Owner's Manual Hyundai STARGAZER Cartenz

/ 453
100%
Memuat halaman 1...
KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725 — Halaman 1 Owner's Manual Hyundai STARGAZER Cartenz

📖 Panduan Cepat dari Manual

Sumber: PDF

Pertanyaan dan jawaban berikut diambil langsung dari isi dokumen manual ini. Klik tombol halaman untuk membuka bagian yang relevan.

💡 Pertanyaan Umum

Daftar FAQ resmi ini merangkum informasi penting, spesifikasi teknis, dan panduan perawatan untuk Hyundai STARGAZER Cartenz berdasarkan buku panduan pemilik resmi.

Owner's Manual Hyundai STARGAZER Cartenz — Isi Lengkap 453 Halaman

KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725

Halaman 1

BUKU PANDUAN PEMILIK Pengoperasian Perawatan Spesifikasi Seluruh informasi dalam Buku Panduan Pemilik ini adalah yang terbaru pada saat diterbitkan. Namun, HYUNDAI berhak melakukan perubahan sewaktu-waktu untuk menjalankan kebijakan peningkatan produk secara berkelanjutan. Buku panduan ini berlaku untuk semua model kendaraan ini dan mencakup keterangan dan penjelasan mengenai perlengkapan standar maupun opsional. Oleh karena itu, Anda mungkin akan menemukan informasi dalam buku ini yang tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda.

KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725

Halaman 2

Pengantar PERHATIAN: MEMODIFIKASI KENDARAAN HYUNDAI ANDA Kendaraan HYUNDAI Anda tidak boleh dimodifikasi dengan cara apapun. Modifikasi semacam itu dapat berdampak negatif terhadap performa, keselamatan, atau daya tahan kendaraan HYUNDAI Anda dan juga dapat melanggar persyaratan garansi terbatas kendaraan. Beberapa modifikasi juga mungkin melanggar peraturan yang ditetapkan oleh Departemen Perhubungan dan lembaga pemerintah lainnya di negara Anda. PEMASANGAN RADIO DUA ARAH ATAU TELEPON SELULER Kendaraan Anda dilengkapi dengan komponen elektronik. Pemasangan atau penyesuaian radio dua arah atau telepon seluler yang tidak tepat dapat berdampak buruk terhadap sistem elektronik kendaraan. Oleh karena itu, kami menyarankan Anda untuk mengikuti instruksi produsen radio dengan cermat atau berkonsultasi dengan dealer HYUNDAI jika Anda memilih untuk memasang perangkat tersebut, untuk memperoleh tindakan pencegahan atau instruksi khusus. introduction F2

KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725

Halaman 3

PERINGATAN KESELAMATAN DAN KERUSAKAN KENDARAAN Buku panduan ini mencantumkan informasi yang diberi title sebagai PERINGATAN, PERHATIAN, dan PEMBERITAHUAN. Title ini menunjukan hal berikut: PERINGATAN PERINGATAN menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari dapat mengakibatkan cedera serius atau kematian. PERHATIAN PERHATIAN menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari dapat mengakibatkan cedera ringan hingga sedang. PEMBERITAHUAN PEMBERITAHUAN menunjukkan situasi yang jika tidak dihindari dapat mengakibatkan kerusakan pada kendaraan. F3

KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725

Halaman 4

Gambar-gambar yang Anda berikan semuanya putih kosong, tidak mengandung teks yang dapat di-OCR. Oleh karena itu, tidak ada teks untuk dikembalikan.

KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725

Halaman 5

Daftar isi Pengantar 1 Informasi Kendaraan 2 Kursi & Sistem Keselamatan 3 Instrument Cluster 4 Fitur Kenyamanan 5 Mengemudikan Kendaraan Anda 6 Sistem Bantuan Pengemudi 7 Situasi Darurat 8 Perawatan 9 Indeks I

KS-2026-en_ID-PRI-2C - BAHASA_REV230725

Halaman 6

Gambar-gambar yang diberikan semuanya putih polos dan tidak mengandung teks apa pun untuk di-OCR.

1. Pengantar

Halaman 7

1. Pengantar Pengantar..........................................................................................................................1-2 HYUNDAI motor company .................................................................................................1-2 Cara menggunakan buku panduan pemilik Ini...........................................................1-2 Pesan keselamatan ........................................................................................................1-3 Persyaratan bahan bakar..................................................................................................1-4 Mesin bensin.................................................................................................................1-4 Modifikasi kendaraan ......................................................................................................1-7 Intruksi penanganan kendaraan ......................................................................................1-7 Proses inreyen (break-in proses) kendaraan ..................................................................1-7 1

1. Pengantar

Halaman 8

Pengantar Pengantar Terima kasih telah memilih HYUNDAI. Kami dengan senang hati menyambut Anda sebagai bagian dari semakin banyaknya orang yang bijak dalam memilih kendaraan dengan mengemudikan HYUNDAI. Rekayasa tingkat lanjut dan konstruksi yang berkualitas tinggi dari setiap kendaraan HYUNDAI yang kami produksi merupakan kebanggaan kami. Buku Panduan Pemilik ini akan memperkenalkan fitur dan pengoperasian kendaraan HYUNDAI baru Anda. Disarankan untuk membaca buku ini dengan cermat karena informasi yang terkandung di dalamnya dapat memberikan manfaat besar dan menambah kepuasan dalam menggunakan kendaraan Anda. Pabrikan juga merekomendasikan agar layanan servis dan perawatan kendaraan Anda dilakukan di dealer resmi HYUNDAI. HYUNDAI motor company PERHATIAN Kerusakan yang serius pada mesin dan transmisi dapat terjadi akibat penggunaan bahan bakar dan pelumas yang berkualitas rendah yang tidak memenuhi spesifikasi HYUNDAI. Anda harus selalu menggunakan bahan bakar dan pelumas yang berkualitas tinggi yang memenuhi spesifikasi yang tercantum dalam bagian “Pelumas dan Kapasitas yang Direkomendasikan” pada Buku Panduan Pemilik ini. Informasi Karena pemilik kendaraan di berikutnya juga memerlukan informasi dalam buku ini, jika Anda menjual kendaraan HYUNDAI ini, harap tinggalkan buku panduan ini di dalam kendaraan untuk digunakan oleh pemilik berikutnya. Terima kasih. Hak Cipta 2025 HYUNDAI Motor Company. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Tidak ada bagian dari publikasi ini yang boleh diperbanyak, disimpan dalam sistem pengambilan data, atau ditransmisikan dalam bentuk atau dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari HYUNDAI Motor Company. Cara menggunakan buku panduan pemilik Ini Kami ingin membantu Anda mendapatkan pengalaman berkendara terbaik dari kendaraan Anda. Buku Panduan Pemilik ini dapat membantu Anda dalam berbagai hal. Kami sangat menyarankan Anda membaca seluruh buku panduan ini. Untuk meminimalkan risiko cedera atau kematian, Anda harus membaca bagian PERINGATAN dan PERHATIAN pada buku ini. Ilustrasi yang diberikan untuk melengkapi penjelasan agar Anda dapat memahami cara menikmati kendaraan Anda dengan lebih baik. Dengan membaca buku panduan ini, Anda akan bisa mempelajari berbagai fitur kendaraan, informasi keselamatan penting, serta tips berkendara dalam berbagai kondisi jalan. Sistematika penulisan buku panduan pemilik ini dapat ditemukan dalam Daftar Isi. Gunakan indeks saat mencari bagian atau topik tertentu; indeks disusun secara alfabet berdasarkan seluruh informasi yang tersedia dalam buku panduan ini. Bab: Buku panduan ini memiliki sembilan bab utama serta satu indeks. Setiap bab diawali dengan daftar isi singkat agar Anda dapat mengetahui sekilas apakah bagian tersebut memuat informasi yang Anda cari. 1-2

1. Pengantar

Halaman 9

Pesan keselamatan Keselamatan Anda, serta keselamatan orang lain, sangat penting. Buku Panduan Pemilik ini memberikan berbagai informasi mengenai tindakan pencegahan keselamatan dan prosedur pengoperasian. Informasi ini memberikan peringatan terhadap potensi bahaya yang dapat melukai Anda, orang lain, maupun merusak kendaraan Anda. Pesan keselamatan yang terdapat pada label kendaraan dan dalam buku panduan ini menjelaskan bahaya tersebut dan langkah-langkah untuk menghindari atau mengurangi risiko. Peringatan dan instruksi keselamatan yang terdapat dalam buku ini ditujukan untuk keselamatan Anda. Mengabaikan peringatan dan instruksi tersebut dapat menyebabkan cedera serius atau kematian. Dalam buku panduan ini menggunakan, kata BAHAYA, PERINGATAN, PERHATIAN, PEMBERITAHUAN, dan SIMBOL PERINGATAN KESELAMATAN. WL_WarningStandard Simbol ini digunakan untuk memperingatkan Anda terhadap potensi bahaya cedera fisik. Patuhi seluruh pesan keselamatan yang mengikuti simbol ini untuk menghindari kemungkinan cedera atau kematian. Simbol ini mendahului kata BAHAYA, PERINGATAN, dan PERHATIAN. BAHAYA BAHAYA menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari akan mengakibatkan kematian atau cedera serius. PERINGATAN PERINGATAN menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. PERHATIAN PERHATIAN menunjukkan situasi yang berbahaya, jika tidak dihindari dapat mengakibatkan cedera ringan hingga sedang. PEMBERITAHUAN PEMBERITAHUAN menunjukkan situasi yang jika tidak dihindari dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan. 1-3

Mesin bensin

Halaman 10

Pengantar Persyaratan bahan bakar Mesin bensin Tanpa timbal Kendaraan baru Anda dirancang untuk menggunakan bahan bakar tanpa timbal dengan nilai oktan RON (Research Octane Number) 90 / AKI (Anti-Knock Index) 86 atau lebih tinggi. (Jangan gunakan bahan bakar campuran metanol) Kendaraan ini dirancang untuk memberikan performa maksimal dengan bahan bakar TANPA TIMBAL, sekaligus meminimalkan emisi gas buang dan pengotoran pada busi. PERINGATAN • Jangan mengisi bahan bakar hingga penuh setelah nozzle berhenti secara otomatis saat mengisi bahan bakar. • Selalu pastikan tutup tangki bahan bakar terpasang rapat untuk mencegah tumpahan bahan bakar jika terjadi kecelakaan. PEMBERITAHUAN Jangan pernah menggunakan bahan bakar bertimbal. Penggunaan bahan bakar bertimbal dapat merusak catalytic converter dan sensor oksigen pada sistem kontrol mesin serta dapat memengaruhi sistem emisi. Selain itu, keausan yang serius dan retakan pada ring piston, katup, dll. dapat terjadi dan suara ketukan mesin mungkin akan terdengar. Jangan pernah menambahkan cairan pembersih sistem bahan bakar ke dalam tangki selain yang direkomendasikan (Kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dealer resmi HYUNDAI untuk informasi lebih jelasnya.) Informasi Jika mesin Anda mengalami knocking, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dealer resmi HYUNDAI. Anda mungkin akan sesekali mendengar knocking ringan dalam waktu singkat saat berakselerasi atau berkendara pada tanjakan. Hal ini merupakan kondisi yang normal. 1-4

Mesin bensin

Halaman 11

Bensin yang mengandung alkohol atau metanol Gasohol, campuran bensin dan etanol (alkohol dari biji-bijian), dan bensin atau gasohol yang mengandung metanol (alkohol kayu) kini juga dipasarkan sebagai pengganti bensin bertimbal atau tanpa timbal. Jangan gunakan gasohol yang mengandung lebih dari 20% etanol, dan jangan gunakan bensin atau gasohol yang mengandung metanol. Penggunaan bahan bakar ini dapat menyebabkan masalah pada performa dan merusak sistem bahan bakar, sistem kontrol mesin, serta sistem emisi. Hentikan penggunaan gasohol jenis apa pun jika terjadi menimbulkan masalah pada performa kendaraan. Kerusakan pada kendaraan atau masalah dalam pengoperasian kendaraan mungkin tidak akan dijamin oleh garansi pabrikan apabila disebabkan oleh penggunaan: 1. Gasohol dengan kandungan etanol lebih dari 20%. 2. Bensin atau gasohol yang mengandung metanol. 3. Bahan bakar bertimbal atau gasohol bertimbal. PERHATIAN Jangan pernah menggunakan gasohol yang mengandung metanol. Hentikan penggunaan gasohol yang menimbulkan masalah pada performa kendaraan. Penggunaan bahan bakar lainnya Penggunaan aditif bahan bakar seperti: • Aditif berbasis silikon • Aditif berbasis MMT (Mangan, Mn) • Aditif berbasis ferrosin (zat besi) • Aditif berbasis logam lainnya Dapat menyebabkan misfire silinder, akselerasi buruk, mesin mati, kerusakan pada catalytic converter, atau korosi yang tidak normal, serta dapat merusak mesin dan mengurangi masa pakai sistem penggerak (powertrain). Lampu indikator Malfungsi (Malfunction Indicator Lamp - MIL) dapat menyala. PEMBERITAHUAN Kerusakan pada sistem bahan bakar atau masalah performa akibat penggunaan bahan bakar atau aditif tersebut mungkin tidak ditanggung oleh Garansi Terbatas Kendaraan Baru Anda. 1-5

Mesin bensin

Halaman 12

Pengantar Penggunaan MTBE HYUNDAI tidak merekomendasikan penggunaan bahan bakar dengan kandungan MTBE (Methyl Tertiary Butyl Ether) dengan volume lebih dari 15,0% (berat kandungan oksigen 2,7%). Bahan bakar dengan kandungan MTBE di atas batas tersebut dapat menurunkan performa kendaraan dan menyebabkan gejala vapor lock atau kesulitan saat menghidupkan mesin. PERHATIAN Garansi Terbatas Kendaraan Baru Anda mungkin tidak mencakup pada kerusakan sistem bahan bakar atau masalah performa akibat penggunaan bahan bakar yang mengandung metanol atau MTBE dengan volume lebih dari 15,0% (berat kandungan oksigen 2,7%). Jangan gunakan metanol Bahan bakar yang mengandung metanol (alkohol kayu) tidak boleh digunakan pada kendaraan Anda. Jenis bahan bakar ini dapat mengurangi performa dan merusak komponen sistem bahan bakar, sistem kontrol mesin, serta sistem emisi. Penggunaan aditif bahan bakar HYUNDAI merekomendasikan penggunaan bensin tanpa timbal dengan nilai oktan RON (Research Octane Number) 90 / AKI (Anti-Knock Index) 86 atau lebih tinggi. Bagi pengguna yang tidak menggunakan bensin berkualitas baik secara rutin, termasuk aditif bahan bakar, dan mengalami masalah saat menghidupkan mesin atau mesin tidak beroperasi dengan normal, disarankan untuk menambahkan satu botol aditif ke dalam tangki bahan bakar setiap 10.000 km. Aditif dapat diperoleh di dealer resmi HYUNDAI beserta informasi penggunaannya. Jangan mencampur aditif lain yang tidak direkomendasikan. PEMBERITAHUAN Jangan pernah menambahkan cairan pembersih sistem bahan bakar atau aditif lainnya ke dalam tangki selain yang telah ditentukan. Kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dealer resmi HYUNDAI. Pengoperasian kendaraan di luar negeri Jika Anda mengemudikan kendaraan di negara lain, pastikan untuk: • Mematuhi seluruh peraturan terkait registrasi dan asuransi. • Memastikan ketersediaan bahan bakar yang sesuai. 1-6

Mesin bensin

Halaman 13

Modifikasi kendaraan • Kendaraan ini tidak boleh dimodifikasi. Modifikasi dapat memengaruhi performa, keselamatan, atau daya tahan kendaraan dan bahkan dapat melanggar peraturan keselamatan dan emisi yang berlaku. Kerusakan atau masalah performa akibat modifikasi tidak akan ditanggung oleh garansi. • Penggunaan perangkat elektronik tidak resmi dapat menyebabkan kendaraan beroperasi tidak normal, kerusakan kabel, baterai cepat habis, atau kebakaran. Untuk keselamatan Anda, jangan gunakan perangkat elektronik yang tidak direkomendasikan. PEMBERITAHUAN Beberapa suara interior kendaraan (termasuk suara sambutan (sistem welcome), notifikasi navigasi, atau bunyi peringatan) mungkin berasal dari speaker dan amplifier bawaan. Jangan mengganti komponen ini dengan produk selain komponen asli dari Hyundai. Produk tidak resmi dapat menyebabkan masalah pada suara interior kendaraan yang berdampak pada fungsi pengoperasian. Intruksi penanganan kendaraan Seperti kendaraan lainnya dengan tipe ini, kegagalan dalam mengoperasikan kendaraan dengan benar dapat menyebabkan hilangnya kendali, kecelakaan, atau kendaraan terguling. Karakteristik desain tertentu (seperti ground clearance, tapak roda, dll.) memberikan kendaraan ini pusat gravitasi yang lebih tinggi dibandingkan tipe kendaraan lain. Artinya, kendaraan ini tidak dirancang untuk bermanuver tajam seperti kendaraan penggerak dua roda konvensional. Hindari berbelok dengan tajam atau manuver secara mendadak. Sekali lagi, kesalahan dalam mengoperasikan kendaraan ini dapat mengakibatkan kecelakaan atau kendaraan terguling. Pastikan untuk membaca panduan mengemudi “Mengurangi Risiko Kendaraan Terguling” pada bab 6 di buku panduan pemilik ini. Proses inreyen (break-in proses) kendaraan Dengan mengikuti beberapa langkah sederhana selama 1.000 km (600 mil) pertama, Anda dapat meningkatkan performa, efisiensi, dan masa pakai kendaraan Anda. • Jangan memacu mesin. • Hindari akselerasi mendadak saat mengemudi. • Jangan mempertahankan kecepatan konstan terlalu lama, baik cepat maupun lambat. Variasikan kecepatan mesin untuk proses inreyen yang tepat. • Hindari melakukan pengereman secara mendadak kecuali dalam kondisi darurat untuk memberikan waktu komponen rem beradaptasi. • Jangan menarik trailer selama 2.000 km (1.200 mil) pertama. • Konsumsi bahan bakar, performa mesin, dan konsumsi oli mesin dapat bervariasi selama masa inreyen dan akan stabil setelah 6.000 km (4.000 mil). Mesin baru mungkin akan lebih banyak mengonsumsi oli selama masa inreyen. 1-7

2. Informasi Kendaraan

Halaman 15

2. Informasi Kendaraan Tampilan eksterior (Tampak depan) .............................................................................. 2-2 Tampilan eksterior (Tampak belakang) .................................................................2-4 Tampilan interior .......................................................................................................2-6 Tampilan konsol tengah...................................................................................................2-7 Tampilan kontrol pada roda kemudi..............................................................................2-11 Tampilan kompartemen mesin...................................................................................2-12 Dimensi........................................................................................................................2-13 Mesin...........................................................................................................................2-13 Daya lampu.....................................................................................................................2-14 Ban dan roda..................................................................................................................2-15 Kapasitas beban dan kecepatan ban............................................................................2-16 Sistem pendingin udara (A/C) .......................................................................................2-16 Berat kendaraan dan volume bagasi...................................................................2-17 Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan..........................................................2-18 Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan........................................................2-19 Nomor identifikasi kendaraan (Vehicle identification number (VIN)).....................2-20 Label spesifikasi ban dan tekanan ban..................................................................2-20 Tire specification and pressure label........................................................................2-21 Nomor mesin .............................................................................................................2-21 Label kompresor A/C ................................................................................................2-21 Label bahan bakar..........................................................................................................2-22 Mesin bensin...............................................................................................................2-22 Informasi perangkat lunak sumber terbuka.................................................................2-23 2

Tampilan eksterior (Tampak depan)

Halaman 16

Informasi Kendaraan Tampilan eksterior (Tampak depan) 1C_OutsideVehicleFrontOverview Bentuk kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Kap mesin ................................................................................................................5-27 (2) Karet wiper kaca depan.................................................................................5-40, 9-25 (3) Spion luar .................................................................................................................5-20 (4) Lampu posisi tengah.....................................................................................5-31, 9-55 (5) Daytime Running Light (DRL)/Lampu posisi...............................................5-31, 9-55 (6) Headlamp.....................................................................................................5-31, 9-55 (7) Jendela...................................................................................................................5-23 (8) Ban dan roda ............................................................................................................9-33 2-2

Tampilan eksterior (Tampak depan)

Halaman 17

STARGAZER X 1C_OutsideVehicleFrontOverview_1 Bentuk kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Kap mesin...................................................................................................................5-27 (2) Karet wiper kaca depan.................................................................................5-40, 9-25 (3) Spion luar..................................................................................................................5-20 (4) Lampu posisi tengah .....................................................................................5-31, 9-55 (5) Daytime Running Light (DRL)/Lampu posisi ...............................................5-31, 9-55 (6) Headlamp.......................................................................................................5-31, 9-55 (7) Jendela....................................................................................................................5-23 (8) Ban dan roda ............................................................................................................9-33 2-3

Tampilan eksterior (Tampak belakang)

Halaman 18

Informasi Kendaraan Tampilan eksterior (Tampak belakang) 1C_OutsideVehicleRearOverview Bentuk kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Pintu.............................................................................................................5-12 (2) Pintu pengisian bahan bakar................................................................................5-29 (3) Antena ......................................................................................................................5-76 (4) Karet wiper kaca belakang......................................................................................5-40 (5) Lampu rem atas.......................................................................................................9-60 (6) Pintu bagasi...................................................................................................5-28 (7) Kamera wide belakang...........................................................................................7-57 (8) Sensor ultrasonik belakang ...................................................................................7-73 (9) Lampu kombinasi belakang ...........................................................................5-31, 9-58 (10)Lampu mundur/Reflektor belakang.............................................................5-31, 9-58 2-4

Tampilan eksterior (Tampak belakang)

Halaman 19

STARGAZER X 1C_OutsideVehicleRearOverview_1 Bentuk kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Pintu..............................................................................................................5-12 (2) Pintu pengisian bahan bakar .....................................................................................5-29 (3) Antena......................................................................................................................5-76 (4) Karet wiper kaca belakang......................................................................................5-40 (5) Lampu rem atas ....................................................................................................9-60 (6) Pintu bagasi .........................................................................................................5-28 (7) Kamera wide belakang...........................................................................................7-57 (8) Sensor ultrasonik belakang ...................................................................................7-73 (9) Lampu kombinasi belakang ...........................................................................5-31, 9-58 (10)Lampu mundur/Reflektor belakang.............................................................5-31, 9-58 2-5

Tampilan interior

Halaman 20

Informasi Kendaraan Tampilan interior 1C_SideInsideVehicleOverview Bentuk interior kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Handle pintu dalam.................................................................................................5-13 (2) Tombol pelipat spion luar.........................................................................................5-21 (3) Switch kontrol spion luar..........................................................................................5-21 (4) Switch central lock ...................................................................................................5-14 (5) Switch power window..............................................................................................5-24 (6) Tombol pengunci power window...........................................................................5-25 (7) Tuas pembuka kap mesin .......................................................................................5-27 (8) Roda kemudi..............................................................................................................5-17 (9) Kursi ..................................................................................................................3-4 (10)Panel sekring ....................................................................................................9-42 (11) Tuas pembuka pintu pengisian bahan bakar.........................................................5-29 2-6

Tampilan konsol tengah

Halaman 21

Tampilan konsol tengah Tipe A 1C_CenterInsideVehicleOverview Bentuk konsol tengah kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Instrument cluster .......................................................................................................4-2 (2) Klakson ...........................................................................................................5-19 (3) Airbag depan pengemudi .......................................................................................3-39 (4) Tombol Engine Start/Stop........................................................................................6-8 (5) Tuas kontrol lampu/sein..........................................................................................5-31 (6) Wiper/Washer .........................................................................................................5-40 (7) Switch lampu hazard .................................................................................................8-2 (8) Sistem kontrol temperatur manual/otomatis ....................................5-42, 5-48, 5-54 (9) Airbag depan penumpang.......................................................................................3-39 (10)Laci dasbor ..............................................................................................................5-67 (11) Power outlet...............................................................................................................5-69 (12)Port USB ....................................................................................................................5-75 2-7

Tampilan konsol tengah

Halaman 22

Informasi Kendaraan (13)Sistem pengisian daya wireless smartphone .........................................................5-71 (14)Sistem infotainment.................................................................................................5-75 (15)Transmisi manual/Intelligent Variable Transmission (IVT) ..........................6-14, 6-16 (16)Tombol Parking Safety...................................................................................7-69, 7-73 (17)Tombol ESC OFF ......................................................................................................6-36 (18)Pengisi daya USB kursi baris ke-2 ...........................................................................5-70 (19)Tombol Parking/View.....................................................................................7-57, 7-60 (20)Tombol kontrol mode Drive....................................................................................6-41 (21)Switch EPB (Electronic Parking Brake)..................................................................6-30 (22)Tombol Auto Hold ..................................................................................................6-33 (23)Ventilasi udara kursi.................................................................................................3-17 2-8

Tampilan konsol tengah

Halaman 23

Tipe B 1C_CenterInsideVehicleOverview_2 Bentuk konsol tengah kendaraan yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Instrument cluster .....................................................................................................4-2 (2) Klakson ...........................................................................................................5-19 (3) Airbag depan pengemudi ......................................................................................3-39 (4) Tombol Engine Start/Stop.......................................................................................6-8 (5) Tuas kontrol lampu/sein.........................................................................................5-31 (6) Wiper/Washer ...........................................................................................................5-40 (7) Switch lampu hazard .................................................................................................8-2 (8) Sistem kontrol temperatur manual/otomatis ....................................5-42, 5-48, 5-54 (9) Airbag depan penumpang.......................................................................................3-39 (10)Laci dasbor ..............................................................................................................5-67 (11) Power outlet...............................................................................................................5-69 (12)USB Port....................................................................................................................5-75 2-9

Tampilan konsol tengah

Halaman 24

Informasi Kendaraan (13)Sistem pengisian daya wireless smartphone ......................................5-71 (14)Sistem infotainment ..........................................................................5-75 (15)Transmisi manual/Intelligent Variable Transmission (IVT) .............6-14, 6-16 (16)Tombol kontrol mode Drive...............................................................6-41 (17)Tombol ESC OFF ...............................................................................6-36 (18)Pengisi daya USB kursi baris ke-2 .....................................................5-70 (19)Switch EPB (Electronic Parking Brake).............................................6-30 (20)Tombol Auto Hold..............................................................................6-33 2-10

Tampilan kontrol pada roda kemudi

Halaman 25

Tampilan kontrol pada roda kemudi 1C_SteeringWheelOverview Bentuk kontrol pada roda kemudi yang sebenarnya mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Tuas kontrol wiper dan washer ..............................................................................5-40 (2) Tuas kontrol lampu...................................................................................................5-31 (3) Paddle shifter.............................................................................................................6-25 (4) Tombol voice recognition (pengenalan suara).......................................................5-77 (5) Tombol MODE ..........................................................................................................5-76 (6) Tombol remote audio ..............................................................................................5-76 (7) Tombol telepon Bluetooth® hands-free .................................................................5-78 (8) Tombol Custom ......................................................................................................5-76 (9) Kontrol tampilan cluster..........................................................................................4-26 (10)Tombol Driving Assist............................................................................................7-42 (11) Tombol Lane Driving Assist ...................................................................................7-55 (12)Tombol Vehicle Distance........................................................................................7-45 2-11

Tampilan kompartemen mesin

Halaman 26

Informasi Kendaraan Tampilan kompartemen mesin Smartstream G1.5 1C_MesinRoom Kompartemen mesin yang sebenaranya pada kendaraan mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Dipstick oli mesin .....................................................................................................9-17 (2) Tutup pengisi oli mesin ............................................................................................9-17 (3) Reservoir cairan pendingin mesin ..........................................................................9-19 (4) Tutup radiator ........................................................................................................9-19 (5) Reservoir minyak rem/kopling................................................................................9-22 (6) Reservoir cairan washer kaca depan......................................................................9-23 (7) Filter udara ...............................................................................................................9-23 (8) Baterai......................................................................................................................9-30 (9) Panel sekring.............................................................................................................9-43 2-12

Mesin

Halaman 27

Dimensi Item mm Panjang keseluruhan 4,575/4,610*1 Lebar keseluruhan 1,780/1,820*1 185/65 R15 1,695 Tinggi keseluruhan 205/55 R16 1,700 205/50R17 1,715/1750*1 185/65 R15 1,571 Jarak pijak depan 205/55 R16 1,559 205/50R17 1,559 185/65 R15 1,584 Jarak pijak belakang 205/55 R16 1,572 205/50R17 1,572 Jarak sumbu roda 2,780 *1: Untuk CROSS Mesin Mesin Kapasitas mesin (cc) Diameter x Langkah (mm) Smartstream G1.5 1,497 75.6 x 83.4 1-3-4-2 4-segaris Urutan pengapian Jumlah silinder 2-13

Daya lampu

Halaman 28

Informasi Kendaraan # Daya lampu | | Lampu | Tipe lampu | Spesifikasi | |---|---|---|---| | Depan | Headlamp | | | | | Tipe A | H1R2LL | 55W | | | Tipe B | LED | LED | | | Lampu posisi | | | | | Tipe A | W5W | 5W | | | Tipe B | LED | LED | | | Lampu sein | | | | | Tipe A | PY21W | 21W | | | Tipe B | LED | LED | | | Daytime Running Light (DRL) | LED | LED | | Belakang | Lampu rem | | | | | Tipe A | P21/5W | 21W | | | Tipe B | LED | LED | | | Lampu kombinasi belakang | | | | | Tipe A | W5W | 5W | | | Tipe B | LED | LED | | | Lampu sein belakang | PY21W | 21W | | | Lampu mundur | W16W | 16W | | | Lampu plat nomor | W5W | 5W | | | Lampu rem atas | LED | LED | | Interior | Lampu baca | | | | | Tipe A | FESTOON | 8W | | | Tipe B | LED | LED | | | Lampu kabin | | | | | Tipe A | FESTOON | 8W | | | Tipe B | LED | LED | | | Lampu latar (jika dilengkapi) | LED | LED | 2-14

Ban dan roda

Halaman 29

Ban dan roda Tekanan ban kPa (psi) Torsi mur roda kgf·m (lbf·ft, N·m) Beban normal*1 Beban maksimum Item Ukuran ban Ukuran roda Depan Belakang Depan Belakang 185/65R15 5.5J X 15 Ban ukuran penuh 205/55R16 6.5J X 16 205/50R17 6.5J X 17 Ban cadangan*2 T125/80 D15 4.0T X 15 420 (60) 420 (60) 205/65R16 6.5J X 16 250 (36) 250 (36) *1: Hingga 5 penumpang *2: Jika kendaraan Anda tidak dilengkapi dengan ban cadangan compact, maka akan disediakan Tire Mobility Kit. PERHATIAN Saat mengganti ban, SELALU gunakan ukuran, tipe, merek, konstruksi, dan pola tapak ban yang sama dengan bawaan pabrik. Jika tidak, dapat merusak komponen terkait atau menyebabkan pengoperasian yang tidak normal. PEMBERITAHUAN • Tingkatkan tekanan ban 20 kPa (3 psi) ke tekanan standar jika cuaca diperkirakan akan dingin. Ban akan kehilangan tekanan sekitar 7 kPa (1 psi) untuk setiap penurunan temperatur 7°C (12°F). • Perubahan elevasi (ketinggian permukaan jalan) ±1 km (atau mil) dapat menyebabkan perubahan ±10 kPa (2.4 psi). Sesuaikan tekanan ban jika berkendara di daerah dengan elevasi yang berbeda. • Jangan melebihi tekanan ban maksimum seperti yang tercantum pada dinding ban. 230 (33) 250 (36) 11-13 (79-94, 107-127) 2-15

Sistem pendingin udara (A/C)

Halaman 30

Informasi Kendaraan Kapasitas beban dan kecepatan ban Kapasitas beban Kapasitas kecepatan Item Ukuran ban Ukuran roda LI*1 kg SS*2 km/h 185/65R15 5.5J X 15 88 560 H 210 Ban ukuran penuh 205/55R16 6.5J X 16 91 615 H 210 205/50R17 6.5J X 17 89 580 H 210 Ban cadangan ukuran penuh 205/55R16 6.5J X 16 91 615 H 210 Ban cadangan compact T125/80 D15 4.0T X 15 95 690 M 130 *1: LI : Load Indeks (Indeks Beban) *2:SS : Speed Symbol (Simbol kecepatan) Sistem pendingin udara (A/C) Item Berat volume g Klasifikasi Refrigerant SINGLE A/C 420±25 R-134a DUAL A/C 525±25 Oli kompresor MAX: 120 MIN: 100 ZXL100PG Disarankan untuk menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk informasi lebih jelasnya. 2-16

Berat kendaraan dan volume bagasi

Halaman 31

Berat kendaraan dan volume bagasi Item M/T*1 IVT*2 Berat kotor kendaraan [kg] 1,780 1,850/1,870*3 Item Smartstream G1.5 Volume bagasi [ℓ] MAX: 1,892 (66.81) MIN: 185 *1: M/T: Manual Transmission (Transmisi Manual) *2:IVT: Intelligent Variable Transmission (IVT) *3: Untuk CROSS Smartstream G1.5 2-17

Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan

Halaman 32

Informasi Kendaraan Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan Untuk membantu mencapai performa dan daya tahan mesin serta sistem penggerak yang optimal, gunakan hanya pelumas dengan kualitas yang sesuai spesifikasi. Pelumas yang tepat juga akan membantu meningkatkan efisiensi mesin yang berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Volume Klasifikasi Pelumas Oil mesin *1*2 (menguras dan isi ulang) Merekomendasikan Smartstream G1.5 3.8 ℓ SAE 0W-20, API SN PLUS/SP atau ILSAC GF-6*4 Oli transmisi manual Smartstream G1.5 1.5-1.6 ℓ Oli Intelligent Variable Transmission (IVT) Smartstream G1.5 6.5 ℓ IVTF SP-CVT1*5 Cairan pendingin mesin Smartstream G1.5 5.2 ℓ Campuran antibeku dan air suling (ethylene glycol base untuk radiator aluminium) Minyak rem/kopling (jika dlengkapi)*3 0.7-0.8 ℓ SAE J1704 DOT-4LV, FMVSS 116 DOT-4, ISO4925 CLASS-6 Bahan bakar 40 ℓ Lihat bagian “Persyaratan bahan bakar” pada Bab 1 *1: Lihat bagian “Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan” dalam bagian ini. *2: Oli mesin berlabel Energy Conserving Oil kini tersedia. Selain memberikan manfaat tambahan lainnya, oli ini akan membantu efisiensi bahan bakar dengan mengurangi jumlah bahan bakar yang diperlukan untuk mengatasi gesekan mesin. Seringkali, peningkatan ini sulit diukur dalam penggunaan harian, namun dalam jangka waktu satu tahun, dapat memberikan penghematan biaya dan energi yang signifikan. *3: Untuk mempertahankan performa pengereman dan performa ABS/ESC yang optimal, kami merekomendasikan penggunaan minyak rem asli yang sesuai dengan spesifikasi. *4: Diperlukan oli mesin dengan spesifikasi <API SN PLUS (atau lebih tinggi) Full synthetic>. Jika menggunakan oli mesin dengan spesifikasi yang lebih rendah (oli mineral termasuk Semi-synthetic), maka oli mesin dan filter oli mesin harus diganti sesuai dengan ketentuan perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat. *5: Gunakan hanya oli Intelligent Variable Transmission (IVT) asli yang direkomendasikan. Penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi (meskipun diklaim kompatibel dengan cairan asli) dapat menyebabkan penurunan kualitas perpindahan gear dan getaran, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan pada transmisi. 2-18 API Serviced GL-4, SAE 70W, TGO-9 (Oli transmisi asli HYUNDAI) - HK SYN MTF 70W - SPIRAX S6 GHME 70W MTF - GS MTF HD 70W

Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan

Halaman 33

Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan PEMBERITAHUAN Selalu pastikan untuk membersihkan area di sekitar penutup pengisian, penutup pembuangan, atau dipstick sebelum memeriksa atau menguras pelumas apa pun. Hal ini sangat penting dilakukan di area berdebu atau berpasir serta saat kendaraan digunakan di jalan yang tidak beraspal. Membersihkan area penutup pengisian dan dipstick akan mencegah kotoran dan pasir masuk ke dalam mesin dan komponen lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan. Viskositas (kekentalan) oli mesin memengaruhi efisiensi bahan bakar dan pengoperasian kendaraan dalam cuaca dingin (kemampuan starter mesin dan aliran oli mesin). Oli mesin dengan viskositas rendah dapat memberikan efisiensi bahan bakar dan performa yang lebih baik dalam cuaca dingin. Namun, oli mesin dengan viskositas yang lebih tinggi diperlukan untuk pelumasan yang memadai dalam cuaca panas. Penggunaan oli dengan viskositas selain yang direkomendasikan dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Jangan pernah menambahkan aditif ke dalam oli mesin. Aditif oli mesin dapat mengubah sifat oli dan dapat menyebabkan kerusakan pada mesin yang serius. Saat memilih oli, pertimbangkan kisaran temperatur lingkungan kendaraan Anda akan dioperasikan hingga waktu penggantian oli berikutnya. Lanjutkan dengan memilih viskositas oli yang direkomendasikan dari tabel berikut. Kisaran Temperatur untuk Angka Viskositas SAE Temperatur °C (°F) Smartstream G1.5 *1 *1: Memerlukan oli mesin full synthetic dengan spesifikasi <API SN PLUS (atau lebih tinggi)>. Jika menggunakan oli mesin dengan spesifikasi yang lebih rendah (termasuk oli mineral dan semi-sintetik), maka oli mesin dan filter oli harus diganti sesuai dengan perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat. WL_OilAPIMark Oli mesin yang menampilkan tanda Sertifikasi American Petroleum Institute (API) ini sesuai dengan spesifikasi International Lubricant Specification Advisory Committee (ILSAC). Disarankan hanya menggunakan oli mesin yang memiliki tanda Sertifikasi API tersebut. 2-19

Label sertifikasi kendaraan

Halaman 34

Informasi Kendaraan Nomor Identifikasi Kendaraan (Vehicle Identification Number (VIN)) jika dilengkapi Nomor rangka (jika dilengkapi) 2C_VehicleIdentificationNumber VIN adalah nomor yang digunakan untuk mendaftarkan kendaraan Anda dan dalam semua urusan hukum yang berkaitan dengan kepemilikannya, dan sebagainya. Nomor ini tercetak pada lantai di bawah kursi depan sebelah kanan. Untuk memeriksa nomornya, buka penutupnya. Label VIN (jika dilengkapi) 2C_VehicleIdentificationNumber_1 VIN juga terdapat pada plat yang dipasang di bagian atas dasbor. Nomor pada plat tersebut dapat dengan mudah dilihat melalui kaca depan dari luar kendaraan. 2-20 jika dilengkapi Label sertifikasi kendaraan Tipe A 2C_VehicleCertificationLabel Tipe B 2C_VehicleCertificationLabel_1 Label sertifikasi kendaraan terletak di pilar tengah sisi pengemudi dan menunjukkan nomor VIN.

Label kompresor A/C

Halaman 35

Label spesifikasi dan tekanan ban 2C_TireSpecificationAndPressureLabel Ban yang dipasangkan pada kendaraan baru Anda dipilih untuk memberikan performa terbaik dalam kondisi berkendara normal. Label ban yang terletak pada pilar tengah sisi pengemudi mencantumkan tekanan ban yang direkomendasikan untuk kendaraan Anda. Nomor mesin 2C_MesinNumberPosition Nomor mesin tercetak di blok mesin sebagaimana ditunjukkan dalam ilustrasi. Label kompresor A/C 2C_AirConditionerCompressorLabel Label kompresor A/C memberikan informasi mengenai tipe kompresor yang digunakan pada kendaraan Anda, seperti model, nomor suku cadang dari supplier, nomor produksi, refrigerant (1), dan oli refrigeran (2). 2-21

Mesin bensin

Halaman 36

Informasi Kendaraan jika dilengkapi Label bahan bakar Mesin bensin Label bahan bakar terletak pada pintu pengisian bahan bakar. 2C_FuelLabel 2-22

Informasi perangkat lunak sumber terbuka

Halaman 37

Informasi perangkat lunak sumber terbuka Kendaraan ini dilengkapi dengan perangkat lunak yang memiliki lisensi sumber terbuka (open source). Informasi perangkat lunak open source, termasuk kode sumber, pemberitahuan hak cipta, dan ketentuan lisensi terkait dapat diperoleh melalui situs web: https://www.hyundai.com/worldwide/opensource HYUNDAI Motor Company akan menyediakan kode sumber open source kepada Anda dalam media penyimpanan seperti CD-ROM dengan biaya minimum yang mencakup biaya pengiriman kode sumber, atas permintaan melalui email ke [email protected], dalam jangka waktu 3 tahun sejak tanggal pembelian produk. 2-23

3. Kursi & Sistem Keselamatan

Halaman 39

3. Kursi & Sistem Keselamatan Tindakan pencegahan keselamatan penting ..........................................................3-2 Selalu kenakan sabuk pengaman Anda......................................................................3-2 Amankan semua anak-anak ........................................................................................3-2 Bahaya airbag ..............................................................................................................3-2 Gangguan pada pengemudi........................................................................................3-2 Jangan pernah mengemudi dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan..............3-2 Kontrol kecepatan Anda ....................................................................................3-3 Jaga kendaraan Anda dalam kondisi yang aman untuk digunakan.....................3-3 Kursi..........................................................................................................................3-4 Tindakan pencegahan keselamatan ..........................................................................3-5 Menyesuaikan kursi depan..................................................................................3-6 Menyesuaikan kursi belakang................................................................................3-9 Melipat kursi belakang............................................................................................3-12 Sandaran tangan (kursi baris ke-2)..........................................................................3-13 Sandaran kepala..........................................................................................................3-14 Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara...........................................................3-17 Sabuk pengaman ...........................................................................................................3-18 Tindakan pencegahan keselamatan sabuk pengaman............................................3-18 Lampu peringatan sabuk pengaman ........................................................................3-19 Sistem penahan sabuk pengaman ...........................................................................3-20 Tindakan pencegahan tambahan untuk sabuk pengaman.....................................3-25 Perawatan sabuk pengaman.....................................................................................3-27 Child Restraint System (CRS)........................................................................................3-27 Rekomendasi kami: Anak-anak selalu di tempatkan kursi belakang......................3-27 Memilih Child Restraint System (CRS).....................................................................3-28 Memasang Child Restraint System .........................................................................3-30 Airbag – Supplemental Restraint System (SRS)...........................................................3-37 Di mana lokasi airbag?.............................................................................................3-39 Bagaimana cara operasi sistem airbag? ..................................................................3-42 Yang diharapkan setelah airbag mengembang......................................................3-46 Jangan memasang Child Restraint System di kursi penumpang depan ...............3-47 Lampu peringatan SRS.............................................................................................3-47 Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan? .....................................3-48 Merawat SRS ............................................................................................................3-52 Tindakan pencegahan keselamatan tambahan ......................................................3-53 Label peringatan airbag.........................................................................................3-53 3

Jangan mengemudi dalam pengaruh alkohol atau obatobatan

Halaman 40

Kursi & Sistem Keselamatan Tindakan pencegahan keselamatan penting Anda akan menemukan banyak tindakan pencegahan dan rekomendasi keselamatan di bagian ini dan di seluruh buku panduan ini. Tindakan pencegahan dalam bagian ini merupakan yang paling penting. Selalu kenakan sabuk pengaman Anda Sabuk pengaman adalah perlindungan terbaik dalam segala jenis kecelakaan. Airbag dirancang untuk melengkapi sabuk pengaman, bukan untuk menggantikannya. Jadi, meskipun kendaraan Anda dilengkapi airbag, pastikan Anda dan seluruh penumpang selalu mengenakan sabuk pengaman dengan benar. Amankan semua anak-anak Semua anak di bawah usia 13 tahun harus duduk dengan aman di kursi belakang, bukan di kursi depan. Bayi dan anak kecil harus diamankan dengan menggunakan Child Restraint System yang sesuai.Anak-anak yang lebih besar harus menggunakan kursi booster dengan menggunakan sabuk pengaman hingga mereka dapat menggunakan sabuk pengaman dengan benar tanpa harus kursi booster. Bahaya airbag Meskipun airbag dapat menyelamatkan nyawa, airbag juga dapat menyebabkan cedera serius atau fatal jika penumpang duduk terlalu dekat atau tidak mengenakan sabuk pengaman dengan benar. Bayi, anak kecil, dan orang dewasa dengan postur tubuh yang kecil berisiko lebih tinggi mengalami cedera saat airbag mengembang. Ikuti semua instruksi dan peringatan dalam buku ini. 3-2 Gangguan pada pengemudi Konsentrasi yang terganggu saat mengemudi merupakan bahaya yang serius dan berpotensi mengancam keselamatan, terutama bagi pengemudi yang kurang berpengalaman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berada di balik roda kemudi. Pengemudi perlu menyadari berbagai potensi gangguan seperti mengantuk, meraih benda, makan, merapikan diri, interaksi dengan penumpang, dan penggunaan ponsel. Pengemudi bisa kehilangan fokus jika mengalihkan pandangan dari jalan, melepas tangan dari roda kemudi, atau memusatkan perhatian pada hal lain selain mengemudi. Untuk mengurangi risiko kecelakaan: • Sesuaikan perangkat elektronik seperti MP3, ponsel, atau sistem navigasi HANYA saat kendaraan dalam posisi berhenti dengan aman. • Gunakan perangkat hanya saat diperbolehkan oleh hukum dan dalam kondisi yang aman. JANGAN pernah mengirim pesan atau email saat mengemudi. Sebagian besar negara melarang hal ini. • JANGAN biarkan penggunaan perangkat mengganggu konsentrasi Anda dalam mengemudi. Anda memiliki tanggung jawab terhadap penumpang dan pengguna jalan lain untuk selalu mengemudi dengan aman, tangan di roda kemudi dan perhatian ke jalan. Jangan mengemudi dalam pengaruh alkohol atau obat- obatan Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan dapat menurunkan kemampuan Anda dalam merespons perubahan kondisi dan situasi darurat. Jangan mengemudi setelah mengonsumsi alkohol atau obat- obatan, dan jangan biarkan teman Anda mengemudi dalam kondisi tersebut.

Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi aman untuk digunakan

Halaman 41

Kontrol kecepatan Anda Kecepatan berlebih adalah salah satu faktor utama penyebab cedera dan kematian saat terjadi kecelakaan. Semakin tinggi kecepatan, semakin besar risikonya. Namun, cedera serius juga bisa terjadi pada kecepatan rendah. Jangan pernah mengemudi lebih cepat dari kondisi yang aman, meskipun batas kecepatan yang diatur di jalan memperbolehkannya. Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi aman untuk digunakan Pecah ban atau kegagalan mekanis bisa sangat berbahaya. Untuk mengurangi kemungkinan tersebut, periksa tekanan ban dan kondisi ban secara berkala, serta lakukan perawatan sesuai jadwal yang telah ditentukan. 3-3

Kursi

Halaman 42

Kursi & Sistem Keselamatan Kursi 1C_FrontSeatOverview Kursi depan [A], [B] (1) Maju dan mundur (2) Sudut sandaran kursi (3) Ketinggian bantalan kursi (jika dilengkapi) (4) Sandaran kepala Kursi baris ke-2 [C] (1) Maju atau mundur (2) Sudut/melipat sandaran kursi (3) Tali pada sandaran tangan (jika dilengkapi) (4) Sandaran kepala Kursi baris ke-3 [D] (1) Sudut/pelipat sandaran kursi (2) Pembuka lipatan sandaran kursi (3) Sandaran kepala 3-4

Tindakan pencegahan keselamatan

Halaman 43

Tindakan pencegahan keselamatan Menyesuaikan kursi agar Anda duduk dalam posisi yang aman dan nyaman memiliki peran penting dalam keselamatan pengemudi dan penumpang, sebagaimana pentingnya sabuk pengaman dan airbag saat terjadi kecelakaan. PERINGATAN Jangan gunakan bantalan kursi yang akan mengurangi gesekan antara kursi dan penumpang. Pinggul penumpang dapat tergelincir ke bawah bagian pangkuan dari sabuk pengaman saat terjadi tabrakan atau pengereman mendadak. Hal ini dapat menyebabkan cedera dalam yang serius atau fatal karena sabuk pengaman tidak dapat beroperasi dengan semestinya. Airbag Anda dapat melakukan tindakan untuk mengurangi risiko cedera akibat mengembangnya airbag. Duduk terlalu dekat dengan airbag akan sangat meningkatkan risiko cedera saat airbag mengembang. Geser kursi Anda sejauh mungkin dari airbag depan sambil tetap mempertahankan kendali kendaraan. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian akibat airbag yang mengembang: • Sesuaikan kursi pengemudi sejauh mungkin ke belakang sambil tetap memungkinkan pengemudi mengontrol kendaraan. • Sesuaikan kursi penumpang depan sejauh mungkin ke belakang. • Pegang roda kemudi pada posisi pukul 9 dan 3 untuk meminimalkan risiko cedera pada tangan dan lengan. • Jangan pernah menempatkan benda atau penumpang di antara Anda dan airbag. • Jangan izinkan penumpang depan meletakkan kaki atau kaki mereka di atas dasbor untuk meminimalkan risiko cedera pada kaki. Sabuk pengaman Selalu kenakan sabuk pengaman Anda sebelum memulai perjalanan. Penumpang juga harus duduk dengan posisi tegak dan mengenakan sabuk pengaman dengan benar. Bayi dan anak kecil harus menggunakan Child Restraint System yang sesuai. Anak- anak yang sudah tidak menggunakan kursi booster dan orang dewasa harus menggunakan sabuk pengaman. PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Jangan pernah menggunakan satu sabuk pengaman untuk lebih dari satu penumpang. • Posisikan sandaran kursi dalam posisi tegak, dan bagian pangkuan sabuk pengaman harus melekat rapat dan rendah di atas pinggul. • Jangan biarkan anak-anak duduk di pangkuan penumpang. • Jangan mengarahkan sabuk pengeman ke leher, pada sudut yang tajam, atau menjauh dari tubuh. • Jangan biarkan sabuk pengaman terjepit atau macet. 3-5

Menyesuaikan kursi depan

Halaman 44

Kursi & Sistem Keselamatan Menyesuaikan kursi depan PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Jangan menyesuaikan posisi kursi saat kendaraan sedang bergerak. Gerakan mendadak kursi dapat menyebabkan kehilangan kendali dan kecelakaan. • Jangan meletakkan apa pun di bawah kursi depan. Barang yang tidak diamankan dengan benar seperti karpet tidak dikaitkan di area kaki pengemudi dapat mengganggu pengoperasian pedal. • Jangan biarkan apa pun mengganggu posisi normal dan penguncian sandaran kursi. • Jangan letakkan korek api atau pemantik api di lantai atau kursi. • Berhati-hatilah saat mengambil benda kecil yang terjebak di bawah atau di sela kursi dan konsol tengah. Tangan Anda dapat tergores oleh tepi yang tajam dari mekanisme kursi. • Jika ada penumpang di kursi belakang, berhati-hatilah saat menyesuaikan kursi depan. • Pastikan kursi terkunci dengan benar setelah diseuaikan. Jika tidak, kursi dapat bergerak secara tiba-tiba. Merebahkan sandaran kursi Duduk dengan posisi sandaran kursi yang direbahkan saat kendaraan bergerak dapat berbahaya. Meskipun Anda menggunakan sabuk pengaman, efektivitas sistem keselamatan (sabuk pengaman dan/atau airbag) akan berkurang saat sandaran kursi direbahkan. Agar berfungsi dengan baik, sabuk pengaman harus melekat erat di pinggul dan dada Anda. 3-6 Semakin rebah sandaran kursi, semakin besar kemungkinan pinggul penumpang tergelincir ke bawah bagian pangkuan sabuk pengaman atau leher penumpang membentur bagian bahu sabuk pengaman. PERINGATAN Jangan pernah duduk dengan sandaran kursi yang direbahkan saat kendaraan sedang bergerak. Duduk dengan sandaran kursi yang direbahkan akan meningkatkan risiko cedera serius atau fatal saat terjadi tabrakan atau pengereman mendadak. Pengemudi dan penumpang harus selalu duduk dengan tegak di kursi mereka, mengenakan sabuk pengaman dengan benar, dan menjaga agar sandaran kursi dalam posisi tegak. Sabuk pengaman harus melekat erat di pinggul dan dada agar berfungsi dengan baik. Jika sandaran kursi direbahkan, sabuk bahu tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya karena tidak menempel di dada. Sebaliknya, sabuk akan berada di depan tubuh Anda. Saat terjadi tabrakan, Anda dapat terlempar ke arah sabuk pengaman, yang dapat menyebabkan cedera pada leher atau bagian tubuh lainnya. Semakin rebah sandaran kursi, semakin besar kemungkinan pinggul penumpang meluncur ke bawah bagian pangkuan sabuk pengaman atau leher penumpang membentur bagian bahu dari sabuk pengaman.

Menyesuaikan kursi depan

Halaman 45

Menyesuaikan kursi secara manual Kursi depan dapat disesuaikan dengan menggunakan tuas yang terletak di bagian bawah depan kursi atau di sisi luar kursi. Penyesuaian maju dan mundur 2C_ManualSeatForward Untuk menggeser kursi ke depan atau ke belakang: 1. Tarik ke atas tuas penggeser kursi dan tahan. 2. Geser kursi ke posisi yang diinginkan. 3. Lepaskan tuas dan pastikan kursi terkunci pada posisinya. Geser maju dan mundur tanpa menggunakan tuas. Jika kursi bergerak, hal ini menujukan bahwa kursi belum terkunci dengan benar. Sudut sandaran kursi 2C_ManualSeatBack Untuk merebahkan sandaran kursi: 1. Condongkan tubuh sedikit ke depan dan angkat tuas sandaran kursi. 2. Bersandarlah secara perlahan dan sesuaikan sandaran kursi ke posisi yang diinginkan. 3. Lepaskan tuas dan pastikan sandaran kursi terkunci pada posisinya. Ketinggian bantalan kursi (untuk kursi pengemudi) 2C_ManualSeatHeight Untuk menyesuaikan ketinggian bantalan kursi: • Tekan tuas ke bawah beberapa kali untuk menurunkan bantalan kursi. • Tarik tuas ke atas beberapa kali untuk menaikkan bantalan kursi. 3-7

Menyesuaikan kursi depan

Halaman 46

Kursi & Sistem Keselamatan Menyesuaikan kursi elektrik (untuk kursi pengemudi) jika dilengkapi Kursi depan dapat diatur menggunakan switch kontrol yang terletak di bagian luar bantalan kursi. PERINGATAN JANGAN biarkan anak-anak berada di dalam kendaraan tanpa pengawasan. Kursi elektrik tetap dapat dioperasikan meskipun kendaraan dalam kondisi mati. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada kursi: • Hentikan penyesuaian kursi setelah mencapai batas telah mencapai posisi maksimal ke depan atau ke belakang. • Jangan menyesuaikan kursi lebih lama dari yang diperlukan saat kendaraan dalam kondisi mati, karena dapat menyebabkan data baterai habis. • Jangan menyesuaikan dua atau lebih kursi secara bersamaan. Hal ini dapat menyebabkan malfungsi pada sistem kelistrikan kendaraan. Penyesuaian maju dan mundur 2C_PowerSeatForward Untuk menggeser kursi ke depan atau ke belakang: 1. Tekan switch kontrol ke arah depan atau belakang. 2. Lepaskan switch ketika kursi mencapai posisi yang diinginkan. 3-8 Penyesuaian sudut sandaran kursi 2C_PowerSeatBack Untuk merebahkan sandaran kursi: 1. Tekan switch kontrol ke arah depan atau belakang. 2. Lepaskan switch ketika sandaran kursi mencapai posisi yang diinginkan. Penyesuaian sudut dan ketinggian bantalan kursi 2C_AdjustSeatHeightAuto Untuk mengubah sudut bagian depan bantalan kursi: 1. Tekan bagian depan switch kontrol (1) ke atas untuk menaikkan atau ke bawah untuk menurunkan bagian depan bantalan kursi. 2. Lepaskan switch ketika posisi telah sesuai. Untuk mengubah ketinggian bantalan kursi: 1. Tekan bagian belakang switch kontrol (2) ke atas untuk menaikkan atau ke bawah untuk menurunkan ketinggian bantalan kursi. 2. Lepaskan switch ketika posisi telah sesuai.

Menyesuaikan kursi belakang

Halaman 47

Saku pada sandaran Kursi Kursi pengemudi 2C_SeatBackPocket Kursi penumpang 2C_SeatBackPocket_2 Saku pada sandaran kursi tersedia di bagian belakang sandaran kursi depan. PERHATIAN Jangan letakkan benda berat atau tajam di dalam saku. Saat terjadi kecelakaan, benda tersebut dapat terlepas dan melukai penumpang. Menyesuaikan kursi belakang Sebelum berkendara, sesuaikan posisi kursi dengan tepat sesuai kebutuhan penumpang atau penataan barang bawaan. PERINGATAN Lakukan tindakan pencegahan berikut: • Menyesuaikan kursi - JANGAN pernah menyesuaikan posisi kursi saat kendaraan sedang bergerak. Kursi dapat bergerak secara tiba-tiba dan melukai penumpang. - Pastikan kursi terkunci setelah disesuaikan. Jika tidak, kursi dapat bergerak secara tidak terduga dan menyebabkan kecelakaan. • Melipat kursi - Jangan melipat sandaran kursi saat kursi sedang digunakan (misalnya oleh penumpang, hewan peliharaan, atau barang bawaan). Hal ini dapat melukai penumpang atau hewan, atau merusak barang bawaan. - Jangan izinkan penumpang duduk di atas sandaran kursi yang terlipat saat kendaraan bergerak. Ini bukan posisi kursi yang aman dan tidak tersedia sabuk pengaman. Hal ini dapat mengakibatkan cedera serius atau kematian saat terjadi kecelakaan atau pengereman mendadak. - Barang bawaan di atas sandaran kursi yang dilipat tidak boleh melebihi tinggi sandaran kursi depan. Barang tersebut dapat meluncur ke depan dan menyebabkan cedera atau kerusakan saat terjadi pengereman mendadak. - Saat mengembalikan sandaran kursi belakang dari posisi terlipat ke posisi tegak, pegang sandaran kursi dan kembalikan secara perlahan. Pastikan sandaran kursi terkunci sepenuhnya dengan mendorong bagian atasnya. Saat terjadi kecelakaan atau pengereman mendadak, sandaran yang tidak terkunci dapat menyebabkan barang bawaan terdorong ke kabin penumpang dengan kekuatan yang besar dan menyebabkan cedera serius atau kematian. 3-9

Menyesuaikan kursi belakang

Halaman 48

Kursi & Sistem Keselamatan • Memuat barang - Pastikan mesin dalam kondisi mati, gear diposisikan pada P (Parkir), dan terapkan rem parkir dengan aman setiap kali memuat atau menurunkan barang. Tidak melakukan langkah-langkah ini dapat menyebabkan kendaraan bergerak apabila tuas transmisi atau rotary gear shift dial secara tidak sengaja ditekan atau diputar ke posisi lain. - Barang harus selalu diamankan agar tidak terlempar di dalam kendaraan saat terjadi tabrakan dan membahayakan penumpang kendaraan. - Jangan meletakkan benda di kursi baris belakang, karena tidak dapat diamankan dengan benar dan dapat mengenai penumpang saat tabrakan, yang dapat menyebabkan cedera serius atau kematian. • Berhati-hatilah saat menutup pintu bagasi jika ada penumpang yang duduk di kursi baris ketiga. Jika kepala penumpang tidak bersandar dengan benar pada sandaran kepala yang telah disesuaikan atau jika penumpang bertubuh tinggi yang duduk di kursi tersebut, pintu bagasi dapat mengenai kepala penumpang, yang dapat menyebabkan cedera. 2C_3ndSeatHeadCaution 3-10 PERHATIAN Jangan sampai tangan atau jari Anda terjepit pada mekanisme kursi saat menyesuaikan posisi kursi. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada kendaraan: • Sabuk pengaman belakang Sebelum melipat sandaran kursi, masukkan buckle sabuk pengaman ke dudukannya di antara sandaran dan bantalan kursi. Masukkan pula tali sabuk ke dalam pemandu sabuk untuk mencegah kerusakan pada sabuk pengaman. • Barang bawaan Berhati-hatilah saat memuat barang melalui kursi penumpang belakang untuk mencegah kerusakan pada interior kendaraan.

Menyesuaikan kursi belakang

Halaman 49

Menyesuaikan kursi secara manual (kursi baris ke-2) Penyesuaian maju dan mundur 2C_2ndSeatForwardBackwardmanual Untuk menggeser kursi ke depan atau ke belakang: 1. Tarik tuas penggeser kursi ke atas dan tahan. 2. Geser kursi ke posisi yang diinginkan. 3. Lepaskan tuas dan pastikan kursi terkunci dengan benar. Sudut sandaran kursi 2C_Adjust2ndSeatback Untuk menyesuaikan sandaran kursi: 1. Tarik tuas penyesuaian sudut sandaran kursi. 2. Tahan tuas dan sesuaikan sandaran ke posisi yang diinginkan. 3. Lepaskan tuas dan pastikan sandaran kursi terkunci dengan benar. Tuas HARUS kembali ke posisi semula agar sandaran kursi terkunci. Penyesuaian secara manual (kursi baris ke-3) Sudut sandaran kursi 2C_Adjust3rdSeatBack Untuk menyesuaikan sandaran kursi: 1. Tarik tali penyesuaian sudut sandaran kursi ke atas. 2. Tahan tali dan sesuaikan sandaran ke posisi yang diinginkan. 3. Lepaskan tali dan pastikan sandaran kursi terkunci dengan benar. Tali HARUS kembali ke posisi semula agar sandaran kursi terkunci. 3-11

Melipat kursi belakang

Halaman 50

Kursi & Sistem Keselamatan Melipat kursi belakang Sandaran kursi belakang dapat dilipat untuk mempermudah membawa barang yang panjang atau untuk meningkatkan kapasitas bagasi kendaraan. 1. Arahkan sabuk pengaman ke posisi luar sebelum melipat sandaran kursi agar tidak mengganggu sistem sabuk pengaman. 2. Turunkan sandaran kepala belakang ke posisi terendah. 3. Masukkan sabuk pengaman ke pemandu sabuk untuk mencegah sabuk terjepit di bagian belakang atau di bawah kursi. Penyesuaian secara manual Kursi baris ke-2 • Tarik tuas pelipatan sandaran (kursi baris ke-2) untuk melipat sandaran kursi sepenuhnya ke arah depan kendaraan. Pastikan sandaran kursi terkunci dengan benar. 2C_2ndSeatBackFolding • Untuk mengembalikan kembali sandaran kursi ke posisi tegak, tarik tuas pelipatan sandaran (kursi baris ke-2) untuk mengangkat sandaran kursi sepenuhnya. Sesuaikan sudut sandaran kursi ke posisi yang diinginkan dan lepaskan tuas untuk menguncinya. 3-12 2C_2ndSeatBackFolding_2 Fitur pelipatan ganda kursi baris ke-2 Kursi baris ke-2 dapat diputar ke depan untuk memudahkan untuk masuk/keluar penumpang dari kursi baris ke-3. 2C_2ndSeatDoubleFolding Untuk melipat ganda kursi baris ke-2: 1. Sesuaikan sandaran kursi baris pertama ke posisi tegak dan, jika perlu, geser kursi baris pertama ke depan. 2. Turunkan sandaran kepala kursi baris ke-2 ke posisi terendah. 3. Tarik tuas samping kursi baris ke-2 ke depan. 4. Sandaran akan terlipat di atas bantalan kursi, lalu seluruh kursi akan berputar ke depan dalam satu gerakan. 5. Dorong kursi yang telah terlipat ke depan secara manual untuk memudahkan keluar/masuk nya penumpang jika diperlukan. PERHATIAN • Hati-hati agar tangan atau kaki Anda tidak terjepit saat mengembalikan kursi ke posisi semula. • Jangan melipat ganda kursi saat kendaraan sedang bergerak.

Sandaran tangan (kursi baris ke-2)

Halaman 51

Kursi baris ke-3 • Tarik tali penyesuaian sudut sandaran kursi untuk melipat sandaran sepenuhnya ke depan. Pastikan sandaran kursi terkunci dengan aman. 2C_3rdSeatBackFolding • Untuk mengembalikan kembali sandaran kursi ke posisi tegak, tarik tali penyesuaian sudut sandaran kursi untuk mengangkat sandaran kursi sepenuhnya. Sesuaikan sudut sandaran kursi ke posisi yang diinginkan, dan lepaskan tali penyesuaian sudut bagian atas untuk mengunci. Pastikan sandaran kursi terkunci dengan benar. 2C_3rdSeatBackFolding_2 PERHATIAN • Berhati-hatilah saat memuat barang melalui kursi penumpang belakang untuk mencegah kerusakan pada interior kendaraan. • Saat memuat barang melalui kursi penumpang belakang, pastikan barang diamankan dengan benar agar tidak bergerak saat berkendara. • Barang yang tidak diamankan di dalam kabin dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan atau cedera pada penumpang. Sandaran tangan (kursi baris ke-2) PERHATIAN • Saat menggunakan fitur pelipatan kursi baris ke-2, gunakan setelah menaikkan sandaran tangan ke posisi tertinggi. • Sandaran tangan dapat rusak jika Anda duduk di atasnya atau memberikan beban berlebih. 6-Penumpang 2C_RearArmrestFlip Tarik sandaran tangan ke depan hingga posisi terendah, lalu naikkan ke sudut yang nyaman untuk menguncinya. • Setelah terkunci, penyesuaian sandaran tangan ke bawah tidak dapat dilakukan. Jika ingin menyesuaikan ke bawah, naikkan ke posisi tertinggi, lalu turunkan kembali sebelum menyesuaikannya. • Setelah digunakan, angkat dan letakkan kembali ke posisi atas. 7-Penumpang 2C_RearArmrestFlip_2 Tarik sandaran tangan ke bawah dari sandaran kursi untuk menggunakannya. 3-13

Sandaran kepala

Halaman 52

Kursi & Sistem Keselamatan Sandaran kepala Kursi depan dan belakang kendaraan dilengkapi dengan sandaran kepala yang dapat disesuaikan. Sandaran kepala akan memberikan kenyamanan bagi penumpang, namun yang lebih penting adalah dirancang untuk membantu melindungi penumpang dari cedera leher maupun tulang belakang lainnya selama kecelakaan, terutama saat terjadi tabrakan dari arah belakang. Jika tidak ada penumpang di kursi belakang, sesuaikan sandaran kepala kursi belakang ke posisi terendah untuk meningkatkan visibilitas pengemudi. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian saat terjadi kecelakaan, lakukan tindakan pencegahan berikut saat menyesuaikan sandaran kepala: • Selalu sesuaikan sandaran kepala dengan benar untuk semua penumpang SEBELUM menghidupkan kendaraan. • Jangan pernah membiarkan siapa pun duduk di kursi dengan sandaran kepala yang dilepas atau dipasang terbalik. • Sesuaikan sandaran kepala sehingga bagian tengahnya sejajar dengan bagian atas mata. 2C_HeadrestRightPosition • Jangan pernah menyesuaikan posisi sandaran kepala kursi pengemudi saat kendaraan sedang bergerak. 3-14 • Sesuaikan sandaran kepala sedekat mungkin dengan kepala penumpang. Jangan menggunakan bantalan kursi tambahan yang akan menjauhkan tubuh dari sandaran kursi. • Pastikan sandaran kepala terkunci pada posisinya setelah disesuaikan. PERINGATAN Jika ada penumpang yang duduk di kursi belakang, selalu naikkan sandaran kepala dari posisi terendah. 2C_RearHeadrestCaution Sandaran kepala kursi depan 2C_FrontSeatHeadrest Kursi pengemudi dan penumpang depan dilengkapi dengan sandaran kepala yang dapat disesuaikan untuk keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Sandaran kepala

Halaman 53

Penyesuaian ketinggian 2C_FrontSeatHeadrest_1 Untuk menaikkan sandaran kepala: 1. Tarik ke atas ke posisi yang diinginkan (1). Untuk menurunkan sandaran kepala: 2. Tekan dan tahan tombol pelepas (2) pada dudukan tiang sandaran kepala. 3. Turunkan sandaran kepala ke posisi yang diinginkan (3). PEMBERITAHUAN 2C_AdjustHeadrestCaution Jika Anda merebahkan sandaran kursi ke depan dengan sandaran kepala dan bantalan kursi yang dinaikkan, sandaran kepala dapat bersentuhan dengan sunvisor atau bagian lain dari kendaraan. Melepas/memasang kembali sandaran kepala (jika dilengkapi) Untuk melepas sandaran kepala: Kursi dengan penyesuaian manual 2C_FrontSeatHeadrest_2 1. Rebahkan sandaran kursi (2) dengan tuas atau switch (1) penyesuaian sudut sandaran kursi. 2. Tarik sandaran kepala ke posisi paling atas dan tekan tombol pelepas (3) untuk melepas sandaran kepala (4). PERINGATAN Jangan biarkan siapa pun duduk di kursi dengan sandaran kepala yang dilepas. Untuk memasang kembali sandaran kepala: Kursi dengan penyesuaian manual 2C_FrontSeatHeadrest_3 1. Rebahkan sandaran kursi dengan menekan tuas atau switch (3) penyesuaian sudut sandaran kursi. 2. Masukkan tiang sandaran kepala (2) ke lubang sambil menekan tombol pelepas (1). 3. Sesuaikan sandaran kepala ke ketinggian yang sesuai. 4. Sesuaikan sudut sandaran kursi (4) dengan tuas atau switch (3) penyesuaian sudut sandaran kursi. 3-15

Sandaran kepala

Halaman 54

Kursi & Sistem Keselamatan PERINGATAN Selalu pastikan sandaran kepala terkunci pada posisinya setelah dipasang kembali dan disesuaikan dengan benar. Sandaran kepala kursi belakang 2C_RearHeadrestPosition Kursi belakang dilengkapi dengan sandaran kepala pada posisi kursi sisi luar (dan/atau posisi kursi tengah) untuk keselamatan dan kenyamanan penumpang. Penyesuaian ketinggian sandaran kepala 2C_RemoveHeadrest Untuk menaikkan sandaran kepala: 1. Tarik ke atas ke posisi yang diinginkan (1). Untuk menurunkan sandaran kepala: 2. Tekan dan tahan tombol pelepas (2) pada dudukan tiang sandaran kepala. 3. Turunkan sandaran kepala ke posisi yang diinginkan (3). 3-16 Melepas/memasang kembali sandaran kepala Untuk melepas sandaran kepala: 2C_RemoveHeadrest_1 1. Naikkan sandaran kepala setinggi mungkin. 2. Tekan tombol pelepas sandaran kepala (1) sambil menarik sandaran kepala ke atas (2). Untuk memasang kembali sandaran kepala: 1. Masukkan tiang sandaran kepala ke dalam lubang (3) sambil menekan tombol pelepas (1). 2. Sesuaikan sandaran kepala ke ketinggian yang sesuai.

Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara

Halaman 55

Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara jika dilengkapi Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara akan mendinginkan kursi depan dengan menghembuskan udara melalui lubang ventilasi kecil pada permukaan bantalan dan sandaran kursi. Jika kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara tidak digunakan, nonaktifkan fitur kursi ventilasi udara. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara: • Jangan pernah menggunakan cairan seperti thinner cat, benzena, alkohol, atau bensin untuk membersihkan kursi. • Hindari menumpahkan cairan pada permukaan bantalan dan sandaran kursi depan. Hal ini dapat menyebabkan lubang ventilasi tersumbat dan tidak beroperasi dengan baik. • Jangan meletakkan material seperti kantong plastik atau koran di bawah kursi. Material tersebut dapat menghalangi aliran udara yang masuk ke kursi sehingga ventilasi tidak akan berfungsi dengan baik. • Jangan mengganti jok kursi. • Jika ventilasi udara tidak berfungsi, hidupkan ulang kendaraan. Jika tidak ada perubahan, kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Kursi depan yang dilengkapi ventilasi udara 2C_SeatAirVent Saat mesin hidup, tekan switch untuk mendinginkan kursi pengemudi. • Kecepatan aliran udara akan berubah seperti berikut setiap kali switch ditekan: ON ſ Off • Kursi yang dilengkapi ventilasi udara akan secara otomatis berada pada posisi OFF setiap kali switch IGN diposisikan ke ON. • Saat tombol ditekan lebih dari 1,5 detik dalam kondisi kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara aktif, operasi blower dan indikator switch akan mati. 3-17

Tindakan pencegahan keselamatan sabuk pengaman

Halaman 56

Kursi & Sistem Keselamatan Sabuk pengaman Bagian ini akan menjelaskan cara menggunakan sabuk pengaman dengan benar. Juga menjelaskan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat menggunakan sabuk pengaman. Tindakan pencegahan keselamatan sabuk pengaman Selalu kenakan sabuk pengaman Anda dan pastikan semua penumpang telah mengenakan sabuk pengaman sebelum memulai perjalanan. Airbag dirancang untuk melengkapi fungsi sabuk pengaman sebagai perangkat keselamatan tambahan, bukan sebagai penggantinya. Sebagian besar negara mewajibkan semua penumpang kendaraan untuk mengenakan sabuk pengaman. PERINGATAN Sabuk pengaman harus digunakan oleh SEMUA penumpang setiap kali kendaraan sedang bergerak. Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Anak-anak di bawah usia 13 tahun harus diamankan dengan benar di kursi belakang. • Jangan pernah membiarkan anak- anak duduk di kursi penumpang depan, kecuali airbag dinonaktifkan. Jika anak duduk di kursi penumpang depan, geser kursi sejauh mungkin ke belakang. Dan anak harus selalu diamankan dengan benar pada kursinya. • JANGAN PERNAH menggendong bayi atau anak di pangkuan penumpang. • JANGAN PERNAH berkendara dengan sandaran kursi yang direbahkan saat kendaraan bergerak. • Jangan biarkan anak-anak berbagi kursi atau sabuk pengaman. 3-18 • Jangan menempatkan bagian bahu dari sabuk pengaman di bawah lengan atau di belakang punggung Anda. • Jangan gunakan sabuk pengaman jika terpelintir. Sabuk pengaman yang terpelintir tidak akan memberikan perlindungan yang tepat saat terjadi tabrakan. • Jangan gunakan sabuk pengaman jika tali atau perangkat kerasnya rusak. • Jangan memasukkan buckle sabuk pengaman ke buckle yang diperuntukkan bagi posisi kursi lain. • Jangan pernah melepaskan sabuk pengaman saat mengemudi. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan dan berujung pada tabrakan. • Pastikan tidak ada benda di dalam buckle yang dapat mengganggu mekanisme penguncian sabuk pengaman. • Jangan pernah memodifikasi sabuk pengaman atau memasang perangkat yang dapat mencegah pengencangan sabuk pengaman. • Jangan gunakan sabuk pengaman jika tali atau perangkat kerasnya rusak. Kami sarankan agar sabuk pengaman diganti oleh dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Sabuk pengaman dan perangkat sabuk pengaman yang rusak tidak akan berfungsi dengan benar. Selalu ganti: • Tali sabuk yang robek, terkontaminasi, atau rusak. • Perangkat keras yang rusak. • Seluruh perangkat sabuk pengaman setelah terjadi kecelakaan, bahkan jika tidak tampak adanya kerusakan pada tali atau komponen lainnya.

Lampu peringatan sabuk pengaman

Halaman 57

Lampu peringatan sabuk pengaman Peringatan sabuk pengaman kursi pengemudi Instrument cluster ! Sebagai pengingat bagi pengemudi, lampu peringatan sabuk pengaman pengemudi akan menyala selama sekitar 6 detik setiap kali tombol Engine Start/ Stop diposisikan ke ON, terlepas dari apakah sabuk pengaman dikenakan atau tidak. Jika sabuk pengaman tidak dikenakan atau dilepas saat mengemudi di bawah 20 km/jam, lampu peringatan sabuk pengaman akan menyala. Jika sabuk pengaman tidak dikenakan atau dilepas saat mengemudi pada kecepatan 20 km/jam atau lebih, akan terdengar bunyi peringatan selama beberapa saat dan lampu peringatan akan berkedip. Peringatan sabuk pengaman kursi penumpang depan Sebagai pengingat bagi penumpang depan, lampu peringatan sabuk pengaman penumpang depan akan menyala selama sekitar 6 detik setiap kali tombol Engine Start/Stop di posisikan ke ON, terlepas dari apakah sabuk pengaman dikenakan atau tidak. Jika penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman atau melepaskannya saat Anda mengemudi di bawah 20 km/ jam, lampu peringatan sabuk pengaman akan menyala. Jika penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman atau melepaskannya saat Anda mengemudi pada kecepatan 20 km/jam atau lebih, akan terdengar bunyi peringatan selama beberapa saat dan lampu peringatan yang sesuai akan berkedip. PERINGATAN Duduk dalam posisi yang tidak tepat dapat memengaruhi sistem peringatan sabuk pengaman penumpang depan. Instruksikan penumpang untuk duduk dengan benar saat kendaraan bergerak. Informasi • Jika kursi penumpang depan tidak ditempati, lampu peringatan sabuk pengaman akan berkedip atau menyala selama 6 detik. • Peringatan sabuk pengaman penumpang depan dapat diaktifkan jika terdapat barang bawaan yang diletakkan di kursi penumpang depan. 3-19

Sistem penahan sabuk pengaman

Halaman 58

Kursi & Sistem Keselamatan Sistem penahan sabuk pengaman Sabuk pengaman bagian bahu/ pangkuan Untuk mengenakan sabuk pengaman: 2C_SeatBeltWearStep Tarik sabuk dari retraktor dan masukkan lidah logam (1) ke dalam buckle (2). Akan terdengar bunyi “klik” saat lidah terkunci di buckle. Pastikan sabuk pengaman tidak terpelintir. 2C_SeatBeltWearStep_2 Tempatkan bagian pangkuan sabuk pengaman (1) melintang di atas panggul dan bagian bahu sabuk pengaman (2) melintang di atas dada Anda. Sabuk pengaman akan secara otomatis menyesuaikan ke panjang yang tepat setelah bagian pangkuan sabuk pengaman disesuaikan secara manual agar pas dengan panggul Anda. Jika Anda membungkuk ke depan dengan gerakan perlahan, sabuk akan memanjang dan bergerak mengikuti Anda. 3-20 Jika terjadi pengereman mendadak atau tabrakan, sabuk akan terkunci pada posisinya. Sabuk juga akan terkunci jika Anda mencoba membungkuk ke depan terlalu cepat. PERINGATAN Posisi sabuk pengaman yang tidak benar dapat meningkatkan risiko cedera serius saat terjadi kecelakaan. Lakukan tindakan berikut saat menyesuaikan sabuk pengaman: • Tempatkan bagian pangkuan sabuk pengaman serendah mungkin di atas panggul Anda, bukan di pinggang, agar pas. Hal ini akan memungkinkan tulang panggul Anda yang kuat menyerap gaya benturan dan mengurangi kemungkinan cedera dalam. • Tempatkan satu lengan di bawah bagian bahu sabuk pengaman dan satu lagi di atas sabuk pengaman, seperti posisi pada ilustrasi. • Selalu posisikan pengait bagian bahu sabuk pengaman pada posisi terkunci dan pada ketinggian yang sesuai. • Jangan pernah memposisikan bagian bahu sabuk pengaman melintang di leher atau wajah Anda. PEMBERITAHUAN Jika Anda tidak dapat menarik sabuk pengaman dengan lancar dari retraktor, tarik sabuk dengan kuat dan lepaskan. Setelah dilepas, sabuk akan dapat ditarik dengan lancar.

Sistem penahan sabuk pengaman

Halaman 59

Melepas sabuk pengaman Anda: Tekan tombol pelepas (1) pada buckle pengunci. 2C_SeatBeltRelease Setelah dilepas, sabuk akan secara otomatis tergulung kembali ke retraktor. Jika hal ini tidak terjadi, periksa sabuk untuk memastikan tali sabuk tidak terpelintir, kemudian coba lagi. Sabuk pengaman kursi tengah belakang 3 titik (kursi baris ke-2) jika dilengkapi Untuk mengenakan sabuk pengaman Anda: 1. Tarik plat lidah [A] dari lubang pada penutup unit sabuk pengaman. 2C_3Pointrearcenterseatbelt 2. Masukkan plat lidah [A] ke dalam buckle [B] hingga terdengar bunyi “klik”, yang menunjukan bahwa sabuk pengaman terkunci. Pastikan tali sabuk tidak terpelintir. 2C_3Pointrearcenterseatbelt_1 3. Tarik plat lidah [C] dari saku penyimpanan. Tarik plat lidah [C] dan masukkan ke dalam buckle [D] hingga terdengar bunyi “klik”, yang menunjukan bahwa sabuk pengaman telah terkunci. Pastikan tali sabuk tidak terpelintir. 2C_3Pointrearcenterseatbelt_2 Saat menggunakan sabuk pengaman posisi tengah kursi belakang, gunakan buckle yang bertanda “CENTER”. Informasi Jika Anda tidak dapat menarik sabuk pengaman dari retraktor, tarik sabuk dengan kuat lalu lepaskan. Setelah dilepaskan, sabuk dapat ditarik dengan lancar. 3-21

Sistem penahan sabuk pengaman

Halaman 60

Kursi & Sistem Keselamatan Untuk melepas sabuk pengaman Anda: 1. Tekan tombol pelepas pada buckle [D] dan lepaskan plat lidah [C]. 2C_3Pointrearcenterseatbelt_3 2.Untuk menggulung kembali sabuk pengaman posisi tengah kursi belakang, masukkan plat lidah [C] ke dalam lubang pelepas tali [B]. Tarik bagian sabuk ke atas dan biarkan sabuk tergulung secara otomatis. Masukkan plat lidah [A] ke dalam lubang pada penutup unit sabuk. 2C_3Pointrearcenterseatbelt_4 3-22 Menyimpan sabuk pengaman belakang Kursi baris ke-2 (7-penumpang) 2C_StowingRearseatbelt Kursi baris ke-3 2C_StowingRearseatbelt_1 Buckle sabuk pengaman belakang dapat disimpan di dalam saku di antara sandaran dan bantalan kursi belakang saat tidak digunakan.

Sistem penahan sabuk pengaman

Halaman 61

jika dilengkapi Sabuk pengaman pretensioner 2C_RetractPretensioner Kendaraan Anda dilengkapi dengan sabuk pengaman pretensioner untuk pengemudi dan penumpang depan (retractor pretensioner). Pretensioner akan memastikan sabuk pengaman menempel erat pada tubuh Anda saat terjadi tabrakan dari arah depan atau samping tertentu. Sabuk pengaman pretensioner dapat diaktifkan pada beberapa jenis tabrakan dengan benturan dari arah depan atau samping yang cukup serius, bersamaan dengan airbag. Saat kendaraan berhenti mendadak, atau jika Anda membungkuk terlalu cepat, retraktor sabuk pengaman akan mengunci. Dalam beberapa jenis tabrakan dari arah depan, pretensioner akan aktif dan menarik sabuk pengaman ke tubuh Anda. (1) Retractor Pretensioner: Fungsi dari retractor pretensioner adalah memastikan bagian bahu sabuk pengeman menempel erat pada tubuh bagian atas penumpang saat terjadi tabrakan dari arah depan atau samping tertentu. PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Selalu kenakan sabuk pengaman Anda dan duduk dengan benar di kursi. • Jangan gunakan sabuk pengaman jika longgar atau terpelintir. • Jangan letakkan benda di dekat buckle. • Selalu ganti pretensioner setelah aktif atau setelah terjadi kecelakaan. • JANGAN PERNAH memeriksa, memperbaiki, atau mengganti pretensioner sendiri. Kami sarankan agar pretensioner diperiksa, diservis, atau diganti oleh dealer resmi HYUNDAI. • Jangan memukul bagian unit sabuk pengaman. PERINGATAN Jangan menyentuh unit sabuk pengaman pretensioner selama beberapa menit setelah pretensioner aktif. Saat pretensioner aktif saat terjadi tabrakan, komponen tersebut bisa menjadi panas dan dapat menyebabkan luka bakar. PERHATIAN Perbaikan bodi kendaraan di area depan dapat merusak sistem sabuk pengaman pretensioner. Oleh karena itu, kami sarankan sistem ini diservis oleh dealer resmi HYUNDAI. 3-23

Sistem penahan sabuk pengaman

Halaman 62

Kursi & Sistem Keselamatan Roda kemudi kanan OAC3033048TU Sistem sabuk pengaman pretensioner terdiri dari komponen berikut. Lokasinya ditunjukkan pada ilustrasi di atas: (1) Lampu peringatan airbag SRS (2) Unit retractor pretensioner (3) Modul kontrol SRS 3-24 PEMBERITAHUAN Sensor yang mengaktifkan modul kontrol SRS terhubung dengan sabuk pengaman pretensioner. Lampu peringatan airbag SRS pada instrumen cluster akan menyala selama sekitar 3-6 detik setelah tombol Engine Start/Stop diposisikan ke ON, kemudian akan mati. Jika pretensioner tidak berfungsi dengan benar, lampu peringatan akan tetap menyala meskipun airbag SRS tidak mengalami malfungsi. Jika lampu peringatan tidak menyala saat mesin dihidupkan, tetap menyala, atau menyala saat berkendara, kami sarankan sabuk pengaman pretensioner dan/atau modul kontrol SRS segera diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Informasi • Sabuk pengaman pretensioner dapat diaktifkan saat terjadi tabrakan dari arah depan atau samping tertentu, atau saat kendaraan terguling. • Saat sabuk pengaman pretensioner diaktifkan, mungkin terdengar suara yang keras dan debu halus yang terlihat seperti asap dapat terlihat di dalam kabin. Hal ini merupakan kondisi pengoperasian yang normal dan tidak berbahaya. • Meskipun tidak beracun, debu halus tersebut dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan sebaiknya tidak dihirup dalam waktu yang lama. Cuci bersih seluruh area kulit yang terpapar setelah terjadi kecelakaan di mana pretensioner aktif.

Tindakan keselamatan tambahan sabuk pengaman

Halaman 63

Tindakan keselamatan tambahan sabuk pengaman Penggunaan sabuk pengaman saat hamil Sabuk pengaman harus selalu digunakan selama kehamilan. Cara terbaik untuk melindungi bayi Anda yang belum lahir adalah dengan melindungi diri Anda sendiri dengan selalu mengenakan sabuk pengaman. Wanita hamil harus selalu mengenakan sabuk pengaman. Tempatkan bagian bahu sabuk pengaman melintang di dada Anda, di antara payudara dan menjauh dari leher. Letakkan bagian pangkuan sabuk pengaman di bawah perut dan tarik bagian bahu sabuk pengaman sehingga pas melintang di atas panggul dan tulang panggul Anda, di bawah bagian perut yang menonjol. PERINGATAN • Wanita hamil dan pasien yang lebih rentan terhadap dampak benturan pada bagian perut saat terjadi pengereman mendadak atau tabrakan. Jika Anda mengalami kecelakaan saat hamil, konsultasikan dengan dokter Anda. • Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian pada janin saat terjadi kecelakaan, wanita hamil JANGAN PERNAH meletakkan bagian pangkuan sabuk pengaman di atas atau melewati bagian perut tempat bayi berada. Penggunaan sabuk pengaman dan anak-anak Bayi dan anak kecil Sebagian besar negara memiliki peraturan penggunaan Sistem Pengaman Anak (Child Restraint System) yang mewajibkan anak-anak bepergian dengan menggunakan perangkat Child Restraint System yang direkomendasikan, termasuk kursi booster. Usia di mana sabuk pengaman dapat digunakan sebagai pengganti Child Restraint System dapat berbeda di tiap negara, jadi pastikan Anda mengetahui ketentuan di negara tempat tinggal dan tujuan perjalanan Anda. Child Restraint System untuk bayi dan anak-anak harus ditempatkan dan dipasang dengan benar di kursi belakang. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Child Restraint System (CRS)” pada bab ini. PERINGATAN Selalu amankan bayi dan anak kecil dengan benar dalam Child Restraint System yang sesuai dengan tinggi dan berat badan anak. Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian pada anak dan penumpang lain, jangan pernah memangku anak saat kendaraan sedang bergerak. Gaya benturan saat tabrakan dapat melemparkan anak dari pangkuan Anda dan membenturkan anak ke bagian interior atau terlempar keluar dari kendaraan. Anak kecil akan lebih terlindungi dari cedera saat terjadi kecelakaan jika diamankan dengan benar di kursi belakang dengan menggunakan Child Restraint System yang memenuhi Standar Keselamatan di negara Anda. Sebelum membeli Child Restraint System, pastikan perangkat tersebut memiliki label yang menyatakan bahwa perangkat tersebut memenuhi Standar Keselamatan yang berlaku. Child Restraint System harus sesuai dengan tinggi dan berat badan anak Anda. Periksa label pada Child Restraint System untuk informasi tersebut. Lihat bagian “Child Restraint System (CRS)” pada bab ini. 3-25

Tindakan keselamatan tambahan sabuk pengaman

Halaman 64

Kursi & Sistem Keselamatan Anak yang lebih besar Anak-anak di bawah usia 13 tahun dan yang sudah terlalu besar untuk menggunakan kursi booster harus selalu duduk di kursi belakang dan menggunakan bagian pangkuan/bahu sabuk pengaman yang tersedia. Sabuk pengaman harus pas di panggul dan bahu serta dada untuk menahan anak dengan aman. Gerakan anak yang gelisah dapat mengubah posisi sabuk. Orang dewasa sebaiknya sering memeriksa kesesuaian posisi sabuk. Dalam tabrakan, tempat teraman bagi anak-anak adalah di kursi belakang dengan menggunakan Child Restraint System yang sesuai. Jika anak yang lebih besar berusia di atas 13 tahun harus duduk di kursi depan, anak tersebut harus diamankan dengan sabuk pengaman dan kursi ditempatkan pada posisi paling belakang. Jika bagian bahu sabuk pengaman sedikit menyentuh leher atau wajah anak, coba tempatkan anak lebih dekat ke posisi tengah kendaraan. Jika bagian bahu sabuk pengaman masih menyentuh wajah atau leher, anak tersebut harus kembali menggunakan kursi booster yang sesuai di kursi belakang. PERINGATAN • Selalu pastikan sabuk pengaman anak yang lebih besar terpasang dan disesuaikan dengan benar. • Jangan pernah membiarkan bagian bahu sabuk pengaman menyentuh leher atau wajah anak. • Jangan biarkan lebih dari satu anak menggunakan satu sabuk pengaman. Penggunaan sabuk pengaman dan orang yang terluka Sabuk pengaman tetap harus digunakan saat membawa orang yang terluka. Konsultasikan dengan dokter untuk rekomendasi khusus. 3-26 Satu sabuk untuk satu penumpang Saat dua orang (anak-anak atau dewasa) duduk berdampingan, jangan pernah mencoba menggunakan satu sabuk pengaman untuk keduanya. Hal ini dapat meningkatkan cedera yang serius saat terjadi tabrakan. Jangan berbaring Duduk dalam posisi bersandar saat kendaraan berjalan bisa berbahaya. Meskipun mengenakan sabuk pengaman, perlindungan dari sistem penahan (sabuk pengaman dan/atau airbag) akan sangat berkurang jika sandaran kursi direbahkan. Sabuk pengaman harus pas di panggul dan dada agar berfungsi dengan baik. Saat terjadi tabrakan, Anda dapat terlempar ke arah sabuk pengaman, yang dapat menyebabkan cedera pada leher atau lainnya. Semakin rebah sandaran kursi, semakin besar kemungkinan pinggul penumpang tergelincir ke bawah bagian pangkuan sabuk pengaman atau leher penumpang terkena bagian bahu sabuk pengaman. PERINGATAN • Jangan pernah berkendara dengan sandaran kursi yang direbahkan saat kendaraan sedang bergerak. • Berkendara dengan sandaran kursi yang direbahkan akan meningkatkan risiko cedera serius atau fatal saat terjadi tabrakan atau pengereman mendadak. • Pengemudi dan penumpang harus selalu duduk dengan posisi tegak dan mengenakan sabuk pengaman dengan benar.

Rekomendasi kami: Anakanak selalu di tempatkan di kursi belakang

Halaman 65

Merawat sabuk pengaman Sistem sabuk pengaman tidak boleh dibongkar atau dimodifikasi. Pemeriksaan berkala Semua sabuk pengaman harus diperiksa secara berkala terhadap keausan atau kerusakan. Setiap komponen yang rusak harus segera diganti. Menjaga sabuk pengaman tetap bersih dan kering Sabuk pengaman harus dijaga agar tetap bersih dan kering. Jika sabuk kotor, bersihkan dengan larutan sabun ringan dan air hangat. Jangan menggunakan pemutih, pewarna, deterjen keras, atau bahan abrasif karena dapat merusak dan melemahkan serat kainnya. Kapan sabuk pengaman harus diganti Seluruh unit sabuk pengaman harus diganti jika kendaraan terlibat saat terjadi kecelakaan. Hal ini harus dilakukan meskipun tidak terlihat adanya kerusakan. Kami menyarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk bantuan. Child Restraint System jika dilengkapi (CRS) Rekomendasi kami: Anak- anak selalu di tempatkan di kursi belakang PERINGATAN Selalu amankan anak dengan benar di dalam kendaraan. Anak-anak dari segala usia lebih aman saat duduk di kursi belakang. Jangan pernah memasang Child Restraint System yang menghadap ke belakang di kursi penumpang depan, kecuali airbag dinonaktifkan. Anak-anak di bawah usia 13 tahun harus selalu duduk di kursi belakang dan diamankan dengan benar untuk meminimalkan risiko cedera saat terjadi tabrakan, pengereman mendadak, atau manuver mendadak. Menurut statistik kecelakaan, anak-anak lebih aman jika diamankan dengan benar di kursi belakang dibandingkan di kursi depan. Anak-anak yang sudah terlalu besar untuk menggunakan Child Restraint System harus menggunakan sabuk pengaman yang tersedia. Sebagian besar negara memiliki peraturan mengenai penggunaan Child Restraint System yang direkomendasikan. Peraturan mengenai usia atau batas tinggi/berat badan untuk penggunaan sabuk pengaman sebagai pengganti Child Restraint System dapat berbeda di tiap negara, maka pastikan Anda memahami ketentuan di tempat Anda berada atau bepergian. Child Restraint System harus dipasang dengan benar pada kursi kendaraan. Gunakan Child Restraint System komersial yang memenuhi ketentuan Standar Keselamatan di negara Anda. Child Restraint System umumnya dirancang untuk dipasang pada kursi kendaraan dengan menggunakan bagian pangkuan/bahu sabuk pengaman, atau dengan jangkar top tether dan/atau jangkar ISOFIX di kursi belakang kendaraan. 3-27

Memilih Child Restraint System (CRS)

Halaman 66

Kursi & Sistem Keselamatan Child Restraint System Bayi dan anak-anak kecil harus diamankan dalam Child Restraint System yang menghadap ke belakang atau ke depan, yang sebelumnya telah dipasang dengan benar pada kursi kendaraan. Bacalah dan ikuti instruksi pemasangan dan penggunaan dari produsen Child Restraint System. PERINGATAN Jangan gunakan Child Restraint System yang tidak bisa dipasang dengan benar. Hal ini dapat meningkatkan risiko cedera serius atau kematian saat terjadi tabrakan. Saat menggunakan Child Restraint System: • Selalu ikuti instruksi pemasangan dan penggunaan dari produsen Child Restraint System. • Selalu amankan anak Anda dengan benar dalam Child Restraint System. • Jangan gunakan keranjang bayi atau kursi pengaman anak yang digantungkan pada sandaran kursi. Perangkat seperti itu mungkin tidak bisa memberikan perlindungan yang memadai saat terjadi kecelakaan. • Setelah terjadi kecelakaan, kami menyarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI untuk memeriksa Child Restraint System, sabuk pengaman, jangkar ISOFIX, dan jangkar top tether. 3-28 Memilih Child Restraint System (CRS) Saat memilih Child Restraint System untuk anak Anda, selalu: • Pastikan Child Restraint System memiliki label yang menyatakan bahwa sistem tersebut memenuhi Standar Keselamatan yang berlaku di negara Anda. Child Restraint System hanya boleh dipasang jika telah direkomendasikan sesuai dengan ketentuan ECE-R44 atau ECE-R129. • Pilih Child Restraint System berdasarkan tinggi dan berat badan anak. Label yang diwajibkan atau instruksi penggunaan biasanya mencantumkan informasi ini. • Pilih Child Restraint System yang sesuai dengan posisi kursi kendaraan yang akan digunakan. • Baca dan ikuti semua peringatan dan instruksi pemasangan dan penggunaan yang disertakan pada Child Restraint System. Tipe Child Restraint System Ada tiga tipe utama Child Restraint System: menghadap ke belakang, menghadap ke depan, dan kursi booster. Tipe-tipe ini diklasifikasikan berdasarkan usia, tinggi, dan berat badan anak.

