombol
shift di depan tuas transmisi, lalu
pindahkan tuas transmisi.
•
: Tekan tombol shift, lalu
pindahkan tuas transmisi.
•
: Pindahkan tuas transmisi.
Pengoperasian perpindahan gear
tipe tuas
Indikator pada instrument cluster akan
menampilkan posisi tuas transmisi saat
switch IGN berada pada posisi ON.
P (Parkir)
Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya
sebelum memindahkan transmisi ke
posisi P (Parkir).
Tuas transmisi harus berada di posisi P
(Parkir) sebelum mematikan mesin.
PERINGATAN
• Memindahkan transmisi ke posisi P
(Parkir) saat kendaraan sedang
bergerak dapat menyebabkan Anda
kehilangan kendali atas kendaraan.
• Setelah kendaraan berhenti, selalu
pastikan tuas transmisi berada di posisi
P (Parkir), terapkan rem parkir, dan
matikan mesin.
• Jangan menempatkan gear di posisi P
(Parkir) sebagai pengganti rem parkir.
Informasi
Putaran mesin (RPM) dapat meningkat
atau menurun saat Intelligent Variable
Transmission melakukan diagnosis
mandiri.
R (Mundur)
Gunakan posisi ini untuk memundurkan
kendaraan.
PEMBERITAHUAN
Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya
sebelum memindahkan transmisi ke
atau dari posisi R (Mundur). Transmisi
dapat mengalami kerusakan jika Anda
memindahkan gear ke posisi R (Mundur)
saat kendaraan masih bergerak.
6-17
Perpindahan gear tipe tuas
Halaman 232
Mengemudikan Kendaraan Anda
N (Netral)
Roda dan transmisi tidak terhubung.
Tempatkan gear ke posisi N (Netral) jika
Anda perlu menghidupkan ulang mesin
yang mati, atau jika diperlukan untuk
berhenti dengan mesin tetap hidup.
Pindahkan ke posisi P (Parkir) jika Anda
harus meninggalkan kendaraan dengan
alasan apa pun.
Selalu tekan pedal rem saat
memindahkan gear dari posisi N (Netral)
ke gear lainnya.
PERINGATAN
Jangan memindahkan gear kecuali kaki
Anda menekan pedal rem dengan kuat.
Memindahkan gear saat putaran mesin
tinggi dapat menyebabkan kendaraan
bergerak sangat cepat. Anda bisa
kehilangan kendali atas kendaraan dan
menabrak orang atau benda.
D (Maju)
Ini adalah posisi berkendara maju yang
normal. Transmisi akan secara otomatis
berpindah ke rasio gear yang optimal,
memberikan efisiensi bahan bakar yang
lebih baik dan perjalanan yang lebih
halus.
Untuk tenaga ekstra saat menyalip
kendaraan lain atau menanjak, tekan
pedal gas lebih dalam hingga Anda
merasakan transmisi berpindah ke gear
yang lebih rendah.
Switch DRIVE MODE, yang terletak pada
konsol tuas transmisi atau fascia tengah,
memungkinkan pengemudi untuk
memilih mode ECO, NORMAL, atau
SPORT.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Sistem kontrol yang terintegrasi
dengan mode drive” di bab ini.
6-18
Mode perpindahan gear secara manual
2C_ShiftLeverManualShiftMode_RHD
Baik saat kendaraan diam maupun
bergerak, mode perpindahan gear secara
manual akan dipilih dengan menarik tuas
transmisi dari posisi D (Maju) ke jalur
manual. Untuk kembali ke gear D (Maju),
dorong kembali tuas transmisi ke jalur
utama.
Dalam mode perpindahan gear secara
manual, menggerakkan tuas transmisi ke
depan dan ke belakang akan
memungkinkan Anda memilih kisaran
gear yang diinginkan sesuai dengan
kondisi berkendara saat ini.
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial
Halaman 233
Informasi
• Hanya 8 gear maju yang dapat dipilih
dalam mode perpindahan gear secara
manual. Untuk memundurkan atau
memarkir kendaraan, pindahkan tuas
transmisi ke posisi R (Mundur) atau P
(Parkir) sesuai kebutuhan.
• Perpindahan ke gear yang lebih
rendah akan dilakukan secara
otomatis saat kendaraan melambat.
Saat kendaraan berhenti, gear 1 akan
dipilih secara otomatis.
• Ketika putaran mesin (RPM)
mendekati zona merah, transmisi akan
berpindah ke gear yang lebih tinggi
secara otomatis.
Sistem shift-lock
Untuk keselamatan Anda, Intelligent
Variable Transmission dilengkapi
dengan sistem shift-lock yang
mencegah perpindahan transmisi dari
posisi P (Parkir) ke R (Mundur) kecuali
pedal rem ditekan.
Untuk memindahkan transmisi dari
posisi P (Parkir) ke R (Mundur):
1. Tekan dan tahan pedal rem.
2. Hidupkan mesin atau posisikan
switch IGN pada posisi ON.
3. Pindahkan tuas transmisi.
Perpindahan gear tipe rotary
gear shift dial
2C_ShiftButtonOverview
[A] Rotary gear shift dial
[B] Tombol P
Pengoperasian perpindahan gear
tipe rotary gear shift dial
Indikator pada instrument cluster akan
menampilkan posisi rotary gear shift
dial saat switch IGN berada pada posisi
ON.
P (Parkir)
2C_PressPButton
Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya
sebelum memindahkan gear ke posisi P
(Parkir).
Untuk memindahkan gear ke posisi P
(Parkir), tekan tombol P sambil menekan
pedal rem.
Jika Anda mematikan mesin dengan
gear di posisi R (Mundur), N (Netral),
atau D (Maju), gear akan secara
otomatis berpindah ke posisi P (Parkir).
6-19
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial
Halaman 234
Mengemudikan Kendaraan Anda
PERINGATAN
• Memindahkan gear ke posisi P (Parkir)
saat kendaraan sedang bergerak dapat
menyebabkan Anda kehilangan
kendali atas kendaraan.
• Setelah kendaraan berhenti, selalu
pastikan gear di posisi P (Parkir),
terapkan rem parkir, dan matikan
mesin.
• Saat parkir pada tanjakan, pindahkan
gear ke posisi P (Parkir) dan terapkan
rem parkir untuk mencegah kendaraan
mundur ke bawah.
Informasi
Putaran mesin (RPM) dapat meningkat
atau menurun saat Intelligent Variable
Transmission melakukan diagnosis
mandiri.
Perpindahan gear secara otomatis ke
posisi P (Parkir)
Gear akan berpindah secara otomatis
ke posisi P (Parkir) untuk alasan
keselamatan dalam kondisi berikut:
• Saat mesin dimatikan dengan gear di
posisi gear R (Mundur), D (Maju), atau
N (Netral).
• Saat pintu pengemudi dibuka dengan
kendaraan yang hidup.
Dalam situasi di mana gear harus berada
di posisi P (Parkir), selalu periksa apakah
gear telah berpindah ke posisi P (Parkir)
dengan memeriksa pada instrument
cluster.
6-20
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian:
• SELALU periksa area sekitar kendaraan
Anda untuk memastikan tidak ada
orang, terutama anak-anak, sebelum
memindahkan gear ke posisi D (Maju)
atau R (Mundur).
• Sebelum meninggalkan kursi
pengemudi, selalu pastikan tuas
transmisi berada di posisi P (Parkir),
kemudian terapkan rem parkir, dan
matikan kendaraan dengan
menempatkan switch IGN pada posisi
OFF. Gerakan kendaraan yang tidak
terduga dan tiba-tiba dapat terjadi jika
tindakan pencegahan ini tidak
dilakukan.
PERHATIAN
Ketika kendaraan berada pada kecepatan
tertentu di atas 2 km/jam (1 mph), gear
tidak akan berpindah ke posisi P (Parkir)
saat tombol P ditekan atau saat gear
berpindah ke posisi P (Parkir) secara
otomatis.
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial
Halaman 235
R (Mundur)
2C_ShiftButtonRPosition
Gunakan posisi ini untuk memundurkan
kendaraan.
Untuk memindahkan gear ke posisi R
(Mundur), putar rotary gear shift dial ke
posisi R (Mundur) sambil menekan
pedal rem.
Ketika kendaraan berhenti dengan gear
di posisi R (Mundur), jika pintu
pengemudi dibuka, maka gear akan
secara otomatis berpindah ke posisi P
(Parkir).
Namun, jika kendaraan sedang
bergerak, gear mungkin tidak akan
berpindah secara otomatis ke posisi P
(Parkir) untuk mencegah kerusakan
pada Intelligent Variable Transmission.
PEMBERITAHUAN
Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya
sebelum memindahkan ke atau dari
posisi R (Mundur). Anda dapat merusak
transmisi jika memindahkan gear ke
posisi R (Mundur) saat kendaraan
sedang bergerak.
N (Netral)
2C_ShiftButtonNPosition
Putar rotary gear shift dial ke atas atau
ke bawah sambil menekan pedal rem
untuk memindahkan gear ke posisi N
(Netral).
Selalu tekan pedal rem saat Anda
memindahkan gear dari posisi N (Netral)
ke gear lainnya.
Pada posisi N (Netral), jika pengemudi
mencoba mematikan kendaraan, maka
kendaraan akan mati dan gear akan
secara otomatis berpindah ke posisi P
(Parkir).
6-21
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial
Halaman 236
Mengemudikan Kendaraan Anda
Untuk tetap berada di gear N
(Netral) saat kendaraan dimatikan
2C_ToStayNPositionInfo
2C_SteeringWheelOkButton
Jika Anda ingin tetap berada di gear N
(Netral) setelah mesin dimatikan (dalam
kondisi ACC), lakukan hal berikut:
1. Nonaktifkan Auto Hold dan
terapkan rem parkir saat mesin
hidup.
2. Putar rotary gear shift dial ke posisi N
(Netral) sambil menekan pedal rem.
3. Saat Anda melepaskan kaki dari pedal
rem, pesan "Press and hold the OK
button on the steering wheel to stay
in Neutral" akan ditampilkan di
cluster.
4.Tekan dan tahan tombol OK [A] pada
roda kemudi selama lebih dari 1 detik.
5. Ketika pesan “Neutral will stay
engaged when the vehicle is Off” di
tampilkan di cluster, matikan
kendaraan sambil tetap menekan
pedal rem.
Jika Anda ingin mematikan mesin,
tekan tombol P saat switch IGN berada
pada posisi ON.
6-22
Mode Neutral Hold akan dinonaktifkan
dan fitur Auto P akan diaktifkan jika:
• Tombol P (Parkir) ditekan
• Setelah 30 menit, setelah mode
Neutral Hold diaktifkan
• Salah satu pintu dibuka
• Tombol pengunci pintu ditekan pada
smart key
PEMBERITAHUAN
Dengan gear dalam posisi N (Netral),
switch IGN berada pada posisi ACC.
Dalam posisi ACC, pintu tidak dapat
dikunci. Daya baterai dapat habis jika
dibiarkan terlalu lama dalam posisi ACC.
D (Maju)
2C_ShiftButtonDPosition
Ini adalah posisi berkendara maju yang
normal. Transmisi akan secara otomatis
berpindah ke rasio gear yang optimal,
memberikan efisiensi bahan bakar yang
lebih baik dan perjalanan yang lebih
halus.
Untuk mendapatkan tenaga ekstra saat
menyalip kendaraan lain atau menanjak,
tekan pedal gas lebih dalam hingga
transmisi berpindah ke gear yang lebih
rendah.
Untuk memindahkan gear ke posisi D
(Maju), putar rotary gear shift dial ke
posisi D (Maju) sambil menekan pedal
rem.
Saat kendaraan berhenti dengan gear di
posisi D (Maju), jika pintu pengemudi
dibuka dan sabuk pengaman tidak
terpasang, gear akan secara otomatis
berpindah ke posisi P (Parkir).
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial
Halaman 237
PERHATIAN
Saat akan melanjutkan perjalanan
setelah berhenti pada tanjakan yang
curam, meskipun gear di posisi D (Maju),
jika Anda tidak menekan pedal gas atau
pedal rem, kendaraan dapat bergerak
mundur ke belakang dan menyebabkan
kecelakaan.
Sistem shift-lock
Untuk keselamatan Anda, Intelligent
Variable Transmission dilengkapi dengan
sistem shift-lock yang akan mencegah
perpindahan transmisi dari posisi P
(Parkir) ke posisi R (Mundur) atau D
(Maju) kecuali pedal rem ditekan.
Untuk memindahkan transmisi dari posisi
P (Parkir) ke posisi R (Mundur) atau D
(Maju):
1. Tekan dan tahan pedal rem.
2. Hidupkan mesin atau posisikan switch
IGN pada posisi ON.
3. Pindahkan gear sambil tetap menekan
pedal rem.
Saat daya baterai lemah
Anda tidak dapat memindahkan gear jika
daya baterai lemah.
Dalam kondisi darurat, lakukan langkah-
langkah berikut untuk memindahkan
gear ke posisi N (Netral) di permukaan
jalan yang datar:
1. Sambungkan kabel baterai dari
kendaraan lain atau dari baterai
cadangan ke terminal jump-start di
dalam kompartemen mesin.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Menjumper baterai
kendaraan” di bab 8.
2. Terapkan rem parkir dengan switch
IGN dalam posisi ON.
3. Pindahkan gear ke posisi N (Netral).
Lihat bagian “Untuk tetap berada di
gear N (Netral) saat kendaraan
dimatikan” di bab ini.
Informasi
Dalam situasi di mana gear perlu
dipindahkan dari posisi P (Parkir) ke N
(Netral) saat kendaraan mati, lihat bagian
“Untuk tetap berada di gear N (Netral)
saat kendaraan dimatikan” di bab ini.
Tampilan pesan di cluster
Press brake pedal to change gear
2C_PressureBreakPadalToChangeGearInfo
Pesan ini akan ditampilkan saat pedal
rem tidak ditekan saat memindahkan
gear.
Tekan pedal rem lalu pindahkan gear.
Shift to P after stopping
2C_ShiftToPAfterStoppingInfo
Pesan ini akan ditampilkan saat gear
dipindahkan ke posisi P (Parkir) saat
kendaraan masih bergerak.
Hentikan kendaraan sepenuhnya
sebelum memindahkan gear ke posisi P
(Parkir).
6-23
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial
Halaman 238
Mengemudikan Kendaraan Anda
Check P button
2C_CheckShiftPButtonInfo
Pesan ini akan ditampilkan saat terjadi
masalah pada tombol P.
Disarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Shifter system malfunction
2C_ShiftSystemMalfuncitonoInfo
Pesan ini akan ditampilkan saat
transmisi atau rotary gear shift dial tidak
berfungsi dengan benar dalam posisi P
(Parkir).
Disarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
6-24
Check rotary gear shift dial
2C_CheckShiftButtonInfo
Pesan ini akan ditampilkan saat terjadi
malfungsi pada rotary gear shift dial.
Disarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
PARK malfunction. Engage parking brake
when parking vehicle.
2C_UnableToChangePInfo
Pesan ini akan ditampilkan saat terjadi
masalah pada tombol P.
Disarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial
Halaman 239
Peringatan temperatur transmisi
tinggi
Transmission Hot! Park with engine On
2C_ShiftOverheatStopVehicleInfo
Akselerasi mendadak secara berulang
kali dan mulai melaju dengan cepat
dapat menyebabkan temperatur
transmisi meningkat. Jika transmisi
terlalu panas, mode perlindungan
otomatis akan memperingatkan
pengemudi dengan bunyi peringatan
dan tampilan pesan pada layar.
Hentikan kendaraan di lokasi yang aman
dan pindahkan gear ke posisi P (Parkir),
lalu hentikan kendaraan dengan mesin
tetap hidup. Tunggu hingga temperatur
transmisi turun.
Vehicle Power limited due to high
transmission temperature
2C_ShiftOverheatPowerLimittedInfo
Jika Anda terus mengemudi saat
transmisi terlalu panas, pesan peringatan
di atas akan ditampilkan dan mode
perlindungan otomatis akan membatasi
output daya kendaraan.
• Hentikan kendaraan di lokasi yang
aman dan pindahkan gear ke posisi P
(Parkir), lalu hentikan kendaraan
dengan mesin tetap hidup. Tunggu
hingga temperatur transmisi turun.
• Jika pesan di atas terus ditampilkan,
kami sarankan Anda menghubungi
dealer resmi HYUNDAI.
Transmission cooled down. Resume
driving
2C_ShiftOverheatCanDriveInfo
Pesan ini akan ditampilkan saat
kendaraan aman untuk dikendarai
kembali.
6-25
Praktik mengemudi yang baik
Halaman 240
Mengemudikan Kendaraan Anda
Paddle shifter (mode perpindahan
gear secara manual)
2C_PaddleShift
Paddle shifter dapat digunakan saat
gear berada di posisi D (Maju).
Tarik paddle shifter + atau – satu kali
untuk menaikan atau menurunkan satu
gear dan sistem akan berpindah dari
mode perpindahan gear secara
otomatis ke mode perpindahan gear
secara manual.
Untuk kembali ke mode perpindahan
gear secara otomatis dari mode
perpindahan gear secara manual,
lakukan salah satu hal berikut:
•
Tarik dan tahan paddle shifter +.
•
Pindahkan gear ke posisi D (Maju).
Mode perpindahan gear secara manual
juga akan secara otomatis kembali ke
mode perpindahan gear secara otomatis
dalam salah satu kondisi berikut:
• Saat pedal gas ditekan perlahan
selama lebih dari 6 detik saat
berkendara.
• Saat kecepatan kendaraan turun di
bawah 7 km/jam (4 mph).
Informasi
Jika paddle shifter + dan – ditarik secara
bersamaan, perpindahan gear mungkin
tidak akan terjadi.
6-26
Parkir
Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya
dan terus tekan pedal rem. Pindahkan
gear ke posisi P (Parkir), terapkan rem
parkir, dan posisikan switch IGN pada
posisi LOCK/OFF. Bawa kunci Anda saat
meninggalkan kendaraan.
PERINGATAN
Saat Anda berada di dalam kendaraan
dengan mesin yang hidup, berhati-
hatilah agar tidak menekan pedal gas
dalam waktu yang lama. Mesin atau
sistem exhaust dapat menjadi terlalu
panas dan menyebabkan kebakaran.
Gas buang dan sistem exhaust sangat
panas. Jauhi komponen sistem exhaust.
Jangan berhenti atau parkir di atas
material yang mudah terbakar seperti
rumput kering, kertas, atau daun.
Material tersebut dapat terbakar dan
menyebabkan kebakaran.
Praktik mengemudi yang
baik
• Jangan pernah memindahkan gear
dari posisi P (Parkir) atau N (Netral) ke
posisi lain saat pedal gas ditekan.
• Jangan pernah memindahkan gear ke
posisi P (Parkir) saat kendaraan
sedang bergerak.
Pastikan kendaraan benar-benar
berhenti sebelum Anda mencoba
memindahkan gear ke posisi R
(Mundur) atau D (Maju).
• Jangan memindahkan gear ke posisi N
(Netral) saat berkendara. Hal ini dapat
menyebabkan kecelakaan karena
hilangnya pengereman mesin, dan
transmisi dapat mengalami kerusakan.
• Saat berkendara pada tanjakan atau
turunan, selalu pindahkan gear ke
posisi D (Maju) untuk maju atau ke
posisi R (Mundur) untuk mundur, dan
periksa posisi gear yang ditampilkan
pada instrument cluster sebelum
Praktik mengemudi yang baik
Halaman 241
berkendara. Jika Anda berkendara
berlawanan arah dengan gear yang
dipilih, mesin akan mati dan dapat
terjadi kecelakaan serius akibat
menurunnya performa pengereman.
• Jangan berkendara dengan kaki
bertumpu pada pedal rem. Tekanan
pedal yang ringan namun secara terus
menerus dapat menyebabkan rem
menjadi panas, aus, dan bahkan gagal
berfungsi.
• Menekan pedal gas dan pedal rem
secara bersamaan dapat
mengaktifkan logika penurunan power
mesin untuk memastikan kendaraan
melambat. Kendaraan akan kembali
berakselerasi setelah pedal rem
dilepaskan.
• Saat berkendara dalam mode
perpindahan gear secara manual,
perlambat kendaraan sebelum
memindahkan ke gear yang lebih
rendah. Jika tidak, gear yang lebih
rendah mungkin tidak dapat
dimasukkan jika putaran mesin (RPM)
berada di luar kisaran yang diizinkan.
• Selalu terapkan rem parkir saat
meninggalkan kendaraan. Jangan
hanya mengandalkan penempatan
gear di posisi P (Parkir) untuk
menahan kendaraan agar tidak
bergerak.
• Berkendara dengan sangat hati-hati di
permukaan jalan yang licin. Tetap
waspada saat melakukan
pengereman, akselerasi, atau
memindahkan gear. Pada permukaan
jalan yang licin, perubahan kecepatan
kendaraan secara mendadak dapat
menyebabkan roda penggerak
kehilangan traksi dan mengakibatkan
hilangnya kendali kendaraan yang
dapat menyebabkan kecelakaan.
• Performa dan efisiensi kendaraan
yang optimal diperoleh dengan
menekan dan melepaskan pedal gas
secara halus.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian:
• SELALU kenakan sabuk pengaman
Anda. Dalam tabrakan, penumpang
yang tidak mengenakan sabuk
pengaman jauh lebih mungkin
mengalami cedera serius atau
kematian dibandingkan penumpang
yang mengenakan sabuk pengaman
dengan benar.
• Hindari kecepatan tinggi saat
menikung atau berbelok.
• Jangan memutar roda kemudi secara
mendadak, seperti berpindah jalur
dengan cepat atau berbelok dengan
tajam pada kecepatan tinggi.
• Risiko kendaraan terguling akan
sangat meningkat jika Anda
kehilangan kendali kendaraan pada
kecepatan tinggi.
• Kehilangan kendali sering terjadi jika
dua atau lebih roda keluar dari jalur
jalan dan pengemudi terlalu
membelokkan roda kemudi untuk
kembali ke jalur perjalanan.
• Jika kendaraan Anda keluar dari jalur,
jangan langsung membelok secara
tajam. Sebaliknya, perlambat
kendaraan sebelum kembali ke lajur
jalan.
• HYUNDAI menyarankan Anda untuk
selalu mengikuti batas kecepatan
yang ditetapkan.
Informasi
Mekanisme Kickdown (jika dilengkapi)
Jika Anda menekan pedal gas yang
dilengkapi dengan perangkat Kickdown
untuk melewati titik tekan, maka power
mesin akan dimaksimalkan. Anda
mungkin dapat merasakan saat
perangkat Kickdown mulai beroperasi
dan mendengar suara
pengoperasiannya. Hal ini merupakan
hal yang normal, bukan menujukan
kerusakan.
6-27
Power-assist brakes
Halaman 242
Mengemudikan Kendaraan Anda
Sistem pengereman
Power-assist brakes
Kendaraan Anda dilengkapi dengan
power-assist brakes yang akan secara
otomatis menyesuaikan pengereman
melalui penggunaan yang normal.
Jika mesin mati atau dimatikan saat
berkendara, power-assist brakes tidak
akan berfungsi. Anda tetap dapat
menghentikan kendaraan dengan
menekan pedal rem lebih kuat dari
biasanya. Namun, jarak pengereman bisa
lebih jauh dibandingkan saat power-
assist brakes beroperasi.
Saat mesin mati, tenaga cadangan rem
akan berkurang sebagian setiap kali
pedal rem ditekan. Jangan menekan
pedal rem berulang kali (memompa) saat
power-assist brakes terputus.
PERINGATAN
Lakukan tindakan pencegahan berikut:
• Jangan mengemudi dengan kaki
bertumpu pada pedal rem. Hal ini akan
menyebabkan temperatur rem menjadi
sangat tinggi, keausan kampas dan
pad rem yang berlebihan, serta
meningkatkan jarak pengereman.
• Saat menuruni turunan yang panjang
atau curam, gunakan paddle shifter
dan turunkan gear secara manual ke
posisi yang lebih rendah untuk
mengendalikan kecepatan tanpa
pengoperasian rem secara berlebihan.
Pengoperasian rem secara terus-
menerus dapat menyebabkan rem
menjadi panas berlebih dan dapat
mengakibatkan hilangnya performa
pengereman untuk sementara.
• Rem yang basah dapat mengurangi
kemampuan kendaraan untuk
melambat dengan aman dan
kendaraan dapat menarik ke salah satu
sisi saat pedal rem ditekan.
6-28
Menekan pedal rem secara ringan
untuk memeriksa apakah rem
terpengaruh air. Selalu uji rem dengan
cara ini setelah melewati genangan air
yang dalam. Untuk mengeringkan
rem, tekan pedal rem secara ringan
agar rem memanas sambil
mempertahankan kecepatan ke depan
yang aman hingga performa rem
kembali normal. Hindari mengemudi
dengan kecepatan tinggi sampai rem
berfungsi normal.
Informasi
• Saat pedal rem ditekan dalam kondisi
berkendara atau cuaca tertentu, Anda
mungkin akan mendengar bunyi rem
untuk sementara waktu. Hal ini
merupakan hal yang normal dan bukan
indikasi adanya masalah pada sistem
rem.
• Jika bahan kimia anti-es menempel
pada rem, dapat menyebabkan
keausan yang tidak normal dan bunyi
pada cakram dan pad rem. Bersihkan
bahan kimia anti-es dari cakram dan
pad rem sambil menekan pedal rem
dalam kondisi lalu lintas yang aman.
Rem parkir (tipe tuas tangan)
Halaman 243
Indikator keausan rem
cakram rem
Ketika pad rem Anda telah aus dan perlu
diganti, Anda mungkin akan mendengar
bunyi peringatan bernada tinggi dari rem
depan atau belakang. Bunyi ini dapat
muncul dan menghilang, atau terdengar
setiap kali pedal rem ditekan.
Informasi
Selalu ganti pad rem kiri dan kanan
pada poros depan dan belakang secara
bersamaan.
Rem tromol belakang
Rem tromol belakang Anda tidak
memiliki indikator keausan. Oleh karena
itu, lakukan pemeriksaan kampas rem
belakang jika Anda mendengar bunyi
gesekan dari rem belakang. Lakukan
juga pemeriksaan rem belakang setiap
kali Anda mengganti atau merotasi ban
dan saat rem depan diganti.
jika dilengkapi
Rem parkir (tipe tuas tangan)
2C_ParkingBrakeHandType
Selalu terapkan rem parkir sebelum
meninggalkan kendaraan. Untuk
mengaktifkan:
Tekan pedal rem dengan kuat. Tarik tuas
rem parkir ke atas semaksimal mungkin.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko CEDERA
SERIUS atau KEMATIAN, jangan terapkan
rem parkir saat kendaraan sedang
bergerak kecuali dalam kondisi darurat.
Hal ini dapat merusak sistem rem dan
menyebabkan kecelakaan.
2C_ParkingBrakeHandType_2
Untuk melepaskan rem parkir:
Tekan pedal rem dengan kuat. Tarik
sedikit tuas rem parkir.
Sambil menekan tombol pelepas (1),
turunkan tuas rem parkir (2).
Jika rem parkir tidak bisa dilepas atau
tidak sepenuhnya terlepas, kami
sarankan sistem diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
6-29
Rem parkir (tipe tuas tangan)
Halaman 244
Mengemudikan Kendaraan Anda
PERINGATAN
• Saat akan meninggalkan atau
memarkir kendaraan, selalu hentikan
kendaraan sepenuhnya dan tetap
tekan pedal rem. Pindahkan tuas
transmisi ke gear 1 (untuk kendaraan
transmisi manual) atau ke posisi P
(Parkir, untuk kendaraan dengan
Intelligent Variable Transmission/
Transmisi Otomatis), kemudian
terapkan rem parkir, dan posisikan
switch IGN ke posisi LOCK/OFF.
Kendaraan dengan rem parkir yang
tidak sepenuhnya diterapkan dapat
bergerak secara tidak sengaja dan
menyebabkan cedera pada Anda atau
orang lain.
• JANGAN PERNAH membiarkan orang
yang tidak familiar dengan kendaraan
mengoperasikan rem parkir. Jika rem
parkir dilepas secara tidak sengaja,
dapat menyebabkan cedera serius.
• Lepaskan rem parkir hanya saat Anda
berada di dalam kendaraan dan kaki
Anda menekan pedal rem dengan
kuat.
PEMBERITAHUAN
• Jangan menekan pedal gas saat rem
parkir masih diterapkan. Jika pedal gas
ditekan dalam kondisi rem parkir
masih diterapkan, akan terdengar
bunyi peringatan. Rem parkir dapat
mengalami kerusakan.
• Mengemudi dengan menerapkan rem
parkir dapat menyebabkan sistem rem
terlalu panas dan mempercepat
keausan atau kerusakan pada
komponen rem. Pastikan rem parkir
telah dilepaskan dan lampu
peringatan rem mati sebelum
mengemudi.
6-30
Lampu peringatan rem parkir
"
Lampu ini akan menyala saat rem parkir
diterapkan dan switch IGN berada pada
posisi START atau ON.
Sebelum berkendara, pastikan rem
parkir telah dilepaskan dan lampu
peringatan rem parkir dalam kondisi
mati.
Jika lampu peringatan rem parkir tetap
menyala setelah rem parkir dilepaskan
saat mesin hidup, kemungkinan terjadi
malfungsi pada sistem rem.
Jika memungkinkan, hentikan kendaraan
sesegera mungkin. Jika tidak
memungkinkan, operasikan kendaraan
dengan sangat hati-hati dan lanjutkan
berkendara hanya sampai Anda
mencapai lokasi yang aman.
Electronic Parking Brake (EPB)
Halaman 245
jika dilengkapi
Electronic Parking Brake (EPB)
Menerapkan rem parkir
Untuk mengaktifkan EPB (Electronic
Parking Brake):
2C_EPBEngage
1. Tekan dan tahan pedal rem.
2. Tarik switch EPB ke atas.
Pastikan lampu peringatan Rem Parkir
menyala.
EPB (Electronic Parking Brake) dapat
diaktifkan secara otomatis ketika:
• Diminta oleh sistem lain.
• Pengemudi mematikan kendaraan
saat Auto Hold sedang aktif.
Pengereman darurat
Jika terjadi masalah pada pedal rem saat
berkendara, pengereman darurat dapat
dilakukan dengan menarik dan menahan
switch EPB. Pengereman hanya dapat
dilakukan selama Anda menahan switch
EPB. Namun, jarak pengereman mungkin
akan lebih jauh dari biasanya.
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian, jangan mengoperasikan
EPB saat kendaraan sedang bergerak
kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini
dapat merusak sistem rem dan
menyebabkan tabrakan.
PEMBERITAHUAN
Jika Anda mendengar bunyi atau
mencium bau terbakar saat
mengoperasikan EPB untuk pengereman
darurat, kami sarankan agar kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
Informasi
Selama pengereman darurat, lampu
peringatan Rem Parkir akan menyala dan
Anda mungkin akan mendengar bunyi
klik.
Melepaskan rem parkir
Untuk melepaskan EPB (Electronic
Parking Brake):
2C_EPBRelease
1. Posisikan switch IGN atau tombol
Engine Start/Stop ke posisi ON atau
START.
2. Tekan switch EPB sambil menekan
pedal rem.
Pastikan lampu peringatan Rem Parkir
mati.
6-31
Electronic Parking Brake (EPB)
Halaman 246
Mengemudikan Kendaraan Anda
Untuk melepaskan EPB (Electronic
Parking Brake) secara otomatis:
• Gear di posisi P (Parkir) atau N (Netral)
Dengan mesin yang hidup, tekan pedal
rem dan pindahkan gear dari posisi P
(Parkir) atau N (Netral) ke posisi R
(Mundur) atau D (Maju).
Pastikan pintu, kap mesin, dan pintu
bagasi tertutup dan sabuk pengaman
terpasang.
• Intelligent variable transmission
1. Pastikan sabuk pengaman terpasang
dan pintu, kap mesin, serta pintu
bagasi tertutup.
2. Dengan mesin yang hidup, tekan
pedal rem dan pindahkan gear dari
posisi P (Parkir) ke posisi R (Mundur)
atau D (Maju).
3. Tekan pedal gas.
Pastikan lampu peringatan Rem Parkir
mati.
PEMBERITAHUAN
• Jika lampu peringatan Rem Parkir
tetap menyala meskipun EPB telah
dilepaskan, kami sarankan kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
• Jangan mengemudi dengan
mengaktifk EPB. Hal ini dapat
menyebabkan keausan berlebih pada
pad dan cakram rem.
Informasi
• Anda tetap dapat mengaktifkan EPB
meskipun switch IGN atau tombol
Engine Start/Stop dalam posisi OFF
(selama daya baterai tersedia), tetapi
tidak dapat melepaskannya.
• Tekan pedal rem dan lepaskan rem
parkir secara manual dengan switch
EPB sebelum menuruni turunan atau
saat memundurkan kendaraan.
6-32
Pesan peringatan
Untuk melepaskan EPB, pasang sabuk
pengaman dan tutup pintu, kap mesin,
dan pintu bagasi
2C_EPBEnableToReleaseInfo
Jika sabuk pengaman pengemudi
belum terpasang, atau kap mesin, pintu
bagasi, atau pintu dalam kondisi
terbuka, dan Anda mencoba berkendara
dengan EPB yang aktif, bunyi
peringatan dan pesan akan ditampilkan.
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian akibat pergerakan
kendaraan yang tidak diinginkan:
• Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya
dan tetap tekan pedal rem sebelum
memarkir kendaraan, pindahkan gear
ke posisi P (Parkir), tarik switch EPB,
dan posisikan switch IGN atau tombol
Engine Start/Stop ke posisi OFF. Bawa
kunci saat meninggalkan kendaraan.
• Jangan pernah membiarkan orang
yang tidak familiar dengan kendaraan
menyentuh switch EPB.
• Lepaskan EPB hanya saat Anda berada
di dalam kendaraan dengan kaki
menekan pedal rem dengan kuat.
PEMBERITAHUAN
Mengemudi dengan menerapkan rem
parkir dapat menyebabkan sistem rem
menjadi panas berlebih dan
menyebabkan keausan atau kerusakan
dini pada komponen rem.
Auto hold
Halaman 247
Informasi
• Bunyi klik mungkin akan terdengar saat
mengoperasikan atau melepaskan
EPB. Hal ini normal dan menunjukkan
bahwa EPB berfungsi dengan baik.
• Saat menyerahkan kunci kendaraan
kepada petugas parkir atau asisten,
pastikan Anda menjelaskan cara
mengoperasikan EPB.
Malfungsi pada EPB
Lampu peringatan Electronic Parking
Brake (EPB) menyala jika switch IGN atau
tombol Engine Start/Stop berada pada
posisi ON dan akan mati dalam waktu
sekitar 3 detik jika sistem berfungsi
normal.
Jika lampu peringatan EPB tetap
menyala, menyala saat berkendara, atau
tidak menyala ketika switch IGN atau
tombol Engine Start/Stop berada pada
posisi ON, maka EPB mungkin
mengalami malfungsi.
Jika hal ini terjadi, kami sarankan agar
kendaraan Anda diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
Lampu peringatan EPB dapat menyala
bersamaan dengan indikator ESC untuk
menunjukkan bahwa ESC tidak berfungsi
dengan normal, namun hal ini tidak
menunjukkan EPB mengalami malfungsi.
Informasi
• Jika lampu peringatan Rem Parkir
tidak menyala atau berkedip setelah
switch EPB ditarik, EPB mungkin tidak
aktif.
• Jika lampu peringatan EPB masih
menyala atau lampu peringatan Rem
Parkir berkedip saat lampu EPB
menyala, tekan switch, lalu tarik
kembali. Ulangi satu kali lagi. Jika
lampu peringatan EPB tetap tidak
mati, kami sarankan kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
jika dilengkapi
Auto hold
Auto Hold akan menjaga kendaraan agar
tidak bergerak meskipun pedal rem
tidak ditekan setelah pengemudi
menghentikan kendaraan sepenuhnya
dengan menekan pedal rem.
Informasi
Saat kendaraan dihidupkan ulang,
pengaturan terakhir Auto Hold akan
diaktifkan.
Untuk menerapkan:
2C_AutoHoldButtonOn
1. Dengan pintu pengemudi, kap mesin,
dan pintu bagasi tertutup, tekan switch
AUTO HOLD. Indikator AUTO HOLD
putih akan menyala dan sistem berada
dalam mode standby.
2.Ketika Anda menghentikan kendaraan
sepenuhnya dengan menekan pedal
rem, Auto Hold akan mempertahankan
tekanan rem untuk menjaga kendaraan
agar tidak bergerak. Indikator akan
berubah dari putih menjadi hijau.
Kendaraan tidak akan bergerak
meskipun pedal rem dilepaskan.
6-33
Auto hold
Halaman 248
Mengemudikan Kendaraan Anda
Untuk melepaskan:
Jika Anda menekan pedal gas saat gear
berada di posisi D (Maju), mode
perpindahan gear secara manual, atau
gear di posisi R (Mundur) (kendaraan
yang dilengkapi tombol shift), maka Auto
Hold akan dilepaskan secara otomatis
dan kendaraan akan mulai bergerak.
Indikator AUTO HOLD akan berubah dari
hijau menjadi putih.
PERINGATAN
Selalu periksa kondisi di sekitar
kendaraan Anda sebelum menekan
pedal gas untuk melepaskan Auto Hold.
Untuk membatalkan:
2C_AutoHoldButtonOff
1. Tekan dan tahan pedal rem.
2. Tekan switch AUTO HOLD.
Indikator AUTO HOLD akan mati.
PERINGATAN
Untuk mencegah pergerakan kendaraan
yang tidak diinginkan, selalu tekan pedal
rem untuk membatalkan Auto Hold
sebelum Anda:
• Mengemudi pada turunan.
• Memundurkan kendaraan.
• Memarkir kendaraan.
6-34
PEMBERITAHUAN
Jika indikator AUTO HOLD berubah
menjadi kuning, atau terjadi malfungsi
pada sistem deteksi pembukaan pintu
pengemudi, kap mesin, atau pintu
bagasi, maka Auto Hold tidak akan
berfungsi dengan baik. Kami sarankan
Anda menghubungi dealer resmi
HYUNDAI.
PEMBERITAHUAN
Jika terjadi malfungsi pada sistem
deteksi pembukaan pintu pengemudi
atau kap mesin, Auto Hold mungkin tidak
akan berfungsi dengan baik.
Kami sarankan Anda menghubungi
dealer resmi HYUNDAI.
Informasi
Auto Hold tidak akan beroperasi saat:
• Gear berada di posisi P (Parkir) atau R
(Mundur).
• EPB aktif.
• Auto Hold akan secara otomatis
berpindah ke EPB ketika:
- Pintu pengemudi atau kap mesin
dibuka.
- Kendaraan berada pada tanjakan
yang curam.
- Kendaraan digerakan beberapa kali.
- Pintu bagasi dibuka. (untuk tipe
rotary gear shift dial)
Lampu peringatan Rem Parkir akan
menyala, indikator AUTO HOLD akan
berubah dari hijau menjadi putih, dan
akan terdengar bunyi peringatan serta
pesan akan ditampilkan untuk
memberi tahu bahwa EPB telah
diaktifkan secara otomatis.
Sebelum berkendara, tekan pedal rem,
periksa area di sekitar kendaraan, dan
lepaskan rem parkir secara manual
dengan menekan switch EPB.
Anti-Lock Braking System (ABS)
Halaman 249
Pesan peringatan
Parking brake automatically applied
2C_AutoHoldAutoEngageEPBInfo
Saat EPB aktif dan Auto Hold juga
aktif, akan terdengar bunyi peringatan
dan pesan akan ditampilkan.
Deactivating AUTO HOLD... Press brake
pedal
2C_AutoHoldPressureBreakInfo
Jika perpindahan dari Auto Hold ke EPB
tidak berfungsi dengan benar, akan
terdengar bunyi peringatan dan pesan
akan ditampilkan.
Press brake pedal to deactivate AUTO
HOLD
2C_ReleaseAutoHoldPressBreakInfo
Jika Anda tidak menekan pedal rem saat
mencoba melepaskan Auto Hold dengan
menekan switch AUTO HOLD, akan
terdengar bunyi peringatan dan pesan
akan ditampilkan.
Anti-Lock Braking System
(ABS)
PERINGATAN
Anti-Lock Braking System (ABS) atau
Electronic Stability Control (ESC) tidak
dapat mencegah kecelakaan yang
disebabkan oleh manuver mengemudi
yang tidak aman atau berbahaya.
Meskipun kontrol kendaraan
ditingkatkan selama pengereman
darurat, tetap jaga jarak yang aman
dengan kendaraan atau objek di depan
kendaraan Anda.
Selalu kurangi kecepatan kendaraan
dalam kondisi jalan yang ekstrem.
Jarak pengereman kendaraan yang
dilengkapi ABS atau ESC bisa lebih jauh
daripada kendaraan tanpa sistem ini
dalam kondisi jalan berikut:
• Jalan kasar, berbatu, atau tertutup
salju.
• Jalan dengan permukaan yang tidak
rata atau memiliki ketinggian yang
berbeda.
Jangan pernah menguji fitur
keselamatan kendaraan yang dilengkapi
ABS atau ESC dengan mengemudi cepat
atau menikung tajam. Hal ini dapat
menyebabkan tabrakan dan
membahayakan keselamatan Anda
maupun orang lain.
6-35
Anti-Lock Braking System (ABS)
Halaman 250
Mengemudikan Kendaraan Anda
ABS adalah sistem pengereman
elektronik yang akan membantu
mencegah penguncian roda saat
melakukan pengereman. ABS
memungkinkan pengemudi untuk
mengarahkan kendaraan dan melakukan
pengereman secara bersamaan.
Menggunakan ABS
Untuk mendapatkan manfaat yang
maksimal dari ABS dalam kondisi darurat,
jangan mencoba mengatur tekanan rem
secara manual atau memompa pedal
rem. Tekan pedal rem sekuat mungkin.
Saat Anda menekan pedal rem dalam
kondisi yang dapat menyebabkan roda
terkunci, Anda mungkin akan mendengar
bunyi dari sistem rem atau merasakan
getaran pada pedal rem. Hal ini normal
dan menunjukkan bahwa ABS sedang
beroperasi.
ABS tidak akan mengurangi waktu atau
jarak pengereman kendaraan.
Selalu jaga jarak yang aman dari
kendaraan di depan Anda.
ABS tidak akan mencegah slip yang
disebabkan oleh perubahan arah secara
mendadak, seperti menikung terlalu
cepat atau berpindah jalur secara
mendadak.
Selalu berkendara dengan kecepatan
yang aman sesuai kondisi jalan dan
cuaca.
ABS tidak dapat mencegah hilangnya
stabilitas kendaraan. Selalu arahkan roda
kemudi dengan hati-hati saat melakukan
pengereman yang keras. Gerakan roda
kemudi yang tajam akan menyebabkan
kendaraan berpindah jalur atau keluar
dari jalan.
Di permukaan jalan yang bergelombang
atau tidak rata, pengoperasian ABS dapat
menyebabkan jarak pengereman yang
lebih jauh dibandingkan sistem rem
konvensional.
Lampu peringatan ABS (B) akan
menyala beberapa detik setelah switch
IGN atau tombol Engine Start/Stop
berada di posisi ON.
6-36
Selama waktu ini, ABS akan melakukan
diagnosis mandiri dan lampu akan mati
jika sistem berfungsi normal. Jika lampu
tetap menyala, kami sarankan Anda
segera menghubungi dealer resmi
HYUNDAI.
PERINGATAN
Jika lampu peringatan ABS (B) terus
menyala, menunjukan terjadi masalah
pada sistem ABS. Sistem power breake
akan tetap beroperasi dengan normal.
Untuk mengurangi risiko cedera serius
atau kematian, segera hubungi dealer
resmi HYUNDAI.
PEMBERITAHUAN
Saat Anda berkendara di jalan dengan
traksi yang rendah, seperti jalan bersalju,
dan menekan pedal rem secara terus-
menerus, ABS akan aktif secara terus-
menerus dan lampu ABS (B) mungkin
akan menyala.
Hentikan kendaraan di tempat yang
aman dan matikan mesin.
Hidupkan kembali kendaraan. Jika
lampu peringatan ABS mati, maka sistem
ABS akan berfungsi normal kembali.
Jika tidak, kami sarankan segera hubungi
dealer resmi HYUNDAI.
Informasi
Saat Anda menjumper baterai karena
daya baterai lemah, lampu peringatan
ABS (B) dapat menyala. Hal ini bukan
menunjukan ABS mengalami malfungsi.
Isi ulang daya baterai sebelum
berkendara kembali.
Electronic Stability Control (ESC)
Halaman 251
Electronic Stability Control
jika dilengkapi
(ESC)
2C_ESCOffButton
Sistem Electronic Stability Control (ESC)
akan membantu menstabilkan
kendaraan saat menikung.
ESC akan memeriksa arah roda kemudi
Anda dan arah sebenarnya dari
kendaraan. ESC akan menerapkan
tekanan rem ke salah satu rem
kendaraan dan mengintervensi sistem
manajemen mesin untuk membantu
pengemudi menjaga kendaraan agar
tetap pada jalurnya.
ESC bukan pengganti praktik
mengemudi yang aman. Selalu
sesuaikan kecepatan dan cara
mengemudi dengan kondisi jalan.
PERINGATAN
Jangan pernah mengemudi terlalu cepat
atau menikung dengan tajam. Sistem
ESC tidak akan mencegah tabrakan.
Kecepatan berlebih saat menikung,
manuver mendadak, dan aquaplaning
pada permukaan jalan yang basah dapat
menyebabkan tabrakan yang serius.
Pengoperasian ESC
Kondisi ESC ON
Saat switch IGN atau tombol Engine
Start/Stop berada di posisi ON, lampu
indikator ESC dan ESC OFF menyala
selama sekitar 3 detik. Setelah kedua
lampu mati, ESC akan aktif.
Saat ESC beroperasi
a
Saat ESC beroperasi, lampu indikator
ESC berkedip:
• Saat Anda menekan pedal rem dalam
kondisi yang dapat menyebabkan roda
terkunci, Anda mungkin akan
mendengar bunyi dari rem, atau
merasakan getaran pada pedal rem.
• Jika Cruise Control digunakan saat
ESC aktif, Cruise Control akan
dinonaktifkan secara otomatis. Lihat
bagian “Cruise Control (CC)” di Bab 7.
• Saat keluar dari lumpur atau
mengemudi pada permukaan jalan
yang licin, RPM mesin mungkin tidak
akan meningkat meskipun pedal gas
ditekan secara penuh. Hal ini untuk
menjaga stabilitas dan traksi
kendaraan dan bukan merupakan
suatu masalah.
Kondisi ESC OFF
b
Untuk menonaktifkan ESC:
•
Tahap 1
Tekan tombol ESC OFF sebentar.
Lampu indikator ESC OFF akan
menyala dan pesan, "Traction
control disabled" akan ditampilkan.
Fitur kontrol traksi dari ESC
(manajemen mesin) akan
dinonaktifkan, tetapi fitur kontrol
rem dari ESC (manajemen
pengereman) tetap akan aktif.
6-37
Electronic Stability Control (ESC)
Halaman 252
Mengemudikan Kendaraan Anda
• Tahap 2
Tekan dan tahan tombol ESC OFF
selama lebih dari 3 detik. Lampu
indikator ESC OFF akan menyala dan/
atau pesan "Traction control and ESC
disabled" akan ditampilan disertai
bunyi peringatan.
Kedua fitur ESC (kontrol traksi dan
kontrol rem) akan dinonaktifkan.
Jika switch IGN atau tombol Engine
Start/Stop dalam posisi OFF saat ESC
dinonaktifkan, ESC akan tetap dalam
kondisi nonaktif. ESC akan aktif
kembali saat kendaraan dihidupkan
ulang.
Lampu indikator
Lampu indikator ESC (berkedip)
a
Lampu indikator ESC OFF (menyala)
b
Ketika switch IGN atau tombol Engine
Start/Stop berada pada posisi ON,
lampu indikator ESC menyala, lalu akan
mati jika sistem ESC beroperasi secara
normal.
Lampu indikator ESC akan berkedip
setiap kali ESC sedang beroperasi.
Jika lampu indikator ESC tetap
menyala, kami sarankan kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI sesegera mungkin.
Lampu indikator ESC OFF akan
menyala saat ESC dinonaktifkan.
6-38
PERINGATAN
Saat ESC berkedip, menunjukan ESC
aktif:
• Kemudikan kendaraan secara perlahan
dan JANGAN PERNAH mencoba
berakselerasi.
• Jangan menonaktifkan ESC saat
lampu indikator ESC berkedip. Anda
dapat kehilangan kendali kendaraan
dan mengalami tabrakan.
PEMBERITAHUAN
Menggunakan roda dan ban dengan
ukuran berbeda dapat menyebabkan
sistem ESC mengalami malfungsi.
Sebelum mengganti ban, pastikan
keempat roda dan ban memiliki ukuran
yang sesuai untuk kendaraan Anda.
Jangan mengemudi dengan
menggunakan roda dan ban yang
ukurannya berbeda.
Penggunaan ESC OFF
Saat berkendara
Mode ESC OFF hanya boleh digunakan
sementara untuk membantu
membebaskan kendaraan jika terjebak di
salju atau lumpur, dengan cara
menghentikan sementara pengoperasian
ESC untuk mempertahankan torsi roda.
Untuk menonaktifkan ESC saat
berkendara, tekan tombol ESC OFF saat
berkendara di permukaan jalan yang
datar.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
transmisi:
• Jangan biarkan roda dari salah satu
poros berputar secara berlebihan
saat lampu peringatan ESC, ABS, dan
Rem Parkir menyala. Kerusakan
akibat kondisi ini tidak ditanggung
Vehicle Stability Management (VSM)
Halaman 253
oleh garansi kendaraan. Kurangi power
mesin dan hindari memutar roda secara
berlebihan saat lampu-lampu tersebut
menyala.
• Saat menggunakan dynamometer,
pastikan menonaktifkan ESC (lampu
ESC OFF menyala).
Informasi
Menonaktifkan ESC tidak akan
memengaruhi pengoperasian sistem ABS
atau rem standar.
Vehicle Stability Management
jika dilengkapi
(VSM)
Vehicle Stability Management adalah
fitur dari sistem Electronic Stability
Control (ESC). Sistem ini akan
membantu menjaga stabilitas kendaraan
saat akselerasi atau pengereman
mendadak di permukaan jalan yang
basah, licin, dan kasar, di mana traksi
pada keempat ban bisa menjadi tidak
seimbang secara tiba-tiba.
PERINGATAN
VSM bukan pengganti perilaku
mengemudi yang aman. Untuk
mencegah cedera serius atau kematian:
•
Selalu sesuaikan kecepatan dan jarak
terhadap kendaraan di depan Anda.
• Jangan pernah mengemudi terlalu
cepat dalam kondisi jalan yang buruk.
Kecepatan berlebihan saat cuaca
buruk atau di permukaan jalan yang
licin dan tidak rata dapat
menyebabkan tabrakan yang serius.
Pengoperasian VSM
Saat aktif
Saat Anda menekan pedal rem dalam
kondisi yang dapat mengaktifkan ESC,
Anda mungkin akan mendengar bunyi
dari sistem rem, atau merasakan getaran
pada pedal rem. Hal ini merupakan
kondisi yang normal dan menunjukkan
bahwa VSM sedang aktif.
Informasi
VSM tidak akan beroperasi ketika:
• Mengemudi di permukaan jalan yang
miring seperti tanjakan atau turunan.
• Memundurkan kendaraan.
• Lampu indikator ESC OFF menyala.
• Lampu peringatan MDPS (Motor
Driven Power Steering) (E) imenyala
atau berkedip.
Kondisi VSM OFF
Untuk menonaktifkan VSM, tekan tombol
ESC OFF. Lampu indikator ESC OFF (b)
akan menyala.
Untuk mengaktifkan VSM kembali, tekan
tombol ESC OFF lagi. Lampu indikator
ESC OFF akan mati.
PERINGATAN
Jika lampu indikator ESC (b)atau lampu
peringatan MDPS (E) tetap menyala
atau berkedip, sistem VSM kendaraan
Anda mungkin mengalami malfungsi.
Saat lampu peringatan menyala, kami
sarankan agar kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera
mungkin.
6-39
Brake Assist System (BAS)
Halaman 254
Mengemudikan Kendaraan Anda
jika dilengkapi
Hill-Start Assist Control (HAC)
Hill-Start Assist Control akan membantu
mencegah kendaraan bergerak mundur
saat mulai bergerak dari posisi diam
pada tanjakan.
PERINGATAN
Selalu siap untuk menekan pedal gas
saat mulai bergerak pada tanjakan. Hill-
Start Assist Control hanya akan aktif
selama sekitar 2 detik.
Informasi
• Hill-Start Assist Control tidak akan
beroperasi saat gear berada di posisi
P (Parkir) atau N (Netral).
• Hill-Start Assist Control akan tetap
aktif meskipun ESC (Electronic
Stability Control) dinonaktifkan.
Namun, tidak akan aktif jika ESC tidak
beroperasi dengan normal.
Emergency Stop Signal (ESS)
Emergency Stop Signal untuk
memperingatkan pengemudi di
belakang kendaraan Anda dengan
membuat lampu rem berkedip saat
melakukan pengereman keras dan
mendadak.
Pengoperasian sistem
Lampu rem akan berkedip cepat ketika:
• Kendaraan berhenti mendadak.
(Kekuatan deselerasi/perlambatan
melebihi 7 m/s² dan kecepatan
kendaraan melebihi 55 km/jam (34
mph)).
• ABS aktif.
6-40
Sistem nonaktif
Setelah lampu rem berhenti berkedip,
lampu hazard akan menyala secara
otomatis saat:
• Kecepatan kendaraan di bawah 40
km/jam (25 mph) dan situasi
pengereman mendadak telah selesai.
• ABS nonaktif.
Lampu hazard akan mati saat:
• Kendaraan melaju dengan kecepatan
rendah dalam waktu tertentu.
• Pengemudi dapat mematikan lampu
hazard secara manual dengan
menekan tombolnya.
PERHATIAN
Emergency Stop Signal tidak akan aktif
jika lampu hazard sudah menyala.
Brake Assist System (BAS)
Brake Assist System berfungsi untuk
mengurangi atau menghindari risiko
kecelakaan. Sistem ini akan mengenali
jarak kendaraan di depan atau pejalan
kaki melalui sensor (misalnya radar dan
kamera), dan jika diperlukan, akan
memperingatkan pengemudi tentang
risiko kecelakaan melalui pesan atau
bunyi peringatan.
Keterbatasan sistem
Brake Assist System merupakan sistem
tambahan dan bukan pengganti perilaku
mengemudi yang aman. Pengemudi
bertanggung jawab untuk selalu
memantau kecepatan dan jarak
kendaraan di depan untuk memastikan
pengoperasian sistem AEB dengan
aman.
Praktik pengereman yang baik
Halaman 255
Lakukan tindakan pencegahan
berikut saat menggunakan Brake
Assist System:
Sistem ini hanya bersifat tambahan dan
tidak dimaksudkan untuk menggantikan
perhatian dan kehati-hatian pengemudi.
Jangkauan dan objek yang dapat
dideteksi sensor terbatas.
Selalu perhatikan kondisi jalan.
JANGAN PERNAH mengemudi terlalu
cepat tanpa memperhatikan kondisi
jalan atau saat menikung.
Selalu berkendara dengan hati-hati
untuk mencegah situasi yang tiba-tiba
atau tidak terduga.
Brake Assist System tidak akan
menghentikan kendaraan sepenuhnya
dan tidak akan mencegah tabrakan.
Praktik pengereman yang baik
PERINGATAN
Saat meninggalkan kendaraan atau
memarkir, selalu hentikan kendaraan
sepenuhnya dan tetap tekan pedal rem.
Pindahkan gear ke posisi P (Parkir),
kemudian aktifkan EPB, dan posisikan
switch IGN atau tombol Engine Start/
Stop ke posisi OFF.
Kendaraan yang diparkir tanpa
mengaktifkan EPB atau tidak diaktifkan
secara penuh dapat bergerak secara
tidak sengaja dan menyebabkan cedera
pada pengemudi atau orang lain.
SELALU terapkan rem parkir sebelum
keluar dari kendaraan.
Rem yang basah dapat berbahaya! Rem
akan basah saat kendaraan melewati
genangan air atau saat dicuci.
Kendaraan Anda mungkin tidak akan
berhenti secepat biasanya jika rem
dalam kondisi basah. Rem basah juga
dapat menyebabkan kendaraan menarik
ke salah satu sisi.
Untuk mengeringkan rem, tekan pedal
rem dengan ringan hingga pengereman
kembali normal. Jika pengereman belum
kembali normal, hentikan kendaraan
segera setelah aman untuk
melakukannya.
Kami sarankan kendaraan diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
JANGAN mengemudi dengan kaki
bertumpu pada pedal rem. Tekanan
ringan namun secara terus-menerus
pada pedal dapat menyebabkan rem
menjadi terlalu panas, aus, dan bahkan
mengalami malfungsi.
Jika salah satu ban pecah saat
berkendara, tekan pedal rem secara
perlahan dan arahkan kendaraan agar
tetap lurus saat Anda memperlambat
laju kendaraan.
Ketika kendaraan cukup lambat dan
aman untuk dikendalikan, menepilah
dan berhenti di lokasi yang aman.
Tetap tekan pedal rem dengan kuat saat
kendaraan berhenti untuk mencegah
kendaraan bergerak maju.
6-41
Mode drive
Halaman 256
Mengemudikan Kendaraan Anda
Sistem kontrol yang
terintegrasi dengan
mode drive
jika dilengkapi
Memilih mode drive
Mode drive dapat dipilih sesuai dengan
preferensi pengemudi atau kondisi jalan.
Mengganti mode drive
2C_DriveModeButton_2
Mode DRIVE dapat dipilih sesuai dengan
preferensi pengemudi atau kondisi jalan.
2C_DriveModeInfo_2
• ECO ſ NORMAL ſ SPORT ſ
SMART
Mode akan berubah setiap kali tombol
pemilihan DRIVE MODE ditekan.
6-42
Mode drive
Mode akan berubah setiap kali
pengemudi menekan tombol DRIVE
MODE.
Mode NORMAL
Mode NORMAL akan memberikan
pengendaraan yang halus dan
kenyamanan dalam berkendara.
Mode ECO
Mode ECO akan membantu
meningkatkan efisiensi bahan bakar
untuk pengendaraan yang ramah
lingkungan.
Efisiensi bahan bakar dapat bervariasi
tergantung pada kebiasaan
mengemudi pengemudi dan kondisi
jalan.
• Ketika mode ECO dipilih, indikator
ECO akan menyala pada instrument
cluster.
• Saat mode ECO diaktifkan:
-
Respons akselerasi dapat sedikit
berkurang jika pedal gas ditekan
dengan sedang.
-
Performa pendingin udara (A/C)
dapat dibatasi.
-
Pola perpindahan gear Intelligent
Variable Transmission dapat
berubah.
-
Suara mesin dapat terdengar lebih
keras pada beberapa perpindahan
gear Intelligent Variable
Transmission karena perpindahan
ke gear yang lebih rendah
membutuhkan tekanan lebih dalam
pada pedal gas.
Kondisi-kondisi di atas merupakan hal
yang normal saat mode ECO diaktifkan
untuk membantu meningkatkan
efisiensi bahan bakar.
