Owner's Manual Wuling Alvez

/ 132
100%
Memuat halaman 1...
Halaman 1 Owner's Manual Wuling Alvez

📖 Panduan Cepat dari Manual

Sumber: PDF

Pertanyaan dan jawaban berikut diambil langsung dari isi dokumen manual ini. Klik tombol halaman untuk membuka bagian yang relevan.

Download PDF

Owner's Manual Wuling Alvez — Isi Lengkap 132 Halaman

Halaman 1

**Catatan** **My WULING+ App** ## ## Panduan Pemilik dari Wuling Alvez Terima kasih telah memilih kendaraan yang diproduksi dengan teliti oleh SGMW untuk Anda. Harap baca seluruh Panduan, karena Anda dapat memahami bagaimana mengontrol kendaraan dengan benar, informasi tentang Warranty, jadwal perawatan berkala, sehingga dapat memberikan kepuasan berkendara yang optimal. PT. SGMW Sales Indonesia Januari 2023 “PT. SGMW Sales Indonesia ” disingkat sebagai “SGMW” atau “Perusahaan”. Berlaku untuk pernyataan di bawahnya. “Panduan Pemilik” menegaskan perjanjian antara PT. SGMW Sales Indonesia dengan pengguna mengenai penetapan dan pembatasan tanggung jawab atas jaminan kualitas dari produk terkait serta hak dan kewajiban dari layanan purna jual. Bacalah “Panduan Pemilik” secara saksama sebelum menggunakan produk dari Perusahaan. Pemilik juga dapat mengakses Panduan Pemilik termutakhir via Ponsel melalui aplikasi My Wuling+.

Halaman 3

Daftar Isi ## ## Daftar Isi **Daftar Isi ................................................................ 1** Pengantar ............................................................ 2 **Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan 5** **INFORMASI PRODUK .......................................... 9** Kunci, Pintu dan Jendela ................................... 11 Kursi dan Perlengkapan Keamanan .................. 18 Instrumen dan Perangkat Kontrol ...................... 28 Penerangan ....................................................... 37 Sistem Pengatur Suhu ....................................... 38 Panduan Berkendara dan Pengoperasian ........ 39 Perawatan Kendaraan ....................................... 74 Data Teknis ....................................................... 87 Daftar Perlengkapan Kendaraan ....................... 90 **PANDUAN WARRANTY ..................................... 91** Sertifikat Penyerahan Kendaraan Baru ............. 93 Kartu Pendaftaran Warranty Kendaraan Baru .. 95 Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru ........ 97 **PANDUAN PERAWATAN ................................. 103** Perawatan Berkala .......................................... 105

Halaman 4

2 Pengantar ## ## Pengantar keperluan perawatan dan perbaikan kendaraan Anda. Kendaraan ini terintegrasi fitur teknologi canggih, standar keselamatan, perlindungan ling- kungan dan juga ekonomis. Harap simpan Panduan ini di dalam kendaraan Anda sebagai referensi yang digunakan setiap saat. Jika Anda ingin menjual kembali kendaraan Anda, harap serahkan Panduan ini kepada pembeli baru untuk digunakan setiap saat. ## ## Menggunakan Panduan ## ## Ini Panduan Pemilik memberikan semua informasi yang dibutuhkan untuk mendukung perjalanan Anda agar efektif dan aman. Pengemudi perlu menyadari bahwa pengoperasian yang tidak benar dapat menyebabkan kecelakaan dan berbahaya bagi Anda.  Bab “Pengantar” merupakan pengantar umum.  Isi di bagian awal Panduan dan tiap bab memberikan informasi posisi yang spesifik kepada Anda.  Data arah (seperti kiri, kanan,depan dan belakang) merujuk arah pengemudian sebagai arah depan.  Beberapa fitur yang dijelaskan dalam Panduan ini mungkin tidak tersedia di semua model, dan mungkin berbeda sesuai dengan fitur di setiap model kendaraan.  Informasi dan spesifikasi yang terdapat di buku Panduan Pemilik Selain itu, Anda harus mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di negara Anda, yang mungkin berbeda dengan informasi yang tercantum di Panduan Pemilik ini. PT. SGMW Sales Indonesia menjamin bahwa seluruh pekerja di Bengkel Resmi ② telah terlatih dengan baik melalui pelatihan profesional, sehingga mereka dapat memberikan layanan prima dan memuaskan. Silakan hubungi Bengkel Resmi terdekat untuk ini berlaku pada saat buku ini disetujui untuk dicetak. Perusahaan berhak mengubah dan mencetak kembali buku Panduan ini dan berhak untuk mengubah produk setelah pencetakan buku Panduan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Gambar dalam Panduan ini terdiri atas diagram skema yang diperuntukkan sebagai referensi. Jika gambar tidak sesuai dengan objek, objek sesungguhnya yang berlaku.

Halaman 5

Pengantar 3 ## ## Informasi Penting **PERHATIAN** **Bagian** **yang** **ditandai** **“PERHATIAN” menunjukkan** **bahwa** **kendaraan** **dapat** **mengalami kerusakan. Me-** **ngabaikan informasi ini dapat** **menyebabkan kerusakan pa-** **da kendaraan Anda.** **CATATAN** **Bagian yang ditandai dengan** **“CATATAN”** **menunjukkan** **tindakan pencegahan selama** **pengoperasian. Mengabaikan** **informasi ini dapat menye-** **babkan pengoperasian ken-** **daraan yang tidak tepat.** **BAHAYA** **Bagian yang ditandai dengan** **"BAHAYA" menunjukkan ri-** **siko kerusakan berat. Me-** **ngabaikan informasi ini dapat** **membahayakan jiwa.** **** **Bagian yang ditandai dengan** **“” menunjukkan** **adanya risiko kecelakaan atau** **bahaya. Mengabaikan infor-** **masi ini dapat menyebabkan** **cedera.** ② “Bengkel Resmi PT. “Bengkel Resmi PT. SGMW Sales Indonesia” disingkat sebagai “Bengkel Resmi” atau “Bengkel”. Berlaku untuk pernyataan di bawahnya Tanda bintang “*” setelah judul atau teks menunjukkan bahwa fitur yang ditunjukkan adalah opsional, dan kendaraan yang Anda miliki mungkin tidak dilengkapi dengan fitur tersebut. Buku ini memiliki hak cipta oleh PT. SGMW Sales Indonesia, hak cipta dilindungi.

Halaman 7

## ## Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan **Pre-Delivery Inspection** Kendaraan Anda telah kami persiapkan sebaik-baiknya dengan standar sebelum penyerahan kendaraan PT. SGMW Sales Indonesia sebelum diserahkan kepada Anda. We have well prepared your vehicle according to PT. SGMW Sales Indonesia pre-delivery standard before deliered to you. **A. Bagian Luar Kendaraan** **Vehicle Exterior**  Kondisi cat (tergores/kelainan) Paint condition (scratch/abnormal)  Kondisi bodi (penyok/karat/kelainan) Body condition (dent/rust/abnormal)  Sticker/label/molding Sticker/label/molding  Kondisi kaca Glass condition  Kondisi handle pintu (buka dan tutup) Door handle condition (open and close)  Kondisi tutup bahan bakar Fuel lid condition  Kondisi antenna Antenna condition  Karet kaca dan karet pintu Weatherstrip and door opening trim  Kap mesin (buka dan tutup) Engine hood (open and close)  Fungsi Child Lock Child Lock function Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan 5  Tekanan angin ban Tire Pressure **B. Dalam Ruang Mesin (Mesin OFF)** **Engine Compartment (Engine OFF** )  Level air radiator Radiator coolant level  Level oli mesin Engine oil level  Level minyak rem Brake fluid level  Level air washer Washer fluid level  Tidak ada kebocoran oli atau air dalam ruang mesin No oil or water leakage in engine compartment  Soket kabel Wiring harness connector  Persambungan selang-selang Hose connector

Halaman 8

6 Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan **C. Dalam Ruang Mesin (Mesin ON)** **Engine Compartment (Engine ON)**  Tidak ada kebocoran bahan bakar No fuel leakage  Kondisi suara mesin Engine condition **D. Bagian Bawah Kendaraan** **Vehicle Underbody**  Kondisi ban dan velg Tire and wheel rim condition  Tidak ada kebocoran (bahan bakar, oli, cairan) No leakage (fuel, oil, fluid)  Tidak ada kebocoran gas buang No emission leakage  Kondisi piringan rem Disc brake condition  Tidak ada kerusakan bagian bawah kendaraan No damage on the underbody of vehicle  Torsi mur pengikat roda Wheel nuts torque **E. Bagian Dalam Kendaraan** **Vehicle Interior**  Fungsi dan tampilan jok, headrest, dan armrest Seat, headrest, armrest function and appearance  Fungsi sabuk keselamatan Safety belt function  Sistem pengunci dan penyetelan roda kemudi Steering wheel lock and adjusment  Laci dan console box(buka dan tutup) Glove box and console box (open and close)  Sistem audio Audio system  Pengisi daya Charging ports  Fungsi kaca spion Internal rearview mirror function  Tidak ada kelainan pada lampu indikator saat kunci kontak ON No abnormalities on cluster indicator when iginition turned to ON  Tidak ada kelainan pada lampu indikator saat kondisi mesin menyala No abnormalities on cluster indicator when engine is running  Saat kondisi idle tidak ada suara atau getaran abnormal di dalam kabin No abnormal noise or vibration in the cabin at idle  Fungsi indikator lampu jauh, sein dan tanda bahaya High beam, turn signal lamp and hazard indicator  Periksa seluruh lampu (luar dan dalam) Check all lamps (outside and inside)  Fungsi wiper, washer dan klakson Wiper, washer, and horn function  Fungsi pendingin udara Air conditioning function

Halaman 9

**F.** **Test Jalan** **Road Test**  Transmisi Transmission  Meter dan indikator Meter and indicator  Pengoperasian rem tangan dan rem kaki Brake operation  Fungsi steering Steering function  Suara dan getaran kendaraan Vehicle noise and vibration  Fungsi kunci pintu Door lock function  Fungsi power window Power window function **G. Pemeriksaan Akhir** **Final Inspection**  Plastik pelindung Protective cover  Kaca spion Rearview mirror  Kondisi kebersihan interior Interior cleanliness  Perlengkapan kendaraan, ban cadangan, pemadam api sudah pada tempatnya Vehicle tools, spare tire, fire extinguisher are in appropriate place  Dokumen (buku manual) Document (manual books) Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Penyerahan 7 Pemeriksaan sebelum penyerahan dilakukan pada : This pre-delivery inspection is conducted on : Tanggal/Date : ________________________ Odometer : ___________________________ Dealer Pelaksana/Servicing Dealer : ____________________________________ **Catatan :** Berikan tanda √ pada kotak apabila instruksi telah dikerjakan. **Note :** Fill mark √ in the box if the inspection has been done. **Tanda Tangan dan Stempel** **Tanda Tangan Pelaksana** **Kepala Bengkel** Service Manager Sign and PDI Executor Sign Stamp

Halaman 11

## ## INFORMASI PRODUK ## ## PRODUCT

Halaman 12

**Pengantar .................................... 2** **Panduan Berkendara dan** **Pengoperasian ......................... 39** **Kunci, Pintu dan Jendela ........ 11** Transmisi Manual* ................... 42 Sistem Remot Kontrol Door Lock ......................................... 11 Transmisi CVT* ....................... 42 Sunroof* ................................... 16 Sistem Bantu Pengendaraan* . 45 **Kursi dan Perlengkapan** **Keamanan ................................. 18** Rem Parkir ............................... 69 **Perawatan Kendaraan ............. 74** Pengaturan Kursi ..................... 18 Daftar Pemeriksaan Untuk Pengemudi .............................. 74 Sabuk Pengaman .................... 20 Kursi Anak ............................... 21 Ruang Mesin – 1,5 L (LAR) ..... 76 Sistem Air Bag ......................... 23 Oli Mesin .................................. 77 **Instrumen dan Perangkat** **Kontrol ....................................... 28** Cairan Pendingin ..................... 77 Minyak Rem dan Kopling* ....... 78 Lampu Indikator Instrument Cluster ..................................... 31 Filter Udara .............................. 78 Sekring .................................... 79 **Penerangan ............................... 37** Embun Pada Lampu ................ 80 **Sistem Pengatur Suhu ............. 38** Roda dan Ban .......................... 80 AC / Panel Kontrol AC ............. 38 Ban Cadangan, Dongkrak dan Tanda Peringatan Segitiga ...... 82 Menstarter Dengan Jumper (Baterai Mati) ........................... 84 Menderek Kendaraan .............. 85 **Data Teknis ............................... 87** **Daftar Perlengkapan** **Kendaraan................................. 90** Daftar Komponen Aksesori ..... 90

Halaman 13

Kunci , Pintu dan Jendela 11 ## ## Kunci, Pintu dan ## ## Jendela Setiap kendaraan baru disertai dengan dua kunci. Simpan salah satu sebagai cadangan. Untuk keselamatan Anda, simpan pelat nomor kunci di tempat yang aman untuk mencegah pembuatan kunci yang tidak resmi. Model yang berbeda mungkin dilengkapi dengan kunci yang berbeda. Lihat ke kendaraan Anda. **Sistem Remot Kontrol Door** **Lock** Jarak efektif remot kontrol adalah sekitar 15 m tanpa pembatas. Jangkauan fungsi remot kontrol mungkin dapat berbeda karena alasan lingkungan. Ketika Switch START STOP MESIN di posisi ACC atau ON, remot kontrol tidak dapat berfungsi. : tombol kunci remot. Tekan tombol sekali untuk mengunci semua pintu setelah semua pintu tertutup; lampu peringatan akan berkedip dua kali, dan kendaraan berada di kondisi anti- theft. : tombol buka remot. Tekan tombol sekali untuk membuka semua pintu; lampu peringatan akan berkedip sekali, dan kondisi anti-theft akan dinonaktifkan. : tombol buka pintu bagasi. Tekan dan tahan selama sekitar 2 detik; buka pintu bagasi, dan lampu peringatan bahaya akan berkedip sekali. **Fungsi Pencarian Kendaraan** Tekan tombol kunci pada remot dua kali dengan cepat untuk mengaktifkan fungsi lokasi kendaraan, lampu peringatan bahaya dan klakson akan berbunyi. Fungsi ini dapat diatur “hanya menyalakan lampu” atau

Halaman 14

12 Kunci, Pintu dan Jendela “menyalakan lampu dan membunyikan klakson”. **Penguncian dan Pembukaan** **Kunci dari Luar** **Penurunan Jendela Jarak Jauh** Tekan dan tahan tombol buka selama sekitar 2 detik untuk menurunkan semua jendela secara otomatis dan bergantian. Jika kendaraan dilengkapi dengan panoramic sunroof, sunblind dan sunroof juga akan ikut terbuka. **Suara Peringatan** Lubang kunci terdapat pada gagang luar pintu kanan depan yang tersembunyi di bawah penutup trim. Penutup trim harus dilepas terlebih dahulu jika ingin membuka kunci pintu secara manual. Kendaraan akan memberikan tanda peringatan berupa suara klakson dan / atau lampu peringatan bahaya apabila pintu gagal terkunci saat tombol kunci remot ditekan. Kondisi ini meliputi : Di bawah penutup trim, terdapat lubang kecil. Masukkan kunci ke dalam lubang dan tekan ke dalam; pada waktu yang sama, angkat penutup trim ke luar untuk melepaskan penutup. Colok dan putar kunci berlawan arah jarum jam untuk membuka kunci dan searah jarum jam untuk mengunci. Untuk memasang kembali penutup, tarik sedikit gagang dan kemudian pasang kembali penutup sampai kembali terpasang rapat. 1. Ada pintu yang tidak tertutup rapat (termasuk pintu bagasi); 2. Kunci pintu berada dalam perlin- dungan termal; 3. Ignition switch tidak di posisi LOCK; 4. Sistem entri pasif (jika dilengkapi) mendeteksi kunci asli pada ken- daraan. **Penguncian dan Pembukaan** **Kunci dari Dalam** Seperti ditunjukkan pada gambar, switch kunci pintu pusat berada di tengah konsol tengah. Untuk mengunci pintu dari dalam, tekan tombol kunci pada switch kunci pintu tengah . Untuk membuka pintu dari dalam, tekan tombol kunci pada switch kunci pintu tengah . Apabila indikator tombol kunci menyala, berarti pintu sedang terkunci; apabila indikator padam, berarti pintu terbuka.

Halaman 15

Kunci , Pintu dan Jendela 13 **Child Safety Lock** Pintu juga dapat langsung dibuka saat keadaan terkunci dari dalam dengan menarik handle 2 kali. Masing-masing pintu belakang dilengkapi dengan child safety lock. Harap aktifkan fitur child lock agar pintu tidak terbuka saat anak-anak memainkan handle pintu. Fungsi dari child safety lock ini adalah mencegah penumpang di belakang untuk membuka pintu dari dalam kendaraan. Untuk mengaktifkan child safety lock: 1. Buka pintu belakang yang ingin Anda kunci. 2. Cari lubang kunci child safety lock di ujung pintu dan posisi tengah belakang. 3. Masukkan kunci dan putar searah jarum jam ke posisi mengunci. **Metode Penguncian Pintu** **Ketika Kendaraan Mati** Jika kendaraan mati (misalnya, baterai kehabisan daya atau kutub positif dan negatifnya terputus), sistem penguncian pintu pusat tidak berfungsi, dan Anda perlu mengunci pintu samping secara manual satu per satu. Seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas, buka pintu kiri depan dan dua pintu belakang, dan temukan kenop internal kunci (bukan kenop child safety lock). Putar kenop ke arah luar dengan kunci dan tutup pintu.

Halaman 16

14 Kunci, Pintu dan Jendela **Pembukaan Pintu Bagasi dari** **Dalam Ruang Bagasi** **Passive Entry / Passive Locking*** Dengan menekan tombol yang terdapat pada gagang pintu kanan depan maka dapat mengunci atau membuka kunci pintu. Sistem akan bekerja dengan kondisi : Jika metode pembukaan pintu bagasi tidak berfungsi, pintu bagasi dapat dibuka sementara dengan langkah- langkah berikut: Buka penutup trim kunci pintu bagasi, dan Anda dapat melihat kenop berlubang. Gunakan obeng pipih dan putar kenop searah jarum jam untuk membuka pintu bagasi. 1. Ignition pada posisi LOCK. 2. Kunci berada dalam jangkauan sensor PEPS (1,2m). 3. Semua pintu dalam kondisi tertutup rapat. 4. Tidak terdapat kunci di dalam kendaraan. **Passive Unlocking / Passive** **Locking Pintu Bagasi*** Dengan menekan tombol yang terdapat pada pintu bagasi maka dapat mengunci atau membuka kunci pintu bagasi. Sistem akan bekerja dengan kondisi : 1. Ignition pada posisi LOCK. 2. Kunci berada dalam jangkauan sensor PEPS (1,2m). 3. Semua pintu dalam kondisi tertutup rapat. 4. Tidak terdapat kunci di dalam ken- daraan.

Halaman 17

Kunci , Pintu dan Jendela 15 **Mengatur Spion Luar** **Spion Luar Lipat Elektris*** Kaca spion dapat diatur melalui switch pengaturan spion elektrik yang terletak di sebelah kanan panel instrumen. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengatur spion luar: Tekan tombol untuk melipat spion luar secara otomatis. Tekan tombol sekali lagi untuk mengembalikan spion ke posisi semula. Spion luar akan melipat secara otomatis saat pintu terkunci. Spion akan kembali ke posisi semula saat kunci pintu terbuka. 1. Pilih spion yang ingin Anda atur. Tekan tombol "L" atau "R" pada switch pemilih untuk menun- jukkan spion kiri atau kanan yang diatur. 2. Tekan tombol (△) untuk mengatur Jika tombol lipat elektrik ditekan, spion luar tidak akan terbuka secara otomatis saat kunci pintu terbuka. spion yang dipilih ke atas, ke bawah, ke kiri dan ke kanan. **Power Window** Saat ignition switch berada di posisi ON, power window dapat dikontrol menggunakan power window switch pada setiap panel sandaran tangan pintu. Anda juga dapat menggunakan switch kombinasi di sisi pengemudi untuk mengendalikan power window. Saat kunci diatur dari ON ke ACC atau LOCK atau kunci dicabut, seluruh jendela tetap dapat dikontrol oleh switch tersebut dalam 30 detik. **Penyesuaian Inisialisasi Power** **Window Sisi Pengemudi** Dalam beberapa kasus, jendela pengemudi bisa kehilangan fungsi menurunkan dengan satu tombol, seperti penyambungan kembali setelah kegagalan daya baterai. Setelah fenomena ini terjadi, Anda perlu melakukan inisialisasi pemrograman jendela. Pertama, tarik switch di sisi pengemudi ke atas sampai jendela tertutup sepenuhnya dan tahan selama 5 detik lalu lepaskan. Pada tahap ini inisialisasi telah selesai. Jika masih tidak

Halaman 18

16 Kunci, Pintu dan Jendela berfungsi, hubungi Service Center Purna Jual untuk diperiksa dan diperbaiki. **Memiringkan / Menggeser** **Sunroof** **Sunroof*** Panoramic sunroof terdiri atas dua bagian; bagian depan dapat dimiringkan serta digeser dan bagian belakang tetap. **Sun Blind** Sun blind hanya dapat dibuka dan tutup dengan cara manual. Bagian depan sunroof dapat dimiringkan serta digeser terbuka/tertutup. Untuk memiringkan (terbuka sedikit), tekan tombol 2 saat posisi sunroof tertutup secara cepat untuk cara otomatis hingga posisi akhir atau tahan untuk posisi sesuai yang diinginkan. Untuk menutup dari posisi ini tekan tombol 1. Untuk membuka/menggeser sunroof tekan tombol 1 saat posisi sunroof tertutup secara cepat untuk cara otomatis hingga posisi akhir atau tahan untuk posisi sesuai yang diinginkan. Untuk menutup dari posisi ini tekan tombol 2. **Penyesuaian Inisialisasi Sunroof** Di beberapa kasus, misalnya mengganti motor atau kaca sunroof, fungsi membuka/menutup sunroof dengan satu tombol dapat tidak berjalan. Jika ini terjadi, perlu dilakukan penyesuaian inisialisasi sunroof. Metode: Atur sunroof atau sun blind ke posisi tertutup penuh; tekan switch sunroof ke depan selama sekitar 10 detik atau tekan tombol tutup dari sun blind selama sekitar 10 detik; ketika

Halaman 19

Kunci , Pintu dan Jendela 17 suara operasi dari mekanisme sunroof terdengar, penyesuaian inisialisasi sunroof atau sun blind selesai. Jika masih tidak berfungsi, hubungi Service Center Purna Jual untuk diperiksa dan diperbaiki. **Fungsi Shutdown Delay** Dalam 30 detik setelah kendaraan dimatikan, sunroof dan sun blind dapat ditutup dengan tombol tetapi tidak dapat dibuka.