Memilih Child Restraint System (CRS)

Halaman 67

Child Restraint System yang menghadap ke belakang 2C_ALRSeatBelt Dengan Child Restraint System yang menghadap ke belakang, gaya benturan akan diserap oleh cangkangnya, bukan oleh tubuh anak. Cangkang tersebut juga akan menopang posisi kursi dan melindungi kepala, leher, serta tulang belakang anak. Semua anak di bawah usia satu tahun harus selalu menggunakan Child Restraint System yang menghadap ke belakang. Child Restraint System tipe convertible dan 3-in-1 umumnya memiliki batas tinggi dan berat yang lebih tinggi untuk posisi menghadap ke belakang, sehingga memungkinkan anak lebih lama menggunakan posisi ini. Lanjutkan penggunaan Child Restraint System yang menghadap ke belakang selama anak masih berada dalam batas tinggi dan berat yang diizinkan oleh produsen Child Restraint System. Ini adalah cara paling aman. Setelah anak melebihi batas Child Restraint System yang menghadap ke belakang, maka anak siap untuk menggunakan Child Restraint System menghadap ke depan dengan sabuk pengaman kendaraan. Child Restraint System yang menghadap ke depan 2C_ALRSeatBelt_2 Child Restraint System yang menghadap ke depan akan menahan tubuh anak dengan menggunakan sabuk pengaman kendaraan. Pertahankan anak tetap dalam Child Restraint System menghadap ke depan hingga mencapai batas tinggi atau berat maksimal yang diperbolehkan oleh produsen. Setelah anak melebihi batas penggunaannya, maka anak siap untuk menggunakan kursi booster. Kursi booster Kursi booster adalah Child Restraint System yang dirancang untuk meningkatkan kesesuaian penggunaan sabuk pengaman kendaraan. Kursi booster menempatkan sabuk pengaman agar pas melintang di bagian tubuh anak yang lebih kuat. Pertahankan anak-anak menggunakan kursi booster sampai mereka cukup besar untuk mengenakan sabuk pengaman dengan benar. Agar sabuk pengaman pas dengan benar, bagian pangkuan sabuk pengaman harus ditempatkan erat di paha atas, bukan di perut. Bagian bahu sabuk pengaman harus pas di bahu dan dada, dan tidak mengenai leher atau wajah. Anak-anak di bawah usia 13 tahun harus selalu diamankan dengan benar untuk meminimalkan risiko cedera saat terjadi kecelakaan, pengereman mendadak, atau manuver mendadak. 3-29

Memasang Child Restraint System

Halaman 68

Kursi & Sistem Keselamatan Memasang Child Restraint System PERINGATAN Sebelum memasang Child Restraint System, selalu baca dan ikuti instruksi yang disediakan oleh produsen Child Restraint System dan panduan dalam buku ini untuk mencegah cedera serius atau kematian jika terjadi tabrakan. PERINGATAN Jika sandaran kepala kendaraan menghalangi pemasangan Child Restraint System (sebagaimana dijelaskan dalam panduan CRS), sesuaikan atau lepas sandaran kepala untuk posisi kursi tersebut. Setelah memilih Child Restraint System yang sesuai untuk anak dan memastikan bahwa CRS pas dengan posisi kursi, ada tiga langkah umum untuk pemasangan yang benar: • Pasang Child Restraint System dengan benar ke kendaraan. Semua CRS harus dipasang ke kendaraan dengan bagian pangkuan/bahu sabuk pengaman atau dengan top-tether ISOFIX dan/atau jangkar ISOFIX dan/ atau penyangga kaki. • Pastikan CRS terpasang dengan kuat. Setelah dipasang, dorong dan tarik CRS ke depan-belakang dan dari sisi ke sisi untuk memastikan bahwa kursi terpasang kuat. Pasang CRS dengan sabuk pengaman seerat mungkin. Sedikit pergerakan ke samping yang wajar mungkin masih dapat terjadi setelah pemasangan. 3-30 • Amankan anak di dalam Child Restraint System. Pastikan anak diamankan dengan benar sesuai instruksi dari produsen Child Restraint System. PERHATIAN Child Restraint System di dalam kendaraan yang tertutup dapat menjadi sangat panas. Untuk mencegah luka bakar, periksa permukaan kursi dan buckle sebelum meletakkan anak di dalam Child Restraint System. Informasi • Jika sandaran kepala kendaraan menghalangi pemasangan CRS, sesuaikan atau lepas sandaran kepala pada posisi kursi tersebut. • Jangan pernah meletakkan Child Restraint System yang menghadap ke belakang di kursi penumpang depan, kecuali airbag dinonaktifkan.

Memasang Child Restraint System

Halaman 69

Kesesuaian setiap posisi kursi untuk Child Restraint System dengan Sabuk Pengaman & ISOFIX Sesuai peraturan UN (Informasi untuk pemilik kendaraan dan produsen CRS) • Yes: Sesuai untuk pemasangan kategori CRS yang ditentukan • No: Tidak sesuai untuk pemasangan kategori CRS yang ditentukan • ‘’-’’: Tidak dapat digunakan • Tabel ini berdasarkan kendaraan LHD (Roda Kemudi Kiri). Kecuali untuk kursi penumpang depan, tabel ini juga berlaku untuk kendaraan RHD (Roda Kemudi Kanan). Untuk posisi penumpang depan kendaraan RHD nomor 1, silakan gunakan informasi untuk posisi kursi nomor 3. Kategori CRS 1 2 3 4 5 6 7 Universal CRS dengan sabuk pengaman Semua kelompok berat - Yes*1 (F) No Yes (F) Yes (F, R) No No i-size CRS ISOFIX CRF : F2, F2X, R1, R2 - No No No No No No Carry-cot (Keranjang bayi) (CRS ISOFIX yang menghadap ke samping) ISOFIX CRF: L1, L2 - No No No No No No ISOFIX CRS bayi* (*: CRS bayi ISOFIX) ISOFIX CRF : R1 - No Yes (R) No Yes (R) No No ISOFIX CRF : F2,F2X, R2,R2X - No Yes (F, R) No Yes (F, R) No No ISOFIX CRS balita - kecil ISOFIX CRS balita - besar* (*: bukan kursi booster) ISOFIX CRF : F3,R3 - No Yes (F, R) No Yes (F, R) No No Kursi Booster - lebar minimal ISO CRF : B2 - No No No Yes No No Kursi Booster - lebar maksimal ISO CRF : B3 - No No No Yes No No *1: Untuk memasang Universal CRS, sandaran kursi penumpang baris pertama harus dalam posisi paling tegak. Informasi F: Menghadap ke depan, R: Menghadap ke belakang Posisi kursi 3-31

Memasang Child Restraint System

Halaman 70

Kursi & Sistem Keselamatan Nomor kursi Posisi di kendaraan Posisi kursi 1 Kursi depan sisi kiri 2 Kursi depan sisi kanan 3 Kursi baris ke-2 sisi kiri 4 Kursi baris ke-2 posisi tengah 5 Kursi baris ke-2 sisi kanan 6 Kursi baris ke-3 sisi kiri 7 Kursi baris ke-3 sisi kanan 2C_CRSPositions Informasi • Jika sandaran kepala kendaraan menghalangi pemasangan CRS yang tepat, maka sandaran kepala pada posisi kursi tersebut harus disesuaikan atau dilepas sepenuhnya. • Jangan pernah menempatkan Child Restraint System yang menghadap ke belakang pada kursi penumpang depan kecuali airbag telah dinonaktifkan. CRS yang direkomendasikan untuk kendaraan sesuai dengan peraturan UN - Informasi untuk digunakan oleh pemilik kendaraan dan produsen CRS Kelompok berat Nama Produsen Tipe fiksasi No. Persetujuan ECE-R44 Kelompok 0+/I/II/III JOIE SPIN 360 JOIE Informasi Produsen CRS (Untuk Amerika Latin) JOIE : https://www.joiebaby.com 3-32 Tipe ISOFIX & Penyangga Kaki (Menghadap ke Belakang & Depan) E11 - 041621

Memasang Child Restraint System

Halaman 71

Jangkar ISOFIX dan Jangkar Top- Tether (Sistem Jangkar ISOFIX) untuk Anak-anak Sistem ISOFIX akan menahan Child Restraint System selama berkendara dan saat terjadi kecelakaan. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pemasangan Child Restraint System dan mengurangi kemungkinan pemasangan yang tidak tepat. Sistem ISOFIX menggunakan jangkar pada kendaraan dan pengait pada Child Restraint System. Sistem ISOFIX akan menghilangkan kebutuhan penggunaan sabuk pengaman untuk mengamankan Child Restraint System ke kursi belakang. Jangkar ISOFIX adalah batang logam yang terpasang di dalam kendaraan. Terdapat dua jangkar bawah untuk setiap posisi kursi ISOFIX yang dapat digunakan oleh Child Restraint System dengan pengait bawah. Untuk menggunakan sistem ISOFIX di kendaraan Anda, Anda harus memiliki Child Restraint System dengan pengait ISOFIX. Produsen Child Restraint System akan memberikan instruksi kepada Anda mengenai cara menggunakan CRS dengan pengaitnya untuk jangkar ISOFIX. 2C_ALRSeatBeltLowerAnchorOverview Jangkar ISOFIX tersedia pada posisi kursi belakang sisi kiri dan kanan. Lokasi ditunjukkan pada ilustrasi. PERINGATAN Jangan mencoba memasang Child Restraint System menggunakan jangkar ISOFIX di posisi kursi tengah belakang. Tidak terdapat jangkar ISOFIX pada kursi ini. Menggunakan jangkar kursi samping luar untuk pemasangan CRS di posisi kursi tengah belakang dapat merusak jangkar tersebut. 2C_ALRSeatBeltLowerAnchor [A] Indikator Posisi Jangkar ISOFIX [B] Jangkar ISOFIX Jangkar ISOFIX terletak di antara sandaran dan bantalan kursi belakang pada posisi kursi sisi kiri dan kanan, ditandai dengan simbol. Selain itu, jangkar ISOFIX juga terdapat di antara sandaran dan bantalan kursi pada posisi samping kursi penumpang depan. (jika dilengkapi) 3-33

Memasang Child Restraint System

Halaman 72

Kursi & Sistem Keselamatan Mengamankan Child Restraint System dengan “Sistem Jangkar ISOFIX” Untuk memasang Child Restraint System tipe i-Size atau yang kompatibel dengan ISOFIX pada posisi samping kursi belakang atau posisi samping kursi penumpang depan (jika dilengkapi): 1. Pindahkan buckle sabuk pengaman dari area jangkar ISOFIX. 2. Amankan benda lain yang dapat menghalangi koneksi yang aman antara Child Restraint System dan jangkar ISOFIX. 3. Tempatkan Child Restraint System di kursi kendaraan, lalu pasang CRS ke jangkar ISOFIX sesuai instruksi dari produsen Child Restraint System. 4. Ikuti instruksi dari produsen Child Restraint System untuk pemasangan dan koneksi ISOFIX yang tepat pada jangkar ISOFIX. 3-34 PERINGATAN Lakukan tindakan pencegahan berikut saat menggunakan sistem ISOFIX: • Baca dan ikuti semua instruksi pemasangan yang disediakan bersama Child Restraint System Anda. • Untuk mencegah anak menjangkau dan menarik sabuk pengaman yang tidak digunakan, kaitkan semua sabuk pengaman kursi belakang yang tidak digunakan dan tarik sabuk ke belakang anak. Anak dapat tercekik jika bagian bahu sabuk pengaman melilit leher dan mengencang. • JANGAN PERNAH memasang lebih dari satu Child Restraint System pada satu jangkar. Hal ini dapat menyebabkan jangkar atau pengait menjadi longgar atau rusak. • Setelah terjadi tabrakan, kami sarankan untuk memeriksakan sistem ISOFIX ke dealer HYUNDAI Anda. Kecelakaan dapat merusak sistem ISOFIX dan mungkin tidak dapat mengamankan Child Restraint System dengan baik.

Memasang Child Restraint System

Halaman 73

Mengamankan Child Restraint System dengan sistem “Jangkar Top-tether” jika dilengkapi 2C_ALRSeatBeltTetherAnchor Jangkar top-tether untuk Child Restraint System terletak di lantai area bagasi. 2C_ALRSeatBelt_2 1. Arahkan tali top-tether Child Restraint System di atas sandaran kursi CRS. Arahkan tali top-tether di bawah sandaran kepala dan di antara tiang sandaran kepala, atau arahkan di atas bagian atas sandaran kursi kendaraan. Pastikan tali tidak terpelintir. 2. Sambungkan tali top-tether ke jangkar top-tether, lalu kencangkan top-tether sesuai instruksi dari produsen Child Restraint System Anda untuk memastikan CRS terpasang kuat pada kursi. 3. Periksa apakah Child Restraint System terpasang dengan aman dengan mencoba mendorong dan menarik Child Restraint System ke depan dan ke samping. PERINGATAN Lakukan tindakan pencegahan berikut saat memasang top-tether: • Baca dan ikuti semua instruksi pemasangan yang disediakan bersama Child Restraint System Anda. • JANGAN PERNAH memasang lebih dari satu Child Restraint System pada satu jangkar top-tether ISOFIX. Hal ini dapat menyebabkan jangkar atau pengait menjadi longgar atau rusak. • Jangan koneksikan top-tether ke selain jangkar top-tether yang sesuai. Jika dikoneksikan ke bagian lain, sistem mungkin tidak akan berfungsi dengan baik. • Jangkar untuk Child Restraint System dirancang untuk menahan beban yang dihasilkan dari pemasangan CRS yang tepat. Dalam kondisi apa pun, jangkar ini tidak boleh digunakan sebagai sabuk pengaman dewasa atau harness, maupun untuk memasang benda atau peralatan lain ke kendaraan. Mengamankan Child Restraint System dengan bagian pangkuan/ bahu sabuk pengaman Jika tidak menggunakan sistem ISOFIX, semua Child Restraint System harus diamankan ke kursi belakang menggunakan bagian pangkuan/bahu dari sabuk pengaman. 2C_ALRSeatBeltInstall 3-35

Memasang Child Restraint System

Halaman 74

Kursi & Sistem Keselamatan Memasang Child Restraint System dengan bagian pangkuan/bahu sabuk pengaman Untuk memasang Child Restraint System pada kursi belakang, lakukan langkah-langkah berikut: 1. Tempatkan Child Restraint System di kursi belakang dan arahkan bagian pangkuan/bahu sabuk pengaman di sekitar atau melalui Child Restraint System, mengikuti instruksi dari produsen CRS. Pastikan sabuk tidak terpelintir. 2C_ALRSeatBeltInstall_2 2. Kaitkan pengait bagian pangkuan/ bahu sabuk pengaman ke buckle. Sampai terdengar bunyi “klik”. Informasi Posisikan tombol pelepas sabuk agar mudah dijangkau dalam kondisi darurat. 3. Kurangi kelonggaran pada sabuk sebanyak mungkin dengan menekan Child Restraint System sambil menarik bagian bahu sabuk pengaman ke dalam retractor. 2C_ALRSeatBeltInstall_3 3-36 2C_ALRSeatBeltInstall_4 4.Dorong dan tarik Child Restraint System untuk memastikan sabuk pengaman menahannya dengan kuat. 2C_ALRSeatBeltInstall_5 Jika produsen Child Restraint System Anda merekomendasikan penggunaan top-tether bersamaan dengan bagian pangkuan/bahu sabuk pengaman, lihat halaman 35. Untuk melepas Child Restraint System, tekan tombol pelepas pada buckle, lalu tarik bagian pangkuan/bahu sabuk pengaman keluar dari CRS dan biarkan sabuk kembali sepenuhnya ke retractor.

Airbag - supplemental restraint system

Halaman 75

Airbag - Supplemental Restraint System (SRS) 1C_AirbagOverview Bentuk airbag yang sebenarnya di kendaraan Anda dapat berbeda dari ilustrasi. 1. Airbag depan pengemudi 2. Airbag depan penumpang 3. Airbag samping* 4. Airbag tirai* *: jika dilengkapi 3-37

Airbag - supplemental restraint system

Halaman 76

Kursi & Sistem Keselamatan Kendaraan Anda dilengkapi dengan Sistem Air Bag Tambahan (Supplemental Airbag System) untuk kursi pengemudi dan penumpang depan. Airbag depan dirancang untuk melengkapi sabuk pengaman tiga titik. Agar airbag ini dapat memberikan perlindungan, sabuk pengaman harus selalu dikenakan dengan benar saat berkendara. Anda dapat mengalami cedera serius atau kematian saat terjadi kecelakaan jika tidak mengenakan sabuk pengaman. Airbag dirancang sebagai sistem tambahan. Airbag tidak dimaksudkan untuk menggantikan pemakaian sabuk pengaman tiga titik. Selain itu, airbag tidak dirancang untuk mengembang pada setiap tabrakan. Dalam beberapa kecelakaan, sabuk pengaman adalah satu-satunya sistem pengaman yang melindungi Anda. PERINGATAN TINDAKAN PENCEGAHAN KESELAMATAN AIR BAG • Selalu gunakan sabuk pengaman dan Child Restraint System - pada setiap perjalanan, setiap waktu, untuk semua penumpang! Meskipun kendaraan dilengkapi airbag, Anda tetap dapat mengalami cedera serius atau kematian jika tidak menggunakan sabuk pengaman dengan benar saat airbag mengembang. • Jangan pernah menempatkan anak-anak pada Child Restraint System atau kursi booster di kursi penumpang depan, kecuali airbag telah dinonaktifkan. Airbag yang mengembang dapat menghantam bayi atau anak dengan kuat dan menyebabkan cedera serius atau kematian. • ABC (Always Buckle Children) - Selalu Kencangkan Sabuk Anak di kursi belakang untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun. Itu adalah tempat teraman bagi anak-anak dari segala usia. Jika anak berusia 13 tahun atau lebih harus duduk di kursi depan, pastikan ia mengenakan sabuk pengaman dengan benar dan kursi diposisikan sejauh mungkin dari dasbor. • Pastikan seluruh penumpang duduk tegak dengan sandaran kursi dalam posisi tegak, tubuh berada di tengah bantalan kursi, sabuk pengaman terpasang, kaki tekisaran dengan nyaman, dan kaki menyentuh lantai hingga kendaraan berhenti dan mesin dimatikan. Jika posisi tubuh penumpang tidak tepat saat kecelakaan, airbag yang mengembang dengan cepat dapat mengenai tubuh dengan keras dan menyebabkan cedera serius atau kematian. • Jangan duduk atau bersandar terlalu dekat dengan airbag atau bersandar pada pintu atau konsol tengah. • Posisikan kursi sejauh mungkin dari airbag depan, namun tetap memungkinkan Anda untuk mengendalikan kendaraan. 3-38

Dimana lokasi airbag?

Halaman 77

Dimana lokasi airbag? Airbag depan pengemudi dan penumpang Airbag depan pengemudi 2C_DriverAirbag Airbag depan penumpang 2C_PassengerAirbag SRS terdiri dari airbag yang terletak di tengah roda kemudi dan pada panel depan penumpang di atas laci dasbor. Lokasi airbag ditandai dengan huruf timbul “AIRBAG”. Fungsi dari SRS adalah memberikan perlindungan tambahan bagi pengemudi dan penumpang depan kendaraan jika terjadi tabrakan dari arah depan dengan tingkat seriusan tertentu, di mana sistem sabuk pengaman saja tidak cukup memberikan perlindungan. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian akibat mengembangnya airbag depan: • Sabuk pengaman harus selalu dikenakan untuk menjaga posisi tubuh penumpang dengan benar. • Posisikan kursi sejauh mungkin dari airbag depan, sambil tetap dapat mengendalikan kendaraan. • Jangan bersandar pada pintu atau konsol tengah. • Pegang roda kemudi pada posisi jam 9 dan jam 3 untuk meminimalkan risiko cedera pada tangan dan lengan. • Jangan biarkan penumpang depan meletakkan kakinya di atas dasbor. • Jangan letakkan benda apa pun (seperti penutup dasbor, holder ponsel, tempat minum, pengharum ruangan, atau stiker) di atas atau dekat modul airbag di roda kemudi, instrumen panel, kaca depan, dan panel penumpang depan di atas laci dasbor. Benda tersebut dapat menjadi berbahaya jika airbag mengembang akibat benturan yang keras. • Jangan tempelkan benda apa pun di kaca depan bagian dalam dan spion dalam. 3-39

Dimana lokasi airbag?

Halaman 78

Kursi & Sistem Keselamatan jika dilengkapi Airbag samping 2C_SideAirbagLabel 2C_SideCurtainAirbagDeployment Airbag samping terletak pada masing- masing kursi depan. Airbag samping dirancang untuk mengembang saat terjadi tabrakan dari arah samping tertentu, tergantung tingkat keseriusan dari tabrakan. Pada kendaraan yang dilengkapi sensor rollover, airbag samping dan/atau tirai serta pretensioner di kedua sisi kendaraan akan aktif jika terdeteksi kendaraan terguling atau kemungkinan terguling. Airbag samping tidak dirancang untuk mengembang pada semua jenis tabrakan dari arah samping atau kendaraan terguling. 3-40 PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian akibat mengembangnya airbag samping: • Sabuk pengaman harus selalu dikenakan untuk menjaga posisi tubuh penumpang dengan benar. • Jangan biarkan penumpang menyandarkan kepala atau tubuh ke pintu, meletakkan lengan di pintu, mengeluarkan lengan keluar jendela, atau meletakkan benda di antara pintu dan kursi. • Jangan menggunakan sarung jok tambahan. Hal ini dapat mengurangi atau menghambat efektivitas sistem. • Jangan menggantung benda lain selain pakaian. Dalam kecelakaan, benda tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan atau mengakibatkan cedera, terutama saat airbag mengembang. • Jangan meletakan benda apa pun di atas lokasi airbag atau di antara airbag dan tubuh Anda. Jangan pula menempelkan benda apa pun di sekitar area tempat airbag mengembang seperti pintu, kaca pintu samping, dan pilar depan maupun belakang. • Jangan meletakan benda di antara pintu dan kursi. Benda tersebut dapat menjadi proyektil berbahaya jika airbag samping mengembang. • Jangan memasang aksesori apa pun pada sisi atau dekat airbag samping. • Jangan menyebabkan benturan pada pintu saat tombol Engine Start/Stop berada di posisi ON atau START karena airbag samping dapat mengembang. • Jika kursi atau sarung jok rusak, kami sarankan agar kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.

Dimana lokasi airbag?

Halaman 79

jika dilengkapi Airbag tirai 2C_CurtainAirbagLabel 2C_CurtainAirbagDeployment Airbag tirai terletak di sepanjang sisi rel atap di atas pintu depan dan belakang. Airbag ini dirancang untuk membantu melindungi kepala penumpang kursi depan dan penumpang kursi belakang bagian samping pada tabrakan dari arah samping tertentu. Airbag tirai dirancang untuk mengembang saat terjadi tabrakan dari arah samping tertentu, tergantung tingkat keseriusan dari tabrakan. Pada kendaraan yang dilengkapi sensor rollover, airbag samping dan/atau tirai serta pretensioner di kedua sisi kendaraan dapat mengembang jika terdeteksi terguling atau kemungkinan terguling. Airbag tirai tidak dirancang untuk mengembang pada semua jenis tabrakan dari arah samping atau terguling. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian akibat mengembangnya airbag tirai: • Sabuk pengaman harus selalu dikenakan untuk menjaga posisi tubuh penumpang dengan benar. • Pasang Child Restraint System dengan benar sejauh mungkin dari pintu. • Jangan meletakan benda apa pun di atas airbag. Jangan menempelkan benda di area tempat airbag mengembang seperti pintu, kaca pintu samping, pilar depan dan belakang, serta rel samping atap. • Jangan menggantung benda lain selain pakaian, terutama benda keras atau mudah pecah di dekat lokasi airbag. Dalam kecelakaan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan kendaraan atau cedera. • Jangan biarkan penumpang menyandarkan kepala atau tubuh ke pintu, meletakkan lengan di pintu, mengeluarkan lengan keluar jendela, atau meletakkan benda di antara pintu dan kursi. • Jangan membuka atau memperbaiki airbag tirai samping sendiri. Jika diperlukan, kami sarankan agar airbag diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 3-41

Bagaimana sistem airbag beroperasi?

Halaman 80

Kursi & Sistem Keselamatan Bagaimana sistem airbag beroperasi? 1C_AirbagPartsOverview SRS terdiri dari komponen-komponen berikut: (1) Modul airbag depan pengemudi (2) Modul airbag depan penumpang (3) Modul airbag samping (jika dilengkapi) (4) Modul airbag tirai (jika dilengkapi) (5) Retraktor pretensioner (6) Lampu peringatan airbag (7) Modul kontrol SRS (SRSCM) (8) Sensor benturan depan (9) Sensor benturan samping (jika dilengkapi) SRSCM (Supplemental Restraint System Control Module) akan secara terus-menerus memantau seluruh komponen SRS saat tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON, untuk menentukan apakah benturan cukup serius sehingga memerlukan mengembangnya airbag atau aktivasi pretensioner sabuk pengaman. 3-42

Bagaimana sistem airbag beroperasi?

Halaman 81

Lampu peringatan SRS = Lampu peringatan airbag SRS (Supplemental Restraint System) pada instrumen panel menampilkan simbol airbag seperti pada ilustrasi. Sistem ini akan memeriksa adanya malfungsi pada sistem kelistrikan airbag. Lampu ini menunjukkan adanya potensi masalah pada sistem airbag Anda, termasuk airbag samping dan/atau tirai untuk perlindungan kendaraan terguling (jika dilengkapi sensor rollover). PERINGATAN Jika SRS mengalami malfungsi, airbag mungkin tidak akan mengembang dengan benar saat terjadi kecelakaan, sehingga akan meningkatkan risiko cedera serius atau kematian. SRS Anda mengalami malfungsi jika terjadi salah satu dari kondisi berikut: • Lampu tidak menyala selama sekitar 3-6 detik saat tombol Engine Start/ Stop berada di posisi ON. • Lampu tetap menyala setelah menyala selama 3-6 detik. • Lampu menyala saat kendaraan bergerak. • Lampu berkedip saat mesin hidup. Kami sarankan agar Anda segera memeriksakan sistem SRS ke dealer resmi HYUNDAI jika salah satu dari kondisi tersebut terjadi. Pada tabrakan dari arah depan sedang hingga serius, sensor akan mendeteksi perlambatan kendaraan secara cepat. Jika tingkat perlambatan cukup tinggi, SRSCM akan mengembangkan airbag depan dengan kekuatan yang diperlukan. Airbag depan akan membantu melindungi pengemudi dan penumpang depan dengan merespons tabrakan dari arah depan di mana sabuk pengaman saja tidak cukup memberikan perlindungan. Bila diperlukan, airbag samping akan membantu memberikan perlindungan saat terjadi tabrakan dari arah samping atau kendaraan terguling dengan menahan area tubuh bagian atas sisi luar. • Airbag akan aktif (dapat mengembang jika diperlukan) hanya saat tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON atau START. • Airbag akan mengembang pada benturan dari arah depan atau samping tertentu untuk membantu melindungi penumpang dari cedera fisik yang serius. • Tidak ada kecepatan tertentu yang pasti akan memicu mengembangnya airbag. Umumnya, airbag dirancang untuk mengembang berdasarkan tingkat keseriusan dan arah benturan. Mengembangnya airbag juga bergantung pada sejumlah faktor lain, termasuk kecepatan kendaraan, sudut benturan, serta kepadatan dan kekakuan kendaraan atau objek yang tertabrak. Faktor-faktor penentu tidak terbatas pada yang disebutkan di atas. • Airbag depan akan mengembang dan mengempis secara instan. Hampir tidak mungkin bagi Anda untuk melihat airbag mengembang saat kecelakaan. Anda kemungkinan besar hanya akan melihat airbag yang telah mengempis tergantung dari kompartemen penyimpanan setelah benturan. 3-43

Bagaimana sistem airbag beroperasi?

Halaman 82

Kursi & Sistem Keselamatan • Selain mengembang saat terjadi benturan dari arah samping yang serius, kendaraan yang dilengkapi sensor rollover akan mengembangkan airbag samping dan/atau tirai serta pretensioner jika sistem sensor mendeteksi kendaraan terguling. Saat terdeteksi kemungkinan kendaraan terguling, airbag tirai akan tetap mengembang lebih lama untuk memberikan perlindungan terhadap kemungkinan penumpang terlempar keluar, terutama bila digunakan bersama sabuk pengaman. • Untuk memberikan perlindungan, airbag harus mengembang dengan cepat. Kecepatan mengembangnya airbag merupakan konsekuensi dari waktu yang sangat singkat antara tubuh penumpang dan struktur kendaraan sebelum terjadi benturan. Kecepatan ini akan mengurangi risiko cedera serius atau mengancam jiwa dan merupakan bagian penting dari desain airbag. Namun, kecepatan mengembangnya airbag juga dapat menyebabkan cedera, termasuk luka di wajah, memar, atau patah tulang karena kekuatan mengembangnya yang tinggi. • Bahkan, dalam kondisi tertentu, kontak dengan airbag dapat menyebabkan cedera yang serius, terutama jika posisi tubuh terlalu dekat dengan airbag. 3-44 PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian akibat mengembangnya airbag: • Jangan pernah menempatkan Child Restraint System di kursi penumpang depan. Selalu tempatkan anak-anak di bawah usia 13 tahun dengan benar di kursi belakang. • Sesuaikan kursi pengemudi dan penumpang depan sejauh mungkin ke belakang, sambil tetap dapat mengendalikan kendaraan. • Pegang roda kemudi pada posisi jam 9 dan jam 3. • Jangan meletakan benda atau menempatkan penumpang di antara airbag dan penumpang kursi. • Jangan biarkan penumpang depan meletakkan kakinya di atas dasbor. Airbag depan pengemudi (1) B240B01L Ketika SRSCM mendeteksi benturan cukup serius di bagian depan kendaraan, airbag depan akan mengembang secara otomatis.

Bagaimana sistem airbag beroperasi?

Halaman 83

Airbag depan pengemudi (2) B240B02L Saat mengembang, jahitan pada penutup pad akan terlepas akibat tekanan udara dari airbag. Airbag yang mengembang penuh, bersama sabuk pengaman yang digunakan dengan benar, akan memperlambat gerakan tubuh ke depan dari pengemudi atau penumpang depan, sehingga mengurangi risiko cedera pada kepala dan dada. Airbag depan pengemudi (3) B240B03L Airbag depan penumpang B240B05L Setelah mengembang sepenuhnya, airbag akan segera mengempis, memungkinkan pengemudi tetap dapat melihat ke depan dan mengoperasikan kontrol kendaraan lainnya. PERINGATAN Untuk mencegah benda menjadi proyektil yang berbahaya saat airbag penumpang mengembang: • Jangan memasang atau meletakkan benda (seperti dudukan tempat minum, tempat CD, stiker, dll.) pada panel penumpang di atas laci dasbor tempat airbag penumpang berada. • Jangan memasang wadah pengharum ruangan cair di dekat instrument cluster atau permukaan instrumen panel. 3-45

Yang perlu diperhatikan setelah airbag mengembang

Halaman 84

Kursi & Sistem Keselamatan Yang perlu diperhatikan setelah airbag mengembang Setelah airbag depan atau samping mengembang, airbag akan mengempis dengan sangat cepat. Mengembangnya airbag tidak akan menghalangi pengemudi untuk melihat ke luar kaca depan atau mengemudi. Airbag tirai mungkin akan tetap sedikit mengembang untuk beberapa saat setelah mengembang. PERINGATAN Setelah airbag mengembang, lakukan tindakan berikut: • Segera buka jendela dan pintu setelah terjadi tabrakan untuk mengurangi paparan terhadap serbuk yang keluar dari airbag yang mengembang. • Jangan menyentuh bagian dalam kompartemen penyimpanan airbag segera setelah airbag mengembang. Komponen yang bersentuhan dengan airbag mungkin akan sangat panas. • Selalu cuci kulit yang terkena dengan air dingin dan sabun lembut. • Kami sarankan agar Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI dan mengganti komponen yang diperlukan sebelum kendaraan digunakan kembali. Airbag dirancang hanya untuk satu kali penggunaan. 3-46 Suara dan asap saat airbag mengembang Saat airbag mengembang, akan terdengar suara keras dan serbuk dapat terlepas ke dalam kabin kendaraan. Setelah airbag mengembang, Anda mungkin merasa tidak nyaman saat bernapas. Hal ini dapat disebabkan oleh benturan airbag atau sabuk pengaman ke dada, atau karena menghirup sisa serbuk di udara dan sekitar kendaraan. Serbuk tersebut dapat memperburuk gejala asma pada sebagian orang. Jika Anda mengalami masalah pernapasan setelah airbag mengembang, segera cari pertolongan medis. Meskipun serbuk tersebut tidak beracun, dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, hidung, tenggorokan, dan bagian tubuh lainnya. Jika terjadi, segera cuci dan bilas dengan air dingin, dan cari bantuan medis jika gejala berlanjut.

Lampu peringatan SRS

Halaman 85

Jangan memasang Child Restraint System di kursi penumpang depan jika dilengkapi 2C_AirbagWarningLabel 2C_AirbagWarningLabel_2 Jangan pernah memasang Child Restraint System di kursi penumpang depan, kecuali airbag telah dinonaktifkan. PERINGATAN JANGAN PERNAH menggunakan Child Restraint System yang menghadap ke belakang pada kursi yang dilindungi oleh AIR BAG AKTIF di depannya. Anak dapat MENGALAMI CEDERA SERIUS atau KEMATIAN. Lampu peringatan SRS = Lampu peringatan airbag SRS (Supplemental Restraint System) pada instrumen panel menampilkan simbol airbag seperti pada ilustrasi. Lampu ini menunjukkan apakah terdapat potensi masalah pada sistem airbag Anda, termasuk airbag samping dan/atau tirai untuk perlindungan kendaraan terguling (jika kendaraan dilengkapi sensor rollover). PERINGATAN Jika SRS mengalami malfungsi, airbag mungkin tidak akan mengembang dengan benar saat terjadi tabrakan, sehingga akan meningkatkan risiko cedera serius atau kematian. SRS Anda mengalami malfungsi dalam kondisi berikut: • Lampu tidak menyala selama kurang lebih 3-6 detik saat switch IGN berada pada posisi ON. • Lampu tetap menyala setelah menyala selama sekitar 3-6 detik. • Lampu menyala saat kendaraan bergerak. • Lampu berkedip saat mesin hidup. Kami sarankan agar Anda segera memeriksakan sistem SRS ke dealer resmi HYUNDAI jika salah satu dari kondisi tersebut terjadi. 3-47

Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?

Halaman 86

Kursi & Sistem Keselamatan Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan? Terdapat jenis-jenis kecelakaan tertentu di mana airbag tidak akan mengembang, termasuk tabrakan dari arah belakang dan tabrakan kedua atau ketiga saat terjadi kecelakaan ganda, serta tabrakan pada kecepatan rendah. Kerusakan pada kendaraan menunjukkan adanya penyerapan energi benturan, dan bukan merupakan indikator apakah airbag seharusnya mengembang atau tidak. Sensor benturan airbag PERINGATAN Untuk mengurangi risiko airbag mengembang secara tidak terduga dan menyebabkan cedera serius atau kematian: • Jangan memukul atau membiarkan benda apa pun mengenai lokasi tempat airbag atau sensor dipasang. • Jangan melakukan perawatan pada atau di sekitar sensor airbag. Jika lokasi atau sudut sensor berubah, airbag dapat mengembang saat tidak seharusnya atau tidak mengembang saat seharusnya. • Jangan memasang pelindung bumper dengan suku cadang yang bukan asli Hyundai atau tidak setara. Hal ini dapat mempengaruhi performa tabrakan dan mengembangnya airbag. • Tempatkan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF atau ACC dan tunggu selama 3 menit sebelum kendaraan diderek untuk mencegah mengembangnya airbag secara tidak disengaja. • Kami sarankan agar semua perbaikan airbag dilakukan oleh dealer resmi HYUNDAI. 3-48

Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?

Halaman 87

3 --- ![](image) * **(1)** Modul kontrol SRS * **(2)** Sensor benturan depan * **(3)** Sensor benturan samping 3-49

Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?

Halaman 88

Kursi & Sistem Keselamatan Kondisi mengembangnya airbag Airbag depan 2C_AirbagOperatingConditionFrontAirbag Airbag depan dirancang untuk mengembang saat terjadi tabrakan dari arah depan, tergantung pada tingkat keseriusan dari benturan. Airbag samping dan tirai 2C_AirbagOperatingConditionSideAirbag 2C_SideCurtainAirbagDeployment Airbag samping dan tirai dirancang untuk mengembang ketika sensor benturan samping mendeteksi benturan, tergantung tingkat keseriusan dari benturan akibat tabrakan dari arah samping. 3-50 Meskipun airbag pengemudi dan penumpang depan dirancang untuk mengembang pada tabrakan dari arah depan, dan airbag samping serta tirai dirancang untuk mengembang pada tabrakan dari arah samping, airbag juga dapat mengembang pada jenis tabrakan lain jika sensor mendeteksi benturan yang cukup serius. Selain itu, airbag samping dan tirai akan mengembang saat kendaraan terdeteksi akan terguling oleh sensor rollover. Jika sasis kendaraan terkena benturan oleh gundukan atau benda di jalanan yang tidak diperkeras, airbag dapat mengembang. Kemudikan kendaraan dengan hati-hati di jalan yang tidak diperuntukkan bagi kendaraan untuk mencegah mengembangnya airbag secara tidak disengaja. Kondisi airbag tidak mengembang 2C_AirbagNonOperatingConditionMinorCrash Pada tabrakan dengan kecepatan rendah tertentu, airbag mungkin tidak akan mengembang. Airbag dirancang untuk tidak mengembang dalam kasus seperti ini karena tidak akan memberikan manfaat tambahan di luar perlindungan dari sabuk pengaman.

Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?

Halaman 89

2C_AirbagNonOperatingConditionRearCrash Airbag depan tidak dirancang untuk mengembang pada tabrakan dari arah belakang kendaraan, karena penumpang akan terdorong ke belakang oleh gaya benturan. 2C_AirbagNonOperatingConditionSideCrash Airbag depan mungkin tidak akan mengembang pada tabrakan dari arah samping, karena penumpang akan terdorong ke arah benturan. Airbag samping dan tirai dapat mengembang tergantung pada tingkat keseriusan dari benturan. 2C_AirbagNonOperatingConditionSidlingCrash Pada tabrakan menyamping (diagonal), gaya benturan mungkin akan mengarahkan penumpang ke arah yang membuat airbag tidak dapat memberikan perlindungan tambahan, sehingga sensor tidak akan mengaktifkan mengembangnya airbag. 2C_AirbagNonOperatingConditionTruckCrash Sebelum terjadi benturan, pengemudi sering kali melakukan pengereman dengan kuat. Pengereman kuat ini akan menyebabkan bagian depan kendaraan merunduk ke depan. Hal ini sangat penting bila kendaraan di depan memiliki ground clearance lebih tinggi. Airbag mungkin tidak mengembang jika kendaraan Anda berada dalam kondisi “merunduk ke depan” karena gaya benturan yang terdeteksi oleh sensor bisa jauh berkurang. 3-51

Merawat SRS

Halaman 90

Kursi & Sistem Keselamatan 2C_AirbagNonOperatingConditionTurnoverCrash Airbag depan mungkin tidak akan mengembang pada kecelakaan kendaraan terguling karena mengembangnya airbag depan tidak akan memberikan perlindungan tambahan bagi penumpang. Informasi Airbag samping dan tirai dapat mengembang pada kondisi kemukinan kendaraan akan terguling, saat hal tersebut terdeteksi oleh sensor rollover. 2C_AirbagNonOperatingConditionPollCrash Airbag mungkin tidak akan mengembang jika kendaraan menabrak objek seperti tiang listrik atau pohon, di mana titik benturan terkonsentrasi dan energi benturan diserap oleh struktur kendaraan. 3-52 Merawat SRS SRS pada dasarnya tidak memerlukan perawatan dan tidak ada komponen yang dapat Anda servis sendiri dengan aman. Jika lampu peringatan airbag SRS tidak menyala saat tombol Engine Start/ Stop berada di posisi ON atau tetap menyala terus-menerus, kami sarankan agar sistem segera diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Kami menyarankan agar setiap pekerjaan pada sistem SRS, seperti melepas, memasang, memperbaiki, atau pekerjaan pada roda kemudi, panel penumpang depan, kursi depan, dan rel atap, dilakukan oleh dealer resmi HYUNDAI. Penanganan sistem SRS yang tidak tepat dapat menyebabkan cedera serius atau kematian. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian: • Jangan mencoba memodifikasi atau melepaskan komponen atau kabel sistem SRS, termasuk menambahkan emblem atau aksesori pada penutup pad atau modifikasi pada struktur bodi kendaraan. • Jangan meletakkan benda apa pun di atas atau di dekat modul airbag pada roda kemudi, instrumen panel, dan panel penumpang depan di atas laci dasbor. • Bersihkan penutup pad airbag dengan kain lembut yang dibasahi air. Larutan pembersih atau bahan kimia dapat mempengaruhi performa penutup airbag dan aktivasi sistem yang tepat. • Kami sarankan agar airbag yang telah mengembang diganti oleh dealer resmi HYUNDAI. • Jika komponen sistem airbag harus dibuang, atau jika kendaraan akan discrap, ikuti tindakan pencegahan keselamatan. Kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk mendapatkan informasi yang diperlukan.

Label peringatan airbag

Halaman 91

Tindakan pencegahan keselamatan tambahan Penumpang tidak boleh berpindah tempat duduk atau bergeser saat kendaraan sedang bergerak. Penumpang yang tidak menggunakan sabuk pengaman saat terjadi tabrakan atau pengereman mendadak dapat terlempar ke dalam kendaraan, menabrak penumpang lain, atau terlempar keluar dari kendaraan. Jangan menggunakan aksesori apa pun pada sabuk pengaman. Perangkat yang mengklaim akan meningkatkan kenyamanan atau mengubah posisi sabuk pengaman dapat mengurangi perlindungan dan meningkatkan kemungkinan cedera serius saat terjadi kecelakaan. Jangan memodifikasi kursi depan. Modifikasi kursi depan dapat mengganggu fungsi komponen sensor Supplemental Restraint System atau airbag samping. Jangan meletakkan barang di bawah kursi depan. Barang-barang di bawah kursi depan dapat mengganggu fungsi komponen sensor Supplemental Restraint System dan wiring harnesses. Jangan menyebabkan benturan pada pintu. Benturan pada pintu saat tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON atau START dapat menyebabkan airbag mengembang. Menambahkan perangkat atau memodifikasi kendaraan Anda yang dilengkapi airbag Jika Anda memodifikasi kendaraan dengan mengubah rangka, sistem bumper, bagian depan atau plat logam samping, atau tinggi kendaraan, hal ini dapat memengaruhi performa sistem Supplemental Restraint System kendaraan Anda. Label peringatan airbag 2C_AirbagWarningLabelPosition Label peringatan airbag dipasang untuk memperingatkan pengemudi dan penumpang mengenai potensi risiko dari sistem airbag. Pastikan untuk membaca seluruh informasi mengenai airbag yang dipasang pada kendaraan Anda di buku Panduan Pemilik ini. 3-53

4. Instrument Cluster

Halaman 93

4. Instrument Cluster Instrument cluster...........................................................................................................4-2 Kontrol instrument cluster..........................................................................................4-3 Indikator pengukuran.................................................................................................4-3 Indikator perpindahan transmisi ...............................................................................4-8 Lampu peringatan dan indikator...............................................................................4-9 Pesan tampilan di cluster .........................................................................................4-22 Tampilan cluster (Tipe A)..............................................................................................4-26 Kontrol tampilan cluster ...........................................................................................4-26 Mode tampilan cluster...............................................................................................4-26 Mode user settings (pengaturan pengguna)..........................................................4-29 Trip computer............................................................................................................4-34 Tampilan cluster (Tipe B) ..............................................................................................4-36 Kontrol tampilan cluster ...........................................................................................4-36 Mode tampilan.......................................................................................................4-36 Pengaturan kendaraan (sistem infotainment).............................................................4-39 Pengaturan kendaraan Anda.....................................................................................4-39 4

Instrument cluster

Halaman 94

Instrument Cluster Instrument cluster Tipe A 1C_ClusterOverview Tipe B 1C_ClusterOverview_1 Instrument cluster yang sebenarnya pada kendaraan dapat berbeda dari ilustrasi. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Indikator pengukuran” pada Bab 4. (1) Tachometer (2) Speedometer (3) Indikator temperatur cairan pendingin mesin (4) Indikator level bahan bakar (5) Lampu peringatan dan indikator (6) Tampilan cluster (termasuk trip computer) 4-2

Indikator pengukuran

Halaman 95

Kontrol instrument cluster Kecerahan pencahayaan instrumen panel 2C_IlluminationBright Anda dapat menyesuaikan kecerahan pencahayaan instrumen panel melalui mode User Settings di Instrument cluster saat switch IGN berada dalam posisi ON (‘Lights > Illumination’). Ketika lampu parkir atau headlamp kendaraan menyala, intensitas pencahayaan switch interior dan lampu latar juga akan disesuaikan. PERINGATAN Jangan pernah menyesuaikan instrument cluster saat mengemudi. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kendali dan berujung pada kecelakaan yang dapat mengakibatkan kematian, cedera serius, atau kerusakan kendaraan. Informasi Sistem infotainment dapat berubah setelah pembaruan perangkat lunak. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan Referensi Cepat yang disediakan secara terpisah. • Kecerahan pencahayaan instrumen panel akan ditampilkan. • Jika kecerahan mencapai level maksimum atau minimum, akan terdengar bunyi peringatan. Indikator pengukuran Speedometer Tipe A OCN7043101L Tipe B OCN7040005 Speedometer menunjukkan kecepatan kendaraan dan dikalibrasi dalam kilometer per jam (km/h). 4-3

Indikator pengukuran

Halaman 96

Instrument Cluster Tachometer Tipe A OCN7043102L Tipe B OCN7040007 Tachometer menunjukkan perkiraan jumlah putaran mesin per menit (RPM). Gunakan tachometer untuk memilih titik perpindahan gear yang tepat dan mencegah mesin beroperasi terlalu berat atau berputar berlebihan. PEMBERITAHUAN Jangan mengoperasikan mesin dalam zona MERAH tachometer. Hal ini membuat kerusakan pada mesin yang serius. 4-4 Indikator Temperatur Cairan Pendingin Mesin Tipe A OCN7043103L Tipe B OCN7040009 Indikator ini menunjukkan temperatur cairan pendingin mesin saat switch IGN berada dalam posisi ON. PERINGATAN Jangan pernah membuka tutup radiator atau reservoir saat mesin panas. Cairan pendingin berada dalam tekanan dan dapat menyebabkan luka bakar yang serius. Tunggu hingga mesin dingin sebelum menambahkan cairan pendingin ke reservoir.

Indikator pengukuran

Halaman 97

PEMBERITAHUAN Jika jarum indikator bergerak melampaui area kisaran normal menuju posisi “130 atau H (Hot)”, hal ini menandakan temperatur terlalu panas yang dapat merusak mesin. Jangan lanjutkan berkendara dengan kondisi mesin terlalu panas. Jika mesin kendaraan Anda terlalu panas, lihat bagian “Jika mesin terlalu panas” di Bab 8. Indikator Level Bahan Bakar Tipe A OCN7043104L Tipe B OCN7040011 Indikator ini menunjukkan perkiraan jumlah bahan bakar yang tersisa di tangki bahan bakar. Lihat bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” di Bab 4. PERINGATAN Kehabisan bahan bakar dapat membahayakan penumpang kendaraan. Segera hentikan kendaraan dan isi bahan bakar sesegera mungkin setelah lampu peringatan menyala atau ketika indikator level bahan bakar mendekati posisi “0 atau E (Empty)”. PEMBERITAHUAN Hindari berkendara dengan level bahan bakar yang sangat rendah. Kehabisan bahan bakar dapat menyebabkan mesin gagal untuk dihidupkan dan merusak catalytic converter. Informasi • Kapasitas tangki bahan bakar tersedia pada Bab 2. • Indikator level bahan bakar dilengkapi dengan lampu peringatan bahan bakar rendah, yang akan menyala saat bahan bakar pada tangki hampir habis. • Pada tanjakan atau tikungan, jarum indikator level bahan bakar dapat berfluktuasi atau lampu peringatan bahan bakar rendah dapat menyala lebih awal karena pergerakan bahan bakar di dalam tangki. 4-5

Indikator pengukuran

Halaman 98

Instrument Cluster Indikator Temperatur Udara Luar Indikator ini menunjukkan temperatur udara luar saat ini dalam satuan Celsius (°C) atau Fahrenheit (°F). • Kisaran temperatur: - 40°C-60°C (-40°F-140°F) Tampilan temperatur luar tidak akan langsung berubah seperti termometer umumnya agar tidak mengganggu konsentrasi pengemudi. Unit temperatur (dari °C ke °F atau dari °F ke °C) dapat diubah melalui: Tipe A 2C_OutsideTemp Tipe B OCN7040012 • Mode User Settings pada Cluster: Anda dapat mengubah unit temperatur di “Other Temperature unit”. • Sistem kontrol temperatur otomatis: Tekan tombol OFF, lalu tekan tombol AUTO selama 3 detik atau lebih. Unit temperatur pada instrument cluster dan sistem kontrol temperatur akan berubah secara bersamaan. 4-6 Odometer Tipe A 2C_Odometer Tipe B OCN7043015L Odometer menunjukkan total jarak tempuh kendaraan dan harus digunakan untuk menentukan waktu perawatan berkala.

Indikator pengukuran

Halaman 99

Jarak Tempuh Yang Tersisa Tipe A 2C_DistanceToEmpty Tipe B OCN7040016 • Jarak tempuh yang tersisa merupakan estimasi jarak yang dapat ditempuh kendaraan dengan sisa bahan bakar yang tersedia. • Jika estimasi jarak berada di bawah 1 km (1 mil), trip computer akan menampilkan “---” sebagai jarak tempuh yang tersisa. Informasi • Jika kendaraan tidak berada di permukaan jalan yang datar atau daya baterai mengalami masalah, fitur jarak tempuh yang tersisa mungkin tidak beroperasi dengan benar. • Jarak tempuh yang tersisa dapat berbeda dengan jarak aktual berkendara karena merupakan estimasi dari jarak yang masih dapat ditempuh. • Trip computer mungkin tidak akan mencatat penambahan bahan bakar jika jumlah yang ditambahkan kurang dari 6 liter (1,5 galon AS). • Jarak tempuh yang tersisa dapat sangat bervariasi tergantung pada kondisi jalan, gaya mengemudi, dan kondisi kendaraan. 4-7

Indikator perpindahan transmisi

Halaman 100

Instrument Cluster Indikator perpindahan transmisi Indikator Perpindahan Transmisi Manual jika dilengkapi Tipe A 2C_MTPosition Tipe B 2C_MTPosition_1 Indikator ini memberi informasi gear yang direkomendasikan saat berkendara untuk menghemat bahan bakar. • Perpindahan gear ke atas: Ɓ 2, Ɓ 3, Ɓ 4, Ɓ 5, Ɓ 6 • Perpindahan gear ke bawah: ƀ 1, ƀ 2, ƀ 3, ƀ 4, ƀ 5 Contoh: Ƹ: Menunjukkan bahwa disarankan untuk menaikan gear ke gear 4 (tuas transmisi saat ini berada di gear 3, 2, atau 1). Ʒ: Menunjukkan bahwa disarankan untuk menurukan gear ke gear 4 (tuas transmisi saat ini berada di gear 5 atau 6). Jika sistem tidak berfungsi dengan baik, indikator tidak akan ditampilkan. 4-8 Indikator Perpindahan Intelligent Variable Transmission jika dilengkapi Tipe A 2C_ATPosition Tipe B OCN7040013 Indikator ini menampilkan posisi tuas transmisi yang sedang dipilih.

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 101

Lampu peringatan dan indikator Informasi Pastikan semua lampu peringatan mati setelah mesin dihidupkan. Jika ada lampu yang masih menyala, ini menunjukkan kondisi yang memerlukan perhatian. jika dilengkapi Lampu Peringatan Airbag = Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 6 detik, kemudian akan mati. • Jika terjadi malfungsi pada SRS. • Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Lampu Peringatan Sabuk Pengaman ! Lampu peringatan ini memberi tahu pengemudi bahwa sabuk pengaman belum dikenakan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sabuk pengaman” pada Bab 3. Lampu Peringatan Rem Parkir " Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 3 detik. - Lampu akan tetap menyala jika rem parkir diterapkan. • Jika rem parkir diterapkan. • Jika level minyak rem di reservoir rendah. - Jika lampu peringatan menyala saat rem parkir dilepas, hal ini menunjukkan level minyak rem di reservoir rendah. Jika level minyak rem pada reservoir rendah: 1. Kemudikan kendaraan dengan hati- hati ke lokasi aman terdekat dan hentikan kendaraan. 2. Dalam kondisi mesin mati, segera periksa level minyak rem dan tambahkan sesuai kebutuhan (untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Minyak rem/kopling” pada Bab 9). Setelah menambahkan minyak rem, periksa semua komponen rem apakah terdapat kebocoran. Jika ditemukan kebocoran, atau lampu tetap menyala, atau rem tidak beroperasi dengan baik, jangan mengemudikan kendaraan. Kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. 4-9

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 102

Instrument Cluster Sistem Rem Dual-Diagonal Kendaraan Anda dilengkapi dengan sistem rem dual-diagonal. Artinya, Anda masih memiliki fungsi pengereman pada dua roda bahkan jika salah satu dari sistem ganda tersebut mengalami kegagalan. Dengan hanya satu sistem yang beroperasi, jarak pijakan pedal akan lebih jauh dalam dan dibutuhkan tekanan pedal yang lebih besar untuk menghentikan kendaraan. Selain itu, kendaraan tidak akan berhenti dalam jarak pendek jika hanya sebagian sistem rem yang berfungsi. Jika rem mengalami kegagalan saat Anda berkendara, pindahkan gear ke posisi yang lebih rendah untuk menggunakan pengereman mesin dan hentikan kendaraan segera setelah aman untuk melakukannya. PERINGATAN Lampu Peringatan Rem Parkir Mengemudikan kendaraan dengan lampu peringatan yang menyala berbahaya. Jika lampu peringatan rem parkir menyala saat rem parkir dilepas, ini menandakan bahwa level minyak rem rendah. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. 4-10 Lampu Peringatan Anti-Lock Brake System (ABS) B Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 3 detik, kemudian akan mati. • Jika terjadi malfungsi pada ABS (sistem rem standar kendaraan akan tetap berfungsi tanpa bantuan sistem ABS). Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI.

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 103

Lampu Peringatan Sistem Electronic Brake Force Distribution B" Kedua lampu peringatan ini menyala secara bersamaan saat berkendara: • Ketika sistem ABS dan sistem rem standar kendaraan mungkin tidak berfungsi secara normal. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Lampu Peringatan Sistem Electronic Brake Force Distribution Jika lampu peringatan ABS dan rem parkir menyala secara bersamaan, sistem rem tidak akan berfungsi secara normal dan Anda mungkin mengalami situasi yang berbahaya saat melakukan pengereman mendadak. Dalam kasus ini, hindari berkendara dengan kecepatan tinggi dan melakukan pengereman mendadak. Kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. Informasi Lampu Peringatan Sistem Electronic Brake Force Distribution Jika lampu peringatan ABS menyala atau kedua lampu peringatan ABS dan rem parkir menyala secara bersamaan, speedometer, odometer, atau tripmeter mungkin tidak akan berfungsi. Selain itu, lampu peringatan MDPS juga dapat menyala dan upaya untuk memutar roda kemudi bisa bertambah atau berkurang. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. Lampu Peringatan Electronic Parking Brake (EPB) jika dilengkapi M Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 3 detik, kemudian akan mati. • Ketika terjadi malfungsi pada sistem EPB. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Informasi Lampu Peringatan Electronic Parking Brake (EPB) dapat menyala secara bersamaan dengan lampu indikator Electronic Stability Control (ESC) untuk menunjukkan bahwa sistem ESC tidak berfungsi dengan baik (hal ini tidak menunjukkan terjadi malfungsi pada EPB). 4-11

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 104

Instrument Cluster jika dilengkapi Lampu Indikator AUTO HOLD N Lampu indikator ini akan menyala: • Putih: Saat sistem auto hold diaktifkan dengan menekan tombol AUTO HOLD. • Hijau: Saat kendaraan berhenti total dengan pedal rem ditekan dan sistem auto hold aktif. • Kuning: Saat terjadi malfungsi pada sistem auto hold. • Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Auto hold” pada Bab 6. Lampu Peringatan Motor Driven Power Steering (MDPS) E Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 3 detik, kemudian akan mati. • Ketika terjadi malfungsi pada sistem MDPS. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. 4-12 Malfunction Indicator Lamp (MIL) I Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 3 detik, kemudian akan mati. • Ketika terjadi malfungsi pada sistem kontrol emisi. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. PERHATIAN Jika lampu MIL menyala, kerusakan pada catalytic converter dapat terjadi, yang dapat menyebabkan kehilangan tenaga mesin. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. PEMBERITAHUAN • Mengemudi dengan lampu MIL yang menyala dapat menyebabkan kerusakan pada sistem kontrol emisi yang dapat memengaruhi performa kendaraan dan/atau konsumsi bahan bakar.

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 105

Lampu Peringatan Sistem Exhaust (GPF) - untuk mesin bensin jika dilengkapi u • Lampu peringatan ini akan menyala ketika jelaga yang terkumpul mencapai ambang batas tertentu. • Ketika lampu peringatan ini menyala, lampu dapat mati setelah kendaraan dikendarai pada kecepatan lebih dari 80 km/jam (50 mph) selama sekitar 30 menit (dengan gear di atas 3 dan putaran mesin 1.500-4.000 RPM). Jika lampu peringatan tetap berkedip meskipun prosedur tersebut telah dilakukan (dan pesan peringatan juga ditampilkan pada tampilan cluster), kami sarankan agar sistem GPF diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem kontrol emisi crankcase” pada Bab 9. PEMBERITAHUAN Jika Anda terus berkendara dalam kondisi lampu peringatan GPF berkedip untuk waktu yang lama, sistem GPF dapat rusak dan konsumsi bahan bakar akan meningkat. jika dilengkapi Lampu Peringatan Forward Safety O Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu peringatan Forward Safety akan menyala selama sekitar 3 detik kemudian akan mati. • Tetap menyala kuning: Ketika fitur Forward Safety dari Forward Collision- Avoidance Assist dalam kondisi nonaktif/dinonaktifkan/malfungsi. Lampu indikator akan berkedip: • Merah: Saat fitur Forward Safety dari Forward Collision-Avoidance Assist sedang aktif. Jika hal ini terjadi, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion)” pada Bab 7. 4-13

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 106

Instrument Cluster jika dilengkapi Lampu Indikator Lane Safety S Lampu indikator ini akan menyala: • Hijau: Ketika kondisi pengoperasian Lane Keeping Assist terpenuhi. • Abu-abu: Ketika kondisi pengoperasian Lane Keeping Assist tidak terpenuhi. • Kuning: Ketika sistem Lane Keeping Assist dalam kondisi nonaktif/ dinonaktifkan/malfungsi. Jika lampu peringatan tetap menyala kuning setelah sensor dibersihkan atau tidak terhalang dan fitur Lane Safety telah diaktifkan, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Lampu indikator akan berkedip: • Hijau: Ketika Lane Keeping Assist sedang aktif. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Lane Keeping Assist (LKA)” pada Bab 7. 4-14 jika dilengkapi Lampu Inattentive Driving Warning W Lampu indikator ini akan menyala: • Saat switch IGN atau tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON. • Kuning: Saat Driver Attention Warning dinonaktifkan atau terjadi malfungsi. Jika lampu indikator tetap menyala kuning setelah kamera depan dibersihkan atau tidak terhalang lagi, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Lampu indikator akan berkedip: • Kuning: Driver Attention Warning menyarankan untuk beristirahat. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Driver Attention Warning (DAW)” pada Bab 7.

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 107

Lampu Peringatan Sistem Pengisian Daya Baterai K Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat terjadi malfungsi pada alternator atau sistem pengisian daya baterai. Jika terjadi malfungsi pada alternator atau sistem pengisian daya: 1. Kemudikan kendaraan dengan hati- hati ke lokasi aman terdekat dan hentikan kendaraan Anda. 2. Matikan mesin dan periksa apakah drive belt alternator kendur atau putus. Jika drive belt sudah terpasang dengan benar, mungkin terdapat masalah pada sistem pengisian daya baterai. Dalam hal ini, kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. Lampu Peringatan Tekanan Oli Mesin H Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat tekanan oli mesin rendah. Jika tekanan oli mesin rendah: 1. Kemudikan kendaraan dengan hati- hati ke lokasi aman terdekat dan hentikan kendaraan Anda. 2. Matikan mesin dan periksa level oli mesin (untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Oli mesin” di Bab 9). Jika level oli rendah, tambahkan oli sesuai kebutuhan. Jika lampu tetap menyala setelah mengisi oli atau jika oli tidak tersedia, kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. Melanjutkan mengemudi dengan lampu peringatan yang menyala dapat merusak mesin. PEMBERITAHUAN Jika mesin tidak segera dimatikan setelah lampu peringatan tekanan oli mesin menyala, dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada mesin. 4-15

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 108

Instrument Cluster Lampu Peringatan Level Bahan Bakar Rendah G Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat level bahan bakar dalam tangki hampir habis. Tambahkan bahan bakar sesegera mungkin. PEMBERITAHUAN Mengemudi dengan lampu peringatan level bahan bakar rendah yang menyala atau dengan level bahan bakar di bawah “E (Empty) atau 0” dapat menyebabkan mesin sulit dihidupkan dan merusak catalytic converter (jika dilengkapi). Lampu Peringatan Kecepatan Berlebih w jika dilengkapi Lampu peringatan ini akan berkedip: • Saat kecepatan kendaraan melebihi kecepatan 120 km/jam. - Hal ini bertujuan untuk mencegah Anda mengemudi dengan kecepatan berlebih. - Bunyi peringatan juga akan terdengar selama sekitar 5 detik. 4-16 Lampu Peringatan Master X Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat terjadi malfungsi pada salah satu sistem berikut: - Malfungsi pada Forward Collision- Avoidance Assist (jika dilengkapi) - Malfungsi pada Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (jika dilengkapi) - Radar Blind-Spot Collision- Avoidance Assist terhalang (jika dilengkapi) - Malfungsi pada Smart Cruise Control (jika dilengkapi) - Radar Smart Cruise Control terhalang (jika dilengkapi) - Malfungsi pada headlamp LED (jika dilengkapi) - Malfungsi pada High Beam Assist (jika dilengkapi) Untuk mengetahui detail peringatan, lihat instrument cluster.

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 109

Lampu Peringatan Tekanan Ban Rendah L jika dilengkapi Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 3 detik, kemudian akan mati. • Saat ada satu atau lebih dari ban yang kempis secara signifikan (lokasi ban yang kempis akan ditampilkan pada tampilan cluster). Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Tire Pressure Monitoring System (TPMS)” di Bab 8. Lampu peringatan ini akan tetap menyala setelah berkedip selama sekitar 60 detik atau berkedip berulang pada interval sekitar 3 detik: • Saat terjadi malfungsi pada TPMS. Dalam hal ini, kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Tire Pressure Monitoring System (TPMS)” di Bab 8. PERINGATAN Berhenti dengan Aman • TPMS tidak dapat memperingatkan Anda terhadap kerusakan ban yang serius dan mendadak akibat faktor eksternal. • Jika Anda merasakan ketidakstabilan kendaraan, segera lepaskan pedal gas, tekan pedal rem secara bertahap dengan tekanan yang ringan, dan pindahkan kendaraan secara perlahan ke lokasi yang aman di tepi jalan. Lampu Indikator Electronic Stability Control (ESC) jika dilengkapi a Lampu indikator ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 3 detik, kemudian akan mati. • Saat terjadi malfungsi pada sistem ESC. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Lampu indikator akan berkedip: • Saat sistem ESC sedang beroperasi. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Electronic Stability Control (ESC)” pada Bab 6. Lampu Indikator ESC OFF jika dilengkapi b Lampu indikator ini akan menyala: • Saat Anda memutar switch IGN ke posisi ON. - Lampu akan menyala selama sekitar 3 detik, kemudian akan mati. • Saat Anda menonaktifkan sistem ESC dengan menekan tombol ESC OFF. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Electronic Stability Control (ESC)” pada Bab 6. 4-17

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 110

Instrument Cluster Lampu Indikator Immobilizer (tanpa smart key) jika dilengkapi j Lampu indikator ini akan menyala: • Saat kendaraan mendeteksi immobilizer pada kunci dengan switch IGN berada di posisi ON. - Pada saat ini, mesin dapat dihidupkan. - Lampu indikator akan mati setelah mesin hidup. Lampu indikator akan berkedip: • Saat terjadi malfungsi pada sistem immobilizer. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Lampu Indikator Immobilizer (dengan smart key) jika dilengkapi j Lampu indikator ini akan menyala hingga 30 detik: • Saat kendaraan mendeteksi smart key di dalam kendaraan dengan tombol Engine Start/Stop di posisi ACC atau ON. - Pada saat ini, mesin dapat dihidupkan. - Lampu indikator akan mati setelah mesin hidup. 4-18 Lampu indikator ini akan berkedip selama beberapa detik: • Saat smart key tidak berada di dalam kendaraan. - Pada saat ini, mesin tidak dapat dihidupkan. Lampu indikator ini akan menyala selama 2 detik kemudian akan mati: • Jika smart key berada di dalam kendaraan dan tombol Engine Start/ Stop di posisi ON, namun kendaraan tidak dapat mendeteksi smart key. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Lampu indikator akan berkedip: • Saat terjadi malfungsi pada sistem immobilizer. Dalam kasus ini, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Lampu Indikator Lampu Sein ` Lampu indikator akan berkedip: • Saat Anda mengoperasikan lampu sein. Jika terjadi salah satu hal berikut, kemungkinan terjadi malfungsi pada sistem lampu sein: - Lampu indikator menyala tetapi tidak berkedip - Lampu indikator berkedip dengan cepat - Lampu indikator tidak menyala sama sekali Jika salah satu dari kondisi ini terjadi, kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 111

Lampu Indikator Lampu Dekat ^ Lampu indikator ini akan menyala: • Saat headlamp menyala. Lampu Indikator Lampu Jauh ƾ Lampu indikator ini akan menyala: • Saat headlamp menyala dalam posisi lampu jauh. • Saat tuas lampu sein ditarik ke posisi Flash-to-Pass. Lampu Indikator High Beam Assist (HBA) Z jika dilengkapi Lampu indikator ini akan menyala: Saat lampu jauh menyala dan switch lampu berada pada posisi AUTO. • Putih: High Beam Assist siap beroperasi. • Hijau: High Beam Assist sedang beroperasi. Jika kendaraan mendeteksi kendaraan dari arah berlawanan atau di depan, sistem akan secara otomatis mengubah lampu jauh ke lampu dekat. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “High Beam Assist (HBA)” pada Bab 5. jika dilengkapi Lampu Peringatan Lampu Eksterior Y Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat salah satu bola lampu eksterior (headlamp, DRL, lampu sein, lampu rem, dll.) tidak berfungsi dengan benar. Salah satu bola lampu mungkin perlu diganti. Informasi Pastikan untuk mengganti bola lampu yang terbakar dengan bola lampu baru dengan daya (watt) yang sama. 4-19

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 112

Instrument Cluster jika dilengkapi Lampu Peringatan Headlamp LED Y Lampu peringatan ini akan menyala: • Saat tombol Engine Start/Stop diposisikan ke ON. - Lampu peringatan headlamp LED akan menyala selama kurang lebih 3 detik kemudian akan mati. • Saat terjadi malfungsi pada headlamp LED. Jika hal ini terjadi, kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PEMBERITAHUAN Melanjutkan mengemudi dengan lampu peringatan headlamp LED yang menyala atau berkedip dapat memperpendek masa pakai headlamp LED. Lampu Indikator Lampu Menyala _ Lampu indikator ini akan menyala: • Saat lampu kombinasi belakang atau headlamp menyala. 4-20 jika dilengkapi Lampu Indikator Cruise Ü Lampu indikator ini akan menyala: • Saat sistem cruise control diaktifkan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Cruise Control (CC)” di Bab 7. jika dilengkapi Lampu Indikator Speed Limiter Ý Lampu indikator ini akan menyala: • Saat fitur Speed Limiter diaktifkan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Manual Speed Limit Assist (MSLA)” di Bab 7. jika dilengkapi Lampu Indikator Mode SPORT ß Lampu indikator ini akan menyala: • Saat Anda memilih mode “SPORT” sebagai mode drive. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive” di Bab 6.

Lampu peringatan dan indikator

Halaman 113

jika dilengkapi Lampu Indikator Mode ECO Þ Lampu indikator ini akan menyala: • Saat Anda memilih mode “ECO” sebagai mode drive. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive” di Bab 6. jika dilengkapi Lampu Indikator Mode SMART à Lampu indikator ini akan menyala: • Saat Anda memilih mode “SMART” sebagai mode drive. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive” di Bab 6. jika dilengkapi Lampu Peringatan Jalan Licin ¯ Lampu indikator ini akan menyala: Lampu peringatan ini berfungsi untuk memperingatkan pengemudi bahwa permukaan jalan mungkin licin. Saat temperatur pada indikator temperatur luar mendekati temperatur di bawah 4°C (40°F), lampu peringatan jalan licin dan indikator temperatur luar akan berkedip lalu menyala. Selain itu, akan terdengar bunyi peringatan sekali. Fitur peringatan jalan licin dapat diaktifkan atau dinonaktifkan dari mode User Settings di instrument cluster. Informasi Jika lampu peringatan jalan licin ditampilkan saat mengemudi, kemudikan kendaraan dengan lebih hati- hati dan aman, hindari kecepatan tinggi, akselerasi mendadak, pengereman mendadak, atau manuver tajam. 4-21

Tampilan pesan di cluster

Halaman 114

Instrument Cluster Tampilan pesan di cluster Key not in vehicle (untuk sistem smart key) Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika smart key tidak berada di dalam kendaraan saat Anda membuka atau menutup pintu dalam posisi ACC atau ON. Akan terdengar bunyi peringatan saat pintu ditutup tanpa membawa smart key ke dalam kendaraan. Saat hendak menghidupkan kendaraan, pastikan selalu membawa smart key. Press START button with key (untuk sistem smart key) Pesan ini akan ditampilkan jika smart key tidak terdeteksi saat Anda menekan tombol Engine Start/Stop setelah mengakses kendaraan dengan smart key. Pada saat ini, lampu indikator immobilizer akan berkedip. Press START button again (untuk sistem smart key) Pesan ini akan ditampilkan jika mesin tidak berhasil dihidupkan saat tombol Engine Start/Stop ditekan. Jika hal ini terjadi, coba hidupkan mesin kembali dengan menekan tombol Engine Start/Stop sekali lagi. Jika pesan peringatan ini ditampilkan setiap kali tombol Engine Start/Stop ditekan, kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Low Key Battery (untuk sistem smart key) Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika baterai smart key lemah saat tombol Engine Start/Stop ditempatkan ke posisi OFF. 4-22 Shift to P (untuk sistem smart key dan transmisi intelligent variable) Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika Anda mencoba mematikan mesin tanpa memindahkan tuas transmisi ke posisi P (Parkir). Pada saat ini, tombol Engine Start/Stop akan berubah ke posisi ACC (jika Anda menekan tombol sekali lagi, posisinya akan berubah menjadi ON). Press brake pedal to start engine (untuk sistem smart key dan transmisi intelligent variable) Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika tombol Engine Start/Stop berpindah ke posisi ACC dua kali karena ditekan berulang kaali tanpa menekan pedal rem. Anda dapat menghidupkan kendaraan dengan menekan pedal rem. Press clutch pedal to start engine (untuk sistem smart key dan transmisi manual) Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika tombol Engine Start/Stop berada di posisi ACC dua kali karena ditekan berulang kali tanpa menekan pedal kopling. Tekan pedal kopling untuk menghidupkan mesin. Press START button again (untuk sistem smart key) Pesan ini akan ditampilkan jika Anda tidak berhasil menghidupkan mesin saat tombol Engine Start/Stop ditekan. Jika hal ini terjadi, coba hidupkan mesin kembali dengan menekan tombol Engine Start/Stop lagi. Jika pesan peringatan ditampilkan setiap kali Anda menekan tombol Engine Start/ Stop, kami menyarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.

Tampilan pesan di cluster

Halaman 115

Check BRAKE SWITCH fuse(untuk sistem smart key dan Intelligent Variable Transmission (IVT)) Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika sekring switch rem putus. Anda perlu mengganti sekring dengan yang baru. Jika tidak memungkinkan, Anda dapat menghidupkan mesin dengan menekan tombol Engine Start/ Stop selama 10 detik dalam posisi ACC. Shift to P or N to start engine (untuk sistem smart key dan Intelligent Variable Transmission (IVT)) Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika Anda mencoba menghidupkan mesin saat tuas transmisi tidak berada di posisi P (Parkir) atau N (Netral). Informasi Anda dapat menghidupkan mesin saat tuas transmisi berada di posisi N (Netral). Namun, untuk keselamatan Anda, kami merekomendasikan untuk menghidupkan mesin dengan tuas transmisi di posisi P (Parkir). Battery discharging due to external jika dilengkapi electrical devices Pesan ini akan ditampilkan jika daya baterai lemah akibat aksesori listrik non- standar pabrik (misalnya, dashcam) saat kendaraan diparkir. Pastikan daya baterai tidak sampai habis. Jika pesan ini tetap ditampilkan setelah perangkat eksternal dilepas, kami merekomendasikan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Indikator pintu, kap mesin, pintu bagasi terbuka 2C_DoorOpenWarning_1 Peringatan ini akan ditampilkan untuk menunjukkan pintu, kap mesin, atau pintu bagasi mana yang terbuka. PERHATIAN Sebelum mengemudi, pastikan semua pintu, kap mesin, dan pintu bagasi tertutup rapat. Periksa juga apakah ada lampu atau pesan peringatan pintu terbuka yang masih ditampilkan di instrument cluster. Informasi Sistem infotainment dapat berubah setelah pembaruan perangkat lunak. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan Referensi Cepat yang disediakan secara terpisah. 4-23

Tampilan pesan di cluster

Halaman 116

Instrument Cluster jika dilengkapi Mode lampu 2C_LightsMode Indikator ini menunjukkan mode lampu eksterior yang dipilih melalui kontrol lampu. jika dilengkapi Mode wiper Depan 2C_LightSwitchOverview_4 Belakang 2C_WiperMode_1 Indikator ini menunjukkan kecepatan wiper yang dipilih dengan menggunakan kontrol wiper. 4-24 jika dilengkapi Low pressure 2C_TireLowPressureWarning_1 Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika tekanan ban rendah. Posisi ban dengan tekanan rendah akan ditampilkan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Tire pressure monitoring system (TPMS)” di Bab 8. jika dilengkapi Low washer fluid Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika level cairan pencuci kaca hampir habis. Segera isi ulang tangki cairan washer. Low fuel Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika bahan bakar dalam tangki hampir habis. Saat pesan ini ditampilkan, lampu peringatan level bahan bakar rendah pada cluster juga akan menyala. Disarankan untuk segera mencari SPBU terdekat dan mengisi bahan bakar sesegera mungkin.

Tampilan pesan di cluster

Halaman 117

jika dilengkapi Engine Overheated Pesan peringatan ini akan ditampilkan saat temperatur cairan pendingin mesin melebihi 120°C (248°F). Ini menunjukkan mesin terlalu panas dan dapat menyebabkan kerusakan. Jika mesin kendaraan Anda terlalu panas, lihat bagian “Jika mesin terlalu panas” di Bab 8. jika dilengkapi Check exhaust system Pesan ini akan ditampilkan jika terjadi masalah pada sistem GPF. Pada saat ini, lampu peringatan GPF juga akan berkedip. Jika hal ini terjadi, kami menyarankan agar sistem exhaust diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. GPF: Gasoline Particulate Filter jika dilengkapi Check headlight Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika headlamp tidak berfungsi dengan baik. Jika lampu tertentu (misalnya lampu sein) tidak berfungsi dengan baik, maka pesan peringatan sesuai tipe lampu tersebut akan ditampilkan. Pastikan untuk mengganti bola lampu yang mati dengan bola lampu baru dengan daya watt yang sama. jika dilengkapi Check turn signal Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika lampu sein tidak berfungsi dengan baik. Pastikan untuk mengganti bola lampu yang mati dengan bola lampu baru dengan daya watt yang sama. jika dilengkapi Check brake light Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika lampu rem tidak berfungsi dengan baik. Pastikan untuk mengganti bola lampu yang mati dengan bola lampu baru dengan daya watt yang sama. jika dilengkapi Check headlight LED Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika terdapat masalah pada LED headlamp.Kami merekomendasikan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 4-25

Mode tampilan cluster

Halaman 118

Instrument Cluster jika dilengkapi Tampilan cluster (Tipe A) Kontrol tampilan cluster 2C_UserSettingsModeButton Mode tampilan cluster dapat diubah menggunakan switch kontrol. (1) ô: Tombol MODE untuk mengganti mode (2) ñ, ò: Switch MOVE untuk mengganti item (3) OK: Tombol SELECT/RESET untuk menyesuaikan atau mereset item yang dipilih Informasi Jika menggunakan sistem infotainment, hanya mode User Settings pada sistem infotainment yang didukung, sedangkan mode User Settings pada instrument cluster tidak didukung. Mode tampilan cluster Mode Simbol Penjelasan Mode ini menampilkan informasi berkendara seperti tripmeter, konsumsi bahan bakar, dll. Untuk lebih jelasnya, lihat bagian “Trip computer” dalam bab ini. Trip Computer Turn By Turn (TBT) Mode ini menampilkan status navigasi. • Lane Keeping Assist • Smart Cruise Control • Lane Following Assist Driving Assist User Settings Pada mode ini, Anda dapat mengubah pengaturan pintu, lampu, dll. Warning Mode ini menampilkan pesan peringatan terkait kerusakan pada lampu, informasi tekanan ban, dll. Informasi yang disediakan dapat berbeda tergantung fitur yang tersedia pada kendaraan Anda. 4-26

Mode tampilan cluster

Halaman 119

Kelompok trip computer 2C_CurrentTrip Kelompok trip computer menampilkan informasi terkait parameter berkendara termasuk konsumsi bahan bakar, tripmeter, dan kecepatan kendaraan. Perjalanan saat (Current trip) ini akan diatur ulang saat kendaraan dimatikan dan pintu pengemudi dibuka, atau ketika kendaraan dihidupkan ulang 3 menit setelah dimatikan. Untuk lebih jelasnya, lihat bagian “Trip computer” dalam bab ini. Kelompok Turn By Turn (TBT) 2C_TurnByTurn Kelompok ini menampilkan status navigasi. Kelompok Driving Assist 2C_DrivingAssistgroup LKA/SCC Kelompok ini menampilkan status Lane Keeping Assist dan Smart Cruise Control. Untuk lebih jelasnya, lihat informasi masing-masing fitur di Bab 7. 4-27

Mode tampilan cluster

Halaman 120

Instrument Cluster Kelompok peringatan master 2C_MasterWarning Lampu peringatan ini memberi tahu pengemudi mengenai situasi berikut: • Malfungsi pada Forward Collision- Avoidance Assist (jika dilengkapi) • Radar Forward Collision-Avoidance Assist terhalang (jika dilengkapi) • Malfungsi pada Blind-Spot Collision- Avoidance Assist (jika dilengkapi) • Radar Blind-Spot Collision-Avoidance Assist terhalang (jika dilengkapi) • Malfungsi pada lampu (jika dilengkapi) • Malfungsi pada High Beam Assist (jika dilengkapi) • Malfungsi pada Smart Cruise Control (jika dilengkapi) • Malfungsi pada Tire Pressure Monitoring System (jika dilengkapi) Lampu Peringatan Master akan menyala jika ada satu atau lebih kondisi peringatan di atas terjadi. Pada saat ini, ikon Peringatan Master (X) akan ditampilkan di sebelah ikon User Settings (ģ), pada tampilan cluster. Jika situasi peringatan telah terselesaikan, lampu Peringatan Master akan mati dan ikon Peringatan Master akan hilang. 4-28 Tekanan Ban 2C_TireLowPressureWarning_1 Mode ini menampilkan informasi terkait tekanan ban. Untuk lebih jelasnya, lihat bagian “Tire Pressure Monitoring System (TPMS)” di Bab 8.

Mode User Settings

Halaman 121

Mode User Settings 2C_UserSettings Dalam mode ini, Anda dapat mengubah pengaturan pada instrument cluster, pintu, lampu, dan lainnya. 1. Driver assistance (Bantuan pengemudi) 2. Door (Pintu) 3. Lights (Lampu) 4. Sound (Suara) 5. Convenience (Kenyamanan) 6. Service interval (Interval servis) 7. Theme selection (Pemilihan tema) 8. Other (Lainnya) 9. Language (Bahasa) 10. Reset (Atur ulang) Informasi yang ditampilkan dapat berbeda tergantung fitur kendaraan Anda. Shift to P to edit settings/Engage parking brake to edit settings Pesan peringatan ini akan ditampilkan jika Anda mencoba memilih item dari mode User Settings saat sedang berkendara. • Transmisi otomatis/Intelligent Variable Transmission (IVT)/dual clutch transmission Untuk keselamatan Anda, ubah pengaturan User Settings setelah memarkir kendaraan, menerapkan rem parkir, dan memindahkan tuas transmisi ke posisi P (Parkir). • Transmisi manual Untuk keselamatan Anda, ubah pengaturan User Settings setelah menerapkan rem parkir. Quick guide (Help) Mode ini menyediakan panduan cepat untuk sistem-sistem dalam mode User Settings. Pilih item, tekan dan tahan tombol OK. Untuk lebih jelasnya tentang setiap sistem, lihat Buku Panduan Pemilik ini. Informasi Jika menggunakan sistem infotainment, hanya mode User Settings di sistem infotainment yang didukung, sedangkan mode User Settings di instrument cluster tidak didukung. 4-29

Mode User Settings

Halaman 122

Instrument Cluster 1. Driver Assistance (Bantuan Pengemudi) Item Penjelasan • Smart Cruise Control Untuk mengatur jarak, akselerasi, dan kecepatan respons Smart Cruise Control. Untuk lebih jelasnya, lihat "Smart Cruise Control (SCC)" di bab 7. Driving Convenience Warning Methods Untuk mengatur metode peringatan dari sistem bantuan pengemudi. • Volume peringatan: Tinggi/Sedang/Rendah (High/Medium/Low) Driver Attention Warning • Leading Vehicle Departure Alert Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Leading vehicle departure alert. Untuk lebih jelasnya, lihat “Driver Attention Warning (DAW)” di bab 7. • Forward Safety Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Forward Safety. • Forward Safety Warning Timing Untuk menyesuaikan waktu peringatan Forward Safety. Untuk lebih jelasnya, lihat "Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion)" di bab 7 • Lane Safety Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Lane Safety. Untuk lebih jelasnya, lihat "Lane Keeping Assist (LKA)" di bab 7. • Blind-Spot Safety Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Blind-Spot Safety. Untuk lebih jelasnya, lihat “Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA)” di bab 7. • Exit Safety Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Exit Safety. Untuk lebih jelasnya, lihat “Safe Exit Warning (SEW)” di bab 7. Driving Safety • Parking Distance Warning Auto ON Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Parking Distance Warning Auto On. Untuk lebih jelasnya, lihat " halaman 7-69 dan Reverse Parking Distance Warning (PDW)" di bab 7. • Rear Cross-Traffic Safety Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Rear Cross-Traffic Safety. Untuk lebih jelasnya, lihat “Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA)” di bab 7. Parking Safety * Informasi yang diberikan dapat berbeda tergantung fitur yang tersedia pada kendaraan Anda. 4-30

Mode User Settings

Halaman 123

2. Door (Pintu) Item Penjelasan • Enable on Shift: Semua pintu akan terkunci secara otomatis jika tuas transmisi pada transmisi otomatis/dual clutch transmission dipindahkan dari posisi P (Parkir) ke posisi R (Mundur), N (Netral), atau D (Maju). (Hanya saat mesin hidup) • Enable on Speed: Semua pintu akan terkunci secara otomatis ketika kecepatan kendaraan melebihi 15 km/jam. • Disable: Fitur penguncian pintu otomatis akan dinonaktifkan. Auto Lock • On Shift to P: Semua kunci pintu akan dibuka secara otomatis jika tuas transmisi pada transmisi otomatis/dual clutch transmission dipindahkan ke posisi P (Parkir). (Hanya saat mesin hidup) • On key out/Vehicle Off: Semua kunci pintu akan dibuka secara otomatis ketika switch IGN dicabut setelah switch IGN diputar ke posisi LOCK/OFF. • Disable: Fitur pembukaan kunci pintu otomatis akan dibatalkan. Auto Unlock Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan bunyi respons klakson. Jika bunyi respons klakson diaktifkan, setelah mengunci pintu dengan menekan tombol pengunci pintu pada remote key, lalu menekannya kembali dalam waktu 4 detik, suara klakson akan berbunyi satu kali untuk memberi tanda bahwa semua pintu telah terkunci (jika kendaraan dilengkapi remote key). Horn Feedback 3. Lights (Lampu) Item Penjelasan Illumination Untuk menyesuaikan level pencahayaan. • Level 1-20 • Off: Fitur one touch turn signal (lampu sein satu sentuhan) akan dinonaktifkan. • 3, 5, 7 Flashes: Lampu sein akan berkedip sebanyak 3, 5, atau 7 kali saat tuas lampu sein digerakkan sedikit. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Lampu eksterior” pada Bab 5. One Touch Turn Signal Headlight Delay • Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur headlight delay. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Lampu eksterior” pada Bab 5. • Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan High Beam Assist. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “High Beam Assist (HBA)” pada Bab 5. High Beam Assist 4. Sound (Suara) Item Penjelasan Welcome sound Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan suara sambutan (welcome). 4-31

Mode User Settings

Halaman 124

Instrument Cluster 5. Convenience (Kenyamanan) Item Penjelasan Welcome Mirror • On door unlock: Spion akan terbuka saat pintu dibuka kuncinya. • On driver approach: Spion akan terbuka saat pengemudi mendekat. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem sambutan (Welcome)” pada Bab 5. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sistem pengisian daya wireless di kursi depan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem pengisian daya smartphone wireless” pada Bab 5. Wireless Charging System Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan tampilan mode Wiper/Lampu. Saat diaktifkan, layar instrument cluster akan menampilkan mode Wiper/ Light yang dipilih setiap kali mode diubah. Wiper/Lights Display Icy Road Warning Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur icy road warning (peringatan jalan licin). 6. Service interval (Interval servis) Item Penjelasan Enable Service Interval Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur service interval. Informasi Untuk menggunakan menu service interval, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dealer resmi HYUNDAI. Jika service interval diaktifkan dan waktu serta jaraknya yang telah diatur, maka pesan akan ditampilkan dalam situasi berikut setiap kali kendaraan dihidupkan: • Service in : Ditampilkan untuk memberi tahu pengemudi mengenai sisa jarak tempuh dan hari hingga servis berikutnya. • Service required : Ditampilkan ketika jarak tempuh dan hari servis telah tercapai atau terlewati. Informasi Jika salah satu kondisi berikut terjadi, jarak tempuh dan jumlah hari ke servis dapat menjadi tidak akurat: • Kabel baterai dilepas. • Switch sekring dimatikan. • Daya baterai dalam kondisi lemah. 4-32

Mode User Settings

Halaman 125

7. Theme selection (Pemilihan tema) Untuk memilih gaya grafis (tema layar) dan pengaturan tampilan instrument cluster. • Theme A/Theme B/Theme C 8. Other (Lainnya Item Penjelasan Speed Unit (jika dilengkapi) Untuk memilih satuan kecepatan. (km/h,MPH) Fuel Econ. Unit Untuk memilih satuan konsumsi bahan bakar. (km/L, L/100 km, MPG) Temperature Unit Untuk memilih satuan temperatur. (°C, °F) Tire Pressure Unit Untuk memilih satuan tekanan ban. (psi, kPa, bar) jika dilengkapi 9. Language (Bahasa) Item Penjelasan Language Pilih Language. Anda dapat memilih bahasa melalui sistem infotainment (jika dilengkapi). 10. Reset (Atur ulang) Item Penjelasan Reset Anda dapat mengatur ulang menu dalam Mode User Settings. Semua menu dalam Mode User Settings akan dikembalikan ke pengaturan pabrik, kecuali language dan service interval. 4-33

Trip computer

Halaman 126

Instrument Cluster Trip computer Trip computer adalah sistem informasi pengemudi yang dikontrol oleh mikrokomputer dan menampilkan informasi yang berhubungan dengan mengemudi. Informasi Beberapa informasi mengemudi yang disimpan di trip computer (seperti Kecepatan Rata-rata Kendaraan) akan diatur ulang jika kabel baterai dilepas/ daya baterai habis. Current trip 2C_CurrentTrip Mode trip computer menampilkan informasi terkait parameter pengoperasian kendaraan termasuk konsumsi bahan bakar, informasi tripmeter, dan kecepatan kendaraan. Perjalanan saat ini (Current trip) akan diinisialisasi saat kendaraan dimatikan dan pintu pengemudi dibuka, atau ketika kendaraan dihidupkan 3 menit setelah dimatikan. 4-34 Since refueling 2C_SinceRefueling Setelah kendaraan diisi bahan bakar, jarak tempuh, total waktu berkendara, dan konsumsi bahan bakar rata-rata akan ditampilkan. Untuk mengatur ulang secara manual, tekan tombol OK pada roda kemudi lebih dari 1 detik saat "Since Refueling" ditampilkan. Since last reset 2C_SinceLastReset Total jarak tempuh, total waktu berkendara, dan konsumsi bahan bakar rata-rata akan ditampilkan. Informasi ini dihitung mulai dari pengaturan ulang terakhir. Untuk mengatur ulang secara manual, tekan tombol OK pada roda kemudi lebih dari 1 detik saat “Since Reset” akan ditampilkan.

Trip computer

Halaman 127

Digital speedometer 2C_DigitalSpeedometer Pesan ini menampilkan kecepatan kendaraan (km/h, MPH). 4-35

Mode tampilan

Halaman 128

Instrument Cluster Tampilan cluster (Tipe B) Kontrol tampilan cluster 2C_UserSettingsModeButton Mode tampilan cluster dapat diubah menggunakan switch kontrol. (1) ô: Tombol MODE untuk mengubah mode (2) ñ, ò: Switch MOVE untuk mengubah item (3) OK: Tombol SELECT/RESET untuk menyesuaikan atau mengatur ulang item yang dipilih Informasi Jika menggunakan sistem infotainment, hanya Mode User Settings pada sistem infotainment yang didukung, sementara Mode User Settings pada instrument cluster tidak didukung. Mode tampilan Mode Tampilan Penjelasan Utility group Utility group menampilkan informasi berkendara seperti jarak tempuh, konsumsi bahan bakar, dan lain-lain. Driving assist group Mode Driving Assist menampilkan status bantuan berkendara. Navigation group Mode ini menampilkan status navigasi. Driving info. group Ditampilkan selama 4 detik saat mode kendaraan berubah dari IGN ON ke OFF. Informasi yang ditampilkan dapat berbeda tergantung pada fitur yang tersedia di kendaraan Anda. 4-36

Mode tampilan

Halaman 129

Kelompok trip computer 2C_CurrentTrip kelompok trip computer menampilkan informasi terkait parameter berkendara termasuk konsumsi bahan bakar, informasi tripmeter, dan kecepatan kendaraan. Current trip akan diinisialisasi saat kendaraan dimatikan dan pintu pengemudi dibuka, atau saat kendaraan dihidupkan 3 menit setelah dimatikan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat “Trip computer” dalam bab ini. Kelompok Turn By Turn (TBT) 2C_TurnByTurn Kelompok ini menampilkan status navigasi. Kelompok Peringatan Master 2C_MasterWarning Lampu peringatan ini memberi tahu pengemudi tentang situasi berikut: • Malfungsi pada Forward Collision- Avoidance Assist (jika dilengkapi) • Radar Forward Collision-Avoidance Assist terhalang (jika dilengkapi) • Malfungsi pada Blind-Spot Collision- Avoidance Assist (jika dilengkapi) • Radar Blind-Spot Collision-Avoidance Assist terhalang (jika dilengkapi) • Malfungsi pada lampu (jika dilengkapi) • Malfungsi pada High Beam Assist (jika dilengkapi) • Malfungsi pada Smart Cruise Control (jika dilengkapi) • Malfungsi pada Tire Pressure Monitoring System (jika dilengkapi) Lampu Peringatan Master akan menyala jika ada satu atau lebih situasi peringatan di atas terjadi. Pada saat itu, ikon Peringatan Master (X) akan ditampilkan di samping ikon User Settings (ģ), pada tampilan cluster. Jika situasi peringatan telah diatasi, lampu Peringatan Master akan mati dan ikon Peringatan Master akan hilang. 4-37

Mode tampilan

Halaman 130

Instrument Cluster Tekanan ban 2C_TireLowPressureWarning_1 Mode ini menampilkan informasi terkait tekanan ban. Untuk lebih jelasnya, lihat “Tire pressure monitoring system (TPMS)” di bab 8. Kelompok bantuan mengemudi 2C_DrivingAssistMode_1 SCC/LFA Kelompok ini menampilkan status dari Smart Cruise Control dan Lane Following Assist. Untuk lebih jelasnya, lihat each function information di bab 7. 4-38 Kelompok navigasi 2C_TurnByTurn Menampilkan informasi yang terhubung dengan sistem navigasi. Kelompok informasi mengemudi Ringkasan informasi mengemudi (1) 2C_DrivingAssistMode_2 Kondisi pengoperasian saat ini dari Cruise Control, Smart Cruise Control, Lane Keeping Assist, Lane Following Assist, dan lainnya akan ditampilkan. Kelompok pesan peringatan Jika lampu pesan peringatan ditampilkan, periksa detail informasi pada kelompok pesan peringatan.