Mode drive
Halaman 257
Keterbatasan dari mode ECO
Jika kondisi berikut terjadi saat mode
ECO aktif, operasi sistem akan dibatasi
meskipun tidak ada perubahan pada
indikator ECO:
• Saat temperatur cairan pendingin
rendah:
Sistem akan dibatasi hingga performa
mesin kembali normal.
• Saat berkendara pada tanjakan:
Sistem akan dibatasi untuk
meningkatkan tenaga karena torsi
mesin dibatasi.
• Saat kendaraan dikendarai dalam
mode perpindahan gear secara manual
menggunakan paddle shifter:
Sistem akan dibatasi sesuai dengan
posisi gear.
Mode SPORT
Mode SPORT akan memberikan
pengalaman berkendara yang sporty
namun tetap mantap.
Dalam mode SPORT, efisiensi bahan
bakar mungkin menurun.
• Saat mode SPORT dipilih, indikator
SPORT akan menyala pada
instrument cluster.
• Setiap kali mesin dihidupkan ulang,
mode drive akan kembali ke mode
NORMAL. Jika ingin menggunakan
mode SPORT, pilih kembali mode
tersebut secara manual.
• Saat mode SPORT diaktifkan:
- Putaran mesin (RPM) cenderung
tetap tinggi untuk waktu tertentu
meskipun pedal gas dilepas.
- Perpindahan ke gear yang lebih
tinggi akan tertunda saat
berakselerasi.
Mode SMART
Mode SMART akan secara otomatis
memilih mode drive yang sesuai di
antara ECO, NORMAL, dan SPORT
berdasarkan kebiasaan berkendara
pengemudi (misalnya gaya berkendara
ringan atau dinamis) melalui
pengamatan terhadap tekanan pedal
rem atau pengoperasian roda kemudi.
• Tekan tombol DRIVE MODE untuk
mengaktifkan mode SMART. Saat
mode SMART diaktifkan, indikator
akan menyala pada instrument cluster.
• Kendaraan akan tetap dalam mode
NORMAL jika mesin dimatikan dalam
mode SMART.
• Mode SMART akan secara otomatis
mengatur pola perpindahan gear,
torsi mesin, sesuai dengan kebiasaan
mengemudi pengemudi.
Informasi
• Saat Anda mengemudi secara ringan
dalam mode SMART, mode drive akan
berubah ke ECO untuk meningkatkan
efisiensi bahan bakar. Namun, efisiensi
bahan bakar aktual dapat berbeda
tergantung pada situasi berkendara
Anda (misalnya mengemudi pada
tanjakan/turunan, deselerasi/
akselerasi kendaraan).
• Saat Anda mengemudi secara dinamis
dalam mode SMART dengan
deselerasi mendadak atau menikung
tajam, mode drive akan berubah ke
SPORT. Namun, hal ini dapat
memengaruhi efisiensi bahan bakar.
6-43
Mode drive
Halaman 258
Mengemudikan Kendaraan Anda
Berbagai situasi berkendara yang
mungkin Anda temui dalam mode
SMART
• Mode drive akan secara otomatis
berubah ke ECO setelah periode
tertentu saat Anda menekan pedal gas
secara lembut (gaya mengemudi Anda
dikategorikan ringan).
• Mode drive akan secara otomatis
berubah dari SMART ECO ke SMART
NORMAL setelah periode tertentu saat
Anda menekan pedal gas secara tajam
atau berulang.
• Mode drive akan secara otomatis
berubah ke SMART NORMAL dengan
pola mengemudi yang sama ketika
kendaraan mulai bergerak pada
tanjakan dengan kemiringan tertentu.
Mode drive akan kembali ke SMART
ECO saat kendaraan kembali ke
permukaan jalan yang datar.
• Mode drive akan secara otomatis
berubah ke SMART SPORT ketika Anda
berakselerasi secara mendadak atau
mengoperasikan roda kemudi secara
berulang (gaya mengemudi Anda
dikategorikan sporty). Dalam mode ini,
kendaraan akan menggunakan gear
yang lebih rendah untuk akselerasi/
deselerasi secara mendadak dan
meningkatkan performa pengereman
mesin.
• Anda mungkin tetap merasakan
performa pengereman mesin bahkan
ketika pedal gas dilepas dalam mode
SMART SPORT. Hal ini karena
kendaraan tetap berada pada gear
rendah untuk periode tertentu untuk
akselerasi berikutnya. Hal ini
merupakan kondisi berkendara yang
normal, bukan menunjukan malfungsi.
• Mode drive hanya akan berubah ke
SMART SPORT dalam situasi
berkendara yang ekstrem. Dalam
sebagian besar kondisi berkendara
normal, mode akan berada di SMART
ECO atau SMART NORMAL.
6-44
Keterbatasan dari mode SMART
Mode SMART dapat dibatasi dalam
kondisi berikut (indikator yang mati
akan menyala dalam kondisi berikut):
• Pengemudi memindahkan tuas
transmisi secara manual: Ini akan
menonaktifkan mode SMART.
Kendaraan akan melaju sesuai
perpindahan gear yang dipindahkan
secara manual oleh pengemudi.
• Cruise Control atau Smart Cruise
Control aktif: Cruise Control atau
Smart Cruise Control dapat
menonaktifkan mode SMART. Ketika
fitur kontrol kecepatan yang lebih
tinggi diaktifkan, sistem akan mulai
mengontrol kecepatan kendaraan dan
menonaktifkan mode SMART.
(Mode SMART tidak akan langsung
dinonaktifkan hanya karena Cruise
Control atau Smart Cruise Control
aktif.)
• Temperatur oli transmisi sangat rendah
atau sangat tinggi: Mode SMART dapat
aktif dalam sebagian besar kondisi
berkendara normal. Namun,
temperatur oli transmisi yang terlalu
tinggi atau rendah dapat
menonaktifkan mode SMART untuk
sementara waktu karena kondisi
transmisi berada di luar batas
pengoperasian normal.
Menggoyangkan kendaraan
Halaman 259
Kondisi berkendara
khusus
Kondisi berkendara yang
berbahaya
Ketika menghadapi kondisi
berkendara yang berbahaya seperti
genangan air, salju, es, lumpur, dan
pasir:
• Kemudikan kendaraan secara hati-hati
dan perhitungkan jarak pengereman
yang lebih jauh.
• Hindari melakukan pengereman atau
memutar roda kemudi secara
mendadak.
• Jika kendaraan Anda terjebak di salju,
lumpur, atau pasir, gunakan gear 2.
Akselerasilah secara perlahan untuk
menghindari putaran roda yang tidak
perlu.
• Letakkan pasir, garam batu, rantai
ban, atau bahan non-selip lainnya di
bawah roda untuk memberikan
traksi tambahan, jika kendaraan
terjebak dalam es, salju, atau
lumpur.
PERINGATAN
Menurunkan gear pada kendaraan
dengan Intelligent Variable Transmission
saat berkendara di permukaan yang licin
dapat menyebabkan tabrakan.
Perubahan kecepatan roda secara
mendadak dapat menyebabkan ban slip.
Berhati-hatilah saat menurunkan gear di
permukaan jalan yang licin.
Menggoyang kendaraan
Jika perlu menggoyang kendaraan untuk
membebaskannya dari salju, pasir, atau
lumpur, pertama-tama putar roda
kemudi ke kanan dan kiri untuk
membersihkan area di sekitar roda
depan. Kemudian, ubah posisi gear
bolak-balik antara 1 dan R (Mundur,
untuk kendaraan transmisi manual) atau
R (Mundur) dan gear D (Maju) (untuk
kendaraan Intelligent Variable
Transmission).
Usahakan untuk menghindari putaran
roda yang berlebihan, dan jangan
memacu mesin.
Untuk mencegah keausan transmisi,
tunggu hingga roda berhenti berputar
sebelum mengganti gear. Lepaskan
pedal gas saat mengganti gear, dan
tekan pedal gas perlahan saat transmisi
masuk di gear. Putaran roda secara
perlahan ke arah maju dan mundur akan
menciptakan gerakan goyang yang dapat
membebaskan kendaraan.
PERINGATAN
Selalu nonaktifkan sistem ESC sebelum
menggoyang kendaraan. Jika kendaraan
terjebak dan terjadi putaran roda yang
berlebihan, temperatur pada ban dapat
meningkat dengan cepat. Jika ban
mengalami kerusakan, ban bisa
meledak, menyebabkan cedera pada
Anda dan orang lain. Jangan lakukan
prosedur ini jika terdapat orang atau
objek di sekitar kendaraan.
Jika Anda mencoba membebaskan
kendaraan, mesin kendaraan dapat
mengalami panas berlebih dengan
cepat, yang dapat menyebabkan
kebakaran di kompartemen mesin atau
kerusakan lainnya. Usahakan untuk
menghindari putaran roda sebanyak
mungkin untuk mencegah pemanasan
berlebih pada ban atau mesin. JANGAN
biarkan kendaraan memutar roda
melebihi 56 km/jam (35 mph).
Jika Anda masih terjebak setelah
beberapa kali menggoyangkan
kendaraan, cari bantuan untuk menarik
kendaraan oleh kendaraan derek untuk
menghindari panas berlebih pada mesin,
kerusakan pada transmisi, dan kerusakan
ban. Lihat bagian “Penderekan” pada
Bab 8.
6-45
Berkendara di area banjir
Halaman 260
Mengemudikan Kendaraan Anda
Menikung dengan halus
Hindari melakukan pengereman atau
perpindahan gear pada tikungan,
terutama saat jalan basah. Idealnya,
lalui tikungan dengan akselerasi yang
ringan.
Berkendara pada malam hari
Berkendara pada malam hari akan
menimbulkan lebih banyak bahaya
dibandingkan siang hari. Berikut
beberapa tips penting yang perlu
diingat:
• Kurangi kecepatan dan jaga jarak
yang lebih jauh dengan kendaraan
lain, karena penglihatan yang terbatas
pada malam hari, terutama di area
tanpa lampu jalan.
• Sesuaikan posisi spion untuk
mengurangi silau dari lampu
kendaraan lain.
• Jaga kebersihan dan posisi sinar
headlamp. Lampu yang kotor atau
arah sinar headlamp yang tidak tepat
dapat menyulitkan penglihatan di
malam hari.
• Hindari menatap langsung headlamp
kendaraan dari arah berlawanan. Anda
mungkin akan mengalami kebutaan
sementara, dan membutuhkan
beberapa detik untuk menyesuaikan
kembali penglihatan ke kondisi gelap.
Berkendara saat hujan
Hujan dan jalan yang basah dapat
membuat berkendara menjadi
berbahaya. Saat berkendara di saat
hujan atau permukaan jalan yang licin:
• Kurangi kecepatan dan perhitungkan
jarak pengereman ekstra. Hujan lebat
akan menyulitkan penglihatan dan
meningkatkan jarak pengereman.
• Nonaktifkan Cruise Control.
• Ganti karet wiper kaca depan jika
sudah menunjukkan tanda-tanda
meninggalkan bekas atau area yang
tidak terhapus pada kaca.
• Pastikan ban memiliki tapak yang
cukup. Ban yang tidak memiliki tapak
yang cukup dapat menyebabkan ban
selip saat melakukan pengereman
mendadak di jalan yang basah. Lihat
bagian “Ban dan roda” pada Bab 9.
6-46
• Nyalakan headlamp untuk
memudahkan kendaraan lain melihat
Anda. Di beberapa wilayah,
penggunaan headlamp saat
mengoperasikan wiper merupakan
ketentuan peraturan.
• Berkendara terlalu cepat melewati
genangan air yang dalam dapat
mempengaruhi fungsi rem. Jika Anda
harus melintasi genangan air, lakukan
dengan kecepatan rendah.
• Jika Anda merasa rem dalam kondisi
yang basah, tekan pedal rem beberapa
kali saat kendaraan melaju secara
perlahan.
Hydroplaning
Jika jalan cukup basah dan kecepatan
cukup tinggi, kendaraan Anda mungkin
akan kehilangan kontak dengan
permukaan jalan dan melaju di atas
lapisan air. Saran terbaik adalah
KEMUDIKAN SECARA PERLAHAN saat
melintasi permukaan jalan yang basah.
Risiko hydroplaning akan meningkat
seiring berkurangnya kedalaman tapak
ban. Lihat bagian “Ban dan roda” pada
Bab 9.
Berkendara di area banjir
Hindari berkendara di area banjir kecuali
Anda yakin bahwa air tidak lebih dalam
dari bagian bawah hub roda. Jika tidak
yakin, berputarlah dan cari jalur
alternatif.
Kemudikan kendaraan secara perlahan
saat melintasi genangan air. Berikan
jarak pengereman yang cukup karena
performa rem dapat menurun.
Setelah melintasi air, keringkan rem
dengan menekannya beberapa kali saat
kendaraan melaju secara perlahan.
Berkendara di area banjir
Halaman 261
Berkendara di jalan tol
Ban
Sesuaikan tekanan ban sesuai dengan
yang direkomendasikan. Tekanan ban
yang kurang dapat menyebabkan ban
menjadi panas berlebih atau rusak.
Jangan gunakan ban yang sudah aus
atau rusak, karena dapat mengurangi
traksi atau berpotensi mengalami
kegagalan ban.
Informasi
Jangan pernah memompa tekanan ban
melebihi batas tekanan maksimum yang
ditentukan pada ban.
Bahan bakar, cairan pendingin
mesin, dan oli mesin
Berkendara pada kecepatan tinggi di
jalan tol akan mengonsumsi lebih banyak
bahan bakar dan kurang efisien
dibandingkan berkendara dengan
kecepatan sedang. Pertahankan
kecepatan sedang untuk menghemat
bahan bakar saat berkendara di jalan tol.
Periksa level cairan pendingin mesin dan
oli mesin sebelum berkendara.
Drive belt
Drive belt yang longgar atau rusak dapat
menyebabkan mesin menjadi panas
berlebih.
Mengurangi risiko terguling
Kendaraan penumpang serbaguna Anda
dikategorikan sebagai Sports Utility
Vehicle (SUV). Beberapa SUV memiliki
ground clearance yang tinggi dan lebar
tapak yang sempit untuk memungkinkan
berkendara di berbagai kondisi off-road.
Karakteristik desain ini dapat
menyebabkan titik pusat gravitasi yang
lebih tinggi dibandingkan dengan
kendaraan penumpang biasa, sehingga
lebih rentan terguling jika melakukan
manuver mendadak. SUV memiliki
tingkat terguling yang jauh lebih tinggi
dibandingkan jenis kendaraan lainnya.
Selalu pastikan Anda dan penumpang
mengenakan sabuk pengaman dengan
benar dan aman. Dalam kecelakaan
terguling, penumpang tanpa sabuk
pengaman memiliki risiko jauh lebih
besar untuk mengalami cedera serius
atau kematian dibandingkan
penumpang yang menggunakan sabuk
pengaman.
Ada beberapa langkah yang dapat
dilakukan pengemudi untuk mengurangi
risiko kendaraan terguling. Jika
memungkinkan, hindari berbelok
dengan tajam atau manuver secara
mendadak, jangan memuat barang yang
berat di atap kendaraan, dan jangan
melakukan modifikasi apapun yang
dapat menaikkan pusat gravitasi
kendaraan.
PERINGATAN
Beberapa Sports Utility Vehicle (SUV)
dapat memiliki resiko terguling yang
jauh lebih tinggi dibandingkan jenis
kendaraan lainnya. Untuk mencegah
kendaraan terguling atau kehilangan
kendali:
• Ambil tikungan dengan kecepatan
yang lebih rendah dibandingkan
kendaraan penumpang biasa.
• Hindari berbelok dengan tajam dan
manuver secara mendadak.
• Jangan melakukan modifikasi apapun
yang dapat menaikkan pusat gravitasi
kendaraan.
• Jaga tekanan ban agar tetap sesuai
spesifikasi.
• Jangan membawa muatan yang berat
di atap kendaraan.
6-47
Kondisi salju atau es
Halaman 262
Mengemudikan Kendaraan Anda
PERINGATAN
Kenakan sabuk pengaman Anda dengan
benar. Dalam kecelakaan terguling,
penumpang yang tidak mengenakan
sabuk pengaman memiliki risiko yang
jauh lebih tinggi mengalami cedera
serius atau kematian dibandingkan
penumpang yang mengenakan sabuk
pengaman.
Berkendara pada musim
dingin
Kondisi cuaca yang ekstrem pada
musim dingin dapat menyebabkan ban
cepat aus dan masalah lainnya. Untuk
meminimalkan masalah berkendara
saat musim dingin, ikuti saran-saran
berikut:
Kondisi bersalju atau es
Anda harus menjaga jarak yang cukup
antara kendaraan Anda dan kendaraan di
depan.
Tekan pedal rem secara perlahan.
Kecepatan tinggi, akselerasi cepat,
pengereman mendadak, dan berbelok
dengan tajam sangat berbahaya. Saat
deselerasi, manfaatkan pengereman
mesin semaksimal mungkin.
Pengereman mendadak di jalan bersalju
atau licin dapat menyebabkan kendaraan
slip.
Untuk berkendara pada permukaan salju
yang tebal, mungkin diperlukan
penggunaan ban salju.
Selalu bawa perlengkapan darurat. Anda
mungkin ingin membawa tali derek,
senter, suar darurat, pasir, sekop, kabel
jumper, pengikis kaca, sarung tangan,
alas lantai, wearpack, selimut, dan
sebagainya.
6-48
Ban salju
PERINGATAN
Ban salju harus memiliki ukuran dan tipe
yang setara dengan ban standar
kendaraan. Jika tidak, keselamatan dan
pengendalian kendaraan Anda dapat
terpengaruh.
Gunakan ban salju saat temperatur jalan
di bawah 7 °C (45 °F). Jika Anda
memasang ban salju, pastikan tekanan
ban sama dengan ban asli. Pasang ban
salju pada keempat roda untuk menjaga
kestabilan pengendalian kendaraan
dalam segala kondisi cuaca.
Traksi yang diberikan oleh ban salju di
jalan kering mungkin tidak setinggi ban
asli kendaraan Anda. Konsultasikan
dengan penjual ban untuk mengetahui
batas kecepatan maksimum yang
direkomendasikan.
Informasi
Jangan memasang ban berduri (studded
tires) tanpa terlebih dahulu memeriksa
peraturan daerah atau kota terkait
larangan penggunaan ban berduri.
Rantai ban
PERINGATAN
Jangan gunakan rantai ban karena dapat
merusak kendaraan Anda (roda,
suspensi, dan bodi). Kerusakan akibat
penggunaan rantai ban tidak ditanggung
oleh garansi pabrikan kendaraan Anda.
Tindakan pencegahan saat musim dingin
Halaman 263
Tindakan pencegahan untuk
musim dingin
Gunakan cairan pendingin mesin
ethylene glycol berkualitas tinggi
Kendaraan Anda dilengkapi dengan
cairan pendingin mesin ethylene glycol
yang berkualitas tinggi di dalam sistem
pendingin. Ini adalah satu-satunya tipe
cairan pendingin mesin yang harus
digunakan karena akan membantu
mencegah korosi pada sistem
pendingin, melumasi water pump, dan
mencegah pembekuan. Pastikan untuk
mengganti atau menambah cairan
pendingin mesin sesuai dengan jadwal
perawatan. Sebelum musim dingin,
lakukan pengecekan cairan pendingin
mesin untuk memastikan titik bekunya
sesuai dengan temperatur musim dingin
yang sudah diperkirakan.
Periksa baterai dan kabel
Temperatur musim dingin dapat
memengaruhi performa baterai. Periksa
baterai dan kabelnya sesuai dengan
jadwal perawatan. Level pengisian daya
baterai dapat diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI atau di bengkel.
Ganti oli mesin “winter weight” jika
diperlukan
Di beberapa wilayah selama musim
dingin, disarankan untuk menggunakan
oli mesin “winter weight” dengan
viskositas yang lebih rendah. Selain itu,
ganti oli mesin dan filter jika sudah
mendekati waktu penggantian
berikutnya. Oli mesin yang baru akan
memastikan performa mesin yang
optimal selama musim dingin. Untuk
informasi lebih jelasnya, lihat Bab 2. Jika
Anda tidak yakin mengenai tipe oli
“winter weight” yang tepat, kami
merekomendasikan agar Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI.
Periksa busi dan sistem pengapian
Periksa busi sesuai dengan jadwal
perawatan. Gantilah jika diperlukan.
Periksa juga semua wiring dan
komponen pengapian dari kemungkinan
retak, aus, atau kerusakan.
Mencegah pengunci pintu
membeku
Semprotkan cairan anti-es yang
direkomendasikan atau gliserin ke dalam
lubang kunci. Jika lubang kunci sudah
tertutup es, semprotkan cairan anti-es
yang direkomendasikan di atas es untuk
mencairkannya. Jika bagian dalam kunci
membeku, coba cairkan dengan kunci
yang telah dipanaskan. Gunakan kunci
yang dipanaskan dengan hati-hati untuk
menghindari cedera.
Gunakan cairan anti-beku untuk
washer kaca depan yang
direkomendasikan
Tambahkan cairan anti-beku untuk
washer kaca depan sesuai dengan
spesifikasi yang tertera pada wadah
cairan washer. Cairan anti-beku untuk
washer tersedia di dealer resmi
HYUNDAI dan sebagian besar toko
aksesoris kendaraan.
Informasi
Jangan gunakan cairan pendingin mesin
atau tipe cairan anti-beku lainnya untuk
mencegah kerusakan pada cat
kendaraan.
Jangan biarkan rem parkir
membeku
Dalam kondisi tertentu, rem parkir Anda
dapat membeku dalam posisi diterapkan.
Hal ini paling mungkin terjadi saat
terdapat penumpukan salju atau es di
sekitar rem belakang atau ketika rem
dalam kondisi basah. Jika terdapat risiko
rem parkir membeku: terapkan rem
parkir dengan posisi gear di P (Parkir),
kemudian ganjal roda belakang, dan
lepaskan rem parkir.
6-49
Bobot kendaraan
Halaman 264
Mengemudikan Kendaraan Anda
Jangan biarkan es dan salju
menumpuk di bagian bawah
kendaraan
Dalam kondisi tertentu, salju dan es
dapat menumpuk di bawah fender dan
mengganggu pengendalian. Saat
berkendara dalam kondisi musim dingin
yang ekstrem, periksa bagian bawah
kendaraan secara berkala untuk
memastikan roda depan dan komponen
steering tidak terhalang.
Bawa perlengkapan darurat
Sesuai dengan kondisi cuaca, bawa
perlengkapan darurat yang sesuai saat
berkendara. Beberapa barang yang
sebaiknya dibawa termasuk tali atau
rantai derek, senter, suar darurat, pasir,
sekop, kabel jumper, pengikis kaca,
sarung tangan, alas lantai, wearpack,
selimut, dan lain-lain.
Jangan menyimpan benda atau
material apapun di dalam
kompartemen mesin
Menyimpan benda atau material di
dalam kompartemen mesin dapat
menyebabkan kegagalan mesin atau
kebakaran karena dapat menghalangi
pendinginan mesin. Kerusakan seperti
ini tidak ditanggung oleh garansi
pabrikan.
Jalankan kendaraan Anda saat uap
air mengembun dan menumpuk di
dalam pipa knalpot
Ketika kendaraan berhenti dalam waktu
yang lama saat mesin hidup pada musim
dingin, uap air dapat mengembun dan
menumpuk di dalam pipa knalpot. Air di
dalam pipa knalpot dapat menimbulkan
suara bising, dan akan keluar saat
kendaraan dikemudikan pada kecepatan
sedang hingga tinggi.
6-50
Bobot kendaraan
Terdapat dua label pada pilar pintu
pengemudi Anda yang menunjukkan
seberapa besar beban yang dapat
dimuat pada kendaraan Anda: Label
Informasi Ban dan Beban, dan Label
Sertifikasi.
Sebelum memuat muatan ke kendaraan
Anda, kenali istilah-istilah berikut yang
berkaitan dengan bobot kendaraan,
yang tercantum dalam spesifikasi
kendaraan dan Label Sertifikasi:
Base Curb Weight
Merupakan bobot kendaraan termasuk
tangki bahan bakar penuh dan semua
perlengkapan standar. Tidak termasuk
penumpang, muatan, atau perlengkapan
opsional.
Vehicle Curb Weight
Merupakan bobot kendaraan baru Anda
saat diambil dari dealer ditambah
perlengkapan tambahan (aftermarket).
Cargo Weight
Angka ini mencakup semua beban
tambahan dari Base Curb Weight,
termasuk barang bawaan dan
perlengkapan opsional.
GAW (Gross Axle Weight)
Merupakan total beban yang dapat
dibawa oleh setiap as roda (depan dan
belakang) – termasuk bobot kendaraan
dan seluruh muatan.
GAWR (Gross Axle Weight Rating)
Merupakan beban maksimum yang
diizinkan untuk dibawa oleh satu as roda
(depan atau belakang). Angka ini
tercantum pada Label Sertifikasi. Total
beban pada masing-masing as tidak
boleh melebihi nilai GAWR-nya.
GVW (Gross Vehicle Weight)
Merupakan jumlah dari Base Curb
Weight ditambah bobot muatan aktual
dan penumpang.
Kelebihan beban muatan
Halaman 265
GVWR (Gross Vehicle Weight Rating)
Merupakan bobot maksimum yang
diizinkan untuk kendaraan dalam kondisi
penuh (termasuk semua perlengkapan
opsional, peralatan, penumpang, dan
muatan). GVWR tercantum pada Label
Sertifikasi yang terletak di pilar pintu
pengemudi.
Kelebihan beban muatan
PERINGATAN
Gross Axle Weight Rating (GAWR) dan
Gross Vehicle Weight Rating (GVWR)
untuk kendaraan Anda tercantum pada
Label Sertifikasi yang terpasang di pintu
pengemudi (atau penumpang depan).
Melebihi nilai-nilai ini dapat
menyebabkan kecelakaan atau
kerusakan kendaraan. Anda dapat
menghitung berat muatan Anda dengan
menimbang barang-barang (dan
penumpang) sebelum dimasukkan ke
dalam kendaraan. Hati-hati agar tidak
melebihi kapasitas kendaraan Anda.
6-51
7. Sistem Bantuan Pengemudi
Halaman 267
7. Sistem Bantuan Pengemudi
Informasi sistem bantuan pengemudi ...........................................................................7-4
Tindakan pencegahan keselamatan..........................................................................7-4
Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi...............................................7-5
Pengaturan sistem bantuan pengemudi.....................................................................7-7
Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Hanya kamera depan)..............................7-9
Pengoperasian FCA......................................................................................................7-9
Pengaturan FCA..........................................................................................................7-10
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA........................................................................7-12
Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion) ........................................7-16
Pengoperasian FCA ....................................................................................................7-16
Pengaturan FCA..........................................................................................................7-18
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA.......................................................................7-20
Lane Keeping Assist (LKA) ............................................................................................7-24
Mengaktifkan/nonaktifkan LKA.................................................................................7-24
Pengoperasian LKA...................................................................................................7-24
Pengaturan LKA.........................................................................................................7-25
Malfungsi dan keterbatasan dari LKA .......................................................................7-26
Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA). ............................................................ 7-28
Pengoperasian BCA....................................................................................................7-28
Pengaturan BCA.....................................................................................................7-30
Malfungsi dan keterbatasan dari BCA.....................................................................7-30
Safe Exit Warning (SEW) ...............................................................................................7-33
Pengoperasian SEW...................................................................................................7-33
Pengaturan SEW.........................................................................................................7-34
Malfungsi dan keterbatasan dari SEW......................................................................7-35
Manual Speed Limit Assist (MSLA) .................................................................................7-36
Pengoperasian MSLA .................................................................................................7-36
Pengaturan MSLA.......................................................................................................7-37
Driver Attention Warning (DAW)...................................................................................7-37
Pengoperasian DAW ................................................................................................7-37
Pengaturan DAW ......................................................................................................7-38
Malfungsi dan keterbatasan dari DAW.....................................................................7-39
7
7. Sistem Bantuan Pengemudi
Halaman 268
Blind-Spot View Monitor (BVM)....................................................................................7-41
Pengoperasian BVM...................................................................................................7-41
Pengaturan BVM........................................................................................................7-41
Malfungsi BVM............................................................................................................7-41
Cruise Control (CC)........................................................................................................7-42
Pengoperasian CC ....................................................................................................7-42
Smart Cruise Control (SCC)...........................................................................................7-45
Pengoperasian SCC ...................................................................................................7-45
Pengaturan SCC.........................................................................................................7-50
Malfungsi dan keterbatasan dari SCC........................................................................7-51
Lane Following Assist (LFA)...........................................................................................7-55
Mengaktifkan/nonaktifkan LFA..................................................................................7-55
Pengoperasian LFA .....................................................................................................7-55
Pengaturan LFA ..........................................................................................................7-56
Malfungsi dan keterbatasan dari LFA ........................................................................7-57
Rear View Monitor (RVM) ...................................................................................................7-57
Pengoperasian RVM ..................................................................................................7-57
Pengaturan RVM.......................................................................................................7-59
Malfungsi dan keterbatasan dari RVM .....................................................................7-59
7
Surround View Monitor (SVM)........................................................................................7-60
Pengoperasian SVM....................................................................................................7-60
Pengaturan SVM.....................................................................................................7-62
Malfungsi dan keterbatasan dari SVM.....................................................................7-63
Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA)................................................7-64
Pengoperasian RCCA..............................................................................................7-64
Pengaturan RCCA....................................................................................................7-66
Malfungsi dan keterbatasan dari RCCA ...................................................................7-67
Forward/Reverse Parking Distance Warning (PDW).....................................................7-69
Pengoperasian PDW...................................................................................................7-69
Pengaturan PDW .........................................................................................................7-71
Malfungsi dan keterbatasan dari PDW.......................................................................7-71
7. Sistem Bantuan Pengemudi
Halaman 269
7. Sistem Bantuan Pengemudi
Reverse Parking Distance Warning (PDW).....................................................................7-73
Pengoperasian PDW ...............................................................................................7-73
Malfungsi dan keterbatasan dari PDW.....................................................................7-74
Informasi sensor .............................................................................................................7-75
Sensor sistem bantuan pengemudi .........................................................................7-75
Keterbatasan dari sensor ...........................................................................................7-76
Pernyataan persetujuan ...............................................................................................7-79
Radar depan.............................................................................................................7-79
Radar sudut belakang ................................................................................................7-79
7
Tindakan pencegahan keselamatan
Halaman 270
Sistem Bantuan Pengemudi
Informasi sistem
bantuan pengemudi
Bab ini akan menjelaskan cara
menggunakan fitur bantuan pengemudi.
Informasi
• Ilustrasi ditampilkan sebagai panduan.
Bentuk yang sebenarnya dapat
berbeda dari ilustrasi.
• Informasi yang disediakan dapat
berbeda tergantung pada fitur yang
tersedia pada kendaraan Anda.
• Gambar dan warna pada instrument
cluster dapat berbeda tergantung
pada tipe cluster atau tema yang
dipilih dari menu settings.
Tindakan pencegahan
keselamatan
Pastikan untuk membaca dan
memahami pengoperasian setiap fitur
sebelum digunakan.
PERINGATAN
Selalu jaga jarak yang aman dari
kendaraan di depan dan sesuaikan
kecepatan kendaraan Anda dengan
kondisi jalan. Sistem bantuan
pengemudi mungkin tidak akan
berfungsi di semua situasi dan tidak
dapat menghindari semua tabrakan.
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian:
• Jangan pernah mencoba
mengaktifkan sistem bantuan
pengemudi secara sengaja
mengemudikan kendaraan ke arah
orang, hewan, objek, atau kendaraan
lain.
• Selalu perhatikan kondisi jalan dan lalu
lintas saat mengemudi. Rem dan
kemudikan sesuai kebutuhan untuk
menghindari tabrakan. Jangan
sepenuhnya mengandalkan sistem
bantuan pengemudi.
7-4
• Hanya ubah pengaturan setelah
memarkir kendaraan Anda di lokasi
yang aman.
• Jangan gunakan sistem bantuan
pengemudi saat menarik trailer atau
menggunakan dudukan barang yang
terpasang di hitch.
• Dalam kondisi darurat saat sistem
bantuan pengemudi sedang
beroperasi, kendalikan kendaraan
Anda secara tepat. Sistem
pengereman dan roda kemudi
kendaraan berfungsi normal bahkan
ketika sistem bantuan pengemudi
mengalami malfungsi.
PERHATIAN
• Sistem bantuan pengemudi mungkin
tidak akan berfungsi dengan normal
jika sensor pendeteksi terhalang atau
rusak. Sebelum mengoperasikan
sistem bantuan pengemudi, periksa
tindakan pencegahan keselamatan
dan lokasi sensor.
• Fungsi pengereman dan roda kemudi
dari sistem bantuan pengemudi hanya
akan beroperasi dengan baik jika
sistem pengereman dan roda kemudi
kendaraan berfungsi normal. Sebelum
mengemudi, periksa apakah terdapat
lampu peringatan sistem pengereman
atau roda kemudi yang menyala, dan
pastikan beroperasi dengan normal
melalui perawatan yang tepat.
• Selalu waspada kondisi lingkungan di
sekitar Anda. Tergantung pada kondisi
jalan dan mengemudi, sistem bantuan
pengemudi mungkin akan
memperingatkan pengemudi secara
terlambat, tidak memperingatkan,
atau beroperasi secara tidak perlu.
• Pengemudi harus mengendalikan
kendaraan setelah sistem melakukan
pengereman atau mengendalikan roda
kemudi, karena fitur otomatis akan
berakhir dalam beberapa detik.
Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi
Halaman 271
• Selalu perhatikan kondisi kendaraan
dan lingkungan Anda meskipun tidak
ada pesan peringatan yang
ditampilkan atau bunyi peringatan
yang ditampilkan atau bunyi
peringatan yang terdengar. Ketika
pesan peringatan dari sistem lain
ditampilkan atau terdengar bunyi
peringatan, beberapa sistem bantuan
pengemudi mungkin tidak akan
memberikan peringatan.
• Pertahankan volume media pada level
yang sesuai, dan selalu perhatikan
kondisi kendaraan. Anda mungkin
tidak dapat mendengar bunyi
peringatan dari sistem bantuan
pengemudi jika lingkungan di sekitar
terlalu bising.
• Sistem bantuan pengemudi mungkin
tidak akan berfungsi sementara jika
terdapat gangguan dari gelombang
elektromagnetik yang kuat.
• Sistem bantuan pengemudi mungkin
tidak akan berfungsi selama beberapa
detik setelah kendaraan dihidupkan
atau saat sensor atau sistem
infotainment sedang diinisialisasi.
• Sistem bantuan pengemudi mungkin
tidak akan berfungsi dengan normal
jika beberapa switch atau tombol
dioperasikan secara bersamaan.
Operasikan setiap switch dan tombol
sesuai dengan fungsi pengoperasian
dari masing-masing sistem.
Peringatan dan indikator
sistem bantuan pengemudi
Peringatan dan indikator dari sistem
bantuan pengemudi akan ditampilkan
pada tampilan cluster.
• Gambar dan warna pada instrument
cluster dapat berbeda tergantung
pada tipe cluster atau tema yang
dipilih dari menu settings.
• Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan
“Tampilan cluster (Tipe B)” di bab 4.
Indikator status
Status pengoperasian sistem bantuan
pengemudi akan ditampilkan di bagian
atas tampilan cluster.
2C_ADASclusterdisplay
Indikator Manual Speed Limit Assist,
Lane Keeping Assist, Smart Cruise
Control, dan Lane Following Assist akan
selalu ditampilkan ketika masing-masing
fitur sedang beroperasi. Untuk informasi
lebih jelasnya, lihat masing-masing
informasi sistem di bab ini.
Tampilan Driving Assist
Status terkini dari sistem bantuan
pengemudi akan ditampilkan ketika
tampilan Driving Assist dipilih dari mode
tampilan pada cluster.
7-5
Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi
Halaman 272
Sistem Bantuan Pengemudi
Peringatan sistem
Pesan peringatan dari sistem bantuan
pengemudi akan ditampilkan pada
tampilan cluster.
Contoh peringatan
2C_FCABasicEmergencyBrakingInfo
Lampu peringatan dari setiap sistem
yang sedang beroperasi (lampu
peringatan Forward Safety O, Lane
Safety S dan Inattentive Driving W )
juga akan menyala pada instrument
cluster. Untuk informasi lebih jelasnya,
lihat masing-masing informasi sistem di
bab ini.
Peringatan sistem mengalami
malfungsi
Contoh peringatan sistem mengalami malfungsi
2C_DriverAssistanceMalfunction
Ketika sistem bantuan pengemudi tidak
beroperasi dengan benar, pesan
peringatan akan ditampilkan, lampu
peringatan master X menyala, dan
lampu peringatan sistem yang
mengalami malfungsi akan menyala
pada instrument cluster. Disarankan
agar kendaraan Anda diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
7-6
• Anda dapat memeriksa pesan
peringatan pada mode tampilan Utility
di tampilan cluster.
Peringatan sistem dinonaktifkan
Contoh peringatan kamera depan terhalang
2C_DriverAssistanceLimitedCamera
Ketika kaca depan tempat kamera depan
berada, penutup radar, bumper (jika
dilengkapi), atau sensor ultrasonik
tertutup oleh material asing seperti salju
atau hujan, hal tersebut dapat
mengurangi performa pendeteksian dan
untuk sementara akan membatasi atau
menonaktifkan sistem bantuan
pengemudi.
Jika hal ini terjadi, pesan peringatan dan
lampu peringatan master X serta lampu
peringatan dari sistem yang
dinonaktifkan akan ditampilkan pada
instrument cluster, tetapi ini bukan
merupakan malfungsi. Sistem akan
berfungsi dengan normal setelah salju,
hujan, atau material asing dibersihkan.
Selalu jaga sensor agar tetap bersih.
• Anda dapat memeriksa pesan
peringatan pada mode tampilan Utility
di tampilan cluster.
Jika sistem tidak berfungsi dengan
benar setelah dibersihkan, disarankan
agar kendaraan Anda diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Pengaturan sistem bantuan pengemudi
Halaman 273
Contoh peringatan Parking Distance Warning
2C_PDWInfo_2
• Ketika fitur Rear Cross-Traffic
Collision-Avoidance Assist (RCCA),
Parking Distance Warning (PDW)
sedang beroperasi, jika fitur tidak
berfungsi dengan normal atau sensor
ultrasonik terhalang, lampu peringatan
X akan menyala sesuai arah sensor
yang mengalami masalah.
PERINGATAN
• Meskipun pesan peringatan atau
lampu peringatan tidak ditampilkan
pada instrument cluster, sistem
bantuan pengemudi mungkin tidak
akan beroperasi dengan benar.
• Sistem bantuan pengemudi mungkin
tidak akan berfungsi dengan normal di
area terbuka di mana tidak ada objek
yang terdeteksi (misalnya: medan
terbuka, tempat parkir yang kosong,
dll.) atau ketika sensor pendeteksi
terhalang segera setelah kendaraan
dihidupkan.
• Jika kondisi terhalang atau malfungsi
tetap terjadi, sistem bantuan
pengemudi mungkin tidak akan
berfungsi dengan benar meskipun
kendaraan telah dihidupkan ulang.
Pengaturan sistem bantuan
pengemudi
Pengaturan sistem
Saat kendaraan dalam kondisi hidup, pilih
User settings > Driver assistance dari
menu settings di instrument cluster atau
Settings > Vehicle > Driver assistance
dari menu settings di sistem
infotainment untuk mengatur apakah
masing-masing fitur akan digunakan.
Tipe A
2C_ADASSettings_2
Tipe B
2C_ADASSettings
• Karena versi perangkat lunak
infotainment, penjelasan setiap fitur
dari sistem bantuan pengemudi dapat
berbeda dari buku panduan ini. Dalam
hal ini, lihat buku Sistem Hiburan
Kendaraan dan Panduan Referensi
Cepat yang disediakan secara terpisah.
• Saat kendaraan dihidupkan ulang,
setiap sistem akan mempertahankan
pengaturan terakhirnya kecuali
dinyatakan lain.
7-7
Pengaturan sistem bantuan pengemudi
Halaman 274
Sistem Bantuan Pengemudi
PERHATIAN
• Untuk keselamatan Anda, hanya ubah
pengaturan setelah kendaraan diparkir
di lokasi yang aman.
• Selalu periksa pengaturan sistem
bantuan pengemudi sebelum
mengemudi.
• Untuk keselamatan Anda, bacalah dan
pahami setiap sistem sebelum
melakukan pengaturan.
Metode peringatan
2C_WarningTypeSetInfo
• Warning volume: Volume peringatan
dapat disesuaikan.
• Blind-spot safety warning sound:
Bunyi peringatan blind-spot safety
dapat dinonaktifkan secara terpisah.
• Driving safety priority: Kendaraan
akan menurunkan semua volume
audio lainnya ketika bunyi
peringatan dari sistem bantuan
pengemudi berbunyi.
• Parking safety priority: Kendaraan
akan menurunkan semua volume
audio lainnya ketika tampilan parking
assist aktif.
7-8
PEMBERITAHUAN
• Jika Anda mengubah metode
peringatan, metode peringatan dari
sistem bantuan pengemudi lainnya
mungkin ikut berubah.
• Saat kendaraan dihidupkan ulang,
metode peringatan akan
mempertahankan pengaturan
terakhir.
• Menu settings mungkin tidak tersedia
pada kendaraan Anda tergantung
pada fitur kendaraan dan
spesifikasinya.
Pengoperasian FCA
Halaman 275
Forward Collision-
Avoidance Assist (FCA)
(Hanya kamera depan)
jika dilengkapi
FCA akan membantu menghindari
kemungkinan terjadinya tabrakan
dengan mendeteksi dan memantau
kendaraan, pengendara sepeda motor,
pejalan kaki, atau pesepeda di depan
atau di sekitar kendaraan Anda saat
berkendara.
PERHATIAN
Saat berkendara pada malam hari,
performa pengenalan pengendara
sepeda motor akan menurun, sehingga
FCA dapat dibatasi untuk sementara
atau tidak berfungsi.
PEMBERITAHUAN
Pengendara sepeda motor mengacu
pada pengemudi yang mengendarai
kendaraan motor roda dua berikut:
• Skuter dengan mesin 50 cc dan
kecepatan maksimum yang terbatas
• Sepeda motor
Pengoperasian FCA
Fitur Basic
2C_FrontcameraFCABasicFunction
Saat berkendara, fitur Basic FCA akan
membantu menghindari tabrakan
berdasarkan kecepatan kendaraan Anda
dan kendaraan, pengendara sepeda
motor, pejalan kaki, atau pesepeda di
depan, dengan memberikan peringatan
atau menerapkan pengereman darurat.
• Kendaraan atau pengendara sepeda
motor:
- Fitur ini akan beroperasi dengan
daya pengereman yang kuat saat
terdapat risiko tabrakan, kendaraan
di depan bergerak, dan kecepatan
kendaraan Anda antara sekitar
10-130 km/jam, atau saat kendaraan
di depan tidak bergerak dan
kecepatan kendaraan Anda antara
sekitar 10-60 km/jam.
- Fitur ini akan beroperasi dengan
daya pengereman yang ringan atau
hanya akan menampilkan pesan
peringatan saat terdapat risiko
tabrakan dan kecepatan kendaraan
Anda antara sekitar 10-180 km/jam.
• Pejalan kaki atau pesepeda:
- Pengereman darurat dapat
beroperasi saat terdapat risiko
tabrakan dan kecepatan kendaraan
Anda antara sekitar 10-60 km/jam.
- Peringatan tabrakan dapat
ditampilkan saat terdapat risiko
tabrakan dan kecepatan kendaraan
Anda antara sekitar 10-80 km/jam.
7-9
Pengaturan FCA
Halaman 276
Sistem Bantuan Pengemudi
Kontrol pengereman akan berhenti
sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda
berhenti setelah pengereman darurat.
Untuk keselamatan Anda, pengemudi
harus segera menekan pedal rem dan
memeriksa lingkungan sekitar.
PERHATIAN
Kisaran kecepatan pengoperasian fitur
ini dapat menurun karena kondisi lalu
lintas di depan atau lingkungan di sekitar
kendaraan.
Pengaturan FCA
2C_ForwardSafetySetInfo
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih User Settings > Driver assistance >
Driving safety dari menu settings di
instrument cluster atau Settings >
Vehicle > Driver assistance > Driving
safety dari menu settings di sistem
infotainment untuk mengatur
penggunaan setiap fitur.
• Pilih Fwd safety warning timing untuk
mengubah waktu aktivasi peringatan
awal FCA. Waktu peringatan dapat
diatur ke Normal atau Late.
- Normal: Digunakan dalam kondisi
berkendara normal. Jika waktu
peringatan Forward safety terasa
terlalu sensitif, ubah ke Late.
- Late: Peringatan FCA akan
ditampilkan lebih lambat.
7-10
PERINGATAN
• Saat kendaraan dihidupkan ulang,
pengaturan Forward safety akan
mempertahankan pengaturan terakhir.
Jika Anda membatalkan pilihan fitur
ini, FCA tidak dapat membantu Anda.
Pengemudi harus selalu waspada
terhadap lingkungan di sekitar
kendaraan dan mengemudi dengan
aman.
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk FCA:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
• Driving safety priority (Prioritas
keselamatan berkendara)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
PERINGATAN
Lakukan tindakan pencegahan berikut
saat menggunakan FCA:
• Hanya ubah pengaturan setelah
kendaraan diparkir di lokasi yang
aman.
• Pengemudi bertanggung jawab untuk
mengendalikan kendaraan. Jangan
hanya bergantung pada FCA. Tetap
jaga jarak yang aman, dan jika
diperlukan, tekan pedal rem untuk
mengurangi kecepatan atau
menghentikan kendaraan.
• FCA tidak akan berfungsi dalam semua
situasi dan tidak dapat menghindari
semua tabrakan.
• FCA dapat berhenti beroperasi, tidak
beroperasi dengan benar, atau
beroperasi secara tidak perlu
tergantung pada kondisi jalan dan
lingkungan sekitar. Selalu periksa
kondisi lingkungan di sekitar Anda
untuk mencegah situasi yang
berbahaya.
Pengaturan FCA
Halaman 277
• Saat Electronic Stability Control (ESC)
dinonaktifkan dengan menekan dan
menahan tombol ESC OFF, FCA akan
secara otomatis dinonaktifkan jika FCA
telah diatur sebelumnya. Dalam kasus
ini, FCA tidak dapat diatur dari menu
settings dan lampu peringatan
Forward Safety O akan menyala di
instrument cluster, hal ini normal. Jika
ESC diaktifkan kembali dengan
menekan tombol ESC OFF, FCA juga
akan aktif kembali sesuai dengan
pengaturan yang terakhir kali
digunakan.
• Jangan pernah secara sengaja
mengoperasikan FCA terhadap
manusia, objek, dll. Hal ini dapat
menyebabkan cedera serius atau
kematian.
• Dalam situasi di mana terdapat
kemungkinan risiko tabrakan, jika
pengemudi menekan pedal rem dan
memperlambat kendaraan secara
cukup untuk menghindari risiko
tabrakan, FCA mungkin tidak akan
beroperasi.
• Selama pengoperasian FCA,
penumpang dan barang yang tidak
diamankan dengan benar di dalam
kendaraan dapat bergeser dan melukai
penumpang. Selalu gunakan sabuk
pengaman dan amankan barang
bawaan.
• Jika pesan peringatan dari sistem lain
ditampilkan atau terdengar bunyi
peringatan, pesan peringatan FCA
mungkin tidak akan ditampilkan dan
bunyi peringatan mungkin tidak akan
terdengar.
• Anda mungkin tidak bisa mendengar
bunyi peringatan FCA jika lingkungan
terlalu bising. Sesuaikan level volume
sistem lain ke level yang sesuai dan
selalu waspada pada lingkungan
sekitar kendaraan.
• Meskipun terjadi masalah pada FCA,
fitur Basic pengereman dan roda
kemudi kendaraan tetap akan
berfungsi normal.
• Selama pengereman darurat, kontrol
pengereman oleh FCA akan secara
otomatis dibatalkan jika pengemudi
menekan pedal gas secara berlebihan
atau mengarahkan roda kemudi secara
tajam.
PERHATIAN
• Tergantung pada kondisi kendaraan,
pengendara sepeda motor, pejalan
kaki, atau pesepeda di depan dan
lingkungan sekitar, kisaran kecepatan
atau jangkauan pendeteksian FCA
dapat berkurang. Pengoperasian FCA
dapat dibatasi atau tidak berfungsi.
• FCA akan beroperasi dalam kondisi
tertentu dengan menilai tingkat risiko
berdasarkan kondisi kendaraan yang
mendekat, pengendara sepeda motor
atau pesepeda, arah berkendara,
kecepatan dan lingkungan.
• FCA dapat dibatasi atau dinonaktifkan
jika kecepatan kendaraan terlalu
tinggi atau perbedaan kecepatan
dengan kendaraan lain, pengendara
sepeda motor, atau pesepeda terlalu
besar.
PEMBERITAHUAN
Dalam situasi di mana terdapat
kemungkinan risiko tabrakan, jika
pengemudi menekan pedal rem namun
pengereman tidak cukup untuk
menghindari risiko tabrakan, FCA dapat
membantu mengaktifkan sistem
pengereman.
7-11
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA
Halaman 278
Sistem Bantuan Pengemudi
Malfungsi dan keterbatasan
FCA
Malfungsi FCA
Ketika FCA atau komponen terkait
mengalami malfungsi, sebuah pesan
peringatan, lampu peringatan Master X,
dan lampu peringatan Forward Safety O
akan ditampilkan pada instrument
cluster. Ketika sensor pendeteksi
terhalang, sistem akan dibatasi untuk
sementara atau dinonaktifkan. Sistem
akan kembali beroperasi dengan normal
setelah material asing dibersihkan dari
sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi
setelah penghalang dibersihkan, kami
sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Peringatan dan indikator sistem
bantuan pengemudi” di bab ini
Sensor pendeteksi
FCA menggunakan sensor berikut:
• Kamera depan
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
Keterbatasan dari FCA
FCA mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar, atau dapat beroperasi
secara tidak terduga dalam kondisi
berikut:
• Hanya sebagian dari kendaraan,
pengendara motor, pejalan kaki, atau
pesepeda yang terdeteksi
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan berupa bus, truk besar, truk
dengan muatan dengan bentuk yang
tidak seperti umumnya, trailer, dll.
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan tidak memiliki lampu belakang,
atau lampu belakang terletak tidak
seperti umumnya
7-12
• Dalam kondisi kurang pencahayaan,
lampu belakang kendaraan atau motor
di depan mati atau tidak cukup terang
• Bagian belakang kendaraan di depan
kecil atau kendaraan terlihat tidak
normal, seperti miring, terbalik, atau
hanya sisi kendaraan yang terlihat
• Ground clearance kendaraan di depan
terlalu rendah atau terlalu tinggi
• Kendaraan, pengendara motor,
pejalan kaki, atau pesepeda tiba-tiba
memotong lajur di depan
• Benda di sekitar yang sangat
memantulkan radar depan, seperti
pembatas jalan, kendaraan terdekat,
dll.
• Pesepeda di depan menggunakan
sepeda dari material yang tidak
memantulkan radar depan
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan terdeteksi terlambat
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan tiba-tiba terhalang oleh
penghalang
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan tiba-tiba berpindah lajur atau
mengurangi kecepatan secara
mendadak
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan berada dalam posisi miring
terhadap kendaraan Anda
• Kendaraan di depan tertutup salju
• Anda keluar atau kembali ke jalur
• Kendaraan Anda melaju dengan tidak
stabil
• Anda berkendara di tikungan atau
bundaran dan kendaraan atau
pengendara motor di depan tidak
terdeteksi
• Anda terus-menerus mengemudi pada
bundaran/tikungan
• Kendaraan di depan berbentuk tidak
seperti umumnya
• Kendaraan di depan berada pada
tanjakan atau turunan
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA
Halaman 279
• Pejalan kaki atau pesepeda tidak
terdeteksi sepenuhnya, misalnya saat
membungkuk atau tidak berjalan
tegak
• Pejalan kaki atau pesepeda
mengenakan pakaian atau perangkat
yang sulit terdeteksi
• Pejalan kaki atau pesepeda di depan
bergerak sangat cepat
• Pejalan kaki atau pesepeda di depan
berpostur pendek atau berada di
lokasi yang rendah
• Pejalan kaki atau pesepeda di depan
bergerak tidak stabil atau
bersinggungan dengan arah
berkendara
• Terdapat kerumunan pejalan kaki,
pesepeda, atau keramaian besar di
depan
• Pejalan kaki atau pesepeda sulit
dibedakan dari lingkungan sekitar
(misalnya, memakai pakaian yang
menyatu dengan latar, struktur yang
memiliki bentuk serupa, dll.)
• Anda melintas di dekat pejalan kaki,
pesepeda, rambu lalu lintas, struktur,
dll. di dekat persimpangan
• Anda berkendara di lokasi berikut:
- Melintasi uap, asap, atau bayangan
- Melintasi terowongan atau
jembatan besi
- Berkendara di area terbuka dengan
sedikit kendaraan atau struktur
(misalnya, gurun, padang rumput,
pinggiran kota, dll.)
- Di area parkir
- Melewati gerbang tol, area
konstruksi, jalan tidak beraspal,
jalan dengan permukaan sebagian
aspal, jalan bergelombang, polisi
tidur, dll.
- Di dekat area yang mengandung
logam, seperti zona konstruksi, rel
kereta api, dll.
- Jalan menanjak, menurun, atau
berkelok
- Tepi jalan dengan pepohonan atau
tiang lampu jalan
- Jalan sempit yang dipenuhi semak
atau rumput
- Area dengan gangguan gelombang
elektromagnetik seperti gelombang
radio yang kuat atau kebisingan
elektrik
• Kendaraan bergerak tidak stabil atau
bergetar berlebihan
• Tinggi kendaraan rendah atau tinggi
karena beban yang berat, tekanan ban
tidak normal, dll.
• Kendaraan menggunakan rantai salju,
ban cadangan, atau roda berukuran
berbeda
2C_FrontViewImage
Gambar di atas menunjukkan ilustrasi
objek yang dapat dideteksi oleh kamera
depan dan radar depan, seperti
kendaraan, pengendara motor, pejalan
kaki, atau pesepeda.
7-13
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA
Halaman 280
Sistem Bantuan Pengemudi
PERINGATAN
• Berkendara pada tikungan
2C_FrontcameraFCASCCDrivingOnCurve
FCA mungkin tidak bisa mendeteksi
kendaraan, pengendara motor, pejalan
kaki, atau pesepeda di depan Anda
saat berkendara pada tikungan, yang
dapat mengurangi performa sensor.
Hal ini dapat menyebabkan tidak
adanya peringatan atau bantuan
pengereman saat diperlukan.
FCA mungkin akan mendeteksi
kendaraan, pengendara motor, pejalan
kaki, atau pesepeda di lajur samping
atau luar lajur saat di tikungan. Jika hal
ini terjadi, FCA dapat memberikan
peringatan yang tidak perlu atau
membantu pengereman darurat
secara tidak tepat.
Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di
sekitar kendaraan. Jika perlu,
kendalikan kendaraan Anda dan tekan
pedal rem untuk mengurangi
kecepatan.
7-14
• Berkendara pada tanjakan atau
turunan
2C_FrontcameraFCADrivingOnIncline
FCA mungkin tidak bisa mendeteksi
kendaraan, pengendara motor, pejalan
kaki, atau pesepeda di depan saat
berkendara pada tanjakan atau
turunan, yang berdampak pada
performa sensor. Hal ini dapat
menyebabkan tidak adanya peringatan
atau bantuan pengereman saat
diperlukan.
Kecepatan kendaraan juga dapat
menurun secara mendadak jika
kendaraan, pengendara motor, pejalan
kaki, atau pesepeda di depan tiba-tiba
terdeteksi.
Selalu waspada saat berkendara pada
tanjakan atau turunan dan Jika perlu,
kendalikan kendaraan Anda dan tekan
pedal rem untuk mengurangi
kecepatan.
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA
Halaman 281
• Berpindah lajur
2C_FrontcameraFCAChangingLane
[A] Kendaraan Anda
[B] Kendaraan atau kendaraan motor roda dua yang
berpindah lajur
[C] Kendaraan di lajur yang sama
Jika ada kendaraan yang berpindah ke
lajur Anda dari lajur samping, sensor
tidak dapat mendeteksi sampai
kendaraan tersebut masuk ke dalam
jangkauan pendeteksian sensor. FCA
mungkin tidak akan langsung
mendeteksi jika ada kendaraan yang
berpindah lajur secara mendadak.
Jika kendaraan di depan Anda keluar
dari jalur, FCA mungkin tidak langsung
mendeteksi kendaraan yang baru
berada di depan Anda.
Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di
sekitar kendaraan. Jika perlu,
kendalikan kendaraan Anda dan tekan
pedal rem untuk mengurangi
kecepatan.
• Pendeteksian kendaraan
2C_FrontCameraFCARadarDetectingVehicle
Jika kendaraan di depan membawa
muatan yang menjorok ke belakang,
atau memiliki ground clearance yang
tinggi, maka diperlukan perhatian
ekstra.
Dalam kasus ini, jaga jarak
pengereman yang aman, dan jika
perlu, kendalikan kendaraan serta
tekan pedal rem untuk menjaga jarak
yang aman. Selalu perhatikan kondisi
lalu lintas di sekitar kendaraan.
• Saat menarik trailer atau kendaraan
lain, nonaktifkan FCA untuk alasan
keselamatan.
• FCA dapat beroperasi jika objek
dengan bentuk atau karakteristik
mirip kendaraan, pengendara motor,
pejalan kaki, atau pesepeda
terdeteksi.
• FCA tidak akan beroperasi pada
sepeda atau objek yang beroda kecil
seperti koper, keranjang belanja,
atau stroller.
• FCA dapat dinonaktifkan untuk
sementara jika terganggu oleh
gelombang elektromagnetik yang
kuat.
• FCA mungkin tidak bisa beroperasi
selama sekitar 15 detik setelah
kendaraan dihidupkan atau kamera
depan diinisialisasi.
7-15
Pengoperasian FCA
Halaman 282
Sistem Bantuan Pengemudi
Forward Collision-
Avoidance Assist (FCA)
(Sensor fusion)
jika dilengkapi
FCA akan membantu untuk menghindari
kemungkinan terjadinya tabrakan
dengan mendeteksi dan memantau
kendaraan, pengendara motor, pejalan
kaki, atau pesepeda di depan atau di
sekitar kendaraan Anda saat berkendara.
FCA akan memperingatkan pengemudi
dengan pesan peringatan, bunyi
peringatan, dll., atau membantu
pengereman kendaraan Anda sesuai
kondisi sekitar.
PERHATIAN
Saat berkendara pada malam hari,
performa deteksi terhadap pengendara
motor akan menurun, sehingga FCA
dapat dibatasi untuk sementara atau
tidak berfungsi.
PEMBERITAHUAN
Pengendara motor merujuk pada
pengendara kendaraan motor roda dua
berikut ini:
• Sepeda motor kecil (moped) dengan
kapasitas mesin 50 cc dan kecepatan
maksimum yang terbatas
• Sepeda motor
7-16
Pengoperasian FCA
2C_FCABasicInfo
• Saat FCA beroperasi, lampu peringatan
Forward Safety O berkedip, pesan
peringatan akan di tampilkan pada
instrument cluster, dan akan terdengar
bunyi peringatan.
• Tekan lampu hazard untuk mematikan
bunyi peringatan dari peringatan
tabrakan atau pengereman darurat.
