Owner's Manual Wuling Alvez — Isi Lengkap 132 Halaman
Halaman 1
**Catatan**
**My WULING+ App**
##
## Panduan Pemilik dari Wuling Alvez
Terima kasih telah memilih kendaraan yang diproduksi dengan teliti oleh SGMW untuk Anda.
Harap baca seluruh Panduan, karena Anda dapat memahami bagaimana mengontrol kendaraan dengan benar, informasi
tentang Warranty, jadwal perawatan berkala, sehingga dapat memberikan kepuasan berkendara yang optimal.
PT. SGMW Sales Indonesia
Januari 2023
“PT. SGMW Sales Indonesia ” disingkat sebagai “SGMW” atau “Perusahaan”. Berlaku untuk pernyataan di bawahnya.
“Panduan Pemilik” menegaskan perjanjian antara PT.
SGMW Sales Indonesia dengan pengguna mengenai
penetapan dan pembatasan tanggung jawab atas jaminan
kualitas dari produk terkait serta hak dan kewajiban dari
layanan purna jual. Bacalah “Panduan Pemilik” secara
saksama sebelum menggunakan produk dari Perusahaan.
Pemilik juga dapat mengakses Panduan Pemilik termutakhir
via Ponsel melalui aplikasi My Wuling+.
Halaman 3
Daftar Isi
##
## Daftar Isi
**Daftar Isi ................................................................ 1**
Pengantar ............................................................ 2
**Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan 5**
**INFORMASI PRODUK .......................................... 9**
Kunci, Pintu dan Jendela ................................... 11
Kursi dan Perlengkapan Keamanan .................. 18
Instrumen dan Perangkat Kontrol ...................... 28
Penerangan ....................................................... 37
Sistem Pengatur Suhu ....................................... 38
Panduan Berkendara dan Pengoperasian ........ 39
Perawatan Kendaraan ....................................... 74
Data Teknis ....................................................... 87
Daftar Perlengkapan Kendaraan ....................... 90
**PANDUAN WARRANTY ..................................... 91**
Sertifikat Penyerahan Kendaraan Baru ............. 93
Kartu Pendaftaran Warranty Kendaraan Baru .. 95
Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru ........ 97
**PANDUAN PERAWATAN ................................. 103**
Perawatan Berkala .......................................... 105
Halaman 4
2 Pengantar
##
## Pengantar
keperluan perawatan dan perbaikan
kendaraan Anda.
Kendaraan
ini
terintegrasi
fitur
teknologi
canggih,
standar
keselamatan,
perlindungan
ling-
kungan dan juga ekonomis.
Harap simpan Panduan ini di dalam
kendaraan Anda sebagai referensi yang
digunakan setiap saat. Jika Anda ingin
menjual
kembali
kendaraan
Anda,
harap serahkan Panduan ini kepada
pembeli baru untuk digunakan setiap
saat.
##
## Menggunakan Panduan
##
## Ini
Panduan Pemilik memberikan semua
informasi yang dibutuhkan untuk
mendukung perjalanan Anda agar
efektif dan aman.
Pengemudi perlu menyadari bahwa
pengoperasian
yang
tidak
benar
dapat menyebabkan kecelakaan dan
berbahaya bagi Anda.
Bab
“Pengantar”
merupakan
pengantar umum.
Isi di bagian awal Panduan dan tiap
bab memberikan informasi posisi
yang spesifik kepada Anda.
Data
arah
(seperti
kiri,
kanan,depan
dan
belakang)
merujuk
arah
pengemudian
sebagai arah depan.
Beberapa fitur yang dijelaskan
dalam Panduan ini mungkin tidak
tersedia di semua model, dan
mungkin berbeda sesuai dengan
fitur di setiap model kendaraan.
Informasi dan spesifikasi yang
terdapat di buku Panduan Pemilik
Selain itu, Anda harus mematuhi
hukum dan peraturan yang berlaku di
negara Anda, yang mungkin berbeda
dengan informasi yang tercantum di
Panduan Pemilik ini.
PT.
SGMW
Sales
Indonesia
menjamin bahwa seluruh pekerja di
Bengkel Resmi ② telah terlatih
dengan
baik
melalui
pelatihan
profesional, sehingga mereka dapat
memberikan
layanan
prima
dan
memuaskan.
Silakan
hubungi
Bengkel
Resmi
terdekat
untuk
ini berlaku pada saat buku ini
disetujui
untuk
dicetak.
Perusahaan berhak mengubah
dan mencetak kembali buku
Panduan ini dan berhak untuk
mengubah
produk
setelah
pencetakan buku Panduan tanpa
pemberitahuan
sebelumnya.
Gambar dalam Panduan ini
terdiri atas diagram skema yang
diperuntukkan sebagai referensi.
Jika gambar tidak sesuai dengan
objek, objek sesungguhnya yang
berlaku.
Halaman 5
Pengantar 3
##
## Informasi Penting
**PERHATIAN**
**Bagian**
**yang**
**ditandai**
**“PERHATIAN” menunjukkan**
**bahwa**
**kendaraan**
**dapat**
**mengalami kerusakan. Me-**
**ngabaikan informasi ini dapat**
**menyebabkan kerusakan pa-**
**da kendaraan Anda.**
**CATATAN**
**Bagian yang ditandai dengan**
**“CATATAN”**
**menunjukkan**
**tindakan pencegahan selama**
**pengoperasian. Mengabaikan**
**informasi ini dapat menye-**
**babkan pengoperasian ken-**
**daraan yang tidak tepat.**
**BAHAYA**
**Bagian yang ditandai dengan**
**"BAHAYA" menunjukkan ri-**
**siko kerusakan berat. Me-**
**ngabaikan informasi ini dapat**
**membahayakan jiwa.**
****
**Bagian yang ditandai dengan**
**“” menunjukkan**
**adanya risiko kecelakaan atau**
**bahaya. Mengabaikan infor-**
**masi ini dapat menyebabkan**
**cedera.**
② “Bengkel Resmi PT. “Bengkel Resmi PT. SGMW Sales Indonesia” disingkat sebagai “Bengkel Resmi” atau “Bengkel”.
Berlaku untuk pernyataan di bawahnya
Tanda bintang “*” setelah judul atau
teks menunjukkan bahwa fitur yang
ditunjukkan adalah opsional, dan
kendaraan yang Anda miliki mungkin
tidak dilengkapi dengan fitur tersebut.
Buku ini memiliki hak cipta oleh PT.
SGMW Sales Indonesia, hak cipta
dilindungi.
Halaman 7
##
## Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan
**Pre-Delivery Inspection**
Kendaraan Anda telah kami persiapkan sebaik-baiknya dengan standar sebelum penyerahan kendaraan PT. SGMW Sales
Indonesia sebelum diserahkan kepada Anda.
We have well prepared your vehicle according to PT. SGMW Sales Indonesia pre-delivery standard before deliered to you.
**A. Bagian Luar Kendaraan**
**Vehicle Exterior**
Kondisi cat (tergores/kelainan)
Paint condition (scratch/abnormal)
Kondisi bodi (penyok/karat/kelainan)
Body condition (dent/rust/abnormal)
Sticker/label/molding
Sticker/label/molding
Kondisi kaca
Glass condition
Kondisi handle pintu (buka dan tutup)
Door handle condition (open and close)
Kondisi tutup bahan bakar
Fuel lid condition
Kondisi antenna
Antenna condition
Karet kaca dan karet pintu
Weatherstrip and door opening trim
Kap mesin (buka dan tutup)
Engine hood (open and close)
Fungsi Child Lock
Child Lock function
Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan 5
Tekanan angin ban
Tire Pressure
**B. Dalam Ruang Mesin (Mesin OFF)**
**Engine Compartment (Engine OFF** )
Level air radiator
Radiator coolant level
Level oli mesin
Engine oil level
Level minyak rem
Brake fluid level
Level air washer
Washer fluid level
Tidak ada kebocoran oli atau air dalam ruang
mesin
No oil or water leakage in engine compartment
Soket kabel
Wiring harness connector
Persambungan selang-selang
Hose connector
Halaman 8
6 Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan
**C. Dalam Ruang Mesin (Mesin ON)**
**Engine Compartment (Engine ON)**
Tidak ada kebocoran bahan bakar
No fuel leakage
Kondisi suara mesin
Engine condition
**D. Bagian Bawah Kendaraan**
**Vehicle Underbody**
Kondisi ban dan velg
Tire and wheel rim condition
Tidak ada kebocoran (bahan bakar, oli, cairan)
No leakage (fuel, oil, fluid)
Tidak ada kebocoran gas buang
No emission leakage
Kondisi piringan rem
Disc brake condition
Tidak ada kerusakan bagian bawah kendaraan
No damage on the underbody of vehicle
Torsi mur pengikat roda
Wheel nuts torque
**E. Bagian Dalam Kendaraan**
**Vehicle Interior**
Fungsi dan tampilan jok, headrest, dan armrest
Seat,
headrest,
armrest
function
and
appearance
Fungsi sabuk keselamatan
Safety belt function
Sistem pengunci dan penyetelan roda kemudi
Steering wheel lock and adjusment
Laci dan console box(buka dan tutup)
Glove box and console box (open and close)
Sistem audio
Audio system
Pengisi daya
Charging ports
Fungsi kaca spion
Internal rearview mirror function
Tidak ada kelainan pada lampu indikator saat
kunci kontak ON
No abnormalities on cluster indicator when
iginition turned to ON
Tidak ada kelainan pada lampu indikator saat
kondisi mesin menyala
No abnormalities on cluster indicator when
engine is running
Saat kondisi idle tidak ada suara atau getaran
abnormal di dalam kabin
No abnormal noise or vibration in the cabin at
idle
Fungsi indikator lampu jauh, sein dan tanda
bahaya
High beam, turn signal lamp and hazard
indicator
Periksa seluruh lampu (luar dan dalam)
Check all lamps (outside and inside)
Fungsi wiper, washer dan klakson
Wiper, washer, and horn function
Fungsi pendingin udara
Air conditioning function
Halaman 9
**F.**
**Test Jalan**
**Road Test**
Transmisi
Transmission
Meter dan indikator
Meter and indicator
Pengoperasian rem tangan dan rem kaki
Brake operation
Fungsi steering
Steering function
Suara dan getaran kendaraan
Vehicle noise and vibration
Fungsi kunci pintu
Door lock function
Fungsi power window
Power window function
**G. Pemeriksaan Akhir**
**Final Inspection**
Plastik pelindung
Protective cover
Kaca spion
Rearview mirror
Kondisi kebersihan interior
Interior cleanliness
Perlengkapan
kendaraan,
ban
cadangan,
pemadam api sudah pada tempatnya
Vehicle tools, spare tire, fire extinguisher are in
appropriate place
Dokumen (buku manual)
Document (manual books)
Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan 7
Pemeriksaan sebelum penyerahan dilakukan
pada :
This pre-delivery inspection is conducted on :
Tanggal/Date :
________________________
Odometer :
___________________________
Dealer Pelaksana/Servicing Dealer :
____________________________________
**Catatan :** Berikan tanda √ pada kotak apabila
instruksi telah dikerjakan.
**Note :** Fill mark √ in the box if the inspection has
been done.
**Tanda Tangan dan Stempel**
**Tanda Tangan Pelaksana**
**Kepala Bengkel**
Service Manager Sign and
PDI Executor Sign
Stamp
Halaman 11
##
## INFORMASI PRODUK
##
## PRODUCT
Halaman 12
**Pengantar .................................... 2**
**Panduan Berkendara dan**
**Pengoperasian ......................... 39**
**Kunci, Pintu dan Jendela ........ 11**
Transmisi Manual* ................... 42
Sistem Remot Kontrol Door
Lock ......................................... 11
Transmisi CVT* ....................... 42
Sunroof* ................................... 16
Sistem Bantu Pengendaraan* . 45
**Kursi dan Perlengkapan**
**Keamanan ................................. 18**
Rem Parkir ............................... 69
**Perawatan Kendaraan ............. 74**
Pengaturan Kursi ..................... 18
Daftar Pemeriksaan Untuk
Pengemudi .............................. 74
Sabuk Pengaman .................... 20
Kursi Anak ............................... 21
Ruang Mesin – 1,5 L (LAR) ..... 76
Sistem Air Bag ......................... 23
Oli Mesin .................................. 77
**Instrumen dan Perangkat**
**Kontrol ....................................... 28**
Cairan Pendingin ..................... 77
Minyak Rem dan Kopling* ....... 78
Lampu Indikator Instrument
Cluster ..................................... 31
Filter Udara .............................. 78
Sekring .................................... 79
**Penerangan ............................... 37**
Embun Pada Lampu ................ 80
**Sistem Pengatur Suhu ............. 38**
Roda dan Ban .......................... 80
AC / Panel Kontrol AC ............. 38
Ban Cadangan, Dongkrak dan
Tanda Peringatan Segitiga ...... 82
Menstarter Dengan Jumper
(Baterai Mati) ........................... 84
Menderek Kendaraan .............. 85
**Data Teknis ............................... 87**
**Daftar Perlengkapan**
**Kendaraan................................. 90**
Daftar Komponen Aksesori ..... 90
Halaman 13
Kunci , Pintu dan Jendela 11
##
## Kunci, Pintu dan
##
## Jendela
Setiap kendaraan baru disertai dengan
dua kunci. Simpan salah satu sebagai
cadangan. Untuk keselamatan Anda,
simpan pelat nomor kunci di tempat
yang aman untuk mencegah pembuatan
kunci yang tidak resmi.
Model
yang
berbeda
mungkin
dilengkapi dengan kunci yang berbeda.
Lihat ke kendaraan Anda.
**Sistem Remot Kontrol Door**
**Lock**
Jarak efektif remot kontrol adalah
sekitar
15
m
tanpa
pembatas.
Jangkauan
fungsi
remot
kontrol
mungkin dapat berbeda karena alasan
lingkungan.
Ketika
Switch
START
STOP MESIN di posisi ACC atau ON,
remot kontrol tidak dapat berfungsi.
: tombol kunci remot. Tekan tombol
sekali untuk mengunci semua pintu
setelah semua pintu tertutup; lampu
peringatan akan berkedip dua kali,
dan kendaraan berada di kondisi anti-
theft.
: tombol buka remot. Tekan tombol
sekali untuk membuka semua pintu;
lampu
peringatan
akan
berkedip
sekali, dan kondisi anti-theft akan
dinonaktifkan.
: tombol buka pintu bagasi. Tekan
dan tahan selama sekitar 2 detik;
buka
pintu
bagasi,
dan
lampu
peringatan bahaya akan berkedip
sekali.
**Fungsi Pencarian Kendaraan**
Tekan tombol kunci pada remot dua
kali dengan cepat untuk mengaktifkan
fungsi
lokasi
kendaraan,
lampu
peringatan bahaya dan klakson akan
berbunyi. Fungsi ini dapat diatur
“hanya
menyalakan
lampu”
atau
Halaman 14
12 Kunci, Pintu dan Jendela
“menyalakan
lampu
dan
membunyikan klakson”.
**Penguncian dan Pembukaan**
**Kunci dari Luar**
**Penurunan Jendela Jarak Jauh**
Tekan dan tahan tombol buka selama
sekitar 2 detik untuk menurunkan
semua jendela secara otomatis dan
bergantian. Jika kendaraan dilengkapi
dengan panoramic sunroof, sunblind
dan sunroof juga akan ikut terbuka.
**Suara Peringatan**
Lubang kunci terdapat pada gagang luar
pintu kanan depan yang tersembunyi di
bawah penutup trim. Penutup trim harus
dilepas
terlebih
dahulu
jika
ingin
membuka kunci pintu secara manual.
Kendaraan akan memberikan tanda
peringatan berupa suara klakson dan
/ atau lampu peringatan bahaya
apabila pintu gagal terkunci saat
tombol kunci remot ditekan. Kondisi
ini meliputi :
Di bawah penutup trim, terdapat lubang
kecil. Masukkan kunci ke dalam lubang
dan tekan ke dalam; pada waktu yang
sama, angkat penutup trim ke luar untuk
melepaskan penutup. Colok dan putar
kunci berlawan arah jarum jam untuk
membuka kunci dan searah jarum jam
untuk mengunci. Untuk memasang
kembali penutup, tarik sedikit gagang
dan kemudian pasang kembali penutup
sampai kembali terpasang rapat.
1. Ada pintu yang tidak tertutup rapat
(termasuk pintu bagasi);
2. Kunci pintu berada dalam perlin-
dungan termal;
3. Ignition switch tidak di posisi
LOCK;
4. Sistem entri pasif (jika dilengkapi)
mendeteksi kunci asli pada ken-
daraan.
**Penguncian dan Pembukaan**
**Kunci dari Dalam**
Seperti ditunjukkan pada gambar,
switch kunci pintu pusat berada di
tengah
konsol
tengah.
Untuk
mengunci pintu dari dalam, tekan
tombol kunci pada switch kunci pintu
tengah .
Untuk membuka pintu dari dalam,
tekan tombol kunci pada switch kunci
pintu tengah .
Apabila
indikator
tombol
kunci
menyala,
berarti
pintu
sedang
terkunci; apabila indikator padam,
berarti pintu terbuka.
Halaman 15
Kunci , Pintu dan Jendela 13
**Child Safety Lock**
Pintu juga dapat langsung dibuka saat
keadaan terkunci dari dalam dengan
menarik handle 2 kali.
Masing-masing
pintu
belakang
dilengkapi dengan child safety lock.
Harap aktifkan fitur child lock agar
pintu tidak terbuka saat anak-anak
memainkan handle pintu.
Fungsi dari child safety lock ini adalah
mencegah penumpang di belakang
untuk membuka pintu dari dalam
kendaraan.
Untuk mengaktifkan child safety lock:
1. Buka pintu belakang yang ingin
Anda kunci.
2. Cari lubang kunci child safety lock di
ujung pintu dan posisi tengah
belakang.
3. Masukkan kunci dan putar searah
jarum jam ke posisi mengunci.
**Metode Penguncian Pintu**
**Ketika Kendaraan Mati**
Jika
kendaraan
mati
(misalnya,
baterai kehabisan daya atau kutub
positif
dan
negatifnya
terputus),
sistem penguncian pintu pusat tidak
berfungsi, dan Anda perlu mengunci
pintu samping secara manual satu per
satu.
Seperti
yang
ditunjukkan
pada
gambar di atas, buka pintu kiri depan
dan dua pintu belakang, dan temukan
kenop internal kunci (bukan kenop
child safety lock). Putar kenop ke arah
luar dengan kunci dan tutup pintu.
Halaman 16
14 Kunci, Pintu dan Jendela
**Pembukaan Pintu Bagasi dari**
**Dalam Ruang Bagasi**
**Passive Entry / Passive Locking***
Dengan menekan tombol yang terdapat
pada gagang pintu kanan depan maka
dapat mengunci atau membuka kunci
pintu. Sistem akan bekerja dengan
kondisi :
Jika metode pembukaan pintu bagasi
tidak berfungsi, pintu bagasi dapat
dibuka sementara dengan langkah-
langkah berikut:
Buka penutup trim kunci pintu bagasi,
dan Anda dapat melihat kenop
berlubang. Gunakan obeng pipih dan
putar kenop searah jarum jam untuk
membuka pintu bagasi.
1.
Ignition pada posisi LOCK.
2.
Kunci berada dalam jangkauan
sensor PEPS (1,2m).
3.
Semua pintu dalam kondisi tertutup
rapat.
4.
Tidak terdapat kunci di dalam
kendaraan.
**Passive Unlocking / Passive**
**Locking Pintu Bagasi***
Dengan
menekan
tombol
yang
terdapat pada pintu bagasi maka
dapat mengunci atau membuka kunci
pintu bagasi. Sistem akan bekerja
dengan kondisi :
1. Ignition pada posisi LOCK.
2. Kunci berada dalam jangkauan
sensor PEPS (1,2m).
3. Semua
pintu
dalam
kondisi
tertutup rapat.
4. Tidak terdapat kunci di dalam ken-
daraan.
Halaman 17
Kunci , Pintu dan Jendela 15
**Mengatur Spion Luar**
**Spion Luar Lipat Elektris***
Kaca spion dapat diatur melalui switch
pengaturan
spion
elektrik
yang
terletak di sebelah kanan panel
instrumen. Ikuti langkah-langkah di
bawah ini untuk mengatur spion luar:
Tekan tombol
untuk melipat spion
luar secara otomatis. Tekan tombol
sekali lagi untuk mengembalikan spion
ke posisi semula.
Spion luar akan melipat secara otomatis
saat pintu terkunci. Spion akan kembali
ke posisi semula saat kunci pintu
terbuka.
1. Pilih spion yang ingin Anda atur.
Tekan tombol "L" atau "R" pada
switch pemilih untuk menun-
jukkan spion kiri atau kanan yang
diatur.
2. Tekan tombol (△) untuk mengatur
Jika tombol lipat elektrik ditekan, spion
luar tidak akan terbuka secara otomatis
saat kunci pintu terbuka.
spion yang dipilih ke atas, ke
bawah, ke kiri dan ke kanan.
**Power Window**
Saat ignition switch berada di posisi
ON, power window dapat dikontrol
menggunakan power window switch
pada setiap panel sandaran tangan
pintu. Anda juga dapat menggunakan
switch kombinasi di sisi pengemudi
untuk mengendalikan power window.
Saat kunci diatur dari ON ke ACC atau
LOCK atau kunci dicabut, seluruh
jendela tetap dapat dikontrol oleh
switch tersebut dalam 30 detik.
**Penyesuaian Inisialisasi Power**
**Window Sisi Pengemudi**
Dalam
beberapa
kasus,
jendela
pengemudi bisa kehilangan fungsi
menurunkan dengan satu tombol,
seperti
penyambungan
kembali
setelah
kegagalan
daya
baterai.
Setelah fenomena ini terjadi, Anda
perlu
melakukan
inisialisasi
pemrograman jendela. Pertama, tarik
switch di sisi pengemudi ke atas
sampai jendela tertutup sepenuhnya
dan tahan selama 5 detik lalu
lepaskan. Pada tahap ini inisialisasi
telah
selesai.
Jika
masih
tidak
Halaman 18
16 Kunci, Pintu dan Jendela
berfungsi, hubungi Service Center
Purna Jual untuk diperiksa dan
diperbaiki.
**Memiringkan / Menggeser**
**Sunroof**
**Sunroof***
Panoramic sunroof terdiri atas dua
bagian;
bagian
depan
dapat
dimiringkan serta digeser dan bagian
belakang tetap.
**Sun Blind**
Sun blind hanya dapat dibuka dan
tutup dengan cara manual.
Bagian
depan
sunroof
dapat
dimiringkan
serta
digeser
terbuka/tertutup.
Untuk memiringkan (terbuka sedikit),
tekan tombol 2 saat posisi sunroof
tertutup secara cepat untuk cara
otomatis hingga posisi akhir atau
tahan untuk posisi sesuai yang
diinginkan. Untuk menutup dari posisi
ini tekan tombol 1.
Untuk membuka/menggeser sunroof
tekan tombol 1 saat posisi sunroof
tertutup secara cepat untuk cara
otomatis hingga posisi akhir atau
tahan untuk posisi sesuai yang
diinginkan. Untuk menutup dari posisi
ini tekan tombol 2.
**Penyesuaian Inisialisasi Sunroof**
Di
beberapa
kasus,
misalnya
mengganti motor atau kaca sunroof,
fungsi membuka/menutup sunroof
dengan satu tombol dapat tidak
berjalan.
Jika
ini
terjadi,
perlu
dilakukan
penyesuaian
inisialisasi
sunroof.
Metode: Atur sunroof atau sun blind
ke posisi tertutup penuh; tekan switch
sunroof ke depan selama sekitar 10
detik atau tekan tombol tutup dari sun
blind selama sekitar 10 detik; ketika
Halaman 19
Kunci , Pintu dan Jendela 17
suara
operasi
dari
mekanisme
sunroof
terdengar,
penyesuaian
inisialisasi sunroof atau sun blind
selesai. Jika masih tidak berfungsi,
hubungi Service Center Purna Jual
untuk diperiksa dan diperbaiki.
**Fungsi Shutdown Delay**
Dalam 30 detik setelah kendaraan
dimatikan, sunroof dan sun blind
dapat ditutup dengan tombol tetapi
tidak dapat dibuka.
Halaman 20
18 Kursi dan Perlengakapan Keamanan
##
## Kursi dan
##
## Perlengkapan
##
## Keamanan
Saat duduk, bahu Anda harus
bersandar pada sandaran punggung
sejauh mungkin. Atur kemiringan
sandaran punggung agar lengan
Anda dapat meraih roda kemudi
dengan sedikit menekuk. Jaga agar
pundak Anda tetap bersandar pada
sandaran punggung saat memutar
roda kemudi. Sandaran tidak boleh
terlalu menekuk ke belakang. Kami
menyarankan
sudut
kemiringan
maksimum sekitar 25o.