Mengatur kendaraan Anda

Halaman 131

Pengaturan kendaraan (sistem infotainment) jika dilengkapi Pengaturan Kendaraan dalam sistem infotainment menyediakan opsi pengaturan bagi pengguna, termasuk fitur penguncian/pembukaan pintu, fitur kenyamanan, pengaturan bantuan pengemudi, dan lain-lain. Menu Vehicle Settings • Driver assistance (Bantuan pengemudi) • Cluster • Climate (Temperatur) • Lights (Lampu) • Door (Pintu) • Convenience (Kenyamanan) Informasi yang ditampilkan dapat berbeda tergantung pada fitur yang tersedia pada kendaraan Anda. PERINGATAN Jangan melakukan pengaturan kendaraan saat berkendara. Hal ini dapat mengalihkan perhatian Anda dari tugas mengemudi dan berpotensi menyebabkan tabrakan. Mengatur kendaraan Anda 2C_AVNOverview 1. Tekan tombol SETUP pada keyboard utama. 2. Pilih Vehicle untuk mengubah pengaturan setiap fitur. Informasi Sistem infotainment dapat berubah setelah pembaruan perangkat lunak. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan Referensi Cepat yang disediakan secara terpisah. 4-39

5. Fitur Kenyamanan

Halaman 133

5. Fitur Kenyamanan Mengakses kendaraan Anda ..........................................................................................5-4 Remote key..................................................................................................................5-4 Smart key ....................................................................................................................5-6 Sistem immobilizer......................................................................................................5-11 Suara penguncian/pembukaan kunci pintu ..............................................................5-12 Mengunci pintu...............................................................................................................5-12 Pengoperasian penguncian pintu dari luar kendaraan ............................................5-12 Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan ..............................5-13 Fitur pengunci/pembuka kunci pintu otomatis........................................................5-15 Penguncian pintu berdasarkan kecepatan ...............................................................5-15 Kunci pengaman anak pada pintu belakang.............................................................5-15 Rear Occupant Alert (ROA)........................................................................................5-16 Sistem alarm anti pencurian..........................................................................................5-16 Roda kemudi....................................................................................................................5-17 Motor Driven Power Steering (MDPS) ..........................................................................5-17 Tilt/Telescopic steering .............................................................................................5-18 Klakson.......................................................................................................................5-19 Spion................................................................................................................................5-19 Spion dalam ................................................................................................................5-19 Spion luar...................................................................................................................5-20 Jendela .........................................................................................................................5-23 Power window ...................................................................................................5-24 Kap mesin........................................................................................................................5-27 Membuka kap mesin ..................................................................................................5-27 Menutup kap mesin....................................................................................................-27 Pintu bagasi ................................................................................................................5-28 Membuka kunci pintu bagasi ....................................................................................5-28 Menutup pintu bagasi..............................................................................................5-28 Membuka kunci pintu bagasi dalam kondisi darurat...............................................5-29 Pintu pengisian bahan bakar ......................................................................................5-29 Membuka pintu pengisian bahan bakar...................................................................5-29 Menutup pintu pengisian bahan bakar.....................................................................5-30 5

5. Fitur Kenyamanan

Halaman 134

Lampu eksterior...............................................................................................................5-31 Kontrol lampu..............................................................................................................5-31 Pengoperasian lampu jauh ........................................................................................5-32 Lampu sein dan sinyal perubahan jalur ....................................................................5-33 Fitur penghemat daya baterai..................................................................................5-33 Fitur headlight escort ...............................................................................................5-34 Fitur headlight time-out ............................................................................................5-34 Lampu tombol interior ...............................................................................................5-34 Daytime Running Light (DRL) ...................................................................................5-34 Sistem sambutan (Sistem sambutan (Welcome)).................................................5-35 High Beam Assist (HBA)................................................................................................5-35 Pengaturan High Beam Assist...................................................................................5-36 Pengoperasian High Beam Assist..............................................................................5-36 Malfungsi dan keterbatasan dari High Beam Assist.................................................5-37 5 Lampu interior ...............................................................................................................5-38 Fitur AUTO off ...........................................................................................................5-38 Lampu kabin depan ................................................................................................5-38 Lampu kabin belakang ..............................................................................................5-39 Lampu latar..............................................................................................................5-39 Wipers dan washer..................................................................................................5-40 Wiper kaca depan......................................................................................................5-40 Washer kaca depan ..................................................................................................5-40 Wiper dan washer kaca belakang..............................................................................5-41 Sistem kontrol temperatur manual (tipe dial)..............................................................5-42 Pendingin udara (A/C)................................................................................................5-42 Pengoperasian sistem ...............................................................................................5-46 Perawatan sistem .......................................................................................................5-47 Sistem kontrol temperatur manual (tipe tombol) .......................................................5-48 Pendingin udara (A/C) ...............................................................................................5-48 Pengoperasian sistem................................................................................................5-52 Perawatan sistem.......................................................................................................5-53 Sistem kontrol temperatur otomatis............................................................................5-54 Pendingin udara (A/C) otomatis..............................................................................5-55 Pendingin udara (A/C) ...............................................................................................5-56 Perawatan sistem.......................................................................................................5-60

5. Fitur Kenyamanan

Halaman 135

5. Fitur Kenyamanan Defogging dan defrosting kaca depan..........................................................................5-61 Sistem kontrol temperatur manual (tipe dial)..........................................................5-62 Sistem kontrol temperatur otomatis (tipe tombol)...................................................5-63 Sistem kontrol temperatur otomatis ........................................................................5-64 Logika defogging ......................................................................................................5-65 Defogger kaca belakang............................................................................................5-65 Sistem kontrol A/C kursi baris belakang.....................................................................5-66 Fitur tambahan sistem kontrol temperatur .................................................................5-66 Auto dehumidify........................................................................................................5-66 Sirkulasi udara saat mengoperasikan washer ..........................................................5-67 Kompartemen penyimpanan.......................................................................................5-67 Penyimpanan konsol tengah .....................................................................................5-67 Laci dasbor..............................................................................................................5-68 Tray terbuka kursi penumpang.................................................................................5-68 Tray terbuka konsol .................................................................................................5-68 Fitur interior ...................................................................................................................5-69 Dudukan tempat minum .......................................................................................5-69 Meja lipat belakang ................................................................................................5-69 Sunvisor......................................................................................................................5-70 Power outlet...............................................................................................................5-70 Pengisi daya USB ........................................................................................................5-71 Sistem pengisian daya wireless smartphone ..........................................................5-72 Jam...............................................................................................................................5-74 Jangkar karpet lantai..................................................................................................5-75 Fitur area bagasi .........................................................................................................5-75 Fitur eksterior .................................................................................................................5-76 Rak atap......................................................................................................................5-76 Sistem infotainment........................................................................................................5-77 Port USB .....................................................................................................................5-77 Antena.........................................................................................................................5-77 Remote control pada roda kemudi ...........................................................................5-78 Sistem infotainment ..................................................................................................5-79 Voice recognition (pengenalan suara)......................................................................5-79 Teknologi wireless Bluetooth®...................................................................................5-79 Cara kerja radio kendaraan .......................................................................................5-80 5

Remote key

Halaman 136

Fitur Kenyamanan Mengakses kendaraan Anda jika dilengkapi Remote key OIB034040 Kendaraan HYUNDAI Anda menggunakan remote key yang digunakan untuk mengunci atau membuka kunci pintu pengemudi, pintu penumpang, atau pintu bagasi belakang. (1) Pengunci pintu (2) Pembuka kunci pintu (3) Pembuka kunci pintu bagasi Mengunci pintu kendaraan Anda Untuk mengunci: 1. Tutup semua pintu, kap mesin, dan pintu bagasi. 2. Tekan tombol Pengunci Pintu (1) pada remote key. Pintu akan terkunci. Lampu hazard berkedip. Spion luar akan melipat jika memilih pengaturan Settings > Vehicle > Lights > Welcome mirror> On door unlock pada sistem infotainment. (jika dilengkapi) 3. Pastikan pintu terkunci dengan mencoba menarik handle pintu dari luar kendaraan. 5-4 PERINGATAN Jangan tinggalkan kunci di dalam kendaraan bersama anak-anak tanpa pengawasan. Anak-anak dapat secara tidak sengaja memasukkan kunci ke switch IGN atau mengoperasikan power window dan kontrol lainnya, atau bahkan menggerakkan kendaraan, yang dapat menyebabkan cedera serius atau kematian. Membuka kunci pintu kendaraan Anda Untuk membuka kunci: 1. Tekan tombol Pembuka Kunci Pintu (2) pada remote key. Kunci pintu akan terbuka. Lampu hazard akan berkedip dua kali. Spion luar akan terbuka jika memilih pengaturan Settings > Vehicle > Lights > Welcome mirror > On door unlock pada sistem infotainment. (jika dilengkapi) Informasi Setelah kunci pintu dibuka, pintu akan terkunci kembali secara otomatis dalam 30 detik jika tidak ada pintu yang dibuka. Membuka kunci pintu bagasi Tekan dan tahan tombol Pembuka Kunci Pintu Bagasi (3) selama lebih dari satu detik. Kunci pintu bagasi akan terbuka. Lampu hazard akan berkedip dua kali.

Remote key

Halaman 137

Menghidupkan kendaraan Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Switch IGN” pada Bab 6. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada remote key: • Jauhkan remote key dari cairan atau temperatur panas yang ekstrem. Jika remote key terkena air atau panas berlebih, dapat merusak sirkuit internal. Hal ini dapat membatalkan garansi kendaraan. • Hindari menjatuhkan atau melempar remote key. • Lindungi remote key dari temperatur yang ekstrem. Menggunakan kunci mekanik 2C_MechanicalKey Jika remote key tidak berfungsi dengan normal, Anda dapat mengunci atau membuka kunci pintu menggunakan kunci mekanik. Untuk membuka lipatan kunci, tekan tombol pelepas. Kunci akan terbuka secara otomatis. Untuk melipat kembali kunci secara manual, tekan tombol pelepas. PEMBERITAHUAN Jangan melipat kunci tanpa menekan tombol pelepas. Dapat merusak remote key. Tindakan pencegahan pada remote key Remote key mungkin tidak akan berfungsi jika terjadi salah satu dari kondisi berikut terjadi: • Kunci berada di switch IGN. • Batas jarak pengoperasian maksimum terlampaui (sekitar 10 m / 30 kaki.). • Baterai remote key lemah. • Sinyal terhalang oleh kendaraan atau objek lain. • Cuaca sangat dingin. • Remote key berada dekat dengan pemancar radio seperti stasiun radio atau bandara yang dapat mengganggu sinyal remote key. Jika remote key tidak berfungsi dengan benar, gunakan kunci mekanik untuk membuka dan mengunci pintu. Jika Anda remote key tidak berfungsi, kami sarankan untuk menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Jika remote key berada terlalu dekat dengan ponsel Anda, sinyal dapat terhalang oleh sinyal pengoperasian dari ponsel. Hal ini terutama terjadi ketika ponsel sedang aktif seperti melakukan atau menerima panggilan, mengirim/ menerima pesan, atau email. Hindari menempatkan remote key dan ponsel di lokasi yang sama, dan usahakan menjaga jarak yang cukup antara keduanya. PEMBERITAHUAN Jauhkan remote key dari material elektromagnetik yang dapat menghalangi gelombang elektromagnetik ke permukaan kunci. 5-5

Smart key

Halaman 138

Fitur Kenyamanan Mengganti baterai 2C_RemoteKeyBatteryReplace Tipe baterai: CR2032 Untuk mengganti baterai: 1. Masukkan peralatan tipis ke dalam celah dan buka penutupnya dengan hati-hati. 2. Lepas baterai lama dan pasang baterai baru. Pastikan posisi baterai terpasang dengan benar. Posisi baterai yang salah dapat menyebabkan baterai habis dan remote key tidak berfungsi. 3. Pasang kembali penutup belakang remote key. Jika Anda mencurigai remote key mengalami kerusakan atau merasa tidak berfungsi dengan normal, kami sarankan untuk menghubungi dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Produk ini menggunakan baterai tombol (kancing). Jika tertelan, baterai tombol lithium dapat menyebabkan cedera serius atau fatal dalam waktu 2 jam. Jauhkan baterai dari jangkauan anak-anak. Jika Anda menduga baterai telah tertelan atau masuk ke dalam tubuh, segera cari bantuan medis. 5-6 Informasi Ġ Membuang baterai sembarangan dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia. Selalu buang baterai bekas sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku di wilayah Anda. jika dilengkapi Smart key OTLE048900 Kendaraan HYUNDAI Anda menggunakan smart key yang digunakan untuk mengunci atau membuka kunci pintu pengemudi, penumpang, dan pintu bagasi belakang, serta menghidupkan mesin. (1) Pengunci pintu (2) Pembuka kunci pintu (3) Pembuka kunci pintu bagasi (4) Remote start (jika dilengkapi)

Smart key

Halaman 139

Mengunci pintu kendaraan Anda (1) 2C_OutsideDoorHandleButton 1. Tutup semua pintu, kap mesin, dan pintu bagasi. 2. Bawa smart key kendaraan Anda. 3. Tekan tombol pada handle pintu atau tekan tombol Pengunci Pintu (1) pada smart key. Lampu hazard berkedip. Spion luar juga akan terlipat jika memilih Settings > Vehicle > Lights > Welcome mirror > On door unlock or On driver approach pada sistem infotainment. 4. Pastikan pintu benar-benar terkunci dengan mencoba menarik handle pintu luar. PERINGATAN Jangan tinggalkan Smart Key di dalam kendaraan bersama anak-anak tanpa pengawasan. Anak-anak bisa secara tidak sengaja menekan tombol Engine Start/Stop atau mengoperasikan power window dan kontrol kendaraan lainnya, atau bahkan menyebabkan kendaraan bergerak. Hal ini dapat mengakibatkan cedera serius atau kematian. Informasi • Tombol pada handle pintu hanya akan berfungsi jika smart key berada dalam jarak 40 inci (1 m) dari handle pintu luar. • Jika Anda mengunci pintu menggunakan tombol pada handle pintu, pintu tidak akan terkunci dalam kondisi berikut: • Smart Key berada di dalam kendaraan. • Tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ACC atau ON. • Salah satu pintu terbuka (kecuali pintu bagasi). Jika hal ini terjadi, akan terdengar bunyi peringatan selama sekitar 3 detik. Periksa kendaraan sebelum mencoba menguncinya kembali. Informasi Sebelum meninggalkan kendaraan dengan smart key, pastikan kendaraan telah terkunci. Saat menggunakan tombol di handle pintu depan, dengarkan bunyi penguncian, lalu tarik handle dalam waktu 3 detik untuk memastikan pintu terkunci. (Jika lebih dari 3 detik, pastikan pintu terkunci dengan menekan tombol pengunci pintu pada smart key. Anda akan mendengar satu bunyi bip.) 5-7

Smart key

Halaman 140

Fitur Kenyamanan Membuka kunci pintu kendaraan Anda (2) 2C_OutsideDoorHandleButton 1. Bawa smart key kendaraan Anda. 2. Tekan tombol pada handle pintu atau tekan tombol Pembuka Kunci Pintu (2) pada smart key. Lampu hazard akan berkedip. Spion luar juga akan terbuka jika memilih Settings > Vehicle > Lights > Welcome mirror > On door unlock atau On driver approach pada sistem infotainment. Pengingat smart key Jika smart key berada di dalam kendaraan dan pintu dikunci menggunakan tombol central door lock di dalam kendaraan saat salah satu pintu masih terbuka, maka pintu tidak akan terkunci dan akan dibuka kembali kunci secara otomatis. Membuka kunci pintu bagasi (3) Untuk membuka kunci pintu bagasi: 1. Bawa smart key kendaraan Anda. 2. Tekan tombol pembuka kunci pintu bagasi pada kendaraan atau tekan dan tahan tombol buka/tutup pintu bagasi (3) pada smart key selama lebih dari 1 detik. Lampu hazard akan berkedip dua kali. 5-8 Informasi Tombol pembuka kunci pintu bagasi hanya akan berfungsi jika smart key berada dalam jarak 40 inci (1 m) dari pintu bagasi. Menghidupkan kendaraan dari jarak jauh (4) jika dilengkapi Untuk menghidupkan kendaraan dari jarak jauh: 1. Tekan tombol pengunci pintu pada smart key. Anda harus berada dalam jarak sekitar 10 m (32 kaki.) dari kendaraan. 2.Tekan dan tahan tombol Remote Start (4) pada smart key lebih dari 2 detik dalam waktu 4 detik setelah Anda menekan tombol pengunci pintu. 3.Mesin akan hidup. 4.Untuk menonaktifkan fitur remote start, tekan tombol Remote Start (4) sekali. Informasi • Gear kendaraan harus di posisi P (Parkir) untuk dapat menggunakan fitur remote start. • Mesin akan mati jika Anda masuk ke dalam kendaraan tanpa membawa smart key kendaraan. • Mesin akan mati jika Anda tidak masuk ke dalam kendaraan dalam waktu 10 menit setelah kendaraan dihidupkan dari jarak jauh. • Tombol Remote Start (4) mungkin tidak bisa berfungsi jika smart key berada di luar jangkauan pengoperasian 10 m (32 kaki.). • Kendaraan tidak akan bisa dihidupkan dari jarak jauh jika kap mesin atau pintu bagasi terbuka. • Jangan membiarkan mesin idle dalam waktu yang lama.

Smart key

Halaman 141

Menghidupkan kendaraan Beberapa model dilengkapi dengan tombol Engine Start/Stop sebagai pengganti silinder kunci. Anda dapat menyimpan smart key di saku atau tas saat menghidupkan kendaraan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Tombol Engine Start/Stop” pada bab 6. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada smart key: • Simpan smart key di tempat yang sejuk dan kering untuk menghindari kerusakan atau malfungsi. Terpapar kelembapan atau temperatur tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada sirkuit internal smart key. Hal ini mungkin tidak ditanggung dalam garansi. • Hindari menjatuhkan atau melempar smart key. • Lindungi smart key dari temperatur yang ekstrem. Informasi Jika smart key tidak digerakan dalam beberapa saat, fitur pendeteksi akan dinonaktifkan untuk sementara. Angkat smart key untuk mengaktifkan kembali pendeteksian. Silinder kunci (Pintu pengemudi) Sebuah silinder kunci terletak pada handle pintu sisi pengemudi dan tersembunyi di balik penutup plastik. Untuk membuka penutupnya menggunakan kunci mekanik, tekan dan tahan tombol pelepas penutup silinder kunci yang terletak di bagian bawah handle pintu. Gunakan kunci mekanik dengan cara memasukkannya ke dalam lubang tombol pelepas untuk membuka penutup ke arah luar. Setelah penutup dilepas, kunci mekanik dapat dimasukkan ke dalam silinder kunci untuk mengunci atau membuka kendaraan. Kunci mekanik Jika Smart Key tidak berfungsi dengan normal, Anda dapat mengunci atau membuka kunci pintu dengan menggunakan kunci mekanik. 2C_MechanicalKey_1 Tekan dan tahan tombol pelepas (1) dan keluarkan kunci mekanik (2). Masukkan kunci mekanik ke lubang kunci pada pintu. Untuk memasang kembali kunci mekanik, masukkan kembali kunci ke dalam lubang dan dorong hingga terdengar bunyi klik. Kehilangan smart key Maksimal dua smart key dapat didaftarkan untuk satu kendaraan. Jika Anda kehilangan smart key, disarankan agar Anda segera membawa kendaraan beserta kunci yang tersisa atau menderek kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. 5-9

Smart key

Halaman 142

Fitur Kenyamanan Tindakan pecegahan pada smart key Smart key mungkin tidak berfungsi jika terjadi hal-hal berikut ini: • Smart key berada terlalu dekat dengan pemancar radio seperti stasiun radio atau bandara yang dapat mengganggu fungsi transmisi normal. • Smart key berada di dekat sistem radio dua arah seluler atau ponsel. • Smart key kendaraan lain sedang digunakan di dekat kendaraan Anda. • Smart key berada dekat dengan perangkat elektronik umum atau kartu kredit. • Daya baterai kendaraan lemah atau habis. • Perangkat eksternal terhubung ke power outlet dan smart key diletakkan dekat perangkat eksternal tersebut. • Jika kaca kendaraan dilapisi kaca film metalik, hal ini dapat menyebabkan interferensi frekuensi dan mengurangi jangkauan pengoperasian smart key. • Pastikan baterai smart key terpasang dengan polaritas yang benar sebelum digunakan. Baterai yang terpasang tidak tepat dapat menyebabkan smart key mengalami malfungsi atau baterai cepat habis. Jika smart key tidak berfungsi dengan normal, buka dan tutup pintu menggunakan kunci mekanik. Untuk menghidupkan mesin, tekan tombol Engine Start/Stop secara langsung menggunakan smart key. Jika Anda mengalami masalah dengan smart key, disarankan untuk menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Jika smart key berada sangat dekat dengan ponsel Anda, sinyal dapat terganggu oleh sinyal pengoperasian ponsel. Hal ini terutama terjadi saat ponsel sedang aktif, seperti saat melakukan atau menerima panggilan, mengirim atau menerima pesan teks, dan/atau email. 5-10 Sebisa mungkin hindari meletakkan smart key dan ponsel di tempat yang sama, seperti di saku celana atau jaket, untuk mencegah interferensi antara kedua perangkat. PEMBERITAHUAN • Jauhkan smart key dari material elektromagnetik yang dapat menghambat gelombang elektromagnetik menuju permukaan kunci. • Selalu bawa smart key saat meninggalkan kendaraan. Jika smart key dibiarkan terlalu dekat dengan kendaraan, daya baterai kendaraan dapat menjadi cepat habis. Mengganti baterai Tipe baterai: CR2032 Untuk mengganti baterai: 2C_ReplaceSmartKeyBattery 1. Congkel bagian penutup belakang smart key. 2. Keluarkan baterai lama dan masukkan baterai baru. Pastikan posisi baterai benar. Baterai yang dipasang secara tidak tepat dapat menyebabkan baterai cepat habis dan malfungsi pada smart key. 3. Pasang kembali penutup belakang smart key.

Sistem Immobilizer

Halaman 143

Jika Anda menduga smart key mengalami kerusakan atau tidak berfungsi dengan normal, kami sarankan untuk menghubungi dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Produk ini menggunakan baterai tombol (kancing). Jika tertelan, baterai tombol lithium dapat menyebabkan cedera serius atau fatal dalam waktu 2 jam. Jauhkan baterai dari jangkauan anak-anak. Jika Anda menduga baterai telah tertelan atau masuk ke dalam tubuh, segera cari bantuan medis. Informasi Ġ Membuang baterai sembarangan dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia. Selalu buang baterai bekas sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku di wilayah Anda. Sistem Immobilizer Sistem immobilizer akan membantu melindungi kendaraan Anda dari pencurian. Jika kunci (atau perangkat lain) dengan kode yang tidak sesuai digunakan, sistem bahan bakar mesin akan dinonaktifkan. Ketika tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON, indikator sistem immobilizer akan menyala sebentar, kemudian akan mati. Jika indikator mulai berkedip, artinya sistem tidak mengenali kode kunci. Tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF, lalu tekan kembali ke posisi ON. Sistem mungkin tidak akan mengenali kode kunci jika terdapat kunci immobilizer lain atau benda logam (seperti gantungan kunci) di dekat kunci tersebut. Mesin mungkin tidak dapat dihidupkan karena logam dapat mengganggu transmisi sinyal transponder. Jika sistem berulang kali tidak mengenali kode kunci, kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Jangan mencoba memodifikasi sistem ini atau menambahkan perangkat lain. Masalah kelistrikan dapat terjadi dan membuat kendaraan tidak dapat dioperasikan. PERINGATAN Untuk mencegah pencurian kendaraan, jangan tinggalkan kunci cadangan di dalam kendaraan. Kata sandi immobilizer adalah kata sandi unik pelanggan dan harus dijaga kerahasiaannya. PEMBERITAHUAN Hindari mengekspos kunci terhadap kelembapan, listrik statis, dan penanganan yang kasar. Sistem immobilizer dapat mengalami malfungsi. 5-11

Pengoperasian mengunci pintu dari luar kendaraan

Halaman 144

Fitur Kenyamanan Suara Penguncian/ Pembukaan Kunci Pintu Ketika pengemudi keluar dari kendaraan, semua pintu tertutup dan kemudian mencoba mengunci atau membuka kunci pintu kendaraan dengan remote key atau smart key, akan terdengar bunyi beep secara bersamaan dengan lampu hazard yang berkedip. • Bunyi beep penguncian pintu: 1 kali • Bunyi beep pembukaan kunci pintu: 2 kali Mengaktifkan/Menonaktifan Fitur Suara Penguncian/Pembukaan Kunci: Pengemudi dapat menonaktifkan atau mengaktifkan suara penguncian / pembukaan kunci dengan menggunakan remote key atau smart key. • Kondisi standar pabrikan: Suara Aktif (ON) - Untuk menonaktifkan suara: Tekan dan tahan tombol pengunci dan pembuka kunci pada remote key atau smart key secara bersamaan selama minimal 4 detik (dari ON > OFF). - Untuk mengaktifkan suara: Tekan dan tahan tombol pengunci dan pembuka kunci pada remote key atau smart key secara bersamaan selama minimal 4 detik (dari OFF > ON). • Untuk aktivasi/deaktivasi suara yang berhasil, lampu hazard akan berkedip 4 kali. 5-12 Mengunci pintu Pengoperasian mengunci pintu dari luar kendaraan Menggunakan kunci mekanik 2C_UsingEmergencyKey 1. Tekan tuas (1) yang terletak di bagian bawah dalam penutup dengan kunci atau obeng min. 2. Dorong penutup (2) sambil menekan tuas. 2C_UsingEmergencyKey_2 [A] Remote key [B] Smart key 3. Putar kunci ke arah belakang kendaraan untuk membuka kunci dan ke arah depan kendaraan untuk mengunci pintu. Jika Anda mengunci/membuka kunci pintu pengemudi menggunakan kunci, semua pintu kendaraan akan terkunci/ terbuka kunci secara otomatis. (Jika dilengkapi dengan sistem central door lock)

Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan

Halaman 145

Setelah kunci pintu terbuka, pintu dapat dibuka dengan menarik handle pintu. Saat menutup pintu, dorong pintu dengan tangan. Pastikan pintu tertutup rapat. PEMBERITAHUAN • Saat melepas penutup silinder kunci, jangan sampai menggores atau merusak material plastiknya. • Jika penutup silinder kunci membeku dan sulit dilepas, ketuk ringan pada penutup atau hangatkan penutup dengan tangan dan hembusan udara hangat. • Jangan memberikan tekanan berlebihan pada pintu dan handle pintu. Menggunakan remote key Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Remote key” di bab ini. Menggunakan smart key Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Smart key” di bab ini. Informasi • Dalam iklim dingin dan basah, sistem pengunci pintu dan mekanismenya mungkin tidak bisa berfungsi dengan normal akibat kondisi membeku. • Jika pintu dikunci/dibuka kunci beberapa kali secara cepat dengan menggunakan kunci kendaraan atau switch pengunci pintu, sistem mungkin akan berhenti beroperasi sementara untuk melindungi sirkuit dan mencegah kerusakan komponen sistem. Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan Dengan handle pintu bagian dalam 2C_InsideDoorHandleOverview • Untuk membuka pintu depan, tarik handle pintu. Maka, pengunci pintu depan akan terbuka dan dapat dibuka secara bersamaan. • Untuk membuka pintu belakang, tarik handle pintu. Maka, pintu belakang akan terbuka setelah ditarik dua kali. Informasi Jika kunci pintu elektrik gagal berfungsi saat Anda berada di dalam kendaraan, coba salah satu teknik berikut untuk keluar: • Operasikan fitur pembuka kunci pintu berulang kali (baik secara elektronik maupun manual) sambil menarik handle pintu. • Operasikan kunci dan handle pintu lainnya, baik depan maupun belakang. • Turunkan jendela depan dan gunakan kunci mekanik untuk membuka pintu dari luar kendaraan. 5-13

Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan

Halaman 146

Fitur Kenyamanan Dengan menggunakan switch pengunci/pembuka kunci central door lock Pintu pengemudi 2C_CentralDoorLockButton Saat menekan bagian Ď (1) pada switch, semua pintu kendaraan akan terkunci. • Jika ada pintu yang terbuka, semua pintu tidak akan terkunci meskipun tombol pengunci pintu (1) ditekan. Saat menekan bagian ď pada switch, semua kunci pintu kendaraan akan terbuka. PERINGATAN • Selalu tutup dan kunci pintu saat kendaraan sedang bergerak. Jika pintu tidak terkunci, risiko terlempar dari kendaraan saat terjadi tabrakan akan meningkat. • Jangan menarik handle pintu bagian dalam pengemudi atau penumpang saat kendaraan bergerak. PERINGATAN Jangan tinggalkan orang tua, anak-anak, atau hewan di dalam kendaraan tanpa pengawasan. Kendaraan yang tertutup dapat menjadi sangat panas dan orang tua, anak-anak, atau hewan yang tidak dapat keluar dari kendaraan mungkin akan mengalami cedera serius atau kematian. 5-14 PERINGATAN Selalu parkir kendaraan Anda dengan aman. Tekan pedal rem, pindahkan gear ke posisi P (Parkir), terapkan rem parkir, tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF, tutup semua jendela, kunci semua pintu, dan selalu bawa kunci kendaraan Anda. PERINGATAN Berhati-hatilah saat membuka pintu dan perhatikan kendaraan, sepeda motor, sepeda, atau pejalan kaki yang mendekat untuk mencegah cedera serius atau kematian. Informasi Untuk keluar dari kendaraan jika kunci pintu elektrik tidak berfungsi: • Operasikan fitur pembuka kunci pintu berulang kali (baik secara elektronik maupun manual) sambil menarik handle pintu. • Operasikan kunci dan handle pintu lainnya. • Turunkan jendela depan sisi pengemudi dan gunakan kunci mekanik untuk membuka pintu dari luar kendaraan.

Kunci pengaman anak pada pintu belakang

Halaman 147

Fitur Penguncian/Pembukaan Kunci Pintu Otomatis jika dilengkapi Sistem pembukaan kunci pintu saat terjadi benturan Semua kunci pintu akan terbuka secara otomatis ketika terjadi benturan yang menyebabkan air bag mengembang. Penguncian pintu berdasarkan kecepatan jika dilengkapi Sistem pembukaan kunci pintu secara otomatis saat terdeteksi benturan Jika fitur ini diaktifkan melalui sistem infotainment, semua pintu akan terkunci secara otomatis saat kendaraan mencapai kecepatan melebihi 15 km/ jam. Kunci pengaman anak pada pintu belakang 2C_ChildProtectRearDoorLockManual Kunci pengaman anak pada pintu belakang disediakan untuk membantu mencegah anak-anak yang duduk di kursi belakang membuka pintu belakang secara tidak sengaja. Kunci pengaman anak pada pintu belakang harus selalu digunakan ketika terdapat anak-anak di dalam kendaraan. Kunci pengaman anak terletak di tepi masing-masing pintu belakang. Ketika dalam posisi terkunci, pintu belakang tidak dapat dibuka dengan menarik handle bagian dalam. Untuk mengunci kunci pengaman anak, masukkan peralatan pipih kecil (1) (seperti obeng atau sejenisnya) ke dalam slot dan putar ke posisi terkunci seperti yang ditunjukkan pada gambar. Agar pintu belakang bisa dibuka dari dalam kendaraan, buka kunci pengaman anak. PERINGATAN Jangan biarkan anak-anak membuka pintu belakang saat kendaraan sedang bergerak. Mereka dapat terjatuh keluar dari kendaraan. Pastikan selalu menggunakan kunci pengaman anak pada pintu belakang saat membawa anak-anak di dalam kendaraan. 5-15

Sistem alarm anti pencurian

Halaman 148

Fitur Kenyamanan jika dilengkapi Rear Occupant Alert (ROA) Rear Occupant Alert untuk membantu mencegah pengemudi meninggalkan kendaraan dengan masih ada penumpang belakang yang tertinggal di dalam kendaraan. 2C_CheckRearSeat Ketika pengemudi mematikan mesin dan membuka pintu pengemudi setelah sebelumnya membuka dan menutup pintu belakang, pesan peringatan “Check rear seat for passengers and belongings” akan di tampilan di instrument cluster. PERINGATAN Rear Occupant Alert akan memberikan informasi kepada pengemudi untuk memeriksa kursi belakang, namun tidak bisa mendeteksi apakah ada objek atau penumpang. Selalu periksa kursi belakang sebelum meninggalkan kendaraan. Informasi Riwayat pembukaan dan penutupan pintu belakang akan diatur ulang jika pengemudi mematikan mesin dan mengunci pintu kendaraan. Namun, alarm mungkin tetap akan berbunyi setiap kali pintu pengemudi dibuka jika riwayat pintu belakang sebelumnya belum diatur ulang. 5-16 Sistem alarm anti- pencurian jika dilengkapi Sistem ini akan membantu melindungi kendaraan dan barang berharga Anda. Klakson akan berbunyi dan lampu hazard akan berkedip terus menerus jika salah satu dari kondisi berikut terjadi: • Ada pintu yang dibuka tanpa menggunakan smart key. • Pintu bagasi dibuka tanpa menggunakan smart key. • Kap mesin dibuka. Alarm akan terus berbunyi selama 30 detik, kemudian sistem akan diatur ulang. Untuk mematikan alarm, buka kunci pintu dengan smart key. Sistem Alarm Anti-Pencurian akan aktif secara otomatis 30 detik setelah Anda mengunci pintu dan pintu bagasi. Agar sistem aktif, Anda harus mengunci pintu dan pintu bagasi dari luar kendaraan dengan salah satu cara berikut: • Menggunakan smart key. • Menekan tombol pada handle pintu luar sambil membawa smart key (tersedia pada tipe tombol). Lampu hazard akan berkedip dan alarm peringatan akan terdengar sekali untuk menunjukkan sistem telah diaktifkan. Setelah sistem aktif, membuka salah satu pintu, pintu bagasi, atau kap mesin tanpa menggunakan smart key akan menyebabkan alarm berbunyi. Sistem Alarm Anti-Pencurian tidak akan aktif jika kap mesin, pintu bagasi, atau pintu tidak tertutup rapat. Jika sistem tidak aktif, periksa apakah kap mesin, pintu bagasi, atau pintu telah tertutup dengan benar. Jangan mencoba memodifikasi sistem ini atau menambahkan perangkat lain.

Roda Kemudi

Halaman 149

Informasi • Jangan mengunci pintu sebelum semua penumpang keluar dari kendaraan. Jika ada pintu yang dibuka setelah sistem aktif, alarm akan berbunyi. • Jika kendaraan tidak dinonaktifkan menggunakan smart key, buka pintu menggunakan kunci mekanik dan hidupkan mesin dengan menekan tombol Engine Start/Stop menggunakan smart key. • Jika sistem dinonaktifkan dengan membuka kunci kendaraan, dan pintu atau pintu bagasi tidak dibuka dalam 30 detik, maka pintu akan terkunci kembali dan sistem diaktifkan secara otomatis. Roda Kemudi Motor Driven Power Steering (MDPS) Sistem ini akan membantu Anda dalam mengemudikan kendaraan. Jika kendaraan dimatikan atau sistem power steering menjadi tidak berfungsi, Anda masih dapat mengemudikan kendaraan, tetapi dengan upaya untuk memutar roda kemudi yang lebih berat. Jika Anda merasakan adanya perubahan dalam upaya untuk memutar roda kemudi selama pengoperasian normal kendaraan, kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. PEMBERITAHUAN • Jika lampu peringatan Motor Driven Power Steering E menyala dan pesan “Check motor driven power steering” ditampilkan pada instrument cluster, Anda tetap dapat mengemudikan kendaraan, tetapi roda kemudi akan terasa lebih berat. Kami sarankan Anda segera menghubungi dealer resmi HYUNDAI dan memeriksakan sistem tersebut. • Jika Anda memutar roda kemudi sepenuhnya ke kiri atau ke kanan saat kendaraan dalam kondisi berhenti, pengoperasian roda kemudi akan menjadi kaku. Hal ini bertujuan untuk mencegah kelebihan beban dan bukan merupakan malfungsi. Kondisi ini akan kembali normal seiring waktu. • Jika Anda melakukan menjumper baterai akibat daya baterai yang lemah, roda kemudi mungkin tidak akan beroperasi dengan normal. Hal ini adalah masalah sementara akibat tegangan baterai yang rendah. Roda kemudi akan berfungsi normal kembali setelah daya baterai terisi. Gerakkan roda kemudi untuk memastikan tidak ada masalah sebelum mulai berkendara. • Saat tegangan baterai rendah, Anda mungkin memerlukan upaya yang lebih besar untuk memutar roda kemudi. Namun, kondisi ini bersifat sementara dan akan kembali normal setelah daya baterai terisi. Informasi Selama pengoperasian normal kendaraan: • Upaya untuk memutar roda kemudi mungkin terasa berat sesaat setelah menekan tombol Engine Start/Stop ke posisi ON. Hal ini terjadi karena sistem sedang melakukan diagnosis sistem MDPS. Setelah diagnosis selesai, upaya untuk memutar roda kemudi akan kembali ke kondisi normal. • Mungkin akan terdengar suara klik dari relay MDPS setelah tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON atau OFF. 5-17

Tilt/Telescopic steering

Halaman 150

Fitur Kenyamanan • Mungkin akan terdengar suara motor saat kendaraan dalam posisi berhenti atau berjalan pada kecepatan rendah. • Ketika Anda mengoperasikan roda kemudi pada temperatur rendah, suara yang tidak normal mungkin akan terdengar. Ketika temperatur meningkat, suara tersebut akan hilang. • Ketika MDPS mengalami malfungsi, fitur bantuan roda kemudi tidak akan diaktifkan. Lampu peringatan pada instrument cluster mungkin akan menyala atau upaya untuk memutar roda kemudi akan terasa berat. Jika masalah ini terjadi, segeralah hentikan kendaraan di lokasi yang aman. Kami menyarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. jika dilengkapi Tilt/Telescopic steering Sesuaikan roda kemudi mengarah ke dada Anda, bukan ke arah wajah Anda. Pastikan Anda dapat melihat lampu peringatan dan indikator pada instrument cluster. Setelah melakukan penyesuaian, dorong roda kemudi ke atas dan ke bawah untuk memastikan posisinya terkunci. PERINGATAN Jangan pernah menyesuaikan roda kemudi saat kendaraan sedang bergerak. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan dan mengakibatkan tabrakan. 5-18 PEMBERITAHUAN Saat menyesuaikan tinggi roda kemudi, jangan mendorong atau menarik terlalu kuat karena dapat merusak penguncinya. Penyesuaian manual 2C_AdjustSteeringWheelManual Untuk mengubah sudut dan tinggi roda kemudi: 1. Tarik tuas pelepas pengunci (1) ke bawah. 2. Sesuaikan roda kemudi ke sudut yang diinginkan (2) dan ketinggian (3, jika dilengkapi). Posisikan roda kemudi agar mengarah ke dada Anda, bukan ke arah wajah Anda. Pastikan Anda dapat melihat lampu peringatan dan indikator pada instrument cluster. 3. Tarik tuas pelepas pengunci ke atas untuk mengunci roda kemudi di posisinya. Dorong roda kemudi ke atas dan ke bawah untuk memastikan bahwa posisi telah terkunci. Informasi Terkadang tuas pelepas pengunci mungkin tidak mengunci sepenuhnya. Tarik tuas pelepas pengunci ke bawah, sesuaikan kembali roda kemudi, kemudian tarik tuas kembali ke atas untuk menguncinya.

Spion dalam

Halaman 151

Klakson 2C_Horn Untuk membunyikan klakson, tekan area yang ditandai dengan simbol klakson pada roda kemudi Anda (lihat ilustrasi). Klakson hanya akan berfungsi saat area ini ditekan. PEMBERITAHUAN Jangan memukul klakson terlalu keras atau memukulnya dengan kepalaan tangan. Jangan menekan klakson dengan benda tajam. PEMBERITAHUAN Jangan membersihkan permukaan roda kemudi dengan produk berikut: • Pelarut organik seperti thinner, alkohol, dan bensin • Produk kimia seperti pembersih material kulit, pelapis, dan wax Spion Spion dalam Sebelum berkendara, periksa dan pastikan spion dalam Anda telah disesuaikan dengan benar. Sesuaikan spion dalam agar tampilan melalui kaca belakang berada di posisi tengah yang tepat. PERINGATAN Pastikan pandangan Anda tidak terhalang. Jangan meletakkan benda di kursi belakang, area bagasi, atau di belakang sandaran kepala kursi belakang yang dapat mengganggu pandangan Anda melalui kaca belakang. PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius saat terjadi tabrakan atau mengembangnya air bag, jangan memodifikasi spion dalam dan jangan memasang spion tambahan yang lebih lebar. PERINGATAN Jangan menyesuaikan spion saat kendaraan sedang bergerak. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan dan mengakibatkan tabrakan. PEMBERITAHUAN Saat membersihkan spion, gunakan tisu atau bahan serupa yang dibasahi dengan cairan pembersih kaca. Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung ke spion karena dapat menyebabkan cairan masuk ke rumah spion. 5-19

Spion luar

Halaman 152

Fitur Kenyamanan jika dilengkapi Spion dalam untuk siang/malam hari 2C_InsideRearViewMirrorDayNight [A] Siang [B] Malam Sebelum berkendara pada malam hari, tarik tuas siang/malam ke arah Anda untuk mengurangi silau dari lampu kendaraan di belakang kendaraan Anda. Ingat bahwa dalam posisi malam, kejelasan tampilan area belakang kendaraan akan berkurang. Spion luar 2C_SideViewMirror Kendaraan Anda dilengkapi dengan spion luar kiri dan kanan. Spion dapat disesuaikan dengan switch penyesuaian spion. Sesuaikan spion luar ke posisi yang diinginkan sebelum berkendara. Spion luar dapat dilipat untuk mencegah kerusakan saat melewati mesin pencucian kendaraan otomatis atau ketika melewati jalan yang sempit. 5-20 PERINGATAN Spion luar kiri dan kanan menggunakan cermin cembung. Objek yang terlihat di spion tampak lebih jauh daripada jarak yang sebenarnya. Gunakan spion dalam atau putar kepala Anda untuk menentukan jarak yang sebenarnya dari kendaraan lain sebelum berpindah lajur. PERINGATAN Jangan menyesuaikan atau melipat spion luar saat kendaraan sedang bergerak. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan dan mengakibatkan tabrakan. PEMBERITAHUAN • Jangan mengikis es pada permukaan kaca spion. Hal ini dapat merusak permukaan kaca spion. • Jika spion membeku, jangan menyesuaikannya secara paksa. Gunakan semprotan pencaur es yang direkomendasikan (bukan cairan pendingin radiator), atau spons atau kain lembut dengan air hangat, atau pindahkan kendaraan ke tempat hangat dan biarkan es mencair. • Jangan membersihkan kaca spion dengan bahan abrasif keras, bahan bakar, atau produk pembersih berbasis minyak bumi.

Spion luar

Halaman 153

Menyesuaikan spion luar 2C_AdjustSideViewMirror 1. Tekan switch (1) ke posisi L (sisi kiri) atau R (sisi kanan) untuk memilih spion luar yang ingin disesuaikan. 2. Gunakan switch penyesuaian spion (2) untuk menyesuaikan posisi spion yang dipilih ke atas, bawah, kiri, atau kanan. 3. Setelah selesai menyesuaikan, tekan switch (1) ke posisi tengah untuk mencegah penyesuaian yang tidak disengaja. PEMBERITAHUAN • Spion akan berhenti bergerak saat mencapai sudut penyesuaian maksimum, namun motor akan terus beroperasi selama switch ditekan. Jangan menekan switch lebih lama dari yang diperlukan karena dapat merusak motor. • Jangan menyesuaikan spion luar secara paksa untuk mencegah kerusakan pada motor. jika dilengkapi Melipat spion luar Tipe manual 2C_FoldSideViewMirror Untuk melipat spion luar, pegang rumah spion dan lipat ke arah belakang kendaraan. Tombol pelipat 2C_FoldSideViewMirror_1 Spion luar dapat dilipat atau dibuka kembali dengan menekan tombol. 5-21

Spion luar

Halaman 154

Fitur Kenyamanan Pengaturan melalui sistem infotainment • Aktifkan saat membuka pintu Jika memilih Settings > Vehicle > Lights > Welcome mirror > On door unlock dari menu Settings di sistem infotainment: - Spion akan terlipat atau terbuka saat pintu dikunci atau dibuka kuncinya dengan menggunakan smart key. - Spion akan terlipat atau terbuka saat pintu dikunci atau dibuka kuncinya dengan menekan tombol pada handle pintu luar. • Aktifkan saat pengemudi mendekat If Settings > Vehicle > Lights > Welcome mirror > On driver approachdari menu Settings di sistem infotainment, spion akan terbuka saat kendaraan didekati dengan membawa smart key. PEMBERITAHUAN Agar daya baterai tidak habis, jangan menyesuaikan spion lebih lama dari yang diperlukan saat mesin tidak hidup. PEMBERITAHUAN Jangan melipat spion luar tipe elektrik secara manual. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada motor. Informasi Sistem infotainment dapat berubah setelah pembaruan perangkat lunak. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan Referensi Cepat yang disediakan secara terpisah. 5-22

Jendela

Halaman 155

Jendela 1C_WindowsSwitchOverview (1) Switch power window pintu pengemudi (2) Switch power window pintu penumpang depan (3) Switch power window pintu belakang kanan (4) Switch power window pintu belakang kiri (5) Menaikkan dan menurunkan jendela (6) Fitur auto power window (power window otomatis) (7) Switch pengunci power window 5-23

Power window

Halaman 156

Fitur Kenyamanan jika dilengkapi Power window Switch IGN harus dalam posisi ON untuk dapat menaikkan atau menurunkan jendela. Setiap pintu memiliki switch power window untuk mengontrol masing-masing jendela. Pengemudi memiliki switch Pengunci Power Window yang dapat menonaktifkan pengoperasian jendela penumpang belakang. Power window akan tetap beroperasi selama sekitar 3 menit setelah tombol Engine Start/Stop berada di posisi ACC atau OFF. Jika pintu depan dibuka, daya baterai akan mati dan Power Window tidak dapat beroperasi. Menaikkan dan menurunkan jendela 2C_WindowAutoReverse Untuk menurunkan jendela: Tekan switch power window ke posisi detent pertama (5). Lepaskan switch saat ingin menghentikan pergerakan jendela. Untuk menaikkan jendela: Tarik switch power window ke posisi detent pertama (5). Lepaskan switch saat ingin menghentikan pergerakan jendela. 5-24 Fitur Auto up/down (untuk jendela pengemudi) jika dilengkapi Menekan switch power window hingga posisi detent kedua (6) akan menurunkan atau menaikkan jendela sepenuhnya meskipun switch dilepaskan. Untuk menghentikan pergerakan jendela pada posisi yang diinginkan, tarik ke atas atau tekan ke bawah dan lepaskan switch. PERINGATAN • Jangan tinggalkan kendaraan dalam kondisi hidup dan kunci berada di dalam kendaraan bersama anak-anak tanpa pengawasan. Anak-anak tanpa pengawasan dapat mengoperasikan power window dan menyebabkan cedera serius. • Jangan mengeluarkan kepala, lengan, bagian tubuh lainnya, atau benda apapun keluar dari jendela saat berkendara untuk menghindari cedera serius. Mengatur ulang power window Jika power window tidak berfungsi dengan normal, sistem power window otomatis harus diatur ulang sebagai berikut: 1. Posisikan switch IGN ke posisi ON. 2. Tutup jendela dan terus tarik switch power window ke atas selama minimal satu detik. Jika power window tetap tidak berfungsi setelah diatur ulang, kami menyarankan agar Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Pastikan bagian tubuh atau benda lainnya berada di luar jangkauan sebelum menutup jendela. Fitur automatic reverse tidak akan berfungsi saat proses pengaturan ulang sistem power window.

Power window

Halaman 157

jika dilengkapi Fitur automatic reverse 2C_WindowEmergencyStop Jika jendela mendeteksi penghalang saat dinaikkan secara otomatis, jendela akan berhenti dan akan bergerak turun sekitar 30 cm untuk memberi ruang. Jika jendela mendeteksi penghalang saat switch power window terus ditarik ke atas, jendela akan berhenti bergerak dan akan bergerak turun sekitar 2,5 cm. Jika switch power window terus ditarik ke atas lagi dalam waktu 5 detik setelah jendela diturunkan oleh fitur automatic reverse, fitur automatic reverse tidak akan beroperasi. PERINGATAN Pastikan bagian tubuh atau benda lainnya tidak menghalangi saat menaikkan jendela untuk menghindari cedera atau kerusakan pada kendaraan. Benda dengan diameter kurang dari 4 mm yang terjebak antara kaca jendela dan saluran atas mungkin tidak akan terdeteksi oleh fitur automatic reverse dan jendela tidak akan berhenti atau berbalik arah. PEMBERITAHUAN Jangan memasang aksesori apapun pada jendela. Fitur automatic reverse mungkin tidak akan berfungsi. Informasi Fitur automatic reverse hanya akan aktif saat fitur “Auto Up” digunakan dengan menarik switch sepenuhnya ke posisi detent kedua. jika dilengkapi Tombol pengunci power window 2C_WindowLockButton Pengemudi dapat menonaktifkan switch power window pada pintu penumpang belakang dengan menekan tombol pengunci power window. Saat tombol pengunci power window ditekan: • Switch master pengemudi tetap dapat mengoperasikan semua power window. • Switch penumpang depan tetap dapat mengoperasikan power window penumpang depan. • Switch penumpang belakang tidak dapat mengoperasikan power window penumpang belakang. PERINGATAN Jangan biarkan anak-anak memainkan power window. Biarkan tombol pengunci power window pada posisi TERKUNCI. Cedera serius atau kematian dapat terjadi akibat pengoperasian jendela yang tidak disengaja oleh anak-anak. 5-25

Power window

Halaman 158

Fitur Kenyamanan PEMBERITAHUAN • Untuk mencegah kemungkinan kerusakan pada sistem power window, jangan membuka atau menutup dua jendela atau lebih secara bersamaan. Hal ini juga akan memastikan daya tahan sekring. • Jangan pernah mencoba mengoperasikan switch master pada pintu pengemudi dan switch power window pintu secara individual ke arah yang berlawanan dalam waktu yang sama. Jika hal ini dilakukan, jendela akan berhenti bergerak dan tidak dapat turunkan atau dinaikkan. Fitur untuk menaikkan/menurunkan jendela dari jarak jauh jika dilengkapi OSU2ID053044L Anda tetap dapat mengontrol pergerakan jendela pintu pengemudi meskipun mesin mati. • Tekan tombol Pengunci Pintu (1) sekali untuk menaikkan jendela. Tekan tombol Pembuka Kunci Pintu (2) untuk menghentikan pergerakan jendela saat bergerak naik. • Anda dapat menurunkan jendela dengan menekan tombol Pembuka Kunci Pintu (1) selama 2 detik. Tekan tombol Pengunci Pintu (1) atau Pembuka Kunci Pintu (2) untuk menghentikan pergerakan jendela saat bergerak turun. 5-26 PERINGATAN Selalu periksa kembali untuk memastikan lengan, tangan, kepala, dan penghalang lainnya berada di luar jalur pergerakan jendela sebelum menggunakan fitur untuk menaikkan/ menurunkan jendela dari jarak jauh. Informasi • Fitur untuk menaikkan/menurunkan jendela dari jarak jauh hanya dapat dioperasikan pada kendaraan yang dilengkapi dengan Safety Power Windows. • Fitur untuk menaikkan/menurunkan jendela dari jarak jauh dapat berhenti secara tiba-tiba jika Anda menjauh dari kendaraan saat fitur tersebut beroperasi. Tetaplah berada di dekat kendaraan sambil memantau pergerakan jendela. • Fitur ini hanya akan beroperasi pada jendela yang dilengkapi dengan fitur Auto Power Window.

Menutup kap mesin

Halaman 159

Kap mesin Membuka kap mesin 2C_HoodOpenKnob 1. Parkirkan kendaraan dan terapkan rem parkir. 2. Tarik tuas pembuka kap mesin untuk melepaskan pengait. Kap mesin akan terbuka sedikit. 2C_HoodOpen 3. Pergi ke bagian depan kendaraan, angkat sedikit kap mesin, tekan tuas pembuka pengaman sekunder (1) di bagian tengah bawah kap, lalu angkat kap mesin (2). 2C_HoodOpenSupportRod 4.Tarik keluar tiang penyangga. 5. Tahan kap mesin tetap yang terbuka menggunakan tiang penyangga. PERINGATAN Tiang penyangga harus dimasukkan sepenuhnya ke dalam lubang yang disediakan setiap kali Anda memeriksa kompartemen mesin. Hal ini akan mencegah kap mesin terjatuh dan melukai Anda. Menutup kap mesin 1. Sebelum menutup kap mesin, periksa area di dalam dan sekitar kompartemen mesin untuk memastikan: • Semua peralatan atau benda yang sudah dikeluarkan. • Sarung tangan, kain lap, atau bahan yang mudah terbakar lainnya sudah dikeluarkan. • Semua tutup pengisi cairan telah terpasang dengan kencang dan benar. 2. Kembalikan tiang penyangga ke klipnya untuk mencegah bunyi berisik. 3. Turunkan kap mesin hingga sekitar 30 cm di atas posisi tertutup, lalu jatuhkan. 4.Periksa apakah kap mesin telah terkunci dengan benar. Jika masih terangkat sedikit, buka kembali dan jatuhkan dari posisi yang sedikit lebih tinggi. Periksa kembali. PERINGATAN • Sebelum menutup kap mesin, pastikan semua penghalang di sekitar bukaan kap mesin telah dikeluarkan. • Selalu periksa kembali apakah kap telah terkunci rapat sebelum berkendara. Pastikan tidak ada peringatan atau pesan “hood open” yang ditampilkan di instrument cluster. Mengemudi dengan kap mesin yang tidak terkunci dapat menyebabkan hilangnya visibilitas total, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. • Jangan kemudikan kendaraan saat kap mesin dalam posisi terbuka karena dapat menghalangi pandangan dan menyebabkan kecelakaan. 5-27

Menutup pintu bagasi

Halaman 160

Fitur Kenyamanan Pintu bagasi Membuka pintu bagasi Membuka pintu dari luar kendaraan 2C_TailgateOpen Pastikan tuas transmisi berada di posisi P (Parkir, untuk kendaraan yang menggunakan Intelligent Variable Transmission) atau di gear 1 atau R (Mundur, untuk transmisi Manual) dan terapkan rem parkir. Untuk membuka pintu bagasi, lakukan salah satu dari hal berikut: • Buka kunci semua pintu menggunakan tombol pembuka kunci pada remote key atau smart key. Tekan switch pada handle pintu bagasi dan buka pintu bagasi. • Tekan dan tahan tombol pembuka kunci pintu bagasi pada remote key atau smart key. Tekan switch pada handle pintu bagasi dan buka pintu bagasi. 5-28 Menutup pintu bagasi 2C_TailgateClose Turunkan pintu bagasi dan tekan hingga terkunci. Selalu pastikan pintu telah terkunci dengan mencoba menarik handlenya. PERINGATAN Selalu pastikan pintu bagasi tertutup rapat saat kendaraan bergerak. Jika dibiarkan terbuka atau tertutup setengah, gas buang beracun yang mengandung karbon monoksida (CO) dapat masuk ke dalam kabin dan menyebabkan cedera serius atau kematian. PERINGATAN 2C_GasLift Selalu tutup pintu bagasi sebelum berkendara. Jangan memegang bagian (gas lifter) yang menopang pintu bagasi. Ketahuilah bahwa deformasi (perubahan posisi) pada part tersebut dapat menyebabkan kerusakan kendaraan dan berisiko cedera.

Membuka pintu pengisian bahan bakar

Halaman 161

PERINGATAN Jangan pernah membiarkan siapapun berada di kompartemen bagasi kapan saja. Jika pintu bagasi tertutup sebagian atau sepenuhnya dan orang tersebut tidak dapat keluar, cedera serius atau kematian dapat terjadi akibat kurangnya ventilasi, paparan gas buang, peningkatan temperatur yang cepat, atau paparan temperatur dingin. Area bagasi juga merupakan zona yang berbahaya saat terjadi tabrakan karena termasuk dalam zona penyerap benturan kendaraan. Membuka pintu bagasi dalam kondisi darurat 2C_EmergencyTailgateOpen Untuk membuka pintu bagasi secara manual dari dalam area bagasi, lakukan langkah berikut: 1. Lepas penutup mekanisme pembuka kunci pintu bagasi yang terletak di bagian bawah dalam pintu bagasi. 2. Dorong kait ke arah panah untuk membuka kunci. 3. Dorong pintu bagasi hingga terbuka. PERINGATAN • Jangan pernah membiarkan siapapun berada di kompartemen bagasi kapan saja. Area ini sangat berbahaya jika terjadi tabrakan karena merupakan bagian dari zona penyerap benturan kendaraan. • Gunakan tuas pelepas ini hanya dalam kondisi darurat. Pintu pengisian bahan bakar Membuka pintu pengisian bahan bakar 1. Matikan mesin kendaraan. 2. Tarik tuas pembuka pintu pengisian bahan bakar. 2C_FuelInletDoor 3. Tarik keluar pintu pengisian bahan bakar (1) untuk mengakses tutup tangki. 4.Untuk membuka tutup tangki bahan bakar (2), putar berlawanan arah jarum jam. Anda mungkin akan mendengar suara desisan saat tekanan dalam tangki seimbang dengan tekanan di luar. 2C_FuelInletDoorOpen 5. Letakkan tutup tangki bahan bakar pada bagian dalam pintu pengisian bahan bakar (3). Informasi Jika pintu pengisian bahan bakar tidak dapat dibuka karena tertutup es, ketuk ringan atau dorong bagian luar pintu untuk melepaskan es dan membuka pintu. Jangan membukanya secara paksa. 5-29

Menutup pintu pengisian bahan bakar

Halaman 162

Fitur Kenyamanan Jika perlu, semprotkan cairan anti beku yang direkomendasikan (jangan gunakan cairan radiator) di sekitar pintu atau pindahkan kendaraan ke tempat yang lebih hangat hingga es mencair. Menutup pintu pengisian bahan bakar 1. Untuk menutup tutup tangki bahan bakar, putar searah jarum jam hingga terdengar bunyi “klik” satu kali. 2. Tutup pintu pengisian bahan bakar hingga terkunci rapat. PERINGATAN Bahan bakar kendaraan sangat mudah terbakar dan meledak. Tidak mengikuti intruksi berikut dapat menyebabkan CEDERA SERIUS atau KEMATIAN: • Baca dan ikuti semua peringatan yang tertera di SPBU. • Sebelum mengisi bahan bakar, ketahui lokasi tombol Emergency Fuel Shut- Off (jika tersedia) di SPBU. • Sebelum menyentuh nosel bahan bakar, hilangkan potensi penumpukan listrik statis dengan menyentuh bagian logam kendaraan yang aman dan jauh dari leher pengisian bahan bakar, nosel, atau sumber bahan bakar lainnya, menggunakan tangan kosong. • Jangan menggunakan ponsel saat mengisi bahan bakar. Arus listrik dan/ atau gangguan elektronik dari ponsel dapat memicu uap bahan bakar dan menyebabkan kebakaran. • Jangan masuk kembali ke kendaraan setelah pengisian bahan bakar dimulai. Aktivitas seperti menyentuh, menggesek, atau bersandar pada benda atau kain tertentu dapat menimbulkan listrik statis. Pelepasan listrik statis dapat menyalakan uap bahan bakar dan menyebabkan kebakaran. Jika Anda harus masuk kembali ke dalam kendaraan, pastikan 5-30 Anda kembali membuang listrik statis dengan menyentuh bagian logam kendaraan yang aman menggunakan tangan kosong. • Saat menggunakan jerigen bahan bakar portabel yang direkomendasikan, letakkan jerigen di permukaan sebelum melakukan pengisian bahan bakar. Pelepasan listrik statis dari jerigen dapat menyalakan uap bahan bakar dan menyebabkan kebakaran. Selama pengisian bahan bakar berlangsung, pastikan tangan Anda tetap menyentuh kendaraan sampai proses selesai. • Gunakan hanya jerigen plastik portabel yang direkomendasikan untuk menyimpan dan membawa bahan bakar. • Saat mengisi bahan bakar, selalu pindahkan tuas transmisi ke posisi P (Parkir) (untuk Intelligent Variable Transmission) atau ke gear 1 atau R (Mundur) (untuk transmisi Manual), terapkan rem parkir, dan tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF. Percikan api dari komponen kelistrikan yang berkaitan dengan mesin dapat memicu uap bahan bakar dan menyebabkan kebakaran. • Jangan menggunakan korek api, pemantik, atau merokok di dalam kendaraan maupun di area SPBU, terutama saat sedang mengisi bahan bakar. • Jangan mengisi bahan bakar secara berlebihan hingga tumpah. • Jika terjadi kebakaran saat pengisian bahan bakar, segera menjauh dari kendaraan dan hubungi pengelola SPBU serta pemadam kebakaran setempat. Ikuti semua instruksi keselamatan yang mereka berikan. • Jika bahan bakar menyembur keluar, bisa mengenai pakaian atau kulit Anda dan menimbulkan risiko kebakaran serta luka bakar.

Kontrol lampu

Halaman 163

Selalu buka tutup tangki bahan bakar secara hati-hati dan perlahan. Jika tutupnya mengeluarkan tekanan atau terdengar desisan, tunggu hingga berhenti sebelum membuka sepenuhnya. • Selalu periksa apakah tutup tangki bahan bakar telah terpasang dengan aman untuk mencegah tumpahan bahan bakar jika terjadi kecelakaan. PEMBERITAHUAN • Jangan menumpahkan bahan bakar ke permukaan luar kendaraan. Hal ini dapat merusak cat kendaraan. • Jika tutup tangki bahan bakar perlu diganti, kami sarankan Anda hanya menggunakan tutup asli HYUNDAI atau yang setara, agar sistem bahan bakar dan sistem kontrol emisi tetap berfungsi dengan baik. Lampu eksterior Kontrol lampu Untuk mengoperasikan lampu, putar knob di ujung tuas kontrol ke salah satu posisi berikut: 2C_LightSwitchOverview_4 (1) OFF (2) Lampu AUTO (jika dilengkapi) (3) Lampu posisi (4) Headlamp jika dilengkapi Headlamp AUTO 2C_LightSwitchAutoPosition Lampu posisi dan headlamp akan menyala atau mati secara otomatis tergantung pada intensitas cahaya pada siang hari yang terdeteksi oleh sensor cahaya sekitar (1) di bagian depan instrument cluster. Meskipun fitur headlamp AUTO aktif, disarankan untuk menyalakan headlamp secara manual saat berkendara pada malam hari, berkabut, hujan, atau ketika memasuki area yang gelap seperti terowongan atau fasilitas parkir. 5-31

Pengoperasian lampu jauh

Halaman 164

Fitur Kenyamanan PEMBERITAHUAN • Jangan menutupi atau menumpahkan apapun pada sensor (1) yang terletak di bagian depan instrument cluster. • Jangan membersihkan sensor menggunakan cairan pembersih kaca, karena dapat meninggalkan lapisan tipis yang mengganggu performa sensor. • Jika kendaraan Anda menggunakan kaca film atau jenis pelapis logam lainnya pada kaca depan, sistem headlamp AUTO mungkin tidak akan berfungsi dengan normal. Lampu posisi 2C_PositionLightOn_3 Lampu posisi, lampu plat nomor, dan lampu instrument cluster akan menyala. 5-32 Headlamp 2C_headlightOn_3 Headlamp, lampu posisi, lampu plat nomor, dan lampu instrument cluster akan menyala. Informasi Switch IGN atau tombol Engine Start/ Stop harus dalam posisi ON untuk menyalakan headlamp. Pengoperasian lampu jauh 2C_HighBeamOn_3 Untuk menyalakan lampu jauh, dorong tuas menjauh dari Anda. Tuas akan kembali ke posisi semula. Indikator lampu jauh akan menyala saat lampu jauh diaktifkan. Untuk mematikan lampu jauh, tarik tuas ke arah Anda. Lampu dekat akan menyala.

Fitur penghemat daya baterai

Halaman 165

PERINGATAN Jangan menggunakan lampu jauh saat ada kendaraan lain yang mendekat. Penggunaan lampu jauh dapat mengganggu penglihatan pengemudi lain. 2C_HighBeamFlash_3 Untuk menyalakan lampu jauh untuk sementara waktu, tarik tuas ke arah Anda, lalu lepaskan. Lampu jauh akan tetap menyala selama tuas ditahan. Lampu sein dan sinyal perubahan lajur 2C_TurnSignalSwitch_3 Untuk menyalakan lampu sein, dorong tuas ke bawah untuk belok kanan atau ke atas untuk belok kiri pada posisi (A). Jika indikator menyala terus dan tidak berkedip atau berkedip secara tidak normal, mungkin salah satu bola lampu lampu sein terbakar dan perlu diganti. Kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Lampu sein sekali sentuh Untuk menggunakan fitur ini, dorong tuas lampu sein ke atas atau bawah ke posisi (B) dan lepaskan. Lampu sein akan berkedip 3, 5, atau 7 kali. Anda dapat mengaktifkan fitur One Touch Turn Signal atau memilih jumlah kedipan dengan memilih Settings > Vehicle > Lights > One-touch turn indicator > 7 flashes/5 flashes/3 flashes/Off pada sistem infotainment. jika dilengkapi Fitur penghemat daya baterai Untuk mencegah daya baterai habis, sistem akan secara otomatis mematikan lampu posisi ketika pengemudi mematikan kendaraan dan membuka pintu pengemudi. Dengan fitur ini, lampu posisi akan dimatikan secara otomatis jika pengemudi memarkir kendaraan di pinggir jalan pada malam hari. Untuk menjaga agar lampu tetap menyala saat kendaraan dimatikan: 1. Buka pintu pengemudi. 2. Matikan dan nyalakan kembali lampu posisi menggunakan switch headlamp. 5-33

Daytime Running Light (DRL)

Halaman 166

Fitur Kenyamanan jika dilengkapi Fitur headlight escort Jika switch IGN atau tombol Engine Start/Stop ditempatkan ke posisi ACC atau LOCK saat headlamp (lampu dekat) menyala, headlamp akan tetap menyala selama sekitar 5 menit. Namun, jika pintu pengemudi dibuka dan ditutup, headlamp akan mati setelah 15 detik. Headlamp dapat dimatikan dengan menekan tombol pengunci pada remote dua kali atau memutar switch lampu ke posisi OFF. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini, kami sarankan menghubungi dealer resmi HYUNDAI. jika dilengkapi Fitur headlight time-out If the Engine Start/Stop button is in the Jika tombol Engine Start/Stop dalam posisi ACC atau OFF dan headlamp menyala, headlamp (dan/atau lampu posisi) tetap menyala selama sekitar 5 menit. Jika pintu pengemudi dibuka dan ditutup, headlamp akan mati setelah 15 detik. Headlamp (dan/atau lampu posisi) dapat dimatikan dengan menekan tombol pengunci pada smart key dua kali atau memutar switch lampu ke posisi OFF atau AUTO. Anda dapat mengaktifkan fitur ini melalui Settings > Vehicle > Lights > Headlight time-out pada sistem infotainment. 5-34 Informasi Jika pengemudi keluar dari kendaraan melalui pintu selain pintu pengemudi, fitur penghemat daya baterai tidak akan aktif dan fitur headlight time-out tidak akan mematikan lampu secara otomatis. Untuk mencegah daya baterai habis, matikan lampu secara manual melalui switch lampu sebelum meninggalkan kendaraan. jika dilengkapi Lampu tombol interior Lampu tombol interior akan menyala atau mati dalam kondisi berikut: • Menyala sementara saat pintu dibuka setelah semua pintu tertutup dan terkunci. • Selalu menyala saat kendaraan dihidupkan. • Menyala sementara saat kendaraan dimatikan. Jika pintu dibuka dan ditutup atau dikunci, lampu tombol interior langsung akan mati. Anda dapat mengaktifkan fitur ini melalui Settings > Vehicle > Lights > Interior lights On in the infotainment system. jika dilengkapi Daytime Running Light (DRL) Daytime Running Light (DRL) akan membantu kendaraan Anda terlihat oleh pengemudi jalan lain pada siang hari, terutama setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam. Sistem DRL akan dinonaktif saat: • Headlamp menyala. • Menerapkan rem parkir. • Mesin dimatikan. • Tuas transmisi otomatis berada di posisi P (Parkir) (jika dilengkapi).

High Beam Assist (HBA)

Halaman 167

Sistem sambutan (Welcome) Sistem welcome akan membantu pengemudi agar tetap melihat kendaraan dengan menyalakan lampu kendaraan secara otomatis saat kendaraan didekati. Headlamp dan lampu posisi Ketika switch lampu dalam posisi headlamp atau AUTO dan semua pintu (termasuk pintu bagasi) tertutup dan terkunci, lampu posisi dan headlamp akan menyala selama sekitar 15 detik ketika tombol pembuka kunci pintu pada smart key ditekan. Jika tombol pengunci atau pembuka kunci pintu ditekan, lampu akan mati segera. Pilih Settings > Vehicle > Lights > Headlight time-out dari sistem infotainment untuk mengaktifkan fitur ini. Lampu interior Ketika switch lampu interior berada pada posisi ć dan semua pintu (termasuk pintu bagasi) tertutup dan terkunci, lampu kabin akan menyala selama 30 detik ketika: • Tombol pembuka kunci pintu pada smart key ditekan. • Tombol pada handle pintu luar ditekan sambil membawa smart key. • Tangan memegang handle pintu luar sambil membawa smart key. Jika tombol pengunci atau pembuka kunci pintu pada smart key ditekan, lampu akan langsung mati. jika dilengkapi High Beam Assist (HBA) 2C_HBASwitch_3 High Beam Assist akan mengalihakan lampu jauh dan dekat secara otomatis tergantung pada tingkat kecerahan yang terdeteksi dari lampu kendaraan di depan atau kendaraan yang berlawan arah. Sensor pendeteksi 2C_FrontViewCamera [A] Kamera depan Kamera depan digunakan sebagai sensor pendeteksi untuk mendeteksi cahaya sekitar dan kecerahan saat berkendara. Lihat gambar di atas untuk lokasi lebih jelasnya dari sensor pendeteksi. 5-35

Pengoperasian High Beam Assist

Halaman 168

Fitur Kenyamanan PEMBERITAHUAN • Selalu jaga kondisi kamera depan dalam kondisi yang baik untuk mempertahankan performa yang optimal dari High Beam Assist. • Untuk informasi lebih jelasnya mengenai keterbatasan dari kamera depan, lihat bagian “Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion)” pada Bab 7. Pengaturan High Beam Assist 2C_HBASetInfo Dengan tombol Engine Start/Stop dalam posisi ON, pilih Settings > Vehicle > Lights > HBA (High Beam Assist) dari menu Settings untuk mengaktifkan High Beam Assist dan batal pilihan untuk menonaktifkannya. PERINGATAN Lakukan perubahan pengaturan hanya setelah kendaraan diparkir di lokasi yang aman. 5-36 Pengoperasian High Beam Assist • Setelah memilih High Beam Assist dari menu Settings untuk mengoperasikan High Beam Assist: - Posisikan switch headlamp ke AUTO dan dorong tuas headlamp ke arah instrument cluster. Lampu indikator High Beam Assist (Z) menyala. - Saat High Beam Assist aktif, lampu jauh akan menyala ketika kecepatan kendaraan melebihi 30 km/jam dan indikator Lampu Jauh (ƾ) menyala. Saat kecepatan kendaraan di bawah 20 km/jam, lampu jauh tidak menyala dan indikator akan menyala putih. • Saat High Beam Assist beroperasi: - Jika tuas lampu sein ditarik ke arah Anda ketika lampu jauh mati, maka lampu jauh akan menyala. Setelah dilepas, High Beam Assist akan diaktifkan kembali. - Jika tuas lampu sein ditarik saat lampu jauh dinyalakan oleh High Beam Assist, maka lampu dekat akan menyala dan High Beam Assist dinonaktifkan. - Jika tuas lampu sein didorong menjauh dari Anda, maka lampu jauh akan menyala dan High Beam Assist akan dinonaktifkan. - Jika switch headlamp dipindahkan dari posisi AUTO ke posisi lain (headlamp/posisi/off), maka lampu terkait akan menyala dan High Beam Assist akan dinonaktifkan.

Malfungsi dan keterbatasan High Beam Assist

Halaman 169

• Saat High Beam Assist beroperasi, lampu jauh dapat secara otomatis berubah ke lampu dekat jika: - Terdeteksi lampu kendaraan dari arah berlawanan. - Terdeteksi lampu belakang kendaraan di depan. - Terdeteksi lampu kendaraan roda dua seperti sepeda motor atau sepeda. - Cahaya sekitar cukup terang sehingga lampu jauh tidak diperlukan. - Terdeteksi lampu jalan atau cahaya lainnya. Informasi Gambar dan warna pada instrument cluster dapat berbeda tergantung tipe atau tema yang dipilih dari pengaturan cluster. Malfungsi dan keterbatasan High Beam Assist Malfungsi pada High Beam Assist 2C_HBAMalfunction Jika High Beam Assist tidak berfungsi dengan normal, pesan peringatan “Check High Beam Assist system” dapat ditampilkan, dan lampu peringatan dapat menyala di instrument cluster. Kami sarankan sistem diperiksa di dealer resmi HYUNDAI. Keterbatasan dari High Beam Assist High Beam Assist mungkin tidak berfungsi dengan normal dalam kondisi berikut: • Lampu dari kendaraan lain rusak atau berada di luar jangkauan pendeteksian. • Lampu kendaraan lain tertutup debu, salju, atau air. • Headlamp mati namun lampu kabut menyala. • Ada cahaya yang serupa dengan lampu kendaraan di depan. • Headlamp tidak diperbaiki atau diganti dengan benar. • Arah sinar headlamp tidak tepat. • Berkendara di jalan yang sempit dan berkelok, jalan rusak, tanjakan atau turunan. • Kendaraan di depan hanya terlihat sebagian pada tikungan atau persimpangan jalan. • Adanya cahaya yang reflektif untuk sementara di depan (area konstruksi). • Adanya lampu lalu lintas, rambu reflektif, rambu LED, atau material reflektif lainnya di depan. • Permukaan jalan yang basah atau tertutup salju/es. • Ada kendaraan yang tiba-tiba muncul dari tikungan. • Kendaraan yang miring karena ban kempis atau sedang diderek. • Lampu kendaraan lain tidak terdeteksi akibat asap knalpot, kabut, salju, hujan deras, cipratan air, atau embun pada kaca depan. 5-37

Lampu kabin depan

Halaman 170

Fitur Kenyamanan PERINGATAN • Selalu periksa kondisi jalan, dan lakukan tindakan yang diperlukan untuk berkendara dengan aman. Anda bertanggung jawab atas pengoperasian kendaraan secara aman. • Jika High Beam Assist tidak berfungsi dengan normal, gunakan tuas lampu sein untuk mengganti antara lampu jauh dan lampu dekat secara manual. • High Beam Assist mungkin tidak bisa berfungsi selama 15 detik setelah kendaraan dihidupkan atau kamera depan diinisialisasi. Informasi Untuk informasi lebih jelasnya mengenai keterbatasan dari kamera depan, lihat bagian “Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion)” pada Bab 7. 5-38 Lampu interior PERINGATAN Jangan menyalakan lampu interior saat berkendara dalam kondisi gelap. Lampu interior dapat mengganggu pandangan Anda dan menyebabkan tabrakan. Jangan gunakan lampu interior dalam waktu yang lama saat kendaraan dalam kondisi mati. Jika tidak, daya baterai bisa habis. Lampu interior AUTO off Lampu interior dimatikan secara otomatis sekitar 20 menit setelah kendaraan dimatikan dan semua pintu tertutup. Jika salah satu pintu terbuka, lampu akan 25 menit setelah kendaraan dimatikan. Jika pintu dikunci dengan smart key dan kendaraan masuk dalam tahap aktivasi sistem alarm anti pencurian, lampu akan mati setelah 5 detik. Lampu kabin depan 2C_MapLampButton (1) Lampu baca depan (2) Lampu kabin depan (3) Lampu pintu depan Lampu baca depan Tekan lensa lampu baca (1) untuk menyalakan lampu baca. Tekan kembali penutup lampu baca untuk mematikannya.

Lampu latar

Halaman 171

Lampu kabin depan • Ċ: Tekan tombol untuk menyalakan lampu kabin depan/belakang. • Ĩ: Tekan tombol untuk mematikan lampu kabin depan/belakang. Lampu pintu depan (ą) Lampu kabin depan dan belakang akan dinyalakan secara otomatis selama kurang lebih 30 detik saat pintu dibuka. Lampu juga akan menyala saat tombol pembuka kunci remote key (smart key) ditekan. Lampu akan redup dan mati saat tombol Engine Start/Stop ditekan ke posisi ON dalam waktu 30 detik. Jika pintu dibuka dengan switch IGN di posisi ACC atau LOCK/OFF, lampu akan tetap menyala hingga 10 menit. Lampu kabin belakang 2C_RoomLamp Ċ:Tekan tombol untuk menyalakan dan mematikan lampu kabin belakang. jika dilengkapi Lampu latar 2C_MoodLamp Untuk menyesuaikan kecerahan lampu latar, pilih Settings > Vehicle > Lights > Ambient light brightness pada sistem infotainment. PEMBERITAHUAN Tutup pintu bagasi setelah digunakan untuk mencegah daya baterai habis. 5-39

Washer kaca depan

Halaman 172

Fitur Kenyamanan Wiper dan washer Wiper/washer kaca depan 2C_WiperSwitchOverview Wiper/washer kaca belakang 2C_WasherRearSwitchOverview A. Kontrol kecepatan wiper • MIST: Sekali sekaan • OFF: Nonaktif • INT: Sekaan berselang • LO: Kecepatan rendah • HI: Kecepatan tinggi B. Pengaturan waktu sekaan berselang C. Semprotan cairan washer dan sekapan singkat (depan) D. Kontrol wiper belakang • HI: Kecepatan tinggi • LO: Kecepatan rendah • OFF: Nonaktif E. Semprotan cairan washer dan sekaan singkat (belakang) 5-40 Wiper kaca depan Akan beroperasi sebagai berikut saat mesin hidup: • MIST: Untuk satu siklus sekaan, dorong tuas ke bawah dan lepaskan. Wiper akan terus beroperasi jika tuas tetap ditahan. • OFF: Wiper tidak beroperasi. • INT: Wiper akan beroperasi secara berselang. Untuk menyesuaikan kecepatannya, putar knop penyesuaian kecepatan. • LO: Wiper akan beroperasi pada kecepatan rendah. • HI: Wiper akan beroperasi pada kecepatan tinggi. Informasi Jika terdapat penumpukan salju atau es pada kaca depan, aktifkan defroster selama sekitar 10 menit atau hingga salju/es mencair untuk mencegah kerusakan pada sistem wiper dan washer. Washer kaca depan 2C_WasherSwitch Dalam posisi OFF, tarik tuas perlahan ke arah Anda untuk menyemprotkan cairan washer ke kaca depan dan mengoperasikan wiper selama 1–3 siklus. Penyemprotan dan pengoperasian wiper akan terus berlanjut hingga tuas dilepas. Jika washer tidak berfungsi, mungkin perlu menambahkan cairan washer ke dalam reservoir.

Wiper dan washer kaca belakang

Halaman 173

Sirkulasi udara saat mengoperasikan washer Saat mengoperasikan washer, untuk mengurangi bau cairan washer yang menyengat masuk ke dalam kabin, mode resirkulasi udara dan A/C akan secara otomatis diaktifkan tergantung temperatur luar. Jika Anda memilih mode udara dari luar (fresh), sistem akan kembali aktif setelah waktu tertentu. Fitur ini mungkin tidak akan beroperasi dalam kondisi tertentu seperti saat cuaca dingin atau kendaraan dimatikan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Fitur tambahan sistem pendingin udara” di bab ini. PERINGATAN Saat temperatur luar di bawah titik beku, panaskan kaca depan menggunakan defroster untuk mencegah cairan washer membeku pada kaca dan mengaburkan pandangan yang bisa menyebabkan tabrakan yang serius atau kematian. Selalu gunakan cairan washer yang direkomendasikan untuk musim dingin/ cuaca dingin. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan: • Jangan mengoperasikan washer saat reservoir cairan washer kosong atau saat kaca depan kering. • Jangan mengoperasikan wiper pada kaca depan yang kering. • Jangan menggerakkan wiper secara manual. • Gunakan cairan washer anti beku saat musim dingin atau cuaca dingin. Wiper dan washer kaca belakang jika dilengkapi 2C_WasherRearSwitch Switch wiper dan washer kaca belakang berada di ujung tuas wiper dan washer. Putar switch ke posisi yang diinginkan untuk mengoperasikan wiper dan washer belakang. • HI: Kecepatan tinggi • LO: Kecepatan rendah • OFF: Nonaktif 2C_WiperRearOperation Dorong tuas menjauh dari Anda untuk menyemprotkan cairan washer ke kaca belakang dan mengoperasikan wiper belakang selama 1–3 siklus. Penyemprotan dan pengoperasian wiper akan terus berlanjut hingga tuas dilepas. 5-41

Pendingin udara (A/C)

Halaman 174

Fitur Kenyamanan jika dilengkapi Sistem kontrol temperatur manual (Tipe dial) 1C_ManualAircon Tombol-tombol sistem kontrol temperatur dapat berbeda tergantung pada spesifikasi kendaraan. (1) Pemilihan mode (2) Kontrol temperatur (3) Kontrol kecepatan kipas (4) Defroster kaca belakang (jika dilengkapi) (5) Kontrol asupan udara (6) A/C (pendingin udara) Pendingin udara (A/C) 1. Hidupkan mesin. 2. Sesuaikan mode ke posisi yang diinginkan. Untuk meningkatkan efektivitas pendinginan, pilih: • Pendinginan: ĭ 3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi yang diinginkan. 4.Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh). 5. Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke level yang diinginkan. Jika memerlukan pendinginan, aktifkan sistem A/C. Pemilihan mode Knob pemilihan mode akan mengontrol arah aliran udara melalui sistem ventilasi. 5-42

Pendingin udara (A/C)

Halaman 175

Arah aliran udara 1C_AirconModeSelectionOverview Simbol Pengoperasian Arah ĭ Aliran udara diarahkan ke tubuh bagian atas dan wajah. Selain itu, setiap outlet dapat dikontrol untuk mengarahkan udara yang keluar dari outlet. B, D Ĭ Aliran udara diarahkan ke wajah dan lantai. B, C, D Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai, dengan sedikit udara diarahkan ke defroster kaca depan dan jendela samping. C Å Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai dan kaca depan dengan sedikit diarahkan ke defroster jendela samping. A, C ī Ç Sebagian besar aliran udara diarahkan ke kaca depan dengan sedikit udara diarahkan ke defroster jendela samping. A 5-43

Pendingin udara (A/C)

Halaman 176

Fitur Kenyamanan Ventilasi pada instrument cluster 2C_FrontVent Anda dapat menyesuaikan arah aliran udara dari ventilasi ini menggunakan tuas kontrol ventilasi seperti ditunjukkan pada ilustrasi. Kontrol temperatur 2C_AirconTempKnob Temperatur akan meningkat dengan memutar knob ke kiri. Temperatur akan menurun dengan memutar knob ke kanan. 5-44 Kontrol asupan udara Mode resirkulasi udara WL_RecirculationModeLamp Dengan memilih mdoe resirkulasi udara, udara dari dalam kabin akan dihisap melalui sistem kontrol temperatur. Mode udara dari luar (fresh) Tipe A WL_RecirculationModeLamp_2 Tipe B WL_RecirculationModeLamp_3 Lampu indikator pada tombol akan menyala (tipe A) atau mati (tipe B) saat posisi udara dari luar (fresh) dipilih. Dengan memilih mode udara dari luar (fresh), udara akan masuk ke dalam kendaraan dari luar dan disalurkan melalui sistem kontrol temperatur.

Pendingin udara (A/C)

Halaman 177

PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Penggunaan sistem kontrol temperatur secara terus-menerus dalam posisi resirkulasi udara dapat meningkat kelembapan di kabin kendaraan yang dapat menyebabkan kaca depan dan jendela samping berembun serta mengurangi visibilitas. • Jangan tidur di dalam kendaraan dengan mengoperasikan sistem A/C. • Pengoperasian resirkulasi udara secara terus-menerus dapat menyebabkan rasa kantuk atau mengantuk, serta kehilangan kendali kendaraan. Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh) saat berkendara. Informasi Disarankan mengoperasikan sistem dalam posisi udara dari luar (fresh). Penggunaan sistem kontrol temperatur secara terus-menerus dalam posisi resirkulasi udara (tanpa mengaktifkan A/C) dapat menyebabkan peningkatan kelembapan di dalam kendaraan yang dapat menyebabkan kaca berembun dan mengurangi visibilitas. Selain itu, pengoperasian A/C dalam waktu yang lama dengan posisi resirkulasi udara akan menghasilkan udara yang sangat kering di dalam kabin. Kontrol kecepatan kipas 2C_AirconwindKnob Putar knob ke kanan untuk meningkatkan kecepatan dan aliran udara. Putar knob ke kiri untuk menurunkan kecepatan dan aliran udara. Menempatkan knob kecepatan kipas ke posisi “0” akan mematikan kipas. Informasi Mengoperasikan kecepatan kipas saat tombol Engine Start/Stop berada dalam posisi ON dapat menyebabkan daya baterai habis. Pendingin udara (A/C) 2C_AirconButton Tekan tombol A/C untuk mengaktifkan sistem A/C (lampu indikator menyala). Tekan tombol sekali lagi untuk menonaktifkan sistem A/C. 5-45

Pengoperasian sistem

Halaman 178

Fitur Kenyamanan Pengoperasian sistem Ventilasi 1. Sesuaikan mode ke posisi ĭ. 2. Sesuaikan kontrol asupan udara ke mode udara dari luar (fresh) 3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi yang diinginkan. 4.Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke level yang diinginkan. Tips pengoperasian • Untuk membantu mencegah debu atau bau yang tidak sedap masuk ke dalam kabin kendaraan melalui sistem ventilasi, sesuaikan untuk sementara waktu kontrol asupan udara ke mode resirkulasi udara. Pastikan untuk mengembalikannya ke mode udara dari luar (fresh) setelah masalah berlalu agar udara segar tetap masuk ke dalam kabin kendaraan. Ini dapat membantu menjaga kewaspadaan dan kenyamanan pengemudi. • Agar kaca depan bagian dalam tidak berembun, sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh), kecepatan kipas ke posisi yang diinginkan, aktifkan sistem A/C, dan sesuaikan kontrol temperatur ke temperatur yang diinginkan. 5-46 Pendingin udara (A/C) 1. Hidupkan mesin. Tekan tombol A/C. 2. Sesuaikan mode ke posisi ĭ. 3. Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh) atau resirkulasi udara. 4. Sesuaikan kontrol kecepatan kipas dan temperatur sesuai keinginan. PEMBERITAHUAN • Saat mengoperasikan sistem A/C, perhatikan indikator temperatur dengan cermat saat berkendara pada tanjakan atau dalam lalu lintas padat/ macet saat temperatur di luar tinggi. Lanjutkan menggunakan kipas tetapi nonaktifkan sistem A/C jika indikator temperatur menunjukkan mesin terlalu panas. • Selalu operasikan A/C dengan menutup jendela. Dalam cuaca yang lembap, jika jendela terbuka dan A/C beroperasi, tetesan air dapat terbentuk di dalam kendaraan dan berpotensi merusak perangkat elektrik.

Perawatan sistem

Halaman 179

Tips pengoperasian sistem A/C • Jika kendaraan diparkir di bawah terik sinar matahari langsung saat cuaca panas, buka jendela beberapa saat untuk mengeluarkan udara panas dari kabin kendaraan. • Setelah dirasa cukup dingin, kembalikan dari posisi resirkulasi udara ke posisi udara dari luar (fresh). • Untuk membantu mengurangi kelembapan di dalam jendela pada saat hujan atau lembap, kurangi kelembapan di kabin kendaraan dengan mengoperasikan sistem A/C dengan jendela dan sunroof yang tertutup. • Operasikan sistem A/C setiap bulan selama beberapa menit untuk memastikan performa sistem tetap maksimal. • Jika Anda mengoperasikan A/C secara berlebihan, perbedaan temperatur antara udara dari luar (fresh) dan kaca depan dapat menyebabkan permukaan luar kaca depan berembun dan mengurangi visibilitas. Dalam kasus ini, sesuaikan switch pemilihan mode ke posisi ĭ dan sesuaikan switch kontrol kecepatan kipas ke level minimum. Perawatan sistem Filter udara kabin Filter udara kabin terpasang di belakang laci dasbor. Filter ini menyaring debu atau polutan lain yang masuk ke kabin kendaraan melalui sistem A/C. Kami menyarankan agar filter udara kabin diganti oleh dealer resmi HYUNDAI sesuai dengan jadwal perawatan. Jika kendaraan dioperasikan dalam kondisi yang berat seperti jalan berdebu atau kasar dan/atau mengangkut hewan peliharaan atau penumpang yang merokok di dalam kendaraan, maka pemeriksaan dan penggantian filter udara kabin perlu dilakukan lebih sering. Informasi Gantilah filter sesuai dengan jadwal perawatan. Jika kendaraan dioperasikan dalam kondisi yang berat seperti jalan berdebu atau kasar, pemeriksaan dan penggantian filter udara kontrol temperatur perlu dilakukan lebih sering. Memeriksa jumlah refrigerant A/C Jika jumlah refrigerant terlalu rendah atau terlalu tinggi, performa A/C akan menurun. Kami menyarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Kendaraan yang dilengkapi dengan R-134a ė Untuk mencegah cedera serius, lakukan servis sistem A/C hanya oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi. R-134a dioperasikan pada tekanan tinggi. Lakukan pengambilan ulang semua refrigerant dengan peralatan yang sesuai. Melepaskan refrigerant secara langsung ke atmosfer berbahaya bagi individu dan lingkungan. PEMBERITAHUAN Sistem refrigerant hanya boleh diservis oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi di area yang memiliki ventilasi yang memadai untuk memastikan pengoperasian yang tepat dan aman. 5-47

Pendingin udara (A/C)

Halaman 180

Fitur Kenyamanan jika dilengkapi Sistem kontrol temperatur manual (Tipe tombol) 1C_ManualAircon_2 Tombol-tombol sistem kontrol temperatur dapat berbeda tergantung pada spesifikasi kendaraan. (1) Kontrol kecepatan kipas (2) Kontrol asupan udara (3) Defroster kaca belakang (jika dilengkapi) (4) Pemilihan mode (5) Kontrol temperatur (6) A/C (pendingin udara) Pendingin udara (A/C) 1. Hidupkan mesin. 2. Sesuaikan mode ke posisi yang diinginkan. Untuk meningkatkan efektivitas pendinginan, pilih: • Pendinginan: ĭ 3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi yang diinginkan. 4.Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh). 5. Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke level yang diinginkan. Jika menginginkan pendinginan, aktifkan sistem A/C. Pemilihan mode Tombol pemilihan mode akan mengontrol arah aliran udara melalui sistem ventilasi. 5-48

Pendingin udara (A/C)

Halaman 181

Arah aliran udara 1C_AirconModeSelectionOverview Simbol Pengoperasian Arah ĭ Aliran udara akan diarahkan ke tubuh bagian atas dan wajah. Selain itu, setiap outlet dapat dikontrol untuk mengarahkan udara dari outlet. B, D Ĭ Aliran udara akan diarahkan ke wajah dan lantai. B, C, D Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai, dan sebagian kecil diarahkan ke kaca depan dan defroster jendela samping. C Å Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai dan kaca depan dengan sebagian kecil diarahkan ke defroster jendela samping. A, C ī Sebagian besar aliran udara diarahkan ke kaca depan dengan sebagian kecil diarahkan ke defroster jendela samping. A Ç 5-49

Pendingin udara (A/C)

Halaman 182

Fitur Kenyamanan Ventilasi pada instrument cluster 2C_FrontVent Anda dapat menyesuaikan arah aliran udara dari ventilasi ini menggunakan tuas kontrol ventilasi seperti ditunjukkan pada ilustrasi. Kontrol temperatur 2C_AirconTempKnob_1 Tekan switch ke atas untuk menaikkan temperatur. Tekan ke bawah untuk menurunkan temperatur. 5-50 Kontrol asupan udara Mode resirkulasi udara WL_RecirculationModeLamp Saat memilih mode resirkulasi udara, udara dari dalam kabin akan dihisap melalui sistem kontrol temperatur. Mode udara dari luar (fresh) Tipe A WL_RecirculationModeLamp_2 Tipe B WL_RecirculationModeLamp_3 Lampu indikator pada tombol akan menyala (tipe A) atau mati (tipe B) saat posisi udara dari luar (fresh) dipilih. Saat memilih mode udara dari luar (fresh), udara dari luar akan masuk ke kabin kendaraan dan dialirkan melalui sistem kontrol temperatur.