• Jika kendaraan berhenti karena
peringatan tabrakan atau pengereman
darurat, maka pesan peringatan akan
ditampilkan pada instrument cluster.
Pengoperasian FCA
Halaman 283
Fitur Basic
2C_FCABasicFunction
• Kendaraan atau pengendara motor:
- Fitur akan beroperasi dengan daya
pengereman yang kuat ketika
terdapat risiko tabrakan, kendaraan
di depan bergerak, dan kecepatan
kendaraan Anda antara sekitar 10–
130 km/jam, atau ketika kendaraan
di depan tidak bergerak dan
kecepatan kendaraan Anda antara
sekitar 10–85 km/jam.
- Fitur akan beroperasi dengan daya
pengereman yang ringan atau
hanya akan menampilkan
peringatan ketika terdapat risiko
tabrakan dan kecepatan kendaraan
Anda antara sekitar 10–200 km/
jam.
• Pejalan kaki atau pesepeda:
-
Pengereman darurat dapat
beroperasi saat terdapat risiko
tabrakan dan kecepatan kendaraan
Anda antara sekitar 10–65 km/jam.
-
Peringatan tabrakan dapat
ditampilkan saat terdapat risiko
tabrakan dan kecepatan kendaraan
Anda antara sekitar 10–85 km/jam.
Kontrol pengereman akan berakhir
sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda
berhenti akibat pengereman darurat.
Untuk keselamatan Anda, pengemudi
harus segera menekan pedal rem dan
memeriksa kondisi lingkungan sekitar.
PERHATIAN
Kisaran kecepatan pengoperasian fitur
dapat menurun tergantung pada kondisi
lalu lintas di depan atau lingkungan
sekitar kendaraan.
Fitur Junction Turning
2C_FCAJunctionTurningFunction
Saat berbelok ke kanan di persimpangan
dengan lampu sein menyala, fitur
Junction Turning akan membantu
menghindari tabrakan dengan kendaraan
yang datang dari arah berlawanan,
pengendara sepeda motor, atau
pesepeda di lajur yang bersebelahan
dengan memberikan peringatan atau
menerapkan pengereman darurat.
Fitur ini akan beroperasi ketika:
• Kecepatan kendaraan Anda antara
sekitar 10–30 km/jam
• Kecepatan kendaraan dari arah
berlawanan antara sekitar 30–70 km/
jam
• Kecepatan pengendara motor atau
pesepeda dari arah berlawanan antara
sekitar 15–70 km/jam*
*: Fitur ini juga akan beroperasi ketika
kendaraan Anda berbelok ke kanan
atau kiri.
Kontrol pengereman akan berakhir
sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda
berhenti akibat pengereman darurat.
Untuk keselamatan Anda, pengemudi
harus segera menekan pedal rem dan
memeriksa kondisi lingkungan sekitar.
7-17
Pengaturan FCA
Halaman 284
Sistem Bantuan Pengemudi
Fitur Direct Oncoming
2C_FCALaneChangeOncomingFunction
Ketika ada kendaraan atau pengendara
motor yang mendekat dari arah
berlawanan, fitur Direct Oncoming akan
membantu memperlambat laju
kendaraan dengan memberi peringatan
atau melakukan pengereman darurat.
Fitur ini akan beroperasi ketika:
• Kecepatan kendaraan Anda* antara
sekitar 30–130 km/jam
• Kecepatan kendaraan atau
pengendara motor dari arah
berlawanan di atas 10 km/jam
*: Fitur ini juga dapat memperingatkan
pengemudi jika ada risiko tabrakan,
bahkan saat kecepatan kendaraan Anda
antara sekitar 10-130 km/jam.
Kontrol pengereman akan berakhir
sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda
berhenti akibat pengereman darurat.
Untuk keselamatan Anda, pengemudi
harus segera menekan pedal rem dan
memeriksa kondisi lingkungan sekitar.
PERHATIAN
Jika kendaraan Anda atau kendaraan/
pengendara motor dari arah berlawanan
tidak bergerak lurus, peringatan dan
kontrol fitur Direct Oncoming dapat
tertunda atau tidak beroperasi.
7-18
Pengaturan FCA
2C_ForwardSafetySetInfo
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih User Settings > Driver assistance >
Driving safety dari menu settings di
instrument cluster atau Settings >
Vehicle > Driver assistance > Driving
safety dari menu settings di sistem
infotainment untuk mengatur
penggunaan setiap fitur.
• Ketika Forward safety dipilih, maka
fitur Basic, Junction Turning function,
dan fitur Direct Oncoming akan aktif.
Ketika Forward safety tidak dipilih,
maka fitur tersebut akan
dinonaktifkan. Lampu peringatan
Forward Safety O akan menyala pada
instrument cluster.
• Pilih Fwd safety warning timing untuk
mengubah waktu aktivasi peringatan
awal FCA. Waktu peringatan dapat
diatur ke Normal atau Late.
- Normal: Digunakan dalam kondisi
berkendara normal. Jika waktu
peringatan Forward safety terasa
terlalu sensitif, ubah ke Late.
- Late: Peringatan FCA akan
ditampilkan lebih lambat.
Pengemudi dapat memantau status
aktif/nonaktif FCA dari menu Settings.
Jika lampu peringatan Forward Safety
O tetap menyala saat Forward safety
aktif, kami sarankan kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Pengaturan FCA
Halaman 285
PERINGATAN
Ketika kendaraan dihidupkan ulang,
Forward safety akan mempertahankan
pengaturan terakhir. Jika Anda
menonaktifkan fitur ini, FCA tidak dapat
membantu Anda. Pengemudi harus
selalu waspada terhadap kondisi sekitar
dan berkendara dengan aman.
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk FCA:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
• Driving safety priority (Prioritas
keselamatan berkendara)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
PERINGATAN
Lakukan tindakan pencegahan berikut
saat menggunakan FCA:
• Hanya ubah pengaturan setelah
kendaraan Anda diparkir di lokasi yang
aman.
• Pengemudi tetap bertanggung jawab
untuk mengendalikan kendaraan.
Jangan sepenuhnya bergantung pada
FCA. Tetap jaga jarak yang aman, dan
jika perlu, tekan pedal rem untuk
memperlambat atau menghentikan
kendaraan.
• FCA tidak akan beroperasi dalam
semua situasi dan tidak dapat
menghindari semua tabrakan.
• FCA dapat berhenti beroperasi, tidak
beroperasi dengan benar, atau
beroperasi secara tidak perlu
tergantung pada kondisi jalan dan
lingkungan sekitar. Selalu periksa
kondisi lingkungan sekitar Anda untuk
menghindari situasi yang berbahaya.
• Jangan pernah secara sengaja
mengaktifkan FCA terhadap orang,
benda, dll. Hal ini dapat menyebabkan
cedera serius atau kematian.
• Dalam situasi di mana terdapat
kemungkinan risiko tabrakan, jika
pengemudi menekan pedal rem dan
memperlambat kendaraan secara
cukup untuk menghindari risiko
tabrakan, FCA mungkin tidak akan
beroperasi.
• Selama pengoperasian FCA,
penumpang dan benda-benda di
dalam kendaraan dapat bergeser dan
melukai penumpang. Selalu kenakan
sabuk pengaman dan pastikan barang-
barang diamankan dengan benar.
• Jika pesan peringatan sistem lain
ditampilkan atau bunyi peringatan
sistem lain terdengar, pesan
peringatan FCA mungkin tidak akan
ditampilkan dan bunyi peringatan
mungkin tidak akan terdengar.
• Anda mungkin tidak dapat mendengar
bunyi peringatan FCA jika lingkungan
di sekitar kendaraan bising. Sesuaikan
level volume sistem lain ke level yang
sesuai dan selalu waspada pada
lingkungan sekitar kendaraan.
• Meskipun terjadi masalah pada FCA,
fitur Basic pengereman dan roda
kemudi kendaraan akan tetap
beroperasi normal.
• Selama pengereman darurat, kontrol
pengereman oleh FCA akan dibatalkan
secara otomatis jika pengemudi
menekan pedal gas secara berlebihan
atau membelokkan roda kemudi
secara tajam.
PERHATIAN
• Tergantung pada kondisi kendaraan,
pengendara motor, pejalan kaki,
atau pesepeda di depan dan
lingkungan sekitar, kisaran
kecepatan atau jarak deteksi FCA
dapat menurun. Operasi FCA
mungkin akan dibatasi atau bahkan
tidak akan beroperasi.
• FCA akan beroperasi dalam kondisi
tertentu dengan menilai tingkat
risiko berdasarkan kondisi
kendaraan, pengendara motor, atau
pesepeda dari arah depan, arah
berkendara, kecepatan, dan
lingkungan sekitarnya.
• FCA mungkin akan dibatasi atau
dinonaktifkan jika kecepatan
kendaraan terlalu tinggi atau
terdapat perbedaan kecepatan yang
besar dengan kendaraan,
pengendara motor, atau pesepeda
lain.
7-19
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA
Halaman 286
Sistem Bantuan Pengemudi
PEMBERITAHUAN
Dalam situasi di mana terdapat
kemungkinan risiko tabrakan, jika
pengemudi menekan pedal rem namun
pengereman tidak cukup untuk
menghindari risiko tabrakan, FCA dapat
memtu mengaktifkan sistem
pengereman.
Malfungsi dan keterbatasan
dari FCA
Malfungsi FCA
Ketika FCA atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan,
lampu peringatan Master X , dan lampu
peringatan Forward Safety O akan
ditampilkan pada instrument cluster.
Ketika sensor pendeteksi terhalang,
sistem dapat dibatasi untuk sementara
atau dinonaktifkan. Sistem akan
berfungsi dengan normal kembali jika
material asing telah dibersihkan dari
sensor. Jika sistem tidak berfungsi
dengan normal setelah dibersihkan,
kami menyarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Peringatan dan indikator sistem
bantuan pengemudi” di bab ini.
Sensor pendeteksi
FCA menggunakan sensor berikut:
• Kamera depan
• Radar depan
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
7-20
Keterbatasan dari FCA
FCA mungkin tidak akan berfungsi
dengan normal, atau dapat berfungsi
secara tidak terduga dalam kondisi
berikut:
• Hanya sebagian dari kendaraan,
pengendara motor, pejalan kaki, atau
pesepeda yang terdeteksi
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan adalah bus, truk besar, truk
dengan muatan yang bentuknya
tidak umum, trailer, dll.
• Kendaraan atau motor di depan tidak
memiliki lampu belakang, atau posisi
lampu belakang seperti umumnya,
dll.
• Dalam kondisi kurang pencahayaan,
lampu belakang kendaraan atau
motor di depan mati atau tidak cukup
terang
• Bagian belakang kendaraan di depan
berukuran kecil atau tampak tidak
normal, seperti kendaraan miring,
terguling, atau hanya sisi kendaraan
yang terlihat, dll.
• Ground clearance kendaraan di
depan terlalu rendah atau terlalu
tinggi
• Kendaraan, pengendara motor,
pejalan kaki, atau pesepeda tiba-tiba
memotong lajur ke depan
• Terdapat benda yang sangat
memantulkan pada radar depan,
seperti pembatas jalan, kendaraan di
dekatnya, dll.
• Pesepeda di depan mengendarai
sepeda yang terbuat dari material
yang tidak memantulkan radar depan
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan terdeteksi dengan terlambat
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan tiba-tiba terhalang oleh
penghalang
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan tiba-tiba berpindah lajur atau
mengurangi kecepatan secara
mendadak
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA
Halaman 287
• Kendaraan atau pengendara motor di
depan berada pada sudut terhadap
kendaraan Anda
• Kendaraan di depan tertutup salju
• Anda sedang berpindah lajur atau
kembali ke lajur
• Kendaraan Anda berjalan tidak stabil
• Anda sedang berkendara di tikungan
atau bundaran dan kendaraan atau
pengendara motor di depan tidak
terdeteksi
• Anda berkendara terus-menerus pada
bundaran atau tikungan
• Kendaraan di depan memiliki bentuk
yang tidak umum
• Kendaraan di depan berada pada
tanjakan atau turunan
• Pejalan kaki atau pesepeda tidak
terdeteksi sepenuhnya, misalnya
ketika pejalan kaki membungkuk atau
tidak berjalan tegak
• Pejalan kaki atau pesepeda
mengenakan pakaian atau
perlengkapan yang sulit untuk
dideteksi
• Pejalan kaki atau pesepeda di depan
bergerak sangat cepat
• Pejalan kaki atau pesepeda di depan
berpostur pendek atau berada di
lokasi yang rendah
• Pejalan kaki atau pesepeda di depan
bergerak tidak stabil atau
bersinggungan dengan arah
berkendara
• Terdapat kerumunan pejalan kaki,
pesepeda, atau keramaian besar di
depan
• Pejalan kaki atau pesepeda sulit
dibedakan dari lingkungan sekitar
(misalnya, memakai pakaian yang
menyatu dengan latar, struktur yang
memiliki bentuk serupa, dll.)
• Anda melintas di dekat pejalan kaki,
pesepeda, rambu lalu lintas, struktur,
dll. di dekat persimpangan
• Anda berkendara di lokasi berikut:
-
Melintasi uap, asap, atau bayangan
-
Melintasi terowongan atau
jembatan besi
- Berkendara di area terbuka dengan
sedikit kendaraan atau struktur
(misalnya, gurun, padang rumput,
pinggiran kota, dll.)
- Di area parkir
- Melewati gerbang tol, area
konstruksi, jalan tidak beraspal, jalan
dengan permukaan sebagian aspal,
jalan bergelombang, polisi tidur, dll.
- Di dekat area yang mengandung
logam, seperti zona konstruksi, rel
kereta api, dll.
- Jalan menanjak, menurun, atau
berkelok
- Tepi jalan dengan pepohonan atau
tiang lampu jalan
- Jalan sempit yang dipenuhi semak
atau rumput
- Area dengan gangguan gelombang
elektromagnetik seperti gelombang
radio yang kuat atau kebisingan
elektrik
• Kendaraan bergerak tidak stabil atau
bergetar berlebihan
• Tinggi kendaraan rendah atau tinggi
karena beban yang berat, tekanan ban
tidak normal, dll.
• Kendaraan menggunakan rantai salju,
ban cadangan, atau roda berukuran
berbeda
2C_FrontViewImage
Gambar di atas menunjukkan ilustrasi
objek yang dapat dideteksi oleh kamera
depan dan radar depan, seperti
kendaraan, pengendara motor, pejalan
kaki, atau pesepeda.
7-21
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA
Halaman 288
Sistem Bantuan Pengemudi
PERINGATAN
• Berkendara pada tikungan
2C_SCCDrivingOnCurve
FCA mungkin tidak bisa mendeteksi
kendaraan, pengendara motor,
pejalan kaki, atau pesepeda di depan
Anda saat berkendara pada tikungan,
yang dapat mengurangi performa
sensor. Hal ini dapat menyebabkan
tidak adanya peringatan atau bantuan
pengereman saat diperlukan.
FCA mungkin akan mendeteksi
kendaraan, pengendara motor, pejalan
kaki, atau pesepeda di lajur samping
atau luar lajur saat di tikungan. Jika hal
ini terjadi, FCA dapat memberikan
peringatan yang tidak perlu atau
membantu pengereman darurat
secara tidak tepat.
Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di
sekitar kendaraan. Jika perlu,
kendalikan kendaraan Anda dan tekan
pedal rem untuk mengurangi
kecepatan.
7-22
• Berkendara pada tanjakan atau
turunan
2C_FCADrivingOnIncline
FCA mungkin tidak bisa mendeteksi
kendaraan, pengendara motor,
pejalan kaki, atau pesepeda di depan
saat berkendara pada tanjakan atau
turunan, yang berdampak pada
performa sensor. Hal ini dapat
menyebabkan tidak adanya
peringatan atau bantuan pengereman
saat diperlukan.
Kecepatan kendaraan juga dapat
menurun secara mendadak jika
kendaraan, pengendara motor,
pejalan kaki, atau pesepeda di depan
tiba-tiba terdeteksi.
Selalu waspada saat berkendara pada
tanjakan atau turunan dan Jika perlu,
kendalikan kendaraan Anda dan tekan
pedal rem untuk mengurangi
kecepatan.
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA
Halaman 289
• Berpindah lajur
2C_FCAChangingLane
[A] Kendaraan Anda
[B] Kendaraan berpindah lajur (masuk ke lajur Anda)
[C] Kendaraan berpindah lajur (keluar dari lajur
Anda)
[D] Kendaraan satu lajur
Jika ada kendaraan yang berpindah ke
lajur Anda dari lajur samping, sensor
tidak dapat mendeteksi sampai
kendaraan tersebut masuk ke dalam
jangkauan pendeteksian sensor. FCA
mungkin tidak akan langsung
mendeteksi jika ada kendaraan yang
berpindah lajur secara mendadak.
Jika kendaraan di depan Anda keluar
dari jalur, FCA mungkin tidak akan
langsung mendeteksi kendaraan yang
baru berada di depan Anda.
Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di
sekitar kendaraan. Jika perlu,
kendalikan kendaraan Anda dan
tekan pedal rem untuk mengurangi
kecepatan.
• Mendeteksi kendaraan
2C_CameraRadarDetectingVehicle
Jika kendaraan di depan membawa
muatan yang menjorok ke belakang,
atau memiliki ground clearance yang
tinggi, maka diperlukan perhatian
ekstra.
Dalam kasus ini, jaga jarak
pengereman yang aman, dan jika
perlu, kendalikan kendaraan serta
tekan pedal rem untuk menjaga jarak
yang aman. Selalu perhatikan kondisi
lalu lintas di sekitar kendaraan.
• Saat menarik trailer atau kendaraan
lain, nonaktifkan FCA untuk alasan
keselamatan.
• FCA dapat beroperasi jika objek
dengan bentuk atau karakteristik mirip
kendaraan, pengendara motor,
pejalan kaki, atau pesepeda
terdeteksi.
• FCA tidak akan beroperasi pada
sepeda atau objek yang beroda kecil
seperti koper, keranjang belanja, atau
stroller.
• FCA dapat dinonaktifkan untuk
sementara jika terganggu oleh
gelombang elektromagnetik yang
kuat.
• FCA mungkin tidak bisa beroperasi
selama sekitar 15 detik setelah
kendaraan dihidupkan atau kamera
depan diinisialisasi.
7-23
Pengoperasian LKA
Halaman 290
Sistem Bantuan Pengemudi
jika dilengkapi
Lane Keeping Assist (LKA)
Saat berkendara dengan kecepatan
tertentu, Lane Keeping Assist akan
mendeteksi marka jalan (atau tepi jalan)
dan dapat memperingatkan Anda jika
kendaraan keluar dari lajur tanpa
menyalakan lampu sein, serta dapat
membantu roda kemudi untuk
mencegah kendaraan keluar dari lajurya.
Mengaktifkan/
menonaktifkan LKA
Saat kendaraan dalam kondisi hidup,
tekan dan tahan tombol Lane Driving
Assist (Ǒ) yang terletak pada roda
kemudi untuk mengaktifkan atau
menonaktifkan fitur ini.
2C_LKAButton
• Ketika kondisi pengoperasian LKA
terpenuhi, indikator hijau (S) akan
menyala pada cluster.
• Ketika kondisi pengoperasian tidak
terpenuhi, indikator abu-abu (S)
akan menyala.
• Ketika LKA dinonaktifkan, indikator
(S) akan berubah menjadi kuning.
Informasi
• Ketika LKA tidak berfungsi dengan
normal, indikator (S) akan berubah
menjadi kuning.
• Jika indikator tetap menyala setelah
pemeriksaan kendaraan, kami
menyarankan agar kendaraan
diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
7-24
Pengoperasian LKA
2C_LaneDepartureWarning
Untuk memperingatkan pengemudi
bahwa kendaraan keluar dari lajur
proyeksi tanpa mengaktifkan lampu sein,
indikator hijau S akan berkedip pada
cluster, dan roda kemudi akan
melakukan penyesuaian untuk menjaga
kendaraan agar tetap berada di dalam
lajurnya.
Jika kendaraan keluar dari lajur proyeksi,
akan terdengar bunyi peringatan
tambahan.
LKA akan beroperasi dalam kondisi
berikut:
• Kecepatan kendaraan sekitar
60-200 km/jam
• Ketika marka jalan (atau tepi jalan)
terdeteksi
Tindakan pencegahan
• Anda tetap dapat mengendalikan
kendaraan meskipun roda kemudi
dibantu oleh LKA.
• Mungkin dibutuhkan tenaga yang lebih
atau kurang untuk memutar roda
kemudi ketika LKA sedang
memberikan bantuan pada roda
kemudi.
• Ketika marka jalan (atau tepi jalan)
terdeteksi, garis lajur pada cluster akan
berubah dari abu-abu menjadi putih.
• Jalur yang ditampilkan pada cluster
dapat berbeda dari lajur yang
sebenarnya.
• Untuk informasi lebih jelasnya tentang
pengaturan instrument cluster, lihat
bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan
“Tampilan cluster (Tipe B)” dalam bab
4.
Pengaturan LKA
Halaman 291
• Untuk informasi lebih jelasnya tentang
pengaturan instrument cluster, lihat
bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan
“Tampilan cluster (Tipe B)” dalam bab
4.
PERINGATAN
• Roda kemudi mungkin tidak akan
dibantu jika digenggam terlalu kuat
atau diputar melebihi sudut tertentu.
• LKA tidak akan selalu beroperasi.
Tanggung jawab tetap ada pada
pengemudi untuk mengendalikan
kendaraan dengan aman dan menjaga
kendaraan agar tetap berada di dalam
jalurnya.
• Pesan peringatan hands-off mungkin
akan ditampilkan terlambat
tergantung pada kondisi jalan. Selalu
letakkan tangan Anda di roda kemudi
saat mengemudi.
• Jika roda kemudi digenggam dengan
sangat ringan, pesan peringatan
hands-off mungkin akan ditampilkan
karena LKA tidak mendeteksi bahwa
pengemudi memegang roda kemudi.
• Jika Anda memasang benda pada roda
kemudi, peringatan hands-off
mungkin tidak akan berfungsi dengan
normal.
PERHATIAN
Jika pengemudi melepaskan tangan dari
roda kemudi selama beberapa detik,
pesan peringatan akan ditampilkan pada
cluster, dan bunyi peringatan akan
terdengar secara bertahap.
LKA settings
Lane Safety
2C_LaneSafetySetInfo
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih User settings > Driver assistance >
Driving safety > Lane safety dari menu
settings di instrument cluster atau
Settings > Vehicle > Driver assistance >
Driving safety > Lane safety dari menu
settings di sistem infotainment untuk
mengatur penggunaan setiap fitur.
Jika Lane safety dipilih, Lane Keeping
Assist akan secara otomatis membantu
roda kemudi saat mendeteksi kendaraan
keluar dari lajur untuk membantu
mencegah kendaraan keluar dari
jalurnya. Jika Lane Safety itidak dipilih,
Lane Keeping Assist akan nonaktif dan
lampu indikator kuning (S) akan
ditampilkan di cluster.
• Jika Anda menekan dan menahan
tombol Lane Driving Assist Ǒ dan
menonaktifkan LKA, Lane safety juga
akan dinonaktifkan.
PERINGATAN
• Saat kendaraan dihidupkan ulang, LKA
akan mempertahankan pengaturan
terakhir dari Lane safety.
• Selalu waspada terhadap kondisi di
lingkungan sekitar Anda. Jika Lane
safety tidak dipilih, LKA tidak akan
memberikan bantuan.
7-25
Malfungsi dan keterbatasan dari LKA
Halaman 292
Sistem Bantuan Pengemudi
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk LKA:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
• Driving safety priority (Prioritas
keselamatan berkendara)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Malfungsi dan keterbatasan
dari LKA
Malfungsi LKA
Ketika LKA atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan,
lampu peringatan Master X dan lampu
indikator Lane Safety S kuning akan
ditampilkan pada instrument cluster.
Ketika sensor pendeteksi terhalang,
sistem dapat dibatasi untuk sementara
atau dinonaktifkan. Sistem akan
berfungsi kembali dengan baik setelah
material asing dibersihkan dari sensor.
Jika sistem tidak berfungsi dengan
normal setelah dibersihkan, kami
menyarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Peringatan dan indikator sistem
bantuan pengemudi” di bab ini.
Sensor pendeteksi
LKA menggunakan sensor berikut:
• Kamera depan
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” dan
“Malfungsi dan keterbatasan dari FCA” di
bab ini.
7-26
Keterbatasan dari LKA
LKA mungkin tidak akan berfungsi
dengan normal atau dapat berfungsi
secara tidak terduga dalam kondisi
berikut:
• Lajur terkontaminasi atau sulit
dideteksi karena:
- Marka jalan (atau tepi jalan) tertutup
oleh air hujan, salju, kotoran, oli, dll.
- Warna marka jalan (atau tepi jalan)
tidak dapat dibedakan dari
permukaan jalan
- Terdapat marka (atau tepi jalan) di
dekat lajur atau marka tersebut
tampak mirip dengan marka jalan
(atau tepi jalan)
- Marka jalan (atau tepi jalan) tidak
jelas atau rusak
- Terdapat bayangan pada marka jalan
(atau tepi jalan) akibat median,
pohon, pembatas jalan, dinding
peredam suara, dll.
• Jumlah lajur bertambah atau
berkurang, atau marka jalan (atau tepi
jalan) bersilangan
• Terdapat lebih dari dua marka jalan
(atau tepi jalan) di jalan
• Marka jalan (atau tepi jalan) rumit atau
struktur jalan menggantikan garis
marka jalan, seperti area konstruksi
• Terdapat marka jalan seperti marka
zigzag, zebra cross, dan rambu di jalan
• Marka jalan tiba-tiba menghilang,
seperti di persimpangan
• Lebar lajur (atau jalan) sangat lebar
atau sempit
• Terdapat tepi jalan tanpa marka jalan
• Terdapat struktur pembatas di lajur,
seperti gerbang tol, trotoar, pembatas,
dll.
• Jarak ke kendaraan di depan sangat
dekat atau kendaraan di depan
menutupi marka jalan (atau tepi jalan)
Malfungsi dan keterbatasan dari LKA
Halaman 293
PERINGATAN
• Pengemudi bertanggung jawab penuh
untuk mengemudikan dan
mengendalikan kendaraan dengan
aman. Jangan hanya mengandalkan
LKA dan berkendara secara
berbahaya.
• Operasi LKA dapat dibatalkan atau
tidak berfungsi dengan normal
tergantung pada kondisi jalan dan
lingkungan sekitar. Selalu berhati-hati
saat berkendara.
• Lihat bagian ‘Malfungsi dan
keterbatasan dari LKA’ jika lajur tidak
terdeteksi dengan benar.
• Jika Anda menarik trailer atau
kendaraan lain, nonaktifkan LKA untuk
alasan keselamatan.
• Jika kendaraan dikendarai dengan
kecepatan tinggi, roda kemudi
mungkin tidak dapat dikendalikan.
Pengemudi harus selalu mematuhi
batas kecepatan saat menggunakan
LKA.
• Jika terdapat pesan peringatan atau
bunyi peringatandari sistem lain,
pesan peringatan LKA mungkin tidak
akan ditampilkan dan bunyi peringatan
mungkin tidak akan terdengar.
• Anda mungkin tidak bisa mendengar
bunyi peringatan LKA jika kondisi
sekitar bising.
• Jika Anda memasang objek pada roda
kemudi, bantuan roda kemudi
mungkin tidak akan berfungsi dengan
benar.
• LKA mungkin tidak akan beroperasi
selama sekitar 15 detik setelah
kendaraan dihidupkan atau kamera
depan diinisialisasi.
• LKA tidak akan berfungsi ketika:
- Dalam periode waktu tertentu
setelah mengaktifkan/
menonaktifkan lampu sein atau
lampu hazard
- Kendaraan tidak dikendarai di
tengah lajur saat LKA diaktifkan atau
sesaat setelah berpindah lajur
- Electronic Stability Control (ESC)
atau Vehicle Stability Management
(VSM) diaktifkan
- Kendaraan dikendarai pada tikungan
tajam
- Kecepatan kendaraan di bawah 55
km/jam atau di atas 210 km/jam
- Kendaraan berpindah lajur secara
mendadak
- Kendaraan melakukan pengereman
mendadak
• Stabilitas berkendara dapat menurun
ketika kendaraan kelebihan muatan
atau distribusi muatan berat tidak
merata. Hal ini dapat menurunkan
performa LKA.
7-27
Pengoperasian BCA
Halaman 294
Sistem Bantuan Pengemudi
Blind-Spot Collision -
Avoidance Assist (BCA)
jika dilengkapi
BCA akan mendeteksi kendaraan yang
mendekat di area blind spot pengemudi
dan memperingatkan Anda mengenai
kemungkinan terjadinya tabrakan
dengan lampu peringatan, bunyi
peringatan, dan pesan peringatan. Jika
terdapat risiko tabrakan saat keluar dari
tempat parkir paralel, BCA dapat
membantu melakukan pengereman
kendaraan Anda untuk membantu
menghindari tabrakan.
Pengoperasian BCA
2C_BCAVehicleDetection
2C_BCABrakingControl
BCA akan memperingatkan pengemudi
bahwa peringatan atau pengereman
darurat diaktifkan sebagai berikut:
• Lampu peringatan pada spion luar
menyala
• Pesan peringatan ditampilkan di
instrument cluster
7-28
Peringatan tabrakan (saat
berkendara)
2C_BCAOperation
Ketika ada kendaraan yang terdeteksi di
area blind spot belakang, lampu
peringatan akan menyala pada spion luar
dan pesan peringatan akan ditampilkan
di instrument cluster dalam kondisi
berikut:
• Kecepatan kendaraan Anda: di atas 20
km/jam
• Kendaraan di area blind spot: di atas 10
km/jam
Peringatan tabrakan akan diaktifkan saat
lampu sein dinyalakan ke arah kendaraan
yang terdeteksi. Lampu peringatan akan
berkedip pada spion luar, pesan
peringatan akan ditampilkan di
instrument cluster, dan akan terdengar
bunyi peringatan dalam kondisi berikut:
• Kecepatan kendaraan Anda: di atas 40
km/jam
• Kendaraan di area blind spot: di atas
10 km/jam
PERINGATAN
• Jangkauan deteksi radar sudut
belakang ditentukan oleh lebar jalan
standar. Di jalan yang sempit, BCA
mungkin akan mendeteksi kendaraan
dua lajur di samping dan
memperingatkan Anda. Di jalan yang
lebar, BCA mungkin tidak dapat
mendeteksi kendaraan di lajur samping
dan tidak akan memperingatkan Anda.
• Saat lampu hazard dinyalakan,
peringatan tabrakan yang diaktifkan
oleh lampu sein mungkin tidak akan
berfungsi.
Pengoperasian BCA
Halaman 295
PERHATIAN
• Jangkauan pendeteksian dapat
berbeda tergantung kecepatan
kendaraan Anda.
• Jika Anda menyalip kendaraan lain
dengan kecepatan tinggi, BCA
mungkin tidak akan memperingatkan
Anda meskipun terdapat kendaraan di
area blind spot.
• Waktu peringatan dapat berbeda
tergantung kecepatan kendaraan lain
yang mendekati Anda.
PEMBERITAHUAN
Peringatan tabrakan dapat diaktifkan
saat Anda berbelok ke kanan. Jaga jarak
yang aman dari kendaraan lain saat
berbelok.
Bantuan penghindaran tabrakan
(saat keluar dari parkir paralel)
2C_BCAOperation_3
Ketika pengemudi memutar roda kemudi
sekitar satu putaran untuk mengeluarkan
kendaraan ke depan, jika terdapat risiko
tabrakan, maka peringatan (lampu
peringatan, pesan peringatan, bunyi
peringatan) dan pengereman akan
diaktifkan dalam kondisi berikut:
• Kecepatan kendaraan Anda: di bawah
3 km/jam
• Kendaraan di area blind spot: di atas 5
km/jam
Kontrol pengereman akan berakhir
sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda
berhenti akibat pengereman darurat.
Untuk keselamatan Anda, pengemudi
harus segera menekan pedal rem dan
memeriksa kondisi lingkungan sekitar.
PERINGATAN
• Jika pesan peringatan ditampilkan
atau terdengar bunyi peringatan dari
sistem lain, pesan peringatan BCA
mungkin tidak akan ditampilkan dan
bunyi peringatan tidak akan
terdengar.
• Anda mungkin tidak bisa mendengar
bunyi peringatan BCA jika lingkungan
di sekitar kendaraan bising. Sesuaikan
suara lain dalam kendaraan pada level
yang sesuai dan selalu waspada
terhadap lingkungan sekitar.
• BCA mungkin tidak akan beroperasi
jika pengemudi menekan pedal rem
untuk menghindari tabrakan.
• Saat BCA beroperasi, kontrol
pengereman dari fitur ini akan
dibatalkan secara otomatis jika
pengemudi menekan pedal gas secara
berlebihan atau membelokkan
kendaraan secara tajam.
• Selama pengoperasian BCA,
penumpang dan benda yang tidak
diamankan dengan benar di dalam
kendaraan dapat bergeser dan
melukai penumpang. Selalu gunakan
sabuk pengaman dan pastikan
mengamankan benda dengan aman.
• Meskipun terjadi masalah pada BCA,
performa standar roda kemudi dan
pengereman kendaraan akan tetap
berfungsi dengan baik.
• BCA tidak akan beroperasi dalam
semua situasi dan tidak dapat
menghindari semua tabrakan.
• BCA mungkin akan memberikan
peringatan dengan terlambat atau
tidak sama sekali tergantung kondisi
jalan dan berkendara.
• Pengemudi harus tetap
mengendalikan kendaraan setiap saat.
Jangan hanya mengandalkan BCA.
Sebaiknya jaga jarak yang aman dan
jika perlu, tekan pedal rem untuk
mengurangi kecepatan atau
menghentikan kendaraan.
7-29
Malfungsi dan keterbatasan dari BCA
Halaman 296
Sistem Bantuan Pengemudi
• Jangan pernah secara sengaja menguji
BCA. Hal ini dapat menyebabkan
cedera serius atau kematian.
• Kontrol pengereman mungkin tidak
akan berfungsi dengan normal
tergantung status Electronic Stability
Control (ESC).
Pengereman tidak akan dibantu dan
hanya akan memeberikan peringatan
ketika:
- Lampu peringatan ESC menyala
- ESC sedang dioperasikan oleh fitur
lain
Pengaturan BCA
2C_BlindSpotSafetySetInfo
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih User settings > Driver assistance
Driving safety > Blind-spot safety dari
menu settings di instrument cluster atau
Settings > Vehicle > Driver assistance >
Driving safety > Blind-spot safety dari
menu settings untuk mengatur apakah
akan menggunakan setiap fitur.
Saat Blind-spot safety dipilih atau
kendaraan dihidupkan ulang dengan
Blind-spot safety yang aktif, lampu
peringatan pada spion luar akan berkedip
selama 3 detik.
Saat kendaraan dihidupkan ulang
dengan Blind-spot safety yang nonaktif,
pesan 'Blind spot safety system is Off'
akan ditampilkan di instrument cluster.
PERINGATAN
Jika Blind-spot safety tidak dipilih, BCA
tidak dapat membantu Anda. Pengemudi
harus selalu waspada terhadap
lingkungan sekitar dan berkendara
dengan aman.
7-30
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk BCA:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
• Blind-spot warning sound (Bunyi
peringatan blind spot/area titik buta)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Malfungsi dan keterbatasan
dari BCA
Malfungsi BCA
Jika BCA atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan
dan lampu peringatan Master X akan
ditampilkan di instrument cluster. Selain
itu, jika spion luar tidak berfungsi
dengan benar, pesan peringatan dan
lampu peringatan Master X akan
ditampilkan di instrument cluster. Jika
sensor pendeteksi terhalang, sistem
mungkin akan terbatas atau
dinonaktifkan sementara. Sistem akan
beroperasi dengan benar setelah
material asing dibersihkan dari sensor.
Jika sistem tetap tidak beroperasi, kami
sarankan agar kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Peringatan dan indikator sistem
bantuan pengemudi” di bab ini.
PERHATIAN
Nonaktifkan BCA saat memasang trailer,
carrier, atau perlengkapan tambahan
lainnya. Lepaskan trailer, carrier, atau
perlengkapan tambahan untuk
menggunakan BCA.
Malfungsi dan keterbatasan dari BCA
Halaman 297
Sensor pendeteksi
BCA menggunakan sensor berikut:
• Radar sudut belakang
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
Keterbatasan dari BCA
BCA mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar, atau beroperasi secara
tidak terduga dalam kondisi berikut:
• Berkendara di jalan masuk/keluar tol
• Berkendara di jalan dengan struktur
pelindung ganda (guardrail atau
dinding)
• Cuaca buruk, seperti salju atau hujan
deras
• Radar sudut belakang tertutup salju,
air hujan, kotoran, dll.
• Temperatur di sekitar radar sudut
belakang terlalu tinggi atau rendah
• Radar sudut belakang terhalang oleh
kendaraan lain, dinding, atau tiang
• Berkendara di jalan tol atau melalui
gerbang tol
• Permukaan jalan atau tanah di sekitar
mengandung komponen logam yang
tidak normal (misalnya karena
konstruksi bawah tanah)
• Objek tetap di sekitar kendaraan
seperti pembatas suara, guardrail,
pembatas tengah jalan/median jalan,
palang pintu masuk, tiang lampu,
rambu, terowongan, dinding, dll.
(termasuk struktur ganda)
• Berkendara di jalan yang sempit
dengan pohon atau rumput yang lebat
• Berkendara di area luas dengan sedikit
kendaraan atau bangunan (seperti di
gurun, padang rumput, pinggiran
kota, dll.)
• Berkendara di permukaan jalan yang
basah seperti genangan air
• Kendaraan lain melaju sangat dekat
atau menyalip kendaraan Anda
dengan jarak yang sangat dekat
• Kecepatan kendaraan lain sangat
tinggi sehingga menyalip kendaraan
Anda dalam waktu singkat
• Kendaraan Anda menyalip kendaraan
lain
• Kendaraan Anda berpindah lajur
• Kendaraan Anda mulai bergerak
bersamaan dengan kendaraan di
samping dan mempercepat
• Kendaraan di lajur samping berpindah
dua lajur menjauh dari Anda, atau
kendaraan dua lajur dari Anda
berpindah ke lajur samping
• Trailer, carrier, atau perlengkapan
tambahan dipasang di sekitar radar
sudut belakang
• Bumper di sekitar radar sudut
belakang tertutup oleh objek seperti
stiker bumper, pelindung bumper, rak
sepeda, dll.
• Bumper di sekitar radar sudut
belakang tertabrak, rusak, atau radar
tidak pada posisinya
• Kendaraan Anda menggunakan rantai
salju, ban cadangan, atau roda dengan
ukuran berbeda
• Tinggi kendaraan Anda berubah akibat
beban yang berat, tekanan ban yang
tidak normal, atau penggunaan ban
dengan spesifikasi yang berbeda
• Objek berikut akan terdeteksi:
- Sepeda motor kecil atau sepeda
- Kendaraan seperti trailer datar
- Kendaraan besar seperti bus atau
truk
- Objek bergerak seperti pejalan kaki,
hewan, troli belanja, atau kereta
bayi
- Kendaraan ground clearence yang
rendah seperti mobil sport
7-31
Malfungsi dan keterbatasan dari BCA
Halaman 298
Sistem Bantuan Pengemudi
Kontrol pengereman mungkin tidak akan
berfungsi, diperlukan perhatian
pengemudi dalam kondisi berikut:
• Kendaraan bergetar hebat saat
berkendara di jalan bergelombang,
permukaan jalan yang tidak rata, atau
sambungan beton
• Berkendara di permukaan jalan yang
licin akibat salju, genangan air, es, dan
sebagainya
• Tekanan ban rendah atau ban
mengalami kerusakan
• Sistem pengereman telah dimodifikasi
• Kendaraan melakukan perpindahan
lajur secara mendadak
PERINGATAN
• Berkendara pada tikungan
2C_BCADrivingOnCurveLoad
BCA mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar saat berkendara pada
tikungan. Fitur ini mungkin tidak bisa
mendeteksi kendaraan di lajur
samping atau mungkin akan
mendeteksi kendaraan di lajur yang
sama.
Selalu perhatikan kondisi jalan dan
situasi lalu lintas saat berkendara.
7-32
• Berkendara pada tanjakan atau
turunan
2C_BCADrivingRoadMerging
BCA mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar saat berkendara pada
tanjakan atau turunan. Fitur ini
mungkin tidak bisa mendeteksi
kendaraan di lajur samping atau malah
mendeteksi permukaan jalan atau
struktur sebagai kendaraan.
• Berkendara di jalan menyatu/
bercabang
2C_BCADrivingOnInclinedRoad
BCA mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar saat berkendara di area
penyatuan atau pemisahan jalan. Fitur
ini mungkin tidak mendeteksi
kendaraan di lajur samping.
Selalu perhatikan kondisi jalan dan
situasi lalu lintas saat berkendara.
Pengoperasian SEW
Halaman 299
• Berkendara di jalan dengan
perbedaan ketinggian permukaan
antar lajurnya
2C_BCADrivingLoadHeightDifferent
BCA mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar saat terdapat
perbedaan ketinggian antar lajur.
Fitur ini mungkin tidak bisa
mendeteksi kendaraan di jalan
dengan ketinggian yang berbeda
(seperti underpass, simpang
bersusun, dll.)
Selalu perhatikan kondisi jalan
dan situasi lalu lintas saat
berkendara.
• Saat Anda menarik trailer atau
kendaraan lain, pastikan
menonaktifkan BCA.
• BCA mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar jika terganggu oleh
gelombang elektromagnetik yang
kuat.
• BCA mungkin tidak akan beroperasi
selama sekitar 3 detik setelah
kendaraan dihidupkan atau radar
sudut belakang diinisialisasi.
jika dilengkapi
Safe Exit Warning (SEW)
SEW akan mendeteksi kendaraan yang
mendekat dari sudut belakang
kendaraan Anda, setelah kendaraan
berhenti dan penumpang membuka
pintu. SEW dapat memperingatkan Anda
dengan bunyi peringatan dan pesan
peringatan untuk membantu
menghindari benturan.
2C_SEAOperation
Pengoperasian SEW
2C_BCAVehicleDetection
SEW akan memperingatkan pengemudi
dengan pesan peringatan dan bunyi
peringatan. Lampu peringatan pada
spion luar juga akan berkedip untuk
memperingatkan Anda.
7-33
Pengaturan SEW
Halaman 300
Sistem Bantuan Pengemudi
Peringatan tabrakan saat keluar dari
kendaraan
Ketika ada kendaraan yang mendekat
dari arah belakang yang terdeteksi pada
saat pintu dibuka, pesan peringatan
'Collision warning!' akan ditampilkan di
instrument cluster, dan bunyi peringatan
akan terdengar.
• SEW akan memperingatkan
pengemudi saat:
- Kecepatan kendaraan Anda: di
bawah 3 km/jam
- Kendaraan yang mendekat dari arah
belakang: di atas 6 km/jam
• Setelah kendaraan dimatikan, SEW
akan tetap aktif selama sekitar 3
menit. Namun, SEW akan segera
dinonaktifkan jika pintu dikunci.
PERINGATAN
• Untuk keselamatan Anda, ubahlah
pengaturan setelah memarkir
kendaraan di lokasi yang aman.
• Jika pesan peringatan ditampilkan
atau akan terdengar bunyi peringatan
dari sistem lain, pesan peringatan dari
SEW mungkin tidak akan ditampilkan
dan bunyi peringatan mungkin tidak
akan terdengar.
• Anda mungkin tidak bisa mendengar
bunyi peringatan dari SEW jika
lingkungan di sekitar kendaraan
bising. Sesuaikan level volume dari
sistem lain ke level yang sesuai dan
selalu waspada pada lingkungan
sekitar kendaraan.
• SEW tidak akan beroperasi dalam
semua situasi dan tidak dapat
mencegah semua tabrakan.
• SEW mungkin akan memperingatkan
pengemudi dengan terlambat atau
tidak akan memberikan peringatan
tergantung pada kondisi jalan dan
berkendara. Selalu periksa kondisi
lingkungan sekitar kendaraan.
• Pengemudi dan penumpang
bertanggung jawab atas kecelakaan
7-34
yang terjadi saat keluar dari
kendaraan. Selalu periksa kondisi
lingkungan sekitar sebelum keluar dari
kendaraan.
Pengaturan SEW
Exit safe
2C_ExitSafetySetInfo
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih User settings > Driver assis a ce
Driving safety > Exit safety dari menu
settings di instrument cluster atau
Settings > Vehicle > Driver assistance >
Driving safety > Exit safety dari menu
settings untuk mengaktifkan Safe Exit
Warning dan batalkan pilihan untuk
menonaktifkan fitur ini.
PERINGATAN
Jika Exit safe tidak dipilih, SEW tidak
dapat membantu Anda. Pengemudi
harus selalu waspada terhadap
lingkungan sekitar.
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk SEW:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
• Driving safety priority (Prioritas
keselamatan berkendara)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Malfungsi dan keterbatasan dari SEW
Halaman 301
Malfungsi dan keterbatasan
dari SEW
Malfungsi SEW
Jika SEW atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan
dan lampu peringatan Master X akan
ditampilkan di instrument cluster. Ketika
sensor pendeteksi terhalang, sistem
mungkin akan dibatasi atau
dinonaktifkan sementara. Sistem akan
berfungsi dengan normal kembali
setelah material asing dibersihkan dari
sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi
setelah sensor dibersihkan, kami
sarankan agar kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.assistance system
warnings and indicators" section in this
chapter.
PERHATIAN
Nonaktifkan SEW memasang trailer,
carrier, atau perlengkapan tambahan
lainnya. Lepaskan trailer, carrier, atau
perlengkapan tambahan lainnya untuk
menggunakan SEW.
Sensor pendeteksi
SEW menggunakan sensor berikut:
• Radar sudut belakang
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” atau
“Malfungsi dan keterbatasan dari BCA”
di bab ini.
PERHATIAN
Nonaktifkan SEW sebelum memasang
atau melepas trailer, carrier, atau
perlengkapan tambahan lainnya. Aktikan
kembali SEW setelah selesai.
Keterbatasan dari SEW
SEW mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar, atau dapat beroperasi
secara tidak terduga dalam kondisi
berikut:
• Keluar dari kendaraan di lokasi
dengan pepohonan atau rumput yang
lebat
• Keluar dari kendaraan di permukaan
jalan yang basah
• Kendaraan yang mendekat sangat
cepat atau sangat lambat
PERINGATAN
• SEW mungkin tidak akan beroperasi
dengan baik jika terganggu oleh
gelombang elektromagnetik yang kuat.
• SEW mungkin tidak akan beroperasi
selama sekitar 3 detik setelah kendaraan
dihidupkan atau radar sudut belakang
diinisialisasi.
• Jika kendaraan dimatikan dan
dihidupkan ulang saat radar terhalang
atau mengalami malfungsi, kondisi
tersebut akan tetap berlangsung. Oleh
karena itu, SEW mungkin tidak akan
beroperasi dengan benar.
7-35
Pengoperasian MSLA
Halaman 302
Sistem Bantuan Pengemudi
Manual Speed Limit
Assist (MSLA)
Anda dapat menetapkan batas
kecepatan saat Anda tidak ingin
mengemudi melebihi kecepatan
tertentu.
MSLA operation
Jika Anda mengemudi melebihi batas
kecepatan yang telah ditetapkan, MSLA
akan aktif (batas kecepatan yang
ditetapkan akan berkedip dan terdengar
bunyi peringatan) hingga kecepatan
kendaraan kembali berada dalam batas
kecepatan.
• Ketika kecepatan kendaraan turun di
bawah batas kecepatan, bunyi
peringatan akan berhenti.
• Anda dapat memeriksa status MSLA
pada tampilan Driving Assist di layar
instrument cluster.
2C_MSLAOverviewInfo
(1) Indikator Batas Kecepatan
(2) Kecepatan yang telah ditetapkan
7-36
Mengatur batas kecepatan
2C_SpeedControlButton
1. Tekan dan tahan tombol Driving
Assist ǒ pada kecepatan yang
diinginkan.
• Kecepatan yang ditetapkan dan
indikator Speed Limit Ý akan
ditampilkan di instrument cluster.
• Tekan tombol Driving Assist ǒ
untuk menonaktifkan MSLA.
Indikator Speed Limit Ýakan
mati.
2. Dorong switch î ke atas atau switch ï
ke bawah, lalu lepaskan pada
kecepatan yang diinginkan.
• Dorong switch î ke atas atau ï ke
bawah dan tahan. Kecepatan akan
bertambah atau berkurang ke
kelipatan 10 km/jam terdekat
terlebih dahulu, lalu akan meningkat
atau menurun sebesar 10 km/jam.
• Dorongan secara singkat ke atas
atau ke bawah akan meningkatkan
atau menurunkan kecepatan yang
ditetapkan sebesar 1 km/jam.
• Jika Anda ingin mengemudi
melebihi batas kecepatan yang
ditetapkan, batas kecepatan
tersebut akan berkedip dan
terdengar bunyi peringatan hingga
kecepatan kendaraan kembali dalam
batas.
• Jika Anda ingin mengemudi
melebihi batas kecepatan yang telah
ditetapkan, tekan pedal gas melebihi
titik tekanan tertentu untuk
mengaktifkan fitur kickdown.
Pengoperasian DAW
Halaman 303
Menjeda untuk sementara atau
melanjutkan pengoperasian MSLA
Tekan switch æ untuk menjeda
sementara batas kecepatan yang
ditetapkan.
• Batas kecepatan yang ditetapkan akan
dinonaktifkan tetapi indikator Speed
Limit Ý akan tetap menyala.
Untuk melanjutkan pengoperasian MSLA
setelah fitur dijeda, operasikan switch î,
ï, æ.
• Jika Anda mendorong switch î ke atas
atau ï ke bawah, kecepatan
kendaraan akan diatur ke kecepatan
saat ini pada instrument cluster.
PERINGATAN
MSLA tidak bisa menggantikan perilaku
mengemudi yang benar dan aman.
Pengemudi bertanggung jawab untuk
selalu mengemudi dengan aman dan
waspada terhadap situasi yang tidak
terduga. Perhatikan kondisi jalan setiap
saat.
PERHATIAN
• Selalu tetapkan batas kecepatan
kendaraan sesuai batas kecepatan di
negara Anda.
• Nonaktifkan MSLA saat tidak
digunakan, untuk menghindari
penetapan kecepatan secara tidak
sengaja. Pastikan indikator Speed
Limit Ý dalam kondisi mati.
Pengaturan MSLA
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk FCA:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Driver Attention Warning
jika dilengkapi
(DAW)
DAW akan memantau pola mengemudi
Anda saat berkendara. Ketika tingkat
perhatian pengemudi berada di bawah
ambang batas tertentu, DAW akan
menyarankan istirahat untuk membantu
berkendara secara aman.
Pengoperasian DAW
Pertimbangkan untuk beristirahat
Pesan 'Consider taking a break' akan
ditampilkan dan lampu peringatan
Inattentive Driving W akan berkedip di
instrument cluster disertai bunyi
peringatan untuk menyarankan
pengemudi untuk beristirahat ketika
tingkat perhatian berada di bawah
ambang batas tertentu.
• DAW tidak akan menyarankan istirahat
jika total waktu mengemudi kurang
dari 4 menit atau belum 4 menit sejak
saran istirahat terakhir.
PERHATIAN
• DAW dapat menyarankan istirahat
tergantung pada pola atau kebiasaan
mengemudi pengemudi, bahkan jika
pengemudi tidak merasa lelah.
• DAW adalah fitur tambahan dan
mungkin tidak dapat menentukan
apakah pengemudi benar-benar tidak
fokus.
• Pengemudi yang merasa lelah harus
beristirahat di lokasi yang aman,
meskipun tidak ada saran istirahat dari
DAW.
7-37
Pengaturan DAW
Halaman 304
Sistem Bantuan Pengemudi
Fitur leading vehicle departure
alert
Ketika kendaraan di depan yang
terdeteksi mulai bergerak dari posisi
berhenti, leading vehicle departure alert
akan memberi tahu pengemudi dengan
pesan 'Leading vehicle is driving away'
di instrument cluster dan disertai bunyi
peringatan.
PERINGATAN
• Jika pesan peringatan ditampilkan
atau terdengar bunyi peringatan dari
sistem lain seperti bunyi peringatan
sabuk pengaman telah berbunyi,
pesan peringatan dari Leading Vehicle
Departure Alert mungkin tidak akan
ditampilkan dan bunyi peringatan
mungkin tidak akan terdengar.
PERHATIAN
• Leading Vehicle Departure Alert
adalah fitur tambahan dan mungkin
tidak selalu memperingatkan
pengemudi ketika kendaraan di
depan mulai bergerak.
• Selalu periksa bagian depan
kendaraan dan kondisi jalan sebelum
mulai berkendara.
7-38
Pengaturan DAW
2C_LeadingVehicleDepartureAlert
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih User settings > Driver assistance
DAW (Driver Attention Warning) >
Leading vehicle departure alert dari
menu settings di instrument cluster atau
Settings > Vehicle > Driver assistance >
DAW (Driver Attention Warning)
kemudian aktifkan Leading vehicle
departure alert di sistem infotainment
untuk menggunakan fitur ini.
• Leading vehicle departure alert: Fitur
ini akan memberi tahu pengemudi
ketika kendaraan di depan yang
terdeteksi mulai bergerak dari posisi
berhenti.
• Inattentive driving warning: DAW
dapat diaktifkan atau dinonaktifkan.
PERINGATAN
Jika Anda menonaktifkan Inattentive
driving warning, DAW tidak dapat
membantu Anda. Pengemudi harus
selalu waspada terhadap lingkungan
sekitar dan berkendara dengan aman.
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk DAW:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
• Driving safety priority (Prioritas
keselamatan berkendara)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Malfungsi dan keterbatasan dari DAW
Halaman 305
Malfungsi dan keterbatasan
dari DAW
Malfungsi DAW
Jika DAW atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan,
lampu peringatan Master X, dan lampu
peringatan Inattentive Driving W akan
ditampilkan di instrument cluster. Ketika
sensor pendeteksi terhalang, sistem
mungkin akan dibatasi atau
dinonaktifkan untuk sementara. Sistem
akan beroperasi normal kembali setelah
material asing dibersihkan dari sensor.
Jika sistem tetap tidak beroperasi, kami
sarankan agar kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Sensor pendeteksi
DAW menggunakan sensor berikut:
• Kamera depan
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” dan
“Malfungsi dan keterbatasan dari FCA” di
bab ini.
Keterbatasan dari DAW
DAW mungkin tidak akan berfungsi
dengan benar dalam kondisi berikut:
• Kamera rusak, terhalang material
asing, atau performa pendeteksian
menurun karena pengaruh lingkungan
sekitar
• Kendaraan dikemudikan secara agresif
• Kendaraan sengaja berpindah lajur
secara sering
• Kendaraan dikendalikan oleh sistem
bantuan pengemudi, seperti Lane
Keeping Assist (LKA)
• Marka jalan buram atau terhapus
Leading Vehicle Departure Alert
mungkin tidak akan berfungsi dengan
normal dalam kondisi berikut:
• Ketika ada kendaraan yang
memotong lajur ke depan
kendaraan Anda
2C_DAWVehicleCutsIn
2C_DAWVehicleCutsIn_2
[A] Kendaraan Anda
[B] Kendaraan di depan
[C] Kendaraan yang memotong lajur
• Ketika ada kendaraan di depan
berbelok dengan tajam (seperti
berbelok kiri, kanan, atau putar balik)
2C_DAWVehicleAheadSharplySteer
[A] Kendaraan Anda
[B] Kendaraan di depan
7-39
Malfungsi dan keterbatasan dari DAW
Halaman 306
Sistem Bantuan Pengemudi
• Ketika kendaraan di depan tiba-tiba
bergerak
2C_DAWVehicleAheadAbruptlyDeparture
• Ketika ada pejalan kaki atau pesepeda
di antara Anda dan kendaraan di
depan
2C_DAWThereIsPedestrianBetweenVehicles
• Ketika kendaraan mendeteksi
kendaraan yang parkir di depan mulai
bergerak di area parkir
2C_DAWInParkingLot
7-40
• Ketika kendaraan Anda berhenti di
lajur yang bercabang atau menyatu
dan sulit mengidentifikasi kendaraan
di depan
2C_DAWInTollgate
PERINGATAN
DAW mungkin tidak akan beroperasi
selama sekitar 15 detik setelah
kendaraan dihidupkan atau kamera
depan diinisialisasi.
Malfungsi BVM
Halaman 307
Blind-Spot View Monitor
jika dilengkapi
(BVM)
BVM menggunakan kamera wide side
untuk menampilkan area blind spot
belakang kendaraan Anda pada
instrument cluster saat lampu sein
dinyalakan untuk membantu
perpindahan lajur yang aman.
Pengoperasian BVM
Switch lampu sein
2C_TurnSignalSwitchWithoutCallout
2C_BVMLeftSideInfo
Saat lampu sein kiri atau kanan
dinyalakan, gambar hasil tangkapan
kamera pada arah tersebut akan
ditampilkan di instrument cluster.
BVM akan dinonaktifkan jika salah satu
dari kondisi berikut terpenuhi:
• Lampu sein dimatikan
• Lampu hazard dinyalakan
• Peringatan penting lainnya
ditampilkan di instrument cluster
Pengaturan BVM
2C_BVMSetInfo
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih Settings > Vehicle > Driver
asistance > Driving safety lalu aktifkan
Blind-spot view monitor melalui sistem
infotainment untuk mengaktifkan fitur
Blind-Spot View Monitor.
Malfungsi BVM
Jika BVM tidak beroperasi dengan benar,
tampilan cluster akan berkedip, atau
gambar dari hasil tangkapan kamera
tidak akan ditampilkan dengan benar,
kami sarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
PERINGATAN
• Gambar yang ditampilkan pada cluster
mungkin berbeda dari jarak objek yang
sebenarnya. Pastikan untuk
memeriksa secara langsung
lingkungan sekitar kendaraan untuk
keselamatan.
• Selalu jaga lensa kamera agar tetap
bersih. Jika lensa terhalang oleh
material asing, performa kamera
dapat terpengaruh dan BVM mungkin
tidak akan beroperasi dengan benar.
Sensor pendeteksi
BVM menggunakan sensor berikut:
• Kamera wide samping
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
7-41
Pengoperasian CC
Halaman 308
Sistem Bantuan Pengemudi
jika dilengkapi
Cruise Control (CC)
2C_CCOverviewInfo
(1) Indikator Cruise
(2) Kecepatan yang ditetapkan
Cruise Control akan memungkinkan
Anda berkendara pada kecepatan di atas
30 km/jam tanpa menekan pedal gas.
Pengoperasian CC
Menetapkan kecepatan
1. Percepat kendaraan hingga kecepatan
yang diinginkan, minimal 30 km/jam.
2C_SpeedControlButton
2. Tekan tombol Driving Assist pada
kecepatan yang diinginkan.
Kecepatan yang ditetapkan dan
indikator Cruise (ǒ) akan menyala di
instrument cluster.
3. Lepaskan pedal gas.
Kecepatan kendaraan akan tetap pada
kecepatan yang telah ditetapkan
meskipun pedal gas tidak ditekan.
7-42
Informasi
• Kendaraan dapat sedikit melambat
atau bertambah cepat saat berkendara
pada tanjakan atau turunan.
• Ikon tombol Driving Assist dapat
bervariasi tergantung pada tipe
kendaraan Anda.