Halaman 20

18 Kursi dan Perlengakapan Keamanan ## ## Kursi dan ## ## Perlengkapan ## ## Keamanan  Saat duduk, bahu Anda harus bersandar pada sandaran punggung sejauh mungkin. Atur kemiringan sandaran punggung agar lengan Anda dapat meraih roda kemudi dengan sedikit menekuk. Jaga agar pundak Anda tetap bersandar pada sandaran punggung saat memutar roda kemudi. Sandaran tidak boleh terlalu menekuk ke belakang. Kami menyarankan sudut kemiringan maksimum sekitar 25o.  Ketinggian kursi harus diatur agar **Posisi Kursi dan Kondisi** **Normal Sandaran Punggung** penumpang dapat melihat jelas ke seluruh arah dan posisi instrumen layar. Jarak kepala dan bagian atap setidaknya satu jengkal.  Posisi paha ditempatkan di kursi tanpa tertekan.  Saat duduk, Anda harus mundur dan bersandar sejauh mungkin mendekati sandaran punggung. Atur jarak di antara kursi dan pedal untuk memastikan kaki Anda sedikit menekuk selama menginjak pedal. Kursi penumpang harus digeser ke belakang sejauh mungkin. **Pengaturan Kursi** **Kursi Depan** **Mengatur Posisi Kursi** **Mengatur Ketinggian Kursi***

Halaman 21

**Mengatur Sandaran Kursi** **Mengatur Sandaran (Tipe 100)** **Kursi Belakang** **Meratakan Baris Belakang** **Mengatur Sandaran (Tipe** **60/40)** Tarik ke atas bagian depan cushion hingga pengunci cushion terlepas. Kursi dan Perlengkapan Keamanan 19 Untuk kursi tipe 100, kursi juga dapat dilipat rata. Hanya saja untuk proses cushion adalah dilepas total kemudian melipat sandaran.

Halaman 22

20 Kursi dan Perlengakapan Keamanan **Sabuk Pengaman** **Penggunaan** Sabuk pengaman di desain hanya untuk satu penumpang setiap kursi. Sabuk pengaman tidak dapat digunakan untuk anak di bawah 12 tahun atau tingginya kurang dari 150 cm. Periksa secara berkala apakah semua bagian sistem sabuk pengaman mengalami kerusakan atau tidak berfungsi dengan normal. Ganti bagian dan komponen yang rusak. Sangat disarankan untuk mengganti sabuk pengaman atau tensioner sabuk pengaman setelah kecelakaan di Service Center Purna Jual. 1. Tarik sabuk pengaman dari recoiler hingga mengelilingi badan tanpa ada yang terbelit. 2. Masukkan pelat pengait pada gesper dengan benar. Tarik paksa sabuk bahu untuk mengatur tingkat kekencangan sabuk pinggang. Pemakaian yang kendur atau berat akan menghambat pemakaian sabuk pengaman. Jangan meletakkan ba- rang seperti (tas, telepon genggam) di antara sabuk pengaman dan tubuh Anda. **Mengendurkan** Untuk mengendurkan sabuk pe- ngaman, tekan tombol merah pada gesper.

Halaman 23

**Sabuk Pengaman Tipe 3 Titik** **Kursi Baris Tengah** **Sabuk Pengaman Untuk Wanita** **Hamil** **Penggunaan** 1. Tarik sabuk pengaman dari recoiler terlebih dahulu dan duduk dengan baik. 2. Panjangkan sabuk bahu sehingga melewatibahu sepenuhnya, tetapi jangan sampai mengenai leher atau di bawah bahu. Sabuk pengaman memberikan perlindungan bagi semua penumpang, termasuk wanita hamil. Seperti penumpang lain, jika wanita hamil tidak menggunakan sabuk pengaman, mereka dapat mengalami cedera serius. Wanita hamil harus memakai sabuk pengaman pada pinggang/bahu selama kehamilan penuh, dan harus dikenakan serendah mungkin. Cara terbaik melindungi rahim adalah memberikan perlindungan keamanan bagi ibunya. Jika sabuk pengaman dikencangkan dengan benar, rahim tidak akan terluka karena tabrakan. Penggunaan sabuk pengaman yang benar adalah kunci 3. Periksa seperti pada gambar, dan pastikan sabuk pengaman terpasang mengelilingi badan penumpang tanpa terbelit. Kursi dan Perlengkapan Keamanan 21 untuk memberikan efek perlindungan terbaik bagi wanita hamil dan siapapun. **Kursi Anak** Kendaraan tidak dilengkapi kursi anak. Jika Anda ingin memasangnya, Anda dapat memilih kursi anak dengan tipe “umum” ISOFIX. Kursi anak hanya dapat ditempatkan pada kursi baris kedua. Kursi depan tidak dilengkapi dengan bracket sistem anchor. Data statistik kecelakaan menunjukkan bahwa penempatan kursi anak pada kursi baris kedua dapat meningkatkan keamanan anak. **Tipe Child Restraint System**

Halaman 24

22 Kursi dan Perlengakapan Keamanan Menurut , child restraint system dapat dikelompokkan dalam 5 kategori sebagai berikut: **ISOFIX** Kelompok 0: Untuk anak dengan berat kurang dari 10 kg. Kelompok 0+: Untuk anak dengan berat kurang dari 13 kg. Kelompok I: Untuk anak dengan berat lebih dari 9 kg dan kurang dari 18 kg. Kelompok II: Untuk anak dengan berat lebih dari 15 kg dan kurang dari 25 kg. Mengatur kursi anak: 1. Titik sambung bagian bawah ISOFIX terletak pada sambungan antara sandaran punggung baris kedua dan belakang bantalan kursi. Posisinya dapat diiden-tifikasi melalui label pada ujung bawah sandaran punggung. Kursi kiri dan kanan masing-masing dilengkapi dengan perangkat ISOFIX. 2. Bersihkan seluruh benda pada Kelompok III: Untuk anak dengan berat lebih dari 22 kg dan kurang dari 36 kg. Pilihlah kursi anak yang cocok sesuai dengan berat dan bentuk badan anak Anda. Untuk anak umur di bawah 1 tahun, tulang mereka masih rapuh, dan harus menggunakan kursi anak yang menghadap ke belakang. kursi. Pastikan untuk melepas sabuk pengaman dan gesper agar penempatan kursi anak akurat. 3. Tempatkan kursi anak pada kursi baris kedua. 4. Hubungkan kaliper yang tepat pada kursi anak ke perangkat yang tepat pada kendaraan. Operasikan sesuai dengan instruksi kursi anak. 5. Hubungkan tali bagian atas dari kursi anak ke titik sambung yang sesuai pada kendaraan. Untuk mengetahui kapan dan bagai- mana untuk mengencangkan tali pengikat bagian atas, lihat instruksi kursi anak. 6. Dorong dan tarik kursi anak ke segala arah untuk memastikan telah terpasang dengan aman. 7. Pastikan suhu kursi anak telah sesuai sebelum menempatkan anak pada kursi.

Halaman 25

ISOFIX mungkin rusak jika mengalami kecelakaan/tabrakan serius. Anda mungkin perlu melakukan perbaikan dan mengganti beberapa komponen. Periksa ISOFIX setelah tabrakan. benturan samping, tulisan “AIRBAG” terletak di samping sandaran punggung, di dekat pintu. Untuk air bag tirai samping, tulisan “AIRBAG” terletak pada bantalan atap panel trim. Air bag dapat menambah perlin-dungan pada penumpang yang menggunakan sabuk pengaman. Meskipun air bag modern dirancang untuk mengurangi risiko cedera akibat benturan keras saat air bag mengembang, semua air bag harus mengembang dengan cepat untuk memberikan efek. **Sistem Air Bag** Bergantung pada konfigurasi kendaraan, sistem termasuk air bag berikut:  Air bag pengemudi depan.  Air bag penumpang depan. (Jika dilengkapi)  Air bag samping depan. (Jika **Indikator Air Bag** dilengkapi)  Air bag tirai samping (jika dilengkapi) Untuk semua air bag kendaraan ditandai dengan tulisan “AIRBAG” pada panel trim atau pada label di dekat lokasi di mana mereka dipasang. Untuk air bag depan, tulisan “AIRBAG” pada kursi pengemudi terletak di tengah roda kemudi, sedangkan untuk penumpang depan terletak pada instrumen panel. Untuk air bag Pada instrumen panel, terdapat indikator air bag yang menampilkan simbol bentuk air bag. Sistem akan Kursi dan Perlengkapan Keamanan 23 memeriksa apakah sistem sirkuit air bag mengalami kegagalan dan memberikan saran yang tepat melalui indikator. Lihat Bab “Instrumen dan Kontrol” untuk informasi lebih lanjut. **Posisi Air Bag** **Air Bag Pengemudi Depan** Seperti yang ditunjukkan Gambar A di atas, air bag pengemudi depan terletak di bagian tengah roda kemudi. Seperti yang ditunjukkan Gambar B di atas, air bag penumpang depan terletak di bagian instrumen panel samping penumpang.

Halaman 26

24 Kursi dan Perlengakapan Keamanan **Kapan Air Bag Mengembang?** mengembang saat terjadi tabrakan ringan atau hampir bertabrakan, tabrakan samping atau diagonal, bertabrakan dengan objek berbentuk silinder (seperti tiang telepon dan pohon), tertabrak dari belakang oleh kendaraan yang lebih besar (seperti truk, dll.) dan tabrakan akibat bersenggolan. Setiap desain, air bag kursi depan dan air bag tirai samping akan mengembang sesuai dengan posisi tabrakan jika terjadi tabrakan sedang atau parah. Air bag depan dirancang untuk mengembang saat terjadi tabrakan ringan hingga berat dari arah depan untuk mengurangi risiko cedera parah pada bagian kepala dan dada pengemudi. Air bag depan mengembang tidak hanya disebabkan oleh kecepatan kendaraan. Namun juga bergantung pada objek yang ditabrak, arah tabrakan, dan penurunan kecepatan per satuan waktu selama tabrakan. Air bag kursi depan dan air bag tirai samping tidak akan mengembang jika hanya terjadi tabrakan ringan, hampir bertabrakan, kendaraan terguling atau tertabrak dari belakang. Air bag kursi dan air bag tirai samping tidak akan mengembang jika hanya terjadi tabrakan samping ringan dan tabrakan frontal atau diagonal. Air bag dapat mengembang pada kecepatan tabrakan yang berbeda. Pengembangan air bag bergantung pada arah tabrakan (melaju lurus atau berbelok) pada saat terjadi tabrakan, saat objek yang ditabrak diam atau bergerak, yang dapat berubah bentuk atau tidak dan objek yang berukuran besar atau kecil. Karena perbedaan desain kendaraan, kondisi pengem- bangan air bag berbeda pula. Air bag depan tidak akan mengembang jika kendaraan terguling, tertabrak dari belakang, dan bertabrakan di bagian samping. Air bag depan tidak akan Setiap desain, air bag kursi depan dan air bag tirai samping akan mengembang pada sisi di mana kendaraan tertabrak. Air bag tidak mengembang di semua tipe tabrakan. Untuk kecelakaan tertentu, tidak mudah untuk menentukan apakah air bag harus mengembang sesuai hubungan sebab akibat, kerusakan kendaraan, atau biaya perbaikan dan perawatan. Kendaraan Anda dilengkapi dengan sensor tabrakan dan modul diagnosis. Jika kecelakaan terjadi pada kekuatan tertentu, modul akan merekam informasi yang relevan setelah terjadi tabrakan. Jika Anda memiliki masalah dengan air bag kendaraan Anda saat tabrakan, hubungi Service Center Purna Jual untuk mendapatkan analisis dan diagnosis dari profesional. **Bagaimana Air Bag Mengem-** **bang?** Dalam proses pengembangan, sistem sensor mengirimkan sinyal elektronik untuk memicu pelepasan gas ke dalam generator gas air bag, kemudian air bag akan mengembang dari penutupnya. Generator gas, air bag, dan komponen terkait merupakan bagian dari modul air bag.

Halaman 27

**Bagaimana Air Bag Dapat Mem-** **berikan Perlindungan?** **** **Saat air bag mengembang, udara** **dapat menyebarkan debu. Semua** **orang harus keluar dari dalam** **kendaraan secepat mungkin. Jika** **Anda** **memiliki** **masalah** **per-** **napasan dan tidak dapat keluar dari** **mobil, buka jendela atau pintu** **untuk mendapatkan udara segar.** **Jika** **Anda** **memiliki** **masalah** **dengan** **air** **bag** **setelah** **mengembang,** **segera** **berkon-** **sultasi dengan dokter secepat** **mungkin.** Air bag melengkapi perlindungan yang diberikan sabuk pengaman dengan mendistribusikan kekuatan benturan yang lebih merata ke tubuh penumpang. Namun, air bag tidak dapat memberikan perlindungan saat tabrakan jika arah tubuh penumpang tidak mengenai air bag, seperti halnya objek asing yang menabrak kendaraan. Air bag tidak dapat memberikan perlindungan yang sesuai. Air bag harus dianggap sebagai perangkat keamanan pelengkap sabuk pengaman. Setelah terjadi tabrakan, jika sistem vehicle power supply masih dapat bekerja dengan baik, kendaraan akan membuka kunci pintu secara otomatis. Kendaraan juga akan menghidupkan lampu peringatan bahaya dan mematikan sistem bahan bakar saat air bag mengembang. Pengemudi dapat menggunakan tombol untuk membuka kunci pintu, mematikan lampu, dan mematikan lampu peringatan bahaya. **Apa** **yang** **Harus** **Anda** **Perhatikan** **Saat** **Air** **Bag** **Mengembang?** Saat air bag mengembang, air bag akan mengempis dengan cepat. Bahkan Anda tidak akan menyadari jika air bag telah mengembang karena waktu pengempisan sangat cepat. Ventilasi air bag juga dapat mengeluarkan asap dan debu. Pengembangan air bag penumpang depan dapat menyebabkan kerusakan windshield. Kursi dan Perlengkapan Keamanan 25  Air bag dirancang untuk mengembang sekali saja. Setelah air bag mengembang, beberapa komponen sistem air bag harus diganti. Jika Anda tidak mengganti komponen tersebut, sistem air bag tidak akan mampu melindungi Anda saat tabrakan berikutnya terjadi. Komponen sistem air bag yang harus diganti yaitu modul air bag,modul control air bag, pretensioner sabuk pengaman, dan komponen lainnya.  Perbaikan, perawatan, dan penggantian air bag harus dilakukan oleh teknisi profesional. Perbaikan yang tidak benar akan menyebabkan sistem air bag tidak berfungsi dengan normal. Kunjungi Service Center Purna Jual untuk memperbaiki dan merawat kendaraan Anda. **Perbaikan,** **Perawatan,** **dan** **Penggantian Sistem Air Bag** Perbaikan, perawatan dan penggantian air bag hanya boleh dilakukan oleh teknisi profesional. Perawatan yang tidak benar akan

Halaman 28

26 Kursi dan Perlengakapan Keamanan menyebabkan sistem air bag tidak berfungsi dengan normal. Kunjungi Service Center Purna Jual untuk memperbaiki dan merawat sistem air bag kendaraan Anda. **Kondisi yang Memicu Air Bag** **Mengembang Selain Tabrakan** Jika kendaraan mengalami benturan keras di bagian bawah bodi, air bag mungkin akan mengembang. Lihat contoh berikut ini. **** **Jika penutup air bag terbuka atau** **rusak,** **air** **bag** **tidak** **dapat** **berfungsi dengan normal. Maka** **harus segera diperbaiki.** **** **Jangan** **menempelkan** **objek** **apapun ke permukaan penutup** **air** **bag** **atau** **memodifikasi** **penutup air bag; Jangan men-** **coba memperbaiki, mengatur,** **atau** **membongkar** **komponen** **sistem air bag sendiri; Jangan** **memodifikasi** **bumper** **depan** **bodi kendaraan sendiri.**  Membentur badan jalan, trotoar atau permukaan keras lainnya.  Terjatuh ke dalam lubang  Mendarat dengan keras atau kendaraan jatuh **Air Bag Tidak Mengembang** **Dalam Kondisi Berikut** Air bag depan tidak akan mengembang jika kendaraan terguling, tertabrak dari belakang, dan bertabrakan di bagian samping atau bertabrakan pada kecepatan rendah. Saat penurunan kecepatan mendadak terjadi, Air bag pengemudi depan akan mengembang.  Tabrakan dari depan dengan sudut membujur melebihi 30°

Halaman 29

**CATATAN PENTING!** Jangan memasang kursi anak menghadap ke belakang di kursi penumpang depan yang dilindungi oleh Airbag! Kegagalan dalam melakukan hal itu dapat menyebabkan cedera atau bahkan kematian pada anak-anak.  Tabrakan samping  Tabrakan bagian belakang  Terguling, jatuh dari ketinggian, terbalilk  Menabrak objek yang dapat berubah bentuk seperti pasir, pagar, tiang, dan pohon  Masuk ke lorong mobil depan, terutama bagian bawah truk Kursi dan Perlengkapan Keamanan 27

Halaman 30

28 Instrumen dan Perangkat Kontrol ## ## Instrumen dan Perangkat Kontrol 1. Ventilasi defroster depan samping 2. Airbag penumpang* 3. Ventilasi AC tengah 4. Layar multimedia* 5. Ventilasi defroster jendela depan 6. Switch kombinasi wiper 7. Tombol kombinasi ADAS* 8. Instrument cluster 9. Klakson / Airbag pengemudi 10. Tombol kombinasi instrumen cluster dan audio 11. Switch kombinasi pencahayaan 12. Ventilasi AC samping 13. Tombol pengatur spion 14. Tombol kalibrasi TPMS* 15. Tombol ESC OFF* 16. Pengatur sorot lampu depan 17. Tuas pembuka tutup bensin 18. Tuas pembuka kap mesin 19. Pedal akselerasi 20. Pedal rem 21. Tombol START/STOP mesin* 22. Port USB 23. Switch EPB* dan AVH* 24. Tuas transmisi 25. Switch lampu hazard 26. Kontrol AC 27. Tuas pembuka glove box

Halaman 31

**Tombol** **Kontrol** **Multi-** **Information Display*** mode pengoperasian: tekan sebentar (kurang dari 2 detik) dan tekan lama (lebih dari 2 detik). MID dikontrol oleh tombol kontrol pada roda kemudi. Instrumen cluster hanya dapat dikontrol saat ignition switch ada di posisi ON. Untuk model tertentu yang tidak memiliki kontrol instrumen cluster pada roda kemudi, untuk melakukan pengaturan MID menggunakan tombol pengaturan yang terdapat pada instrumen cluster. **Tampilan Gigi** 1. Tombol arah kiri/kanan digunakan untuk mengalihkan tab tampilan. 2. Tombol atas/bawah untuk bergerak ke atas atau ke bawah untuk memilih atau melakukan pengaturan. 3. Tombol OK digunakan untuk menerapkan pengaturan, atau untuk menghapus jarak tempuh dan rata-rata konsumsi bahan bakar. Tombol OK memiliki dua Tipe kontrol pada transmisi otomatis termasuk mode manual dan otomatis, yang masing-masing ditandai dengan “M” dan “A”. Tampilan gigi dibagi ke dalam dua bagian: indikator pemindahan dan Instrumen dan Perangkat Kontrol 29 sinyal pengingat. Mode otomatis (A) pada transmisi terdiri atas mode ECO dan mode Sport, mode ECO di bawah ini ditunjukkan sebagai E, mode Sport di bawah ini ditunjukkan sebagai S. Pada mode manual (M), tampilan gigi menunjukkan 1,2,3,4,5,6,7 atau 8 untuk model CVT. Dalam model manual, pada kecepatan tertentu, instrumen akan menyarankan penge- mudi untuk memindahkan gigi, ikon panah samping kanan (↑) menyala. Lihat bagian "Automatic Transmission” untuk rincian mengenai berkendara dan perawatan. **Peringatan Pintu Tidak Tertutup**

Halaman 32

30 Instrumen dan Perangkat Kontrol Saat ada pintu dan / atau pintu bagasi dan / atau kap mesin terbuka atau tidak tertutup rapat, lampu peringatan pada pintu yang terbuka akan menyala. **Tombol Kontrol Audio pada** **Roda Kemudi** Saat kecepatan kendaraan lebih dari atau sama dengan 10 Km/jam dan pintu (termasuk pintu bagasi) tidak tertutup, nada alarm akan berbunyi. **Pengaturan Kecerahan** **Instrumen Cluster** Pengaturan kecerahan cluster dapat diakses melalui pilihan yang terdapat pada instrument cluster melalui tombol yang ada pada di roda kemudi untuk tipe tertinggi. Untuk tipe tertentu pengaturan kecerahan dapat diakses melalui tombol yang ada pada instrument cluster langsung. 1. Tombol memilih lagu sebelumnya / menggeser sinyal radio mundur. 2. Tombol memilih lagu berikutnya / menggeser sinyal radio maju. 3. Tombol mengecilkan volume / mematikan audio. 4. Tombol menguatkan volume audio.

Halaman 33

**Lampu Indikator** **Instrument Cluster** **Indikator lampu sein /** **peringatan bahaya** Ketika ignition switch berada di posisi ON, sebagai pengetesan fungsi, seba- gian besar indikator kontrol akan menyala sebentar. Arti warna indikator kontrol: **Merah = bahaya, peringatan** **penting.** **Kuning = peringatan, informasi,** **kegagalan.** **Hijau = Konfirmasi Aktif.** **Biru = Konfirmasi Aktif.** **Lampu peringatan tekanan oli** **mesin rendah** Instrumen dan Perangkat Kontrol 31 **Lampu peringatan sistem** **charging** **Lampu peringatan temperatur** **air pendingin terlalu panas**

Halaman 34

32 Instrumen dan Perangkat Kontrol **Lampu indikator kabut depan*** **Indikator kerja lampu sorot jauh** **headlamp** **Indikator kerja lampu sorot** **dekat headlamp** **Indikator lampu posisi** **Lampu peringatan kerusakan** **mesin** **Lampu peringatan kerusakan** **ABS**

Halaman 35

**Lampu peringatan kerusakan** **EPS** **Lampu peringatan kerusakan** **sistem rem / lampu peringatan** **EBD** **Lampu peringatan airbag** **Indikator sistem immobilizer** Instrumen dan Perangkat Kontrol 33 **Lampu peringatan sabuk** **pengaman pengemudi** **Lampu peringatan sabuk** **pengaman penumpang depan***

Halaman 36

34 Instrumen dan Perangkat Kontrol **Lampu peringatan indikator** **level bahan bakar** **Lampu peringatan kerusakan** **EPB*** **Indikator status EPB*** **Indikator status AVH*** **Indikator kerusakan AVH*** **Lampu peringatan kerusakan** **ESC***

Halaman 37

**Indikator OFF ESC*** **Indikator status pengoperasian** **Cruise Control berkecepatan** **konstan*** **Lampu peringatan kerusakan** **transmisi*** **Lampu peringatan kerusakan** **TPMS*** Instrumen dan Perangkat Kontrol 35 **Lampu peringatan kerusakan** **Adaptive Cruise*** **Lampu peringatan kerusakan** **fungsi penjaga lajur***

Halaman 38

36 Instrumen dan Perangkat Kontrol **Indikator OFF AEB*** **Indikator penangkap partikel** **Lampu peringatan kerusakan** **FCW dan AEB*** Note : **ABS** : Anti-lock Brake System **EPS** : Electronic Power Steering **EBD** : Electronic Brake Force Distribution **EPB** : Electronic Parking Brake **AVH** : Automatic Vehicle Holding **ESC** : Electronic Stability Control **TPMS** : Tire Pressure Monitoring System **AEB** : Automatic Emergency Braking **FCW** : Forward Collision Warning

Halaman 39

## ## Penerangan **Mengatur Ketinggian Headlamp** **Lampu Hazard** Kenop pengatur ketinggian headlamp terletak di sisi kiri panel instrumen. Sesuaikan jarak penerangan head- lamp sesuai dengan beban kendaraan hingga efek penerangan terbaik didapat dan tidak menyilaukan mata. Atur kenop pada posisi yang diingin- kan: Tekan tombol untuk menyalakan/ memadamkan lampu hazard. 0 = kursi depan terisi 1 = semua kursi terisi 2 = semua kursi dan kompartemen bagasi terisi 3 = kursi pengemudi dan kompar- temen bagasi terisi Penerangan 37 **Follow Me Home** Untuk memicu fungsi follow me home, matikan headlamp dan tarik tuas kontrol lampu ke arah roda kemudi selama satu detik sebanyak dua kali setelah Anda mematikan mesin dan memutar ignition switch ke posisi ACC atau LOCK, atau setelah Anda menarik keluar kunci. Setelah penguncian jarak jauh, lampu dekat akan mati secara otomatis 30 detik kemudian; jika kendaraan tidak dikunci dari jarak jauh, lampu dekat akan padam secara otomatis 10 menit kemudian. **Pengingat Lampu Menyala** Jika switch lampu tidak diputar ke posisi OFF setelah Anda memutar kunci kontak ke posisi LOCK atau menarik keluar kunci, buzzer akan mengirimkan suara alarm saat pintu pengemudi dibuka. Bunyi alarm berhenti setelah lampu dipadamkan.