Ketinggian kursi harus diatur agar
**Posisi Kursi dan Kondisi**
**Normal Sandaran Punggung**
penumpang dapat melihat jelas ke
seluruh arah dan posisi instrumen
layar. Jarak kepala dan bagian atap
setidaknya satu jengkal.
Posisi paha ditempatkan di kursi
tanpa tertekan.
Saat duduk, Anda harus mundur
dan bersandar sejauh mungkin
mendekati sandaran punggung.
Atur jarak di antara kursi dan pedal
untuk
memastikan
kaki
Anda
sedikit menekuk selama menginjak
pedal. Kursi penumpang harus
digeser
ke
belakang
sejauh
mungkin.
**Pengaturan Kursi**
**Kursi Depan**
**Mengatur Posisi Kursi**
**Mengatur Ketinggian Kursi***
Halaman 21
**Mengatur Sandaran Kursi**
**Mengatur Sandaran (Tipe 100)**
**Kursi Belakang**
**Meratakan Baris Belakang**
**Mengatur Sandaran (Tipe**
**60/40)**
Tarik ke atas bagian depan cushion
hingga pengunci cushion terlepas.
Kursi dan Perlengkapan Keamanan 19
Untuk kursi tipe 100, kursi juga dapat
dilipat rata. Hanya saja untuk proses
cushion adalah dilepas total kemudian
melipat sandaran.
Halaman 22
20 Kursi dan Perlengakapan Keamanan
**Sabuk Pengaman**
**Penggunaan**
Sabuk pengaman di desain hanya
untuk satu penumpang setiap kursi.
Sabuk
pengaman
tidak
dapat
digunakan untuk anak di bawah 12
tahun atau tingginya kurang dari 150
cm. Periksa secara berkala apakah
semua
bagian
sistem
sabuk
pengaman
mengalami
kerusakan
atau tidak berfungsi dengan normal.
Ganti bagian dan komponen yang
rusak.
Sangat
disarankan
untuk
mengganti sabuk pengaman atau
tensioner sabuk pengaman setelah
kecelakaan di Service Center Purna
Jual.
1.
Tarik sabuk pengaman dari recoiler
hingga mengelilingi badan tanpa
ada yang terbelit.
2.
Masukkan
pelat
pengait
pada
gesper dengan benar. Tarik paksa
sabuk bahu untuk mengatur
tingkat
kekencangan
sabuk
pinggang.
Pemakaian yang kendur atau berat
akan menghambat pemakaian sabuk
pengaman. Jangan meletakkan ba-
rang seperti (tas, telepon genggam) di
antara sabuk pengaman dan tubuh
Anda.
**Mengendurkan**
Untuk
mengendurkan
sabuk
pe-
ngaman, tekan tombol merah pada
gesper.
Halaman 23
**Sabuk Pengaman Tipe 3 Titik**
**Kursi Baris Tengah**
**Sabuk Pengaman Untuk Wanita**
**Hamil**
**Penggunaan**
1. Tarik
sabuk
pengaman
dari
recoiler terlebih dahulu dan duduk
dengan baik.
2. Panjangkan sabuk bahu sehingga
melewatibahu sepenuhnya, tetapi
jangan sampai mengenai leher
atau di bawah bahu.
Sabuk
pengaman
memberikan
perlindungan bagi semua penumpang,
termasuk
wanita
hamil.
Seperti
penumpang lain, jika wanita hamil tidak
menggunakan
sabuk
pengaman,
mereka dapat mengalami cedera serius.
Wanita hamil harus memakai sabuk
pengaman pada pinggang/bahu selama
kehamilan penuh, dan harus dikenakan
serendah
mungkin.
Cara
terbaik
melindungi rahim adalah memberikan
perlindungan keamanan bagi ibunya.
Jika sabuk pengaman dikencangkan
dengan benar, rahim tidak akan terluka
karena tabrakan. Penggunaan sabuk
pengaman yang benar adalah kunci
3.
Periksa seperti pada gambar,
dan pastikan sabuk pengaman
terpasang
mengelilingi
badan
penumpang tanpa terbelit.
Kursi dan Perlengkapan Keamanan 21
untuk memberikan efek perlindungan
terbaik
bagi
wanita
hamil
dan
siapapun.
**Kursi Anak**
Kendaraan tidak dilengkapi kursi
anak. Jika Anda ingin memasangnya,
Anda dapat memilih kursi anak
dengan tipe “umum” ISOFIX. Kursi
anak hanya dapat ditempatkan pada
kursi baris kedua. Kursi depan tidak
dilengkapi dengan bracket sistem
anchor. Data statistik kecelakaan
menunjukkan
bahwa
penempatan
kursi anak pada kursi baris kedua
dapat meningkatkan keamanan anak.
**Tipe Child Restraint System**
Halaman 24
22 Kursi dan Perlengakapan Keamanan
Menurut
,
child
restraint system dapat dikelompokkan
dalam 5 kategori sebagai berikut:
**ISOFIX**
Kelompok 0: Untuk anak dengan
berat kurang dari 10 kg.
Kelompok 0+: Untuk anak dengan
berat kurang dari 13 kg.
Kelompok I: Untuk anak dengan berat
lebih dari 9 kg dan kurang dari 18 kg.
Kelompok II: Untuk anak dengan
berat lebih dari 15 kg dan kurang dari
25 kg.
Mengatur kursi anak:
1. Titik
sambung
bagian
bawah
ISOFIX terletak pada sambungan
antara sandaran punggung baris
kedua dan belakang bantalan kursi.
Posisinya
dapat
diiden-tifikasi
melalui label pada ujung bawah
sandaran punggung. Kursi kiri dan
kanan masing-masing dilengkapi
dengan perangkat ISOFIX.
2. Bersihkan seluruh benda pada
Kelompok III: Untuk anak dengan
berat lebih dari 22 kg dan kurang dari
36 kg.
Pilihlah kursi anak yang cocok sesuai
dengan berat dan bentuk badan anak
Anda.
Untuk anak umur di bawah 1 tahun,
tulang mereka masih rapuh, dan
harus menggunakan kursi anak yang
menghadap ke belakang.
kursi.
Pastikan
untuk
melepas
sabuk pengaman dan gesper agar
penempatan kursi anak akurat.
3. Tempatkan kursi anak pada kursi
baris kedua.
4. Hubungkan kaliper yang tepat
pada kursi anak ke perangkat
yang tepat pada kendaraan.
Operasikan
sesuai
dengan
instruksi kursi anak.
5. Hubungkan tali bagian atas dari
kursi anak ke titik sambung yang
sesuai pada kendaraan. Untuk
mengetahui kapan dan bagai-
mana untuk mengencangkan tali
pengikat
bagian
atas,
lihat
instruksi kursi anak.
6. Dorong dan tarik kursi anak ke
segala arah untuk memastikan
telah terpasang dengan aman.
7. Pastikan suhu kursi anak telah
sesuai sebelum menempatkan
anak pada kursi.
Halaman 25
ISOFIX
mungkin
rusak
jika
mengalami
kecelakaan/tabrakan
serius.
Anda
mungkin
perlu
melakukan perbaikan dan mengganti
beberapa komponen. Periksa ISOFIX
setelah tabrakan.
benturan samping, tulisan “AIRBAG”
terletak di samping sandaran punggung,
di dekat pintu. Untuk air bag tirai
samping, tulisan “AIRBAG” terletak
pada bantalan atap panel trim.
Air bag dapat menambah perlin-dungan
pada penumpang yang menggunakan
sabuk pengaman. Meskipun air bag
modern dirancang untuk mengurangi
risiko cedera akibat benturan keras saat
air bag mengembang, semua air bag
harus mengembang
dengan
cepat
untuk memberikan efek.
**Sistem Air Bag**
Bergantung
pada
konfigurasi
kendaraan, sistem termasuk air bag
berikut:
Air bag pengemudi depan.
Air bag penumpang depan. (Jika
dilengkapi)
Air bag samping depan. (Jika
**Indikator Air Bag**
dilengkapi)
Air
bag
tirai
samping
(jika
dilengkapi)
Untuk semua air bag kendaraan
ditandai dengan tulisan “AIRBAG”
pada panel trim atau pada label di
dekat
lokasi
di
mana
mereka
dipasang. Untuk air bag depan,
tulisan
“AIRBAG”
pada
kursi
pengemudi terletak di tengah roda
kemudi,
sedangkan
untuk
penumpang depan terletak pada
instrumen panel. Untuk air bag
Pada
instrumen
panel,
terdapat
indikator air bag yang menampilkan
simbol bentuk air bag. Sistem akan
Kursi dan Perlengkapan Keamanan 23
memeriksa apakah sistem sirkuit air
bag
mengalami
kegagalan
dan
memberikan saran yang tepat melalui
indikator. Lihat Bab “Instrumen dan
Kontrol” untuk informasi lebih lanjut.
**Posisi Air Bag**
**Air Bag Pengemudi Depan**
Seperti yang ditunjukkan Gambar A di
atas, air bag pengemudi depan
terletak di bagian tengah roda kemudi.
Seperti yang ditunjukkan Gambar B di
atas, air bag penumpang depan
terletak di bagian instrumen panel
samping penumpang.
Halaman 26
24 Kursi dan Perlengakapan Keamanan
**Kapan Air Bag Mengembang?**
mengembang saat terjadi tabrakan
ringan
atau
hampir
bertabrakan,
tabrakan
samping
atau
diagonal,
bertabrakan dengan objek berbentuk
silinder (seperti tiang telepon dan
pohon), tertabrak dari belakang oleh
kendaraan yang lebih besar (seperti
truk,
dll.)
dan
tabrakan
akibat
bersenggolan. Setiap desain, air bag
kursi depan dan air bag tirai samping
akan mengembang sesuai dengan
posisi tabrakan jika terjadi tabrakan
sedang atau parah.
Air bag depan dirancang untuk
mengembang saat terjadi tabrakan
ringan hingga berat dari arah depan
untuk mengurangi risiko cedera parah
pada
bagian
kepala
dan
dada
pengemudi.
Air bag depan mengembang tidak
hanya disebabkan oleh kecepatan
kendaraan. Namun juga bergantung
pada objek yang ditabrak, arah
tabrakan, dan penurunan kecepatan
per satuan waktu selama tabrakan.
Air bag kursi depan dan air bag tirai
samping tidak akan mengembang jika
hanya terjadi tabrakan ringan, hampir
bertabrakan, kendaraan terguling atau
tertabrak dari belakang. Air bag kursi
dan air bag tirai samping tidak akan
mengembang
jika
hanya
terjadi
tabrakan samping ringan dan tabrakan
frontal atau diagonal.
Air bag dapat mengembang pada
kecepatan tabrakan yang berbeda.
Pengembangan air bag bergantung
pada arah tabrakan (melaju lurus atau
berbelok) pada saat terjadi tabrakan,
saat objek yang ditabrak diam atau
bergerak, yang dapat berubah bentuk
atau tidak dan objek yang berukuran
besar atau kecil. Karena perbedaan
desain kendaraan, kondisi pengem-
bangan air bag berbeda pula. Air bag
depan tidak akan mengembang jika
kendaraan terguling, tertabrak dari
belakang, dan bertabrakan di bagian
samping. Air bag depan tidak akan
Setiap desain, air bag kursi depan dan
air bag tirai samping akan mengembang
pada sisi di mana kendaraan tertabrak.
Air bag tidak mengembang di semua
tipe
tabrakan.
Untuk
kecelakaan
tertentu, tidak mudah untuk menentukan
apakah air bag harus mengembang
sesuai
hubungan
sebab
akibat,
kerusakan kendaraan, atau biaya
perbaikan dan perawatan. Kendaraan
Anda
dilengkapi
dengan
sensor
tabrakan dan modul diagnosis. Jika
kecelakaan terjadi pada kekuatan
tertentu,
modul
akan
merekam
informasi yang relevan setelah terjadi
tabrakan. Jika Anda memiliki masalah
dengan air bag kendaraan Anda saat
tabrakan, hubungi Service Center
Purna
Jual
untuk
mendapatkan
analisis
dan
diagnosis
dari
profesional.
**Bagaimana Air Bag Mengem-**
**bang?**
Dalam proses pengembangan, sistem
sensor mengirimkan sinyal elektronik
untuk memicu pelepasan gas ke
dalam
generator
gas
air
bag,
kemudian air bag akan mengembang
dari penutupnya. Generator gas, air
bag,
dan
komponen
terkait
merupakan bagian dari modul air bag.
Halaman 27
**Bagaimana Air Bag Dapat Mem-**
**berikan Perlindungan?**
****
**Saat air bag mengembang, udara**
**dapat menyebarkan debu. Semua**
**orang harus keluar dari dalam**
**kendaraan secepat mungkin. Jika**
**Anda**
**memiliki**
**masalah**
**per-**
**napasan dan tidak dapat keluar dari**
**mobil, buka jendela atau pintu**
**untuk mendapatkan udara segar.**
**Jika**
**Anda**
**memiliki**
**masalah**
**dengan**
**air**
**bag**
**setelah**
**mengembang,**
**segera**
**berkon-**
**sultasi dengan dokter secepat**
**mungkin.**
Air bag melengkapi perlindungan
yang diberikan sabuk pengaman
dengan mendistribusikan kekuatan
benturan yang lebih merata ke tubuh
penumpang. Namun, air bag tidak
dapat memberikan perlindungan saat
tabrakan jika arah tubuh penumpang
tidak mengenai air bag, seperti halnya
objek
asing
yang
menabrak
kendaraan. Air bag tidak dapat
memberikan
perlindungan
yang
sesuai. Air bag harus dianggap
sebagai
perangkat
keamanan
pelengkap sabuk pengaman.
Setelah terjadi tabrakan, jika sistem
vehicle power supply masih dapat
bekerja dengan baik, kendaraan akan
membuka kunci pintu secara otomatis.
Kendaraan juga akan menghidupkan
lampu
peringatan
bahaya
dan
mematikan sistem bahan bakar saat air
bag mengembang. Pengemudi dapat
menggunakan tombol untuk membuka
kunci pintu, mematikan lampu, dan
mematikan lampu peringatan bahaya.
**Apa**
**yang**
**Harus**
**Anda**
**Perhatikan**
**Saat**
**Air**
**Bag**
**Mengembang?**
Saat air bag mengembang, air bag
akan
mengempis
dengan
cepat.
Bahkan Anda tidak akan menyadari
jika air bag telah mengembang karena
waktu pengempisan sangat cepat.
Ventilasi
air
bag
juga
dapat
mengeluarkan asap dan debu.
Pengembangan air bag penumpang
depan dapat menyebabkan kerusakan
windshield.
Kursi dan Perlengkapan Keamanan 25
Air
bag
dirancang
untuk
mengembang sekali saja. Setelah
air bag mengembang, beberapa
komponen sistem air bag harus
diganti. Jika Anda tidak mengganti
komponen tersebut, sistem air bag
tidak akan mampu melindungi
Anda saat tabrakan berikutnya
terjadi. Komponen sistem air bag
yang harus diganti yaitu modul air
bag,modul
control
air
bag,
pretensioner sabuk pengaman,
dan komponen lainnya.
Perbaikan,
perawatan,
dan
penggantian
air
bag
harus
dilakukan oleh teknisi profesional.
Perbaikan yang tidak benar akan
menyebabkan sistem air bag tidak
berfungsi dengan normal. Kunjungi
Service Center Purna Jual untuk
memperbaiki
dan
merawat
kendaraan Anda.
**Perbaikan,**
**Perawatan,**
**dan**
**Penggantian Sistem Air Bag**
Perbaikan,
perawatan
dan
penggantian air bag hanya boleh
dilakukan oleh teknisi profesional.
Perawatan yang tidak benar akan
Halaman 28
26 Kursi dan Perlengakapan Keamanan
menyebabkan sistem air bag tidak
berfungsi dengan normal. Kunjungi
Service Center Purna Jual untuk
memperbaiki dan merawat sistem air
bag kendaraan Anda.
**Kondisi yang Memicu Air Bag**
**Mengembang Selain Tabrakan**
Jika kendaraan mengalami benturan
keras di bagian bawah bodi, air bag
mungkin akan mengembang. Lihat
contoh berikut ini.
****
**Jika penutup air bag terbuka atau**
**rusak,**
**air**
**bag**
**tidak**
**dapat**
**berfungsi dengan normal. Maka**
**harus segera diperbaiki.**
****
**Jangan**
**menempelkan**
**objek**
**apapun ke permukaan penutup**
**air**
**bag**
**atau**
**memodifikasi**
**penutup air bag; Jangan men-**
**coba memperbaiki, mengatur,**
**atau**
**membongkar**
**komponen**
**sistem air bag sendiri; Jangan**
**memodifikasi**
**bumper**
**depan**
**bodi kendaraan sendiri.**
Membentur badan jalan, trotoar atau
permukaan keras lainnya.
Terjatuh ke dalam lubang
Mendarat
dengan
keras
atau
kendaraan jatuh
**Air Bag Tidak Mengembang**
**Dalam Kondisi Berikut**
Air
bag
depan
tidak
akan
mengembang
jika
kendaraan
terguling, tertabrak dari belakang, dan
bertabrakan di bagian samping atau
bertabrakan pada kecepatan rendah.
Saat
penurunan
kecepatan
mendadak terjadi, Air bag pengemudi
depan akan mengembang.
Tabrakan dari depan dengan
sudut membujur melebihi 30°
Halaman 29
**CATATAN PENTING!**
Jangan
memasang
kursi
anak
menghadap
ke
belakang
di
kursi
penumpang depan yang dilindungi oleh
Airbag! Kegagalan dalam melakukan
hal itu dapat menyebabkan cedera atau
bahkan kematian pada anak-anak.
Tabrakan samping
Tabrakan bagian belakang
Terguling, jatuh dari ketinggian,
terbalilk
Menabrak
objek
yang
dapat
berubah bentuk seperti pasir,
pagar, tiang, dan pohon
Masuk ke lorong mobil depan,
terutama bagian bawah truk
Kursi dan Perlengkapan Keamanan 27
Halaman 30
28 Instrumen dan Perangkat Kontrol
##
## Instrumen dan Perangkat Kontrol
1. Ventilasi defroster depan samping
2. Airbag penumpang*
3. Ventilasi AC tengah
4. Layar multimedia*
5. Ventilasi defroster jendela depan
6. Switch kombinasi wiper
7. Tombol kombinasi ADAS*
8. Instrument cluster
9. Klakson / Airbag pengemudi
10. Tombol kombinasi instrumen cluster
dan audio
11. Switch kombinasi pencahayaan
12. Ventilasi AC samping
13. Tombol pengatur spion
14. Tombol kalibrasi TPMS*
15. Tombol ESC OFF*
16. Pengatur sorot lampu depan
17. Tuas pembuka tutup bensin
18. Tuas pembuka kap mesin
19. Pedal akselerasi
20. Pedal rem
21. Tombol START/STOP mesin*
22. Port USB
23. Switch EPB* dan AVH*
24. Tuas transmisi
25. Switch lampu hazard
26. Kontrol AC
27. Tuas pembuka glove box
Halaman 31
**Tombol**
**Kontrol**
**Multi-**
**Information Display***
mode
pengoperasian:
tekan
sebentar (kurang dari 2 detik) dan
tekan lama (lebih dari 2 detik).
MID dikontrol oleh tombol kontrol pada
roda kemudi. Instrumen cluster hanya
dapat dikontrol saat ignition switch ada
di posisi ON.
Untuk model tertentu yang tidak
memiliki kontrol instrumen cluster pada
roda
kemudi,
untuk
melakukan
pengaturan MID menggunakan tombol
pengaturan
yang
terdapat
pada
instrumen cluster.
**Tampilan Gigi**
1.
Tombol arah kiri/kanan digunakan
untuk mengalihkan tab tampilan.
2.
Tombol atas/bawah untuk bergerak
ke atas atau ke bawah untuk
memilih
atau
melakukan
pengaturan.
3.
Tombol
OK
digunakan
untuk
menerapkan
pengaturan,
atau
untuk menghapus jarak tempuh
dan rata-rata konsumsi bahan
bakar. Tombol OK memiliki dua
Tipe kontrol pada transmisi otomatis
termasuk mode manual dan otomatis,
yang masing-masing ditandai dengan
“M” dan “A”.
Tampilan gigi dibagi ke dalam dua
bagian: indikator pemindahan dan
Instrumen dan Perangkat Kontrol 29
sinyal pengingat. Mode otomatis (A)
pada transmisi terdiri atas mode ECO
dan mode Sport, mode ECO di bawah
ini ditunjukkan sebagai E, mode Sport
di bawah ini ditunjukkan sebagai S.
Pada mode manual (M), tampilan gigi
menunjukkan 1,2,3,4,5,6,7 atau 8
untuk model CVT. Dalam model
manual, pada kecepatan tertentu,
instrumen akan menyarankan penge-
mudi untuk memindahkan gigi, ikon
panah samping kanan (↑) menyala.
Lihat bagian "Automatic Transmission”
untuk rincian mengenai berkendara
dan perawatan.
**Peringatan Pintu Tidak Tertutup**
Halaman 32
30 Instrumen dan Perangkat Kontrol
Saat ada pintu dan / atau pintu bagasi
dan / atau kap mesin terbuka atau
tidak tertutup rapat, lampu peringatan
pada
pintu
yang
terbuka
akan
menyala.
**Tombol Kontrol Audio pada**
**Roda Kemudi**
Saat kecepatan kendaraan lebih dari
atau sama dengan 10 Km/jam dan
pintu (termasuk pintu bagasi) tidak
tertutup, nada alarm akan berbunyi.
**Pengaturan Kecerahan**
**Instrumen Cluster**
Pengaturan kecerahan cluster dapat
diakses melalui pilihan yang terdapat
pada instrument cluster melalui tombol
yang ada pada di roda kemudi untuk
tipe tertinggi. Untuk tipe tertentu
pengaturan kecerahan dapat diakses
melalui
tombol
yang
ada
pada
instrument cluster langsung.
1. Tombol memilih lagu sebelumnya /
menggeser sinyal radio mundur.
2. Tombol memilih lagu berikutnya /
menggeser sinyal radio maju.
3. Tombol mengecilkan volume /
mematikan audio.
4. Tombol menguatkan volume audio.
Halaman 33
**Lampu Indikator**
**Instrument Cluster**
**Indikator lampu sein /**
**peringatan bahaya**
Ketika ignition switch berada di posisi
ON, sebagai pengetesan fungsi, seba-
gian besar indikator kontrol akan
menyala sebentar.
Arti warna indikator kontrol:
**Merah = bahaya, peringatan**
**penting.**
**Kuning = peringatan, informasi,**
**kegagalan.**
**Hijau = Konfirmasi Aktif.**
**Biru = Konfirmasi Aktif.**
**Lampu peringatan tekanan oli**
**mesin rendah**
Instrumen dan Perangkat Kontrol 31
**Lampu peringatan sistem**
**charging**
**Lampu peringatan temperatur**
**air pendingin terlalu panas**
Halaman 34
32 Instrumen dan Perangkat Kontrol
**Lampu indikator kabut depan***
**Indikator kerja lampu sorot jauh**
**headlamp**
**Indikator kerja lampu sorot**
**dekat headlamp**
**Indikator lampu posisi**
**Lampu peringatan kerusakan**
**mesin**
**Lampu peringatan kerusakan**
**ABS**
Halaman 35
**Lampu peringatan kerusakan**
**EPS**
**Lampu peringatan kerusakan**
**sistem rem / lampu peringatan**
**EBD**
**Lampu peringatan airbag**
**Indikator sistem immobilizer**
Instrumen dan Perangkat Kontrol 33
**Lampu peringatan sabuk**
**pengaman pengemudi**
**Lampu peringatan sabuk**
**pengaman penumpang depan***
Halaman 36
34 Instrumen dan Perangkat Kontrol
**Lampu peringatan indikator**
**level bahan bakar**
**Lampu peringatan kerusakan**
**EPB***
**Indikator status EPB***
**Indikator status AVH***
**Indikator kerusakan AVH***
**Lampu peringatan kerusakan**
**ESC***
Halaman 37
**Indikator OFF ESC***
**Indikator status pengoperasian**
**Cruise Control berkecepatan**
**konstan***
**Lampu peringatan kerusakan**
**transmisi***
**Lampu peringatan kerusakan**
**TPMS***
Instrumen dan Perangkat Kontrol 35
**Lampu peringatan kerusakan**
**Adaptive Cruise***
**Lampu peringatan kerusakan**
**fungsi penjaga lajur***
Halaman 38
36 Instrumen dan Perangkat Kontrol
**Indikator OFF AEB***
**Indikator penangkap partikel**
**Lampu peringatan kerusakan**
**FCW dan AEB***
Note :
**ABS** : Anti-lock Brake System
**EPS** : Electronic Power Steering
**EBD** : Electronic Brake Force
Distribution
**EPB** : Electronic Parking Brake
**AVH** : Automatic Vehicle Holding
**ESC** : Electronic Stability Control
**TPMS** : Tire Pressure Monitoring
System
**AEB** : Automatic Emergency
Braking
**FCW** : Forward Collision Warning
Halaman 39
##
## Penerangan
**Mengatur Ketinggian Headlamp**
**Lampu Hazard**
Kenop pengatur ketinggian headlamp
terletak di sisi kiri panel instrumen.