Meningkatkan kecepatan yang telah
ditetapkan
2C_SpeedControlSwitch_2
• Dorong switch + ke atas lalu segera
lepaskan. Kecepatan akan meningkat 1
km/jam setiap kali switch dioperasikan
dengan cara ini.
• Dorong switch + ke atas dan tahan
sambil memantau kecepatan yang
ditetapkan di instrument cluster.
Kecepatan akan bertambah hingga
kelipatan 10 km/jam terlebih dahulu,
lalu meningkat 10 km/jam setiap kali
switch dioperasikan. Lepaskan switch
saat kecepatan yang diinginkan
tercapai, dan kendaraan akan
berakselerasi ke kecepatan tersebut.
Pengoperasian CC
Halaman 309
Menurunkan kecepatan yang telah
ditetapkan
2C_SpeedControlSwitch_3
• Dorong switch - ke bawah lalu segera
lepaskan. Kecepatan akan berkurang 1
km/jam setiap kali switch dioperasikan
dengan cara ini.
• Dorong switch - ke bawah dan tahan
sambil memantau kecepatan yang
ditetapkan di instrument cluster.
Kecepatan akan berkurang hingga
kelipatan 10 km/jam terlebih dahulu,
lalu akan berkurang 10 km/jam setiap
kali switch dioperasikan.
Lepaskan switch saat kecepatan yang
diinginkan tercapai.
Mempercepat untuk sementara
waktu
Jika Anda ingin mempercepat untuk
sementara waktu saat Cruise Control
aktif, tekan pedal gas.
Untuk kembali ke kecepatan yang telah
ditetapkan, lepas pedal gas.
Jika Anda menekan switch + ke atas atau
- ke bawah pada kecepatan yang
meningkat, kecepatan yang telah
ditetapkan akan diperbarui ke kecepatan
saat ini.
Menjeda Cruise Control untuk
sementara waktu
2C_MSLATemporarilyPausing
Cruise Control akan dijeda jika:
• Pedal rem ditekan.
• Menekan switch æ.
• Gear dipindahkan ke posisi
(Netral).
• Kecepatan kendaraan turun di
bawah sekitar 30 km/jam.
• ESC (Electronic Stability Control)
aktif.
• Memindahkan gear ke gear 2 saat
dalam mode perpindahan gear
secara manual.
Kecepatan yang telah ditetapkan akan
dibatalkan, tetapi indikator Cruise (ǒ)
akan tetap menyala.
PEMBERITAHUAN
Jika Cruise Control berhenti selama
situasi yang tidak disebutkan, kami
sarankan agar kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi.
7-43
Pengoperasian CC
Halaman 310
Sistem Bantuan Pengemudi
Melanjutkan Cruise Control
2C_SpeedControlResuming
Operasikan switch +, - atau æ.
Jika Anda menekan switch + ke atas atau
- ke bawah, kecepatan kendaraan akan
diatur ke kecepatan saat ini di
instrument cluster.
Jika Anda menekan switch æ,
kecepatan kendaraan akan kembali ke
kecepatan yang telah ditetapkan
sebelumnya.
Kecepatan kendaraan harus lebih dari 30
km/jam agar Cruise Control dapat
dilanjutkan.
PERINGATAN
Periksa kondisi jalan sebelum
mengoperasikan switch æ. Kecepatan
kendaraan dapat meningkat atau
menurun secara mendadak saat Anda
menekan switch æ.
Menonaktifkan Cruise Control
2C_SpeedControlButton
Tekan tombol Driving Assist untuk
menonaktifkan Cruise Control.
Indikator Cruise (ǒ) akan mati.
Selalu tekan tombol Driving Assist untuk
menonaktifkan Cruise Control saat tidak
digunakan.
7-44
PERINGATAN
Lakukan tindakan pencegahan berikut
saat menggunakan Cruise Control:
• Selalu sesuaikan kecepatan kendaraan
di bawah batas kecepatan yang diatur
di negara Anda.
• Nonaktifkan Cruise Control saat
sistem tidak digunakan untuk
menghindari pengaturan kecepatan
secara tidak sengaja. Pastikan
indikator Cruise (ǒ) mati.
• Cruise Control tidak bisa
menggantikan perilaku mengemudi
yang benar dan aman. Pengemudi
tetap bertanggung jawab untuk
mengemudi secara aman dan selalu
waspada terhadap situasi yang tidak
terduga.
• Selalu berkendara dengan hati-hati
untuk mencegah situasi yang tidak
terduga. Perhatikan kondisi jalan
setiap saat.
• Jangan gunakan Cruise Control saat
tidak aman untuk mempertahankan
kecepatan konstan:
- Saat berkendara di lalu lintas padat,
atau saat kondisi lalu lintas tidak
memungkinkan untuk berkendara
dengan kecepatan konstan
- Saat berkendara di permukaan jalan
yang basah, licin karena es, atau
tertutup salju
- Saat berkendara pada tanjakan,
turunan, atau tikungan
- Saat berkendara di daerah berangin
- Saat berkendara dengan jarak
pandang yang terbatas (misalnya
karena cuaca yang buruk seperti
kabut, hujan, salju, atau badai pasir)
• Jangan gunakan Cruise
Control saat menarik trailer
Informasi
Jika kendaraan Anda dilengkapi dengan
Manual Speed Limit Assist, tekan dan
tahan tombol Driving Assist untuk
menonaktifkan Cruise Control. Namun,
Manual Speed Limit Assist akan aktif.
Pengoperasian SCC
Halaman 311
Smart Cruise Control
jika dilengkapi
(SCC)
SCC akan mendeteksi kendaraan di
depan dan membantu menjaga jarak
dari kendaraan tersebut serta kecepatan
yang ditetapkan.
Pengoperasian SCC
2C_SCCOperatingIndicatorInfo
Anda dapat melihat status pengoperasian
SCC pada tampilan Driving Assist di
instrument cluster. Lihat bagian
“Tampilan cluster (Tipe A)” dan
“Tampilan cluster (Tipe B)” pada Bab 4.
Objek di sekitar yang ditampilkan di
cluster dapat berbeda dari objek yang
sebenarnya.
Kondisi pengoperasian
SCC akan beroperasi ketika kondisi
berikut terpenuhi:
• Gear di posisi D (Maju)
• Kecepatan kendaraan Anda berada
dalam kisaran kecepatan
pengoperasian
- 10–160 km/jam: saat tidak ada
kendaraan di depan
- 0–160 km/jam: saat ada kendaraan di
depan
• Electronic Stability Control (ESC)
atau Anti-Lock Braking System (ABS)
dalam kondisi aktif
SCC tidak akan beroperasi dalam kondisi
berikut:
• RPM mesin berada di zona merah
• Pintu pengemudi terbuka
• Menerapkan rem parkir
• Electronic Parking Brake (EPB)
diaktifkan
• ESC atau ABS sedang mengendalikan
kendaraan
• Kontrol pengereman dari Forward
Collision-Avoidance Assist (FCA)
sedang aktif (jika dilengkapi)
Saat berhenti di belakang kendaraan
lain, pengemudi harus menekan pedal
rem untuk mengaktifkan SCC.
Mengaktifkan/menonaktifkan SCC
2C_SpeedControlButton
Tekan tombol Driving Assist ǒ dengan
singkat untuk mengaktifkan/
menonaktifkan SCC.
• Saat SCC aktif, kecepatan saat ini di
cluster akan menjadi kecepatan yang
ditetapkan.
• Jika tidak ada kendaraan di depan,
kecepatan tersebut akan
dipertahankan. Namun jika ada
kendaraan di depan, kecepatan dapat
berubah untuk menjaga jarak. Jika
kendaraan di depan mempercepat,
kendaraan Anda akan melaju secara
stabil hingga kecepatan yang
ditetapkan.
• Tekan dan tahan tombol Driving Assist
untuk mengaktifkan Manual Speed
Limit Assist. Untuk informasi lebih
jelasnya, lihat bagian “Manual Speed
Limit Assist (MSLA)” di bab ini.
7-45
Pengoperasian SCC
Halaman 312
Sistem Bantuan Pengemudi
Saat beroperasi
2C_SCCOperationStatusInfo
(1) Menunjukkan apakah ada kendaraan
di depan dan level jarak yang dipilih
(2) Kecepatan yang ditetapkan
Status pengoperasian SCC akan
ditampilkan di bagian atas tampilan
cluster.
Jika dibatalkan untuk sementara
Kendaraan Anda dan kecepatan yang
ditetapkan akan ditampilkan dengan
warna abu-abu.
Jika ada kendaraan di depan, kendaraan
tersebut juga akan ditampilkan dalam
warna abu-abu (jika dilengkapi).
Status SCC juga dapat dilihat di tampilan
Driving Assist pada cluster. Untuk
informasi lebih jelasnya, lihat bagian
“Tampilan cluster (Tipe A)” dan
“Tampilan cluster (Tipe B)” di Bab 4.
7-46
Tindakan pencegahan
• Jika Anda menekan dan menahan
tombol Driving Assist ǒ untuk
menonaktifkan SCC, MSLA akan aktif.
Untuk mengaktifkan kembali SCC,
nonaktifkan MSLA dengan menekan
tombol Driving Assist ǒ, kemudian
tekan kembali tombol ǒ.
• Jika kecepatan kendaraan Anda berada
di antara 0–30 km/jam saat Anda
menekan tombol Driving Assist,
kecepatan SCC akan ditetapkan ke 30
km/jam.
• Jika Anda menurunkan gear
menggunakan paddle shifter,
kendaraan mungkin tidak akan
berakselerasi hingga kecepatan yang
ditetapkan.
• Jarak kendaraan di cluster ditampilkan
sesuai jarak aktual antara kendaraan
Anda dan kendaraan di depan. Jarak
target dapat berbeda tergantung
kecepatan kendaraan dan level jarak
yang ditetapkan. Pada kecepatan
rendah, meskipun jarak berubah,
perubahan pada tampilan mungkin
kecil.
• SCC mungkin tidak akan beroperasi
untuk sementara saat kendaraan
dihidupkan atau saat sensor sedang
diinisialisasi (seperti proses reboot/
menghidupkan ulang).
• Anda mungkin akan mendengar suara
saat SCC melakukan pengereman
kendaraan Anda. Hal ini normal dan
bukan merupakan malfungsi.
PERINGATAN
Jangan mengoperasikan tombol dan
switch secara bersamaan. SCC mungkin
tidak akan beroperasi dengan benar.
Pengoperasian SCC
Halaman 313
Meningkatkan atau menurunkan
kecepatan yang telah ditetapkan
Dorong switch î/ï ke atas atau ke
bawah, lalu segera lepaskan.
Kecepatan yang ditetapkan akan
meningkat atau menurun sebesar 1
km/jam setiap kali switch
dioperasikan dengan cara ini.
• Untuk mengubah kecepatan dengan
cepat, dorong dan tahan switch î ke
atas atau ï ke bawah. Kecepatan
akan berubah ke kelipatan 10 km/jam.
• Anda dapat meningkatkan kecepatan
yang telah ditetapkan hingga 160 km/
jam atau menurunkannya hingga 30
km/jam.
• Kecepatan kendaraan mungkin tidak
akan mencapai kecepatan yang telah
ditetapkan tergantung karakteristik
kendaraan dan kondisi berkendara.
PERINGATAN
Periksa kondisi lalu lintas sebelum men-
goperasikan switch î. Kecepatan dapat
meningkat tajam saat Anda menekan dan
menahan switch î ke atas.
Mengatur jarak kendaraan
Untuk mengubah jarak antar kendaraan,
tekan tombol ș secara berulang.
Jarak antar kendaraan terpendek adalah
‘1’.
2C_SCCDistanceButton
Tekan tombol berulang kali untuk
mengganti pengaturan jarak dari
Distance 4 > Distance 3 > Distance 2 >
Distance 1 > Distance 4.
Jika Anda berkendara pada kecepatan
90 km/jam, jarak yang dipertahankan
sebagai berikut:
• Distance 4: sekitar 52,5 m (172 kaki) >
Distance 3: sekitar 40 m (130 kaki) >
Distance 2: sekitar 32,5 m (106 kaki) >
Distance 1: sekitar 25 m (82 kaki)
• Jarak akan disesuaikan ke jarak
terakhir yang digunakan saat
kendaraan dihidupkan ulang, atau
ketika SCC dibatalkan untuk
sementara.
Informasi
Jarak akan kembali ke pengaturan
terakhir saat kendaraan dihidupkan
ulang, atau ketika Smart Cruise Control
dibatalkan sementara.
7-47
Pengoperasian SCC
Halaman 314
Sistem Bantuan Pengemudi
Membatalkan untuk sementara dan
melanjutkan pengoperasian SCC
2C_SCCTemporaryPausing
Tekan switch æ atau tekan pedal rem
untuk membatalkan SCC untuk
sementara.
Jika fitur Smart Cruise Control telah
dijeda, Anda dapat melanjutkannya
dengan salah satu metode berikut:
• Tekan switch Pause/Resume. Fitur
akan aktif dan beroperasi pada
kecepatan yang telah ditetapkan
sebelumnya.
• Tekan switch î/ï ke atas atau ke
bawah. Kecepatan yang ditetapkan
akan berubah ke kecepatan saat ini,
dan fitur akan diaktifkan kembali.
• Jika pedal gas ditekan dan kecepatan
saat ini lebih rendah dari kecepatan
yang telah ditetapkan, tekan switch î/
ï untuk mengaktifkan fitur dan
mengatur ulang kecepatan
berdasarkan kecepatan saat ini.
PERINGATAN
Periksa kondisi jalan sebelum
mengoperasikan switch æ Kecepatan
dapat meningkat atau menurun tajam
saat switch æ ditekan.
Membatalkan SCC untuk sementara
secara otomatis
SCC akan dibatalkan untuk sementara
secara otomatis jika:
• Kecepatan kendaraan melebihi 170
km/jam
7-48
• Kendaraan berhenti dalam waktu
tertentu
• Pedal gas ditekan secara terus-
menerus dalam waktu tertentu
• Kondisi pengoperasian SCC tidak
terpenuhi
Jika SCC dibatalkan secara otomatis,
pesan peringatan ‘SCC (Smart Cruise
Control) Canceled’ akan ditampilkan
di instrument cluster dan terdengar
bunyi peringatan untuk
memperingatkan pengemudi.
PERINGATAN
• Saat SCC dibatalkan untuk sementara,
jarak dengan kendaraan di depan tidak
akan dipertahankan. Selalu perhatikan
jalan dan tekan pedal rem jika
diperlukan untuk mengurangi
kecepatan agar tetap aman.
• Jika SCC dibatalkan untuk sementara
saat kendaraan berhenti dengan fitur
yang aktif, EPB mungkin akan
diaktifkan.
Mempercepat untuk sementara
Jika Anda ingin mempercepat laju
kendaraan untuk sementara tanpa
mengubah kecepatan yang telah
ditetapkan saat SCC aktif, tekan pedal
gas. Selama pedal gas ditekan,
kecepatan yang telah ditetapkan, level
jarak, dan jarak target akan berkedip di
cluster. Namun, jika pedal gas tidak
ditekan cukup dalam, kendaraan
mungkin akan melambat.
PERINGATAN
Berhati-hatilah saat mempercepat laju
kendaraan untuk sementara karena
kecepatan dan jarak tidak akan dikontrol
secara otomatis meskipun ada
kendaraan di depan Anda.
Pengoperasian SCC
Halaman 315
Fitur Overtaking Acceleration Assist
Fitur Overtaking Acceleration Assist akan
aktif saat lampu sein dinyalakan ke kiri
(roda kemudi kiri) atau ke kanan (roda
kemudi kanan) ketika SCC aktif, dan
kondisi berikut terpenuhi:
• Kecepatan kendaraan Anda di atas 60
km/jam dan kendaraan di depan
terdeteksi
Fitur Overtaking Acceleration Assist
tidak akan aktif dalam kondisi berikut:
• Lampu hazard dinyalakan
• Menurunkan kecepatan kendaraan
untuk mempertahankan jarak
dengan kendaraan di depan
PERINGATAN
• Berhati-hatilah saat Anda
mempercepat laju kendaraan untuk
menyalip kendaraan di depan. Selalu
perhatikan kondisi jalan.
• Terlepas dari arah berkendara di
negara Anda, fitur Overtaking
Acceleration Assist akan aktif jika
kondisi terpenuhi. Saat menggunakan
fitur ini di negara dengan arah lalu
lintas yang berbeda, selalu periksa
kondisi jalan.
Peringatan SCC
Kondisi SCC tidak terpenuhi
Jika tombol Driving Assist, switch î , ï
atau switch æ dioperasikan saat
kondisi pengoperasian SCC tidak
terpenuhi, pesan ‘SCC (Smart Cruise
Ctrl.) conditions not met’ akan
ditampilkan di instrument cluster, dan
terdengar bunyi peringatan.
Melaju kembali setelah berhenti
Dalam kondisi lalu lintas, kendaraan
Anda akan berhenti jika kendaraan di
depan berhenti. Jika kendaraan di depan
mulai bergerak dalam waktu tertentu,
kendaraan Anda juga akan bergerak.
Namun, jika kendaraan telah berhenti
dan waktu tertentu, pesan ‘Use switch or
pedal to accelerate’ akan ditampilkan di
instrument cluster. Tekan pedal gas atau
operasikan switch î , ï atau switch æ
untuk mulai melaju kembali. Selalu
perhatikan kondisi di depan saat mulai
melanjutkan perjalanan.
Peringatan kondisi jalan di depan
Dalam situasi berikut, pesan peringatan
‘Watch for surrounding vehicles’ akan
ditampilkan di instrument cluster, dan
akan terdengar bunyi peringatan untuk
memperingatkan pengemudi:
• Kendaraan di depan menghilang saat
SCC sedang menjaga jarak dengan
kendaraan tersebut pada kecepatan
rendah.
PERINGATAN
Selalu perhatikan kendaraan atau objek
yang mungkin muncul secara mendadak
di depan Anda, dan jika diperlukan, tekan
pedal rem untuk mengurangi kecepatan
untuk menjaga jarak yang aman.
Peringatan tabrakan
Saat SCC aktif dan berisiko tinggi terjadi
tabrakan dengan kendaraan di depan,
FCA akan beroperasi untuk
memperingatkan pengemudi. Selalu
perhatikan jalan dan jika diperlukan,
tekan pedal rem untuk menjaga jarak
yang aman. Untuk informasi lebih
jelasnya, lihat bagian “Forward Collision-
Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion)”
di bab ini.
7-49
Pengaturan SCC
Halaman 316
Sistem Bantuan Pengemudi
SCC settings
2C_SCCBasedOnDrivingStyleInfo
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih User settings > Driver assistance
Driving convenience > Smart Cruise
Control dari menu settings di instrument
cluster atau Settings > Vehicle > Driver
assistance > Driving convenience > SCC
(Smart Cruise Control) dari menu
settings pada sistem infotainment untuk
mengubah Jarak, Akselerasi, dan
Kecepatan Reaksi secara manual.
PERINGATAN
• SCC bukan pengganti mengemudi
yang aman dan bertanggung jawab.
Pengemudi tetap wajib memantau
kecepatan dan jarak dengan
kendaraan di depan.
• SCC mungkin tidak mendeteksi situasi
mendadak dan kompleks. Selalu
waspada terhadap kondisi jalan dan
kontrol kecepatan kendaraan Anda.
• Nonaktifkan SCC saat tidak digunakan
untuk menghindari penetapan
kecepatan secara tidak sengaja.
• Jangan membuka pintu atau
meninggalkan kendaraan saat SCC
sedang aktif, meskipun kendaraan
berhenti.
• Selalu perhatikan kecepatan dan jarak
yang dipilih.
• Jaga jarak yang aman sesuai dengan
kondisi jalan dan kecepatan
kendaraan. Terutama saat berkendara
dengan kecepatan tinggi, jika jarak
7-50
kendaraan terlalu pendek, dapat
menyebabkan tabrakan yang serius.
• Saat kendaraan di depan menghilang,
SCC mungkin akan langsung
mempercepat hingga kecepatan yang
telah ditetapkan.
• Kecepatan kendaraan dapat menurun
saat berada pada tanjakan dan akan
meningkat saat berada pada turunan.
• Waspada terhadap situasi ketika ada
kendaraan berpindah lajur secara
mendadak.
• Jika Anda menarik kendaraan atau
trailer, pengoperasian SCC saat sering
melakukan perpindahan gear, atau
melaju dan melakukan pengereman
pada RPM tinggi dapat mengganggu
keselamatan.
• Nonaktifkan SCC saat kendaraan Anda
sedang diderek.
• SCC mungkin tidak akan beroperasi
dengan benar jika terganggu oleh
gelombang elektromagnetik yang
kuat.
• SCC mungkin tidak bisa mendeteksi
objek di depan dan bisa menyebabkan
tabrakan.
• Kendaraan di depan yang sering
berpindah lajur bisa menyebabkan
SCC bereaksi lambat atau salah
terhadap kendaraan di lajur lain.
• Meskipun tidak ditampilkan pesan
atau bunyi peringatan, pengemudi
tetap wajib memperhatikan
lingkungan sekitar dan berkendara
dengan aman.
• Jika bunyi peringatan lain seperti
peringatan sabuk pengaman sedang
aktif, bunyi peringatan SCC mungkin
tidak bisa terdengar.
• Anda mungkin tidak bisa mendengar
bunyi peringatan SCC jika lingkungan
di sekitar kendaraan bising.
• Pabrikan tidak bertanggung jawab
atas pelanggaran lalu lintas atau
kecelakaan akibat kelalaian
pengemudi.
Malfungsi dan keterbatasan dari SCC
Halaman 317
• Selalu tetapkan kecepatan kendaraan
di bawah batas kecepatan yang diatur
di negara Anda.
Tindakan pencegahan
• SCC mungkin tidak akan berfungsi
untuk beberapa detik setelah
kendaraan dihidupkan atau kamera/
sensor radar depan diinisialisasi.
• Anda mungkin akan mendengar bunyi
saat SCC mengontrol pengereman.
Malfungsi dan keterbatasan
SCC
Malfungsi SCC
Ketika SCC atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan
dan lampu peringatan Master X akan
ditampilkan pada Instrument Cluster.
Ketika sensor pendeteksi terhalang,
sistem dapat dibatasi untuk sementara
atau dinonaktifkan. Sistem akan
berfungsi dengan normal kembali
setelah material asing dibersihkan dari
sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi
dengan semestinya setelah sensor
dibersihkan, kami sarankan kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian
“Peringatan dan indikator sistem
bantuan pengemudi” dalam bab ini.
Anda dapat memeriksa pesan peringatan
tersebut melalui mode tampilan Driving
Assist pada tampilan cluster.
Sensor pendeteksi
SCC menggunakan sensor berikut ini:
• Kamera depan
• Radar depan
Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian
“Informasi sensor” dan “Malfungsi dan
keterbatasan FCA” dalam bab ini.
Keterbatasan SCC
Smart Cruise Control dan fitur lain yang
menggunakan sensor yang sama
dengan sensor Smart Cruise Control
mungkin tidak bisa berfungsi dengan
normal atau dapat beroperasi secara
tidak terduga dalam situasi berikut:
Kemudikan kendaraan dengan hati-hati.
• Kendaraan di depan terdeteksi
terlambat
• Kendaraan di depan tiba-tiba
terhalang oleh suatu objek
• Kendaraan di depan tiba-tiba
berpindah lajur atau mengurangi
kecepatan secara mendadak
• Bentuk kendaraan di depan berubah
(rusak atau tidak seperti umumnya)
• Kecepatan kendaraan di depan terlalu
cepat atau terlalu lambat
• Dengan adanya kendaraan di depan,
kendaraan Anda berpindah lajur pada
kecepatan rendah
• Kendaraan di depan tertutup salju
• Berkendara tidak stabil
• Anda sedang berada di bundaran dan
kendaraan di depan tidak terdeteksi
• Anda terus-menerus berkendara pada
bundaran atau tikungan
• Kondisi jalan yang buruk
menyebabkan getaran kendaraan
yang berlebihan saat berkendara
• Tinggi kendaraan Anda rendah atau
tinggi karena beban yang berat,
tekanan ban yang tidak normal, dan
sebagainya.
7-51
Malfungsi dan keterbatasan dari SCC
Halaman 318
Sistem Bantuan Pengemudi
• Saat berkendara dalam kondisi
berikut:
- Berkendara di permukaan jalan yang
licin akibat salju, genangan air, es,
dan sejenisnya
- Berkendara pada tikungan
- Berkendara melalui uap, asap, atau
bayangan
- Berkendara melalui terowongan
atau jembatan besi
- Berkendara di area terbuka luas
yang minim kendaraan atau struktur
(misalnya gurun, padang rumput,
pinggiran kota, dll.)
- Berkendara di dekat persimpangan
jalan tol atau gerbang tol
- Berkendara di area parkir
- Berkendara melalui area konstruksi,
jalan tidak beraspal, jalan yang
sebagian diaspal, jalan tidak rata,
polisi tidur, dan sebagainya
- Berkendara di dekat area yang
mengandung logam, seperti zona
konstruksi, rel kereta api, dll.
- Berkendara pada tanjakan, tikungan,
dan sebagainya
- Berkendara di tepi jalan yang
terdapat pepohonan atau lampu
jalan
- Berkendara di jalan yang sempit
dengan pepohonan atau rumput
yang tumbuh lebat
- Terdapat gangguan gelombang
elektromagnetik, seperti berkendara
di area dengan gelombang radio
atau gangguan elektrik yang kuat
7-52
• Berkendara pada tikungan
2C_SCCDrivingOnCurve
Pada tikungan, SCC mungkin tidak
bisa mendeteksi kendaraan di lajur
yang sama dan dapat mempercepat
hingga kecepatan yang telah
ditetapkan. Selain itu, kecepatan
kendaraan dapat menurun secara tiba-
tiba ketika kendaraan di depan
terdeteksi secara mendadak.
Pilih kecepatan yang sesuai saat
berada pada tikungan dan tekan pedal
rem atau pedal gas sesuai dengan
kondisi jalan dan situasi lalu lintas di
depan.
Kecepatan kendaraan Anda dapat
menurun karena ada kendaraan di lajur
sebelah. Tekan pedal gas dan pilih
kecepatan yang sesuai. Pastikan
kondisi jalan memungkinkan untuk
pengoperasian SCC secara aman.
Malfungsi dan keterbatasan dari SCC
Halaman 319
• Berkendara pada tanjakan atau
turunan
2C_FCADrivingOnIncline
Saat berkendara pada tanjakan atau
turunan, SCC mungkin tidak bisa
mendeteksi kendaraan yang sedang
bergerak di lajur Anda dan
menyebabkan kendaraan Anda
mempercepat hingga kecepatan yang
telah ditetapkan. Selain itu, kecepatan
kendaraan dapat menurun secara tiba-
tiba ketika kendaraan di depan
terdeteksi secara mendadak. Pilih
kecepatan yang sesuai saat
berkendara pada tanjakan dan tekan
pedal rem atau pedal gas sesuai
dengan kondisi jalan dan situasi lalu
lintas di depan.
• Berpindah lajur
2C_FCAChangingLane
[A] Kendaraan Anda
[B] Kendaraan yang berpindah lajur (masuk ke lajur
Anda)
[C] Kendaraan yang berpindah lajur (keluar dari lajur
Anda)
[D] Kendaraan di lajur yang sama
Ketika sebuah kendaraan berpindah
masuk ke lajur Anda dari lajur
samping, kendaraan tersebut tidak
dapat terdeteksi oleh sensor hingga
berada dalam jangkauan deteksi
sensor. SCC mungkin tidak akan
langsung mendeteksi kendaraan
tersebut saat kendaraan berpindah
lajur secara mendadak.
Dalam kasus ini, Anda harus menjaga
jarak pengereman yang aman, dan jika
diperlukan, tekan pedal rem untuk
mengurangi kecepatan untuk
mempertahankan jarak yang aman.
• Situasi saat pendeteksian terbatas
2C_SCCDetectingVehicle
2C_CameraRadarDetectingVehicle
Dalam kasus berikut, beberapa
kendaraan, pejalan kaki, atau hewan
di lajur Anda tidak dapat terdeteksi
oleh sensor. Selalu periksa kondisi
lalu lintas di sekitar kendaraan. Jika
diperlukan, kontrol kecepatan Anda.
- Kendaraan berada dalam posisi
menyimpang ke salah satu sisi
- Kendaraan bergerak lambat atau
melambat secara mendadak
- Kendaraan dengan ground
clearance yang tinggi atau
7-53
Malfungsi dan keterbatasan dari SCC
Halaman 320
Sistem Bantuan Pengemudi
kendaraan yang membawa muatan
yang menjulur ke belakang
- Kendaraan dengan bagian depan
yang terangkat karena beban yang
berat
- Kendaraan dari arah berlawanan
- Kendaraan yang berada dalam
jarak sekitar 2 m (6 kaki) dari
kendaraan Anda
- Kendaraan yang berhenti
- Kendaraan dengan profil belakang
kecil, seperti trailer
- Kendaraan kecil, seperti sepeda
motor atau sepeda
- Kendaraan khusus
- Hewan atau pejalan kaki
Sesuaikan kecepatan kendaraan
Anda dengan menekan pedal rem
sesuai dengan kondisi jalan dan
situasi lalu lintas di depan. Dalam
kasus berikut, kendaraan di depan
tidak dapat terdeteksi oleh sensor:
- Anda sedang membelokkan roda
kemudi
- Berkendara di jalan yang sempit
atau dengan tikungan yang tajam
• Ketika kendaraan di depan
menghilang di persimpangan jalan,
kendaraan Anda dapat mempercepat.
Selalu perhatikan kondisi jalan dan
situasi lalu lintas saat mengemudi.
2C_SCCDrivingNarrowRoad
• Ketika kendaraan di depan Anda keluar
dari lajur, SCC mungkin tidak akan
langsung mendeteksi kendaraan yang
baru yang kini berada di depan Anda.
7-54
Selalu perhatikan kondisi jalan dan
situasi lalu lintas saat mengemudi.
• Selalu waspada terhadap keberadaan
pejalan kaki saat kendaraan Anda
menjaga jarak dengan kendaraan di
depan.
2C_SCCPedestrianCaution
2C_SCCVehicleAheadDisappears
Pengoperasian LFA
Halaman 321
Lane Following Assist
jika dilengkapi
(LFA)
LFA akan membantu mendeteksi marka
jalan dan/atau kendaraan di depan di
jalan, serta memberikan bantuan pada
roda kemudi untuk menjaga kendaraan
Anda agar tetap di tengah lajur.
Mengaktifkan/
menonaktifkan LFA
2C_LKAButton
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
tekan tombol Lane Driving Assist Ǒ
pada roda kemudi secara singkat untuk
mengaktifkan LFA. Tekan tombol
tersebut kembali untuk menonaktifkan
fitur.
Pengoperasian LFA
2C_LKALaneDetectInfo
Anda dapat melihat status
pengoperasian LFA di tampilan Driving
Assist pada instrument cluster. Untuk
informasi lebih jelasnya, lihat bagian
“Tampilan cluster (Tipe A)” dan
“Tampilan cluster (Tipe B)” dalam bab 4.
• Ketika kedua marka jalan terdeteksi,
garis lajur di cluster akan berubah dari
abu-abu menjadi putih.
Lajur tidak terdeteksi / Lajur terdeteksi
2C_LaneDetectionInfo
Lane Following Assist
Jika kendaraan di depan dan/atau kedua
marka jalan terdeteksi dan kecepatan
kendaraan Anda di bawah 160 km/jam,
lampu indikator hijau º akan
ditampilkan di cluster, dan LFA akan
membantu memusatkan kendaraan di
lajur dengan membantu roda kemudi.
PERHATIAN
Jika roda kemudi tidak dibantu, indikator
putih º akan berkedip dan berubah
menjadi abu-abu.
7-55
Pengaturan LFA
Halaman 322
Sistem Bantuan Pengemudi
Tindakan pencegahan
• Jika marka jalan tidak terdeteksi,
kontrol roda kemudi oleh LFA dapat
terbatas tergantung ada tidaknya
kendaraan di depan atau kondisi lalu
lintas.
• Meskipun roda kemudi dibantu oleh
LFA, pengemudi tetap dapat
mengontrol roda kemudi.
• Roda kemudi mungkin akan terasa
lebih berat atau lebih ringan saat
dibantu oleh LFA dibandingkan saat
tidak dibantu.
• Lajur yang ditampilkan pada cluster
dapat berbeda dari lajur yang
sebenarnya.
Peringatan tidak memegang roda
kemudi
Jika pengemudi tidak memegang roda
kemudi selama beberapa detik, pesan
peringatan akan ditampilkan dan akan
terdengar bunyi peringatan secara
bertahap.
• Tahap pertama: Ditampilkan pesan
peringatan ‘Keep hands on steering
wheel’
• Tahap kedua: Ditampilkan pesan
peringatan (ikon roda kemudi merah)
disertai bunyi peringatan
7-56
Pembatalan LFA
Jika pengemudi tetap tidak memegang
roda kemudi setelah peringatan tidak
memegang kemudi, pesan peringatan
‘LFA (Lane Following Assist) canceled’
akan ditampilkan dan LFA akan
dibatalkan secara otomatis.
PERINGATAN
• Roda kemudi mungkin tidak akan
dibantu jika pengemudi memegang
roda kemudi terlalu kuat atau
memutarnya secara ekstrem.
• LFA tidak akan beroperasi setiap saat.
Pengemudi tetap bertanggung jawab
untuk mengendalikan kendaraan
secara aman dan menjaga kendaraan
tetap di lajurnya.
• Pesan peringatan tidak memegang
kemudi dapat ditampilkan terlambat
tergantung kondisi jalan.
• Jika roda kemudi dipegang terlalu
ringan, sistem mungkin tidak bisa
mendeteksi bahwa tangan Anda
berada di roda kemudi dan
menampilkan pesan peringatan.
• Jika Anda menempelkan objek pada
roda kemudi, peringatan tidak
memegang kemudi mungkin tidak
akan berfungsi dengan normal.
Pengaturan LFA
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk LFA:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
• Driving safety priority (Prioritas
keselamatan berkendara)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Pengoperasian RVM
Halaman 323
Malfungsi dan keterbatasan
dari LFA
Malfungsi LFA
Jika LFA atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan
dan lampu peringatan Master X wakan
ditampilkan di instrument cluster. Jika
sensor pendeteksi terhalang, sistem
mungkin akan terbatas atau
dinonaktifkan untuk sementara. Sistem
akan beroperasi normal kembali setelah
material asing dibersihkan. Jika sistem
tidak berfungsi setelah sensor
dibersihkan, kami sarankan kendaraan
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Sensor pendeteksi
LFA menggunakan sensor berikut:
• Kamera depan
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
Keterbatasan dari LFA
Jika sensor pendeteksi tidak dapat
mendeteksi lingkungan sekitar, LFA
mungkin tidak akan berfungsi dengan
normal.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Lane Keeping Assist (LKA)” di
bab ini.
PERINGATAN
• Untuk tindakan pencegahan lainnya
terkait LFA, lihat bagian “Malfungsi
dan keterbatasan dari LKA” di bab ini.
• Muatan yang melebihi batas berat
maksimum atau beban yang
terkonsentrasi di satu titik di
kompartemen bagasi dapat
mengurangi stabilitas berkendara
kendaraan dan mengurangi efektivitas
LFA.
jika dilengkapi
Rear View Monitor (RVM)
RVM akan menampilkan area di belakang
kendaraan untuk membantu Anda saat
parkir atau saat memundurkan
kendaraan.
Jika sistem tampilan audio atau sistem
infotainment tambahan (eksklusif Mobis)
dipasang pada kendaraan, penjelasan
pengaturan masing-masing fitur dapat
berbeda dari buku panduan pemilik ini.
Anda dapat mengakses panduan online
dengan memindai kode QR pada quick
start guide sistem infotainment dan
memeriksa cara mengatur pengaturan
tersebut.
Pengoperasian RVM
Mengaktifkan/menonaktifkan RVM
2C_ParkingViewButton
2C_RVMViewInfo
(1) Tombol Parking/View
(2) Tombol layar sistem infotainment
(3) Tombol View Mode
(4) Tombol Previous
7-57
Pengoperasian RVM
Halaman 324
Sistem Bantuan Pengemudi
Saat gear dipindahkan ke posisi R
(Mundur), RVM akan aktif dan akan
menampilkan tanpilab belakang
kendaraan pada layar.
Saat RVM aktif, sentuh tombol View
Mode untuk memilih tampilan belakang
atau tampilan atas belakang.
RVM akan dinonaktifkan dalam kondisi
berikut:
• Gear dipindahkan ke posisi P (Parkir)
• Gear dipindahkan ke posisi N (Netral)
atau D (Maju) ketika Extended Rear
View Monitor tidak dipilih
Extended Rear View Monitor
Tampilan area belakang kendaraan tetap
akan ditampilkan pada layar untuk
membantu parkir dengan aman saat
gear dipindahkan dari posisi R (Mundur)
ke N (Netral) atau D (Maju).
Jika Extended Rear View Monitor dipilih,
tampilan RVM akan tetap aktif dalam
kondisi berikut:
• Gear dipindahkan dari posisi R
(Mundur) ke N (Netral) atau D (Maju)
• Tombol Parking/View ditekan saat
kendaraan melaju di bawah 10 km/jam
dalam (Maju) atau (Netral)
• Tombol Parking/View ditekan saat
gear di posisi P (Parkir)
Saat fitur ini aktif, sentuh tombol View
Mode untuk memilih tampilan belakang
atau tampilan atas belakang.
Fitur Extended Rear View Monitor akan
dinonaktifkan dalam kondisi berikut:
• Gear dipindahkan ke posisi P (Parkir)
• Tombol Parking/View ditekan lagi
• Tombol Home dipilih dari menu rear
view
• Salah satu tombol layar sistem
infotainment dipilih
• Kecepatan kendaraan melebihi 10 km/
jam
7-58
Rear View while driving
Tampilan belakang saat berkendara
akan aktif dalam kondisi berikut:
• Tombol Parking/View ditekan saat
gear dalam posisi N (Netral) atau D
(Maju), dan kecepatan kendaraan di
atas 10 km/jam
Tombol Parking/View ditekan saat
Extended Rear View Monitor sedang aktif
Rear View while driving akan
dinonaktifkan dalam kondisi berikut:
• Gear dipindahkan ke posisi P (Parkir)
• Tombol Parking/View ditekan
• Tombol Home dipilih dari menu rear
view
• Tombol layar sistem infotainment
ditekan
Tindakan pencegahan
• Saat gear di posisi R (Mundur),
tampilan belakang tidak akan
dinonaktifkan.
• Saat tampilan belakang aktif, mode
tampilan yang terakhir kali digunakan
akan ditampilkan.
• Garis panduan parkir belakang akan
ditampilkan dalam mode rear view
dan rear top view (jika dipilih melalui
Settings > Vehicle > Driver assistance
> Parking safety > Camera settings >
Display contents > Rear view
reference lines di menu Settings pada
sistem infotainment).
Namun, garis panduan parkir tidak
akan ditampilkan dalam tampilan
belakang saat berkendara.
• The rear view while driving tidak akan
dinonaktifkan meskipun kecepatan
kendaraan turun di bawah 10 km/jam
setelah diaktifkan.
• Saat rear view while driving aktif,
tampilan atas belakang akan
dinonaktifkan.
Malfungsi dan keterbatasan dari RVM
Halaman 325
Pengaturan RVM
Pengaturan kamera
2C_RVMParkingDistanceWarningInfo
Anda dapat mengubah konten tampilan
RVM dengan menyentuh ikon
pengaturan Ĵ pada layar saat RVM aktif,
atau dengan memilih Settings > Vehicle
> Driver assistance > Parking safety >
Camera settings dari menu settings
pada sistem infotainment saat
kendaraan dalam kondisi hidup.
Konten tampilan
• Jika Extended rear camera use
dipilih, RVM akan terus menampilkan
tampilan belakang saat
memindahkan gear dari posisi R
(Mundur) ke N (Netral) atau D (Maju).
• Jika Rear view reference lines dipilih,
garis panduan parkir belakang dan
garis panduan tampilan atas belakang
akan ditampilkan di area tampilan
belakang layar infotainment.
- Garis horizontal pada tampilan atas
belakang didasarkan pada kondisi
muatan kosong dan menunjukkan
jarak bukaan pintu bagasi serta jarak
sekitar 1,5 m (60 inch) dari
kendaraan.
- Garis horizontal pada tampilan
belakang menunjukkan jarak sekitar
0,5 m (20 inch), 1 m (40 inch), dan
2,3 m (91 inch) dari kendaraan.
Pengaturan tampilan
• Anda dapat mengatur kecerahan
(siang/malam) dan kontras gambar
kamera pada menu Display settings.
- Menu Display settings mungkin
tidak tersedia tergantung pada
spesifikasi kendaraan.
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk RVM:
• Parking safety priority (Prioritas
keselamatan parkir)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Malfungsi dan keterbatasan
dari RVM
Malfungsi RVM
Jika RVM mengalami malfungsi, gambar
pada layar mungkin tampak hijau, biru,
atau hitam.
Jika RVM tidak beroperasi dengan benar,
layar berkedip, atau gambar hasil
tangkapan kamera tidak ditampilkan
dengan baik, kami sarankan agar
kendaraan Anda diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
Keterbatasan dari RVM
• Ketika kendaraan berhenti dalam
waktu lama pada musim dingin atau
diparkir di tempat parkir di garasi, asap
knalpot dapat memburamkan gambar
untuk sementara.
• Layar mungkin akan menampilkan
tampilan yang tidak normal dalam
kondisi berikut:
- Ketika pintu bagasi terbuka
7-59
Pengoperasian SVM
Halaman 326
Sistem Bantuan Pengemudi
Sensor pendeteksi
RVM menggunakan sensor berikut:
• Kamera wide belakang
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
PERINGATAN
• Kamera wide belakang tidak bisa
menjangkau seluruh area di belakang
kendaraan. Pengemudi harus selalu
memeriksa secara langsung area
belakang kendaraan melalui spion
dalam dan luar sebelum parkir atau
mundur.
• Selalu jaga lensa kamera agar tetap
bersih. Jika lensa terhalang atau
tertutup, RVM mungkin tidak akan
berfungsi dengan normal. Jangan
bersihkan dengan bahan kimia kuat
yang mengandung alkali tinggi atau
pelarut organik yang mudah menguap
(misalnya bensin, aseton).
• Jarak ke objek yang ditampilkan pada
layar mungkin berbeda dari jarak yang
sebenarnya. Hal ini karena gambar
pada RVM dikalibrasi dari kamera wide
belakang. Jika kendaraan miring
karena beban muatan yang berat, garis
panduan parkir belakang dapat
berbeda dari jarak yang sebenarnya.
Pastikan untuk memeriksa secara
langsung ke sekeliling kendaraan
untuk keselamatan.
• Mengemudi dengan pintu bagasi yang
terbuka merupakan kondisi yang tidak
normal. Untuk keselamatan Anda,
selalu waspada dan berkendara
dengan aman.
7-60
Surround View Monitor
jika dilengkapi
(SVM)
SVM menggunakan kamera wide
samping dan menampilkan gambar di
sekitar kendaraan Anda melalui sistem
infotainment untuk membantu parkir
atau berkendara dengan aman.
Pengoperasian SVM
Mengaktifkan/menonaktifkan SVM
2C_ParkingViewButton
2C_SVMViewInfo
(1) Tombol Parking/View
(2) Tombol layar sistem infotainment
(3) Tombol View Mode
(4) Tombol Previous
Pengoperasian SVM
Halaman 327
SVM akan aktif dalam kondisi berikut:
• Tampilan depan: gear dipindahkan ke
posisi N (Netral) atau D (Maju) dari
posisi R (Mundur)
• Tampilan belakang: gear dipindahkan
ke posisi R (Mundur)
• Tombol Parking/View ditekan saat
gear berada di posisi P (Parkir), N
(Netral), atau D (Maju), dan kecepatan
kendaraan 10 km/jam atau kurang
• Forward Parking Distance Warning
(PDW) memberikan peringatan saat
Surround View Monitor Auto On
diaktifkan
Fitur SVM akan dinonaktifkan dalam
kondisi berikut:
• Gear dipindahkan dari posisi R
(Mundur), N (Netral), atau D (Maju) ke
posisi P (Parkir)
• Gear berada di posisi P (Parkir), N
(Netral), atau D (Maju)
- Kecepatan kendaraan melebihi 10
km/jam
- Tombol Parking/View ditekan
- Tombol Home dipilih pada menu
surround view
- Tombol sistem infotainment ditekan
Memilih Tampilan Depan/Belakang
Tampilan depan/belakang dapat
berubah sesuai perpindahan gear.
Anda juga dapat memilih tampilan
menggunakan tombol View Mode.
Tombol View Mode (Depan)
2C_SVMFrontView
Tombol View Mode (Belakang)
2C_SVMRearView
Tindakan pencegahan
• Saat tampilan depan/belakang aktif,
mode tampilan yang terakhir kali
digunakan akan ditampilkan.
• Saat gear berada di posisi R (Mundur),
tampilan belakang akan selalu
ditampilkan.
• Saat gear berada di posisi R
(Mundur), tampilan belakang tidak
akan dinonaktifkan meskipun
tombol sistem infotainment ditekan.
SVM saat berkendara
SVM akan aktif saat tombol Parking/
View ditekan, ketika gear berada di
posisi N (Netral) atau D (Maju), dan
kecepatan kendaraan lebih dari 10
km/jam.
SVM saat berkendara akan dinonaktifkan
dalam kondisi berikut:
• Gear dipindahkan ke posisi R (Mundur)
• Gear dipindahkan ke posisi P (Parkir)
• Tombol Parking/View ditekan
• Tombol Home dipilih pada menu
surround view
• Tombol sistem infotainment ditekan
7-61
Pengaturan SVM
Halaman 328
Sistem Bantuan Pengemudi
Tindakan pencegahan
• Saat SVM saat berkendara aktif, mode
tampilan terakhir kali yang digunakan
akan diaktifkan.
• Rear View Parking Lines tidak akan
aktif pada tampilan belakang saat
berkendara.
• Saat SVM saat berkendara aktif,
tampilan depan atau belakang tidak
akan dinonaktifkan meskipun
kecepatan kendaraan turun di bawah
10 km/jam.
Tampilan 3D
Tombol View Mode (3D view)
2C_SVM3DView
Tampilan 3D dapat dipilih dengan
menekan tombol View Mode saat gear
berada di posisi R (Mundur), P (Parkir), N
(Netral), atau D (Maju) dengan
kecepatan kendaraan di bawah 10 km/
jam.
Tindakan pencegahan
• Tampilan 3D tidak akan menampilkan
garis panduan parkir.
• Tampilan atas (top view) yang
ditampilkan bersama tampilan depan/
belakang atau tampilan 3D dengan
mengubah gambar asli dari empat
kamera wide samping menjadi
tampilan 360 derajat di sekitar
kendaraan dari atas.
• Tampilan atas tidak akan ditampilkan
bersama tampilan depan/belakang
sudut wide.
• Zoom in (memperbesar tampilan)
pada tampilan atas dapat diatur
dengan gerakan pinch-in/out
(mencubit layar ke arah luar/dalam) di
area tampilan atas.
7-62
Pengaturan SVM
Pengaturan kamera
2C_SVMParkingDistanceWarningInfo
Anda dapat mengubah Display contents
dengan menyentuh ikon pengaturan Ĵ
pada layar saat SVM aktif, atau dengan
memilih Settings > Vehicle > Driver
assistance > Parking safety > Camera
settings dari menu Settings pada sistem
infotainment saat kendaraan dalam
kondisi hidup.
Konten tampilan
• Jika Parking distance warning dipilih,
peringatan jarak parkir akan
ditampilkan pada area tampilan atas
di sisi kanan layar SVM.
• Jika Top view reference lines dipilih,
garis panduan parkir akan ditampilkan
pada area tampilan atas layar SVM
ketika tampilan atas depan dan
tampilan atas belakang ditampilkan.
- Garis horizontal dari garis panduan
tampilan atas belakang berdasarkan
kondisi tanpa muatan. Hal ini
menunjukkan jarak bukaan pintu
bagasi dan jarak sekitar 2 m (79 inch)
dari kendaraan.
• Jika Rear view reference lines dipilih,
panduan parkir akan ditampilkan pada
tampilan belakang.
- Garis horizontal dari garis panduan
parkir tampilan belakang
berdasarkan kondisi tanpa muatan.
Hal ini menunjukkan jarak sekitar
0,5 m (20 inch), 1 m (40 inch), dan
2,3 m (91 inch) dari kendaraan.
Malfungsi dan keterbatasan dari SVM
Halaman 329
Pengaturan tampilan
• Anda dapat mengatur kecerahan
(siang/malam) dan kontras dari
gambar kamera di Display settings.
- Menu Display settings mungkin
tidak tersedia tergantung pada
spesifikasi kendaraan.
Surround view monitor auto On
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih Settings > Vehicle > Driver
assistance > Parking safety > Surround
view monitor auto On pada sistem
infotainment untuk menggunakan fitur
ini.
Ketika Surround view monitor auto On
dipilih, SVM akan diaktifkan secara
otomatis jika Forward Parking Distance
Warning atau Side Parking Distance
Warning berbunyi. Namun, jika SVM
dinonaktifkan dengan menekan tombol
Parking/View atau tombol sistem
infotainment, maka sistem tidak akan
aktif.
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk SVM:
• Parking safety priority (Prioritas
keselamatan parkir)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Malfungsi dan keterbatasan
SVM
Malfungsi SVM
Jika SVM mengalami malfungsi, gambar
di layar mungkin tampak hijau, biru, atau
hitam.
Jika SVM tidak berfungsi dengan benar,
atau layar berkedip, atau gambar kamera
tidak ditampilkan dengan baik, kami
sarankan agar kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Keterbatasan SVM
• Ketika kendaraan berhenti dalam
waktu lama pada musim dingin atau
diparkir di tempat parkir di garasi,
asap knalpot dapat memburamkan
gambar untuk sementara.
• Layar mungkin tampak tidak normal,
dan ikon dapat ditampilkan di area
tampilan atas layar dalam kondisi
berikut:
- Pintu bagasi dibuka
- Pintu pengemudi atau penumpang
depan dibuka
- Spion luar terlipat
7-63
Pengoperasian RCCA
Halaman 330
Sistem Bantuan Pengemudi
Sensor pendeteksi
SVM menggunakan sensor berikut:
• Kamera wide depan
• Kamera wide samping
• Kamera wide belakang
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
PERINGATAN
• Jarak objek yang ditampilkan pada
layar dapat berbeda dari jarak yang
sebenarnya. Hal ini disebabkan karena
gambar yang ditampilkan pada SVM
merupakan hasil kalibrasi dari gambar
yang diambil dari kamera wide
samping. Ketika kendaraan miring
akibat muatan atau posisi, garis
panduan parkir belakang mungkin
berbeda dari jarak yang sebenarnya.
Selalu pastikan untuk memeriksa
secara langsung area sekitar
kendaraan untuk keselamatan.
• SVM dirancang untuk digunakan pada
permukaan jalan yang datar. Oleh
karena itu, jika digunakan di jalan
dengan ketinggian yang berbeda
seperti trotoar atau polisi tidur, gambar
pada layar mungkin tidak akurat.
• Selalu jaga lensa kamera agar tetap
bersih. Jika lensa tertutup atau
terhalang, RVM mungkin tidak akan
berfungsi dengan normal. Jangan
membersihkan dengan bahan kimia
kuat yang mengandung alkali tinggi
atau pelarut organik volatil (misalnya,
bensin, aseton).
• Berkendara dengan pintu bagasi yang
terbuka adalah kondisi yang tidak
normal. Untuk keselamatan Anda,
selalu waspada dan kemudikan
kendaraan dengan aman.
7-64
Rear Cross-Traffic
Collision-Avoidance
jika dilengkapi
Assist (RCCA)
RCCA akan mendeteksi kendaraan yang
mendekat dari sisi belakang kiri atau
kanan saat kendaraan Anda bergerak
mundur, dan memperingatkan Anda
mengenai kemungkinan terjadinya
tabrakan dengan pesan peringatan dan
bunyi peringatan. Selain itu, RCCA dapat
membantu pengereman kendaraan
Anda untuk menghindari tabrakan.
PERHATIAN
Waktu peringatan dapat berbeda
tergantung pada kecepatan kendaraan
yang mendekat.
Pengoperasian RCCA
2C_RCCAOpeartionOverview
[A] Jangkauan pengoperasian Rear Cross-Traffic
Collision Warning
[B] Jangkauan pengoperasian Rear Cross-Traffic
Collision-Avoidance Assist
Pengoperasian RCCA
Halaman 331
2C_RCCAEmergencyBrakingInfo
Untuk memperingatkan pengemudi
adanya kendaraan yang mendekat dari
sisi belakang kiri/kanan kendaraan Anda,
lampu peringatan pada spion akan
berkedip dan peringatan akan
ditampilkan di instrument cluster. Pada
saat yang sama, akan terdengar bunyi
peringatan. Jika Rear View Monitor
(RVM) sedang aktif, peringatan juga akan
ditampilkan pada sistem infotainment
(jika dilengkapi).
RCCA akan beroperasi ketika semua
kondisi berikut terpenuhi:
• Gear dipindahkan ke posisi R
(Mundur) dan kecepatan kendaraan di
bawah 8 km/jam
• Kendaraan yang mendekat berada
dalam jarak sekitar 1,5 m (5 kaki) dari
sisi kiri dan kanan kendaraan Anda
• Kecepatan kendaraan yang
mendekat dari kiri atau kanan lebih
dari 5 km/jam
Peringatan tabrakan akan aktif ketika
kendaraan yang mendekat berada dalam
jarak sekitar 25 m (82 kaki) dari sisi kiri
dan kanan kendaraan Anda.
Kontrol pengereman akan berakhir
sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda
berhenti akibat pengereman darurat.
Untuk keselamatan Anda, pengemudi
harus segera menekan pedal rem dan
memeriksa kondisi lingkungan sekitar.
• Selama pengereman darurat, kontrol
pengereman oleh RCCA akan secara
otomatis dibatalkan ketika pengemudi
menekan pedal rem secara
berlebihan.
• Setelah memindahkan gear ke posisi
R (Mundur), kontrol pengereman akan
beroperasi satu kali untuk pendekatan
kendaraan dari sisi kiri dan kanan.
PERINGATAN
• Kontrol pengereman akan berakhir
saat:
- Kendaraan yang mendekat keluar
dari jangkauan pendeteksian
- Kendaraan yang mendekat melewati
bagian belakang kendaraan Anda
- Kendaraan yang mendekat tidak
mengarah ke kendaraan Anda
- Kecepatan kendaraan yang
mendekat melambat
- Pengemudi menekan pedal rem
dengan tenaga yang cukup
• Jika RCCA aktif, kontrol pengereman
juga akan berakhir ketika pengemudi
menekan pedal gas dengan tenaga
yang cukup.
• RCCA tidak akan selalu beroperasi
dalam semua situasi atau tidak dapat
menghindari semua tabrakan.
• RCCA dapat memperingatkan
pengemudi secara terlambat atau tidak
memperingatkan tergantung kondisi
jalan dan lalu lintas.
• Pengemudi bertanggung jawab
mengendalikan kendaraan. Jangan
hanya bergantung pada RCCA.
7-65
Pengaturan RCCA
Halaman 332
Sistem Bantuan Pengemudi
Tetap jaga jarak yang aman dan bila
perlu tekan pedal rem untuk
mengurangi kecepatan atau
menghentikan kendaraan.
• Jangan pernah dengan sengaja
mengaktifkan RCCA terhadap orang,
hewan, objek, dll. Hal ini dapat
menyebabkan cedera serius atau
kematian.
• Tergantung pada status Electronic
Stability Control (ESC), kontrol
pengereman mungkin tidak akan
berfungsi dengan normal dan hanya
akan memberikan peringatan ketika:
- Lampu peringatan ESC menyala
- ESC sedang dioperasikan oleh fitur
lain
• Jika pesan peringatan ditampilkan
atau bunyi peringatan berbunyi dari
sistem lain, pesan peringatan RCCA
mungkin tidak akan ditampilkan dan
bunyi peringatan mungkin tidak akan
terdengar.
• Anda mungkin tidak bisa mendengar
bunyi peringatan RCCA jika
lingkungan di sekitar kendaraan
bising.
• Selama operasi RCCA, kendaraan
dapat berhenti secara mendadak
sehingga bisa melukai penumpang
dan menggeser barang bawaan.
Selalu kenakan sabuk pengaman dan
pastikan mengamankan barang
bawaan.
• RCCA mungkin tidak akan berfungsi
jika pengemudi menekan pedal rem
untuk menghindari tabrakan.
• Meskipun terjadi malfungsi pada
RCCA, fitur Basic pengereman
kendaraan akan tetap berfungsi
dengan normal.
7-66
Pengaturan RCCA
Rear cross-traffic safety
2C_RCCASetInfo
Dengan kendaraan dalam kondisi hidup,
pilih User settings > Driver assistance
Parking safety > Rear cross-traffic
safety dari menu settings
di instrument cluster atau Settings >
Driver assistance > Parking safety >
Rear cross-traffic safety dari menu
settings pada sistem infotainment untuk
mengaktifkan Rear Cross-Traffic
Collision-Avoidance Assist dan batal
pilihan untuk menonaktifkan fitur ini.
PERINGATAN
Saat kendaraan dihidupkan kembali,
RCCA akan selalu aktif. Namun, jika Rear
cross-traffic safety tidak pilih setelah
kendaraan dihidupkan ulang,
pengemudi harus tetap waspada
terhadap kondisi lingkungan di sekitar
dan mengemudi dengan aman.
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode peringatan
berikut untuk RCCA:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian
“Pengaturan sistem bantuan pengemudi”
di bab ini.
Malfungsi dan keterbatasan dari RCCA
Halaman 333
Malfungsi dan keterbatasan
RCCA
Malfungsi RCCA
Ketika RCCA atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan
dan lampu peringatan Master X akan
ditampilkan pada instrument cluster.
Selain itu, ketika spion luar tidak
berfungsi dengan benar, pesan
peringatan dan lampu peringatan Master
X juga akan ditampilkan pada
instrument cluster. Ketika sensor
pendeteksi terhalang, sistem dapat
dibatasi atau dinonaktifkan untuk
sementara. Sistem akan kembali
berfungsi normal ketika material asing
telah dibersihkan dari sensor. Jika sistem
tetap tidak berfungsi setelah sensor
dibersihkan, kami sarankan agar
kendaraan Anda diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
PERHATIAN
Nonaktifkan RCCA untuk memasang
atau melepas trailer, rak bagasi, atau
perlengkapan lainnya. Aktifkan kembali
RCCA setelah selesai.
Sensor pendeteksi
RCCA menggunakan sensor berikut:
• Radar sudut belakang
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” dan “Blind-
Spot Collision-Avoidance Assist (BCA)” di
bab ini.
Keterbatasan RCCA
RCCA mungkin tidak akan berfungsi
dengan normal atau dapat beroperasi
secara tidak terduga dalam kondisi
berikut:
• Mulai berkendara dari area dengan
semak atau rerumputan yang lebat
• Mulai berkendara dari permukaan jalan
yang basah
• Kecepatan kendaraan yang mendekat
terlalu cepat atau terlalu lambat
Kontrol pengereman mungkin tidak akan
berfungsi. Perhatian pengemudi sangat
dibutuhkan dalam kondisi berikut:
• Kendaraan bergetar hebat saat
berkendara di jalan yang tidak rata,
bergelombang, atau tambalan beton
• Berkendara di permukaan jalan yang
licin karena salju, genangan air, es, dan
sebagainya
• Tekanan ban rendah atau ban rusak
• Sistem pengereman telah dimodifikasi
7-67
Malfungsi dan keterbatasan dari RCCA
Halaman 334
Sistem Bantuan Pengemudi
PERINGATAN
• Dalam kasus berikut, kendaraan yang
mendekat dari sisi belakang kiri atau
kanan mungkin tidak terdeteksi.