Halaman 40

38 Sistem Pengatur Suhu ## ## Sistem Pengatur Suhu **AC / Panel Kontrol AC**

Halaman 41

## ## Panduan Berkendara ## ## dan Pengoperasian **Posisi Ignition Switch*** **Kontrol Kendaraan** **Jangan menggerakkan kendaraan** **saat mesin mati.** Dalam kondisi tersebut, banyak sistem (seperti booster rem) yang tidak dapat berfungsi. Berkendara dengan cara ini akan membahayakan diri Anda dan orang lain. Ignition switch terletak di sisi kanan dari kolom kemudi dan memiliki posisi pengoperasian berikut ini: LOCK, ACC, ON dan START. **Pedal** Untuk memastikan gerak pedal tidak terganggu, pastikan karpet di sekitar pedal tidak terlalu tebal dan jangan meletakkan benda apa pun di sekitar pedal.  **LOCK** Untuk mengunci roda kemudi, cabut kunci dan putar roda kemudi sampai mengunci. **Melewati Genangan Air** Anda sebaiknya mengemudi dengan lebih berhati-hati saat berkendara pada air yang mengalir. Ketika melewati genangan air, Anda sebaiknya segera memeriksa apakah sistem pengereman, klakson, pencahayaan kendaraan, dan kemudi dalam kondisi baik. Jika kunci tidak dapat diputar saat roda kemudi dalam kodisi normal, putarlah kunci sambil memutar roda kemudi secara perlahan. Panduan Berkendara dan Pengoperasian 39  **ACC** Atur kunci ignition ke posisi ACC untuk mematikan mesin tanpa mengunci roda kemudi. Untuk mengatur kunci dari posisi ACC ke posisi LOCK, tekan secara perlahan kunci dan putar ke posisi LOCK. Saat kunci pada posisi ACC, Anda dapat menggunakan beberapa perlengkapan elektris seperti radio atau pemantik api.  **ON** Nyalakan sistem ignition dan electrical accessories.  **START** Nyalakan mesin. Ketika mesin menyala, lepaskan kunci dan secara otomatis kunci akan kembali ke posisi ON. Sebelum mengatur kunci ignition ke posisi START, pastikan mesin dalam kondisi mati.

Halaman 42

40 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **Posisi Switch ENGINE START** **STOP*** Ketika daya dialihkan dari tegangan rendah ke tegangan tinggi, sistem harus dapat mendeteksi kunci asli. Simpan kunci di satu posisi di dekat switch ENGINE START STOP, seperti kantong pengemudi atau kotak penyimpanan instrumen panel. Urutan posisi pengoperasian dari tega- ngan rendah ke tegangan tinggi adalah sebagai berikut: LOCK, ACC, ON dan START.  **LOCK** Jika dilengkapi, switch ENGINE START STOP berada di sisi kanan bawah instument cluster. Parkir dilakukan pada posisi ini. Indi- kator kerja pada switch ENGINE START STOP tidak menyala dan daya kendaraan mati. Indikator kerja pada switch ENGINE START STOP:  **ACC** Jingga: Menunjukkan bahwa ignition switch berada di posisi ACC atau ON. Tekan switch ENGINE START STOP pada posisi LOCK; dapat diubah ke posisi ACC. Indikator kerja berwarna jingga pada switch ENGINE START STOP mulai menyala. Pada posisi ini, suplai listrik dari beberapa aksesori listrik seperti audio dan pemantik rokok terhubung. Hijau: Menunjukkan bahwa kondisi penyalaan terpenuhi. Saat indikator kerja berubah menjadi hijau, jika transmisi berada pada posisi netral atau P, tekan switch start dan kemudian mesin dapat dinya- lakan. Jika tidak ada pengoperasian yang dilakukan, sistem akan secara otomatis kembali ke posisi LOCK 1 jam kemudian, sehingga dapat mengurangi daya yang dipakai.  **ON** Berkendara dan menyalakan mesin dilakukan di posisi ini. Tekan switch ENGINE START STOP pada posisi ACC satu kali; dapat diubah ke posisi ON. Indikator instrumen cluster menyala, dan indikator berwarna jingga pada switch ENGINE START STOP menyala. Jika Anda menekan switch ENGINE START STOP satu kali (tanpa pengoperasian lainnya) pada posisi ON, switch akan berubah ke posisi LOCK.  **START** Pada posisi ON, atur transmisi pada posisi netral atau P, kemudian injak pedal kopling (untuk model MT) atau pedal rem (untuk model AT). Kemudian indikator berwarna hijau pada switch ENGINE START STOP

Halaman 43

akan menyala. Tekan switch ENGINE START STOP satu kali, dan mesin akan menyala. Setelah mesin dinya- lakan, ignition switch tetap di posisi ON.  Kegagalan fungsi rem atau kopling akan membuat kondisi penyalaan tidak dapat dipenuhi, sehingga mesin tidak dapat dinyalakan dalam prosedur normal. Pertama-tama Anda dapat memutar ignition switch pada posisi ACC, pastikan transmisi berada di posisi netral atau P, kemudian tekan tombol ENGINE START STOP selama 15 detik. Dalam hal ini, penyalaan darurat mesin berhasil.  Baterai kunci remote yang lemah  **OFF** Tekan switch start satu kali (kece- patan kendaraan < 2 Km/jam). **Fungsi ENGINE START STOP** **Kondisi Penyalaan** Kondisi berikut harus dipenuhi untuk menyalakan mesin: dapat menyebabkan sistem gagal untuk menemukan kunci, sehingga mesin tidak bisa dinyalakan. Dalam hal ini, pertama-tama Anda dapat menginjak pedal kopling (pedal rem untuk model CVT), dan pada saat yang sama, pasang sisi kunci remote dengan lambang Baojun dekat switch ENGINE START STOP. Saat indikator hijau pada switch ENGINE START STOP menyala, tekan switch untuk menyalakan mesin. Coba lagi jika Anda gagal melakukannya. Anda harus mengganti baterai kunci remote. 1. Kunci asli ada di dalam kenda- raan; 2. Injak pedal rem Jika kondisi di atas terpenuhi, indikator hijau pada switch ENGINE START STOP akan menyala. Dalam hal ini, saat gigi berada di posisi netral atau P, tekan switch start dan mesin akan segera menyala. Instruksi Kontrol Lainnya 1. Penyalaan darurat Panduan Berkendara dan Pengoperasian 41 2. Penghentian darurat Jika penghentian darurat mesin diperlukan saat kendaraan sedang melaju, Anda dapat menekan switch ENGINE START STOP selama 2 detik atau terus menekannya sebanyak 3 kali dalam 3 detik. **PERHATIAN** **Jangan pernah mengoperasikan** **switch ENGINE START STOP** **saat kendaraan sedang melaju.** **Penghentian** **kendaraan** **yang** **tidak disengaja dapat menunda** **pengereman dan bantuan sistem** **kemudi.** **Dalam** **hal** **ini,** **pengemudi** **akan** **kehilangan** **kendali** **atas** **kendaraan,** **sehingga dapat menyebabkan** **kerusakan** **kendaraan** **dan** **kecelakaan.**

Halaman 44

42 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **Transmisi Manual*** Selama perpindahan gigi, injak penuh pedal kopling. Dilarang injak pedal kopling saat mengemudi jika tidak sedang melakukan pergantian gigi. **Pengoperasian Gigi Mundur (R)** Setelah pelepasan kopling, pin- dahkan gigi ke posisi yang diinginkan yang tertera pada tuas persneling. Untuk memosisikan gigi mundur (R), Anda harus menghentikan kendaraan terlebih dahulu, injak penuh pedal kopling, kemudian pindahkan per- sneling dari posisi netral ke mundur (R). Seperti yang ditampilkan pada gambar di atas, ketika diposisikan ke gigi mundur (R), tarik ring pengunci gigi mundur ke atas dan pergantian gigi dari netral ke mundur (R). 1: Gigi maju 1 2: Gigi maju 2 Jangan menurunkan ring pengunci saat berada di depan, agar tidak bergerak ke mundur secara tidak sengaja. 3: Gigi maju 3 4: Gigi maju 4 5: Gigi maju 5 6: Gigi maju 6 R: Gigi mundur **Transmisi CVT*** Kendaraan Anda mungkin dilengkapi dengan transmisi otomatis CVT, yang merupakan transmisi otomatis stepless. Transmisi otomatis stepless dapat mengubah rasio transmisi secara terus menerus, yang setara dengan gigi yang tak terhitung jumlahnya, dan dengan perpindahan yang lebih halus. Sebelum menyalakan mesin, injak pedal rem dan pastikan bahwa tuas persneling di posisi P, kemudian nyalakan mesin. Apabila kendaraan tidak dalam posisi P, maka akan muncul keterangan “Not in P Position” dan kendaraan tidak dapat menyala.

Halaman 45

**Perpindahan Transmisi** **Pengoperasian Tuas Persneling** **Tombol Pengunci** Operasikan tuas persneling seperti yang ditunjukkan oleh panah berikut untuk berpindah gigi: Terdapat tombol pengunci pada tuas persneling untuk mencegah pemilihan posisi P (berhenti) atau R (mundur) yang tidak semestinya pada saat kendaraan berhenti. : Perpindahan bebas. : Tekan dan tahan tombol pengunci untuk berpindah gigi. Jangan menekan tombol saat ken- daraan sedang bergerak. : Tekan tombol pengunci dan injak pedal rem untuk berpindah gigi. Anda hanya perlu menekan tombol jika kendaraan diam dan jika Anda berniat untuk berpindah ke posisi P (berhenti) atau R (mundur). **Roda Gigi** **P: Gigi parkir** Transmisi terkunci secara mekanis pada pada gigi parkir. Gunakan gigi parkir (P) Panduan Berkendara dan Pengoperasian 43 dan rem tangan saat kendaraan tidak bergerak. **R: Gigi mundur** Gigi mundur (R) hanya dapat di- gunakan saat kendaraan tidak berge- rak dan mesin dalam kondisi idle. **N: Gigi netral** Gigi netral (N) dapat digunakan saat kendaraan tidak bergerak dan mesin pada kondisi idle dalam waktu yang lama (dalam kondisi seperti menung- gu lampu lalu lintas atau dalam kemacetan lalu lintas). **D: Maju (mode normal)** Untuk pengoperasian normal, trans- misi akan mempertahankan rasio kecepatan transmisi terbaik sesuai dengan kecepatan dan posisi pedal gas. Gigi dipilih untuk mode konven- sional dalam mode otomatis, yang dapat menghemat bahan bakar yang relatif seimbang dengan kinerja operasi.

Halaman 46

44 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **S: Maju (mode sport)** Apabila tuas persneling dipindah dari posisi (D), maka akan berpindah ke mode perpindahan otomatis. Pindahkan tuas persneling dari posisi (D) ke posisi (S), pilih mode gerak dalam mode otomatis yang dapat memberikan kinerja pengoperasian yang lebih baik. Terdapat 8 rasio maju dalam mode manual, hingga 8 gigi. **Tombol Mode Ekonomis (ECO)** **M: Mode perpindahan manual** Mode ekonomis (ECO) ini dapat diakses untuk aktif dan non-aktif pada menu pengaturan kendaraan yang ada pada headunit. Transmisi secara otomatis akan memilih rasio kecepatan transmisi terbaik untuk memberikan konsumsi bahan bakar dan emisi terbaik. Dari posisi (D) ke posisi (+/-), pilih mode manual. Setelah memilih mode manual, pindahkan tuas transmisi satu kali ke (+), lalu naikkan satu rasio. Jika kecepatan terlalu rendah, sistem tidak akan menjalankan perintah tersebut dan instrumen akan mengeluarkan perintah suara. **Layar Penampil Posisi Gigi** Dianjurkan untuk menaikkan gigi pada kecepatan mesin 1.600 dan 2.000 RPM. Pindahkan tuas persneling satu kali ke posisi (-), dan turunkan satu rasio. Jika kecepatan terlalu rendah, sistem tidak akan menjalankan perintah tersebut, dan instrumen akan menge- luarkan perintah suara. Informasi perpindahan ditampilkan pada layar tampilan instrumen gabungan. **Mode Pelindung Panas** Saat pelindung overheat transmisi di lingkungan bersuhu tinggi sering aktif atau overload, transmisi otomatis menjadi sangat panas. Untuk mencegah kerusakan transmisi, sistem akan melakukan perlindungan overheat, ketika daya kendaraan akan dibatasi. Pada titik ini, berkendaralah dengan halus. Jika informasi peringatan dari instrumen gabungan tetap tidak berubah atau tidak hilang setelah 20 menit pengoperasian sesuai dengan informasi di atas, hubungi service center khusus untuk perbaikan segera, jika tidak, transmisi bisa mengalami kerusakan. **Limp Mode** Ketika terjadi beberapa gangguan fungsi transmisi, transmisi akan masuk pada mode limp. Pada saat itu, transmisi hanya dapat bekerja pada rasio kecepatan tertentu. Pada saat itu, perpindahan transmisi akan terasa kuat.

Halaman 47

Jika hal ini terjadi, hubungi service center khusus untuk segera melakukan perbaikan. **Sistem Bantu** **Pengendaraan*** **Advance Driver Asistance** **System (ADAS)*** Advanced Driver Assistance System (ADAS) terdiri dari tiga bagian: sensor persepsi, pengendali keputusan, dan aktuator. Berdasarkan konfigurasi kendaraan, terdiri dari enam bagian utama seperti adaptive cruise, yang dapat memungkinkan pengemudi untuk mendeteksi kemungkinan bahaya dalam waktu paling cepat dan meningkatkan keselamatan aktif pengemudian. Fungsi spesifiknya ditunjukkan pada tabel halaman setelah ini : Panduan Berkendara dan Pengoperasian 45

Halaman 48

46 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **No.** **Kategori** **Fungsi spesifik** **Fungsi singkat** **Kecepatan** **kerja** •ACC:Adaptive Cruise Control Secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan, dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan. 0-150 Km/jam 1 Selama adaptive cruise, sistem secara otomatis mengurangi kecepatan ketika memasuki jalan berkelok berdasarkan radius belokan di depan dan kecepatan kendaraan saat ini. •BCA:Bend Cruise Assistance Adaptive Cruise, Pengenalan Marka Jalan, dan Penetapan Lajur 2 Secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan, menjaga jarak dengan kendaraan lain yang ada di depan, dan menjaga kendaraan agar tetap berada di tengah garis jalur. ⚠ •ICA:Intelligent Cruise Assist Secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan, menjaga jarak dengan kendaraan lain yang ada di depan, dan menjaga kendaraan agar tetap berada di tengah garis jalur. 4 •TJA:Traffic Jam Assist 5 •LDW:Lane Departure Warning Sistem akan memperingatkan pengemudi ketika kendaraan "tanpa sadar" meninggalkan jalur pengemudian. 0-150 Km/jam 60-150 Km/jam 0-60 Km/jam 60-180 Km/jam

Halaman 49

**No.** **Kategori** **Fungsi spesifik** **Fungsi singkat** **Kecepatan** **kerja** •SDW:Safe Distance Warning Ketika kendaraan terlalu dekat dengan kendaraan lain di depan, peringatan terkait akan muncul pada instrumen cluster. 65-150 Km/jam 7 Sistem ini dapat mendeteksi potensi tabrakan di depan dan mengingatkan pengemudi untuk mengerem dengan peringatan suara, tampilan visual, atau menunjukkan rem sesuai dengan tingkat bahaya. 8 •FCW:Forward Collision Warning Ketika mendekati tabrakan, jika pengemudi tetap tidak merespons, sistem secara otomatis akan melakukan pengereman terbatas dan mengurangi kecepatan kendaraan. 9 •AEB:Automatic Emergency Braking Jarak Aman dan Bantuan Pengereman •IHBA:Intelligent Hydraulic Braking Assistance Ketika AEB aktif, jika pengemudi menginjak rem, tetapi kekuatan injakan tidak mencukupi, sistem akan secara otomatis menambah kekuatan pengereman sesuai situasi. 10 Jika kecepatan kendaraan relatif terlalu tinggi atau peristiwa tabrakan yang hampir terjadi terlalu mendadak, sistem AEB tidak dapat menghindari tabrakan, tetapi masih akan mengurangi kecepatan tabrakan secara maksimal. 11 •CMS:Collision Mitigation System Panduan Berkendara dan Pengoperasian 47 30-150 Km/jam 10-150 Km/jam 10-150 Km/jam 10-150 Km/jam

Halaman 50

48 Panduan Berkendara dan Pengoperasian Catatan: **Sensor Kamera** 1. Jika kendaraan dilengkapi dengan sensor kamera ADAS, maka kendaraan memiliki fitur- fitur bantuan mengemudi yang dijelaskan sebelumnya. 2. Buku petunjuk pengguna ini memperkenalkan konfigurasi kendaraan sebagai contoh. Gambar yang terdapat pada buku hanya sebagai referensi. Jika gambar tidak sesuai dengan kendaraan asli, silakan merujuk pada kendaraan aktual. ADAS pada mobil ini menggunakan sensor kamera untuk membaca kondisi lingkungan dan jalan, melakukan analisis dan penilaian, dan kemudian menjalankan fungsi yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ADAS, silakan mengakses APP “MyWuling+” dan baca buku petunjuk pengguna. Oleh karena itu, pengoperasian normal dari sensor ini dibutuhkan agar sistem bantuan pengemudian juga dapat beroperasi normal. Perhatikan tindakan pencegahan berikut pada sensor kamera yang ada pada kaca depan kendaraan : 1. Jaga kebersihan kaca depan. Jika ada kotoran di kaca depan, seperti tetesan air, salju, kotoran burung, lumpur, es, serangga, dll., bersihkan kaca depan sesegera mungkin. 2. Jangan menempelkan stiker (termasuk stiker transparan) atau benda lain di sekitar area kamera. 3. Jika ada kabut, embun, atau embun beku pada area kamera kaca depan, gunakan fungsi antikabut kaca depan pada AC untuk membersihkannya. 4. Kaca film pada kaca depan tidak boleh menghalangi kamera. 5. Jika Anda perlu mengganti kaca depan, silakan hubungi Bengkel Resmi. 6. Jangan mengganti posisi atau arah instalasi kamera. 7. Jangan memasang aksesori pada kap mesin yang dapat menghalangi pandangan kamera. 8. Jangan memodifikasi lampu depan atau lampu kendaraan lainnya. 9. Kamera mungkin tidak dapat bekerja pada lingkungan dengan iklim yang dingin dan ekstrim, sehingga mengemudilah dengan hati-hati.

Halaman 51

**Adaptive Cruise Control (ACC)** 2. Ketika kendaraan sedang melaju, tekan tombol “ ” untuk langsung mengaktifkan fitur ACC. 3. Indikator adaptive cruise pada instrumen “ ” ditampilkan dengan warna biru, yang mengindikasikan bahwa fungsi ACC sudah aktif, dan angka yang tertera adalah kecepatan cruise yang diharapkan. Sistem ACC dapat menjaga kece- patan kendaraan pada kecepatan yang ditetapkan, dan secara otomatis menjaga jarak aman tertentu jika terdapat kendaraan di depan. **Tombol Kontrol ADAS dan MID** Jika adaptive cruise diaktifkan ketika kecepatan kendaraan relatif rendah, kendaraan akan secara otomatis menambah kecepatan ke kecepatan cruise default. Kecepatan default cruise adalah 10 Km/jam. Saat mengaktifkan ACC, jika kecepatan kendaraan lebih tinggi dibandingkan dengan kecepatan default, kecepatan kendaraan saat ini digunakan sebagai kecepatan cruise. **Mengaktifkan Mode ACC** Setelah ACC diaktifkan, jika tidak ada mobil tepat di depan, cruise akan aktif sesuai dengan kecepatan yang diinginkan yang ditampilkan pada instrumen. Jika ada kendaraan tepat di depan yang memiliki kecepatan lebih 1. Ketika kendaraan dalam keadaan diam, tahan rem, tekan tombol “ ” untuk mengaktifkan ACC, lepaskan rem, kemudian injak pedal gas perlahan untuk menjalankan kendaraan. Panduan Berkendara dan Pengoperasian 49 rendah dari kendaraan saat ini, maka kendaraan akan mengikuti dengan jarak waktu yang ditentukan. **Mengikuti Kendaraan Target** Kendaraan target yang ada di depan kendaraan ditampilkan dengan dengan warna biru pada instrumen.

Halaman 52

50 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **** **Jika tidak ada tanda biru pada** **kendaraan depan pada instru-** **men, artinya sistem ACC tidak** **mengikuti mobil di depan untuk** **dapat menyesuaikan kecepa-** **tan, maka pengemudi harus** **secara** **aktif** **Mengendalikan** **kecepatan kendaraan. Sistem** **hanya memberikan bantuan,** **pengemudi harus selalu me-** **ngemudi dengan hati-hati dan** **merespons secara proaktif.** **Mengatur Kecepatan Cruise** **Mengatur Waktu Jarak Mengikuti** Pengemudi dapat menyesuaikan jarak kendaraan di depan sesuai dengan kebutuhan, sistem ini diwakili oleh "waktu jarak mengikuti". Waktu jarak mengikuti adalah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kendaraan yang terdapat di depan dengan kecepatan saat ini. Atur dial “ + / - “ untuk menambah/mengurangi kecepatan cruise. Penekanan sesaat akan mengubah kecepatan dengan kelipatan 5 Km/jam. Sebagai contohnya, kecepatan akan disesuaikan dari 31 Km/jam ke 35 Km/jam. Jika dial ditahan, kecepatan akan berubah dengan kelipatan 1 Km/jam. Jangkauan pengaturan: 10- 150 Km /jam. Seperti yang ditunjukkan pada gambar, terdapat 7 level interval waktu, dan setiap garis horizontal mewakili satu level. Jarak terjauh adalah 2,4 detik dan jarak terdekat adalah 1 detik. Semakin kecil waktu jarak, maka semakin sedikit waktu untuk pengemudi dapat bereaksi. Tekan tombol pada roda kemudi untuk menambah atau mengurangi level interval waktu. **Akselerasi Sesaat** Selama cruise, pengemudi dapat menginjak pedal gas untuk menambah kecepatan. Setelah melepaskan pedal gas, kendaraan akan secara otomatis kembali ke pengaturan kecepatan cruise sebelumnya. **Keluar Dari Cruise Control** Setelah mode cruise diaktifkan, tekan tombol on/off cruise lagi “ ” atau pijak pedal rem, sistem cruise akan sepenuhnya mati dan lampu indikator “ ” padam.