Sesuaikan jarak penerangan head-
lamp sesuai dengan beban kendaraan
hingga
efek
penerangan
terbaik
didapat dan tidak menyilaukan mata.
Atur kenop pada posisi yang diingin-
kan:
Tekan tombol
untuk menyalakan/
memadamkan lampu hazard.
0 = kursi depan terisi
1 = semua kursi terisi
2 = semua kursi dan kompartemen
bagasi terisi
3 = kursi pengemudi dan kompar-
temen bagasi terisi
Penerangan 37
**Follow Me Home**
Untuk memicu fungsi follow me home,
matikan headlamp dan tarik tuas
kontrol lampu ke arah roda kemudi
selama satu detik sebanyak dua kali
setelah Anda mematikan mesin dan
memutar ignition switch ke posisi ACC
atau
LOCK,
atau
setelah
Anda
menarik
keluar
kunci.
Setelah
penguncian jarak jauh, lampu dekat
akan mati secara otomatis 30 detik
kemudian; jika kendaraan tidak dikunci
dari jarak jauh, lampu dekat akan
padam secara otomatis 10 menit
kemudian.
**Pengingat Lampu Menyala**
Jika switch lampu tidak diputar ke
posisi OFF setelah Anda memutar
kunci kontak ke posisi LOCK atau
menarik keluar kunci, buzzer akan
mengirimkan suara alarm saat pintu
pengemudi
dibuka.
Bunyi
alarm
berhenti setelah lampu dipadamkan.
Halaman 40
38 Sistem Pengatur Suhu
##
## Sistem Pengatur Suhu
**AC / Panel Kontrol AC**
Halaman 41
##
## Panduan Berkendara
##
## dan Pengoperasian
**Posisi Ignition Switch***
**Kontrol Kendaraan**
**Jangan menggerakkan kendaraan**
**saat mesin mati.**
Dalam
kondisi
tersebut,
banyak
sistem (seperti booster rem) yang
tidak dapat berfungsi. Berkendara
dengan cara ini akan membahayakan
diri Anda dan orang lain.
Ignition switch terletak di sisi kanan dari
kolom kemudi dan memiliki posisi
pengoperasian berikut ini: LOCK, ACC,
ON dan START.
**Pedal**
Untuk memastikan gerak pedal tidak
terganggu, pastikan karpet di sekitar
pedal tidak terlalu tebal dan jangan
meletakkan benda apa pun di sekitar
pedal.
**LOCK**
Untuk mengunci roda kemudi, cabut
kunci dan putar roda kemudi sampai
mengunci.
**Melewati Genangan Air**
Anda sebaiknya mengemudi dengan
lebih berhati-hati saat berkendara
pada air
yang mengalir.
Ketika
melewati
genangan
air,
Anda
sebaiknya segera memeriksa apakah
sistem
pengereman,
klakson,
pencahayaan kendaraan, dan kemudi
dalam kondisi baik.
Jika kunci tidak dapat diputar saat roda
kemudi dalam kodisi normal, putarlah
kunci sambil memutar roda kemudi
secara perlahan.
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 39
**ACC**
Atur kunci ignition ke posisi ACC
untuk
mematikan
mesin
tanpa
mengunci
roda
kemudi.
Untuk
mengatur kunci dari posisi ACC ke
posisi LOCK, tekan secara perlahan
kunci dan putar ke posisi LOCK.
Saat kunci pada posisi ACC, Anda
dapat
menggunakan
beberapa
perlengkapan elektris seperti radio
atau pemantik api.
**ON**
Nyalakan sistem ignition dan
electrical accessories.
**START**
Nyalakan
mesin.
Ketika
mesin
menyala, lepaskan kunci dan secara
otomatis kunci akan kembali ke posisi
ON. Sebelum mengatur kunci ignition
ke posisi START, pastikan mesin
dalam kondisi mati.
Halaman 42
40 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**Posisi Switch ENGINE START**
**STOP***
Ketika daya dialihkan dari tegangan
rendah ke tegangan tinggi, sistem harus
dapat mendeteksi kunci asli. Simpan
kunci di satu posisi di dekat switch
ENGINE START STOP, seperti kantong
pengemudi atau kotak penyimpanan
instrumen panel.
Urutan posisi pengoperasian dari tega-
ngan rendah ke tegangan tinggi adalah
sebagai berikut: LOCK, ACC, ON dan
START.
**LOCK**
Jika
dilengkapi,
switch
ENGINE
START STOP berada di sisi kanan
bawah instument cluster.
Parkir dilakukan pada posisi ini. Indi-
kator kerja pada switch ENGINE START
STOP
tidak
menyala
dan
daya
kendaraan mati.
Indikator kerja pada switch ENGINE
START STOP:
**ACC**
Jingga: Menunjukkan bahwa ignition
switch berada di posisi ACC atau ON.
Tekan switch ENGINE START STOP
pada posisi LOCK; dapat diubah ke
posisi ACC. Indikator kerja berwarna
jingga pada switch ENGINE START
STOP mulai menyala. Pada posisi ini,
suplai listrik dari beberapa aksesori
listrik seperti audio dan pemantik rokok
terhubung.
Hijau: Menunjukkan bahwa kondisi
penyalaan terpenuhi.
Saat indikator kerja berubah menjadi
hijau, jika transmisi berada pada
posisi netral atau P, tekan switch start
dan kemudian mesin dapat dinya-
lakan.
Jika tidak ada pengoperasian yang
dilakukan,
sistem
akan
secara
otomatis kembali ke posisi LOCK 1
jam
kemudian,
sehingga
dapat
mengurangi daya yang dipakai.
**ON**
Berkendara dan menyalakan mesin
dilakukan di posisi ini.
Tekan switch ENGINE START STOP
pada posisi ACC satu kali; dapat
diubah
ke
posisi
ON.
Indikator
instrumen
cluster
menyala,
dan
indikator berwarna jingga pada switch
ENGINE START STOP menyala.
Jika Anda menekan switch ENGINE
START
STOP
satu
kali
(tanpa
pengoperasian lainnya) pada posisi
ON, switch akan berubah ke posisi
LOCK.
**START**
Pada posisi ON, atur transmisi pada
posisi netral atau P, kemudian injak
pedal kopling (untuk model MT) atau
pedal
rem
(untuk
model
AT).
Kemudian indikator berwarna hijau
pada switch ENGINE START STOP
Halaman 43
akan menyala. Tekan switch ENGINE
START STOP satu kali, dan mesin
akan menyala. Setelah mesin dinya-
lakan, ignition switch tetap di posisi
ON.
Kegagalan fungsi rem atau kopling
akan membuat kondisi penyalaan
tidak dapat dipenuhi, sehingga
mesin tidak dapat dinyalakan dalam
prosedur
normal.
Pertama-tama
Anda dapat memutar ignition switch
pada posisi ACC, pastikan transmisi
berada di posisi netral atau P,
kemudian tekan tombol ENGINE
START STOP selama 15 detik.
Dalam hal ini, penyalaan darurat
mesin berhasil.
Baterai kunci remote yang lemah
**OFF**
Tekan switch start satu kali (kece-
patan kendaraan < 2 Km/jam).
**Fungsi ENGINE START STOP**
**Kondisi Penyalaan**
Kondisi berikut harus dipenuhi untuk
menyalakan mesin:
dapat menyebabkan sistem gagal
untuk menemukan kunci, sehingga
mesin tidak bisa dinyalakan. Dalam
hal ini, pertama-tama Anda dapat
menginjak pedal kopling (pedal rem
untuk model CVT), dan pada saat
yang sama, pasang sisi kunci
remote dengan lambang Baojun
dekat
switch
ENGINE
START
STOP. Saat indikator hijau pada
switch
ENGINE
START
STOP
menyala,
tekan
switch
untuk
menyalakan mesin. Coba lagi jika
Anda gagal melakukannya. Anda
harus
mengganti
baterai
kunci
remote.
1. Kunci asli ada di dalam kenda-
raan;
2. Injak pedal rem
Jika
kondisi
di
atas
terpenuhi,
indikator hijau pada switch ENGINE
START STOP akan menyala. Dalam
hal ini, saat gigi berada di posisi netral
atau P, tekan switch start dan mesin
akan segera menyala.
Instruksi Kontrol Lainnya
1. Penyalaan darurat
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 41
2. Penghentian darurat
Jika
penghentian
darurat
mesin
diperlukan saat kendaraan sedang
melaju, Anda dapat menekan switch
ENGINE START STOP selama 2
detik
atau
terus
menekannya
sebanyak 3 kali dalam 3 detik.
**PERHATIAN**
**Jangan pernah mengoperasikan**
**switch ENGINE START STOP**
**saat kendaraan sedang melaju.**
**Penghentian**
**kendaraan**
**yang**
**tidak disengaja dapat menunda**
**pengereman dan bantuan sistem**
**kemudi.**
**Dalam**
**hal**
**ini,**
**pengemudi**
**akan**
**kehilangan**
**kendali**
**atas**
**kendaraan,**
**sehingga dapat menyebabkan**
**kerusakan**
**kendaraan**
**dan**
**kecelakaan.**
Halaman 44
42 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**Transmisi Manual***
Selama perpindahan gigi, injak penuh
pedal kopling. Dilarang injak pedal
kopling saat mengemudi jika tidak
sedang melakukan pergantian gigi.
**Pengoperasian Gigi Mundur (R)**
Setelah
pelepasan
kopling,
pin-
dahkan gigi ke posisi yang diinginkan
yang tertera pada tuas persneling.
Untuk memosisikan gigi mundur (R),
Anda harus menghentikan kendaraan
terlebih dahulu, injak penuh pedal
kopling, kemudian pindahkan per-
sneling dari posisi netral ke mundur
(R).
Seperti yang ditampilkan pada gambar
di atas, ketika diposisikan ke gigi
mundur (R), tarik ring pengunci gigi
mundur ke atas dan pergantian gigi dari
netral ke mundur (R).
1: Gigi maju 1 2: Gigi maju 2
Jangan menurunkan ring pengunci saat
berada di depan, agar tidak bergerak ke
mundur secara tidak sengaja.
3: Gigi maju 3 4: Gigi maju 4
5: Gigi maju 5 6: Gigi maju 6
R: Gigi mundur
**Transmisi CVT***
Kendaraan Anda mungkin dilengkapi
dengan transmisi otomatis CVT, yang
merupakan
transmisi
otomatis
stepless.
Transmisi otomatis stepless dapat
mengubah rasio transmisi secara
terus menerus, yang setara dengan
gigi yang tak terhitung jumlahnya, dan
dengan perpindahan yang lebih halus.
Sebelum menyalakan mesin, injak
pedal rem dan pastikan bahwa tuas
persneling di posisi P, kemudian
nyalakan mesin. Apabila kendaraan
tidak dalam posisi P, maka akan
muncul keterangan “Not in P Position”
dan kendaraan tidak dapat menyala.
Halaman 45
**Perpindahan Transmisi**
**Pengoperasian Tuas Persneling**
**Tombol Pengunci**
Operasikan tuas persneling seperti yang
ditunjukkan oleh panah berikut untuk
berpindah gigi:
Terdapat tombol pengunci pada tuas
persneling untuk mencegah pemilihan
posisi P (berhenti) atau R (mundur)
yang tidak semestinya pada saat
kendaraan berhenti.
: Perpindahan bebas.
:
Tekan
dan
tahan
tombol
pengunci untuk berpindah gigi.
Jangan menekan tombol saat ken-
daraan sedang bergerak.
: Tekan tombol pengunci dan
injak
pedal
rem
untuk
berpindah gigi.
Anda hanya perlu menekan tombol
jika kendaraan diam dan jika Anda
berniat untuk berpindah ke posisi P
(berhenti) atau R (mundur).
**Roda Gigi**
**P: Gigi parkir**
Transmisi terkunci secara mekanis pada
pada gigi parkir. Gunakan gigi parkir (P)
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 43
dan rem tangan saat kendaraan tidak
bergerak.
**R: Gigi mundur**
Gigi mundur (R) hanya dapat di-
gunakan saat kendaraan tidak berge-
rak dan mesin dalam kondisi idle.
**N: Gigi netral**
Gigi netral (N) dapat digunakan saat
kendaraan tidak bergerak dan mesin
pada kondisi idle dalam waktu yang
lama (dalam kondisi seperti menung-
gu lampu lalu lintas atau dalam
kemacetan lalu lintas).
**D: Maju (mode normal)**
Untuk pengoperasian normal, trans-
misi akan mempertahankan rasio
kecepatan transmisi terbaik sesuai
dengan kecepatan dan posisi pedal
gas. Gigi dipilih untuk mode konven-
sional dalam mode otomatis, yang
dapat menghemat bahan bakar yang
relatif
seimbang
dengan
kinerja
operasi.
Halaman 46
44 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**S: Maju (mode sport)**
Apabila tuas persneling dipindah dari
posisi (D), maka akan berpindah ke
mode perpindahan otomatis.
Pindahkan tuas persneling dari posisi
(D) ke posisi (S), pilih mode gerak
dalam mode otomatis yang dapat
memberikan kinerja pengoperasian
yang lebih baik.
Terdapat 8 rasio maju dalam mode
manual, hingga 8 gigi.
**Tombol Mode Ekonomis (ECO)**
**M: Mode perpindahan manual**
Mode ekonomis (ECO) ini dapat diakses
untuk aktif dan non-aktif pada menu
pengaturan kendaraan yang ada pada
headunit. Transmisi secara otomatis
akan memilih rasio kecepatan transmisi
terbaik untuk memberikan konsumsi
bahan bakar dan emisi terbaik.
Dari posisi (D) ke posisi (+/-), pilih
mode manual. Setelah memilih mode
manual, pindahkan tuas transmisi
satu kali ke (+), lalu naikkan satu
rasio. Jika kecepatan terlalu rendah,
sistem
tidak
akan
menjalankan
perintah tersebut dan instrumen akan
mengeluarkan perintah suara.
**Layar Penampil Posisi Gigi**
Dianjurkan untuk menaikkan gigi pada
kecepatan mesin 1.600 dan 2.000
RPM.
Pindahkan tuas persneling satu kali
ke posisi (-), dan turunkan satu rasio.
Jika kecepatan terlalu rendah, sistem
tidak akan menjalankan perintah
tersebut, dan instrumen akan menge-
luarkan perintah suara.
Informasi perpindahan ditampilkan pada
layar tampilan instrumen gabungan.
**Mode Pelindung Panas**
Saat pelindung overheat transmisi di
lingkungan bersuhu tinggi sering aktif
atau overload, transmisi otomatis
menjadi sangat panas.
Untuk
mencegah
kerusakan
transmisi, sistem akan melakukan
perlindungan overheat, ketika daya
kendaraan akan dibatasi. Pada titik
ini, berkendaralah dengan halus.
Jika
informasi
peringatan
dari
instrumen
gabungan
tetap
tidak
berubah atau tidak hilang setelah 20
menit pengoperasian sesuai dengan
informasi di atas, hubungi service
center
khusus
untuk
perbaikan
segera, jika tidak, transmisi bisa
mengalami kerusakan.
**Limp Mode**
Ketika terjadi beberapa gangguan
fungsi
transmisi,
transmisi
akan
masuk pada mode limp. Pada saat itu,
transmisi hanya dapat bekerja pada
rasio kecepatan tertentu. Pada saat
itu, perpindahan transmisi akan terasa
kuat.
Halaman 47
Jika hal ini terjadi, hubungi service
center
khusus
untuk
segera
melakukan perbaikan.
**Sistem Bantu**
**Pengendaraan***
**Advance Driver Asistance**
**System (ADAS)***
Advanced Driver Assistance System
(ADAS) terdiri dari tiga bagian: sensor
persepsi, pengendali keputusan, dan
aktuator. Berdasarkan konfigurasi
kendaraan, terdiri dari enam bagian
utama seperti adaptive cruise, yang
dapat
memungkinkan
pengemudi
untuk
mendeteksi
kemungkinan
bahaya dalam waktu paling cepat dan
meningkatkan
keselamatan
aktif
pengemudian.
Fungsi
spesifiknya
ditunjukkan
pada
tabel
halaman
setelah ini :
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 45
Halaman 48
46 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**No.**
**Kategori**
**Fungsi spesifik**
**Fungsi singkat**
**Kecepatan**
**kerja**
•ACC:Adaptive
Cruise Control
Secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan, dan menjaga
jarak dengan kendaraan di depan.
0-150 Km/jam
1
Selama adaptive cruise, sistem secara otomatis mengurangi
kecepatan ketika memasuki jalan berkelok berdasarkan radius
belokan di depan dan kecepatan kendaraan saat ini.
•BCA:Bend
Cruise Assistance
Adaptive
Cruise,
Pengenalan
Marka Jalan,
dan Penetapan
Lajur
2
Secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan, menjaga jarak
dengan kendaraan lain yang ada di depan, dan menjaga kendaraan
agar tetap berada di tengah garis jalur.
⚠
•ICA:Intelligent
Cruise Assist
Secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan, menjaga jarak
dengan kendaraan lain yang ada di depan, dan menjaga kendaraan
agar tetap berada di tengah garis jalur.
4
•TJA:Traffic Jam
Assist
5
•LDW:Lane
Departure Warning
Sistem akan memperingatkan pengemudi ketika kendaraan "tanpa
sadar" meninggalkan jalur pengemudian.
0-150 Km/jam
60-150
Km/jam
0-60 Km/jam
60-180
Km/jam
Halaman 49
**No.**
**Kategori**
**Fungsi spesifik**
**Fungsi singkat**
**Kecepatan**
**kerja**
•SDW:Safe
Distance Warning
Ketika kendaraan terlalu dekat dengan kendaraan lain di depan,
peringatan terkait akan muncul pada instrumen cluster.
65-150 Km/jam
7
Sistem ini dapat mendeteksi potensi tabrakan di depan dan
mengingatkan pengemudi untuk mengerem dengan peringatan suara,
tampilan visual, atau menunjukkan rem sesuai dengan tingkat bahaya.
8
•FCW:Forward
Collision Warning
Ketika mendekati tabrakan, jika pengemudi tetap tidak merespons,
sistem secara otomatis akan melakukan pengereman terbatas dan
mengurangi kecepatan kendaraan.
9
•AEB:Automatic
Emergency Braking
Jarak Aman
dan Bantuan
Pengereman
•IHBA:Intelligent
Hydraulic Braking
Assistance
Ketika AEB aktif, jika pengemudi menginjak rem, tetapi kekuatan
injakan tidak mencukupi, sistem akan secara otomatis menambah
kekuatan pengereman sesuai situasi.
10
Jika kecepatan kendaraan relatif terlalu tinggi atau peristiwa tabrakan
yang hampir terjadi terlalu mendadak, sistem AEB tidak dapat
menghindari tabrakan, tetapi masih akan mengurangi kecepatan
tabrakan secara maksimal.
11
•CMS:Collision
Mitigation System
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 47
30-150 Km/jam
10-150 Km/jam
10-150 Km/jam
10-150 Km/jam
Halaman 50
48 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
Catatan:
**Sensor Kamera**
1.
Jika
kendaraan
dilengkapi
dengan sensor kamera ADAS,
maka kendaraan memiliki fitur-
fitur bantuan mengemudi yang
dijelaskan sebelumnya.
2.
Buku petunjuk pengguna ini
memperkenalkan
konfigurasi
kendaraan
sebagai
contoh.
Gambar yang terdapat pada
buku hanya sebagai referensi.
Jika gambar tidak sesuai dengan
kendaraan asli, silakan merujuk
pada kendaraan aktual.
ADAS pada mobil ini menggunakan
sensor kamera untuk membaca kondisi
lingkungan
dan
jalan,
melakukan
analisis dan penilaian, dan kemudian
menjalankan fungsi yang sesuai.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai
ADAS,
silakan
mengakses
APP
“MyWuling+” dan baca buku petunjuk
pengguna.
Oleh karena itu, pengoperasian normal
dari sensor ini dibutuhkan agar sistem
bantuan pengemudian juga dapat
beroperasi normal. Perhatikan tindakan
pencegahan
berikut
pada
sensor
kamera yang ada pada kaca depan
kendaraan :
1. Jaga kebersihan kaca depan. Jika
ada kotoran di kaca depan, seperti
tetesan air, salju, kotoran burung,
lumpur,
es,
serangga,
dll.,
bersihkan kaca depan sesegera
mungkin.
2. Jangan
menempelkan
stiker
(termasuk stiker transparan) atau
benda lain di sekitar area kamera.
3. Jika ada kabut, embun, atau
embun beku pada area kamera
kaca
depan,
gunakan
fungsi
antikabut kaca depan pada AC
untuk membersihkannya.
4. Kaca film pada kaca depan tidak
boleh menghalangi kamera.
5. Jika Anda perlu mengganti kaca
depan, silakan hubungi Bengkel
Resmi.
6. Jangan mengganti posisi atau
arah instalasi kamera.
7. Jangan memasang aksesori pada
kap
mesin
yang
dapat
menghalangi pandangan kamera.
8. Jangan
memodifikasi
lampu
depan atau lampu kendaraan
lainnya.
9. Kamera
mungkin
tidak
dapat
bekerja pada lingkungan dengan
iklim yang dingin dan ekstrim,
sehingga mengemudilah dengan
hati-hati.
Halaman 51
**Adaptive Cruise Control (ACC)**
2. Ketika kendaraan sedang melaju,
tekan tombol “
” untuk langsung
mengaktifkan fitur ACC.
3. Indikator
adaptive
cruise
pada
instrumen “
” ditampilkan dengan
warna biru, yang mengindikasikan
bahwa fungsi ACC sudah aktif, dan
angka
yang
tertera
adalah
kecepatan cruise yang diharapkan.
Sistem ACC dapat menjaga kece-
patan kendaraan pada kecepatan
yang
ditetapkan,
dan
secara
otomatis
menjaga
jarak
aman
tertentu jika terdapat kendaraan di
depan.
**Tombol Kontrol ADAS dan MID**
Jika adaptive cruise diaktifkan ketika
kecepatan kendaraan relatif rendah,
kendaraan
akan
secara
otomatis
menambah kecepatan ke kecepatan
cruise
default.
Kecepatan
default
cruise adalah 10 Km/jam.
Saat
mengaktifkan
ACC,
jika
kecepatan
kendaraan
lebih
tinggi
dibandingkan
dengan
kecepatan
default, kecepatan kendaraan saat ini
digunakan sebagai kecepatan cruise.
**Mengaktifkan Mode ACC**
Setelah ACC diaktifkan, jika tidak ada
mobil tepat di depan, cruise akan aktif
sesuai
dengan
kecepatan
yang
diinginkan
yang
ditampilkan
pada
instrumen. Jika ada kendaraan tepat di
depan yang memiliki kecepatan lebih
1. Ketika kendaraan dalam keadaan
diam, tahan rem, tekan tombol “
” untuk mengaktifkan ACC,
lepaskan rem, kemudian injak
pedal
gas
perlahan
untuk
menjalankan kendaraan.
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 49
rendah dari kendaraan saat ini, maka
kendaraan akan mengikuti dengan
jarak waktu yang ditentukan.
**Mengikuti Kendaraan Target**
Kendaraan target yang ada di depan
kendaraan
ditampilkan
dengan
dengan warna biru pada instrumen.
Halaman 52
50 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
****
**Jika tidak ada tanda biru pada**
**kendaraan depan pada instru-**
**men, artinya sistem ACC tidak**
**mengikuti mobil di depan untuk**
**dapat menyesuaikan kecepa-**
**tan, maka pengemudi harus**
**secara**
**aktif**
**Mengendalikan**
**kecepatan kendaraan. Sistem**
**hanya memberikan bantuan,**
**pengemudi harus selalu me-**
**ngemudi dengan hati-hati dan**
**merespons secara proaktif.**
**Mengatur Kecepatan Cruise**
**Mengatur Waktu Jarak Mengikuti**
Pengemudi dapat menyesuaikan jarak
kendaraan di depan sesuai dengan
kebutuhan, sistem ini diwakili oleh
"waktu jarak mengikuti". Waktu jarak
mengikuti
adalah
waktu
yang
dibutuhkan untuk mencapai kendaraan
yang
terdapat
di
depan
dengan
kecepatan saat ini.
Atur
dial
“
+
/
-
“
untuk
menambah/mengurangi
kecepatan
cruise.
Penekanan
sesaat
akan
mengubah
kecepatan
dengan
kelipatan
5
Km/jam.