RCCA dapat dibatasi dan mungkin
tidak akan memberikan peringatan
atau bantuan pengereman. Selalu
periksa kondisi lingkungan sekitar
kendaraan dan kemudikan kendaraan
dengan hati-hati.
- Saat memundurkan kendaraan Anda
dan ada kendaraan yang sedang
melaju atau struktur di dekatnya
2C_RCCADrivingNearVehicle
[A] Struktur
- Saat kendaraan berada di tempat
parkir yang kompleks (misalnya,
kendaraan keluar di samping
kendaraan Anda, kendaraan parkir
atau keluar dari area belakang,
kendaraan mendekat sambil
berbelok, dll.)
2C_RCCAVehicleInParkingLot
7-68
- Saat kendaraan Anda parkir secara
diagonal
2C_RCCAParkDiagonally
- Saat kendaraan Anda parkir di atau
dekat tanjakan/turunan
2C_RCCANearSlope
- Masuk ke tempat parkir di mana
terdapat struktur yang dapat
memantulkan gelombang elektrik
2C_RCCAThereIsStructure
[A] Struktur
[B] Dinding
Pengoperasian PDW
Halaman 335
- Saat memundurkan kendaraan
2C_RCCAParkRearward
• Saat Anda menarik trailer atau
kendaraan lain, nonaktifkan RCCA
untuk alasan keselamatan.
• RCCA mungkin tidak akan berfungsi
dengan normal jika terganggu oleh
gelombang elektromagnetik yang
kuat.
• RCCA mungkin tidak akan berfungsi
selama 3 detik setelah kendaraan
dihidupkan, atau radar sudut belakang
diinisialisasi.
• Jika kendaraan dimatikan dan
dihidupkan kembali sementara radar
masih terhalang atau mengalami
malfungsi, kondisi tersebut akan tetap
dipertahankan. Oleh karena itu, RCCA
mungkin tidak akan berfungsi dengan
benar.
Forward/Reverse Parking
jika dilengkapi
Distance Warning (PDW)
PDW menggunakan sensor ultrasonik
depan (jika dilengkapi) atau belakang
untuk mendeteksi dan memperingatkan
Anda jika terdapat orang, hewan, atau
objek dalam jarak tertentu saat
kendaraan Anda berhenti atau bergerak
dengan kecepatan rendah.
Pengoperasian PDW
Mengaktifkan/menonaktifkan PDW
2C_ParkingSafetyButton
Tekan tombol Parking Safety ÿ untuk
mangaktifkan PDW. Tekan tombol
tersebut lagi untuk menonaktifkan fitur.
• Saat gear dipindahkan ke posisi R
(Mundur), PDW akan secara otomatis
diaktifkan (indikator tombol Parking
Safety menyala).
• Untuk keselamatan Anda, saat gear
berada di posisi R (Mundur), PDW
tidak akan dinonaktifkan meskipun
Anda menekan tombol Parking Safety
ÿ.
7-69
Pengoperasian PDW
Halaman 336
Sistem Bantuan Pengemudi
Forward Parking Distance Warning
Jarak dari
objek
Indikator
peringatan
Bunyi
peringatan
Buzzer
berbunyi
sesekali (sisi
dalam bagian
depan)
60-120 cm
(24-48 inch)
Buzzer
berbunyi
lebih sering
30-60 cm
(12-24 inch)
kurang dari
30 cm
(12 inch)
Buzzer
berbunyi terus-
menerus
• Indikator yang sesuai akan menyala
setiap kali sensor ultrasonik
mendeteksi orang atau objek dalam
jangkauannya. Juga terdengar bunyi
peringatan.
• Bunyi peringatan akan berbunyi ketika
ada objek yang terdeteksi di lajur
kendaraan.
• Bunyi peringatan dapat berhenti saat
kendaraan dalam kondisi tidak
bergerak.
• Jika ada lebih dari dua objek yang
terdeteksi secara bersamaan, maka
objek yang terdekat yang akan
terdeteksi dengan memberikan bunyi
peringatan.
• Saat Rear View Monitor (RVM) atau
Surround View Monitor (SVM) aktif
(dengan PDW aktif), PDW akan tampil
di sistem infotainment.
• Bentuk indikator pada ilustrasi dapat
berbeda pada kendaraan yang
sebenarnya.
7-70
Forward Parking Distance Warning
akan diaktifkan dalam kondisi berikut:
• Gear dipindahkan dari posisi R
(Mundur) ke posisi D (Maju)
• Gear berada di posisi D (Maju) dan
tombol Parking Safety ÿ (lampu
indikator menyala)
• Gear dipindahkan ke posisi D (Maju)
saat fitur nonaktif (hanya saat memilih
Settings > Vehicle > Driver assistance
> Parking safety > Parking distance
warning auto on pada sistem
infotainment)
• Forward Parking Distance Warning
hanya akan diaktifkan saat kecepatan
kendaraan kurang dari 10 km/jam.
• Jika Parking distance warning auto
on tidak dipilih, peringatan akan
dinonaktifkan (indikator tombol
Parking Safety mati) saat kecepatan
kendaraan melebihi 30 km/jam, dan
tidak akan diaktifkan kembali
meskipun kecepatan turun di bawah
10 km/jam.
• Saat gear berada di posisi R (Mundur)
dan kendaraan sedang berbelok, jika
terdapat objek dalam jarak 30 cm (12
inch) dari sisi luar depan kendaraan,
maka akan terdengar bunyi
peringatan
Malfungsi dan keterbatasan dari PDW
Halaman 337
Reverse Parking Distance Warning
Jarak dari
objek
Indikator
peringatan
Bunyi
peringatan
Buzzer
berbunyi
sesekali
60~120 cm
(24~48 inch)
30~60 cm
(12~24 inch)
Buzzer berbunyi
lebih sering
kurang dari 30
cm (12 inch)
Buzzer berbunyi
terus-menerus
• Indikator yang sesuai akan menyala
setiap kali sensor ultrasonik
mendeteksi orang atau objek dalam
jangkauannya. Juga terdengar bunyi
peringatan.
• Bunyi peringatan akan berbunyi ketika
ada objek yang terdeteksi di lajur
kendaraan.
• Bunyi peringatan dapat berhenti saat
kendaraan dalam kondisi tidak
bergerak.
• Jika ada lebih dari dua objek yang
terdeteksi secara bersamaan, maka
objek yang terdekat yang akan
terdeteksi dengan memberikan bunyi
peringatan.
• Saat Rear View Monitor (RVM) atau
Surround View Monitor (SVM) aktif
(dengan PDW aktif), PDW akan tampil
di sistem infotainment.
• Bentuk indikator pada ilustrasi dapat
berbeda pada kendaraan yang
sebenarnya.
Reverse Parking Distance Warning
akan diaktifkan dalam kondisi berikut:
• Gear dipindahkan ke posisi R (Mundur)
Pengaturan PDW
Parking distance warning auto on
Saat berkendara dengan kecepatan
rendah, Anda dapat mengatur agar
Parking Distance Warning selalu
diaktifkan. Dengan kendaraan dalam
kondisi hidup, pilih Settings > Vehicle
> Driver assistance > Parking safety >
Parking distance warning auto on
pada sistem infotainment.
• Saat Parking distance warning auto
on dipilih, indikator tombol Parking
Safety ÿ akan tetap menyala.
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk PDW:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Malfungsi dan keterbatasan
dari PDW
Malfungsi PDW dan sensor
terhalang
Ketika PDW atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan
atau lampu peringatan akan ditampilkan
pada instrument cluster. Saat sensor
pendeteksi terhalang, sistem dapat
dibatasi untuk sementara atau
dinonaktifkan. Sistem akan beroperasi
normal kembali setelah material asing
dibersihkan dari sensor. Jika sistem
tetap tidak berfungsi dengan benar
setelah sensor dibersihkan, kami
sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
7-71
Malfungsi dan keterbatasan dari PDW
Halaman 338
Sistem Bantuan Pengemudi
Sensor pendeteksi
PDW menggunakan sensor berikut:
• Sensor ultrasonik depan
• Sensor ultrasonik belakang
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
Keterbatasan dari PDW
Jika sensor pendeteksi tidak dapat
mendeteksi kondisi lingkungan sekitar,
PDW mungkin tidak akan berfungsi
dengan benar.
PDW dapat mengalami malfungsi saat:
• Hujan deras atau cipratan air
• Terpengaruh oleh sensor kendaraan
lain
• Berkendara di jalan yang tidak rata,
jalan berkerikil, atau semak-semak
• Plat nomor dipasang di tempat yang
berbeda dari posisi aslinya
• Memasang plat nomor yang tidak asli
• Tinggi bumper kendaraan atau
pemasangan sensor ultrasonik telah
dimodifikasi
• Terdapat perangkat atau aksesori di
dekat sensor ultrasonik
Objek-objek berikut mungkin tidak bisa
terdeteksi:
• Objek tajam atau ramping seperti tali,
rantai, atau tiang kecil
• Objek sempit, seperti sudut kolom
persegi
• Objek dengan panjang kurang dari 100
cm (40 inch) dan diameter lebih kecil
dari 14 cm (6 inch)
• Objek yang menyerap frekuensi sensor
seperti pakaian, bahan berpori, atau
salju
• Pejalan kaki, hewan, atau objek yang
sangat dekat dengan sensor ultrasonik
• Objek di ruang samping antara sensor
ultrasonik sudut depan dan sensor
sudut belakang, atau objek yang
mendekati area samping (jika
dilengkapi)
7-72
PERINGATAN
• PDW adalah fitur tambahan.
Pengoperasian PDW dapat
terpengaruh oleh beberapa faktor
(termasuk kondisi lingkungan).
Tanggung jawab tetap berada pada
pengemudi untuk selalu memeriksa
area depan dan belakang kendaraan
saat parkir.
• Garansi kendaraan baru Anda tidak
mencakup kecelakaan atau kerusakan
akibat malfungsi PDW.
• Perhatikan dengan cermat saat
berkendara di dekat objek, pejalan
kaki, terutama anak-anak. Beberapa
objek mungkin tidak bisa terdeteksi
oleh sensor ultrasonik karena jarak,
ukuran, atau material objek yang
membatasi efektivitas sensor.
• PDW mungkin tidak bisa
memperingatkan sesuai urutan
deteksi. Hal ini tergantung pada
kecepatan kendaraan atau bentuk
objek, orang, atau hewan.
• Jika PDW tidak berfungsi dengan
normal, kami sarankan kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
• Berkendara dengan pintu bagasi yang
terbuka adalah kondisi yang tidak
normal. Untuk keselamatan Anda,
kemudikan kendaraan dengan hati-
hati.
Pengoperasian PDW
Halaman 339
Reverse Parking Distance
jika dilengkapi
Warning (PDW)
PDWmenggunakan sensor ultrasonik
belakang untuk mendeteksi dan
memperingatkan Anda jika terdapat
orang, hewan, atau objek dalam jarak
tertentu saat kendaraan berhenti atau
bergerak dengan kecepatan rendah.
Pengoperasian PDW
Mengaktifkan/menonaktifkan PDW
2C_ParkingSafetyButton
Tekan tombol Parking Safety ÿ untuk
mengaktifkan PDW. Tekan tombol
tersebut kembali untuk menonaktifkan
fitur.
• Saat gear dipindahkan ke posisi R
(Mundur), PDW akan secara otomatis
diaktifkan (indikator tombol Parking
Safety menyala).
• Untuk keselamatan Anda, saat gear
berada di posisi R (Mundur), PDW tidak
akan dinonaktifkan meskipun Anda
menekan tombol Parking Safety ÿ.
Reverse Parking Distance Warning
Jarak dari
objek
Indikator
peringatan
Bunyi
peringatan
60~120 cm
(24~48 inch)
Buzzer ber-
bunyi sesekali
Buzzer ber-
bunyi lebih
sering
kurang daru 30
cm (12 inch)
Buzzer berbunyi
terus-menerus
30~60 cm
(12~24 inch)
• Indikator yang sesuai akan menyala
setiap kali masing-masing sensor
ultrasonik mendeteksi orang atau
objek dalam jangkauan pendeteksian.
Juga akan terdengar bunyi peringatan.
• Bunyi peringatan akan terdengar saat
objek terdeteksi di jalur pergerakan
kendaraan.
• Bunyi peringatan dapat berhenti saat
kendaraan dalam kondisi diam.
• Ketika ada lebih dari dua objek yang
terdeteksi pada saat yang sama, objek
yang paling dekat akan diberikan
peringatan dengan bunyi peringatan.
• Saat Rear View Monitor (RVM) atau
Surround View Monitor (SVM) aktif
(dengan PDW dalam kondisi aktif),
PDW akan ditampilkan pada sistem
infotainment.
• Bentuk indikator pada ilustrasi dapat
berbeda pada kendaraan yang
sebenarnya.
Reverse Parking Distance Warning
akan diaktifkan dalam kondisi berikut:
• Gear dipindahkan ke posisi R (Mundur)
Metode peringatan
Anda dapat mengatur metode
peringatan berikut untuk PDW:
• Warning volume (Volume bunyi
peringatan)
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
7-73
Malfungsi dan keterbatasan dari PDW
Halaman 340
Sistem Bantuan Pengemudi
Malfungsi dan keterbatasan
dari PDW
Malfungsi PDW dan sensor
terhalang
Ketika PDW atau komponen terkait
mengalami malfungsi, pesan peringatan
atau lampu peringatan akan ditampilkan
pada instrument cluster. Saat sensor
pendeteksi terhalang, sistem dapat
dibatasi untuk sementara atau
dinonaktifkan. Sistem akan beroperasi
normal kembali setelah material asing
dibersihkan dari sensor. Jika sistem
tetap tidak berfungsi dengan benar
setelah sensor dibersihkan, kami
sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Pengaturan sistem bantuan
pengemudi” di bab ini.
Sensor pendeteksi
PDW menggunakan sensor berikut:
• Sensor ultrasonik belakang
Untuk informasi lebih jelasnya, lihat
bagian “Informasi sensor” di bab ini.
7-74
Keterbatasan dari PDW
Jika sensor pendeteksi tidak dapat
mendeteksi kondisi lingkungan sekitar,
PDW mungkin tidak akan berfungsi
dengan benar.
PDW dapat mengalami malfungsi saat:
• Hujan deras atau cipratan air
• Terpengaruh oleh sensor kendaraan
lain
• Berkendara di jalan yang tidak rata,
jalan berkerikil, atau semak-semak
• Plat nomor dipasang di tempat yang
berbeda dari posisi aslinya
• Memasang plat nomor yang tidak asli
• Tinggi bumper kendaraan atau
pemasangan sensor ultrasonik telah
dimodifikasi
• Terdapat perangkat atau aksesori di
dekat sensor ultrasonik
Objek-objek berikut mungkin tidak bisa
terdeteksi:
• Objek tajam atau ramping seperti tali,
rantai, atau tiang kecil
• Objek sempit, seperti sudut kolom
persegi
• Objek dengan panjang kurang dari 100
cm (40 inch) dan diameter lebih kecil
dari 14 cm (6 inch)
• Objek yang menyerap frekuensi sensor
seperti pakaian, bahan berpori, atau
salju
• Pejalan kaki, hewan, atau objek yang
sangat dekat dengan sensor ultrasonik
• Objek di ruang samping antara sensor
ultrasonik sudut depan dan sensor
sudut belakang, atau objek yang
mendekati area samping (jika
dilengkapi)
Sensor sistem bantuan pengemudi
Halaman 341
PERINGATAN
• PDW adalah fitur tambahan.
Pengoperasian PDW dapat
terpengaruh oleh beberapa faktor
(termasuk kondisi lingkungan).
Tanggung jawab tetap berada pada
pengemudi untuk selalu memeriksa
area depan dan belakang kendaraan
saat parkir.
• Garansi kendaraan baru Anda tidak
mencakup kecelakaan atau kerusakan
akibat malfungsi PDW.
• Perhatikan dengan cermat saat
berkendara di dekat objek, pejalan
kaki, terutama anak-anak. Beberapa
objek mungkin tidak bisa terdeteksi
oleh sensor ultrasonik karena jarak,
ukuran, atau material objek yang
membatasi efektivitas sensor.
• PDW mungkin tidak bisa
memperingatkan sesuai urutan
deteksi. Hal ini tergantung pada
kecepatan kendaraan atau bentuk
objek, orang, atau hewan.
• Jika PDW tidak berfungsi dengan
normal, kami sarankan kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
• Berkendara dengan pintu bagasi yang
terbuka adalah kondisi yang tidak
normal. Untuk keselamatan Anda,
kemudikan kendaraan dengan hati-
hati.
jika dilengkapi
Informasi sensor
Sensor sistem bantuan
pengemudi
Sistem bantuan pengemudi pada
kendaraan Anda menggunakan kamera
dan sensor untuk mendeteksi potensi
bahaya di sekitar kendaraan Anda.
2C_ADASSensor
2C_ADASSensor_1
(1) Kamera depan
(2) Kamera wide samping
(3) Kamera wide depan
(4) Sensor ultrasonik depan
(5) Radar depan
(6) Kamera wide belakang
(7) Radar sudut belakang
(8) Sensor ultrasonik belakang
7-75
Keterbatasan dari sensor
Halaman 342
Sistem Bantuan Pengemudi
PERHATIAN
• Jangan pernah membongkar sensor
atau unit sensor, dan jangan
memberikan benturan pada komponen
tersebut.
• Jika sensor telah diganti atau
diperbaiki, kami sarankan kendaraan
Anda diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
• Jika terjadi benturan pada atau di
dekat sensor, sistem bantuan
pengemudi mungkin tidak akan
berfungsi dengan benar meskipun
tidak ditampilkan pesan peringatan di
instrument cluster. Kami sarankan
kendaraan Anda diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
• Jika sensor atau area di sekitarnya
terkontaminasi atau rusak, sistem
bantuan pengemudi mungkin tidak
akan berfungsi dengan benar.
• Selalu jaga kondisi sensor dalam
kondisi yang baik untuk
mempertahankan performa yang
optimal dari sistem bantuan
pengemudi.
7-76
Keterbatasan dari sensor
Kamera depan
Kamera depan mendeteksi objek di
depan melalui citra kamera. Lakukan
perawatan kamera depan dengan baik
sebagai berikut:
• Jangan memasang aksesori atau stiker
pada kaca depan, atau melapisi kaca
depan.
• Selalu jaga agar kamera tetap kering.
• Jangan menempatkan benda yang
reflektif (seperti kertas putih, cermin)
di atas dasbor.
• Jangan menempatkan objek atau
memasang struktur di dekat kaca de-
pan. Fitur defrosting dan defogging kaca
depan dari sistem kontrol temperatur
dapat menurun, yang dapat menye-
babkan sistem bantuan pengemudi
tidak berfungsi dengan normal.
Performa pendeteksian kamera depan
dapat menurun atau sistem tidak
berfungsi dengan normal jika:
• Temperatur di sekitar kamera depan
terlalu tinggi atau terlalu rendah
karena lingkungan.
• Lensa kamera terkontaminasi karena
kaca depan yang dilapisi kaca film,
dilapisi warna lain, rusak, atau terdapat
material lengket seperti stiker,
serangga, dan lainnya.
• Terdapat kelembaban yang tidak bisa
dihilangkan atau membeku pada kaca
depan.
• Cairan washer disemprotkan secara
terus-menerus atau wiper sedang
beroperasi.
• Berkendara saat kondisi hujan lebat,
bersalju, atau kabut tebal.
• Bidang pandang kamera depan
terhalang oleh silau cahaya matahari.
Keterbatasan dari sensor
Halaman 343
• Cahaya matahari, lampu jalan, atau
lampu kendaraan dari arah berlawanan
dipantulkan oleh permukaan jalan
yang basah seperti genangan air.
• Terdapat objek di atas dasbor.
• Kendaraan sedang diderek.
• Lingkungan sekitar sangat terang atau
sangat gelap (malam hari,
terowongan, dll.).
• Terjadi perubahan kecerahan secara
mendadak, misalnya saat masuk atau
keluar terowongan.
• Pencahayaan di luar rendah, tetapi
headlamp tidak menyala atau tidak
cukup terang.
• Kendaraan di depan, pengendara
motor, pejalan kaki, atau pesepeda
hanya terlihat sebagian.
• Kendaraan atau kendaraan roda dua di
depan tidak memiliki lampu belakang,
posisi lampu belakang tidak umum, dll.
• Dalam kondisi gelap, lampu belakang
kendaraan di depan tidak menyala
atau tidak cukup terang.
• Bagian belakang kendaraan di depan
kecil atau bentuknya tidak umum,
seperti ketika kendaraan miring,
terguling, atau terlihat dari samping.
• Ground clearance kendaraan di depan
terlalu rendah atau tinggi.
• Kendaraan, sepeda motor, pejalan
kaki, atau pesepeda menyalip dari arah
depan secara mendadak.
Radar
Radar menggunakan gelombang elektrik
untuk mendeteksi kondisi lingkungan
sekitar. Lakukan perawatan radar
dengan baik sebagai berikut:
• Jangan memasang frame plat nomor
atau objek lain seperti stiker bumper,
pelindung bumper, atau kaca film di
sekitar radar.
• Selalu jaga agar radar dan penutup
radar tetap bersih. Jangan
menyemprot radar atau area
sekitarnya secara langsung dengan air
bertekanan tinggi.
• Komponen bumper asli yang
dilengkapi radar telah diuji
performanya. Penggantian atau
pengecatan dapat mengakibatkan
penurunan performa sistem bantuan
pengemudi. Bila perlu mengganti atau
memodifikasi komponen tersebut,
pastikan menggunakan produk yang
memenuhi standar.
• Jangan menempelkan aksesori,
emblem, stiker, film, wrapping, dan
sejenisnya pada sensor atau area
sekitarnya, atau mengecat permukaan
bumper.
• Sistem bantuan pengemudi mungkin
tidak akan berfungsi dengan normal
jika bumper telah diganti, atau bagian
di sekitar radar rusak atau dicat.
• Jika trailer atau carrier dipasang, hal
ini dapat memengaruhi performa radar
sudut belakang atau sistem bantuan
pengemudi mungkin tidak akan
berfungsi.
• Jika terjadi benturan pada atau di
sekitar radar, sensor dapat rusak atau
posisinya tidak sejajar dengan benar.
Meskipun tidak ditampilkan pesan
peringatan di instrument cluster,
sistem bantuan pengemudi dapat
gagal beroperasi. Kami sarankan
kendaraan Anda diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
• Jika radar telah diganti atau diperbaiki,
kami sarankan kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
7-77
Keterbatasan dari sensor
Halaman 344
Sistem Bantuan Pengemudi
Performa pendeteksian radar dapat
menurun atau sistem bantuan
pengemudi mungkin tidak akan
berfungsi dengan normal jika:
• Area bumper di sekitar radar terkena
benturan, rusak, atau posisi radar tidak
berada di posisi yang benar.
• Temperatur di sekitar radar sangat
tinggi atau sangat rendah.
• Berkendara di terowongan atau
melintasi jembatan besi.
• Berkendara di area terbuka dengan
sedikit kendaraan atau struktur
(contoh: gurun, padang rumput,
pedesaan).
• Berkendara di dekat area yang
mengandung material logam, seperti
zona konstruksi, rel kereta api, dll.
• Radar tertutup salju, air hujan, kotoran,
dan sebagainya.
• Area bumper di sekitar radar tertutup
oleh objek seperti stiker bumper,
pelindung, rak sepeda, dll.
• Radar terhalang oleh kendaraan lain,
dinding, atau tiang.
• Trailer atau carrier terpasang di sekitar
radar.
• Terdapat material yang sangat reflektif
terhadap radar seperti pagar
pembatas, kendaraan di dekatnya, dll.
• Kendaraan di depan terbuat dengan
material yang tidak bisa memantulkan
radar dengan baik.
• Berkendara di jalan tol seperti ramp,
persimpangan jalan tol, atau melewati
pintu tol.
7-78
Sensor ultrasonik
Sensor ultrasonik menggunakan
gelombang ultrasonik untuk mendeteksi
lingkungan sekitar. Lakukan perawatan
sensor ultrasonik dengan baik sebagai
berikut:
• Jangan pernah membongkar atau
memukul komponen sensor ultrasonik.
• Malfungsi sensor ultrasonik dapat
disebabkan oleh zat asing seperti salju
atau air pada sensor. Selalu jaga
kebersihan sensor dan bersihkan
dengan kain lembut jika
terkontaminasi.
• Jangan menekan permukaan sensor
ultrasonik dengan kuat, memukul
dengan benda keras, atau menggores
dengan benda tajam. Dapat merusak
sensor.
• Jangan menyemprotkan air
bertekanan tinggi secara langsung ke
sensor ultrasonik atau area sekitarnya.
• Jika tinggi bumper atau pemasangan
sensor ultrasonik telah dimodifikasi,
atau terdapat objek di area sensor
pendeteksi, fitur Parking Safety
mungkin tidak akan berfungsi dengan
benar.
• Jangan menempelkan objek seperti
stiker bumper atau pelindung bumper
di dekat sensor ultrasonik, atau
mengecat area tersebut.
Performa pendeteksian sensor ultrasonik
dapat menurun atau sistem bantuan
pengemudi mungkin tidak akan
beroperasi dengan benar ketika:
• Sensor tertutup oleh zat asing seperti
salju atau air (fitur akan kembali
normal setelah zat tersebut
dibersihkan).
• Cuaca sangat panas atau dingin.
• Sensor ultrasonik atau unitnya telah
dibongkar.
• Permukaan sensor tertekan keras
atau terkena benturan dengan benda
keras.
Radar sudut belakang
Halaman 345
• Permukaan sensor tergores dengan
benda tajam.
• Sensor atau area sekitarnya disemprot
secara langsung dengan air
bertekanan tinggi.
• Terdapat objek yang menghasilkan
gelombang ultrasonik, seperti klakson
kendaraan, suara mesin motor besar,
atau rem angin truk, berada di dekat
kendaraan Anda.
• Perangkat transmisi wireless
beroperasi di dekat sensor ultrasonik.
Kamera wide
Kamera wide akan mendeteksi atau
menampilkan lingkungan sekitar dengan
gambar hadil tangkapan kamera.
Lakukan perawatan kamera wide sebagai
berikut:
• Selalu jaga lensa kamera tetap bersih.
Jika lensa tertutup oleh material asing,
hal tersebut dapat memengaruhi
performa kamera dan menyebabkan
Rear View Monitor atau Surround View
Monitor tidak berfungsi dengan benar.
• Saat membersihkan kamera wide,
jangan gunakan pelarut kimia seperti
deterjen kuat yang mengandung alkali
tinggi atau pelarut organik volatil
(seperti bensin, aseton, dll.). Hal ini
dapat merusak lensa kamera.
• Jangan menyemprotkan air
bertekanan tinggi secara langsung ke
kamera wide atau area sekitarnya.
• Jangan menempelkan objek seperti
stiker bumper atau pelindung bumper
di dekat kamera wide atau mengecat
bumper.
• Jangan membongkar kamera wide
atau unit sensor.
• Jangan memberikan benturan pada
kamera wide. Jika posisi kamera
berubah akibat benturan, kamera
mungkin tidak akan berfungsi dengan
benar. Jika kamera rusak, kami
sarankan kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Pernyataan persetujuan
jika dilengkapi
Radar depan
Komponen frekuensi radio ini memenuhi
standar:
• Untuk Indonesia
jika dilengkapi
Radar sudut belakang
Komponen frekuensi radio ini memenuhi
standar:
• Untuk Indonesia
2C_RearCornerRadarIndonesia
7-79
8. Situasi darurat
Halaman 347
8. Situasi darurat
Lampu hazard.....................................................................................................................8-2
Mengemudi dalam situasi darurat.................................................................................8-2
Jika mesin mati saat berkendara ..................................................................................8-2
Jika mesin mati di persimpangan atau perlintasan jalan .........................................8-2
Jika ban kempis saat berkendara ..............................................................................8-3
Jika mesin tidak bisa dihidupkan ..................................................................................8-3
Menjumper baterai.........................................................................................................8-4
Jika mesin terlalu panas ....................................................................................................8-6
Tire pressure monitoring system (TPMS)......................................................................8-8
Memeriksa tekanan ban.............................................................................................8-8
Sistem pemantauan tekanan ban (TPMS) ................................................................8-9
Lampu peringatan tekanan ban rendah .................................................................. 8-10
Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban...........................................8-10
Indikator malfungsi TPMS..........................................................................................8-11
Mengganti ban yang dilengkapi dengan TPMS .........................................................8-11
Jika ban kempis (Dengan ban cadangan) ...................................................................8-13
Dongkrak dan peralatan ............................................................................................8-13
Label dongkrak ..........................................................................................................8-18
Menderek kendaraan ...................................................................................................8-19
Layanan derek............................................................................................................8-19
Bongkar pasang kait derek ...........................................................................................8-20
Penderekan dalam kondisi darurat ..............................................................................8-21
Perlengkapan darurat........................................................................................................8-23
Alat pemadam api ringan (APAR) .............................................................................8-23
Kotak P3K...................................................................................................................8-23
Segitiga pengaman...................................................................................................8-23
Alat pengukur tekanan ban.......................................................................................8-23
8
Jika mesin mati di persimpangan atau perlintasan jalan
Halaman 348
Situasi darurat
Lampu hazard
2C_HazardWarningLamp
Lampu hazard berfungsi untuk
memperingatkan pengemudi lain agar
lebih berhati-hati saat mendekati,
menyalip, atau melewati kendaraan
Anda.
Fitur ini harus digunakan setiap kali
melakukan perbaikan darurat atau saat
berhenti di dekat tepi jalan.
Untuk mengaktifkan/menonaktifkan
lampu hazard, tekan tombol lampu
hazard dengan tombol Engine Start/Stop
dalam posisi apa pun. Tombol lampu
hazard terletak di panel fascia tengah.
Semua lampu sein akan berkedip secara
bersamaan.
• Lampu hazard tetap akan berfungsi
meskipun kendaraan Anda dalam
kondisi mati.
• Lampu sein tidak akan berfungsi saat
lampu hazard menyala.
8-2
Mengemudi dalam
situasi darurat
Jika mesin mati saat
berkendara
• Perlambat kendaraan secara bertahap
dengan menjaga pergerakan lurus ke
depan. Keluar dari jalan dengan hati
hati ke lokasi yang aman.
• Nyalakan lampu hazard.
• Coba hidupkan mesin kembali. Jika
kendaraan tidak dapat dihidupkan,
kami sarankan Anda menghubungi
dealer resmi HYUNDAI terdekat.
Jika mesin mati di
persimpangan atau
perlintasan jalan
Jika mesin mati di persimpangan atau
perlintasan jalan, dan jika aman untuk
melakukannya, pindahkan gear ke posisi
N (Netral) dan dorong kendaraan ke
lokasi yang aman.
Jika kendaraan Anda menggunakan
transmisi manual yang tidak
menggunakan switch IGN, kendaraan
dapat digerakkan dengan menggeser
gear ke gear 2 (kedua) atau 3 (ketiga) lalu
memutar starter tanpa menekan pedal
kopling.
Jika mesin tidak bisa dihidupkan
Halaman 349
Jika ban kempis saat
berkendara
Jika ban kempis saat Anda berkendara:
• Lepaskan kaki dari pedal gas dan
biarkan kendaraan melambat dengan
tetap berkendara lurus ke depan.
Jangan langsung menekan pedal rem
atau mencoba keluar dari jalan karena
dapat menyebabkan hilangnya kendali
kendaraan yang bisa mengakibatkan
kecelakaan. Setelah kendaraan cukup
melambat hingga aman untuk
dikendalikan, tekan pedal rem secara
perlahan dan keluar dari jalan.
Parkirkan kendaraan di permukaan
yang rata dan kuat sejauh mungkin
dari lajur utama. Jika Anda berada di
jalan tol, jangan berhenti di median
jalan antara dua lajur lalu lintas.
• Setelah kendaraan berhenti, tekan
tombol lampu hazard, pindahkan gear
ke posisi P (Parkir), terapkan rem
parkir, dan tempatkan switch IGN atau
tombol Engine Start/Stop ke posisi
OFF.
• Minta seluruh penumpang keluar dari
kendaraan. Pastikan mereka keluar
dari sisi kendaraan yang jauh dari lalu
lintas.
• Saat mengganti ban yang kempis, ikuti
instruksi yang dijelaskan di bagian
selanjutnya di bab ini.
Jika mesin tidak bisa
dihidupkan
• Pastikan gear berada di posisi N
(Netral) atau P (Parkir) jika kendaraan
Anda menggunakan Intelligent
Variable Transmission. Mesin hanya
dapat dihidupkan ketika gear berada di
posisi N (Netral) atau P (Parkir).
• Nyalakan lampu interior. Jika cahaya
redup atau mati saat starter
dioperasikan, kemungkinan daya
baterai telah habis.
Silakan lihat bagian “Menjumper
baterai” di bab ini.
• Periksa level bahan bakar dan
tambahkan jika diperlukan.
Jika kendaraan tetap tidak dapat
dihidupkan, kami sarankan Anda
menghubungi layanan bantuan.
PEMBERITAHUAN
Menghidupkan kendaraan dengan cara
didorong atau ditarik dapat
menyebabkan catalytic converter
kelebihan beban dan merusak sistem
kontrol emisi.
8-3
Menjumper baterai
Halaman 350
Situasi darurat
Menjumper baterai
Menghidupkan mesin dengan
menjumper baterai dapat berbahaya jika
dilakukan secara tidak benar. Ikuti
prosedur menjumper baterai pada
bagian ini untuk menghindari cedera
serius atau kerusakan pada kendaraan
Anda. Jika Anda ragu bagaimana
melakukan penjumperan yang benar,
sebaiknya hubungi teknisi servis atau
layanan derek.
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian kepada Anda atau orang di
sekitar, selalu ikuti tindakan pencegahan
ini saat beroperasi di dekat atau
menangani baterai:
Ě
Selalu baca dan ikuti panduan dengan
cermat saat menangani baterai.
ğ
Gunakan pelindung mata yang dirancang
untuk melindungi dari percikan asam.
ě
Jauhkan semua sumber api, percikan,
atau bahan yang menghasilkan api,
termasuk rokok, dari baterai.
Ĝ
Gas hidrogen selalu terdapat di dalam sel
baterai, sangat mudah terbakar, dan
dapat meledak jika terkena api.
8-4
ĝ
Jauhkan baterai dari jangkauan anak-
anak.
Ğ
Baterai mengandung asam sulfat yang
sangat korosif. Jangan sampai asam
mengenai mata, kulit, atau pakaian Anda.
Jika terkena mata, bilas dengan air
bersih selama setidaknya 15 menit dan
segera dapatkan bantuan medis. Jika
mengenai kulit, cuci area tersebut secara
menyeluruh. Jika terasa nyeri atau panas
terbakar, segera cari pertolongan medis.
• Saat mengangkat baterai dengan
wadah plastik, tekanan berlebihan
pada wadah dapat menyebabkan
kebocoran asam. Angkat
menggunakan alat pengangkat baterai
atau menggunakan tangan pada sisi
yang berlawanan.
• Jangan mencoba melakukan
menjumper baterai jika baterai
membeku.
• Jangan mencoba mengisi daya baterai
saat kabel baterai kendaraan masih
terhubung ke baterai.
• Sistem pengapian elektrik beroperasi
pada tegangan tinggi. Jangan pernah
menyentuh komponen ini saat mesin
hidup atau tombol Engine Start/Stop
dalam posisi ON.
• Jangan biarkan kabel jumper positif
(+) dan negatif (-) bersentuhan karena
dapat menimbulkan percikan api.
Menjumper baterai
Halaman 351
Prosedur penjumperan
1. Posisikan kedua kendaraan cukup
dekat agar kabel jumper dapat
menjangkau. Jangan biarkan
kendaraan saling bersentuhan.
2. Hindari kipas atau komponen yang
bergerak di kompartemen mesin
setiap saat, bahkan saat kendaraan
mati.
3. Matikan semua perangkat elektrik
seperti radio, lampu, A/C, dan
lainnya. Pindahkan gear ke posisi P
(Parkir) dan terapkan rem parkir.
Matikan kedua kendaraan.
4. Buka kap mesin.
5. Lepaskan penutup panel sekring di
kompartemen mesin.
PERHATIAN
Sebelum menjumper baterai, pastikan
Anda telah mengidentifikasi terminal
positif (+) dan negatif (-) dengan benar
untuk menghindari sambungan
terbalik polaritas.
2C_JumpStartOverview
6. Sambungkan kabel jumper sesuai
urutan yang ditunjukkan pada
ilustrasi. Sambungkan salah satu
ujung kabel jumper ke terminal
baterai merah positif (+) pada
kendaraan Anda (1).
7. Sambungkan ujung lainnya ke
terminal baterai/jumper merah positif
(+) kendaraan pembantu (2).
8. Sambungkan kabel jumper kedua ke
terminal baterai/jumper hitam
negatif (-) kendaraan pembantu (3).
9. Sambungkan ujung lainnya dari
kabel kedua ke ground sasis
kendaraan Anda (4).
Jangan biarkan kabel jumper
menyentuh komponen lain selain
terminal baterai atau jumper yang
sesuai atau grounding yang benar.
Jangan membungkuk di atas baterai
saat membuat sambungan.
PERINGATAN
Jangan menyambungkan kabel
jumper ke terminal negatif (-) baterai
yang habis. Percikan api dapat
menyebabkan baterai meledak dan
mengakibatkan cedera atau kerusakan
pada kendaraan.
10.Hidupkan mesin kendaraan pembantu
dan biarkan berjalan sekitar 2.000
RPM selama beberapa menit. Lalu,
hidupkan mesin kendaraan Anda.
11. Biarkan mesin Anda hidup minimal
selama 30 menit pada posisi idle atau
saat berkendara agar daya baterai
cukup terisi untuk menghidupkan
kembali mesin setelah mesin
dimatikan. Baterai dengan daya yang
benar-benar habis mungkin
membutuhkan waktu hingga 60 menit
untuk terisi penuh.
Jika waktu pengisian kurang dari itu,
kendaraan mungkin tidak dapat
dihidupkan kembali. Jika kendaraan
tetap tidak bisa dihidupkan setelah
beberapa kali mencoba, kemungkinan
diperlukan perbaikan. Kami sarankan
kendaraan diperiksa oleh dealer resmi
HYUNDAI.
8-5
Jika mesin terlalu panas
Halaman 352
Situasi darurat
Lepaskan kabel jumper dengan urutan
terbalik dari pemasangannya:
1. Lepaskan kabel jumper dari ground
sasis kendaraan Anda (4).
2. Lepaskan ujung lainnya dari terminal
baterai/jumper hitam negatif (-)
kendaraan pembantu (3).
3. Lepaskan kabel kedua dari terminal
baterai/jumper merah positif (+)
kendaraan pembantu (2).
4. Lepaskan ujung terakhir dari terminal
baterai/jumper merah positif (+)
kendaraan Anda (1).
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
kendaraan Anda:
• Gunakan hanya power supply 12 V
(baterai atau sistem jumper) untuk
menjumper baterai.
• Jangan mencoba menghidupkan
kendaraan dengan cara mendorong
kendaraan.
Informasi
Ġ
Membuang baterai sembarangan dapat
membahayakan lingkungan dan
kesehatan manusia. Selalu buang
baterai bekas sesuai hukum atau
peraturan di negara Anda.
8-6
Jika mesin terlalu panas
Jika indikator temperatur mesin
menunjukkan panas berlebih, Anda akan
kehilangan power mesin, mendengar
bunyi ketukan atau letupan keras, maka
mesin mungkin terlalu panas. Jika hal ini
terjadi:
1. Segera menepi dan berhenti di tempat
aman.
2. Tempatkan tuas transmisi di posisi P
(Parkir, untuk kendaraan dengan
Intelligent Variable Transmission) atau
Netral (untuk transmisi manual) dan
terapkan rem parkir. Jika A/C aktif,
nonaktifkan.
3. Jika cairan pendingin mesin keluar di
bawah kendaraan atau uap keluar dari
kap mesin, matikan mesin. Jangan
buka kap mesin sampai cairan
berhenti mengalir atau uap berhenti
keluar. Jika tidak terlihat kebocoran
atau uap, biarkan mesin hidup dan
periksa apakah kipas pendingin mesin
beroperasi. Jika kipas tidak berputar,
matikan mesin.
PERINGATAN
WL_RadiatorFANWarning
Saat mesin hidup, jauhkan tangan,
pakaian, dan peralatan dari komponen
yang bergerak seperti kipas pendingin
dan drive belt untuk mencegah cedera
serius.
Jika mesin terlalu panas
Halaman 353
4. Periksa apakah terdapat kebocoran
cairan pendingin dari radiator, selang,
atau di bawah kendaraan.
(Jika sebelumnya mengoperasikan
A/C, tetesan air dingin di bawah
kendaraan merupakan hal yang
normal).
5. Jika cairan pendingin mesin bocor,
kami sarankan Anda segera
mematikan mesin dan menghubungi
dealer resmi HYUNDAI.
PERINGATAN
WL_RadiatorHotWarning
Jangan pernah membuka tutup cairan
pendingin atau baut pembuangan
cairan mesin saat mesin dan radiator
dalam kondisi panas.
Cairan pendingin dan uap yang panas
dapat menyembur karena tekanan,
menyebabkan cedera serius.
Matikan mesin dan tunggu hingga
dingin. Gunakan handuk tebal, putar
tutup secara perlahan berlawanan
arah jarum jam hingga berhenti pada
stoper pertama, lalu mundurlah saat
tekanan keluar. Setelah tekanan telah
dikeluarkan, tekan dan putar kembali
untuk membuka tutup sepenuhnya.
6. Jika Anda tidak menemukan
penyebab mesin yang terlalu panas,
tunggu hingga temperatur mesin
kembali normal.
Jika cairan berkurang, tambahkan
cairan pendingin ke reservoir hingga
mencapai tanda setengahnya.
7. Lanjutkan perjalanan dengan hati-hati
dan waspada pada tanda-tanda
terlalu panas berikutnya. Jika terjadi
lagi, hubungi dealer resmi HYUNDAI
untuk bantuan.
PERHATIAN
• Kehilangan cairan pendingin mesin
secara signifikan menunjukan adanya
kebocoran dalam sistem pendingin.
Kendaraan sebaiknya diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
• Jika mesin terlalu panas karena
kekurangan cairan pendingin mesin,
menambahkan cairan terlalu cepat
dapat menyebabkan retakan pada
mesin. Tambahkan secara perlahan
dalam jumlah kecil. Mungkin
diperlukan beberapa kali pengisian
untuk mengisi sistem secara tepat. Jika
perlu, hubungi dealer resmi HYUNDAI.
8-7
Memeriksa tekanan ban
Halaman 354
Situasi darurat
Tire pressure monitoring
jika dilengkapi
system (TPMS)
2C_TPMSWarningLampOverview
2C_TireLowPressureWarning
(1) Lampu peringatan tekanan ban
rendah / indikator malfungsi TPMS
(2) Indikator posisi ban dengan tekanan
ban yang rendah dan indikator
tekanan ban
8-8
Memeriksa tekanan ban
•
Anda dapat memeriksa tekanan ban
dalam mode Driving Assist di
instrument cluster.
Lihat bagian “Mode user settings
(pengaturan pengguna)” di Bab 4.
•
Tekanan ban akan ditampilkan setelah
beberapa menit berkendara. Jika
tekanan ban tidak ditampilkan saat
kendaraan berhenti, maka pesan
“Drive to display” akan ditampilkan.
•
Nilai tekanan ban yang ditampilkan
dapat berbeda dengan hasil
pengukuran dengan menggunakan
alat pengukur tekanan ban.
•
Anda dapat mengubah satuan
tekanan ban melalui menu Settings di
instrument cluster atau sistem
infotainment. Pilih:
- User settings > Units > Tire pressure
unit > psi, kPa, bar (pada instrument
cluster)
- Settings > General > Units > Tire
pressure unit > psi, kPa, bar
(pada sistem infotainment)
Memeriksa tekanan ban
Halaman 355
Sistem pemantau tekanan
ban (TPMS)
PERINGATAN
Tekanan ban yang terlalu tinggi atau
terlalu rendah dapat mengurangi masa
pakai ban, mempengaruhi pengendalian
kendaraan secara buruk, dan
menyebabkan kegagalan ban secara
mendadak yang dapat menyebabkan
hilangnya kendali atas kendaraan dan
mengakibatkan tabrakan.
Setiap ban, termasuk ban cadangan (jika
dilengkapi), harus diperiksa setiap bulan
saat dalam kondisi dingin dan diisi
tekanan sesuai yang direkomendasikan
oleh produsen kendaraan pada plakat
kendaraan atau label tekanan ban. (Jika
kendaraan Anda menggunakan ban
dengan ukuran yang berbeda dari yang
tertera pada plakat atau label tekanan
ban, Anda harus menentukan tekanan
ban yang sesuai untuk ukuran tersebut.)
Sebagai fitur keselamatan tambahan,
kendaraan Anda telah dilengkapi dengan
Tire Pressure Monitoring System (TPMS)
yang akan menyalakan indikator
peringatan tekanan ban rendah saat ada
satu atau lebih dari ban dengan tekanan
yang sangat rendah. Oleh karena itu, jika
lampu peringatan tekanan ban rendah
menyala, Anda harus segera berhenti
dan memeriksa ban, lalu isi tekanan ban
hingga mencapai tekanan yang sesuai.
Mengemudi dengan ban yang memiliki
tekanan sangat rendah akan
menyebabkan ban menjadi panas
berlebihan dan dapat mengakibatkan
kegagalan ban.
Tekanan ban yang terlalu rendah juga
akan mengurangi efisiensi bahan bakar,
memperpendek masa pakai tapak ban,
serta dapat mempengaruhi
pengendalian dan kemampuan
pengereman kendaraan.
Harap dicatat bahwa TPMS bukan
pengganti dari perawatan ban yang
tepat, dan pengemudi tetap
bertanggung jawab untuk menjaga
tekanan ban yang sesuai, bahkan jika
tekanan ban rendah belum cukup untuk
mengaktifkan lampu peringatan TPMS.
Kendaraan Anda juga dilengkapi dengan
indikator malfungsi TPMS untuk
memberi tahu saat sistem tidak
berfungsi sebagaimana mestinya.
Indikator malfungsi TPMS digabungkan
dengan lampu peringatan tekanan ban
rendah. Saat sistem mendeteksi
malfungsi, indikator akan berkedip
selama kurang lebih 1 menit, lalu akan
tetap menyala. Urutan ini akan terus
berlanjut setiap kali kendaraan
dihidupkan selama malfungsi masih ada.
Jika indikator malfungsi menyala, sistem
mungkin tidak dapat mendeteksi atau
memberikan sinyal tekanan ban rendah
sebagaimana mestinya. Malfungsi TPMS
dapat terjadi karena berbagai alasan,
termasuk pemasangan ban atau roda
pengganti yang tidak mendukung fitur
TPMS secara tepat.
Selalu periksa indikator malfungsi TPMS
setelah mengganti satu atau lebih dari
ban atau roda untuk memastikan bahwa
ban dan roda pengganti tetap
memungkinkan TPMS berfungsi dengan
baik.
PEMBERITAHUAN
Kami merekomendasikan agar sistem
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI
jika:
1. Lampu peringatan tekanan ban
rendah/indikator malfungsi TPMS tidak
akan menyala selama 3 detik saat
switch IGN diputar ke posisi ON atau
mesin dihidupkan.
2. Indikator malfungsi TPMS akan tetap
menyala setelah berkedip selama
sekitar 1 menit.
3.Indikator posisi tekanan ban rendah
akan tetap menyala.
8-9
Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban
Halaman 356
Situasi darurat
Lampu peringatan
tekanan ban rendah
2C_TireLowPressureWarningLamp
Posisi tekanan ban rendah
dan indikator tekanan ban
2C_TireLowPressureWarning_1
TPMS bukan pengganti dari pemeriksaan
manual tekanan ban dengan
menggunakan alat pengukur tekanan
ban. Perubahan temperatur akan
mempengaruhi tekanan ban. Lihat
bagian “Memeriksa tekanan ban” pada
bab Perawatan untuk prosedur pengisian
dan pengukuran tekanan ban yang
benar.
Saat indikator peringatan Tire Pressure
Monitoring System menyala dan pesan
peringatan ditampilkan pada tampilan
cluster, hal ini menunjukan bahwa ada
satu atau lebih dari ban dalam kondisi
tekanan yang sangat rendah. Indikator
Posisi Tekanan Ban Rendah akan
menunjukkan ban mana yang
mengalami tekanan sangat rendah
dengan menyalakan lampu posisi ban
yang sesuai.
8-10
Jika salah satu dari indikator tersebut
menyala, segera kurangi kecepatan
kendaraan, hindari berbelok dengan
tajam, dan perkirakan jarak pengereman
yang lebih jauh. Hentikan kendaraan dan
periksa kondisi ban sesegera mungkin.
Isi tekanan ban sesuai dengan nilai yang
tertera pada plakat kendaraan atau label
tekanan ban di panel luar pilar tengah
sisi pengemudi.
Jika Anda tidak dapat mencapai bengkel
atau ban tidak dapat menahan tekanan
yang telah ditambahkan, gantilah ban
yang tekanannya rendah dengan ban
cadangan.
Indikator Tekanan Ban Rendah akan
tetap menyala dan Indikator Malfungsi
TPMS mungkin akan berkedip selama 1
menit, lalu akan tetap menyala (saat
kendaraan dikemudikan selama sekitar
10 menit dengan kecepatan di atas 25
km/jam (15.5 mph)) hingga ban tekanan
rendah diperbaiki dan dipasang kembali
ke kendaraan.
PERINGATAN
Pada musim dingin atau cuaca dingin,
Indikator Tekanan Ban Rendah dapat
menyala jika tekanan ban disesuaikan
saat cuaca hangat. Hal ini tidak
menunjukan TPMS mengalami
malfungsi, karena temperatur yang
menurun menyebabkan tekanan ban
menurun secara proporsional.
Jika Anda mengemudi dari daerah
hangat ke daerah dingin atau sebaliknya,
atau jika temperatur luar berubah secara
drastis, periksa tekanan ban dan
sesuaikan tekanan ban sesuai yang
direkomendasikan.
Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban
Halaman 357
PERINGATAN
Kerusakan ban karena tekanan yang
rendah
Tekanan ban yang sangat rendah akan
membuat laju kendaraan tidak stabil
dan dapat menyebabkan hilangnya
kendali serta memperpanjang jarak
pengereman.
Terus mengemudi dengan tekanan ban
yang rendah dapat menyebabkan ban
menjadi panas berlebihan dan
mengalami kegagalan.
Indikator malfungsi TPMS
2C_TireLowPressureWarningLamp
Indikator malfungsi TPMS akan menyala
setelah berkedip selama sekitar 1 menit
jika terjadi masalah pada sistem TPMS.
Kami menyarankan agar sistem diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
PEMBERITAHUAN
Jika terjadi malfungsi pada TPMS, maka
tekanan ban dari masing-masing ban
tidak akan ditampilkan pada tampilan
cluster.
Kami menyarankan agar sistem segera
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
PEMBERITAHUAN
Indikator malfungsi TPMS dapat
menyala setelah berkedip selama 1
menit jika kendaraan berada di dekat
power supply elektrik atau pemancar
radio seperti kantor polisi, kantor
pemerintahan dan publik, stasiun
penyiaran, instalasi militer, bandara,
menara pemancar, dll.
Selain itu, indikator ini juga dapat
menyala jika terdapat perangkat
elektronik seperti komputer, pengisi
daya, remote starter, navigasi, dll. di
sekitar kendaraan. Hal ini dapat
mengganggu fungsi normal dari TPMS.
Mengganti ban yang
dilengkapi dengan TPMS
Jika ban Anda kempis, maka indikator
tekanan ban rendah dan indikator posisi
ban akan menyala.
Kami menyarankan agar ban kempis
diservis oleh dealer resmi HYUNDAI
sesegera mungkin atau diganti dengan
ban cadangan.
PERINGATAN
Kami menyarankan agar sistem diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI jika:
• TPMS tidak dapat memberikan
peringatan terhadap kerusakan ban
yang serius dan mendadak akibat
faktor eksternal seperti paku atau
puing jalan.
• Jika Anda merasakan ketidakstabilan
pada kendaraan, segera angkat kaki
dari pedal gas, tekan pedal rem secara
perlahan, dan arahkan kendaraan ke
tempat yang aman di tepi jalan.
8-11
Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban
Halaman 358
Situasi darurat
PERINGATAN
Mengubah, memodifikasi, atau
menonaktifkan komponen TPMS dapat
mengganggu kemampuan sistem untuk
memperingatkan pengemudi mengenai
kondisi tekanan ban yang rendah dan/
atau malfungsi pada TPMS, serta dapat
membatalkan garansi.
PEMBERITAHUAN
Jangan gunakan Tire Mobility Kit (TMK)
yang tidak direkomendasikan oleh
HYUNDAI. Sealant ban yang tidak
direkomendasikan oleh HYUNDAI atau
sealant yang tidak sesuai spesifikasi
kendaraan Anda dapat merusak sensor
tekanan ban.
Ban cadangan (jika dilengkapi) tidak
dilengkapi dengan sensor TPMS. Saat
ada ban yang bertekanan rendah atau
ban kempis diganti dengan ban
cadangan, maka Indikator Tekanan Ban
Rendah akan tetap menyala.
Selain itu, Indikator malfungsi TPMS
akan menyala setelah berkedip selama 1
menit jika kendaraan dikemudikan pada
kecepatan di atas 25 km/jam (15.5 mph)
selama sekitar 10 menit.
Setelah roda asli yang dilengkapi sensor
TPMS dikembalikan ke tekanan yang
direkomendasikan dan dipasang kembali
ke kendaraan, maka Indikator Tekanan
Ban Rendah dan Indikator malfungsi
TPMS akan mati dalam beberapa menit
berkendara.
Jika indikator tidak mati setelah
beberapa menit, segera kunjungi dealer
resmi HYUNDAI.
Setiap roda dilengkapi sensor TPMS
yang dipasang di dalam ban, di belakang
batang katup/pentil (kecuali ban
cadangan). Anda harus menggunakan
roda khusus TPMS. Disarankan agar
semua servis ban dilakukan oleh dealer
resmi HYUNDAI.
8-12
Anda mungkin tidak dapat
mengidentifikasi ban yang kurang
tekanan hanya dengan melihatnya.
Selalu gunakan alat pengukur tekanan
ban yang berkualitas baik. Perlu dicatat
bahwa ban yang panas (karena
kendaraan terlah dikemudikan) akan
menunjukkan tekanan yang lebih tinggi
daripada ban yang dingin.
Ban dalam kondisi dingin berarti
kendaraan telah diam selama 3 jam dan
hanya dikemudikan kurang dari 1,6 km (1
mil) dalam periode 3 jam tersebut.
Biarkan ban dingin sebelum mengukur
tekanan ban. Pastikan selalu ban dalam
kondisi dingin sebelum diisi sesuai
tekanan yang direkomendasikan.
Dongkrak dan peralatan
Halaman 359
Jika ban Anda kempis
(Dengan ban cadangan)
jika dilengkapi
PERINGATAN
Ikuti instruksi pada bagian ini saat
mengganti ban untuk mengurangi risiko
cedera serius atau kematian. Mengganti
ban dapat berbahaya.
Dongkrak dan peralatan
2C_SpareTireReplacementOverview
(1) Handle dongkrak
(2) Kunci mur roda
(3) Soket
(4) Kait derek
(5) Dongkrak
Dongkrak, handle dongkrak, kunci mur
roda, soket, dan kait derek disimpan di
area bagasi di bawah penutup kotak
bagasi.
Dongkrak disediakan hanya untuk
penggantian ban dalam kondisi darurat.
Putar baut pengunci bersayap
berlawanan arah jarum jam untuk
melepas ban cadangan.
Melepas dan menyimpan ban
cadangan
1. Buka pintu bagasi (1) dan board/lantai
bagasi (2, jika dilengkapi).
2C_SpareTireReplacementPrecedure
2. Lepaskan penutup baut pengunci
ban cadangan (3).
2C_SpareTireReplacementPreceduretypeb_2
3. Sambungkan soket dan kunci mur
roda.
2C_SpareTireReplacementPreceduretypeb_8
4.Putar kunci mur roda berlawanan arah
jarum jam untuk mengendurkan baut
(3) dan melepas dudukan baut dari
pengaitnya.
8-13
Dongkrak dan peralatan
Halaman 360
Situasi darurat
2C_SpareTireReplacementPrecedure_9
5. Angkat sedikit dudukan baut dari
pengaitnya, kemudian turunkan dan
lepas ban cadangan.
2C_SpareTireReplacementPrecedure_10
6.Untuk menyimpan ban cadangan,
letakkan ban pada dudukan baut yang
diturunkan dan gantungkan kembali
pada pengait.
7. Kencangkan baut (3) searah jarum
jam dengan kuat menggunakan
kunci mur roda.
8-14
Informasi
• Torsi pengencangan adalah 5,0-5,5
kgf·m.
• Saat menyimpan ban cadangan,
pastikan sisi yang ditandai seperti
pada ilustrasi menghadap ke atas
untuk mencegah timbulnya karat.
2C_SpareTireReplacementPrecedure_11
Mengganti Ban
PERINGATAN
Kendaraan dapat slip atau lepas dari
dongkrak, yang bisa menyebabkan
cedera serius atau kematian bagi Anda
atau orang di sekitar. Lakukan tindakan
pencegahan berikut:
• Jangan berada di bawah kendaraan
yang ditopang oleh dongkrak.
• JANGAN PERNAH mencoba
mengganti ban di lajur lalu lintas.
SELALU pindahkan kendaraan
sepenuhnya keluar dari jalan di
permukaan yang rata dan kuat jauh
dari lalu lintas sebelum mencoba
mengganti ban. Jika tidak tersedia
tempat yang rata dan kuat, hubungi
layanan derek untuk bantuan.
• Pastikan menggunakan dongkrak yang
disediakan pada kendaraan.
• SELALU tempatkan dongkrak pada
posisi pengangkatan kendaraan yang
telah ditentukan dan JANGAN
PERNAH menempatkan dongkrak
pada bumper atau bagian lain dari
kendaraan sebagai tumpuan
dongkrak.
Dongkrak dan peralatan
Halaman 361
• Jangan menghidupkan mesin saat
kendaraan berada di atas dongkrak.
• Jangan biarkan siapa pun tetap
berada di dalam kendaraan saat
kendaraan sedang didongkrak.
• Jauhkan anak-anak dari jalan dan
kendaraan.
Ikuti langkah-langkah berikut untuk
mengganti ban kendaraan Anda:
1. Parkir di permukaan yang rata dan
kuat.
2. Pindahkan gear ke posisi P (Parkir,
untuk IVT) atau N (Netral) (untuk
kendaraan dengan transmisi manual),
terapkan rem parkir, dan tempatkan
tombol Engine Start/Stop ke posisi
OFF.
3. Tekan tombol lampu hazard.
4. Keluarkan kunci mur roda, dongkrak,
handle dongkrak, dan ban cadangan
dari kendaraan.
5. Ganjal bagian depan dan belakang
ban yang berlawanan secara diagonal
dengan ban yang akan diganti.