Halaman 53

**Mengikuti Mobil Hingga Berhenti** **Mengambil Alih Kendaraan** Ketika kendaraan yang diikuti di depan berhenti perlahan, sistem akan mengendalikan kendaraan untuk berhenti tepat di belakang kendaraan di depan. Jika kendaraan di depan kembali berjalan dalam 30 detik, sistem secara otomatis akan mengendalikan kendaraan untuk mengikuti kendaraan di depan. Jika waktu henti kendaraan melebihi 30 detik, ketika kendaraan di depan kembali berjalan, sistem akan meminta "Tekan Pedal Gas Untuk Mengikuti". Pada saat ini, pengemudi perlu menginjak pedal gas dengan ringan untuk kembali mengikuti. Ketika sistem telah mengendalikan pengereman, tetapi masih tidak cukup menjaga jarak aman dari kendaraan di depan, instrumen akan memperingatkan dengan peringatan suara dan teks dengan tulisan "Silakan Ambil Alih". Pengemudi harus segera mengambil alih kendaraan dan mengerem atau berbelok untuk menghindari bahaya. Panduan Berkendara dan Pengoperasian 51 **CATATAN** **Sistem** **ACC** **tidak** **dapat** **diaktifkan dalam kondisi berikut:** **ESP system dimatikan, pintu** **tidak ditutup, sabuk pengaman** **tidak dipasang, gigi tidak berada** **pada gigi maju, dan rem tangan** **elektronik tidak dilepaskan.** **** **Deskripsi** **pembatasan** **fungsi** **ACC:** **1. ACC** **hanya** **bekerja** **pada** **kendaraan** **yang** **bergerak** **dengan arah dan jalur yang** **sama, dan tidak bekerja pada** **kendaraan yang berlawanan** **arah, atau menyeberang, atau** **pada pejalan kaki, hewan, dan** **benda-benda lain di jalan.**

Halaman 54

52 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **** **2. ACC tidak dapat menentukan** **** **4. Jarak antara kendaraan dan** **jarak** **yang** **layak** **antara** **kendaraan** **dan** **kendaraan** **yang ditetapkan di depan.** **Pengemudi harus tetap selalu** **waspada dan menilai apakah** **ada risiko setiap saat.** **3. ACC tidak dapat mencegah** **kendaraan** **pada** **jalur** **yang** **berdekatan terlalu kecil, sensor** **mungkin** **dapat** **bereaksi** **terhadap kendaraan tersebut** **dan melakukan pengereman.** **5. Sensor** **mungkin** **tidak** **mendeteksi kendaraan target** **dan** **akan** **telat** **melakukan** **akselerasi,** **deselerasi** **atau** **pengereman jika:** **atau menghindari kecelakaan** **dengan kendaraan di depan,** **jadi** **jika** **bahaya** **terjadi,** **pengemudi** **harus** **segera** **mengendalikan** **kendaraan** **dan mengambil tindakan yang** **tepat.**  **Mengemudi di belokan atau** **jalur sempit.**  **Posisi kendaraan di jalur** **secara terlalu jauh ke kiri atau** **ke kanan.**  **Kendaraan** **di** **depan** **dilengkapi** **dengan** **benda-** **benda khusus (seperti benda-** **benda yang melebihi sisi** **samping,** **ujung** **belakang,** **dan atap kendaraan).**  **Kendaraan kecil, atau sepeda** **motor di depan.** ****  **Ground** **clearance** **pada** **kendaraan di depan sangat** **tinggi.**  **Dikarenakan beban bagasi** **Ketika kendaraan miring ke** **atas karena beban yang** **berlebihan, dll.**  **Kendaraan** **lain** **secara** **mendadak memotong jalan.** **Jika situasi tersebut tidak** **memasuki** **jangkauan** **deteksi,** **sensor** **mungkin** **tidak** **mendeteksi** **hal** **tersebut.**  **Kendaraan di depan secara** **mendadak memotong jalan** **dan** **sensor** **tidak** **dapat** **mengenali kendaraan yang** **diam di depan.**  **Mengemudi di lereng.**

Halaman 55

**** **Pada prinsipnya, fungsi cruise** **harus digunakan di jalan raya** **atau jalan yang sepenuhnya** **tertutup. Fungsi ini dilarang** **digunakan dalam kondisi hujan** **dan salju. Fungsi ini juga tidak** **cocok digunakan pada jalanan** **berliku,** **kondisi** **jalan** **yang** **buruk, padat kendaraan, atau** **pada saat kendaraan diderek.** **Bend Cruise Assistance (BCA)*** Setelah ACC diaktifkan, sistem secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan ketika mengemudi di jalan berkelok sesuai dengan ukuran belokan untuk meningkatkan keselamatan. **BAHAYA** **Fungsi cruise hanyalah fungsi** **tambahan** **dan** **tidak** **dapat** **sepenuhnya mengganti kendali** **pengemudi terhadap throttle dan** **rem.** **Ketika** **menggunakan** **fungsi** **ini,** **pengemudi** **tetap** **harus** **selalu** **waspada** **dan** **bertanggung** **jawab** **untuk** **menilai situasi lalu lintas dan** **merespons dengan aktif. Jika** **tidak, kecelakaan dapat terjadi.** **BAHAYA** **Jika radius belokan di depan** **terlalu kecil, fungsi BCA mungkin** **tidak dapat mengurangi kecepatan** **kendaraan** **ke** **kecepatan** **pengemudian yang aman. Harap** **selalu mengemudi dengan hati-** **hati.** Panduan Berkendara dan Pengoperasian 53 **Lane Departure Warning (LDW)** Sistem LDW mendeteksi garis jalur di depan kendaraan melalui sensor kamera. Ketika sistem mengenali garis jalur di kedua sisi, garis jalur di dalam instrumen ditampilkan dalam warna putih. Ketika kendaraan "tanpa sengaja" melewati marka jalur, contohnya, pengemudi tidak menyalakan lampu sein atau membelokkan roda kemudi secara sengaja dan kendaraan melewati marka jalur. Sistem akan memperingatkan pengemudi dengan gambar, suara, atau getaran roda

Halaman 56

54 Panduan Berkendara dan Pengoperasian kemudi untuk mengurangi risiko tabrakan. **** **Jika** **kamera** **gagal** **untuk** **mendeteksi garis jalur, maka tidak** **ada** **peringatan** **yang** **akan** **dikeluarkan** **bahkan** **ketika** **kendaraan menyimpang dari jalur.** Fungsi ini diaktifkan ketika kecepatan kendaraan mencapai 60 Km/jam, dan kembali standby ketika kecepatan turun hingga menyentuh 55 Km/jam. Pengemudi dapat mengaktifkan dan menonaktifkan fungsi ini pada kendaraan, dan sistem akan mengingat pengaturan terakhir. Pengemudi juga dapat mengatur sensitivitas dan metode peringatan LDW pada kendaraan. Pengemudi dapat memilih metode peringatan LDW pada layar headunit. Ada empat metode: "tampilan", "suara", "getaran roda kemudi", "suara + getaran roda kemudi”. **** **Pada situasi berikut, sistem LDW** **mungkin tidak dapat berfungsi** **atau** **membunyikan** **peringatan** **yang salah:** **1. Pandangan** **buruk,** **seperti** **hujan, salju, hujan es, kabut,** **pagi hari atau malam hari,** **masuk dan keluar terowongan,** **dll.** **2. Es, salju, kotoran burung, dll.** **Yang terdapat pada kaca depan** **menghalangi pandangan kame-** **ra.** **** **3. Cahaya yang menyinari tepat** **kearah** **kamera,** **lampu** **belakang** **kendaraan** **di** **depan** **atau** **lampu** **dari** **kendaraan** **pada** **arah** **berlawanan.** **4. Ada genangan air, tumpukan** **salju, atau garis jalur yang** **rusak, kabur, atau terlalu** **tipis.** **5. Jumlah jalur bertambah atau** **berkurang, atau garis jalur** **rumit untuk dilalui.** **6. Terdapat lebih dari dua garis** **jalur pada sisi kiri dan kanan** **jalur.** **7. Terdapat objek atau tanda** **pada jalur yang menyerupai** **marka jalur.** **8. Pemisah jalur atau objek** **lainnya yang menciptakan** **bayangan pada marka jalur.** **9. Tikungan tajam atau jalan** **sempit (lebar jalur kurang** **dari 2,5 m) atau jalur yang** **terlalu lebar.**

Halaman 57

**** **10. Jarak dengan kendaraan di** **Traffic Jam Assist (TJA)*** Fungsi TJA dapat membuat kendaraan tetap berjalan di tengah garis jalur dengan kecepatan 0-60 Km/jam, dengan tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. **depan** **terlalu** **dekat** **atau** **kendaraan di depan meng-** **halangi garis jalur.** **11. Kendaraan bergoyang ken-** **cang.** **Mengaktifkan TJA** **BAHAYA** **LDW hanya merupakan fungsi** **pembantu.** **Sistem** **tidak** **mungkin dapat selalu mengenali** **garis jalur dalam semua situasi.** **Ketika menggunakan fungsi ini,** **pengemudi tetap harus selalu** **waspada** **dan** **bertanggung** **jawab untuk menilai situasi lalu** **lintas dan merespons dengan** **aktif. Jika tidak, kecelakaan** **dapat terjadi.** Tekan tombol “ ” untuk mengaktifkan fitur TJA. Jika sistem mengidentifikasi garis jalur di kedua sisi, fungsi TJA akan diaktifkan, garis jalur akan ditampilkan di instrumen dan akan berwarna biru, (seperti yang ditunjukkan pada gambar Panduan Berkendara dan Pengoperasian 55 di atas) dan kendaraan akan tetap berjalan di tengah garis jalur. Pada saat yang sama, ikon indikator lane keeping “ ” untuk garis jalur dan kendaraan ditampilkan dengan warna hijau. Setelah fungsi TJA diaktifkan, ACC diaktifkan secara otomatis. Pengemudi dapat mengatur kecepatan cruise dan level waktu jarak mengikutinya. Silakan lihat pembahasan sebelumnya tentang “Adaptive Cruise Control (ACC)”. **Keluar Dari TJA** 1. Injak pedal rem untuk keluar dari adaptive cruise ke status standby. 2. Tekan switch “ ” untuk menonaktifkan fungsi TJA. 3. Tekan tombol cruise ON/OFF “ ” untuk menonaktifkan cruise.

Halaman 58

56 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **Mengaktifkan Kembali TJA** **** **Fungsi** **ini** **juga** **tidak** **cocok** **digunakan pada jalanan berliku,** **kondisi jalan yang buruk, padat** **kendaraan,** **atau** **pada** **saat** **kendaraan diderek.** Tekan switch “ ” untuk mengaktifkan kembali. **Intelligent Cruise Assistance (ICA)*** ICA dapat menjaga kendaraan tetap berada di tengah garis jalur dengan jangkauan kecepatan 60-150 Km/jam, dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. **BAHAYA** **Tangan** **pengemudi** **tidak** **diperbolehkan untuk melepaskan** **roda kemudi. TJA dan ICA bukan** **merupakan kemudi otomatis, dan** **setiap kondisi yang membatasi** **fungsi pembacaan marka, lane** **keeping assist dan ACC akan** **mempengaruhi** **performa** **kinerjanya. Pengemudi harus tetap** **selalu mengendalikan kendaraan** **secara aktif dan menilai kondisi** **lalu lintas. Jika tidak, kecelakaan** **dapat terjadi.** Silakan mengacu pada fitur TJA untuk penggunaan ICA. Fungsi TJA atau ICA direkomen- dasikan untuk digunakan di jalan yang baik dan relatif tertutup seperti jalan raya atau jalan antarkota. Tidak direkomendasikan untuk digunakan di tengah kota, jalan yang menanjak atau berbukit seperti di pegunungan, dan lereng. **** **Fungsi lane keeping assist tidak** **dapat bekerja dengan baik dalam** **kondisi berikut:** **1. Penggunaan** **ukuran** **ban** **yang tidak asli, ban diberi** **rantai salju, atau penggunaan** **ban salju.** **2. Ban** **terlalu** **usang** **atau** **tekanan ban terlalu rendah,** **atau struktur atau pola ban** **berbeda.** **3. Menggunakan ban dari merek** **dan produsen lain dapat** **memengaruhi** **kinerja** **kendaraan.** **4. Tepi jalan mungkin dianggap** **sebagai objek atau pola garis** **pembatas** **jalur** **putih** **(kuning), (pagar pembatas,** **trotoar,** **tiang** **yang** **memantulkan cahaya, dll.).** **5. Mengemudi di jalan yang** **tertutup salju.**

Halaman 59

**** **6. Ketika sulit untuk melihat** **** **14. Garis pembatas jalur berwarna** **garis pembatas jalur putih** **(kuning) karena hujan, salju,** **debu, bayangan, dll.** **7. Tanda** **perbaikan** **aspal,** **marka jalur putih (kuning),** **dll.** **terlihat** **akibat** **pemeliharaan jalan.** **8. Mengemudi** **di** **jalur** **sementara atau jalur terbatas** **karena pembangunan jalan.** **9. Mengemudi di jalan licin yang** **kuning (mungkin lebih sulit** **diidentifikasi** **dari** **garis** **pembatas** **jalur** **berwarna** **putih).** **15. Garis pembatas jalur putih** **(kuning) melewati trotoar, dll.** **16. Mengemudi di jalan yang silau** **atau** **memantulkan** **cahaya,** **seperti yang terbuat dari beton.** **17. Mengemudi di tempat yang** **tingkat kecerahannya berganti** **secara tiba-tiba, seperti jalan** **masuk atau keluar terowongan.** **18. Cahaya** **dari** **lampu** **depan** **kendaraan yang berlawanan** **arah, matahari dll. masuk ke** **sensor kamera.** **19. Mengemudi di tempat yang** **diakibatkan hujan, salju atau** **lapisan es, dll.** **10. Mengemudi di jalur luar jalan** **raya.** **11. Mengemudi** **di** **area** **pembangunan.** **12. Tidak** **direkomendasikan** **ketika menderek trailer atau** **kendaraan lain.** **13. Kendaraan melaju di area** **jalannya** **bercabang** **atau** **menyatu.** **20. Mengemudi di jalan miring,** **tanpa garis pembatas jalur** **putih (kuning).** **berliku atau bergelombang.** Panduan Berkendara dan Pengoperasian 57 **** **21. Mengemudi** **di** **tikungan** **tajam.** **22. Jalan masuk mobil sangat** **sempit atau lebar.** **23. Jarak dengan kendaraan di** **depan sangat dekat.** **24. Kendaraan berguncang naik** **turun dengan cepat.** **25. Pelindung** **lampu** **depan** **kotor dan lampu tidak terlalu** **terang di malam hari, atau** **poros pancaran sinar lampu** **berubah arah.** **26. Garis pembatas jalur putih** **(kuning) rusak, atau ada** **mata kucing (tanda yang** **memantulkan cahaya) atau** **batu.** **27. Kendaraan** **menghadapi** **angin haluan.** **28. Kendaraan berpindah jalur** **atau** **melewati** **persimpangan.**

Halaman 60

58 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **BAHAYA** **Fungsi lane keeping assist hanya** **merupakan** **fungsi** **pembantu.** **Sistem tidak mungkin dapat** **selalu mengenali garis jalur dan** **memberikan** **bantuan** **dalam** **semua** **situasi.** **Ketika** **menggunakan** **fungsi** **ini,** **pengemudi tetap harus selalu** **waspada dan bertanggung jawab** **untuk menilai situasi lalu lintas** **dan merespons dengan aktif.** **Jika tidak, kecelakaan dapat** **terjadi.** sensor. Jika kendaraan di depannya terlalu dekat, akan muncul peringatan yang sesuai pada instrumen. Anda dapat menonaktifkan fungsi ini sementara dan kendaraan akan mengingat pengaturan yang terakhir diterapkan. (Switch yang sama dengan FCW) Syarat agar fungsi ini dapat bekerja adalah kecepatan kendaraan antara 65- 150 Km/jam. **Forward Collision Warning (FCW)** **Safe Distance Warning (SDW)** Sistem FCW dapat mendeteksi potensi bahaya dari benturan depan dan mengeluarkan peringatan untuk mengingatkan pengemudi untuk bereaksi untuk menghindari atau mengurangi dampak benturan. Sistem SDW mendeteksi kendaraan di depannya dengan menggunakan Seperti yang ditunjukkan pada gambar, jika sistem mendeteksi potensi bahaya benturan, instrumen akan mengeluarkan peringatan dalam bentuk gambar dan suara. Jika situasi semakin buruk, sistem akan melakukan pengereman singkat untuk memperingatkan pengemudi. Anda juga dapat menyesuaikan sensitivitas dari FCW pada kendaraan atau menonaktifkan fungsi ini untuk sementara waktu.

Halaman 61

**BAHAYA** **Fungsi** **FCW** **hanya** **sebagai** **panduan. Sistem tidak dapat** **mengingatkan** **pengemudi** **secara efektif untuk menghindari** **benturan dalam berbagai situasi.** **FCW** **hanya** **menyediakan** **peringatan,** **dan** **tidak** **ada** **pengereman** **yang** **akan** **dilakukan.** **Pengemudi** **tetap** **harus** **selalu** **waspada** **dan** **bertanggung** **jawab** **untuk** **menilai situasi lalu lintas dan** **merespons dengan aktif. Jika** **tidak, kecelakaan dapat terjadi.** **** **Berhati-hatilah** **dalam** **mengemudi, sistem FCW tidak** **dapat mendeteksi kondisi berikut** **kendaraan** **yang** **bergerak** **berlawanan arah.** **** **Berhati-hatilah dalam berkendara,** **untuk target yang berbeda, FCW** **bekerja** **pada** **kecepatan** **yang** **berbeda:** **1. Jika target adalah kendaraan** **yang berjalan, fungsi akan** **bekerja pada kecepatan 30-150** **Km/jam.** **2. Jika target adalah kendaraan** **diam, fungsi akan bekerja pada** **kecepatan 30-85 Km/jam.** **3.** **Jika targetnya adalah pejalan** **kaki yang melintas, fungsi akan** **bekerja pada kecepatan 30-65** **Km/jam.** Panduan Berkendara dan Pengoperasian 59 **** **Dalam kondisi berikut, sistem** **FCW tidak dapat merespons,** **sehingga pengemudi diharapkan** **untuk mengemudi dengan hati-** **hati:** **1.** **Kecepatan kendaraan di luar** **rentang kerja.** **2.** **Pengemudi aktif berbelok.** **3.** **Pengemudi menginjak kuat** **pedal gas.** **4.** **Sistem** **FCW** **atau** **sistem** **stabilisasi** **kendaraan** **dinonaktifkan.** **5.** **Kendaraan tidak stabil.** **6.** **Sensor terhalang.** **Automatic** **Emergency** **Braking** **(AEB)** Ketika mendekati benturan, jika pengemudi tidak merespons, sistem AEB akan melakukan pengereman secara otomatis untuk mengurangi kecepatan dan menghindari atau mengurangi risiko benturan.

Halaman 62

60 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **CATATAN** **Berhati-hatilah** **dalam** **menge-** **mudi,** **kecepatan** **sistem** **AEB** **bekerja berbeda untuk setiap** **target yang berbeda :** **1. Jika** **targetnya** **adalah** **kendaraan** **yang** **berjalan,** **fungsi** **akan** **bekerja** **pada** **kecepatan 10-150 Km/jam.** **2. Jika** **targetnya** **adalah** **kendaraan diam / berhenti,** **fungsi** **akan** **bekerja** **pada** **kecepatan 10-85 Km/jam.** **3. Jika targetnya pejalan kaki di** Seperti yang ditunjukkan pada gambar, ketika sistem mengerem secara otomatis, instrumen cluster akan menampilkan peringatan berupa gambar dan tulisan, dan peringatan suara cepat. **sisi jalan, fungsi akan bekerja** **pada kecepatan 10-64 Km/jam.** **CATATAN** **Saat** **pengereman** **otomatis** **berlangsung baik karena fitur AEB** **atau pengaturan jarak fitur ACC,** **dimungkinkan** **akan** **terdengar** **suara noise pada sistem rem.** **Fenomena ini adalah suatu hal** **yang normal.** **** **Penggunaan** **sistem** **AEB** **dilarang dalam situasi berikut :** **1.** **Ketika** **kendaraan** **diderek** **atau menderek kendaraan** **lain.** **2.** **Kendaraan sedang berada di** **stand** **pengujian** **rotating** **hub.** **3.** **Selama mengemudi dalam** **kompetisi atau off-road.** **4.** **Ketika tekanan ban tidak** **sesuai dengan nilai standar** **yang sudah ditetapkan.** **5.** **Ketika ban sudah aus parah.** **6.** **Ketika ban yang digunakan** **lain dari ukuran aslinya.** **7.** **Ketika memasang rantai ban.** **8.** **Ketika ketinggian suspensi** **di luar dari rentang yang** **semestinya,** **dimodifikasi,** **atau kelebihan beban**

Halaman 63

**** **Berhati-hatilah** **dalam** **mengemudi, kinerja AEB kurang** **maksimal dalam kondisi berikut:** **** **2. Ground clearance di bagian** **depan** **kendaraan** **sangat** **tinggi.** **3. Bentuk kendaraan di depan** **1.** **Cakram rem depan terlalu** **panas, lembab, dll. Sehingga** **fungsi rem tidak maksimal.** **2.** **Kendaraan** **tidak** **dirawat** **dengan baik (rem atau ban** **dalam kondisi aus berlebihan** **dan tekanan ban yang tidak** **sesuai).** **3.** **Mengemudi di jalan yang** **licin.** **tidak biasa, seperti traktor atau** **mobil gandengan.** **4. Cahaya** **matahari** **langsung** **atau cahaya lain menyinari** **bagian depan kendaraan.** **5. Jika kendaraan memotong dari** **depan kendaraan atau muncul** **dari sisi kendaraan lain.** **6. Kendaraan** **di** **depannya** **melakukan** **tindakan** **men-** **dadak seperti kemudi darurat,** **menambah** **kecepatan** **dan** **mengurangi kecepatan.** **7. Kendaraan** **tiba-tiba** **memo-** **tong** **di** **belakang** **dari** **kendaraan di depannya.** **8. Mengemudi di jalan basah dan** **** **Berhati-hatilah dalam menge-** **mudi, sistem AEB tidak dapat** **bekerja dalam kondisi berikut :** **1. Bumper** **depan** **memiliki** **objek** **lebih** **banyak** **dari** **bumper belakang.** **licin,** **misalnya** **disebabkan** **oleh hujan lebat, berkabut,** **bersalju atau badai pasir.** Panduan Berkendara dan Pengoperasian 61 **** **9. Jika tinggi bagian depan** **kendaraan dinaikkan atau** **diturunkan,** **seperti** **ketika** **kendaraan berada di jalan** **tidak** **rata** **atau** **bergelombang.** **10. Modifikasi lampu depan.** **11. Cakram rem terlalu panas,** **terlalu dingin, lembap, dll.** **12. Ada dinding besar di depan** **atau objek tunggal.** **13. Ada** **kendaraan** **kecil** **di** **depannya, seperti motor dan** **sepeda.** **14. Bagian belakang mobil di** **depannya** **relatif** **kecil,** **seperti truk pick-up tanpa** **muatan.** **15. Bagian belakang kendaraan** **di depannya lebih rendah,** **seperti trailer derek.** **16. Ketika mengemudi di area** **berkabut atau berasap.** **17. Mengemudi di tempat yang** **tingkat** **kecerahannya** **berganti** **secara** **tiba-tiba,** **seperti jalan masuk atau** **keluar terowongan.**