Pendingin udara (A/C)

Halaman 183

PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Penggunaan sistem kontrol temperatur secara terus-menerus dalam posisi resirkulasi udara dapat meningkat kelembapan di kabin kendaraan yang dapat menyebabkan kaca depan dan jendela samping berembun serta mengurangi visibilitas. • Jangan tidur di dalam kendaraan dengan mengoperasikan sistem A/C. • Pengoperasian resirkulasi udara secara terus-menerus dapat menyebabkan rasa kantuk atau mengantuk, serta kehilangan kendali kendaraan. Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh) saat berkendara. Informasi Disarankan mengoperasikan sistem dalam posisi udara dari luar (fresh). Penggunaan sistem kontrol temperatur secara terus-menerus dalam posisi resirkulasi udara (tanpa mengaktifkan A/C) dapat menyebabkan peningkatan kelembapan di dalam kendaraan yang dapat menyebabkan kaca berembun dan mengurangi visibilitas. Selain itu, pengoperasian A/C dalam waktu yang lama dengan posisi resirkulasi udara akan menghasilkan udara yang sangat kering di dalam kabin. Kontrol kecepatan kipas 2C_AirconwindKnob_1 Tekan switch ke atas untuk meningkatkan kecepatan kipas dan aliran udara. Tekan ke bawah untuk menurunkan kecepatan kipas dan aliran udara. Informasi Mengoperasikan kecepatan kipas saat tombol Engine Start/Stop berada dalam posisi ON dapat menyebabkan daya baterai habis. Pendingin udara (A/C) 2C_AirconButton_1 Tekan tombol A/C untuk mengaktifkan sistem A/C (lampu indikator menyala). Tekan tombol sekali lagi untuk menonaktifkan sistem A/C. 5-51

Pengoperasian sistem

Halaman 184

Fitur Kenyamanan Pengoperasian sistem Ventilasi 1. Sesuaikan mode ke posisi ĭ. 2. Sesuaikan kontrol asupan udara ke mode udara dari luar (fresh) 3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi yang diinginkan. 4.Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke level yang diinginkan. Tips pengoperasian • Untuk membantu mencegah debu atau bau yang tidak sedap masuk ke dalam kabin kendaraan melalui sistem ventilasi, sesuaikan untuk sementara waktu kontrol asupan udara ke mode resirkulasi udara. Pastikan untuk mengembalikannya ke mode udara dari luar (fresh) setelah masalah berlalu agar udara segar tetap masuk ke dalam kabin kendaraan. Ini dapat membantu menjaga kewaspadaan dan kenyamanan pengemudi. • Agar kaca depan bagian dalam tidak berembun, sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh), kecepatan kipas ke posisi yang diinginkan, aktifkan sistem A/C, dan sesuaikan kontrol temperatur ke temperatur yang diinginkan. 5-52 Pendingin udara (A/C) 1. Hidupkan mesin. Tekan tombol A/C. 2. Sesuaikan mode ke posisi ĭ. 3. Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh) atau resirkulasi udara. 4.Sesuaikan kontrol kecepatan kipas dan temperatur sesuai keinginan. PEMBERITAHUAN • Saat mengoperasikan sistem A/C, perhatikan indikator temperatur dengan cermat saat berkendara pada tanjakan atau dalam lalu lintas padat/ macet saat temperatur di luar tinggi. Lanjutkan menggunakan kipas tetapi nonaktifkan sistem A/C jika indikator temperatur menunjukkan mesin terlalu panas. • Selalu operasikan A/C dengan menutup jendela. Dalam cuaca yang lembap, jika jendela terbuka dan A/C beroperasi, tetesan air dapat terbentuk di dalam kendaraan dan berpotensi merusak perangkat elektrik.

Perawatan sistem

Halaman 185

Tips pengoperasian sistem A/C • Jika kendaraan diparkir di bawah terik sinar matahari langsung saat cuaca panas, buka jendela beberapa saat untuk mengeluarkan udara panas dari kabin kendaraan. • Setelah dirasa cukup dingin, kembalikan dari posisi resirkulasi udara ke posisi udara dari luar (fresh). • Untuk membantu mengurangi kelembapan di dalam jendela pada saat hujan atau lembap, kurangi kelembapan di kabin kendaraan dengan mengoperasikan sistem A/C dengan jendela dan sunroof yang tertutup. • Operasikan sistem A/C setiap bulan selama beberapa menit untuk memastikan performa sistem tetap maksimal. • Jika Anda mengoperasikan A/C secara berlebihan, perbedaan temperatur antara udara dari luar (fresh) dan kaca depan dapat menyebabkan permukaan luar kaca depan berembun dan mengurangi visibilitas. Dalam kasus ini, sesuaikan switch pemilihan mode ke posisi ĭ dan sesuaikan switch kontrol kecepatan kipas ke level minimum. Perawatan sistem Filter udara kabin Filter udara kabin terpasang di belakang laci dasbor. Filter ini menyaring debu atau polutan lain yang masuk ke kabin kendaraan melalui sistem A/C. Kami menyarankan agar filter udara kabin diganti oleh dealer resmi HYUNDAI sesuai dengan jadwal perawatan. Jika kendaraan dioperasikan dalam kondisi yang berat seperti jalan berdebu atau kasar dan/atau mengangkut hewan peliharaan atau penumpang yang merokok di dalam kendaraan, maka pemeriksaan dan penggantian filter udara kabin perlu dilakukan lebih sering. Informasi Gantilah filter sesuai dengan jadwal perawatan. Jika kendaraan dioperasikan dalam kondisi yang berat seperti jalan berdebu atau kasar, pemeriksaan dan penggantian filter udara kontrol temperatur perlu dilakukan lebih sering. Memeriksa jumlah refrigerant A/C Jika jumlah refrigerant terlalu rendah atau terlalu tinggi, performa A/C akan menurun. Kami menyarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Kendaraan yang dilengkapi dengan R-134a ė Untuk mencegah cedera serius, lakukan servis sistem A/C hanya oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi. R-134a dioperasikan pada tekanan tinggi. Lakukan pengambilan ulang semua refrigerant dengan peralatan yang sesuai. Melepaskan refrigerant secara langsung ke atmosfer berbahaya bagi individu dan lingkungan. PEMBERITAHUAN Sistem refrigerant hanya boleh diservis oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi di area yang memiliki ventilasi yang memadai untuk memastikan pengoperasian yang tepat dan aman. 5-53

Sistem kontrol temperatur otomatis

Halaman 186

Fitur Kenyamanan jika dilengkapi Sistem kontrol temperatur otomatis 1C_AutomaticAircon Tombol-tombol sistem kontrol temperatur dapat berbeda tergantung pada spesifikasi kendaraan. (1) Kontrol kecepatan kipas (2) Kontrol asupan udara (3) Defroster kaca belakang (jika dilengkapi) (4) Defroster kaca depan (5) Pemilihan mode (6) A/C (pendingin udara) (7) AUTO (kontrol otomatis) (8) OFF (9) Kontrol temperatur (10) Tampilan kontrol temperatur 5-54

Pendingin udara (A/C) otomatis

Halaman 187

Pendingin udara (A/C) otomatis Sistem kontrol temperatur otomatis dikendalikan dengan mengatur temperatur yang diinginkan. 1. Tekan tombol AUTO. 2C_AirconAutoButton 2. Tekan naik atau turun pada switch kontrol temperatur untuk mengatur temperatur yang diinginkan. Jika temperatur diatur pada level minimum, sistem A/C akan beroperasi secara terus-menerus. Setelah kabin kendaraan cukup dingin, sesuaikan kembali switch ke level temperatur yang lebih tinggi jika memungkinkan. 2C_AirconTempButton Untuk menonaktifkan pengoperasian otomatis, pilih salah satu tombol berikut: • Switch pemilihan mode • Tombol defrost kaca depan (Tekan tombol satu kali lagi untuk menonaktifkan fitur defroster kaca depan.) • Switch kontrol kecepatan kipas The selected function will be controlled manually while other functions operate automatically. Fitur yang dipilih akan dikontrol secara manual sementara fitur lainnya akan tetap beroperasi secara otomatis. Untuk kenyamanan Anda dan meningkatkan efektivitas sistem kontrol temperatur, gunakan tombol AUTO dan sesuaikan temperatur ke 25°C (jika tidak dilengkapi dengan pemanas). PEMBERITAHUAN 2C_SolarRadiationSensor Jangan letakkan apa pun di dekat sensor untuk memastikan kontrol sistem pendingin yang optimal. 5-55

Pendingin udara (A/C)

Halaman 188

Fitur Kenyamanan Pendingin udara (A/C) 1. Hidupkan mesin. 2. Sesuaikan mode ke posisi yang diinginkan. Untuk meningkatkan efektivitas pendinginan, pilih: • Pendinginan: Æ 3. Sesuaikan kontrol temperatur ke posisi yang diinginkan. 4.Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh). 5. Sesuaikan kontrol kecepatan kipas ke level yang diinginkan. 6.Jika menginginkan pendinginan, aktifkan sistem A/C. 7. Tekan tombol AUTO untuk mengaktifkan kontrol otomatis secara penuh pada sistem. Pemilihan mode 2C_AirconModeSelection Switch pemilihan mode akan mengontrol arah aliran udara melalui sistem ventilasi. 5-56

Pendingin udara (A/C)

Halaman 189

Arah aliran udara 1C_AirconModeSelectionOverview Simbol Pengoperasian Arah ĭ Aliran udara akan diarahkan ke tubuh bagian atas dan wajah. Selain itu, setiap outlet dapat dikontrol untuk mengarahkan udara dari outlet. B, D Ĭ Aliran udara akan diarahkan ke wajah dan lantai. B, C, D Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai, dan sebagian kecil diarahkan ke kaca depan dan defroster jendela samping. C Å ī Sebagian besar aliran udara diarahkan ke lantai dan kaca depan dengan sebagian kecil diarahkan ke defroster jendela samping. A, C 5-57

Pendingin udara (A/C)

Halaman 190

Fitur Kenyamanan Defroster kaca depan [A], [D] 2C_AirconFrontDefrostButton Tekan tombol A/C untuk mengaktifkan sistem secara manual (lampu indikator menyala) dan untuk menonaktifkannya. Tekan tombol defroster kaca depan (lampu indikator menyala) untuk mengaktifkan defroster kaca depan. Jika ditur defogging kaca depan diaktifkan, maka mode udara dari luar (fresh) akan dipilih secara otomatis dan sistem A/C akan beroperasi sesuai dengan temperatur lingkungan sekitar yang terdeteksi. Tekan tombol defroster kaca depan sekali lagi (lampu indikator mati) untuk menonaktifkan fitur ini. Setiap pengaturan sistem kontrol temperatur akan kembali ke pengaturan sebelumnya sebelum tombol defroster kaca depan dipilih. Ventilasi pada instrument cluster 2C_FrontVent Arah aliran udara dari ventilasi instrument cluster dapat diarahkan ke atas/bawah atau kiri/kanan menggunakan tuas kontrol ventilasi. Lubang ventilasi dapat dibuka atau ditutup secara terpisah dengan menggunakan tuas kontrol ventilasi. 5-58 Kontrol temperatur 2C_AirconTempButton Tekan switch ke atas untuk menaikkan temperatur. Tekan ke bawah untuk menurunkan temperatur. Konversi temperatur (°C ↔ °F) Untuk mengubah satuan temperatur dari °C ke °F atau dari °F ke °C: • Tekan tombol A/C dan tekan tombol MODE dalam waktu 5 detik. • Pilih Settings > General > Units > Temperature unit > °C/°F pada sistem infotainment.

Pendingin udara (A/C)

Halaman 191

Kontrol asupan udara Mode resirkulasi udara WL_RecirculationModeLamp Saat memilih mode resirkulasi udara, udara dari dalam kabin akan dihisap melalui sistem kontrol temperatur. Mode udara dari luar (fresh) Tipe A WL_RecirculationModeLamp_2 Tipe B WL_RecirculationModeLamp_3 Lampu indikator pada tombol akan menyala (tipe A) atau mati (tipe B) saat posisi udara dari luar (fresh) dipilih. Saat memilih mode udara dari luar (fresh), udara dari luar akan masuk ke kabin kendaraan dan dialirkan melalui sistem kontrol temperatur. PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Penggunaan sistem kontrol temperatur secara terus-menerus dalam posisi resirkulasi udara dapat meningkat kelembapan di kabin kendaraan yang dapat menyebabkan kaca depan dan jendela samping berembun serta mengurangi visibilitas. • Jangan tidur di dalam kendaraan dengan mengoperasikan sistem A/C. • Pengoperasian resirkulasi udara secara terus-menerus dapat menyebabkan rasa kantuk atau mengantuk, serta kehilangan kendali kendaraan. Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi udara dari luar (fresh) saat berkendara. Informasi Disarankan mengoperasikan sistem dalam posisi udara dari luar (fresh). Penggunaan sistem kontrol temperatur secara terus-menerus dalam posisi resirkulasi udara (tanpa mengaktifkan A/C) dapat menyebabkan peningkatan kelembapan di dalam kendaraan yang dapat menyebabkan kaca berembun dan mengurangi visibilitas. Selain itu, pengoperasian A/C dalam waktu yang lama dengan posisi resirkulasi udara akan menghasilkan udara yang sangat kering di dalam kabin. 5-59

Perawatan sistem

Halaman 192

Fitur Kenyamanan Kontrol kecepatan kipas 2C_Airconwind Tekan switch ke atas untuk meningkatkan kecepatan kipas dan aliran udara. Tekan ke bawah untuk menurunkannya. Menekan tombol OFF akan mematikan kipas. Informasi Mengoperasikan kecepatan kipas saat tombol Engine Start/Stop berada dalam posisi ON dapat menyebabkan daya baterai habis. Pendingin udara (A/C) 2C_AirconAirconButton Tekan tombol A/C untuk mengaktifkan sistem secara manual (lampu indikator menyala) dan untuk menonaktifkannya. 5-60 Mode OFF 2C_AirconAutoOffButton Tekan tombol OFF untuk menonaktifkan sistem kontrol temperatur. Anda tetap dapat mengoperasikan tombol mode dan tombol asupan udara selama tombol Engine Start/Stop berada dalam posisi ON. Perawatan sistem Filter udara kabin Filter udara kabin terpasang di belakang laci dasbor. Filter ini menyaring debu atau polutan lain yang masuk ke kabin kendaraan melalui sistem A/C. Kami menyarankan agar filter udara kabin diganti oleh dealer resmi HYUNDAI sesuai dengan jadwal perawatan. Jika kendaraan dioperasikan dalam kondisi yang berat seperti jalan berdebu atau kasar dan/atau mengangkut hewan peliharaan atau penumpang yang merokok di dalam kendaraan, maka pemeriksaan dan penggantian filter udara kabin perlu dilakukan lebih sering. Informasi • Gantilah filter sesuai dengan jadwal perawatan. Jika kendaraan dioperasikan dalam kondisi yang berat seperti jalan berdebu atau kasar, pemeriksaan dan penggantian filter udara kontrol temperatur perlu dilakukan lebih sering. • Jika laju aliran udara tiba-tiba menurun, kami merekomendasikan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.

Defrosting dan defogging kaca depan

Halaman 193

Memeriksa jumlah refrigerant A/C Jika jumlah refrigerant terlalu rendah atau terlalu tinggi, performa A/C akan menurun. Kami menyarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Kendaraan yang dilengkapi dengan R-134a ė Untuk mencegah cedera serius, lakukan servis sistem A/C hanya oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi. R-1234yf dioperasikan pada tekanan tinggi. Lakukan pengambilan ulang semua refrigerant dengan peralatan yang sesuai. Melepaskan refrigerant secara langsung ke atmosfer berbahaya bagi individu dan lingkungan. PEMBERITAHUAN Sistem refrigerant hanya boleh diservis oleh teknisi terlatih dan tersertifikasi di area yang memiliki ventilasi yang memadai untuk memastikan pengoperasian yang tepat dan aman. Defrosting dan defogging kaca depan PERINGATAN Jagan menempatkan defrost di level ƛ saat pengoperasian A/C dalam cuaca yang sangat lembap. Permukaan luar kaca depan dapat berembun dan mengurangi visibilitas, sehingga berisiko menyebabkan tabrakan yang mengakibatkan cedera serius atau kematian. Sesuaikan tombol pemilihan mode ke posisi udara level wajah ĭ dan turunkan kecepatan kipas. • Untuk performa defrost yang maksimum, sesuaikan switch kontrol temperatur ke pengaturan temperatur maksimum dan kontrol kecepatan kipas ke level maksimum. • Jika Anda ingin mengarahkan udara hangat ke lantai saat melakukan defrost atau defogging, pilih posisi defrost lantai. • Sebelum berkendara, bersihkan semua salju dan es dari kaca depan, kaca belakang, spion luar, dan semua jendela samping. • Bersihkan seluruh salju dan es dari kap mesin dan saluran masuk udara untuk meningkatkan efisiensi sistem kontrol temperatur dan defroster, serta mengurangi kemungkinan terbentuknya embun pada bagian dalam kaca depan. 5-61

Sistem kontrol temperatur manual (Tipe dial)

Halaman 194

Fitur Kenyamanan Sistem kontrol temperatur manual (Tipe dial) Untuk menghilangkan embun di bagian dalam kaca depan 2C_InsideDefogProcedure_1 (1) Pilih kecepatan kipas apa pun. (2) Pilih temperatur yang diinginkan. (3) Tekan tombol defroster kaca depan. (4) Mode udara dari luar (fresh) akan dipilih secara otomatis. Sistem A/C akan diaktifkan secara otomatis jika mode berada pada posisi defrost. Jika sistem A/C dan mode udara dari luar (fresh) tidak dipilih secara otomatis, tekan tombol yang sesuai. 5-62 Untuk menghilangkan embun di bagian luar kaca depan 2C_OutsideDefrostProcedure_1 (1) Sesuaikan kecepatan kipas ke posisi maksimum (paling kanan). (2) Sesuaikan temperatur ke posisi paling panas (paling kiri). (3) Tekan tombol defroster kaca depan. (4) Mode udara dari luar (fresh) dan A/C akan dipilih secara otomatis.

Sistem kontrol iklim manual (Tipe tombol)

Halaman 195

Sistem kontrol iklim manual (Tipe tombol) Untuk menghilangkan embun di bagian dalam kaca depan 2C_InsideDefogProcedure_2 (1) Pilih kecepatan kipas yang diinginkan. (2) Pilih temperatur yang diinginkan. (3) Tekan tombol defroster (ƛ) (4) A/C akan diaktifkan secara otomatis sesuai dengan temperatur sekitar yang terdeteksi dan mode udara dari luar (fresh) akan dipilih secara otomatis. Jika A/C, mode udara dari luar (fresh), dan kecepatan kipas yang lebih tinggi tidak dipilih secara otomatis, sesuaikan switch yang sesuai. Jika switch defrost ditekan, kecepatan kipas akan meningkat. Untuk menghilangkan embun di bagian luar kaca depan 2C_OutsideDefrostProcedure_2 (1) Sesuaikan kecepatan kipas ke posisi maksimum. (2) Sesuaikan temperatur ke posisi paling panas. (3) Tekan tombol defroster (ƛ) (4) A/C akan diaktifkan secara otomatis sesuai dengan temperatur sekitar yang terdeteksi dan mode udara dari luar (fresh) akan dipilih secara otomatis. Jika switch defrost ditekan, kecepatan kipas yang rendah akan disesuaikan ke kecepatan yang lebih tinggi. 5-63

Sistem kontrol temperatur otomatis

Halaman 196

Fitur Kenyamanan Sistem kontrol temperatur otomatis Untuk menghilangkan embun di bagian dalam kaca depan 2C_InsideDefogProcedure (1) Pilih kecepatan kipas yang diinginkan. (2) Pilih temperatur yang diinginkan. (3) Tekan tombol defroster kaca depan (ƛ) (4) Sistem air conditioning akan menyala sesuai dengan temperatur sekitar yang terdeteksi, mode udara dari luar (fresh), dan kecepatan kipas yang lebih tinggi akan dipilih secara otomatis. Jika sistem A/C, mode udara dari luar (fresh), dan kecepatan kipas yang lebih tinggi tidak dipilih secara otomatis, sesuaikan switch yang sesuai secara manual. Jika menekan switch defrost, kecepatan kipas akan meningkat. 5-64 Untuk menghilangkan embun di bagian luar kaca depan 2C_OutsideDefrostProcedure (1) Sesuaikan kecepatan kipas ke posisi maksimum. (2) Sesuaikan temperatur ke posisi paling panas (HI). (3) Tekan tombol defroster kaca depan (ƛ) (4) Sistem A/C akan beroperasi sesuai dengan temperatur lingkungan sekitar yang terdeteksi dan mode udara dari luar (fresh) akan dipilih secara otomatis. Jika menekan switch defrost, kecepatan kipas yang rendah akan disesuaikan menjadi kecepatan kipas yang tinggi.

Defroster kaca belakang

Halaman 197

Logika defogging Untuk mengurangi kemungkinan terbentuknya embun di bagian dalam kaca depan, kontrol asupan udara atau A/C akan dikontrol secara otomatis berdasarkan kondisi tertentu. Untuk membatalkan atau mengatur ulang logika defogging, lakukan langkah- langkah berikut: 1. Tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi ON. 2. Tekan tombol defroster kaca depan (ƛ). 3. Tekan tombol kontrol asupan udara setidaknya 5 kali dalam waktu 3 detik. Lampu indikator tombol kontrol asupan udara akan berkedip 3 kali untuk menunjukkan bahwa logika defogging telah dinonaktifkan. Ulangi langkah- langkah ini untuk mengaktifkan kembali logika defogging. Jika daya baterai kendaraan habis atau terputus, sistem akan kembali ke status standar logika defogging. jika dilengkapi Defroster kaca belakang PEMBERITAHUAN Jangan pernah menggunakan peralatan tajam atau pembersih kaca yang mengandung bahan abrasif untuk membersihkan kaca agar tidak merusak elemen defroster kaca belakang. Defroster akan memanaskan kaca untuk menghilangkan embun, kabut, atau es tipis dari bagian dalam dan luar kaca belakang saat mesin hidup. • Untuk mengaktifkannya, tekan tombol defroster kaca belakang yang terletak pada panel kontrol tengah. Lampu indikator pada tombol defroster kaca belakang akan menyala saat defroster aktif. Sistem kontrol temperatur manual 2C_RearWindowDefrost_1 Sistem kontrol temperatur otomatis 2C_RearWindowDefrost • Untuk menonaktifkannya, tekan tombol defroster kaca belakang sekali lagi. Informasi • Jika terdapat tumpukan salju tebal pada kaca belakang, bersihkan terlebih dahulu sebelum mengoperasikan defroster kaca belakang. • Defroster kaca belakang akan dinonaktifkan secara otomatis setelah sekitar 20 menit atau saat tombol Engine Start/Stop berada dalam posisi OFF. 5-65

Auto dehumidify

Halaman 198

Fitur Kenyamanan Sistem kontrol A/C belakang jika dilengkapi Ventilasi A/C belakang terletak di bagian atap di atas kursi baris ke-2. 2C_RearAirconditioningControl Pengoperasian sistem • Sistem A/C belakang dapat dioperasikan saat A/C depan beroperasi. • Temperatur disesuaikan sama seperti pada sistem A/C depan. • Putar knob kontrol kecepatan kipas ke kanan untuk meningkatkan kecepatan kipas dan aliran udara. • Putar knob ke kiri untuk menurunkan kecepatan kipas dan aliran udara, atau menonaktifkannya. 5-66 Fitur tambahan sistem kontrol temperatur jika dilengkapi Auto dehumidify Untuk meningkatkan kualitas udara di kabin dan mengurangi pengembunan pada kaca depan, mode resirkulasi udara akan dinonaktifkan secara otomatis setelah sekitar 5 hingga 30 menit, tergantung pada temperatur luar, dan asupan udara akan beralih ke mode udara dari luar (fresh). Mengaktifkan atau menonaktifkan Auto dehumidify Sistem kontrol temperatur Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur Auto dehumidify, pilih mode udara level wajah (ĭ) dan tekan tombol kontrol asupan udara (Ê) setidaknya 5 kali dalam waktu 3 detik. Saat Auto dehumidify diaktifkan, lampu indikator tombol kontrol asupan udara akan berkedip 6 kali. Saat dinonaktifkan, indikator akan berkedip 3 kali. Sistem infotainment Auto dehumidify dapat diaktifkan atau dinonaktifkan dengan memilih Settings > Vehicle > Climate > Automatic ventilation > Auto dehumidify dari sistem infotainment.

Penyimpanan konsol tengah

Halaman 199

Sirkulasi udara saat mengoperasikan washer jika dilengkapi Mode resirkulasi udara akan diaktifkan secara otomatis untuk mengurangi bau cairan washer yang masuk ke dalam kabin saat mengoperasikan washer kaca depan. Ketika mode berubah ke resirkulasi udara, bau tidak sedap mungkin tidak akan masuk ke dalam kabin kendaraan. Mengaktifkan atau menonaktifkan fitur Activation on washer fluid use Sistem kontrol temperatur Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur Activation on washer fluid use, pilih mode udara level lantai (Å) lalu tekan tombol kontrol asupan udara (Ê) sebanyak 5 kali dalam waktu 3 detik. Saat fitur Activation on washer fluid use diaktifkan, indikator tombol kontrol asupan udara akan berkedip 6 kali. Saat dinonaktifkan, indikator akan berkedip 3 kali. Sistem infotainment Fitur Activation on washer fluid use dapat diaktifkan atau dinonaktifkan dengan memilih Settings > Vehicle > Climate > Internal air circulation > Activation on washer fluid use dari sistem infotainment. Kompartemen penyimpanan PERINGATAN Jangan pernah menyimpan korek api, korek gas, atau bahan yang mudah terbakar/meledak lainnya di dalam kendaraan. Benda-benda tersebut dapat terbakar dan/atau meledak jika kendaraan terpapar temperatur panas dalam waktu yang lama. PERINGATAN SELALU pastikan penutup kompartemen penyimpanan tertutup rapat saat berkendara. Barang-barang di dalam kendaraan akan bergerak secepat kendaraan bergerak. Jika Anda harus berhenti mendadak, berbelok tajam, atau terjadi tabrakan, barang-barang tersebut dapat terlontar keluar dari kompartemen dan melukai pengemudi atau penumpang. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kemungkinan pencurian, jangan tinggalkan barang berharga di dalam kompartemen penyimpanan. Penyimpanan konsol tengah 2C_CenterConsoleBox Untuk membuka: Tarik penutup penyimpanan ke atas. 5-67

Tray terbuka pada konsol

Halaman 200

Fitur Kenyamanan Laci dasbor 2C_GloveBox Untuk membuka: Tarik tuas (1). PERINGATAN SELALU tutup pintu laci dasbor setelah digunakan. Pintu laci dasbor yang terbuka dapat menyebabkan cedera serius pada penumpang dalam kasus tabrakan, meskipun penumpang menggunakan sabuk pengaman. Tray terbuka di depan kursi penumpang depan 2C_OpenTray Anda dapat menggunakan ruang ini untuk menyimpan barang-barang kecil, dll. PERINGATAN Jangan meletakkan benda tajam apa pun di dalam tray terbuka. Hal ini dapat menyebabkan cedera serius jika terjadi pengereman mendadak atau tabrakan. 5-68 Tray terbuka pada konsol 2C_ConsoleOpenTray Anda dapat menggunakan ruang ini untuk menyimpan barang-barang kecil, dll. 2C_ConsoleOpenTray_1 Setelah plat dilepas, Anda dapat meletakkannya di bagian atas konsol dan menggunakannya sebagai tray penyimpanan. PERINGATAN • Jangan meletakkan benda tajam apa pun di dalam tray terbuka. Hal ini dapat menyebabkan cedera serius jika terjadi pengereman mendadak atau tabrakan. • Saat menggunakan plat di atas konsol, Anda tidak dapat menggunakan dudukan tempat minum, switch, pengisi daya wireless, dll. Jangan gunakan plat di atas konsol saat berkendara.

Meja lipat belakang

Halaman 201

Fitur interior Dudukan tempat minum Gelas atau minuman ukuran kecil dapat diletakkan di dudukan tempat minum. 2C_CupHolderCenterConsole 2C_CupHolder_2 2C_CupHolder_3 [A] Konsol tengah [B] Kursi baris ke-2 [C] Kursi baris ke-3 Gelas atau kaleng minuman kecil dapat diletakkan di dudukan tempat minum. Tarik sandaran tangan ke bawah untuk menggunakan dudukan tempat minum. PERINGATAN • Hindari akselerasi dan pengereman mendadak saat dudukan tempat minum digunakan untuk mencegah tumpahan minuman. Jika cairan panas yang tumpah, Anda dapat mengalami luka bakar. Luka seperti itu pada pengemudi dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan yang berakibat tabrakan. • Hanya gunakan gelas berbahan lunak di dudukan tempat minum. PEMBERITAHUAN • Jaga agar minuman tetap tertutup rapat saat berkendara untuk mencegah tumpahan. Jika cairan tumpah, bisa masuk ke sistem kelistrikan/elektronik kendaraan dan merusak komponen tersebut. • Saat membersihkan cairan yang tumpah, jangan gunakan udara panas untuk mengeringkan dudukan tempat minum. Hal ini dapat merusak interior. • Jauhkan kaleng atau botol dari sinar matahari langsung dan jangan tinggalkan di dalam kendaraan yang panas. Jika tidak, benda tersebut dapat meledak. jika dilengkapi Meja lipat belakang 2C_BackTable Meja lipat belakang untuk kursi baris ke-2 terletak di belakang sandaran kursi penumpang depan. 5-69

Power outlet

Halaman 202

Fitur Kenyamanan Sunvisor Sisi pengemudi 2C_Sunvisor Sisi penumpang 2C_Sunvisor_1 Untuk menggunakan sunvisor, tarik ke bawah. Untuk menggunakannya untuk menghalangi sinar matahari dari jendela samping, tarik ke belakang, lepaskan dari bracket (1) dan putar ke samping (2) ke arah jendela. Gunakan tempat tiket (jika dilengkapi) untuk menyimpan tiket. Untuk menggunakan cermin rias (3, jika dilengkapi), tarik sunvisor ke bawah (untuk sisi penumpang). PERINGATAN Jangan sampai menghalangi pandangan Anda pada jalan saat menggunakan sunvisor. 5-70 jika dilengkapi Power outlet Depan 2C_PowerOutlet Belakang 2C_PowerOutlet_1 Power outlet dirancang untuk menyediakan daya untuk ponsel atau perangkat lain yang dirancang untuk digunakan dengan sistem kelistrikan kendaraan. Perangkat tersebut sebaiknya tidak melebihi daya 180 W saat mesin hidup. PERINGATAN Jangan sampai tersengat listrik. Jangan masukkan jari atau benda asing (seperti peniti, dll.) ke dalam power outlet atau menyentuhnya dengan tangan yang basah.

Pengisi daya USB

Halaman 203

PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada power outlet: • Gunakan power outlet hanya saat mesin hidup dan cabut steker aksesori setelah digunakan. Menggunakan power outlet dalam waktu yang lama saat mesin mati dapat menyebabkan daya baterai habis. • Hanya gunakan aksesori listrik 12 V yang memiliki kapasitas kurang dari 180 W. • Sesuaikan A/C atau pemanas ke level minimum saat menggunakan power outlet. • Tutup penutup outlet saat tidak digunakan. • Beberapa perangkat elektronik mungkin menyebabkan interferensi saat dicolokkan ke power outlet kendaraan. • Dorong steker sepenuhnya masuk. Steker yang tidak tertancap sempurna dapat menghasilkan panas berlebih dan menyebabkan sekring putus. • Hubungkan hanya perangkat yang dilengkapi dengan perlindungan arus balik. Arus dari baterai perangkat tanpa perlindungan dapat menyebabkan sistem kelistrikan atau elektronik kendaraan mengalami malfungsi. Pengisi daya USB Pengisi daya USB dirancang untuk mengisi ulang daya baterai perangkat elektronik berukuran kecil dengan menggunakan kabel USB. Depan 2C_USBChargeOutlet_4 Belakang 2C_USBChargeOutlet_2 Pengisi daya USB dapat digunakan untuk mengisi daya baterai perangkat elektronik berukuran kecil dengan menggunakan kabel USB. Perangkat elektronik dapat diisi dayanya saat mesin hidup. 5-71

Sistem pengisian daya wireless untuk smartphone

Halaman 204

Fitur Kenyamanan PEMBERITAHUAN • Gunakan pengisi daya USB saat mesin hidup. Penggunaan pengisi daya USB dalam waktu lama dengan tombol Engine Start/Stop dalam posisi ON (mesin mati) dapat menyebabkan daya baterai habis. • Untuk mencegah kerusakan pada pengisi daya USB: - Jangan masukkan benda asing atau menumpahkan cairan ke dalam soket. Terminal pengisian daya USB dapat rusak. - Jangan gunakan perangkat dengan arus melebihi 3.000 mA (3.0 A). • Saat mengisi daya perangkat elektronik menggunakan adaptor konverter USB (tipe C ke A), gunakan adaptor asli yang ditentukan untuk kendaraan Anda. Adaptor umum yang banyak digunakan tidak dilengkapi dengan perlindungan arus berlebihan atau kestabilan sistem. Penggunaan kabel yang tidak sesuai spesifikasi dapat merusak pengisi daya USB kendaraan atau perangkat yang terhubung. Kami merekomendasikan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk informasi lebih jelasnya mengenai aksesori kendaraan HYUNDAI. • Penggunaan suku cadang yang tidak resmi dapat merusak port USB dan sistem infotainment. Kerusakan tersebut tidak ditanggung oleh garansi kendaraan Anda. 5-72 Informasi • Status pengisian daya baterai dapat dipantau pada perangkat elektronik. • Cabut kabel USB dari port USB setelah digunakan. • Smartphone atau tablet PC dapat menjadi hangat selama proses pengisian daya. Hal ini bukan merupakan malfungsi pada sistem pengisian daya. • Smartphone atau tablet PC yang tidak menggunakan kabel USB untuk mengisi daya harus diisi menggunakan pengisi daya bawaannya. • Jangan mencoba menggunakan terminal pengisian daya untuk menghidupkan audio atau memutar media pada sistem infotainment. • Pengisian daya mungkin tidak dapat dilakukan saat menggunakan konverter tipe C ke A yang dijual oleh produsen ponsel atau yang tersedia secara komersial. Sistem pengisian daya wireless untuk smartphone jika dilengkapi 2C_WirelessSmartPhoneChargingSystem

Sistem pengisian daya wireless untuk smartphone

Halaman 205

Mengisi daya smartphone Anda Sistem pengisian daya wireless hanya dapat digunakan untuk smartphone yang mendukung teknologi Qi (þ). Kunjungi situs resmi produsen smartphone Anda untuk memeriksa apakah smartphone Anda mendukung teknologi Qi. Proses pengisian daya wireless akan dimulai ketika Anda meletakkan smartphone yang mendukung Qi di atas pad pengisi daya wireless dengan layar menghadap ke atas. 1. Pengisi daya wireless dapat digunakan saat semua pintu tertutup dan tombol Engine Start/Stop dalam posisi ON atau START. 2. Aktifkan fitur pengisian daya wireless dari menu Settings pada sistem infotainment. • Pilih: Settings > Vehicle > Convenience > Wireless charging system for mobile devices 3. Letakkan smartphone di tengah pad pengisian daya wireless. Indikator akan ditampilkan pada layar AVN saat smartphone sedang mengisi daya. Informasi • Keluarkan benda lain, termasuk smart key dari pad pengisi daya wireless. • Untuk smartphone tipe lipat, saat menggunakan pengisian daya wireless, letakkan smartphone dalam posisi terlipat dengan bagian belakang perangkat menghadap ke tengah unit pengisi daya wireless. Jika smartphone Anda tidak mengisi daya: • Geser posisi smartphone di atas pad pengisian daya. Sistem akan memberikan peringatan berupa pesan pada layar instrument cluster jika smartphone masih berada di atas pad pengisian daya wireless setelah kendaraan dimatikan dan pintu depan dibuka. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah cairan merusak sistem pengisian daya wireless di kendaraan Anda, pastikan tidak menumpahkan cairan saat melakukan pengisian daya. PEMBERITAHUAN • Sistem pengisian daya wireless mungkin tidak mendukung smartphone tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi Qi (þ). • Saat meletakkan smartphone di atas pad pengisi daya, posisikan perangkat di tengah untuk performa pengisian yang optimal. Jika smartphone terlalu ke sisi, kecepatan pengisian daya dapat berkurang atau perangkat akan menjadi lebih panas. • Pengisian daya wireless dapat dihentikan untuk sementara saat mengoperasikan smart key, seperti saat menghidupkan kendaraan atau mengunci/membuka kunci pintu. • Pada beberapa smartphone, indikator pengisian daya mungkin tidak akan berubah menjadi hijau saat baterai perangkat sudah terisi penuh. • Proses pengisian daya wireless dapat dihentikan untuk sementara jika temperatur dalam sistem pengisi daya wireless meningkat secara tidak normal. Pengisian daya tidak akan dimulai kembali hingga temperatur menurun. • Pengisian daya wireless dapat dihentikan untuk sementara jika ada benda logam seperti koin di antara sistem pengisi daya dan smartphone. 5-73

Jam

Halaman 206

Fitur Kenyamanan • Untuk beberapa smartphone dari produsen tertentu, sistem mungkin tidak akan memberikan peringatan meskipun smartphone dibiarkan di atas pad pengisi daya. Hal ini merupakan karakteristik perangkat, bukan malfungsi pada sistem pengisian daya. • Jika menggunakan aplikasi smartphone seperti Android Auto saat mengisi daya, proses pengisian dapat tertunda atau terganggu karena panas berlebih pada smartphone. Masalah ini bukan berasal dari sistem pengisian wireless, melainkan dari proses pemanasan internal smartphone. Sebaiknya lepaskan smartphone dari pad. • Untuk smartphone tipe lipat, letakkan dalam posisi terlipat dengan bagian belakang perangkat menghadap ke tengah unit pengisi daya. • Jika smartphone memiliki casing tebal, pengisian daya mungkin tidak dilakukan. • Beberapa benda magnetik seperti kartu kredit, kartu telepon, atau tiket transportasi dapat rusak jika diletakkan bersama smartphone selama pengisian daya. • Jika smartphone tidak sepenuhnya menempel pada pad, pengisian daya wireless mungkin tidak akan berfungsi dengan normal. • Jika tombol Engine Start/Stop berada pada posisi OFF, maka proses pengisian daya juga akan berhenti. • Saat ada smartphone yang tidak mendukung pengisian wireless atau benda logam berada di atas pad, mungkin akan terdengar suara kecil. Suara tersebut adalah bagian dari proses pengecekan kompatibilitas dan tidak memengaruhi kendaraan atau smartphone. • Wajar jika smartphone menjadi hangat saat diisi daya pada kendaraan. 5-74 • Penggunaan Android Auto atau Apple CarPlay dapat menyebabkan smartphone lebih cepat panas dan proses pengisian daya menjadi lebih lambat. • Beberapa smartphone mungkin tidak dapat diisi daya tergantung struktur internalnya. Jika hal ini terjadi, coba geser smartphone ke sisi kiri atau kanan pad. Untuk smartphone lipat dengan magnet di dalamnya, coba dekatkan ke sisi kiri pad untuk pengisian daya. PEMBERITAHUAN Beberapa benda magnetik seperti kartu kredit, kartu telepon, atau tiket kereta dapat rusak jika diletakkan bersama smartphone selama proses pengisian daya. Jam Jam dapat diatur melalui sistem infotainment. PERINGATAN Jangan mencoba menyesuaikan jam saat berkendara.

Fitur kompartemen bagasi

Halaman 207

jika dilengkapi Jangkar karpet lantai SELALU gunakan jangkar karpet lantai untuk menahan karpet lantai depan pada kendaraan. Jangkar karpet lantai depan berfungsi untuk mencegah karpet bergeser ke depan. PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian akibat karpet yang mengganggu pedal rem atau gas: • Lepas film pelindung pada karpet sebelum memasang karpet lantai. • Pastikan karpet terpasang dengan kuat pada jangkar sebelum berkendara. • Jangan gunakan karpet yang tidak dapat terpasang dengan kuat pada jangkar kendaraan. • Jangan menumpuk dua karpet (misalnya, karpet karet di atas karpet berbahan tekstil). Hanya satu karpet yang diperbolehkan dipasang pada setiap posisi. PERINGATAN Untuk menghindari gangguan pada pengoperasian pedal, HYUNDAI merekomendasikan penggunaan karpet asli HYUNDAI yang dirancang khusus untuk kendaraan Anda. jika dilengkapi Fitur kompartemen bagasi Lantai bagasi 2C_LuggageBoard Gunakan lantai bagasi untuk menyimpan barang-barang yang disimpan di dalam tray bagasi dan untuk meratakan lantai kompartemen bagasi. Tray bagasi 2C_LuggageTray Tray bagasi memungkinkan penyimpanan barang lebih tertata dan rapi. 5-75

Rak atap

Halaman 208

Fitur Kenyamanan Fitur eksterior jika dilengkapi Rak atap Tipe A 2C_RoofRack_1 Jangan memuat barang di atas atap. Rak atap tidak dirancang untuk membawa barang, melainkan hanya untuk keperluan estetika. Tipe B 2C_RoofRack Anda dapat menambahkan crossbars rak atap sebagai aksesori (tidak ditampilkan pada ilustrasi). PERINGATAN • Memuat muatan atau barang bawaan yang melebihi batas berat yang ditentukan pada rak atap dapat merusak kendaraan Anda. RAK ATAP 75 kg SECARA MERATA 5-76 • Hindari akselerasi mendadak, pengereman mendadak, berbelok dengan tajam, manuver mendadak, atau kecepatan tinggi yang dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan yang dapat mengakibatkan tabrakan atau kendaraan terguling. Titik pusat gravitasi kendaraan akan menjadi lebih tinggi ketika barang dimuat di atas rak atap. • Selalu berkendara secara perlahan dan berbelok dengan hati-hati saat membawa barang di rak atap. Hembusan angin kencang yang disebabkan oleh kendaraan yang melintas atau faktor alam dapat menyebabkan tekanan angin ke atas secara tiba-tiba pada barang yang dimuat di atas rak atap. Hal ini sangat berisiko saat membawa barang yang besar dan datar seperti panel kayu atau kasur. Barang tersebut dapat terlepas dari rak atap dan menyebabkan kerusakan pada kendaraan Anda atau kendaraan lain di sekitarnya. • Untuk mencegah kerusakan atau kehilangan muatan selama berkendara, periksa secara rutin sebelum dan saat berkendara untuk memastikan bahwa barang-barang di rak atap terikat dengan aman PERHATIAN • Selalu lakukan tindakan pencegahan agar muatan tidak merusak atap kendaraan. • Saat membawa muatan yang berukuran besar di rak atap, pastikan barang tidak melebihi panjang atau lebar keseluruhan atap. • Saat membawa muatan di rak atap, lakukan tindakan pencegahan yang diperlukan agar muatan tidak merusak atap kendaraan.

Antena

Halaman 209

Sistem infotainment PEMBERITAHUAN • Jangan memasang headlamp HID aftermarket. Perangkat audio dan elektronik kendaraan Anda mungkin tidak akan berfungsi dengan normal. • Hindari kontak bahan kimia seperti parfum, minyak kosmetik, tabir surya, pembersih tangan, dan pengharum ruangan dengan bagian interior karena dapat menyebabkan kerusakan atau perubahan warna. jika dilengkapi Port USB Informasi Saat menggunakan perangkat audio portabel yang terhubung ke power outlet, mungkin akan terdengar suara bising saat pemutaran. Jika hal ini terjadi, gunakan power supply dari perangkat audio portabel itu sendiri. jika dilengkapi Antena Antena shark fin (sirip hiu) 2C_SharkAntenna Antena atap akan mengirim dan menerima sinyal wireless seperti AM/FM, GNSS, dll. Tipe sinyal yang dapat dikirim dan diterima oleh antena bervariasi tergantung pada opsi kendaraan. PEMBERITAHUAN • Sebelum memasuki area dengan batas ketinggian yang rendah, pastikan antena dilepas. • Pastikan untuk melepas antena sebelum mencuci kendaraan di tempat cuci mobil otomatis, karena dapat merusak antena. • Saat memasang kembali antena, pastikan antena dikencangkan sepenuhnya dan diarahkan tegak lurus untuk memastikan penerimaan sinyal yang baik. Namun, antena dapat dilepas saat kendaraan diparkir. PEMBERITAHUAN Pemasangan antena aftermarket dapat menyebabkan kebocoran air, suara angin, getaran, dan gangguan pada sistem radio. Kami menyarankan untuk menggunakan antena yang tersedia di dealer resmi HYUNDAI. 5-77

Remote control pada roda kemudi

Halaman 210

Fitur Kenyamanan Informasi Beberapa model tidak dilengkapi dengan sistem audio (tertutup penutup plastik), dan tidak memiliki kabel utama radio. Oleh karena itu, jika Anda ingin memasang audio aftermarket atau audio OEM untuk menerima siaran radio, kami sarankan menggunakan kabel feeder yang tersedia di dealer resmi HYUNDAI. Remote control pada roda kemudi 2C_SteeringWheelRemoteControl PEMBERITAHUAN Jangan mengoperasikan beberapa tombol remote control audio secara bersamaan. VOLUME (+ / -) Tekan tuas ke atas atau ke bawah untuk menyesuaikan volume. 5-78 SEEK/PRESET (ñ / ò) Jika switch SEEK/PRESET ditekan ke atas atau ke bawah dan ditahan selama 0,8 detik atau lebih, maka akan berfungsi sebagai berikut: • Mode RADIO Berfungsi sebagai tombol AUTO SEEK. Akan mencari sinyal hingga tombol dilepas. • Mode MEDIA Berfungsi sebagai tombol FF/RW. Jika switch SEEK/PRESET ditekan ke atas atau ke bawah sebentar: • Mode RADIO Berfungsi sebagai tombol naik/turun PRESET STATION. • Mode MEDIA Berfungsi sebagai tombol naik/turun TRACK. MODE Tekan tombol MODE untuk berpindah antar mode Radio. MUTE (é) Tekan tuas VOLUME untuk menonaktifkan atau mengaktifkan suara. jika dilengkapi CUSTOM (ë) Tekan tombol CUSTOM untuk mengatur fitur yang sering digunakan.

Teknologi wireless Bluetooth®

Halaman 211

jika dilengkapi Sistem infotainment 2C_AVNOverview Untuk informasi lebih jelasnya, silakan lihat buku manual sistem infotainment yang disediakan secara terpisah. Voice recognition (pengenalan suara) 2C_SteeringWheelVoiceRecognitionButton Informasi tambahan tersedia di manual Infotainment yang disediakan. Teknologi wireless Bluetooth® Roda kemudi 2C_SteeringWheelCallButton Lampu baca OSU2ID051027 (1) Tombol untuk Membuat/Menerima/ Mengakhiri Panggilan (2) Mikrofon (kanan): Display audio (3) Mikrofon (kiri/kanan): AVN Untuk informasi lebih jelasnya, lihat buku Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan Referensi Cepat yang disediakan secara terpisah. PERHATIAN Untuk mencegah gangguan saat mengemudi, minimalkan penggunaan fitur ini saat mengemudikan kendaraan. Adanya gangguan dapat menyebabkan kecelakaan yang mengakibatkan cedera serius atau kematian. 5-79

Cara kerja radio kendaraan

Halaman 212

Fitur Kenyamanan jika dilengkapi Cara kerja radio kendaraan OJF045308L Sinyal radio AM dan FM disiarkan dari menara pemancar di sekitar kota Anda. Sinyal ini diterima oleh antena radio kendaraan dan kemudian diproses oleh sistem radio dan dikirim ke speaker kendaraan Anda. Ketika sinyal radio yang kuat diterima oleh kendaraan, rekayasa presisi dari sistem audio Anda akan memastikan kualitas suara terbaik. Namun, dalam beberapa kondisi, sinyal yang diterima mungkin tidak kuat atau jernih. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor seperti jarak dari stasiun radio, kedekatan dengan stasiun lain dengan sinyal yang kuat, atau keberadaan bangunan, jembatan, atau penghalang besar lainnya di area sekitar. 5-80 Penerimaan AM OJF045309L Siaran AM dapat diterima pada jarak yang lebih jauh dibandingkan siaran FM. Hal ini disebabkan gelombang radio AM dikirim pada frekuensi rendah. Gelombang frekuensi rendah ini dapat mengikuti lengkungan bumi, bukan bergerak lurus ke atmosfer. Selain itu, gelombang ini dapat membelok di sekitar penghalang sehingga memberikan jangkauan sinyal yang lebih baik.

Cara kerja radio kendaraan

Halaman 213

Stasiun radio FM OJF045310L Siaran FM ditransmisikan pada frekuensi tinggi dan tidak dapat membelok mengikuti permukaan bumi. Karena itu, sinyal FM umumnya akan mulai melemah pada jarak yang relatif pendek dari stasiun pemancar. Sinyal FM juga mudah terpengaruh oleh bangunan, pegunungan, atau penghalang lainnya. Masalah ini dapat menyebabkan kondisi pendengaran tertentu yang mungkin akan membuat Anda mengira terjadi masalah pada radio Anda. Kondisi berikut merupakan hal yang normal dan bukan merupakan kerusakan pada radio: JBM004 • Memudar – Saat kendaraan menjauh dari stasiun radio, sinyal akan melemah dan suara akan mulai memudar. Jika hal ini terjadi, kami sarankan memilih stasiun lain dengan sinyal yang lebih kuat. • Suara berdesis atau bergetar – Sinyal FM yang lemah atau penghalang besar antara pemancar dan radio dapat mengganggu sinyal dan menyebabkan gangguan suara. Menurunkan level treble dapat mengurangi efek ini sampai gangguan hilang. OJF0 45311L • Perpindahan stasiun otomatis – Saat sinyal FM melemah, sinyal lain yang lebih kuat dengan frekuensi serupa dapat mulai terdengar. Hal ini karena radio Anda dirancang untuk mengunci sinyal yang paling jernih. Jika hal ini terjadi, pilih stasiun lain dengan sinyal yang lebih kuat. • Pengurangan gangguan pantulan sinyal – Sinyal radio yang diterima dari beberapa arah dapat menyebabkan distorsi atau suara bergetar. Hal ini dapat disebabkan oleh sinyal langsung dan pantulan dari stasiun yang sama, atau sinyal dari dua stasiun dengan frekuensi yang hampir sama. Jika terjadi, pilih stasiun lain hingga kondisi membaik. 5-81

Cara kerja radio kendaraan

Halaman 214

Fitur Kenyamanan Menggunakan ponsel atau radio dua arah Saat ponsel digunakan di dalam kendaraan, suara dari sistem audio mungkin akan terganggu. Hal ini bukan menunjukan peralatan audio Anda rusak. Dalam kasus seperti ini, gunakan ponsel di tempat yang sejauh mungkin dari peralatan audio. PERINGATAN Jangan gunakan ponsel saat mengemudi. Berhentilah di tempat yang aman untuk menggunakan ponsel. PEMBERITAHUAN Saat mengoperasikan sistem komunikasi seperti ponsel atau radio di dalam kendaraan, harus menggunakan antena eksternal yang terpisah. Jika hanya menggunakan antena internal, dapat mengganggu sistem kelistrikan kendaraan dan memengaruhi keselamatan pengoperasian kendaraan. iPod® iPod® adalah merek dagang terdaftar milik Apple Inc. Teknologi Wireless Bluetooth® Merek kata dan logo Bluetooth® adalah merek dagang terdaftar milik Bluetooth SIG, Inc., dan setiap penggunaan oleh HYUNDAI berada di bawah lisensi. Merek dagang dan nama dagang lainnya adalah milik pemiliknya masing-masing. Ponsel yang mendukung Teknologi Wireless Bluetooth® diperlukan untuk menggunakan fitur ini. 2C_Bluetooth_Logo_Black 2C_Bluetooth_Logo_Black 5-82

6. Mengemudikan Kendaraan Anda

Halaman 215

6. Mengemudikan Kendaraan Anda Sebelum berkendara .......................................................................................................6-3 Sebelum masuk ke dalam kendaraan ........................................................................6-4 Sebelum menghidupkan mesin..................................................................................6-4 Switch IGN........................................................................................................................6-5 Kunci switch IGN..........................................................................................................6-5 Tombol Engine Start/Stop...........................................................................................6-8 Remote Start (jika dilengkapi) ...................................................................................6-13 Transmisi manual ...........................................................................................................6-14 Pengoperasian transmisi manual ..............................................................................6-14 Intelligent Variable Transmission..................................................................................6-16 Perpindahan gear tipe tuas.......................................................................................6-17 Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial.............................................................6-19 Parkir...........................................................................................................................6-26 Praktik mengemudi yang baik ..................................................................................6-26 Sistem pengereman ......................................................................................................6-28 Power-assist brakes...................................................................................................6-28 Indikator keausan rem cakram ................................................................................6-29 Rem tromol belakang................................................................................................6-29 Rem parkir (tipe tuas tangan)....................................................................................6-29 Electronic Parking Brake (EPB)..................................................................................6-31 Auto hold ....................................................................................................................6-33 Anti-Lock Braking System (ABS)...............................................................................6-35 Electronic Stability Control (ESC) .............................................................................6-37 Vehicle Stability Management (VSM).......................................................................6-39 Hill-Start Assist Control (HAC)..................................................................................6-40 Emergency Stop Signal (ESS) ...................................................................................6-40 Brake Assist System (BAS) ........................................................................................6-40 Praktik pengereman yang baik ..................................................................................6-41 Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive.................................................6-42 Memilih mode drive ...................................................................................................6-42 Mode drive .................................................................................................................6-42 6

6. Mengemudikan Kendaraan Anda

Halaman 216

Kondisi berkendara khusus.........................................................................................6-45 Kondisi berkendara yang berbahaya........................................................................6-45 Menggoyangkan kendaraan....................................................................................6-45 Menikung dengan halus............................................................................................6-46 Berkendara pada malam hari ....................................................................................6-46 Berkendara saat hujan...............................................................................................6-46 Berkendara di area banjir ........................................................................................6-46 Berkendara di jalan tol...............................................................................................6-47 Berkendara saat musim dingin....................................................................................6-48 Kondisi salju atau es..................................................................................................6-48 Tindakan pencegahan saat musim dingin ..............................................................6-49 Bobot kendaraan .........................................................................................................6-50 Kelebihan beban muatan ............................................................................................6-51 6

Sebelum berkendara

Halaman 217

Sebelum berkendara PERINGATAN Gas karbon monoksida (CO) bersifat beracun. Menghirup CO dapat menyebabkan kehilangan kesadaran dan kematian. Gas buang mesin mengandung karbon monoksida yang tidak dapat dilihat maupun dicium. Jangan menghirup gas buang mesin. Jika Anda mencium bau gas buang di dalam kendaraan kapan saja, segera buka jendela. Paparan CO dapat menyebabkan kehilangan kesadaran dan kematian akibat sesak napas. Pastikan sistem exhaust tidak bocor. Pastikan untuk memeriksa sistem exhaust setiap kali kendaraan diangkat untuk mengganti oli atau untuk keperluan lainnya. Jika Anda mendengar perubahan suara pada sistem exhaust atau melindas sesuatu yang menghantam bagian bawah kendaraan, kami menyarankan agar sistem exhaust diperiksa sesegera mungkin oleh dealer resmi HYUNDAI. Jangan menghidupkan mesin di area tertutup. Membiarkan mesin hidup dalam garasi, bahkan dengan pintu garasi terbuka, merupakan kebiasaan berbahaya. Hidupkan mesin hanya sebentar untuk menghidupkan dan mengeluarkan kendaraan dari garasi. Hindari membiarkan mesin hidup dalam waktu yang lama dengan penumpang yang berada di dalam kendaraan. Jika diperlukan untuk membiarkan mesin hidup dalam waktu yang lama dengan penumpang yang berada di dalam kendaraan, pastikan hanya dilakukan di area terbuka dengan kontrol asupan udara diatur ke “Fresh” dan kontrol kipas diatur ke kecepatan tinggi sehingga udara segar masuk ke dalam kabin. Pastikan ventilasi udara tidak tersumbat. Untuk memastikan pengoperasian sistem ventilasi beroperasi dengan baik, jaga agar ventilasi saluran masuk udara yang terletak di depan kaca depan bebas dari salju, es, daun, atau penghalang lainnya. Jika Anda harus mengemudi dengan pintu bagasi yang terbuka: Tutup semua jendela. Buka ventilasi udara pada instrument cluster. Sesuaikan kontrol asupan udara ke posisi “Fresh”, kontrol aliran udara ke level “Lantai” atau “Wajah”, dan kontrol kipas ke kecepatan tinggi. 6-3

Sebelum menghidupkan mesin

Halaman 218

Mengemudikan Kendaraan Anda Sebelum masuk ke dalam kendaraan • Pastikan semua jendela, spion luar, dan lampu luar bersih dan tidak terhalang. • Bersihkan embun yang membeku, salju, atau es. • Periksa kondisi ban secara visual untuk keausan yang tidak merata dan kerusakan. • Periksa bagian bawah kendaraan apakah ada tanda-tanda kebocoran. • Pastikan tidak ada penghalang di belakang kendaraan Anda jika akan memundurkan kendaraan. Sebelum menghidupkan mesin Pastikan kap mesin, pintu bagasi, dan semua pintu tertutup rapat dan terkunci. Sesuaikan posisi kursi dan roda kemudi. Sesuaikan spion dalam dan luar. Pastikan semua lampu berfungsi. Kenakan sabuk pengaman Anda. Periksa semua penumpang telah mengenakan sabuk pengaman. Periksa lampu peringatan dan indikator pada instrument cluster serta tampilan pesan pada layar instrument cluster saat tombol Engine Start/Stop dalam posisi ON. Pastikan semua barang bawaan Anda tersimpan dengan benar atau diamankan dengan aman. Untuk mengurangi risiko CEDERA SERIUS atau KEMATIAN, lakukan tindakan pencegahan berikut: SELALU kenakan sabuk pengaman Anda. Semua penumpang harus mengenakan sabuk pengaman secara benar setiap kali kendaraan berjalan. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sabuk pengaman” di Bab 3. 6-4 Selalu berkendara dengan defensif. Jangan berasumsi bahwa pengemudi lain melihat kendaraan Anda. Mereka mungkin tidak bertindak sebagaimana yang Anda harapkan. Bersiaplah untuk bereaksi untuk menghindari kemungkinan terjadinya tabrakan. Rencanakan pergerakan Anda dengan mengantisipasi skenario “terburuk”. Fokuslah pada aktivitas mengemudi. Adanya gangguan pada pengemudi dapat menyebabkan tabrakan. Jaga jarak yang cukup antara kendaraan Anda dan kendaraan di depan. JANGAN PERNAH mengemudi dalam pengaruh alkohol atau di bawah pengaruh obat-obatan. Mengemudi dalam kondisi demikian berbahaya dan dapat mengakibatkan kecelakaan, cedera serius, atau kematian. Mengemudi dalam kondisi mabuk merupakan penyebab utama kematian di jalan raya setiap tahun. Bahkan sedikit alkohol dapat memengaruhi refleks, persepsi, dan penilaian Anda. Satu teguk minuman saja dapat mengurangi kemampuan Anda untuk merespons kondisi yang berubah dan kondisi darurat, serta memperburuk waktu reaksi Anda dengan menambahkan minuman. Mengemudi di bawah pengaruh obat- obatan sama berbahayanya atau bahkan lebih berbahaya daripada mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Anda jauh lebih beresiko mengalami kecelakaan yang serius jika mengemudi setelah minum atau mengonsumsi obat- obatan. Jangan pernah mengemudi dalam kondisi tersebut. Jangan pula berkendara dengan pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan. Pilihlah pengemudi yang dalam kondisi baik atau hubungi taksi.

Kunci switch IGN

Halaman 219

Switch IGN PERINGATAN Untuk mengurangi risiko CEDERA SERIUS atau KEMATIAN, lakukan tindakan pencegahan berikut: • JANGAN PERNAH mengizinkan anak- anak atau siapa pun yang tidak familiar dengan kendaraan menyentuh switch IGN atau komponen terkait. Gerakan kendaraan yang tidak terduga dan mendadak dapat terjadi. • JANGAN PERNAH menjangkau melalui roda kemudi untuk menyentuh switch IGN atau kontrol lainnya saat kendaraan sedang bergerak. Tangan atau lengan Anda di area ini dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan yang berakibat kecelakaan. jika dilengkapi Kunci switch IGN 2C_KeyIgnitionSwitch PERINGATAN • JANGAN PERNAH memutar kunci switch IGN ke posisi LOCK atau ACC saat kendaraan sedang bergerak, kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini akan mematikan mesin dan menyebabkan hilangnya bantuan tenaga untuk sistem roda kemudi dan pengereman. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kontrol arah dan fungsi pengereman, yang dapat mengakibatkan kecelakaan. • Sebelum meninggalkan kursi pengemudi, selalu pastikan tuas transmisi berada di gear 1 (untuk transmisi manual) atau P (Parkir, untuk Intelligent Variable Transmission), terapkan rem parkir, dan putar kunci switch IGN ke posisi LOCK. Gerakan kendaraan yang tidak terduga dapat terjadi jika tindakan pencegahan ini tidak dilakukan. PEMBERITAHUAN Jangan pernah menggunakan penutup lubang kunci aftermarket. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan saat menghidupkan mesin karena kegagalan komunikasi. 6-5

Kunci switch IGN

Halaman 220

Mengemudikan Kendaraan Anda Posisi kunci pada switch IGN Posisi Switch Tindakan Keterangan Kunci switch IGN dapat dicabut pada posisi LOCK. Roda kemudi akan terkunci untuk mencegah pencurian kendaraan (jika dilengkapi). LOCK Beberapa aksesoris elektrik dapat digunakan. Roda kemudi tidak terkunci. ACC Posisi ini adalah posisi kunci normal ketika mesin telah hidup. Semua fitur dan aksesoris dapat digunakan. Lampu peringatan dapat dicek saat Anda memutar switch IGN dari posisi ACC ke ON. ON Untuk menghidupkan mesin, putar kunci switch IGN ke posisi START. Switch akan kembali ke posisi ON saat kunci dilepaskan. START 6-6 Jika Anda mengalami kesulitan memutar switch IGN ke posisi ACC, putar kunci sambil memutar roda kemudi ke kanan dan kiri untuk melepaskan kunci. Jangan biarkan switch IGN dalam posisi ON saat mesin mati untuk mencegah daya baterai habis. Mesin akan berputar hingga Anda melepaskan kunci.

Kunci switch IGN

Halaman 221

Menghidupkan mesin PERINGATAN • Selalu kenakan sepatu yang sesuai saat mengoperasikan kendaraan Anda. Sepatu yang tidak sesuai, seperti sepatu hak tinggi, sepatu ski, sandal, sandal jepit, dll., dapat mengganggu kemampuan Anda dalam mengoperasikan pedal rem dan gas. • Jangan menghidupkan kendaraan dengan menekan pedal gas. Kendaraan dapat bergerak dan menyebabkan kecelakaan. • Tunggu hingga putaran mesin (RPM) normal. Kendaraan dapat tiba-tiba bergerak jika pedal rem dilepas saat RPM masih tinggi. Menghidupkan mesin bensin Kendaraan dengan transmisi manual: 1. Pastikan menerapkan rem parkir. 2. Pastikan tuas transmisi di posisi N (Netral). 3. Tekan pedal kopling dan rem. 4. Putar kunci switch IGN ke posisi START. Tahan kunci (maksimum 10 detik) hingga mesin hidup lalu lepaskan. Informasi Tekan pedal rem dan pedal kopling hingga mesin hidup. Kendaraan dengan Intelligent Variable Transmission: 1. Pastikan menerapkan rem parkir. 2. Pastikan tuas transmisi di posisi P (Parkir). 3. Tekan pedal rem. 4. Putar kunci switch IGN ke posisi START. Tahan kunci (maksimum 10 detik) hingga mesin hidup lalu lepaskan. Informasi • Jangan menunggu mesin menghangat saat kendaraan dalam kondisi diam. Mulailah berkendara dengan kecepatan mesin sedang. (Hindari akselerasi atau deselerasi secara mendadak.) • Selalu mulai menghidupkan kendaraan dengan kaki menekan pedal rem. Jangan menekan pedal gas saat menghidupkan mesin. Jangan memacu mesin saat menghangatkan mesin. Menghidupkan dan mematikan mesin pada kendaraan yang dilengkapi dengan intercooler turbocharger 1. Jangan memacu mesin atau mulai melaju setelah mesin dihidupkan. Jika mesin masih dingin, biarkan idle selama beberapa detik sebelum pelumasan cukup pada unit turbocharger. 2. Setelah mengemudi dengan kecepatan tinggi atau dalam waktu yang lama yang memerlukan beban mesin yang berat, biarkan mesin idle selama sekitar satu menit sebelum mematikan mesin. Waktu idle ini akan memungkinkan turbocharger untuk mendingin mesin sebelum mesin dimatikan. PEMBERITAHUAN Jangan mematikan mesin segera setelah digunakan dalam beban mesin yang berat. Tindakan ini dapat menyebabkan kerusakan mesin atau unit turbocharger yang serius. 6-7

Tombol Engine Start/Stop

Halaman 222

Mengemudikan Kendaraan Anda PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada kendaraan: • Jangan tahan kunci switch IGN pada posisi START lebih dari 10 detik. Tunggu 5 hingga 10 detik sebelum mencobanya lagi. • Jangan putar kunci switch IGN ke posisi START saat mesin sudah hidup. Hal ini dapat merusak starter. • Jika kondisi lalu lintas dan jalan memungkinkan, Anda dapat memindahkan tuas transmisi ke posisi N (Netral) saat kendaraan masih bergerak dan memutar kunci switch IGN ke posisi START untuk mencoba menghidupkan ulang mesin. • Jangan mendorong atau menarik kendaraan untuk menghidupkan mesin. jika dilengkapi Tombol Engine Start/Stop 2C_StartButton_LHD Setiap membuka pintu depan, tombol Engine Start/Stop akan menyala dan akan mati 30 detik setelah pintu ditutup. (jika dilengkapi) 6-8 PERINGATAN Untuk mematikan mesin dalam kondisi darurat: Tekan dan tahan tombol Engine Start/Stop lebih dari 2 detik. Atau tekan dan lepaskan tombol Engine Start/Stop sebanyak 3 kali secara cepat (dalam waktu 3 detik). Jika kendaraan masih bergerak, Anda dapat menghidupkan ulang mesin tanpa menekan pedal rem dengan menekan tombol Engine Start/Stop saat tuas transmisi di posisi N (Netral). PERINGATAN • JANGAN PERNAH menekan tombol Engine Start/Stop saat kendaraan sedang bergerak kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini akan mematikan mesin dan menyebabkan hilangnya bantuan tenaga pada sistem roda kemudi dan rem. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan kendali arah dan fungsi pengereman, yang dapat menyebabkan kecelakaan dan kerusakan yang serius pada Intelligent Variable Transmission. • Sebelum meninggalkan kursi pengemudi, selalu pastikan menempatkan tuas transmisi di posisi P (Parkir), terapkan rem parkir, tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF, dan bawa Smart Key Anda. Gerakan kendaraan yang tidak terduga dapat terjadi jika tindakan ini tidak diikuti.

Tombol Engine Start/Stop

Halaman 223

Posisi tombol Engine Stop/Start • Kendaraan dengan transmisi manual Posisi Tombol Tindakan Keterangan Untuk mematikan mesin, hentikan kendaraan lalu tekan tombol Engine Start/Stop. Roda kemudi akan terkunci untuk melindungi kendaraan dari pencurian (jika dilengkapi). OFF Tekan tombol Engine Start/Stop saat tombol dalam posisi OFF tanpa menekan pedal kopling. Beberapa aksesoris elektrik dapat digunakan. Roda kemudi tidak terkunci. ACC Tekan tombol Engine Start/Stop saat dalam posisi ACC tanpa menekan pedal kopling. Lampu peringatan akan melakukan pemeriksaan sebelum mesin dihidupkan. ON Untuk menghidupkan mesin, tekan pedal kopling dan rem lalu tekan tombol Engine Start/Stop dengan tuas transmisi di posisi N (Netral). START Jika roda kemudi tidak terkunci dengan benar saat Anda membuka pintu pengemudi, akan terdengar bunyi peringatan. Jika Anda membiarkan tombol Engine Start/Stop dalam posisi ACC selama lebih dari satu jam, daya baterai akan dinonaktifkan secara otomatis untuk mencegah daya baterai habis. Jika roda kemudi tidak terbuka kuncinya dengan benar, tombol Engine Start/ Stop tidak akan berfungsi. Tekan tombol Engine Start/Stop sambil memutar roda kemudi ke kanan dan ke kiri untuk melepaskan pengunci roda kemudi. Jangan biarkan tombol Engine Start/Stop dalam posisi ON saat mesin mati untuk mencegah daya baterai habis. Jika Anda menekan tombol Engine Start/Stop tanpa menekan pedal kopling, mesin tidak akan hidup dan tombol Engine Start/Stop akan berubah sebagai berikut: OFF > ACC > ON > OFF or ACC 6-9

Tombol Engine Start/Stop

Halaman 224

Mengemudikan Kendaraan Anda Posisi tombol Engine Stop/Start • Kendaraan dengan Intelligent Variable Transmission Posisi Tombol Tindakan Keterangan Untuk mematikan mesin, tekan tombol Engine Start/Stop saat tuas transmisi berada di posisi P (Parkir). Roda kemudi akan terkunci untuk melindungi kendaraan dari pencurian (jika dilengkapi). OFF Tekan tombol Engine Start/Stop saat tombol dalam posisi OFF tanpa menekan pedal rem. Beberapa aksesoris elektrik dapat digunakan. Roda kemudi tidak terkunci. ACC Tekan tombol Engine Start/Stop saat dalam posisi ACC tanpa menekan pedal rem. Lampu peringatan akan melakukan pemeriksaan sebelum mesin dihidupkan. ON Untuk menghidupkan mesin, tekan pedal rem lalu tekan tombol Engine Start/Stop dengan tuas transmisi di posisi P (Parkir) atau N (Netral). Untuk keselamatan Anda, hidupkan mesin dengan tuas transmisi di posisi P (Parkir). START 6-10 Jika roda kemudi tidak terkunci dengan benar saat Anda membuka pintu pengemudi, akan terdengar bunyi peringatan. Jika Anda membiarkan tombol Engine Start/Stop dalam posisi ACC selama lebih dari satu jam, daya baterai akan dinonaktifkan secara otomatis untuk mencegah daya baterai habis. Jika roda kemudi tidak terbuka kuncinya dengan benar, tombol Engine Start/Stop tidak akan berfungsi. Tekan tombol Engine Start/Stop sambil memutar roda kemudi ke kanan dan ke kiri untuk melepaskan pengunci roda kemudi. Jangan biarkan tombol Engine Start/ Stop dalam posisi ON saat mesin mati untuk mencegah daya baterai habis. Jika Anda menekan tombol Engine Start/Stop tanpa menekan pedal rem, mesin tidak akan hidup dan tombol Engine Start/Stop akan berubah sebagai berikut: OFF > ACC > ON > OFF or ACC

Tombol Engine Start/Stop

Halaman 225

Menghidupkan mesin PERINGATAN • Selalu kenakan sepatu yang sesuai saat mengoperasikan kendaraan Anda. Sepatu yang tidak sesuai seperti sepatu hak tinggi, sepatu ski, sandal, sandal jepit, dll., dapat mengganggu kemampuan Anda dalam mengoperasikan pedal rem, gas, dan kopling. • Jangan menghidupkan kendaraan dengan menekan pedal gas. Kendaraan dapat bergerak yang dapat menyebabkan kecelakaan. • Tunggu hingga putaran mesin (RPM) normal. Kendaraan dapat tiba-tiba bergerak jika pedal rem dilepas saat RPM masih tinggi. Informasi • Kendaraan hanya dapat dihidupkan dengan menekan tombol Engine Start/ Stop saat Smart Key berada di dalam kendaraan. • Meskipun Smart Key berada di dalam kendaraan, jika lokasinya jauh dari pengemudi, mesin mungkin tidak dihidupkan. • Saat tombol Engine Start/Stop dalam posisi ACC atau ON dan salah satu pintu terbuka, sistem akan memeriksa keberadaan Smart Key. Ketika Smart Key tidak berada di dalam kendaraan, indikator "j" akan berkedip dan peringatan ‘Key not in vehicle’ akan ditampilkan. Ketika semua pintu tertutup, bunyi peringatan juga akan terdengar selama sekitar 5 detik. Simpan Smart Key di dalam kendaraan. Menghidupkan mesin bensin Kendaraan dengan transmisi manual: 1. Selalu bawa Smart Key Anda. 2. Pastikan menerapkan rem parkir. 3. Pastikan tuas transmisi di posisi N (Netral). 4. Tekan pedal kopling dan rem. 5. Tekan tombol Engine Start/Stop. Informasi Tekan pedal rem dan pedal kopling hingga mesin hidup. Kendaraan dengan Intelligent Variable Transmission: 1. Selalu bawa Smart Key Anda. 2. Pastikan menerapkan rem parkir. 3. Pastikan tuas transmisi di posisi P (Parkir). 4. Tekan pedal rem. 5. Tekan tombol Engine Start/Stop. Informasi • Jangan menunggu mesin menghangat saat kendaraan dalam kondisi diam. Mulailah melaju dengan kecepatan mesin sedang. (Hindari akselerasi dan deselerasi secara mendadak.) • Selalu hidupkan kendaraan dengan kaki menekan pedal rem. Jangan menekan pedal gas saat menghidupkan kendaraan. Jangan memacu mesin saat sedang proses pemanasan. 6-11

Tombol Engine Start/Stop

Halaman 226

Mengemudikan Kendaraan Anda Menghidupkan dan mematikan mesin untuk turbocharger intercooler 1. Jangan memacu atau menekan pedal gas secara tiba-tiba segera setelah mesin dihidupkan. Saat mesin dalam kondisi dingin, biarkan mesin idle selama beberapa detik guna mencapai pelumasan yang optimal pada unit turbocharger. 2. Setelah berkendara dengan kecepatan tinggi atau dalam waktu lama yang memerlukan beban mesin yang berat, biarkan mesin dalam kondisi idle sekitar satu menit sebelum dimatikan. Waktu idle ini akan memungkinkan turbocharger dingin sebelum mesin dimatikan. PEMBERITAHUAN Jangan matikan mesin segera setelah digunakan dengan beban mesin yang berat. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada mesin atau unit turbocharger. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada kendaraan: • Jika mesin mati saat kendaraan sedang bergerak, jangan coba memindahkan tuas transmisi ke posisi P (Parkir). Jika kondisi lalu lintas dan jalan memungkinkan, Anda dapat memindahkan tuas transmisi ke posisi N (Netral) saat kendaraan masih bergerak dan menekan tombol Engine Start/Stop untuk mencoba menghidupkan ulang mesin. • Jangan mendorong atau menarik kendaraan untuk menghidupkan mesin. 6-12 PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada kendaraan: Jangan menekan tombol Engine Start/ Stop lebih dari 10 detik kecuali saat sekring lampu rem putus. Ketika sekring switch rem putus, Anda tidak dapat menghidupkan mesin secara normal. Gantilah sekring dengan yang baru. Jika Anda tidak dapat menggantinya, Anda dapat menghidupkan mesin dengan menekan dan menahan tombol Engine Start/Stop selama 10 detik dengan posisi tombol berada di ACC. Untuk keselamatan Anda, selalu tekan pedal rem sebelum menghidupkan mesin. 2C_StartVehicleWithPushingSmartKey Informasi Jika baterai smart key lemah atau smart key tidak berfungsi dengan normal, Anda dapat menghidupkan mesin dengan menekan tombol Engine Start/ Stop dengan menggunakan smart key sesuai arah pada gambar di atas.

Remote Start (jika dilengkapi)

Halaman 227

Mematikan mesin Kendaraan dengan transmisi manual: 1. Hentikan kendaraan dan tekan pedal kopling dan pedal rem secara bersamaan. 2. Dengan menekan pedal kopling dan rem, pindahkan tuas transmisi ke posisi N (Netral). 3. Tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF dan terapkan rem parkir. Kendaraan dengan intelligent variable transmission: 1. Hentikan kendaraan dan tekan pedal rem sepenuhnya. 2. Pastikan gear berada di posisi P (Parkir). 3. Tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF dan terapkan rem parkir. Remote Start (jika dilengkapi) 2C_RemoteStartButtonOverview Anda dapat menghidupkan kendaraan menggunakan tombol Remote Start pada smart key. Untuk menghidupkan kendaraan dari jarak jauh: 1. Tekan tombol pengunci pintu dalam jarak 10 m (32 kaki) dari kendaraan. 2. Tekan dan tahan tombol remote start dalam waktu 4 detik setelah menekan tombol pengunci pintu. 3. Untuk menonaktifkan fitur remote start, tekan tombol remote start satu kali. • Tombol remote start mungkin tidak bisa berfungsi jika smart key tidak berada dalam jarak 10 m (32 kaki). • Kendaraan tidak akan bisa dihidupkan dari jarak jauh jika kap mesin atau pintu bagasi terbuka. • Transmisi kendaraan harus ditempatkan pada posisi P (Parkir) agar fitur remote start dapat diaktifkan. • Mesin akan mati jika Anda masuk ke dalam kendaraan tanpa membawa smart key kendaraan. • Mesin akan mati jika Anda tidak masuk ke dalam kendaraan dalam waktu 10 menit setelah kendaraan dihidupkan dari jarak jauh. • Jangan biarkan mesin idle dalam waktu yang lama. 6-13

Pengoperasian transmisi manual

Halaman 228

Mengemudikan Kendaraan Anda jika dilengkapi Transmisi manual 2C_ManualTransmissionOverview • : Tuas dapat dipindahkan tanpa menekan tombol (1). • : Tombol (1) harus ditekan saat memindahkan tuas transmisi. Pengoperasian transmisi manual Transmisi manual memiliki 6 gear maju. Transmisi ini telah dilengkapi sistem sinkronisasi penuh untuk semua gear maju sehingga perpindahan ke gear yang lebih tinggi atau lebih rendah dapat dilakukan dengan mudah. PERINGATAN Sebelum meninggalkan kursi pengemudi, selalu pastikan tuas transmisi berada di gear 1 saat kendaraan diparkir pada tanjakan dan di posisi R (Mundur) saat diparkir pada turunan, terapkan rem parkir, dan tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF. Gerakan kendaraan yang tidak terduga dapat terjadi jika tindakan pencegahan ini tidak dilakukan. 6-14 Untuk memindahkan ke posisi R (Mundur), pastikan kendaraan benar- benar berhenti, lalu pindahkan tuas ke posisi N (Netral) sebelum dipindahkan ke posisi R (Mundur). Jika kendaraan sudah berhenti sepenuhnya dan Anda kesulitan untuk memindahkan ke gear 1 atau R (Mundur): 1. Pindahkan tuas ke posisi N (Netral) dan lepaskan pedal kopling. 2. Tekan pedal kopling, lalu pindahkan ke gear 1 atau R (Mundur). Informasi Saat cuaca dingin, perpindahan gear mungkin akan terasa berat hingga pelumas transmisi mencapai temperatur pengoperasian yang optimal. Pengoperasian kopling Pedal kopling harus ditekan sepenuhnya sampai ke lantai kendaraan sebelum: • Mehidupkan mesin: Mesin tidak dapat dihidupkan tanpa menekan pedal kopling. • Memindahkan gear: menaikkan ke gear yang lebih tinggi atau menurunkan ke gear yang lebih rendah. Saat melepaskan pedal kopling, lakukan secara perlahan. Pedal kopling harus selalu dilepaskan sepenuhnya saat berkendara. PERHATIAN Untuk memulai atau memundurkan kendaraan, lepaskan pedal kopling secara perlahan setelah memindahkan gear. Melepas pedal kopling secara tiba- tiba dapat menyebabkan kecelakaan.

Pengoperasian transmisi manual

Halaman 229

PEMBERITAHUAN Untuk mencegah keausan atau kerusakan yang tidak perlu pada kopling: • Jangan meletakkan kaki di atas pedal kopling saat berkendara. • Jangan menahan kendaraan menggunakan kopling pada tanjakan atau saat menunggu lampu merah. • Selalu tekan pedal kopling sepenuhnya untuk mencegah suara bising atau kerusakan. • Jangan menekan pedal kopling secara berulang kali sebelum pedal kembali ke posisi semula. • Jangan mulai berkendara dengan menempatkan gear di gear 2 kecuali pada permukaan jalan yang licin. • Jangan mengemudi dengan memuat muatan melebihi kapasitas beban yang direkomendasikan. Menurunkan gear Turunkan gear saat harus melambat pada lalu lintas padat atau menanjak pada tanjakan yang curam, agar tidak membebani mesin secara berlebihan. Menurunkan gear juga akan mengurangi kemungkinan mesin mati dan membantu mempercepat kembali saat diperlukan. Saat menuruni turunan, penurunan gear akan membantu menjaga kecepatan yang aman dengan memanfaatkan daya pengereman mesin dan mengurangi keausan pada sistem rem. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada mesin, kopling, dan transmisi: • Saat menurunkan dari gear 5 ke gear 4, berhati-hatilah agar tidak secara tidak sengaja memindahkan tuas ke gear 2. Penurunan drastis dapat menyebabkan putaran mesin meningkat drastis hingga tachometer memasuki zona merah, yang dapat menyebabkan kerusakan pada mesin, kopling, dan transmisi. • Jangan menurunkan lebih dari dua gear sekaligus atau menurunkan gear saat putaran mesin tinggi (5.000 RPM atau lebih). Hal ini dapat merusak mesin, kopling, dan transmisi. Praktik berkendara yang baik • Jangan pernah menetralkan gear dan meluncur pada turunan. Hal ini sangat berbahaya. • Jangan “menekan” pedal rem secara terus-menerus. Hal ini dapat menyebabkan rem dan komponen terkait menjadi terlalu panas dan mengalami malfungsi. Saat menuruni turunan yang panjang, perlambat dan turunkan ke gear yang lebih rendah. Pengereman mesin akan membantu memperlambat kendaraan. • Perlambat sebelum menurunkan ke gear yang lebih rendah. Hal ini akan membantu menghindari putaran mesin yang berlebihan yang dapat menyebabkan kerusakan. • Perlambat saat menghadapi angin samping. Hal ini akan memberikan kontrol yang lebih baik terhadap kendaraan Anda. • Pastikan kendaraan benar-benar berhenti sebelum memindahkan gear ke posisi R (Mundur) untuk mencegah kerusakan pada transmisi. 6-15

Intelligent Variable Transmission

Halaman 230

Mengemudikan Kendaraan Anda • Berhati-hatilah saat mengemudi pada permukaan jalan yang licin. Selalu waspada saat melakukan pengereman, berakselerasi, atau mengganti gear. Di permukaan jalan yang licin, perubahan kecepatan secara mendadak dapat menyebabkan roda penggerak kehilangan traksi dan mengakibatkan kehilangan kendali kendaraan. PERINGATAN Jangan menggunakan pengereman mesin secara agresif (menurunkan dari gear tinggi ke gear rendah) di permukaan jalan yang licin. Hal ini dapat menyebabkan ban selip dan mengakibatkan kecelakaan. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko CEDERA SERIUS atau KEMATIAN: • SELALU kenakan sabuk pengaman. Dalam tabrakan, penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman jauh lebih mungkin mengalami cedera serius atau kematian dibandingkan yang mengenakannya. • Hindari kecepatan tinggi saat berbelok. • Jangan memutar roda kemudi secara mendadak seperti perpindahan jalur dengan tajam atau berbelok dengan cepat. • Risiko kendaraan terguling akan meningkat drastis jika Anda kehilangan kendali kendaraan saat berkendara dengan kecepatan tinggi. • Kehilangan kendali sering terjadi jika dua atau lebih dari roda keluar dari jalur jalan dan pengemudi membelokan kendaraan terlalu tajam untuk kembali masuk ke jalur perjalanan. 6-16 • Jika kendaraan Anda keluar dari jalur, jangan membelokan kendaraan dengan tajam. Sebaiknya, perlambat sebelum kembali masuk ke jalur perjalanan. Intelligent Variable Transmission Intelligent variable transmission tidak memiliki gear tetap yang nyata. Rasio gear yang bervariasi akan dipilih secara otomatis, tergantung pada posisi tuas transmisi, kecepatan kendaraan, dan posisi pedal gas. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian: • SELALU periksa area sekitar, terutama anak-anak, sebelum memindahkan gear ke posisi D (Maju) atau R (Mundur). • Sebelum meninggalkan kursi pengemudi, selalu pastikan gear telah dipindahkan ke posisi P (Parkir), kemudian terapkan rem parkir, lalu tempatkan switch IGN pada posisi LOCK/OFF. Gerakan kendaraan yang tidak terduga dan mendadak dapat terjadi jika tindakan pencegahan ini tidak dilakukan. • Jangan menggunakan pengereman mesin (memindahkan dari gear tinggi ke gear rendah) secara tiba- tiba pada permukaan jalan yang licin. Kendaraan dapat selip dan menyebabkan kecelakaan.

Perpindahan gear tipe tuas

Halaman 231

Perpindahan gear type tuas 2C_AutomaticTransmissionRightOverview • : Tekan pedal rem, tekan tombol shift di depan tuas transmisi, lalu pindahkan tuas transmisi. • : Tekan tombol shift, lalu pindahkan tuas transmisi. • : Pindahkan tuas transmisi. Pengoperasian perpindahan gear tipe tuas Indikator pada instrument cluster akan menampilkan posisi tuas transmisi saat switch IGN berada pada posisi ON. P (Parkir) Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya sebelum memindahkan transmisi ke posisi P (Parkir). Tuas transmisi harus berada di posisi P (Parkir) sebelum mematikan mesin. PERINGATAN • Memindahkan transmisi ke posisi P (Parkir) saat kendaraan sedang bergerak dapat menyebabkan Anda kehilangan kendali atas kendaraan. • Setelah kendaraan berhenti, selalu pastikan tuas transmisi berada di posisi P (Parkir), terapkan rem parkir, dan matikan mesin. • Jangan menempatkan gear di posisi P (Parkir) sebagai pengganti rem parkir. Informasi Putaran mesin (RPM) dapat meningkat atau menurun saat Intelligent Variable Transmission melakukan diagnosis mandiri. R (Mundur) Gunakan posisi ini untuk memundurkan kendaraan. PEMBERITAHUAN Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya sebelum memindahkan transmisi ke atau dari posisi R (Mundur). Transmisi dapat mengalami kerusakan jika Anda memindahkan gear ke posisi R (Mundur) saat kendaraan masih bergerak. 6-17

Perpindahan gear tipe tuas

Halaman 232

Mengemudikan Kendaraan Anda N (Netral) Roda dan transmisi tidak terhubung. Tempatkan gear ke posisi N (Netral) jika Anda perlu menghidupkan ulang mesin yang mati, atau jika diperlukan untuk berhenti dengan mesin tetap hidup. Pindahkan ke posisi P (Parkir) jika Anda harus meninggalkan kendaraan dengan alasan apa pun. Selalu tekan pedal rem saat memindahkan gear dari posisi N (Netral) ke gear lainnya. PERINGATAN Jangan memindahkan gear kecuali kaki Anda menekan pedal rem dengan kuat. Memindahkan gear saat putaran mesin tinggi dapat menyebabkan kendaraan bergerak sangat cepat. Anda bisa kehilangan kendali atas kendaraan dan menabrak orang atau benda. D (Maju) Ini adalah posisi berkendara maju yang normal. Transmisi akan secara otomatis berpindah ke rasio gear yang optimal, memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dan perjalanan yang lebih halus. Untuk tenaga ekstra saat menyalip kendaraan lain atau menanjak, tekan pedal gas lebih dalam hingga Anda merasakan transmisi berpindah ke gear yang lebih rendah. Switch DRIVE MODE, yang terletak pada konsol tuas transmisi atau fascia tengah, memungkinkan pengemudi untuk memilih mode ECO, NORMAL, atau SPORT. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive” di bab ini. 6-18 Mode perpindahan gear secara manual 2C_ShiftLeverManualShiftMode_RHD Baik saat kendaraan diam maupun bergerak, mode perpindahan gear secara manual akan dipilih dengan menarik tuas transmisi dari posisi D (Maju) ke jalur manual. Untuk kembali ke gear D (Maju), dorong kembali tuas transmisi ke jalur utama. Dalam mode perpindahan gear secara manual, menggerakkan tuas transmisi ke depan dan ke belakang akan memungkinkan Anda memilih kisaran gear yang diinginkan sesuai dengan kondisi berkendara saat ini.

Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial

Halaman 233

Informasi • Hanya 8 gear maju yang dapat dipilih dalam mode perpindahan gear secara manual. Untuk memundurkan atau memarkir kendaraan, pindahkan tuas transmisi ke posisi R (Mundur) atau P (Parkir) sesuai kebutuhan. • Perpindahan ke gear yang lebih rendah akan dilakukan secara otomatis saat kendaraan melambat. Saat kendaraan berhenti, gear 1 akan dipilih secara otomatis. • Ketika putaran mesin (RPM) mendekati zona merah, transmisi akan berpindah ke gear yang lebih tinggi secara otomatis. Sistem shift-lock Untuk keselamatan Anda, Intelligent Variable Transmission dilengkapi dengan sistem shift-lock yang mencegah perpindahan transmisi dari posisi P (Parkir) ke R (Mundur) kecuali pedal rem ditekan. Untuk memindahkan transmisi dari posisi P (Parkir) ke R (Mundur): 1. Tekan dan tahan pedal rem. 2. Hidupkan mesin atau posisikan switch IGN pada posisi ON. 3. Pindahkan tuas transmisi. Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial 2C_ShiftButtonOverview [A] Rotary gear shift dial [B] Tombol P Pengoperasian perpindahan gear tipe rotary gear shift dial Indikator pada instrument cluster akan menampilkan posisi rotary gear shift dial saat switch IGN berada pada posisi ON. P (Parkir) 2C_PressPButton Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya sebelum memindahkan gear ke posisi P (Parkir). Untuk memindahkan gear ke posisi P (Parkir), tekan tombol P sambil menekan pedal rem. Jika Anda mematikan mesin dengan gear di posisi R (Mundur), N (Netral), atau D (Maju), gear akan secara otomatis berpindah ke posisi P (Parkir). 6-19

Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial

Halaman 234

Mengemudikan Kendaraan Anda PERINGATAN • Memindahkan gear ke posisi P (Parkir) saat kendaraan sedang bergerak dapat menyebabkan Anda kehilangan kendali atas kendaraan. • Setelah kendaraan berhenti, selalu pastikan gear di posisi P (Parkir), terapkan rem parkir, dan matikan mesin. • Saat parkir pada tanjakan, pindahkan gear ke posisi P (Parkir) dan terapkan rem parkir untuk mencegah kendaraan mundur ke bawah. Informasi Putaran mesin (RPM) dapat meningkat atau menurun saat Intelligent Variable Transmission melakukan diagnosis mandiri. Perpindahan gear secara otomatis ke posisi P (Parkir) Gear akan berpindah secara otomatis ke posisi P (Parkir) untuk alasan keselamatan dalam kondisi berikut: • Saat mesin dimatikan dengan gear di posisi gear R (Mundur), D (Maju), atau N (Netral). • Saat pintu pengemudi dibuka dengan kendaraan yang hidup. Dalam situasi di mana gear harus berada di posisi P (Parkir), selalu periksa apakah gear telah berpindah ke posisi P (Parkir) dengan memeriksa pada instrument cluster. 6-20 PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian: • SELALU periksa area sekitar kendaraan Anda untuk memastikan tidak ada orang, terutama anak-anak, sebelum memindahkan gear ke posisi D (Maju) atau R (Mundur). • Sebelum meninggalkan kursi pengemudi, selalu pastikan tuas transmisi berada di posisi P (Parkir), kemudian terapkan rem parkir, dan matikan kendaraan dengan menempatkan switch IGN pada posisi OFF. Gerakan kendaraan yang tidak terduga dan tiba-tiba dapat terjadi jika tindakan pencegahan ini tidak dilakukan. PERHATIAN Ketika kendaraan berada pada kecepatan tertentu di atas 2 km/jam (1 mph), gear tidak akan berpindah ke posisi P (Parkir) saat tombol P ditekan atau saat gear berpindah ke posisi P (Parkir) secara otomatis.

Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial

Halaman 235

R (Mundur) 2C_ShiftButtonRPosition Gunakan posisi ini untuk memundurkan kendaraan. Untuk memindahkan gear ke posisi R (Mundur), putar rotary gear shift dial ke posisi R (Mundur) sambil menekan pedal rem. Ketika kendaraan berhenti dengan gear di posisi R (Mundur), jika pintu pengemudi dibuka, maka gear akan secara otomatis berpindah ke posisi P (Parkir). Namun, jika kendaraan sedang bergerak, gear mungkin tidak akan berpindah secara otomatis ke posisi P (Parkir) untuk mencegah kerusakan pada Intelligent Variable Transmission. PEMBERITAHUAN Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya sebelum memindahkan ke atau dari posisi R (Mundur). Anda dapat merusak transmisi jika memindahkan gear ke posisi R (Mundur) saat kendaraan sedang bergerak. N (Netral) 2C_ShiftButtonNPosition Putar rotary gear shift dial ke atas atau ke bawah sambil menekan pedal rem untuk memindahkan gear ke posisi N (Netral). Selalu tekan pedal rem saat Anda memindahkan gear dari posisi N (Netral) ke gear lainnya. Pada posisi N (Netral), jika pengemudi mencoba mematikan kendaraan, maka kendaraan akan mati dan gear akan secara otomatis berpindah ke posisi P (Parkir). 6-21

Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial

Halaman 236

Mengemudikan Kendaraan Anda Untuk tetap berada di gear N (Netral) saat kendaraan dimatikan 2C_ToStayNPositionInfo 2C_SteeringWheelOkButton Jika Anda ingin tetap berada di gear N (Netral) setelah mesin dimatikan (dalam kondisi ACC), lakukan hal berikut: 1. Nonaktifkan Auto Hold dan terapkan rem parkir saat mesin hidup. 2. Putar rotary gear shift dial ke posisi N (Netral) sambil menekan pedal rem. 3. Saat Anda melepaskan kaki dari pedal rem, pesan "Press and hold the OK button on the steering wheel to stay in Neutral" akan ditampilkan di cluster. 4.Tekan dan tahan tombol OK [A] pada roda kemudi selama lebih dari 1 detik. 5. Ketika pesan “Neutral will stay engaged when the vehicle is Off” di tampilkan di cluster, matikan kendaraan sambil tetap menekan pedal rem. Jika Anda ingin mematikan mesin, tekan tombol P saat switch IGN berada pada posisi ON. 6-22 Mode Neutral Hold akan dinonaktifkan dan fitur Auto P akan diaktifkan jika: • Tombol P (Parkir) ditekan • Setelah 30 menit, setelah mode Neutral Hold diaktifkan • Salah satu pintu dibuka • Tombol pengunci pintu ditekan pada smart key PEMBERITAHUAN Dengan gear dalam posisi N (Netral), switch IGN berada pada posisi ACC. Dalam posisi ACC, pintu tidak dapat dikunci. Daya baterai dapat habis jika dibiarkan terlalu lama dalam posisi ACC. D (Maju) 2C_ShiftButtonDPosition Ini adalah posisi berkendara maju yang normal. Transmisi akan secara otomatis berpindah ke rasio gear yang optimal, memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dan perjalanan yang lebih halus. Untuk mendapatkan tenaga ekstra saat menyalip kendaraan lain atau menanjak, tekan pedal gas lebih dalam hingga transmisi berpindah ke gear yang lebih rendah. Untuk memindahkan gear ke posisi D (Maju), putar rotary gear shift dial ke posisi D (Maju) sambil menekan pedal rem. Saat kendaraan berhenti dengan gear di posisi D (Maju), jika pintu pengemudi dibuka dan sabuk pengaman tidak terpasang, gear akan secara otomatis berpindah ke posisi P (Parkir).

Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial

Halaman 237

PERHATIAN Saat akan melanjutkan perjalanan setelah berhenti pada tanjakan yang curam, meskipun gear di posisi D (Maju), jika Anda tidak menekan pedal gas atau pedal rem, kendaraan dapat bergerak mundur ke belakang dan menyebabkan kecelakaan. Sistem shift-lock Untuk keselamatan Anda, Intelligent Variable Transmission dilengkapi dengan sistem shift-lock yang akan mencegah perpindahan transmisi dari posisi P (Parkir) ke posisi R (Mundur) atau D (Maju) kecuali pedal rem ditekan. Untuk memindahkan transmisi dari posisi P (Parkir) ke posisi R (Mundur) atau D (Maju): 1. Tekan dan tahan pedal rem. 2. Hidupkan mesin atau posisikan switch IGN pada posisi ON. 3. Pindahkan gear sambil tetap menekan pedal rem. Saat daya baterai lemah Anda tidak dapat memindahkan gear jika daya baterai lemah. Dalam kondisi darurat, lakukan langkah- langkah berikut untuk memindahkan gear ke posisi N (Netral) di permukaan jalan yang datar: 1. Sambungkan kabel baterai dari kendaraan lain atau dari baterai cadangan ke terminal jump-start di dalam kompartemen mesin. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Menjumper baterai kendaraan” di bab 8. 2. Terapkan rem parkir dengan switch IGN dalam posisi ON. 3. Pindahkan gear ke posisi N (Netral). Lihat bagian “Untuk tetap berada di gear N (Netral) saat kendaraan dimatikan” di bab ini. Informasi Dalam situasi di mana gear perlu dipindahkan dari posisi P (Parkir) ke N (Netral) saat kendaraan mati, lihat bagian “Untuk tetap berada di gear N (Netral) saat kendaraan dimatikan” di bab ini. Tampilan pesan di cluster Press brake pedal to change gear 2C_PressureBreakPadalToChangeGearInfo Pesan ini akan ditampilkan saat pedal rem tidak ditekan saat memindahkan gear. Tekan pedal rem lalu pindahkan gear. Shift to P after stopping 2C_ShiftToPAfterStoppingInfo Pesan ini akan ditampilkan saat gear dipindahkan ke posisi P (Parkir) saat kendaraan masih bergerak. Hentikan kendaraan sepenuhnya sebelum memindahkan gear ke posisi P (Parkir). 6-23

Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial

Halaman 238

Mengemudikan Kendaraan Anda Check P button 2C_CheckShiftPButtonInfo Pesan ini akan ditampilkan saat terjadi masalah pada tombol P. Disarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Shifter system malfunction 2C_ShiftSystemMalfuncitonoInfo Pesan ini akan ditampilkan saat transmisi atau rotary gear shift dial tidak berfungsi dengan benar dalam posisi P (Parkir). Disarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 6-24 Check rotary gear shift dial 2C_CheckShiftButtonInfo Pesan ini akan ditampilkan saat terjadi malfungsi pada rotary gear shift dial. Disarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PARK malfunction. Engage parking brake when parking vehicle. 2C_UnableToChangePInfo Pesan ini akan ditampilkan saat terjadi masalah pada tombol P. Disarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.

Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial

Halaman 239

Peringatan temperatur transmisi tinggi Transmission Hot! Park with engine On 2C_ShiftOverheatStopVehicleInfo Akselerasi mendadak secara berulang kali dan mulai melaju dengan cepat dapat menyebabkan temperatur transmisi meningkat. Jika transmisi terlalu panas, mode perlindungan otomatis akan memperingatkan pengemudi dengan bunyi peringatan dan tampilan pesan pada layar. Hentikan kendaraan di lokasi yang aman dan pindahkan gear ke posisi P (Parkir), lalu hentikan kendaraan dengan mesin tetap hidup. Tunggu hingga temperatur transmisi turun. Vehicle Power limited due to high transmission temperature 2C_ShiftOverheatPowerLimittedInfo Jika Anda terus mengemudi saat transmisi terlalu panas, pesan peringatan di atas akan ditampilkan dan mode perlindungan otomatis akan membatasi output daya kendaraan. • Hentikan kendaraan di lokasi yang aman dan pindahkan gear ke posisi P (Parkir), lalu hentikan kendaraan dengan mesin tetap hidup. Tunggu hingga temperatur transmisi turun. • Jika pesan di atas terus ditampilkan, kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Transmission cooled down. Resume driving 2C_ShiftOverheatCanDriveInfo Pesan ini akan ditampilkan saat kendaraan aman untuk dikendarai kembali. 6-25

Praktik mengemudi yang baik

Halaman 240

Mengemudikan Kendaraan Anda Paddle shifter (mode perpindahan gear secara manual) 2C_PaddleShift Paddle shifter dapat digunakan saat gear berada di posisi D (Maju). Tarik paddle shifter + atau – satu kali untuk menaikan atau menurunkan satu gear dan sistem akan berpindah dari mode perpindahan gear secara otomatis ke mode perpindahan gear secara manual. Untuk kembali ke mode perpindahan gear secara otomatis dari mode perpindahan gear secara manual, lakukan salah satu hal berikut: • Tarik dan tahan paddle shifter +. • Pindahkan gear ke posisi D (Maju). Mode perpindahan gear secara manual juga akan secara otomatis kembali ke mode perpindahan gear secara otomatis dalam salah satu kondisi berikut: • Saat pedal gas ditekan perlahan selama lebih dari 6 detik saat berkendara. • Saat kecepatan kendaraan turun di bawah 7 km/jam (4 mph). Informasi Jika paddle shifter + dan – ditarik secara bersamaan, perpindahan gear mungkin tidak akan terjadi. 6-26 Parkir Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya dan terus tekan pedal rem. Pindahkan gear ke posisi P (Parkir), terapkan rem parkir, dan posisikan switch IGN pada posisi LOCK/OFF. Bawa kunci Anda saat meninggalkan kendaraan. PERINGATAN Saat Anda berada di dalam kendaraan dengan mesin yang hidup, berhati- hatilah agar tidak menekan pedal gas dalam waktu yang lama. Mesin atau sistem exhaust dapat menjadi terlalu panas dan menyebabkan kebakaran. Gas buang dan sistem exhaust sangat panas. Jauhi komponen sistem exhaust. Jangan berhenti atau parkir di atas material yang mudah terbakar seperti rumput kering, kertas, atau daun. Material tersebut dapat terbakar dan menyebabkan kebakaran. Praktik mengemudi yang baik • Jangan pernah memindahkan gear dari posisi P (Parkir) atau N (Netral) ke posisi lain saat pedal gas ditekan. • Jangan pernah memindahkan gear ke posisi P (Parkir) saat kendaraan sedang bergerak. Pastikan kendaraan benar-benar berhenti sebelum Anda mencoba memindahkan gear ke posisi R (Mundur) atau D (Maju). • Jangan memindahkan gear ke posisi N (Netral) saat berkendara. Hal ini dapat menyebabkan kecelakaan karena hilangnya pengereman mesin, dan transmisi dapat mengalami kerusakan. • Saat berkendara pada tanjakan atau turunan, selalu pindahkan gear ke posisi D (Maju) untuk maju atau ke posisi R (Mundur) untuk mundur, dan periksa posisi gear yang ditampilkan pada instrument cluster sebelum

Praktik mengemudi yang baik

Halaman 241

berkendara. Jika Anda berkendara berlawanan arah dengan gear yang dipilih, mesin akan mati dan dapat terjadi kecelakaan serius akibat menurunnya performa pengereman. • Jangan berkendara dengan kaki bertumpu pada pedal rem. Tekanan pedal yang ringan namun secara terus menerus dapat menyebabkan rem menjadi panas, aus, dan bahkan gagal berfungsi. • Menekan pedal gas dan pedal rem secara bersamaan dapat mengaktifkan logika penurunan power mesin untuk memastikan kendaraan melambat. Kendaraan akan kembali berakselerasi setelah pedal rem dilepaskan. • Saat berkendara dalam mode perpindahan gear secara manual, perlambat kendaraan sebelum memindahkan ke gear yang lebih rendah. Jika tidak, gear yang lebih rendah mungkin tidak dapat dimasukkan jika putaran mesin (RPM) berada di luar kisaran yang diizinkan. • Selalu terapkan rem parkir saat meninggalkan kendaraan. Jangan hanya mengandalkan penempatan gear di posisi P (Parkir) untuk menahan kendaraan agar tidak bergerak. • Berkendara dengan sangat hati-hati di permukaan jalan yang licin. Tetap waspada saat melakukan pengereman, akselerasi, atau memindahkan gear. Pada permukaan jalan yang licin, perubahan kecepatan kendaraan secara mendadak dapat menyebabkan roda penggerak kehilangan traksi dan mengakibatkan hilangnya kendali kendaraan yang dapat menyebabkan kecelakaan. • Performa dan efisiensi kendaraan yang optimal diperoleh dengan menekan dan melepaskan pedal gas secara halus. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian: • SELALU kenakan sabuk pengaman Anda. Dalam tabrakan, penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman jauh lebih mungkin mengalami cedera serius atau kematian dibandingkan penumpang yang mengenakan sabuk pengaman dengan benar. • Hindari kecepatan tinggi saat menikung atau berbelok. • Jangan memutar roda kemudi secara mendadak, seperti berpindah jalur dengan cepat atau berbelok dengan tajam pada kecepatan tinggi. • Risiko kendaraan terguling akan sangat meningkat jika Anda kehilangan kendali kendaraan pada kecepatan tinggi. • Kehilangan kendali sering terjadi jika dua atau lebih roda keluar dari jalur jalan dan pengemudi terlalu membelokkan roda kemudi untuk kembali ke jalur perjalanan. • Jika kendaraan Anda keluar dari jalur, jangan langsung membelok secara tajam. Sebaliknya, perlambat kendaraan sebelum kembali ke lajur jalan. • HYUNDAI menyarankan Anda untuk selalu mengikuti batas kecepatan yang ditetapkan. Informasi Mekanisme Kickdown (jika dilengkapi) Jika Anda menekan pedal gas yang dilengkapi dengan perangkat Kickdown untuk melewati titik tekan, maka power mesin akan dimaksimalkan. Anda mungkin dapat merasakan saat perangkat Kickdown mulai beroperasi dan mendengar suara pengoperasiannya. Hal ini merupakan hal yang normal, bukan menujukan kerusakan. 6-27

Power-assist brakes

Halaman 242

Mengemudikan Kendaraan Anda Sistem pengereman Power-assist brakes Kendaraan Anda dilengkapi dengan power-assist brakes yang akan secara otomatis menyesuaikan pengereman melalui penggunaan yang normal. Jika mesin mati atau dimatikan saat berkendara, power-assist brakes tidak akan berfungsi. Anda tetap dapat menghentikan kendaraan dengan menekan pedal rem lebih kuat dari biasanya. Namun, jarak pengereman bisa lebih jauh dibandingkan saat power- assist brakes beroperasi. Saat mesin mati, tenaga cadangan rem akan berkurang sebagian setiap kali pedal rem ditekan. Jangan menekan pedal rem berulang kali (memompa) saat power-assist brakes terputus. PERINGATAN Lakukan tindakan pencegahan berikut: • Jangan mengemudi dengan kaki bertumpu pada pedal rem. Hal ini akan menyebabkan temperatur rem menjadi sangat tinggi, keausan kampas dan pad rem yang berlebihan, serta meningkatkan jarak pengereman. • Saat menuruni turunan yang panjang atau curam, gunakan paddle shifter dan turunkan gear secara manual ke posisi yang lebih rendah untuk mengendalikan kecepatan tanpa pengoperasian rem secara berlebihan. Pengoperasian rem secara terus- menerus dapat menyebabkan rem menjadi panas berlebih dan dapat mengakibatkan hilangnya performa pengereman untuk sementara. • Rem yang basah dapat mengurangi kemampuan kendaraan untuk melambat dengan aman dan kendaraan dapat menarik ke salah satu sisi saat pedal rem ditekan. 6-28 Menekan pedal rem secara ringan untuk memeriksa apakah rem terpengaruh air. Selalu uji rem dengan cara ini setelah melewati genangan air yang dalam. Untuk mengeringkan rem, tekan pedal rem secara ringan agar rem memanas sambil mempertahankan kecepatan ke depan yang aman hingga performa rem kembali normal. Hindari mengemudi dengan kecepatan tinggi sampai rem berfungsi normal. Informasi • Saat pedal rem ditekan dalam kondisi berkendara atau cuaca tertentu, Anda mungkin akan mendengar bunyi rem untuk sementara waktu. Hal ini merupakan hal yang normal dan bukan indikasi adanya masalah pada sistem rem. • Jika bahan kimia anti-es menempel pada rem, dapat menyebabkan keausan yang tidak normal dan bunyi pada cakram dan pad rem. Bersihkan bahan kimia anti-es dari cakram dan pad rem sambil menekan pedal rem dalam kondisi lalu lintas yang aman.

Rem parkir (tipe tuas tangan)

Halaman 243

Indikator keausan rem cakram rem Ketika pad rem Anda telah aus dan perlu diganti, Anda mungkin akan mendengar bunyi peringatan bernada tinggi dari rem depan atau belakang. Bunyi ini dapat muncul dan menghilang, atau terdengar setiap kali pedal rem ditekan. Informasi Selalu ganti pad rem kiri dan kanan pada poros depan dan belakang secara bersamaan. Rem tromol belakang Rem tromol belakang Anda tidak memiliki indikator keausan. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan kampas rem belakang jika Anda mendengar bunyi gesekan dari rem belakang. Lakukan juga pemeriksaan rem belakang setiap kali Anda mengganti atau merotasi ban dan saat rem depan diganti. jika dilengkapi Rem parkir (tipe tuas tangan) 2C_ParkingBrakeHandType Selalu terapkan rem parkir sebelum meninggalkan kendaraan. Untuk mengaktifkan: Tekan pedal rem dengan kuat. Tarik tuas rem parkir ke atas semaksimal mungkin. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko CEDERA SERIUS atau KEMATIAN, jangan terapkan rem parkir saat kendaraan sedang bergerak kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini dapat merusak sistem rem dan menyebabkan kecelakaan. 2C_ParkingBrakeHandType_2 Untuk melepaskan rem parkir: Tekan pedal rem dengan kuat. Tarik sedikit tuas rem parkir. Sambil menekan tombol pelepas (1), turunkan tuas rem parkir (2). Jika rem parkir tidak bisa dilepas atau tidak sepenuhnya terlepas, kami sarankan sistem diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 6-29

Rem parkir (tipe tuas tangan)

Halaman 244

Mengemudikan Kendaraan Anda PERINGATAN • Saat akan meninggalkan atau memarkir kendaraan, selalu hentikan kendaraan sepenuhnya dan tetap tekan pedal rem. Pindahkan tuas transmisi ke gear 1 (untuk kendaraan transmisi manual) atau ke posisi P (Parkir, untuk kendaraan dengan Intelligent Variable Transmission/ Transmisi Otomatis), kemudian terapkan rem parkir, dan posisikan switch IGN ke posisi LOCK/OFF. Kendaraan dengan rem parkir yang tidak sepenuhnya diterapkan dapat bergerak secara tidak sengaja dan menyebabkan cedera pada Anda atau orang lain. • JANGAN PERNAH membiarkan orang yang tidak familiar dengan kendaraan mengoperasikan rem parkir. Jika rem parkir dilepas secara tidak sengaja, dapat menyebabkan cedera serius. • Lepaskan rem parkir hanya saat Anda berada di dalam kendaraan dan kaki Anda menekan pedal rem dengan kuat. PEMBERITAHUAN • Jangan menekan pedal gas saat rem parkir masih diterapkan. Jika pedal gas ditekan dalam kondisi rem parkir masih diterapkan, akan terdengar bunyi peringatan. Rem parkir dapat mengalami kerusakan. • Mengemudi dengan menerapkan rem parkir dapat menyebabkan sistem rem terlalu panas dan mempercepat keausan atau kerusakan pada komponen rem. Pastikan rem parkir telah dilepaskan dan lampu peringatan rem mati sebelum mengemudi. 6-30 Lampu peringatan rem parkir " Lampu ini akan menyala saat rem parkir diterapkan dan switch IGN berada pada posisi START atau ON. Sebelum berkendara, pastikan rem parkir telah dilepaskan dan lampu peringatan rem parkir dalam kondisi mati. Jika lampu peringatan rem parkir tetap menyala setelah rem parkir dilepaskan saat mesin hidup, kemungkinan terjadi malfungsi pada sistem rem. Jika memungkinkan, hentikan kendaraan sesegera mungkin. Jika tidak memungkinkan, operasikan kendaraan dengan sangat hati-hati dan lanjutkan berkendara hanya sampai Anda mencapai lokasi yang aman.

Electronic Parking Brake (EPB)

Halaman 245

jika dilengkapi Electronic Parking Brake (EPB) Menerapkan rem parkir Untuk mengaktifkan EPB (Electronic Parking Brake): 2C_EPBEngage 1. Tekan dan tahan pedal rem. 2. Tarik switch EPB ke atas. Pastikan lampu peringatan Rem Parkir menyala. EPB (Electronic Parking Brake) dapat diaktifkan secara otomatis ketika: • Diminta oleh sistem lain. • Pengemudi mematikan kendaraan saat Auto Hold sedang aktif. Pengereman darurat Jika terjadi masalah pada pedal rem saat berkendara, pengereman darurat dapat dilakukan dengan menarik dan menahan switch EPB. Pengereman hanya dapat dilakukan selama Anda menahan switch EPB. Namun, jarak pengereman mungkin akan lebih jauh dari biasanya. PERINGATAN Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian, jangan mengoperasikan EPB saat kendaraan sedang bergerak kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini dapat merusak sistem rem dan menyebabkan tabrakan. PEMBERITAHUAN Jika Anda mendengar bunyi atau mencium bau terbakar saat mengoperasikan EPB untuk pengereman darurat, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Informasi Selama pengereman darurat, lampu peringatan Rem Parkir akan menyala dan Anda mungkin akan mendengar bunyi klik. Melepaskan rem parkir Untuk melepaskan EPB (Electronic Parking Brake): 2C_EPBRelease 1. Posisikan switch IGN atau tombol Engine Start/Stop ke posisi ON atau START. 2. Tekan switch EPB sambil menekan pedal rem. Pastikan lampu peringatan Rem Parkir mati. 6-31

Electronic Parking Brake (EPB)

Halaman 246

Mengemudikan Kendaraan Anda Untuk melepaskan EPB (Electronic Parking Brake) secara otomatis: • Gear di posisi P (Parkir) atau N (Netral) Dengan mesin yang hidup, tekan pedal rem dan pindahkan gear dari posisi P (Parkir) atau N (Netral) ke posisi R (Mundur) atau D (Maju). Pastikan pintu, kap mesin, dan pintu bagasi tertutup dan sabuk pengaman terpasang. • Intelligent variable transmission 1. Pastikan sabuk pengaman terpasang dan pintu, kap mesin, serta pintu bagasi tertutup. 2. Dengan mesin yang hidup, tekan pedal rem dan pindahkan gear dari posisi P (Parkir) ke posisi R (Mundur) atau D (Maju). 3. Tekan pedal gas. Pastikan lampu peringatan Rem Parkir mati. PEMBERITAHUAN • Jika lampu peringatan Rem Parkir tetap menyala meskipun EPB telah dilepaskan, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. • Jangan mengemudi dengan mengaktifk EPB. Hal ini dapat menyebabkan keausan berlebih pada pad dan cakram rem. Informasi • Anda tetap dapat mengaktifkan EPB meskipun switch IGN atau tombol Engine Start/Stop dalam posisi OFF (selama daya baterai tersedia), tetapi tidak dapat melepaskannya. • Tekan pedal rem dan lepaskan rem parkir secara manual dengan switch EPB sebelum menuruni turunan atau saat memundurkan kendaraan. 6-32 Pesan peringatan Untuk melepaskan EPB, pasang sabuk pengaman dan tutup pintu, kap mesin, dan pintu bagasi 2C_EPBEnableToReleaseInfo Jika sabuk pengaman pengemudi belum terpasang, atau kap mesin, pintu bagasi, atau pintu dalam kondisi terbuka, dan Anda mencoba berkendara dengan EPB yang aktif, bunyi peringatan dan pesan akan ditampilkan. PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian akibat pergerakan kendaraan yang tidak diinginkan: • Selalu hentikan kendaraan sepenuhnya dan tetap tekan pedal rem sebelum memarkir kendaraan, pindahkan gear ke posisi P (Parkir), tarik switch EPB, dan posisikan switch IGN atau tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF. Bawa kunci saat meninggalkan kendaraan. • Jangan pernah membiarkan orang yang tidak familiar dengan kendaraan menyentuh switch EPB. • Lepaskan EPB hanya saat Anda berada di dalam kendaraan dengan kaki menekan pedal rem dengan kuat. PEMBERITAHUAN Mengemudi dengan menerapkan rem parkir dapat menyebabkan sistem rem menjadi panas berlebih dan menyebabkan keausan atau kerusakan dini pada komponen rem.

Auto hold

Halaman 247

Informasi • Bunyi klik mungkin akan terdengar saat mengoperasikan atau melepaskan EPB. Hal ini normal dan menunjukkan bahwa EPB berfungsi dengan baik. • Saat menyerahkan kunci kendaraan kepada petugas parkir atau asisten, pastikan Anda menjelaskan cara mengoperasikan EPB. Malfungsi pada EPB Lampu peringatan Electronic Parking Brake (EPB) menyala jika switch IGN atau tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON dan akan mati dalam waktu sekitar 3 detik jika sistem berfungsi normal. Jika lampu peringatan EPB tetap menyala, menyala saat berkendara, atau tidak menyala ketika switch IGN atau tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON, maka EPB mungkin mengalami malfungsi. Jika hal ini terjadi, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Lampu peringatan EPB dapat menyala bersamaan dengan indikator ESC untuk menunjukkan bahwa ESC tidak berfungsi dengan normal, namun hal ini tidak menunjukkan EPB mengalami malfungsi. Informasi • Jika lampu peringatan Rem Parkir tidak menyala atau berkedip setelah switch EPB ditarik, EPB mungkin tidak aktif. • Jika lampu peringatan EPB masih menyala atau lampu peringatan Rem Parkir berkedip saat lampu EPB menyala, tekan switch, lalu tarik kembali. Ulangi satu kali lagi. Jika lampu peringatan EPB tetap tidak mati, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. jika dilengkapi Auto hold Auto Hold akan menjaga kendaraan agar tidak bergerak meskipun pedal rem tidak ditekan setelah pengemudi menghentikan kendaraan sepenuhnya dengan menekan pedal rem. Informasi Saat kendaraan dihidupkan ulang, pengaturan terakhir Auto Hold akan diaktifkan. Untuk menerapkan: 2C_AutoHoldButtonOn 1. Dengan pintu pengemudi, kap mesin, dan pintu bagasi tertutup, tekan switch AUTO HOLD. Indikator AUTO HOLD putih akan menyala dan sistem berada dalam mode standby. 2.Ketika Anda menghentikan kendaraan sepenuhnya dengan menekan pedal rem, Auto Hold akan mempertahankan tekanan rem untuk menjaga kendaraan agar tidak bergerak. Indikator akan berubah dari putih menjadi hijau. Kendaraan tidak akan bergerak meskipun pedal rem dilepaskan. 6-33

Auto hold

Halaman 248

Mengemudikan Kendaraan Anda Untuk melepaskan: Jika Anda menekan pedal gas saat gear berada di posisi D (Maju), mode perpindahan gear secara manual, atau gear di posisi R (Mundur) (kendaraan yang dilengkapi tombol shift), maka Auto Hold akan dilepaskan secara otomatis dan kendaraan akan mulai bergerak. Indikator AUTO HOLD akan berubah dari hijau menjadi putih. PERINGATAN Selalu periksa kondisi di sekitar kendaraan Anda sebelum menekan pedal gas untuk melepaskan Auto Hold. Untuk membatalkan: 2C_AutoHoldButtonOff 1. Tekan dan tahan pedal rem. 2. Tekan switch AUTO HOLD. Indikator AUTO HOLD akan mati. PERINGATAN Untuk mencegah pergerakan kendaraan yang tidak diinginkan, selalu tekan pedal rem untuk membatalkan Auto Hold sebelum Anda: • Mengemudi pada turunan. • Memundurkan kendaraan. • Memarkir kendaraan. 6-34 PEMBERITAHUAN Jika indikator AUTO HOLD berubah menjadi kuning, atau terjadi malfungsi pada sistem deteksi pembukaan pintu pengemudi, kap mesin, atau pintu bagasi, maka Auto Hold tidak akan berfungsi dengan baik. Kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. PEMBERITAHUAN Jika terjadi malfungsi pada sistem deteksi pembukaan pintu pengemudi atau kap mesin, Auto Hold mungkin tidak akan berfungsi dengan baik. Kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Informasi Auto Hold tidak akan beroperasi saat: • Gear berada di posisi P (Parkir) atau R (Mundur). • EPB aktif. • Auto Hold akan secara otomatis berpindah ke EPB ketika: - Pintu pengemudi atau kap mesin dibuka. - Kendaraan berada pada tanjakan yang curam. - Kendaraan digerakan beberapa kali. - Pintu bagasi dibuka. (untuk tipe rotary gear shift dial) Lampu peringatan Rem Parkir akan menyala, indikator AUTO HOLD akan berubah dari hijau menjadi putih, dan akan terdengar bunyi peringatan serta pesan akan ditampilkan untuk memberi tahu bahwa EPB telah diaktifkan secara otomatis. Sebelum berkendara, tekan pedal rem, periksa area di sekitar kendaraan, dan lepaskan rem parkir secara manual dengan menekan switch EPB.

Anti-Lock Braking System (ABS)

Halaman 249

Pesan peringatan Parking brake automatically applied 2C_AutoHoldAutoEngageEPBInfo Saat EPB aktif dan Auto Hold juga aktif, akan terdengar bunyi peringatan dan pesan akan ditampilkan. Deactivating AUTO HOLD... Press brake pedal 2C_AutoHoldPressureBreakInfo Jika perpindahan dari Auto Hold ke EPB tidak berfungsi dengan benar, akan terdengar bunyi peringatan dan pesan akan ditampilkan. Press brake pedal to deactivate AUTO HOLD 2C_ReleaseAutoHoldPressBreakInfo Jika Anda tidak menekan pedal rem saat mencoba melepaskan Auto Hold dengan menekan switch AUTO HOLD, akan terdengar bunyi peringatan dan pesan akan ditampilkan. Anti-Lock Braking System (ABS) PERINGATAN Anti-Lock Braking System (ABS) atau Electronic Stability Control (ESC) tidak dapat mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh manuver mengemudi yang tidak aman atau berbahaya. Meskipun kontrol kendaraan ditingkatkan selama pengereman darurat, tetap jaga jarak yang aman dengan kendaraan atau objek di depan kendaraan Anda. Selalu kurangi kecepatan kendaraan dalam kondisi jalan yang ekstrem. Jarak pengereman kendaraan yang dilengkapi ABS atau ESC bisa lebih jauh daripada kendaraan tanpa sistem ini dalam kondisi jalan berikut: • Jalan kasar, berbatu, atau tertutup salju. • Jalan dengan permukaan yang tidak rata atau memiliki ketinggian yang berbeda. Jangan pernah menguji fitur keselamatan kendaraan yang dilengkapi ABS atau ESC dengan mengemudi cepat atau menikung tajam. Hal ini dapat menyebabkan tabrakan dan membahayakan keselamatan Anda maupun orang lain. 6-35

Anti-Lock Braking System (ABS)

Halaman 250

Mengemudikan Kendaraan Anda ABS adalah sistem pengereman elektronik yang akan membantu mencegah penguncian roda saat melakukan pengereman. ABS memungkinkan pengemudi untuk mengarahkan kendaraan dan melakukan pengereman secara bersamaan. Menggunakan ABS Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari ABS dalam kondisi darurat, jangan mencoba mengatur tekanan rem secara manual atau memompa pedal rem. Tekan pedal rem sekuat mungkin. Saat Anda menekan pedal rem dalam kondisi yang dapat menyebabkan roda terkunci, Anda mungkin akan mendengar bunyi dari sistem rem atau merasakan getaran pada pedal rem. Hal ini normal dan menunjukkan bahwa ABS sedang beroperasi. ABS tidak akan mengurangi waktu atau jarak pengereman kendaraan. Selalu jaga jarak yang aman dari kendaraan di depan Anda. ABS tidak akan mencegah slip yang disebabkan oleh perubahan arah secara mendadak, seperti menikung terlalu cepat atau berpindah jalur secara mendadak. Selalu berkendara dengan kecepatan yang aman sesuai kondisi jalan dan cuaca. ABS tidak dapat mencegah hilangnya stabilitas kendaraan. Selalu arahkan roda kemudi dengan hati-hati saat melakukan pengereman yang keras. Gerakan roda kemudi yang tajam akan menyebabkan kendaraan berpindah jalur atau keluar dari jalan. Di permukaan jalan yang bergelombang atau tidak rata, pengoperasian ABS dapat menyebabkan jarak pengereman yang lebih jauh dibandingkan sistem rem konvensional. Lampu peringatan ABS (B) akan menyala beberapa detik setelah switch IGN atau tombol Engine Start/Stop berada di posisi ON. 6-36 Selama waktu ini, ABS akan melakukan diagnosis mandiri dan lampu akan mati jika sistem berfungsi normal. Jika lampu tetap menyala, kami sarankan Anda segera menghubungi dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Jika lampu peringatan ABS (B) terus menyala, menunjukan terjadi masalah pada sistem ABS. Sistem power breake akan tetap beroperasi dengan normal. Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian, segera hubungi dealer resmi HYUNDAI. PEMBERITAHUAN Saat Anda berkendara di jalan dengan traksi yang rendah, seperti jalan bersalju, dan menekan pedal rem secara terus- menerus, ABS akan aktif secara terus- menerus dan lampu ABS (B) mungkin akan menyala. Hentikan kendaraan di tempat yang aman dan matikan mesin. Hidupkan kembali kendaraan. Jika lampu peringatan ABS mati, maka sistem ABS akan berfungsi normal kembali. Jika tidak, kami sarankan segera hubungi dealer resmi HYUNDAI. Informasi Saat Anda menjumper baterai karena daya baterai lemah, lampu peringatan ABS (B) dapat menyala. Hal ini bukan menunjukan ABS mengalami malfungsi. Isi ulang daya baterai sebelum berkendara kembali.

Electronic Stability Control (ESC)

Halaman 251

Electronic Stability Control jika dilengkapi (ESC) 2C_ESCOffButton Sistem Electronic Stability Control (ESC) akan membantu menstabilkan kendaraan saat menikung. ESC akan memeriksa arah roda kemudi Anda dan arah sebenarnya dari kendaraan. ESC akan menerapkan tekanan rem ke salah satu rem kendaraan dan mengintervensi sistem manajemen mesin untuk membantu pengemudi menjaga kendaraan agar tetap pada jalurnya. ESC bukan pengganti praktik mengemudi yang aman. Selalu sesuaikan kecepatan dan cara mengemudi dengan kondisi jalan. PERINGATAN Jangan pernah mengemudi terlalu cepat atau menikung dengan tajam. Sistem ESC tidak akan mencegah tabrakan. Kecepatan berlebih saat menikung, manuver mendadak, dan aquaplaning pada permukaan jalan yang basah dapat menyebabkan tabrakan yang serius. Pengoperasian ESC Kondisi ESC ON Saat switch IGN atau tombol Engine Start/Stop berada di posisi ON, lampu indikator ESC dan ESC OFF menyala selama sekitar 3 detik. Setelah kedua lampu mati, ESC akan aktif. Saat ESC beroperasi a Saat ESC beroperasi, lampu indikator ESC berkedip: • Saat Anda menekan pedal rem dalam kondisi yang dapat menyebabkan roda terkunci, Anda mungkin akan mendengar bunyi dari rem, atau merasakan getaran pada pedal rem. • Jika Cruise Control digunakan saat ESC aktif, Cruise Control akan dinonaktifkan secara otomatis. Lihat bagian “Cruise Control (CC)” di Bab 7. • Saat keluar dari lumpur atau mengemudi pada permukaan jalan yang licin, RPM mesin mungkin tidak akan meningkat meskipun pedal gas ditekan secara penuh. Hal ini untuk menjaga stabilitas dan traksi kendaraan dan bukan merupakan suatu masalah. Kondisi ESC OFF b Untuk menonaktifkan ESC: • Tahap 1 Tekan tombol ESC OFF sebentar. Lampu indikator ESC OFF akan menyala dan pesan, "Traction control disabled" akan ditampilkan. Fitur kontrol traksi dari ESC (manajemen mesin) akan dinonaktifkan, tetapi fitur kontrol rem dari ESC (manajemen pengereman) tetap akan aktif. 6-37

Electronic Stability Control (ESC)

Halaman 252

Mengemudikan Kendaraan Anda • Tahap 2 Tekan dan tahan tombol ESC OFF selama lebih dari 3 detik. Lampu indikator ESC OFF akan menyala dan/ atau pesan "Traction control and ESC disabled" akan ditampilan disertai bunyi peringatan. Kedua fitur ESC (kontrol traksi dan kontrol rem) akan dinonaktifkan. Jika switch IGN atau tombol Engine Start/Stop dalam posisi OFF saat ESC dinonaktifkan, ESC akan tetap dalam kondisi nonaktif. ESC akan aktif kembali saat kendaraan dihidupkan ulang. Lampu indikator Lampu indikator ESC (berkedip) a Lampu indikator ESC OFF (menyala) b Ketika switch IGN atau tombol Engine Start/Stop berada pada posisi ON, lampu indikator ESC menyala, lalu akan mati jika sistem ESC beroperasi secara normal. Lampu indikator ESC akan berkedip setiap kali ESC sedang beroperasi. Jika lampu indikator ESC tetap menyala, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. Lampu indikator ESC OFF akan menyala saat ESC dinonaktifkan. 6-38 PERINGATAN Saat ESC berkedip, menunjukan ESC aktif: • Kemudikan kendaraan secara perlahan dan JANGAN PERNAH mencoba berakselerasi. • Jangan menonaktifkan ESC saat lampu indikator ESC berkedip. Anda dapat kehilangan kendali kendaraan dan mengalami tabrakan. PEMBERITAHUAN Menggunakan roda dan ban dengan ukuran berbeda dapat menyebabkan sistem ESC mengalami malfungsi. Sebelum mengganti ban, pastikan keempat roda dan ban memiliki ukuran yang sesuai untuk kendaraan Anda. Jangan mengemudi dengan menggunakan roda dan ban yang ukurannya berbeda. Penggunaan ESC OFF Saat berkendara Mode ESC OFF hanya boleh digunakan sementara untuk membantu membebaskan kendaraan jika terjebak di salju atau lumpur, dengan cara menghentikan sementara pengoperasian ESC untuk mempertahankan torsi roda. Untuk menonaktifkan ESC saat berkendara, tekan tombol ESC OFF saat berkendara di permukaan jalan yang datar. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada transmisi: • Jangan biarkan roda dari salah satu poros berputar secara berlebihan saat lampu peringatan ESC, ABS, dan Rem Parkir menyala. Kerusakan akibat kondisi ini tidak ditanggung

Vehicle Stability Management (VSM)

Halaman 253

oleh garansi kendaraan. Kurangi power mesin dan hindari memutar roda secara berlebihan saat lampu-lampu tersebut menyala. • Saat menggunakan dynamometer, pastikan menonaktifkan ESC (lampu ESC OFF menyala). Informasi Menonaktifkan ESC tidak akan memengaruhi pengoperasian sistem ABS atau rem standar. Vehicle Stability Management jika dilengkapi (VSM) Vehicle Stability Management adalah fitur dari sistem Electronic Stability Control (ESC). Sistem ini akan membantu menjaga stabilitas kendaraan saat akselerasi atau pengereman mendadak di permukaan jalan yang basah, licin, dan kasar, di mana traksi pada keempat ban bisa menjadi tidak seimbang secara tiba-tiba. PERINGATAN VSM bukan pengganti perilaku mengemudi yang aman. Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Selalu sesuaikan kecepatan dan jarak terhadap kendaraan di depan Anda. • Jangan pernah mengemudi terlalu cepat dalam kondisi jalan yang buruk. Kecepatan berlebihan saat cuaca buruk atau di permukaan jalan yang licin dan tidak rata dapat menyebabkan tabrakan yang serius. Pengoperasian VSM Saat aktif Saat Anda menekan pedal rem dalam kondisi yang dapat mengaktifkan ESC, Anda mungkin akan mendengar bunyi dari sistem rem, atau merasakan getaran pada pedal rem. Hal ini merupakan kondisi yang normal dan menunjukkan bahwa VSM sedang aktif. Informasi VSM tidak akan beroperasi ketika: • Mengemudi di permukaan jalan yang miring seperti tanjakan atau turunan. • Memundurkan kendaraan. • Lampu indikator ESC OFF menyala. • Lampu peringatan MDPS (Motor Driven Power Steering) (E) imenyala atau berkedip. Kondisi VSM OFF Untuk menonaktifkan VSM, tekan tombol ESC OFF. Lampu indikator ESC OFF (b) akan menyala. Untuk mengaktifkan VSM kembali, tekan tombol ESC OFF lagi. Lampu indikator ESC OFF akan mati. PERINGATAN Jika lampu indikator ESC (b)atau lampu peringatan MDPS (E) tetap menyala atau berkedip, sistem VSM kendaraan Anda mungkin mengalami malfungsi. Saat lampu peringatan menyala, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin. 6-39

Brake Assist System (BAS)

Halaman 254

Mengemudikan Kendaraan Anda jika dilengkapi Hill-Start Assist Control (HAC) Hill-Start Assist Control akan membantu mencegah kendaraan bergerak mundur saat mulai bergerak dari posisi diam pada tanjakan. PERINGATAN Selalu siap untuk menekan pedal gas saat mulai bergerak pada tanjakan. Hill- Start Assist Control hanya akan aktif selama sekitar 2 detik. Informasi • Hill-Start Assist Control tidak akan beroperasi saat gear berada di posisi P (Parkir) atau N (Netral). • Hill-Start Assist Control akan tetap aktif meskipun ESC (Electronic Stability Control) dinonaktifkan. Namun, tidak akan aktif jika ESC tidak beroperasi dengan normal. Emergency Stop Signal (ESS) Emergency Stop Signal untuk memperingatkan pengemudi di belakang kendaraan Anda dengan membuat lampu rem berkedip saat melakukan pengereman keras dan mendadak. Pengoperasian sistem Lampu rem akan berkedip cepat ketika: • Kendaraan berhenti mendadak. (Kekuatan deselerasi/perlambatan melebihi 7 m/s² dan kecepatan kendaraan melebihi 55 km/jam (34 mph)). • ABS aktif. 6-40 Sistem nonaktif Setelah lampu rem berhenti berkedip, lampu hazard akan menyala secara otomatis saat: • Kecepatan kendaraan di bawah 40 km/jam (25 mph) dan situasi pengereman mendadak telah selesai. • ABS nonaktif. Lampu hazard akan mati saat: • Kendaraan melaju dengan kecepatan rendah dalam waktu tertentu. • Pengemudi dapat mematikan lampu hazard secara manual dengan menekan tombolnya. PERHATIAN Emergency Stop Signal tidak akan aktif jika lampu hazard sudah menyala. Brake Assist System (BAS) Brake Assist System berfungsi untuk mengurangi atau menghindari risiko kecelakaan. Sistem ini akan mengenali jarak kendaraan di depan atau pejalan kaki melalui sensor (misalnya radar dan kamera), dan jika diperlukan, akan memperingatkan pengemudi tentang risiko kecelakaan melalui pesan atau bunyi peringatan. Keterbatasan sistem Brake Assist System merupakan sistem tambahan dan bukan pengganti perilaku mengemudi yang aman. Pengemudi bertanggung jawab untuk selalu memantau kecepatan dan jarak kendaraan di depan untuk memastikan pengoperasian sistem AEB dengan aman.

Praktik pengereman yang baik

Halaman 255

Lakukan tindakan pencegahan berikut saat menggunakan Brake Assist System: Sistem ini hanya bersifat tambahan dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan perhatian dan kehati-hatian pengemudi. Jangkauan dan objek yang dapat dideteksi sensor terbatas. Selalu perhatikan kondisi jalan. JANGAN PERNAH mengemudi terlalu cepat tanpa memperhatikan kondisi jalan atau saat menikung. Selalu berkendara dengan hati-hati untuk mencegah situasi yang tiba-tiba atau tidak terduga. Brake Assist System tidak akan menghentikan kendaraan sepenuhnya dan tidak akan mencegah tabrakan. Praktik pengereman yang baik PERINGATAN Saat meninggalkan kendaraan atau memarkir, selalu hentikan kendaraan sepenuhnya dan tetap tekan pedal rem. Pindahkan gear ke posisi P (Parkir), kemudian aktifkan EPB, dan posisikan switch IGN atau tombol Engine Start/ Stop ke posisi OFF. Kendaraan yang diparkir tanpa mengaktifkan EPB atau tidak diaktifkan secara penuh dapat bergerak secara tidak sengaja dan menyebabkan cedera pada pengemudi atau orang lain. SELALU terapkan rem parkir sebelum keluar dari kendaraan. Rem yang basah dapat berbahaya! Rem akan basah saat kendaraan melewati genangan air atau saat dicuci. Kendaraan Anda mungkin tidak akan berhenti secepat biasanya jika rem dalam kondisi basah. Rem basah juga dapat menyebabkan kendaraan menarik ke salah satu sisi. Untuk mengeringkan rem, tekan pedal rem dengan ringan hingga pengereman kembali normal. Jika pengereman belum kembali normal, hentikan kendaraan segera setelah aman untuk melakukannya. Kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. JANGAN mengemudi dengan kaki bertumpu pada pedal rem. Tekanan ringan namun secara terus-menerus pada pedal dapat menyebabkan rem menjadi terlalu panas, aus, dan bahkan mengalami malfungsi. Jika salah satu ban pecah saat berkendara, tekan pedal rem secara perlahan dan arahkan kendaraan agar tetap lurus saat Anda memperlambat laju kendaraan. Ketika kendaraan cukup lambat dan aman untuk dikendalikan, menepilah dan berhenti di lokasi yang aman. Tetap tekan pedal rem dengan kuat saat kendaraan berhenti untuk mencegah kendaraan bergerak maju. 6-41

Mode drive

Halaman 256

Mengemudikan Kendaraan Anda Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive jika dilengkapi Memilih mode drive Mode drive dapat dipilih sesuai dengan preferensi pengemudi atau kondisi jalan. Mengganti mode drive 2C_DriveModeButton_2 Mode DRIVE dapat dipilih sesuai dengan preferensi pengemudi atau kondisi jalan. 2C_DriveModeInfo_2 • ECO ſ NORMAL ſ SPORT ſ SMART Mode akan berubah setiap kali tombol pemilihan DRIVE MODE ditekan. 6-42 Mode drive Mode akan berubah setiap kali pengemudi menekan tombol DRIVE MODE. Mode NORMAL Mode NORMAL akan memberikan pengendaraan yang halus dan kenyamanan dalam berkendara. Mode ECO Mode ECO akan membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar untuk pengendaraan yang ramah lingkungan. Efisiensi bahan bakar dapat bervariasi tergantung pada kebiasaan mengemudi pengemudi dan kondisi jalan. • Ketika mode ECO dipilih, indikator ECO akan menyala pada instrument cluster. • Saat mode ECO diaktifkan: - Respons akselerasi dapat sedikit berkurang jika pedal gas ditekan dengan sedang. - Performa pendingin udara (A/C) dapat dibatasi. - Pola perpindahan gear Intelligent Variable Transmission dapat berubah. - Suara mesin dapat terdengar lebih keras pada beberapa perpindahan gear Intelligent Variable Transmission karena perpindahan ke gear yang lebih rendah membutuhkan tekanan lebih dalam pada pedal gas. Kondisi-kondisi di atas merupakan hal yang normal saat mode ECO diaktifkan untuk membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Mode drive

Halaman 257

Keterbatasan dari mode ECO Jika kondisi berikut terjadi saat mode ECO aktif, operasi sistem akan dibatasi meskipun tidak ada perubahan pada indikator ECO: • Saat temperatur cairan pendingin rendah: Sistem akan dibatasi hingga performa mesin kembali normal. • Saat berkendara pada tanjakan: Sistem akan dibatasi untuk meningkatkan tenaga karena torsi mesin dibatasi. • Saat kendaraan dikendarai dalam mode perpindahan gear secara manual menggunakan paddle shifter: Sistem akan dibatasi sesuai dengan posisi gear. Mode SPORT Mode SPORT akan memberikan pengalaman berkendara yang sporty namun tetap mantap. Dalam mode SPORT, efisiensi bahan bakar mungkin menurun. • Saat mode SPORT dipilih, indikator SPORT akan menyala pada instrument cluster. • Setiap kali mesin dihidupkan ulang, mode drive akan kembali ke mode NORMAL. Jika ingin menggunakan mode SPORT, pilih kembali mode tersebut secara manual. • Saat mode SPORT diaktifkan: - Putaran mesin (RPM) cenderung tetap tinggi untuk waktu tertentu meskipun pedal gas dilepas. - Perpindahan ke gear yang lebih tinggi akan tertunda saat berakselerasi. Mode SMART Mode SMART akan secara otomatis memilih mode drive yang sesuai di antara ECO, NORMAL, dan SPORT berdasarkan kebiasaan berkendara pengemudi (misalnya gaya berkendara ringan atau dinamis) melalui pengamatan terhadap tekanan pedal rem atau pengoperasian roda kemudi. • Tekan tombol DRIVE MODE untuk mengaktifkan mode SMART. Saat mode SMART diaktifkan, indikator akan menyala pada instrument cluster. • Kendaraan akan tetap dalam mode NORMAL jika mesin dimatikan dalam mode SMART. • Mode SMART akan secara otomatis mengatur pola perpindahan gear, torsi mesin, sesuai dengan kebiasaan mengemudi pengemudi. Informasi • Saat Anda mengemudi secara ringan dalam mode SMART, mode drive akan berubah ke ECO untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Namun, efisiensi bahan bakar aktual dapat berbeda tergantung pada situasi berkendara Anda (misalnya mengemudi pada tanjakan/turunan, deselerasi/ akselerasi kendaraan). • Saat Anda mengemudi secara dinamis dalam mode SMART dengan deselerasi mendadak atau menikung tajam, mode drive akan berubah ke SPORT. Namun, hal ini dapat memengaruhi efisiensi bahan bakar. 6-43

Mode drive

Halaman 258

Mengemudikan Kendaraan Anda Berbagai situasi berkendara yang mungkin Anda temui dalam mode SMART • Mode drive akan secara otomatis berubah ke ECO setelah periode tertentu saat Anda menekan pedal gas secara lembut (gaya mengemudi Anda dikategorikan ringan). • Mode drive akan secara otomatis berubah dari SMART ECO ke SMART NORMAL setelah periode tertentu saat Anda menekan pedal gas secara tajam atau berulang. • Mode drive akan secara otomatis berubah ke SMART NORMAL dengan pola mengemudi yang sama ketika kendaraan mulai bergerak pada tanjakan dengan kemiringan tertentu. Mode drive akan kembali ke SMART ECO saat kendaraan kembali ke permukaan jalan yang datar. • Mode drive akan secara otomatis berubah ke SMART SPORT ketika Anda berakselerasi secara mendadak atau mengoperasikan roda kemudi secara berulang (gaya mengemudi Anda dikategorikan sporty). Dalam mode ini, kendaraan akan menggunakan gear yang lebih rendah untuk akselerasi/ deselerasi secara mendadak dan meningkatkan performa pengereman mesin. • Anda mungkin tetap merasakan performa pengereman mesin bahkan ketika pedal gas dilepas dalam mode SMART SPORT. Hal ini karena kendaraan tetap berada pada gear rendah untuk periode tertentu untuk akselerasi berikutnya. Hal ini merupakan kondisi berkendara yang normal, bukan menunjukan malfungsi. • Mode drive hanya akan berubah ke SMART SPORT dalam situasi berkendara yang ekstrem. Dalam sebagian besar kondisi berkendara normal, mode akan berada di SMART ECO atau SMART NORMAL. 6-44 Keterbatasan dari mode SMART Mode SMART dapat dibatasi dalam kondisi berikut (indikator yang mati akan menyala dalam kondisi berikut): • Pengemudi memindahkan tuas transmisi secara manual: Ini akan menonaktifkan mode SMART. Kendaraan akan melaju sesuai perpindahan gear yang dipindahkan secara manual oleh pengemudi. • Cruise Control atau Smart Cruise Control aktif: Cruise Control atau Smart Cruise Control dapat menonaktifkan mode SMART. Ketika fitur kontrol kecepatan yang lebih tinggi diaktifkan, sistem akan mulai mengontrol kecepatan kendaraan dan menonaktifkan mode SMART. (Mode SMART tidak akan langsung dinonaktifkan hanya karena Cruise Control atau Smart Cruise Control aktif.) • Temperatur oli transmisi sangat rendah atau sangat tinggi: Mode SMART dapat aktif dalam sebagian besar kondisi berkendara normal. Namun, temperatur oli transmisi yang terlalu tinggi atau rendah dapat menonaktifkan mode SMART untuk sementara waktu karena kondisi transmisi berada di luar batas pengoperasian normal.

Menggoyangkan kendaraan

Halaman 259

Kondisi berkendara khusus Kondisi berkendara yang berbahaya Ketika menghadapi kondisi berkendara yang berbahaya seperti genangan air, salju, es, lumpur, dan pasir: • Kemudikan kendaraan secara hati-hati dan perhitungkan jarak pengereman yang lebih jauh. • Hindari melakukan pengereman atau memutar roda kemudi secara mendadak. • Jika kendaraan Anda terjebak di salju, lumpur, atau pasir, gunakan gear 2. Akselerasilah secara perlahan untuk menghindari putaran roda yang tidak perlu. • Letakkan pasir, garam batu, rantai ban, atau bahan non-selip lainnya di bawah roda untuk memberikan traksi tambahan, jika kendaraan terjebak dalam es, salju, atau lumpur. PERINGATAN Menurunkan gear pada kendaraan dengan Intelligent Variable Transmission saat berkendara di permukaan yang licin dapat menyebabkan tabrakan. Perubahan kecepatan roda secara mendadak dapat menyebabkan ban slip. Berhati-hatilah saat menurunkan gear di permukaan jalan yang licin. Menggoyang kendaraan Jika perlu menggoyang kendaraan untuk membebaskannya dari salju, pasir, atau lumpur, pertama-tama putar roda kemudi ke kanan dan kiri untuk membersihkan area di sekitar roda depan. Kemudian, ubah posisi gear bolak-balik antara 1 dan R (Mundur, untuk kendaraan transmisi manual) atau R (Mundur) dan gear D (Maju) (untuk kendaraan Intelligent Variable Transmission). Usahakan untuk menghindari putaran roda yang berlebihan, dan jangan memacu mesin. Untuk mencegah keausan transmisi, tunggu hingga roda berhenti berputar sebelum mengganti gear. Lepaskan pedal gas saat mengganti gear, dan tekan pedal gas perlahan saat transmisi masuk di gear. Putaran roda secara perlahan ke arah maju dan mundur akan menciptakan gerakan goyang yang dapat membebaskan kendaraan. PERINGATAN Selalu nonaktifkan sistem ESC sebelum menggoyang kendaraan. Jika kendaraan terjebak dan terjadi putaran roda yang berlebihan, temperatur pada ban dapat meningkat dengan cepat. Jika ban mengalami kerusakan, ban bisa meledak, menyebabkan cedera pada Anda dan orang lain. Jangan lakukan prosedur ini jika terdapat orang atau objek di sekitar kendaraan. Jika Anda mencoba membebaskan kendaraan, mesin kendaraan dapat mengalami panas berlebih dengan cepat, yang dapat menyebabkan kebakaran di kompartemen mesin atau kerusakan lainnya. Usahakan untuk menghindari putaran roda sebanyak mungkin untuk mencegah pemanasan berlebih pada ban atau mesin. JANGAN biarkan kendaraan memutar roda melebihi 56 km/jam (35 mph). Jika Anda masih terjebak setelah beberapa kali menggoyangkan kendaraan, cari bantuan untuk menarik kendaraan oleh kendaraan derek untuk menghindari panas berlebih pada mesin, kerusakan pada transmisi, dan kerusakan ban. Lihat bagian “Penderekan” pada Bab 8. 6-45

Berkendara di area banjir

Halaman 260

Mengemudikan Kendaraan Anda Menikung dengan halus Hindari melakukan pengereman atau perpindahan gear pada tikungan, terutama saat jalan basah. Idealnya, lalui tikungan dengan akselerasi yang ringan. Berkendara pada malam hari Berkendara pada malam hari akan menimbulkan lebih banyak bahaya dibandingkan siang hari. Berikut beberapa tips penting yang perlu diingat: • Kurangi kecepatan dan jaga jarak yang lebih jauh dengan kendaraan lain, karena penglihatan yang terbatas pada malam hari, terutama di area tanpa lampu jalan. • Sesuaikan posisi spion untuk mengurangi silau dari lampu kendaraan lain. • Jaga kebersihan dan posisi sinar headlamp. Lampu yang kotor atau arah sinar headlamp yang tidak tepat dapat menyulitkan penglihatan di malam hari. • Hindari menatap langsung headlamp kendaraan dari arah berlawanan. Anda mungkin akan mengalami kebutaan sementara, dan membutuhkan beberapa detik untuk menyesuaikan kembali penglihatan ke kondisi gelap. Berkendara saat hujan Hujan dan jalan yang basah dapat membuat berkendara menjadi berbahaya. Saat berkendara di saat hujan atau permukaan jalan yang licin: • Kurangi kecepatan dan perhitungkan jarak pengereman ekstra. Hujan lebat akan menyulitkan penglihatan dan meningkatkan jarak pengereman. • Nonaktifkan Cruise Control. • Ganti karet wiper kaca depan jika sudah menunjukkan tanda-tanda meninggalkan bekas atau area yang tidak terhapus pada kaca. • Pastikan ban memiliki tapak yang cukup. Ban yang tidak memiliki tapak yang cukup dapat menyebabkan ban selip saat melakukan pengereman mendadak di jalan yang basah. Lihat bagian “Ban dan roda” pada Bab 9. 6-46 • Nyalakan headlamp untuk memudahkan kendaraan lain melihat Anda. Di beberapa wilayah, penggunaan headlamp saat mengoperasikan wiper merupakan ketentuan peraturan. • Berkendara terlalu cepat melewati genangan air yang dalam dapat mempengaruhi fungsi rem. Jika Anda harus melintasi genangan air, lakukan dengan kecepatan rendah. • Jika Anda merasa rem dalam kondisi yang basah, tekan pedal rem beberapa kali saat kendaraan melaju secara perlahan. Hydroplaning Jika jalan cukup basah dan kecepatan cukup tinggi, kendaraan Anda mungkin akan kehilangan kontak dengan permukaan jalan dan melaju di atas lapisan air. Saran terbaik adalah KEMUDIKAN SECARA PERLAHAN saat melintasi permukaan jalan yang basah. Risiko hydroplaning akan meningkat seiring berkurangnya kedalaman tapak ban. Lihat bagian “Ban dan roda” pada Bab 9. Berkendara di area banjir Hindari berkendara di area banjir kecuali Anda yakin bahwa air tidak lebih dalam dari bagian bawah hub roda. Jika tidak yakin, berputarlah dan cari jalur alternatif. Kemudikan kendaraan secara perlahan saat melintasi genangan air. Berikan jarak pengereman yang cukup karena performa rem dapat menurun. Setelah melintasi air, keringkan rem dengan menekannya beberapa kali saat kendaraan melaju secara perlahan.

Berkendara di area banjir

Halaman 261

Berkendara di jalan tol Ban Sesuaikan tekanan ban sesuai dengan yang direkomendasikan. Tekanan ban yang kurang dapat menyebabkan ban menjadi panas berlebih atau rusak. Jangan gunakan ban yang sudah aus atau rusak, karena dapat mengurangi traksi atau berpotensi mengalami kegagalan ban. Informasi Jangan pernah memompa tekanan ban melebihi batas tekanan maksimum yang ditentukan pada ban. Bahan bakar, cairan pendingin mesin, dan oli mesin Berkendara pada kecepatan tinggi di jalan tol akan mengonsumsi lebih banyak bahan bakar dan kurang efisien dibandingkan berkendara dengan kecepatan sedang. Pertahankan kecepatan sedang untuk menghemat bahan bakar saat berkendara di jalan tol. Periksa level cairan pendingin mesin dan oli mesin sebelum berkendara. Drive belt Drive belt yang longgar atau rusak dapat menyebabkan mesin menjadi panas berlebih. Mengurangi risiko terguling Kendaraan penumpang serbaguna Anda dikategorikan sebagai Sports Utility Vehicle (SUV). Beberapa SUV memiliki ground clearance yang tinggi dan lebar tapak yang sempit untuk memungkinkan berkendara di berbagai kondisi off-road. Karakteristik desain ini dapat menyebabkan titik pusat gravitasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan penumpang biasa, sehingga lebih rentan terguling jika melakukan manuver mendadak. SUV memiliki tingkat terguling yang jauh lebih tinggi dibandingkan jenis kendaraan lainnya. Selalu pastikan Anda dan penumpang mengenakan sabuk pengaman dengan benar dan aman. Dalam kecelakaan terguling, penumpang tanpa sabuk pengaman memiliki risiko jauh lebih besar untuk mengalami cedera serius atau kematian dibandingkan penumpang yang menggunakan sabuk pengaman. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan pengemudi untuk mengurangi risiko kendaraan terguling. Jika memungkinkan, hindari berbelok dengan tajam atau manuver secara mendadak, jangan memuat barang yang berat di atap kendaraan, dan jangan melakukan modifikasi apapun yang dapat menaikkan pusat gravitasi kendaraan. PERINGATAN Beberapa Sports Utility Vehicle (SUV) dapat memiliki resiko terguling yang jauh lebih tinggi dibandingkan jenis kendaraan lainnya. Untuk mencegah kendaraan terguling atau kehilangan kendali: • Ambil tikungan dengan kecepatan yang lebih rendah dibandingkan kendaraan penumpang biasa. • Hindari berbelok dengan tajam dan manuver secara mendadak. • Jangan melakukan modifikasi apapun yang dapat menaikkan pusat gravitasi kendaraan. • Jaga tekanan ban agar tetap sesuai spesifikasi. • Jangan membawa muatan yang berat di atap kendaraan. 6-47

Kondisi salju atau es

Halaman 262

Mengemudikan Kendaraan Anda PERINGATAN Kenakan sabuk pengaman Anda dengan benar. Dalam kecelakaan terguling, penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman memiliki risiko yang jauh lebih tinggi mengalami cedera serius atau kematian dibandingkan penumpang yang mengenakan sabuk pengaman. Berkendara pada musim dingin Kondisi cuaca yang ekstrem pada musim dingin dapat menyebabkan ban cepat aus dan masalah lainnya. Untuk meminimalkan masalah berkendara saat musim dingin, ikuti saran-saran berikut: Kondisi bersalju atau es Anda harus menjaga jarak yang cukup antara kendaraan Anda dan kendaraan di depan. Tekan pedal rem secara perlahan. Kecepatan tinggi, akselerasi cepat, pengereman mendadak, dan berbelok dengan tajam sangat berbahaya. Saat deselerasi, manfaatkan pengereman mesin semaksimal mungkin. Pengereman mendadak di jalan bersalju atau licin dapat menyebabkan kendaraan slip. Untuk berkendara pada permukaan salju yang tebal, mungkin diperlukan penggunaan ban salju. Selalu bawa perlengkapan darurat. Anda mungkin ingin membawa tali derek, senter, suar darurat, pasir, sekop, kabel jumper, pengikis kaca, sarung tangan, alas lantai, wearpack, selimut, dan sebagainya. 6-48 Ban salju PERINGATAN Ban salju harus memiliki ukuran dan tipe yang setara dengan ban standar kendaraan. Jika tidak, keselamatan dan pengendalian kendaraan Anda dapat terpengaruh. Gunakan ban salju saat temperatur jalan di bawah 7 °C (45 °F). Jika Anda memasang ban salju, pastikan tekanan ban sama dengan ban asli. Pasang ban salju pada keempat roda untuk menjaga kestabilan pengendalian kendaraan dalam segala kondisi cuaca. Traksi yang diberikan oleh ban salju di jalan kering mungkin tidak setinggi ban asli kendaraan Anda. Konsultasikan dengan penjual ban untuk mengetahui batas kecepatan maksimum yang direkomendasikan. Informasi Jangan memasang ban berduri (studded tires) tanpa terlebih dahulu memeriksa peraturan daerah atau kota terkait larangan penggunaan ban berduri. Rantai ban PERINGATAN Jangan gunakan rantai ban karena dapat merusak kendaraan Anda (roda, suspensi, dan bodi). Kerusakan akibat penggunaan rantai ban tidak ditanggung oleh garansi pabrikan kendaraan Anda.

Tindakan pencegahan saat musim dingin

Halaman 263

Tindakan pencegahan untuk musim dingin Gunakan cairan pendingin mesin ethylene glycol berkualitas tinggi Kendaraan Anda dilengkapi dengan cairan pendingin mesin ethylene glycol yang berkualitas tinggi di dalam sistem pendingin. Ini adalah satu-satunya tipe cairan pendingin mesin yang harus digunakan karena akan membantu mencegah korosi pada sistem pendingin, melumasi water pump, dan mencegah pembekuan. Pastikan untuk mengganti atau menambah cairan pendingin mesin sesuai dengan jadwal perawatan. Sebelum musim dingin, lakukan pengecekan cairan pendingin mesin untuk memastikan titik bekunya sesuai dengan temperatur musim dingin yang sudah diperkirakan. Periksa baterai dan kabel Temperatur musim dingin dapat memengaruhi performa baterai. Periksa baterai dan kabelnya sesuai dengan jadwal perawatan. Level pengisian daya baterai dapat diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI atau di bengkel. Ganti oli mesin “winter weight” jika diperlukan Di beberapa wilayah selama musim dingin, disarankan untuk menggunakan oli mesin “winter weight” dengan viskositas yang lebih rendah. Selain itu, ganti oli mesin dan filter jika sudah mendekati waktu penggantian berikutnya. Oli mesin yang baru akan memastikan performa mesin yang optimal selama musim dingin. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat Bab 2. Jika Anda tidak yakin mengenai tipe oli “winter weight” yang tepat, kami merekomendasikan agar Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Periksa busi dan sistem pengapian Periksa busi sesuai dengan jadwal perawatan. Gantilah jika diperlukan. Periksa juga semua wiring dan komponen pengapian dari kemungkinan retak, aus, atau kerusakan. Mencegah pengunci pintu membeku Semprotkan cairan anti-es yang direkomendasikan atau gliserin ke dalam lubang kunci. Jika lubang kunci sudah tertutup es, semprotkan cairan anti-es yang direkomendasikan di atas es untuk mencairkannya. Jika bagian dalam kunci membeku, coba cairkan dengan kunci yang telah dipanaskan. Gunakan kunci yang dipanaskan dengan hati-hati untuk menghindari cedera. Gunakan cairan anti-beku untuk washer kaca depan yang direkomendasikan Tambahkan cairan anti-beku untuk washer kaca depan sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada wadah cairan washer. Cairan anti-beku untuk washer tersedia di dealer resmi HYUNDAI dan sebagian besar toko aksesoris kendaraan. Informasi Jangan gunakan cairan pendingin mesin atau tipe cairan anti-beku lainnya untuk mencegah kerusakan pada cat kendaraan. Jangan biarkan rem parkir membeku Dalam kondisi tertentu, rem parkir Anda dapat membeku dalam posisi diterapkan. Hal ini paling mungkin terjadi saat terdapat penumpukan salju atau es di sekitar rem belakang atau ketika rem dalam kondisi basah. Jika terdapat risiko rem parkir membeku: terapkan rem parkir dengan posisi gear di P (Parkir), kemudian ganjal roda belakang, dan lepaskan rem parkir. 6-49

Bobot kendaraan

Halaman 264

Mengemudikan Kendaraan Anda Jangan biarkan es dan salju menumpuk di bagian bawah kendaraan Dalam kondisi tertentu, salju dan es dapat menumpuk di bawah fender dan mengganggu pengendalian. Saat berkendara dalam kondisi musim dingin yang ekstrem, periksa bagian bawah kendaraan secara berkala untuk memastikan roda depan dan komponen steering tidak terhalang. Bawa perlengkapan darurat Sesuai dengan kondisi cuaca, bawa perlengkapan darurat yang sesuai saat berkendara. Beberapa barang yang sebaiknya dibawa termasuk tali atau rantai derek, senter, suar darurat, pasir, sekop, kabel jumper, pengikis kaca, sarung tangan, alas lantai, wearpack, selimut, dan lain-lain. Jangan menyimpan benda atau material apapun di dalam kompartemen mesin Menyimpan benda atau material di dalam kompartemen mesin dapat menyebabkan kegagalan mesin atau kebakaran karena dapat menghalangi pendinginan mesin. Kerusakan seperti ini tidak ditanggung oleh garansi pabrikan. Jalankan kendaraan Anda saat uap air mengembun dan menumpuk di dalam pipa knalpot Ketika kendaraan berhenti dalam waktu yang lama saat mesin hidup pada musim dingin, uap air dapat mengembun dan menumpuk di dalam pipa knalpot. Air di dalam pipa knalpot dapat menimbulkan suara bising, dan akan keluar saat kendaraan dikemudikan pada kecepatan sedang hingga tinggi. 6-50 Bobot kendaraan Terdapat dua label pada pilar pintu pengemudi Anda yang menunjukkan seberapa besar beban yang dapat dimuat pada kendaraan Anda: Label Informasi Ban dan Beban, dan Label Sertifikasi. Sebelum memuat muatan ke kendaraan Anda, kenali istilah-istilah berikut yang berkaitan dengan bobot kendaraan, yang tercantum dalam spesifikasi kendaraan dan Label Sertifikasi: Base Curb Weight Merupakan bobot kendaraan termasuk tangki bahan bakar penuh dan semua perlengkapan standar. Tidak termasuk penumpang, muatan, atau perlengkapan opsional. Vehicle Curb Weight Merupakan bobot kendaraan baru Anda saat diambil dari dealer ditambah perlengkapan tambahan (aftermarket). Cargo Weight Angka ini mencakup semua beban tambahan dari Base Curb Weight, termasuk barang bawaan dan perlengkapan opsional. GAW (Gross Axle Weight) Merupakan total beban yang dapat dibawa oleh setiap as roda (depan dan belakang) – termasuk bobot kendaraan dan seluruh muatan. GAWR (Gross Axle Weight Rating) Merupakan beban maksimum yang diizinkan untuk dibawa oleh satu as roda (depan atau belakang). Angka ini tercantum pada Label Sertifikasi. Total beban pada masing-masing as tidak boleh melebihi nilai GAWR-nya. GVW (Gross Vehicle Weight) Merupakan jumlah dari Base Curb Weight ditambah bobot muatan aktual dan penumpang.

Kelebihan beban muatan

Halaman 265

GVWR (Gross Vehicle Weight Rating) Merupakan bobot maksimum yang diizinkan untuk kendaraan dalam kondisi penuh (termasuk semua perlengkapan opsional, peralatan, penumpang, dan muatan). GVWR tercantum pada Label Sertifikasi yang terletak di pilar pintu pengemudi. Kelebihan beban muatan PERINGATAN Gross Axle Weight Rating (GAWR) dan Gross Vehicle Weight Rating (GVWR) untuk kendaraan Anda tercantum pada Label Sertifikasi yang terpasang di pintu pengemudi (atau penumpang depan). Melebihi nilai-nilai ini dapat menyebabkan kecelakaan atau kerusakan kendaraan. Anda dapat menghitung berat muatan Anda dengan menimbang barang-barang (dan penumpang) sebelum dimasukkan ke dalam kendaraan. Hati-hati agar tidak melebihi kapasitas kendaraan Anda. 6-51

7. Sistem Bantuan Pengemudi

Halaman 267

7. Sistem Bantuan Pengemudi Informasi sistem bantuan pengemudi ...........................................................................7-4 Tindakan pencegahan keselamatan..........................................................................7-4 Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi...............................................7-5 Pengaturan sistem bantuan pengemudi.....................................................................7-7 Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Hanya kamera depan)..............................7-9 Pengoperasian FCA......................................................................................................7-9 Pengaturan FCA..........................................................................................................7-10 Malfungsi dan keterbatasan dari FCA........................................................................7-12 Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion) ........................................7-16 Pengoperasian FCA ....................................................................................................7-16 Pengaturan FCA..........................................................................................................7-18 Malfungsi dan keterbatasan dari FCA.......................................................................7-20 Lane Keeping Assist (LKA) ............................................................................................7-24 Mengaktifkan/nonaktifkan LKA.................................................................................7-24 Pengoperasian LKA...................................................................................................7-24 Pengaturan LKA.........................................................................................................7-25 Malfungsi dan keterbatasan dari LKA .......................................................................7-26 Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA). ............................................................ 7-28 Pengoperasian BCA....................................................................................................7-28 Pengaturan BCA.....................................................................................................7-30 Malfungsi dan keterbatasan dari BCA.....................................................................7-30 Safe Exit Warning (SEW) ...............................................................................................7-33 Pengoperasian SEW...................................................................................................7-33 Pengaturan SEW.........................................................................................................7-34 Malfungsi dan keterbatasan dari SEW......................................................................7-35 Manual Speed Limit Assist (MSLA) .................................................................................7-36 Pengoperasian MSLA .................................................................................................7-36 Pengaturan MSLA.......................................................................................................7-37 Driver Attention Warning (DAW)...................................................................................7-37 Pengoperasian DAW ................................................................................................7-37 Pengaturan DAW ......................................................................................................7-38 Malfungsi dan keterbatasan dari DAW.....................................................................7-39 7

7. Sistem Bantuan Pengemudi

Halaman 268

Blind-Spot View Monitor (BVM)....................................................................................7-41 Pengoperasian BVM...................................................................................................7-41 Pengaturan BVM........................................................................................................7-41 Malfungsi BVM............................................................................................................7-41 Cruise Control (CC)........................................................................................................7-42 Pengoperasian CC ....................................................................................................7-42 Smart Cruise Control (SCC)...........................................................................................7-45 Pengoperasian SCC ...................................................................................................7-45 Pengaturan SCC.........................................................................................................7-50 Malfungsi dan keterbatasan dari SCC........................................................................7-51 Lane Following Assist (LFA)...........................................................................................7-55 Mengaktifkan/nonaktifkan LFA..................................................................................7-55 Pengoperasian LFA .....................................................................................................7-55 Pengaturan LFA ..........................................................................................................7-56 Malfungsi dan keterbatasan dari LFA ........................................................................7-57 Rear View Monitor (RVM) ...................................................................................................7-57 Pengoperasian RVM ..................................................................................................7-57 Pengaturan RVM.......................................................................................................7-59 Malfungsi dan keterbatasan dari RVM .....................................................................7-59 7 Surround View Monitor (SVM)........................................................................................7-60 Pengoperasian SVM....................................................................................................7-60 Pengaturan SVM.....................................................................................................7-62 Malfungsi dan keterbatasan dari SVM.....................................................................7-63 Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA)................................................7-64 Pengoperasian RCCA..............................................................................................7-64 Pengaturan RCCA....................................................................................................7-66 Malfungsi dan keterbatasan dari RCCA ...................................................................7-67 Forward/Reverse Parking Distance Warning (PDW).....................................................7-69 Pengoperasian PDW...................................................................................................7-69 Pengaturan PDW .........................................................................................................7-71 Malfungsi dan keterbatasan dari PDW.......................................................................7-71

7. Sistem Bantuan Pengemudi

Halaman 269

7. Sistem Bantuan Pengemudi Reverse Parking Distance Warning (PDW).....................................................................7-73 Pengoperasian PDW ...............................................................................................7-73 Malfungsi dan keterbatasan dari PDW.....................................................................7-74 Informasi sensor .............................................................................................................7-75 Sensor sistem bantuan pengemudi .........................................................................7-75 Keterbatasan dari sensor ...........................................................................................7-76 Pernyataan persetujuan ...............................................................................................7-79 Radar depan.............................................................................................................7-79 Radar sudut belakang ................................................................................................7-79 7

Tindakan pencegahan keselamatan

Halaman 270

Sistem Bantuan Pengemudi Informasi sistem bantuan pengemudi Bab ini akan menjelaskan cara menggunakan fitur bantuan pengemudi. Informasi • Ilustrasi ditampilkan sebagai panduan. Bentuk yang sebenarnya dapat berbeda dari ilustrasi. • Informasi yang disediakan dapat berbeda tergantung pada fitur yang tersedia pada kendaraan Anda. • Gambar dan warna pada instrument cluster dapat berbeda tergantung pada tipe cluster atau tema yang dipilih dari menu settings. Tindakan pencegahan keselamatan Pastikan untuk membaca dan memahami pengoperasian setiap fitur sebelum digunakan. PERINGATAN Selalu jaga jarak yang aman dari kendaraan di depan dan sesuaikan kecepatan kendaraan Anda dengan kondisi jalan. Sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi di semua situasi dan tidak dapat menghindari semua tabrakan. Untuk mencegah cedera serius atau kematian: • Jangan pernah mencoba mengaktifkan sistem bantuan pengemudi secara sengaja mengemudikan kendaraan ke arah orang, hewan, objek, atau kendaraan lain. • Selalu perhatikan kondisi jalan dan lalu lintas saat mengemudi. Rem dan kemudikan sesuai kebutuhan untuk menghindari tabrakan. Jangan sepenuhnya mengandalkan sistem bantuan pengemudi. 7-4 • Hanya ubah pengaturan setelah memarkir kendaraan Anda di lokasi yang aman. • Jangan gunakan sistem bantuan pengemudi saat menarik trailer atau menggunakan dudukan barang yang terpasang di hitch. • Dalam kondisi darurat saat sistem bantuan pengemudi sedang beroperasi, kendalikan kendaraan Anda secara tepat. Sistem pengereman dan roda kemudi kendaraan berfungsi normal bahkan ketika sistem bantuan pengemudi mengalami malfungsi. PERHATIAN • Sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan normal jika sensor pendeteksi terhalang atau rusak. Sebelum mengoperasikan sistem bantuan pengemudi, periksa tindakan pencegahan keselamatan dan lokasi sensor. • Fungsi pengereman dan roda kemudi dari sistem bantuan pengemudi hanya akan beroperasi dengan baik jika sistem pengereman dan roda kemudi kendaraan berfungsi normal. Sebelum mengemudi, periksa apakah terdapat lampu peringatan sistem pengereman atau roda kemudi yang menyala, dan pastikan beroperasi dengan normal melalui perawatan yang tepat. • Selalu waspada kondisi lingkungan di sekitar Anda. Tergantung pada kondisi jalan dan mengemudi, sistem bantuan pengemudi mungkin akan memperingatkan pengemudi secara terlambat, tidak memperingatkan, atau beroperasi secara tidak perlu. • Pengemudi harus mengendalikan kendaraan setelah sistem melakukan pengereman atau mengendalikan roda kemudi, karena fitur otomatis akan berakhir dalam beberapa detik.

Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi

Halaman 271

• Selalu perhatikan kondisi kendaraan dan lingkungan Anda meskipun tidak ada pesan peringatan yang ditampilkan atau bunyi peringatan yang ditampilkan atau bunyi peringatan yang terdengar. Ketika pesan peringatan dari sistem lain ditampilkan atau terdengar bunyi peringatan, beberapa sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan memberikan peringatan. • Pertahankan volume media pada level yang sesuai, dan selalu perhatikan kondisi kendaraan. Anda mungkin tidak dapat mendengar bunyi peringatan dari sistem bantuan pengemudi jika lingkungan di sekitar terlalu bising. • Sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi sementara jika terdapat gangguan dari gelombang elektromagnetik yang kuat. • Sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi selama beberapa detik setelah kendaraan dihidupkan atau saat sensor atau sistem infotainment sedang diinisialisasi. • Sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan normal jika beberapa switch atau tombol dioperasikan secara bersamaan. Operasikan setiap switch dan tombol sesuai dengan fungsi pengoperasian dari masing-masing sistem. Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi Peringatan dan indikator dari sistem bantuan pengemudi akan ditampilkan pada tampilan cluster. • Gambar dan warna pada instrument cluster dapat berbeda tergantung pada tipe cluster atau tema yang dipilih dari menu settings. • Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan “Tampilan cluster (Tipe B)” di bab 4. Indikator status Status pengoperasian sistem bantuan pengemudi akan ditampilkan di bagian atas tampilan cluster. 2C_ADASclusterdisplay Indikator Manual Speed Limit Assist, Lane Keeping Assist, Smart Cruise Control, dan Lane Following Assist akan selalu ditampilkan ketika masing-masing fitur sedang beroperasi. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat masing-masing informasi sistem di bab ini. Tampilan Driving Assist Status terkini dari sistem bantuan pengemudi akan ditampilkan ketika tampilan Driving Assist dipilih dari mode tampilan pada cluster. 7-5

Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi

Halaman 272

Sistem Bantuan Pengemudi Peringatan sistem Pesan peringatan dari sistem bantuan pengemudi akan ditampilkan pada tampilan cluster. Contoh peringatan 2C_FCABasicEmergencyBrakingInfo Lampu peringatan dari setiap sistem yang sedang beroperasi (lampu peringatan Forward Safety O, Lane Safety S dan Inattentive Driving W ) juga akan menyala pada instrument cluster. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat masing-masing informasi sistem di bab ini. Peringatan sistem mengalami malfungsi Contoh peringatan sistem mengalami malfungsi 2C_DriverAssistanceMalfunction Ketika sistem bantuan pengemudi tidak beroperasi dengan benar, pesan peringatan akan ditampilkan, lampu peringatan master X menyala, dan lampu peringatan sistem yang mengalami malfungsi akan menyala pada instrument cluster. Disarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 7-6 • Anda dapat memeriksa pesan peringatan pada mode tampilan Utility di tampilan cluster. Peringatan sistem dinonaktifkan Contoh peringatan kamera depan terhalang 2C_DriverAssistanceLimitedCamera Ketika kaca depan tempat kamera depan berada, penutup radar, bumper (jika dilengkapi), atau sensor ultrasonik tertutup oleh material asing seperti salju atau hujan, hal tersebut dapat mengurangi performa pendeteksian dan untuk sementara akan membatasi atau menonaktifkan sistem bantuan pengemudi. Jika hal ini terjadi, pesan peringatan dan lampu peringatan master X serta lampu peringatan dari sistem yang dinonaktifkan akan ditampilkan pada instrument cluster, tetapi ini bukan merupakan malfungsi. Sistem akan berfungsi dengan normal setelah salju, hujan, atau material asing dibersihkan. Selalu jaga sensor agar tetap bersih. • Anda dapat memeriksa pesan peringatan pada mode tampilan Utility di tampilan cluster. Jika sistem tidak berfungsi dengan benar setelah dibersihkan, disarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.

Pengaturan sistem bantuan pengemudi

Halaman 273

Contoh peringatan Parking Distance Warning 2C_PDWInfo_2 • Ketika fitur Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA), Parking Distance Warning (PDW) sedang beroperasi, jika fitur tidak berfungsi dengan normal atau sensor ultrasonik terhalang, lampu peringatan X akan menyala sesuai arah sensor yang mengalami masalah. PERINGATAN • Meskipun pesan peringatan atau lampu peringatan tidak ditampilkan pada instrument cluster, sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan beroperasi dengan benar. • Sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan normal di area terbuka di mana tidak ada objek yang terdeteksi (misalnya: medan terbuka, tempat parkir yang kosong, dll.) atau ketika sensor pendeteksi terhalang segera setelah kendaraan dihidupkan. • Jika kondisi terhalang atau malfungsi tetap terjadi, sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan benar meskipun kendaraan telah dihidupkan ulang. Pengaturan sistem bantuan pengemudi Pengaturan sistem Saat kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User settings > Driver assistance dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Vehicle > Driver assistance dari menu settings di sistem infotainment untuk mengatur apakah masing-masing fitur akan digunakan. Tipe A 2C_ADASSettings_2 Tipe B 2C_ADASSettings • Karena versi perangkat lunak infotainment, penjelasan setiap fitur dari sistem bantuan pengemudi dapat berbeda dari buku panduan ini. Dalam hal ini, lihat buku Sistem Hiburan Kendaraan dan Panduan Referensi Cepat yang disediakan secara terpisah. • Saat kendaraan dihidupkan ulang, setiap sistem akan mempertahankan pengaturan terakhirnya kecuali dinyatakan lain. 7-7

Pengaturan sistem bantuan pengemudi

Halaman 274

Sistem Bantuan Pengemudi PERHATIAN • Untuk keselamatan Anda, hanya ubah pengaturan setelah kendaraan diparkir di lokasi yang aman. • Selalu periksa pengaturan sistem bantuan pengemudi sebelum mengemudi. • Untuk keselamatan Anda, bacalah dan pahami setiap sistem sebelum melakukan pengaturan. Metode peringatan 2C_WarningTypeSetInfo • Warning volume: Volume peringatan dapat disesuaikan. • Blind-spot safety warning sound: Bunyi peringatan blind-spot safety dapat dinonaktifkan secara terpisah. • Driving safety priority: Kendaraan akan menurunkan semua volume audio lainnya ketika bunyi peringatan dari sistem bantuan pengemudi berbunyi. • Parking safety priority: Kendaraan akan menurunkan semua volume audio lainnya ketika tampilan parking assist aktif. 7-8 PEMBERITAHUAN • Jika Anda mengubah metode peringatan, metode peringatan dari sistem bantuan pengemudi lainnya mungkin ikut berubah. • Saat kendaraan dihidupkan ulang, metode peringatan akan mempertahankan pengaturan terakhir. • Menu settings mungkin tidak tersedia pada kendaraan Anda tergantung pada fitur kendaraan dan spesifikasinya.

Pengoperasian FCA

Halaman 275

Forward Collision- Avoidance Assist (FCA) (Hanya kamera depan) jika dilengkapi FCA akan membantu menghindari kemungkinan terjadinya tabrakan dengan mendeteksi dan memantau kendaraan, pengendara sepeda motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan atau di sekitar kendaraan Anda saat berkendara. PERHATIAN Saat berkendara pada malam hari, performa pengenalan pengendara sepeda motor akan menurun, sehingga FCA dapat dibatasi untuk sementara atau tidak berfungsi. PEMBERITAHUAN Pengendara sepeda motor mengacu pada pengemudi yang mengendarai kendaraan motor roda dua berikut: • Skuter dengan mesin 50 cc dan kecepatan maksimum yang terbatas • Sepeda motor Pengoperasian FCA Fitur Basic 2C_FrontcameraFCABasicFunction Saat berkendara, fitur Basic FCA akan membantu menghindari tabrakan berdasarkan kecepatan kendaraan Anda dan kendaraan, pengendara sepeda motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan, dengan memberikan peringatan atau menerapkan pengereman darurat. • Kendaraan atau pengendara sepeda motor: - Fitur ini akan beroperasi dengan daya pengereman yang kuat saat terdapat risiko tabrakan, kendaraan di depan bergerak, dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10-130 km/jam, atau saat kendaraan di depan tidak bergerak dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10-60 km/jam. - Fitur ini akan beroperasi dengan daya pengereman yang ringan atau hanya akan menampilkan pesan peringatan saat terdapat risiko tabrakan dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10-180 km/jam. • Pejalan kaki atau pesepeda: - Pengereman darurat dapat beroperasi saat terdapat risiko tabrakan dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10-60 km/jam. - Peringatan tabrakan dapat ditampilkan saat terdapat risiko tabrakan dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10-80 km/jam. 7-9

Pengaturan FCA

Halaman 276

Sistem Bantuan Pengemudi Kontrol pengereman akan berhenti sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda berhenti setelah pengereman darurat. Untuk keselamatan Anda, pengemudi harus segera menekan pedal rem dan memeriksa lingkungan sekitar. PERHATIAN Kisaran kecepatan pengoperasian fitur ini dapat menurun karena kondisi lalu lintas di depan atau lingkungan di sekitar kendaraan. Pengaturan FCA 2C_ForwardSafetySetInfo Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User Settings > Driver assistance > Driving safety dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Vehicle > Driver assistance > Driving safety dari menu settings di sistem infotainment untuk mengatur penggunaan setiap fitur. • Pilih Fwd safety warning timing untuk mengubah waktu aktivasi peringatan awal FCA. Waktu peringatan dapat diatur ke Normal atau Late. - Normal: Digunakan dalam kondisi berkendara normal. Jika waktu peringatan Forward safety terasa terlalu sensitif, ubah ke Late. - Late: Peringatan FCA akan ditampilkan lebih lambat. 7-10 PERINGATAN • Saat kendaraan dihidupkan ulang, pengaturan Forward safety akan mempertahankan pengaturan terakhir. Jika Anda membatalkan pilihan fitur ini, FCA tidak dapat membantu Anda. Pengemudi harus selalu waspada terhadap lingkungan di sekitar kendaraan dan mengemudi dengan aman. Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk FCA: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) • Driving safety priority (Prioritas keselamatan berkendara) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. PERINGATAN Lakukan tindakan pencegahan berikut saat menggunakan FCA: • Hanya ubah pengaturan setelah kendaraan diparkir di lokasi yang aman. • Pengemudi bertanggung jawab untuk mengendalikan kendaraan. Jangan hanya bergantung pada FCA. Tetap jaga jarak yang aman, dan jika diperlukan, tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan. • FCA tidak akan berfungsi dalam semua situasi dan tidak dapat menghindari semua tabrakan. • FCA dapat berhenti beroperasi, tidak beroperasi dengan benar, atau beroperasi secara tidak perlu tergantung pada kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Selalu periksa kondisi lingkungan di sekitar Anda untuk mencegah situasi yang berbahaya.

Pengaturan FCA

Halaman 277

• Saat Electronic Stability Control (ESC) dinonaktifkan dengan menekan dan menahan tombol ESC OFF, FCA akan secara otomatis dinonaktifkan jika FCA telah diatur sebelumnya. Dalam kasus ini, FCA tidak dapat diatur dari menu settings dan lampu peringatan Forward Safety O akan menyala di instrument cluster, hal ini normal. Jika ESC diaktifkan kembali dengan menekan tombol ESC OFF, FCA juga akan aktif kembali sesuai dengan pengaturan yang terakhir kali digunakan. • Jangan pernah secara sengaja mengoperasikan FCA terhadap manusia, objek, dll. Hal ini dapat menyebabkan cedera serius atau kematian. • Dalam situasi di mana terdapat kemungkinan risiko tabrakan, jika pengemudi menekan pedal rem dan memperlambat kendaraan secara cukup untuk menghindari risiko tabrakan, FCA mungkin tidak akan beroperasi. • Selama pengoperasian FCA, penumpang dan barang yang tidak diamankan dengan benar di dalam kendaraan dapat bergeser dan melukai penumpang. Selalu gunakan sabuk pengaman dan amankan barang bawaan. • Jika pesan peringatan dari sistem lain ditampilkan atau terdengar bunyi peringatan, pesan peringatan FCA mungkin tidak akan ditampilkan dan bunyi peringatan mungkin tidak akan terdengar. • Anda mungkin tidak bisa mendengar bunyi peringatan FCA jika lingkungan terlalu bising. Sesuaikan level volume sistem lain ke level yang sesuai dan selalu waspada pada lingkungan sekitar kendaraan. • Meskipun terjadi masalah pada FCA, fitur Basic pengereman dan roda kemudi kendaraan tetap akan berfungsi normal. • Selama pengereman darurat, kontrol pengereman oleh FCA akan secara otomatis dibatalkan jika pengemudi menekan pedal gas secara berlebihan atau mengarahkan roda kemudi secara tajam. PERHATIAN • Tergantung pada kondisi kendaraan, pengendara sepeda motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan dan lingkungan sekitar, kisaran kecepatan atau jangkauan pendeteksian FCA dapat berkurang. Pengoperasian FCA dapat dibatasi atau tidak berfungsi. • FCA akan beroperasi dalam kondisi tertentu dengan menilai tingkat risiko berdasarkan kondisi kendaraan yang mendekat, pengendara sepeda motor atau pesepeda, arah berkendara, kecepatan dan lingkungan. • FCA dapat dibatasi atau dinonaktifkan jika kecepatan kendaraan terlalu tinggi atau perbedaan kecepatan dengan kendaraan lain, pengendara sepeda motor, atau pesepeda terlalu besar. PEMBERITAHUAN Dalam situasi di mana terdapat kemungkinan risiko tabrakan, jika pengemudi menekan pedal rem namun pengereman tidak cukup untuk menghindari risiko tabrakan, FCA dapat membantu mengaktifkan sistem pengereman. 7-11

Malfungsi dan keterbatasan dari FCA

Halaman 278

Sistem Bantuan Pengemudi Malfungsi dan keterbatasan FCA Malfungsi FCA Ketika FCA atau komponen terkait mengalami malfungsi, sebuah pesan peringatan, lampu peringatan Master X, dan lampu peringatan Forward Safety O akan ditampilkan pada instrument cluster. Ketika sensor pendeteksi terhalang, sistem akan dibatasi untuk sementara atau dinonaktifkan. Sistem akan kembali beroperasi dengan normal setelah material asing dibersihkan dari sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi setelah penghalang dibersihkan, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi” di bab ini Sensor pendeteksi FCA menggunakan sensor berikut: • Kamera depan Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. Keterbatasan dari FCA FCA mungkin tidak akan beroperasi dengan benar, atau dapat beroperasi secara tidak terduga dalam kondisi berikut: • Hanya sebagian dari kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda yang terdeteksi • Kendaraan atau pengendara motor di depan berupa bus, truk besar, truk dengan muatan dengan bentuk yang tidak seperti umumnya, trailer, dll. • Kendaraan atau pengendara motor di depan tidak memiliki lampu belakang, atau lampu belakang terletak tidak seperti umumnya 7-12 • Dalam kondisi kurang pencahayaan, lampu belakang kendaraan atau motor di depan mati atau tidak cukup terang • Bagian belakang kendaraan di depan kecil atau kendaraan terlihat tidak normal, seperti miring, terbalik, atau hanya sisi kendaraan yang terlihat • Ground clearance kendaraan di depan terlalu rendah atau terlalu tinggi • Kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda tiba-tiba memotong lajur di depan • Benda di sekitar yang sangat memantulkan radar depan, seperti pembatas jalan, kendaraan terdekat, dll. • Pesepeda di depan menggunakan sepeda dari material yang tidak memantulkan radar depan • Kendaraan atau pengendara motor di depan terdeteksi terlambat • Kendaraan atau pengendara motor di depan tiba-tiba terhalang oleh penghalang • Kendaraan atau pengendara motor di depan tiba-tiba berpindah lajur atau mengurangi kecepatan secara mendadak • Kendaraan atau pengendara motor di depan berada dalam posisi miring terhadap kendaraan Anda • Kendaraan di depan tertutup salju • Anda keluar atau kembali ke jalur • Kendaraan Anda melaju dengan tidak stabil • Anda berkendara di tikungan atau bundaran dan kendaraan atau pengendara motor di depan tidak terdeteksi • Anda terus-menerus mengemudi pada bundaran/tikungan • Kendaraan di depan berbentuk tidak seperti umumnya • Kendaraan di depan berada pada tanjakan atau turunan

Malfungsi dan keterbatasan dari FCA

Halaman 279

• Pejalan kaki atau pesepeda tidak terdeteksi sepenuhnya, misalnya saat membungkuk atau tidak berjalan tegak • Pejalan kaki atau pesepeda mengenakan pakaian atau perangkat yang sulit terdeteksi • Pejalan kaki atau pesepeda di depan bergerak sangat cepat • Pejalan kaki atau pesepeda di depan berpostur pendek atau berada di lokasi yang rendah • Pejalan kaki atau pesepeda di depan bergerak tidak stabil atau bersinggungan dengan arah berkendara • Terdapat kerumunan pejalan kaki, pesepeda, atau keramaian besar di depan • Pejalan kaki atau pesepeda sulit dibedakan dari lingkungan sekitar (misalnya, memakai pakaian yang menyatu dengan latar, struktur yang memiliki bentuk serupa, dll.) • Anda melintas di dekat pejalan kaki, pesepeda, rambu lalu lintas, struktur, dll. di dekat persimpangan • Anda berkendara di lokasi berikut: - Melintasi uap, asap, atau bayangan - Melintasi terowongan atau jembatan besi - Berkendara di area terbuka dengan sedikit kendaraan atau struktur (misalnya, gurun, padang rumput, pinggiran kota, dll.) - Di area parkir - Melewati gerbang tol, area konstruksi, jalan tidak beraspal, jalan dengan permukaan sebagian aspal, jalan bergelombang, polisi tidur, dll. - Di dekat area yang mengandung logam, seperti zona konstruksi, rel kereta api, dll. - Jalan menanjak, menurun, atau berkelok - Tepi jalan dengan pepohonan atau tiang lampu jalan - Jalan sempit yang dipenuhi semak atau rumput - Area dengan gangguan gelombang elektromagnetik seperti gelombang radio yang kuat atau kebisingan elektrik • Kendaraan bergerak tidak stabil atau bergetar berlebihan • Tinggi kendaraan rendah atau tinggi karena beban yang berat, tekanan ban tidak normal, dll. • Kendaraan menggunakan rantai salju, ban cadangan, atau roda berukuran berbeda 2C_FrontViewImage Gambar di atas menunjukkan ilustrasi objek yang dapat dideteksi oleh kamera depan dan radar depan, seperti kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda. 7-13

Malfungsi dan keterbatasan dari FCA

Halaman 280

Sistem Bantuan Pengemudi PERINGATAN • Berkendara pada tikungan 2C_FrontcameraFCASCCDrivingOnCurve FCA mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan Anda saat berkendara pada tikungan, yang dapat mengurangi performa sensor. Hal ini dapat menyebabkan tidak adanya peringatan atau bantuan pengereman saat diperlukan. FCA mungkin akan mendeteksi kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di lajur samping atau luar lajur saat di tikungan. Jika hal ini terjadi, FCA dapat memberikan peringatan yang tidak perlu atau membantu pengereman darurat secara tidak tepat. Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan. Jika perlu, kendalikan kendaraan Anda dan tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan. 7-14 • Berkendara pada tanjakan atau turunan 2C_FrontcameraFCADrivingOnIncline FCA mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan saat berkendara pada tanjakan atau turunan, yang berdampak pada performa sensor. Hal ini dapat menyebabkan tidak adanya peringatan atau bantuan pengereman saat diperlukan. Kecepatan kendaraan juga dapat menurun secara mendadak jika kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan tiba-tiba terdeteksi. Selalu waspada saat berkendara pada tanjakan atau turunan dan Jika perlu, kendalikan kendaraan Anda dan tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan.