6. Kendurkan mur roda berlawanan arah
jarum jam satu per satu sesuai urutan
di bawah ini, tetapi jangan
melepaskan sepenuhnya sebelum ban
terangkat dari permukaan.
2C_SpareTireReplacementPrecedure_4
7. Tempatkan dongkrak pada titik
pengangkatan kendaraan yang telah
ditentukan di bawah frame terdekat
dengan ban yang akan diganti. Titik
pengangkatan merupakan plat yang
dilas pada frame dengan dua tonjolan
dan satu titik timbul. Jangan
mendongkrak bagian lain karena
dapat merusak molding sisi atau
bagian kendaraan lainnya.
2C_SpareTireReplacementPrecedure_5
8.Masukkan handle dongkrak ke
dongkrak dan putar searah jarum jam
untuk mengangkat kendaraan hingga
ban terangkat dari permukaan.
Pastikan kendaraan stabil di atas
dongkrak.
2C_SpareTireReplacementPrecedure_6
8-15
Dongkrak dan peralatan
Halaman 362
Situasi darurat
9.Kendurkan mur roda dengan kunci mur
roda lalu lepaskan dengan jari.
Lepaskan roda dari baut dan letakkan
secara mendatar di permukaan.
Bersihkan kotoran atau serpihan dari
baut, permukaan pemasangan, dan
roda.
PERINGATAN
Karena roda memiliki tepi tajam,
peganglah dengan hati-hati untuk
menghindari cedera serius. Sebelum
memasang roda, pastikan tidak ada
benda di hub atau roda (seperti
lumpur, aspal, kerikil, dll.) yang
menghalangi pemasangan.
Jika ada, bersihkan. Jika tidak ada
kontak yang baik antara roda dan hub,
mur roda dapat menjadi longgar dan
menyebabkan roda terlepas.
Kehilangan roda dapat menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan dan
mengakibatkan cedera serius atau
kematian.
10. Pasang ban cadangan ke baut hub.
11. Kencangkan mur roda dengan jari ke
baut, dengan ujung kecil mur
menghadap ke arah roda.
12. Turunkan kendaraan ke permukaan
dengan memutar handle dongkrak
berlawanan arah jarum jam.
13. Gunakan kunci mur roda untuk
mengencangkan mur roda sesuai
urutan yang ditentukan. Periksa ulang
setiap mur roda hingga benar-benar
kencang. Setelah mengganti ban,
kami menyarankan agar dealer resmi
HYUNDAI mengencangkan mur roda
dengan torsi yang tepat sesegera
mungkin.
Kencangkan mur roda dengan torsi
79-94 lbf·ft (11-13 kgf·m).
8-16
2C_SpareTireReplacementPrecedure_7
Jika Anda memiliki pengukur tekanan
ban, periksa tekanan ban (lihat bagian
“Ban dan roda” pada Bab 2 untuk
petunjuk tekanan ban). Jika tekanan ban
cadangan lebih rendah atau lebih tinggi
dari yang direkomendasikan, kemudikan
kendaraan secara perlahan ke bengkel
terdekat dan sesuaikan tekanannya
dengan tekanan yang
direkomendasikan.
Selalu pasang kembali penutup katup/
pentil setelah memeriksa atau
menyesuaikan tekanan ban. Jika
penutup katup/pentil tidak dipasang
kembali, udara dapat keluar dari ban.
Jika Anda kehilangan penutup katup/
pentil, belilah yang baru dan pasang
sesegera mungkin. Setelah mengganti
ban, simpan ban kempis dan kembalikan
dongkrak serta peralatan ke lokasi
penyimpanan yang sesuai.
PERINGATAN
Baut dan mur roda kendaraan Anda
menggunakan ulir metrik. Saat
mengganti ban, pastikan mur roda yang
dilepas dipasang kembali. Jika Anda
harus mengganti mur roda, pastikan
menggunakan ulir metrik untuk
mencegah kerusakan pada baut dan
memastikan roda terpasang dengan
aman. Kami menyarankan agar Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI
untuk bantuan.
Dongkrak dan peralatan
Halaman 363
PEMBERITAHUAN
Periksa tekanan ban sesegera mungkin
setelah memasang ban cadangan.
Sesuaikan dengan tekanan yang
direkomendasikan.
Jika peralatan seperti dongkrak, mur
roda, baut, atau peralatan lainnya rusak
atau dalam kondisi yang buruk, jangan
mencoba mengganti ban dan segera
hubungi bantuan.
jika dilengkapi
Menggunakan ban cadangan compact
Ban cadangan compact dirancang hanya
untuk penggunaan dalam kondisi
darurat. Kemudikan kendaraan dengan
hati-hati saat menggunakan ban
cadangan compact dan selalu ikuti
tindakan pencegahan keselamatan.
PERINGATAN
Untuk mencegah kegagalan ban
cadangan compact dan hilangnya
kendali yang dapat menyebabkan
tabrakan:
• Gunakan ban cadangan compact
hanya dalam kondisi darurat.
• JANGAN PERNAH mengoperasikan
kendaraan Anda dengan kecepatan
lebih dari 80 km/jam.
• Jangan melebihi kapasitas beban
maksimum kendaraan atau kapasitas
beban yang tertera pada dinding
samping ban cadangan compact.
• Jangan menggunakan ban cadangan
compact secara terus menerus. Segera
perbaiki atau ganti ban asli untuk
menghindari kegagalan ban cadangan
compact.
Saat berkendara dengan ban cadangan
compact yang terpasang pada
kendaraan Anda:
• Jangan mencuci kendaraan di tempat
pencucian otomatis kendaraan
setelah memasang ban cadangan
compact.
• Jangan gunakan ban cadangan
compact pada kendaraan lain karena
ban ini dirancang khusus untuk
kendaraan Anda.
• Masa pakai tapak ban cadangan
compact lebih pendek dari ban biasa.
Periksa ban cadangan compact Anda
secara berkala dan ganti dengan
ukuran dan desain yang sama jika aus,
dan pasang pada roda yang sama.
• Jangan gunakan lebih dari satu ban
cadangan compact pada saat yang
bersamaan.
• Jangan menarik trailer saat
menggunakan ban cadangan
compact.
PERHATIAN
Untuk mencegah kerusakan pada ban
cadangan compact dan kendaraan
Anda:
• Kemudikan kendaraan secara perlahan
sesuai kondisi jalan untuk menghindari
lubang atau objek di jalan.
• Hindari berkendara melewati
penghalang. Diameter ban cadangan
compact lebih kecil dibanding ban
konvensional dan akan menurunkan
ground clearance sekitar 1 inch. (25
mm).
• Jangan gunakan ban cadangan
compact pada roda lain, begitu pula
ban standar, ban salju, penutup roda,
atau ring pelindung tidak boleh
digunakan bersama roda ban
cadangan compact.
• Jangan melakukan akselerasi atau
deselerasi secara mendadak (0-40
km/jam) dalam mode drive apa pun.
Hal ini dapat menyebabkan kebocoran
oli transfer.
PEMBERITAHUAN
Saat ban dan roda asli diperbaiki dan
dipasang kembali pada kendaraan, torsi
pengencangan mur roda harus
disesuaikan dengan benar. Torsi
pengencangan mur roda yang tepat
adalah 79-94 lbf·ft (11-13 kgf·m).
8-17
Label dongkrak
Halaman 364
Situasi darurat
Label dongkrak
1C_JackLabel
(1)
Nama model
(2) Beban maksimum yang diperbolehkan
(3) Saat menggunakan dongkrak, terapkan rem parkir
(4) Saat menggunakan dongkrak, matikan mesin
(5) Jangan berada di bawah kendaraan yang ditopang oleh dongkrak
(6) Lokasi yang ditentukan di bawah rangka
(7)
Saat menopang kendaraan, plat dasar dongkrak harus tegak lurus di bawah titik
pengangkatan kendaraan
(8) Pindahkan gear ke posisi R (Mundur) untuk kendaraan dengan transmisi manual
atau ke posisi P (Parkir) untuk kendaraan dengan IVT
(9) Gunakan dongkrak hanya di permukaan yang rata dan kuat
(10) Produsen dongkrak
(11) Tanggal produksi
(12) Perusahaan dan alamat perwakilan
8-18
Layanan derek
Halaman 365
Menderek kendaraan
Layanan derek
Kendaraan derek tipe flatbed
2C_Menderek kendaraanGood
Kendaaraan derek tipe pengangkat roda
2C_Menderek kendaraanGood_2
(1) Lori
Jika memerlukan penderakan, kami
menyarankan agar Anda menghubungi
dealer resmi HYUNDAI atau layanan
derek komersial.
Kendaraan 2WD dapat diderek dengan
roda belakang menyentuh permukaan
(tanpa menggunakan lori) dan roda
depan terangkat.
Penggunaan lori atau flatbed sangat
direkomendasikan. Jika salah satu roda
atau komponen suspensi rusak atau
kendaraan diderek dengan roda depan
menyentuh permukaan, gunakan derek
yang dilengkapi lori di bawah roda
depan.
PERHATIAN
Untuk mencegah kerusakan saat
penderekan:
• Jangan menderek kendaraan dengan
roda depan menyentuh permukaan
karena dapat menyebabkan kerusakan
pada kendaraan dan transmisi.
2C_Menderek kendaraanBad
• Jangan menderek dengan perangkat
tipe sling. Gunakan perangkat
pengangkat roda atau flatbed.
2C_Menderek kendaraanBad_2
8-19
Bongkar pasang kait derek
Halaman 366
Situasi darurat
• Jangan menderek kendaraan dengan
keempat roda menyentuh permukaan
jika kendaraan menggunakan transmisi
IVT, AT, dan DCT. Jika dilakukan,
transmisi dapat mengalami kerusakan
yang serius. Jangan menderek
kendaraan dengan cara ditarik oleh
kendaraan lain termasuk camper van.
2C_Menderek kendaraanBad_3
Menarik kendaraan tanpa menggunakan
lori:
1. Posisikan switch IGN atau tombol
Engine Start/Stop ke posisi ACC.
2. Pindahkan gear ke posisi N (Netral).
3. Lepaskan rem parkir.
PERINGATAN
Jika kendaraan Anda dilengkapi dengan
sensor rollover, posisikan switch IGN
atau tombol Engine Start/Stop ke posisi
OFF atau ACC saat kendaraan diderek.
Air bag samping dan tirai dapat
mengembang jika sensor mendeteksi
situasi kendaraan terbalik/terguling.
Informasi
Selalu pindahkan gear ke posisi N
(Netral) untuk mencegah kerusakan
pada transmisi sebelum melakukan
penderekan.
8-20
Bongkar pasang kait derek
Depan
2C_Menderek kendaraanHook
Belakang
2C_Menderek kendaraanHook_2
(1) Pemasangan
(2) Melepaskan
1. Buka pintu bagasi dan ambil kait derek
dari kotak peralatan.
2. Lepaskan penutup lubang dengan
menekan tanda Ɓ pada bumper.
3. Pasang kait derek dengan
memutarnya searah jarum jam ke
dalam lubang hingga benar-benar
terpasang dengan kuat.
4. Lepas kait derek dan pasang kembali
penutup setelah digunakan.
PERHATIAN
Pastikan kait derek terpasang dengan
kuat. Jika tidak, selama penarikan
kendaraan, kait derek dapat terlepas dari
kendaraan dan menyebabkan cedera
serius atau kecelakaan.
Penderekan dalam kondisi darurat
Halaman 367
PEMBERITAHUAN
Tidak mengencangkan kait derek dengan
kuat dapat menyebabkan kerusakan
pada kendaraan dan perubahan bentuk
pada komponen terkait.
Penderekan dalam kondisi
darurat
Depan
2C_Menderek kendaraanHookWithGeneralVehicle
Belakang
2C_Menderek kendaraanHookWithGeneralVehicle_2
Jika memerlukan untuk menarik
kendaraan dalam kondisi darurat, kami
menyarankan agar Anda menghubungi
dealer resmi HYUNDAI atau layanan
derek komersial.
Jika layanan derek tidak tersedia dalam
kondisi darurat, kendaraan Anda dapat
ditarik untuk sementara menggunakan
kabel atau rantai yang dihubungkan ke
kait derek di bagian depan (atau
belakang) kendaraan.
Lakukan penarikan kendaraan dalam
kondisi darurat dengan
menggunakan kabel atau rantai
hanya di permukaan jalan yang keras,
untuk jarak pendek, dan dengan
kecepatan yang rendah. Roda, poros,
sistem penggerak, roda kemudi, dan
rem harus dalam kondisi yang baik.
PERINGATAN
Selalu waspada saat menarik kendaraan
dengan kabel atau rantai. Seorang
pengemudi harus berada di dalam
kendaraan untuk mengemudi dan
mengoperasikan rem. Penumpang selain
pengemudi tidak diperbolehkan berada
di dalam kendaraan.
Selalu ikuti tindakan pencegahan
berikut saat menarik kendaraan dalam
kondisi darurat:
• Posisikan switch IGN atau tombol
Engine Start/Stop ke posisi ACC agar
roda kemudi tidak terkunci.
• Pindahkan gear ke posisi N (Netral).
• Lepaskan rem parkir.
• Tekan pedal rem dengan tenaga yang
lebih dari biasanya karena performa
pengereman berkurang.
• Diperlukan tenaga yang lebih saat
memutar roda kemudi karena sistem
power steering nonaktif.
• Gunakan kendaraan yang lebih berat
untuk menarik kendaraan Anda.
• Pengemudi kedua kendaraan harus
berkomunikasi secara rutin.
• Periksa kait derek agar tidak patah
atau rusak.
• Kaitkan kabel atau rantai derek dengan
aman ke kait derek.
• Jangan menarik dengan hentakan
mendadak. Gunakan gaya yang stabil
dan merata.
8-21
Penderekan dalam kondisi darurat
Halaman 368
Situasi darurat
• Gunakan kabel atau rantai towing yang
panjangnya kurang dari 5 m (16 kaki.).
Pasang kain putih atau merah dengan
lebar sekitar 30 cm (12 inch) di tengah
kabel atau rantai agar mudah terlihat.
2C_Menderek kendaraanHookRange
• Kemudikan kendaraan dengan hati-
hati agar kabel atau rantai derek tetap
tegang selama menarik kendaraan.
• Sebelum menarik kendaraan, periksa
apakah ada kebocoran oli transmisi
manual di bawah kendaraan. Jika
terdapat kebocoran, gunakan
kendaraan derek flatbed atau lori.
PEMBERITAHUAN
Percepat atau perlambat kendaraan
secara perlahan sambil menjaga
ketegangan tali atau rantai derek untuk
memulai atau menggerakkan kendaraan.
Jika tidak, kait derek dan kendaraan
dapat rusak.
8-22
PEMBERITAHUAN
Untuk menghindari kerusakan pada
kendaraan dan komponennya saat
menarik kendaraan:
• Selalu tarik secara lurus saat
menggunakan kait derek. Jangan
menarik dari samping atau dari sudut
vertikal.
• Jangan gunakan kait derek untuk
menarik kendaraan keluar dari lumpur,
pasir, atau kondisi lain yang tidak
memungkinkan kendaraan bergerak
dengan tenaganya sendiri.
• Batasi kecepatan kendaraan hingga 15
km/jam (10 mph) dan jarak tempuh
kurang dari 1,5 km (1 mil) saat menarik
kendaraan untuk mencegah kerusakan
yang serius pada transmisi (jika
dilengkapi dengan Intelligent Variable
Transmission).
• Kendaraan sebaiknya ditarik dengan
kecepatan maksimal 25 km/jam (15
mph) dalam jarak 20 km (12 mil) (jika
kendaraan dilengkapi dengan
transmisi manual).
Alat pengukur tekanan ban
Halaman 369
jika dilengkapi
Perlengkapan darurat
Kendaraan Anda dilengkapi dengan
perlengkapan darurat untuk membantu
Anda merespon situasi darurat.
Alat pemadam api ringan
(APAR)
jika dilengkapi
Jika terjadi kebakaran kecil dan Anda
mengetahui cara menggunakan alat
pemadam api ringan (APAR), ikuti
langkah-langkah berikut dengan hati-
hati:
1. Tarik pin pengaman di bagian atas
alat pemadam api ringan (APAR) yang
mencegah tuas tertekan secara tidak
sengaja.
2. Arahkan nosel ke bagian dasar api.
3. Berdirilah sekitar 2,5 m (8 kaki.) dari
sumber api dan tekan tuas untuk
menyemprotkan cairan pemadam api.
Jika tuas dilepas, semprotan akan
berhenti.
4. Arahkan semprotan dari nosel ke kiri
dan kanan pada bagian dasar api.
Setelah api terlihat mati, awasi
dengan cermat karena api dapat
menyala kembali.
jika dilengkapi
Kotak P3K
Dilengkapi dengan perlengkapan untuk
pertolongan pertama seperti gunting,
perban, dan plester perekat, dan lain-
lain.
jika dilengkapi
Segitiga pengaman
Tempatkan segitiga pengaman di jalan
untuk memperingatkan kendaraan yang
datang saat dalam kondisi darurat,
misalnya saat kendaraan berhenti di
pinggir jalan karena mengalami masalah.
jika dilengkapi
Alat pengukur tekanan ban
Ban secara normal akan kehilangan
sedikit udara dalam penggunaan sehari-
hari, dan Anda mungkin perlu
menambahkan udara secara berkala. Hal
ini biasanya bukan merupakan tanda
adanya kebocoran, melainkan akibat
keausan normal. Selalu periksa tekanan
ban saat ban dalam kondisi dingin karena
tekanan ban akan meningkat seiring
kenaikan temperatur.
Untuk memeriksa tekanan ban, ikuti
langkah-langkah berikut:
1. Buka tutup katup/pentil pengisian
udara yang terletak pada roda ban.
2. Tekan dan tahan alat pengukur
tekanan ban ke katup/pentil ban.
Akan ada sedikit udara yang keluar
saat awal menekan, dan akan lebih
banyak udara yang keluar jika Anda
tidak menekannya dengan kuat.
3. Tekanan yang kuat tanpa kebocoran
akan mengaktifkan alat pengukur
tekanan ban.
4. Baca hasil tekanan ban pada alat
pengukur untuk melihat apakah
tekanan ban terlalu rendah atau
tinggi.
5. Sesuaikan tekanan ban sesuai tekanan
yang direkomendasikan. Lihat bagian
“Ban dan roda” pada Bab 2.
6. Pasang kembali tutup katup /pentil
pengisian udara.
8-23
9. Perawatan
Halaman 371
9. Perawatan
Kompartemen mesin.......................................................................................................9-4
Perawatan dan servis.......................................................................................................9-5
Tanggung jawab pemilik .............................................................................................9-5
Tindakan pencegahan perawatan yang dilakukan oleh pemilik...............................9-5
Perawatan oleh pemilik kendaraan ...............................................................................9-6
Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan...............................................................9-6
Jadwal perawatan dan servis .........................................................................................9-8
Jadwal perawatan normal (Mesin bensin) .................................................................9-9
Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang
rendah..........................................................................................................................9-13
Penjelasan item jadwal perawatan ...............................................................................9-15
Oli mesin dan filter .....................................................................................................9-15
Drive belts ...................................................................................................................9-15
Jalur, selang dan sambungan bahan bakar..............................................................9-15
Filter bahan bakar ......................................................................................................9-15
Selang uap dan tutup tangki bahan bakar ................................................................9-15
Selang ventilasi vakum crankcase ............................................................................9-15
Filter air cleaner..........................................................................................................9-15
Busi ..............................................................................................................................9-15
Sistem pendingin........................................................................................................9-15
Cairan pendingin mesin .............................................................................................9-16
Oli transmisi manual...................................................................................................9-16
Oli Intelligent Variable Transmission.........................................................................9-16
Jalur dan selang rem..................................................................................................9-16
Minyak rem/kopling ...................................................................................................9-16
Rem parkir...................................................................................................................9-16
Cakram rem, pad, kaliper, dan rotor.........................................................................9-16
Pipa knalpot dan muffler............................................................................................9-16
Baut mounting suspensi.............................................................................................9-17
Steering gear box, linkage & boots/lower arm ball joint..........................................9-17
Drive shafts dan boots................................................................................................9-17
Refrigerant A/C ...........................................................................................................9-17
Oli mesin .........................................................................................................................9-17
Memeriksa level oli mesin (Mesin bensin) ................................................................9-17
Memeriksa filter dan oli mesin ..................................................................................9-18
9
9. Perawatan
Halaman 372
Cairan pendingin mesin.................................................................................................9-19
Memeriksa level cairan pendingin mesin .................................................................9-19
Mengganti cairan pendingin mesin...........................................................................9-21
Minyak rem/kopling ......................................................................................................9-22
Memeriksa level minyak rem/kopling ......................................................................9-22
Cairan washer ................................................................................................................9-23
Memeriksa level cairan washer.................................................................................9-23
Air cleaner.......................................................................................................................9-23
Mengganti filter..........................................................................................................9-23
Filter udara kabin...........................................................................................................9-24
Memeriksa filter .........................................................................................................9-24
Mengganti filter..........................................................................................................9-24
Karet wiper.....................................................................................................................9-25
Memeriksa karet wiper..............................................................................................9-25
Mengganti karet wiper...............................................................................................9-26
Baterai ..........................................................................................................................9-29
Untuk perawatan baterai terbaik..............................................................................9-30
Label kapasitas baterai...............................................................................................9-31
Mengisi ulang daya baterai........................................................................................9-32
Reset (mengatur ulang) item ....................................................................................9-33
Ban dan roda..................................................................................................................9-33
Perawatan ban ...........................................................................................................9-34
Tekanan ban dingin yang direkomendasikan...........................................................9-34
Memeriksa tekanan ban ............................................................................................9-34
Rotasi ban...................................................................................................................9-35
Penyelarasan roda dan keseimbangan ban .............................................................9-36
Mengganti ban...........................................................................................................9-36
Mengganti roda..........................................................................................................9-37
Traksi ban....................................................................................................................9-37
Perawatan ban............................................................................................................9-37
Label pada dinding samping ban .............................................................................9-38
Ban dengan rasio aspek rendah ................................................................................9-41
9
9. Perawatan
Halaman 373
9. Perawatan
Sekring ............................................................................................................................9-41
Mengganti sekring di panel instrument cluster.......................................................9-42
Mengganti sekring di panel kompartemen mesin ..................................................9-43
Penjelasan panel sekring/relay.................................................................................9-44
Bola lampu .....................................................................................................................9-54
Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL) ....9-55
Mengganti lampu repeater samping........................................................................9-58
Mengganti lampu kombinasi belakang....................................................................9-58
Mengganti lampu rem atas ......................................................................................9-60
Mengganti lampu plat nomor...................................................................................9-60
Mengganti lampu interior .........................................................................................9-60
Merawat tampilan kendaraan.......................................................................................9-62
Merawat eksterior kendaraan...................................................................................9-62
Merawat interior kendaraan ....................................................................................9-66
Sistem kontrol emisi......................................................................................................9-69
Sistem kontrol emisi crankcase................................................................................9-70
Sistem kontrol emisi evaporatif ................................................................................9-70
Sistem kontrol emisi exhaust ....................................................................................9-70
9
Kompartemen mesin
Halaman 374
Perawatan
Kompartemen mesin
Smartstream G1.5
1C_EngineRoom
Kompartemen mesin yang sebenarnya pada kendaraan Anda mungkin berbeda dari ilustrasi.
(1) Dipstick oli mesin
(2) Tutup pengisian oli mesin
(3) Reservoir cairan pendingin mesin
(4) Tutup radiator
(5) Reservoir minyak rem/kopling
(6) Reservoir cairan washer kaca depan
(7) Filter air cleaner
(8) Baterai
(9) Panel sekring
9-4
Tindakan pencegahan perawatan yang dilakukan oleh pemilik
Halaman 375
Perawatan dan servis
Anda harus sangat berhati-hati untuk
mencegah kerusakan pada kendaraan
Anda dan cedera pada diri sendiri ketika
melakukan prosedur perawatan atau
pemeriksaan apa pun.
Kami merekomendasikan agar
kendaraan Anda dirawat dan diservis
oleh dealer resmi HYUNDAI. Dealer resmi
HYUNDAI memenuhi standar kualitas
layanan tinggi dari HYUNDAI dan
menerima dukungan teknis dari
HYUNDAI untuk memberikan kepuasan
layanan yang optimal.
Tanggung jawab pemilik
Perawatan dan servis juga penyimpanan
catatan merupakan tanggung jawab
pemilik.
Anda harus menyimpan dokumen yang
menunjukkan bahwa perawatan telah
dilakukan dengan benar sesuai jadwal
perawatan pada Buku Informasi
Warranty & Perawatan kendaraan Anda.
Informasi ini dibutuhkan untuk
menunjukkan bahwa Anda telah
mematuhi ketentuan perawatan yang
menjadi syarat garansi kendaraan Anda.
Informasi garansi yang lebih jelasnya
tersedia dalam Buku Informasi Warranty
& Perawatan Anda.
Perbaikan dan penyesuaian yang
diperlukan akibat perawatan yang tidak
tepat atau tidak dilakukan dapat
membatalkan garansi.
Tindakan pencegahan
perawatan yang dilakukan
oleh pemilik
Perawatan yang tidak memadai, tidak
lengkap, atau tidak cukup dapat
menyebabkan masalah pengoperasian
pada kendaraan Anda yang dapat
menyebabkan kerusakan kendaraan,
kecelakaan, atau cedera pribadi. Bab ini
hanya menyediakan panduan untuk item
perawatan yang mudah dilakukan.
Beberapa prosedur perawatan hanya
dapat dilakukan dengan peralatan
khusus, oleh karena itu kami
menyarankan Anda menghubungi dealer
resmi HYUNDAI.
Kendaraan Anda tidak boleh
dimodifikasi dalam bentuk apa pun.
Modifikasi seperti itu dapat berdampak
negatif terhadap performa,
keselamatan, atau daya tahan
kendaraan Anda dan juga dapat
melanggar ketentuan garansi terbatas
kendaraan.
PEMBERITAHUAN
Perawatan yang tidak sesuai yang
dilakukan oleh pemilik selama masa
garansi dapat membatalkan garansi.
Untuk informasi lebih jelasnya, baca
Buku Informasi Warranty & Perawatan
yang disertakan secara terpisah dengan
kendaraan. Jika Anda ragu tentang
prosedur servis atau perawatan apa pun,
kami menyarankan untuk menghubungi
dealer resmi HYUNDAI.
9-5
Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan
Halaman 376
Perawatan
Perawatan oleh pemilik
kendaraan
PERINGATAN
Melakukan perawatan pada kendaraan
bisa berbahaya. Jika Anda tidak memiliki
pengetahuan, pengalaman, atau
peralatan dan perlengkapan yang
memadai, kami menyarankan agar
perawatan dilakukan oleh dealer resmi
HYUNDAI.
SELALU ikuti tindakan pencegahan
berikut saat melakukan pekerjaan
perawatan:
• Parkirkan kendaraan Anda di
permukaan yang datar. Pindahkan gear
ke posisi (Parkir), terapkan rem parkir,
dan tekan tombol Engine Start/Stop ke
posisi OFF.
• Ganjal ban (depan dan belakang) untuk
mencegah kendaraan bergerak.
Lepaskan pakaian yang longgar atau
perhiasan yang dapat tersangkut pada
komponen yang bergerak.
• Jika Anda harus menghidupkan mesin
selama perawatan, lakukan di area luar
ruangan atau area dengan ventilasi
yang baik.
• Jauhkan api, percikan, atau bahan
yang mudah terbakar dari baterai dan
komponen yang berhubungan dengan
bahan bakar.
PERINGATAN
Menyentuh komponen logam
WL_TouchingMetalPartWarning
Jangan menyentuh komponen logam
(termasuk tiang penyangga kap mesin)
saat mesin sedang beroperasi atau
9-6
dalam kondisi panas untuk mencegah
cedera serius. Matikan mesin dan tunggu
hingga komponen logam dingin sebelum
melakukan perawatan pada kendaraan.
Berikut ini adalah daftar pemeriksaan
dan pengecekan kendaraan yang harus
dilakukan oleh pemilik atau dealer
resmi HYUNDAI dengan frekuensi yang
telah ditentukan untuk memastikan
pengoperasian kendaraan Anda tetap
aman dan dapat diandalkan.
Setiap kondisi yang tidak normal harus
segera diinformasikan kepada dealer
resmi HYUNDAI.
Pemeriksaan Perawatan oleh Pemilik
umumnya tidak tercakup dalam garansi
dan Anda mungkin akan dikenakan biaya
tenaga kerja, suku cadang, dan pelumas
yang digunakan.
Jadwal perawatan oleh
pemilik kendaraan
Saat berhenti untuk mengisi bahan
bakar:
• Periksa level cairan pendingin mesin di
reservoir cairan pendingin mesin.
• Periksa level cairan washer kaca
depan.
• Periksa apakah ada ban yang kempis
atau kurang tekanan.
PERINGATAN
Berhati-hatilah saat memeriksa level
cairan pendingin mesin saat mesin
dalam kondisi panas. Hal ini dapat
menyebabkan cairan pendingin mesin
menyembur keluar dari bukaan dan
menyebabkan luka bakar yang serius
serta cedera lainnya.
Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan
Halaman 377
Saat mengemudi:
• Perhatikan perubahan suara knalpot
atau bau gas buang di dalam
kendaraan.
• Periksa getaran pada roda kemudi.
Perhatikan apakah ada peningkatan
beban pada roda kemudi atau
kelonggaran pada roda kemudi, atau
perubahan posisi lurus roda kemudi.
• Perhatikan apakah kendaraan
cenderung berbelok secara terus
menerus ke salah satu sisi saat melaju
di jalan yang rata dan mulus.
• Saat berhenti, dengarkan dan periksa
apakah ada suara yang tidak normal,
menarik ke salah satu sisi,
peningkatan jarak pedal rem, atau
pedal rem terasa keras saat ditekan.
• Jika terjadi selip atau perubahan
dalam pengoperasian transmisi,
periksa level oli transmisi.
• Periksa fungsi posisi gear P (Parkir).
• Periksa rem parkir.
• Periksa apakah terdapat kebocoran
cairan di bawah kendaraan (tetesan air
dari sistem pendingin udara (A/C) saat
atau setelah digunakan merupakan hal
yang normal).
Setidaknya sebulan sekali:
• Periksa level cairan pendingin mesin di
reservoir cairan pendingin mesin.
• Periksa fungsi seluruh lampu eksterior,
termasuk lampu rem, lampu sein, dan
lampu hazard.
• Periksa tekanan ban pada semua ban
termasuk ban cadangan terhadap
keausan, keausan yang tidak merata,
atau kerusakan.
• Periksa apakah mur roda kendur.
Setidaknya dua kali setahun
(misalnya setiap musim semi dan
musim gugur):
• Periksa radiator, selang pemanas, dan
selang sistem pendingin udara dari
kebocoran atau kerusakan.
• Periksa semprotan washer kaca depan
dan pengoperasian karet wiper.
Bersihkan karet wiper dengan kain
bersih yang dibasahi cairan washer.
• Periksa pengaturan headlamp.
• Periksa muffler, pipa knalpot,
pelindung, dan clamp.
• Periksa sabuk pengaman terhadap
keausan dan fungsinya.
Setidaknya setahun sekali:
• Bersihkan lubang pembuangan air
pada bodi dan pintu.
• Lumasi engsel pintu dan engsel kap
mesin.
• Lumasi kunci dan pengait pintu serta
kap mesin.
• Lumasi karet weather strip pada pintu.
• Periksa sistem pendingin udara (A/C).
• Bersihkan baterai dan terminalnya.
• Periksa level minyak rem.
9-7
Jadwal perawatan dan servis
Halaman 378
Perawatan
Jadwal perawatan dan servis
Ikuti Jadwal Perawatan Normal jika kendaraan biasanya digunakan dalam kondisi di mana
tidak terdapat kondisi berikut. Jika terdapat kondisi berikut, maka Anda harus mengikuti
Jadwal Perawatan pada Kondisi Penggunaan yang Berat.
• Sering mengemudi dengan jarak pendek kurang dari 8 km (5 mil) pada temperatur
normal atau kurang dari 16 km (10 mil) pada temperatur beku
• Idling mesin dalam waktu yang lama atau mengemudi dengan kecepatan rendah
dalam jarak jauh
• Mengemudi di jalan kasar, berdebu, berlumpur, tidak beraspal, berbatu, atau
mempunyai kadar garam yang tinggi
• Mengemudi di daerah yang menggunakan garam atau bahan korosif lainnya atau
pada cuaca sangat dingin
• Mengemudi dalam kondisi sangat berdebu
• Mengemudi di daerah lalu lintas padat
• Mengemudi berulang kali pada tanjakan, turunan, atau pegunungan
• Digunakan untuk menarik trailer atau berkemah, dan mengemudi dengan membawa
beban muatan di atap kendaraan
• Digunakan sebagai mobil patroli, taksi, atau penggunaan komersial lainnya
• Sering mengemudi dengan kecepatan tinggi atau akselerasi/deselerasi secara
mendadak
• Sering mengemudi dalam kondisi stop-and-go
• Menggunakan oli mesin yang tidak direkomendasikan (tipe mineral, semi-sintetik,
spesifikasi rendah, dll.)
Jika kendaraan Anda digunakan dalam kondisi tersebut di atas, maka Anda harus
melakukan pemeriksaan, penggantian, atau pengisian ulang lebih sering dari Jadwal
Perawatan Normal. Setelah periode atau jarak yang tertera dalam grafik tercapai,
lanjutkan mengikuti interval perawatan yang telah ditentukan.
Informasi
• Konsumsi oli dapat terjadi selama penggunaan normal kendaraan. Oleh sebab itu,
level oli mesin perlu diperiksa secara berkala.
• Interval penggantian oli mesin untuk kondisi pengoperasian normal berdasarkan
pada penggunaan spesifikasi oli mesin yang direkomendasikan. Jika oli mesin yang
digunakan tidak sesuai spesifikasi yang direkomendasikan, maka ganti oli mesin
sesuai jadwal perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat.
9-8
Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)
Halaman 379
Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)
I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti.
R: Ganti.
Jumlah bulan atau jarak tempuh, mana yang tercapai lebih dahulu
Bulan
12
24
36
48
60
72
84
96
INTERVAL
PERAWATAN
Mil × 1.000
10
20
30
40
50
60
70
80
Km × 1.000
15
30
45
60
75
90
105
120
ITEM PERAWATAN
Oli mesin dan filter oli mesin *1*2
R
R
R
R
R
R
R
R
Drive belts*3
I
I
I
I
Filter air cleaner
I
I
R
I
I
R
I
I
Aditif bahan bakar (jika dilengkapi)*4
Tambahkan setiap 15.000 km
(10.000 mil) atau 12 bulan
*1: Gunakan oli mesin dengan spesifikasi <API SN PLUS (atau lebih tinggi) Full synthetic>. Jika menggunakan oli
mesin dengan spesifikasi yang lebih rendah (termasuk mineral dan semi-sintetik), maka oli mesin dan filter
oli harus diganti mengikuti ketentuan jadwal perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat.
*2: Jangan pernah menambahkan aditif ke dalam oli mesin. Aditif dapat mengubah sifat oli dan menyebabkan
kerusakan yang serius pada mesin.
*3: Sesuaikan alternator dan power steering (serta drive belt water pump) dan drive belt pendingin udara (jika
dilengkapi). Periksa dan jika perlu sesuaikan atau ganti.
*4: Jika bensin berkualitas baik sesuai standar Eropa (EN228) atau setara yang mengandung aditif tidak tersedia,
disarankan untuk menambahkan satu botol aditif. Aditif tersedia di dealer resmi HYUNDAI bersama dengan
informasi penggunaannya. Jangan mencampur aditif lain.
9-9
Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)
Halaman 380
Perawatan
I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti.
R: Ganti.
Jumlah bulan atau jarak tempuh, mana yang tercapai lebih dahulu
Bulan
12
24
36
48
60
72
84
96
INTERVAL
PERAWATAN
Mil × 1.000
10
20
30
40
50
60
70
80
Km × 1.000
15
30
45
60
75
90
105
120
ITEM PERAWATAN
Busi *1
Ganti setiap 165.000 km (110.000 mil)
Selang uap dan tutup tangki bahan bakar
I
I
Selang vakum (jika dilengkapi)
I
I
I
I
I
I
I
I
Jalur, selang dan sambungan bahan bakar
I
I
Sistem pendingin
I
I
I
I
I
I
I
I
*1: Untuk kenyamanan Anda, penggantian dapat dilakukan lebih awal bersamaan dengan perawatan item lainnya.
Informasi
Filter bahan bakar tidak memerlukan perawatan berkala, namun kualitas bahan bakar
yang digunakan dapat memengaruhi frekuensi perawatan. Jika terdapat indikasi
masalah keselamatan seperti pembatasan aliran bahan bakar, tersendat, kehilangan
power mesin, masalah sulit untuk menghidupkan mesin, disarankan untuk segera
mengganti filter di dealer resmi HYUNDAI meskipun tidak tercantum dalam jadwal
perawatan.
9-10
Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)
Halaman 381
I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti.
R: Ganti.
Jumlah bulan atau jarak tempuh, mana yang tercapai lebih dahulu
Bulan
12
24
36
48
60
72
84
96
INTERVAL
PERAWATAN
Mil × 1.000
10
20
30
40
50
60
70
80
Km × 1.000
15
30
45
60
75
90
105
120
ITEM PERAWATAN
Cairan pendingin mesin *1
Penggantian pertama: pada 195.000 km
(120.000 mil) atau 120 bulan
Setelah itu: setiap 30.000 km (25.000 mil)
atau 24 bulan*2
Kondisi baterai
I
I
I
I
I
I
I
I
Semua sistem kelistrikan
I
I
I
I
I
I
I
I
Jalur, selang dan sambungan rem
I
I
I
I
I
I
I
I
Pedal rem/kopling
I
I
I
I
I
I
I
I
Rem parkir
I
I
I
I
I
I
I
I
Minyak rem/kopling
I
I
R
I
I
R
I
I
Cakram rem dan pad
I
I
I
I
I
I
I
I
Steering gear rack, linkage dan boots
I
I
I
I
I
I
I
I
Drive shafts dan boots
I
I
I
I
Rotasi ban (termasuk pemeriksaan
keausan dan tekanan ban)
Rotasi setiap 15.000 km (10.000 mil)
atau 12 bulan
*1: Saat menambahkan cairan pendingin mesin, gunakan hanya air deionisasi atau air lunak untuk kendaraan
Anda dan jangan pernah mencampur air keras ke dalam cairan pendingin mesin yang sudah ada. Campuran
cairan pendingin mesin yang tidak sesuai dapat menyebabkan malfungsi atau kerusakan mesin yang serius.
*2: Untuk kenyamanan Anda, penggantian dapat dilakukan lebih awal bersamaan dengan perawatan item
lainnya.
9-11
Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)
Halaman 382
Perawatan
I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti.
R: Ganti.
Jumlah bulan atau jarak tempuh, mana yang tercapai lebih dahulu
Bulan
12
24
36
48
60
72
84
96
INTERVAL
PERAWATAN
Mil × 1.000
10
20
30
40
50
60
70
80
Km × 1.000
15
30
45
60
75
90
105
120
ITEM PERAWATAN
Ball joint suspensi depan
I
I
I
I
I
I
I
I
Baut dan mur pada sasis dan bodi
I
I
I
I
I
I
I
I
Refrigerant A/C (jika dilengkapi)
I
I
I
I
I
I
I
I
Kompresor AC (jika dilengkapi)
I
I
I
I
I
I
I
I
Filter udara kabin (jika dilengkapi)
R
R
R
R
R
R
R
R
Oli transmisi manual (jika dilengkapi)*1
Tidak perlu pemeriksaan, tidak perlu servis
Oli Intelligent Variable Transmission
(jika dilengkapi)*1
Tidak perlu pemeriksaan, tidak perlu servis
Sistem exhaust (knalpot)
I
I
I
I
*1: Oli transmisi harus diganti setelah transmisi terendam air.
9-12
Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang rendah
Halaman 383
Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak
tempuh yang rendah
Item berikut harus diservis lebih sering pada kendaraan yang sering digunakan dalam
kondisi penggunaan yang berat atau jarak tempuh rendah. Lihat tabel di bawah untuk
interval perawatan yang sesuai.
I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti
R: Ganti
Item perawatan
Tindakan
perawatan
Interval perawatan
Kondisi
mengemudi
Oli mesin dan filter oli mesin
R
Ganti setiap 7.500 km
(5.000 mil) atau 6 bulan
Filter air cleaner
R
Ganti lebih sering sesuai
kondisi
C, E
Busi
R
Ganti lebih sering sesuai
kondisi
A, B, F, G,
H, I, K
Steering gear rack, linkage dan
boots
I
Ganti lebih sering sesuai
kondisi
C, D, E, F,
G
Ball joint suspensi depan
I
Periksa lebih sering sesuai
kondisi
C, D, E, F,
G
Cakram rem dan pad, kaliper
dan rotor
I
Periksa lebih sering sesuai
kondisi
C, D, E, G,
H
Rem parkir
I
Periksa lebih sering sesuai
kondisi
C, D, G, H
Driveshaft dan boots
I
Periksa lebih sering sesuai
kondisi
C, D, E, F,
G, H, I, J
Filter udara kabin
(jika dilengkapi)
R
Ganti lebih sering sesuai
kondisi
C, E, G
Oli transmisi manual
(jika dilengkapi)
R
Setiap 120.000
km (80.000 mil)
C, D, F, G,
H, I, J
Oli Intelligent Variable
Transmission (jika dilengkapi)
R
Setiap 100.000
km (62.500 mil)
A, C, D, E,
F, G, H, I, K
A, B, C, D,
E, F, G, H,
I, J, K, L
9-13
Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang rendah
Halaman 384
Perawatan
Kondisi penggunaan yang berat
A : Mengemudi berulang kali dengan jarak pendek kurang dari 8 km (5 mil) saat
temperatur normal atau kurang dari 16 km (10 mil) saat temperatur beku
B : Idling mesin dalam waktu yang lama atau kecepatan rendah dalam jarak jauh
C : Mengemudi di jalan kasar, berdebu, berlumpur, tidak beraspal, berbatu, atau atau
mempunyai kadar garam yang tinggi
D : Mengemudi di daerah bersalju atau menggunakan bahan korosif
E : Mengemudi dalam kondisi sangat berdebu
F : Mengemudi di lalu lintas padat
G : Mengemudi pada tanjakan/turunan/pegunungan secara berulang kali
H : Digunakan untuk menarik trailer, berkemah, atau mengemudi dengan membawa
beban muatan di atap kendaraan
I : Digunakan sebagai mobil patroli, taksi, atau penggunaan komersial lainnya
J : Sering mengemudi dengan kecepatan tinggi atau akselerasi/deselerasi secara
mendadak
K : Sering mengemudi dalam kondisi stop-and-go
L : Menggunakan oli mesin yang tidak direkomendasikan (mineral, semi-sintetik,
spesifikasi rendah, dll.)
9-14
Sistem pendingin
Halaman 385
Penjelasan item jadwal
perawatan
Oli mesin dan filter
Oli mesin dan filter harus diganti sesuai
interval yang ditentukan dalam jadwal
perawatan (lihat Buku Informasi
Warranty & Perawatan pada kendaraan
Anda). Jika kendaraan digunakan dalam
kondisi yang berat, penggantian oli dan
filter harus dilakukan lebih sering.
Drive belts
Periksa semua drive belt dari
kemungkinan adanya sobekan, retakan,
keausan berlebihan atau terkena oli.
Ganti bila perlu.
Periksa ketegangan drive belt secara
berkala dan sesuaikan bila perlu.
Informasi
Selalu matikan mesin sebelum
memeriksa drive belts.
Jalur, selang dan sambungan
bahan bakar
Periksa jalur, selang, dan sambungan
bahan bakar terhadap kebocoran dan
kerusakan. Kami menyarankan agar Anda
segera mengganti komponen yang rusak
atau bocor di dealer resmi HYUNDAI.
Filter bahan bakar
Filter bahan bakar dianggap bebas
perawatan namun pemeriksaan berkala
direkomendasikan tergantung pada
kualitas bahan bakar. Jika terjadi
tersendatnya aliran bahan bakar, mesin
tidak stabil, kehilangan power mesin,
atau sulit dihidupkan, kami sarankan
agar filter bahan bakar segera diganti di
dealer resmi HYUNDAI.
Selang uap dan tutup tangki
bahan bakar
Selang uap dan tutup tangki bahan bakar
harus diperiksa sesuai dengan interval
pada Jadwal Perawatan. Pastikan
penggantian selang uap atau tutup
pengisi bahan bakar dilakukan dengan
benar.
Selang ventilasi vakum
crankcase
Periksa secara visual pemasangan yang
tepat, gesekan, retakan, kerusakan, dan
kebocoran. Segera ganti komponen yang
rusak atau aus.
Filter air cleaner
Gunakan filter air cleaner asli HYUNDAI
saat melakukan penggantian filter.
Busi
Pastikan Anda memasang busi baru
dengan kisaran panas yang sesuai.
Saat memasang busi baru, pastikan koil
pengapian dalam kondisi bersih dan
bebas dari oli atau kotoran. Bersihkan
dan lap bagian bawah koil pengapian
untuk mencegah kontaminasi pada busi
saat pemasangan.
PERINGATAN
Jangan melepaskan busi dari kendaraan
saat mesin panas. Hal ini dapat merusak
mesin dan menyebabkan luka bakar.
Sistem pendingin
Periksa komponen sistem pendingin
seperti radiator, reservoir cairan
pendingin mesin, selang, dan
sambungannya terhadap kebocoran dan
kerusakan. Ganti komponen yang rusak.
9-15
Pipa knalpot dan muffler
Halaman 386
Perawatan
Cairan pendingin mesin
Cairan pendingin harus diganti sesuai
interval yang ditentukan dalam
jadwal perawatan.
jika dilengkapi
Oli transmisi manual
Periksa oli transmisi manual sesuai
jadwal perawatan.
Intelligent variable
jika dilengkapi
transmission fluid
Oli Intelligent Variable Transmission
tidak perlu diperiksa dalam kondisi
penggunaan normal.
Kami sarankan oli Intelligent Variable
Transmission diganti oleh dealer resmi
HYUNDAI sesuai jadwal perawatan.
PEMBERITAHUAN
Penggunaan oli yang tidak sesuai
spesifikasi dapat menyebabkan
kerusakan atau kegagalan transmisi.
Gunakan hanya oli Intelligent Variable
Transmission yang direkomendasikan.
Informasi
Warna oli Intelligent Variable
Transmission yang baru adalah kuning
muda.
Seiring penggunaan kendaraan, warna
oli akan menjadi lebih gelap.
Hal ini normal dan tidak perlu diganti
hanya karena perubahan warna.
9-16
Jalur dan selang rem
Periksa secara visual pemasangan
yang tepat, gesekan, retakan,
kerusakan, dan kebocoran. Segera
ganti komponen yang rusak atau aus.
Minyak rem/kopling
Periksa level minyak rem/kopling pada
reservoir minyak rem. Level harus
berada di antara tanda MIN dan MAX di
sisi reservoir. Gunakan hanya minyak
rem hidraulik yang memenuhi spesifikasi
DOT 4.
Rem parkir
Periksa sistem rem parkir termasuk
kabel-kabelnya.
Cakram rem, pad, kaliper, dan
rotor
Periksa pad, cakram, dan rotor dari
keausan berlebihan. Periksa kaliper dari
kemungkinan kebocoran minyak.
Untuk informasi lebih jelasnya mengenai
batas keausan pad atau kampas,
kunjungi http://service.hyundai-
motor.com.
Pipa knalpot dan muffler
Periksa secara visual pipa knalpot,
muffler, dan penggantungnya terhadap
retakan, kerusakan, atau korosi.
Hidupkan mesin dan dengarkan dengan
cermat adanya kebocoran gas buang.
Kencangkan sambungan atau ganti
komponen yang rusak.
Memeriksa level oli mesin (Mesin bensin)
Halaman 387
Baut mounting suspensi
Periksa sambungan suspensi terhadap
kelonggaran atau kerusakan.
Kencangkan kembali dengan torsi
yang sesuai.
Steering gear box, linkage &
boots/lower arm ball joint
Dengan kendaraan dalam keadaan
berhenti dan mesin mati, periksa adanya
kelonggaran berlebih pada roda kemudi.
Periksa linkage dari kemungkinan
bengkok atau rusak. Periksa boot dan
ball joint terhadap kerusakan, retakan,
atau keausan.
Ganti komponen yang rusak.
Drive shafts dan boots
Periksa drive shafts, boot, dan clamp
terhadap keretakan, keausan, atau
kerusakan. Ganti komponen yang rusak
dan lumasi ulang dengan grease jika
diperlukan.
Refrigerant A/C
Periksa jalur dan sambungan sistem
pendingin udara terhadap kebocoran
dan kerusakan.
Oli mesin
Memeriksa level oli mesin
(Mesin bensin)
Oli mesin digunakan untuk pelumasan,
pendinginan, dan pengoperasian
berbagai komponen hidraulik di dalam
mesin. Konsumsi oli saat berkendara
adalah hal yang normal, oleh karena itu
penting untuk memeriksa dan mengisi
ulang oli secara berkala. Periksa dan isi
ulang oli sesuai jadwal perawatan yang
direkomendasikan untuk menjaga
performa oli.
Ikuti prosedur berikut untuk memeriksa
oli mesin:
1. Ikuti semua peringatan dari produsen
oli.
2.Pastikan kendaraan berada di
permukaan datar dengan
menempatkan gear di posisi P (Parkir)
dan menerapkan rem parkir.
3.Hidupkan mesin dan panaskan hingga
temperatur cairan pendingin stabil
pada temperatur pengoperasian
normal.
4.Matikan mesin, buka tutup pengisi oli,
dan cabut dipstick. Tunggu 15 menit
agar oli kembali ke bak oli.
5.Bersihkan dipstick, lalu masukkan
kembali sepenuhnya.
9-17
Memeriksa filter dan oli mesin
Halaman 388
Perawatan
6.Cabut kembali dipstick dan periksa
level oli. Level harus berada di antara F
(Full) dan L (Low).
2C_EngineOilGauge_SmartstreamG1.5
7. Jika level oli berada di bawah L,
tambahkan oli hingga mencapai F.
2C_EngineOilGaugeGasoline_1
Gunakan hanya oli mesin yang di-
rekomendasikan (Lihat bagian “Pelumas
dan kapasitas yang direkomendasikan” di
Bab 2).
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada mesin
Anda:
• Jangan menumpahkan oli saat
melakukan pengisian atau
penggantian oli. Segera bersihkan
tumpahan oli.
• Konsumsi oli mesin dapat meningkat
selama masa inreyen kendaraan baru
dan akan stabil setelah 6.000 km
(4.000 mil).
• Konsumsi oli juga dapat dipengaruhi
oleh gaya berkendara, kondisi iklim,
kondisi lalu lintas, kualitas oli, dan lain-
lain. Oleh karena itu, periksalah level
oli secara berkala dan isi ulang jika
diperlukan.
9-18
Memeriksa filter dan oli
mesin
2C_RecommendedEngineOil
• Fungsi pelumasan, pencegahan karat,
pendinginan, dan pembersihan dari
oli mesin akan menurun secara
bertahap selama masa pakai.
Kami menyarankan agar oli dan filter
mesin diganti oleh dealer resmi
HYUNDAI sesuai dengan jadwal
perawatan yang terdapat pada Buku
Informasi Warranty & Perawatan
kendaraan Anda.
• Jika jadwal penggantian oli mesin
terlewat, performa oli akan menurun
dan dapat mempengaruhi kondisi
mesin. Oleh karena itu, ganti oli mesin
sesuai jadwal perawatan.
• Untuk menjaga kondisi mesin agar
tetap optimal, gunakan filter dan oli
mesin yang direkomendasikan. Jika
tidak menggunakan filter dan oli
mesin yang direkomendasikan,
gantilah sesuai jadwal perawatan
untuk kondisi penggunaan yang
berat.
• Tujuan jadwal penggantian oli mesin
adalah untuk mencegah penurunan
performa oli dan tidak berhubungan
langsung dengan konsumsi oli. Periksa
dan isi ulang oli mesin secara berkala.
Memeriksa level cairan pendingin mesin
Halaman 389
PERINGATAN
Oli mesin bekas dapat menyebabkan
iritasi atau kanker kulit jika bersentuhan
dalam waktu yang lama. Oli mesin bekas
mengandung bahan kimia yang terbukti
bisa menyebabkan kanker pada hewan
laboratorium.
Selalu lindungi kulit Anda dengan
mencuci tangan secara menyeluruh
menggunakan sabun dan air hangat
segera setelah menangani oli bekas.
PERHATIAN
Oli mesin sangat panas setelah
kendaraan digunakan dan dapat
menyebabkan luka bakar saat melakukan
penggantian.
Gantilah oli mesin setelah oli dingin.
Jangan menambahkan zat aditif ke
dalam oli mesin. Aditif dapat mengubah
sifat oli dan menyebabkan kerusakan
mesin yang serius.
Cairan pendingin mesin
Sistem pendingin bertekanan tinggi ini
dilengkapi reservoir yang sudah diisi
dengan cairan pendingin anti-beku
tahan lama sejak dari pabrikan.
Periksa tingkat perlindungan anti-beku
dan level cairan pendingin setidaknya
satu kali setahun, pada awal musim
dingin dan sebelum bepergian ke daerah
dengan iklim yang lebih dingin.
Memeriksa level cairan
pendingin mesin
2C_EngineCoolant
Periksa kondisi dan sambungan semua
selang sistem pendingin dan selang
pemanas. Ganti selang yang
membengkak atau rusak.
Level cairan pendingin harus berada di
antara tanda F (Full) dan L (Low) pada
sisi reservoir saat mesin dalam kondisi
dingin.
Jika level cairan rendah, tambahkan air
suling (deionisasi) hingga mencapai
tanda F (Full), namun jangan sampai
berlebihan. Jika perlu penambahan
cairan secara sering, kami sarankan
untuk memeriksakan sistem pendingin di
dealer resmi HYUNDAI.
9-19
Memeriksa level cairan pendingin mesin
Halaman 390
Perawatan
PERINGATAN
WL_RadiatorHotWarning
Jangan pernah membuka tutup radiator
atau baut pembuangan saat mesin dan
radiator masih panas. Cairan pendingin
dan uap panas dapat menyembur keluar
dan menyebabkan cedera serius.
Matikan mesin dan tunggu hingga mesin
dingin. Gunakan handuk tebal untuk
membuka tutup radiator dan putar
perlahan berlawanan arah jarum jam ke
posisi stoper pertama.
Mundur selangkah untuk memberi ruang
saat tekanan dilepaskan. Setelah yakin
seluruh tekanan telah keluar, tekan tutup
ke bawah (dengan handuk tebal) dan
lanjutkan memutar berlawanan arah
jarum jam hingga terbuka.
9-20
PERINGATAN
WL_RadiatorFANWarning
Motor elektrik pada kipas pendingin
dapat tetap beroperasi atau menyala
meski mesin tidak hidup, dan dapat
menyebabkan cedera serius.
Jauhkan tangan, pakaian, dan peralatan
dari bilah kipas yang berputar. Selalu
matikan kendaraan, kecuali saat
diperlukan pengecekan dengan mesin
yang hidup. Berhati-hatilah karena kipas
pendingin tetap dapat beroperasi jika
terminal negatif (-) baterai tidak dilepas.
PERINGATAN
Pastikan tutup cairan pendingin
tertutup rapat setelah pengisian. Jika
tidak, mesin akan terlalu panas saat
berkendara.
1. Periksa apakah label pada tutup cairan
pendingin menghadap ke depan.
2C_CheckCoolantCapLocked
2. Pastikan tonjolan kecil pada bagian
dalam tutup terkunci dengan benar.
Mengganti cairan pendingin mesin
Halaman 391
Informasi
Level cairan pendingin dipengaruhi
oleh temperatur mesin. Matikan mesin
sebelum memeriksa atau mengisi ulang
cairan pendingin.
Cairan pendingin mesin yang
direkomendasikan
• Saat menambahkan cairan pendingin,
gunakan hanya air deionisasi, air
suling, atau air lunak untuk kendaraan
Anda dan jangan mencampurkan air
keras ke dalam cairan pendingin
bawaan pabrik.
• Campuran cairan pendingin yang tidak
sesuai dapat menyebabkan malfungsi
atau kerusakan mesin yang serius.
• Mesin pada kendaraan Anda memiliki
komponen berbahan aluminium dan
harus dilindungi dengan cairan
pendingin berbasis etilena glikol fosfat
untuk mencegah korosi dan
pembekuan.
• Jangan gunakan cairan pendingin
berbahan alkohol atau metanol
maupun mencampurnya dengan
cairan pendingin yang ditentukan.
• Jangan gunakan campuran dengan
kandungan anti-beku lebih dari 60%
atau kurang dari 35%, karena akan
mengurangi efektivitas cairan
pendingin.
Untuk persentase pencampuran, lihat
tabel berikut:
Persentase Campuran
(volume)
Temperatur
Lingkungan
Anti-beku
Air
-15 °C (5 °F)
35
65
-25 °C (-13 °F)
40
60
-35 °C (-31 °F)
50
50
-45 °C (-49 °F)
60
40
Informasi
Jika Anda ragu mengenai rasio
pencampuran, campurkan 50% air dan
50% anti-beku adalah yang paling
mudah dilakukan karena komposisinya
seimbang. Campuran ini sesuai untuk
digunakan pada sebagian besar kisaran
temperatur mulai dari -35 °C (-31 °F) ke
atas.
Mengganti cairan pendingin
mesin
Kami menyarankan agar penggantian
cairan pendingin dilakukan oleh dealer
resmi HYUNDAI sesuai jadwal perawatan
yang tertera pada Buku Informasi
Warranty & Perawatan kendaraan Anda.
PERINGATAN
Jangan gunakan cairan pendingin atau
anti-beku mesin ke dalam reservoir
cairan washer.
Cairan pendingin dapat sangat
mengganggu visibilitas saat
disemprotkan ke kaca depan dan dapat
menyebabkan hilangnya kendali atas
kendaraan, serta berisiko menyebabkan
kecelakaan.
Cairan pendingin juga dapat merusak cat
dan trim bodi kendaraan.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
komponen mesin, letakkan handuk tebal
di sekitar tutup cairan pendingin
sebelum pengisian ulang untuk
menghindari tumpahan cairan ke bagian
mesin seperti alternator.
9-21
Memeriksa level minyak rem/kopling
Halaman 392
Perawatan
Minyak rem/kopling
Memeriksa level minyak rem/
kopling
2C_BreakOilLevel
Periksa level minyak di dalam reservoir
secara berkala. Level minyak harus
berada di antara tanda MAX dan MIN
pada sisi reservoir.
Sebelum membuka tutup reservoir dan
menambahkan minyak rem/kopling,
bersihkan area sekitar tutup secara
menyeluruh agar tidak terjadi
kontaminasi pada minyak.
Jika level minyak rendah, tambahkan
minyak hingga mencapai tanda MAX.
Level minyak dapat menurun seiring
jarak tempuh akibat keausan kampas
rem. Hal ini merupakan kondisi yang
normal.
Jika level minyak sangat rendah, kami
sarankan agar kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
PERINGATAN
Jika sistem rem memerlukan pengisian
cairan secara sering, hal ini bisa
menunjukkan adanya kebocoran dalam
sistem rem.