Sebagai
contohnya,
kecepatan
akan
disesuaikan dari 31 Km/jam ke 35
Km/jam. Jika dial ditahan, kecepatan
akan berubah dengan kelipatan 1
Km/jam. Jangkauan pengaturan: 10-
150 Km /jam.
Seperti yang ditunjukkan pada gambar,
terdapat 7 level interval waktu, dan
setiap garis horizontal mewakili satu
level. Jarak terjauh adalah 2,4 detik dan
jarak terdekat adalah 1 detik. Semakin
kecil waktu jarak, maka semakin sedikit
waktu
untuk
pengemudi
dapat
bereaksi.
Tekan tombol pada roda kemudi
untuk menambah atau mengurangi
level interval waktu.
**Akselerasi Sesaat**
Selama cruise, pengemudi dapat
menginjak
pedal
gas
untuk
menambah
kecepatan.
Setelah
melepaskan pedal gas, kendaraan
akan secara otomatis kembali ke
pengaturan
kecepatan
cruise
sebelumnya.
**Keluar Dari Cruise Control**
Setelah mode cruise diaktifkan, tekan
tombol on/off cruise lagi “
” atau
pijak pedal rem, sistem cruise akan
sepenuhnya mati dan lampu indikator
“
” padam.
Halaman 53
**Mengikuti Mobil Hingga Berhenti**
**Mengambil Alih Kendaraan**
Ketika kendaraan yang diikuti di
depan berhenti perlahan, sistem
akan
mengendalikan
kendaraan
untuk berhenti tepat di belakang
kendaraan di depan. Jika kendaraan
di depan kembali berjalan dalam 30
detik, sistem secara otomatis akan
mengendalikan
kendaraan
untuk
mengikuti kendaraan di depan. Jika
waktu henti kendaraan melebihi 30
detik, ketika kendaraan di depan
kembali
berjalan,
sistem
akan
meminta "Tekan Pedal Gas Untuk
Mengikuti". Pada saat ini, pengemudi
perlu menginjak pedal gas dengan
ringan untuk kembali mengikuti.
Ketika sistem telah mengendalikan
pengereman, tetapi masih tidak cukup
menjaga jarak aman dari kendaraan di
depan,
instrumen
akan
memperingatkan dengan peringatan
suara dan teks dengan tulisan "Silakan
Ambil Alih". Pengemudi harus segera
mengambil
alih
kendaraan
dan
mengerem
atau
berbelok
untuk
menghindari bahaya.
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 51
**CATATAN**
**Sistem**
**ACC**
**tidak**
**dapat**
**diaktifkan dalam kondisi berikut:**
**ESP system dimatikan, pintu**
**tidak ditutup, sabuk pengaman**
**tidak dipasang, gigi tidak berada**
**pada gigi maju, dan rem tangan**
**elektronik tidak dilepaskan.**
****
**Deskripsi**
**pembatasan**
**fungsi**
**ACC:**
**1. ACC**
**hanya**
**bekerja**
**pada**
**kendaraan**
**yang**
**bergerak**
**dengan arah dan jalur yang**
**sama, dan tidak bekerja pada**
**kendaraan yang berlawanan**
**arah, atau menyeberang, atau**
**pada pejalan kaki, hewan, dan**
**benda-benda lain di jalan.**
Halaman 54
52 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
****
**2. ACC tidak dapat menentukan**
****
**4. Jarak antara kendaraan dan**
**jarak**
**yang**
**layak**
**antara**
**kendaraan**
**dan**
**kendaraan**
**yang ditetapkan di depan.**
**Pengemudi harus tetap selalu**
**waspada dan menilai apakah**
**ada risiko setiap saat.**
**3. ACC tidak dapat mencegah**
**kendaraan**
**pada**
**jalur**
**yang**
**berdekatan terlalu kecil, sensor**
**mungkin**
**dapat**
**bereaksi**
**terhadap kendaraan tersebut**
**dan melakukan pengereman.**
**5. Sensor**
**mungkin**
**tidak**
**mendeteksi kendaraan target**
**dan**
**akan**
**telat**
**melakukan**
**akselerasi,**
**deselerasi**
**atau**
**pengereman jika:**
**atau menghindari kecelakaan**
**dengan kendaraan di depan,**
**jadi**
**jika**
**bahaya**
**terjadi,**
**pengemudi**
**harus**
**segera**
**mengendalikan**
**kendaraan**
**dan mengambil tindakan yang**
**tepat.**
**Mengemudi di belokan atau**
**jalur sempit.**
**Posisi kendaraan di jalur**
**secara terlalu jauh ke kiri atau**
**ke kanan.**
**Kendaraan**
**di**
**depan**
**dilengkapi**
**dengan**
**benda-**
**benda khusus (seperti benda-**
**benda yang melebihi sisi**
**samping,**
**ujung**
**belakang,**
**dan atap kendaraan).**
**Kendaraan kecil, atau sepeda**
**motor di depan.**
****
**Ground**
**clearance**
**pada**
**kendaraan di depan sangat**
**tinggi.**
**Dikarenakan beban bagasi**
**Ketika kendaraan miring ke**
**atas karena beban yang**
**berlebihan, dll.**
**Kendaraan**
**lain**
**secara**
**mendadak memotong jalan.**
**Jika situasi tersebut tidak**
**memasuki**
**jangkauan**
**deteksi,**
**sensor**
**mungkin**
**tidak**
**mendeteksi**
**hal**
**tersebut.**
**Kendaraan di depan secara**
**mendadak memotong jalan**
**dan**
**sensor**
**tidak**
**dapat**
**mengenali kendaraan yang**
**diam di depan.**
**Mengemudi di lereng.**
Halaman 55
****
**Pada prinsipnya, fungsi cruise**
**harus digunakan di jalan raya**
**atau jalan yang sepenuhnya**
**tertutup. Fungsi ini dilarang**
**digunakan dalam kondisi hujan**
**dan salju. Fungsi ini juga tidak**
**cocok digunakan pada jalanan**
**berliku,**
**kondisi**
**jalan**
**yang**
**buruk, padat kendaraan, atau**
**pada saat kendaraan diderek.**
**Bend Cruise Assistance (BCA)***
Setelah ACC diaktifkan, sistem secara
otomatis
menyesuaikan
kecepatan
kendaraan ketika mengemudi di jalan
berkelok
sesuai
dengan
ukuran
belokan
untuk
meningkatkan
keselamatan.
**BAHAYA**
**Fungsi cruise hanyalah fungsi**
**tambahan**
**dan**
**tidak**
**dapat**
**sepenuhnya mengganti kendali**
**pengemudi terhadap throttle dan**
**rem.**
**Ketika**
**menggunakan**
**fungsi**
**ini,**
**pengemudi**
**tetap**
**harus**
**selalu**
**waspada**
**dan**
**bertanggung**
**jawab**
**untuk**
**menilai situasi lalu lintas dan**
**merespons dengan aktif. Jika**
**tidak, kecelakaan dapat terjadi.**
**BAHAYA**
**Jika radius belokan di depan**
**terlalu kecil, fungsi BCA mungkin**
**tidak dapat mengurangi kecepatan**
**kendaraan**
**ke**
**kecepatan**
**pengemudian yang aman. Harap**
**selalu mengemudi dengan hati-**
**hati.**
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 53
**Lane Departure Warning (LDW)**
Sistem LDW mendeteksi garis jalur di
depan kendaraan melalui sensor
kamera. Ketika sistem mengenali
garis jalur di kedua sisi, garis jalur di
dalam instrumen ditampilkan dalam
warna putih.
Ketika kendaraan "tanpa sengaja"
melewati marka jalur, contohnya,
pengemudi tidak menyalakan lampu
sein atau membelokkan roda kemudi
secara
sengaja
dan
kendaraan
melewati marka jalur. Sistem akan
memperingatkan pengemudi dengan
gambar, suara, atau getaran roda
Halaman 56
54 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
kemudi
untuk
mengurangi
risiko
tabrakan.
****
**Jika**
**kamera**
**gagal**
**untuk**
**mendeteksi garis jalur, maka tidak**
**ada**
**peringatan**
**yang**
**akan**
**dikeluarkan**
**bahkan**
**ketika**
**kendaraan menyimpang dari jalur.**
Fungsi ini diaktifkan ketika kecepatan
kendaraan mencapai 60 Km/jam, dan
kembali standby ketika kecepatan
turun hingga menyentuh 55 Km/jam.
Pengemudi dapat mengaktifkan dan
menonaktifkan
fungsi
ini
pada
kendaraan,
dan
sistem
akan
mengingat
pengaturan
terakhir.
Pengemudi juga dapat mengatur
sensitivitas dan metode peringatan
LDW pada kendaraan. Pengemudi
dapat memilih metode peringatan
LDW pada layar headunit. Ada empat
metode: "tampilan", "suara", "getaran
roda kemudi", "suara + getaran roda
kemudi”.
****
**Pada situasi berikut, sistem LDW**
**mungkin tidak dapat berfungsi**
**atau**
**membunyikan**
**peringatan**
**yang salah:**
**1. Pandangan**
**buruk,**
**seperti**
**hujan, salju, hujan es, kabut,**
**pagi hari atau malam hari,**
**masuk dan keluar terowongan,**
**dll.**
**2. Es, salju, kotoran burung, dll.**
**Yang terdapat pada kaca depan**
**menghalangi pandangan kame-**
**ra.**
****
**3. Cahaya yang menyinari tepat**
**kearah**
**kamera,**
**lampu**
**belakang**
**kendaraan**
**di**
**depan**
**atau**
**lampu**
**dari**
**kendaraan**
**pada**
**arah**
**berlawanan.**
**4. Ada genangan air, tumpukan**
**salju, atau garis jalur yang**
**rusak, kabur, atau terlalu**
**tipis.**
**5. Jumlah jalur bertambah atau**
**berkurang, atau garis jalur**
**rumit untuk dilalui.**
**6. Terdapat lebih dari dua garis**
**jalur pada sisi kiri dan kanan**
**jalur.**
**7. Terdapat objek atau tanda**
**pada jalur yang menyerupai**
**marka jalur.**
**8. Pemisah jalur atau objek**
**lainnya yang menciptakan**
**bayangan pada marka jalur.**
**9. Tikungan tajam atau jalan**
**sempit (lebar jalur kurang**
**dari 2,5 m) atau jalur yang**
**terlalu lebar.**
Halaman 57
****
**10. Jarak dengan kendaraan di**
**Traffic Jam Assist (TJA)***
Fungsi TJA dapat membuat kendaraan
tetap berjalan di tengah garis jalur
dengan
kecepatan
0-60
Km/jam,
dengan tetap menjaga jarak aman
dengan kendaraan di depannya.
**depan**
**terlalu**
**dekat**
**atau**
**kendaraan di depan meng-**
**halangi garis jalur.**
**11. Kendaraan bergoyang ken-**
**cang.**
**Mengaktifkan TJA**
**BAHAYA**
**LDW hanya merupakan fungsi**
**pembantu.**
**Sistem**
**tidak**
**mungkin dapat selalu mengenali**
**garis jalur dalam semua situasi.**
**Ketika menggunakan fungsi ini,**
**pengemudi tetap harus selalu**
**waspada**
**dan**
**bertanggung**
**jawab untuk menilai situasi lalu**
**lintas dan merespons dengan**
**aktif. Jika tidak, kecelakaan**
**dapat terjadi.**
Tekan
tombol
“
”
untuk
mengaktifkan fitur TJA.
Jika sistem mengidentifikasi garis jalur
di
kedua
sisi,
fungsi
TJA
akan
diaktifkan, garis jalur akan ditampilkan
di instrumen dan akan berwarna biru,
(seperti yang ditunjukkan pada gambar
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 55
di atas) dan kendaraan akan tetap
berjalan di tengah garis jalur.
Pada saat yang sama, ikon indikator
lane keeping “
” untuk garis jalur
dan kendaraan ditampilkan dengan
warna hijau.
Setelah fungsi TJA diaktifkan, ACC
diaktifkan
secara
otomatis.
Pengemudi
dapat
mengatur
kecepatan cruise dan level waktu
jarak mengikutinya.
Silakan
lihat
pembahasan
sebelumnya
tentang
“Adaptive
Cruise Control (ACC)”.
**Keluar Dari TJA**
1. Injak pedal rem untuk keluar dari
adaptive cruise ke status standby.
2. Tekan
switch
“
”
untuk
menonaktifkan fungsi TJA.
3. Tekan tombol cruise ON/OFF “
”
untuk menonaktifkan cruise.
Halaman 58
56 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**Mengaktifkan Kembali TJA**
****
**Fungsi**
**ini**
**juga**
**tidak**
**cocok**
**digunakan pada jalanan berliku,**
**kondisi jalan yang buruk, padat**
**kendaraan,**
**atau**
**pada**
**saat**
**kendaraan diderek.**
Tekan
switch
“
”
untuk
mengaktifkan kembali.
**Intelligent Cruise Assistance (ICA)***
ICA dapat menjaga kendaraan tetap
berada di tengah garis jalur dengan
jangkauan
kecepatan
60-150
Km/jam, dan menjaga jarak aman
dengan kendaraan di depannya.
**BAHAYA**
**Tangan**
**pengemudi**
**tidak**
**diperbolehkan untuk melepaskan**
**roda kemudi. TJA dan ICA bukan**
**merupakan kemudi otomatis, dan**
**setiap kondisi yang membatasi**
**fungsi pembacaan marka, lane**
**keeping assist dan ACC akan**
**mempengaruhi**
**performa**
**kinerjanya. Pengemudi harus tetap**
**selalu mengendalikan kendaraan**
**secara aktif dan menilai kondisi**
**lalu lintas. Jika tidak, kecelakaan**
**dapat terjadi.**
Silakan mengacu pada fitur TJA
untuk penggunaan ICA.
Fungsi TJA atau ICA direkomen-
dasikan untuk digunakan di jalan
yang baik dan relatif tertutup seperti
jalan raya atau jalan antarkota. Tidak
direkomendasikan untuk digunakan
di tengah kota, jalan yang menanjak
atau berbukit seperti di pegunungan,
dan lereng.
****
**Fungsi lane keeping assist tidak**
**dapat bekerja dengan baik dalam**
**kondisi berikut:**
**1. Penggunaan**
**ukuran**
**ban**
**yang tidak asli, ban diberi**
**rantai salju, atau penggunaan**
**ban salju.**
**2. Ban**
**terlalu**
**usang**
**atau**
**tekanan ban terlalu rendah,**
**atau struktur atau pola ban**
**berbeda.**
**3. Menggunakan ban dari merek**
**dan produsen lain dapat**
**memengaruhi**
**kinerja**
**kendaraan.**
**4. Tepi jalan mungkin dianggap**
**sebagai objek atau pola garis**
**pembatas**
**jalur**
**putih**
**(kuning), (pagar pembatas,**
**trotoar,**
**tiang**
**yang**
**memantulkan cahaya, dll.).**
**5. Mengemudi di jalan yang**
**tertutup salju.**
Halaman 59
****
**6. Ketika sulit untuk melihat**
****
**14. Garis pembatas jalur berwarna**
**garis pembatas jalur putih**
**(kuning) karena hujan, salju,**
**debu, bayangan, dll.**
**7. Tanda**
**perbaikan**
**aspal,**
**marka jalur putih (kuning),**
**dll.**
**terlihat**
**akibat**
**pemeliharaan jalan.**
**8. Mengemudi**
**di**
**jalur**
**sementara atau jalur terbatas**
**karena pembangunan jalan.**
**9. Mengemudi di jalan licin yang**
**kuning (mungkin lebih sulit**
**diidentifikasi**
**dari**
**garis**
**pembatas**
**jalur**
**berwarna**
**putih).**
**15. Garis pembatas jalur putih**
**(kuning) melewati trotoar, dll.**
**16. Mengemudi di jalan yang silau**
**atau**
**memantulkan**
**cahaya,**
**seperti yang terbuat dari beton.**
**17. Mengemudi di tempat yang**
**tingkat kecerahannya berganti**
**secara tiba-tiba, seperti jalan**
**masuk atau keluar terowongan.**
**18. Cahaya**
**dari**
**lampu**
**depan**
**kendaraan yang berlawanan**
**arah, matahari dll. masuk ke**
**sensor kamera.**
**19. Mengemudi di tempat yang**
**diakibatkan hujan, salju atau**
**lapisan es, dll.**
**10. Mengemudi di jalur luar jalan**
**raya.**
**11. Mengemudi**
**di**
**area**
**pembangunan.**
**12. Tidak**
**direkomendasikan**
**ketika menderek trailer atau**
**kendaraan lain.**
**13. Kendaraan melaju di area**
**jalannya**
**bercabang**
**atau**
**menyatu.**
**20. Mengemudi di jalan miring,**
**tanpa garis pembatas jalur**
**putih (kuning).**
**berliku atau bergelombang.**
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 57
****
**21. Mengemudi**
**di**
**tikungan**
**tajam.**
**22. Jalan masuk mobil sangat**
**sempit atau lebar.**
**23. Jarak dengan kendaraan di**
**depan sangat dekat.**
**24. Kendaraan berguncang naik**
**turun dengan cepat.**
**25. Pelindung**
**lampu**
**depan**
**kotor dan lampu tidak terlalu**
**terang di malam hari, atau**
**poros pancaran sinar lampu**
**berubah arah.**
**26. Garis pembatas jalur putih**
**(kuning) rusak, atau ada**
**mata kucing (tanda yang**
**memantulkan cahaya) atau**
**batu.**
**27. Kendaraan**
**menghadapi**
**angin haluan.**
**28. Kendaraan berpindah jalur**
**atau**
**melewati**
**persimpangan.**
Halaman 60
58 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**BAHAYA**
**Fungsi lane keeping assist hanya**
**merupakan**
**fungsi**
**pembantu.**
**Sistem tidak mungkin dapat**
**selalu mengenali garis jalur dan**
**memberikan**
**bantuan**
**dalam**
**semua**
**situasi.**
**Ketika**
**menggunakan**
**fungsi**
**ini,**
**pengemudi tetap harus selalu**
**waspada dan bertanggung jawab**
**untuk menilai situasi lalu lintas**
**dan merespons dengan aktif.**
**Jika tidak, kecelakaan dapat**
**terjadi.**
sensor. Jika kendaraan di depannya
terlalu dekat, akan muncul peringatan
yang sesuai pada instrumen.
Anda dapat menonaktifkan fungsi ini
sementara
dan
kendaraan
akan
mengingat pengaturan yang terakhir
diterapkan. (Switch yang sama dengan
FCW)
Syarat agar fungsi ini dapat bekerja
adalah kecepatan kendaraan antara 65-
150 Km/jam.
**Forward Collision Warning (FCW)**
**Safe Distance Warning (SDW)**
Sistem FCW dapat mendeteksi potensi
bahaya dari benturan depan dan
mengeluarkan
peringatan
untuk
mengingatkan
pengemudi
untuk
bereaksi
untuk
menghindari
atau
mengurangi dampak benturan.
Sistem SDW mendeteksi kendaraan
di depannya dengan menggunakan
Seperti
yang
ditunjukkan
pada
gambar, jika sistem mendeteksi
potensi bahaya benturan, instrumen
akan
mengeluarkan
peringatan
dalam bentuk gambar dan suara.
Jika situasi semakin buruk, sistem
akan melakukan pengereman singkat
untuk memperingatkan pengemudi.
Anda
juga
dapat
menyesuaikan
sensitivitas
dari
FCW
pada
kendaraan atau menonaktifkan fungsi
ini untuk sementara waktu.
Halaman 61
**BAHAYA**
**Fungsi**
**FCW**
**hanya**
**sebagai**
**panduan. Sistem tidak dapat**
**mengingatkan**
**pengemudi**
**secara efektif untuk menghindari**
**benturan dalam berbagai situasi.**
**FCW**
**hanya**
**menyediakan**
**peringatan,**
**dan**
**tidak**
**ada**
**pengereman**
**yang**
**akan**
**dilakukan.**
**Pengemudi**
**tetap**
**harus**
**selalu**
**waspada**
**dan**
**bertanggung**
**jawab**
**untuk**
**menilai situasi lalu lintas dan**
**merespons dengan aktif. Jika**
**tidak, kecelakaan dapat terjadi.**
****
**Berhati-hatilah**
**dalam**
**mengemudi, sistem FCW tidak**
**dapat mendeteksi kondisi berikut**
**kendaraan**
**yang**
**bergerak**
**berlawanan arah.**
****
**Berhati-hatilah dalam berkendara,**
**untuk target yang berbeda, FCW**
**bekerja**
**pada**
**kecepatan**
**yang**
**berbeda:**
**1. Jika target adalah kendaraan**
**yang berjalan, fungsi akan**
**bekerja pada kecepatan 30-150**
**Km/jam.**
**2. Jika target adalah kendaraan**
**diam, fungsi akan bekerja pada**
**kecepatan 30-85 Km/jam.**
**3.** **Jika targetnya adalah pejalan**
**kaki yang melintas, fungsi akan**
**bekerja pada kecepatan 30-65**
**Km/jam.**
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 59
****
**Dalam kondisi berikut, sistem**
**FCW tidak dapat merespons,**
**sehingga pengemudi diharapkan**
**untuk mengemudi dengan hati-**
**hati:**
**1.**
**Kecepatan kendaraan di luar**
**rentang kerja.**
**2.**
**Pengemudi aktif berbelok.**
**3.**
**Pengemudi menginjak kuat**
**pedal gas.**
**4.**
**Sistem**
**FCW**
**atau**
**sistem**
**stabilisasi**
**kendaraan**
**dinonaktifkan.**
**5.**
**Kendaraan tidak stabil.**
**6.**
**Sensor terhalang.**
**Automatic**
**Emergency**
**Braking**
**(AEB)**
Ketika
mendekati
benturan,
jika
pengemudi tidak merespons, sistem
AEB akan melakukan pengereman
secara otomatis untuk mengurangi
kecepatan dan menghindari atau
mengurangi risiko benturan.
Halaman 62
60 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**CATATAN**
**Berhati-hatilah**
**dalam**
**menge-**
**mudi,**
**kecepatan**
**sistem**
**AEB**
**bekerja berbeda untuk setiap**
**target yang berbeda :**
**1. Jika**
**targetnya**
**adalah**
**kendaraan**
**yang**
**berjalan,**
**fungsi**
**akan**
**bekerja**
**pada**
**kecepatan 10-150 Km/jam.**
**2. Jika**
**targetnya**
**adalah**
**kendaraan diam / berhenti,**
**fungsi**
**akan**
**bekerja**
**pada**
**kecepatan 10-85 Km/jam.**
**3. Jika targetnya pejalan kaki di**
Seperti
yang
ditunjukkan
pada
gambar, ketika sistem mengerem
secara otomatis, instrumen cluster
akan
menampilkan
peringatan
berupa gambar dan tulisan, dan
peringatan suara cepat.