Halaman 64

62 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **** **18. Ketika cahaya kuat langsung** **** **AEB dapat mencegah tabrakan** **atau** **mengurangi** **kecepatan** **tabrakan.** **Ketika** **sensor** **mendeteksi** **kemungkinan** **tabrakan,** **maka** **sistem** **akan** **mengerem dengan otomatis, dan** **pengemudi** **dapat** **memperoleh** **gaya** **rem** **yang** **cukup** **saat** **menekan pedal rem. Tetapi jika** **saat** **fungsi** **terpicu** **dan** **pengendara melakukan intervensi** **yaitu menekan gas pedal atau** **menggerakkan stir kemudi maka** **sistem akan otomatis keluar dari** **sistem AEB. Dengan tambahan,** **fungsi** **ini** **membutuhkan** **pengemudi untuk menekan pedal** **rem dengan gaya yang kuat saat** **proses terpicunya rem darurat.** **mengenai** **kamera,** **seperti** **matahari atau lampu depan** **kendaraan dari sisi yang** **berlawanan.** **19. Ketika area sekitar gelap,** **seperti saat fajar, senja, atau** **malam hari atau di dalam** **terowongan.** **20. Berbelok ke kiri dan kanan** **dan** **dalam** **waktu** **yang** **singkat** **setelah** **berbelok** **(AEB nonaktif).** **21. Mengemudi di jalan berkelok** **atau dalam beberapa detik.** **22. Kendaraan tidak stabil dan** **tergelincir (saat ESP bekerja).** **23. Bagian depan kendaraan naik** **atau turun, misalanya saat** **kondisi jalan yang tidak rata.** **24. Roda tidak dikalibrasi.** **25. Wiper menghalangi kamera.** **26. Kendaraan bergoyang.** **27. Ketika mengemudi di jalan** **menanjak.** **** **Berhati-hatilah dalam menge-** **mudi, AEB dapat aktif secara** **tanpa sengaja dalam kondisi** **berikut :** **1. Ketika mendekati kendaraan** **di depannya yang sedang** **berbelok ke kiri, kanan atau** **berganti jalur.** **2. Ketika mengemudi bertemu** **kendaraan** **dari** **sisi** **berlawanan** **yang** **bersiap** **untuk berbelok ke kanan/kiri.** **3. Ketika kendaraan di depan** **jalur** **yang** **berdekatan** **terdeteksi** **karena** **jalan** **memiliki tikungan.** **4. Jika tinggi bagian depan** **kendaraan** **dinaikkan** **atau** **diturunkan,** **seperti** **ketika** **kendaraan berada di jalan** **tidak** **rata** **atau** **berge-** **lombang.** **5. Ketika mendekati objek di** **sisi** **jalan,** **seperti** **pagar** **pemb-atas,** **tiang** **listrik,** **pohon atau dinding.**

Halaman 65

**** **6. Ketika ada kendaraan, pejalan** **** **12. Ketika mengemudi di dalam** **kaki, atau objek di pintu** **masuk trotoar.** **7. Ketika mengemudi di jalan** **atau di bawah objek yang** **dapat** **bersentuhan** **dengan** **kendaraan,** **seperti** **rumput** **tebal,** **ranting** **pohon** **atau** **spanduk.** **13. Kendaraan terkena air, salju,** **sempit** **yang** **dikelilingi** **gedung-gedung,** **seperti** **terowongan atau jembatan** **besi.** **8. Objek logam (penutup sumur,** **debu, dll. dari kendaraan di** **depannya.** **14. Ketika mengemudi melewati** **pelat baja, dll.), tingkatan** **tangga atau area tidak rata di** **jalan atau pinggir jalan.** **9. Ketika pejalan kaki menye-** **area beruap atau berasap.** **15. Ketika pola atau cat di jalan** **atau di dinding salah dianggap** **sebagai** **kendaraan** **atau** **pejalan kaki.** **16. Ketika mendekati objek yang** **berang terlalu dekat dengan** **kendaraan.** **10. Saat** **mengemudi** **melalui** **tempat** **dengan** **struktur** **rendah di atas jalan (atap** **rendah,** **tanda** **batas** **ketinggian terowongan, pagar** **gerbang** **tol** **berkecepatan** **tinggi,** **pagar area** **parkir,** **ruang cuci mobil otomatis,** **dll.).** **11. Ketika mengemudi melewati** **memantulkan** **sinyal** **radio,** **seperti truk atau pagar.** **objek (papan iklan, dll.) di** **atas jalan menanjak.** Panduan Berkendara dan Pengoperasian 63 **** **17. Dekat dengan menara TV,** **stasiun radio, pembangkit** **listrik atau tempat lain yang** **memancarkan sinyal radio** **kuat** **atau** **medan** **mag-** **net/kebisingan** **elektronik** **yang kuat.** **Mungkin saja terdapat kondisi** **rumit** **lainnya** **yang** **dapat** **memicu pengereman yang tidak** **diperlukan dari sistem.** **BAHAYA** **Jika sistem AEB melakukan** **pengereman** **maksimal** **pada** **kendaraan, sistem akan secara** **otomatis** **melepaskan** **rem** **setelah berhenti selama dua** **detik. Setelah itu kendaraan** **tidak direm lagi oleh sistem, dan** **pengemudi** **harus** **menginjak** **rem atau menarik rem tangan.**

Halaman 66

64 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **BAHAYA** **Jangan terlalu bergantung pada** **sistem AEB. Sistem AEB dapat** **membantu** **pengemudi** **dalam** **situasi bahaya tertentu, tapi** **tidak** **dapat** **menggantikan** **penilaian pengemudi di jalan dan** **kondisi jalan yang ada, apalagi** **mengontrol** **kendaraan,** **sehingga pengemudi dilarang** **untuk terlalu bergantung pada** **fungsi sistem ini. Tanggung** **jawab** **tetap** **berada** **pada** **pengemudi untuk tetap selalu** **waspada dan menilai kondisi lalu** **lintas dan bertanggung jawab** **atas** **keselamatannya** **sendiri.** **Perusahaan tidak bertanggung** **jawab atas konsekuensi yang** **disebabkan atas ketergantungan** **terhadap sistem yang ada.** **BAHAYA** **AEB** **hanya** **sebagai** **sistem** **pembantu, dan tidak ada sistem** **yang dapat memastikan 100%** **operasi** **normal** **dalam** **segala** **kondisi. Untuk itu, pengemudi** **dilarang** **untuk** **mengarahkan** **kendaraan terhadap pejalan kaki,** **binatang, atau kendaraan dengan** **alasan** **untuk** **mencoba-coba** **sistem** **ini.** **Hal** **ini** **dapat** **mengakibatkan kerusakan parah** **ataupun korban jiwa.** **Pengenalan Pejalan Kaki (Untuk** **Model Dengan Sensor Kamera)** Jika kendaraan dilengkapi dengan sensor kamera, sistem FCW dan AEB dapat mendeteksi pejalan kaki yang menyeberang jalan dalam kondisi tertentu. Ketika kendaraan dalam jangkauan kecepatan 7-64 Km/jam, jika terdeteksi risiko benturan dengan pejalan kaki, sistem akan membunyikan alarm suara dan instrumen akan menampilkan “Harap Rem”.

Halaman 67

Ketika kendaraan dalam rentang kecepatan 7-64 Km/jam, ketika pengemudi tidak sempat memastikan peringatan benturan dengan pejalan kaki, sistem ini akan melakukan pengereman darurat secara otomatis untuk memperlambat dan meng- hindari benturan. **** **Sensor kamera mungkin tidak** **dapat mendeteksi pejalan kaki** **berikut :** **1. Pejalan kaki dengan tinggi** **kurang dari 1 m atau lebih dari** **2 m.** **2. Pejalan kaki yang memakai** **pakaian ekstra besar (jas hujan** **atau rok panjang, dll.) yang** **mengaburkan bentuk tubuh.** **3. Pejalan kaki yang membawa** Perlu dicatat bahwa sistem ini hanya dapat mendeteksi pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan dan berjalan, sistem ini tidak dapat mendeteksi pejalan kaki yang hanya berjalan atau hanya berdiri. **barang bawaan besar seperti** **koper, payung, dll.** **4. Pejalan** **kaki** **yang** **sedang** **membungkuk atau berjongkok.** **5. Pejalan kaki yang mendorong** **BAHAYA** **Sistem mungkin tidak dapat** **mengenali** **dan** **merespons** **pejalan kaki dikarenakan cahaya** **lingkungan** **sekitar,** **postur** **pejalan kaki, sudut, dll. Harap** **selalu mengemudi dengan hati-** **hati.** **kereta bayi, kursi roda, sepeda,** **atau kendaraan lain.** **6. Sekelompok pejalan kaki.** Panduan Berkendara dan Pengoperasian 65 **** **7. Dalam** **kondisi** **cahaya** **tertentu, seperti back-light,** **sistem ini mungkin tidak** **dapat** **mendeteksi** **pejalan** **kaki yang berpakaian warna** **putih, atau orang lain yang** **terlihat mirip dengan warna** **itu dan kecerahan cahaya** **tersebut.** **8. Pejalan kaki berjalan dalam** **kegelapan,** **seperti** **saat** **malam** **atau** **di** **dalam** **terowongan.** **9. Pejalan kaki yang pakaiannya** **memiliki** **warna** **atau** **kecerahan yang hampir sama** **dengan lingkungan sekitar.** **10. Pejalan kaki di dekat dinding,** **pagar atau objek besar.** **11. Pejalan kaki yang berdiri di** **atas** **objek** **logam** **di** **permukaan jalan (penutup** **gorong-gorong, pelat baja,** **dll.).** **12. Pejalan kaki yang berjalan** **cepat.**

Halaman 68

66 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **** **13. Pejalan kaki yang tiba-tiba** Sedangkan untuk fungsi IHBA, sistem akan menyesuaikan secara otomatis batas untuk mengaktifkan bantuan pengereman tergantung pada tingkat bahaya benturan, dan mengurangi kecepatan kendaraan dengan lebih efektif. **mengubah kecepatan jalan-** **nya.** **14. Pejalan kaki yang berlari dari** **belakang mobil atau dari** **belakang objek besar lainnya.** **15. Pejalan kaki yang sangat** **dekat dengan sisi kendaraan** **(kaca bagian luar, dll.).** **Intelligent Hydraulic Braking** **Assist (IHBA)** Fungsi ini diaktifkan dan dinonaktifkan secara bersamaan dengan fungsi AEB. Kondisi yang berlaku untuk fungsi ini sama dengan fungsi AEB. Ketika ada risiko benturan, jika pengemudi menginjak rem, tapi kekuatan injakan tidak cukup kuat, sistem akan melakukan bantuan pengereman dan secara aktif meningkatkan kekuatan pengereman untuk mengurangi kecepatan kendaraan. **Collision Mitigation System (CMS)** Jika kecepatan kendaraan relatif tinggi atau kejadiannya terjadi secara tiba- tiba, sistem AEB mungkin tidak dapat menghindari benturan, tetapi masih akan mengurangi kecepatan benturan hingga batas maksimum dan membantu mengurangi dampak benturan. Untuk sistem bantuan pengereman umum, sistem ini hanya akan bekerja jika kekuatan injakan pengemudi mencapai batas tertentu. Fungsi ini diaktifkan dan dinonaktifkan secara bersamaan dengan fungsi AEB. Kondisi yang berlaku untuk fungsi ini sama dengan fungsi AEB. **CATATAN** **Untuk detail dari pop up warning** **yang dapat muncul pada MID,** **dapat dilihat pada versi digital** **yang dapat Anda temukan pada** **website** **atau** **aplikasi** **my** **Wuling+.** **Anti-lock Brake System (ABS)** Sebagai salah satu sistem pengereman listrik canggih, anti-lock brake system (ABS) sangat membantu untuk mencegah kendaraan tergelincir dan kehilangan kendali, dan sistem ini juga dapat memberikan kapasitas pengereman maksimum pada jalanan yang licin. Saat ignition switch terhubung, lampu peringatan ABS akan menyala sebentar. Lampu peringatan ABS tidak padam atau menyala ketika kendaraan sedang melaju, menandakan bahwa ABS mengalami gangguan fungsi. Segera hubungi Service Center Purnajual. Lihat

Halaman 69

"Lampu Peringatan ABS" pada Bab "Instrumen dan Perangkat Kontrol". **Sistem Electronic Stability** **Control (ESC)*** ABS akan memantau kecepatan setiap roda saat pengereman. Jika salah satu roda cenderung mengunci, sistem akan mengontrol rem dua roda depan dan dua roda belakang. Saat ABS beroperasi, pedal rem sering sedikit bergetar dengan diikuti suara bising. Sistem ESC adalah sistem keamanan aktif tipe baru, yang mewakili pengembangan lebih lanjut fungsi anti- lock brake system (ABS) dan traction control system (TCS). Selain itu, sensor yaw rate, sensor percepatan lateral, dan sensor sudut setir kemudi ditambahkan. Kekuatan penggerak dan pengereman depan dan belakang, serta roda kiri dan kanan dikendalikan melalui ECU yang menjamin stabilitas lateral kendaraan. Ketika pengemudi mengoperasikan kendaraan di luar batas nilai, saat berbelok dengan kecepatan tinggi, sistem ESC secara otomatis mengintervensi untuk memastikan bahwa kendaraan bisa kembali dikontrol dan untuk memastikan keselamatan. Indikator yang relevan dengan sistem ESC terdiri atas indikator ABS MIL, EBD MIL, ESC MIL, dan ESC OFF. **Sistem Electronic Brake Force** **Distribution (EBD)** Sistem EBD menggunakan komputer berkecepatan tinggi untuk menginduksi dan memperhitungkan kondisi tanah yang berbeda di mana empat roda menapak, dan menghitung nilai-nilai gesekan yang berbeda pada saat pengereman. Oleh karena itu, cara dan kekuatan pengereman dari keempat roda tidak sama berdasarkan kondisi yang berbeda, dan dapat disesuaikan dengan cepat selama pengereman, sehingga memastikan kendaraan tetap stabil dan aman. 1. Indikator menyala untuk proses self- check saat ignition switch terhubung. Keempat indikator akan menyala selama 3 detik untuk menunjukkan bahwa sistem ESC tengah melakukan proses self-check dan Panduan Berkendara dan Pengoperasian 67 indikator bekerja secara normal. Keempat indikator padam setelah 3 detik pada kondisi normal. Ketika gangguan fungsi (seperti pemasangan yang tidak sesuai, konektor yang kendur, kelainan komunikasi CAN) terjadi pada sistem ESC, hanya lampu ESC OFF yang akan padam 3 detik kemudian, dan 3 lampu lainnya menyala. 2. Jika fungsi ESC diaktifkan saat proses berkendara, lampu ESC akan berkedip, memberi tahu Pemilik bahwa sistem ESC berfungsi. Jika sistem ESC tidak berfungsi normal sementara fungsi sistem ABS+EBD berfungsi normal, lampu ESC akan menyala untuk menandakan bahwa sistem ESC mengalami gangguan fungsi. Jika sistem ESC dan ABS tidak berfungsi normal sementara fungsi sistem EBD normal, lampu ESC dan ABS akan menyala. Jika sistem ESC, ABS, dan sistem EBD tidak berfungsi normal, lampu ESC, lampu ABS, dan lampu EBD akan menyala.

Halaman 70

68 Panduan Berkendara dan Pengoperasian 3. Lampu ESC OFF digunakan untuk **Switch ESC OFF*** menunjukkan bahwa fungsi ESC dinonaktifkan (lampu akan menyala selama fungsi ESC dinonaktifkan; lampu akan padam jika fungsinya diaktifkan). Jika Pemilik menekan tombol ESC OFF, beberapa fungsi ESC akan dinonaktifkan, dan lampu ESC OFF menyala. Saat switch ditekan, sistem ESC berfungsi, dan fungsi ESC tidak akan segera dinonaktifkan, melainkan akan dinonaktifkan setelah proses selesai. Jika Pemilik menekan switch ESC kembali, fungsi akan pulih. Jika waktu tekan sakelar ESC lebih dari 10 detik, sistem ESC akan menganggapnya sebagai salah pengoperasian (misalnya, switch tidak sengaja tertekan benda lain), dan fungsi ESC tidak akan dinonaktifkan. Tekan switch ESC OFF setelah menghidupkan kendaraan, dan lampu ESC OFF pada instrumen cluster menyala dan beberapa fungsi ESC dinonaktifkan. Tekan kembali switch ESC, fungsi ESC diaktifkan kembali dan lampu ESC OFF pada instrumen cluster akan padam. Normalnya, tidak disarankan untuk menonaktifkan sistem ESC. Sistem boleh dinonaktifkan sementara hanya ketika kendaraan keluar dari lumpur atau kendaraan menanjak di area licin, dll. 4. Sistem ESC akan diaktifkan secara otomatis setiap setelah proses pengapian ulang. **Sistem Hill Hold Control (HHC)*** Sistem ESC memiliki fungsi HHC. Fungsi ini dapat membantu untuk menghidupkan kendaraan di lereng dengan mudah tanpa menggunakan rem parkir. Fungsi ini memberikan bantuan penyalaan yang baik saat pengemudi melaju menuju atau mundur dari bukit. Oleh karena itu, masukkan gigi sebelum memulai. Ketika fungsi kontrol hill-start hold, setelah pedal rem dilepas, kendaraan masih menyimpan daya pengereman untuk 1-2 detik. Dalam hal ini, kendaraan tidak akan meluncur mundur. Jika dalam 2 detik kekuatan penggerak lebih besar dari hambatan pada kendaraan ketika melewati bukit, sistem secara bertahap akan mengurangi kekuatan pengereman dan kendaraan akan berjalan halus. Jika kendaraan gagal untuk mulai melaju dalam 2 detik, atau kekuatan penggerak tidak memadai, tekanan sistem rem dilepaskan secara

Halaman 71

otomatis dan kendaraan dapat mulai meluncur menuruni lereng. Pada saat itu, Anda dapat menginjak pedal rem untuk menghentikan kendaraan secara penuh, dan sistem akan tetap membantu Anda untuk melakukan penyalaan berikutnya (saat kondisi terpenuhi). **** **Fungsi HHC bisa saja gagal untuk** **mencegah kendaraan meluncur di** **lereng bukit yang sangat licin atau** **curam.** **Fungsi** **HHC** **hanya** **berfungsi** **untuk membantu pengemudi, dan** **tidak dapat menggantikan fungsi** **rem parkir.** **Selalu aktifkan rem tangan saat** **keluar dari kendaraan. Jika tidak** **ada kekuatan penggerak yang** **memadai** **setelah** **pedal** **rem** **dilepas, kendaraan akan meluncur** **mundur. Dalam hal ini, harap** **segera tarik kembali rem parkir** **dan injak pedal rem.** **Jika** **mesin** **menyala** **selama** **proses pengereman, harap segera** **tarik kembali rem parkir dan injak** **pedal rem.** Kondisi untuk sistem HHC berfungsi: 1. Tidak ada gangguan fungsi pada sistem, dan mesin telah beroperasi; 2. Kendaraan dalam keadaan diam dan pedal rem telah diinjak; 3. Gigi penggerak atau gigi mundur digunakan; 4. Sistem mendeteksi bahwa nilai gradien terpenuhi. (Secara teori, ketika kemiringan > 4%, kendaraan akan tersentak selama pengereman, dan sudut sentakan akan mengimbangi kemiringan. Akibatnya, sistem tidak akan bisa berfungsi di lereng dengan kemiringan > 4%.) Panduan Berkendara dan Pengoperasian 69 **Rem Parkir** **Electronic Parking Brake** **(EPB)*** Rem parkir bekerja pada roda belakang. Switch EPB berada di antara dua kursi baris depan seperti ditunjukkan pada gambar di atas.

Halaman 72

70 Panduan Berkendara dan Pengoperasian **Mengaktifkan Rem Parkir Secara** **Manual** **Melepaskan Rem Parkir Secara** **Manual** Jika Anda harus menggunakan rem parkir, injak pedal rem untuk menghentikan kendaraan dan kemu- dian tarik switch rem parkir elektronik. Dalam hal ini, indikator kerja EPB menyala, kemudian lepas switch EPB setelah instrumen cluster menam- pilkan "Parking brake applied". Jika Anda harus melepas rem parkir, pertama-tama pastikan ignition switch berada di posisi ON, injak pedal rem, kemudian tekan switch EPB. Indikator kerja EPB padam, dan instrumen cluster menampilkan "rem parkir dilepas", mengingatkan Anda tentang rem parkir yang dilepaskan. Pada saat itu, rem sistem EPB akan terapit untuk memarkir kendaraan. Jika pedal rem belum diinjak, instrumen akan memberi perintah, “Please depress the brake pedal and then release the EPB switch”. Saat Anda mengoperasikan switch EPB, switch akan merespons hanya jika waktu pelepasan atau penekanan switch > 0,1 detik. **Penonaktifan Fungsi Pengapitan** **Otomatis** Saat Anda ingin memarkir kendaraan secara paralel atau mencuci kendaraan, agar dapat mendorong kendaraan Anda mungkin perlu menonaktifkan fungsi pengapitan otomatis EPB sehingga memungkinkan untuk menggerakkan kendaraan setelah menyala. Metode penonaktifan : 1. Injak pedal rem dan tahan 2. Masukkan gigi pada posisi netral 3. Tekan dan tahan tombol EPB 4. Tekan tombol engine start/stop untuk mematikan kendaraan 5. Ketika kendaraan menginformasikan untuk masuk posisi P, maka tahan kunci transmisi dan masukkan ke posisi P dan tahan hingga 4 detik, lalu kembalikan ke posisi N Periksa apakah kendaraan sudah bisa digerakkan dengan bebas atau tidak.