Malfungsi dan keterbatasan dari FCA

Halaman 281

• Berpindah lajur 2C_FrontcameraFCAChangingLane [A] Kendaraan Anda [B] Kendaraan atau kendaraan motor roda dua yang berpindah lajur [C] Kendaraan di lajur yang sama Jika ada kendaraan yang berpindah ke lajur Anda dari lajur samping, sensor tidak dapat mendeteksi sampai kendaraan tersebut masuk ke dalam jangkauan pendeteksian sensor. FCA mungkin tidak akan langsung mendeteksi jika ada kendaraan yang berpindah lajur secara mendadak. Jika kendaraan di depan Anda keluar dari jalur, FCA mungkin tidak langsung mendeteksi kendaraan yang baru berada di depan Anda. Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan. Jika perlu, kendalikan kendaraan Anda dan tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan. • Pendeteksian kendaraan 2C_FrontCameraFCARadarDetectingVehicle Jika kendaraan di depan membawa muatan yang menjorok ke belakang, atau memiliki ground clearance yang tinggi, maka diperlukan perhatian ekstra. Dalam kasus ini, jaga jarak pengereman yang aman, dan jika perlu, kendalikan kendaraan serta tekan pedal rem untuk menjaga jarak yang aman. Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan. • Saat menarik trailer atau kendaraan lain, nonaktifkan FCA untuk alasan keselamatan. • FCA dapat beroperasi jika objek dengan bentuk atau karakteristik mirip kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda terdeteksi. • FCA tidak akan beroperasi pada sepeda atau objek yang beroda kecil seperti koper, keranjang belanja, atau stroller. • FCA dapat dinonaktifkan untuk sementara jika terganggu oleh gelombang elektromagnetik yang kuat. • FCA mungkin tidak bisa beroperasi selama sekitar 15 detik setelah kendaraan dihidupkan atau kamera depan diinisialisasi. 7-15

Pengoperasian FCA

Halaman 282

Sistem Bantuan Pengemudi Forward Collision- Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion) jika dilengkapi FCA akan membantu untuk menghindari kemungkinan terjadinya tabrakan dengan mendeteksi dan memantau kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan atau di sekitar kendaraan Anda saat berkendara. FCA akan memperingatkan pengemudi dengan pesan peringatan, bunyi peringatan, dll., atau membantu pengereman kendaraan Anda sesuai kondisi sekitar. PERHATIAN Saat berkendara pada malam hari, performa deteksi terhadap pengendara motor akan menurun, sehingga FCA dapat dibatasi untuk sementara atau tidak berfungsi. PEMBERITAHUAN Pengendara motor merujuk pada pengendara kendaraan motor roda dua berikut ini: • Sepeda motor kecil (moped) dengan kapasitas mesin 50 cc dan kecepatan maksimum yang terbatas • Sepeda motor 7-16 Pengoperasian FCA 2C_FCABasicInfo • Saat FCA beroperasi, lampu peringatan Forward Safety O berkedip, pesan peringatan akan di tampilkan pada instrument cluster, dan akan terdengar bunyi peringatan. • Tekan lampu hazard untuk mematikan bunyi peringatan dari peringatan tabrakan atau pengereman darurat. • Jika kendaraan berhenti karena peringatan tabrakan atau pengereman darurat, maka pesan peringatan akan ditampilkan pada instrument cluster.

Pengoperasian FCA

Halaman 283

Fitur Basic 2C_FCABasicFunction • Kendaraan atau pengendara motor: - Fitur akan beroperasi dengan daya pengereman yang kuat ketika terdapat risiko tabrakan, kendaraan di depan bergerak, dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10– 130 km/jam, atau ketika kendaraan di depan tidak bergerak dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10–85 km/jam. - Fitur akan beroperasi dengan daya pengereman yang ringan atau hanya akan menampilkan peringatan ketika terdapat risiko tabrakan dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10–200 km/ jam. • Pejalan kaki atau pesepeda: - Pengereman darurat dapat beroperasi saat terdapat risiko tabrakan dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10–65 km/jam. - Peringatan tabrakan dapat ditampilkan saat terdapat risiko tabrakan dan kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10–85 km/jam. Kontrol pengereman akan berakhir sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda berhenti akibat pengereman darurat. Untuk keselamatan Anda, pengemudi harus segera menekan pedal rem dan memeriksa kondisi lingkungan sekitar. PERHATIAN Kisaran kecepatan pengoperasian fitur dapat menurun tergantung pada kondisi lalu lintas di depan atau lingkungan sekitar kendaraan. Fitur Junction Turning 2C_FCAJunctionTurningFunction Saat berbelok ke kanan di persimpangan dengan lampu sein menyala, fitur Junction Turning akan membantu menghindari tabrakan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan, pengendara sepeda motor, atau pesepeda di lajur yang bersebelahan dengan memberikan peringatan atau menerapkan pengereman darurat. Fitur ini akan beroperasi ketika: • Kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10–30 km/jam • Kecepatan kendaraan dari arah berlawanan antara sekitar 30–70 km/ jam • Kecepatan pengendara motor atau pesepeda dari arah berlawanan antara sekitar 15–70 km/jam* *: Fitur ini juga akan beroperasi ketika kendaraan Anda berbelok ke kanan atau kiri. Kontrol pengereman akan berakhir sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda berhenti akibat pengereman darurat. Untuk keselamatan Anda, pengemudi harus segera menekan pedal rem dan memeriksa kondisi lingkungan sekitar. 7-17

Pengaturan FCA

Halaman 284

Sistem Bantuan Pengemudi Fitur Direct Oncoming 2C_FCALaneChangeOncomingFunction Ketika ada kendaraan atau pengendara motor yang mendekat dari arah berlawanan, fitur Direct Oncoming akan membantu memperlambat laju kendaraan dengan memberi peringatan atau melakukan pengereman darurat. Fitur ini akan beroperasi ketika: • Kecepatan kendaraan Anda* antara sekitar 30–130 km/jam • Kecepatan kendaraan atau pengendara motor dari arah berlawanan di atas 10 km/jam *: Fitur ini juga dapat memperingatkan pengemudi jika ada risiko tabrakan, bahkan saat kecepatan kendaraan Anda antara sekitar 10-130 km/jam. Kontrol pengereman akan berakhir sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda berhenti akibat pengereman darurat. Untuk keselamatan Anda, pengemudi harus segera menekan pedal rem dan memeriksa kondisi lingkungan sekitar. PERHATIAN Jika kendaraan Anda atau kendaraan/ pengendara motor dari arah berlawanan tidak bergerak lurus, peringatan dan kontrol fitur Direct Oncoming dapat tertunda atau tidak beroperasi. 7-18 Pengaturan FCA 2C_ForwardSafetySetInfo Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User Settings > Driver assistance > Driving safety dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Vehicle > Driver assistance > Driving safety dari menu settings di sistem infotainment untuk mengatur penggunaan setiap fitur. • Ketika Forward safety dipilih, maka fitur Basic, Junction Turning function, dan fitur Direct Oncoming akan aktif. Ketika Forward safety tidak dipilih, maka fitur tersebut akan dinonaktifkan. Lampu peringatan Forward Safety O akan menyala pada instrument cluster. • Pilih Fwd safety warning timing untuk mengubah waktu aktivasi peringatan awal FCA. Waktu peringatan dapat diatur ke Normal atau Late. - Normal: Digunakan dalam kondisi berkendara normal. Jika waktu peringatan Forward safety terasa terlalu sensitif, ubah ke Late. - Late: Peringatan FCA akan ditampilkan lebih lambat. Pengemudi dapat memantau status aktif/nonaktif FCA dari menu Settings. Jika lampu peringatan Forward Safety O tetap menyala saat Forward safety aktif, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI.

Pengaturan FCA

Halaman 285

PERINGATAN Ketika kendaraan dihidupkan ulang, Forward safety akan mempertahankan pengaturan terakhir. Jika Anda menonaktifkan fitur ini, FCA tidak dapat membantu Anda. Pengemudi harus selalu waspada terhadap kondisi sekitar dan berkendara dengan aman. Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk FCA: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) • Driving safety priority (Prioritas keselamatan berkendara) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. PERINGATAN Lakukan tindakan pencegahan berikut saat menggunakan FCA: • Hanya ubah pengaturan setelah kendaraan Anda diparkir di lokasi yang aman. • Pengemudi tetap bertanggung jawab untuk mengendalikan kendaraan. Jangan sepenuhnya bergantung pada FCA. Tetap jaga jarak yang aman, dan jika perlu, tekan pedal rem untuk memperlambat atau menghentikan kendaraan. • FCA tidak akan beroperasi dalam semua situasi dan tidak dapat menghindari semua tabrakan. • FCA dapat berhenti beroperasi, tidak beroperasi dengan benar, atau beroperasi secara tidak perlu tergantung pada kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Selalu periksa kondisi lingkungan sekitar Anda untuk menghindari situasi yang berbahaya. • Jangan pernah secara sengaja mengaktifkan FCA terhadap orang, benda, dll. Hal ini dapat menyebabkan cedera serius atau kematian. • Dalam situasi di mana terdapat kemungkinan risiko tabrakan, jika pengemudi menekan pedal rem dan memperlambat kendaraan secara cukup untuk menghindari risiko tabrakan, FCA mungkin tidak akan beroperasi. • Selama pengoperasian FCA, penumpang dan benda-benda di dalam kendaraan dapat bergeser dan melukai penumpang. Selalu kenakan sabuk pengaman dan pastikan barang- barang diamankan dengan benar. • Jika pesan peringatan sistem lain ditampilkan atau bunyi peringatan sistem lain terdengar, pesan peringatan FCA mungkin tidak akan ditampilkan dan bunyi peringatan mungkin tidak akan terdengar. • Anda mungkin tidak dapat mendengar bunyi peringatan FCA jika lingkungan di sekitar kendaraan bising. Sesuaikan level volume sistem lain ke level yang sesuai dan selalu waspada pada lingkungan sekitar kendaraan. • Meskipun terjadi masalah pada FCA, fitur Basic pengereman dan roda kemudi kendaraan akan tetap beroperasi normal. • Selama pengereman darurat, kontrol pengereman oleh FCA akan dibatalkan secara otomatis jika pengemudi menekan pedal gas secara berlebihan atau membelokkan roda kemudi secara tajam. PERHATIAN • Tergantung pada kondisi kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan dan lingkungan sekitar, kisaran kecepatan atau jarak deteksi FCA dapat menurun. Operasi FCA mungkin akan dibatasi atau bahkan tidak akan beroperasi. • FCA akan beroperasi dalam kondisi tertentu dengan menilai tingkat risiko berdasarkan kondisi kendaraan, pengendara motor, atau pesepeda dari arah depan, arah berkendara, kecepatan, dan lingkungan sekitarnya. • FCA mungkin akan dibatasi atau dinonaktifkan jika kecepatan kendaraan terlalu tinggi atau terdapat perbedaan kecepatan yang besar dengan kendaraan, pengendara motor, atau pesepeda lain. 7-19

Malfungsi dan keterbatasan dari FCA

Halaman 286

Sistem Bantuan Pengemudi PEMBERITAHUAN Dalam situasi di mana terdapat kemungkinan risiko tabrakan, jika pengemudi menekan pedal rem namun pengereman tidak cukup untuk menghindari risiko tabrakan, FCA dapat memtu mengaktifkan sistem pengereman. Malfungsi dan keterbatasan dari FCA Malfungsi FCA Ketika FCA atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan, lampu peringatan Master X , dan lampu peringatan Forward Safety O akan ditampilkan pada instrument cluster. Ketika sensor pendeteksi terhalang, sistem dapat dibatasi untuk sementara atau dinonaktifkan. Sistem akan berfungsi dengan normal kembali jika material asing telah dibersihkan dari sensor. Jika sistem tidak berfungsi dengan normal setelah dibersihkan, kami menyarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Sensor pendeteksi FCA menggunakan sensor berikut: • Kamera depan • Radar depan Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. 7-20 Keterbatasan dari FCA FCA mungkin tidak akan berfungsi dengan normal, atau dapat berfungsi secara tidak terduga dalam kondisi berikut: • Hanya sebagian dari kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda yang terdeteksi • Kendaraan atau pengendara motor di depan adalah bus, truk besar, truk dengan muatan yang bentuknya tidak umum, trailer, dll. • Kendaraan atau motor di depan tidak memiliki lampu belakang, atau posisi lampu belakang seperti umumnya, dll. • Dalam kondisi kurang pencahayaan, lampu belakang kendaraan atau motor di depan mati atau tidak cukup terang • Bagian belakang kendaraan di depan berukuran kecil atau tampak tidak normal, seperti kendaraan miring, terguling, atau hanya sisi kendaraan yang terlihat, dll. • Ground clearance kendaraan di depan terlalu rendah atau terlalu tinggi • Kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda tiba-tiba memotong lajur ke depan • Terdapat benda yang sangat memantulkan pada radar depan, seperti pembatas jalan, kendaraan di dekatnya, dll. • Pesepeda di depan mengendarai sepeda yang terbuat dari material yang tidak memantulkan radar depan • Kendaraan atau pengendara motor di depan terdeteksi dengan terlambat • Kendaraan atau pengendara motor di depan tiba-tiba terhalang oleh penghalang • Kendaraan atau pengendara motor di depan tiba-tiba berpindah lajur atau mengurangi kecepatan secara mendadak

Malfungsi dan keterbatasan dari FCA

Halaman 287

• Kendaraan atau pengendara motor di depan berada pada sudut terhadap kendaraan Anda • Kendaraan di depan tertutup salju • Anda sedang berpindah lajur atau kembali ke lajur • Kendaraan Anda berjalan tidak stabil • Anda sedang berkendara di tikungan atau bundaran dan kendaraan atau pengendara motor di depan tidak terdeteksi • Anda berkendara terus-menerus pada bundaran atau tikungan • Kendaraan di depan memiliki bentuk yang tidak umum • Kendaraan di depan berada pada tanjakan atau turunan • Pejalan kaki atau pesepeda tidak terdeteksi sepenuhnya, misalnya ketika pejalan kaki membungkuk atau tidak berjalan tegak • Pejalan kaki atau pesepeda mengenakan pakaian atau perlengkapan yang sulit untuk dideteksi • Pejalan kaki atau pesepeda di depan bergerak sangat cepat • Pejalan kaki atau pesepeda di depan berpostur pendek atau berada di lokasi yang rendah • Pejalan kaki atau pesepeda di depan bergerak tidak stabil atau bersinggungan dengan arah berkendara • Terdapat kerumunan pejalan kaki, pesepeda, atau keramaian besar di depan • Pejalan kaki atau pesepeda sulit dibedakan dari lingkungan sekitar (misalnya, memakai pakaian yang menyatu dengan latar, struktur yang memiliki bentuk serupa, dll.) • Anda melintas di dekat pejalan kaki, pesepeda, rambu lalu lintas, struktur, dll. di dekat persimpangan • Anda berkendara di lokasi berikut: - Melintasi uap, asap, atau bayangan - Melintasi terowongan atau jembatan besi - Berkendara di area terbuka dengan sedikit kendaraan atau struktur (misalnya, gurun, padang rumput, pinggiran kota, dll.) - Di area parkir - Melewati gerbang tol, area konstruksi, jalan tidak beraspal, jalan dengan permukaan sebagian aspal, jalan bergelombang, polisi tidur, dll. - Di dekat area yang mengandung logam, seperti zona konstruksi, rel kereta api, dll. - Jalan menanjak, menurun, atau berkelok - Tepi jalan dengan pepohonan atau tiang lampu jalan - Jalan sempit yang dipenuhi semak atau rumput - Area dengan gangguan gelombang elektromagnetik seperti gelombang radio yang kuat atau kebisingan elektrik • Kendaraan bergerak tidak stabil atau bergetar berlebihan • Tinggi kendaraan rendah atau tinggi karena beban yang berat, tekanan ban tidak normal, dll. • Kendaraan menggunakan rantai salju, ban cadangan, atau roda berukuran berbeda 2C_FrontViewImage Gambar di atas menunjukkan ilustrasi objek yang dapat dideteksi oleh kamera depan dan radar depan, seperti kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda. 7-21

Malfungsi dan keterbatasan dari FCA

Halaman 288

Sistem Bantuan Pengemudi PERINGATAN • Berkendara pada tikungan 2C_SCCDrivingOnCurve FCA mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan Anda saat berkendara pada tikungan, yang dapat mengurangi performa sensor. Hal ini dapat menyebabkan tidak adanya peringatan atau bantuan pengereman saat diperlukan. FCA mungkin akan mendeteksi kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di lajur samping atau luar lajur saat di tikungan. Jika hal ini terjadi, FCA dapat memberikan peringatan yang tidak perlu atau membantu pengereman darurat secara tidak tepat. Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan. Jika perlu, kendalikan kendaraan Anda dan tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan. 7-22 • Berkendara pada tanjakan atau turunan 2C_FCADrivingOnIncline FCA mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan saat berkendara pada tanjakan atau turunan, yang berdampak pada performa sensor. Hal ini dapat menyebabkan tidak adanya peringatan atau bantuan pengereman saat diperlukan. Kecepatan kendaraan juga dapat menurun secara mendadak jika kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda di depan tiba-tiba terdeteksi. Selalu waspada saat berkendara pada tanjakan atau turunan dan Jika perlu, kendalikan kendaraan Anda dan tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan.

Malfungsi dan keterbatasan dari FCA

Halaman 289

• Berpindah lajur 2C_FCAChangingLane [A] Kendaraan Anda [B] Kendaraan berpindah lajur (masuk ke lajur Anda) [C] Kendaraan berpindah lajur (keluar dari lajur Anda) [D] Kendaraan satu lajur Jika ada kendaraan yang berpindah ke lajur Anda dari lajur samping, sensor tidak dapat mendeteksi sampai kendaraan tersebut masuk ke dalam jangkauan pendeteksian sensor. FCA mungkin tidak akan langsung mendeteksi jika ada kendaraan yang berpindah lajur secara mendadak. Jika kendaraan di depan Anda keluar dari jalur, FCA mungkin tidak akan langsung mendeteksi kendaraan yang baru berada di depan Anda. Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan. Jika perlu, kendalikan kendaraan Anda dan tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan. • Mendeteksi kendaraan 2C_CameraRadarDetectingVehicle Jika kendaraan di depan membawa muatan yang menjorok ke belakang, atau memiliki ground clearance yang tinggi, maka diperlukan perhatian ekstra. Dalam kasus ini, jaga jarak pengereman yang aman, dan jika perlu, kendalikan kendaraan serta tekan pedal rem untuk menjaga jarak yang aman. Selalu perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan. • Saat menarik trailer atau kendaraan lain, nonaktifkan FCA untuk alasan keselamatan. • FCA dapat beroperasi jika objek dengan bentuk atau karakteristik mirip kendaraan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda terdeteksi. • FCA tidak akan beroperasi pada sepeda atau objek yang beroda kecil seperti koper, keranjang belanja, atau stroller. • FCA dapat dinonaktifkan untuk sementara jika terganggu oleh gelombang elektromagnetik yang kuat. • FCA mungkin tidak bisa beroperasi selama sekitar 15 detik setelah kendaraan dihidupkan atau kamera depan diinisialisasi. 7-23

Pengoperasian LKA

Halaman 290

Sistem Bantuan Pengemudi jika dilengkapi Lane Keeping Assist (LKA) Saat berkendara dengan kecepatan tertentu, Lane Keeping Assist akan mendeteksi marka jalan (atau tepi jalan) dan dapat memperingatkan Anda jika kendaraan keluar dari lajur tanpa menyalakan lampu sein, serta dapat membantu roda kemudi untuk mencegah kendaraan keluar dari lajurya. Mengaktifkan/ menonaktifkan LKA Saat kendaraan dalam kondisi hidup, tekan dan tahan tombol Lane Driving Assist (Ǒ) yang terletak pada roda kemudi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini. 2C_LKAButton • Ketika kondisi pengoperasian LKA terpenuhi, indikator hijau (S) akan menyala pada cluster. • Ketika kondisi pengoperasian tidak terpenuhi, indikator abu-abu (S) akan menyala. • Ketika LKA dinonaktifkan, indikator (S) akan berubah menjadi kuning. Informasi • Ketika LKA tidak berfungsi dengan normal, indikator (S) akan berubah menjadi kuning. • Jika indikator tetap menyala setelah pemeriksaan kendaraan, kami menyarankan agar kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 7-24 Pengoperasian LKA 2C_LaneDepartureWarning Untuk memperingatkan pengemudi bahwa kendaraan keluar dari lajur proyeksi tanpa mengaktifkan lampu sein, indikator hijau S akan berkedip pada cluster, dan roda kemudi akan melakukan penyesuaian untuk menjaga kendaraan agar tetap berada di dalam lajurnya. Jika kendaraan keluar dari lajur proyeksi, akan terdengar bunyi peringatan tambahan. LKA akan beroperasi dalam kondisi berikut: • Kecepatan kendaraan sekitar 60-200 km/jam • Ketika marka jalan (atau tepi jalan) terdeteksi Tindakan pencegahan • Anda tetap dapat mengendalikan kendaraan meskipun roda kemudi dibantu oleh LKA. • Mungkin dibutuhkan tenaga yang lebih atau kurang untuk memutar roda kemudi ketika LKA sedang memberikan bantuan pada roda kemudi. • Ketika marka jalan (atau tepi jalan) terdeteksi, garis lajur pada cluster akan berubah dari abu-abu menjadi putih. • Jalur yang ditampilkan pada cluster dapat berbeda dari lajur yang sebenarnya. • Untuk informasi lebih jelasnya tentang pengaturan instrument cluster, lihat bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan “Tampilan cluster (Tipe B)” dalam bab 4.

Pengaturan LKA

Halaman 291

• Untuk informasi lebih jelasnya tentang pengaturan instrument cluster, lihat bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan “Tampilan cluster (Tipe B)” dalam bab 4. PERINGATAN • Roda kemudi mungkin tidak akan dibantu jika digenggam terlalu kuat atau diputar melebihi sudut tertentu. • LKA tidak akan selalu beroperasi. Tanggung jawab tetap ada pada pengemudi untuk mengendalikan kendaraan dengan aman dan menjaga kendaraan agar tetap berada di dalam jalurnya. • Pesan peringatan hands-off mungkin akan ditampilkan terlambat tergantung pada kondisi jalan. Selalu letakkan tangan Anda di roda kemudi saat mengemudi. • Jika roda kemudi digenggam dengan sangat ringan, pesan peringatan hands-off mungkin akan ditampilkan karena LKA tidak mendeteksi bahwa pengemudi memegang roda kemudi. • Jika Anda memasang benda pada roda kemudi, peringatan hands-off mungkin tidak akan berfungsi dengan normal. PERHATIAN Jika pengemudi melepaskan tangan dari roda kemudi selama beberapa detik, pesan peringatan akan ditampilkan pada cluster, dan bunyi peringatan akan terdengar secara bertahap. LKA settings Lane Safety 2C_LaneSafetySetInfo Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User settings > Driver assistance > Driving safety > Lane safety dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Vehicle > Driver assistance > Driving safety > Lane safety dari menu settings di sistem infotainment untuk mengatur penggunaan setiap fitur. Jika Lane safety dipilih, Lane Keeping Assist akan secara otomatis membantu roda kemudi saat mendeteksi kendaraan keluar dari lajur untuk membantu mencegah kendaraan keluar dari jalurnya. Jika Lane Safety itidak dipilih, Lane Keeping Assist akan nonaktif dan lampu indikator kuning (S) akan ditampilkan di cluster. • Jika Anda menekan dan menahan tombol Lane Driving Assist Ǒ dan menonaktifkan LKA, Lane safety juga akan dinonaktifkan. PERINGATAN • Saat kendaraan dihidupkan ulang, LKA akan mempertahankan pengaturan terakhir dari Lane safety. • Selalu waspada terhadap kondisi di lingkungan sekitar Anda. Jika Lane safety tidak dipilih, LKA tidak akan memberikan bantuan. 7-25

Malfungsi dan keterbatasan dari LKA

Halaman 292

Sistem Bantuan Pengemudi Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk LKA: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) • Driving safety priority (Prioritas keselamatan berkendara) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Malfungsi dan keterbatasan dari LKA Malfungsi LKA Ketika LKA atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan, lampu peringatan Master X dan lampu indikator Lane Safety S kuning akan ditampilkan pada instrument cluster. Ketika sensor pendeteksi terhalang, sistem dapat dibatasi untuk sementara atau dinonaktifkan. Sistem akan berfungsi kembali dengan baik setelah material asing dibersihkan dari sensor. Jika sistem tidak berfungsi dengan normal setelah dibersihkan, kami menyarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Sensor pendeteksi LKA menggunakan sensor berikut: • Kamera depan Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” dan “Malfungsi dan keterbatasan dari FCA” di bab ini. 7-26 Keterbatasan dari LKA LKA mungkin tidak akan berfungsi dengan normal atau dapat berfungsi secara tidak terduga dalam kondisi berikut: • Lajur terkontaminasi atau sulit dideteksi karena: - Marka jalan (atau tepi jalan) tertutup oleh air hujan, salju, kotoran, oli, dll. - Warna marka jalan (atau tepi jalan) tidak dapat dibedakan dari permukaan jalan - Terdapat marka (atau tepi jalan) di dekat lajur atau marka tersebut tampak mirip dengan marka jalan (atau tepi jalan) - Marka jalan (atau tepi jalan) tidak jelas atau rusak - Terdapat bayangan pada marka jalan (atau tepi jalan) akibat median, pohon, pembatas jalan, dinding peredam suara, dll. • Jumlah lajur bertambah atau berkurang, atau marka jalan (atau tepi jalan) bersilangan • Terdapat lebih dari dua marka jalan (atau tepi jalan) di jalan • Marka jalan (atau tepi jalan) rumit atau struktur jalan menggantikan garis marka jalan, seperti area konstruksi • Terdapat marka jalan seperti marka zigzag, zebra cross, dan rambu di jalan • Marka jalan tiba-tiba menghilang, seperti di persimpangan • Lebar lajur (atau jalan) sangat lebar atau sempit • Terdapat tepi jalan tanpa marka jalan • Terdapat struktur pembatas di lajur, seperti gerbang tol, trotoar, pembatas, dll. • Jarak ke kendaraan di depan sangat dekat atau kendaraan di depan menutupi marka jalan (atau tepi jalan)

Malfungsi dan keterbatasan dari LKA

Halaman 293

PERINGATAN • Pengemudi bertanggung jawab penuh untuk mengemudikan dan mengendalikan kendaraan dengan aman. Jangan hanya mengandalkan LKA dan berkendara secara berbahaya. • Operasi LKA dapat dibatalkan atau tidak berfungsi dengan normal tergantung pada kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Selalu berhati-hati saat berkendara. • Lihat bagian ‘Malfungsi dan keterbatasan dari LKA’ jika lajur tidak terdeteksi dengan benar. • Jika Anda menarik trailer atau kendaraan lain, nonaktifkan LKA untuk alasan keselamatan. • Jika kendaraan dikendarai dengan kecepatan tinggi, roda kemudi mungkin tidak dapat dikendalikan. Pengemudi harus selalu mematuhi batas kecepatan saat menggunakan LKA. • Jika terdapat pesan peringatan atau bunyi peringatandari sistem lain, pesan peringatan LKA mungkin tidak akan ditampilkan dan bunyi peringatan mungkin tidak akan terdengar. • Anda mungkin tidak bisa mendengar bunyi peringatan LKA jika kondisi sekitar bising. • Jika Anda memasang objek pada roda kemudi, bantuan roda kemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan benar. • LKA mungkin tidak akan beroperasi selama sekitar 15 detik setelah kendaraan dihidupkan atau kamera depan diinisialisasi. • LKA tidak akan berfungsi ketika: - Dalam periode waktu tertentu setelah mengaktifkan/ menonaktifkan lampu sein atau lampu hazard - Kendaraan tidak dikendarai di tengah lajur saat LKA diaktifkan atau sesaat setelah berpindah lajur - Electronic Stability Control (ESC) atau Vehicle Stability Management (VSM) diaktifkan - Kendaraan dikendarai pada tikungan tajam - Kecepatan kendaraan di bawah 55 km/jam atau di atas 210 km/jam - Kendaraan berpindah lajur secara mendadak - Kendaraan melakukan pengereman mendadak • Stabilitas berkendara dapat menurun ketika kendaraan kelebihan muatan atau distribusi muatan berat tidak merata. Hal ini dapat menurunkan performa LKA. 7-27

Pengoperasian BCA

Halaman 294

Sistem Bantuan Pengemudi Blind-Spot Collision - Avoidance Assist (BCA) jika dilengkapi BCA akan mendeteksi kendaraan yang mendekat di area blind spot pengemudi dan memperingatkan Anda mengenai kemungkinan terjadinya tabrakan dengan lampu peringatan, bunyi peringatan, dan pesan peringatan. Jika terdapat risiko tabrakan saat keluar dari tempat parkir paralel, BCA dapat membantu melakukan pengereman kendaraan Anda untuk membantu menghindari tabrakan. Pengoperasian BCA 2C_BCAVehicleDetection 2C_BCABrakingControl BCA akan memperingatkan pengemudi bahwa peringatan atau pengereman darurat diaktifkan sebagai berikut: • Lampu peringatan pada spion luar menyala • Pesan peringatan ditampilkan di instrument cluster 7-28 Peringatan tabrakan (saat berkendara) 2C_BCAOperation Ketika ada kendaraan yang terdeteksi di area blind spot belakang, lampu peringatan akan menyala pada spion luar dan pesan peringatan akan ditampilkan di instrument cluster dalam kondisi berikut: • Kecepatan kendaraan Anda: di atas 20 km/jam • Kendaraan di area blind spot: di atas 10 km/jam Peringatan tabrakan akan diaktifkan saat lampu sein dinyalakan ke arah kendaraan yang terdeteksi. Lampu peringatan akan berkedip pada spion luar, pesan peringatan akan ditampilkan di instrument cluster, dan akan terdengar bunyi peringatan dalam kondisi berikut: • Kecepatan kendaraan Anda: di atas 40 km/jam • Kendaraan di area blind spot: di atas 10 km/jam PERINGATAN • Jangkauan deteksi radar sudut belakang ditentukan oleh lebar jalan standar. Di jalan yang sempit, BCA mungkin akan mendeteksi kendaraan dua lajur di samping dan memperingatkan Anda. Di jalan yang lebar, BCA mungkin tidak dapat mendeteksi kendaraan di lajur samping dan tidak akan memperingatkan Anda. • Saat lampu hazard dinyalakan, peringatan tabrakan yang diaktifkan oleh lampu sein mungkin tidak akan berfungsi.

Pengoperasian BCA

Halaman 295

PERHATIAN • Jangkauan pendeteksian dapat berbeda tergantung kecepatan kendaraan Anda. • Jika Anda menyalip kendaraan lain dengan kecepatan tinggi, BCA mungkin tidak akan memperingatkan Anda meskipun terdapat kendaraan di area blind spot. • Waktu peringatan dapat berbeda tergantung kecepatan kendaraan lain yang mendekati Anda. PEMBERITAHUAN Peringatan tabrakan dapat diaktifkan saat Anda berbelok ke kanan. Jaga jarak yang aman dari kendaraan lain saat berbelok. Bantuan penghindaran tabrakan (saat keluar dari parkir paralel) 2C_BCAOperation_3 Ketika pengemudi memutar roda kemudi sekitar satu putaran untuk mengeluarkan kendaraan ke depan, jika terdapat risiko tabrakan, maka peringatan (lampu peringatan, pesan peringatan, bunyi peringatan) dan pengereman akan diaktifkan dalam kondisi berikut: • Kecepatan kendaraan Anda: di bawah 3 km/jam • Kendaraan di area blind spot: di atas 5 km/jam Kontrol pengereman akan berakhir sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda berhenti akibat pengereman darurat. Untuk keselamatan Anda, pengemudi harus segera menekan pedal rem dan memeriksa kondisi lingkungan sekitar. PERINGATAN • Jika pesan peringatan ditampilkan atau terdengar bunyi peringatan dari sistem lain, pesan peringatan BCA mungkin tidak akan ditampilkan dan bunyi peringatan tidak akan terdengar. • Anda mungkin tidak bisa mendengar bunyi peringatan BCA jika lingkungan di sekitar kendaraan bising. Sesuaikan suara lain dalam kendaraan pada level yang sesuai dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. • BCA mungkin tidak akan beroperasi jika pengemudi menekan pedal rem untuk menghindari tabrakan. • Saat BCA beroperasi, kontrol pengereman dari fitur ini akan dibatalkan secara otomatis jika pengemudi menekan pedal gas secara berlebihan atau membelokkan kendaraan secara tajam. • Selama pengoperasian BCA, penumpang dan benda yang tidak diamankan dengan benar di dalam kendaraan dapat bergeser dan melukai penumpang. Selalu gunakan sabuk pengaman dan pastikan mengamankan benda dengan aman. • Meskipun terjadi masalah pada BCA, performa standar roda kemudi dan pengereman kendaraan akan tetap berfungsi dengan baik. • BCA tidak akan beroperasi dalam semua situasi dan tidak dapat menghindari semua tabrakan. • BCA mungkin akan memberikan peringatan dengan terlambat atau tidak sama sekali tergantung kondisi jalan dan berkendara. • Pengemudi harus tetap mengendalikan kendaraan setiap saat. Jangan hanya mengandalkan BCA. Sebaiknya jaga jarak yang aman dan jika perlu, tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan. 7-29

Malfungsi dan keterbatasan dari BCA

Halaman 296

Sistem Bantuan Pengemudi • Jangan pernah secara sengaja menguji BCA. Hal ini dapat menyebabkan cedera serius atau kematian. • Kontrol pengereman mungkin tidak akan berfungsi dengan normal tergantung status Electronic Stability Control (ESC). Pengereman tidak akan dibantu dan hanya akan memeberikan peringatan ketika: - Lampu peringatan ESC menyala - ESC sedang dioperasikan oleh fitur lain Pengaturan BCA 2C_BlindSpotSafetySetInfo Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User settings > Driver assistance Driving safety > Blind-spot safety dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Vehicle > Driver assistance > Driving safety > Blind-spot safety dari menu settings untuk mengatur apakah akan menggunakan setiap fitur. Saat Blind-spot safety dipilih atau kendaraan dihidupkan ulang dengan Blind-spot safety yang aktif, lampu peringatan pada spion luar akan berkedip selama 3 detik. Saat kendaraan dihidupkan ulang dengan Blind-spot safety yang nonaktif, pesan 'Blind spot safety system is Off' akan ditampilkan di instrument cluster. PERINGATAN Jika Blind-spot safety tidak dipilih, BCA tidak dapat membantu Anda. Pengemudi harus selalu waspada terhadap lingkungan sekitar dan berkendara dengan aman. 7-30 Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk BCA: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) • Blind-spot warning sound (Bunyi peringatan blind spot/area titik buta) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Malfungsi dan keterbatasan dari BCA Malfungsi BCA Jika BCA atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan dan lampu peringatan Master X akan ditampilkan di instrument cluster. Selain itu, jika spion luar tidak berfungsi dengan benar, pesan peringatan dan lampu peringatan Master X akan ditampilkan di instrument cluster. Jika sensor pendeteksi terhalang, sistem mungkin akan terbatas atau dinonaktifkan sementara. Sistem akan beroperasi dengan benar setelah material asing dibersihkan dari sensor. Jika sistem tetap tidak beroperasi, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi” di bab ini. PERHATIAN Nonaktifkan BCA saat memasang trailer, carrier, atau perlengkapan tambahan lainnya. Lepaskan trailer, carrier, atau perlengkapan tambahan untuk menggunakan BCA.

Malfungsi dan keterbatasan dari BCA

Halaman 297

Sensor pendeteksi BCA menggunakan sensor berikut: • Radar sudut belakang Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. Keterbatasan dari BCA BCA mungkin tidak akan beroperasi dengan benar, atau beroperasi secara tidak terduga dalam kondisi berikut: • Berkendara di jalan masuk/keluar tol • Berkendara di jalan dengan struktur pelindung ganda (guardrail atau dinding) • Cuaca buruk, seperti salju atau hujan deras • Radar sudut belakang tertutup salju, air hujan, kotoran, dll. • Temperatur di sekitar radar sudut belakang terlalu tinggi atau rendah • Radar sudut belakang terhalang oleh kendaraan lain, dinding, atau tiang • Berkendara di jalan tol atau melalui gerbang tol • Permukaan jalan atau tanah di sekitar mengandung komponen logam yang tidak normal (misalnya karena konstruksi bawah tanah) • Objek tetap di sekitar kendaraan seperti pembatas suara, guardrail, pembatas tengah jalan/median jalan, palang pintu masuk, tiang lampu, rambu, terowongan, dinding, dll. (termasuk struktur ganda) • Berkendara di jalan yang sempit dengan pohon atau rumput yang lebat • Berkendara di area luas dengan sedikit kendaraan atau bangunan (seperti di gurun, padang rumput, pinggiran kota, dll.) • Berkendara di permukaan jalan yang basah seperti genangan air • Kendaraan lain melaju sangat dekat atau menyalip kendaraan Anda dengan jarak yang sangat dekat • Kecepatan kendaraan lain sangat tinggi sehingga menyalip kendaraan Anda dalam waktu singkat • Kendaraan Anda menyalip kendaraan lain • Kendaraan Anda berpindah lajur • Kendaraan Anda mulai bergerak bersamaan dengan kendaraan di samping dan mempercepat • Kendaraan di lajur samping berpindah dua lajur menjauh dari Anda, atau kendaraan dua lajur dari Anda berpindah ke lajur samping • Trailer, carrier, atau perlengkapan tambahan dipasang di sekitar radar sudut belakang • Bumper di sekitar radar sudut belakang tertutup oleh objek seperti stiker bumper, pelindung bumper, rak sepeda, dll. • Bumper di sekitar radar sudut belakang tertabrak, rusak, atau radar tidak pada posisinya • Kendaraan Anda menggunakan rantai salju, ban cadangan, atau roda dengan ukuran berbeda • Tinggi kendaraan Anda berubah akibat beban yang berat, tekanan ban yang tidak normal, atau penggunaan ban dengan spesifikasi yang berbeda • Objek berikut akan terdeteksi: - Sepeda motor kecil atau sepeda - Kendaraan seperti trailer datar - Kendaraan besar seperti bus atau truk - Objek bergerak seperti pejalan kaki, hewan, troli belanja, atau kereta bayi - Kendaraan ground clearence yang rendah seperti mobil sport 7-31

Malfungsi dan keterbatasan dari BCA

Halaman 298

Sistem Bantuan Pengemudi Kontrol pengereman mungkin tidak akan berfungsi, diperlukan perhatian pengemudi dalam kondisi berikut: • Kendaraan bergetar hebat saat berkendara di jalan bergelombang, permukaan jalan yang tidak rata, atau sambungan beton • Berkendara di permukaan jalan yang licin akibat salju, genangan air, es, dan sebagainya • Tekanan ban rendah atau ban mengalami kerusakan • Sistem pengereman telah dimodifikasi • Kendaraan melakukan perpindahan lajur secara mendadak PERINGATAN • Berkendara pada tikungan 2C_BCADrivingOnCurveLoad BCA mungkin tidak akan beroperasi dengan benar saat berkendara pada tikungan. Fitur ini mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan di lajur samping atau mungkin akan mendeteksi kendaraan di lajur yang sama. Selalu perhatikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas saat berkendara. 7-32 • Berkendara pada tanjakan atau turunan 2C_BCADrivingRoadMerging BCA mungkin tidak akan beroperasi dengan benar saat berkendara pada tanjakan atau turunan. Fitur ini mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan di lajur samping atau malah mendeteksi permukaan jalan atau struktur sebagai kendaraan. • Berkendara di jalan menyatu/ bercabang 2C_BCADrivingOnInclinedRoad BCA mungkin tidak akan beroperasi dengan benar saat berkendara di area penyatuan atau pemisahan jalan. Fitur ini mungkin tidak mendeteksi kendaraan di lajur samping. Selalu perhatikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas saat berkendara.

Pengoperasian SEW

Halaman 299

• Berkendara di jalan dengan perbedaan ketinggian permukaan antar lajurnya 2C_BCADrivingLoadHeightDifferent BCA mungkin tidak akan beroperasi dengan benar saat terdapat perbedaan ketinggian antar lajur. Fitur ini mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan di jalan dengan ketinggian yang berbeda (seperti underpass, simpang bersusun, dll.) Selalu perhatikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas saat berkendara. • Saat Anda menarik trailer atau kendaraan lain, pastikan menonaktifkan BCA. • BCA mungkin tidak akan beroperasi dengan benar jika terganggu oleh gelombang elektromagnetik yang kuat. • BCA mungkin tidak akan beroperasi selama sekitar 3 detik setelah kendaraan dihidupkan atau radar sudut belakang diinisialisasi. jika dilengkapi Safe Exit Warning (SEW) SEW akan mendeteksi kendaraan yang mendekat dari sudut belakang kendaraan Anda, setelah kendaraan berhenti dan penumpang membuka pintu. SEW dapat memperingatkan Anda dengan bunyi peringatan dan pesan peringatan untuk membantu menghindari benturan. 2C_SEAOperation Pengoperasian SEW 2C_BCAVehicleDetection SEW akan memperingatkan pengemudi dengan pesan peringatan dan bunyi peringatan. Lampu peringatan pada spion luar juga akan berkedip untuk memperingatkan Anda. 7-33

Pengaturan SEW

Halaman 300

Sistem Bantuan Pengemudi Peringatan tabrakan saat keluar dari kendaraan Ketika ada kendaraan yang mendekat dari arah belakang yang terdeteksi pada saat pintu dibuka, pesan peringatan 'Collision warning!' akan ditampilkan di instrument cluster, dan bunyi peringatan akan terdengar. • SEW akan memperingatkan pengemudi saat: - Kecepatan kendaraan Anda: di bawah 3 km/jam - Kendaraan yang mendekat dari arah belakang: di atas 6 km/jam • Setelah kendaraan dimatikan, SEW akan tetap aktif selama sekitar 3 menit. Namun, SEW akan segera dinonaktifkan jika pintu dikunci. PERINGATAN • Untuk keselamatan Anda, ubahlah pengaturan setelah memarkir kendaraan di lokasi yang aman. • Jika pesan peringatan ditampilkan atau akan terdengar bunyi peringatan dari sistem lain, pesan peringatan dari SEW mungkin tidak akan ditampilkan dan bunyi peringatan mungkin tidak akan terdengar. • Anda mungkin tidak bisa mendengar bunyi peringatan dari SEW jika lingkungan di sekitar kendaraan bising. Sesuaikan level volume dari sistem lain ke level yang sesuai dan selalu waspada pada lingkungan sekitar kendaraan. • SEW tidak akan beroperasi dalam semua situasi dan tidak dapat mencegah semua tabrakan. • SEW mungkin akan memperingatkan pengemudi dengan terlambat atau tidak akan memberikan peringatan tergantung pada kondisi jalan dan berkendara. Selalu periksa kondisi lingkungan sekitar kendaraan. • Pengemudi dan penumpang bertanggung jawab atas kecelakaan 7-34 yang terjadi saat keluar dari kendaraan. Selalu periksa kondisi lingkungan sekitar sebelum keluar dari kendaraan. Pengaturan SEW Exit safe 2C_ExitSafetySetInfo Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User settings > Driver assis a ce Driving safety > Exit safety dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Vehicle > Driver assistance > Driving safety > Exit safety dari menu settings untuk mengaktifkan Safe Exit Warning dan batalkan pilihan untuk menonaktifkan fitur ini. PERINGATAN Jika Exit safe tidak dipilih, SEW tidak dapat membantu Anda. Pengemudi harus selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk SEW: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) • Driving safety priority (Prioritas keselamatan berkendara) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini.

Malfungsi dan keterbatasan dari SEW

Halaman 301

Malfungsi dan keterbatasan dari SEW Malfungsi SEW Jika SEW atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan dan lampu peringatan Master X akan ditampilkan di instrument cluster. Ketika sensor pendeteksi terhalang, sistem mungkin akan dibatasi atau dinonaktifkan sementara. Sistem akan berfungsi dengan normal kembali setelah material asing dibersihkan dari sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi setelah sensor dibersihkan, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini.assistance system warnings and indicators" section in this chapter. PERHATIAN Nonaktifkan SEW memasang trailer, carrier, atau perlengkapan tambahan lainnya. Lepaskan trailer, carrier, atau perlengkapan tambahan lainnya untuk menggunakan SEW. Sensor pendeteksi SEW menggunakan sensor berikut: • Radar sudut belakang Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” atau “Malfungsi dan keterbatasan dari BCA” di bab ini. PERHATIAN Nonaktifkan SEW sebelum memasang atau melepas trailer, carrier, atau perlengkapan tambahan lainnya. Aktikan kembali SEW setelah selesai. Keterbatasan dari SEW SEW mungkin tidak akan beroperasi dengan benar, atau dapat beroperasi secara tidak terduga dalam kondisi berikut: • Keluar dari kendaraan di lokasi dengan pepohonan atau rumput yang lebat • Keluar dari kendaraan di permukaan jalan yang basah • Kendaraan yang mendekat sangat cepat atau sangat lambat PERINGATAN • SEW mungkin tidak akan beroperasi dengan baik jika terganggu oleh gelombang elektromagnetik yang kuat. • SEW mungkin tidak akan beroperasi selama sekitar 3 detik setelah kendaraan dihidupkan atau radar sudut belakang diinisialisasi. • Jika kendaraan dimatikan dan dihidupkan ulang saat radar terhalang atau mengalami malfungsi, kondisi tersebut akan tetap berlangsung. Oleh karena itu, SEW mungkin tidak akan beroperasi dengan benar. 7-35

Pengoperasian MSLA

Halaman 302

Sistem Bantuan Pengemudi Manual Speed Limit Assist (MSLA) Anda dapat menetapkan batas kecepatan saat Anda tidak ingin mengemudi melebihi kecepatan tertentu. MSLA operation Jika Anda mengemudi melebihi batas kecepatan yang telah ditetapkan, MSLA akan aktif (batas kecepatan yang ditetapkan akan berkedip dan terdengar bunyi peringatan) hingga kecepatan kendaraan kembali berada dalam batas kecepatan. • Ketika kecepatan kendaraan turun di bawah batas kecepatan, bunyi peringatan akan berhenti. • Anda dapat memeriksa status MSLA pada tampilan Driving Assist di layar instrument cluster. 2C_MSLAOverviewInfo (1) Indikator Batas Kecepatan (2) Kecepatan yang telah ditetapkan 7-36 Mengatur batas kecepatan 2C_SpeedControlButton 1. Tekan dan tahan tombol Driving Assist ǒ pada kecepatan yang diinginkan. • Kecepatan yang ditetapkan dan indikator Speed Limit Ý akan ditampilkan di instrument cluster. • Tekan tombol Driving Assist ǒ untuk menonaktifkan MSLA. Indikator Speed Limit Ýakan mati. 2. Dorong switch î ke atas atau switch ï ke bawah, lalu lepaskan pada kecepatan yang diinginkan. • Dorong switch î ke atas atau ï ke bawah dan tahan. Kecepatan akan bertambah atau berkurang ke kelipatan 10 km/jam terdekat terlebih dahulu, lalu akan meningkat atau menurun sebesar 10 km/jam. • Dorongan secara singkat ke atas atau ke bawah akan meningkatkan atau menurunkan kecepatan yang ditetapkan sebesar 1 km/jam. • Jika Anda ingin mengemudi melebihi batas kecepatan yang ditetapkan, batas kecepatan tersebut akan berkedip dan terdengar bunyi peringatan hingga kecepatan kendaraan kembali dalam batas. • Jika Anda ingin mengemudi melebihi batas kecepatan yang telah ditetapkan, tekan pedal gas melebihi titik tekanan tertentu untuk mengaktifkan fitur kickdown.

Pengoperasian DAW

Halaman 303

Menjeda untuk sementara atau melanjutkan pengoperasian MSLA Tekan switch æ untuk menjeda sementara batas kecepatan yang ditetapkan. • Batas kecepatan yang ditetapkan akan dinonaktifkan tetapi indikator Speed Limit Ý akan tetap menyala. Untuk melanjutkan pengoperasian MSLA setelah fitur dijeda, operasikan switch î, ï, æ. • Jika Anda mendorong switch î ke atas atau ï ke bawah, kecepatan kendaraan akan diatur ke kecepatan saat ini pada instrument cluster. PERINGATAN MSLA tidak bisa menggantikan perilaku mengemudi yang benar dan aman. Pengemudi bertanggung jawab untuk selalu mengemudi dengan aman dan waspada terhadap situasi yang tidak terduga. Perhatikan kondisi jalan setiap saat. PERHATIAN • Selalu tetapkan batas kecepatan kendaraan sesuai batas kecepatan di negara Anda. • Nonaktifkan MSLA saat tidak digunakan, untuk menghindari penetapan kecepatan secara tidak sengaja. Pastikan indikator Speed Limit Ý dalam kondisi mati. Pengaturan MSLA Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk FCA: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Driver Attention Warning jika dilengkapi (DAW) DAW akan memantau pola mengemudi Anda saat berkendara. Ketika tingkat perhatian pengemudi berada di bawah ambang batas tertentu, DAW akan menyarankan istirahat untuk membantu berkendara secara aman. Pengoperasian DAW Pertimbangkan untuk beristirahat Pesan 'Consider taking a break' akan ditampilkan dan lampu peringatan Inattentive Driving W akan berkedip di instrument cluster disertai bunyi peringatan untuk menyarankan pengemudi untuk beristirahat ketika tingkat perhatian berada di bawah ambang batas tertentu. • DAW tidak akan menyarankan istirahat jika total waktu mengemudi kurang dari 4 menit atau belum 4 menit sejak saran istirahat terakhir. PERHATIAN • DAW dapat menyarankan istirahat tergantung pada pola atau kebiasaan mengemudi pengemudi, bahkan jika pengemudi tidak merasa lelah. • DAW adalah fitur tambahan dan mungkin tidak dapat menentukan apakah pengemudi benar-benar tidak fokus. • Pengemudi yang merasa lelah harus beristirahat di lokasi yang aman, meskipun tidak ada saran istirahat dari DAW. 7-37

Pengaturan DAW

Halaman 304

Sistem Bantuan Pengemudi Fitur leading vehicle departure alert Ketika kendaraan di depan yang terdeteksi mulai bergerak dari posisi berhenti, leading vehicle departure alert akan memberi tahu pengemudi dengan pesan 'Leading vehicle is driving away' di instrument cluster dan disertai bunyi peringatan. PERINGATAN • Jika pesan peringatan ditampilkan atau terdengar bunyi peringatan dari sistem lain seperti bunyi peringatan sabuk pengaman telah berbunyi, pesan peringatan dari Leading Vehicle Departure Alert mungkin tidak akan ditampilkan dan bunyi peringatan mungkin tidak akan terdengar. PERHATIAN • Leading Vehicle Departure Alert adalah fitur tambahan dan mungkin tidak selalu memperingatkan pengemudi ketika kendaraan di depan mulai bergerak. • Selalu periksa bagian depan kendaraan dan kondisi jalan sebelum mulai berkendara. 7-38 Pengaturan DAW 2C_LeadingVehicleDepartureAlert Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User settings > Driver assistance DAW (Driver Attention Warning) > Leading vehicle departure alert dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Vehicle > Driver assistance > DAW (Driver Attention Warning) kemudian aktifkan Leading vehicle departure alert di sistem infotainment untuk menggunakan fitur ini. • Leading vehicle departure alert: Fitur ini akan memberi tahu pengemudi ketika kendaraan di depan yang terdeteksi mulai bergerak dari posisi berhenti. • Inattentive driving warning: DAW dapat diaktifkan atau dinonaktifkan. PERINGATAN Jika Anda menonaktifkan Inattentive driving warning, DAW tidak dapat membantu Anda. Pengemudi harus selalu waspada terhadap lingkungan sekitar dan berkendara dengan aman. Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk DAW: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) • Driving safety priority (Prioritas keselamatan berkendara) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini.

Malfungsi dan keterbatasan dari DAW

Halaman 305

Malfungsi dan keterbatasan dari DAW Malfungsi DAW Jika DAW atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan, lampu peringatan Master X, dan lampu peringatan Inattentive Driving W akan ditampilkan di instrument cluster. Ketika sensor pendeteksi terhalang, sistem mungkin akan dibatasi atau dinonaktifkan untuk sementara. Sistem akan beroperasi normal kembali setelah material asing dibersihkan dari sensor. Jika sistem tetap tidak beroperasi, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Sensor pendeteksi DAW menggunakan sensor berikut: • Kamera depan Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” dan “Malfungsi dan keterbatasan dari FCA” di bab ini. Keterbatasan dari DAW DAW mungkin tidak akan berfungsi dengan benar dalam kondisi berikut: • Kamera rusak, terhalang material asing, atau performa pendeteksian menurun karena pengaruh lingkungan sekitar • Kendaraan dikemudikan secara agresif • Kendaraan sengaja berpindah lajur secara sering • Kendaraan dikendalikan oleh sistem bantuan pengemudi, seperti Lane Keeping Assist (LKA) • Marka jalan buram atau terhapus Leading Vehicle Departure Alert mungkin tidak akan berfungsi dengan normal dalam kondisi berikut: • Ketika ada kendaraan yang memotong lajur ke depan kendaraan Anda 2C_DAWVehicleCutsIn 2C_DAWVehicleCutsIn_2 [A] Kendaraan Anda [B] Kendaraan di depan [C] Kendaraan yang memotong lajur • Ketika ada kendaraan di depan berbelok dengan tajam (seperti berbelok kiri, kanan, atau putar balik) 2C_DAWVehicleAheadSharplySteer [A] Kendaraan Anda [B] Kendaraan di depan 7-39

Malfungsi dan keterbatasan dari DAW

Halaman 306

Sistem Bantuan Pengemudi • Ketika kendaraan di depan tiba-tiba bergerak 2C_DAWVehicleAheadAbruptlyDeparture • Ketika ada pejalan kaki atau pesepeda di antara Anda dan kendaraan di depan 2C_DAWThereIsPedestrianBetweenVehicles • Ketika kendaraan mendeteksi kendaraan yang parkir di depan mulai bergerak di area parkir 2C_DAWInParkingLot 7-40 • Ketika kendaraan Anda berhenti di lajur yang bercabang atau menyatu dan sulit mengidentifikasi kendaraan di depan 2C_DAWInTollgate PERINGATAN DAW mungkin tidak akan beroperasi selama sekitar 15 detik setelah kendaraan dihidupkan atau kamera depan diinisialisasi.

Malfungsi BVM

Halaman 307

Blind-Spot View Monitor jika dilengkapi (BVM) BVM menggunakan kamera wide side untuk menampilkan area blind spot belakang kendaraan Anda pada instrument cluster saat lampu sein dinyalakan untuk membantu perpindahan lajur yang aman. Pengoperasian BVM Switch lampu sein 2C_TurnSignalSwitchWithoutCallout 2C_BVMLeftSideInfo Saat lampu sein kiri atau kanan dinyalakan, gambar hasil tangkapan kamera pada arah tersebut akan ditampilkan di instrument cluster. BVM akan dinonaktifkan jika salah satu dari kondisi berikut terpenuhi: • Lampu sein dimatikan • Lampu hazard dinyalakan • Peringatan penting lainnya ditampilkan di instrument cluster Pengaturan BVM 2C_BVMSetInfo Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih Settings > Vehicle > Driver asistance > Driving safety lalu aktifkan Blind-spot view monitor melalui sistem infotainment untuk mengaktifkan fitur Blind-Spot View Monitor. Malfungsi BVM Jika BVM tidak beroperasi dengan benar, tampilan cluster akan berkedip, atau gambar dari hasil tangkapan kamera tidak akan ditampilkan dengan benar, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN • Gambar yang ditampilkan pada cluster mungkin berbeda dari jarak objek yang sebenarnya. Pastikan untuk memeriksa secara langsung lingkungan sekitar kendaraan untuk keselamatan. • Selalu jaga lensa kamera agar tetap bersih. Jika lensa terhalang oleh material asing, performa kamera dapat terpengaruh dan BVM mungkin tidak akan beroperasi dengan benar. Sensor pendeteksi BVM menggunakan sensor berikut: • Kamera wide samping Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. 7-41

Pengoperasian CC

Halaman 308

Sistem Bantuan Pengemudi jika dilengkapi Cruise Control (CC) 2C_CCOverviewInfo (1) Indikator Cruise (2) Kecepatan yang ditetapkan Cruise Control akan memungkinkan Anda berkendara pada kecepatan di atas 30 km/jam tanpa menekan pedal gas. Pengoperasian CC Menetapkan kecepatan 1. Percepat kendaraan hingga kecepatan yang diinginkan, minimal 30 km/jam. 2C_SpeedControlButton 2. Tekan tombol Driving Assist pada kecepatan yang diinginkan. Kecepatan yang ditetapkan dan indikator Cruise (ǒ) akan menyala di instrument cluster. 3. Lepaskan pedal gas. Kecepatan kendaraan akan tetap pada kecepatan yang telah ditetapkan meskipun pedal gas tidak ditekan. 7-42 Informasi • Kendaraan dapat sedikit melambat atau bertambah cepat saat berkendara pada tanjakan atau turunan. • Ikon tombol Driving Assist dapat bervariasi tergantung pada tipe kendaraan Anda. Meningkatkan kecepatan yang telah ditetapkan 2C_SpeedControlSwitch_2 • Dorong switch + ke atas lalu segera lepaskan. Kecepatan akan meningkat 1 km/jam setiap kali switch dioperasikan dengan cara ini. • Dorong switch + ke atas dan tahan sambil memantau kecepatan yang ditetapkan di instrument cluster. Kecepatan akan bertambah hingga kelipatan 10 km/jam terlebih dahulu, lalu meningkat 10 km/jam setiap kali switch dioperasikan. Lepaskan switch saat kecepatan yang diinginkan tercapai, dan kendaraan akan berakselerasi ke kecepatan tersebut.

Pengoperasian CC

Halaman 309

Menurunkan kecepatan yang telah ditetapkan 2C_SpeedControlSwitch_3 • Dorong switch - ke bawah lalu segera lepaskan. Kecepatan akan berkurang 1 km/jam setiap kali switch dioperasikan dengan cara ini. • Dorong switch - ke bawah dan tahan sambil memantau kecepatan yang ditetapkan di instrument cluster. Kecepatan akan berkurang hingga kelipatan 10 km/jam terlebih dahulu, lalu akan berkurang 10 km/jam setiap kali switch dioperasikan. Lepaskan switch saat kecepatan yang diinginkan tercapai. Mempercepat untuk sementara waktu Jika Anda ingin mempercepat untuk sementara waktu saat Cruise Control aktif, tekan pedal gas. Untuk kembali ke kecepatan yang telah ditetapkan, lepas pedal gas. Jika Anda menekan switch + ke atas atau - ke bawah pada kecepatan yang meningkat, kecepatan yang telah ditetapkan akan diperbarui ke kecepatan saat ini. Menjeda Cruise Control untuk sementara waktu 2C_MSLATemporarilyPausing Cruise Control akan dijeda jika: • Pedal rem ditekan. • Menekan switch æ. • Gear dipindahkan ke posisi (Netral). • Kecepatan kendaraan turun di bawah sekitar 30 km/jam. • ESC (Electronic Stability Control) aktif. • Memindahkan gear ke gear 2 saat dalam mode perpindahan gear secara manual. Kecepatan yang telah ditetapkan akan dibatalkan, tetapi indikator Cruise (ǒ) akan tetap menyala. PEMBERITAHUAN Jika Cruise Control berhenti selama situasi yang tidak disebutkan, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi. 7-43

Pengoperasian CC

Halaman 310

Sistem Bantuan Pengemudi Melanjutkan Cruise Control 2C_SpeedControlResuming Operasikan switch +, - atau æ. Jika Anda menekan switch + ke atas atau - ke bawah, kecepatan kendaraan akan diatur ke kecepatan saat ini di instrument cluster. Jika Anda menekan switch æ, kecepatan kendaraan akan kembali ke kecepatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kecepatan kendaraan harus lebih dari 30 km/jam agar Cruise Control dapat dilanjutkan. PERINGATAN Periksa kondisi jalan sebelum mengoperasikan switch æ. Kecepatan kendaraan dapat meningkat atau menurun secara mendadak saat Anda menekan switch æ. Menonaktifkan Cruise Control 2C_SpeedControlButton Tekan tombol Driving Assist untuk menonaktifkan Cruise Control. Indikator Cruise (ǒ) akan mati. Selalu tekan tombol Driving Assist untuk menonaktifkan Cruise Control saat tidak digunakan. 7-44 PERINGATAN Lakukan tindakan pencegahan berikut saat menggunakan Cruise Control: • Selalu sesuaikan kecepatan kendaraan di bawah batas kecepatan yang diatur di negara Anda. • Nonaktifkan Cruise Control saat sistem tidak digunakan untuk menghindari pengaturan kecepatan secara tidak sengaja. Pastikan indikator Cruise (ǒ) mati. • Cruise Control tidak bisa menggantikan perilaku mengemudi yang benar dan aman. Pengemudi tetap bertanggung jawab untuk mengemudi secara aman dan selalu waspada terhadap situasi yang tidak terduga. • Selalu berkendara dengan hati-hati untuk mencegah situasi yang tidak terduga. Perhatikan kondisi jalan setiap saat. • Jangan gunakan Cruise Control saat tidak aman untuk mempertahankan kecepatan konstan: - Saat berkendara di lalu lintas padat, atau saat kondisi lalu lintas tidak memungkinkan untuk berkendara dengan kecepatan konstan - Saat berkendara di permukaan jalan yang basah, licin karena es, atau tertutup salju - Saat berkendara pada tanjakan, turunan, atau tikungan - Saat berkendara di daerah berangin - Saat berkendara dengan jarak pandang yang terbatas (misalnya karena cuaca yang buruk seperti kabut, hujan, salju, atau badai pasir) • Jangan gunakan Cruise Control saat menarik trailer Informasi Jika kendaraan Anda dilengkapi dengan Manual Speed Limit Assist, tekan dan tahan tombol Driving Assist untuk menonaktifkan Cruise Control. Namun, Manual Speed Limit Assist akan aktif.

Pengoperasian SCC

Halaman 311

Smart Cruise Control jika dilengkapi (SCC) SCC akan mendeteksi kendaraan di depan dan membantu menjaga jarak dari kendaraan tersebut serta kecepatan yang ditetapkan. Pengoperasian SCC 2C_SCCOperatingIndicatorInfo Anda dapat melihat status pengoperasian SCC pada tampilan Driving Assist di instrument cluster. Lihat bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan “Tampilan cluster (Tipe B)” pada Bab 4. Objek di sekitar yang ditampilkan di cluster dapat berbeda dari objek yang sebenarnya. Kondisi pengoperasian SCC akan beroperasi ketika kondisi berikut terpenuhi: • Gear di posisi D (Maju) • Kecepatan kendaraan Anda berada dalam kisaran kecepatan pengoperasian - 10–160 km/jam: saat tidak ada kendaraan di depan - 0–160 km/jam: saat ada kendaraan di depan • Electronic Stability Control (ESC) atau Anti-Lock Braking System (ABS) dalam kondisi aktif SCC tidak akan beroperasi dalam kondisi berikut: • RPM mesin berada di zona merah • Pintu pengemudi terbuka • Menerapkan rem parkir • Electronic Parking Brake (EPB) diaktifkan • ESC atau ABS sedang mengendalikan kendaraan • Kontrol pengereman dari Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) sedang aktif (jika dilengkapi) Saat berhenti di belakang kendaraan lain, pengemudi harus menekan pedal rem untuk mengaktifkan SCC. Mengaktifkan/menonaktifkan SCC 2C_SpeedControlButton Tekan tombol Driving Assist ǒ dengan singkat untuk mengaktifkan/ menonaktifkan SCC. • Saat SCC aktif, kecepatan saat ini di cluster akan menjadi kecepatan yang ditetapkan. • Jika tidak ada kendaraan di depan, kecepatan tersebut akan dipertahankan. Namun jika ada kendaraan di depan, kecepatan dapat berubah untuk menjaga jarak. Jika kendaraan di depan mempercepat, kendaraan Anda akan melaju secara stabil hingga kecepatan yang ditetapkan. • Tekan dan tahan tombol Driving Assist untuk mengaktifkan Manual Speed Limit Assist. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Manual Speed Limit Assist (MSLA)” di bab ini. 7-45

Pengoperasian SCC

Halaman 312

Sistem Bantuan Pengemudi Saat beroperasi 2C_SCCOperationStatusInfo (1) Menunjukkan apakah ada kendaraan di depan dan level jarak yang dipilih (2) Kecepatan yang ditetapkan Status pengoperasian SCC akan ditampilkan di bagian atas tampilan cluster. Jika dibatalkan untuk sementara Kendaraan Anda dan kecepatan yang ditetapkan akan ditampilkan dengan warna abu-abu. Jika ada kendaraan di depan, kendaraan tersebut juga akan ditampilkan dalam warna abu-abu (jika dilengkapi). Status SCC juga dapat dilihat di tampilan Driving Assist pada cluster. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan “Tampilan cluster (Tipe B)” di Bab 4. 7-46 Tindakan pencegahan • Jika Anda menekan dan menahan tombol Driving Assist ǒ untuk menonaktifkan SCC, MSLA akan aktif. Untuk mengaktifkan kembali SCC, nonaktifkan MSLA dengan menekan tombol Driving Assist ǒ, kemudian tekan kembali tombol ǒ. • Jika kecepatan kendaraan Anda berada di antara 0–30 km/jam saat Anda menekan tombol Driving Assist, kecepatan SCC akan ditetapkan ke 30 km/jam. • Jika Anda menurunkan gear menggunakan paddle shifter, kendaraan mungkin tidak akan berakselerasi hingga kecepatan yang ditetapkan. • Jarak kendaraan di cluster ditampilkan sesuai jarak aktual antara kendaraan Anda dan kendaraan di depan. Jarak target dapat berbeda tergantung kecepatan kendaraan dan level jarak yang ditetapkan. Pada kecepatan rendah, meskipun jarak berubah, perubahan pada tampilan mungkin kecil. • SCC mungkin tidak akan beroperasi untuk sementara saat kendaraan dihidupkan atau saat sensor sedang diinisialisasi (seperti proses reboot/ menghidupkan ulang). • Anda mungkin akan mendengar suara saat SCC melakukan pengereman kendaraan Anda. Hal ini normal dan bukan merupakan malfungsi. PERINGATAN Jangan mengoperasikan tombol dan switch secara bersamaan. SCC mungkin tidak akan beroperasi dengan benar.

Pengoperasian SCC

Halaman 313

Meningkatkan atau menurunkan kecepatan yang telah ditetapkan Dorong switch î/ï ke atas atau ke bawah, lalu segera lepaskan. Kecepatan yang ditetapkan akan meningkat atau menurun sebesar 1 km/jam setiap kali switch dioperasikan dengan cara ini. • Untuk mengubah kecepatan dengan cepat, dorong dan tahan switch î ke atas atau ï ke bawah. Kecepatan akan berubah ke kelipatan 10 km/jam. • Anda dapat meningkatkan kecepatan yang telah ditetapkan hingga 160 km/ jam atau menurunkannya hingga 30 km/jam. • Kecepatan kendaraan mungkin tidak akan mencapai kecepatan yang telah ditetapkan tergantung karakteristik kendaraan dan kondisi berkendara. PERINGATAN Periksa kondisi lalu lintas sebelum men- goperasikan switch î. Kecepatan dapat meningkat tajam saat Anda menekan dan menahan switch î ke atas. Mengatur jarak kendaraan Untuk mengubah jarak antar kendaraan, tekan tombol ș secara berulang. Jarak antar kendaraan terpendek adalah ‘1’. 2C_SCCDistanceButton Tekan tombol berulang kali untuk mengganti pengaturan jarak dari Distance 4 > Distance 3 > Distance 2 > Distance 1 > Distance 4. Jika Anda berkendara pada kecepatan 90 km/jam, jarak yang dipertahankan sebagai berikut: • Distance 4: sekitar 52,5 m (172 kaki) > Distance 3: sekitar 40 m (130 kaki) > Distance 2: sekitar 32,5 m (106 kaki) > Distance 1: sekitar 25 m (82 kaki) • Jarak akan disesuaikan ke jarak terakhir yang digunakan saat kendaraan dihidupkan ulang, atau ketika SCC dibatalkan untuk sementara. Informasi Jarak akan kembali ke pengaturan terakhir saat kendaraan dihidupkan ulang, atau ketika Smart Cruise Control dibatalkan sementara. 7-47

Pengoperasian SCC

Halaman 314

Sistem Bantuan Pengemudi Membatalkan untuk sementara dan melanjutkan pengoperasian SCC 2C_SCCTemporaryPausing Tekan switch æ atau tekan pedal rem untuk membatalkan SCC untuk sementara. Jika fitur Smart Cruise Control telah dijeda, Anda dapat melanjutkannya dengan salah satu metode berikut: • Tekan switch Pause/Resume. Fitur akan aktif dan beroperasi pada kecepatan yang telah ditetapkan sebelumnya. • Tekan switch î/ï ke atas atau ke bawah. Kecepatan yang ditetapkan akan berubah ke kecepatan saat ini, dan fitur akan diaktifkan kembali. • Jika pedal gas ditekan dan kecepatan saat ini lebih rendah dari kecepatan yang telah ditetapkan, tekan switch î/ ï untuk mengaktifkan fitur dan mengatur ulang kecepatan berdasarkan kecepatan saat ini. PERINGATAN Periksa kondisi jalan sebelum mengoperasikan switch æ Kecepatan dapat meningkat atau menurun tajam saat switch æ ditekan. Membatalkan SCC untuk sementara secara otomatis SCC akan dibatalkan untuk sementara secara otomatis jika: • Kecepatan kendaraan melebihi 170 km/jam 7-48 • Kendaraan berhenti dalam waktu tertentu • Pedal gas ditekan secara terus- menerus dalam waktu tertentu • Kondisi pengoperasian SCC tidak terpenuhi Jika SCC dibatalkan secara otomatis, pesan peringatan ‘SCC (Smart Cruise Control) Canceled’ akan ditampilkan di instrument cluster dan terdengar bunyi peringatan untuk memperingatkan pengemudi. PERINGATAN • Saat SCC dibatalkan untuk sementara, jarak dengan kendaraan di depan tidak akan dipertahankan. Selalu perhatikan jalan dan tekan pedal rem jika diperlukan untuk mengurangi kecepatan agar tetap aman. • Jika SCC dibatalkan untuk sementara saat kendaraan berhenti dengan fitur yang aktif, EPB mungkin akan diaktifkan. Mempercepat untuk sementara Jika Anda ingin mempercepat laju kendaraan untuk sementara tanpa mengubah kecepatan yang telah ditetapkan saat SCC aktif, tekan pedal gas. Selama pedal gas ditekan, kecepatan yang telah ditetapkan, level jarak, dan jarak target akan berkedip di cluster. Namun, jika pedal gas tidak ditekan cukup dalam, kendaraan mungkin akan melambat. PERINGATAN Berhati-hatilah saat mempercepat laju kendaraan untuk sementara karena kecepatan dan jarak tidak akan dikontrol secara otomatis meskipun ada kendaraan di depan Anda.

Pengoperasian SCC

Halaman 315

Fitur Overtaking Acceleration Assist Fitur Overtaking Acceleration Assist akan aktif saat lampu sein dinyalakan ke kiri (roda kemudi kiri) atau ke kanan (roda kemudi kanan) ketika SCC aktif, dan kondisi berikut terpenuhi: • Kecepatan kendaraan Anda di atas 60 km/jam dan kendaraan di depan terdeteksi Fitur Overtaking Acceleration Assist tidak akan aktif dalam kondisi berikut: • Lampu hazard dinyalakan • Menurunkan kecepatan kendaraan untuk mempertahankan jarak dengan kendaraan di depan PERINGATAN • Berhati-hatilah saat Anda mempercepat laju kendaraan untuk menyalip kendaraan di depan. Selalu perhatikan kondisi jalan. • Terlepas dari arah berkendara di negara Anda, fitur Overtaking Acceleration Assist akan aktif jika kondisi terpenuhi. Saat menggunakan fitur ini di negara dengan arah lalu lintas yang berbeda, selalu periksa kondisi jalan. Peringatan SCC Kondisi SCC tidak terpenuhi Jika tombol Driving Assist, switch î , ï atau switch æ dioperasikan saat kondisi pengoperasian SCC tidak terpenuhi, pesan ‘SCC (Smart Cruise Ctrl.) conditions not met’ akan ditampilkan di instrument cluster, dan terdengar bunyi peringatan. Melaju kembali setelah berhenti Dalam kondisi lalu lintas, kendaraan Anda akan berhenti jika kendaraan di depan berhenti. Jika kendaraan di depan mulai bergerak dalam waktu tertentu, kendaraan Anda juga akan bergerak. Namun, jika kendaraan telah berhenti dan waktu tertentu, pesan ‘Use switch or pedal to accelerate’ akan ditampilkan di instrument cluster. Tekan pedal gas atau operasikan switch î , ï atau switch æ untuk mulai melaju kembali. Selalu perhatikan kondisi di depan saat mulai melanjutkan perjalanan. Peringatan kondisi jalan di depan Dalam situasi berikut, pesan peringatan ‘Watch for surrounding vehicles’ akan ditampilkan di instrument cluster, dan akan terdengar bunyi peringatan untuk memperingatkan pengemudi: • Kendaraan di depan menghilang saat SCC sedang menjaga jarak dengan kendaraan tersebut pada kecepatan rendah. PERINGATAN Selalu perhatikan kendaraan atau objek yang mungkin muncul secara mendadak di depan Anda, dan jika diperlukan, tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan untuk menjaga jarak yang aman. Peringatan tabrakan Saat SCC aktif dan berisiko tinggi terjadi tabrakan dengan kendaraan di depan, FCA akan beroperasi untuk memperingatkan pengemudi. Selalu perhatikan jalan dan jika diperlukan, tekan pedal rem untuk menjaga jarak yang aman. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Forward Collision- Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion)” di bab ini. 7-49

Pengaturan SCC

Halaman 316

Sistem Bantuan Pengemudi SCC settings 2C_SCCBasedOnDrivingStyleInfo Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User settings > Driver assistance Driving convenience > Smart Cruise Control dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Vehicle > Driver assistance > Driving convenience > SCC (Smart Cruise Control) dari menu settings pada sistem infotainment untuk mengubah Jarak, Akselerasi, dan Kecepatan Reaksi secara manual. PERINGATAN • SCC bukan pengganti mengemudi yang aman dan bertanggung jawab. Pengemudi tetap wajib memantau kecepatan dan jarak dengan kendaraan di depan. • SCC mungkin tidak mendeteksi situasi mendadak dan kompleks. Selalu waspada terhadap kondisi jalan dan kontrol kecepatan kendaraan Anda. • Nonaktifkan SCC saat tidak digunakan untuk menghindari penetapan kecepatan secara tidak sengaja. • Jangan membuka pintu atau meninggalkan kendaraan saat SCC sedang aktif, meskipun kendaraan berhenti. • Selalu perhatikan kecepatan dan jarak yang dipilih. • Jaga jarak yang aman sesuai dengan kondisi jalan dan kecepatan kendaraan. Terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi, jika jarak 7-50 kendaraan terlalu pendek, dapat menyebabkan tabrakan yang serius. • Saat kendaraan di depan menghilang, SCC mungkin akan langsung mempercepat hingga kecepatan yang telah ditetapkan. • Kecepatan kendaraan dapat menurun saat berada pada tanjakan dan akan meningkat saat berada pada turunan. • Waspada terhadap situasi ketika ada kendaraan berpindah lajur secara mendadak. • Jika Anda menarik kendaraan atau trailer, pengoperasian SCC saat sering melakukan perpindahan gear, atau melaju dan melakukan pengereman pada RPM tinggi dapat mengganggu keselamatan. • Nonaktifkan SCC saat kendaraan Anda sedang diderek. • SCC mungkin tidak akan beroperasi dengan benar jika terganggu oleh gelombang elektromagnetik yang kuat. • SCC mungkin tidak bisa mendeteksi objek di depan dan bisa menyebabkan tabrakan. • Kendaraan di depan yang sering berpindah lajur bisa menyebabkan SCC bereaksi lambat atau salah terhadap kendaraan di lajur lain. • Meskipun tidak ditampilkan pesan atau bunyi peringatan, pengemudi tetap wajib memperhatikan lingkungan sekitar dan berkendara dengan aman. • Jika bunyi peringatan lain seperti peringatan sabuk pengaman sedang aktif, bunyi peringatan SCC mungkin tidak bisa terdengar. • Anda mungkin tidak bisa mendengar bunyi peringatan SCC jika lingkungan di sekitar kendaraan bising. • Pabrikan tidak bertanggung jawab atas pelanggaran lalu lintas atau kecelakaan akibat kelalaian pengemudi.

Malfungsi dan keterbatasan dari SCC

Halaman 317

• Selalu tetapkan kecepatan kendaraan di bawah batas kecepatan yang diatur di negara Anda. Tindakan pencegahan • SCC mungkin tidak akan berfungsi untuk beberapa detik setelah kendaraan dihidupkan atau kamera/ sensor radar depan diinisialisasi. • Anda mungkin akan mendengar bunyi saat SCC mengontrol pengereman. Malfungsi dan keterbatasan SCC Malfungsi SCC Ketika SCC atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan dan lampu peringatan Master X akan ditampilkan pada Instrument Cluster. Ketika sensor pendeteksi terhalang, sistem dapat dibatasi untuk sementara atau dinonaktifkan. Sistem akan berfungsi dengan normal kembali setelah material asing dibersihkan dari sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi dengan semestinya setelah sensor dibersihkan, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian “Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi” dalam bab ini. Anda dapat memeriksa pesan peringatan tersebut melalui mode tampilan Driving Assist pada tampilan cluster. Sensor pendeteksi SCC menggunakan sensor berikut ini: • Kamera depan • Radar depan Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian “Informasi sensor” dan “Malfungsi dan keterbatasan FCA” dalam bab ini. Keterbatasan SCC Smart Cruise Control dan fitur lain yang menggunakan sensor yang sama dengan sensor Smart Cruise Control mungkin tidak bisa berfungsi dengan normal atau dapat beroperasi secara tidak terduga dalam situasi berikut: Kemudikan kendaraan dengan hati-hati. • Kendaraan di depan terdeteksi terlambat • Kendaraan di depan tiba-tiba terhalang oleh suatu objek • Kendaraan di depan tiba-tiba berpindah lajur atau mengurangi kecepatan secara mendadak • Bentuk kendaraan di depan berubah (rusak atau tidak seperti umumnya) • Kecepatan kendaraan di depan terlalu cepat atau terlalu lambat • Dengan adanya kendaraan di depan, kendaraan Anda berpindah lajur pada kecepatan rendah • Kendaraan di depan tertutup salju • Berkendara tidak stabil • Anda sedang berada di bundaran dan kendaraan di depan tidak terdeteksi • Anda terus-menerus berkendara pada bundaran atau tikungan • Kondisi jalan yang buruk menyebabkan getaran kendaraan yang berlebihan saat berkendara • Tinggi kendaraan Anda rendah atau tinggi karena beban yang berat, tekanan ban yang tidak normal, dan sebagainya. 7-51

Malfungsi dan keterbatasan dari SCC

Halaman 318

Sistem Bantuan Pengemudi • Saat berkendara dalam kondisi berikut: - Berkendara di permukaan jalan yang licin akibat salju, genangan air, es, dan sejenisnya - Berkendara pada tikungan - Berkendara melalui uap, asap, atau bayangan - Berkendara melalui terowongan atau jembatan besi - Berkendara di area terbuka luas yang minim kendaraan atau struktur (misalnya gurun, padang rumput, pinggiran kota, dll.) - Berkendara di dekat persimpangan jalan tol atau gerbang tol - Berkendara di area parkir - Berkendara melalui area konstruksi, jalan tidak beraspal, jalan yang sebagian diaspal, jalan tidak rata, polisi tidur, dan sebagainya - Berkendara di dekat area yang mengandung logam, seperti zona konstruksi, rel kereta api, dll. - Berkendara pada tanjakan, tikungan, dan sebagainya - Berkendara di tepi jalan yang terdapat pepohonan atau lampu jalan - Berkendara di jalan yang sempit dengan pepohonan atau rumput yang tumbuh lebat - Terdapat gangguan gelombang elektromagnetik, seperti berkendara di area dengan gelombang radio atau gangguan elektrik yang kuat 7-52 • Berkendara pada tikungan 2C_SCCDrivingOnCurve Pada tikungan, SCC mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan di lajur yang sama dan dapat mempercepat hingga kecepatan yang telah ditetapkan. Selain itu, kecepatan kendaraan dapat menurun secara tiba- tiba ketika kendaraan di depan terdeteksi secara mendadak. Pilih kecepatan yang sesuai saat berada pada tikungan dan tekan pedal rem atau pedal gas sesuai dengan kondisi jalan dan situasi lalu lintas di depan. Kecepatan kendaraan Anda dapat menurun karena ada kendaraan di lajur sebelah. Tekan pedal gas dan pilih kecepatan yang sesuai. Pastikan kondisi jalan memungkinkan untuk pengoperasian SCC secara aman.

Malfungsi dan keterbatasan dari SCC

Halaman 319

• Berkendara pada tanjakan atau turunan 2C_FCADrivingOnIncline Saat berkendara pada tanjakan atau turunan, SCC mungkin tidak bisa mendeteksi kendaraan yang sedang bergerak di lajur Anda dan menyebabkan kendaraan Anda mempercepat hingga kecepatan yang telah ditetapkan. Selain itu, kecepatan kendaraan dapat menurun secara tiba- tiba ketika kendaraan di depan terdeteksi secara mendadak. Pilih kecepatan yang sesuai saat berkendara pada tanjakan dan tekan pedal rem atau pedal gas sesuai dengan kondisi jalan dan situasi lalu lintas di depan. • Berpindah lajur 2C_FCAChangingLane [A] Kendaraan Anda [B] Kendaraan yang berpindah lajur (masuk ke lajur Anda) [C] Kendaraan yang berpindah lajur (keluar dari lajur Anda) [D] Kendaraan di lajur yang sama Ketika sebuah kendaraan berpindah masuk ke lajur Anda dari lajur samping, kendaraan tersebut tidak dapat terdeteksi oleh sensor hingga berada dalam jangkauan deteksi sensor. SCC mungkin tidak akan langsung mendeteksi kendaraan tersebut saat kendaraan berpindah lajur secara mendadak. Dalam kasus ini, Anda harus menjaga jarak pengereman yang aman, dan jika diperlukan, tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan untuk mempertahankan jarak yang aman. • Situasi saat pendeteksian terbatas 2C_SCCDetectingVehicle 2C_CameraRadarDetectingVehicle Dalam kasus berikut, beberapa kendaraan, pejalan kaki, atau hewan di lajur Anda tidak dapat terdeteksi oleh sensor. Selalu periksa kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan. Jika diperlukan, kontrol kecepatan Anda. - Kendaraan berada dalam posisi menyimpang ke salah satu sisi - Kendaraan bergerak lambat atau melambat secara mendadak - Kendaraan dengan ground clearance yang tinggi atau 7-53

Malfungsi dan keterbatasan dari SCC

Halaman 320

Sistem Bantuan Pengemudi kendaraan yang membawa muatan yang menjulur ke belakang - Kendaraan dengan bagian depan yang terangkat karena beban yang berat - Kendaraan dari arah berlawanan - Kendaraan yang berada dalam jarak sekitar 2 m (6 kaki) dari kendaraan Anda - Kendaraan yang berhenti - Kendaraan dengan profil belakang kecil, seperti trailer - Kendaraan kecil, seperti sepeda motor atau sepeda - Kendaraan khusus - Hewan atau pejalan kaki Sesuaikan kecepatan kendaraan Anda dengan menekan pedal rem sesuai dengan kondisi jalan dan situasi lalu lintas di depan. Dalam kasus berikut, kendaraan di depan tidak dapat terdeteksi oleh sensor: - Anda sedang membelokkan roda kemudi - Berkendara di jalan yang sempit atau dengan tikungan yang tajam • Ketika kendaraan di depan menghilang di persimpangan jalan, kendaraan Anda dapat mempercepat. Selalu perhatikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas saat mengemudi. 2C_SCCDrivingNarrowRoad • Ketika kendaraan di depan Anda keluar dari lajur, SCC mungkin tidak akan langsung mendeteksi kendaraan yang baru yang kini berada di depan Anda. 7-54 Selalu perhatikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas saat mengemudi. • Selalu waspada terhadap keberadaan pejalan kaki saat kendaraan Anda menjaga jarak dengan kendaraan di depan. 2C_SCCPedestrianCaution 2C_SCCVehicleAheadDisappears

Pengoperasian LFA

Halaman 321

Lane Following Assist jika dilengkapi (LFA) LFA akan membantu mendeteksi marka jalan dan/atau kendaraan di depan di jalan, serta memberikan bantuan pada roda kemudi untuk menjaga kendaraan Anda agar tetap di tengah lajur. Mengaktifkan/ menonaktifkan LFA 2C_LKAButton Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, tekan tombol Lane Driving Assist Ǒ pada roda kemudi secara singkat untuk mengaktifkan LFA. Tekan tombol tersebut kembali untuk menonaktifkan fitur. Pengoperasian LFA 2C_LKALaneDetectInfo Anda dapat melihat status pengoperasian LFA di tampilan Driving Assist pada instrument cluster. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Tampilan cluster (Tipe A)” dan “Tampilan cluster (Tipe B)” dalam bab 4. • Ketika kedua marka jalan terdeteksi, garis lajur di cluster akan berubah dari abu-abu menjadi putih. Lajur tidak terdeteksi / Lajur terdeteksi 2C_LaneDetectionInfo Lane Following Assist Jika kendaraan di depan dan/atau kedua marka jalan terdeteksi dan kecepatan kendaraan Anda di bawah 160 km/jam, lampu indikator hijau º akan ditampilkan di cluster, dan LFA akan membantu memusatkan kendaraan di lajur dengan membantu roda kemudi. PERHATIAN Jika roda kemudi tidak dibantu, indikator putih º akan berkedip dan berubah menjadi abu-abu. 7-55

Pengaturan LFA

Halaman 322

Sistem Bantuan Pengemudi Tindakan pencegahan • Jika marka jalan tidak terdeteksi, kontrol roda kemudi oleh LFA dapat terbatas tergantung ada tidaknya kendaraan di depan atau kondisi lalu lintas. • Meskipun roda kemudi dibantu oleh LFA, pengemudi tetap dapat mengontrol roda kemudi. • Roda kemudi mungkin akan terasa lebih berat atau lebih ringan saat dibantu oleh LFA dibandingkan saat tidak dibantu. • Lajur yang ditampilkan pada cluster dapat berbeda dari lajur yang sebenarnya. Peringatan tidak memegang roda kemudi Jika pengemudi tidak memegang roda kemudi selama beberapa detik, pesan peringatan akan ditampilkan dan akan terdengar bunyi peringatan secara bertahap. • Tahap pertama: Ditampilkan pesan peringatan ‘Keep hands on steering wheel’ • Tahap kedua: Ditampilkan pesan peringatan (ikon roda kemudi merah) disertai bunyi peringatan 7-56 Pembatalan LFA Jika pengemudi tetap tidak memegang roda kemudi setelah peringatan tidak memegang kemudi, pesan peringatan ‘LFA (Lane Following Assist) canceled’ akan ditampilkan dan LFA akan dibatalkan secara otomatis. PERINGATAN • Roda kemudi mungkin tidak akan dibantu jika pengemudi memegang roda kemudi terlalu kuat atau memutarnya secara ekstrem. • LFA tidak akan beroperasi setiap saat. Pengemudi tetap bertanggung jawab untuk mengendalikan kendaraan secara aman dan menjaga kendaraan tetap di lajurnya. • Pesan peringatan tidak memegang kemudi dapat ditampilkan terlambat tergantung kondisi jalan. • Jika roda kemudi dipegang terlalu ringan, sistem mungkin tidak bisa mendeteksi bahwa tangan Anda berada di roda kemudi dan menampilkan pesan peringatan. • Jika Anda menempelkan objek pada roda kemudi, peringatan tidak memegang kemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan normal. Pengaturan LFA Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk LFA: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) • Driving safety priority (Prioritas keselamatan berkendara) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini.

Pengoperasian RVM

Halaman 323

Malfungsi dan keterbatasan dari LFA Malfungsi LFA Jika LFA atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan dan lampu peringatan Master X wakan ditampilkan di instrument cluster. Jika sensor pendeteksi terhalang, sistem mungkin akan terbatas atau dinonaktifkan untuk sementara. Sistem akan beroperasi normal kembali setelah material asing dibersihkan. Jika sistem tidak berfungsi setelah sensor dibersihkan, kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Sensor pendeteksi LFA menggunakan sensor berikut: • Kamera depan Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. Keterbatasan dari LFA Jika sensor pendeteksi tidak dapat mendeteksi lingkungan sekitar, LFA mungkin tidak akan berfungsi dengan normal. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Lane Keeping Assist (LKA)” di bab ini. PERINGATAN • Untuk tindakan pencegahan lainnya terkait LFA, lihat bagian “Malfungsi dan keterbatasan dari LKA” di bab ini. • Muatan yang melebihi batas berat maksimum atau beban yang terkonsentrasi di satu titik di kompartemen bagasi dapat mengurangi stabilitas berkendara kendaraan dan mengurangi efektivitas LFA. jika dilengkapi Rear View Monitor (RVM) RVM akan menampilkan area di belakang kendaraan untuk membantu Anda saat parkir atau saat memundurkan kendaraan. Jika sistem tampilan audio atau sistem infotainment tambahan (eksklusif Mobis) dipasang pada kendaraan, penjelasan pengaturan masing-masing fitur dapat berbeda dari buku panduan pemilik ini. Anda dapat mengakses panduan online dengan memindai kode QR pada quick start guide sistem infotainment dan memeriksa cara mengatur pengaturan tersebut. Pengoperasian RVM Mengaktifkan/menonaktifkan RVM 2C_ParkingViewButton 2C_RVMViewInfo (1) Tombol Parking/View (2) Tombol layar sistem infotainment (3) Tombol View Mode (4) Tombol Previous 7-57

Pengoperasian RVM

Halaman 324

Sistem Bantuan Pengemudi Saat gear dipindahkan ke posisi R (Mundur), RVM akan aktif dan akan menampilkan tanpilab belakang kendaraan pada layar. Saat RVM aktif, sentuh tombol View Mode untuk memilih tampilan belakang atau tampilan atas belakang. RVM akan dinonaktifkan dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan ke posisi P (Parkir) • Gear dipindahkan ke posisi N (Netral) atau D (Maju) ketika Extended Rear View Monitor tidak dipilih Extended Rear View Monitor Tampilan area belakang kendaraan tetap akan ditampilkan pada layar untuk membantu parkir dengan aman saat gear dipindahkan dari posisi R (Mundur) ke N (Netral) atau D (Maju). Jika Extended Rear View Monitor dipilih, tampilan RVM akan tetap aktif dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan dari posisi R (Mundur) ke N (Netral) atau D (Maju) • Tombol Parking/View ditekan saat kendaraan melaju di bawah 10 km/jam dalam (Maju) atau (Netral) • Tombol Parking/View ditekan saat gear di posisi P (Parkir) Saat fitur ini aktif, sentuh tombol View Mode untuk memilih tampilan belakang atau tampilan atas belakang. Fitur Extended Rear View Monitor akan dinonaktifkan dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan ke posisi P (Parkir) • Tombol Parking/View ditekan lagi • Tombol Home dipilih dari menu rear view • Salah satu tombol layar sistem infotainment dipilih • Kecepatan kendaraan melebihi 10 km/ jam 7-58 Rear View while driving Tampilan belakang saat berkendara akan aktif dalam kondisi berikut: • Tombol Parking/View ditekan saat gear dalam posisi N (Netral) atau D (Maju), dan kecepatan kendaraan di atas 10 km/jam Tombol Parking/View ditekan saat Extended Rear View Monitor sedang aktif Rear View while driving akan dinonaktifkan dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan ke posisi P (Parkir) • Tombol Parking/View ditekan • Tombol Home dipilih dari menu rear view • Tombol layar sistem infotainment ditekan Tindakan pencegahan • Saat gear di posisi R (Mundur), tampilan belakang tidak akan dinonaktifkan. • Saat tampilan belakang aktif, mode tampilan yang terakhir kali digunakan akan ditampilkan. • Garis panduan parkir belakang akan ditampilkan dalam mode rear view dan rear top view (jika dipilih melalui Settings > Vehicle > Driver assistance > Parking safety > Camera settings > Display contents > Rear view reference lines di menu Settings pada sistem infotainment). Namun, garis panduan parkir tidak akan ditampilkan dalam tampilan belakang saat berkendara. • The rear view while driving tidak akan dinonaktifkan meskipun kecepatan kendaraan turun di bawah 10 km/jam setelah diaktifkan. • Saat rear view while driving aktif, tampilan atas belakang akan dinonaktifkan.