Kami menyarankan agar kendaraan
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
9-22
PERINGATAN
Jangan biarkan minyak rem/kopling
terkena mata Anda. Jika minyak
mengenai mata, bilas dengan air bersih
setidaknya selama 15 menit dan segera
cari pertolongan medis.
PEMBERITAHUAN
• Hindari kontak minyak rem/kopling
dengan cat bodi kendaraan karena
dapat merusaknya.
• JANGAN gunakan minyak rem/kopling
yang telah terbuka terlalu lama karena
kualitasnya tidak dapat dijamin.
• Jangan gunakan jenis minyak rem/
kopling yang tidak direkomendasikan.
Beberapa tetes minyak berbasis
mineral seperti oli mesin dapat
merusak komponen sistem rem.
Informasi
Gunakan hanya minyak rem/kopling
yang direkomendasikan (Lihat bagian
“Pelumas dan kapasitas yang
direkomendasikan” di Bab 2).
Mengganti filter
Halaman 393
Cairan washer
Memeriksa level cairan
washer
2C_WasherFluid
Periksa level cairan di dalam reservoir
washer dan tambahkan cairan jika
diperlukan. Air biasa dapat digunakan
jika cairan washer tidak tersedia.
Namun, gunakan cairan washer dengan
karakteristik anti beku pada musim
dingin untuk mencegah pembekuan.
PERINGATAN
Untuk mencegah cedera serius atau
kematian, ambil tindakan pencegahan
berikut saat menggunakan cairan
washer:
• Jangan gunakan cairan pendingin
mesin atau anti beku ke dalam
reservoir washer. Cairan pendingin
mesin dapat sangat mengganggu
visibilitas saat disemprotkan ke kaca
depan dan dapat menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan yang
berakibat kecelakaan atau kerusakan
pada cat dan trim bodi.
• Jangan biarkan percikan api atau
nyala api mengenai cairan washer atau
reservoir washer. Cairan washer dapat
mengandung alkohol dan bersifat
mudah terbakar.
• Jangan sampai cairan washer
terminum dan hindari kontak dengan
kulit. Cairan washer berbahaya bagi
manusia dan hewan.
• Jauhkan cairan washer dari jangkauan
anak-anak dan hewan.
Air cleaner
Mengganti filter
Filter air cleaner dapat dibersihkan untuk
perawatan dengan menggunakan udara
bertekanan.
Jangan mencuci atau membilas filter
dengan air, karena air akan merusaknya.
Jika filter kotor, maka harus diganti.
Gantilah filter sesuai dengan jadwal
perawatan.
1. Tarik tuas pada penutup filter air
cleaner ke bawah.
2C_AirCleaner
2. Angkat penutup air cleaner untuk
membuka. Gantilah filter air cleaner.
2C_AirCleanerReplacementProcedure
3. Pasang kembali penutup air cleaner
dengan urutan terbalik dari
pembongkaran.
4.Periksa apakah penutup terpasang
dengan kuat.
9-23
Mengganti filter
Halaman 394
Perawatan
PEMBERITAHUAN
• Jangan mengemudi tanpa
menggunakan filter air cleaner. Hal ini
dapat menyebabkan keausan mesin
secara berlebihan.
• Saat melepas filter air cleaner, berhati-
hatilah agar debu atau kotoran tidak
masuk ke saluran udara, karena dapat
menimbulkan kerusakan.
• Kami sarankan Anda menggunakan
suku cadang dari dealer resmi
HYUNDAI untuk penggantian.
Penggunaan suku cadang yang tidak
asli dapat merusak mesin.
• Jangan seprotkan udara ke bagian
dalam filter air cleaner. Debu atau
kotoran dapat masuk ke saluran udara.
• Pastikan filter pengganti terpasang
dengan kuat saat memasang kembali
filter air cleaner, dan tuas pengunci
juga terpasang dengan benar.
Informasi
Jika kendaraan dioperasikan di daerah
yang sangat berdebu atau berpasir,
gantilah filter air cleaner lebih sering
dari interval yang direkomendasikan.
(Lihat “point 8” di bab ini.)
9-24
Filter udara kabin
Memeriksa filter
Filter udara kabin harus diganti sesuai
dengan jadwal perawatan. Jika
kendaraan dioperasikan di perkotaan
dengan tingkat polusi udara yang tinggi
atau di jalan yang kasar dan berdebu
untuk waktu yang lama, maka filter harus
diperiksa lebih sering dan diganti lebih
awal. Gantilah filter udara kabin dengan
mengikuti prosedur di bawah ini, dan
berhati-hatilah agar tidak merusak
komponen lain.
Mengganti filter
Mengganti filter
1. Buka Laci dasbor.
2C_AirFilterReplacementProcedure
2. Lepaskan tiang penyangga (1).
Tekan kedua sisi Laci dasbor seperti
yang ditunjukkan pada ilustrasi. Hal ini
akan melepaskan pin penahan Laci
dasbor dari tempatnya, sehingga laci
dapat menggantung.
2C_AirFilterReplacementProcedure_2
Memeriksa karet wiper
Halaman 395
3. Lepas kotak filter udara kontrol
temperatur dengan menekan pengunci
di sisi kanan penutup.
2C_AirFilterReplacementProcedure_3
4.Gantilah filter udara kabin.
5. Pasang kembali dengan urutan terbalik
dari pembongkaran.
PEMBERITAHUAN
2C_AirFilterReplacementCaution
Pasang filter udara kabin baru dengan
arah yang benar, dengan simbol panah
(↓) menghadap ke bawah, untuk
mencegah kebisingan dan memastikan
efektivitas.
Karet wiper
Memeriksa karet wiper
Kontaminasi pada kaca depan atau karet
wiper oleh zat asing dapat mengurangi
efektivitas pembersihan oleh karet
wiper.
Sumber umum kontaminasi adalah
serangga, getah pohon, dan penggunaan
wax panas dari beberapa tempat
pencucian mobil otomatis. Jika karet
wiper tidak bisa membersihkan kaca
dengan bersih, bersihkan kaca dan karet
menggunakan cairan pembersih kaca
atau deterjen ringan, lalu bilas hingga
bersih. Gantilah karet wiper jika
diperlukan.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada karet
wiper, lengan, atau komponen lainnya,
jangan:
• Gunakan bensin, kerosin, thinner cat,
atau pelarut lainnya di dekat atau pada
karet wiper.
• Coba gerakkan wiper secara manual.
Informasi
Lapisan wax panas dari tempat
pencucian mobil otomatis diketahui
dapat membuat kaca sulit untuk
dibersihkan.
Informasi
Karet wiper adalah komponen habis
pakai. Keausan normal pada wiper
mungkin tidak tercakup dalam garansi
kendaraan Anda.
9-25
Mengganti karet wiper
Halaman 396
Perawatan
Mengganti karet wiper
Jika karet wiper tidak lagi bisa
membersihkan kaca dengan bersih,
kemungkinan karet wiper sudah aus atau
retak, dan perlu diganti.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
lengan wiper atau komponen lainnya,
jangan gerakkan wiper secara manual.
PEMBERITAHUAN
Penggunaan karet wiper yang tidak
sesuai spesifikasi dapat menyebabkan
kegagalan atau malfungsi pada wiper.
PEMBERITAHUAN
• Untuk mencegah kerusakan pada kap
mesin dan lengan wiper, lengan wiper
hanya boleh diangkat saat berada di
posisi sekaan atas.
• Selalu kembalikan lengan wiper ke
kaca sebelum berkendara.
PEMBERITAHUAN
Jangan biarkan lengan wiper jatuh ke
kaca, karena dapat menyebabkan kaca
pecah atau retak.
9-26
Posisi servis wiper kaca depan
Kendaraan ini memiliki desain wiper
“tersembunyi” yang berarti wiper tidak
dapat diangkat saat berada di posisi
penghentian paling bawah.
2C_FontWiperReplacementProcedure
1. Dalam waktu 20 detik setelah
mematikan mesin, angkat dan tahan
tuas wiper ke posisi MIST selama
sekitar 2 detik hingga wiper bergerak
ke posisi atas.
2. Pada saat ini Anda dapat mengangkat
wiper dari kaca.
3.Letakkan kembali wiper secara
perlahan ke kaca.
4.Aktifkan wiper ke posisi ON untuk
mengembalikannya ke posisi
penghentian paling bawah.
Mengganti karet wiper
Halaman 397
Tipe A
1. Angkat klip karet wiper (1), lalu angkat
karet wiper (2).
2C_FontWiperReplacementProcedure_1
2. Tekan pengunci (3), lalu tarik karet
wiper (4) ke bawah.
2C_FontWiperReplacementProcedure_2
3. Lepas karet wiper dari lengan wiper (5).
2C_FontWiperReplacementProcedure_3
4.Pasang unit karet wiper baru dengan
urutan terbalik dari pelepasan.
5. Kembalikan lengan wiper ke kaca.
Tipe B
1. Putar karet wiper untuk mengakses
klip.
2C_FontWiperReplacementProcedure_4
2. Tekan klip (1), lalu tarik karet wiper (2)
ke bawah.
2C_FontWiperReplacementProcedure_5
9-27
Mengganti karet wiper
Halaman 398
Perawatan
3. Lepas karet wiper dari lengan wiper.
2C_FontWiperReplacementProcedure_6
4.Pasang unit karet wiper baru dengan
urutan terbalik dari pelepasan.
5. Kembalikan lengan wiper ke kaca.
9-28
Mengganti karet wiper kaca
belakang
jika dilengkapi
2C_RearWiperReplacementProcedure_1
1. Angkat lengan wiper lalu putar unit
karet wiper (1).
2. Tarik unit karet wiper (2).
3. Pasang unit karet wiper baru dengan
menekan bagian tengah ke dalam slot
pada lengan wiper hingga terdengar
bunyi klik (3).
2C_RearWiperReplacementProcedure_2
4.Setelah penggantian selesai, turunkan
lengan wiper ke kaca belakang, lalu
hidupkan kendaraan dan aktifkan wiper
untuk memastikan karet terpasang
dengan benar.
Baterai
Halaman 399
Baterai
PERINGATAN
Untuk mencegah CEDERA SERIUS atau
KEMATIAN bagi Anda atau orang di
sekitar, selalu ikuti tindakan pencegahan
berikut saat beroperasi di dekat atau
menangani baterai:
Ě
Selalu baca dan ikuti panduan dengan
cermat saat menangani baterai.
ğ
Gunakan pelindung mata yang dirancang
khusus untuk melindungi dari percikan
asam.
ě
Jauhkan semua sumber api, percikan,
atau bahan yang menghasilkan api dari
baterai.
Ĝ
Gas hidrogen selalu ada di dalam sel
baterai, sangat mudah terbakar, dan
dapat meledak jika terkena api.
ĝ
Jauhkan baterai dari jangkauan anak-anak.
Ğ
Baterai mengandung asam sulfat yang
sangat korosif. Jangan biarkan asam
bersentuhan dengan mata, kulit, atau
pakaian Anda.
Jika asam masuk ke mata Anda, bilas
dengan air bersih selama setidaknya 15
menit dan segera cari bantuan medis.
Jika asam terkena kulit, cuci area
tersebut secara menyeluruh. Jika terasa
nyeri atau terbakar, segera hubungi
tenaga medis.
OJC070047
Baterai mengandung timbal. Jangan
buang baterai bekas secara
sembarangan. Kembalikan baterai ke
dealer resmi HYUNDAI untuk didaur
ulang.
• Saat mengangkat baterai berbahan
plastik, tekanan berlebih pada casing
dapat menyebabkan kebocoran asam.
Angkat dengan alat pengangkat baterai
atau tangan di sudut yang berlawanan.
• Jangan mencoba menjumper baterai
kendaraan jika baterai dalam kondisi
beku.
• JANGAN PERNAH mencoba mengisi
ulang daya baterai saat kabel baterai
kendaraan masih terhubung.
• Sistem pengapian listrik beroperasi
pada tegangan tinggi. JANGAN
PERNAH menyentuh komponen ini
saat mesin hidup atau tombol Engine
Start/Stop dalam posisi ON.
9-29
Untuk perawatan baterai terbaik
Halaman 400
Perawatan
PEMBERITAHUAN
Selalu ikuti panduan berikut saat
menangani baterai kendaraan Anda
untuk mencegah kerusakan pada baterai:
• Jika kendaraan tidak digunakan dalam
waktu yang lama di daerah
bertemperatur rendah, lepaskan
baterai dan simpan di dalam ruangan.
• Selalu isi daya baterai secara penuh
untuk mencegah kerusakan pada
casing di temperatur rendah.
• Hindari cairan mengenai terminal
baterai. Hal ini dapat menurunkan
performa baterai dan menyebabkan
cedera. Hati-hati saat memuat barang/
muatan cair di pintu bagasi.
• Jangan memiringkan baterai.
• Jika Anda menghubungkan perangkat
elektronik tidak resmi ke baterai,
baterai dapat mengalami kehabisan
daya. Jangan gunakan perangkat yang
tidak resmi.
9-30
Untuk perawatan baterai
terbaik
2C_TakingCareOfBaterai
• Pastikan baterai terpasang dengan
kuat.
• Jaga bagian atas baterai tetap bersih
dan kering.
• Jaga terminal dan sambungan tetap
bersih, kencang, dan dilapisi dengan
petroleum jelly atau gemuk terminal.
• Segera bilas asam yang tumpah dari
baterai dengan larutan air dan soda
kue.
• Jika kendaraan tidak akan digunakan
dalam waktu yang lama, lepaskan
kabel baterai.
PEMBERITAHUAN
Jika level elektrolit rendah, tambahkan air
suling (atau air demineralisasi). Jangan
pernah menambahkan asam sulfat atau
elektrolit lainnya.
Label kapasitas baterai
Halaman 401
Informasi
Untuk baterai yang ditandai dengan
tanda UPPER dan LOWER
2C_FloodedBateraiMinMaxLine
Jika kendaraan Anda dilengkapi dengan
baterai bertanda LOWER (MIN) dan
UPPER (MAX) pada sisi baterai, periksa
level elektrolitnya.
Level elektrolit harus berada di antara
tanda LOWER (MIN) dan UPPER (MAX).
Hati-hati agar air suling (atau air
demineralisasi) tidak tumpah ke
permukaan baterai atau komponen di
sekitarnya.
Jangan mengisi sel baterai secara
berlebihan. Jika tidak, dapat
menyebabkan korosi pada baterai atau
komponen lainnya. Pastikan penutup sel
tertutup rapat.Kami sarankan Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI
untuk perawatan baterai yang lebih baik.
Label kapasitas baterai
2C_BateraiCapacityLabel
• Label baterai yang sebenarnya pada
kendaraan dapat berbeda dari
ilustrasi.
1. MF45L-DIN: Nama model baterai
HYUNDAI
2. 12V: Tegangan nominal
3. 45Ah (20HR): Kapasitas nominal
(dalam Ampere-jam)
4. RC 80min: Kapasitas cadangan
nominal (dalam menit)
5. CCA 410A (SAE/EN): Arus pengujian
dingin
9-31
Mengisi ulang daya baterai
Halaman 402
Perawatan
Mengisi ulang daya baterai
Dengan perangkat pengisi daya
baterai
Kendaraan Anda menggunakan baterai
bebas perawatan berbasis kalsium.
• Jika baterai kehilangan daya dalam
waktu singkat (misalnya karena
headlamp atau lampu kabin menyala
saat kendaraan tidak digunakan), isi
ulang daya baterai secara perlahan
(trickle charge) selama 10 jam.
• Jika baterai kehilangan daya secara
bertahap karena beban listrik yang
tinggi saat kendaraan digunakan, isi
ulang dengan arus 20-30 A selama dua
jam.
PERINGATAN
Selalu ikuti instruksi ini saat mengisi
ulang daya baterai untuk menghindari
risiko CEDERA SERIUS atau KEMATIAN
akibat ledakan atau luka bakar akibat
asam:
• Sebelum melakukan perawatan atau
pengisian ulang, matikan semua
aksesoris dan tekan tombol Engine
Start/Stop ke posisi OFF.
• Jauhkan semua sumber api, percikan,
atau bahan yang menghasilkan api dari
baterai.
• Lakukan pekerjaan di luar ruangan atau
area dengan ventilasi yang baik.
• Gunakan pelindung mata saat
memeriksa baterai selama pengisian
daya.
• Baterai harus dilepas dari kendaraan
dan ditempatkan di area yang
berventilasi baik.
• Perhatikan kondisi baterai selama
pengisian, dan hentikan atau kurangi
arus pengisian jika sel baterai mulai
mendidih secara berlebihan.
9-32
• Kabel negatif baterai harus dilepas
terlebih dahulu dan dipasang terakhir
saat baterai dilepas. Lepaskan
perangkat pengisi daya baterai dengan
urutan berikut:
1. Matikan switch utama perangkat
pengisi daya baterai.
2. Lepas clamp negatif dari terminal
negatif baterai.
3.Lepas clamp positif dari terminal
positif baterai.
• Kami menyarankan menggunakan
baterai asli HYUNDAI atau baterai
pengganti yang sesuai dengan
spesifikasi kendaraan Anda.
Dengan menjumper baterai
Setelah menjumper baterai dari baterai
yang normal, hidupkan kendaraan dan
kemudikan selama 20-30 menit sebelum
dimatikan. Kendaraan mungkin tidak
dapat dihidupkan kembali jika dimatikan
sebelum daya baterai terisi ulang dengan
cukup. Lihat bagian “Menjumper baterai”
di Bab 8 untuk informasi lebih jelasnya
mengenai prosedur menjumper baterai
kendaraan.
Informasi
Ġ
Membuang baterai sembarangan dapat
membahayakan lingkungan dan
kesehatan manusia. Buang baterai sesuai
dengan hukum atau peraturan yang
berlaku di negara Anda.
Ban dan roda
Halaman 403
Reset (mengatur ulang) item
Item berikut mungkin perlu diatur ulang
(reset) setelah baterai kehilangan daya
atau dilepas:
• Driving info/Since refueling/
Accumulated info (lihat Bab 4)
• Power window (lihat Bab 5)
• Power tailgate (lihat Bab 5)
• Sistem kontrol temperatur (lihat Bab 5)
• Jam (lihat buku panduan sistem
infotainment)
Ban dan roda
PERINGATAN
Kegagalan ban dapat menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan dan
mengakibatkan tabrakan. Untuk
mengurangi risiko cedera serius atau
kematian:
• Periksa ban Anda setiap bulan untuk
memastikan tekanan yang tepat serta
kondisi aus dan kerusakan.
• Tekanan ban dingin yang
direkomendasikan untuk kendaraan
Anda tercantum dalam buku ini dan
pada label ban yang terletak di pilar
tengah sisi pengemudi. Selalu gunakan
alat pengukur tekanan ban untuk
mengukur tekanan. Ban dengan
tekanan terlalu tinggi atau terlalu
rendah akan aus secara tidak merata
dan menyebabkan pengendalian yang
buruk.
• Periksa tekanan ban cadangan setiap
kali Anda memeriksa tekanan ban
standar kendaraan.
• Gantilah ban yang aus, aus tidak
merata, atau rusak. Ban yang aus dapat
menyebabkan hilangnya efektivitas
pengereman, kendali roda kemudi,
atau traksi.
• Selalu ganti ban dengan ukuran, tipe,
konstruksi, dan pola tapak yang sama
seperti yang disediakan saat
kendaraan diproduksi. Penggunaan
ban dan roda dengan ukuran selain
yang direkomendasikan dapat
menyebabkan karakteristik
pengendalian tidak normal, kendali
kendaraan yang buruk, atau
memengaruhi sistem Anti-Lock Brake
System (ABS) kendaraan yang dapat
mengakibatkan kecelakaan yang
serius.
9-33
Memeriksa tekanan ban
Halaman 404
Perawatan
Perawatan ban
Untuk perawatan yang tepat,
keselamatan, dan efisiensi bahan bakar
yang maksimum, selalu jaga tekanan ban
sesuai yang direkomendasikan dan tetap
dalam batas beban serta distribusi beban
yang disarankan untuk kendaraan Anda.
2C_TireSpecificationAndPressureLabel
Seluruh spesifikasi (ukuran dan tekanan)
tercantum pada label yang menempel di
pilar tengah sisi pengemudi.
Tekanan ban dingin
yang direkomendasikan
Periksa semua tekanan ban (termasuk
ban cadangan) saat ban dalam kondisi
dingin. “Ban dingin” berarti kendaraan
tidak dikendarai selama setidaknya 3 jam
atau dikendarai kurang dari 1,6 km (1 mil).
Ban yang hangat biasanya memiliki
tekanan yang melebihi tekanan ban
dingin yang direkomendasikan sebesar
28 sampai 41 kPa (4 sampai 6 psi).
Jangan keluarkan udara dari ban yang
hangat untuk menyesuaikan tekanan, hal
ini akan menyebabkan ban kurang
tekanan.
9-34
PERINGATAN
• Tekanan ban yang direkomendasikan
harus dipertahankan untuk
kenyamanan berkendara, pengendalian
kendaraan, dan meminimalkan
keausan ban.
• Tekanan ban yang berlebih atau kurang
dapat mengurangi masa pakai ban,
memengaruhi pengendalian kendaraan
secara negatif, dan menyebabkan
kegagalan ban secara mendadak yang
dapat menyebabkan hilangnya kendali
kendaraan dan mengakibatkan
kecelakaan.
• Tekanan ban yang terlalu rendah dapat
menyebabkan panas berlebih, ban
meledak, pemisahan tapak ban, dan
kerusakan ban lain yang dapat
menyebabkan kecelakaan. Risiko ini
akan lebih tinggi pada saat cuaca
panas dan saat berkendara dalam
waktu yang lama dengan kecepatan
tinggi.
• Tekanan ban yang rendah dapat
menyebabkan keausan berlebihan,
pengendalian buruk, dan efisiensi
bahan bakar yang rendah. Deformasi
roda juga dapat terjadi. Jaga tekanan
ban Anda pada tingkat yang tepat. Jika
suatu ban sering kekurangan tekanan,
kami sarankan agar kendaraan
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
• Tekanan ban terlalu tinggi
menyebabkan kenyamanan berkendara
yang buruk, keausan berlebih di tengah
tapak ban, dan kemungkinan
kerusakan dari kondisi jalan.
Memeriksa tekanan ban
Periksa ban, termasuk ban cadangan
(jika dilengkapi), setidaknya sebulan
sekali.
Cara memeriksa tekanan ban
Gunakan alat pengukur tekanan ban
yang berkualitas baik. Anda tidak dapat
menentukan tekanan ban hanya dengan
melihatnya saja. Ban radial dapat terlihat
normal meski sebenarnya kurang
tekanan.
Rotasi ban
Halaman 405
Lepaskan penutup katu/pentil, tekan alat
pengukur dengan kuat ke katup/pentil
ban untuk mendapatkan pengukuran.
Jika tekanan ban sesuai dengan label
informasi beban dan ban, tidak perlu
disesuaikan. Jika tekanan ban rendah,
tambahkan udara hingga mencapai
tekanan yang direkomendasikan.
Pastikan Anda memasang kembali
penutup katup/pentil. Tanpa penutup
katup/pentil, debu atau kelembaban
dapat masuk dan menyebabkan
kebocoran udara. Jika tutup katup/pentil
hilang, pasang dengan yang baru segera.
Jika tekanan ban berlebih, keluarkan
udara dengan menekan batang logam di
tengah katup/pentil dan periksa kembali
tekanannya.
Rotasi ban
Untuk meratakan keausan tapak ban,
HYUNDAI merekomendasikan agar ban
dirotasi sesuai jadwal perawatan atau
lebih cepat jika ditemukan keausan yang
tidak merata.
Selama merotasi ban, periksa
keseimbangan ban dan kerusakan.
Keausan yang tidak normal biasanya
disebabkan oleh tekanan ban tidak tepat,
penyelarasan roda yang salah, roda tidak
seimbang, pengereman yang ekstrem,
atau berbelok dengan tajam.
Periksa benjolan atau tonjolan pada
tapak atau sisi ban. Gantilah jika
ditemukan kondisi tersebut, atau jika
serat atau kord terlihat keluar.
Setelah merotasi ban, sesuaikan tekanan
ban depan dan belakang sesuai
spesifikasi dan periksa torsi mur roda
(torsi yang tepat adalah 79-94 lbf·ft (11-13
kgf·m)).
Dengan ban cadangan ukuran penuh (jika dilengkapi)
2C_TireRotation_2
Tanpa ban cadangan
2C_TireRotation
Ban directional (jika dilengkapi)
2C_TireRotation_3
Pad rem cakram harus diperiksa tingkat
keausannya setiap kali merotasi ban.
PERINGATAN
• Jangan gunakan ban cadangan tipe
compact untuk merotasi ban.
• Jangan mencampur ban tipe bias ply
dan radial ply dalam kondisi apa pun.
Hal ini dapat menyebabkan
karakteristik pengendalian yang tidak
normal yang dapat menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan dan
mengakibatkan kecelakaan.
9-35
Mengganti ban
Halaman 406
Perawatan
Informasi
Saat memasang ban yang tidak simetris,
pasang sisi yang bertanda “outside”
menghadap ke luar.
Penyelarasan roda dan
keseimbangan ban
Roda pada kendaraan Anda telah
disesuaikan dan diseimbangkan dengan
cermat di pabrik, dan mungkin tidak
perlu dilakukan penyelarasan ulang.
Jika Anda melihat keausan ban yang
tidak merata atau kendaraan menarik ke
salah satu sisi, mungkin perlu
penyelarasan ulang.
Jika Anda merasakan getaran saat
berkendara di jalan yang mulus, roda
mungkin perlu diseimbangkan ulang.
PEMBERITAHUAN
Gunakan hanya pemberat roda yang
direkomendasikan agar roda aluminium
kendaraan Anda tidak rusak.
Mengganti ban
2C_TireWareIndicator
[A] Indikator keausan tapak
Jika ban aus secara merata, indikator
keausan akan terlihat sebagai pita yang
melintang pada tapak ban. Ini
menandakan bahwa sisa tapak ban
kurang dari 1/16 inci (1,6 mm). Gantilah
ban jika hal ini terjadi.
Jangan menunggu hingga pita terlihat di
seluruh tapak ban sebelum mengganti
ban.
9-36
PERINGATAN
Untuk mengurangi risiko kematian atau
cedera serius:
• Gantilah ban yang aus, aus yang tidak
merata, atau rusak. Ban yang aus
dapat menyebabkan hilangnya
efektivitas pengereman, kendali roda
kemudi, dan traksi.
• Selalu ganti ban dengan ukuran yang
sama seperti ban asli kendaraan ini.
Menggunakan ban dan roda dengan
ukuran yang berbeda dapat
menyebabkan karakteristik
pengendalian tidak normal, kendali
kendaraan yang buruk, atau
memengaruhi sistem Anti-Lock Brake
System (ABS).
• Saat mengganti ban (atau roda),
disarankan mengganti dua ban depan
atau dua ban belakang secara
berpasangan. Mengganti hanya satu
ban dapat memengaruhi
pengendalian kendaraan yang buruk.
• Ban akan mengalami penurunan
kualitas seiring waktu, bahkan jika
tidak digunakan. Terlepas dari sisa
tapaknya, HYUNDAI
merekomendasikan melakukan
penggantian ban setelah 6 tahun
penggunaan normal.
• Mengemudi pada cuaca yang panas
atau membawa beban yang berlebih
dapat mempercepat masa pakai ban.
PEMBERITAHUAN
Setelah mengganti ban, periksa kembali
dan kencangkan mur roda setelah
menempuh sekitar 1.000 km (620 mil).
Jika roda kemudi bergetar atau
kendaraan bergetar saat dikemudikan,
menunjukan ban tidak seimbang.
Sesuaikan ulang keseimbangan ban. Jika
masalah tidak teratasi, kami sarankan
Anda menghubungi dealer resmi
HYUNDAI.
Perawatan ban
Halaman 407
Mengganti ban cadangan tipe
compact
jika dilengkapi
Ban cadangan tipe compact memiliki
masa pakai yang lebih pendek
dibandingkan ban ukuran penuh.
Gantilah jika indikator keausan pada
tapak ban terlihat.
Ban cadangan tipe compact pengganti
harus memiliki ukuran dan desain yang
sama dengan ban yang disertakan pada
kendaraan dan harus dipasang pada roda
cadangan tipe compact yang sama.
Ban cadangan tipe compact tidak
dirancang untuk dipasang pada roda
ukuran penuh, begitu pula sebaliknya.
PERINGATAN
Ban standar harus segera diperbaiki atau
diganti untuk menghindari kegagalan ban
cadangan dan hilangnya kendali
kendaraan yang dapat menyebabkan
kecelakaan.
Ban cadangan tipe compact hanya untuk
penggunaan dalam kondisi darurat.
Jangan mengoperasikan kendaraan
dengan kecepatan lebih dari 80 km/jam
saat menggunakan ban cadangan tipe
compact.
Mengganti roda
Saat mengganti roda dengan material
logam karena alasan apa pun, pastikan
roda baru memiliki diameter, lebar roda,
dan offset yang setara dengan roda
bawaan pabrik.
PERINGATAN
Roda dengan ukuran yang tidak sesuai
dapat memengaruhi masa pakai roda
dan bearing, kemampuan pengereman
dan pemberhentian, karakteristik
pengendalian, ground clearance, jarak
antara bodi dan ban, kalibrasi
speedometer dan odometer, pengaturan
arah sinar headlamp, dan ketinggian
bumper.
Traksi ban
Traksi ban dapat berkurang jika Anda
mengemudi menggunakan ban yang aus,
ban yang tekanannya tidak sesuai, atau di
permukaan jalan yang licin. Gantilah ban
jika indikator keausan tapak terlihat.
Untuk mengurangi kemungkinan
kehilangan kendali, kurangi kecepatan
setiap kali melintasi permukaan jalan
yang basah, bersalju, atau tertutup es.
Perawatan ban
Selain menjaga tekanan ban yang tepat,
penyelarasan roda yang benar juga akan
membantu mengurangi keausan ban.
Jika Anda melihat ban aus secara tidak
merata, mintalah dealer untuk
memeriksa penyelarasan roda.
Ketika Anda mengganti ban baru,
pastikan ban tersebut seimbang. Hal ini
akan meningkatkan kenyamanan
berkendara dan masa pakai ban.
Selain itu, ban harus selalu disesuaikan
ulang keseimbangannya jika dilepas dari
roda.
9-37
Label pada dinding samping ban
Halaman 408
Perawatan
Label pada dinding samping
ban
Informasi ini mengidentifikasi dan
menjelaskan karakteristik dasar ban serta
memberikan Nomor Identifikasi Ban
(TIN) untuk sertifikasi standar keamanan.
TIN dapat digunakan untuk
mengidentifikasi ban jika terjadi
penarikan kembali (recall).
2C_TireSideWallLabelling
1. Nama pabrikan atau merek
Menampilkan nama produsen atau
merek ban.
2. Penunjukan ukuran ban
Dinding samping ban ditandai dengan
penunjukan ukuran ban. Informasi ini
diperlukan saat memilih ban pengganti
untuk kendaraan Anda. Berikut
penjelasan arti huruf dan angka dalam
penunjukan ukuran ban.
Contoh ukuran ban
(hanya contoh, ukuran ban yang
sebenarnya bisa berbeda tergantung
kendaraan Anda).
9-38
205/55 R16 91H
205: Lebar ban dalam milimeter
55: Rasio aspek. Tinggi penampang ban
sebagai persentase dari lebar ban
R:
Kode konstruksi ban (Radial)
16: Diameter roda dalam inci
91: Indeks beban, kode numerik yang
berhubungan dengan beban
maksimum yang dapat ditopang
oleh ban
H:
Simbol kecepatan. Lihat tabel
kecepatan pada bagian ini untuk
info lebih jelasnya
Penunjukan ukuran roda
Roda juga ditandai dengan informasi
penting yang Anda perlukan jika harus
menggantinya.
Contoh penunjukan ukuran roda:
6.5J X 16
6.5: Lebar roda dalam inci
J:
Kontur roda
16: Diameter roda dalam inci
Peringkat kecepatan ban
Tabel berikut menunjukkan simbol
kecepatan ban kendaraan penumpang
yang umum digunakan.
Simbol ini menunjukkan kecepatan
maksimum yang aman yang dirancang
untuk ban tersebut.
Simbol
Kecepatan
Kecepatan Maksimum
S
180 km/jam
T
190 km/jam
H
210 km/jam
V
240 km/jam
W
270 km/jam
Y
300 km/jam
Label pada dinding samping ban
Halaman 409
3. Pemeriksaan masa pakai ban (TIN:
Tire Identification Number)
Ban dengan masa pakai lebih dari 6
tahun sejak tanggal produksi (termasuk
ban cadangan) harus diganti dengan ban
yang baru. Tanggal produksi dapat
ditemukan pada dinding samping ban
(mungkin di sisi bagian dalam), ditandai
dengan Kode DOT.
DOT: XXXX XXXX OOOO
Kode DOT adalah serangkaian angka dan
huruf yang menunjukkan pabrik, ukuran
ban, pola tapak, dan tanggal produksi.
Empat karakter terakhir menunjukkan
minggu dan tahun produksi.
Contoh:
DOT XXXX XXXX 1525 berarti ban
diproduksi pada minggu ke-15 tahun
2025.
Informasi
Masa pakai ban
Ban akan menurun kualitasnya seiring
waktu, bahkan jika tidak digunakan.
Terlepas dari sisa tapak, disarankan
untuk mengganti ban setelah 6 tahun
penggunaan normal.
Panas dari iklim tropis atau sering
membawa beban yang berlebih dapat
mempercepat masa pakai ban.
Jika peringatan ini diabaikan, dapat
menyebabkan kegagalan ban secara
mendadak yang berujung pada
hilangnya kendali dan kecelakaan
dengan risiko cedera serius atau
kematian.
4. Komposisi lapisan dan material
ban
Menunjukkan jumlah lapisan kain
berlapis karet dalam ban. Produsen juga
harus mencantumkan material ban
seperti baja, nilon, poliester, dan
lainnya. Huruf “R” menunjukkan
konstruksi radial. Huruf “D” menunjukan
konstruksi diagonal (bias ply),
sedangkan “B” berarti belted-bias ply.
5. Tekanan ban maksimum yang
diizinkan
Angka ini menunjukkan tekanan udara
maksimum yang boleh dimasukkan ke
dalam ban. Jangan melebihi tekanan ban
maksimum yang ditentukan.Lihat label
informasi ban dan beban untuk
mengetahui tekanan yang
direkomendasikan.
6. Kapasitas beban maksimum
Angka ini menunjukkan beban
maksimum dalam kilogram dan pon yang
dapat ditopang oleh ban.
Saat mengganti ban kendaraan, gunakan
ban dengan kapasitas beban yang sama
seperti ban bawaan pabrik.
7. Penilaian kualitas ban secara
seragam
Nilai kualitas ban dapat ditemukan pada
dinding ban antara bahu tapak dan lebar
maksimum ban.
Contoh:
TREADWEAR 200
TRACTION AA
TEMPERATURE A
9-39
Label pada dinding samping ban
Halaman 410
Perawatan
Tread wear
Peringkat keausan tapak adalah
peringkat komparatif berdasarkan laju
keausan ban saat diuji dalam kondisi
terkontrol pada lintasan uji yang
ditentukan oleh pemerintah. Sebagai
contoh, sebuah ban dengan peringkat
150 akan mengalami keausan satu
setengah kali (1½) lebih lama di lintasan
uji pemerintah dibandingkan ban dengan
peringkat 100.
Namun demikian, performa relatif ban
sangat tergantung pada kondisi
penggunaan aktual, dan dapat
menyimpang secara signifikan dari
standar tersebut karena variasi dalam
kebiasaan mengemudi, praktik
perawatan, serta perbedaan karakteristik
jalan dan iklim.
Peringkat ini dicetak pada dinding
samping ban kendaraan penumpang.
Ban yang tersedia sebagai perlengkapan
standar atau opsional pada kendaraan
Anda dapat berbeda tergantung pada
peringkat tersebut.
Traction - AA, A, B & C
Peringkat traksi, dari yang tertinggi
hingga terendah, adalah AA, A, B, dan C.
Peringkat tersebut menunjukkan
kemampuan ban untuk berhenti di
permukaan jalan yang basah
sebagaimana diukur dalam kondisi
terkontrol pada permukaan uji yang
ditentukan oleh pemerintah, yaitu aspal
dan beton. Ban dengan peringkat C
mungkin memiliki performa traksi yang
rendah.
PERINGATAN
Peringkat traksi ini berdasarkan tes
pengereman lurus ke depan, tidak
mencakup akselerasi, menikung,
hydroplaning, atau performa traksi
maksimum.
9-40
Temperature - A, B & C
Peringkat temperatur adalah A (yang
tertinggi), B, dan C yang menunjukkan
ketahanan ban terhadap pembentukan
panas dan kemampuannya dalam
membuang panas saat diuji dalam
kondisi terkontrol pada roda uji
laboratorium dalam ruangan yang telah
ditentukan.
Temperatur tinggi yang berlangsung
lama dapat menyebabkan material ban
mengalami degradasi dan mengurangi
masa pakai ban, serta temperatur yang
berlebihan dapat menyebabkan
kegagalan ban secara tiba-tiba.
Peringkat C menunjukkan tingkat
performa minimum yang harus dipenuhi
oleh semua ban mobil penumpang
sesuai dengan Federal Motor Vehicle
Safety Standard No. 109. Peringkat A dan
B menunjukkan tingkat performa yang
lebih tinggi pada roda uji laboratorium
dibandingkan dengan batas minimum
yang disyaratkan oleh hukum.
PERINGATAN
Peringkat temperatur berlaku untuk ban
yang dipompa dengan benar dan tidak
kelebihan beban.
Kecepatan tinggi, tekanan ban tidak
sesuai, atau beban berlebih dapat
meningkatkan temperatur ban secara
ekstrem dan berisiko kegagalan ban
secara mendadak.
Sekring
Halaman 411
jika dilengkapi
Ban dengan rasio aspek rendah
Rasio aspek ban lebih rendah dari 50
pada ban tipe ini.
Karena dioptimalkan untuk pengendalian
dan pengereman, dinding ban ini lebih
kaku dibanding ban standar. Ban ini juga
cenderung lebih lebar dan memiliki
permukaan kontak lebih luas dengan
jalan. Dalam beberapa kondisi, ban ini
dapat menghasilkan lebih banyak
kebisingan di jalan.
PERHATIAN
Roda dan ban dengan rasio aspek
rendah mudah rusak. Untuk mengurangi
risiko:
• Saat melewati jalan rusak, lubang,
polisi tidur, penutup saluran air, atau
trotoar, kemudikan kendaraan secara
perlahan untuk mencegah kerusakan
ban dan roda. Kerusakan semacam ini
tidak tercakup dalam garansi
kendaraan.
• Periksa kondisi dan tekanan ban setiap
3.000 km (1.800 mil).
• Kerusakan ban sering kali tidak terlihat
secara kasat mata. Jika ditemukan
kerusakan, kami sarankan Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI
untuk mengganti ban.
Sekring
Tipe bilah
2C_FuseType
Tipe katrid
2C_FuseType_2
Tipe multi
2C_FuseType_3
Sistem kelistrikan kendaraan dilindungi
dari kerusakan akibat kelebihan beban
listrik oleh sekring.
Kendaraan ini memiliki 2 (atau 3) panel
sekring, satu terletak pada panel sisi
pengemudi, dan yang lainnya di dalam
kompartemen mesin.
Jika lampu, aksesori, atau kontrol
kendaraan Anda tidak berfungsi, periksa
sekring pada sirkuit yang sesuai. Jika
sekring putus, elemen di dalam sekring
meleleh atau terputus.
9-41
Mengganti sekring di panel instrument cluster
Halaman 412
Perawatan
Jika sistem kelistrikan tidak berfungsi,
langkah pertama periksa panel sekring
sisi pengemudi. Sebelum mengganti
sekring yang putus, matikan mesin dan
semua switch, lalu lepaskan kabel negatif
baterai. Selalu ganti sekring yang putus
dengan sekring dengan nilai arus yang
sama.
Jika sekring pengganti juga putus, hal ini
menunjukkan adanya masalah kelistrikan.
Hindari mengoperasikan sistem yang
bermasalah dan disarankan agar Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI.
PERINGATAN
Jangan pernah mengganti sekring
dengan benda lain selain sekring
dengan nilai arus yang sama.
• Sekring dengan kapasitas yang lebih
tinggi dapat menyebabkan kerusakan
dan kemungkinan menyebabkan
kebakaran.
• Jangan menggunakan kawat atau
aluminium foil sebagai pengganti
sekring yang tepat, bahkan untuk
perbaikan sementara. Hal ini dapat
menyebabkan kerusakan wiring yang
luas dan kemungkinan menyebabkan
kebakaran.
PEMBERITAHUAN
Jangan gunakan obeng atau benda
logam lainnya untuk melepas sekring
karena dapat menyebabkan hubungan
pendek (konslet) dan merusak sistem.
9-42
Mengganti sekring di panel
instrument cluster
1. Matikan kendaraan.
2. Matikan semua switch lainnya.
3. Buka penutup panel sekring.
2C_InstrumentPanelFuseReplacement
4.Tarik sekring yang dicurigai putus lurus
ke luar. Gunakan alat pencabut yang
tersedia di penutup panel sekring
kompartemen mesin.
2C_InstrumentPanelFuseReplacement_1
5. Periksa sekring yang dilepas dan ganti
jika putus. Sekring cadangan tersedia
di panel sekring instrument cluster
(atau di panel sekring kompartemen
mesin).
6.Pasang sekring baru dengan nilai arus
yang sama, dan pastikan terpasang
rapat di dalam penjepitnya. Jika tidak
terpasang rapat, disarankan agar Anda
menghubungi dealer resmi HYUNDAI.
Dalam kondisi darurat, jika Anda tidak
memiliki sekring cadangan, gunakan
sekring dengan nilai arus yang sama dari
sirkuit yang mungkin tidak diperlukan
untuk mengoperasikan kendaraan.
Jika headlamp atau komponen kelistrikan
lainnya tidak berfungsi dan sekring tidak
rusak, periksa panel sekring di
kompartemen mesin.
Mengganti sekring di panel kompartemen mesin
Halaman 413
Mengganti sekring di panel
kompartemen mesin
Sekring tipe bilah/katrid
1. Matikan kendaraan.
2. Matikan semua switch lainnya.
3. Lepaskan penutup panel sekring
dengan menekan pengait dan
mengangkatnya ke atas.
4. Tarik sekring yang dicurigai putus lurus
ke luar. Gunakan alat pencabut yang
tersedia di penutup panel sekring
kompartemen mesin.
2C_EngineroomFuseReplacement
5. Periksa sekring yang dilepas dan ganti
jika putus. Untuk melepas atau
memasang sekring, gunakan
pencabut sekring pada panel sekring
kompartemen mesin.
6.Pasang sekring baru dengan nilai arus
yang sama, dan pastikan terpasang
rapat di dalam penjepitnya. Jika tidak
terpasang rapat, disarankan
kendaraan Anda diperiksa oleh dealer
resmi HYUNDAI.
PEMBERITAHUAN
Setelah memeriksa panel sekring di
kompartemen mesin, pasang kembali
penutup panel sekring dengan rapat.
Anda mungkin akan mendengar bunyi
klik jika penutup terkunci rapat. Jika
tidak terkunci dengan benar, dapat
terjadi malfungsi pada sistem kelistrikan
akibat kontak dengan air.
Sekring utama (Multi fuse)
2C_EngineroomFuseReplacement_2
Jika sekring multi atau midi putus,
disarankan agar Anda menghubungi
dealer resmi HYUNDAI.
9-43
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 414
Perawatan
Penjelasan panel sekring/relay
Panel sekring instrument cluster
2C_InstrumentPanelFuseLabel
Di dalam penutup panel sekring, Anda dapat menemukan label sekring/relay yang
menjelaskan nama dan kapasitas sekring/relay.
Informasi
Tidak semua penjelasan pada panel sekring dalam buku ini berlaku untuk kendaraan
Anda. Saat memeriksa panel sekring pada kendaraan Anda, harap lihat pada label
panel sekring di kendaraan.
1C_InstrumentPanelFuseLabel_2
9-44
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 415
Panel sekring instrument cluster
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
FS01
SEAT VENT
10 A
KURSI PENGEMUDI
FS02
TAILGATE
OPEN
10 A
Relay Pintu Bagasi
FS03
DOOR LOCK
20 A
Relay Pengunci Pintu, Relay Pembuka Kunci Pintu
FS04
FS05
FS06
A/BAG IND
7.5 A
Instrument Cluster (Indikator Air bag)
FS07
AIR BAG
15 A
Modul Kontrol SRS
FS08
POWER
OUTLET 2
20 A
Power Outlet Kompartemen Bagasi
FS09
MODULE 6
7.5 A
IBU (IG2)
Modul Pengaman Power Window Penumpang,
Modul Pengaman Power Window Belakang Kanan,
Modul Pengaman Power Window Pengemudi,
Modul Pengaman Power Window Belakang Kiri
FS10
SAFETY
P/WINDOW
25 A
FS11
FS12
MODULE 1
7.5 A
Konektor Data Link, Sensor Perlindungan Intrusi
Ultrasonik, Solenoid Tuas Transmisi IVT
FS13
FS14
FS15
MODULE 4
7.5 A
Buzzer PDW, IBU (Sinyal Buzzer PDW), Switch
Konsol (IG1), Kamera Depan, Radar Sudut Belakang
Kiri/Kanan
FS16
MODULE 3
7.5 A
Switch Lampu Rem
FS17
USB
CHARGER
10 A
Pengisi Daya USB Depan/Belakang
FS18
WIPER RR
15 A
Motor Wiper Belakang, Junction Block E/R
(Relay Wiper Belakang)
FS19
FS20
P/WINDOW
RH
25 A
Switch Master Power Window, Switch Power
Window Penumpang (Roda Kemudi Kiri)
9-45
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 416
Perawatan
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
FS21
AMP
25 A
AMP
FS22
WIPER
FRT 2
10 A
IBU, ECM/PCM, Motor Wiper Depan, Junction Block
E/R (Relay Wiper Depan Kecepatan Rendah (LO))
FS23
IBU 1
15 A
IBU (B+)
FS24
MULTIMEDIA
15 A
Audio, Head Unit A/V
FS25
ABS 3
10 A
Modul Kontrol MDPS
FS26
CLUSTER
7.5 A
Instrument Cluster (IG1)
FS27
MODULE 2
10 A
Spion Luar (ACC), AMP (ACC), IBU (ACC), Audio
(ACC), Head Unit A/V (ACC), Unit E-CALL (ACC)
FS28
A/C 2
7.5 A
Modul Kontrol A/C, Dual Switch, Junction
Block E/R (Relay Blower)
FS29
FS30
P/WINDOW
LH
25 A
Switch Master Power Window, Switch Power
Window Penumpang (Roda Kemudi Kanan)
FS31
P/SEAT
30 A
POWER KURSI PENGEMUDI
FS32
START
7.5 A
ECM/PCM, IBU, Junction Block E/R (Relay
Start), Switch Inhibitor
FS33
FS34
E-CALL
10 A
-
Modul Kontrol A/C, Audio, Head Unit A/V, Aktuator
Perangkat Pengaturan Level Sinar Headlamp Kiri/
Kanan, AMP, Modul Kontrol Ventilasi Kursi
Pengemudi, Modul Kontrol Ventilasi Kursi
Penumpang, Unit Pengisian Daya Wireless, Indikator
Pergantian Gear Transmisi
FS36
MDPS 2
7.5 A
Unit MDPS (IG1)
FS35
MODULE 5
10 A
FS37
POWER
OUTLET 1
20 A
Power Outlet Depan
FS38
MODULE 7
7.5 A
Modul Kontrol Ventilasi Kursi Pengemudi,
Modul Kontrol Ventilasi Kursi Penumpang
FS39
WASHER
15 A
Switch Multifungsi
FS40
FS41
9-46
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 417
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
FS42
BRAKE
SWITCH
10 A
IBU, Switch Lampu Rem
FS43
MEMORY
10 A
Instrument Cluster, Modul Kontrol A/C
FS44
ECU 5
10 A
Junction Block E/R (Sekring - TCU/ECU5)
FS45
IBU 2
7.5 A
IBU (IG1)
FS46
E-SHIFTER 3
10 A
E-SHIFTER (IG1)
FS47
WIPER FRT 1
25 A
Motor Wiper Depan, Junction Block E/R (Relay
Wiper Depan Kecepatan Rendah (LO))
FS48
9-47
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 418
Perawatan
Panel sekring kompartemen mesin (Junction block kompartemen mesin)
2C_InstrumentPanelFuseReplacement_1
Di dalam penutup panel sekring, Anda dapat menemukan label yang menjelaskan
nama dan kapasitas sekring.
Informasi
Tidak semua penjelasan pada panel sekring dalam buku ini berlaku untuk kendaraan
Anda. Saat memeriksa panel sekring pada kendaraan Anda, harap lihat pada label panel
sekring di kendaraan.
1C_EngineCompartmentFuseLabel
9-48
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 419
Panel Sekring Kompartemen Mesin (Tipe rem parkir)
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
1-1
ALT
150 A
ALTERNATOR
1-2
MDPS 1
80 A
UNIT MDPS
2
3
ABS 1
40 A
MODUL ESC
4
ABS 2
30 A
MODUL ESC
5
6
B+3
40 A
ICU (B+)
7
B+1
40 A
ICU (IPS 1, 4, 8, 9, 10, 12)
8
B+2
40 A
ICU (IPS 2, 3, 5, 6, 7, 11)
9
ECU 1
30 A
RELAY UTAMA
10
11
E-SHIFTER 1
30 A
12
IG2
30 A
RELAY IG2, SWITCH IGN
13
B+4
40 A
ICU (B+)
14
BLOWER
50 A
RELAY MOTOR BLOWER
15
16
REAR
HEATED 1
40 A
RELAY PEMANAS BELAKANG
17
IG1
50 A
REALY ACC/IG1, SWITCH IGN
18
COOLING
FAN
40 A
RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN
19
20
ECU 4
10 A
ECM/PCM
21
REAR
HEATED 2
10 A
ECM/PCM
22
23
9-49
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 420
Perawatan
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
24
25
26
27
INJECTOR
15 A
INJECTOR 1, 2, 3, 4
28
IGN COIL
15 A
KOIL IGN 1, 2, 3, 4
29
FUEL PUMP
20 A
RELAY MOTOR POMPA BAHAN BAKAR
30
31
AMS
10 A
SENSOR BATERAI
32
E-SHIFTER 2
10 A
ECM/PCM
33
HORN
15 A
RELAY KLAKSON, RELAY KLAKSON B/A
34
A/C 1
10 A
RELAY A/CON
35
36
ECU 2
10 A
ECM/PCM
37
ECU 3
10 A
ECM/PCM
38
MAIN
30 A
RELAY UTAMA
39
BLOWER
35 A
RELAY MOTOR BLOWER
40
B/ALARM
HORN
20 A
RELAY KLAKSON B/ALARM
41
WIPER RR
20 A
42
FUEL PUMP
20 A
FUEL PUMP MTR RELAY
43
ACC
35 A
RELAY ACC
44
START
35 A
RELAY START
45
IG1
35 A
REALY ACC/IG1, SWITCH IGN
46
47
IG2
35 A
RELAY IG2, SWITCH IGN
48
49
COOLING
FAN
35 A
RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN
9-50
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 421
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
50
WIPER FRT
LO
20 A
RELAY WIPER DEPAN KECEPATAN RENDAH (LO)
51
WIPER FRT
HI
20 A
RELAY WIPER DEPAN KECEPATAN TINGGI (HI)
52
A/C
20 A
RELAY A/CON
53
HORN
20 A
RELAY KLAKSON, RELAY KLAKSON B/A
54
55
REAR
HEATED
35 A
RELAY PEMANAS BELAKANG
Engine Compartment Fuse Panel (Electronic parking brake type)
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
1-1
ALT
150 A
ALTERNATOR
1-2
MDPS 1
80 A
UNIT MDPS
2
3
EPB 2
40 A
MODUL ESC
4
5
6
B+3
40 A
ICU (B+)
7
B+1
40 A
ICU (IPS 1, 4, 8, 9, 10, 12)
8
B+2
40 A
ICU (IPS 2, 3, 5, 6, 7, 11)
9
ECU 1
30 A
RELAY UTAMA
10
11
E-SHIFTER 1
30 A
SCU_SBW_ACTR (Unit Kontrol dan Aktuator Shift-by-Wire)
12
IG2
30 A
REALY IG2 , SWITCH IGN
13
B+4
40 A
ICU (B+)
14
BLOWER
50 A
RELAY MOTOR BLOWER
15
EPB 1
60 A
MODUL ESC
9-51
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 422
Perawatan
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
16
REAR
HEATED 1
40 A
RELAY PEMANAS BELAKANG
17
IG1
50 A
RELAY ACC/IG1, SWITCH IGN
18
COOLING
FAN
40 A
RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN
19
20
ECU 4
10 A
ECM/PCM
21
REAR
HEATED 2
10 A
ECM/PCM
22
23
24
25
26
27
INJECTOR
15 A
INJECTOR 1, 2, 3, 4
28
IGN COIL
15 A
KOIL IGN 1, 2, 3, 4
29
FUEL PUMP
20 A
RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN
30
31
AMS
10 A
SENSOR BATERAI
32
E-SHIFTER 2
10 A
SCU_SBW_ACTR (Unit Kontrol dan Aktuator Shift-by-Wire)
33
HORN
15 A
RELAY KLAKSON, RELAY KLAKSON B/A
34
A/C 1
10 A
RELAY A/CON
35
36
ECU 2
10 A
ECM/PCM
37
ECU 3
10 A
ECM/PCM
38
MAIN
30 A
RELAY UTAMA
39
BLOWER
35 A
RELAY MOTOR BLOWER
40
B/ALARM
HORN
20 A
RELAY KLAKSON B/ALARM
9-52
Penjelasan panel sekring/relay
Halaman 423
No
Nama Sekring
Nilai
Sekring
Sirkuit yang Dilindungi
41
WIPER RR
20 A
42
FUEL PUMP
20 A
RELAY MOTOR POMPA BAHAN BAKAR
43
ACC
35 A
RELAY ACC
44
START
35 A
RELAY START
45
IG1
35 A
RELAY ACC/IG1, SWITCH IGN
46
47
IG2
35 A
48
49
COOLING
FAN
35 A
RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN
50
WIPER FRT
LO
20 A
RELAY WIPER DEPAN KECEPATAN RENDAH (LO)
51
WIPER FRT
HI
20 A
RELAY WIPER DEPAN KECEPATAN TINGGI (HI)
52
A/C
20 A
RELAY A/CON
53
HORN
20 A
RELAY KLAKSON, RELAY KLAKSON B/A
54
55
REAR
HEATED
35 A
RELAY PEMANAS BELAKANG
9-53
Bola lampu
Halaman 424
Perawatan
Bola lampu
Kami menyarankan Anda untuk
menghubungi dealer resmi HYUNDAI
untuk mengganti sebagian besar bola
lampu kendaraan. Penggantian bola
lampu kendaraan cukup sulit dilakukan
karena beberapa komponen kendaraan
harus dilepas terlebih dahulu untuk dapat
menjangkau bola lampu. Hal ini terutama
berlaku untuk melepaskan unit headlamp
untuk mencapai bola lampu.
Melepas atau memasang unit headlamp
dapat menyebabkan kerusakan pada
kendaraan.
PERINGATAN
• Sebelum mengganti bola lampu, tekan
pedal rem, pindahkan gear ke posisi
(Parkir), terapkan rem parkir, tekan
tombol Engine Start/Stop ke posisi
OFF, dan bawa kunci keluar dari
kendaraan untuk mencegah gerakan
kendaraan yang tiba-tiba dan
menghindari kemungkinan tersengat
arus listrik.
• Perhatikan bahwa bola lampu bisa
menjadi panas dan dapat membakar
jari Anda.
9-54
PERINGATAN
2C_LightBulbs
• Tangani bola lampu halogen dengan
hati-hati. Bola lampu halogen
mengandung gas bertekanan yang
dapat menyebabkan pecahan kaca
beterbangan dan dapat menyebabkan
cedera jika pecah.
• Gunakan pelindung mata saat
mengganti bola lampu. Biarkan bola
lampu dingin sebelum menanganinya.
• Selalu tangani dengan hati-hati, dan
hindari menggores dan membuatnya
lecet. Jika bola lampu menyala, hindari
kontak dengan cairan.
• Jangan menyentuh bagian kaca
dengan tangan kosong. Minyak yang
tertinggal dapat menyebabkan bola
lampu menjadi terlalu panas dan
pecah saat menyala.
• Bola lampu hanya boleh dinyalakan
ketika sudah terpasang di unit
headlamp.
• Jika bola lampu rusak atau retak,
segera ganti dan buang dengan hati-
hati.
PEMBERITAHUAN
Pastikan untuk mengganti bola lampu
yang mati dengan bola lampu dengan
daya listrik (watt) yang sama untuk
mencegah kerusakan pada sekring atau
sistem kelistrikan.
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan, jangan
bersihkan lensa headlamp dengan
pelarut kimia atau deterjen kuat.
Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL)
Halaman 425
Informasi
Lensa headlamp dan lampu belakang
mungkin terlihat berkondensasi/
berembun di bagian dalam jika
kendaraan dicuci setelah digunakan atau
jika kendaraan dikendarai dalam cuaca
dingin. Kondisi ini disebabkan oleh
temperatur di dalam lampu yang lebih
tinggi dibandingkan temperatur di luar.
Uap air yang mengembun di dalam
lampu akan hilang setelah berkendara
menyalakan lampu. Jika embun tidak
hilang, kami sarankan Anda
memeriksakan kendaraan ke dealer resmi
HYUNDAI.
Informasi
• Lampu yang berfungsi normal dapat
berkedip sesaat untuk menstabilkan
sistem kontrol kelistrikan kendaraan.
Jika lampu mati atau terus berkedip,
kami sarankan Anda memeriksa sistem
ke dealer resmi HYUNDAI.
• Lampu posisi mungkin tidak akan
menyala ketika switch lampu posisi
diaktifkan, namun lampu posisi dan
headlamp mungkin akan menyala saat
switch headlamp diaktifkan. Hal ini
dapat disebabkan oleh kegagalan
jaringan atau malfungsi sistem kontrol
kelistrikan kendaraan. Jika hal ini
terjadi, kami sarankan Anda
memeriksakan sistem ke dealer resmi
HYUNDAI.
Informasi
Sesuaikan arah sinar headlamp setelah
kendaraan mengalami kecelakaan atau
setelah mengganti headlamp.
Mengganti headlamp,
lampu sein, lampu posisi,
daytime running light (DRL)
Tipe A
2C_FrontLampOverview
(1) Headlamp (Dekat/Jauh)
(2) Lampu sein
(3) Lampu posisi
Headlamp (Dekat/Jauh)
2C_HeadlightBulb
1. Buka kap mesin.
2. Lepas kabel negatif baterai.
3. Lepas penutup bola lampu headlamp
dengan memutarnya berlawanan arah
jarum jam.
4. Lepas konektor soket bola lampu
headlamp.
5. Lepas bola lampu dari unit headlamp.
6. Pasang bola lampu baru.
7. Sambungkan kembali soket konektor
bola lampu.
8. Pasang kembali penutup bola lampu
dengan memutarnya searah jarum
jam.
9-55
Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL)
Halaman 426
Perawatan
Lampu sein
2C_TurnSignalLightBulb
1. Buka kap mesin.
2. Lepas kabel negatif baterai.
3. Longgarkan pengunci pin dan sekrup
pelindung roda depan, lalu lepaskan
dari bumper depan.