Halaman 73

**Automatic Vehicle Hold (AVH)*** Aktivasi dan penonaktifan AVH dapat disimpan. Jika AVH dalam kondisi hidup/mati ketika daya mati terakhir kali, AVH akan tetap berada di kondisi yang sama saat daya dihidupkan kembali. Kendaraan yang dilengkapi dengan EPB memiliki fungsi parkir otomatis. Pengemudi menginjak pedal rem untuk menghentikan kendaraan setelah fungsi diaktifkan, atau pengemudi menginjak pedal rem saat kendaraan tidak bergerak dan mesin idle. Setelah pedal rem dilepas, tekanan hidraulis pada sistem rem akan dipertahankan untuk memarkir kendaraan (baik di jalanan menurun, menanjak, atau datar), pada saat itu tidak perlu menarik EPB untuk memarkir kendaraan. **Switch Automatic Vehicle Hold** **(AVH)** Jika pengemudi menginjak pedal gas dan melepas kopling untuk meng- hidupkan kendaraan dalam waktu 5 menit, tekanan hidraulis dalam sistem rem akan dilepas secara otomatis dan rem parkir akan dilepaskan untuk menghidupkan kendaraan; 5 menit kemudian, secara otomatis akan beralih ke kaliper EPB untuk mengapit dan memarkir, dan tekanan hidraulis pada sistem rem akan dilepaskan. Saat mesin telah beroperasi, sabuk pengaman pengemudi dikencangkan, dan pintu samping pengemudi telah ditutup, Anda harus menekan switch AVH, dan lampu latar pada switch akan menyala untuk mengaktifkan fungsi AVH. Setelah itu, jika kondisi berikut terpenuhi, indikator kerja AVH pada instrumen akan menyala. Rem parkir Panduan Berkendara dan Pengoperasian 71 akan berfungsi dan sistem rem menerapkan kekuatan pengereman untuk memarkir kendaraan. **Rem Parkir Manual*** Rem parkir bekerja pada roda belakang. Tuas rem parkir terletak di antara dua kursi depan. Bila diperlukan untuk menggunakan rem parkir, Anda harus menghentikan kendaraan, tekan pedal rem, dan tarik tuas rem tangan dengan kuat. Bila diperlukan untuk melepaskan rem parkir, Anda harus menekan pedal rem, lalu:

Halaman 74

72 Panduan Berkendara dan Pengoperasian 1. Tarik sedikit tuas rem parkir ke **Bahan Bakar** atas; 2. Tekan tombol di kepala tuas rem **Rekomendasi bahan bakar** parkir; 3. Lepaskan tuas rem saat menekan tombol. Isi kendaraan dengan bensin mnimal RON 92 atau bensin dengan standar yang setara, atau dengan standar yang lebih tinggi. Menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan yang rendah akan mengurangi daya dan torsi mesin, dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. **CATATAN** **Jangan mengemudi ketika rem** **parkir tidak dilepaskan, jika tidak,** **akan terjadi suhu tinggi atau** **keausan dini pada rem roda** **belakang. Sehingga, Anda harus** **segera** **mengganti** **rem** **roda** **belakang, jika tidak, komponen** **kendaraan lainnya akan rusak.** **PERHATIAN** **Jika Anda menggunakan bahan** **bakar yang tidak tepat, mesin dan** **catalytic converter akan menga-** **lami** **kerusakan** **serius.** **Selalu** **gunakan bahan bakar yang sesuai** **untuk kendaraan Anda.** **Untuk tujuan keselamatan, tangki** **bahan bakar, pompa dan pipa** **harus** **memiliki** **ground** **yang** **sesuai.** **Listrik** **statis** **akan** **membakar uap yang terdapat pada** **bensin. Anda bisa mengalami luka** **bakar dan kendaraan mengalami** **kerusakan.** **** **Jika rem parkir tidak diterapkan** **dengan** **benar,** **maka** **dapat** **menyebabkan risiko karena di** **luar** **kendali** **dan** **gerakan** **otomatis dalam beberapa situasi** **(misalnya, memarkir kendaraan** **di atas lereng). Disarankan untuk** **segera menyetel rem parkir di** **Bengkel Resmi bila diperlukan.** **PERHATIAN** **Menggunakan** **bahan** **bakar** **dengan nilai oktan yang rendah** **akan menyebabkan pembakaran** **yang** **tidak** **terkendali** **dan** **menyebabkan** **mesin** **rusak.** **Desain** **kendaraan** **tidak** **memperbolehkan** **penggunaan** **bahan bakar yang mengandung** **metil alkohol. Oleh karena itu,** **dilarang menggunakan bahan** **bakar yang mengandung metil** **alkohol. Karena metil alkohol** **akan menimbulkan korosi pada** **bagian** **logam** **dalam** **sistem** **bahan** **bakar** **dan** **merusak** **bagian** **plastik** **dan** **karet.** **Kerusakan** **yang** **disebabkan** **karena penggunaan bahan bakar** **yang mengandung metil alkohol** **tidak termasuk dalam cakupan** **maintenance.**

Halaman 75

**BAHAYA** **Matikan mesin dan semua alat** **pemanas yang terdapat di luar** **ruang bakar sebelum mengisi** **bahan bakar. Nonaktifkan ponsel** **Anda.** **Ikuti** **petunjuk** **pengoperasian** **dan** **keamanan** **dari** **stasiun** **bahan bakar saat pengisian.** **Pengisian Bahan Bakar** 3. Putar tutup pengisi berlawanan arah jarum jam secara perlahan. Jika Anda mendengar bunyi mendesis, tunggu hingga bunyi berhenti, dan kemudian buka tutupnya. 4. Buka tutup pengisi. Tutup pengisi terhubung ke tutup pengisi dengan rantai. Gantung rantai pada gantungan tutup pengisi untuk mengamankan tutup pengisi. 5. Pasang kembali tutup pengisi setelah mengisi bahan bakar. Putar tutup pengisi searah jarum jam hingga bunyi klik terdengar. 6. Tutup tutup pengisi dengan rapat. 1. Matikan mesin. 2. Tarik handle pelepas tutup pengisi di sisi kiri bawah instrumen panel untuk membuka tutup pengisi. Panduan Berkendara dan Pengoperasian 73 **Internet Kendaraan** Anda dapat melakukan kendali jarak jauh mobil, melihat status kendaraan dari jarak jauh, melakukan interaksi suara dan fungsi lainnya melalui system jaringan cerdas kendaraan. Anda perlu mengunduh dan memasang aplikasi yang sesuai, dan mendaftar serta menghubungkannya dengan kendaraan. Untuk pengantar yang lebih detail tentang Internet Kendaraan, silakan masuk ke "petunjuk pengguna” pada headunit kendaraan atau halaman web resmi Wuling Motors (wuling.id) atau aplikasi My Wuling+. Layanan data akan diberikan secara gratis selama 2,5 tahun atau 30 bulan (dengan batasan pemakaian maksimal 200MB per bulan), selebihnya pemilik kendaraan perlu melakukan pengisian secara pribadi.

Halaman 76

74 Perawatan Kendaraan ## ## Perawatan Kendaraan **Ketika Kendaraan Akan** **Disimpan Dalam Waktu Yang** **Lama** **Modifikasi Aksesori dan** **Kendaraan** Jika kendaraan akan disimpan selama beberapa bulan: Kami menganjurkan Anda untuk menggunakan suku cadang asli dan komponen yang disetujui pabrik khususnya yang cocok untuk model kendaraan Anda. Kami tidak me- nganjurkan untuk menggunakan pro- duk-produk lainnya - meskipun pro- duk-produk tersebut memenuhi syarat atau disetujui secara terpisah.  Bersihkan kendaraan dan berikan wax.  Periksa ruang mesin dan berikan wax pada bagian bawah bodi kendaraan.  Bersihkan dan lindungi segel karet.  Ganti oli mesin.  Keringkan tangki cairan pembersih.  Periksa antifreeze coolant dan perlindungan karat.  Atur tekanan ban sesuai nilai yang Jangan memodifikasi sistem kelis- trikan tanpa persetujuan dari SGMW. **PERHATIAN** **Dilarang** **memodifikasi** **ken-** **daraan Anda. Modifikasi dapat** **memengaruhi** **performa,** **keta-** **hanan dan keamanan dari kenda-** **raan, dan kerusakan yang dise-** **babkan oleh modifikasi tidak** **termasuk garansi.** ditentukan untuk muatan penuh.  Simpan kendaraan pada tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik. Pindahkan posisi gigi ke 1 atau posisi mundur. Untuk menghindari selip kendaraan.  Tutup seluruh pintu dan kunci kendaraan.  Cabut clamp dari terminal negatif baterai kendaraan. Pastikan seluruh sistem tidak bekerja setelah mencabut koneksi baterai, seperti sistem alarm anti-theft. **Saat Kendaraan Akan** **Digunakan Kembali**  Sambung clamp ke terminal negatif baterai kendaraan. Nya- lakan kembali kelistrikan power window.  Periksa tekanan ban.  Isi tangki cairan pembersih.  Periksa level oli mesin.  Periksa level coolant. **Daftar Pemeriksaan Untuk** **Pengemudi** Periksa kendaraan secara berkala, di luar mesin dan di dalam ruang mesin, untuk menjaga kendaraan tetap aman dan nyaman. **Eksterior** **Ban**  Pompa dengan benar, dan lihat "Roda dan ban".  Tidak ada retak pada bagian samping dan tapak.

Halaman 77

 Tidak ada benda asing pada tapak. **Instrumen panel**  Periksa apakah seluruh instrumen, **Lampu** kontrol dan lampu peringatan bekerja dengan baik.  Periksa semua fungsi turning lamp, headlamp, tail lamp, lampu sein, lampu rem dan lampu kabut. **Spion**  Pastikan seluruh spion dalam kondisi **Oli** baik dan bersih.  Periksa apakah seluruh spion dapat  Periksa apakah level cairan pada seluruh tangki cairan di bawah kap mesin sesuai. diatur. **Kontrol** **Wiper kaca depan**  Periksa apakah pergerakan pedal Periksa kondisi lengan wiper dan bilah wiper. rem dan pedal kopling benar. **Nomor Rangka Kendaraan** **Interior** **Roda kemudi**  Periksa apakah roda kemudi terlalu kendur (bebas digerakkan). **Rem parkir**  Pastikan pengaturan tuas rem parkir benar. Nomor rangka kendaraan terdapat pada bagian bawah kursi pengendara. Perawatan Kendaraan 75 **Nomor Mesin** Nomor mesin terdapat pada silinder blok di dekat flywheel.

Halaman 78

76 Perawatan Kendaraan **Ruang Mesin – 1,5 L (LAR)** 1. Saringan udara 6. Tangki cairan pembersih 2. Tangki cairan rem 7. Tangki cairan pendingin mesin 3. Tutup pengisian oli mesin 8. Dipstick oli mesin 4. Baterai 12V 5. Kotak sekring dan relay

Halaman 79

**Oli Mesin** 5. Masukkan kembali indikator level oli. 6. Kemudian tarik keluar indikator level Pertahankan oli mesin pada level yang dianjurkan untuk menjaga mesin terlumasi dengan baik. oli. Hal yang wajar jika mesin meng- konsumsi sejumlah oli. Periksa secara berkala permukaan oli mesin, seperti setiap akan melakukan pengisian bahan bakar. Jika lampu peringatan tekanan oli mesin pada instrumen panel menyala, segera periksa level oli mesin. 7. Periksa oli mesin dan indikator level oli, dan pastikan oli mesin. Oli mesin harus tidak terkontaminasi. 8. Jika level oli lebih rendah dari **Periksa Level Oli Mesin** 1. Parkir kendaraan pada permu- kaan datar. 2. Setelah mesin dimatikan, tunggu indikator batas bawah, tambahkan oli sesuai yang dianjurkan, sehingga permukaan oli hampir mencapai batas atas namun dilarang untuk melebihi batas atas. Tutup pengisian mesin terletak di penutup silinder, sesuai dengan diagram "ruang mesin". beberapa menit, sehingga oli mesin kembali ke wadah oli. Jika kondisi oli dingin, oli akan kembali ke wadah oli setelah beberapa saat. 3. Buka Kap mesin, dan topang dengan benar. 4. Keluarkan indikator level oli dan bersihkan. Perawatan Kendaraan 77 **Cairan Pendingin** Sistem pendingin mesin diisi dengan coolant ethylene glycol. Dengan rasio pencampuran yang benar, mem- berikan performa anti karat sangat baik dan sifat anti-freeze untuk sistem pendinginan dan pemanasan. Saat mesin dingin, level coolant harus dipertahankan di antara tanda MIN dan MAX pada tangki coolant. Level coolant akan naik dan turun mengikuti suhu mesin. Jika level coolant di bawah tanda MIN, tambahkan coolant di Bengkel Resmi. **PERHATIAN** **Saat di bawah tekanan, coolant** **panas dan uap mungkin keluar** **yang** **menyebabkan** **cedera** **serius.** **Jangan** **buka** **tutup** **tangki** **coolant sebelum mesin dan** **radiator mendingin.**

Halaman 80

78 Data Teknis Jika terjadi, Anda harus segera mencuci bagian yang terkena dengan air dingin. 4. Pasang kembali tutup pengisian **CATATAN** **Air** **biasa** **atau** **pencampuran** **coolant yang tidak benar dapat** **merusak sistem pendingin.** **Jangan** **gunakan** **air** **biasa,** **alkohol** **atau** **anti-freeze** **me-** **thanol pada kendaraan.** tangki. **CATATAN** **Pastikan** **untuk** **mengelap** **penutup tangki rem/kopling di** **sekitar tutup sebelum membuka** **penutup.** **Rem/sistem** **oli** **kopling** **yang** **terkontaminasi** **akan** **mempe-** **ngaruhi performa sistem, me-** **nyebabkan biaya perbaikan mem-** **bengkak.** **Minyak Rem dan Kopling*** **Pengisian Minyak Rem** **PERHATIAN** **Minyak rem/kopling yang tumpah** **ke mesin dapat menyebabkan** **kebakaran.** **Tangki oli tidak boleh diisi secara** **berlebihan.** **Pengapian mesin dapat menye-** **babkan cedera diri dan merusak** **kendaraan Anda serta properti** **lainnya.** 1. Bersihkan semua kotoran di sekitar mulut tangki. 2. Buka tutup pengisi. 3. Isikan minyak kopling yang dianjurkan SGMW hingga tanda MAX pada reservoir. Oli jangan sampai mengenai permukaan cat. **Cairan Pembersih Kaca Depan** Sebelum mengemudi, pastikan tangki berisi cairan pembersih yang cukup. Pada cuaca dingin, tangki air pembersih kaca tidak dapat diisi berlebihan. Cairan pembersih akan mengembang karena pembekuan di suhu rendah. Jika tangki diisi berlebihan akan menyebabkannya kerusakan. **Filter Udara** Periksa dan ganti filter udara secara berkala berdasarkan pada prosedur perawatan yang dijelaskan pada panduan ini.

Halaman 81

**Membersihkan Filter Udara** Mengganti sekring: 1. Buka penutup kotak sekring. 2. Cari sekring yang terputus untuk Jika filter udara kotor, Anda dapat membersihkannya dengan prosedur berikut: menemukan sekring yang rusak. 3. Lepaskan sekring yang rusak dengan alat pencabut sekring. Alat tersebut tersimpan di dalam kotak sekring ruang mesin. 4. Tentukan penyebab dari putusnya 1. Goyangkan elemen filter untuk menghilangkan debu. 2. Bersihkan bagian dalam dari filter udara. 3. Tutup kerangka filter dengan kain sekring dan lakukan penggantian. 5. Pasang sekring baru dengan nilai basah ketika member-sihkan elemen. 4. Bersihkan elemen filter dengan arus yang sama. **Kotak Sekring** menggunakan udara berteka-nan dari arah yang berlawanan dengan arah intake mesin. **Kotak Sekring Internal** **Sekring** Kotak sekring internal terletak di area konsol tengah bagian pengemudi. Perawatan Kendaraan 79 **PERHATIAN** **Jangan** **gunakan** **alat** **yang** **menghantarkan arus listrik untuk** **melepaskan sekring yang rusak.** **Gunakan alat pencabut sekring.** **Penggunaan** **konduktor** **listrik** **seperti logam menyebabkan arus** **pendek,** **kerusakan** **sistem** **kelistrikan menyebabkan keba-** **karan dan berbahaya.** **Kotak Sekring Ruang Mesin** Kotak sekring terletak di kanan bawah ruang mesin.

Halaman 82

80 Data Teknis **PERHATIAN** **Penggantian** **sekring** **atau** **penggunaan model dengan ni-** **lai sekring yang tidak sesuai** **dapat merusak sistem kelis-** **trikan atau menyebabkan keba-** **karan. Pastikan untuk meng-** **gunakan model dan nilai arus** **yang** **sesuai** **dengan** **spe-** **sifikasi. Jika tidak akan menye-** **babkan cedera atau merusak** **kendaraan Anda serta properti** **lainnya.** **Roda dan Ban** Ban asli kendaraan Anda memberikan perjalanan yang nyaman, alur ban yang awet dan performa optimal. **PERHATIAN** **Pastikan** **menggunakan** **spesi-** **fikasi ban dan roda sesuai dengan** **ketentuan, ketidaksesuaian ban** **dan roda dapat membuat ABS** **tidak berfungsi maksimal, bahkan** **menyebabkan kecelakaan.** **Silakan** **menghubungi** **Bengkel** **Resmi sebelum mengganti ban** **atau roda yang asli.** **Jika tidak akan menyebabkan** **cedera dan merusak kendaraan** **Anda serta properti lainnya.** **Embun Pada Lampu** Saat temperatur rendah atau udara lembap, Anda dapat melihat embun di dalam lampu. Nyalakan lampu, setelah beberapa saat embun akan menghilang. Hal ini berkaitan dengan cuaca dan tidak perlu diperbaiki. Jika Anda telah menyalakan lampu namun embun masih tetap ada. Anda harus membawanya ke Bengkel Resmi untuk melakukan pemeriksaan. **Perawatan** **Tekanan ban** **Tekanan ban** **Tekanan ban** **kurang** **tepat** **berlebih** Tekanan ban harus sesuai dengan ketentuan panduan ini untuk memastikan kenyamanan berkendara, keamanan, dan kinerja yang optimal. Lihat bab data teknis untuk mengetahui tekanan ban yang tepat. Periksa tekanan ban dengan alat ukur tekanan ban yang benar dalam kondisi kendaraan berhenti. Pastikan untuk mengencangkan tutup inti katup setelah memeriksa tekanan ban. Periksa tekanan ban setiap Anda mengisi bahan bakar atau periksa paling tidak sebulan sekali. Tekanan ban yang tidak tepat dapat mengakibatkan:

Halaman 83

 Peningkatan keausan ban dan **Pemeriksaan Ban Rutin** defleksi kendaraan.  Memengaruhi performa kemudi Periksa hal-hal berikut secara rutin: dan performa keamanan kendaraan.  Memengaruhi kenyamanan ber-  Kerusakan luar, termasuk: benda asing, kebocoran, goresan, retakan dan benjolan.  Periksa apakah roda rusak. kendara.  Boros bahan bakar. Kerusakan ban, termasuk kerusakan yang disebutkan di atas, dapat menye- babkan kendaraan hilang kendali dan menyebabkan kecelakaan. Jika ban atau roda Anda rusak atau aus dengan tidak normal, harap hubungi Bengkel Resmi. Jika tekanan ban terlalu rendah, ban akan menjadi terlalu panas, menyebabkan kerusakan, penipisan alur ban, bahkan saat kecepatan tinggi dapat menyebabkan ban meledak. Bahkan setelah mengisi kembali tekanan ban, tekanan rendah sebelumnya mungkin telah merusak ban. Kendaraan Anda dilengkapi dengan ban radial. SGMW menganjurkan penggan- tian ban dengan ukuran, pola, temperatur dan nilai kecepatan yang sama. **Perlindungan Ban dan Roda** Polisi tidur yang terjal dapat merusak ban dan roda. Kendaraan harus melambat ketika harus melewati polisi tidur. Jangan menabrak tepi jalan ketika parkir. Perawatan Kendaraan 81 **Tanda Indikasi Keausan Ulir** **Tapak Ban** Periksa kedalaman ulir ban secara teratur dengan indikator keausan ulir. Tanda pada dinding ban me- nunjukkan posisi tanda indikasi keausan ulir tapak ban. Ban harus diganti saat indikator keausan ulir ban muncul. Saat kedalaman ulir mencapai 1,6 mm atau kurang, indikator pemakaian akan muncul di antara alur ban.