**sisi jalan, fungsi akan bekerja**
**pada kecepatan 10-64 Km/jam.**
**CATATAN**
**Saat**
**pengereman**
**otomatis**
**berlangsung baik karena fitur AEB**
**atau pengaturan jarak fitur ACC,**
**dimungkinkan**
**akan**
**terdengar**
**suara noise pada sistem rem.**
**Fenomena ini adalah suatu hal**
**yang normal.**
****
**Penggunaan**
**sistem**
**AEB**
**dilarang dalam situasi berikut :**
**1.**
**Ketika**
**kendaraan**
**diderek**
**atau menderek kendaraan**
**lain.**
**2.**
**Kendaraan sedang berada di**
**stand**
**pengujian**
**rotating**
**hub.**
**3.**
**Selama mengemudi dalam**
**kompetisi atau off-road.**
**4.**
**Ketika tekanan ban tidak**
**sesuai dengan nilai standar**
**yang sudah ditetapkan.**
**5.**
**Ketika ban sudah aus parah.**
**6.**
**Ketika ban yang digunakan**
**lain dari ukuran aslinya.**
**7.**
**Ketika memasang rantai ban.**
**8.**
**Ketika ketinggian suspensi**
**di luar dari rentang yang**
**semestinya,**
**dimodifikasi,**
**atau kelebihan beban**
Halaman 63
****
**Berhati-hatilah**
**dalam**
**mengemudi, kinerja AEB kurang**
**maksimal dalam kondisi berikut:**
****
**2. Ground clearance di bagian**
**depan**
**kendaraan**
**sangat**
**tinggi.**
**3. Bentuk kendaraan di depan**
**1.**
**Cakram rem depan terlalu**
**panas, lembab, dll. Sehingga**
**fungsi rem tidak maksimal.**
**2.**
**Kendaraan**
**tidak**
**dirawat**
**dengan baik (rem atau ban**
**dalam kondisi aus berlebihan**
**dan tekanan ban yang tidak**
**sesuai).**
**3.**
**Mengemudi di jalan yang**
**licin.**
**tidak biasa, seperti traktor atau**
**mobil gandengan.**
**4. Cahaya**
**matahari**
**langsung**
**atau cahaya lain menyinari**
**bagian depan kendaraan.**
**5. Jika kendaraan memotong dari**
**depan kendaraan atau muncul**
**dari sisi kendaraan lain.**
**6. Kendaraan**
**di**
**depannya**
**melakukan**
**tindakan**
**men-**
**dadak seperti kemudi darurat,**
**menambah**
**kecepatan**
**dan**
**mengurangi kecepatan.**
**7. Kendaraan**
**tiba-tiba**
**memo-**
**tong**
**di**
**belakang**
**dari**
**kendaraan di depannya.**
**8. Mengemudi di jalan basah dan**
****
**Berhati-hatilah dalam menge-**
**mudi, sistem AEB tidak dapat**
**bekerja dalam kondisi berikut :**
**1. Bumper**
**depan**
**memiliki**
**objek**
**lebih**
**banyak**
**dari**
**bumper belakang.**
**licin,**
**misalnya**
**disebabkan**
**oleh hujan lebat, berkabut,**
**bersalju atau badai pasir.**
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 61
****
**9. Jika tinggi bagian depan**
**kendaraan dinaikkan atau**
**diturunkan,**
**seperti**
**ketika**
**kendaraan berada di jalan**
**tidak**
**rata**
**atau**
**bergelombang.**
**10. Modifikasi lampu depan.**
**11. Cakram rem terlalu panas,**
**terlalu dingin, lembap, dll.**
**12. Ada dinding besar di depan**
**atau objek tunggal.**
**13. Ada**
**kendaraan**
**kecil**
**di**
**depannya, seperti motor dan**
**sepeda.**
**14. Bagian belakang mobil di**
**depannya**
**relatif**
**kecil,**
**seperti truk pick-up tanpa**
**muatan.**
**15. Bagian belakang kendaraan**
**di depannya lebih rendah,**
**seperti trailer derek.**
**16. Ketika mengemudi di area**
**berkabut atau berasap.**
**17. Mengemudi di tempat yang**
**tingkat**
**kecerahannya**
**berganti**
**secara**
**tiba-tiba,**
**seperti jalan masuk atau**
**keluar terowongan.**
Halaman 64
62 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
****
**18. Ketika cahaya kuat langsung**
****
**AEB dapat mencegah tabrakan**
**atau**
**mengurangi**
**kecepatan**
**tabrakan.**
**Ketika**
**sensor**
**mendeteksi**
**kemungkinan**
**tabrakan,**
**maka**
**sistem**
**akan**
**mengerem dengan otomatis, dan**
**pengemudi**
**dapat**
**memperoleh**
**gaya**
**rem**
**yang**
**cukup**
**saat**
**menekan pedal rem. Tetapi jika**
**saat**
**fungsi**
**terpicu**
**dan**
**pengendara melakukan intervensi**
**yaitu menekan gas pedal atau**
**menggerakkan stir kemudi maka**
**sistem akan otomatis keluar dari**
**sistem AEB. Dengan tambahan,**
**fungsi**
**ini**
**membutuhkan**
**pengemudi untuk menekan pedal**
**rem dengan gaya yang kuat saat**
**proses terpicunya rem darurat.**
**mengenai**
**kamera,**
**seperti**
**matahari atau lampu depan**
**kendaraan dari sisi yang**
**berlawanan.**
**19. Ketika area sekitar gelap,**
**seperti saat fajar, senja, atau**
**malam hari atau di dalam**
**terowongan.**
**20. Berbelok ke kiri dan kanan**
**dan**
**dalam**
**waktu**
**yang**
**singkat**
**setelah**
**berbelok**
**(AEB nonaktif).**
**21. Mengemudi di jalan berkelok**
**atau dalam beberapa detik.**
**22. Kendaraan tidak stabil dan**
**tergelincir (saat ESP bekerja).**
**23. Bagian depan kendaraan naik**
**atau turun, misalanya saat**
**kondisi jalan yang tidak rata.**
**24. Roda tidak dikalibrasi.**
**25. Wiper menghalangi kamera.**
**26. Kendaraan bergoyang.**
**27. Ketika mengemudi di jalan**
**menanjak.**
****
**Berhati-hatilah dalam menge-**
**mudi, AEB dapat aktif secara**
**tanpa sengaja dalam kondisi**
**berikut :**
**1. Ketika mendekati kendaraan**
**di depannya yang sedang**
**berbelok ke kiri, kanan atau**
**berganti jalur.**
**2. Ketika mengemudi bertemu**
**kendaraan**
**dari**
**sisi**
**berlawanan**
**yang**
**bersiap**
**untuk berbelok ke kanan/kiri.**
**3. Ketika kendaraan di depan**
**jalur**
**yang**
**berdekatan**
**terdeteksi**
**karena**
**jalan**
**memiliki tikungan.**
**4. Jika tinggi bagian depan**
**kendaraan**
**dinaikkan**
**atau**
**diturunkan,**
**seperti**
**ketika**
**kendaraan berada di jalan**
**tidak**
**rata**
**atau**
**berge-**
**lombang.**
**5. Ketika mendekati objek di**
**sisi**
**jalan,**
**seperti**
**pagar**
**pemb-atas,**
**tiang**
**listrik,**
**pohon atau dinding.**
Halaman 65
****
**6. Ketika ada kendaraan, pejalan**
****
**12. Ketika mengemudi di dalam**
**kaki, atau objek di pintu**
**masuk trotoar.**
**7. Ketika mengemudi di jalan**
**atau di bawah objek yang**
**dapat**
**bersentuhan**
**dengan**
**kendaraan,**
**seperti**
**rumput**
**tebal,**
**ranting**
**pohon**
**atau**
**spanduk.**
**13. Kendaraan terkena air, salju,**
**sempit**
**yang**
**dikelilingi**
**gedung-gedung,**
**seperti**
**terowongan atau jembatan**
**besi.**
**8. Objek logam (penutup sumur,**
**debu, dll. dari kendaraan di**
**depannya.**
**14. Ketika mengemudi melewati**
**pelat baja, dll.), tingkatan**
**tangga atau area tidak rata di**
**jalan atau pinggir jalan.**
**9. Ketika pejalan kaki menye-**
**area beruap atau berasap.**
**15. Ketika pola atau cat di jalan**
**atau di dinding salah dianggap**
**sebagai**
**kendaraan**
**atau**
**pejalan kaki.**
**16. Ketika mendekati objek yang**
**berang terlalu dekat dengan**
**kendaraan.**
**10. Saat**
**mengemudi**
**melalui**
**tempat**
**dengan**
**struktur**
**rendah di atas jalan (atap**
**rendah,**
**tanda**
**batas**
**ketinggian terowongan, pagar**
**gerbang**
**tol**
**berkecepatan**
**tinggi,**
**pagar area**
**parkir,**
**ruang cuci mobil otomatis,**
**dll.).**
**11. Ketika mengemudi melewati**
**memantulkan**
**sinyal**
**radio,**
**seperti truk atau pagar.**
**objek (papan iklan, dll.) di**
**atas jalan menanjak.**
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 63
****
**17. Dekat dengan menara TV,**
**stasiun radio, pembangkit**
**listrik atau tempat lain yang**
**memancarkan sinyal radio**
**kuat**
**atau**
**medan**
**mag-**
**net/kebisingan**
**elektronik**
**yang kuat.**
**Mungkin saja terdapat kondisi**
**rumit**
**lainnya**
**yang**
**dapat**
**memicu pengereman yang tidak**
**diperlukan dari sistem.**
**BAHAYA**
**Jika sistem AEB melakukan**
**pengereman**
**maksimal**
**pada**
**kendaraan, sistem akan secara**
**otomatis**
**melepaskan**
**rem**
**setelah berhenti selama dua**
**detik. Setelah itu kendaraan**
**tidak direm lagi oleh sistem, dan**
**pengemudi**
**harus**
**menginjak**
**rem atau menarik rem tangan.**
Halaman 66
64 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**BAHAYA**
**Jangan terlalu bergantung pada**
**sistem AEB. Sistem AEB dapat**
**membantu**
**pengemudi**
**dalam**
**situasi bahaya tertentu, tapi**
**tidak**
**dapat**
**menggantikan**
**penilaian pengemudi di jalan dan**
**kondisi jalan yang ada, apalagi**
**mengontrol**
**kendaraan,**
**sehingga pengemudi dilarang**
**untuk terlalu bergantung pada**
**fungsi sistem ini. Tanggung**
**jawab**
**tetap**
**berada**
**pada**
**pengemudi untuk tetap selalu**
**waspada dan menilai kondisi lalu**
**lintas dan bertanggung jawab**
**atas**
**keselamatannya**
**sendiri.**
**Perusahaan tidak bertanggung**
**jawab atas konsekuensi yang**
**disebabkan atas ketergantungan**
**terhadap sistem yang ada.**
**BAHAYA**
**AEB**
**hanya**
**sebagai**
**sistem**
**pembantu, dan tidak ada sistem**
**yang dapat memastikan 100%**
**operasi**
**normal**
**dalam**
**segala**
**kondisi. Untuk itu, pengemudi**
**dilarang**
**untuk**
**mengarahkan**
**kendaraan terhadap pejalan kaki,**
**binatang, atau kendaraan dengan**
**alasan**
**untuk**
**mencoba-coba**
**sistem**
**ini.**
**Hal**
**ini**
**dapat**
**mengakibatkan kerusakan parah**
**ataupun korban jiwa.**
**Pengenalan Pejalan Kaki (Untuk**
**Model Dengan Sensor Kamera)**
Jika kendaraan dilengkapi dengan
sensor kamera, sistem FCW dan AEB
dapat mendeteksi pejalan kaki yang
menyeberang jalan dalam kondisi
tertentu.
Ketika kendaraan dalam jangkauan
kecepatan
7-64
Km/jam,
jika
terdeteksi risiko benturan dengan
pejalan
kaki,
sistem
akan
membunyikan
alarm
suara
dan
instrumen akan menampilkan “Harap
Rem”.
Halaman 67
Ketika kendaraan dalam rentang
kecepatan
7-64
Km/jam,
ketika
pengemudi tidak sempat memastikan
peringatan benturan dengan pejalan
kaki, sistem ini akan melakukan
pengereman darurat secara otomatis
untuk memperlambat dan meng-
hindari benturan.
****
**Sensor kamera mungkin tidak**
**dapat mendeteksi pejalan kaki**
**berikut :**
**1. Pejalan kaki dengan tinggi**
**kurang dari 1 m atau lebih dari**
**2 m.**
**2. Pejalan kaki yang memakai**
**pakaian ekstra besar (jas hujan**
**atau rok panjang, dll.) yang**
**mengaburkan bentuk tubuh.**
**3. Pejalan kaki yang membawa**
Perlu dicatat bahwa sistem ini hanya
dapat mendeteksi pejalan kaki yang
sedang
menyeberang
jalan
dan
berjalan, sistem ini tidak dapat
mendeteksi pejalan kaki yang hanya
berjalan atau hanya berdiri.
**barang bawaan besar seperti**
**koper, payung, dll.**
**4. Pejalan**
**kaki**
**yang**
**sedang**
**membungkuk atau berjongkok.**
**5. Pejalan kaki yang mendorong**
**BAHAYA**
**Sistem mungkin tidak dapat**
**mengenali**
**dan**
**merespons**
**pejalan kaki dikarenakan cahaya**
**lingkungan**
**sekitar,**
**postur**
**pejalan kaki, sudut, dll. Harap**
**selalu mengemudi dengan hati-**
**hati.**
**kereta bayi, kursi roda, sepeda,**
**atau kendaraan lain.**
**6. Sekelompok pejalan kaki.**
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 65
****
**7. Dalam**
**kondisi**
**cahaya**
**tertentu, seperti back-light,**
**sistem ini mungkin tidak**
**dapat**
**mendeteksi**
**pejalan**
**kaki yang berpakaian warna**
**putih, atau orang lain yang**
**terlihat mirip dengan warna**
**itu dan kecerahan cahaya**
**tersebut.**
**8. Pejalan kaki berjalan dalam**
**kegelapan,**
**seperti**
**saat**
**malam**
**atau**
**di**
**dalam**
**terowongan.**
**9. Pejalan kaki yang pakaiannya**
**memiliki**
**warna**
**atau**
**kecerahan yang hampir sama**
**dengan lingkungan sekitar.**
**10. Pejalan kaki di dekat dinding,**
**pagar atau objek besar.**
**11. Pejalan kaki yang berdiri di**
**atas**
**objek**
**logam**
**di**
**permukaan jalan (penutup**
**gorong-gorong, pelat baja,**
**dll.).**
**12. Pejalan kaki yang berjalan**
**cepat.**
Halaman 68
66 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
****
**13. Pejalan kaki yang tiba-tiba**
Sedangkan untuk fungsi IHBA, sistem
akan menyesuaikan secara otomatis
batas untuk mengaktifkan bantuan
pengereman tergantung pada tingkat
bahaya benturan, dan mengurangi
kecepatan kendaraan dengan lebih
efektif.
**mengubah kecepatan jalan-**
**nya.**
**14. Pejalan kaki yang berlari dari**
**belakang mobil atau dari**
**belakang objek besar lainnya.**
**15. Pejalan kaki yang sangat**
**dekat dengan sisi kendaraan**
**(kaca bagian luar, dll.).**
**Intelligent Hydraulic Braking**
**Assist (IHBA)**
Fungsi ini diaktifkan dan dinonaktifkan
secara bersamaan dengan fungsi AEB.
Kondisi yang berlaku untuk fungsi ini
sama dengan fungsi AEB.
Ketika ada risiko benturan, jika
pengemudi
menginjak
rem,
tapi
kekuatan injakan tidak cukup kuat,
sistem akan melakukan bantuan
pengereman
dan
secara
aktif
meningkatkan kekuatan pengereman
untuk
mengurangi
kecepatan
kendaraan.
**Collision Mitigation System (CMS)**
Jika kecepatan kendaraan relatif tinggi
atau kejadiannya terjadi secara tiba-
tiba, sistem AEB mungkin tidak dapat
menghindari benturan, tetapi masih
akan mengurangi kecepatan benturan
hingga
batas
maksimum
dan
membantu
mengurangi
dampak
benturan.
Untuk sistem bantuan pengereman
umum, sistem ini hanya akan bekerja
jika kekuatan injakan pengemudi
mencapai batas tertentu.
Fungsi ini diaktifkan dan dinonaktifkan
secara bersamaan dengan fungsi AEB.
Kondisi yang berlaku untuk fungsi ini
sama dengan fungsi AEB.
**CATATAN**
**Untuk detail dari pop up warning**
**yang dapat muncul pada MID,**
**dapat dilihat pada versi digital**
**yang dapat Anda temukan pada**
**website**
**atau**
**aplikasi**
**my**
**Wuling+.**
**Anti-lock Brake System (ABS)**
Sebagai
salah
satu
sistem
pengereman listrik canggih, anti-lock
brake
system
(ABS)
sangat
membantu
untuk
mencegah
kendaraan tergelincir dan kehilangan
kendali, dan sistem ini juga dapat
memberikan kapasitas pengereman
maksimum pada jalanan yang licin.
Saat ignition switch terhubung, lampu
peringatan
ABS
akan
menyala
sebentar. Lampu peringatan ABS
tidak padam atau menyala ketika
kendaraan
sedang
melaju,
menandakan bahwa ABS mengalami
gangguan fungsi. Segera hubungi
Service
Center
Purnajual.
Lihat
Halaman 69
"Lampu Peringatan ABS" pada Bab
"Instrumen dan Perangkat Kontrol".
**Sistem Electronic Stability**
**Control (ESC)***
ABS akan memantau kecepatan
setiap roda saat pengereman. Jika
salah satu roda cenderung mengunci,
sistem akan mengontrol rem dua roda
depan dan dua roda belakang. Saat
ABS beroperasi, pedal rem sering
sedikit bergetar dengan diikuti suara
bising.
Sistem ESC adalah sistem keamanan
aktif
tipe
baru,
yang
mewakili
pengembangan lebih lanjut fungsi anti-
lock brake system (ABS) dan traction
control system (TCS). Selain itu, sensor
yaw rate, sensor percepatan lateral, dan
sensor sudut setir kemudi ditambahkan.
Kekuatan penggerak dan pengereman
depan dan belakang, serta roda kiri dan
kanan dikendalikan melalui ECU yang
menjamin stabilitas lateral kendaraan.
Ketika
pengemudi
mengoperasikan
kendaraan di luar batas nilai, saat
berbelok dengan kecepatan tinggi,
sistem
ESC
secara
otomatis
mengintervensi
untuk
memastikan
bahwa kendaraan bisa kembali dikontrol
dan untuk memastikan keselamatan.
Indikator yang relevan dengan sistem
ESC terdiri atas indikator ABS MIL, EBD
MIL, ESC MIL, dan ESC OFF.
**Sistem Electronic Brake Force**
**Distribution (EBD)**
Sistem EBD menggunakan komputer
berkecepatan
tinggi
untuk
menginduksi dan memperhitungkan
kondisi tanah yang berbeda di mana
empat
roda
menapak,
dan
menghitung nilai-nilai gesekan yang
berbeda pada saat pengereman. Oleh
karena
itu,
cara
dan
kekuatan
pengereman dari keempat roda tidak
sama
berdasarkan
kondisi
yang
berbeda,
dan
dapat
disesuaikan
dengan cepat selama pengereman,
sehingga
memastikan
kendaraan
tetap stabil dan aman.
1. Indikator menyala untuk proses self-
check saat ignition switch terhubung.
Keempat indikator akan menyala
selama 3 detik untuk menunjukkan
bahwa
sistem
ESC
tengah
melakukan proses self-check dan
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 67
indikator bekerja secara normal.
Keempat indikator padam setelah
3 detik pada kondisi normal. Ketika
gangguan
fungsi
(seperti
pemasangan yang tidak sesuai,
konektor yang kendur, kelainan
komunikasi CAN) terjadi pada
sistem ESC, hanya lampu ESC
OFF yang akan padam 3 detik
kemudian, dan 3 lampu lainnya
menyala.
2. Jika fungsi ESC diaktifkan saat
proses berkendara, lampu ESC
akan berkedip, memberi tahu
Pemilik
bahwa
sistem
ESC
berfungsi. Jika sistem ESC tidak
berfungsi normal sementara fungsi
sistem
ABS+EBD
berfungsi
normal, lampu ESC akan menyala
untuk menandakan bahwa sistem
ESC mengalami gangguan fungsi.
Jika sistem ESC dan ABS tidak
berfungsi normal sementara fungsi
sistem EBD normal, lampu ESC
dan ABS akan menyala. Jika
sistem ESC, ABS, dan sistem EBD
tidak berfungsi normal, lampu
ESC, lampu ABS, dan lampu EBD
akan menyala.
Halaman 70
68 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
3. Lampu ESC OFF digunakan untuk
**Switch ESC OFF***
menunjukkan bahwa fungsi ESC
dinonaktifkan
(lampu
akan
menyala
selama
fungsi
ESC
dinonaktifkan; lampu akan padam
jika fungsinya diaktifkan). Jika
Pemilik menekan tombol ESC
OFF, beberapa fungsi ESC akan
dinonaktifkan, dan lampu ESC
OFF menyala. Saat switch ditekan,
sistem ESC berfungsi, dan fungsi
ESC
tidak
akan
segera
dinonaktifkan,
melainkan
akan
dinonaktifkan
setelah
proses
selesai. Jika Pemilik menekan
switch ESC kembali, fungsi akan
pulih. Jika waktu tekan sakelar
ESC lebih dari 10 detik, sistem
ESC
akan
menganggapnya
sebagai
salah
pengoperasian
(misalnya, switch tidak sengaja
tertekan benda lain), dan fungsi
ESC tidak akan dinonaktifkan.
Tekan
switch
ESC
OFF
setelah
menghidupkan kendaraan, dan lampu
ESC OFF pada instrumen cluster
menyala dan beberapa fungsi ESC
dinonaktifkan. Tekan kembali switch
ESC, fungsi ESC diaktifkan kembali dan
lampu ESC OFF pada instrumen cluster
akan padam.
Normalnya, tidak disarankan untuk
menonaktifkan sistem ESC. Sistem
boleh dinonaktifkan sementara hanya
ketika kendaraan keluar dari lumpur
atau kendaraan menanjak di area licin,
dll.
4. Sistem ESC akan diaktifkan secara
otomatis
setiap
setelah
proses
pengapian ulang.
**Sistem Hill Hold Control (HHC)***
Sistem ESC memiliki fungsi HHC.
Fungsi ini dapat membantu untuk
menghidupkan kendaraan di lereng
dengan mudah tanpa menggunakan
rem parkir.
Fungsi
ini
memberikan
bantuan
penyalaan yang baik saat pengemudi
melaju menuju atau mundur dari bukit.
Oleh karena itu, masukkan gigi
sebelum memulai.
Ketika fungsi kontrol hill-start hold,
setelah pedal rem dilepas, kendaraan
masih menyimpan daya pengereman
untuk 1-2 detik. Dalam hal ini,
kendaraan
tidak
akan
meluncur
mundur.
Jika
dalam
2
detik
kekuatan
penggerak lebih besar dari hambatan
pada kendaraan ketika melewati
bukit, sistem secara bertahap akan
mengurangi kekuatan pengereman
dan kendaraan akan berjalan halus.
Jika kendaraan gagal untuk mulai
melaju dalam 2 detik, atau kekuatan
penggerak tidak memadai, tekanan
sistem
rem
dilepaskan
secara
Halaman 71
otomatis dan kendaraan dapat mulai
meluncur menuruni lereng. Pada saat
itu, Anda dapat menginjak pedal rem
untuk
menghentikan
kendaraan
secara penuh, dan sistem akan tetap
membantu Anda untuk melakukan
penyalaan berikutnya (saat kondisi
terpenuhi).
****
**Fungsi HHC bisa saja gagal untuk**
**mencegah kendaraan meluncur di**
**lereng bukit yang sangat licin atau**
**curam.**
**Fungsi**
**HHC**
**hanya**
**berfungsi**
**untuk membantu pengemudi, dan**
**tidak dapat menggantikan fungsi**
**rem parkir.**
**Selalu aktifkan rem tangan saat**
**keluar dari kendaraan. Jika tidak**
**ada kekuatan penggerak yang**
**memadai**
**setelah**
**pedal**
**rem**
**dilepas, kendaraan akan meluncur**
**mundur. Dalam hal ini, harap**
**segera tarik kembali rem parkir**
**dan injak pedal rem.**
**Jika**
**mesin**
**menyala**
**selama**
**proses pengereman, harap segera**
**tarik kembali rem parkir dan injak**
**pedal rem.**
Kondisi untuk sistem HHC berfungsi:
1. Tidak ada gangguan fungsi pada
sistem,
dan
mesin
telah
beroperasi;
2. Kendaraan dalam keadaan diam
dan pedal rem telah diinjak;
3. Gigi penggerak atau gigi mundur
digunakan;
4. Sistem mendeteksi bahwa nilai
gradien terpenuhi. (Secara teori,
ketika
kemiringan
>
4%,
kendaraan akan tersentak selama
pengereman, dan sudut sentakan
akan mengimbangi kemiringan.
Akibatnya, sistem tidak akan bisa
berfungsi
di
lereng
dengan
kemiringan > 4%.)
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 69
**Rem Parkir**
**Electronic Parking Brake**
**(EPB)***
Rem
parkir
bekerja
pada
roda
belakang.
Switch EPB berada di antara dua
kursi baris depan seperti ditunjukkan
pada gambar di atas.
Halaman 72
70 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
**Mengaktifkan Rem Parkir Secara**
**Manual**
**Melepaskan Rem Parkir Secara**
**Manual**
Jika Anda harus menggunakan rem
parkir,
injak
pedal
rem
untuk
menghentikan kendaraan dan kemu-
dian tarik switch rem parkir elektronik.
Dalam hal ini, indikator kerja EPB
menyala, kemudian lepas switch EPB
setelah instrumen cluster menam-
pilkan "Parking brake applied".
Jika Anda harus melepas rem parkir,
pertama-tama pastikan ignition switch
berada di posisi ON, injak pedal rem,
kemudian tekan switch EPB. Indikator
kerja EPB
padam, dan instrumen
cluster
menampilkan
"rem
parkir
dilepas", mengingatkan Anda tentang
rem parkir yang dilepaskan.
Pada saat itu, rem sistem EPB akan
terapit untuk memarkir kendaraan.
Jika pedal rem belum diinjak, instrumen
akan
memberi
perintah,
“Please
depress the brake pedal and then
release the EPB switch”.
Saat Anda mengoperasikan switch
EPB, switch akan merespons hanya jika
waktu pelepasan atau penekanan
switch > 0,1 detik.
**Penonaktifan Fungsi Pengapitan**
**Otomatis**
Saat Anda ingin memarkir kendaraan
secara
paralel
atau
mencuci
kendaraan, agar dapat mendorong
kendaraan
Anda
mungkin
perlu
menonaktifkan
fungsi
pengapitan
otomatis
EPB
sehingga
memungkinkan untuk menggerakkan
kendaraan setelah menyala.