4. Masukkan tangan ke bagian belakang
bumper depan.
5. Lepaskan soket dari unit lampu
dengan memutarnya berlawanan arah
jarum jam hingga pengait sejajar
dengan celah pada unit.
6. Lepas bola lampu dari soket dengan
menekannya dan memutarnya
berlawanan arah jarum jam hingga
pengait sejajar, lalu tarik keluar.
7. Pasang bola lampu baru dengan cara
memasukkannya ke dalam soket dan
memutarnya hingga terkunci.
9-56
Lampu posisi
2C_PositionLampBulb
1. Buka kap mesin.
2. Lepas kabel negatif baterai.
3. Lepas penutup bola lampu posisi
dengan memutarnya berlawanan arah
jarum jam.
4. Lepas konektor soket bola lampu.
5. Lepas bola lampu dari unit lampu
posisi.
6. Pasang bola lampu baru.
7. Sambungkan kembali soket konektor
bola lampu.
8. Pasang kembali penutup bola lampu
dengan memutarnya searah jarum
jam.
Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL)
Halaman 427
Tipe B
2C_FrontLampOverview_2
(1) Headlamp (Jauh)
(2) Headlamp (Dekat)
(3) Lampu posisi/Daytime running light
(DRL)
(4) Lampu sein
(5) Lampu posisi tengah (jika
dilengkapi)
Jika lampu LED tidak berfungsi, kami
sarankan agar sistem diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Lampu LED tidak dapat diganti
sebagian karena merupakan satu
kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED
harus diperiksa atau diperbaiki oleh
teknisi ahli, karena penanganan yang
tidak tepat dapat merusak komponen
kendaraan lainnya.
Tipe C (STARGAZER X)
2C_FrontLampOverview_3
(1) Headlamp (Jauh)
(2) Headlamp (Dekat)
(3) Lampu posisi/Daytime running
light (DRL)
(4) Lampu sein
(5) Lampu posisi tengah (jika
dilengkapi)
Jika lampu LED tidak berfungsi, kami
sarankan agar sistem diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Lampu LED tidak dapat diganti
sebagian karena merupakan satu
kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED
harus diperiksa atau diperbaiki oleh
teknisi ahli, karena penanganan yang
tidak tepat dapat merusak komponen
kendaraan lainnya.
9-57
Mengganti lampu kombinasi belakang
Halaman 428
Perawatan
Mengganti lampu repeater
samping
2C_SideRepeaterLamp
Jika lampu repeater samping tidak
berfungsi, kami sarankan sistem diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Lampu LED tidak dapat diganti sebagian
karena merupakan satu kesatuan yang
terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa
atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena
penanganan yang tidak tepat dapat
merusak komponen kendaraan lainnya.
Mengganti lampu kombinasi
belakang
Tipe A
2C_RearLampOverview
(1) Lampu kombinasi belakang
(2) Lampu kombinasi belakang/Lampu
rem
(3) Lampu sein
(4) Reflektor belakang
(5) Lampu mundur/parkir
9-58
Tipe B
2C_RearLampOverview_2
(1) Lampu kombinasi belakang
(2) Lampu sein
(3) Lampu rem
(4) Reflektor belakang
(5) Lampu mundur/parkir
Jika lampu LED tidak berfungsi, kami
sarankan agar kendaraan Anda
diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.
Lampu LED tidak dapat diganti
sebagian karena merupakan satu
kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED
harus diperiksa atau diperbaiki oleh
teknisi ahli, karena penanganan yang
tidak tepat dapat merusak komponen
kendaraan lainnya.
Lampu kombinasi belakang/lampu rem
dan lampu sein
1. Buka pintu bagasi.
2. Longgarkan sekrup penahan unit
lampu dengan obeng plus.
2C_RearLampBulb
3. Lepaskan unit lampu kombinasi
belakang dari bodi kendaraan.
Mengganti lampu kombinasi belakang
Halaman 429
2C_RearLampBulb_2
4.Lepaskan soket dari unit lampu
dengan memutarnya berlawanan arah
jarum jam hingga pengaitnya sejajar
dengan celah.
5. Lepaskan bola lampu dari soket
dengan menekannya dan
memutarnya berlawanan arah jarum
jam, lalu tarik keluar.
2C_ReplacementRearcombinationLamp
6.Masukkan bola lampu baru ke dalam
soket dan putar hingga terkunci.
7. Pasang soket ke dalam unit lampu
dengan menyelaraskan kaitan soket ke
celah unit, lalu dorong dan putar
searah jarum jam.
8.Pasang kembali unit lampu ke bodi
kendaraan.
Mengganti lampu mundur/parkir
2C_ReplacementBackupLamp
1. Longgarkan pengunci pin dan sekrup
pelindung roda belakang, lalu
lepaskan dari bumper belakang.
2. Masukkan tangan Anda ke bagian
belakang bumper belakang.
3.Lepaskan soket dari unit lampu
dengan memutarnya berlawanan arah
jarum jam hingga kaitan sejajar
dengan celah pada unit.
4.Lepas bola lampu dari soket dengan
menekannya dan memutarnya
berlawanan arah jarum jam, lalu tarik
keluar.
5. Masukkan bola lampu baru ke dalam
soket dan putar hingga terkunci.
6.Pasang kembali soket ke unit lampu
dengan menyelaraskan kaitan soket
dengan celah unit. Dorong soket dan
putar searah jarum jam.
9-59
Mengganti lampu interior
Halaman 430
Perawatan
Mengganti lampu rem
atas
2C_HighMountedStopLamp
Jika lampu LED tidak berfungsi, kami
sarankan agar sistem diperiksa oleh
dealer resmi HYUNDAI.
Lampu LED tidak dapat diganti sebagian
karena merupakan satu kesatuan yang
terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa
atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena
penanganan yang tidak tepat dapat
merusak komponen kendaraan lainnya.
Mengganti lampu plat nomor
2C_LicensePlateLamp
1. Gunakan obeng min untuk membuka
penutup lensa dari rumah lampu.
2. Lepas bola lampu dengan
menariknya lurus keluar.
3. Pasang bola lampu baru.
4. Pasang kembali dengan urutan
terbalik dari pelepasan.
9-60
Mengganti lampu interior
Lampu baca, lampu kabin (tipe bola
lampu)
PERINGATAN
Sebelum mengganti lampu interior,
pastikan tombol “OFF” ditekan untuk
menghindari risiko luka bakar pada jari
atau tersengat arus listrik.
Lampu baca (Tipe A)
2C_MapLampBulb
Lampu baca (Tipe B)
2C_MapLampBulb_2
1. Buka penutup dan temukan 2 sekrup di
permukaan bodi.
2. Longgarkan sekrup penahan unit
lampu menggunakan obeng plus.
3. Lepaskan unit lampu konsol overhead
dari plafon/langit-langit.
4. Lepaskan bola lampu dari dudukannya
dengan memutarnya berlawanan arah
jarum jam, lalu tarik keluar dari soket.
5. Pasang bola lampu baru dengan cara
memasukkannya ke dudukan bola
lampu dan memutarnya hingga
terkunci.
Mengganti lampu interior
Halaman 431
6. Lepaskan klip biru dari panel atap dan
pasang kembali ke unit lampu
menggunakan obeng plus.
7. Pasang kembali unit lampu konsol
overhead ke plafon/langit-langit
dengan menekan dan memastikan
klip terkunci pada tempatnya.
8. Pasang kembali penutup luar ke
rumah lampu.
Lampu kabin
2C_RoomLampuBulb
1. Gunakan obeng min untuk membuka
lensa dari rumah lampu kabin secara
hati-hati.
2. Tarik bola lampu langsung keluar dari
soket.
3. Pasang bola lampu baru ke dalam
soket.
4. Sejajarkan kaitan lensa dengan
celah rumah lampu kabin dan tekan
lensa hingga terkunci.
Jika lampu tidak berfungsi, periksakan
kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI.
Lampu baca, lampu kabin, dan
lampu latar (tipe LED)
Lampu baca (Tipe A)
2C_MapLampLED
Lampu baca (Tipe B)
2C_MapLampLED_2
Lampu kabin
2C_RoomLampLED
9-61
Merawat eksterior kendaraan
Halaman 432
Perawatan
Lampu latar
2C_MoodLampLED
Jika lampu LED tidak berfungsi, kami
sarankan agar kendaraan Anda diperiksa
oleh dealer resmi HYUNDAI.
Lampu LED tidak dapat diganti sebagian
karena merupakan satu kesatuan yang
terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa
atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena
penanganan yang tidak tepat dapat
merusak komponen kendaraan lainnya.
PEMBERITAHUAN
Hati-hati agar tidak mengotori atau
merusak lensa, kaitan lensa, dan rumah
lampu berbahan plastik.
9-62
Merawat tampilan
kendaraan
Merawat eksterior kendaraan
Perhatian umum untuk eksterior
kendaraan
Sangat penting untuk mengikuti
instruksi pada label saat menggunakan
pembersih atau poles kimia apa pun.
Bacalah semua pernyataan peringatan
dan perhatian yang tercantum pada
label.
Perawatan lapisan cat
Mencuci kendaraan
Untuk melindungi lapisan cat kendaraan
dari karat dan kerusakan, cucilah
kendaraan secara menyeluruh dan rutin
setidaknya satu kali sebulan dengan air
hangat atau dingin.
Jika Anda menggunakan kendaraan
untuk berkendara off-road, cucilah
kendaraan setelah melakukan off-road.
Perhatikan secara khusus penghilangan
akumulasi garam, kotoran, lumpur, dan
material asing lainnya. Pastikan lubang
pembuangan di tepi bawah pintu dan
rocker panel tetap bersih dan tidak
tersumbat.
Serangga, aspal, getah pohon, kotoran
burung, polusi industri, dan endapan
sejenisnya dapat merusak lapisan cat
kendaraan jika tidak segera dibersihkan.
Mencuci dengan air biasa saja mungkin
tidak cukup untuk menghilangkan semua
endapan tersebut. Gunakan sabun ringan
yang aman untuk permukaan cat.
Setelah mencuci, bilas kendaraan dengan
air hangat atau dingin hingga bersih.
Jangan biarkan sabun mengering di per-
mukaan cat.
PERINGATAN
Setelah mencuci kendaraan, keringkan
rem dengan menekan pedal rem secara
perlahan sambil melaju pelan ke depan.
Merawat eksterior kendaraan
Halaman 433
PEMBERITAHUAN
• Air bertekanan tinggi dapat merusak
kamera depan dan belakang, sensor,
trim kendaraan, dan pelindung atau
konektor berbahan karet atau plastik.
• Jangan menggunakan sabun kuat,
deterjen kimia, atau air panas, serta
jangan mencuci kendaraan di bawah
terik sinar matahari langsung atau saat
bodi kendaraan dalam kondisi panas.
• Untuk mencegah kerusakan pada
komponen plastik kendaraan, jangan
bersihkan dengan pelarut kimia atau
deterjen kuat.
PEMBERITAHUAN
2C_VehicleWashCaution
• Mencuci kompartemen mesin
menggunakan air, termasuk air
bertekanan tinggi, dapat
menyebabkan kerusakan pada unit
kelistrikan di kompartemen mesin.
• Jangan biarkan air atau cairan lainnya
mengenai komponen kelistrikan/
elektronik di dalam kendaraan untuk
mencegah kerusakan.
PEMBERITAHUAN
Kendaraan dengan lapisan cat matte
(jika dilengkapi)
Jangan mencuci kendaraan di tempat
cuci mobil otomatis yang menggunakan
sikat yang berputar karena dapat
merusak permukaan kendaraan Anda.
Pencuci uap yang beroperasi pada
temperatur tinggi dapat membuat
minyak menempel dan meninggalkan
noda yang sulit untuk dihilangkan.
Gunakan kain lembut (misalnya handuk
microfiber atau spons) saat mencuci
kendaraan Anda dan keringkan dengan
handuk microfiber. Saat mencuci
kendaraan secara manual, jangan
gunakan pembersih yang mengandung
wax. Jika permukaan kendaraan terlalu
kotor (pasir, debu, lumpur, dan
kontaminan lainnya), bersihkan terlebih
dahulu dengan air sebelum dicuci.
Pemolesan
Lapisan wax yang baik akan membantu
melindungi cat dari kontaminan.
Poles kendaraan saat air tidak lagi
membentuk butiran di permukaan cat.
Selalu cuci dan keringkan kendaraan
sebelum melakukan pemolesan.
Gunakan wax cair atau wax pasta
berkualitas baik, dan ikuti instruksi
produsen. Poles seluruh trim logam
untuk melindungi dan menjaga
kilauannya.
Pembersih noda minyak, aspal, dan
material sejenisnya biasanya akan
menghilangkan wax dari permukaan cat.
Pastikan untuk me-poles ulang area
tersebut meskipun bagian lain
kendaraan belum perlu dipoles.
PEMBERITAHUAN
• Jangan mengelap debu atau kotoran
pada bodi dengan kain kering untuk
mencegah goresan pada permukaan
cat.
• Jangan gunakan wol baja, pembersih
abrasif, atau deterjen kuat yang
mengandung bahan alkali tinggi atau
kaustik pada bagian berlapis krom
atau aluminium anodized untuk
mencegah perubahan warna atau
merusak cat.
9-63
Merawat eksterior kendaraan
Halaman 434
Perawatan
PEMBERITAHUAN
Kendaraan dengan lapisan cat matte
(jika dilengkapi)
Jangan gunakan pelindung poles seperti
deterjen, abrasif, atau polish. Jika
menggunakan wax, segera bersihkan
wax menggunakan pembersih silikon.
Jika terdapat aspal atau kotoran aspal di
permukaan cat, gunakan pembersih
aspal untuk membersihkannya.
Berhati-hatilah agar tidak memberikan
tekanan yang berlebih pada area yang
dilapisi cat.
Memperbaiki kerusakan lapisan cat
Goresan yang dalam atau serpihan batu
pada permukaan cat harus segera
diperbaiki. Logam yang terbuka akan
cepat berkarat dan dapat menyebabkan
biaya perbaikan yang besar.
PEMBERITAHUAN
Jika kendaraan Anda mengalami
kerusakan dan memerlukan perbaikan
atau penggantian logam, pastikan dealer
bodi menggunakan material antikarat
pada bagian yang diperbaiki atau
diganti.
PEMBERITAHUAN
Kendaraan dengan lapisan cat matte (jika
dilengkapi)
Tidak memungkinkan untuk mengecat
ulang hanya pada area yang rusak.
Seluruh bagian harus dicat ulang sesuai
kebutuhan. Jika kendaraan mengalami
kerusakan dan memerlukan pengecatan,
disarankan agar perawatan dan
perbaikan dilakukan di dealer resmi
HYUNDAI. Lakukan dengan sangat hati-
hati, karena kualitas cat sulit
dikembalikan seperti semula setelah
melakukan perbaikan.
9-64
Perawatan logam yang mengilap
• Untuk menghilangkan aspal jalan dan
serangga, gunakan pembersih aspal,
bukan scraper atau benda tajam
lainnya.
• Untuk melindungi permukaan logam
yang mengilap dari korosi, gunakan
pelapis wax atau pengawet krom dan
gosok hingga mengilap.
• Selama musim dingin atau di daerah
pesisir, poles bagian logam yang
mengilap dengan wax atau pengawet
yang lebih tebal. Jika perlu, poles
bagian tersebut dengan petroleum
jelly yang tidak korosif atau senyawa
pelindung lainnya.
Perawatan bagian bawah
kendaraan
Corrosive materials used for ice and snow
Material korosif yang digunakan untuk
penghilangan es dan salju serta
pengendalian debu dapat menumpuk di
bagian bawah kendaraan. Jika material
ini tidak dibersihkan, dapat
menimbulkan karat yang lebih cepat
pada bagian bawah seperti saluran
bahan bakar, rangka, lantai, dan sistem
knalpot, meskipun sudah diberi
perlindungan antikarat.
Cuci bagian bawah kendaraan dan area
roda secara menyeluruh dengan air
hangat atau dingin setidaknya sebulan
sekali, setelah berkendara off-road, dan
di akhir musim dingin. Perhatikan area ini
secara khusus karena lumpur dan
kotoran sulit terlihat. Membasahi lumpur
tanpa membersihkannya justru akan
mempercepat korosi. Tepi bawah pintu,
rocker panel, dan rangka memiliki
lubang pembuangan yang harus dijaga
agar tidak tersumbat kotoran. Air yang
terperangkap di area ini dapat
menyebabkan karat.
Merawat eksterior kendaraan
Halaman 435
Perawatan roda aluminium
Roda aluminium dilapisi dengan lapisan
pelindung bening.
• Jangan gunakan pembersih abrasif,
kompon poles, pelarut, atau sikat
kawat pada roda aluminium.
• Bersihkan roda saat sudah dingin.
• Gunakan hanya sabun ringan atau
deterjen netral, lalu bilas hingga bersih
dengan air. Bersihkan juga roda
setelah berkendara di jalan yang
mengandung garam.
• Jangan mencuci roda dengan sikat
cuci mobil berkecepatan tinggi.
• Jangan gunakan pembersih yang
mengandung asam atau deterjen
alkali.
Perlindungan terhadap korosi
Melindungi kendaraan dari korosi
Dengan menerapkan praktik desain dan
konstruksi paling canggih untuk
melawan korosi, HYUNDAI memproduksi
kendaraan dengan kualitas tertinggi.
Namun, hal ini hanyalah sebagian dari
upaya yang diperlukan. Untuk mencapai
ketahanan korosi jangka panjang yang
dapat diberikan oleh kendaraan Anda,
diperlukan juga kerja sama dan peran
serta dari pemilik kendaraan.
Penyebab umum korosi
Penyebab korosi yang paling umum pada
kendaraan Anda adalah:
• Garam jalan, kotoran, dan kelembapan
yang dibiarkan menumpuk di bagian
bawah kendaraan.
• Hilangnya cat atau lapisan pelindung
akibat batu, kerikil, gesekan, atau
goresan dan penyok ringan yang
menyebabkan logam tidak terlindungi
dan terbuka terhadap korosi.
Area dengan tingkat korosi tinggi
Jika Anda tinggal di area yang sering
terpapar bahan korosif, perlindungan
terhadap korosi sangat penting.
Penyebab umumnya meliputi garam
jalan, bahan pengendali debu, udara
laut, dan polusi industri.
Kelembapan akan mempercepat korosi
Kelembapan menciptakan kondisi yang
paling memungkinkan terjadinya korosi.
Sebagai contoh, korosi akan semakin
cepat terjadi pada tingkat kelembapan
tinggi, terutama ketika temperatur
berada sedikit di atas titik beku. Dalam
kondisi seperti ini, material yang bersifat
korosif akan tetap menempel pada
permukaan kendaraan karena
kelembapan yang lambat menguap.
Lumpur sangat bersifat korosif karena
membutuhkan waktu yang lama untuk
mengering dan mempertahankan
kelembapan yang menempel pada
kendaraan. Meskipun lumpur tampak
kering, ia tetap dapat menyimpan
kelembapan dan mempercepat korosi.
Temperatur tinggi juga dapat
mempercepat korosi pada bagian-
bagian kendaraan yang tidak memiliki
ventilasi yang memadai sehingga
kelembapan tidak dapat tersebar dengan
baik. Karena semua alasan ini, sangat
penting untuk menjaga kendaraan Anda
agar tetap bersih dan bebas dari lumpur
atau penumpukan material lainnya. Hal
ini berlaku tidak hanya untuk permukaan
yang terlihat, tetapi terutama pada
bagian bawah kendaraan.
9-65
Merawat interior kendaraan
Halaman 436
Perawatan
Cara mencegah korosi
Jaga kendaraan Anda agar tetap bersih
Cara terbaik mencegah korosi adalah
menjaga kendaraan tetap bersih dan
bebas dari bahan korosif, terutama di
bagian bawah kendaraan.
• Jika Anda tinggal di area dengan
tingkat korosi tinggi, seperti wilayah
yang menggunakan garam jalan, dekat
laut, area dengan polusi industri, hujan
asam, dan sebagainya, Anda harus
memberikan perhatian ekstra untuk
mencegah korosi. Pada musim dingin,
semprot bagian bawah kendaraan
Anda dengan air minimal sebulan sekali
dan pastikan untuk membersihkan
bagian bawah secara menyeluruh
setelah musim dingin berakhir.
• Saat membersihkan bagian bawah
kendaraan, perhatikan secara khusus
komponen di bawah fender dan area
lain yang tersembunyi dari pandangan.
Bersihkan secara menyeluruh; hanya
membasahi lumpur yang menumpuk
tanpa benar-benar membersihkannya
justru akan mempercepat korosi
daripada mencegahnya. Air bertekanan
tinggi dan uap sangat efektif untuk
menghilangkan lumpur dan material
korosif yang menumpuk.
• Saat membersihkan panel pintu bagian
bawah, rocker panel, dan frame,
pastikan lubang drainase tetap terbuka
agar kelembapan dapat keluar dan
tidak terperangkap di dalam, yang
dapat mempercepat korosi.
Jaga agar garasi Anda tetap kering
Jangan memarkir kendaraan Anda di
garasi yang lembap dan kurang ventilasi.
Hal ini menciptakan lingkungan yang
kondusif untuk terjadinya korosi. Ini
sangat berlaku jika Anda mencuci
kendaraan di dalam garasi atau
memasukannya ke garasi saat kendaraan
masih basah atau tertutup salju, es, atau
lumpur. Bahkan garasi yang dipanaskan
dapat menyebabkan korosi jika tidak
memiliki ventilasi yang baik untuk
menghilangkan kelembapan.
9-66
Jaga kondisi cat dan trim tetap baik
Goresan atau cat yang terkelupas harus
segera ditutupi dengan cat “touch-up”
untuk mengurangi kemungkinan
terjadinya korosi. Jika logam dasar sudah
terlihat, disarankan untuk membawa
kendaraan ke bengkel bodi dan cat yang
berpengalaman.
Kotoran burung sangat korosif dan dapat
merusak permukaan cat hanya dalam
beberapa jam. Selalu bersihkan kotoran
burung secepat mungkin.
Merawat interior kendaraan
Perhatian umum untuk interior
kendaraan
Hindari larutan bersifat kaustik seperti
parfum dan minyak kosmetik
bersentuhan dengan bagian interior
karena dapat menyebabkan kerusakan
atau perubahan warna. Jika terjadi
kontak, segera bersihkan. Lihat instruksi
untuk cara membersihkan permukaan
interior kendaraan yang tepat.
PEMBERITAHUAN
• Jangan biarkan air atau cairan lainnya
mengenai komponen kelistrikan/
elektronik di dalam kendaraan karena
dapat menyebabkan kerusakan.
• Saat membersihkan produk berbahan
kulit (roda kemudi, jok, dll.), gunakan
deterjen netral atau larutan alkohol
rendah. Larutan dengan kandungan
alkohol tinggi atau deterjen asam/
alkali dapat menyebabkan warna kulit
memudar atau permukaannya
mengelupas.
• Saat melakukan pemasangan kaca
film, pastikan cairan film tidak
mengalir ke perangkat elektronik di
dalam kendaraan. Hal tersebut
dapat menyebabkan kerusakan dan
malfungsi perangkat.
Merawat interior kendaraan
Halaman 437
Membersihkan pelapis dan trim
interior
jika dilengkapi
Permukaan interior kendaraan
Bersihkan debu dan kotoran dari
permukaan interior menggunakan sapu
kecil atau vacuum cleaner.
Jika perlu, bersihkan dengan campuran
air hangat dan pembersih ringan non-
deterjen (uji di area yang tersembunyi
terlebih dahulu sebelum digunakan).
jika dilengkapi
Kain
Bersihkan debu dan kotoran dari kain
menggunakan vacuum cleaner atau sapu
kecil. Bersihkan dengan larutan sabun
ringan yang direkomendasikan untuk
pelapis atau karpet.
Segera bersihkan noda baru dengan
pembersih khusus noda kain. Jika tidak
segera ditangani, kain dapat ternoda
secara permanen, warna memudar, dan
kemampuan tahan apinya akan
berkurang.
PEMBERITAHUAN
Penggunaan bahan pembersih dan
prosedur yang tidak direkomendasikan
dapat mempengaruhi tampilan dan sifat
tahan api pelapis kain.
jika dilengkapi
Kulit
• Ciri-ciri jok berbahan kulit
- Kulit berasal dari lapisan luar kulit
hewan yang telah melalui proses
khusus. Karena merupakan produk
alami, setiap bagian memiliki
ketebalan dan kepadatan yang
berbeda.
- Kerutan dapat muncul sebagai hasil
alami dari peregangan dan
penyusutan akibat temperatur dan
kelembapan.
- Jok kursi dibuat dari bahan elastis
untuk kenyamanan.
- Area yang bersentuhan dengan tubuh
dirancang melengkung dan bagian
sampingnya tinggi untuk kenyamanan
dan stabilitas.
- Kerutan yang muncul seiring waktu
merupakan hal yang wajar dan bukan
cacat produk.
PEMBERITAHUAN
• Kerutan atau lecet alami akibat
pemakaian tidak termasuk dalam
cakupan garansi.
• Ikat pinggang dengan aksesori logam,
ritsleting, atau kunci pada saku celana
belakang dapat merusak permukaan
jok.
• Jangan biarkan jok kulit terkena air,
karena dapat mengubah karakteristik
alami kulit.
• Celana jeans atau pakaian yang mudah
luntur dapat menyebabkan noda pada
pelapis kulit.
9-67
Merawat interior kendaraan
Halaman 438
Perawatan
• Merawat jok kulit
- Bersihkan debu dan pasir secara
berkala dengan vacuum cleaner
untuk mencegah lecet dan menjaga
kualitas.
- Bersihkan secara berkala dengan
kain lembut atau kering.
- Gunakan pelindung kulit yang tepat
untuk mencegah keausan dan
menjaga warna. Baca instruksi dan
konsultasikan dengan ahli saat
menggunakan pelapis atau
pelindung kulit.
- Kulit berwarna terang (beige, cream
beige) lebih mudah ternoda,
bersihkan lebih sering.
- Hindari mengelap dengan kain
basah karena dapat menyebabkan
permukaan kulut pecah/retak.
• Membersihkan jok kulit
- Segera bersihkan kotoran. Ikuti
instruksi berikut untuk setiap jenis
kotoran.
- Produk kosmetik (tabir surya,
foundation, dll.)
Oleskan cleansing cream ke kain,
bersihkan area, lalu lap dengan kain
basah dan keringkan.
- Minuman (kopi, soda, dll.)
Gunakan sedikit deterjen netral,
bersihkan hingga noda hilang.
- Minyak
Segera serap dengan kain penyerap,
bersihkan dengan pembersih noda
khusus kulit alami.
- Permen karet
Bekukan dengan es, lalu lepaskan
secara perlahan.
9-68
Trim kayu interior
• Gunakan pelindung kayu untuk
furnitur (misalnya, wax, senyawa
pelapis) untuk membersihkan trim
kayu interior.
• Bersihkan trim kayu interior secara
berkala dengan kain bersih bebas
serat untuk menjaga tekstur khas kayu
tetap awet dalam jangka waktu yang
lebih lama.
• Jika Anda menumpahkan minuman
(misalnya, air, kopi) pada trim kayu
interior, segera bersihkan dengan kain
kering dan bersih.
• Benda tajam (misalnya, obeng, pisau),
bahan perekat, atau selotip dapat
merusak trim kayu interior.
• Benturan keras apa pun dapat
merusak trim kayu interior.
• Jika lapisan pelindung pada trim kayu
interior terkelupas, kelembapan dapat
merusak atau mengubah sifat kayu.
• Jika trim kayu interior rusak, Anda
berisiko terkena serpihan dari
permukaan kayu. Kami menyarankan
agar Anda mengganti trim kayu
interior yang rusak di dealer resmi
HYUNDAI.
Sistem kontrol emisi
Halaman 439
Membersihkan sabuk pengaman
Bersihkan sabuk dengan sabun ringan
yang direkomendasikan untuk pelapis
atau karpet. Ikuti instruksi dari sabun
yang digunakan.
PERINGATAN
Jangan memutihkan atau mewarnai
ulang sabuk karena dapat melemahkan
kekuatan sabuk pengaman.
Membersihkan kaca interior
Jika permukaan kaca bagian dalam perlu
dibersihkan, gunakan pembersih kaca.
Ikuti intruksi pada kemasan pembersih.
PEMBERITAHUAN
Jangan mengikis atau menggores bagian
dalam kaca belakang. Hal ini dapat
merusak grid defroster kaca belakang.
Sistem kontrol emisi
Sistem kontrol emisi kendaraan Anda
tercakup dalam garansi terbatas secara
tertulis. Silakan lihat informasi garansi di
Buku Informasi Warranty & Perawatan
kendaraan Anda.
Kendaraan Anda dilengkapi dengan
sistem kontrol emisi untuk memenuhi
semua regulasi emisi yang berlaku.
Terdapat tiga sistem kontrol emisi
sebagai berikut:
• Sistem kontrol emisi crankcase
• Sistem kontrol emisi evaporatif
• Sistem kontrol emisi exhaust
Agar sistem kontrol emisi berfungsi
dengan baik, disarankan kendaraan Anda
diperiksa dan dilakukan perawatan oleh
dealer resmi HYUNDAI sesuai jadwal
perawatan di Buku Informasi Warranty &
Perawatan.
PEMBERITAHUAN
Untuk uji inspeksi dan perawatan
(dengan sistem Electronic Stability
Control (ESC))
• Untuk mencegah mesin mati saat
pengujian dynamometer, nonaktifkan
sistem ESC dengan menekan tombol
ESC (lampu ESC OFF menyala).
• Setelah pengujian selesai, aktifkan
kembali ESC dengan menekan tombol
ESC lagi.
9-69
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 440
Perawatan
Sistem kontrol emisi
crankcase
Sistem Positive Crankcase Ventilation
(PCV) digunakan untuk mencegah
pencemaran udara yang disebabkan oleh
gas sisa pembakaran yang keluar dari
crankcase. Sistem ini menyuplai udara
segar yang telah disaring ke crankcase
melalui selang saluran air intake. Di
dalam crankcase, udara segar bercampur
dengan gas sisa pembakaran, yang
kemudian dialirkan melalui katup PCV ke
dalam sistem induksi.
Sistem kontrol emisi
evaporatif
Sistem Kontrol Emisi Evaporatif
dirancang untuk mencegah uap bahan
bakar keluar ke atmosfer.
Kanister
Uap bahan bakar yang dihasilkan di
dalam tangki bahan bakar diserap dan
disimpan di dalam kanister kendaraan.
Saat mesin hidup, uap bahan bakar yang
tersimpan dalam kanister disalurkan ke
surge tank melalui katup solenoid kontrol
purge.
Purge Control Solenoid Valve (PCSV)
Purge control solenoid valve (PCSV)
dikontrol oleh Engine Control Module
(ECM); saat temperatur cairan pendingin
mesin rendah dengan mesin dalam
kondisi idle, PCSV akan menutup
sehingga uap bahan bakar tidak masuk
ke mesin. Setelah mesin cukup hangat
dalam kondisi berkendara normal, PCSV
akan membuka untuk mengalirkan uap
bahan bakar ke mesin.
9-70
Sistem kontrol emisi
exhaust
Sistem kontrol emisi exhaust adalah
sistem yang sangat efektif untuk
mengendalikan emisi gas buang
sekaligus mempertahankan performa
kendaraan.
Ketika mesin dihidupkan atau gagal
dihidupkan, terlalu sering mencoba
menstarter ulang mesin dapat merusak
sistem emisi.
Modifikasi Kendaraan
• Kendaraan ini tidak boleh dimodifikasi.
Modifikasi pada kendaraan Anda dapat
memengaruhi performa, keselamatan,
atau daya tahan, dan bahkan dapat
melanggar peraturan pemerintah
terkait keselamatan dan emisi. Selain
itu, kerusakan atau masalah performa
akibat modifikasi mungkin tidak
tercakup garansi.
• Jika Anda menggunakan perangkat
elektronik yang tidak resmi, hal ini
dapat menyebabkan kendaraan
beroperasi secara tidak normal,
merusak wiring, menguras daya
baterai, dan menyebabkan kebakaran.
Untuk keselamatan Anda, jangan
menggunakan perangkat elektronik
yang tidak resmi.
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 441
Tindakan pencegahan terhadap
gas buang mesin (Karbon
Monoksida)
• Karbon monoksida dapat dihasilkan
bersama dengan gas buang lainnya.
Jika Anda mencium bau gas buang di
dalam kendaraan, buka semua jendela
sepenuhnya dan segera periksa serta
perbaiki kendaraan Anda.
PERINGATAN
Gas buang mesin mengandung karbon
monoksida (CO). Meskipun tidak
berwarna dan tidak berbau, gas ini
sangat berbahaya dan dapat
menyebabkan kematian jika terhirup.
Ikuti intruksi berikut untuk menghindari
keracunan CO.
• Jangan menghidupkan mesin di
tempat tertutup (seperti garasi)
lebih lama dari waktu yang
diperlukan untuk memindahkan
kendaraan keluar-masuk area
tersebut.
• Jika kendaraan berhenti di area
terbuka dalam waktu yang lama
dengan mesin hidup, sesuaikan
sistem ventilasi agar menarik udara
dari luar (fresh) ke dalam kendaraan.
• Jangan duduk di dalam kendaraan
yang diparkir atau berhenti dengan
mesin hidup untuk waktu yang lama.
• Jika mesin mati atau gagal untuk
dihidupkan, hindari mencoba
menghidupkan ulang terlalu sering
karena dapat merusak sistem
kontrol emisi.
Tindakan pencegahan
pengoperasian catalytic converter
jika dilengkapi
PERINGATAN
Sistem knalpot dan sistem catalytic akan
sangat panas saat mesin sedang melaju
atau segera setelah mesin dimatikan.
Untuk menghindari cedera serius atau
kematian:
• Jangan parkir, idle mesin, atau
mengemudikan kendaraan di atas atau
dekat benda yang mudah terbakar,
seperti rumput, tanaman, kertas, daun,
dan sebagainya. Sistem knalpot yang
panas dapat membakar benda-benda
yang mudah terbakar di bawah
kendaraan Anda.
• Jauhkan diri dari sistem knalpot dan
catalytic converter agar tidak terkena
luka bakar.
Jangan melepas pelindung panas di
sekitar sistem knalpot, jangan menutup
bagian bawah kendaraan, dan jangan
melapisi kendaraan untuk perlindungan
karat. Hal ini dapat meningkatkan risiko
kebakaran dalam kondisi tertentu.
9-71
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 442
Perawatan
Kendaraan anda dilengkapi perangkat
kontrol emisi catalytic converter
PEMBERITAHUAN
Untuk mencegah kerusakan pada
catalytic converter dan kendaraan
Anda, lakukan tindakan pencegahan
berikut:
• Gunakan hanya BAHAN BAKAR TANPA
TIMBAL untuk mesin bensin.
• Jangan mengoperasikan kendaraan
jika terdapat tanda-tanda kerusakan
mesin, seperti mesin tersendat atau
penurunan performa yang nyata.
• Jangan menyalahgunakan atau
menggunakan mesin secara tidak
semestinya. Contoh penyalahgunaan
adalah meluncur dengan mesin mati
dan menuruni turunan dengan
memasukan gear dengan mesin yang
mati.
• Jangan mengoperasikan mesin pada
putaran idle yang tinggi dalam waktu
yang lama (5 menit atau lebih).
• Jangan memodifikasi atau merubah
komponen apa pun dari mesin atau
sistem pengendalian emisi.
Disarankan seluruh pemeriksaan dan
penyesuaian dilakukan oleh dealer
resmi HYUNDAI.
• Hindari berkendara dengan level
bahan bakar yang sangat rendah.
Kehabisan bahan bakar dapat
menyebabkan mesin tersendat,
sehingga akan merusak catalytic
converter.
Tidak mengikuti tindakan pencegahan
ini dapat membatalkan garansi
kendaraan Anda.
9-72
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 443
Indeks
I
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 444
Indeks
A
Air cleaner ................................................................................................................................9-23
Mengganti filter........................................................................................................................9-23
Airbag – Supplemental Restraint System (SRS) ....................................................................3-37
Bagaimana cara operasi sistem airbag? .................................................................................3-42
Di mana lokasi airbag? .............................................................................................................3-39
Jangan memasang Child Restraint System di kursi penumpang depan..............................3-47
Label peringatan airbag ...........................................................................................................3-53
Lampu peringatan SRS.............................................................................................................3-47
Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?....................................................3-48
Merawat SRS.............................................................................................................................3-52
Tindakan pencegahan keselamatan tambahan .....................................................................3-53
Yang diharapkan setelah airbag mengembang .....................................................................3-46
A
Ban dan roda....................................................................................................................9-33, 2-15
Ban dengan rasio aspek rendah...............................................................................................9-41
Label pada dinding samping ban............................................................................................9-38
Memeriksa tekanan ban ..........................................................................................................9-34
Mengganti ban .........................................................................................................................9-36
Mengganti roda ........................................................................................................................9-37
Penyelarasan roda dan keseimbangan ban ...........................................................................9-36
Perawatan ban..........................................................................................................................9-34
Perawatan ban..........................................................................................................................9-37
Rotasi ban .................................................................................................................................9-35
Tekanan ban dingin yang direkomendasikan.........................................................................9-34
Traksi ban..................................................................................................................................9-37
Baterai ......................................................................................................................................9-29
Label kapasitas baterai.............................................................................................................9-31
Mengisi ulang daya baterai......................................................................................................9-32
Reset (mengatur ulang) item...................................................................................................9-33
Untuk perawatan baterai terbaik ............................................................................................9-30
Berat kendaraan dan volume bagasi.......................................................................................2-17
Berkendara saat musim dingin...............................................................................................3-48
Kondisi salju atau es.................................................................................................................3-48
Tindakan pencegahan saat musim dingin..............................................................................6-49
Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA) ........................................................................7-28
Malfungsi dan keterbatasan dari BCA ....................................................................................7-30
Pengaturan BCA .......................................................................................................................7-30
Pengoperasian BCA..................................................................................................................7-28
Blind-Spot View Monitor (BVM) ..............................................................................................7-41
Malfungsi BVM ..........................................................................................................................7-41
Pengaturan BVM .......................................................................................................................7-41
Pengoperasian BVM..................................................................................................................7-41
Bobot kendaraan.....................................................................................................................6-50
Kelebihan beban muatan .........................................................................................................6-51
I-2
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 445
Bola lampu...............................................................................................................................9-54
Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL)...................9-55
Mengganti lampu interior .......................................................................................................9-60
Mengganti lampu kombinasi belakang..................................................................................9-58
Mengganti lampu plat nomor.................................................................................................9-60
Mengganti lampu rem atas.....................................................................................................9-60
Mengganti lampu repeater samping......................................................................................9-58
C
Cairan pendingin mesin ..........................................................................................................9-19
Memeriksa level cairan pendingin mesin ...............................................................................9-19
Mengganti cairan pendingin mesin.........................................................................................9-21
Cairan washer..........................................................................................................................9-23
Memeriksa level cairan washer...............................................................................................9-23
Cara menggunakan buku panduan pemilik Ini........................................................................1-2
Child Restraint System (CRS)..................................................................................................3-27
Memasang Child Restraint System ........................................................................................3-30
Memilih Child Restraint System (CRS) ...................................................................................3-28
Rekomendasi kami: Anak-anak selalu di tempatkan kursi belakang....................................3-27
Cruise Control (CC)..................................................................................................................7-42
Pengoperasian CC....................................................................................................................7-42
D
Daya lampu...............................................................................................................................2-14
Defogging dan defrosting kaca depan...................................................................................5-61
Defogger kaca belakang .........................................................................................................5-65
Logika defogging.....................................................................................................................5-65
Sistem kontrol temperatur manual (tipe dial)........................................................................5-62
Sistem kontrol temperatur otomatis......................................................................................5-64
Sistem kontrol temperatur otomatis (tipe tombol) ...............................................................5-63
Dimensi.....................................................................................................................................2-13
Driver Attention Warning (DAW) ............................................................................................7-37
Malfungsi dan keterbatasan dari DAW...................................................................................7-39
Pengaturan DAW......................................................................................................................7-38
Pengoperasian DAW ................................................................................................................7-37
F
Filter udara kabin ....................................................................................................................9-24
Memeriksa filter.......................................................................................................................9-24
Mengganti filter .......................................................................................................................9-24
Fitur eksterior ..........................................................................................................................5-76
Rak atap....................................................................................................................................5-76
Fitur tambahan sistem kontrol temperatur ..........................................................................5-66
Auto dehumidify ......................................................................................................................5-66
Sirkulasi udara saat mengoperasikan washer........................................................................5-67
I
I-3
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 446
Indeks
Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Hanya kamera depan) .......................................7-9
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA......................................................................................7-12
Pengaturan FCA ........................................................................................................................7-10
Pengoperasian FCA ....................................................................................................................7-9
Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion)...................................................7-16
Malfungsi dan keterbatasan dari FCA.....................................................................................7-20
Pengaturan FCA ........................................................................................................................7-18
Pengoperasian FCA...................................................................................................................7-16
Forward/Reverse Parking Distance Warning (PDW).............................................................7-69
Malfungsi dan keterbatasan dari PDW.....................................................................................7-71
Pengaturan PDW .......................................................................................................................7-71
Pengoperasian PDW ................................................................................................................7-69
H
High Beam Assist (HBA)...........................................................................................................5-35
Malfungsi dan keterbatasan dari High Beam Assist ...............................................................5-37
Pengaturan High Beam Assist .................................................................................................5-36
Pengoperasian High Beam Assist............................................................................................5-36
HYUNDAI motor company .........................................................................................................1-2
I
Informasi perangkat lunak sumber terbuka ..........................................................................2-23
Informasi sensor.......................................................................................................................7-75
Keterbatasan dari sensor..........................................................................................................7-76
Sensor sistem bantuan pengemudi.........................................................................................7-75
Informasi sistem bantuan pengemudi .....................................................................................7-4
Pengaturan sistem bantuan pengemudi...................................................................................7-7
Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi.............................................................7-5
Tindakan pencegahan keselamatan..........................................................................................7-4
Instrument cluster .....................................................................................................................4-2
Indikator pengukuran.................................................................................................................4-3
Indikator perpindahan transmisi ...............................................................................................4-8
Kontrol instrument cluster.........................................................................................................4-3
Lampu peringatan dan indikator...............................................................................................4-9
Pesan tampilan di cluster.........................................................................................................4-22
Intelligent Variable Transmission ...........................................................................................3-16
Parkir .........................................................................................................................................3-26
Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial............................................................................3-19
Perpindahan gear tipe tuas.......................................................................................................3-17
Praktik mengemudi yang baik.................................................................................................6-26
Intruksi penanganan kendaraan................................................................................................1-7
I-4
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 447
J
Jadwal perawatan dan servis ...................................................................................................9-8
Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)................................................................................9-9
Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang rendah ............9-13
Jendela .....................................................................................................................................5-23
Power window ..........................................................................................................................5-24
Jika ban kempis (Dengan ban cadangan)...............................................................................8-13
Dongkrak dan peralatan ...........................................................................................................8-13
Label dongkrak..........................................................................................................................8-18
Jika mesin terlalu panas............................................................................................................8-6
Jika mesin tidak bisa dihidupkan .............................................................................................8-3
K
Kap mesin .................................................................................................................................5-27
Membuka kap mesin.................................................................................................................5-27
Menutup kap mesin ..................................................................................................................5-27
Kapasitas beban dan kecepatan ban ......................................................................................2-16
Karet wiper...............................................................................................................................9-25
Memeriksa karet wiper.............................................................................................................9-25
Mengganti karet wiper.............................................................................................................9-26
Kompartemen mesin.................................................................................................................9-4
Kompartemen penyimpanan..................................................................................................5-67
Dudukan tempat minum..........................................................................................................5-69
Fitur area bagasi........................................................................................................................5-75
Fitur interior ..............................................................................................................................5-69
Jam ............................................................................................................................................5-74
Jangkar karpet lantai ................................................................................................................5-75
Laci dasbor................................................................................................................................5-68
Meja lipat belakang ..................................................................................................................5-69
Pengisi daya USB .......................................................................................................................5-71
Penyimpanan konsol tengah....................................................................................................5-67
Power outlet..............................................................................................................................5-70
Sistem pengisian daya wireless smartphone..........................................................................5-72
Sunvisor.....................................................................................................................................5-70
Tray terbuka konsol..................................................................................................................5-68
Tray terbuka kursi penumpang................................................................................................5-68
Kondisi berkendara khusus.....................................................................................................3-45
Berkendara di area banjir.........................................................................................................6-46
Berkendara di jalan tol..............................................................................................................3-47
Berkendara pada malam hari ..................................................................................................6-46
Berkendara saat hujan .............................................................................................................3-46
Kondisi berkendara yang berbahaya.......................................................................................3-45
Menggoyangkan kendaraan ....................................................................................................3-45
Menikung dengan halus...........................................................................................................6-46
I
I-5
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 448
Indeks
Kursi............................................................................................................................................3-4
Melipat kursi belakang..............................................................................................................3-12
Menyesuaikan kursi belakang ...................................................................................................3-9
Menyesuaikan kursi depan ........................................................................................................3-6
Sandaran kepala........................................................................................................................3-14
Sandaran tangan (kursi baris ke-2) ..........................................................................................3-13
Tindakan pencegahan keselamatan..........................................................................................3-5
Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara .......................................................................3-17
L
Label bahan bakar....................................................................................................................2-22
Mesin bensin.............................................................................................................................2-22
Label kompresor A/C ...............................................................................................................2-21
Label spesifikasi ban dan tekanan ban ..................................................................................2-20
Lampu eksterior .......................................................................................................................5-31
Daytime Running Light (DRL)..................................................................................................5-34
Fitur headlight escort...............................................................................................................5-34
Fitur headlight time-out ..........................................................................................................5-34
Fitur penghemat daya baterai.................................................................................................5-33
Kontrol lampu............................................................................................................................5-31
Lampu sein dan sinyal perubahan jalur ..................................................................................5-33
Lampu tombol interior.............................................................................................................5-34
Pengoperasian lampu jauh ......................................................................................................5-32
Sistem sambutan (Sistem sambutan (Welcome)) .................................................................5-35
Lampu hazard ............................................................................................................................8-2
Lampu interior .........................................................................................................................5-38
Lampu kabin belakang.............................................................................................................5-39
Lampu latar...............................................................................................................................5-39
Fitur AUTO off...........................................................................................................................5-38
Lampu kabin depan .................................................................................................................5-38
Lane Following Assist (LFA).....................................................................................................7-55
Malfungsi dan keterbatasan dari LFA......................................................................................7-57
Mengaktifkan/nonaktifkan LFA ...............................................................................................7-55
Pengaturan LFA ........................................................................................................................7-56
Pengoperasian LFA...................................................................................................................7-55
Lane Keeping Assist (LKA).......................................................................................................7-24
Malfungsi dan keterbatasan dari LKA .....................................................................................7-26
Mengaktifkan/nonaktifkan LKA...............................................................................................7-24
Pengaturan LKA ........................................................................................................................7-25
Pengoperasian LKA ..................................................................................................................7-24
I-6
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 449
M
Manual Speed Limit Assist (MSLA) .........................................................................................7-36
Pengaturan MSLA .....................................................................................................................7-37
Pengoperasian MSLA ...............................................................................................................7-36
Menderek kendaraan...............................................................................................................8-19
Bongkar pasang kait derek......................................................................................................8-20
Layanan derek...........................................................................................................................8-19
Penderekan dalam kondisi darurat..........................................................................................8-21
Mengakses kendaraan Anda.....................................................................................................5-4
Remote key.................................................................................................................................5-4
Sistem immobilizer ....................................................................................................................5-11
Smart key ....................................................................................................................................5-6
Suara penguncian/pembukaan kunci pintu............................................................................5-12
Mengemudi dalam situasi darurat ...........................................................................................8-2
Jika ban kempis saat berkendara..............................................................................................8-3
Jika mesin mati di persimpangan atau perlintasan jalan ........................................................8-2
Jika mesin mati saat berkendara ..............................................................................................8-2
Mengunci pintu.........................................................................................................................5-12
Fitur pengunci/pembuka kunci pintu otomatis......................................................................5-15
Kunci pengaman anak pada pintu belakang...........................................................................5-15
Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan ............................................5-13
Pengoperasian penguncian pintu dari luar kendaraan...........................................................5-12
Penguncian pintu berdasarkan kecepatan..............................................................................5-15
Rear Occupant Alert (ROA).......................................................................................................5-16
Menjumper baterai....................................................................................................................8-4
Merawat tampilan kendaraan ................................................................................................9-62
Merawat eksterior kendaraan .................................................................................................9-62
Merawat interior kendaraan....................................................................................................9-66
Mesin .........................................................................................................................................2-13
Minyak rem/kopling ................................................................................................................9-22
Memeriksa level minyak rem/kopling.....................................................................................9-22
Modifikasi kendaraan.................................................................................................................1-7
N
Nomor mesin.............................................................................................................................2-21
Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan.....................................................................2-19
Nomor identifikasi kendaraan (Vehicle identification number (VIN)) ................................2-20
O
Oli mesin....................................................................................................................................9-17
Memeriksa filter dan oli mesin.................................................................................................9-18
Memeriksa level oli mesin (Mesin bensin)...............................................................................9-17
I
I-7
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 450
Indeks
P
Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan...................................................................2-18
Pengantar....................................................................................................................................1-2
Penjelasan item jadwal perawatan.........................................................................................9-15
Baut mounting suspensi ...........................................................................................................9-17
Busi.............................................................................................................................................9-15
Cairan pendingin mesin............................................................................................................9-16
Cakram rem, pad, kaliper, dan rotor........................................................................................9-16
Drive belts..................................................................................................................................9-15
Drive shafts dan boots ..............................................................................................................9-17
Filter air cleaner.........................................................................................................................9-15
Filter bahan bakar......................................................................................................................9-15
Jalur dan selang rem.................................................................................................................9-16
Jalur, selang dan sambungan bahan bakar.............................................................................9-15
Minyak rem/kopling..................................................................................................................9-16
Oli Intelligent Variable Transmission .......................................................................................9-16
Oli mesin dan filter ....................................................................................................................9-15
Oli transmisi manual .................................................................................................................9-16
Pipa knalpot dan muffler ..........................................................................................................9-16
Refrigerant A/C..........................................................................................................................9-17
Rem parkir .................................................................................................................................9-16
Selang uap dan tutup tangki bahan bakar...............................................................................9-15
Selang ventilasi vakum crankcase ...........................................................................................9-15
Sistem pendingin ......................................................................................................................9-15
Steering gear box, linkage & boots/lower arm ball joint ........................................................9-17
Perawatan dan servis ................................................................................................................9-5
Tanggung jawab pemilik............................................................................................................9-5
Tindakan pencegahan perawatan yang dilakukan oleh pemilik .............................................9-5
Perawatan oleh pemilik kendaraan .........................................................................................9-6
Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan..............................................................................9-6
Perlengkapan darurat .............................................................................................................8-23
Alat pemadam api ringan (APAR) ............................................................................................8-23
Alat pengukur tekanan ban......................................................................................................8-23
Kotak P3K ..................................................................................................................................8-23
Segitiga pengaman...................................................................................................................8-23
Pernyataan persetujuan ..........................................................................................................7-79
Radar depan ..............................................................................................................................7-79
Radar sudut belakang...............................................................................................................7-79
Persyaratan bahan bakar...........................................................................................................1-4
Pesan keselamatan.....................................................................................................................1-3
Pintu bagasi..............................................................................................................................5-28
Membuka kunci pintu bagasi...................................................................................................5-28
Membuka kunci pintu bagasi dalam kondisi darurat.............................................................5-29
Menutup pintu bagasi ..............................................................................................................5-28
Pintu pengisian bahan bakar ..................................................................................................5-29
Membuka pintu pengisian bahan bakar..................................................................................5-29
Menutup pintu pengisian bahan bakar...................................................................................5-30
Proses inreyen (break-in proses) kendaraan............................................................................1-7
I-8
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 451
R
Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA) .........................................................7-64
Malfungsi dan keterbatasan dari RCCA ..................................................................................7-67
Pengaturan RCCA.....................................................................................................................7-66
Pengoperasian RCCA ...............................................................................................................7-64
Rear View Monitor (RVM) ........................................................................................................7-57
Malfungsi dan keterbatasan dari RVM....................................................................................7-59
Pengaturan RVM.......................................................................................................................7-59
Pengoperasian RVM..................................................................................................................7-57
Reverse Parking Distance Warning (PDW) .............................................................................7-73
Malfungsi dan keterbatasan dari PDW....................................................................................7-74
Pengoperasian PDW .................................................................................................................7-73
Roda kemudi .............................................................................................................................5-17
Klakson.......................................................................................................................................5-19
Motor Driven Power Steering (MDPS) .....................................................................................5-17
Tilt/Telescopic steering ............................................................................................................5-18
S
Sabuk pengaman......................................................................................................................3-18
Lampu peringatan sabuk pengaman.......................................................................................3-19
Perawatan sabuk pengaman ...................................................................................................3-27
Sistem penahan sabuk pengaman..........................................................................................3-20
Tindakan pencegahan keselamatan sabuk pengaman..........................................................3-18
Tindakan pencegahan tambahan untuk sabuk pengaman ...................................................3-25
Safe Exit Warning (SEW)..........................................................................................................7-33
Malfungsi dan keterbatasan dari SEW ....................................................................................7-35
Pengaturan SEW.......................................................................................................................7-34
Pengoperasian SEW .................................................................................................................7-33
Sebelum berkendara.................................................................................................................6-3
Sebelum masuk ke dalam kendaraan.......................................................................................6-4
Sebelum menghidupkan mesin.................................................................................................3-4
Sekring ......................................................................................................................................9-41
Mengganti sekring di panel instrument cluster .....................................................................9-42
Mengganti sekring di panel kompartemen mesin.................................................................9-43
Penjelasan panel sekring/relay ...............................................................................................9-44
Sistem alarm anti pencurian....................................................................................................5-16
Sistem infotainment.................................................................................................................5-77
Antena........................................................................................................................................5-77
Cara kerja radio kendaraan .....................................................................................................5-80
Port USB.....................................................................................................................................5-77
Remote control pada roda kemudi .........................................................................................5-78
Sistem infotainment.................................................................................................................5-79
Teknologi wireless Bluetooth®.................................................................................................5-79
Voice recognition (pengenalan suara)....................................................................................5-79
Sistem kontrol A/C kursi baris belakang................................................................................5-66
Sistem kontrol emisi................................................................................................................9-69
Sistem kontrol emisi crankcase...............................................................................................9-70
Sistem kontrol emisi evaporatif ..............................................................................................9-70
Sistem kontrol emisi exhaust ..................................................................................................9-70
I
I-9
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 452
Indeks
Sistem kontrol temperatur manual (tipe dial) .......................................................................5-42
Pendingin udara (A/C)..............................................................................................................5-42
Pengoperasian sistem..............................................................................................................5-46
Perawatan sistem .....................................................................................................................5-47
Sistem kontrol temperatur manual (tipe tombol).................................................................5-48
Pendingin udara (A/C) .............................................................................................................5-48
Pengoperasian sistem..............................................................................................................5-52
Perawatan sistem .....................................................................................................................5-53
Sistem kontrol temperatur otomatis .....................................................................................5-54
Pendingin udara (A/C)..............................................................................................................5-56
Pendingin udara (A/C) otomatis..............................................................................................5-55
Perawatan sistem.....................................................................................................................5-60
Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive ..........................................................3-42
Memilih mode drive .................................................................................................................6-42
Mode drive................................................................................................................................6-42
Sistem pendingin udara (A/C) .................................................................................................2-16
Sistem pengereman ................................................................................................................6-28
Anti-Lock Braking System (ABS) .............................................................................................3-35
Auto hold...................................................................................................................................6-33
Brake Assist System (BAS) ......................................................................................................6-40
Electronic Parking Brake (EPB) ................................................................................................3-31
Electronic Stability Control (ESC)............................................................................................6-37
Emergency Stop Signal (ESS) .................................................................................................6-40
Hill-Start Assist Control (HAC) ................................................................................................3-40
Indikator keausan rem cakram................................................................................................6-29
Power-assist brakes .................................................................................................................3-28
Praktik pengereman yang baik ................................................................................................6-41
Rem parkir (tipe tuas tangan)..................................................................................................3-29
Rem tromol belakang ..............................................................................................................6-29
Vehicle Stability Management (VSM) .....................................................................................3-39
Smart Cruise Control (SCC) .....................................................................................................7-45
Malfungsi dan keterbatasan dari SCC......................................................................................7-51
Pengaturan SCC .......................................................................................................................7-50
Pengoperasian SCC..................................................................................................................7-45
Spion .........................................................................................................................................5-19
Spion dalam...............................................................................................................................5-19
Spion luar..................................................................................................................................5-20
Surround View Monitor (SVM)................................................................................................7-60
Malfungsi dan keterbatasan dari SVM ....................................................................................7-63
Pengaturan SVM.......................................................................................................................7-62
Pengoperasian SVM.................................................................................................................7-60
Switch IGN..................................................................................................................................3-5
Kunci switch IGN ........................................................................................................................3-5
Remote Start (jika dilengkapi)..................................................................................................6-13
Tombol Engine Start/Stop.........................................................................................................3-8
I-10
Sistem kontrol emisi exhaust
Halaman 453
T
Tampilan cluster (Tipe A) ........................................................................................................4-26
Kontrol tampilan cluster ..........................................................................................................4-26
Mode tampilan cluster.............................................................................................................4-26
Mode user settings (pengaturan pengguna) .........................................................................4-29
Trip computer...........................................................................................................................4-34
Tampilan cluster (Tipe B) ........................................................................................................4-36
Kontrol tampilan cluster..........................................................................................................4-36
Mode tampilan .........................................................................................................................4-36
Pengaturan kendaraan (sistem infotainment).......................................................................4-39
Pengaturan kendaraan Anda...................................................................................................4-39
Tampilan eksterior (Tampak belakang) ...................................................................................2-4
Tampilan eksterior (Tampak depan) ........................................................................................2-2
Tampilan interior .......................................................................................................................2-6
Tampilan kompartemen mesin ...............................................................................................2-12
Tampilan konsol tengah ............................................................................................................2-7
Tampilan kontrol pada roda kemudi .......................................................................................2-11
Tindakan pencegahan keselamatan penting ..........................................................................3-2
Amankan semua anak-anak ......................................................................................................3-2
Bahaya airbag .............................................................................................................................3-2
Gangguan pada pengemudi......................................................................................................3-2
Jaga kendaraan Anda dalam kondisi yang aman untuk digunakan .......................................3-3
Jangan pernah mengemudi dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan..............................3-2
Kontrol kecepatan Anda ............................................................................................................3-3
Selalu kenakan sabuk pengaman Anda ....................................................................................3-2
Tire pressure monitoring system (TPMS) ................................................................................8-8
Indikator malfungsi TPMS.........................................................................................................8-11
Lampu peringatan tekanan ban rendah .................................................................................8-10
Memeriksa tekanan ban ............................................................................................................8-8
Mengganti ban yang dilengkapi dengan TPMS.......................................................................8-11
Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban..........................................................8-10
Sistem pemantauan tekanan ban (TPMS)................................................................................8-9
Tire specification and pressure label......................................................................................2-21
Transmisi manual.....................................................................................................................6-14
Pengoperasian transmisi manual ............................................................................................6-14
W
Wipers dan washer..................................................................................................................5-40
Pengoperasian transmisi manual ............................................................................................6-14
I
I-11