Halaman 84

82 Data Teknis **Ban Cadangan, Dongkrak** **dan Tanda Peringatan** **Segitiga** **Penggantian Ban** **Tindakan pengamanan:** 1. Nyalakan lampu peringatan bahaya. 2. Kemudikan kendaraan ke tempat aman menjauhi arus lalu lintas. 3. Parkir di tempat yang rata dan kokoh supaya tidak meluncur. Keluarkan dan pasang tanda peringatan segitiga di tempat yang sesuai di belakang kendaraan. 4. Matikan mesin dan tarik kunci. 5. Atur transmisi ke gigi pertama atau mundur untuk kendaraan transmisi manual; Selain itu aktifkan rem parkir. 6. Pastikan seluruh penumpang meninggalkan kendaraan ke tempat yang aman. 7. Ganjal roda yang berlawanan arah Ban cadangan, dongkrak dan alat-alat berada pada bagian bawah bagasi dan lantai bagasi dapat dilihat. Peralatan on-board mencakup dongkrak, kunci pas soket, dan kait derek untuk traksi. Ban bekas ditempatkan pada braket ban cadangan di bagian belakang bawah kendaraan. secara diagonal dengan ban yang butuh diganti menggunakan pengganjal, balok atau batu. Kegagalan dalam mengikuti panduan keamanan ini dapat menyebabkan kendaraan Anda jatuh dari dongkrak, yang dapat menyebabkan cedera serius. **Mengeluarkan Ban Cadangan** 1. Buka pintu bagasi dan buka lantai bagasi. 2. Lepaskan alat penahan dari ban cadangan. Jika dilengkapi de- ngan audio, cabut kabel audio. 3. Putar berlawanan arah jarum jam dan lepaskan mur wing di bagian tengah ban cadangan dan pasang dengan benar. 4. Keluarkan ban cadangan

Halaman 85

**Titik Mendongkrak** apakah ban diagonal telah diamankan menggunakan kayu atau batu. **Axle Depan** Seperti pada gambar di atas, dongkrak diangkat di tepi dinding samping, dan bagian yang sesuai ditandai dengan tanda segitiga untuk memudahkan Anda mencarinya. 2. Gunakan kunci soket untuk mengendurkan mur roda. Titik pengangkatan juga merupakan titik pengangkatan lift, dan tray lift disejajarkan dengan tanda segitiga. Pastikan untuk mengarahkan dengan benar karena titik pengangkatan telah diperkuat secara khusus. Penggantian ban: 1. Lepaskan peralatan, dongkrak dan ban cadangan. Periksa Perawatan Kendaraan 83 3. Letakkan dongkrak di bawah titik pengangkatan ban yang harus diganti. **PERHATIAN** **Jangan lepaskan mur sampai** **roda terangkat dari tanah.** **** **Jangan coba untuk mengangkat** **kendaraan** **sampai** **dongkrak** **berada pada posisi yang benar.** **Letakkan dongkrak dengan kuat** **di antara kendaraan dan tanah.**

Halaman 86

84 Data Teknis 4. Sambungkan tuas dongkrak seperti gambar di atas. 5. Putar tuas searah jarum jam untuk mengangkat dongkrak perlahan untuk memastikan apakah kepala dongkrak ditekan dengan kuat ke posisi pengangkatan. 6. Lanjutkan mengayun tuas sambil memastikan dongkrak berada di posisi yang benar sampai ban benar-benar 3 cm di atas tanah. 7. Pasang ban cadangan di bawah 11. Pasang dan kencangkan semua mur roda. 12. Putar tuas dongkrak berlawanan mobil dekat roda untuk mencegah kendaraan terge- lincir tiba-tiba. 8. Lepaskan mur roda seluruhnya. 9. Lepaskan roda yang perlu diganti. 10. Pasang ban cadangan pada hub jarum jam untuk menurunkan kendaraan ke tanah. 13. Kencangkan mur roda dengan urutan 1-3-2-4 seperti gambar. Dengan torsi 100 hingga 130 Nm. roda. **14.** Letakkan ban bocor di posisi penyimpanan ban cadangan dan kencangkan. Kembalikan dongkrak dan semua alat dengan benar. **PERHATIAN** **Pastikan dongkrak diletakkan** **dengan** **kondisi** **yang** **benar** **tanpa ada risiko jatuh saat** **mengangkat kendaraan.** **PERHATIAN** **Jangan letakkan dongkrak dan** **peralatan pada kabin penum-** **pang tanpa penahan apa pun.** **Peralatan** **yang tidak terikat** **dapat** **berserakan** **di** **dalam** **kendaraan dan melukai penum-** **pang ketika pengereman men-** **dadak atau tabrakan.** **CATATAN** **Periksa ban cadangan secara** **teratur untuk memastikan ban** **cadangan dapat digunakan da-** **lam keadaan darurat.** **Menstarter Dengan** **Jumper (Baterai Mati)** Jika baterai daya mati dan tidak dapat diaktifkan, Anda dapat menyalakan kendaraan dengan bantuan baterai

Halaman 87

kendaraan lain dengan metode jumper. positif dari baterai yang terisi. (Tanda “+" pada tempat baterai atau terminal) 2. Hubungkan ujung lain dari kabel **Persiapan Sebelum Jump** **Starting** jumper pada terminal positif baterai belum terisi. (Tanda “+” pada terminal). 3. Hubungkan satu ujung dari kabel 1. Aktifkan rem parkir. 2. Atur transmisi ke posisi netral. 3. Matikan seluruh aksesori kelis- jumper kedua pada terminal negatif dari baterai yang terisi. (Tanda “-” pada tempat baterai atau terminal) 4. Sambungkan ke ujung lain kabel ini trikan. **CATATAN** **Sistem** **audio** **adalah** **yang** **pertama kali harus dinonaktikan** **sebelum menyalakan kendaraan** **dengan** **jumper.** **Jika** **tidak,** **sistem audio akan rusak.** **Matikan semua sistem elektrik** **yang tidak diperlukan saat ken-** **daraan berjalan dengan kece-** **patan rendah untuk waktu lama** **(misalnya macet).** pada bonding bodi kendaraan tanpa listrik. 5. Diperbolehkan untuk menstarter mesin kendaraan yang mem-berikan suplai daya ketika proses bonding. Perlu dilakukan untuk coba menstarter mesin kendaraan tanpa listrik setelah 1 menit, dan setiap kali mengaktifkan ignition switch tidak boleh lebih dari 5 detik. Setelah menyalakan, jaga kecepatan pada 2.000 (rpm) selama beberapa menit. 6. Lepaskan kabel jumper secara hati- **Menghubungkan Kabel Jumper** Saat melakukan jumper kendaraan, sambungkan kabel jumper dengan urutan berikut: hati dengan urutan terbalik, misalnya lepaskan kabel negatif terlebih dahulu, kemudian lepaskan kabel positif. 1. Hubungkan satu ujung dari kabel jumper pertama pada terminal Perawatan Kendaraan 85 **Menderek Kendaraan** Dianjurkan untuk menghubungi Bengkel Resmi atau perusahaan layanan derek jika Anda ingin menderek kendaraan. **Derek Kendaraan Dengan Alat** **Pengangkat Roda.** 1. Nyalakan lampu hazard. 2. Putar ignition switch ke posisi ACC (Posisi Aksesori). 3. Atur transmisi ke posisi netral. 4. Lepaskan rem parkir. 5. Roda depan harus terangkat saat ditarik. Menderek kendaraan dengan alat pengangkat roda.

Halaman 88

86 Data Teknis Kendaraan Anda hanya dapat diderek oleh kendaraan lain, dan tidak dapat digunakan untuk menderek kendaraan lain. **Kait Derek Depan** Matikan ignition switch, periksa dan pastikan bahwa kendaraan telah terpasang dengan kencang pada trailer jika Anda inwgin menggunakan trailer platform untuk menarik ken- daraan Anda. Terdapat penutup lubang pada sisi kanan bumper depan kendaraan; lubang pemasangan untuk memasang kait derek dapat terlihat dari bukaan penutup lubang. Pasang kait derek pada toolkit, keluarkan kait derek dan pasang pada lubang pemasangan, putar kait derek searah jarum jam untuk mengencangkannya, dan masukkan kunci soket ke dalam lubang kait derek untuk pengencangan tam-bahan. Lakukan penderekan setelah kait derek benar-benar terpasang dengan **Penarikan Darurat** Jika tidak ada kendaraan derek saat kondisi darurat, pasangkan tali ke pengait derek di bagian depan agar kendaraan lain dapat menderek ken- daraan Anda. Ketika kait derek depan digunakan, tali derek harus digunakan, jangan meng-gunakan derek kaku. kencang. Ketika menderek, pengemudi harus mengoperasikan sistem yang berputar dan rem kendaraan. Lepaskan kait derek dan tutup penutup lubang setelah pen- derekan, kembalikan kait derek ke dalam toolkit. **PERHATIAN** **Kecepatan penarikan tidak boleh** **melebihi 30 Km/jam, sedangkan** **jarak** **penarikan** **tidak** **boleh** **melebihi 40 km. Untuk jarak yang** **lebih jauh, dianjurkan untuk** **menghubungi Bengkel Resmi** **atau jasa derek profesional.**

Halaman 89

## ## Data Teknis **Parameter Performa Utama Mesin (1)** **Item** **Unit** Four-stroke, water-cooled, in-line, 16-valve, dual overhead camshaft, timing chain drive, naturally aspirated, electronically controlled gasoline injection Tipe mesin - and electronically controlled ignition with DVCP (double variable cam Diameter X stroke silinder mm x mm 74,7 X 84,7 Kapasitas Mesin L 1,485 Rasio kompresi -- 10,2 : 1 Power / RPM kW / (rpm) 73 / 5.800 Daya maksimum/ RPM kW / (rpm) 70 / 5.800 Torsi maksimum / RPM Nm / (rpm) 138 / (3.400~4.400) Berat mesin kg 112 ± 2 Rotasi idle mesin r/min 750 ± 50 Data Teknis 87 **Model Mesin: LAR** **Model Transmisi: CTF 25** phase)

Halaman 90

88 Data Teknis **Parameter Kualitas Utama Kendaraan** **Item** **Unit** **Parameter** **1,5 L MT** **1,5 L CVT** Kapasitas Penumpang Orang 5 Berat kosong kg 1.190 1.280 Berat Kotor Kendaraan (GVW) kg 1.620 1.680 **Parameter Cairan Utama** **Poin** **Spesifikasi** **Parameter** **1,5 L MT** **1,5 L CVT** Mutu Bahan ## 92 atau lebih tinggi 52 L Bakar Oli Mesin SN/GF-5 5W-30 3,5 L Oli CVT* API SL 2100 -- 7,5 ± 0,5 L Oli Tranmisi Manual* SAE 75W/80 1,8 ± 0,1 L -- Cairan Pendingin Tipe antifreeze ethylene glycol 7 ± 0,5 L Minyak Rem (termasuk DOT4 0,75 L kopling) A/C Refrigerant HCF-134a 510 ± 20 g

Halaman 91

**Parameter Dimensi Kendaraan Utama** **Item** **Unit** **Parameter** Panjang total mm 4.350 Lebar total mm 1.750 Total ketinggian (tanpa beban) mm 1.630 Jarak roda mm 2.550 **Tekanan Ban (Kondisi Dingin)** **Model ban** **Item** **Tekanan ban (unit: kPa)** 205/60R16 Roda depan 250kPa / 36psi / 2,5bar Roda belakang 250kPa / 36psi / 2,5bar Data Teknis 89

Halaman 92

90 Daftar Perlengkapan Kendaraan ## ## Daftar Perlengkapan Kendaraan **Daftar Komponen Aksesori** **No.** **Seri** **Nama** **Jumlah** **Keterangan** 1 Buku manual 1 2 Perlengkapan peralatan kendaraan 1 Terletak di dalam kabin kendaraan ⚠ Tanda segitiga pengaman 1 4 Kotak P3K 1 5 Pemadam api 1 Terletak di dalam kabin kendaraan

Halaman 93

## ## PANDUAN WARRANTY ## ## WARRANTY GUIDE

Halaman 94

**Sertifikat Penyerahan Kendaraan Baru** **.................... 93** **Kartu Pendaftaran Warranty Kendaraan Baru ......... 95** **Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru** **.............. 97**

Halaman 95

## ## KENDARAAN BARU ## ## NEW VEHICLE DELIVERY **Sertifikat Ini diberikan kepada / This certificate is submitted to :** **Nama /** **Name** **: .........................................................................................................................................................................** **Alamat /** **Address** **: .........................................................................................................................................................................** **Kota /** **City** **: .........................................................................................................................................................................** **Dealer /** **Dealer** **: .........................................................................................................................................................................** / **Tanggal Penyerahan / Delivery Date :** **Tgl / bln / thn /** **dd / mm / yyyy** **Tipe Kendaraan /** **Vehicle Type** **: .........................................................................................................................................................** **Nomor Rangka /** **VIN** **: .........................................................................................................................................................** **No. Mesin /** **Engine No.** **: .........................................................................................................................................................** **Warna /** **Colour** **: .........................................................................................................................................................** Sebagai bukti komitmen WULING, sebelum menyerahkan kendaraan, kami terlebih dahulu melakukan Pre-Delivery Inspection untuk menjamin standar kualitas, keaslian, dan penampilan terbaik. As WULING commitment, this is to certify that this vehicle had passed Pre-Delivery Inspection for quality standard, authenticity, and appearence. Kepala Cabang / Sales Manager Nama, Tanda Tangan & Stempel Name, Signature & Stamp

Halaman 96

## ## KENDARAAN BARU ## ## NEW VEHICLE DELIVERY Dengan ini saya, Nama : ...................................................... (Nama Pemilik / Owner’s Name)  Sudah menerima penjelasan tentang kepemilikan kendaraan, termasuk perlengkapan standar meliputi :  Kunci kendaraan, dongkrak, tool set, dan lain-lain.  Dokumen kendaraan (BPKB, STNK, Faktur, STCK, Kuitansi).  Owner manual.  Sudah diberikan penjelasan mengenai pengperasian kendaraan meliputi :  Saklar dan tombol-tombol di kendaraan.  Bahan bakar yang digunakan.  Perawatan yang diperlukan.  Sudah menerima penjelasan mengenai ketentuan warranty kendaraan (hal-hal yang ditanggung / tidak ditanggung warranty, hal-hal yang membatalan warranty, kewajiban pemilik kendaraan).  Sudah diberikan informasi mengenai jaringan dealer dan Bengkel Resmi WULING di seluruh Indonesia.  Sudah mencoba dan / atau menguji kendaraan, dan / atau memeriksa dan menerima kendaraan dalam kondisi yang baik. Tanggal / Date : Diserahkan oleh / Hand over by Diketahui oleh / Approved by Diterima oleh / Received by __________________________ ____________________________ __________________________ Wiraniaga / Salesman Kepala Cabang / Sales Manager Pemilik / Owner Tipe Kendaraan / Vehicle Type : ............................................  Has received vehicle ownership information , including standard equipment :  Vehicle key, jack, tool set, etc.  Vehicle documents (BPKB, Vehicle Registration Certificate (STNK), Faktur, STCK, Receipt).  Owner manual.  Has been explained of vehicle operation such as :  Switches and control buttons.  Fuel specification.  Vehicle maintenance.  Has been explained about warranty terms and conditions (Warranty coverage, warranty termination, owner obligation).  Has been informed about WULING dealer network and authorized workshops ind Indonesia.  Has tested and / or tried the vehicle, and / or checked, understood and accepted vehicle condition in a good performance.

Halaman 97

**Kartu Pendaftaran Warranty Kendaraan Baru** **New Vehicle Warranty Registration Form** **DATA KENDARAAN** No. Polisi Tipe No Rangka No. Mesin Km **TANGGAL ** Tanggal Bulan Tahun Km **TANGGAL WARRANTY BERAKHIR** Tanggal Bulan Tahun Km Dealer Penjual **PEMILIK** **DEALER** Nama & Tanda Tangan Service Manager Nama, Tanda Tangan & Stempel

Halaman 99

## ## Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru ## ## New Vehicle Warranty Information **I. Pedoman Dasar Warranty Kendaraan** **A. Warranty Kendaraan Baru** PT SGMW Sales Indonesia selaku Agen Pemegang Merk (APM) WULING di Indonesia memberikan jaminan untuk memperbaiki atau mengganti bagian yang tidak berfungsi dengan semestinya, sebagai akibat dari cacat bahan atau kesalahan dalam pengerjaannya sebagai berikut : 1. Tanggal Mulai Berlaku Warranty Warranty mulai berlaku sejak tanggal penyerahan kendaraan dari dealer kepada pemilik sesuai yang tertera pada “Kartu Pendaftaran Warranty Kendaraan Baru”. 2. Masa Warranty Masa warranty kendaraan WULING adalah 3 tahun atau 100.000 kilometer mana yang dicapai dahulu. **B. Warranty Cat dan Permukaan yang Berkarat.** Kerusakan Cat dan permukaan yang berkarat akibat cacat bahan atau kesalahan /kekeliruan pengerjaan yang terjadi pada panel bodi, dalam penggunaan normal. Dijamin oleh ketentuan dasar Warranty WULING. Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru 97 **I. The Basic of WULING Warranty Policy** **A. New Vehicle Warranty** PT SGMW Sales Indonesia as the sole agent of WULING in Indonesia provide warranty to repair or replace any malfunction parts caused by material defect or any error in manufacturing process as below: 1. Effective Date of Warranty Warranty is effective since the date of delivery by dealer to the Owner as stated in the “New Vehicle Warranty Registration Form” 2. Warranty Period Warranty period for WULING is 3 years or 100.000 kilometer mileage whichever comes first. **B. Paint and Rust of Surface Warranty** Paint damage and rust on surface caused by material defect or error of workmanship occur on the body panels, under normal use is covered by WULING warranty.

Halaman 100

98 Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru **C. Warranty Ban** Warranty Ban diatur tersendiri dengan jaminan yang disediakan oleh pembuat Ban. **D. Warranty Baterai** Warranty Baterai WULING yang digunakan sebagai kelengkapan asli adalah 12 bulan atau 20.000 kilometer, mana yang dicapai dahulu. **E. Warranty Komponen Utama Mesin dan** **Transmisi**  Salah satu yang spesial dari kendaraan WULING adalah Warranty komponen utama Mesin dan Transmisi. Masa Warranty komponen tersebut adalah 5 tahun atau 100.000 kilometer mana yang dicapai dahulu. komponen tersebut sebagai berikut : **Mesin** **:** front cylinder, cylinder head, crankshaft, connecting rod, valve guides, camshafts, engine cover, oil pump, timing sprocket, timing chain, timing belt pulley, intake / exhaust manifold, pistons, oil pan shell, camshaft / crankshaft bearing caps, flywheel. **Transmisi MT** **:** housing, gears, shaft, synchronizer, fork / lever.  Untuk komponen **Transmisi** **CVT** masa warranty adalah 3 tahun atau 100.000 kilometer mana yang tercapai lebih dahulu. **C. Tires Warranty** Warranty claim of Tire are warranted under sparate warranty provide by the Tire Maker. **D. Battery Warranty** Warranty period for Battery originally equipment on WULING is 12 months or 20.000 kilometer, whichever come first. **E. Engine and Transmission key component’s** **Warranty**  WULING provide a special warranty period for Engine and Transmission key component’s which is 5 years or 100.000 kilometer, whichever come first.Component’s detail as bellow : **Engine :** front cylinder, cylinder head, crankshaft, connecting rod, valve guides, camshafts, engine cover, oil pump, timing sprocket, timing chain, timing belt pulley, intake / exhaust manifold, pistons, oil pan shell, camshaft / crankshaft bearing caps, flywheel. **MT Transmission :** housing, gears, shaft, synchronizer, fork / lever.  For **CVT Transmission** component, warranty period is 3 years or 100.000 kilometer whichever comes first.

Halaman 101

**II.** **Hal - hal dan Bagian yang Tidak Ditanggung** **Warranty.** A. Suku cadang yang aus / habis secara normal karena pemakaian termasuk biaya jasa, misalnya : Bola Lampu, Sekering, Ban, Kopling set, Karet Wiper, Piringan Rem / Tromol Rem, Brake Pad / Brake Shoe, Karbon / Brush, Refrigerant A/C. B. Suku cadang dan bahan-bahan yang digunakan saat perawatan berkala, termasuk biaya jasa, misalnya : 1. Drive Belt,(V belt) 2. Elemen Saringan Udara, Saringan Bahan Bakar, Saringan Oli, Saringan A/C, 3. Oli mesin, Oli Transmisi, Oli Gardan, Minyak Rem, Air Baterai, Gemuk 4. Busi 5. Cairan Pendingin Mesin C. Semua jenis biaya yang timbul dari pekerjaan yang termasuk dalam pemeriksaan dan penyetelan, misalnya : 1. Tune Up, wheel aligment, balance roda. 2. Penyetelan kopling, rem, pedal-pedal. 3. Penyetelan pintu-pintu, kap mesin, dll 4. Membersihkan sistem bahan bakar, pendinginan, dan saluran udara. 5. Penyetelan lainnya yang sudah dilakukan pada saat pemeriksaan Pra Penyerahan (PDI). 6. Pekerjaan lain yang merupakan perawatan. Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru 99 **II. Matters and Part Not Covered by Warranty.** A. Normal wear and tear of spare part and the cost that are incurred from it, such as : Bulbs, Fuse, Tires, Clutch set, wiper blade, Disc Brake / drum brake, brake pad / brake shoe, brush, refrigerant air conditioner. B. Spare part and supporting material of periodical maintenance, including labour cost, such as : 1. Drive Belt (V belt) 2. Element of Air Filter, Fuel filter, Oil Filter, A/C Filter. 3. Engine Oil, Transmission Oil, Differential Oil, Brake Fluid, Battery Electrolyte, and Grease. 4. Spark Plug 5. Engine Coolant C. All service cost from the work of checking or adjustment, such as : 1. Engine Tune Up, wheel aligment, balancing tires. 2. Brake / Clutch and pedals adjustment. 3. Doors and hood adjustment. 4. Fuel, cooling and air duct systems cleaning. 5. Other adjust works that are already performed during the Pre Delivery Inspection (PDI). 6. Other work as periodically maintenance.

Halaman 102

100 Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru 7. Biaya yang dikeluarkan selama masa perawatan/berbaikan ditanggung oleh pemilik, seperti : biaya telepon, biaya akomodasi, biaya penginapan, biaya derek, biaya sewa mobil, dan biaya lain-lain. D. Kerusakan karena faktor eksternal, misalnya : 1. Kualitas bahan bakar 2. Kondisi jalan 3. Benturan, goresan akibat benda keras 4. Kerusakan cat akibat dari cuaca, bahan kimia, kotoran binatang, benda keras, kesalahan perawatan. 5. Karat pada komponen kendaraan akibat dari cuaca, bahan dan zat kimia. E. Kelainan atau perubahan secara umum tidak dapat diterima sebagai kesalahan dan tidak mempengaruhi fungsi kendaraan, seperti : 1. Perubahan bentuk weaterstrip atau yang tidak mengakibatkan kebocoran. 2. Kerusakan yang terlihat atau hanya terlihat bila menggunakan alat bantu (lensa pembesar, dll). 3. Karet penutup oli yang basah sedikit oleh oli, tetapi oli tidak berkurang. 4. Suara-suara atau getaran kecil yang tidak mempengaruhi jalannya mesin / kendaraan. 5. Faktor-faktor yang sulit dikontrol oleh pabrik dan atau faktor desain. 6. Perubahan penampilan normal akibat pemakaian dan penuaan seperti: warna cat, material interior, dll. 7. Expenses and losses arising in connection with warranty repair, such as : telephone, accomodation, towing car,car rental, travel / lodging, etc. D. Damage caused by external factors, such as : 1. The Quality of Fuel 2. Road Condition 3. Scratch and bumps from hard object 4. Paint damage resulting from weather wear and tear, chemical substance, animal droppings, hard objects and improper maintenance. 5. Rust on the vehicle’s part due to the weather wear and tear and chemical substance. E. Irregularities and change that are generally unacceptable as damage and do not affect the vehicle’s function, such as : 1. Weather strip deformation without causing leakage is not covered. 2. Unseen damage or that can only be seen through the help of other tools such as the magnifying glass, etc. 3. Oil-stained caps, which do not affect the amount of the oil inside. 4. Noise and vibration that do not affect the running of engine or the vehicle. 5. Factors that beyond the control of production and product design. 6. Visual changes due to usage and aging such as: change of paint color, sign of wear in interior material.

Halaman 103

F. Kesalahan perawatan dan penggunaan bahan bakar, oli pelumas, minyak fluid yang tidak sesuai dengan sepesifikasi seperti yang tercantum pada Owner Manual. G. Kerusakan yang disebabkan oleh pemakaian atau pengoperasian yang tidak normal diluar aturan pada buku pedoman seperti : 1. Beban melebihi kapasitas yang diijinkan 2. Berkendara melebihi batas putaran mesin (rpm) maksimum yang diijinkan. 3. Penggunaan kendaraan untuk kompetisi atau balapan. 4. Penggunaan kendaraan untuk niaga seperti: taxi, rental, latihan, dll. 5. Kerusakan yang timbul akibat penambahan, modifikasi atau pemasangan aksesori, peralatan atau komponen yang tidak orisinil pada kendaraan. 6. Kerusakan akibat lalai atau tidak memperlihatkan instrumen atau indikator peringatan kendaraan. 7. Mengubah, menukar, atau melepaskan mekanisme odometer sehingga menjadi tidak standar dan pembacaan odometernya tidak benar / meragukan. Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru 101 F. Lack of maintenance or use of unrecommended fuel, lubricant, and fluids which are not in conformity with the vehicle specification as specified in Owner Manual. G. Damage caused by abnormal use and operations, wich are not specified in the Owner’s Manual, such as : 1. Over load, exceeding the allowed limit of capacity. 2. Over driving, exceeding permitted maximum engine rotation 3. Use for rally and races. 4. The vehicle for comercial purpose such as : taxi, rent, driver training, etc. 5. Damage caused by attachment, modification or setting up of non-original accessories, equipment or components. 6. Damages arise from negligence or ignorance of warnings and indicators. 7. Damage as resulted from incorrect reading of the odometer of wich mechanism has been changed, taken off causing non-standard reading.