Metode penonaktifan :
1.
Injak pedal rem dan tahan
2.
Masukkan gigi pada posisi netral
3.
Tekan dan tahan tombol EPB
4.
Tekan tombol engine start/stop
untuk mematikan kendaraan
5.
Ketika
kendaraan
menginformasikan untuk masuk
posisi P, maka tahan kunci
transmisi dan masukkan ke posisi
P dan tahan hingga 4 detik, lalu
kembalikan ke posisi N
Periksa apakah kendaraan sudah bisa
digerakkan dengan bebas atau tidak.
Halaman 73
**Automatic Vehicle Hold (AVH)***
Aktivasi dan penonaktifan AVH dapat
disimpan. Jika AVH dalam kondisi
hidup/mati ketika daya mati terakhir kali,
AVH akan tetap berada di kondisi yang
sama saat daya dihidupkan kembali.
Kendaraan yang dilengkapi dengan
EPB memiliki fungsi parkir otomatis.
Pengemudi menginjak pedal rem
untuk
menghentikan
kendaraan
setelah
fungsi
diaktifkan,
atau
pengemudi menginjak pedal rem saat
kendaraan tidak bergerak dan mesin
idle. Setelah pedal rem dilepas,
tekanan hidraulis pada sistem rem
akan dipertahankan untuk memarkir
kendaraan (baik di jalanan menurun,
menanjak, atau datar), pada saat itu
tidak
perlu
menarik
EPB
untuk
memarkir kendaraan.
**Switch Automatic Vehicle Hold**
**(AVH)**
Jika pengemudi menginjak pedal gas
dan melepas kopling untuk meng-
hidupkan kendaraan dalam waktu 5
menit, tekanan hidraulis dalam sistem
rem akan dilepas secara otomatis dan
rem parkir akan dilepaskan untuk
menghidupkan kendaraan; 5 menit
kemudian, secara otomatis akan
beralih ke kaliper EPB untuk mengapit
dan memarkir, dan tekanan hidraulis
pada sistem rem akan dilepaskan.
Saat mesin telah beroperasi, sabuk
pengaman pengemudi dikencangkan,
dan pintu samping pengemudi telah
ditutup, Anda harus menekan switch
AVH, dan lampu latar pada switch akan
menyala untuk mengaktifkan fungsi
AVH.
Setelah
itu,
jika
kondisi
berikut
terpenuhi, indikator kerja AVH pada
instrumen akan menyala. Rem parkir
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 71
akan berfungsi dan sistem rem
menerapkan kekuatan pengereman
untuk memarkir kendaraan.
**Rem Parkir Manual***
Rem
parkir
bekerja
pada
roda
belakang.
Tuas rem parkir terletak di antara dua
kursi depan. Bila diperlukan untuk
menggunakan rem parkir, Anda harus
menghentikan
kendaraan,
tekan
pedal rem, dan tarik tuas rem tangan
dengan kuat.
Bila diperlukan untuk melepaskan
rem parkir, Anda harus menekan
pedal rem, lalu:
Halaman 74
72 Panduan Berkendara dan Pengoperasian
1. Tarik sedikit tuas rem parkir ke
**Bahan Bakar**
atas;
2. Tekan tombol di kepala tuas rem
**Rekomendasi bahan bakar**
parkir;
3. Lepaskan
tuas
rem
saat
menekan tombol.
Isi kendaraan dengan bensin mnimal
RON 92 atau bensin dengan standar
yang setara, atau dengan standar yang
lebih tinggi. Menggunakan bahan bakar
dengan nilai oktan yang rendah akan
mengurangi daya dan torsi mesin, dan
meningkatkan konsumsi bahan bakar.
**CATATAN**
**Jangan mengemudi ketika rem**
**parkir tidak dilepaskan, jika tidak,**
**akan terjadi suhu tinggi atau**
**keausan dini pada rem roda**
**belakang. Sehingga, Anda harus**
**segera**
**mengganti**
**rem**
**roda**
**belakang, jika tidak, komponen**
**kendaraan lainnya akan rusak.**
**PERHATIAN**
**Jika Anda menggunakan bahan**
**bakar yang tidak tepat, mesin dan**
**catalytic converter akan menga-**
**lami**
**kerusakan**
**serius.**
**Selalu**
**gunakan bahan bakar yang sesuai**
**untuk kendaraan Anda.**
**Untuk tujuan keselamatan, tangki**
**bahan bakar, pompa dan pipa**
**harus**
**memiliki**
**ground**
**yang**
**sesuai.**
**Listrik**
**statis**
**akan**
**membakar uap yang terdapat pada**
**bensin. Anda bisa mengalami luka**
**bakar dan kendaraan mengalami**
**kerusakan.**
****
**Jika rem parkir tidak diterapkan**
**dengan**
**benar,**
**maka**
**dapat**
**menyebabkan risiko karena di**
**luar**
**kendali**
**dan**
**gerakan**
**otomatis dalam beberapa situasi**
**(misalnya, memarkir kendaraan**
**di atas lereng). Disarankan untuk**
**segera menyetel rem parkir di**
**Bengkel Resmi bila diperlukan.**
**PERHATIAN**
**Menggunakan**
**bahan**
**bakar**
**dengan nilai oktan yang rendah**
**akan menyebabkan pembakaran**
**yang**
**tidak**
**terkendali**
**dan**
**menyebabkan**
**mesin**
**rusak.**
**Desain**
**kendaraan**
**tidak**
**memperbolehkan**
**penggunaan**
**bahan bakar yang mengandung**
**metil alkohol. Oleh karena itu,**
**dilarang menggunakan bahan**
**bakar yang mengandung metil**
**alkohol. Karena metil alkohol**
**akan menimbulkan korosi pada**
**bagian**
**logam**
**dalam**
**sistem**
**bahan**
**bakar**
**dan**
**merusak**
**bagian**
**plastik**
**dan**
**karet.**
**Kerusakan**
**yang**
**disebabkan**
**karena penggunaan bahan bakar**
**yang mengandung metil alkohol**
**tidak termasuk dalam cakupan**
**maintenance.**
Halaman 75
**BAHAYA**
**Matikan mesin dan semua alat**
**pemanas yang terdapat di luar**
**ruang bakar sebelum mengisi**
**bahan bakar. Nonaktifkan ponsel**
**Anda.**
**Ikuti**
**petunjuk**
**pengoperasian**
**dan**
**keamanan**
**dari**
**stasiun**
**bahan bakar saat pengisian.**
**Pengisian Bahan Bakar**
3. Putar tutup pengisi berlawanan arah
jarum jam secara perlahan. Jika
Anda mendengar bunyi mendesis,
tunggu hingga bunyi berhenti, dan
kemudian buka tutupnya.
4. Buka tutup pengisi. Tutup pengisi
terhubung ke tutup pengisi dengan
rantai.
Gantung
rantai
pada
gantungan
tutup
pengisi
untuk
mengamankan tutup pengisi.
5. Pasang
kembali
tutup
pengisi
setelah mengisi bahan bakar. Putar
tutup pengisi searah jarum jam
hingga bunyi klik terdengar.
6. Tutup tutup pengisi dengan rapat.
1. Matikan mesin.
2. Tarik handle pelepas tutup pengisi
di sisi kiri bawah instrumen panel
untuk membuka tutup pengisi.
Panduan Berkendara dan Pengoperasian 73
**Internet Kendaraan**
Anda dapat melakukan kendali jarak
jauh mobil, melihat status kendaraan
dari jarak jauh, melakukan interaksi
suara dan fungsi lainnya melalui
system jaringan cerdas kendaraan.
Anda
perlu
mengunduh
dan
memasang aplikasi yang sesuai, dan
mendaftar serta menghubungkannya
dengan kendaraan.
Untuk pengantar yang lebih detail
tentang Internet Kendaraan, silakan
masuk ke "petunjuk pengguna” pada
headunit kendaraan atau halaman
web resmi Wuling Motors (wuling.id)
atau aplikasi My Wuling+.
Layanan data akan diberikan secara
gratis selama 2,5 tahun atau 30 bulan
(dengan
batasan
pemakaian
maksimal
200MB
per
bulan),
selebihnya pemilik kendaraan perlu
melakukan pengisian secara pribadi.
Halaman 76
74 Perawatan Kendaraan
##
## Perawatan Kendaraan
**Ketika Kendaraan Akan**
**Disimpan Dalam Waktu Yang**
**Lama**
**Modifikasi Aksesori dan**
**Kendaraan**
Jika kendaraan akan disimpan selama
beberapa bulan:
Kami
menganjurkan
Anda
untuk
menggunakan suku cadang asli dan
komponen
yang
disetujui
pabrik
khususnya yang cocok untuk model
kendaraan Anda. Kami tidak me-
nganjurkan untuk menggunakan pro-
duk-produk lainnya - meskipun pro-
duk-produk tersebut memenuhi syarat
atau disetujui secara terpisah.
Bersihkan kendaraan dan berikan
wax.
Periksa ruang mesin dan berikan
wax
pada
bagian
bawah
bodi
kendaraan.
Bersihkan dan lindungi segel karet.
Ganti oli mesin.
Keringkan tangki cairan pembersih.
Periksa
antifreeze
coolant
dan
perlindungan karat.
Atur tekanan ban sesuai nilai yang
Jangan memodifikasi sistem kelis-
trikan tanpa persetujuan dari SGMW.
**PERHATIAN**
**Dilarang**
**memodifikasi**
**ken-**
**daraan Anda. Modifikasi dapat**
**memengaruhi**
**performa,**
**keta-**
**hanan dan keamanan dari kenda-**
**raan, dan kerusakan yang dise-**
**babkan oleh modifikasi tidak**
**termasuk garansi.**
ditentukan untuk muatan penuh.
Simpan kendaraan pada tempat
yang kering dengan sirkulasi udara
yang baik. Pindahkan posisi gigi ke 1
atau
posisi
mundur.
Untuk
menghindari selip kendaraan.
Tutup seluruh pintu dan kunci
kendaraan.
Cabut clamp dari terminal negatif
baterai kendaraan. Pastikan seluruh
sistem
tidak
bekerja
setelah
mencabut koneksi baterai, seperti
sistem alarm anti-theft.
**Saat Kendaraan Akan**
**Digunakan Kembali**
Sambung
clamp
ke
terminal
negatif baterai kendaraan. Nya-
lakan kembali kelistrikan power
window.
Periksa tekanan ban.
Isi tangki cairan pembersih.
Periksa level oli mesin.
Periksa level coolant.
**Daftar Pemeriksaan Untuk**
**Pengemudi**
Periksa kendaraan secara berkala, di
luar mesin dan di dalam ruang mesin,
untuk menjaga kendaraan tetap aman
dan nyaman.
**Eksterior**
**Ban**
Pompa dengan benar, dan lihat
"Roda dan ban".
Tidak ada retak pada bagian
samping dan tapak.
Halaman 77
Tidak ada benda asing pada tapak.
**Instrumen panel**
Periksa apakah seluruh instrumen,
**Lampu**
kontrol dan lampu peringatan bekerja
dengan baik.
Periksa
semua
fungsi
turning
lamp, headlamp, tail lamp, lampu
sein, lampu rem dan lampu kabut.
**Spion**
Pastikan seluruh spion dalam kondisi
**Oli**
baik dan bersih.
Periksa apakah seluruh spion dapat
Periksa apakah level cairan pada
seluruh tangki cairan di bawah kap
mesin sesuai.
diatur.
**Kontrol**
**Wiper kaca depan**
Periksa apakah pergerakan pedal
Periksa kondisi lengan wiper dan bilah
wiper.
rem dan pedal kopling benar.
**Nomor Rangka Kendaraan**
**Interior**
**Roda kemudi**
Periksa
apakah
roda
kemudi
terlalu kendur (bebas digerakkan).
**Rem parkir**
Pastikan pengaturan tuas rem
parkir benar.
Nomor rangka kendaraan terdapat
pada bagian bawah kursi pengendara.
Perawatan Kendaraan 75
**Nomor Mesin**
Nomor mesin terdapat pada silinder
blok di dekat flywheel.
Halaman 78
76 Perawatan Kendaraan
**Ruang Mesin – 1,5 L (LAR)**
1.
Saringan udara
6. Tangki cairan pembersih
2.
Tangki cairan rem
7. Tangki cairan pendingin mesin
3.
Tutup pengisian oli mesin
8. Dipstick oli mesin
4.
Baterai 12V
5.
Kotak sekring dan relay
Halaman 79
**Oli Mesin**
5. Masukkan kembali indikator level oli.
6. Kemudian tarik keluar indikator level
Pertahankan oli mesin pada level
yang dianjurkan untuk menjaga mesin
terlumasi dengan baik.
oli.
Hal yang wajar jika mesin meng-
konsumsi sejumlah oli.
Periksa secara berkala permukaan oli
mesin, seperti setiap akan melakukan
pengisian bahan bakar.
Jika lampu peringatan tekanan oli
mesin
pada instrumen panel
menyala, segera periksa level oli
mesin.
7. Periksa oli mesin dan indikator level
oli, dan pastikan oli mesin. Oli mesin
harus tidak terkontaminasi.
8. Jika level oli lebih rendah dari
**Periksa Level Oli Mesin**
1. Parkir kendaraan pada permu-
kaan datar.
2. Setelah mesin dimatikan, tunggu
indikator batas bawah, tambahkan oli
sesuai yang dianjurkan, sehingga
permukaan oli hampir mencapai
batas atas namun dilarang untuk
melebihi batas atas. Tutup pengisian
mesin terletak di penutup silinder,
sesuai
dengan
diagram
"ruang
mesin".
beberapa
menit,
sehingga
oli
mesin kembali ke wadah oli. Jika
kondisi oli dingin, oli akan kembali
ke wadah oli setelah beberapa
saat.
3. Buka Kap mesin, dan topang
dengan benar.
4. Keluarkan indikator level oli dan
bersihkan.
Perawatan Kendaraan 77
**Cairan Pendingin**
Sistem pendingin mesin diisi dengan
coolant ethylene glycol. Dengan rasio
pencampuran yang benar, mem-
berikan performa anti karat sangat
baik dan sifat anti-freeze untuk sistem
pendinginan dan pemanasan.
Saat mesin dingin, level coolant harus
dipertahankan di antara tanda MIN
dan MAX pada tangki coolant. Level
coolant akan naik dan turun mengikuti
suhu mesin.
Jika level coolant di bawah tanda MIN,
tambahkan coolant di Bengkel Resmi.
**PERHATIAN**
**Saat di bawah tekanan, coolant**
**panas dan uap mungkin keluar**
**yang**
**menyebabkan**
**cedera**
**serius.**
**Jangan**
**buka**
**tutup**
**tangki**
**coolant sebelum mesin dan**
**radiator mendingin.**
Halaman 80
78 Data Teknis
Jika terjadi, Anda harus segera
mencuci
bagian
yang
terkena
dengan air dingin.
4. Pasang kembali tutup pengisian
**CATATAN**
**Air**
**biasa**
**atau**
**pencampuran**
**coolant yang tidak benar dapat**
**merusak sistem pendingin.**
**Jangan**
**gunakan**
**air**
**biasa,**
**alkohol**
**atau**
**anti-freeze**
**me-**
**thanol pada kendaraan.**
tangki.
**CATATAN**
**Pastikan**
**untuk**
**mengelap**
**penutup tangki rem/kopling di**
**sekitar tutup sebelum membuka**
**penutup.**
**Rem/sistem**
**oli**
**kopling**
**yang**
**terkontaminasi**
**akan**
**mempe-**
**ngaruhi performa sistem, me-**
**nyebabkan biaya perbaikan mem-**
**bengkak.**
**Minyak Rem dan Kopling***
**Pengisian Minyak Rem**
**PERHATIAN**
**Minyak rem/kopling yang tumpah**
**ke mesin dapat menyebabkan**
**kebakaran.**
**Tangki oli tidak boleh diisi secara**
**berlebihan.**
**Pengapian mesin dapat menye-**
**babkan cedera diri dan merusak**
**kendaraan Anda serta properti**
**lainnya.**
1. Bersihkan
semua
kotoran
di
sekitar mulut tangki.
2. Buka tutup pengisi.
3. Isikan
minyak
kopling
yang
dianjurkan SGMW hingga tanda
MAX pada reservoir. Oli jangan
sampai mengenai permukaan cat.
**Cairan Pembersih Kaca Depan**
Sebelum mengemudi, pastikan tangki
berisi cairan pembersih yang cukup.
Pada
cuaca
dingin,
tangki
air
pembersih kaca tidak dapat diisi
berlebihan. Cairan pembersih akan
mengembang karena pembekuan di
suhu
rendah.
Jika
tangki
diisi
berlebihan akan menyebabkannya
kerusakan.
**Filter Udara**
Periksa dan ganti filter udara secara
berkala berdasarkan pada prosedur
perawatan yang dijelaskan pada
panduan ini.
Halaman 81
**Membersihkan Filter Udara**
Mengganti sekring:
1. Buka penutup kotak sekring.
2. Cari sekring yang terputus untuk
Jika filter udara kotor, Anda dapat
membersihkannya dengan prosedur
berikut:
menemukan sekring yang rusak.
3. Lepaskan
sekring
yang
rusak
dengan alat pencabut sekring. Alat
tersebut tersimpan di dalam kotak
sekring ruang mesin.
4. Tentukan penyebab dari putusnya
1. Goyangkan elemen filter untuk
menghilangkan debu.
2. Bersihkan bagian dalam dari filter
udara.
3. Tutup kerangka filter dengan kain
sekring dan lakukan penggantian.
5. Pasang sekring baru dengan nilai
basah
ketika
member-sihkan
elemen.
4. Bersihkan elemen filter dengan
arus yang sama.
**Kotak Sekring**
menggunakan udara berteka-nan
dari arah yang berlawanan dengan
arah intake mesin.
**Kotak Sekring Internal**
**Sekring**
Kotak sekring internal terletak di area
konsol tengah bagian pengemudi.
Perawatan Kendaraan 79
**PERHATIAN**
**Jangan**
**gunakan**
**alat**
**yang**
**menghantarkan arus listrik untuk**
**melepaskan sekring yang rusak.**
**Gunakan alat pencabut sekring.**
**Penggunaan**
**konduktor**
**listrik**
**seperti logam menyebabkan arus**
**pendek,**
**kerusakan**
**sistem**
**kelistrikan menyebabkan keba-**
**karan dan berbahaya.**
**Kotak Sekring Ruang Mesin**
Kotak sekring terletak di kanan bawah
ruang mesin.
Halaman 82
80 Data Teknis
**PERHATIAN**
**Penggantian**
**sekring**
**atau**
**penggunaan model dengan ni-**
**lai sekring yang tidak sesuai**
**dapat merusak sistem kelis-**
**trikan atau menyebabkan keba-**
**karan. Pastikan untuk meng-**
**gunakan model dan nilai arus**
**yang**
**sesuai**
**dengan**
**spe-**
**sifikasi. Jika tidak akan menye-**
**babkan cedera atau merusak**
**kendaraan Anda serta properti**
**lainnya.**
**Roda dan Ban**
Ban asli kendaraan Anda memberikan
perjalanan yang nyaman, alur ban yang
awet dan performa optimal.
**PERHATIAN**
**Pastikan**
**menggunakan**
**spesi-**
**fikasi ban dan roda sesuai dengan**
**ketentuan, ketidaksesuaian ban**
**dan roda dapat membuat ABS**
**tidak berfungsi maksimal, bahkan**
**menyebabkan kecelakaan.**
**Silakan**
**menghubungi**
**Bengkel**
**Resmi sebelum mengganti ban**
**atau roda yang asli.**
**Jika tidak akan menyebabkan**
**cedera dan merusak kendaraan**
**Anda serta properti lainnya.**
**Embun Pada Lampu**
Saat temperatur rendah atau udara
lembap, Anda dapat melihat embun di
dalam
lampu.
Nyalakan
lampu,
setelah beberapa saat embun akan
menghilang. Hal ini berkaitan dengan
cuaca dan tidak perlu diperbaiki.
Jika Anda telah menyalakan lampu
namun embun masih tetap ada. Anda
harus
membawanya
ke
Bengkel
Resmi
untuk
melakukan
pemeriksaan.
**Perawatan**
**Tekanan ban**
**Tekanan ban**
**Tekanan ban**
**kurang**
**tepat**
**berlebih**
Tekanan ban harus sesuai dengan
ketentuan
panduan
ini
untuk
memastikan
kenyamanan
berkendara, keamanan, dan kinerja
yang optimal.
Lihat
bab
data
teknis
untuk
mengetahui tekanan ban yang tepat.
Periksa tekanan ban dengan alat ukur
tekanan ban yang benar dalam
kondisi kendaraan berhenti. Pastikan
untuk mengencangkan tutup inti katup
setelah memeriksa tekanan ban.
Periksa tekanan ban setiap Anda
mengisi bahan bakar atau periksa
paling tidak sebulan sekali. Tekanan
ban
yang
tidak
tepat
dapat
mengakibatkan:
Halaman 83
Peningkatan keausan ban dan
**Pemeriksaan Ban Rutin**
defleksi kendaraan.
Memengaruhi performa kemudi
Periksa hal-hal berikut secara rutin:
dan
performa
keamanan
kendaraan.
Memengaruhi kenyamanan ber-
Kerusakan luar, termasuk: benda
asing, kebocoran, goresan, retakan
dan benjolan.
Periksa apakah roda rusak.
kendara.
Boros bahan bakar.
Kerusakan ban, termasuk kerusakan
yang disebutkan di atas, dapat menye-
babkan kendaraan hilang kendali dan
menyebabkan kecelakaan. Jika ban
atau roda Anda rusak atau aus dengan
tidak normal, harap hubungi Bengkel
Resmi.
Jika tekanan ban terlalu rendah, ban
akan
menjadi
terlalu
panas,
menyebabkan kerusakan, penipisan
alur ban, bahkan saat kecepatan
tinggi
dapat
menyebabkan
ban
meledak. Bahkan setelah mengisi
kembali tekanan ban, tekanan rendah
sebelumnya mungkin telah merusak
ban.
Kendaraan Anda dilengkapi dengan ban
radial. SGMW menganjurkan penggan-
tian
ban
dengan
ukuran,
pola,
temperatur dan nilai kecepatan yang
sama.
**Perlindungan Ban dan Roda**
Polisi tidur yang terjal dapat merusak
ban dan roda.
Kendaraan harus melambat ketika
harus melewati polisi tidur.
Jangan menabrak tepi jalan ketika
parkir.
Perawatan Kendaraan 81
**Tanda Indikasi Keausan Ulir**
**Tapak Ban**
Periksa kedalaman ulir ban secara
teratur dengan indikator keausan ulir.
Tanda
pada
dinding
ban
me-
nunjukkan
posisi
tanda
indikasi
keausan ulir tapak ban.
Ban harus diganti saat indikator
keausan
ulir
ban
muncul.
Saat
kedalaman ulir mencapai 1,6 mm atau
kurang, indikator pemakaian akan
muncul di antara alur ban.
Halaman 84
82 Data Teknis
**Ban Cadangan, Dongkrak**
**dan Tanda Peringatan**
**Segitiga**
**Penggantian Ban**
**Tindakan pengamanan:**
1. Nyalakan lampu peringatan bahaya.
2. Kemudikan kendaraan ke tempat
aman menjauhi arus lalu lintas.
3. Parkir di tempat yang rata dan kokoh
supaya tidak meluncur. Keluarkan
dan
pasang
tanda
peringatan
segitiga di tempat yang sesuai di
belakang kendaraan.
4. Matikan mesin dan tarik kunci.
5. Atur transmisi ke gigi pertama atau
mundur untuk kendaraan transmisi
manual; Selain itu aktifkan rem
parkir.
6. Pastikan
seluruh
penumpang
meninggalkan kendaraan ke tempat
yang aman.
7. Ganjal roda yang berlawanan arah
Ban cadangan, dongkrak dan alat-alat
berada pada bagian bawah bagasi
dan lantai bagasi
dapat
dilihat.
Peralatan
on-board
mencakup
dongkrak, kunci pas soket, dan kait
derek
untuk
traksi.
Ban
bekas
ditempatkan
pada
braket
ban
cadangan di bagian belakang bawah
kendaraan.
secara diagonal dengan ban yang
butuh
diganti
menggunakan
pengganjal, balok atau batu.
Kegagalan dalam mengikuti panduan
keamanan ini dapat menyebabkan
kendaraan Anda jatuh dari dongkrak,
yang
dapat
menyebabkan
cedera
serius.
**Mengeluarkan Ban Cadangan**
1. Buka pintu bagasi dan buka lantai
bagasi.
2. Lepaskan alat penahan dari ban
cadangan. Jika dilengkapi de-
ngan audio, cabut kabel audio.
3. Putar berlawanan arah jarum jam
dan lepaskan mur wing di bagian
tengah
ban
cadangan
dan
pasang dengan benar.
4. Keluarkan ban cadangan
Halaman 85
**Titik Mendongkrak**
apakah
ban
diagonal
telah
diamankan
menggunakan
kayu
atau batu.
**Axle Depan**
Seperti
pada
gambar
di
atas,
dongkrak diangkat di tepi dinding
samping, dan bagian yang sesuai
ditandai dengan tanda segitiga untuk
memudahkan Anda mencarinya.
2. Gunakan
kunci
soket
untuk
mengendurkan mur roda.
Titik pengangkatan juga merupakan
titik pengangkatan lift, dan tray lift
disejajarkan dengan tanda segitiga.
Pastikan untuk mengarahkan dengan
benar karena titik pengangkatan telah
diperkuat secara khusus.
Penggantian ban:
1. Lepaskan peralatan, dongkrak
dan
ban
cadangan.
Periksa
Perawatan Kendaraan 83
3. Letakkan dongkrak di bawah titik
pengangkatan ban yang harus
diganti.
**PERHATIAN**
**Jangan lepaskan mur sampai**
**roda terangkat dari tanah.**
****
**Jangan coba untuk mengangkat**
**kendaraan**
**sampai**
**dongkrak**
**berada pada posisi yang benar.**
**Letakkan dongkrak dengan kuat**
**di antara kendaraan dan tanah.**
Halaman 86
84 Data Teknis
4. Sambungkan
tuas
dongkrak
seperti gambar di atas.
5. Putar tuas searah jarum jam
untuk
mengangkat
dongkrak
perlahan
untuk
memastikan
apakah kepala dongkrak ditekan
dengan
kuat
ke
posisi
pengangkatan.
6. Lanjutkan
mengayun
tuas
sambil memastikan dongkrak
berada di posisi yang benar
sampai ban benar-benar 3 cm di
atas tanah.
7. Pasang ban cadangan di bawah
11. Pasang dan kencangkan semua
mur roda.
12. Putar tuas dongkrak berlawanan
mobil
dekat
roda
untuk
mencegah
kendaraan
terge-
lincir tiba-tiba.
8. Lepaskan mur roda seluruhnya.
9. Lepaskan
roda
yang
perlu
diganti.
10. Pasang ban cadangan pada hub
jarum jam untuk menurunkan
kendaraan ke tanah.
13. Kencangkan mur roda dengan
urutan 1-3-2-4 seperti gambar.
Dengan torsi 100 hingga 130 Nm.
roda.
**14.**
Letakkan
ban
bocor
di
posisi
penyimpanan
ban
cadangan
dan
kencangkan. Kembalikan dongkrak dan
semua alat dengan benar.
**PERHATIAN**
**Pastikan dongkrak diletakkan**
**dengan**
**kondisi**
**yang**
**benar**
**tanpa ada risiko jatuh saat**
**mengangkat kendaraan.**
**PERHATIAN**
**Jangan letakkan dongkrak dan**
**peralatan pada kabin penum-**
**pang tanpa penahan apa pun.**
**Peralatan**
**yang tidak terikat**
**dapat**
**berserakan**
**di**
**dalam**
**kendaraan dan melukai penum-**
**pang ketika pengereman men-**
**dadak atau tabrakan.**
**CATATAN**
**Periksa ban cadangan secara**
**teratur untuk memastikan ban**
**cadangan dapat digunakan da-**
**lam keadaan darurat.**
**Menstarter Dengan**
**Jumper (Baterai Mati)**
Jika baterai daya mati dan tidak dapat
diaktifkan, Anda dapat menyalakan
kendaraan dengan bantuan baterai
Halaman 87
kendaraan
lain
dengan
metode
jumper.
positif dari baterai yang terisi. (Tanda
“+"
pada
tempat
baterai
atau
terminal)
2. Hubungkan ujung lain dari kabel
**Persiapan Sebelum Jump**
**Starting**
jumper pada terminal positif baterai
belum
terisi.
(Tanda
“+”
pada
terminal).
3. Hubungkan satu ujung dari kabel
1. Aktifkan rem parkir.
2. Atur transmisi ke posisi netral.
3. Matikan seluruh aksesori kelis-
jumper kedua pada terminal negatif
dari baterai yang terisi. (Tanda “-”
pada tempat baterai atau terminal)
4. Sambungkan ke ujung lain kabel ini
trikan.
**CATATAN**
**Sistem**
**audio**
**adalah**
**yang**
**pertama kali harus dinonaktikan**
**sebelum menyalakan kendaraan**
**dengan**
**jumper.**
**Jika**
**tidak,**
**sistem audio akan rusak.**
**Matikan semua sistem elektrik**
**yang tidak diperlukan saat ken-**
**daraan berjalan dengan kece-**
**patan rendah untuk waktu lama**
**(misalnya macet).**
pada bonding bodi kendaraan tanpa
listrik.
5. Diperbolehkan
untuk
menstarter
mesin kendaraan yang mem-berikan
suplai daya ketika proses bonding.
Perlu
dilakukan
untuk
coba
menstarter mesin kendaraan tanpa
listrik setelah 1 menit, dan setiap kali
mengaktifkan ignition switch tidak
boleh lebih dari 5 detik. Setelah
menyalakan, jaga kecepatan pada
2.000 (rpm) selama beberapa menit.
6. Lepaskan kabel jumper secara hati-
**Menghubungkan Kabel Jumper**
Saat melakukan jumper kendaraan,
sambungkan kabel jumper dengan
urutan berikut:
hati dengan urutan terbalik, misalnya
lepaskan
kabel
negatif
terlebih
dahulu, kemudian lepaskan kabel
positif.
1. Hubungkan satu ujung dari kabel
jumper pertama pada terminal
Perawatan Kendaraan 85
**Menderek Kendaraan**
Dianjurkan
untuk
menghubungi
Bengkel Resmi atau perusahaan
layanan
derek
jika
Anda
ingin
menderek kendaraan.
**Derek Kendaraan Dengan Alat**
**Pengangkat Roda.**
1. Nyalakan lampu hazard.
2. Putar ignition switch ke posisi ACC
(Posisi Aksesori).
3. Atur transmisi ke posisi netral.
4. Lepaskan rem parkir.
5. Roda depan harus terangkat saat
ditarik.
Menderek kendaraan dengan alat
pengangkat roda.
Halaman 88
86 Data Teknis
Kendaraan Anda hanya dapat diderek
oleh kendaraan lain, dan tidak dapat
digunakan untuk menderek kendaraan
lain.
**Kait Derek Depan**
Matikan ignition switch, periksa dan
pastikan bahwa kendaraan telah
terpasang dengan kencang pada
trailer jika Anda inwgin menggunakan
trailer platform untuk menarik ken-
daraan Anda.
Terdapat penutup lubang pada sisi
kanan
bumper
depan
kendaraan;
lubang pemasangan untuk memasang
kait derek dapat terlihat dari bukaan
penutup lubang. Pasang kait derek pada
toolkit, keluarkan kait derek dan pasang
pada lubang pemasangan, putar kait
derek
searah
jarum
jam
untuk
mengencangkannya, dan masukkan
kunci soket ke dalam lubang kait derek
untuk
pengencangan
tam-bahan.
Lakukan penderekan setelah kait derek
benar-benar
terpasang
dengan
**Penarikan Darurat**
Jika tidak ada kendaraan derek saat
kondisi darurat, pasangkan tali ke
pengait derek di bagian depan agar
kendaraan lain dapat menderek ken-
daraan Anda.
Ketika kait derek depan digunakan,
tali derek harus digunakan, jangan
meng-gunakan derek kaku.
kencang.
Ketika
menderek,
pengemudi harus mengoperasikan
sistem
yang
berputar
dan
rem
kendaraan. Lepaskan kait derek dan
tutup penutup lubang setelah pen-
derekan, kembalikan kait derek ke
dalam toolkit.
**PERHATIAN**
**Kecepatan penarikan tidak boleh**
**melebihi 30 Km/jam, sedangkan**
**jarak**
**penarikan**
**tidak**
**boleh**
**melebihi 40 km. Untuk jarak yang**
**lebih jauh, dianjurkan untuk**
**menghubungi Bengkel Resmi**
**atau jasa derek profesional.**
Halaman 89
##
## Data Teknis
**Parameter Performa Utama Mesin (1)**
**Item**
**Unit**
Four-stroke, water-cooled, in-line, 16-valve, dual overhead camshaft, timing
chain drive, naturally aspirated, electronically controlled gasoline injection
Tipe mesin
-
and electronically controlled ignition with DVCP (double variable cam
Diameter X stroke silinder
mm x mm
74,7 X 84,7
Kapasitas Mesin
L
1,485
Rasio kompresi
--
10,2 : 1
Power / RPM
kW / (rpm)
73 / 5.800
Daya maksimum/ RPM
kW / (rpm)
70 / 5.800
Torsi maksimum / RPM
Nm / (rpm)
138 / (3.400~4.400)
Berat mesin
kg
112 ± 2
Rotasi idle mesin
r/min
750 ± 50
Data Teknis 87
**Model Mesin: LAR**
**Model Transmisi: CTF 25**
phase)
Halaman 90
88 Data Teknis
**Parameter Kualitas Utama Kendaraan**
**Item**
**Unit**
**Parameter**
**1,5 L MT**
**1,5 L CVT**
Kapasitas Penumpang
Orang
5
Berat kosong
kg
1.190
1.280
Berat Kotor Kendaraan
(GVW)
kg
1.620
1.680
**Parameter Cairan Utama**
**Poin**
**Spesifikasi**
**Parameter**
**1,5 L MT**
**1,5 L CVT**
Mutu Bahan
## 92 atau lebih
tinggi
52 L
Bakar
Oli Mesin
SN/GF-5 5W-30
3,5 L
Oli CVT*
API SL 2100
--
7,5 ± 0,5 L
Oli Tranmisi
Manual*
SAE 75W/80
1,8 ± 0,1 L
--
Cairan
Pendingin
Tipe antifreeze
ethylene glycol
7 ± 0,5 L
Minyak Rem
(termasuk
DOT4
0,75 L
kopling)
A/C
Refrigerant
HCF-134a
510 ± 20 g
Halaman 91
**Parameter Dimensi Kendaraan Utama**
**Item**
**Unit**
**Parameter**
Panjang total
mm
4.350
Lebar total
mm
1.750
Total ketinggian (tanpa beban)
mm
1.630
Jarak roda
mm
2.550
**Tekanan Ban (Kondisi Dingin)**
**Model ban**
**Item**
**Tekanan ban (unit: kPa)**
205/60R16
Roda depan
250kPa / 36psi / 2,5bar
Roda belakang
250kPa / 36psi / 2,5bar
Data Teknis 89
Halaman 92
90 Daftar Perlengkapan Kendaraan
##
## Daftar Perlengkapan Kendaraan
**Daftar Komponen Aksesori**
**No.**
**Seri**
**Nama**
**Jumlah**
**Keterangan**
1
Buku manual
1
2
Perlengkapan peralatan kendaraan
1
Terletak di dalam kabin kendaraan
⚠
Tanda segitiga pengaman
1
4
Kotak P3K
1
5
Pemadam api
1
Terletak di dalam kabin kendaraan
Halaman 93
##
## PANDUAN WARRANTY
##
## WARRANTY GUIDE
Halaman 94
**Sertifikat Penyerahan Kendaraan Baru** **.................... 93**
**Kartu Pendaftaran Warranty Kendaraan Baru ......... 95**
**Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru** **.............. 97**
Halaman 95
##
## KENDARAAN BARU
##
## NEW VEHICLE DELIVERY
**Sertifikat Ini diberikan kepada / This certificate is submitted to :**
**Nama /** **Name**
**: .........................................................................................................................................................................**
**Alamat /** **Address**
**: .........................................................................................................................................................................**
**Kota /** **City**
**: .........................................................................................................................................................................**
**Dealer /** **Dealer**
**: .........................................................................................................................................................................**
/
**Tanggal Penyerahan / Delivery Date :**
**Tgl / bln / thn /** **dd / mm / yyyy**
**Tipe Kendaraan /** **Vehicle Type**
**: .........................................................................................................................................................**
**Nomor Rangka /** **VIN**
**: .........................................................................................................................................................**
**No. Mesin /** **Engine No.**
**: .........................................................................................................................................................**
**Warna /** **Colour**
**: .........................................................................................................................................................**
Sebagai bukti komitmen WULING, sebelum menyerahkan kendaraan,
kami terlebih dahulu melakukan Pre-Delivery Inspection untuk
menjamin standar kualitas, keaslian, dan penampilan terbaik.
As WULING commitment, this is to certify that this vehicle had passed
Pre-Delivery Inspection for quality standard, authenticity, and
appearence.
Kepala Cabang / Sales Manager
Nama, Tanda Tangan & Stempel
Name, Signature & Stamp
Halaman 96
##
## KENDARAAN BARU
##
## NEW VEHICLE DELIVERY
Dengan ini saya, Nama :
......................................................
(Nama Pemilik / Owner’s Name)
Sudah
menerima
penjelasan
tentang
kepemilikan
kendaraan, termasuk perlengkapan standar meliputi :
Kunci kendaraan, dongkrak, tool set, dan lain-lain.
Dokumen kendaraan (BPKB, STNK, Faktur, STCK,
Kuitansi).
Owner manual.
Sudah diberikan penjelasan mengenai pengperasian
kendaraan meliputi :
Saklar dan tombol-tombol di kendaraan.
Bahan bakar yang digunakan.
Perawatan yang diperlukan.
Sudah menerima penjelasan mengenai ketentuan warranty
kendaraan (hal-hal yang ditanggung / tidak ditanggung
warranty, hal-hal yang membatalan warranty, kewajiban
pemilik kendaraan).
Sudah diberikan informasi mengenai jaringan dealer dan
Bengkel Resmi WULING di seluruh Indonesia.
Sudah mencoba dan / atau menguji kendaraan, dan / atau
memeriksa dan menerima kendaraan dalam kondisi yang
baik.
Tanggal / Date :
Diserahkan oleh / Hand over by Diketahui oleh / Approved by Diterima oleh / Received by
__________________________ ____________________________ __________________________
Wiraniaga / Salesman Kepala Cabang / Sales Manager Pemilik / Owner
Tipe Kendaraan / Vehicle Type :
............................................
Has received vehicle ownership information , including
standard equipment :
Vehicle key, jack, tool set, etc.
Vehicle documents (BPKB, Vehicle Registration
Certificate (STNK), Faktur, STCK, Receipt).
Owner manual.
Has been explained of vehicle operation such as :
Switches and control buttons.
Fuel specification.
Vehicle maintenance.
Has been explained about warranty terms and conditions
(Warranty
coverage,
warranty
termination,
owner
obligation).
Has been informed about WULING dealer network and
authorized workshops ind Indonesia.
Has tested and / or tried the vehicle, and / or checked,
understood and accepted vehicle condition in a good
performance.
Halaman 97
**Kartu Pendaftaran Warranty Kendaraan Baru**
**New Vehicle Warranty Registration Form**
**DATA KENDARAAN**
No. Polisi
Tipe
No Rangka
No. Mesin
Km
**TANGGAL **
Tanggal
Bulan
Tahun
Km
**TANGGAL WARRANTY BERAKHIR**
Tanggal
Bulan
Tahun
Km
Dealer Penjual
**PEMILIK**
**DEALER**
Nama & Tanda Tangan
Service Manager
Nama, Tanda Tangan & Stempel
Halaman 99
##
## Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru
##
## New Vehicle Warranty Information
**I. Pedoman Dasar Warranty Kendaraan**
**A. Warranty Kendaraan Baru**
PT SGMW Sales Indonesia selaku Agen
Pemegang Merk (APM) WULING di Indonesia
memberikan jaminan untuk memperbaiki atau
mengganti bagian yang tidak berfungsi dengan
semestinya, sebagai akibat dari cacat bahan
atau kesalahan dalam pengerjaannya sebagai
berikut :
1. Tanggal Mulai Berlaku Warranty
Warranty
mulai
berlaku
sejak
tanggal
penyerahan kendaraan dari dealer kepada
pemilik sesuai yang tertera pada “Kartu
Pendaftaran Warranty Kendaraan Baru”.
2. Masa Warranty
Masa warranty kendaraan WULING adalah 3
tahun atau 100.000 kilometer mana yang
dicapai dahulu.
**B. Warranty Cat dan Permukaan yang Berkarat.**
Kerusakan Cat dan permukaan yang berkarat
akibat cacat bahan atau kesalahan /kekeliruan
pengerjaan yang terjadi pada panel bodi, dalam
penggunaan normal. Dijamin oleh ketentuan
dasar Warranty WULING.
Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru 97
**I. The Basic of WULING Warranty Policy**
**A. New Vehicle Warranty**
PT SGMW Sales Indonesia as the sole agent of
WULING in Indonesia provide warranty to repair
or replace any malfunction parts caused by
material defect or any error in manufacturing
process as below:
1. Effective Date of Warranty
Warranty is effective since the date of delivery by
dealer to the Owner as stated in the “New Vehicle
Warranty Registration Form”
2. Warranty Period
Warranty period for WULING is 3 years or
100.000 kilometer mileage whichever comes
first.
**B. Paint and Rust of Surface Warranty**
Paint damage and rust on surface caused by
material defect or error of workmanship occur on
the body panels, under normal use is covered by
WULING warranty.
Halaman 100
98 Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru
**C. Warranty Ban**
Warranty
Ban
diatur
tersendiri
dengan
jaminan yang disediakan oleh pembuat Ban.
**D. Warranty Baterai**
Warranty Baterai WULING yang digunakan
sebagai kelengkapan asli adalah 12 bulan
atau 20.000 kilometer, mana yang dicapai
dahulu.
**E. Warranty Komponen Utama Mesin dan**
**Transmisi**
Salah satu yang spesial dari kendaraan
WULING adalah Warranty komponen utama
Mesin
dan
Transmisi.
Masa
Warranty
komponen tersebut adalah 5 tahun atau
100.000 kilometer mana yang dicapai dahulu.
komponen tersebut sebagai berikut :
**Mesin**
**:**
front
cylinder,
cylinder
head,
crankshaft, connecting rod, valve guides,
camshafts, engine cover, oil pump, timing
sprocket, timing chain, timing belt pulley, intake
/ exhaust manifold, pistons, oil pan shell,
camshaft / crankshaft bearing caps, flywheel.
**Transmisi MT**
**:**
housing,
gears,
shaft,
synchronizer, fork / lever.
Untuk
komponen
**Transmisi**
**CVT**
masa
warranty adalah 3 tahun atau 100.000 kilometer
mana yang tercapai lebih dahulu.
**C. Tires Warranty**
Warranty claim of Tire are warranted under
sparate warranty provide by the Tire Maker.
**D. Battery Warranty**
Warranty period for Battery originally equipment
on WULING is 12 months or 20.000 kilometer,
whichever come first.
**E. Engine and Transmission key component’s**
**Warranty**
WULING provide a special warranty period for
Engine and Transmission key component’s which
is 5 years or 100.000 kilometer, whichever come
first.Component’s detail as bellow :
**Engine :** front cylinder, cylinder head, crankshaft,
connecting rod, valve guides, camshafts, engine
cover, oil pump, timing sprocket, timing chain,
timing belt pulley, intake / exhaust manifold,
pistons, oil pan shell, camshaft / crankshaft
bearing caps, flywheel.
**MT Transmission :** housing, gears, shaft,
synchronizer, fork / lever.
For **CVT Transmission** component, warranty
period is 3 years or 100.000 kilometer whichever
comes first.
Halaman 101
**II.**
**Hal - hal dan Bagian yang Tidak Ditanggung**
**Warranty.**
A. Suku cadang yang aus / habis secara normal
karena pemakaian termasuk biaya jasa, misalnya
: Bola Lampu, Sekering, Ban, Kopling set, Karet
Wiper, Piringan Rem / Tromol Rem, Brake Pad /
Brake Shoe, Karbon / Brush, Refrigerant A/C.
B. Suku cadang dan bahan-bahan yang digunakan
saat perawatan berkala, termasuk biaya jasa,
misalnya :
1. Drive Belt,(V belt)
2. Elemen Saringan Udara, Saringan Bahan
Bakar, Saringan Oli, Saringan A/C,
3. Oli mesin, Oli Transmisi, Oli Gardan, Minyak
Rem, Air Baterai, Gemuk
4. Busi
5. Cairan Pendingin Mesin
C. Semua jenis biaya yang timbul dari pekerjaan
yang
termasuk
dalam
pemeriksaan
dan
penyetelan, misalnya :
1. Tune Up, wheel aligment, balance roda.
2. Penyetelan kopling, rem, pedal-pedal.
3. Penyetelan pintu-pintu, kap mesin, dll
4. Membersihkan
sistem
bahan
bakar,
pendinginan, dan saluran udara.
5. Penyetelan lainnya yang sudah dilakukan
pada saat pemeriksaan Pra Penyerahan
(PDI).
6. Pekerjaan
lain
yang
merupakan
perawatan.
Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru 99
**II. Matters and Part Not Covered by Warranty.**
A. Normal wear and tear of spare part and the cost
that are incurred from it, such as : Bulbs, Fuse,
Tires, Clutch set, wiper blade, Disc Brake / drum
brake, brake pad / brake shoe, brush, refrigerant
air conditioner.
B. Spare part and supporting material of periodical
maintenance, including labour cost, such as :
1. Drive Belt (V belt)
2. Element of Air Filter, Fuel filter, Oil Filter, A/C
Filter.
3. Engine Oil, Transmission Oil, Differential Oil,
Brake Fluid, Battery Electrolyte, and Grease.
4. Spark Plug
5. Engine Coolant
C. All service cost from the work of checking or
adjustment, such as :
1. Engine Tune Up, wheel aligment, balancing
tires.
2. Brake / Clutch and pedals adjustment.
3. Doors and hood adjustment.
4. Fuel, cooling and air duct systems cleaning.
5. Other adjust works that are already performed
during the Pre Delivery Inspection (PDI).
6. Other work as periodically maintenance.
Halaman 102
100 Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru
7. Biaya
yang
dikeluarkan
selama
masa
perawatan/berbaikan ditanggung oleh pemilik,
seperti : biaya telepon, biaya akomodasi, biaya
penginapan, biaya derek, biaya sewa mobil, dan
biaya lain-lain.
D. Kerusakan karena faktor eksternal, misalnya :
1. Kualitas bahan bakar
2. Kondisi jalan
3. Benturan, goresan akibat benda keras
4. Kerusakan cat akibat dari cuaca, bahan kimia,
kotoran binatang, benda keras, kesalahan
perawatan.
5. Karat pada komponen kendaraan akibat dari
cuaca, bahan dan zat kimia.
E. Kelainan atau perubahan secara umum tidak dapat
diterima
sebagai
kesalahan
dan
tidak
mempengaruhi fungsi kendaraan, seperti :
1. Perubahan bentuk weaterstrip atau yang tidak
mengakibatkan kebocoran.
2. Kerusakan yang terlihat atau hanya terlihat bila
menggunakan alat bantu (lensa pembesar, dll).
3. Karet penutup oli yang basah sedikit oleh oli,
tetapi oli tidak berkurang.
4. Suara-suara atau getaran kecil yang tidak
mempengaruhi jalannya mesin / kendaraan.
5. Faktor-faktor yang sulit dikontrol oleh pabrik dan
atau faktor desain.
6. Perubahan
penampilan
normal
akibat
pemakaian dan penuaan seperti: warna cat,
material interior, dll.
7. Expenses and losses arising in connection with
warranty
repair,
such
as
:
telephone,
accomodation, towing car,car rental, travel /
lodging, etc.
D. Damage caused by external factors, such as :
1. The Quality of Fuel
2. Road Condition
3. Scratch and bumps from hard object
4. Paint damage resulting from weather wear and
tear, chemical substance, animal droppings,
hard objects and improper maintenance.
5. Rust on the vehicle’s part due to the weather
wear and tear and chemical substance.
E. Irregularities and change that are generally
unacceptable as damage and do not affect the
vehicle’s function, such as :
1. Weather strip deformation without causing
leakage is not covered.
2. Unseen damage or that can only be seen
through the help of other tools such as the
magnifying glass, etc.
3. Oil-stained caps, which do not affect the
amount of the oil inside.
4. Noise and vibration that do not affect the
running of engine or the vehicle.
5. Factors that beyond the control of production
and product design.
6. Visual changes due to usage and aging such
as: change of paint color, sign of wear in interior
material.
Halaman 103
F. Kesalahan perawatan dan penggunaan bahan
bakar, oli pelumas, minyak fluid yang tidak sesuai
dengan sepesifikasi seperti yang tercantum pada
Owner Manual.