Halaman 104

102 Informasi Warranty Bagi Kendaraan Baru H. Kerusakan yang disebabkan oleh Bencana Alam, kecelakaan. Kebakaran, huru-hara, banjir, sambaran petir, dll. I. Pemilik tidak melakukan pemeriksaan kendaraan cuma-cuma, serta tidak melaksanakan perawatan berkala di dealer dan Bengkel Resmi WULING selama periode Warranty. **III.** **Kewajiban Pemilik dalam Masa Warranty** Kewajiban yang harus dilakukan Pemilik sebagai syarat dikabulkan pengajuan warranty adalah sebagai berikut : A. Melakukan perawatan berkala sesuai jadwal dan ketentuan di dealer dan Bengkel Resmi WULING. B. Melakukan perbaikan di dealer dan Bengkel Resmi WULING. C. Pemilik wajib menunjukkan “Buku Panduan Pemilik” serta “STNK”. D. Menggunakan suku cadang dan asesoris orisinil WULING. E. Menggunakan bahan-bahan pendukung sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh WULING. H. Damage caused by Nature disasters, accident, fire, hurly-burly, flooding, lightning strike, etc. I. Ignorance to carry out free inspection, and periodic maintenance during warranty period at WULING dealer and authorized workshop **III. Owner’s Obligation Durring Warranty Period** Owner’s obligation as the requirment for approval to Warranty Submission are as follows: A. Carry out periodic maintenance as scheduled at WULING dealer and authorized workshop. B. Carry out repair at WULINGdealer and authorized workshop. C. Owner must be able to show the “Owner Manual” and “Vehicle License”. D. Use WULING genuine spare parts and accesories. E. Use supporting materials as specified and recommended by WULING.

Halaman 105

## ## PANDUAN PERAWATAN ## ## GUIDE

Halaman 106

**Perawatan Berkala ..................................... 105** **Jadwal** **Perawatan** **Berkala** **untuk** **Penggunaan Normal ................................. 107** **Monitoring Jadwal Perawatan Berkala .... 121** **Catatan Penanganan Warranty Claim ...... 130**

Halaman 107

## ## Perawatan Berkala Bab ini menjelaskan rencana perawatan kendaraan, yang diperlukan guna memastikan performa kendaraan tetap terjaga dan memberikan kepuasan dalam berkendara. Anda bertanggung jawab penuh dalam hal pengoperasian dan perawatan kendaraan sesuai dengan petunjuk dari buku panduan ini. Kelalaian pengguna dapat mengakibatkan hangusnya garansi. Selain itu, Anda bertanggung jawab untuk melakukan perawatan dan pengoperasian tepat pada kendaraan Anda. Pastikan Anda melakukan perawatan yang telah dijadwalkan dan mengikuti instruksi pengoperasian umum yang telah ditentukan pada buku panduan ini. Anda juga bertanggung jawab untuk menyimpan seluruh berkas sebagai bukti dari perawatan kendaraan Anda. Saat dilakukan pemindahan kepemilikan kendaraan, segala bentuk berkas berupa catatan, buku panduan maupun faktur harus diserahkan kepada pemilik berikutnya. SGMW hanya memberikan kewenangan kepada Bengkel Resmi SGMW untuk menjadi distributor komponen asli. SGMW tidak menunjuk, mengesahkan maupun menugaskan agen pihak ketiga atau segala bentuk pendistribusian lain untuk komponen asli SGMW dan tidak bertanggung jawab atas risiko penggunaan komponen tidak asli. Klaim garansi tidak dapat dilakukan saat terjadi kerusakan akibat penggunaan komponen tidak resmi atau penggunaan suku cadang selain dari SGMW. Penggunaan suku cadang dan aksesori yang “Tidak Resmi” tidak akan diproses lebih lanjut oleh pihak SGMW. Karena perusahaan tidak dapat melakukan verifikasi terhadap penerapan dan keamanan komponen tersebut. Oleh karena itu, SGMW tidak bertanggung jawab atas kerusakan akibat penggunaan komponen-komponen tersebut. Perawatan yang tidak tepat pada kendaraan Anda dapat mengakibatkan kerusakan kendaraan, kecelakaan atau cedera serius. Perawatan Berkala 105

Halaman 108

106 Perawatan Berkala **Batasan Bebas Jasa Perawatan Berkala** WULING memberikan bebas biaya jasa pada perawatan berkala di mana ongkos kerja dari perawatan berkala tidak dibebankan kepada pelanggan (Mengacu pada jawal perawatan berkala). Bebas biaya jasa berlaku pada kondisi perawatan berkala 1.000 km, 5.000 km, 10.000 km, 20.000 km, 30.000 km, 40.000 km dan 50.000 km atau 4 (empat) tahun (yang mana tercapai dahulu) terhitung dari kendaraan baru WULING dan buku panduan ini diserahkan kepada pelanggan. **Periodical Maintenance Free Service Limitation** WULING gives Free Service for periodical maintenance, where the labor cost will not be charged upon the customer (Refer to periodical maintenance schedule). Free Service only valid for the 1.000 km, 5.000 km, 10.000 km, 20.000 km, 40.000 km and 50.000 km or 4 (four) years (whichever comes first) as from the handling over of the new WULING vehicle and the manual to the customer.

Halaman 109

**Jadwal Perawatan Berkala untuk Penggunaan Normal** **Periodical Maintenance Schedule for Normal Operation** **Mana yang tercapai dahulu** **Whichever come first** **Bagian yang dirawat** **Maintenance Operation** **Bulan** **Month** 1 ⚠ 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 **Kilometer** **Milage** **(X1000)** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli mesin / Engine oil P **G** 2. Saringan oli mesin / Oil filter P **G** 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket P **G** 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P **G** P **G** P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P **G** P **G** P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Busi / Spark Plug P - P - **G** - P - **G** - P 12. Baterai / Battery P Perawatan Berkala 107 1 5 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

Halaman 110

108 Perawatan Berkala **Mana yang tercapai dahulu** **Whichever come first** **Bagian yang dirawat** **Maintenance Operation** **Bulan** **Month** 1 ⚠ 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 **Kilometer** **Milage** **(X1000)** **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 13. Saringan Bahan Bakar / Fuel Filter P **G** P **G** P 14. Charcoal Canister / Carbon Canister P 15. Saluran Bahan Bakar/ Fuel line P 16. Tangki Bahan Bakar / Fuel Tank P **SISTEM /** **BRAKE SYSTEM** 17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 18. Selang dan saluran rem / Brake pipes P 19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 20. Minyak Rem / Brake Fluid P **G** P 21. Pedal Rem / Brake Pedal P **CHASIS DAN BODI /** **CHASSIS AND BODY** 22. Drive system dan cover P 23. Baut/Mur Chasis dan Bodi / Chassis and Body Bolts/Nuts P 24. Oli Transmisi / Transmisi Manual / Manual Transmission* P **G** P **G** P **G** P Transmisi CVT / CVT Transmission* P **G** P Transmission Oil 1 5 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

Halaman 111

**Mana yang tercapai dahulu** **Whichever come first** **Bagian yang dirawat** **Maintenance Operation** **Bulan** **Month** 1 ⚠ 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 **Kilometer** **Milage** **(X1000)** 25. Sabuk pengaman, buckle, dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 27. Kuncian pintu, hinge, dan stopper / Door locks, hinges, stopper P 28. Semua lampu dan Klakson / Lighting and horn P 29. Wiper dan washer / Window washing system P 30. Engine wiring harness dan sensor P 31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P **G** P **G** P **G** P 32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 33. Rotasi Ban / Tire Rotation - P 34. Kondisi Ban dan Tekanan (Termasuk Ban Serep) Tires and Tire Pressure (including spare tire) P 35. Mur Roda / Wheel Nuts P 36. Sunroof* P 37. PEPS* P 38. WIND* P 39. Tes Jalan / Road Test P Perawatan Berkala 109 1 5 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

Halaman 112

110 Perawatan Berkala **Jadwal Perawatan Berkala untuk Penggunaan Tidak Normal (Berat)** **Periodical Maintenance Schedule for Severe (Special) Operation** Lakukan perawatan berkala setengah dari jadwal perawatan berkala untuk penggunaan normal, untuk penggunaan kendaraan pada kondisi sebagai berikut : Carry out periodic maintenance for half of Periodical Maintenance Schedule for Normal Operation, for vehicle used to in the following conditions :  Perjalanan singkat yang berulang-ulang (kurang dari 10 km/hari). Repeated short trip less than 10 km/day.  Pengoperasian di jalan yang kasar, berdebu dan berlumpur. Operation on rough, dusty and muddy condition.  Pengoperasian di jalan dimana kendaraan terkena air laut atau air yang mengandung garam (dekat area laut). Operation on road where vehicle is easily splashed by sea or salty water (near sea area).  Pengoperasian dijalan temperatur ekstrim (dibawah 0oC atau diatas 40oC). Operating on extreme temperatur (below 0oC or above 40oC).  Menggunakan rak atap atau mengangkut peralatan kemah. Using a camper or car top carrier.  Sering berhenti dan berjalan secara berulang-ulang, atau kondisi idling yang panjang atau kecepatan rendah untuk waktu yang lama. Vehicle often stops or accelerates rapidly, or be at idle or low speed for a long time.  Pengoperasian dengan kecepatan tinggi secara terus menerus (kecepatan maksimal kendaraan 80% atau lebih) selama lebih dari 2 jam. Continuous hih speed driving (80% or more of maximum vehicle speed) for over 2 hours.  Pengoperasian untuk tujuan niaga (taxi, kendaraan rental, dll) atau kendaraan operasional khusus (mobil polisi, ambulance, dll). Being used for commercial purposes (taxi, rental car, etc.) or special purposes (police car, ambulance, etc.).

Halaman 113

**Monitoring Jadwal Perawatan Berkala** **/ Monitoring Periodical Maintenance Schedule** **Service 1** **Service 2** **Service 3** **Service 4** Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. TTd & Cap Dealer **Service 5** **Service 6** **Service 7** **Service 8** Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. TTd & Cap Dealer **Service 9** **Service 10** **Service 11** **Service 12** Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. TTd & Cap Dealer Perawatan Berkala 111 Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. Tgl/ Date : ............... Km/ Milage : ................ Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. Tgl/ Date : ............... Km/ Milage : ................ Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : ................. Tgl/ Date : ................. Km/ Milage : .................

Halaman 115

**KUPON GRATIS 1.000 Km** **KUPON GRATIS 5.000 Km** **KUPON GRATIS 10.000 Km** **Nama Pemilik** **No. Telp** **Alamat** **Km** **Kupon Gratis Perawatan** **Berkala** **Free Periodical** **Maintenance Voucher** **Part dan Material** **ditanggung Pemilik** **Part and Material** **charged to Owner** **Tgl. Service** **No. Rangka** **Tanggal Penyerahan** **Tanda Tangan & Cap** **Bengkel** **Nama Pemilik** **Nama Pemilik** **No. Telp** **No. Telp** **Alamat** **Alamat** **Km** **Km** **Tgl. Service** **Tgl. Service** **No. Rangka** **No. Rangka** **Tanggal Penyerahan** **Tanggal Penyerahan** **Tanda Tangan & Cap** **Tanda Tangan & Cap** **Bengkel** **Bengkel**

Halaman 117

**KUPON GRATIS 50.000 Km** **KUPON GRATIS 40.000 Km** **KUPON GRATIS 30.000 Km** **KUPON GRATIS 20.000 Km** **Nama Pemilik** **Nama Pemilik** **No. Telp** **No. Telp** **Alamat** **Alamat** **Km** **Km** **Tgl. Service** **Tgl. Service** **No. Rangka** **No. Rangka** **Tanggal Penyerahan** **Tanggal Penyerahan** **Tanda Tangan & Cap** **Tanda Tangan & Cap** **Bengkel** **Bengkel** **Nama Pemilik** **Nama Pemilik** **No. Telp** **No. Telp** **Alamat** **Alamat** **Km** **Km** **Tgl. Service** **Tgl. Service** **No. Rangka** **No. Rangka** **Tanggal Penyerahan** **Tanggal Penyerahan** **Tanda Tangan & Cap** **Tanda Tangan & Cap** **Bengkel** **Bengkel**

Halaman 119

**PERAWATAN BERKALA 1.000 KM / 1 BULAN /** ** 1.000 KM / 1 MONTH** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil P 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter P 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket P 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Busi / Spark plug P 12. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 14. Charcoal canister / Carbon canister P 15. Saluran bahan bakar / Fuel line P 16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 20. Minyak rem / Brake fluid P 21. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 22. Drive system dan cover P 23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 24. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 29. Wiper dan Washer / Window washing system P 30. Engine wiring harness dan sensor P 31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 34. Mur roda / wheel nuts P 35. Sunroof* P 36. PEPS* P 37. WIND P 38. Tes jalan / Road test P Tanda Tangan & Cap Bengkel **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….**

Halaman 120

**PERAWATAN BERKALA 5.000 KM / 3 BULAN /** ** 5.000 KM / 3 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 13. Charcoal canister / Carbon canister P 14. Saluran bahan bakar / Fuel line P 15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 19. Minyak rem / Brake fluid P 20. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 21. Drive system dan cover P 22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 23. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 28. Wiper dan Washer / Window washing system P 29. Engine wiring harness dan sensor P 30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 32. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 33. Mur roda / wheel nuts P 34. Sunroof* P 35. PEPS* P 36. WIND P 37. Tes jalan / Road test P Tanda Tangan & Cap Bengkel **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….**

Halaman 121

**PERAWATAN BERKALA 10.000 KM / 6 BULAN /** ** 10.000 KM / 6 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 13. Charcoal canister / Carbon canister P 14. Saluran bahan bakar / Fuel line P 15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 19. Minyak rem / Brake fluid P 20. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 21. Drive system dan cover P 22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* G 23. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 28. Wiper dan Washer / Window washing system P 29. Engine wiring harness dan sensor P 30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 32. Rotasi ban / Tire rotation P 33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 34. Mur roda / wheel nuts P 35. Sunroof P 36. PEPS P 37. WIND P 38. Tes jalan / Road test P Tanda Tangan & Cap Bengkel **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….**

Halaman 122

**PERAWATAN BERKALA 20.000 KM / 12 BULAN -** ** 20.000 KM / 12 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Busi / Spark plug P 12. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 14. Charcoal canister / Carbon canister P 15. Saluran bahan bakar / Fuel line P 16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 20. Minyak rem / Brake fluid P 21. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 22. Drive system dan cover P 23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 24. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 29. Wiper dan Washer / Window washing system P 30. Engine wiring harness dan sensor P 31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 33. Rotasi ban / Tire rotation P 34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 35. Mur roda / wheel nuts P 36. Sunroof P 37. PEPS P 38. WIND P 39. Tes jalan / Road test P **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….** Tanda Tangan & Cap Bengkel

Halaman 123

**PERAWATAN BERKALA 30.000 KM / 18 BULAN -** ** 30.000 KM / 18 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 13. Charcoal canister / Carbon canister P 14. Saluran bahan bakar / Fuel line P 15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 19. Minyak rem / Brake fluid P 20. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 21. Drive system dan cover P 22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 23. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 28. Wiper dan Washer / Window washing system P 29. Engine wiring harness dan sensor P 30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter G 31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 32. Rotasi ban / Tire rotation P 33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 34. Mur roda / wheel nuts P 35. Sunroof* P 36. PEPS* P 37. WIND P 38. Tes jalan / Road test P Tanda Tangan & Cap Bengkel **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….**

Halaman 124

**PERAWATAN BERKALA 40.000 KM / 24 BULAN -** ** 40.000 KM / 24 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant G 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter G 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Busi / Spark plug G 12. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter G 14. Charcoal canister / Carbon canister P 15. Saluran bahan bakar / Fuel line P 16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 20. Minyak rem / Brake fluid P 21. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 22. Drive system dan cover P 23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 24. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 29. Wiper dan Washer / Window washing system P 30. Engine wiring harness dan sensor P 31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 33. Rotasi ban / Tire rotation P 34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 35. Mur roda / wheel nuts P 36. Sunroof* P 37. PEPS* P 38. WIND P 39. Tes jalan / Road test P **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….** Tanda Tangan & Cap Bengkel

Halaman 125

**PERAWATAN BERKALA 50.000 KM / 30 BULAN -** ** 50.000 KM / 30 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 13. Charcoal canister / Carbon canister P 14. Saluran bahan bakar / Fuel line P 15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 19. Minyak rem / Brake fluid P 20. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 21. Drive system dan cover P 22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* G 23. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 28. Wiper dan Washer / Window washing system P 29. Engine wiring harness dan sensor P 30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 32. Rotasi ban / Tire rotation P 33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 34. Mur roda / wheel nuts P 35. Sunroof* P 36. PEPS* P 37. WIND P 38. Tes jalan / Road test P **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….** Tanda Tangan & Cap Bengkel

Halaman 126

**PERAWATAN BERKALA 60.000 KM / 36 BULAN -** ** 60.000 KM / 36 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Busi / Spark plug P 12. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 14. Charcoal canister / Carbon canister P 15. Saluran bahan bakar / Fuel line P 16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 20. Minyak rem / Brake fluid G 21. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 22. Drive system dan cover P 23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 24. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* G 25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 29. Wiper dan Washer / Window washing system P 30. Engine wiring harness dan sensor P 31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter G 32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 33. Rotasi ban / Tire rotation P 34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 35. Mur roda / wheel nuts P 36. Sunroof* P 37. PEPS* P 38. WIND P 39. Tes jalan / Road test P **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….** Tanda Tangan & Cap Bengkel

Halaman 127

**PERAWATAN BERKALA 70.000 KM / 42 BULAN -** ** 70.000 KM / 42 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant P 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter P 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 13. Charcoal canister / Carbon canister P 14. Saluran bahan bakar / Fuel line P 15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 19. Minyak rem / Brake fluid P 20. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 21. Drive system dan cover P 22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 23. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 28. Wiper dan Washer / Window washing system P 29. Engine wiring harness dan sensor P 30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 32. Rotasi ban / Tire rotation P 33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 34. Mur roda / wheel nuts P 35. Sunroof* P 36. PEPS* P 37. WIND P 38. Tes jalan / Road test P **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….** Tanda Tangan & Cap Bengkel

Halaman 128

**PERAWATAN BERKALA 80.000 KM / 48 BULAN -** ** 80.000 KM / 48 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli Mesin / Engine Oil G 2. Saringan Oli Mesin / Oil Filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive Belt P 5. Sistem Pendingin / Cooling System P 6. Cairan Pendingin Mesin / Engine Coolant G 7. Saluran Masuk dan Buang / Intake & Exhaust Manifold P 8. Saringan Udara / Air Filter G 9. Throttle Body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan Mesin / Engine Mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Busi / Spark plug G 12. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 13. Saringan bahan bakar/ Fuel filter G 14. Charcoal canister / Carbon canister P 15. Saluran bahan bakar / Fuel line P 16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 20. Minyak rem / Brake fluid P 21. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 22. Drive system dan cover P 23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 24. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 29. Wiper dan Washer / Window washing system P 30. Engine wiring harness dan sensor P 31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 33. Rotasi ban / Tire rotation P 34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 35. Mur roda / wheel nuts P 36. Sunroof* P 37. PEPS* P 38. WIND P 39. Tes jalan / Road test P **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….** Tanda Tangan & Cap Bengkel

Halaman 129

**PERAWATAN BERKALA 90.000 KM / 54 BULAN -** ** 90.000 KM / 54 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli mesin / Engine oil G 2. Saringan oli mesin / Oil filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 4. Drive belt P 5. Sistem pendingin / Cooling system P 6. Cairan pendingin mesin / Engine coolant P 7. Saluran masuk dan buang / Intake & exhaust manifold P 8. Saringan udara / Air filter P 9. Throttle body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 10. Dudukan mesin / Engine mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 11. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 13. Charcoal canister / Carbon canister P 14. Saluran bahan bakar / Fuel line P 15. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 16. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 17. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 18. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 19. Minyak rem / Brake fluid P 20. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 21. Drive system dan cover P 22. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* G 23. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 24. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 25. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 26. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 27. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 28. Wiper dan Washer / Window washing system P 29. Engine wiring harness dan sensor P 30. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter G 31. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 32. Rotasi ban / Tire rotation P 33. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 34. Mur roda / wheel nuts P 35. Sunroof* P 36. PEPS* P 37. WIND P 38. Tes jalan / Road test P **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….** Tanda Tangan & Cap Bengkel

Halaman 130

**PERAWATAN BERKALA 100.000 KM / 60 BULAN -** ** 100.000 KM / 60 MONTHS** **KOMPONEN MESIN /** **ENGINE COMPONENT** 1. Oli mesin / Engine oil G 2. Saringan oli mesin / Oil filter G 3. Gasket Oli Mesin / Engine Oil Gasket G 3. Drive belt P 4. Sistem pendingin / Cooling system P 5. Cairan pendingin mesin / Engine coolant P 6. Saluran masuk dan buang / Intake & exhaust manifold P 7. Saringan udara / Air filter P 8. Throttle body dan Positive Crankcase Ventilation (PCV) P 9. Dudukan mesin / Engine mounting P **SISTEM PENGAPIAN /** **IGNITION SYSTEM** 10. Busi / Spark plug P 11. Baterai / Battery P **SISTEM BAHAN BAKAR /** **FUEL SYSTEM** 12. Saringan bahan bakar/ Fuel filter P 13. Charcoal canister / Carbon canister P 14. Saluran bahan bakar / Fuel line P 16. Tangki bahan bakar / Fuel Tank P **SISTEM / BRAKE SYSTEM** 17. Cakram, teromol*, dan kampas rem / Brake disc, drum brake*, and brake pad/shoe P 18. Selang dan pipa saluran rem / Brake pipes P 19. Fungsi EPB atau rem parkir / EPB or handbrake function P 20. Minyak rem / Brake fluid P 21. Pedal rem / Brake pedal P **Catatan : Berikan tanda**  **setelah dikerjakan** **(Fill**  **if the inspection has been done)** **RANGKA DAN BODI / CHASSIS AND BODY** 22. Drive system dan cover P 23. Baut/mur rangka dan bodi / Chassis and body bolt/nuts P Transmisi Manual / Manual Transmission* P 24. Oli transmisi / Transmission oil Transmisi CVT / CVT Transmission* P 25. Sabuk pengaman, buckle dan kursi / Safety belt, buckle and seat P 26. Per dan shock absorber / Spring and shock absorber P 27. Kuncian pintu, hinge, stopper / Door lock, hinge and stopper P 28. Semua lampu dan klakson / Lightning and horn P 29. Wiper dan Washer / Window washing system P 30. Engine wiring harness dan sensor P 31. Sistem dan saringan A/C / A/C system and filter P 32. Sistem kendaraan dan roda kemudi / Vehicle system and steering wheel P 33. Rotasi ban / Tire rotation P 34. Kondisi ban dan tekanan (termasuk ban serep) Tire and tire pressure (including spare tire) P 35. Mur roda / wheel nuts P 36. Sunroof* P 37. PEPS* P 38. WIND P 39. Tes jalan / Road test P **Tanggal Servis: ………………….** **Odometer : ………………….** Tanda Tangan & Cap Bengkel

Halaman 131

## ## CATATAN : ## ## SETELAH PERAWATAN BERKALA 100.000 KM ATAU 60 ## ## BULAN, IKUTI JADWAL SESUAI DENGAN INTERVAL ## ## DAN PART ## ## NOTE : ## ## AFTER 100.000 KM OR 60 MONTHS ## ## FOLLOW THE INTERVAL OF PART ## ## AND THE

Halaman 132

## ## Catatan Penanganan Warranty Claim ## ## Warranty Claim Record **Tanggal** **Km** **Milage** **Part yang diganti** **Date** **Part Replaced** **Nama SA** **SA Name** **Nama Bengkel** **Workshop Name**