G. Kerusakan yang disebabkan oleh pemakaian atau
pengoperasian yang tidak normal diluar aturan
pada buku pedoman seperti :
1. Beban melebihi kapasitas yang diijinkan
2. Berkendara melebihi batas putaran mesin (rpm)
maksimum yang diijinkan.
3. Penggunaan kendaraan untuk kompetisi atau
balapan.
4. Penggunaan kendaraan untuk niaga seperti:
taxi, rental, latihan, dll.
5. Kerusakan yang timbul akibat penambahan,
modifikasi
atau
pemasangan
aksesori,
peralatan atau komponen yang tidak orisinil
pada kendaraan.
6. Kerusakan
akibat
lalai
atau
tidak
memperlihatkan
instrumen
atau
indikator
peringatan kendaraan.
7. Mengubah,
menukar,
atau
melepaskan
mekanisme odometer sehingga menjadi tidak
standar dan pembacaan odometernya tidak
benar / meragukan.
Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru 101
F. Lack of maintenance or use of unrecommended
fuel, lubricant, and fluids which are not in
conformity with the vehicle specification as
specified in Owner Manual.
G. Damage caused by abnormal use and operations,
wich are not specified in the Owner’s Manual,
such as :
1. Over load, exceeding the allowed limit of
capacity.
2. Over driving, exceeding permitted maximum
engine rotation
3. Use for rally and races.
4. The vehicle for comercial purpose such as :
taxi, rent, driver training, etc.
5. Damage caused by attachment, modification
or setting up of non-original accessories,
equipment or components.
6. Damages arise from negligence or ignorance
of warnings and indicators.
7. Damage as resulted from incorrect reading of
the odometer of wich mechanism has been
changed, taken off causing non-standard
reading.
Halaman 104
102 Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru
H. Kerusakan yang disebabkan oleh Bencana Alam,
kecelakaan.
Kebakaran,
huru-hara,
banjir,
sambaran petir, dll.
I. Pemilik tidak melakukan pemeriksaan kendaraan
cuma-cuma, serta tidak melaksanakan perawatan
berkala di dealer dan Bengkel Resmi WULING
selama periode Warranty.
**III.**
**Kewajiban Pemilik dalam Masa Warranty**
Kewajiban yang harus dilakukan Pemilik sebagai
syarat dikabulkan pengajuan warranty adalah
sebagai berikut :
A. Melakukan perawatan berkala sesuai jadwal dan
ketentuan di dealer dan Bengkel Resmi WULING.
B. Melakukan perbaikan di dealer dan Bengkel
Resmi WULING.
C. Pemilik wajib menunjukkan “Buku Panduan
Pemilik” serta “STNK”.
D. Menggunakan suku cadang dan asesoris orisinil
WULING.
E. Menggunakan bahan-bahan pendukung sesuai
dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh
WULING.
H. Damage caused by Nature disasters, accident,
fire, hurly-burly, flooding, lightning strike, etc.
I.
Ignorance to carry out free inspection, and
periodic maintenance during warranty period at
WULING dealer and authorized workshop
**III. Owner’s Obligation Durring Warranty Period**
Owner’s obligation as the requirment for approval to
Warranty Submission are as follows:
A. Carry out periodic maintenance as scheduled at
WULING dealer and authorized workshop.
B. Carry out repair at WULINGdealer and authorized
workshop.
C. Owner must be able to show the “Owner Manual”
and “Vehicle License”.
D. Use WULING genuine spare parts and accesories.
E. Use supporting materials as specified and
recommended by WULING.
Halaman 105
##
## PANDUAN PERAWATAN
##
## GUIDE
Halaman 106
**Perawatan Berkala ..................................... 105**
**Jadwal**
**Perawatan**
**Berkala**
**untuk**
**Penggunaan Normal ................................. 107**
**Monitoring Jadwal Perawatan Berkala .... 121**
**Catatan Penanganan Warranty Claim ...... 130**
Halaman 107
##
## Perawatan Berkala
Bab ini menjelaskan rencana perawatan kendaraan, yang diperlukan guna memastikan performa kendaraan tetap terjaga
dan memberikan kepuasan dalam berkendara. Anda bertanggung jawab penuh dalam hal pengoperasian dan perawatan
kendaraan sesuai dengan petunjuk dari buku panduan ini. Kelalaian pengguna dapat mengakibatkan hangusnya garansi.
Selain itu, Anda bertanggung jawab untuk melakukan perawatan dan pengoperasian tepat pada kendaraan Anda.
Pastikan Anda melakukan perawatan yang telah dijadwalkan dan mengikuti instruksi pengoperasian umum yang telah
ditentukan pada buku panduan ini. Anda juga bertanggung jawab untuk menyimpan seluruh berkas sebagai bukti dari
perawatan kendaraan Anda. Saat dilakukan pemindahan kepemilikan kendaraan, segala bentuk berkas berupa catatan,
buku panduan maupun faktur harus diserahkan kepada pemilik berikutnya. SGMW hanya memberikan kewenangan kepada
Bengkel Resmi SGMW untuk menjadi distributor komponen asli. SGMW tidak menunjuk, mengesahkan maupun
menugaskan agen pihak ketiga atau segala bentuk pendistribusian lain untuk komponen asli SGMW dan tidak bertanggung
jawab atas risiko penggunaan komponen tidak asli. Klaim garansi tidak dapat dilakukan saat terjadi kerusakan akibat
penggunaan komponen tidak resmi atau penggunaan suku cadang selain dari SGMW.
Penggunaan suku cadang dan aksesori yang “Tidak Resmi” tidak akan diproses lebih lanjut oleh pihak SGMW. Karena
perusahaan tidak dapat melakukan verifikasi terhadap penerapan dan keamanan komponen tersebut. Oleh karena itu,
SGMW tidak bertanggung jawab atas kerusakan akibat penggunaan komponen-komponen tersebut.
Perawatan yang tidak tepat pada kendaraan Anda dapat mengakibatkan kerusakan kendaraan, kecelakaan atau cedera
serius.
Perawatan Berkala 105
Halaman 108
106 Perawatan Berkala
**Batasan Bebas Jasa Perawatan Berkala**
WULING memberikan bebas biaya jasa pada perawatan berkala di mana ongkos kerja dari perawatan berkala tidak
dibebankan kepada pelanggan (Mengacu pada jawal perawatan berkala). Bebas biaya jasa berlaku pada kondisi perawatan
berkala 1.000 km, 5.000 km, 10.000 km, 20.000 km, 30.000 km, 40.000 km dan 50.000 km atau 4 (empat) tahun (yang mana
tercapai dahulu) terhitung dari kendaraan baru WULING dan buku panduan ini diserahkan kepada pelanggan.
**Periodical Maintenance Free Service Limitation**
WULING gives Free Service for periodical maintenance, where the labor cost will not be charged upon the customer (Refer to
periodical maintenance schedule). Free Service only valid for the 1.000 km, 5.000 km, 10.000 km, 20.000 km, 40.000 km and
50.000 km or 4 (four) years (whichever comes first) as from the handling over of the new WULING vehicle and the manual to
the customer.
Halaman 109
**Jadwal Perawatan Berkala untuk Penggunaan Normal**
**Periodical Maintenance Schedule for Normal Operation**
**Mana yang tercapai dahulu**
**Whichever come first**
**Bagian yang dirawat**
**Maintenance Operation**
**Bulan**
**Month**
1
⚠
6
12
18
24
30
36
42
48
54
60
**Kilometer**
**Milage**
**(X1000)**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli mesin / Engine oil
P
**G**
2. Saringan oli mesin / Oil filter
P
**G**
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
P
**G**
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
**G**
P
**G**
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
**G**
P
**G**
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Busi / Spark Plug
P
-
P
-
**G**
-
P
-
**G**
-
P
12. Baterai / Battery
P
Perawatan Berkala 107
1
5
10
20
30
40
50
60
70
80
90 100
Halaman 110
108 Perawatan Berkala
**Mana yang tercapai dahulu**
**Whichever come first**
**Bagian yang dirawat**
**Maintenance Operation**
**Bulan**
**Month**
1
⚠
6
12
18
24
30
36
42
48
54
60
**Kilometer**
**Milage**
**(X1000)**
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
13. Saringan Bahan Bakar / Fuel Filter
P
**G**
P
**G**
P
14. Charcoal Canister / Carbon Canister
P
15. Saluran Bahan Bakar/ Fuel line
P
16. Tangki Bahan Bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM /** **BRAKE SYSTEM**
17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake
pad/shoe
P
18. Selang dan saluran rem / Brake pipes
P
19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
20. Minyak Rem / Brake Fluid
P
**G**
P
21. Pedal Rem / Brake Pedal
P
**CHASIS DAN BODI /** **CHASSIS AND BODY**
22. Drive system dan cover
P
23. Baut/Mur Chasis dan Bodi / Chassis and Body Bolts/Nuts
P
24. Oli Transmisi /
Transmisi Manual / Manual Transmission*
P
**G**
P
**G**
P
**G**
P
Transmisi CVT / CVT Transmission*
P
**G**
P
Transmission Oil
1
5
10
20
30
40
50
60
70
80
90 100
Halaman 111
**Mana yang tercapai dahulu**
**Whichever come first**
**Bagian yang dirawat**
**Maintenance Operation**
**Bulan**
**Month**
1
⚠
6
12
18
24
30
36
42
48
54
60
**Kilometer**
**Milage**
**(X1000)**
25. Sabuk pengaman, buckle, dan kursi / Safety belt, buckle and seat
P
26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
27. Kuncian pintu, hinge, dan stopper / Door locks, hinges, stopper
P
28. Semua lampu dan Klakson / Lighting and horn
P
29. Wiper dan washer / Window washing system
P
30. Engine wiring harness dan sensor
P
31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
**G**
P
**G**
P
**G**
P
32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel
P
33. Rotasi Ban / Tire Rotation
-
P
34. Kondisi Ban dan Tekanan (Termasuk Ban Serep)
Tires and Tire Pressure (including spare tire)
P
35. Mur Roda / Wheel Nuts
P
36. Sunroof*
P
37. PEPS*
P
38. WIND*
P
39. Tes Jalan / Road Test
P
Perawatan Berkala 109
1
5
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
Halaman 112
110 Perawatan Berkala
**Jadwal Perawatan Berkala untuk Penggunaan Tidak Normal (Berat)**
**Periodical Maintenance Schedule for Severe (Special) Operation**
Lakukan perawatan berkala setengah dari jadwal perawatan berkala untuk penggunaan normal, untuk penggunaan kendaraan
pada kondisi sebagai berikut :
Carry out periodic maintenance for half of Periodical Maintenance Schedule for Normal Operation, for vehicle used to in the
following conditions :
Perjalanan singkat yang berulang-ulang (kurang dari 10 km/hari).
Repeated short trip less than 10 km/day.
Pengoperasian di jalan yang kasar, berdebu dan berlumpur.
Operation on rough, dusty and muddy condition.
Pengoperasian di jalan dimana kendaraan terkena air laut atau air yang mengandung garam (dekat area laut).
Operation on road where vehicle is easily splashed by sea or salty water (near sea area).
Pengoperasian dijalan temperatur ekstrim (dibawah 0oC atau diatas 40oC).
Operating on extreme temperatur (below 0oC or above 40oC).
Menggunakan rak atap atau mengangkut peralatan kemah.
Using a camper or car top carrier.
Sering berhenti dan berjalan secara berulang-ulang, atau kondisi idling yang panjang atau kecepatan rendah untuk
waktu yang lama.
Vehicle often stops or accelerates rapidly, or be at idle or low speed for a long time.
Pengoperasian dengan kecepatan tinggi secara terus menerus (kecepatan maksimal kendaraan 80% atau lebih)
selama lebih dari 2 jam.
Continuous hih speed driving (80% or more of maximum vehicle speed) for over 2 hours.
Pengoperasian untuk tujuan niaga (taxi, kendaraan rental, dll) atau kendaraan operasional khusus (mobil polisi,
ambulance, dll).
Being used for commercial purposes (taxi, rental car, etc.) or special purposes (police car, ambulance, etc.).
Halaman 113
**Monitoring Jadwal Perawatan Berkala** **/ Monitoring Periodical Maintenance Schedule**
**Service 1**
**Service 2**
**Service 3**
**Service 4**
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
TTd & Cap Dealer
**Service 5**
**Service 6**
**Service 7**
**Service 8**
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
TTd & Cap Dealer
**Service 9**
**Service 10**
**Service 11**
**Service 12**
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
TTd & Cap Dealer
Perawatan Berkala 111
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
Tgl/ Date : ...............
Km/ Milage : ................
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
Tgl/ Date : ...............
Km/ Milage : ................
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
Tgl/ Date : .................
Km/ Milage : .................
Halaman 115
**KUPON GRATIS 1.000 Km**
**KUPON GRATIS 5.000 Km**
**KUPON GRATIS 10.000 Km**
**Nama Pemilik**
**No. Telp**
**Alamat**
**Km**
**Kupon Gratis Perawatan**
**Berkala**
**Free Periodical**
**Maintenance Voucher**
**Part dan Material**
**ditanggung Pemilik**
**Part and Material**
**charged to Owner**
**Tgl. Service**
**No. Rangka**
**Tanggal Penyerahan**
**Tanda Tangan & Cap**
**Bengkel**
**Nama Pemilik**
**Nama Pemilik**
**No. Telp**
**No. Telp**
**Alamat**
**Alamat**
**Km**
**Km**
**Tgl. Service**
**Tgl. Service**
**No. Rangka**
**No. Rangka**
**Tanggal Penyerahan**
**Tanggal Penyerahan**
**Tanda Tangan & Cap**
**Tanda Tangan & Cap**
**Bengkel**
**Bengkel**
Halaman 117
**KUPON GRATIS 50.000 Km**
**KUPON GRATIS 40.000 Km**
**KUPON GRATIS 30.000 Km**
**KUPON GRATIS 20.000 Km**
**Nama Pemilik**
**Nama Pemilik**
**No. Telp**
**No. Telp**
**Alamat**
**Alamat**
**Km**
**Km**
**Tgl. Service**
**Tgl. Service**
**No. Rangka**
**No. Rangka**
**Tanggal Penyerahan**
**Tanggal Penyerahan**
**Tanda Tangan & Cap**
**Tanda Tangan & Cap**
**Bengkel**
**Bengkel**
**Nama Pemilik**
**Nama Pemilik**
**No. Telp**
**No. Telp**
**Alamat**
**Alamat**
**Km**
**Km**
**Tgl. Service**
**Tgl. Service**
**No. Rangka**
**No. Rangka**
**Tanggal Penyerahan**
**Tanggal Penyerahan**
**Tanda Tangan & Cap**
**Tanda Tangan & Cap**
**Bengkel**
**Bengkel**
Halaman 119
**PERAWATAN BERKALA 1.000 KM / 1 BULAN /** ** 1.000 KM / 1 MONTH**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
P
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
P
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
P
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Busi / Spark plug
P
12. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
14. Charcoal canister / Carbon canister
P
15. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
20. Minyak rem / Brake fluid
P
21. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
22. Drive system dan cover
P
23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
24. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
29. Wiper dan Washer / Window washing system
P
30. Engine wiring harness dan sensor
P
31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
34. Mur roda / wheel nuts
P
35. Sunroof*
P
36. PEPS*
P
37. WIND
P
38. Tes jalan / Road test
P
Tanda Tangan & Cap Bengkel
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Halaman 120
**PERAWATAN BERKALA 5.000 KM / 3 BULAN /** ** 5.000 KM / 3 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
13. Charcoal canister / Carbon canister
P
14. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
19. Minyak rem / Brake fluid
P
20. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
21. Drive system dan cover
P
22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
23. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
28. Wiper dan Washer / Window washing system
P
29. Engine wiring harness dan sensor
P
30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
32. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
33. Mur roda / wheel nuts
P
34. Sunroof*
P
35. PEPS*
P
36. WIND
P
37. Tes jalan / Road test
P
Tanda Tangan & Cap Bengkel
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Halaman 121
**PERAWATAN BERKALA 10.000 KM / 6 BULAN /** ** 10.000 KM / 6 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
13. Charcoal canister / Carbon canister
P
14. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
19. Minyak rem / Brake fluid
P
20. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
21. Drive system dan cover
P
22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
G
23. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
28. Wiper dan Washer / Window washing system
P
29. Engine wiring harness dan sensor
P
30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
32. Rotasi ban / Tire rotation
P
33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
34. Mur roda / wheel nuts
P
35. Sunroof
P
36. PEPS
P
37. WIND
P
38. Tes jalan / Road test
P
Tanda Tangan & Cap Bengkel
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Halaman 122
**PERAWATAN BERKALA 20.000 KM / 12 BULAN -** ** 20.000 KM / 12 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Busi / Spark plug
P
12. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
14. Charcoal canister / Carbon canister
P
15. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
20. Minyak rem / Brake fluid
P
21. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
22. Drive system dan cover
P
23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
24. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
29. Wiper dan Washer / Window washing system
P
30. Engine wiring harness dan sensor
P
31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
33. Rotasi ban / Tire rotation
P
34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
35. Mur roda / wheel nuts
P
36. Sunroof
P
37. PEPS
P
38. WIND
P
39. Tes jalan / Road test
P
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Tanda Tangan & Cap Bengkel
Halaman 123
**PERAWATAN BERKALA 30.000 KM / 18 BULAN -** ** 30.000 KM / 18 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
13. Charcoal canister / Carbon canister
P
14. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
19. Minyak rem / Brake fluid
P
20. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
21. Drive system dan cover
P
22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
23. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
28. Wiper dan Washer / Window washing system
P
29. Engine wiring harness dan sensor
P
30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
G
31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
32. Rotasi ban / Tire rotation
P
33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
34. Mur roda / wheel nuts
P
35. Sunroof*
P
36. PEPS*
P
37. WIND
P
38. Tes jalan / Road test
P
Tanda Tangan & Cap Bengkel
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Halaman 124
**PERAWATAN BERKALA 40.000 KM / 24 BULAN -** ** 40.000 KM / 24 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
G
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
G
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Busi / Spark plug
G
12. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
G
14. Charcoal canister / Carbon canister
P
15. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
20. Minyak rem / Brake fluid
P
21. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
22. Drive system dan cover
P
23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
24. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
29. Wiper dan Washer / Window washing system
P
30. Engine wiring harness dan sensor
P
31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
33. Rotasi ban / Tire rotation
P
34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
35. Mur roda / wheel nuts
P
36. Sunroof*
P
37. PEPS*
P
38. WIND
P
39. Tes jalan / Road test
P
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Tanda Tangan & Cap Bengkel
Halaman 125
**PERAWATAN BERKALA 50.000 KM / 30 BULAN -** ** 50.000 KM / 30 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
13. Charcoal canister / Carbon canister
P
14. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
19. Minyak rem / Brake fluid
P
20. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
21. Drive system dan cover
P
22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
G
23. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
28. Wiper dan Washer / Window washing system
P
29. Engine wiring harness dan sensor
P
30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
32. Rotasi ban / Tire rotation
P
33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
34. Mur roda / wheel nuts
P
35. Sunroof*
P
36. PEPS*
P
37. WIND
P
38. Tes jalan / Road test
P
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Tanda Tangan & Cap Bengkel
Halaman 126
**PERAWATAN BERKALA 60.000 KM / 36 BULAN -** ** 60.000 KM / 36 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Busi / Spark plug
P
12. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
14. Charcoal canister / Carbon canister
P
15. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
20. Minyak rem / Brake fluid
G
21. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
22. Drive system dan cover
P
23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
24. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
G
25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
29. Wiper dan Washer / Window washing system
P
30. Engine wiring harness dan sensor
P
31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
G
32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
33. Rotasi ban / Tire rotation
P
34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
35. Mur roda / wheel nuts
P
36. Sunroof*
P
37. PEPS*
P
38. WIND
P
39. Tes jalan / Road test
P
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Tanda Tangan & Cap Bengkel
Halaman 127
**PERAWATAN BERKALA 70.000 KM / 42 BULAN -** ** 70.000 KM / 42 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
P
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
P
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
13. Charcoal canister / Carbon canister
P
14. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
19. Minyak rem / Brake fluid
P
20. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
21. Drive system dan cover
P
22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
23. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
28. Wiper dan Washer / Window washing system
P
29. Engine wiring harness dan sensor
P
30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
32. Rotasi ban / Tire rotation
P
33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
34. Mur roda / wheel nuts
P
35. Sunroof*
P
36. PEPS*
P
37. WIND
P
38. Tes jalan / Road test
P
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Tanda Tangan & Cap Bengkel
Halaman 128
**PERAWATAN BERKALA 80.000 KM / 48 BULAN -** ** 80.000 KM / 48 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli Mesin / Engine Oil
G
2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive Belt
P
5. Sistem Pendingin / Cooling System
P
6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant
G
7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold
P
8. Saringan Udara / Air Filter
G
9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan Mesin / Engine Mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Busi / Spark plug
G
12. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
G
14. Charcoal canister / Carbon canister
P
15. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
20. Minyak rem / Brake fluid
P
21. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
22. Drive system dan cover
P
23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
24. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
29. Wiper dan Washer / Window washing system
P
30. Engine wiring harness dan sensor
P
31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
33. Rotasi ban / Tire rotation
P
34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
35. Mur roda / wheel nuts
P
36. Sunroof*
P
37. PEPS*
P
38. WIND
P
39. Tes jalan / Road test
P
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Tanda Tangan & Cap Bengkel
Halaman 129
**PERAWATAN BERKALA 90.000 KM / 54 BULAN -** ** 90.000 KM / 54 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli mesin / Engine oil
G
2. Saringan oli mesin / Oil filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
4. Drive belt
P
5. Sistem pendingin / Cooling system
P
6. Cairan pendingin mesin / Engine coolant
P
7. Saluran masuk dan buang / Intake & exhaust manifold
P
8. Saringan udara / Air filter
P
9. Throttle body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
10. Dudukan mesin / Engine mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
11. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
13. Charcoal canister / Carbon canister
P
14. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
19. Minyak rem / Brake fluid
P
20. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
21. Drive system dan cover
P
22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
G
23. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
28. Wiper dan Washer / Window washing system
P
29. Engine wiring harness dan sensor
P
30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
G
31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
32. Rotasi ban / Tire rotation
P
33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
34. Mur roda / wheel nuts
P
35. Sunroof*
P
36. PEPS*
P
37. WIND
P
38. Tes jalan / Road test
P
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Tanda Tangan & Cap Bengkel
Halaman 130
**PERAWATAN BERKALA 100.000 KM / 60 BULAN -** ** 100.000 KM / 60 MONTHS**
**KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT**
1. Oli mesin / Engine oil
G
2. Saringan oli mesin / Oil filter
G
3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket
G
3. Drive belt
P
4. Sistem pendingin / Cooling system
P
5. Cairan pendingin mesin / Engine coolant
P
6. Saluran masuk dan buang / Intake & exhaust manifold
P
7. Saringan udara / Air filter
P
8. Throttle body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV)
P
9. Dudukan mesin / Engine mounting
P
**SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM**
10. Busi / Spark plug
P
11. Baterai / Battery
P
**SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM**
12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter
P
13. Charcoal canister / Carbon canister
P
14. Saluran bahan bakar / Fuel line
P
16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank
P
**SISTEM / BRAKE SYSTEM**
17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum
brake*, and brake pad/shoe
P
18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes
P
19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function
P
20. Minyak rem / Brake fluid
P
21. Pedal rem / Brake pedal
P
**Catatan : Berikan tanda** **setelah dikerjakan** **(Fill** **if the inspection has been done)**
**RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY**
22. Drive system dan cover
P
23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts
P
Transmisi Manual /
Manual Transmission*
P
24. Oli transmisi /
Transmission oil
Transmisi CVT /
CVT Transmission*
P
25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle
and seat
P
26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber
P
27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and
stopper
P
28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn
P
29. Wiper dan Washer / Window washing system
P
30. Engine wiring harness dan sensor
P
31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter
P
32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and
steering wheel
P
33. Rotasi ban / Tire rotation
P
34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and
tire pressure (including spare tire)
P
35. Mur roda / wheel nuts
P
36. Sunroof*
P
37. PEPS*
P
38. WIND
P
39. Tes jalan / Road test
P
**Tanggal Servis: ………………….**
**Odometer : ………………….**
Tanda Tangan & Cap Bengkel
Halaman 131
##
## CATATAN :
##
## SETELAH PERAWATAN BERKALA 100.000 KM ATAU 60
##
## BULAN, IKUTI JADWAL SESUAI DENGAN INTERVAL
##
## DAN PART
##
## NOTE :
##
## AFTER 100.000 KM OR 60 MONTHS
##
## FOLLOW THE INTERVAL OF PART
##
## AND THE
Halaman 132
##
## Catatan Penanganan Warranty Claim
##
## Warranty Claim Record
**Tanggal**
**Km**
**Milage**
**Part yang diganti**
**Date**
**Part Replaced**
**Nama SA**
**SA Name**
**Nama Bengkel**
**Workshop Name**