Malfungsi dan keterbatasan dari RVM

Halaman 325

Pengaturan RVM Pengaturan kamera 2C_RVMParkingDistanceWarningInfo Anda dapat mengubah konten tampilan RVM dengan menyentuh ikon pengaturan Ĵ pada layar saat RVM aktif, atau dengan memilih Settings > Vehicle > Driver assistance > Parking safety > Camera settings dari menu settings pada sistem infotainment saat kendaraan dalam kondisi hidup. Konten tampilan • Jika Extended rear camera use dipilih, RVM akan terus menampilkan tampilan belakang saat memindahkan gear dari posisi R (Mundur) ke N (Netral) atau D (Maju). • Jika Rear view reference lines dipilih, garis panduan parkir belakang dan garis panduan tampilan atas belakang akan ditampilkan di area tampilan belakang layar infotainment. - Garis horizontal pada tampilan atas belakang didasarkan pada kondisi muatan kosong dan menunjukkan jarak bukaan pintu bagasi serta jarak sekitar 1,5 m (60 inch) dari kendaraan. - Garis horizontal pada tampilan belakang menunjukkan jarak sekitar 0,5 m (20 inch), 1 m (40 inch), dan 2,3 m (91 inch) dari kendaraan. Pengaturan tampilan • Anda dapat mengatur kecerahan (siang/malam) dan kontras gambar kamera pada menu Display settings. - Menu Display settings mungkin tidak tersedia tergantung pada spesifikasi kendaraan. Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk RVM: • Parking safety priority (Prioritas keselamatan parkir) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Malfungsi dan keterbatasan dari RVM Malfungsi RVM Jika RVM mengalami malfungsi, gambar pada layar mungkin tampak hijau, biru, atau hitam. Jika RVM tidak beroperasi dengan benar, layar berkedip, atau gambar hasil tangkapan kamera tidak ditampilkan dengan baik, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Keterbatasan dari RVM • Ketika kendaraan berhenti dalam waktu lama pada musim dingin atau diparkir di tempat parkir di garasi, asap knalpot dapat memburamkan gambar untuk sementara. • Layar mungkin akan menampilkan tampilan yang tidak normal dalam kondisi berikut: - Ketika pintu bagasi terbuka 7-59

Pengoperasian SVM

Halaman 326

Sistem Bantuan Pengemudi Sensor pendeteksi RVM menggunakan sensor berikut: • Kamera wide belakang Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. PERINGATAN • Kamera wide belakang tidak bisa menjangkau seluruh area di belakang kendaraan. Pengemudi harus selalu memeriksa secara langsung area belakang kendaraan melalui spion dalam dan luar sebelum parkir atau mundur. • Selalu jaga lensa kamera agar tetap bersih. Jika lensa terhalang atau tertutup, RVM mungkin tidak akan berfungsi dengan normal. Jangan bersihkan dengan bahan kimia kuat yang mengandung alkali tinggi atau pelarut organik yang mudah menguap (misalnya bensin, aseton). • Jarak ke objek yang ditampilkan pada layar mungkin berbeda dari jarak yang sebenarnya. Hal ini karena gambar pada RVM dikalibrasi dari kamera wide belakang. Jika kendaraan miring karena beban muatan yang berat, garis panduan parkir belakang dapat berbeda dari jarak yang sebenarnya. Pastikan untuk memeriksa secara langsung ke sekeliling kendaraan untuk keselamatan. • Mengemudi dengan pintu bagasi yang terbuka merupakan kondisi yang tidak normal. Untuk keselamatan Anda, selalu waspada dan berkendara dengan aman. 7-60 Surround View Monitor jika dilengkapi (SVM) SVM menggunakan kamera wide samping dan menampilkan gambar di sekitar kendaraan Anda melalui sistem infotainment untuk membantu parkir atau berkendara dengan aman. Pengoperasian SVM Mengaktifkan/menonaktifkan SVM 2C_ParkingViewButton 2C_SVMViewInfo (1) Tombol Parking/View (2) Tombol layar sistem infotainment (3) Tombol View Mode (4) Tombol Previous

Pengoperasian SVM

Halaman 327

SVM akan aktif dalam kondisi berikut: • Tampilan depan: gear dipindahkan ke posisi N (Netral) atau D (Maju) dari posisi R (Mundur) • Tampilan belakang: gear dipindahkan ke posisi R (Mundur) • Tombol Parking/View ditekan saat gear berada di posisi P (Parkir), N (Netral), atau D (Maju), dan kecepatan kendaraan 10 km/jam atau kurang • Forward Parking Distance Warning (PDW) memberikan peringatan saat Surround View Monitor Auto On diaktifkan Fitur SVM akan dinonaktifkan dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan dari posisi R (Mundur), N (Netral), atau D (Maju) ke posisi P (Parkir) • Gear berada di posisi P (Parkir), N (Netral), atau D (Maju) - Kecepatan kendaraan melebihi 10 km/jam - Tombol Parking/View ditekan - Tombol Home dipilih pada menu surround view - Tombol sistem infotainment ditekan Memilih Tampilan Depan/Belakang Tampilan depan/belakang dapat berubah sesuai perpindahan gear. Anda juga dapat memilih tampilan menggunakan tombol View Mode. Tombol View Mode (Depan) 2C_SVMFrontView Tombol View Mode (Belakang) 2C_SVMRearView Tindakan pencegahan • Saat tampilan depan/belakang aktif, mode tampilan yang terakhir kali digunakan akan ditampilkan. • Saat gear berada di posisi R (Mundur), tampilan belakang akan selalu ditampilkan. • Saat gear berada di posisi R (Mundur), tampilan belakang tidak akan dinonaktifkan meskipun tombol sistem infotainment ditekan. SVM saat berkendara SVM akan aktif saat tombol Parking/ View ditekan, ketika gear berada di posisi N (Netral) atau D (Maju), dan kecepatan kendaraan lebih dari 10 km/jam. SVM saat berkendara akan dinonaktifkan dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan ke posisi R (Mundur) • Gear dipindahkan ke posisi P (Parkir) • Tombol Parking/View ditekan • Tombol Home dipilih pada menu surround view • Tombol sistem infotainment ditekan 7-61

Pengaturan SVM

Halaman 328

Sistem Bantuan Pengemudi Tindakan pencegahan • Saat SVM saat berkendara aktif, mode tampilan terakhir kali yang digunakan akan diaktifkan. • Rear View Parking Lines tidak akan aktif pada tampilan belakang saat berkendara. • Saat SVM saat berkendara aktif, tampilan depan atau belakang tidak akan dinonaktifkan meskipun kecepatan kendaraan turun di bawah 10 km/jam. Tampilan 3D Tombol View Mode (3D view) 2C_SVM3DView Tampilan 3D dapat dipilih dengan menekan tombol View Mode saat gear berada di posisi R (Mundur), P (Parkir), N (Netral), atau D (Maju) dengan kecepatan kendaraan di bawah 10 km/ jam. Tindakan pencegahan • Tampilan 3D tidak akan menampilkan garis panduan parkir. • Tampilan atas (top view) yang ditampilkan bersama tampilan depan/ belakang atau tampilan 3D dengan mengubah gambar asli dari empat kamera wide samping menjadi tampilan 360 derajat di sekitar kendaraan dari atas. • Tampilan atas tidak akan ditampilkan bersama tampilan depan/belakang sudut wide. • Zoom in (memperbesar tampilan) pada tampilan atas dapat diatur dengan gerakan pinch-in/out (mencubit layar ke arah luar/dalam) di area tampilan atas. 7-62 Pengaturan SVM Pengaturan kamera 2C_SVMParkingDistanceWarningInfo Anda dapat mengubah Display contents dengan menyentuh ikon pengaturan Ĵ pada layar saat SVM aktif, atau dengan memilih Settings > Vehicle > Driver assistance > Parking safety > Camera settings dari menu Settings pada sistem infotainment saat kendaraan dalam kondisi hidup. Konten tampilan • Jika Parking distance warning dipilih, peringatan jarak parkir akan ditampilkan pada area tampilan atas di sisi kanan layar SVM. • Jika Top view reference lines dipilih, garis panduan parkir akan ditampilkan pada area tampilan atas layar SVM ketika tampilan atas depan dan tampilan atas belakang ditampilkan. - Garis horizontal dari garis panduan tampilan atas belakang berdasarkan kondisi tanpa muatan. Hal ini menunjukkan jarak bukaan pintu bagasi dan jarak sekitar 2 m (79 inch) dari kendaraan. • Jika Rear view reference lines dipilih, panduan parkir akan ditampilkan pada tampilan belakang. - Garis horizontal dari garis panduan parkir tampilan belakang berdasarkan kondisi tanpa muatan. Hal ini menunjukkan jarak sekitar 0,5 m (20 inch), 1 m (40 inch), dan 2,3 m (91 inch) dari kendaraan.

Malfungsi dan keterbatasan dari SVM

Halaman 329

Pengaturan tampilan • Anda dapat mengatur kecerahan (siang/malam) dan kontras dari gambar kamera di Display settings. - Menu Display settings mungkin tidak tersedia tergantung pada spesifikasi kendaraan. Surround view monitor auto On Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih Settings > Vehicle > Driver assistance > Parking safety > Surround view monitor auto On pada sistem infotainment untuk menggunakan fitur ini. Ketika Surround view monitor auto On dipilih, SVM akan diaktifkan secara otomatis jika Forward Parking Distance Warning atau Side Parking Distance Warning berbunyi. Namun, jika SVM dinonaktifkan dengan menekan tombol Parking/View atau tombol sistem infotainment, maka sistem tidak akan aktif. Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk SVM: • Parking safety priority (Prioritas keselamatan parkir) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Malfungsi dan keterbatasan SVM Malfungsi SVM Jika SVM mengalami malfungsi, gambar di layar mungkin tampak hijau, biru, atau hitam. Jika SVM tidak berfungsi dengan benar, atau layar berkedip, atau gambar kamera tidak ditampilkan dengan baik, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Keterbatasan SVM • Ketika kendaraan berhenti dalam waktu lama pada musim dingin atau diparkir di tempat parkir di garasi, asap knalpot dapat memburamkan gambar untuk sementara. • Layar mungkin tampak tidak normal, dan ikon dapat ditampilkan di area tampilan atas layar dalam kondisi berikut: - Pintu bagasi dibuka - Pintu pengemudi atau penumpang depan dibuka - Spion luar terlipat 7-63

Pengoperasian RCCA

Halaman 330

Sistem Bantuan Pengemudi Sensor pendeteksi SVM menggunakan sensor berikut: • Kamera wide depan • Kamera wide samping • Kamera wide belakang Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. PERINGATAN • Jarak objek yang ditampilkan pada layar dapat berbeda dari jarak yang sebenarnya. Hal ini disebabkan karena gambar yang ditampilkan pada SVM merupakan hasil kalibrasi dari gambar yang diambil dari kamera wide samping. Ketika kendaraan miring akibat muatan atau posisi, garis panduan parkir belakang mungkin berbeda dari jarak yang sebenarnya. Selalu pastikan untuk memeriksa secara langsung area sekitar kendaraan untuk keselamatan. • SVM dirancang untuk digunakan pada permukaan jalan yang datar. Oleh karena itu, jika digunakan di jalan dengan ketinggian yang berbeda seperti trotoar atau polisi tidur, gambar pada layar mungkin tidak akurat. • Selalu jaga lensa kamera agar tetap bersih. Jika lensa tertutup atau terhalang, RVM mungkin tidak akan berfungsi dengan normal. Jangan membersihkan dengan bahan kimia kuat yang mengandung alkali tinggi atau pelarut organik volatil (misalnya, bensin, aseton). • Berkendara dengan pintu bagasi yang terbuka adalah kondisi yang tidak normal. Untuk keselamatan Anda, selalu waspada dan kemudikan kendaraan dengan aman. 7-64 Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance jika dilengkapi Assist (RCCA) RCCA akan mendeteksi kendaraan yang mendekat dari sisi belakang kiri atau kanan saat kendaraan Anda bergerak mundur, dan memperingatkan Anda mengenai kemungkinan terjadinya tabrakan dengan pesan peringatan dan bunyi peringatan. Selain itu, RCCA dapat membantu pengereman kendaraan Anda untuk menghindari tabrakan. PERHATIAN Waktu peringatan dapat berbeda tergantung pada kecepatan kendaraan yang mendekat. Pengoperasian RCCA 2C_RCCAOpeartionOverview [A] Jangkauan pengoperasian Rear Cross-Traffic Collision Warning [B] Jangkauan pengoperasian Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist

Pengoperasian RCCA

Halaman 331

2C_RCCAEmergencyBrakingInfo Untuk memperingatkan pengemudi adanya kendaraan yang mendekat dari sisi belakang kiri/kanan kendaraan Anda, lampu peringatan pada spion akan berkedip dan peringatan akan ditampilkan di instrument cluster. Pada saat yang sama, akan terdengar bunyi peringatan. Jika Rear View Monitor (RVM) sedang aktif, peringatan juga akan ditampilkan pada sistem infotainment (jika dilengkapi). RCCA akan beroperasi ketika semua kondisi berikut terpenuhi: • Gear dipindahkan ke posisi R (Mundur) dan kecepatan kendaraan di bawah 8 km/jam • Kendaraan yang mendekat berada dalam jarak sekitar 1,5 m (5 kaki) dari sisi kiri dan kanan kendaraan Anda • Kecepatan kendaraan yang mendekat dari kiri atau kanan lebih dari 5 km/jam Peringatan tabrakan akan aktif ketika kendaraan yang mendekat berada dalam jarak sekitar 25 m (82 kaki) dari sisi kiri dan kanan kendaraan Anda. Kontrol pengereman akan berakhir sekitar 2 detik setelah kendaraan Anda berhenti akibat pengereman darurat. Untuk keselamatan Anda, pengemudi harus segera menekan pedal rem dan memeriksa kondisi lingkungan sekitar. • Selama pengereman darurat, kontrol pengereman oleh RCCA akan secara otomatis dibatalkan ketika pengemudi menekan pedal rem secara berlebihan. • Setelah memindahkan gear ke posisi R (Mundur), kontrol pengereman akan beroperasi satu kali untuk pendekatan kendaraan dari sisi kiri dan kanan. PERINGATAN • Kontrol pengereman akan berakhir saat: - Kendaraan yang mendekat keluar dari jangkauan pendeteksian - Kendaraan yang mendekat melewati bagian belakang kendaraan Anda - Kendaraan yang mendekat tidak mengarah ke kendaraan Anda - Kecepatan kendaraan yang mendekat melambat - Pengemudi menekan pedal rem dengan tenaga yang cukup • Jika RCCA aktif, kontrol pengereman juga akan berakhir ketika pengemudi menekan pedal gas dengan tenaga yang cukup. • RCCA tidak akan selalu beroperasi dalam semua situasi atau tidak dapat menghindari semua tabrakan. • RCCA dapat memperingatkan pengemudi secara terlambat atau tidak memperingatkan tergantung kondisi jalan dan lalu lintas. • Pengemudi bertanggung jawab mengendalikan kendaraan. Jangan hanya bergantung pada RCCA. 7-65

Pengaturan RCCA

Halaman 332

Sistem Bantuan Pengemudi Tetap jaga jarak yang aman dan bila perlu tekan pedal rem untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan. • Jangan pernah dengan sengaja mengaktifkan RCCA terhadap orang, hewan, objek, dll. Hal ini dapat menyebabkan cedera serius atau kematian. • Tergantung pada status Electronic Stability Control (ESC), kontrol pengereman mungkin tidak akan berfungsi dengan normal dan hanya akan memberikan peringatan ketika: - Lampu peringatan ESC menyala - ESC sedang dioperasikan oleh fitur lain • Jika pesan peringatan ditampilkan atau bunyi peringatan berbunyi dari sistem lain, pesan peringatan RCCA mungkin tidak akan ditampilkan dan bunyi peringatan mungkin tidak akan terdengar. • Anda mungkin tidak bisa mendengar bunyi peringatan RCCA jika lingkungan di sekitar kendaraan bising. • Selama operasi RCCA, kendaraan dapat berhenti secara mendadak sehingga bisa melukai penumpang dan menggeser barang bawaan. Selalu kenakan sabuk pengaman dan pastikan mengamankan barang bawaan. • RCCA mungkin tidak akan berfungsi jika pengemudi menekan pedal rem untuk menghindari tabrakan. • Meskipun terjadi malfungsi pada RCCA, fitur Basic pengereman kendaraan akan tetap berfungsi dengan normal. 7-66 Pengaturan RCCA Rear cross-traffic safety 2C_RCCASetInfo Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih User settings > Driver assistance Parking safety > Rear cross-traffic safety dari menu settings di instrument cluster atau Settings > Driver assistance > Parking safety > Rear cross-traffic safety dari menu settings pada sistem infotainment untuk mengaktifkan Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist dan batal pilihan untuk menonaktifkan fitur ini. PERINGATAN Saat kendaraan dihidupkan kembali, RCCA akan selalu aktif. Namun, jika Rear cross-traffic safety tidak pilih setelah kendaraan dihidupkan ulang, pengemudi harus tetap waspada terhadap kondisi lingkungan di sekitar dan mengemudi dengan aman. Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk RCCA: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini.

Malfungsi dan keterbatasan dari RCCA

Halaman 333

Malfungsi dan keterbatasan RCCA Malfungsi RCCA Ketika RCCA atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan dan lampu peringatan Master X akan ditampilkan pada instrument cluster. Selain itu, ketika spion luar tidak berfungsi dengan benar, pesan peringatan dan lampu peringatan Master X juga akan ditampilkan pada instrument cluster. Ketika sensor pendeteksi terhalang, sistem dapat dibatasi atau dinonaktifkan untuk sementara. Sistem akan kembali berfungsi normal ketika material asing telah dibersihkan dari sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi setelah sensor dibersihkan, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. PERHATIAN Nonaktifkan RCCA untuk memasang atau melepas trailer, rak bagasi, atau perlengkapan lainnya. Aktifkan kembali RCCA setelah selesai. Sensor pendeteksi RCCA menggunakan sensor berikut: • Radar sudut belakang Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” dan “Blind- Spot Collision-Avoidance Assist (BCA)” di bab ini. Keterbatasan RCCA RCCA mungkin tidak akan berfungsi dengan normal atau dapat beroperasi secara tidak terduga dalam kondisi berikut: • Mulai berkendara dari area dengan semak atau rerumputan yang lebat • Mulai berkendara dari permukaan jalan yang basah • Kecepatan kendaraan yang mendekat terlalu cepat atau terlalu lambat Kontrol pengereman mungkin tidak akan berfungsi. Perhatian pengemudi sangat dibutuhkan dalam kondisi berikut: • Kendaraan bergetar hebat saat berkendara di jalan yang tidak rata, bergelombang, atau tambalan beton • Berkendara di permukaan jalan yang licin karena salju, genangan air, es, dan sebagainya • Tekanan ban rendah atau ban rusak • Sistem pengereman telah dimodifikasi 7-67

Malfungsi dan keterbatasan dari RCCA

Halaman 334

Sistem Bantuan Pengemudi PERINGATAN • Dalam kasus berikut, kendaraan yang mendekat dari sisi belakang kiri atau kanan mungkin tidak terdeteksi. RCCA dapat dibatasi dan mungkin tidak akan memberikan peringatan atau bantuan pengereman. Selalu periksa kondisi lingkungan sekitar kendaraan dan kemudikan kendaraan dengan hati-hati. - Saat memundurkan kendaraan Anda dan ada kendaraan yang sedang melaju atau struktur di dekatnya 2C_RCCADrivingNearVehicle [A] Struktur - Saat kendaraan berada di tempat parkir yang kompleks (misalnya, kendaraan keluar di samping kendaraan Anda, kendaraan parkir atau keluar dari area belakang, kendaraan mendekat sambil berbelok, dll.) 2C_RCCAVehicleInParkingLot 7-68 - Saat kendaraan Anda parkir secara diagonal 2C_RCCAParkDiagonally - Saat kendaraan Anda parkir di atau dekat tanjakan/turunan 2C_RCCANearSlope - Masuk ke tempat parkir di mana terdapat struktur yang dapat memantulkan gelombang elektrik 2C_RCCAThereIsStructure [A] Struktur [B] Dinding

Pengoperasian PDW

Halaman 335

- Saat memundurkan kendaraan 2C_RCCAParkRearward • Saat Anda menarik trailer atau kendaraan lain, nonaktifkan RCCA untuk alasan keselamatan. • RCCA mungkin tidak akan berfungsi dengan normal jika terganggu oleh gelombang elektromagnetik yang kuat. • RCCA mungkin tidak akan berfungsi selama 3 detik setelah kendaraan dihidupkan, atau radar sudut belakang diinisialisasi. • Jika kendaraan dimatikan dan dihidupkan kembali sementara radar masih terhalang atau mengalami malfungsi, kondisi tersebut akan tetap dipertahankan. Oleh karena itu, RCCA mungkin tidak akan berfungsi dengan benar. Forward/Reverse Parking jika dilengkapi Distance Warning (PDW) PDW menggunakan sensor ultrasonik depan (jika dilengkapi) atau belakang untuk mendeteksi dan memperingatkan Anda jika terdapat orang, hewan, atau objek dalam jarak tertentu saat kendaraan Anda berhenti atau bergerak dengan kecepatan rendah. Pengoperasian PDW Mengaktifkan/menonaktifkan PDW 2C_ParkingSafetyButton Tekan tombol Parking Safety ÿ untuk mangaktifkan PDW. Tekan tombol tersebut lagi untuk menonaktifkan fitur. • Saat gear dipindahkan ke posisi R (Mundur), PDW akan secara otomatis diaktifkan (indikator tombol Parking Safety menyala). • Untuk keselamatan Anda, saat gear berada di posisi R (Mundur), PDW tidak akan dinonaktifkan meskipun Anda menekan tombol Parking Safety ÿ. 7-69

Pengoperasian PDW

Halaman 336

Sistem Bantuan Pengemudi Forward Parking Distance Warning Jarak dari objek Indikator peringatan Bunyi peringatan Buzzer berbunyi sesekali (sisi dalam bagian depan) 60-120 cm (24-48 inch) Buzzer berbunyi lebih sering 30-60 cm (12-24 inch) kurang dari 30 cm (12 inch) Buzzer berbunyi terus- menerus • Indikator yang sesuai akan menyala setiap kali sensor ultrasonik mendeteksi orang atau objek dalam jangkauannya. Juga terdengar bunyi peringatan. • Bunyi peringatan akan berbunyi ketika ada objek yang terdeteksi di lajur kendaraan. • Bunyi peringatan dapat berhenti saat kendaraan dalam kondisi tidak bergerak. • Jika ada lebih dari dua objek yang terdeteksi secara bersamaan, maka objek yang terdekat yang akan terdeteksi dengan memberikan bunyi peringatan. • Saat Rear View Monitor (RVM) atau Surround View Monitor (SVM) aktif (dengan PDW aktif), PDW akan tampil di sistem infotainment. • Bentuk indikator pada ilustrasi dapat berbeda pada kendaraan yang sebenarnya. 7-70 Forward Parking Distance Warning akan diaktifkan dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan dari posisi R (Mundur) ke posisi D (Maju) • Gear berada di posisi D (Maju) dan tombol Parking Safety ÿ (lampu indikator menyala) • Gear dipindahkan ke posisi D (Maju) saat fitur nonaktif (hanya saat memilih Settings > Vehicle > Driver assistance > Parking safety > Parking distance warning auto on pada sistem infotainment) • Forward Parking Distance Warning hanya akan diaktifkan saat kecepatan kendaraan kurang dari 10 km/jam. • Jika Parking distance warning auto on tidak dipilih, peringatan akan dinonaktifkan (indikator tombol Parking Safety mati) saat kecepatan kendaraan melebihi 30 km/jam, dan tidak akan diaktifkan kembali meskipun kecepatan turun di bawah 10 km/jam. • Saat gear berada di posisi R (Mundur) dan kendaraan sedang berbelok, jika terdapat objek dalam jarak 30 cm (12 inch) dari sisi luar depan kendaraan, maka akan terdengar bunyi peringatan

Malfungsi dan keterbatasan dari PDW

Halaman 337

Reverse Parking Distance Warning Jarak dari objek Indikator peringatan Bunyi peringatan Buzzer berbunyi sesekali 60~120 cm (24~48 inch) 30~60 cm (12~24 inch) Buzzer berbunyi lebih sering kurang dari 30 cm (12 inch) Buzzer berbunyi terus-menerus • Indikator yang sesuai akan menyala setiap kali sensor ultrasonik mendeteksi orang atau objek dalam jangkauannya. Juga terdengar bunyi peringatan. • Bunyi peringatan akan berbunyi ketika ada objek yang terdeteksi di lajur kendaraan. • Bunyi peringatan dapat berhenti saat kendaraan dalam kondisi tidak bergerak. • Jika ada lebih dari dua objek yang terdeteksi secara bersamaan, maka objek yang terdekat yang akan terdeteksi dengan memberikan bunyi peringatan. • Saat Rear View Monitor (RVM) atau Surround View Monitor (SVM) aktif (dengan PDW aktif), PDW akan tampil di sistem infotainment. • Bentuk indikator pada ilustrasi dapat berbeda pada kendaraan yang sebenarnya. Reverse Parking Distance Warning akan diaktifkan dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan ke posisi R (Mundur) Pengaturan PDW Parking distance warning auto on Saat berkendara dengan kecepatan rendah, Anda dapat mengatur agar Parking Distance Warning selalu diaktifkan. Dengan kendaraan dalam kondisi hidup, pilih Settings > Vehicle > Driver assistance > Parking safety > Parking distance warning auto on pada sistem infotainment. • Saat Parking distance warning auto on dipilih, indikator tombol Parking Safety ÿ akan tetap menyala. Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk PDW: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Malfungsi dan keterbatasan dari PDW Malfungsi PDW dan sensor terhalang Ketika PDW atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan atau lampu peringatan akan ditampilkan pada instrument cluster. Saat sensor pendeteksi terhalang, sistem dapat dibatasi untuk sementara atau dinonaktifkan. Sistem akan beroperasi normal kembali setelah material asing dibersihkan dari sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi dengan benar setelah sensor dibersihkan, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. 7-71

Malfungsi dan keterbatasan dari PDW

Halaman 338

Sistem Bantuan Pengemudi Sensor pendeteksi PDW menggunakan sensor berikut: • Sensor ultrasonik depan • Sensor ultrasonik belakang Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. Keterbatasan dari PDW Jika sensor pendeteksi tidak dapat mendeteksi kondisi lingkungan sekitar, PDW mungkin tidak akan berfungsi dengan benar. PDW dapat mengalami malfungsi saat: • Hujan deras atau cipratan air • Terpengaruh oleh sensor kendaraan lain • Berkendara di jalan yang tidak rata, jalan berkerikil, atau semak-semak • Plat nomor dipasang di tempat yang berbeda dari posisi aslinya • Memasang plat nomor yang tidak asli • Tinggi bumper kendaraan atau pemasangan sensor ultrasonik telah dimodifikasi • Terdapat perangkat atau aksesori di dekat sensor ultrasonik Objek-objek berikut mungkin tidak bisa terdeteksi: • Objek tajam atau ramping seperti tali, rantai, atau tiang kecil • Objek sempit, seperti sudut kolom persegi • Objek dengan panjang kurang dari 100 cm (40 inch) dan diameter lebih kecil dari 14 cm (6 inch) • Objek yang menyerap frekuensi sensor seperti pakaian, bahan berpori, atau salju • Pejalan kaki, hewan, atau objek yang sangat dekat dengan sensor ultrasonik • Objek di ruang samping antara sensor ultrasonik sudut depan dan sensor sudut belakang, atau objek yang mendekati area samping (jika dilengkapi) 7-72 PERINGATAN • PDW adalah fitur tambahan. Pengoperasian PDW dapat terpengaruh oleh beberapa faktor (termasuk kondisi lingkungan). Tanggung jawab tetap berada pada pengemudi untuk selalu memeriksa area depan dan belakang kendaraan saat parkir. • Garansi kendaraan baru Anda tidak mencakup kecelakaan atau kerusakan akibat malfungsi PDW. • Perhatikan dengan cermat saat berkendara di dekat objek, pejalan kaki, terutama anak-anak. Beberapa objek mungkin tidak bisa terdeteksi oleh sensor ultrasonik karena jarak, ukuran, atau material objek yang membatasi efektivitas sensor. • PDW mungkin tidak bisa memperingatkan sesuai urutan deteksi. Hal ini tergantung pada kecepatan kendaraan atau bentuk objek, orang, atau hewan. • Jika PDW tidak berfungsi dengan normal, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. • Berkendara dengan pintu bagasi yang terbuka adalah kondisi yang tidak normal. Untuk keselamatan Anda, kemudikan kendaraan dengan hati- hati.

Pengoperasian PDW

Halaman 339

Reverse Parking Distance jika dilengkapi Warning (PDW) PDWmenggunakan sensor ultrasonik belakang untuk mendeteksi dan memperingatkan Anda jika terdapat orang, hewan, atau objek dalam jarak tertentu saat kendaraan berhenti atau bergerak dengan kecepatan rendah. Pengoperasian PDW Mengaktifkan/menonaktifkan PDW 2C_ParkingSafetyButton Tekan tombol Parking Safety ÿ untuk mengaktifkan PDW. Tekan tombol tersebut kembali untuk menonaktifkan fitur. • Saat gear dipindahkan ke posisi R (Mundur), PDW akan secara otomatis diaktifkan (indikator tombol Parking Safety menyala). • Untuk keselamatan Anda, saat gear berada di posisi R (Mundur), PDW tidak akan dinonaktifkan meskipun Anda menekan tombol Parking Safety ÿ. Reverse Parking Distance Warning Jarak dari objek Indikator peringatan Bunyi peringatan 60~120 cm (24~48 inch) Buzzer ber- bunyi sesekali Buzzer ber- bunyi lebih sering kurang daru 30 cm (12 inch) Buzzer berbunyi terus-menerus 30~60 cm (12~24 inch) • Indikator yang sesuai akan menyala setiap kali masing-masing sensor ultrasonik mendeteksi orang atau objek dalam jangkauan pendeteksian. Juga akan terdengar bunyi peringatan. • Bunyi peringatan akan terdengar saat objek terdeteksi di jalur pergerakan kendaraan. • Bunyi peringatan dapat berhenti saat kendaraan dalam kondisi diam. • Ketika ada lebih dari dua objek yang terdeteksi pada saat yang sama, objek yang paling dekat akan diberikan peringatan dengan bunyi peringatan. • Saat Rear View Monitor (RVM) atau Surround View Monitor (SVM) aktif (dengan PDW dalam kondisi aktif), PDW akan ditampilkan pada sistem infotainment. • Bentuk indikator pada ilustrasi dapat berbeda pada kendaraan yang sebenarnya. Reverse Parking Distance Warning akan diaktifkan dalam kondisi berikut: • Gear dipindahkan ke posisi R (Mundur) Metode peringatan Anda dapat mengatur metode peringatan berikut untuk PDW: • Warning volume (Volume bunyi peringatan) Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. 7-73

Malfungsi dan keterbatasan dari PDW

Halaman 340

Sistem Bantuan Pengemudi Malfungsi dan keterbatasan dari PDW Malfungsi PDW dan sensor terhalang Ketika PDW atau komponen terkait mengalami malfungsi, pesan peringatan atau lampu peringatan akan ditampilkan pada instrument cluster. Saat sensor pendeteksi terhalang, sistem dapat dibatasi untuk sementara atau dinonaktifkan. Sistem akan beroperasi normal kembali setelah material asing dibersihkan dari sensor. Jika sistem tetap tidak berfungsi dengan benar setelah sensor dibersihkan, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Pengaturan sistem bantuan pengemudi” di bab ini. Sensor pendeteksi PDW menggunakan sensor berikut: • Sensor ultrasonik belakang Untuk informasi lebih jelasnya, lihat bagian “Informasi sensor” di bab ini. 7-74 Keterbatasan dari PDW Jika sensor pendeteksi tidak dapat mendeteksi kondisi lingkungan sekitar, PDW mungkin tidak akan berfungsi dengan benar. PDW dapat mengalami malfungsi saat: • Hujan deras atau cipratan air • Terpengaruh oleh sensor kendaraan lain • Berkendara di jalan yang tidak rata, jalan berkerikil, atau semak-semak • Plat nomor dipasang di tempat yang berbeda dari posisi aslinya • Memasang plat nomor yang tidak asli • Tinggi bumper kendaraan atau pemasangan sensor ultrasonik telah dimodifikasi • Terdapat perangkat atau aksesori di dekat sensor ultrasonik Objek-objek berikut mungkin tidak bisa terdeteksi: • Objek tajam atau ramping seperti tali, rantai, atau tiang kecil • Objek sempit, seperti sudut kolom persegi • Objek dengan panjang kurang dari 100 cm (40 inch) dan diameter lebih kecil dari 14 cm (6 inch) • Objek yang menyerap frekuensi sensor seperti pakaian, bahan berpori, atau salju • Pejalan kaki, hewan, atau objek yang sangat dekat dengan sensor ultrasonik • Objek di ruang samping antara sensor ultrasonik sudut depan dan sensor sudut belakang, atau objek yang mendekati area samping (jika dilengkapi)

Sensor sistem bantuan pengemudi

Halaman 341

PERINGATAN • PDW adalah fitur tambahan. Pengoperasian PDW dapat terpengaruh oleh beberapa faktor (termasuk kondisi lingkungan). Tanggung jawab tetap berada pada pengemudi untuk selalu memeriksa area depan dan belakang kendaraan saat parkir. • Garansi kendaraan baru Anda tidak mencakup kecelakaan atau kerusakan akibat malfungsi PDW. • Perhatikan dengan cermat saat berkendara di dekat objek, pejalan kaki, terutama anak-anak. Beberapa objek mungkin tidak bisa terdeteksi oleh sensor ultrasonik karena jarak, ukuran, atau material objek yang membatasi efektivitas sensor. • PDW mungkin tidak bisa memperingatkan sesuai urutan deteksi. Hal ini tergantung pada kecepatan kendaraan atau bentuk objek, orang, atau hewan. • Jika PDW tidak berfungsi dengan normal, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. • Berkendara dengan pintu bagasi yang terbuka adalah kondisi yang tidak normal. Untuk keselamatan Anda, kemudikan kendaraan dengan hati- hati. jika dilengkapi Informasi sensor Sensor sistem bantuan pengemudi Sistem bantuan pengemudi pada kendaraan Anda menggunakan kamera dan sensor untuk mendeteksi potensi bahaya di sekitar kendaraan Anda. 2C_ADASSensor 2C_ADASSensor_1 (1) Kamera depan (2) Kamera wide samping (3) Kamera wide depan (4) Sensor ultrasonik depan (5) Radar depan (6) Kamera wide belakang (7) Radar sudut belakang (8) Sensor ultrasonik belakang 7-75

Keterbatasan dari sensor

Halaman 342

Sistem Bantuan Pengemudi PERHATIAN • Jangan pernah membongkar sensor atau unit sensor, dan jangan memberikan benturan pada komponen tersebut. • Jika sensor telah diganti atau diperbaiki, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. • Jika terjadi benturan pada atau di dekat sensor, sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan benar meskipun tidak ditampilkan pesan peringatan di instrument cluster. Kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. • Jika sensor atau area di sekitarnya terkontaminasi atau rusak, sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan benar. • Selalu jaga kondisi sensor dalam kondisi yang baik untuk mempertahankan performa yang optimal dari sistem bantuan pengemudi. 7-76 Keterbatasan dari sensor Kamera depan Kamera depan mendeteksi objek di depan melalui citra kamera. Lakukan perawatan kamera depan dengan baik sebagai berikut: • Jangan memasang aksesori atau stiker pada kaca depan, atau melapisi kaca depan. • Selalu jaga agar kamera tetap kering. • Jangan menempatkan benda yang reflektif (seperti kertas putih, cermin) di atas dasbor. • Jangan menempatkan objek atau memasang struktur di dekat kaca de- pan. Fitur defrosting dan defogging kaca depan dari sistem kontrol temperatur dapat menurun, yang dapat menye- babkan sistem bantuan pengemudi tidak berfungsi dengan normal. Performa pendeteksian kamera depan dapat menurun atau sistem tidak berfungsi dengan normal jika: • Temperatur di sekitar kamera depan terlalu tinggi atau terlalu rendah karena lingkungan. • Lensa kamera terkontaminasi karena kaca depan yang dilapisi kaca film, dilapisi warna lain, rusak, atau terdapat material lengket seperti stiker, serangga, dan lainnya. • Terdapat kelembaban yang tidak bisa dihilangkan atau membeku pada kaca depan. • Cairan washer disemprotkan secara terus-menerus atau wiper sedang beroperasi. • Berkendara saat kondisi hujan lebat, bersalju, atau kabut tebal. • Bidang pandang kamera depan terhalang oleh silau cahaya matahari.

Keterbatasan dari sensor

Halaman 343

• Cahaya matahari, lampu jalan, atau lampu kendaraan dari arah berlawanan dipantulkan oleh permukaan jalan yang basah seperti genangan air. • Terdapat objek di atas dasbor. • Kendaraan sedang diderek. • Lingkungan sekitar sangat terang atau sangat gelap (malam hari, terowongan, dll.). • Terjadi perubahan kecerahan secara mendadak, misalnya saat masuk atau keluar terowongan. • Pencahayaan di luar rendah, tetapi headlamp tidak menyala atau tidak cukup terang. • Kendaraan di depan, pengendara motor, pejalan kaki, atau pesepeda hanya terlihat sebagian. • Kendaraan atau kendaraan roda dua di depan tidak memiliki lampu belakang, posisi lampu belakang tidak umum, dll. • Dalam kondisi gelap, lampu belakang kendaraan di depan tidak menyala atau tidak cukup terang. • Bagian belakang kendaraan di depan kecil atau bentuknya tidak umum, seperti ketika kendaraan miring, terguling, atau terlihat dari samping. • Ground clearance kendaraan di depan terlalu rendah atau tinggi. • Kendaraan, sepeda motor, pejalan kaki, atau pesepeda menyalip dari arah depan secara mendadak. Radar Radar menggunakan gelombang elektrik untuk mendeteksi kondisi lingkungan sekitar. Lakukan perawatan radar dengan baik sebagai berikut: • Jangan memasang frame plat nomor atau objek lain seperti stiker bumper, pelindung bumper, atau kaca film di sekitar radar. • Selalu jaga agar radar dan penutup radar tetap bersih. Jangan menyemprot radar atau area sekitarnya secara langsung dengan air bertekanan tinggi. • Komponen bumper asli yang dilengkapi radar telah diuji performanya. Penggantian atau pengecatan dapat mengakibatkan penurunan performa sistem bantuan pengemudi. Bila perlu mengganti atau memodifikasi komponen tersebut, pastikan menggunakan produk yang memenuhi standar. • Jangan menempelkan aksesori, emblem, stiker, film, wrapping, dan sejenisnya pada sensor atau area sekitarnya, atau mengecat permukaan bumper. • Sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan normal jika bumper telah diganti, atau bagian di sekitar radar rusak atau dicat. • Jika trailer atau carrier dipasang, hal ini dapat memengaruhi performa radar sudut belakang atau sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi. • Jika terjadi benturan pada atau di sekitar radar, sensor dapat rusak atau posisinya tidak sejajar dengan benar. Meskipun tidak ditampilkan pesan peringatan di instrument cluster, sistem bantuan pengemudi dapat gagal beroperasi. Kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. • Jika radar telah diganti atau diperbaiki, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 7-77

Keterbatasan dari sensor

Halaman 344

Sistem Bantuan Pengemudi Performa pendeteksian radar dapat menurun atau sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan berfungsi dengan normal jika: • Area bumper di sekitar radar terkena benturan, rusak, atau posisi radar tidak berada di posisi yang benar. • Temperatur di sekitar radar sangat tinggi atau sangat rendah. • Berkendara di terowongan atau melintasi jembatan besi. • Berkendara di area terbuka dengan sedikit kendaraan atau struktur (contoh: gurun, padang rumput, pedesaan). • Berkendara di dekat area yang mengandung material logam, seperti zona konstruksi, rel kereta api, dll. • Radar tertutup salju, air hujan, kotoran, dan sebagainya. • Area bumper di sekitar radar tertutup oleh objek seperti stiker bumper, pelindung, rak sepeda, dll. • Radar terhalang oleh kendaraan lain, dinding, atau tiang. • Trailer atau carrier terpasang di sekitar radar. • Terdapat material yang sangat reflektif terhadap radar seperti pagar pembatas, kendaraan di dekatnya, dll. • Kendaraan di depan terbuat dengan material yang tidak bisa memantulkan radar dengan baik. • Berkendara di jalan tol seperti ramp, persimpangan jalan tol, atau melewati pintu tol. 7-78 Sensor ultrasonik Sensor ultrasonik menggunakan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi lingkungan sekitar. Lakukan perawatan sensor ultrasonik dengan baik sebagai berikut: • Jangan pernah membongkar atau memukul komponen sensor ultrasonik. • Malfungsi sensor ultrasonik dapat disebabkan oleh zat asing seperti salju atau air pada sensor. Selalu jaga kebersihan sensor dan bersihkan dengan kain lembut jika terkontaminasi. • Jangan menekan permukaan sensor ultrasonik dengan kuat, memukul dengan benda keras, atau menggores dengan benda tajam. Dapat merusak sensor. • Jangan menyemprotkan air bertekanan tinggi secara langsung ke sensor ultrasonik atau area sekitarnya. • Jika tinggi bumper atau pemasangan sensor ultrasonik telah dimodifikasi, atau terdapat objek di area sensor pendeteksi, fitur Parking Safety mungkin tidak akan berfungsi dengan benar. • Jangan menempelkan objek seperti stiker bumper atau pelindung bumper di dekat sensor ultrasonik, atau mengecat area tersebut. Performa pendeteksian sensor ultrasonik dapat menurun atau sistem bantuan pengemudi mungkin tidak akan beroperasi dengan benar ketika: • Sensor tertutup oleh zat asing seperti salju atau air (fitur akan kembali normal setelah zat tersebut dibersihkan). • Cuaca sangat panas atau dingin. • Sensor ultrasonik atau unitnya telah dibongkar. • Permukaan sensor tertekan keras atau terkena benturan dengan benda keras.

Radar sudut belakang

Halaman 345

• Permukaan sensor tergores dengan benda tajam. • Sensor atau area sekitarnya disemprot secara langsung dengan air bertekanan tinggi. • Terdapat objek yang menghasilkan gelombang ultrasonik, seperti klakson kendaraan, suara mesin motor besar, atau rem angin truk, berada di dekat kendaraan Anda. • Perangkat transmisi wireless beroperasi di dekat sensor ultrasonik. Kamera wide Kamera wide akan mendeteksi atau menampilkan lingkungan sekitar dengan gambar hadil tangkapan kamera. Lakukan perawatan kamera wide sebagai berikut: • Selalu jaga lensa kamera tetap bersih. Jika lensa tertutup oleh material asing, hal tersebut dapat memengaruhi performa kamera dan menyebabkan Rear View Monitor atau Surround View Monitor tidak berfungsi dengan benar. • Saat membersihkan kamera wide, jangan gunakan pelarut kimia seperti deterjen kuat yang mengandung alkali tinggi atau pelarut organik volatil (seperti bensin, aseton, dll.). Hal ini dapat merusak lensa kamera. • Jangan menyemprotkan air bertekanan tinggi secara langsung ke kamera wide atau area sekitarnya. • Jangan menempelkan objek seperti stiker bumper atau pelindung bumper di dekat kamera wide atau mengecat bumper. • Jangan membongkar kamera wide atau unit sensor. • Jangan memberikan benturan pada kamera wide. Jika posisi kamera berubah akibat benturan, kamera mungkin tidak akan berfungsi dengan benar. Jika kamera rusak, kami sarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Pernyataan persetujuan jika dilengkapi Radar depan Komponen frekuensi radio ini memenuhi standar: • Untuk Indonesia jika dilengkapi Radar sudut belakang Komponen frekuensi radio ini memenuhi standar: • Untuk Indonesia 2C_RearCornerRadarIndonesia 7-79

8. Situasi darurat

Halaman 347

8. Situasi darurat Lampu hazard.....................................................................................................................8-2 Mengemudi dalam situasi darurat.................................................................................8-2 Jika mesin mati saat berkendara ..................................................................................8-2 Jika mesin mati di persimpangan atau perlintasan jalan .........................................8-2 Jika ban kempis saat berkendara ..............................................................................8-3 Jika mesin tidak bisa dihidupkan ..................................................................................8-3 Menjumper baterai.........................................................................................................8-4 Jika mesin terlalu panas ....................................................................................................8-6 Tire pressure monitoring system (TPMS)......................................................................8-8 Memeriksa tekanan ban.............................................................................................8-8 Sistem pemantauan tekanan ban (TPMS) ................................................................8-9 Lampu peringatan tekanan ban rendah .................................................................. 8-10 Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban...........................................8-10 Indikator malfungsi TPMS..........................................................................................8-11 Mengganti ban yang dilengkapi dengan TPMS .........................................................8-11 Jika ban kempis (Dengan ban cadangan) ...................................................................8-13 Dongkrak dan peralatan ............................................................................................8-13 Label dongkrak ..........................................................................................................8-18 Menderek kendaraan ...................................................................................................8-19 Layanan derek............................................................................................................8-19 Bongkar pasang kait derek ...........................................................................................8-20 Penderekan dalam kondisi darurat ..............................................................................8-21 Perlengkapan darurat........................................................................................................8-23 Alat pemadam api ringan (APAR) .............................................................................8-23 Kotak P3K...................................................................................................................8-23 Segitiga pengaman...................................................................................................8-23 Alat pengukur tekanan ban.......................................................................................8-23 8

Jika mesin mati di persimpangan atau perlintasan jalan

Halaman 348

Situasi darurat Lampu hazard 2C_HazardWarningLamp Lampu hazard berfungsi untuk memperingatkan pengemudi lain agar lebih berhati-hati saat mendekati, menyalip, atau melewati kendaraan Anda. Fitur ini harus digunakan setiap kali melakukan perbaikan darurat atau saat berhenti di dekat tepi jalan. Untuk mengaktifkan/menonaktifkan lampu hazard, tekan tombol lampu hazard dengan tombol Engine Start/Stop dalam posisi apa pun. Tombol lampu hazard terletak di panel fascia tengah. Semua lampu sein akan berkedip secara bersamaan. • Lampu hazard tetap akan berfungsi meskipun kendaraan Anda dalam kondisi mati. • Lampu sein tidak akan berfungsi saat lampu hazard menyala. 8-2 Mengemudi dalam situasi darurat Jika mesin mati saat berkendara • Perlambat kendaraan secara bertahap dengan menjaga pergerakan lurus ke depan. Keluar dari jalan dengan hati hati ke lokasi yang aman. • Nyalakan lampu hazard. • Coba hidupkan mesin kembali. Jika kendaraan tidak dapat dihidupkan, kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI terdekat. Jika mesin mati di persimpangan atau perlintasan jalan Jika mesin mati di persimpangan atau perlintasan jalan, dan jika aman untuk melakukannya, pindahkan gear ke posisi N (Netral) dan dorong kendaraan ke lokasi yang aman. Jika kendaraan Anda menggunakan transmisi manual yang tidak menggunakan switch IGN, kendaraan dapat digerakkan dengan menggeser gear ke gear 2 (kedua) atau 3 (ketiga) lalu memutar starter tanpa menekan pedal kopling.

Jika mesin tidak bisa dihidupkan

Halaman 349

Jika ban kempis saat berkendara Jika ban kempis saat Anda berkendara: • Lepaskan kaki dari pedal gas dan biarkan kendaraan melambat dengan tetap berkendara lurus ke depan. Jangan langsung menekan pedal rem atau mencoba keluar dari jalan karena dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan yang bisa mengakibatkan kecelakaan. Setelah kendaraan cukup melambat hingga aman untuk dikendalikan, tekan pedal rem secara perlahan dan keluar dari jalan. Parkirkan kendaraan di permukaan yang rata dan kuat sejauh mungkin dari lajur utama. Jika Anda berada di jalan tol, jangan berhenti di median jalan antara dua lajur lalu lintas. • Setelah kendaraan berhenti, tekan tombol lampu hazard, pindahkan gear ke posisi P (Parkir), terapkan rem parkir, dan tempatkan switch IGN atau tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF. • Minta seluruh penumpang keluar dari kendaraan. Pastikan mereka keluar dari sisi kendaraan yang jauh dari lalu lintas. • Saat mengganti ban yang kempis, ikuti instruksi yang dijelaskan di bagian selanjutnya di bab ini. Jika mesin tidak bisa dihidupkan • Pastikan gear berada di posisi N (Netral) atau P (Parkir) jika kendaraan Anda menggunakan Intelligent Variable Transmission. Mesin hanya dapat dihidupkan ketika gear berada di posisi N (Netral) atau P (Parkir). • Nyalakan lampu interior. Jika cahaya redup atau mati saat starter dioperasikan, kemungkinan daya baterai telah habis. Silakan lihat bagian “Menjumper baterai” di bab ini. • Periksa level bahan bakar dan tambahkan jika diperlukan. Jika kendaraan tetap tidak dapat dihidupkan, kami sarankan Anda menghubungi layanan bantuan. PEMBERITAHUAN Menghidupkan kendaraan dengan cara didorong atau ditarik dapat menyebabkan catalytic converter kelebihan beban dan merusak sistem kontrol emisi. 8-3

Menjumper baterai

Halaman 350

Situasi darurat Menjumper baterai Menghidupkan mesin dengan menjumper baterai dapat berbahaya jika dilakukan secara tidak benar. Ikuti prosedur menjumper baterai pada bagian ini untuk menghindari cedera serius atau kerusakan pada kendaraan Anda. Jika Anda ragu bagaimana melakukan penjumperan yang benar, sebaiknya hubungi teknisi servis atau layanan derek. PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian kepada Anda atau orang di sekitar, selalu ikuti tindakan pencegahan ini saat beroperasi di dekat atau menangani baterai: Ě Selalu baca dan ikuti panduan dengan cermat saat menangani baterai. ğ Gunakan pelindung mata yang dirancang untuk melindungi dari percikan asam. ě Jauhkan semua sumber api, percikan, atau bahan yang menghasilkan api, termasuk rokok, dari baterai. Ĝ Gas hidrogen selalu terdapat di dalam sel baterai, sangat mudah terbakar, dan dapat meledak jika terkena api. 8-4 ĝ Jauhkan baterai dari jangkauan anak- anak. Ğ Baterai mengandung asam sulfat yang sangat korosif. Jangan sampai asam mengenai mata, kulit, atau pakaian Anda. Jika terkena mata, bilas dengan air bersih selama setidaknya 15 menit dan segera dapatkan bantuan medis. Jika mengenai kulit, cuci area tersebut secara menyeluruh. Jika terasa nyeri atau panas terbakar, segera cari pertolongan medis. • Saat mengangkat baterai dengan wadah plastik, tekanan berlebihan pada wadah dapat menyebabkan kebocoran asam. Angkat menggunakan alat pengangkat baterai atau menggunakan tangan pada sisi yang berlawanan. • Jangan mencoba melakukan menjumper baterai jika baterai membeku. • Jangan mencoba mengisi daya baterai saat kabel baterai kendaraan masih terhubung ke baterai. • Sistem pengapian elektrik beroperasi pada tegangan tinggi. Jangan pernah menyentuh komponen ini saat mesin hidup atau tombol Engine Start/Stop dalam posisi ON. • Jangan biarkan kabel jumper positif (+) dan negatif (-) bersentuhan karena dapat menimbulkan percikan api.

Menjumper baterai

Halaman 351

Prosedur penjumperan 1. Posisikan kedua kendaraan cukup dekat agar kabel jumper dapat menjangkau. Jangan biarkan kendaraan saling bersentuhan. 2. Hindari kipas atau komponen yang bergerak di kompartemen mesin setiap saat, bahkan saat kendaraan mati. 3. Matikan semua perangkat elektrik seperti radio, lampu, A/C, dan lainnya. Pindahkan gear ke posisi P (Parkir) dan terapkan rem parkir. Matikan kedua kendaraan. 4. Buka kap mesin. 5. Lepaskan penutup panel sekring di kompartemen mesin. PERHATIAN Sebelum menjumper baterai, pastikan Anda telah mengidentifikasi terminal positif (+) dan negatif (-) dengan benar untuk menghindari sambungan terbalik polaritas. 2C_JumpStartOverview 6. Sambungkan kabel jumper sesuai urutan yang ditunjukkan pada ilustrasi. Sambungkan salah satu ujung kabel jumper ke terminal baterai merah positif (+) pada kendaraan Anda (1). 7. Sambungkan ujung lainnya ke terminal baterai/jumper merah positif (+) kendaraan pembantu (2). 8. Sambungkan kabel jumper kedua ke terminal baterai/jumper hitam negatif (-) kendaraan pembantu (3). 9. Sambungkan ujung lainnya dari kabel kedua ke ground sasis kendaraan Anda (4). Jangan biarkan kabel jumper menyentuh komponen lain selain terminal baterai atau jumper yang sesuai atau grounding yang benar. Jangan membungkuk di atas baterai saat membuat sambungan. PERINGATAN Jangan menyambungkan kabel jumper ke terminal negatif (-) baterai yang habis. Percikan api dapat menyebabkan baterai meledak dan mengakibatkan cedera atau kerusakan pada kendaraan. 10.Hidupkan mesin kendaraan pembantu dan biarkan berjalan sekitar 2.000 RPM selama beberapa menit. Lalu, hidupkan mesin kendaraan Anda. 11. Biarkan mesin Anda hidup minimal selama 30 menit pada posisi idle atau saat berkendara agar daya baterai cukup terisi untuk menghidupkan kembali mesin setelah mesin dimatikan. Baterai dengan daya yang benar-benar habis mungkin membutuhkan waktu hingga 60 menit untuk terisi penuh. Jika waktu pengisian kurang dari itu, kendaraan mungkin tidak dapat dihidupkan kembali. Jika kendaraan tetap tidak bisa dihidupkan setelah beberapa kali mencoba, kemungkinan diperlukan perbaikan. Kami sarankan kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 8-5

Jika mesin terlalu panas

Halaman 352

Situasi darurat Lepaskan kabel jumper dengan urutan terbalik dari pemasangannya: 1. Lepaskan kabel jumper dari ground sasis kendaraan Anda (4). 2. Lepaskan ujung lainnya dari terminal baterai/jumper hitam negatif (-) kendaraan pembantu (3). 3. Lepaskan kabel kedua dari terminal baterai/jumper merah positif (+) kendaraan pembantu (2). 4. Lepaskan ujung terakhir dari terminal baterai/jumper merah positif (+) kendaraan Anda (1). PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada kendaraan Anda: • Gunakan hanya power supply 12 V (baterai atau sistem jumper) untuk menjumper baterai. • Jangan mencoba menghidupkan kendaraan dengan cara mendorong kendaraan. Informasi Ġ Membuang baterai sembarangan dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia. Selalu buang baterai bekas sesuai hukum atau peraturan di negara Anda. 8-6 Jika mesin terlalu panas Jika indikator temperatur mesin menunjukkan panas berlebih, Anda akan kehilangan power mesin, mendengar bunyi ketukan atau letupan keras, maka mesin mungkin terlalu panas. Jika hal ini terjadi: 1. Segera menepi dan berhenti di tempat aman. 2. Tempatkan tuas transmisi di posisi P (Parkir, untuk kendaraan dengan Intelligent Variable Transmission) atau Netral (untuk transmisi manual) dan terapkan rem parkir. Jika A/C aktif, nonaktifkan. 3. Jika cairan pendingin mesin keluar di bawah kendaraan atau uap keluar dari kap mesin, matikan mesin. Jangan buka kap mesin sampai cairan berhenti mengalir atau uap berhenti keluar. Jika tidak terlihat kebocoran atau uap, biarkan mesin hidup dan periksa apakah kipas pendingin mesin beroperasi. Jika kipas tidak berputar, matikan mesin. PERINGATAN WL_RadiatorFANWarning Saat mesin hidup, jauhkan tangan, pakaian, dan peralatan dari komponen yang bergerak seperti kipas pendingin dan drive belt untuk mencegah cedera serius.

Jika mesin terlalu panas

Halaman 353

4. Periksa apakah terdapat kebocoran cairan pendingin dari radiator, selang, atau di bawah kendaraan. (Jika sebelumnya mengoperasikan A/C, tetesan air dingin di bawah kendaraan merupakan hal yang normal). 5. Jika cairan pendingin mesin bocor, kami sarankan Anda segera mematikan mesin dan menghubungi dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN WL_RadiatorHotWarning Jangan pernah membuka tutup cairan pendingin atau baut pembuangan cairan mesin saat mesin dan radiator dalam kondisi panas. Cairan pendingin dan uap yang panas dapat menyembur karena tekanan, menyebabkan cedera serius. Matikan mesin dan tunggu hingga dingin. Gunakan handuk tebal, putar tutup secara perlahan berlawanan arah jarum jam hingga berhenti pada stoper pertama, lalu mundurlah saat tekanan keluar. Setelah tekanan telah dikeluarkan, tekan dan putar kembali untuk membuka tutup sepenuhnya. 6. Jika Anda tidak menemukan penyebab mesin yang terlalu panas, tunggu hingga temperatur mesin kembali normal. Jika cairan berkurang, tambahkan cairan pendingin ke reservoir hingga mencapai tanda setengahnya. 7. Lanjutkan perjalanan dengan hati-hati dan waspada pada tanda-tanda terlalu panas berikutnya. Jika terjadi lagi, hubungi dealer resmi HYUNDAI untuk bantuan. PERHATIAN • Kehilangan cairan pendingin mesin secara signifikan menunjukan adanya kebocoran dalam sistem pendingin. Kendaraan sebaiknya diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. • Jika mesin terlalu panas karena kekurangan cairan pendingin mesin, menambahkan cairan terlalu cepat dapat menyebabkan retakan pada mesin. Tambahkan secara perlahan dalam jumlah kecil. Mungkin diperlukan beberapa kali pengisian untuk mengisi sistem secara tepat. Jika perlu, hubungi dealer resmi HYUNDAI. 8-7

Memeriksa tekanan ban

Halaman 354

Situasi darurat Tire pressure monitoring jika dilengkapi system (TPMS) 2C_TPMSWarningLampOverview 2C_TireLowPressureWarning (1) Lampu peringatan tekanan ban rendah / indikator malfungsi TPMS (2) Indikator posisi ban dengan tekanan ban yang rendah dan indikator tekanan ban 8-8 Memeriksa tekanan ban • Anda dapat memeriksa tekanan ban dalam mode Driving Assist di instrument cluster. Lihat bagian “Mode user settings (pengaturan pengguna)” di Bab 4. • Tekanan ban akan ditampilkan setelah beberapa menit berkendara. Jika tekanan ban tidak ditampilkan saat kendaraan berhenti, maka pesan “Drive to display” akan ditampilkan. • Nilai tekanan ban yang ditampilkan dapat berbeda dengan hasil pengukuran dengan menggunakan alat pengukur tekanan ban. • Anda dapat mengubah satuan tekanan ban melalui menu Settings di instrument cluster atau sistem infotainment. Pilih: - User settings > Units > Tire pressure unit > psi, kPa, bar (pada instrument cluster) - Settings > General > Units > Tire pressure unit > psi, kPa, bar (pada sistem infotainment)

Memeriksa tekanan ban

Halaman 355

Sistem pemantau tekanan ban (TPMS) PERINGATAN Tekanan ban yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mengurangi masa pakai ban, mempengaruhi pengendalian kendaraan secara buruk, dan menyebabkan kegagalan ban secara mendadak yang dapat menyebabkan hilangnya kendali atas kendaraan dan mengakibatkan tabrakan. Setiap ban, termasuk ban cadangan (jika dilengkapi), harus diperiksa setiap bulan saat dalam kondisi dingin dan diisi tekanan sesuai yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan pada plakat kendaraan atau label tekanan ban. (Jika kendaraan Anda menggunakan ban dengan ukuran yang berbeda dari yang tertera pada plakat atau label tekanan ban, Anda harus menentukan tekanan ban yang sesuai untuk ukuran tersebut.) Sebagai fitur keselamatan tambahan, kendaraan Anda telah dilengkapi dengan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) yang akan menyalakan indikator peringatan tekanan ban rendah saat ada satu atau lebih dari ban dengan tekanan yang sangat rendah. Oleh karena itu, jika lampu peringatan tekanan ban rendah menyala, Anda harus segera berhenti dan memeriksa ban, lalu isi tekanan ban hingga mencapai tekanan yang sesuai. Mengemudi dengan ban yang memiliki tekanan sangat rendah akan menyebabkan ban menjadi panas berlebihan dan dapat mengakibatkan kegagalan ban. Tekanan ban yang terlalu rendah juga akan mengurangi efisiensi bahan bakar, memperpendek masa pakai tapak ban, serta dapat mempengaruhi pengendalian dan kemampuan pengereman kendaraan. Harap dicatat bahwa TPMS bukan pengganti dari perawatan ban yang tepat, dan pengemudi tetap bertanggung jawab untuk menjaga tekanan ban yang sesuai, bahkan jika tekanan ban rendah belum cukup untuk mengaktifkan lampu peringatan TPMS. Kendaraan Anda juga dilengkapi dengan indikator malfungsi TPMS untuk memberi tahu saat sistem tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Indikator malfungsi TPMS digabungkan dengan lampu peringatan tekanan ban rendah. Saat sistem mendeteksi malfungsi, indikator akan berkedip selama kurang lebih 1 menit, lalu akan tetap menyala. Urutan ini akan terus berlanjut setiap kali kendaraan dihidupkan selama malfungsi masih ada. Jika indikator malfungsi menyala, sistem mungkin tidak dapat mendeteksi atau memberikan sinyal tekanan ban rendah sebagaimana mestinya. Malfungsi TPMS dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk pemasangan ban atau roda pengganti yang tidak mendukung fitur TPMS secara tepat. Selalu periksa indikator malfungsi TPMS setelah mengganti satu atau lebih dari ban atau roda untuk memastikan bahwa ban dan roda pengganti tetap memungkinkan TPMS berfungsi dengan baik. PEMBERITAHUAN Kami merekomendasikan agar sistem diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI jika: 1. Lampu peringatan tekanan ban rendah/indikator malfungsi TPMS tidak akan menyala selama 3 detik saat switch IGN diputar ke posisi ON atau mesin dihidupkan. 2. Indikator malfungsi TPMS akan tetap menyala setelah berkedip selama sekitar 1 menit. 3.Indikator posisi tekanan ban rendah akan tetap menyala. 8-9

Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban

Halaman 356

Situasi darurat Lampu peringatan tekanan ban rendah 2C_TireLowPressureWarningLamp Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban 2C_TireLowPressureWarning_1 TPMS bukan pengganti dari pemeriksaan manual tekanan ban dengan menggunakan alat pengukur tekanan ban. Perubahan temperatur akan mempengaruhi tekanan ban. Lihat bagian “Memeriksa tekanan ban” pada bab Perawatan untuk prosedur pengisian dan pengukuran tekanan ban yang benar. Saat indikator peringatan Tire Pressure Monitoring System menyala dan pesan peringatan ditampilkan pada tampilan cluster, hal ini menunjukan bahwa ada satu atau lebih dari ban dalam kondisi tekanan yang sangat rendah. Indikator Posisi Tekanan Ban Rendah akan menunjukkan ban mana yang mengalami tekanan sangat rendah dengan menyalakan lampu posisi ban yang sesuai. 8-10 Jika salah satu dari indikator tersebut menyala, segera kurangi kecepatan kendaraan, hindari berbelok dengan tajam, dan perkirakan jarak pengereman yang lebih jauh. Hentikan kendaraan dan periksa kondisi ban sesegera mungkin. Isi tekanan ban sesuai dengan nilai yang tertera pada plakat kendaraan atau label tekanan ban di panel luar pilar tengah sisi pengemudi. Jika Anda tidak dapat mencapai bengkel atau ban tidak dapat menahan tekanan yang telah ditambahkan, gantilah ban yang tekanannya rendah dengan ban cadangan. Indikator Tekanan Ban Rendah akan tetap menyala dan Indikator Malfungsi TPMS mungkin akan berkedip selama 1 menit, lalu akan tetap menyala (saat kendaraan dikemudikan selama sekitar 10 menit dengan kecepatan di atas 25 km/jam (15.5 mph)) hingga ban tekanan rendah diperbaiki dan dipasang kembali ke kendaraan. PERINGATAN Pada musim dingin atau cuaca dingin, Indikator Tekanan Ban Rendah dapat menyala jika tekanan ban disesuaikan saat cuaca hangat. Hal ini tidak menunjukan TPMS mengalami malfungsi, karena temperatur yang menurun menyebabkan tekanan ban menurun secara proporsional. Jika Anda mengemudi dari daerah hangat ke daerah dingin atau sebaliknya, atau jika temperatur luar berubah secara drastis, periksa tekanan ban dan sesuaikan tekanan ban sesuai yang direkomendasikan.

Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban

Halaman 357

PERINGATAN Kerusakan ban karena tekanan yang rendah Tekanan ban yang sangat rendah akan membuat laju kendaraan tidak stabil dan dapat menyebabkan hilangnya kendali serta memperpanjang jarak pengereman. Terus mengemudi dengan tekanan ban yang rendah dapat menyebabkan ban menjadi panas berlebihan dan mengalami kegagalan. Indikator malfungsi TPMS 2C_TireLowPressureWarningLamp Indikator malfungsi TPMS akan menyala setelah berkedip selama sekitar 1 menit jika terjadi masalah pada sistem TPMS. Kami menyarankan agar sistem diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PEMBERITAHUAN Jika terjadi malfungsi pada TPMS, maka tekanan ban dari masing-masing ban tidak akan ditampilkan pada tampilan cluster. Kami menyarankan agar sistem segera diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PEMBERITAHUAN Indikator malfungsi TPMS dapat menyala setelah berkedip selama 1 menit jika kendaraan berada di dekat power supply elektrik atau pemancar radio seperti kantor polisi, kantor pemerintahan dan publik, stasiun penyiaran, instalasi militer, bandara, menara pemancar, dll. Selain itu, indikator ini juga dapat menyala jika terdapat perangkat elektronik seperti komputer, pengisi daya, remote starter, navigasi, dll. di sekitar kendaraan. Hal ini dapat mengganggu fungsi normal dari TPMS. Mengganti ban yang dilengkapi dengan TPMS Jika ban Anda kempis, maka indikator tekanan ban rendah dan indikator posisi ban akan menyala. Kami menyarankan agar ban kempis diservis oleh dealer resmi HYUNDAI sesegera mungkin atau diganti dengan ban cadangan. PERINGATAN Kami menyarankan agar sistem diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI jika: • TPMS tidak dapat memberikan peringatan terhadap kerusakan ban yang serius dan mendadak akibat faktor eksternal seperti paku atau puing jalan. • Jika Anda merasakan ketidakstabilan pada kendaraan, segera angkat kaki dari pedal gas, tekan pedal rem secara perlahan, dan arahkan kendaraan ke tempat yang aman di tepi jalan. 8-11

Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban

Halaman 358

Situasi darurat PERINGATAN Mengubah, memodifikasi, atau menonaktifkan komponen TPMS dapat mengganggu kemampuan sistem untuk memperingatkan pengemudi mengenai kondisi tekanan ban yang rendah dan/ atau malfungsi pada TPMS, serta dapat membatalkan garansi. PEMBERITAHUAN Jangan gunakan Tire Mobility Kit (TMK) yang tidak direkomendasikan oleh HYUNDAI. Sealant ban yang tidak direkomendasikan oleh HYUNDAI atau sealant yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan Anda dapat merusak sensor tekanan ban. Ban cadangan (jika dilengkapi) tidak dilengkapi dengan sensor TPMS. Saat ada ban yang bertekanan rendah atau ban kempis diganti dengan ban cadangan, maka Indikator Tekanan Ban Rendah akan tetap menyala. Selain itu, Indikator malfungsi TPMS akan menyala setelah berkedip selama 1 menit jika kendaraan dikemudikan pada kecepatan di atas 25 km/jam (15.5 mph) selama sekitar 10 menit. Setelah roda asli yang dilengkapi sensor TPMS dikembalikan ke tekanan yang direkomendasikan dan dipasang kembali ke kendaraan, maka Indikator Tekanan Ban Rendah dan Indikator malfungsi TPMS akan mati dalam beberapa menit berkendara. Jika indikator tidak mati setelah beberapa menit, segera kunjungi dealer resmi HYUNDAI. Setiap roda dilengkapi sensor TPMS yang dipasang di dalam ban, di belakang batang katup/pentil (kecuali ban cadangan). Anda harus menggunakan roda khusus TPMS. Disarankan agar semua servis ban dilakukan oleh dealer resmi HYUNDAI. 8-12 Anda mungkin tidak dapat mengidentifikasi ban yang kurang tekanan hanya dengan melihatnya. Selalu gunakan alat pengukur tekanan ban yang berkualitas baik. Perlu dicatat bahwa ban yang panas (karena kendaraan terlah dikemudikan) akan menunjukkan tekanan yang lebih tinggi daripada ban yang dingin. Ban dalam kondisi dingin berarti kendaraan telah diam selama 3 jam dan hanya dikemudikan kurang dari 1,6 km (1 mil) dalam periode 3 jam tersebut. Biarkan ban dingin sebelum mengukur tekanan ban. Pastikan selalu ban dalam kondisi dingin sebelum diisi sesuai tekanan yang direkomendasikan.

Dongkrak dan peralatan

Halaman 359

Jika ban Anda kempis (Dengan ban cadangan) jika dilengkapi PERINGATAN Ikuti instruksi pada bagian ini saat mengganti ban untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian. Mengganti ban dapat berbahaya. Dongkrak dan peralatan 2C_SpareTireReplacementOverview (1) Handle dongkrak (2) Kunci mur roda (3) Soket (4) Kait derek (5) Dongkrak Dongkrak, handle dongkrak, kunci mur roda, soket, dan kait derek disimpan di area bagasi di bawah penutup kotak bagasi. Dongkrak disediakan hanya untuk penggantian ban dalam kondisi darurat. Putar baut pengunci bersayap berlawanan arah jarum jam untuk melepas ban cadangan. Melepas dan menyimpan ban cadangan 1. Buka pintu bagasi (1) dan board/lantai bagasi (2, jika dilengkapi). 2C_SpareTireReplacementPrecedure 2. Lepaskan penutup baut pengunci ban cadangan (3). 2C_SpareTireReplacementPreceduretypeb_2 3. Sambungkan soket dan kunci mur roda. 2C_SpareTireReplacementPreceduretypeb_8 4.Putar kunci mur roda berlawanan arah jarum jam untuk mengendurkan baut (3) dan melepas dudukan baut dari pengaitnya. 8-13

Dongkrak dan peralatan

Halaman 360

Situasi darurat 2C_SpareTireReplacementPrecedure_9 5. Angkat sedikit dudukan baut dari pengaitnya, kemudian turunkan dan lepas ban cadangan. 2C_SpareTireReplacementPrecedure_10 6.Untuk menyimpan ban cadangan, letakkan ban pada dudukan baut yang diturunkan dan gantungkan kembali pada pengait. 7. Kencangkan baut (3) searah jarum jam dengan kuat menggunakan kunci mur roda. 8-14 Informasi • Torsi pengencangan adalah 5,0-5,5 kgf·m. • Saat menyimpan ban cadangan, pastikan sisi yang ditandai seperti pada ilustrasi menghadap ke atas untuk mencegah timbulnya karat. 2C_SpareTireReplacementPrecedure_11 Mengganti Ban PERINGATAN Kendaraan dapat slip atau lepas dari dongkrak, yang bisa menyebabkan cedera serius atau kematian bagi Anda atau orang di sekitar. Lakukan tindakan pencegahan berikut: • Jangan berada di bawah kendaraan yang ditopang oleh dongkrak. • JANGAN PERNAH mencoba mengganti ban di lajur lalu lintas. SELALU pindahkan kendaraan sepenuhnya keluar dari jalan di permukaan yang rata dan kuat jauh dari lalu lintas sebelum mencoba mengganti ban. Jika tidak tersedia tempat yang rata dan kuat, hubungi layanan derek untuk bantuan. • Pastikan menggunakan dongkrak yang disediakan pada kendaraan. • SELALU tempatkan dongkrak pada posisi pengangkatan kendaraan yang telah ditentukan dan JANGAN PERNAH menempatkan dongkrak pada bumper atau bagian lain dari kendaraan sebagai tumpuan dongkrak.

Dongkrak dan peralatan

Halaman 361

• Jangan menghidupkan mesin saat kendaraan berada di atas dongkrak. • Jangan biarkan siapa pun tetap berada di dalam kendaraan saat kendaraan sedang didongkrak. • Jauhkan anak-anak dari jalan dan kendaraan. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengganti ban kendaraan Anda: 1. Parkir di permukaan yang rata dan kuat. 2. Pindahkan gear ke posisi P (Parkir, untuk IVT) atau N (Netral) (untuk kendaraan dengan transmisi manual), terapkan rem parkir, dan tempatkan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF. 3. Tekan tombol lampu hazard. 4. Keluarkan kunci mur roda, dongkrak, handle dongkrak, dan ban cadangan dari kendaraan. 5. Ganjal bagian depan dan belakang ban yang berlawanan secara diagonal dengan ban yang akan diganti. 6. Kendurkan mur roda berlawanan arah jarum jam satu per satu sesuai urutan di bawah ini, tetapi jangan melepaskan sepenuhnya sebelum ban terangkat dari permukaan. 2C_SpareTireReplacementPrecedure_4 7. Tempatkan dongkrak pada titik pengangkatan kendaraan yang telah ditentukan di bawah frame terdekat dengan ban yang akan diganti. Titik pengangkatan merupakan plat yang dilas pada frame dengan dua tonjolan dan satu titik timbul. Jangan mendongkrak bagian lain karena dapat merusak molding sisi atau bagian kendaraan lainnya. 2C_SpareTireReplacementPrecedure_5 8.Masukkan handle dongkrak ke dongkrak dan putar searah jarum jam untuk mengangkat kendaraan hingga ban terangkat dari permukaan. Pastikan kendaraan stabil di atas dongkrak. 2C_SpareTireReplacementPrecedure_6 8-15

Dongkrak dan peralatan

Halaman 362

Situasi darurat 9.Kendurkan mur roda dengan kunci mur roda lalu lepaskan dengan jari. Lepaskan roda dari baut dan letakkan secara mendatar di permukaan. Bersihkan kotoran atau serpihan dari baut, permukaan pemasangan, dan roda. PERINGATAN Karena roda memiliki tepi tajam, peganglah dengan hati-hati untuk menghindari cedera serius. Sebelum memasang roda, pastikan tidak ada benda di hub atau roda (seperti lumpur, aspal, kerikil, dll.) yang menghalangi pemasangan. Jika ada, bersihkan. Jika tidak ada kontak yang baik antara roda dan hub, mur roda dapat menjadi longgar dan menyebabkan roda terlepas. Kehilangan roda dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan dan mengakibatkan cedera serius atau kematian. 10. Pasang ban cadangan ke baut hub. 11. Kencangkan mur roda dengan jari ke baut, dengan ujung kecil mur menghadap ke arah roda. 12. Turunkan kendaraan ke permukaan dengan memutar handle dongkrak berlawanan arah jarum jam. 13. Gunakan kunci mur roda untuk mengencangkan mur roda sesuai urutan yang ditentukan. Periksa ulang setiap mur roda hingga benar-benar kencang. Setelah mengganti ban, kami menyarankan agar dealer resmi HYUNDAI mengencangkan mur roda dengan torsi yang tepat sesegera mungkin. Kencangkan mur roda dengan torsi 79-94 lbf·ft (11-13 kgf·m). 8-16 2C_SpareTireReplacementPrecedure_7 Jika Anda memiliki pengukur tekanan ban, periksa tekanan ban (lihat bagian “Ban dan roda” pada Bab 2 untuk petunjuk tekanan ban). Jika tekanan ban cadangan lebih rendah atau lebih tinggi dari yang direkomendasikan, kemudikan kendaraan secara perlahan ke bengkel terdekat dan sesuaikan tekanannya dengan tekanan yang direkomendasikan. Selalu pasang kembali penutup katup/ pentil setelah memeriksa atau menyesuaikan tekanan ban. Jika penutup katup/pentil tidak dipasang kembali, udara dapat keluar dari ban. Jika Anda kehilangan penutup katup/ pentil, belilah yang baru dan pasang sesegera mungkin. Setelah mengganti ban, simpan ban kempis dan kembalikan dongkrak serta peralatan ke lokasi penyimpanan yang sesuai. PERINGATAN Baut dan mur roda kendaraan Anda menggunakan ulir metrik. Saat mengganti ban, pastikan mur roda yang dilepas dipasang kembali. Jika Anda harus mengganti mur roda, pastikan menggunakan ulir metrik untuk mencegah kerusakan pada baut dan memastikan roda terpasang dengan aman. Kami menyarankan agar Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk bantuan.

Dongkrak dan peralatan

Halaman 363

PEMBERITAHUAN Periksa tekanan ban sesegera mungkin setelah memasang ban cadangan. Sesuaikan dengan tekanan yang direkomendasikan. Jika peralatan seperti dongkrak, mur roda, baut, atau peralatan lainnya rusak atau dalam kondisi yang buruk, jangan mencoba mengganti ban dan segera hubungi bantuan. jika dilengkapi Menggunakan ban cadangan compact Ban cadangan compact dirancang hanya untuk penggunaan dalam kondisi darurat. Kemudikan kendaraan dengan hati-hati saat menggunakan ban cadangan compact dan selalu ikuti tindakan pencegahan keselamatan. PERINGATAN Untuk mencegah kegagalan ban cadangan compact dan hilangnya kendali yang dapat menyebabkan tabrakan: • Gunakan ban cadangan compact hanya dalam kondisi darurat. • JANGAN PERNAH mengoperasikan kendaraan Anda dengan kecepatan lebih dari 80 km/jam. • Jangan melebihi kapasitas beban maksimum kendaraan atau kapasitas beban yang tertera pada dinding samping ban cadangan compact. • Jangan menggunakan ban cadangan compact secara terus menerus. Segera perbaiki atau ganti ban asli untuk menghindari kegagalan ban cadangan compact. Saat berkendara dengan ban cadangan compact yang terpasang pada kendaraan Anda: • Jangan mencuci kendaraan di tempat pencucian otomatis kendaraan setelah memasang ban cadangan compact. • Jangan gunakan ban cadangan compact pada kendaraan lain karena ban ini dirancang khusus untuk kendaraan Anda. • Masa pakai tapak ban cadangan compact lebih pendek dari ban biasa. Periksa ban cadangan compact Anda secara berkala dan ganti dengan ukuran dan desain yang sama jika aus, dan pasang pada roda yang sama. • Jangan gunakan lebih dari satu ban cadangan compact pada saat yang bersamaan. • Jangan menarik trailer saat menggunakan ban cadangan compact. PERHATIAN Untuk mencegah kerusakan pada ban cadangan compact dan kendaraan Anda: • Kemudikan kendaraan secara perlahan sesuai kondisi jalan untuk menghindari lubang atau objek di jalan. • Hindari berkendara melewati penghalang. Diameter ban cadangan compact lebih kecil dibanding ban konvensional dan akan menurunkan ground clearance sekitar 1 inch. (25 mm). • Jangan gunakan ban cadangan compact pada roda lain, begitu pula ban standar, ban salju, penutup roda, atau ring pelindung tidak boleh digunakan bersama roda ban cadangan compact. • Jangan melakukan akselerasi atau deselerasi secara mendadak (0-40 km/jam) dalam mode drive apa pun. Hal ini dapat menyebabkan kebocoran oli transfer. PEMBERITAHUAN Saat ban dan roda asli diperbaiki dan dipasang kembali pada kendaraan, torsi pengencangan mur roda harus disesuaikan dengan benar. Torsi pengencangan mur roda yang tepat adalah 79-94 lbf·ft (11-13 kgf·m). 8-17

Label dongkrak

Halaman 364

Situasi darurat Label dongkrak 1C_JackLabel (1) Nama model (2) Beban maksimum yang diperbolehkan (3) Saat menggunakan dongkrak, terapkan rem parkir (4) Saat menggunakan dongkrak, matikan mesin (5) Jangan berada di bawah kendaraan yang ditopang oleh dongkrak (6) Lokasi yang ditentukan di bawah rangka (7) Saat menopang kendaraan, plat dasar dongkrak harus tegak lurus di bawah titik pengangkatan kendaraan (8) Pindahkan gear ke posisi R (Mundur) untuk kendaraan dengan transmisi manual atau ke posisi P (Parkir) untuk kendaraan dengan IVT (9) Gunakan dongkrak hanya di permukaan yang rata dan kuat (10) Produsen dongkrak (11) Tanggal produksi (12) Perusahaan dan alamat perwakilan 8-18

Layanan derek

Halaman 365

Menderek kendaraan Layanan derek Kendaraan derek tipe flatbed 2C_Menderek kendaraanGood Kendaaraan derek tipe pengangkat roda 2C_Menderek kendaraanGood_2 (1) Lori Jika memerlukan penderakan, kami menyarankan agar Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI atau layanan derek komersial. Kendaraan 2WD dapat diderek dengan roda belakang menyentuh permukaan (tanpa menggunakan lori) dan roda depan terangkat. Penggunaan lori atau flatbed sangat direkomendasikan. Jika salah satu roda atau komponen suspensi rusak atau kendaraan diderek dengan roda depan menyentuh permukaan, gunakan derek yang dilengkapi lori di bawah roda depan. PERHATIAN Untuk mencegah kerusakan saat penderekan: • Jangan menderek kendaraan dengan roda depan menyentuh permukaan karena dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan transmisi. 2C_Menderek kendaraanBad • Jangan menderek dengan perangkat tipe sling. Gunakan perangkat pengangkat roda atau flatbed. 2C_Menderek kendaraanBad_2 8-19

Bongkar pasang kait derek

Halaman 366

Situasi darurat • Jangan menderek kendaraan dengan keempat roda menyentuh permukaan jika kendaraan menggunakan transmisi IVT, AT, dan DCT. Jika dilakukan, transmisi dapat mengalami kerusakan yang serius. Jangan menderek kendaraan dengan cara ditarik oleh kendaraan lain termasuk camper van. 2C_Menderek kendaraanBad_3 Menarik kendaraan tanpa menggunakan lori: 1. Posisikan switch IGN atau tombol Engine Start/Stop ke posisi ACC. 2. Pindahkan gear ke posisi N (Netral). 3. Lepaskan rem parkir. PERINGATAN Jika kendaraan Anda dilengkapi dengan sensor rollover, posisikan switch IGN atau tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF atau ACC saat kendaraan diderek. Air bag samping dan tirai dapat mengembang jika sensor mendeteksi situasi kendaraan terbalik/terguling. Informasi Selalu pindahkan gear ke posisi N (Netral) untuk mencegah kerusakan pada transmisi sebelum melakukan penderekan. 8-20 Bongkar pasang kait derek Depan 2C_Menderek kendaraanHook Belakang 2C_Menderek kendaraanHook_2 (1) Pemasangan (2) Melepaskan 1. Buka pintu bagasi dan ambil kait derek dari kotak peralatan. 2. Lepaskan penutup lubang dengan menekan tanda Ɓ pada bumper. 3. Pasang kait derek dengan memutarnya searah jarum jam ke dalam lubang hingga benar-benar terpasang dengan kuat. 4. Lepas kait derek dan pasang kembali penutup setelah digunakan. PERHATIAN Pastikan kait derek terpasang dengan kuat. Jika tidak, selama penarikan kendaraan, kait derek dapat terlepas dari kendaraan dan menyebabkan cedera serius atau kecelakaan.

Penderekan dalam kondisi darurat

Halaman 367

PEMBERITAHUAN Tidak mengencangkan kait derek dengan kuat dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan perubahan bentuk pada komponen terkait. Penderekan dalam kondisi darurat Depan 2C_Menderek kendaraanHookWithGeneralVehicle Belakang 2C_Menderek kendaraanHookWithGeneralVehicle_2 Jika memerlukan untuk menarik kendaraan dalam kondisi darurat, kami menyarankan agar Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI atau layanan derek komersial. Jika layanan derek tidak tersedia dalam kondisi darurat, kendaraan Anda dapat ditarik untuk sementara menggunakan kabel atau rantai yang dihubungkan ke kait derek di bagian depan (atau belakang) kendaraan. Lakukan penarikan kendaraan dalam kondisi darurat dengan menggunakan kabel atau rantai hanya di permukaan jalan yang keras, untuk jarak pendek, dan dengan kecepatan yang rendah. Roda, poros, sistem penggerak, roda kemudi, dan rem harus dalam kondisi yang baik. PERINGATAN Selalu waspada saat menarik kendaraan dengan kabel atau rantai. Seorang pengemudi harus berada di dalam kendaraan untuk mengemudi dan mengoperasikan rem. Penumpang selain pengemudi tidak diperbolehkan berada di dalam kendaraan. Selalu ikuti tindakan pencegahan berikut saat menarik kendaraan dalam kondisi darurat: • Posisikan switch IGN atau tombol Engine Start/Stop ke posisi ACC agar roda kemudi tidak terkunci. • Pindahkan gear ke posisi N (Netral). • Lepaskan rem parkir. • Tekan pedal rem dengan tenaga yang lebih dari biasanya karena performa pengereman berkurang. • Diperlukan tenaga yang lebih saat memutar roda kemudi karena sistem power steering nonaktif. • Gunakan kendaraan yang lebih berat untuk menarik kendaraan Anda. • Pengemudi kedua kendaraan harus berkomunikasi secara rutin. • Periksa kait derek agar tidak patah atau rusak. • Kaitkan kabel atau rantai derek dengan aman ke kait derek. • Jangan menarik dengan hentakan mendadak. Gunakan gaya yang stabil dan merata. 8-21

Penderekan dalam kondisi darurat

Halaman 368

Situasi darurat • Gunakan kabel atau rantai towing yang panjangnya kurang dari 5 m (16 kaki.). Pasang kain putih atau merah dengan lebar sekitar 30 cm (12 inch) di tengah kabel atau rantai agar mudah terlihat. 2C_Menderek kendaraanHookRange • Kemudikan kendaraan dengan hati- hati agar kabel atau rantai derek tetap tegang selama menarik kendaraan. • Sebelum menarik kendaraan, periksa apakah ada kebocoran oli transmisi manual di bawah kendaraan. Jika terdapat kebocoran, gunakan kendaraan derek flatbed atau lori. PEMBERITAHUAN Percepat atau perlambat kendaraan secara perlahan sambil menjaga ketegangan tali atau rantai derek untuk memulai atau menggerakkan kendaraan. Jika tidak, kait derek dan kendaraan dapat rusak. 8-22 PEMBERITAHUAN Untuk menghindari kerusakan pada kendaraan dan komponennya saat menarik kendaraan: • Selalu tarik secara lurus saat menggunakan kait derek. Jangan menarik dari samping atau dari sudut vertikal. • Jangan gunakan kait derek untuk menarik kendaraan keluar dari lumpur, pasir, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan kendaraan bergerak dengan tenaganya sendiri. • Batasi kecepatan kendaraan hingga 15 km/jam (10 mph) dan jarak tempuh kurang dari 1,5 km (1 mil) saat menarik kendaraan untuk mencegah kerusakan yang serius pada transmisi (jika dilengkapi dengan Intelligent Variable Transmission). • Kendaraan sebaiknya ditarik dengan kecepatan maksimal 25 km/jam (15 mph) dalam jarak 20 km (12 mil) (jika kendaraan dilengkapi dengan transmisi manual).

Alat pengukur tekanan ban

Halaman 369

jika dilengkapi Perlengkapan darurat Kendaraan Anda dilengkapi dengan perlengkapan darurat untuk membantu Anda merespon situasi darurat. Alat pemadam api ringan (APAR) jika dilengkapi Jika terjadi kebakaran kecil dan Anda mengetahui cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), ikuti langkah-langkah berikut dengan hati- hati: 1. Tarik pin pengaman di bagian atas alat pemadam api ringan (APAR) yang mencegah tuas tertekan secara tidak sengaja. 2. Arahkan nosel ke bagian dasar api. 3. Berdirilah sekitar 2,5 m (8 kaki.) dari sumber api dan tekan tuas untuk menyemprotkan cairan pemadam api. Jika tuas dilepas, semprotan akan berhenti. 4. Arahkan semprotan dari nosel ke kiri dan kanan pada bagian dasar api. Setelah api terlihat mati, awasi dengan cermat karena api dapat menyala kembali. jika dilengkapi Kotak P3K Dilengkapi dengan perlengkapan untuk pertolongan pertama seperti gunting, perban, dan plester perekat, dan lain- lain. jika dilengkapi Segitiga pengaman Tempatkan segitiga pengaman di jalan untuk memperingatkan kendaraan yang datang saat dalam kondisi darurat, misalnya saat kendaraan berhenti di pinggir jalan karena mengalami masalah. jika dilengkapi Alat pengukur tekanan ban Ban secara normal akan kehilangan sedikit udara dalam penggunaan sehari- hari, dan Anda mungkin perlu menambahkan udara secara berkala. Hal ini biasanya bukan merupakan tanda adanya kebocoran, melainkan akibat keausan normal. Selalu periksa tekanan ban saat ban dalam kondisi dingin karena tekanan ban akan meningkat seiring kenaikan temperatur. Untuk memeriksa tekanan ban, ikuti langkah-langkah berikut: 1. Buka tutup katup/pentil pengisian udara yang terletak pada roda ban. 2. Tekan dan tahan alat pengukur tekanan ban ke katup/pentil ban. Akan ada sedikit udara yang keluar saat awal menekan, dan akan lebih banyak udara yang keluar jika Anda tidak menekannya dengan kuat. 3. Tekanan yang kuat tanpa kebocoran akan mengaktifkan alat pengukur tekanan ban. 4. Baca hasil tekanan ban pada alat pengukur untuk melihat apakah tekanan ban terlalu rendah atau tinggi. 5. Sesuaikan tekanan ban sesuai tekanan yang direkomendasikan. Lihat bagian “Ban dan roda” pada Bab 2. 6. Pasang kembali tutup katup /pentil pengisian udara. 8-23

9. Perawatan

Halaman 371

9. Perawatan Kompartemen mesin.......................................................................................................9-4 Perawatan dan servis.......................................................................................................9-5 Tanggung jawab pemilik .............................................................................................9-5 Tindakan pencegahan perawatan yang dilakukan oleh pemilik...............................9-5 Perawatan oleh pemilik kendaraan ...............................................................................9-6 Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan...............................................................9-6 Jadwal perawatan dan servis .........................................................................................9-8 Jadwal perawatan normal (Mesin bensin) .................................................................9-9 Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang rendah..........................................................................................................................9-13 Penjelasan item jadwal perawatan ...............................................................................9-15 Oli mesin dan filter .....................................................................................................9-15 Drive belts ...................................................................................................................9-15 Jalur, selang dan sambungan bahan bakar..............................................................9-15 Filter bahan bakar ......................................................................................................9-15 Selang uap dan tutup tangki bahan bakar ................................................................9-15 Selang ventilasi vakum crankcase ............................................................................9-15 Filter air cleaner..........................................................................................................9-15 Busi ..............................................................................................................................9-15 Sistem pendingin........................................................................................................9-15 Cairan pendingin mesin .............................................................................................9-16 Oli transmisi manual...................................................................................................9-16 Oli Intelligent Variable Transmission.........................................................................9-16 Jalur dan selang rem..................................................................................................9-16 Minyak rem/kopling ...................................................................................................9-16 Rem parkir...................................................................................................................9-16 Cakram rem, pad, kaliper, dan rotor.........................................................................9-16 Pipa knalpot dan muffler............................................................................................9-16 Baut mounting suspensi.............................................................................................9-17 Steering gear box, linkage & boots/lower arm ball joint..........................................9-17 Drive shafts dan boots................................................................................................9-17 Refrigerant A/C ...........................................................................................................9-17 Oli mesin .........................................................................................................................9-17 Memeriksa level oli mesin (Mesin bensin) ................................................................9-17 Memeriksa filter dan oli mesin ..................................................................................9-18 9

9. Perawatan

Halaman 372

Cairan pendingin mesin.................................................................................................9-19 Memeriksa level cairan pendingin mesin .................................................................9-19 Mengganti cairan pendingin mesin...........................................................................9-21 Minyak rem/kopling ......................................................................................................9-22 Memeriksa level minyak rem/kopling ......................................................................9-22 Cairan washer ................................................................................................................9-23 Memeriksa level cairan washer.................................................................................9-23 Air cleaner.......................................................................................................................9-23 Mengganti filter..........................................................................................................9-23 Filter udara kabin...........................................................................................................9-24 Memeriksa filter .........................................................................................................9-24 Mengganti filter..........................................................................................................9-24 Karet wiper.....................................................................................................................9-25 Memeriksa karet wiper..............................................................................................9-25 Mengganti karet wiper...............................................................................................9-26 Baterai ..........................................................................................................................9-29 Untuk perawatan baterai terbaik..............................................................................9-30 Label kapasitas baterai...............................................................................................9-31 Mengisi ulang daya baterai........................................................................................9-32 Reset (mengatur ulang) item ....................................................................................9-33 Ban dan roda..................................................................................................................9-33 Perawatan ban ...........................................................................................................9-34 Tekanan ban dingin yang direkomendasikan...........................................................9-34 Memeriksa tekanan ban ............................................................................................9-34 Rotasi ban...................................................................................................................9-35 Penyelarasan roda dan keseimbangan ban .............................................................9-36 Mengganti ban...........................................................................................................9-36 Mengganti roda..........................................................................................................9-37 Traksi ban....................................................................................................................9-37 Perawatan ban............................................................................................................9-37 Label pada dinding samping ban .............................................................................9-38 Ban dengan rasio aspek rendah ................................................................................9-41 9

9. Perawatan

Halaman 373

9. Perawatan Sekring ............................................................................................................................9-41 Mengganti sekring di panel instrument cluster.......................................................9-42 Mengganti sekring di panel kompartemen mesin ..................................................9-43 Penjelasan panel sekring/relay.................................................................................9-44 Bola lampu .....................................................................................................................9-54 Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL) ....9-55 Mengganti lampu repeater samping........................................................................9-58 Mengganti lampu kombinasi belakang....................................................................9-58 Mengganti lampu rem atas ......................................................................................9-60 Mengganti lampu plat nomor...................................................................................9-60 Mengganti lampu interior .........................................................................................9-60 Merawat tampilan kendaraan.......................................................................................9-62 Merawat eksterior kendaraan...................................................................................9-62 Merawat interior kendaraan ....................................................................................9-66 Sistem kontrol emisi......................................................................................................9-69 Sistem kontrol emisi crankcase................................................................................9-70 Sistem kontrol emisi evaporatif ................................................................................9-70 Sistem kontrol emisi exhaust ....................................................................................9-70 9

Kompartemen mesin

Halaman 374

Perawatan Kompartemen mesin Smartstream G1.5 1C_EngineRoom Kompartemen mesin yang sebenarnya pada kendaraan Anda mungkin berbeda dari ilustrasi. (1) Dipstick oli mesin (2) Tutup pengisian oli mesin (3) Reservoir cairan pendingin mesin (4) Tutup radiator (5) Reservoir minyak rem/kopling (6) Reservoir cairan washer kaca depan (7) Filter air cleaner (8) Baterai (9) Panel sekring 9-4

Tindakan pencegahan perawatan yang dilakukan oleh pemilik

Halaman 375

Perawatan dan servis Anda harus sangat berhati-hati untuk mencegah kerusakan pada kendaraan Anda dan cedera pada diri sendiri ketika melakukan prosedur perawatan atau pemeriksaan apa pun. Kami merekomendasikan agar kendaraan Anda dirawat dan diservis oleh dealer resmi HYUNDAI. Dealer resmi HYUNDAI memenuhi standar kualitas layanan tinggi dari HYUNDAI dan menerima dukungan teknis dari HYUNDAI untuk memberikan kepuasan layanan yang optimal. Tanggung jawab pemilik Perawatan dan servis juga penyimpanan catatan merupakan tanggung jawab pemilik. Anda harus menyimpan dokumen yang menunjukkan bahwa perawatan telah dilakukan dengan benar sesuai jadwal perawatan pada Buku Informasi Warranty & Perawatan kendaraan Anda. Informasi ini dibutuhkan untuk menunjukkan bahwa Anda telah mematuhi ketentuan perawatan yang menjadi syarat garansi kendaraan Anda. Informasi garansi yang lebih jelasnya tersedia dalam Buku Informasi Warranty & Perawatan Anda. Perbaikan dan penyesuaian yang diperlukan akibat perawatan yang tidak tepat atau tidak dilakukan dapat membatalkan garansi. Tindakan pencegahan perawatan yang dilakukan oleh pemilik Perawatan yang tidak memadai, tidak lengkap, atau tidak cukup dapat menyebabkan masalah pengoperasian pada kendaraan Anda yang dapat menyebabkan kerusakan kendaraan, kecelakaan, atau cedera pribadi. Bab ini hanya menyediakan panduan untuk item perawatan yang mudah dilakukan. Beberapa prosedur perawatan hanya dapat dilakukan dengan peralatan khusus, oleh karena itu kami menyarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Kendaraan Anda tidak boleh dimodifikasi dalam bentuk apa pun. Modifikasi seperti itu dapat berdampak negatif terhadap performa, keselamatan, atau daya tahan kendaraan Anda dan juga dapat melanggar ketentuan garansi terbatas kendaraan. PEMBERITAHUAN Perawatan yang tidak sesuai yang dilakukan oleh pemilik selama masa garansi dapat membatalkan garansi. Untuk informasi lebih jelasnya, baca Buku Informasi Warranty & Perawatan yang disertakan secara terpisah dengan kendaraan. Jika Anda ragu tentang prosedur servis atau perawatan apa pun, kami menyarankan untuk menghubungi dealer resmi HYUNDAI. 9-5

Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan

Halaman 376

Perawatan Perawatan oleh pemilik kendaraan PERINGATAN Melakukan perawatan pada kendaraan bisa berbahaya. Jika Anda tidak memiliki pengetahuan, pengalaman, atau peralatan dan perlengkapan yang memadai, kami menyarankan agar perawatan dilakukan oleh dealer resmi HYUNDAI. SELALU ikuti tindakan pencegahan berikut saat melakukan pekerjaan perawatan: • Parkirkan kendaraan Anda di permukaan yang datar. Pindahkan gear ke posisi (Parkir), terapkan rem parkir, dan tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF. • Ganjal ban (depan dan belakang) untuk mencegah kendaraan bergerak. Lepaskan pakaian yang longgar atau perhiasan yang dapat tersangkut pada komponen yang bergerak. • Jika Anda harus menghidupkan mesin selama perawatan, lakukan di area luar ruangan atau area dengan ventilasi yang baik. • Jauhkan api, percikan, atau bahan yang mudah terbakar dari baterai dan komponen yang berhubungan dengan bahan bakar. PERINGATAN Menyentuh komponen logam WL_TouchingMetalPartWarning Jangan menyentuh komponen logam (termasuk tiang penyangga kap mesin) saat mesin sedang beroperasi atau 9-6 dalam kondisi panas untuk mencegah cedera serius. Matikan mesin dan tunggu hingga komponen logam dingin sebelum melakukan perawatan pada kendaraan. Berikut ini adalah daftar pemeriksaan dan pengecekan kendaraan yang harus dilakukan oleh pemilik atau dealer resmi HYUNDAI dengan frekuensi yang telah ditentukan untuk memastikan pengoperasian kendaraan Anda tetap aman dan dapat diandalkan. Setiap kondisi yang tidak normal harus segera diinformasikan kepada dealer resmi HYUNDAI. Pemeriksaan Perawatan oleh Pemilik umumnya tidak tercakup dalam garansi dan Anda mungkin akan dikenakan biaya tenaga kerja, suku cadang, dan pelumas yang digunakan. Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan Saat berhenti untuk mengisi bahan bakar: • Periksa level cairan pendingin mesin di reservoir cairan pendingin mesin. • Periksa level cairan washer kaca depan. • Periksa apakah ada ban yang kempis atau kurang tekanan. PERINGATAN Berhati-hatilah saat memeriksa level cairan pendingin mesin saat mesin dalam kondisi panas. Hal ini dapat menyebabkan cairan pendingin mesin menyembur keluar dari bukaan dan menyebabkan luka bakar yang serius serta cedera lainnya.

Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan

Halaman 377

Saat mengemudi: • Perhatikan perubahan suara knalpot atau bau gas buang di dalam kendaraan. • Periksa getaran pada roda kemudi. Perhatikan apakah ada peningkatan beban pada roda kemudi atau kelonggaran pada roda kemudi, atau perubahan posisi lurus roda kemudi. • Perhatikan apakah kendaraan cenderung berbelok secara terus menerus ke salah satu sisi saat melaju di jalan yang rata dan mulus. • Saat berhenti, dengarkan dan periksa apakah ada suara yang tidak normal, menarik ke salah satu sisi, peningkatan jarak pedal rem, atau pedal rem terasa keras saat ditekan. • Jika terjadi selip atau perubahan dalam pengoperasian transmisi, periksa level oli transmisi. • Periksa fungsi posisi gear P (Parkir). • Periksa rem parkir. • Periksa apakah terdapat kebocoran cairan di bawah kendaraan (tetesan air dari sistem pendingin udara (A/C) saat atau setelah digunakan merupakan hal yang normal). Setidaknya sebulan sekali: • Periksa level cairan pendingin mesin di reservoir cairan pendingin mesin. • Periksa fungsi seluruh lampu eksterior, termasuk lampu rem, lampu sein, dan lampu hazard. • Periksa tekanan ban pada semua ban termasuk ban cadangan terhadap keausan, keausan yang tidak merata, atau kerusakan. • Periksa apakah mur roda kendur. Setidaknya dua kali setahun (misalnya setiap musim semi dan musim gugur): • Periksa radiator, selang pemanas, dan selang sistem pendingin udara dari kebocoran atau kerusakan. • Periksa semprotan washer kaca depan dan pengoperasian karet wiper. Bersihkan karet wiper dengan kain bersih yang dibasahi cairan washer. • Periksa pengaturan headlamp. • Periksa muffler, pipa knalpot, pelindung, dan clamp. • Periksa sabuk pengaman terhadap keausan dan fungsinya. Setidaknya setahun sekali: • Bersihkan lubang pembuangan air pada bodi dan pintu. • Lumasi engsel pintu dan engsel kap mesin. • Lumasi kunci dan pengait pintu serta kap mesin. • Lumasi karet weather strip pada pintu. • Periksa sistem pendingin udara (A/C). • Bersihkan baterai dan terminalnya. • Periksa level minyak rem. 9-7

Jadwal perawatan dan servis

Halaman 378

Perawatan Jadwal perawatan dan servis Ikuti Jadwal Perawatan Normal jika kendaraan biasanya digunakan dalam kondisi di mana tidak terdapat kondisi berikut. Jika terdapat kondisi berikut, maka Anda harus mengikuti Jadwal Perawatan pada Kondisi Penggunaan yang Berat. • Sering mengemudi dengan jarak pendek kurang dari 8 km (5 mil) pada temperatur normal atau kurang dari 16 km (10 mil) pada temperatur beku • Idling mesin dalam waktu yang lama atau mengemudi dengan kecepatan rendah dalam jarak jauh • Mengemudi di jalan kasar, berdebu, berlumpur, tidak beraspal, berbatu, atau mempunyai kadar garam yang tinggi • Mengemudi di daerah yang menggunakan garam atau bahan korosif lainnya atau pada cuaca sangat dingin • Mengemudi dalam kondisi sangat berdebu • Mengemudi di daerah lalu lintas padat • Mengemudi berulang kali pada tanjakan, turunan, atau pegunungan • Digunakan untuk menarik trailer atau berkemah, dan mengemudi dengan membawa beban muatan di atap kendaraan • Digunakan sebagai mobil patroli, taksi, atau penggunaan komersial lainnya • Sering mengemudi dengan kecepatan tinggi atau akselerasi/deselerasi secara mendadak • Sering mengemudi dalam kondisi stop-and-go • Menggunakan oli mesin yang tidak direkomendasikan (tipe mineral, semi-sintetik, spesifikasi rendah, dll.) Jika kendaraan Anda digunakan dalam kondisi tersebut di atas, maka Anda harus melakukan pemeriksaan, penggantian, atau pengisian ulang lebih sering dari Jadwal Perawatan Normal. Setelah periode atau jarak yang tertera dalam grafik tercapai, lanjutkan mengikuti interval perawatan yang telah ditentukan. Informasi • Konsumsi oli dapat terjadi selama penggunaan normal kendaraan. Oleh sebab itu, level oli mesin perlu diperiksa secara berkala. • Interval penggantian oli mesin untuk kondisi pengoperasian normal berdasarkan pada penggunaan spesifikasi oli mesin yang direkomendasikan. Jika oli mesin yang digunakan tidak sesuai spesifikasi yang direkomendasikan, maka ganti oli mesin sesuai jadwal perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat. 9-8

Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)

Halaman 379

Jadwal perawatan normal (Mesin bensin) I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti. R: Ganti. Jumlah bulan atau jarak tempuh, mana yang tercapai lebih dahulu Bulan 12 24 36 48 60 72 84 96 INTERVAL PERAWATAN Mil × 1.000 10 20 30 40 50 60 70 80 Km × 1.000 15 30 45 60 75 90 105 120 ITEM PERAWATAN Oli mesin dan filter oli mesin *1*2 R R R R R R R R Drive belts*3 I I I I Filter air cleaner I I R I I R I I Aditif bahan bakar (jika dilengkapi)*4 Tambahkan setiap 15.000 km (10.000 mil) atau 12 bulan *1: Gunakan oli mesin dengan spesifikasi <API SN PLUS (atau lebih tinggi) Full synthetic>. Jika menggunakan oli mesin dengan spesifikasi yang lebih rendah (termasuk mineral dan semi-sintetik), maka oli mesin dan filter oli harus diganti mengikuti ketentuan jadwal perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat. *2: Jangan pernah menambahkan aditif ke dalam oli mesin. Aditif dapat mengubah sifat oli dan menyebabkan kerusakan yang serius pada mesin. *3: Sesuaikan alternator dan power steering (serta drive belt water pump) dan drive belt pendingin udara (jika dilengkapi). Periksa dan jika perlu sesuaikan atau ganti. *4: Jika bensin berkualitas baik sesuai standar Eropa (EN228) atau setara yang mengandung aditif tidak tersedia, disarankan untuk menambahkan satu botol aditif. Aditif tersedia di dealer resmi HYUNDAI bersama dengan informasi penggunaannya. Jangan mencampur aditif lain. 9-9

Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)

Halaman 380

Perawatan I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti. R: Ganti. Jumlah bulan atau jarak tempuh, mana yang tercapai lebih dahulu Bulan 12 24 36 48 60 72 84 96 INTERVAL PERAWATAN Mil × 1.000 10 20 30 40 50 60 70 80 Km × 1.000 15 30 45 60 75 90 105 120 ITEM PERAWATAN Busi *1 Ganti setiap 165.000 km (110.000 mil) Selang uap dan tutup tangki bahan bakar I I Selang vakum (jika dilengkapi) I I I I I I I I Jalur, selang dan sambungan bahan bakar I I Sistem pendingin I I I I I I I I *1: Untuk kenyamanan Anda, penggantian dapat dilakukan lebih awal bersamaan dengan perawatan item lainnya. Informasi Filter bahan bakar tidak memerlukan perawatan berkala, namun kualitas bahan bakar yang digunakan dapat memengaruhi frekuensi perawatan. Jika terdapat indikasi masalah keselamatan seperti pembatasan aliran bahan bakar, tersendat, kehilangan power mesin, masalah sulit untuk menghidupkan mesin, disarankan untuk segera mengganti filter di dealer resmi HYUNDAI meskipun tidak tercantum dalam jadwal perawatan. 9-10

Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)

Halaman 381

I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti. R: Ganti. Jumlah bulan atau jarak tempuh, mana yang tercapai lebih dahulu Bulan 12 24 36 48 60 72 84 96 INTERVAL PERAWATAN Mil × 1.000 10 20 30 40 50 60 70 80 Km × 1.000 15 30 45 60 75 90 105 120 ITEM PERAWATAN Cairan pendingin mesin *1 Penggantian pertama: pada 195.000 km (120.000 mil) atau 120 bulan  Setelah itu: setiap 30.000 km (25.000 mil) atau 24 bulan*2 Kondisi baterai I I I I I I I I Semua sistem kelistrikan I I I I I I I I Jalur, selang dan sambungan rem I I I I I I I I Pedal rem/kopling I I I I I I I I Rem parkir I I I I I I I I Minyak rem/kopling I I R I I R I I Cakram rem dan pad I I I I I I I I Steering gear rack, linkage dan boots I I I I I I I I Drive shafts dan boots I I I I Rotasi ban (termasuk pemeriksaan keausan dan tekanan ban) Rotasi setiap 15.000 km (10.000 mil) atau 12 bulan *1: Saat menambahkan cairan pendingin mesin, gunakan hanya air deionisasi atau air lunak untuk kendaraan Anda dan jangan pernah mencampur air keras ke dalam cairan pendingin mesin yang sudah ada. Campuran cairan pendingin mesin yang tidak sesuai dapat menyebabkan malfungsi atau kerusakan mesin yang serius. *2: Untuk kenyamanan Anda, penggantian dapat dilakukan lebih awal bersamaan dengan perawatan item lainnya. 9-11

Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)

Halaman 382

Perawatan I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti. R: Ganti. Jumlah bulan atau jarak tempuh, mana yang tercapai lebih dahulu Bulan 12 24 36 48 60 72 84 96 INTERVAL PERAWATAN Mil × 1.000 10 20 30 40 50 60 70 80 Km × 1.000 15 30 45 60 75 90 105 120 ITEM PERAWATAN Ball joint suspensi depan I I I I I I I I Baut dan mur pada sasis dan bodi I I I I I I I I Refrigerant A/C (jika dilengkapi) I I I I I I I I Kompresor AC (jika dilengkapi) I I I I I I I I Filter udara kabin (jika dilengkapi) R R R R R R R R Oli transmisi manual (jika dilengkapi)*1 Tidak perlu pemeriksaan, tidak perlu servis Oli Intelligent Variable Transmission (jika dilengkapi)*1 Tidak perlu pemeriksaan, tidak perlu servis Sistem exhaust (knalpot) I I I I *1: Oli transmisi harus diganti setelah transmisi terendam air. 9-12

Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang rendah

Halaman 383

Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang rendah Item berikut harus diservis lebih sering pada kendaraan yang sering digunakan dalam kondisi penggunaan yang berat atau jarak tempuh rendah. Lihat tabel di bawah untuk interval perawatan yang sesuai. I: Periksa dan jika perlu, sesuaikan, perbaiki, bersihkan atau ganti R: Ganti Item perawatan Tindakan perawatan Interval perawatan Kondisi mengemudi Oli mesin dan filter oli mesin R Ganti setiap 7.500 km (5.000 mil) atau 6 bulan Filter air cleaner R Ganti lebih sering sesuai kondisi C, E Busi R Ganti lebih sering sesuai kondisi A, B, F, G, H, I, K Steering gear rack, linkage dan boots I Ganti lebih sering sesuai kondisi C, D, E, F, G Ball joint suspensi depan I Periksa lebih sering sesuai kondisi C, D, E, F, G Cakram rem dan pad, kaliper dan rotor I Periksa lebih sering sesuai kondisi C, D, E, G, H Rem parkir I Periksa lebih sering sesuai kondisi C, D, G, H Driveshaft dan boots I Periksa lebih sering sesuai kondisi C, D, E, F, G, H, I, J Filter udara kabin (jika dilengkapi) R Ganti lebih sering sesuai kondisi C, E, G Oli transmisi manual (jika dilengkapi) R Setiap 120.000 km (80.000 mil) C, D, F, G, H, I, J Oli Intelligent Variable Transmission (jika dilengkapi) R Setiap 100.000 km (62.500 mil) A, C, D, E, F, G, H, I, K A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L 9-13

Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang rendah

Halaman 384

Perawatan Kondisi penggunaan yang berat A : Mengemudi berulang kali dengan jarak pendek kurang dari 8 km (5 mil) saat temperatur normal atau kurang dari 16 km (10 mil) saat temperatur beku B : Idling mesin dalam waktu yang lama atau kecepatan rendah dalam jarak jauh C : Mengemudi di jalan kasar, berdebu, berlumpur, tidak beraspal, berbatu, atau atau mempunyai kadar garam yang tinggi D : Mengemudi di daerah bersalju atau menggunakan bahan korosif E : Mengemudi dalam kondisi sangat berdebu F : Mengemudi di lalu lintas padat G : Mengemudi pada tanjakan/turunan/pegunungan secara berulang kali H : Digunakan untuk menarik trailer, berkemah, atau mengemudi dengan membawa beban muatan di atap kendaraan I : Digunakan sebagai mobil patroli, taksi, atau penggunaan komersial lainnya J : Sering mengemudi dengan kecepatan tinggi atau akselerasi/deselerasi secara mendadak K : Sering mengemudi dalam kondisi stop-and-go L : Menggunakan oli mesin yang tidak direkomendasikan (mineral, semi-sintetik, spesifikasi rendah, dll.) 9-14

Sistem pendingin

Halaman 385

Penjelasan item jadwal perawatan Oli mesin dan filter Oli mesin dan filter harus diganti sesuai interval yang ditentukan dalam jadwal perawatan (lihat Buku Informasi Warranty & Perawatan pada kendaraan Anda). Jika kendaraan digunakan dalam kondisi yang berat, penggantian oli dan filter harus dilakukan lebih sering. Drive belts Periksa semua drive belt dari kemungkinan adanya sobekan, retakan, keausan berlebihan atau terkena oli. Ganti bila perlu. Periksa ketegangan drive belt secara berkala dan sesuaikan bila perlu. Informasi Selalu matikan mesin sebelum memeriksa drive belts. Jalur, selang dan sambungan bahan bakar Periksa jalur, selang, dan sambungan bahan bakar terhadap kebocoran dan kerusakan. Kami menyarankan agar Anda segera mengganti komponen yang rusak atau bocor di dealer resmi HYUNDAI. Filter bahan bakar Filter bahan bakar dianggap bebas perawatan namun pemeriksaan berkala direkomendasikan tergantung pada kualitas bahan bakar. Jika terjadi tersendatnya aliran bahan bakar, mesin tidak stabil, kehilangan power mesin, atau sulit dihidupkan, kami sarankan agar filter bahan bakar segera diganti di dealer resmi HYUNDAI. Selang uap dan tutup tangki bahan bakar Selang uap dan tutup tangki bahan bakar harus diperiksa sesuai dengan interval pada Jadwal Perawatan. Pastikan penggantian selang uap atau tutup pengisi bahan bakar dilakukan dengan benar. Selang ventilasi vakum crankcase Periksa secara visual pemasangan yang tepat, gesekan, retakan, kerusakan, dan kebocoran. Segera ganti komponen yang rusak atau aus. Filter air cleaner Gunakan filter air cleaner asli HYUNDAI saat melakukan penggantian filter. Busi Pastikan Anda memasang busi baru dengan kisaran panas yang sesuai. Saat memasang busi baru, pastikan koil pengapian dalam kondisi bersih dan bebas dari oli atau kotoran. Bersihkan dan lap bagian bawah koil pengapian untuk mencegah kontaminasi pada busi saat pemasangan. PERINGATAN Jangan melepaskan busi dari kendaraan saat mesin panas. Hal ini dapat merusak mesin dan menyebabkan luka bakar. Sistem pendingin Periksa komponen sistem pendingin seperti radiator, reservoir cairan pendingin mesin, selang, dan sambungannya terhadap kebocoran dan kerusakan. Ganti komponen yang rusak. 9-15

Pipa knalpot dan muffler

Halaman 386

Perawatan Cairan pendingin mesin Cairan pendingin harus diganti sesuai interval yang ditentukan dalam jadwal perawatan. jika dilengkapi Oli transmisi manual Periksa oli transmisi manual sesuai jadwal perawatan. Intelligent variable jika dilengkapi transmission fluid Oli Intelligent Variable Transmission tidak perlu diperiksa dalam kondisi penggunaan normal. Kami sarankan oli Intelligent Variable Transmission diganti oleh dealer resmi HYUNDAI sesuai jadwal perawatan. PEMBERITAHUAN Penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan kerusakan atau kegagalan transmisi. Gunakan hanya oli Intelligent Variable Transmission yang direkomendasikan. Informasi Warna oli Intelligent Variable Transmission yang baru adalah kuning muda. Seiring penggunaan kendaraan, warna oli akan menjadi lebih gelap. Hal ini normal dan tidak perlu diganti hanya karena perubahan warna. 9-16 Jalur dan selang rem Periksa secara visual pemasangan yang tepat, gesekan, retakan, kerusakan, dan kebocoran. Segera ganti komponen yang rusak atau aus. Minyak rem/kopling Periksa level minyak rem/kopling pada reservoir minyak rem. Level harus berada di antara tanda MIN dan MAX di sisi reservoir. Gunakan hanya minyak rem hidraulik yang memenuhi spesifikasi DOT 4. Rem parkir Periksa sistem rem parkir termasuk kabel-kabelnya. Cakram rem, pad, kaliper, dan rotor Periksa pad, cakram, dan rotor dari keausan berlebihan. Periksa kaliper dari kemungkinan kebocoran minyak. Untuk informasi lebih jelasnya mengenai batas keausan pad atau kampas, kunjungi http://service.hyundai- motor.com. Pipa knalpot dan muffler Periksa secara visual pipa knalpot, muffler, dan penggantungnya terhadap retakan, kerusakan, atau korosi. Hidupkan mesin dan dengarkan dengan cermat adanya kebocoran gas buang. Kencangkan sambungan atau ganti komponen yang rusak.

Memeriksa level oli mesin (Mesin bensin)

Halaman 387

Baut mounting suspensi Periksa sambungan suspensi terhadap kelonggaran atau kerusakan. Kencangkan kembali dengan torsi yang sesuai. Steering gear box, linkage & boots/lower arm ball joint Dengan kendaraan dalam keadaan berhenti dan mesin mati, periksa adanya kelonggaran berlebih pada roda kemudi. Periksa linkage dari kemungkinan bengkok atau rusak. Periksa boot dan ball joint terhadap kerusakan, retakan, atau keausan. Ganti komponen yang rusak. Drive shafts dan boots Periksa drive shafts, boot, dan clamp terhadap keretakan, keausan, atau kerusakan. Ganti komponen yang rusak dan lumasi ulang dengan grease jika diperlukan. Refrigerant A/C Periksa jalur dan sambungan sistem pendingin udara terhadap kebocoran dan kerusakan. Oli mesin Memeriksa level oli mesin (Mesin bensin) Oli mesin digunakan untuk pelumasan, pendinginan, dan pengoperasian berbagai komponen hidraulik di dalam mesin. Konsumsi oli saat berkendara adalah hal yang normal, oleh karena itu penting untuk memeriksa dan mengisi ulang oli secara berkala. Periksa dan isi ulang oli sesuai jadwal perawatan yang direkomendasikan untuk menjaga performa oli. Ikuti prosedur berikut untuk memeriksa oli mesin: 1. Ikuti semua peringatan dari produsen oli. 2.Pastikan kendaraan berada di permukaan datar dengan menempatkan gear di posisi P (Parkir) dan menerapkan rem parkir. 3.Hidupkan mesin dan panaskan hingga temperatur cairan pendingin stabil pada temperatur pengoperasian normal. 4.Matikan mesin, buka tutup pengisi oli, dan cabut dipstick. Tunggu 15 menit agar oli kembali ke bak oli. 5.Bersihkan dipstick, lalu masukkan kembali sepenuhnya. 9-17

Memeriksa filter dan oli mesin

Halaman 388

Perawatan 6.Cabut kembali dipstick dan periksa level oli. Level harus berada di antara F (Full) dan L (Low). 2C_EngineOilGauge_SmartstreamG1.5 7. Jika level oli berada di bawah L, tambahkan oli hingga mencapai F. 2C_EngineOilGaugeGasoline_1 Gunakan hanya oli mesin yang di- rekomendasikan (Lihat bagian “Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan” di Bab 2). PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada mesin Anda: • Jangan menumpahkan oli saat melakukan pengisian atau penggantian oli. Segera bersihkan tumpahan oli. • Konsumsi oli mesin dapat meningkat selama masa inreyen kendaraan baru dan akan stabil setelah 6.000 km (4.000 mil). • Konsumsi oli juga dapat dipengaruhi oleh gaya berkendara, kondisi iklim, kondisi lalu lintas, kualitas oli, dan lain- lain. Oleh karena itu, periksalah level oli secara berkala dan isi ulang jika diperlukan. 9-18 Memeriksa filter dan oli mesin 2C_RecommendedEngineOil • Fungsi pelumasan, pencegahan karat, pendinginan, dan pembersihan dari oli mesin akan menurun secara bertahap selama masa pakai. Kami menyarankan agar oli dan filter mesin diganti oleh dealer resmi HYUNDAI sesuai dengan jadwal perawatan yang terdapat pada Buku Informasi Warranty & Perawatan kendaraan Anda. • Jika jadwal penggantian oli mesin terlewat, performa oli akan menurun dan dapat mempengaruhi kondisi mesin. Oleh karena itu, ganti oli mesin sesuai jadwal perawatan. • Untuk menjaga kondisi mesin agar tetap optimal, gunakan filter dan oli mesin yang direkomendasikan. Jika tidak menggunakan filter dan oli mesin yang direkomendasikan, gantilah sesuai jadwal perawatan untuk kondisi penggunaan yang berat. • Tujuan jadwal penggantian oli mesin adalah untuk mencegah penurunan performa oli dan tidak berhubungan langsung dengan konsumsi oli. Periksa dan isi ulang oli mesin secara berkala.

Memeriksa level cairan pendingin mesin

Halaman 389

PERINGATAN Oli mesin bekas dapat menyebabkan iritasi atau kanker kulit jika bersentuhan dalam waktu yang lama. Oli mesin bekas mengandung bahan kimia yang terbukti bisa menyebabkan kanker pada hewan laboratorium. Selalu lindungi kulit Anda dengan mencuci tangan secara menyeluruh menggunakan sabun dan air hangat segera setelah menangani oli bekas. PERHATIAN Oli mesin sangat panas setelah kendaraan digunakan dan dapat menyebabkan luka bakar saat melakukan penggantian. Gantilah oli mesin setelah oli dingin. Jangan menambahkan zat aditif ke dalam oli mesin. Aditif dapat mengubah sifat oli dan menyebabkan kerusakan mesin yang serius. Cairan pendingin mesin Sistem pendingin bertekanan tinggi ini dilengkapi reservoir yang sudah diisi dengan cairan pendingin anti-beku tahan lama sejak dari pabrikan. Periksa tingkat perlindungan anti-beku dan level cairan pendingin setidaknya satu kali setahun, pada awal musim dingin dan sebelum bepergian ke daerah dengan iklim yang lebih dingin. Memeriksa level cairan pendingin mesin 2C_EngineCoolant Periksa kondisi dan sambungan semua selang sistem pendingin dan selang pemanas. Ganti selang yang membengkak atau rusak. Level cairan pendingin harus berada di antara tanda F (Full) dan L (Low) pada sisi reservoir saat mesin dalam kondisi dingin. Jika level cairan rendah, tambahkan air suling (deionisasi) hingga mencapai tanda F (Full), namun jangan sampai berlebihan. Jika perlu penambahan cairan secara sering, kami sarankan untuk memeriksakan sistem pendingin di dealer resmi HYUNDAI. 9-19

Memeriksa level cairan pendingin mesin

Halaman 390

Perawatan PERINGATAN WL_RadiatorHotWarning Jangan pernah membuka tutup radiator atau baut pembuangan saat mesin dan radiator masih panas. Cairan pendingin dan uap panas dapat menyembur keluar dan menyebabkan cedera serius. Matikan mesin dan tunggu hingga mesin dingin. Gunakan handuk tebal untuk membuka tutup radiator dan putar perlahan berlawanan arah jarum jam ke posisi stoper pertama. Mundur selangkah untuk memberi ruang saat tekanan dilepaskan. Setelah yakin seluruh tekanan telah keluar, tekan tutup ke bawah (dengan handuk tebal) dan lanjutkan memutar berlawanan arah jarum jam hingga terbuka. 9-20 PERINGATAN WL_RadiatorFANWarning Motor elektrik pada kipas pendingin dapat tetap beroperasi atau menyala meski mesin tidak hidup, dan dapat menyebabkan cedera serius. Jauhkan tangan, pakaian, dan peralatan dari bilah kipas yang berputar. Selalu matikan kendaraan, kecuali saat diperlukan pengecekan dengan mesin yang hidup. Berhati-hatilah karena kipas pendingin tetap dapat beroperasi jika terminal negatif (-) baterai tidak dilepas. PERINGATAN Pastikan tutup cairan pendingin tertutup rapat setelah pengisian. Jika tidak, mesin akan terlalu panas saat berkendara. 1. Periksa apakah label pada tutup cairan pendingin menghadap ke depan. 2C_CheckCoolantCapLocked 2. Pastikan tonjolan kecil pada bagian dalam tutup terkunci dengan benar.

Mengganti cairan pendingin mesin

Halaman 391

Informasi Level cairan pendingin dipengaruhi oleh temperatur mesin. Matikan mesin sebelum memeriksa atau mengisi ulang cairan pendingin. Cairan pendingin mesin yang direkomendasikan • Saat menambahkan cairan pendingin, gunakan hanya air deionisasi, air suling, atau air lunak untuk kendaraan Anda dan jangan mencampurkan air keras ke dalam cairan pendingin bawaan pabrik. • Campuran cairan pendingin yang tidak sesuai dapat menyebabkan malfungsi atau kerusakan mesin yang serius. • Mesin pada kendaraan Anda memiliki komponen berbahan aluminium dan harus dilindungi dengan cairan pendingin berbasis etilena glikol fosfat untuk mencegah korosi dan pembekuan. • Jangan gunakan cairan pendingin berbahan alkohol atau metanol maupun mencampurnya dengan cairan pendingin yang ditentukan. • Jangan gunakan campuran dengan kandungan anti-beku lebih dari 60% atau kurang dari 35%, karena akan mengurangi efektivitas cairan pendingin. Untuk persentase pencampuran, lihat tabel berikut: Persentase Campuran (volume) Temperatur Lingkungan Anti-beku Air -15 °C (5 °F) 35 65 -25 °C (-13 °F) 40 60 -35 °C (-31 °F) 50 50 -45 °C (-49 °F) 60 40 Informasi Jika Anda ragu mengenai rasio pencampuran, campurkan 50% air dan 50% anti-beku adalah yang paling mudah dilakukan karena komposisinya seimbang. Campuran ini sesuai untuk digunakan pada sebagian besar kisaran temperatur mulai dari -35 °C (-31 °F) ke atas. Mengganti cairan pendingin mesin Kami menyarankan agar penggantian cairan pendingin dilakukan oleh dealer resmi HYUNDAI sesuai jadwal perawatan yang tertera pada Buku Informasi Warranty & Perawatan kendaraan Anda. PERINGATAN Jangan gunakan cairan pendingin atau anti-beku mesin ke dalam reservoir cairan washer. Cairan pendingin dapat sangat mengganggu visibilitas saat disemprotkan ke kaca depan dan dapat menyebabkan hilangnya kendali atas kendaraan, serta berisiko menyebabkan kecelakaan. Cairan pendingin juga dapat merusak cat dan trim bodi kendaraan. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada komponen mesin, letakkan handuk tebal di sekitar tutup cairan pendingin sebelum pengisian ulang untuk menghindari tumpahan cairan ke bagian mesin seperti alternator. 9-21

Memeriksa level minyak rem/kopling

Halaman 392

Perawatan Minyak rem/kopling Memeriksa level minyak rem/ kopling 2C_BreakOilLevel Periksa level minyak di dalam reservoir secara berkala. Level minyak harus berada di antara tanda MAX dan MIN pada sisi reservoir. Sebelum membuka tutup reservoir dan menambahkan minyak rem/kopling, bersihkan area sekitar tutup secara menyeluruh agar tidak terjadi kontaminasi pada minyak. Jika level minyak rendah, tambahkan minyak hingga mencapai tanda MAX. Level minyak dapat menurun seiring jarak tempuh akibat keausan kampas rem. Hal ini merupakan kondisi yang normal. Jika level minyak sangat rendah, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Jika sistem rem memerlukan pengisian cairan secara sering, hal ini bisa menunjukkan adanya kebocoran dalam sistem rem. Kami menyarankan agar kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. 9-22 PERINGATAN Jangan biarkan minyak rem/kopling terkena mata Anda. Jika minyak mengenai mata, bilas dengan air bersih setidaknya selama 15 menit dan segera cari pertolongan medis. PEMBERITAHUAN • Hindari kontak minyak rem/kopling dengan cat bodi kendaraan karena dapat merusaknya. • JANGAN gunakan minyak rem/kopling yang telah terbuka terlalu lama karena kualitasnya tidak dapat dijamin. • Jangan gunakan jenis minyak rem/ kopling yang tidak direkomendasikan. Beberapa tetes minyak berbasis mineral seperti oli mesin dapat merusak komponen sistem rem. Informasi Gunakan hanya minyak rem/kopling yang direkomendasikan (Lihat bagian “Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan” di Bab 2).

Mengganti filter

Halaman 393

Cairan washer Memeriksa level cairan washer 2C_WasherFluid Periksa level cairan di dalam reservoir washer dan tambahkan cairan jika diperlukan. Air biasa dapat digunakan jika cairan washer tidak tersedia. Namun, gunakan cairan washer dengan karakteristik anti beku pada musim dingin untuk mencegah pembekuan. PERINGATAN Untuk mencegah cedera serius atau kematian, ambil tindakan pencegahan berikut saat menggunakan cairan washer: • Jangan gunakan cairan pendingin mesin atau anti beku ke dalam reservoir washer. Cairan pendingin mesin dapat sangat mengganggu visibilitas saat disemprotkan ke kaca depan dan dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan yang berakibat kecelakaan atau kerusakan pada cat dan trim bodi. • Jangan biarkan percikan api atau nyala api mengenai cairan washer atau reservoir washer. Cairan washer dapat mengandung alkohol dan bersifat mudah terbakar. • Jangan sampai cairan washer terminum dan hindari kontak dengan kulit. Cairan washer berbahaya bagi manusia dan hewan. • Jauhkan cairan washer dari jangkauan anak-anak dan hewan. Air cleaner Mengganti filter Filter air cleaner dapat dibersihkan untuk perawatan dengan menggunakan udara bertekanan. Jangan mencuci atau membilas filter dengan air, karena air akan merusaknya. Jika filter kotor, maka harus diganti. Gantilah filter sesuai dengan jadwal perawatan. 1. Tarik tuas pada penutup filter air cleaner ke bawah. 2C_AirCleaner 2. Angkat penutup air cleaner untuk membuka. Gantilah filter air cleaner. 2C_AirCleanerReplacementProcedure 3. Pasang kembali penutup air cleaner dengan urutan terbalik dari pembongkaran. 4.Periksa apakah penutup terpasang dengan kuat. 9-23

Mengganti filter

Halaman 394

Perawatan PEMBERITAHUAN • Jangan mengemudi tanpa menggunakan filter air cleaner. Hal ini dapat menyebabkan keausan mesin secara berlebihan. • Saat melepas filter air cleaner, berhati- hatilah agar debu atau kotoran tidak masuk ke saluran udara, karena dapat menimbulkan kerusakan. • Kami sarankan Anda menggunakan suku cadang dari dealer resmi HYUNDAI untuk penggantian. Penggunaan suku cadang yang tidak asli dapat merusak mesin. • Jangan seprotkan udara ke bagian dalam filter air cleaner. Debu atau kotoran dapat masuk ke saluran udara. • Pastikan filter pengganti terpasang dengan kuat saat memasang kembali filter air cleaner, dan tuas pengunci juga terpasang dengan benar. Informasi Jika kendaraan dioperasikan di daerah yang sangat berdebu atau berpasir, gantilah filter air cleaner lebih sering dari interval yang direkomendasikan. (Lihat “point 8” di bab ini.) 9-24 Filter udara kabin Memeriksa filter Filter udara kabin harus diganti sesuai dengan jadwal perawatan. Jika kendaraan dioperasikan di perkotaan dengan tingkat polusi udara yang tinggi atau di jalan yang kasar dan berdebu untuk waktu yang lama, maka filter harus diperiksa lebih sering dan diganti lebih awal. Gantilah filter udara kabin dengan mengikuti prosedur di bawah ini, dan berhati-hatilah agar tidak merusak komponen lain. Mengganti filter Mengganti filter 1. Buka Laci dasbor. 2C_AirFilterReplacementProcedure 2. Lepaskan tiang penyangga (1). Tekan kedua sisi Laci dasbor seperti yang ditunjukkan pada ilustrasi. Hal ini akan melepaskan pin penahan Laci dasbor dari tempatnya, sehingga laci dapat menggantung. 2C_AirFilterReplacementProcedure_2

Memeriksa karet wiper

Halaman 395

3. Lepas kotak filter udara kontrol temperatur dengan menekan pengunci di sisi kanan penutup. 2C_AirFilterReplacementProcedure_3 4.Gantilah filter udara kabin. 5. Pasang kembali dengan urutan terbalik dari pembongkaran. PEMBERITAHUAN 2C_AirFilterReplacementCaution Pasang filter udara kabin baru dengan arah yang benar, dengan simbol panah (↓) menghadap ke bawah, untuk mencegah kebisingan dan memastikan efektivitas. Karet wiper Memeriksa karet wiper Kontaminasi pada kaca depan atau karet wiper oleh zat asing dapat mengurangi efektivitas pembersihan oleh karet wiper. Sumber umum kontaminasi adalah serangga, getah pohon, dan penggunaan wax panas dari beberapa tempat pencucian mobil otomatis. Jika karet wiper tidak bisa membersihkan kaca dengan bersih, bersihkan kaca dan karet menggunakan cairan pembersih kaca atau deterjen ringan, lalu bilas hingga bersih. Gantilah karet wiper jika diperlukan. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada karet wiper, lengan, atau komponen lainnya, jangan: • Gunakan bensin, kerosin, thinner cat, atau pelarut lainnya di dekat atau pada karet wiper. • Coba gerakkan wiper secara manual. Informasi Lapisan wax panas dari tempat pencucian mobil otomatis diketahui dapat membuat kaca sulit untuk dibersihkan. Informasi Karet wiper adalah komponen habis pakai. Keausan normal pada wiper mungkin tidak tercakup dalam garansi kendaraan Anda. 9-25

Mengganti karet wiper

Halaman 396

Perawatan Mengganti karet wiper Jika karet wiper tidak lagi bisa membersihkan kaca dengan bersih, kemungkinan karet wiper sudah aus atau retak, dan perlu diganti. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada lengan wiper atau komponen lainnya, jangan gerakkan wiper secara manual. PEMBERITAHUAN Penggunaan karet wiper yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan kegagalan atau malfungsi pada wiper. PEMBERITAHUAN • Untuk mencegah kerusakan pada kap mesin dan lengan wiper, lengan wiper hanya boleh diangkat saat berada di posisi sekaan atas. • Selalu kembalikan lengan wiper ke kaca sebelum berkendara. PEMBERITAHUAN Jangan biarkan lengan wiper jatuh ke kaca, karena dapat menyebabkan kaca pecah atau retak. 9-26 Posisi servis wiper kaca depan Kendaraan ini memiliki desain wiper “tersembunyi” yang berarti wiper tidak dapat diangkat saat berada di posisi penghentian paling bawah. 2C_FontWiperReplacementProcedure 1. Dalam waktu 20 detik setelah mematikan mesin, angkat dan tahan tuas wiper ke posisi MIST selama sekitar 2 detik hingga wiper bergerak ke posisi atas. 2. Pada saat ini Anda dapat mengangkat wiper dari kaca. 3.Letakkan kembali wiper secara perlahan ke kaca. 4.Aktifkan wiper ke posisi ON untuk mengembalikannya ke posisi penghentian paling bawah.

Mengganti karet wiper

Halaman 397

Tipe A 1. Angkat klip karet wiper (1), lalu angkat karet wiper (2). 2C_FontWiperReplacementProcedure_1 2. Tekan pengunci (3), lalu tarik karet wiper (4) ke bawah. 2C_FontWiperReplacementProcedure_2 3. Lepas karet wiper dari lengan wiper (5). 2C_FontWiperReplacementProcedure_3 4.Pasang unit karet wiper baru dengan urutan terbalik dari pelepasan. 5. Kembalikan lengan wiper ke kaca. Tipe B 1. Putar karet wiper untuk mengakses klip. 2C_FontWiperReplacementProcedure_4 2. Tekan klip (1), lalu tarik karet wiper (2) ke bawah. 2C_FontWiperReplacementProcedure_5 9-27

Mengganti karet wiper

Halaman 398

Perawatan 3. Lepas karet wiper dari lengan wiper. 2C_FontWiperReplacementProcedure_6 4.Pasang unit karet wiper baru dengan urutan terbalik dari pelepasan. 5. Kembalikan lengan wiper ke kaca. 9-28 Mengganti karet wiper kaca belakang jika dilengkapi 2C_RearWiperReplacementProcedure_1 1. Angkat lengan wiper lalu putar unit karet wiper (1). 2. Tarik unit karet wiper (2). 3. Pasang unit karet wiper baru dengan menekan bagian tengah ke dalam slot pada lengan wiper hingga terdengar bunyi klik (3). 2C_RearWiperReplacementProcedure_2 4.Setelah penggantian selesai, turunkan lengan wiper ke kaca belakang, lalu hidupkan kendaraan dan aktifkan wiper untuk memastikan karet terpasang dengan benar.

Baterai

Halaman 399

Baterai PERINGATAN Untuk mencegah CEDERA SERIUS atau KEMATIAN bagi Anda atau orang di sekitar, selalu ikuti tindakan pencegahan berikut saat beroperasi di dekat atau menangani baterai: Ě Selalu baca dan ikuti panduan dengan cermat saat menangani baterai. ğ Gunakan pelindung mata yang dirancang khusus untuk melindungi dari percikan asam. ě Jauhkan semua sumber api, percikan, atau bahan yang menghasilkan api dari baterai. Ĝ Gas hidrogen selalu ada di dalam sel baterai, sangat mudah terbakar, dan dapat meledak jika terkena api. ĝ Jauhkan baterai dari jangkauan anak-anak. Ğ Baterai mengandung asam sulfat yang sangat korosif. Jangan biarkan asam bersentuhan dengan mata, kulit, atau pakaian Anda. Jika asam masuk ke mata Anda, bilas dengan air bersih selama setidaknya 15 menit dan segera cari bantuan medis. Jika asam terkena kulit, cuci area tersebut secara menyeluruh. Jika terasa nyeri atau terbakar, segera hubungi tenaga medis. OJC070047 Baterai mengandung timbal. Jangan buang baterai bekas secara sembarangan. Kembalikan baterai ke dealer resmi HYUNDAI untuk didaur ulang. • Saat mengangkat baterai berbahan plastik, tekanan berlebih pada casing dapat menyebabkan kebocoran asam. Angkat dengan alat pengangkat baterai atau tangan di sudut yang berlawanan. • Jangan mencoba menjumper baterai kendaraan jika baterai dalam kondisi beku. • JANGAN PERNAH mencoba mengisi ulang daya baterai saat kabel baterai kendaraan masih terhubung. • Sistem pengapian listrik beroperasi pada tegangan tinggi. JANGAN PERNAH menyentuh komponen ini saat mesin hidup atau tombol Engine Start/Stop dalam posisi ON. 9-29

Untuk perawatan baterai terbaik

Halaman 400

Perawatan PEMBERITAHUAN Selalu ikuti panduan berikut saat menangani baterai kendaraan Anda untuk mencegah kerusakan pada baterai: • Jika kendaraan tidak digunakan dalam waktu yang lama di daerah bertemperatur rendah, lepaskan baterai dan simpan di dalam ruangan. • Selalu isi daya baterai secara penuh untuk mencegah kerusakan pada casing di temperatur rendah. • Hindari cairan mengenai terminal baterai. Hal ini dapat menurunkan performa baterai dan menyebabkan cedera. Hati-hati saat memuat barang/ muatan cair di pintu bagasi. • Jangan memiringkan baterai. • Jika Anda menghubungkan perangkat elektronik tidak resmi ke baterai, baterai dapat mengalami kehabisan daya. Jangan gunakan perangkat yang tidak resmi. 9-30 Untuk perawatan baterai terbaik 2C_TakingCareOfBaterai • Pastikan baterai terpasang dengan kuat. • Jaga bagian atas baterai tetap bersih dan kering. • Jaga terminal dan sambungan tetap bersih, kencang, dan dilapisi dengan petroleum jelly atau gemuk terminal. • Segera bilas asam yang tumpah dari baterai dengan larutan air dan soda kue. • Jika kendaraan tidak akan digunakan dalam waktu yang lama, lepaskan kabel baterai. PEMBERITAHUAN Jika level elektrolit rendah, tambahkan air suling (atau air demineralisasi). Jangan pernah menambahkan asam sulfat atau elektrolit lainnya.

Label kapasitas baterai

Halaman 401

Informasi Untuk baterai yang ditandai dengan tanda UPPER dan LOWER 2C_FloodedBateraiMinMaxLine Jika kendaraan Anda dilengkapi dengan baterai bertanda LOWER (MIN) dan UPPER (MAX) pada sisi baterai, periksa level elektrolitnya. Level elektrolit harus berada di antara tanda LOWER (MIN) dan UPPER (MAX). Hati-hati agar air suling (atau air demineralisasi) tidak tumpah ke permukaan baterai atau komponen di sekitarnya. Jangan mengisi sel baterai secara berlebihan. Jika tidak, dapat menyebabkan korosi pada baterai atau komponen lainnya. Pastikan penutup sel tertutup rapat.Kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk perawatan baterai yang lebih baik. Label kapasitas baterai 2C_BateraiCapacityLabel • Label baterai yang sebenarnya pada kendaraan dapat berbeda dari ilustrasi. 1. MF45L-DIN: Nama model baterai HYUNDAI 2. 12V: Tegangan nominal 3. 45Ah (20HR): Kapasitas nominal (dalam Ampere-jam) 4. RC 80min: Kapasitas cadangan nominal (dalam menit) 5. CCA 410A (SAE/EN): Arus pengujian dingin 9-31

Mengisi ulang daya baterai

Halaman 402

Perawatan Mengisi ulang daya baterai Dengan perangkat pengisi daya baterai Kendaraan Anda menggunakan baterai bebas perawatan berbasis kalsium. • Jika baterai kehilangan daya dalam waktu singkat (misalnya karena headlamp atau lampu kabin menyala saat kendaraan tidak digunakan), isi ulang daya baterai secara perlahan (trickle charge) selama 10 jam. • Jika baterai kehilangan daya secara bertahap karena beban listrik yang tinggi saat kendaraan digunakan, isi ulang dengan arus 20-30 A selama dua jam. PERINGATAN Selalu ikuti instruksi ini saat mengisi ulang daya baterai untuk menghindari risiko CEDERA SERIUS atau KEMATIAN akibat ledakan atau luka bakar akibat asam: • Sebelum melakukan perawatan atau pengisian ulang, matikan semua aksesoris dan tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF. • Jauhkan semua sumber api, percikan, atau bahan yang menghasilkan api dari baterai. • Lakukan pekerjaan di luar ruangan atau area dengan ventilasi yang baik. • Gunakan pelindung mata saat memeriksa baterai selama pengisian daya. • Baterai harus dilepas dari kendaraan dan ditempatkan di area yang berventilasi baik. • Perhatikan kondisi baterai selama pengisian, dan hentikan atau kurangi arus pengisian jika sel baterai mulai mendidih secara berlebihan. 9-32 • Kabel negatif baterai harus dilepas terlebih dahulu dan dipasang terakhir saat baterai dilepas. Lepaskan perangkat pengisi daya baterai dengan urutan berikut: 1. Matikan switch utama perangkat pengisi daya baterai. 2. Lepas clamp negatif dari terminal negatif baterai. 3.Lepas clamp positif dari terminal positif baterai. • Kami menyarankan menggunakan baterai asli HYUNDAI atau baterai pengganti yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda. Dengan menjumper baterai Setelah menjumper baterai dari baterai yang normal, hidupkan kendaraan dan kemudikan selama 20-30 menit sebelum dimatikan. Kendaraan mungkin tidak dapat dihidupkan kembali jika dimatikan sebelum daya baterai terisi ulang dengan cukup. Lihat bagian “Menjumper baterai” di Bab 8 untuk informasi lebih jelasnya mengenai prosedur menjumper baterai kendaraan. Informasi Ġ Membuang baterai sembarangan dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia. Buang baterai sesuai dengan hukum atau peraturan yang berlaku di negara Anda.

Ban dan roda

Halaman 403

Reset (mengatur ulang) item Item berikut mungkin perlu diatur ulang (reset) setelah baterai kehilangan daya atau dilepas: • Driving info/Since refueling/ Accumulated info (lihat Bab 4) • Power window (lihat Bab 5) • Power tailgate (lihat Bab 5) • Sistem kontrol temperatur (lihat Bab 5) • Jam (lihat buku panduan sistem infotainment) Ban dan roda PERINGATAN Kegagalan ban dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan dan mengakibatkan tabrakan. Untuk mengurangi risiko cedera serius atau kematian: • Periksa ban Anda setiap bulan untuk memastikan tekanan yang tepat serta kondisi aus dan kerusakan. • Tekanan ban dingin yang direkomendasikan untuk kendaraan Anda tercantum dalam buku ini dan pada label ban yang terletak di pilar tengah sisi pengemudi. Selalu gunakan alat pengukur tekanan ban untuk mengukur tekanan. Ban dengan tekanan terlalu tinggi atau terlalu rendah akan aus secara tidak merata dan menyebabkan pengendalian yang buruk. • Periksa tekanan ban cadangan setiap kali Anda memeriksa tekanan ban standar kendaraan. • Gantilah ban yang aus, aus tidak merata, atau rusak. Ban yang aus dapat menyebabkan hilangnya efektivitas pengereman, kendali roda kemudi, atau traksi. • Selalu ganti ban dengan ukuran, tipe, konstruksi, dan pola tapak yang sama seperti yang disediakan saat kendaraan diproduksi. Penggunaan ban dan roda dengan ukuran selain yang direkomendasikan dapat menyebabkan karakteristik pengendalian tidak normal, kendali kendaraan yang buruk, atau memengaruhi sistem Anti-Lock Brake System (ABS) kendaraan yang dapat mengakibatkan kecelakaan yang serius. 9-33

Memeriksa tekanan ban

Halaman 404

Perawatan Perawatan ban Untuk perawatan yang tepat, keselamatan, dan efisiensi bahan bakar yang maksimum, selalu jaga tekanan ban sesuai yang direkomendasikan dan tetap dalam batas beban serta distribusi beban yang disarankan untuk kendaraan Anda. 2C_TireSpecificationAndPressureLabel Seluruh spesifikasi (ukuran dan tekanan) tercantum pada label yang menempel di pilar tengah sisi pengemudi. Tekanan ban dingin yang direkomendasikan Periksa semua tekanan ban (termasuk ban cadangan) saat ban dalam kondisi dingin. “Ban dingin” berarti kendaraan tidak dikendarai selama setidaknya 3 jam atau dikendarai kurang dari 1,6 km (1 mil). Ban yang hangat biasanya memiliki tekanan yang melebihi tekanan ban dingin yang direkomendasikan sebesar 28 sampai 41 kPa (4 sampai 6 psi). Jangan keluarkan udara dari ban yang hangat untuk menyesuaikan tekanan, hal ini akan menyebabkan ban kurang tekanan. 9-34 PERINGATAN • Tekanan ban yang direkomendasikan harus dipertahankan untuk kenyamanan berkendara, pengendalian kendaraan, dan meminimalkan keausan ban. • Tekanan ban yang berlebih atau kurang dapat mengurangi masa pakai ban, memengaruhi pengendalian kendaraan secara negatif, dan menyebabkan kegagalan ban secara mendadak yang dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan dan mengakibatkan kecelakaan. • Tekanan ban yang terlalu rendah dapat menyebabkan panas berlebih, ban meledak, pemisahan tapak ban, dan kerusakan ban lain yang dapat menyebabkan kecelakaan. Risiko ini akan lebih tinggi pada saat cuaca panas dan saat berkendara dalam waktu yang lama dengan kecepatan tinggi. • Tekanan ban yang rendah dapat menyebabkan keausan berlebihan, pengendalian buruk, dan efisiensi bahan bakar yang rendah. Deformasi roda juga dapat terjadi. Jaga tekanan ban Anda pada tingkat yang tepat. Jika suatu ban sering kekurangan tekanan, kami sarankan agar kendaraan diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. • Tekanan ban terlalu tinggi menyebabkan kenyamanan berkendara yang buruk, keausan berlebih di tengah tapak ban, dan kemungkinan kerusakan dari kondisi jalan. Memeriksa tekanan ban Periksa ban, termasuk ban cadangan (jika dilengkapi), setidaknya sebulan sekali. Cara memeriksa tekanan ban Gunakan alat pengukur tekanan ban yang berkualitas baik. Anda tidak dapat menentukan tekanan ban hanya dengan melihatnya saja. Ban radial dapat terlihat normal meski sebenarnya kurang tekanan.

Rotasi ban

Halaman 405

Lepaskan penutup katu/pentil, tekan alat pengukur dengan kuat ke katup/pentil ban untuk mendapatkan pengukuran. Jika tekanan ban sesuai dengan label informasi beban dan ban, tidak perlu disesuaikan. Jika tekanan ban rendah, tambahkan udara hingga mencapai tekanan yang direkomendasikan. Pastikan Anda memasang kembali penutup katup/pentil. Tanpa penutup katup/pentil, debu atau kelembaban dapat masuk dan menyebabkan kebocoran udara. Jika tutup katup/pentil hilang, pasang dengan yang baru segera. Jika tekanan ban berlebih, keluarkan udara dengan menekan batang logam di tengah katup/pentil dan periksa kembali tekanannya. Rotasi ban Untuk meratakan keausan tapak ban, HYUNDAI merekomendasikan agar ban dirotasi sesuai jadwal perawatan atau lebih cepat jika ditemukan keausan yang tidak merata. Selama merotasi ban, periksa keseimbangan ban dan kerusakan. Keausan yang tidak normal biasanya disebabkan oleh tekanan ban tidak tepat, penyelarasan roda yang salah, roda tidak seimbang, pengereman yang ekstrem, atau berbelok dengan tajam. Periksa benjolan atau tonjolan pada tapak atau sisi ban. Gantilah jika ditemukan kondisi tersebut, atau jika serat atau kord terlihat keluar. Setelah merotasi ban, sesuaikan tekanan ban depan dan belakang sesuai spesifikasi dan periksa torsi mur roda (torsi yang tepat adalah 79-94 lbf·ft (11-13 kgf·m)). Dengan ban cadangan ukuran penuh (jika dilengkapi) 2C_TireRotation_2 Tanpa ban cadangan 2C_TireRotation Ban directional (jika dilengkapi) 2C_TireRotation_3 Pad rem cakram harus diperiksa tingkat keausannya setiap kali merotasi ban. PERINGATAN • Jangan gunakan ban cadangan tipe compact untuk merotasi ban. • Jangan mencampur ban tipe bias ply dan radial ply dalam kondisi apa pun. Hal ini dapat menyebabkan karakteristik pengendalian yang tidak normal yang dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan dan mengakibatkan kecelakaan. 9-35

Mengganti ban

Halaman 406

Perawatan Informasi Saat memasang ban yang tidak simetris, pasang sisi yang bertanda “outside” menghadap ke luar. Penyelarasan roda dan keseimbangan ban Roda pada kendaraan Anda telah disesuaikan dan diseimbangkan dengan cermat di pabrik, dan mungkin tidak perlu dilakukan penyelarasan ulang. Jika Anda melihat keausan ban yang tidak merata atau kendaraan menarik ke salah satu sisi, mungkin perlu penyelarasan ulang. Jika Anda merasakan getaran saat berkendara di jalan yang mulus, roda mungkin perlu diseimbangkan ulang. PEMBERITAHUAN Gunakan hanya pemberat roda yang direkomendasikan agar roda aluminium kendaraan Anda tidak rusak. Mengganti ban 2C_TireWareIndicator [A] Indikator keausan tapak Jika ban aus secara merata, indikator keausan akan terlihat sebagai pita yang melintang pada tapak ban. Ini menandakan bahwa sisa tapak ban kurang dari 1/16 inci (1,6 mm). Gantilah ban jika hal ini terjadi. Jangan menunggu hingga pita terlihat di seluruh tapak ban sebelum mengganti ban. 9-36 PERINGATAN Untuk mengurangi risiko kematian atau cedera serius: • Gantilah ban yang aus, aus yang tidak merata, atau rusak. Ban yang aus dapat menyebabkan hilangnya efektivitas pengereman, kendali roda kemudi, dan traksi. • Selalu ganti ban dengan ukuran yang sama seperti ban asli kendaraan ini. Menggunakan ban dan roda dengan ukuran yang berbeda dapat menyebabkan karakteristik pengendalian tidak normal, kendali kendaraan yang buruk, atau memengaruhi sistem Anti-Lock Brake System (ABS). • Saat mengganti ban (atau roda), disarankan mengganti dua ban depan atau dua ban belakang secara berpasangan. Mengganti hanya satu ban dapat memengaruhi pengendalian kendaraan yang buruk. • Ban akan mengalami penurunan kualitas seiring waktu, bahkan jika tidak digunakan. Terlepas dari sisa tapaknya, HYUNDAI merekomendasikan melakukan penggantian ban setelah 6 tahun penggunaan normal. • Mengemudi pada cuaca yang panas atau membawa beban yang berlebih dapat mempercepat masa pakai ban. PEMBERITAHUAN Setelah mengganti ban, periksa kembali dan kencangkan mur roda setelah menempuh sekitar 1.000 km (620 mil). Jika roda kemudi bergetar atau kendaraan bergetar saat dikemudikan, menunjukan ban tidak seimbang. Sesuaikan ulang keseimbangan ban. Jika masalah tidak teratasi, kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI.

Perawatan ban

Halaman 407

Mengganti ban cadangan tipe compact jika dilengkapi Ban cadangan tipe compact memiliki masa pakai yang lebih pendek dibandingkan ban ukuran penuh. Gantilah jika indikator keausan pada tapak ban terlihat. Ban cadangan tipe compact pengganti harus memiliki ukuran dan desain yang sama dengan ban yang disertakan pada kendaraan dan harus dipasang pada roda cadangan tipe compact yang sama. Ban cadangan tipe compact tidak dirancang untuk dipasang pada roda ukuran penuh, begitu pula sebaliknya. PERINGATAN Ban standar harus segera diperbaiki atau diganti untuk menghindari kegagalan ban cadangan dan hilangnya kendali kendaraan yang dapat menyebabkan kecelakaan. Ban cadangan tipe compact hanya untuk penggunaan dalam kondisi darurat. Jangan mengoperasikan kendaraan dengan kecepatan lebih dari 80 km/jam saat menggunakan ban cadangan tipe compact. Mengganti roda Saat mengganti roda dengan material logam karena alasan apa pun, pastikan roda baru memiliki diameter, lebar roda, dan offset yang setara dengan roda bawaan pabrik. PERINGATAN Roda dengan ukuran yang tidak sesuai dapat memengaruhi masa pakai roda dan bearing, kemampuan pengereman dan pemberhentian, karakteristik pengendalian, ground clearance, jarak antara bodi dan ban, kalibrasi speedometer dan odometer, pengaturan arah sinar headlamp, dan ketinggian bumper. Traksi ban Traksi ban dapat berkurang jika Anda mengemudi menggunakan ban yang aus, ban yang tekanannya tidak sesuai, atau di permukaan jalan yang licin. Gantilah ban jika indikator keausan tapak terlihat. Untuk mengurangi kemungkinan kehilangan kendali, kurangi kecepatan setiap kali melintasi permukaan jalan yang basah, bersalju, atau tertutup es. Perawatan ban Selain menjaga tekanan ban yang tepat, penyelarasan roda yang benar juga akan membantu mengurangi keausan ban. Jika Anda melihat ban aus secara tidak merata, mintalah dealer untuk memeriksa penyelarasan roda. Ketika Anda mengganti ban baru, pastikan ban tersebut seimbang. Hal ini akan meningkatkan kenyamanan berkendara dan masa pakai ban. Selain itu, ban harus selalu disesuaikan ulang keseimbangannya jika dilepas dari roda. 9-37

Label pada dinding samping ban

Halaman 408

Perawatan Label pada dinding samping ban Informasi ini mengidentifikasi dan menjelaskan karakteristik dasar ban serta memberikan Nomor Identifikasi Ban (TIN) untuk sertifikasi standar keamanan. TIN dapat digunakan untuk mengidentifikasi ban jika terjadi penarikan kembali (recall). 2C_TireSideWallLabelling 1. Nama pabrikan atau merek Menampilkan nama produsen atau merek ban. 2. Penunjukan ukuran ban Dinding samping ban ditandai dengan penunjukan ukuran ban. Informasi ini diperlukan saat memilih ban pengganti untuk kendaraan Anda. Berikut penjelasan arti huruf dan angka dalam penunjukan ukuran ban. Contoh ukuran ban (hanya contoh, ukuran ban yang sebenarnya bisa berbeda tergantung kendaraan Anda). 9-38 205/55 R16 91H 205: Lebar ban dalam milimeter 55: Rasio aspek. Tinggi penampang ban sebagai persentase dari lebar ban R: Kode konstruksi ban (Radial) 16: Diameter roda dalam inci 91: Indeks beban, kode numerik yang berhubungan dengan beban maksimum yang dapat ditopang oleh ban H: Simbol kecepatan. Lihat tabel kecepatan pada bagian ini untuk info lebih jelasnya Penunjukan ukuran roda Roda juga ditandai dengan informasi penting yang Anda perlukan jika harus menggantinya. Contoh penunjukan ukuran roda: 6.5J X 16 6.5: Lebar roda dalam inci J: Kontur roda 16: Diameter roda dalam inci Peringkat kecepatan ban Tabel berikut menunjukkan simbol kecepatan ban kendaraan penumpang yang umum digunakan. Simbol ini menunjukkan kecepatan maksimum yang aman yang dirancang untuk ban tersebut. Simbol Kecepatan Kecepatan Maksimum S 180 km/jam T 190 km/jam H 210 km/jam V 240 km/jam W 270 km/jam Y 300 km/jam

Label pada dinding samping ban

Halaman 409

3. Pemeriksaan masa pakai ban (TIN: Tire Identification Number) Ban dengan masa pakai lebih dari 6 tahun sejak tanggal produksi (termasuk ban cadangan) harus diganti dengan ban yang baru. Tanggal produksi dapat ditemukan pada dinding samping ban (mungkin di sisi bagian dalam), ditandai dengan Kode DOT. DOT: XXXX XXXX OOOO Kode DOT adalah serangkaian angka dan huruf yang menunjukkan pabrik, ukuran ban, pola tapak, dan tanggal produksi. Empat karakter terakhir menunjukkan minggu dan tahun produksi. Contoh: DOT XXXX XXXX 1525 berarti ban diproduksi pada minggu ke-15 tahun 2025. Informasi Masa pakai ban Ban akan menurun kualitasnya seiring waktu, bahkan jika tidak digunakan. Terlepas dari sisa tapak, disarankan untuk mengganti ban setelah 6 tahun penggunaan normal. Panas dari iklim tropis atau sering membawa beban yang berlebih dapat mempercepat masa pakai ban. Jika peringatan ini diabaikan, dapat menyebabkan kegagalan ban secara mendadak yang berujung pada hilangnya kendali dan kecelakaan dengan risiko cedera serius atau kematian. 4. Komposisi lapisan dan material ban Menunjukkan jumlah lapisan kain berlapis karet dalam ban. Produsen juga harus mencantumkan material ban seperti baja, nilon, poliester, dan lainnya. Huruf “R” menunjukkan konstruksi radial. Huruf “D” menunjukan konstruksi diagonal (bias ply), sedangkan “B” berarti belted-bias ply. 5. Tekanan ban maksimum yang diizinkan Angka ini menunjukkan tekanan udara maksimum yang boleh dimasukkan ke dalam ban. Jangan melebihi tekanan ban maksimum yang ditentukan.Lihat label informasi ban dan beban untuk mengetahui tekanan yang direkomendasikan. 6. Kapasitas beban maksimum Angka ini menunjukkan beban maksimum dalam kilogram dan pon yang dapat ditopang oleh ban. Saat mengganti ban kendaraan, gunakan ban dengan kapasitas beban yang sama seperti ban bawaan pabrik. 7. Penilaian kualitas ban secara seragam Nilai kualitas ban dapat ditemukan pada dinding ban antara bahu tapak dan lebar maksimum ban. Contoh: TREADWEAR 200 TRACTION AA TEMPERATURE A 9-39

Label pada dinding samping ban

Halaman 410

Perawatan Tread wear Peringkat keausan tapak adalah peringkat komparatif berdasarkan laju keausan ban saat diuji dalam kondisi terkontrol pada lintasan uji yang ditentukan oleh pemerintah. Sebagai contoh, sebuah ban dengan peringkat 150 akan mengalami keausan satu setengah kali (1½) lebih lama di lintasan uji pemerintah dibandingkan ban dengan peringkat 100. Namun demikian, performa relatif ban sangat tergantung pada kondisi penggunaan aktual, dan dapat menyimpang secara signifikan dari standar tersebut karena variasi dalam kebiasaan mengemudi, praktik perawatan, serta perbedaan karakteristik jalan dan iklim. Peringkat ini dicetak pada dinding samping ban kendaraan penumpang. Ban yang tersedia sebagai perlengkapan standar atau opsional pada kendaraan Anda dapat berbeda tergantung pada peringkat tersebut. Traction - AA, A, B & C Peringkat traksi, dari yang tertinggi hingga terendah, adalah AA, A, B, dan C. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan ban untuk berhenti di permukaan jalan yang basah sebagaimana diukur dalam kondisi terkontrol pada permukaan uji yang ditentukan oleh pemerintah, yaitu aspal dan beton. Ban dengan peringkat C mungkin memiliki performa traksi yang rendah. PERINGATAN Peringkat traksi ini berdasarkan tes pengereman lurus ke depan, tidak mencakup akselerasi, menikung, hydroplaning, atau performa traksi maksimum. 9-40 Temperature - A, B & C Peringkat temperatur adalah A (yang tertinggi), B, dan C yang menunjukkan ketahanan ban terhadap pembentukan panas dan kemampuannya dalam membuang panas saat diuji dalam kondisi terkontrol pada roda uji laboratorium dalam ruangan yang telah ditentukan. Temperatur tinggi yang berlangsung lama dapat menyebabkan material ban mengalami degradasi dan mengurangi masa pakai ban, serta temperatur yang berlebihan dapat menyebabkan kegagalan ban secara tiba-tiba. Peringkat C menunjukkan tingkat performa minimum yang harus dipenuhi oleh semua ban mobil penumpang sesuai dengan Federal Motor Vehicle Safety Standard No. 109. Peringkat A dan B menunjukkan tingkat performa yang lebih tinggi pada roda uji laboratorium dibandingkan dengan batas minimum yang disyaratkan oleh hukum. PERINGATAN Peringkat temperatur berlaku untuk ban yang dipompa dengan benar dan tidak kelebihan beban. Kecepatan tinggi, tekanan ban tidak sesuai, atau beban berlebih dapat meningkatkan temperatur ban secara ekstrem dan berisiko kegagalan ban secara mendadak.

Sekring

Halaman 411

jika dilengkapi Ban dengan rasio aspek rendah Rasio aspek ban lebih rendah dari 50 pada ban tipe ini. Karena dioptimalkan untuk pengendalian dan pengereman, dinding ban ini lebih kaku dibanding ban standar. Ban ini juga cenderung lebih lebar dan memiliki permukaan kontak lebih luas dengan jalan. Dalam beberapa kondisi, ban ini dapat menghasilkan lebih banyak kebisingan di jalan. PERHATIAN Roda dan ban dengan rasio aspek rendah mudah rusak. Untuk mengurangi risiko: • Saat melewati jalan rusak, lubang, polisi tidur, penutup saluran air, atau trotoar, kemudikan kendaraan secara perlahan untuk mencegah kerusakan ban dan roda. Kerusakan semacam ini tidak tercakup dalam garansi kendaraan. • Periksa kondisi dan tekanan ban setiap 3.000 km (1.800 mil). • Kerusakan ban sering kali tidak terlihat secara kasat mata. Jika ditemukan kerusakan, kami sarankan Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk mengganti ban. Sekring Tipe bilah 2C_FuseType Tipe katrid 2C_FuseType_2 Tipe multi 2C_FuseType_3 Sistem kelistrikan kendaraan dilindungi dari kerusakan akibat kelebihan beban listrik oleh sekring. Kendaraan ini memiliki 2 (atau 3) panel sekring, satu terletak pada panel sisi pengemudi, dan yang lainnya di dalam kompartemen mesin. Jika lampu, aksesori, atau kontrol kendaraan Anda tidak berfungsi, periksa sekring pada sirkuit yang sesuai. Jika sekring putus, elemen di dalam sekring meleleh atau terputus. 9-41

Mengganti sekring di panel instrument cluster

Halaman 412

Perawatan Jika sistem kelistrikan tidak berfungsi, langkah pertama periksa panel sekring sisi pengemudi. Sebelum mengganti sekring yang putus, matikan mesin dan semua switch, lalu lepaskan kabel negatif baterai. Selalu ganti sekring yang putus dengan sekring dengan nilai arus yang sama. Jika sekring pengganti juga putus, hal ini menunjukkan adanya masalah kelistrikan. Hindari mengoperasikan sistem yang bermasalah dan disarankan agar Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. PERINGATAN Jangan pernah mengganti sekring dengan benda lain selain sekring dengan nilai arus yang sama. • Sekring dengan kapasitas yang lebih tinggi dapat menyebabkan kerusakan dan kemungkinan menyebabkan kebakaran. • Jangan menggunakan kawat atau aluminium foil sebagai pengganti sekring yang tepat, bahkan untuk perbaikan sementara. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan wiring yang luas dan kemungkinan menyebabkan kebakaran. PEMBERITAHUAN Jangan gunakan obeng atau benda logam lainnya untuk melepas sekring karena dapat menyebabkan hubungan pendek (konslet) dan merusak sistem. 9-42 Mengganti sekring di panel instrument cluster 1. Matikan kendaraan. 2. Matikan semua switch lainnya. 3. Buka penutup panel sekring. 2C_InstrumentPanelFuseReplacement 4.Tarik sekring yang dicurigai putus lurus ke luar. Gunakan alat pencabut yang tersedia di penutup panel sekring kompartemen mesin. 2C_InstrumentPanelFuseReplacement_1 5. Periksa sekring yang dilepas dan ganti jika putus. Sekring cadangan tersedia di panel sekring instrument cluster (atau di panel sekring kompartemen mesin). 6.Pasang sekring baru dengan nilai arus yang sama, dan pastikan terpasang rapat di dalam penjepitnya. Jika tidak terpasang rapat, disarankan agar Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. Dalam kondisi darurat, jika Anda tidak memiliki sekring cadangan, gunakan sekring dengan nilai arus yang sama dari sirkuit yang mungkin tidak diperlukan untuk mengoperasikan kendaraan. Jika headlamp atau komponen kelistrikan lainnya tidak berfungsi dan sekring tidak rusak, periksa panel sekring di kompartemen mesin.

Mengganti sekring di panel kompartemen mesin

Halaman 413

Mengganti sekring di panel kompartemen mesin Sekring tipe bilah/katrid 1. Matikan kendaraan. 2. Matikan semua switch lainnya. 3. Lepaskan penutup panel sekring dengan menekan pengait dan mengangkatnya ke atas. 4. Tarik sekring yang dicurigai putus lurus ke luar. Gunakan alat pencabut yang tersedia di penutup panel sekring kompartemen mesin. 2C_EngineroomFuseReplacement 5. Periksa sekring yang dilepas dan ganti jika putus. Untuk melepas atau memasang sekring, gunakan pencabut sekring pada panel sekring kompartemen mesin. 6.Pasang sekring baru dengan nilai arus yang sama, dan pastikan terpasang rapat di dalam penjepitnya. Jika tidak terpasang rapat, disarankan kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. PEMBERITAHUAN Setelah memeriksa panel sekring di kompartemen mesin, pasang kembali penutup panel sekring dengan rapat. Anda mungkin akan mendengar bunyi klik jika penutup terkunci rapat. Jika tidak terkunci dengan benar, dapat terjadi malfungsi pada sistem kelistrikan akibat kontak dengan air. Sekring utama (Multi fuse) 2C_EngineroomFuseReplacement_2 Jika sekring multi atau midi putus, disarankan agar Anda menghubungi dealer resmi HYUNDAI. 9-43

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 414

Perawatan Penjelasan panel sekring/relay Panel sekring instrument cluster 2C_InstrumentPanelFuseLabel Di dalam penutup panel sekring, Anda dapat menemukan label sekring/relay yang menjelaskan nama dan kapasitas sekring/relay. Informasi Tidak semua penjelasan pada panel sekring dalam buku ini berlaku untuk kendaraan Anda. Saat memeriksa panel sekring pada kendaraan Anda, harap lihat pada label panel sekring di kendaraan. 1C_InstrumentPanelFuseLabel_2 9-44

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 415

Panel sekring instrument cluster No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi FS01 SEAT VENT 10 A KURSI PENGEMUDI FS02 TAILGATE OPEN 10 A Relay Pintu Bagasi FS03 DOOR LOCK 20 A Relay Pengunci Pintu, Relay Pembuka Kunci Pintu FS04 FS05 FS06 A/BAG IND 7.5 A Instrument Cluster (Indikator Air bag) FS07 AIR BAG 15 A Modul Kontrol SRS FS08 POWER OUTLET 2 20 A Power Outlet Kompartemen Bagasi FS09 MODULE 6 7.5 A IBU (IG2) Modul Pengaman Power Window Penumpang, Modul Pengaman Power Window Belakang Kanan, Modul Pengaman Power Window Pengemudi, Modul Pengaman Power Window Belakang Kiri FS10 SAFETY P/WINDOW 25 A FS11 FS12 MODULE 1 7.5 A Konektor Data Link, Sensor Perlindungan Intrusi Ultrasonik, Solenoid Tuas Transmisi IVT FS13 FS14 FS15 MODULE 4 7.5 A Buzzer PDW, IBU (Sinyal Buzzer PDW), Switch Konsol (IG1), Kamera Depan, Radar Sudut Belakang Kiri/Kanan FS16 MODULE 3 7.5 A Switch Lampu Rem FS17 USB CHARGER 10 A Pengisi Daya USB Depan/Belakang FS18 WIPER RR 15 A Motor Wiper Belakang, Junction Block E/R (Relay Wiper Belakang) FS19 FS20 P/WINDOW RH 25 A Switch Master Power Window, Switch Power Window Penumpang (Roda Kemudi Kiri) 9-45

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 416

Perawatan No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi FS21 AMP 25 A AMP FS22 WIPER FRT 2 10 A IBU, ECM/PCM, Motor Wiper Depan, Junction Block E/R (Relay Wiper Depan Kecepatan Rendah (LO)) FS23 IBU 1 15 A IBU (B+) FS24 MULTIMEDIA 15 A Audio, Head Unit A/V FS25 ABS 3 10 A Modul Kontrol MDPS FS26 CLUSTER 7.5 A Instrument Cluster (IG1) FS27 MODULE 2 10 A Spion Luar (ACC), AMP (ACC), IBU (ACC), Audio (ACC), Head Unit A/V (ACC), Unit E-CALL (ACC) FS28 A/C 2 7.5 A Modul Kontrol A/C, Dual Switch, Junction Block E/R (Relay Blower) FS29 FS30 P/WINDOW LH 25 A Switch Master Power Window, Switch Power Window Penumpang (Roda Kemudi Kanan) FS31 P/SEAT 30 A POWER KURSI PENGEMUDI FS32 START 7.5 A ECM/PCM, IBU, Junction Block E/R (Relay Start), Switch Inhibitor FS33 FS34 E-CALL 10 A - Modul Kontrol A/C, Audio, Head Unit A/V, Aktuator Perangkat Pengaturan Level Sinar Headlamp Kiri/ Kanan, AMP, Modul Kontrol Ventilasi Kursi Pengemudi, Modul Kontrol Ventilasi Kursi Penumpang, Unit Pengisian Daya Wireless, Indikator Pergantian Gear Transmisi FS36 MDPS 2 7.5 A Unit MDPS (IG1) FS35 MODULE 5 10 A FS37 POWER OUTLET 1 20 A Power Outlet Depan FS38 MODULE 7 7.5 A Modul Kontrol Ventilasi Kursi Pengemudi, Modul Kontrol Ventilasi Kursi Penumpang FS39 WASHER 15 A Switch Multifungsi FS40 FS41 9-46

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 417

No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi FS42 BRAKE SWITCH 10 A IBU, Switch Lampu Rem FS43 MEMORY 10 A Instrument Cluster, Modul Kontrol A/C FS44 ECU 5 10 A Junction Block E/R (Sekring - TCU/ECU5) FS45 IBU 2 7.5 A IBU (IG1) FS46 E-SHIFTER 3 10 A E-SHIFTER (IG1) FS47 WIPER FRT 1 25 A Motor Wiper Depan, Junction Block E/R (Relay Wiper Depan Kecepatan Rendah (LO)) FS48 9-47

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 418

Perawatan Panel sekring kompartemen mesin (Junction block kompartemen mesin) 2C_InstrumentPanelFuseReplacement_1 Di dalam penutup panel sekring, Anda dapat menemukan label yang menjelaskan nama dan kapasitas sekring. Informasi Tidak semua penjelasan pada panel sekring dalam buku ini berlaku untuk kendaraan Anda. Saat memeriksa panel sekring pada kendaraan Anda, harap lihat pada label panel sekring di kendaraan. 1C_EngineCompartmentFuseLabel 9-48

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 419

Panel Sekring Kompartemen Mesin (Tipe rem parkir) No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi 1-1 ALT 150 A ALTERNATOR 1-2 MDPS 1 80 A UNIT MDPS 2 3 ABS 1 40 A MODUL ESC 4 ABS 2 30 A MODUL ESC 5 6 B+3 40 A ICU (B+) 7 B+1 40 A ICU (IPS 1, 4, 8, 9, 10, 12) 8 B+2 40 A ICU (IPS 2, 3, 5, 6, 7, 11) 9 ECU 1 30 A RELAY UTAMA 10 11 E-SHIFTER 1 30 A 12 IG2 30 A RELAY IG2, SWITCH IGN 13 B+4 40 A ICU (B+) 14 BLOWER 50 A RELAY MOTOR BLOWER 15 16 REAR HEATED 1 40 A RELAY PEMANAS BELAKANG 17 IG1 50 A REALY ACC/IG1, SWITCH IGN 18 COOLING FAN 40 A RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN 19 20 ECU 4 10 A ECM/PCM 21 REAR HEATED 2 10 A ECM/PCM 22 23 9-49

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 420

Perawatan No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi 24 25 26 27 INJECTOR 15 A INJECTOR 1, 2, 3, 4 28 IGN COIL 15 A KOIL IGN 1, 2, 3, 4 29 FUEL PUMP 20 A RELAY MOTOR POMPA BAHAN BAKAR 30 31 AMS 10 A SENSOR BATERAI 32 E-SHIFTER 2 10 A ECM/PCM 33 HORN 15 A RELAY KLAKSON, RELAY KLAKSON B/A 34 A/C 1 10 A RELAY A/CON 35 36 ECU 2 10 A ECM/PCM 37 ECU 3 10 A ECM/PCM 38 MAIN 30 A RELAY UTAMA 39 BLOWER 35 A RELAY MOTOR BLOWER 40 B/ALARM HORN 20 A RELAY KLAKSON B/ALARM 41 WIPER RR 20 A 42 FUEL PUMP 20 A FUEL PUMP MTR RELAY 43 ACC 35 A RELAY ACC 44 START 35 A RELAY START 45 IG1 35 A REALY ACC/IG1, SWITCH IGN 46 47 IG2 35 A RELAY IG2, SWITCH IGN 48 49 COOLING FAN 35 A RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN 9-50

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 421

No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi 50 WIPER FRT LO 20 A RELAY WIPER DEPAN KECEPATAN RENDAH (LO) 51 WIPER FRT HI 20 A RELAY WIPER DEPAN KECEPATAN TINGGI (HI) 52 A/C 20 A RELAY A/CON 53 HORN 20 A RELAY KLAKSON, RELAY KLAKSON B/A 54 55 REAR HEATED 35 A RELAY PEMANAS BELAKANG Engine Compartment Fuse Panel (Electronic parking brake type) No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi 1-1 ALT 150 A ALTERNATOR 1-2 MDPS 1 80 A UNIT MDPS 2 3 EPB 2 40 A MODUL ESC 4 5 6 B+3 40 A ICU (B+) 7 B+1 40 A ICU (IPS 1, 4, 8, 9, 10, 12) 8 B+2 40 A ICU (IPS 2, 3, 5, 6, 7, 11) 9 ECU 1 30 A RELAY UTAMA 10 11 E-SHIFTER 1 30 A SCU_SBW_ACTR (Unit Kontrol dan Aktuator Shift-by-Wire) 12 IG2 30 A REALY IG2 , SWITCH IGN 13 B+4 40 A ICU (B+) 14 BLOWER 50 A RELAY MOTOR BLOWER 15 EPB 1 60 A MODUL ESC 9-51

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 422

Perawatan No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi 16 REAR HEATED 1 40 A RELAY PEMANAS BELAKANG 17 IG1 50 A RELAY ACC/IG1, SWITCH IGN 18 COOLING FAN 40 A RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN 19 20 ECU 4 10 A ECM/PCM 21 REAR HEATED 2 10 A ECM/PCM 22 23 24 25 26 27 INJECTOR 15 A INJECTOR 1, 2, 3, 4 28 IGN COIL 15 A KOIL IGN 1, 2, 3, 4 29 FUEL PUMP 20 A RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN 30 31 AMS 10 A SENSOR BATERAI 32 E-SHIFTER 2 10 A SCU_SBW_ACTR (Unit Kontrol dan Aktuator Shift-by-Wire) 33 HORN 15 A RELAY KLAKSON, RELAY KLAKSON B/A 34 A/C 1 10 A RELAY A/CON 35 36 ECU 2 10 A ECM/PCM 37 ECU 3 10 A ECM/PCM 38 MAIN 30 A RELAY UTAMA 39 BLOWER 35 A RELAY MOTOR BLOWER 40 B/ALARM HORN 20 A RELAY KLAKSON B/ALARM 9-52

Penjelasan panel sekring/relay

Halaman 423

No Nama Sekring Nilai Sekring Sirkuit yang Dilindungi 41 WIPER RR 20 A 42 FUEL PUMP 20 A RELAY MOTOR POMPA BAHAN BAKAR 43 ACC 35 A RELAY ACC 44 START 35 A RELAY START 45 IG1 35 A RELAY ACC/IG1, SWITCH IGN 46 47 IG2 35 A 48 49 COOLING FAN 35 A RELAY MOTOR KIPAS PENDINGIN 50 WIPER FRT LO 20 A RELAY WIPER DEPAN KECEPATAN RENDAH (LO) 51 WIPER FRT HI 20 A RELAY WIPER DEPAN KECEPATAN TINGGI (HI) 52 A/C 20 A RELAY A/CON 53 HORN 20 A RELAY KLAKSON, RELAY KLAKSON B/A 54 55 REAR HEATED 35 A RELAY PEMANAS BELAKANG 9-53

Bola lampu

Halaman 424

Perawatan Bola lampu Kami menyarankan Anda untuk menghubungi dealer resmi HYUNDAI untuk mengganti sebagian besar bola lampu kendaraan. Penggantian bola lampu kendaraan cukup sulit dilakukan karena beberapa komponen kendaraan harus dilepas terlebih dahulu untuk dapat menjangkau bola lampu. Hal ini terutama berlaku untuk melepaskan unit headlamp untuk mencapai bola lampu. Melepas atau memasang unit headlamp dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan. PERINGATAN • Sebelum mengganti bola lampu, tekan pedal rem, pindahkan gear ke posisi (Parkir), terapkan rem parkir, tekan tombol Engine Start/Stop ke posisi OFF, dan bawa kunci keluar dari kendaraan untuk mencegah gerakan kendaraan yang tiba-tiba dan menghindari kemungkinan tersengat arus listrik. • Perhatikan bahwa bola lampu bisa menjadi panas dan dapat membakar jari Anda. 9-54 PERINGATAN 2C_LightBulbs • Tangani bola lampu halogen dengan hati-hati. Bola lampu halogen mengandung gas bertekanan yang dapat menyebabkan pecahan kaca beterbangan dan dapat menyebabkan cedera jika pecah. • Gunakan pelindung mata saat mengganti bola lampu. Biarkan bola lampu dingin sebelum menanganinya. • Selalu tangani dengan hati-hati, dan hindari menggores dan membuatnya lecet. Jika bola lampu menyala, hindari kontak dengan cairan. • Jangan menyentuh bagian kaca dengan tangan kosong. Minyak yang tertinggal dapat menyebabkan bola lampu menjadi terlalu panas dan pecah saat menyala. • Bola lampu hanya boleh dinyalakan ketika sudah terpasang di unit headlamp. • Jika bola lampu rusak atau retak, segera ganti dan buang dengan hati- hati. PEMBERITAHUAN Pastikan untuk mengganti bola lampu yang mati dengan bola lampu dengan daya listrik (watt) yang sama untuk mencegah kerusakan pada sekring atau sistem kelistrikan. PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan, jangan bersihkan lensa headlamp dengan pelarut kimia atau deterjen kuat.

Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL)

Halaman 425

Informasi Lensa headlamp dan lampu belakang mungkin terlihat berkondensasi/ berembun di bagian dalam jika kendaraan dicuci setelah digunakan atau jika kendaraan dikendarai dalam cuaca dingin. Kondisi ini disebabkan oleh temperatur di dalam lampu yang lebih tinggi dibandingkan temperatur di luar. Uap air yang mengembun di dalam lampu akan hilang setelah berkendara menyalakan lampu. Jika embun tidak hilang, kami sarankan Anda memeriksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Informasi • Lampu yang berfungsi normal dapat berkedip sesaat untuk menstabilkan sistem kontrol kelistrikan kendaraan. Jika lampu mati atau terus berkedip, kami sarankan Anda memeriksa sistem ke dealer resmi HYUNDAI. • Lampu posisi mungkin tidak akan menyala ketika switch lampu posisi diaktifkan, namun lampu posisi dan headlamp mungkin akan menyala saat switch headlamp diaktifkan. Hal ini dapat disebabkan oleh kegagalan jaringan atau malfungsi sistem kontrol kelistrikan kendaraan. Jika hal ini terjadi, kami sarankan Anda memeriksakan sistem ke dealer resmi HYUNDAI. Informasi Sesuaikan arah sinar headlamp setelah kendaraan mengalami kecelakaan atau setelah mengganti headlamp. Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL) Tipe A 2C_FrontLampOverview (1) Headlamp (Dekat/Jauh) (2) Lampu sein (3) Lampu posisi Headlamp (Dekat/Jauh) 2C_HeadlightBulb 1. Buka kap mesin. 2. Lepas kabel negatif baterai. 3. Lepas penutup bola lampu headlamp dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam. 4. Lepas konektor soket bola lampu headlamp. 5. Lepas bola lampu dari unit headlamp. 6. Pasang bola lampu baru. 7. Sambungkan kembali soket konektor bola lampu. 8. Pasang kembali penutup bola lampu dengan memutarnya searah jarum jam. 9-55

Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL)

Halaman 426

Perawatan Lampu sein 2C_TurnSignalLightBulb 1. Buka kap mesin. 2. Lepas kabel negatif baterai. 3. Longgarkan pengunci pin dan sekrup pelindung roda depan, lalu lepaskan dari bumper depan. 4. Masukkan tangan ke bagian belakang bumper depan. 5. Lepaskan soket dari unit lampu dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam hingga pengait sejajar dengan celah pada unit. 6. Lepas bola lampu dari soket dengan menekannya dan memutarnya berlawanan arah jarum jam hingga pengait sejajar, lalu tarik keluar. 7. Pasang bola lampu baru dengan cara memasukkannya ke dalam soket dan memutarnya hingga terkunci. 9-56 Lampu posisi 2C_PositionLampBulb 1. Buka kap mesin. 2. Lepas kabel negatif baterai. 3. Lepas penutup bola lampu posisi dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam. 4. Lepas konektor soket bola lampu. 5. Lepas bola lampu dari unit lampu posisi. 6. Pasang bola lampu baru. 7. Sambungkan kembali soket konektor bola lampu. 8. Pasang kembali penutup bola lampu dengan memutarnya searah jarum jam.

Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL)

Halaman 427

Tipe B 2C_FrontLampOverview_2 (1) Headlamp (Jauh) (2) Headlamp (Dekat) (3) Lampu posisi/Daytime running light (DRL) (4) Lampu sein (5) Lampu posisi tengah (jika dilengkapi) Jika lampu LED tidak berfungsi, kami sarankan agar sistem diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Lampu LED tidak dapat diganti sebagian karena merupakan satu kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena penanganan yang tidak tepat dapat merusak komponen kendaraan lainnya. Tipe C (STARGAZER X) 2C_FrontLampOverview_3 (1) Headlamp (Jauh) (2) Headlamp (Dekat) (3) Lampu posisi/Daytime running light (DRL) (4) Lampu sein (5) Lampu posisi tengah (jika dilengkapi) Jika lampu LED tidak berfungsi, kami sarankan agar sistem diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Lampu LED tidak dapat diganti sebagian karena merupakan satu kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena penanganan yang tidak tepat dapat merusak komponen kendaraan lainnya. 9-57

Mengganti lampu kombinasi belakang

Halaman 428

Perawatan Mengganti lampu repeater samping 2C_SideRepeaterLamp Jika lampu repeater samping tidak berfungsi, kami sarankan sistem diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Lampu LED tidak dapat diganti sebagian karena merupakan satu kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena penanganan yang tidak tepat dapat merusak komponen kendaraan lainnya. Mengganti lampu kombinasi belakang Tipe A 2C_RearLampOverview (1) Lampu kombinasi belakang (2) Lampu kombinasi belakang/Lampu rem (3) Lampu sein (4) Reflektor belakang (5) Lampu mundur/parkir 9-58 Tipe B 2C_RearLampOverview_2 (1) Lampu kombinasi belakang (2) Lampu sein (3) Lampu rem (4) Reflektor belakang (5) Lampu mundur/parkir Jika lampu LED tidak berfungsi, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Lampu LED tidak dapat diganti sebagian karena merupakan satu kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena penanganan yang tidak tepat dapat merusak komponen kendaraan lainnya. Lampu kombinasi belakang/lampu rem dan lampu sein 1. Buka pintu bagasi. 2. Longgarkan sekrup penahan unit lampu dengan obeng plus. 2C_RearLampBulb 3. Lepaskan unit lampu kombinasi belakang dari bodi kendaraan.

Mengganti lampu kombinasi belakang

Halaman 429

2C_RearLampBulb_2 4.Lepaskan soket dari unit lampu dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam hingga pengaitnya sejajar dengan celah. 5. Lepaskan bola lampu dari soket dengan menekannya dan memutarnya berlawanan arah jarum jam, lalu tarik keluar. 2C_ReplacementRearcombinationLamp 6.Masukkan bola lampu baru ke dalam soket dan putar hingga terkunci. 7. Pasang soket ke dalam unit lampu dengan menyelaraskan kaitan soket ke celah unit, lalu dorong dan putar searah jarum jam. 8.Pasang kembali unit lampu ke bodi kendaraan. Mengganti lampu mundur/parkir 2C_ReplacementBackupLamp 1. Longgarkan pengunci pin dan sekrup pelindung roda belakang, lalu lepaskan dari bumper belakang. 2. Masukkan tangan Anda ke bagian belakang bumper belakang. 3.Lepaskan soket dari unit lampu dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam hingga kaitan sejajar dengan celah pada unit. 4.Lepas bola lampu dari soket dengan menekannya dan memutarnya berlawanan arah jarum jam, lalu tarik keluar. 5. Masukkan bola lampu baru ke dalam soket dan putar hingga terkunci. 6.Pasang kembali soket ke unit lampu dengan menyelaraskan kaitan soket dengan celah unit. Dorong soket dan putar searah jarum jam. 9-59

Mengganti lampu interior

Halaman 430

Perawatan Mengganti lampu rem atas 2C_HighMountedStopLamp Jika lampu LED tidak berfungsi, kami sarankan agar sistem diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Lampu LED tidak dapat diganti sebagian karena merupakan satu kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena penanganan yang tidak tepat dapat merusak komponen kendaraan lainnya. Mengganti lampu plat nomor 2C_LicensePlateLamp 1. Gunakan obeng min untuk membuka penutup lensa dari rumah lampu. 2. Lepas bola lampu dengan menariknya lurus keluar. 3. Pasang bola lampu baru. 4. Pasang kembali dengan urutan terbalik dari pelepasan. 9-60 Mengganti lampu interior Lampu baca, lampu kabin (tipe bola lampu) PERINGATAN Sebelum mengganti lampu interior, pastikan tombol “OFF” ditekan untuk menghindari risiko luka bakar pada jari atau tersengat arus listrik. Lampu baca (Tipe A) 2C_MapLampBulb Lampu baca (Tipe B) 2C_MapLampBulb_2 1. Buka penutup dan temukan 2 sekrup di permukaan bodi. 2. Longgarkan sekrup penahan unit lampu menggunakan obeng plus. 3. Lepaskan unit lampu konsol overhead dari plafon/langit-langit. 4. Lepaskan bola lampu dari dudukannya dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam, lalu tarik keluar dari soket. 5. Pasang bola lampu baru dengan cara memasukkannya ke dudukan bola lampu dan memutarnya hingga terkunci.

Mengganti lampu interior

Halaman 431

6. Lepaskan klip biru dari panel atap dan pasang kembali ke unit lampu menggunakan obeng plus. 7. Pasang kembali unit lampu konsol overhead ke plafon/langit-langit dengan menekan dan memastikan klip terkunci pada tempatnya. 8. Pasang kembali penutup luar ke rumah lampu. Lampu kabin 2C_RoomLampuBulb 1. Gunakan obeng min untuk membuka lensa dari rumah lampu kabin secara hati-hati. 2. Tarik bola lampu langsung keluar dari soket. 3. Pasang bola lampu baru ke dalam soket. 4. Sejajarkan kaitan lensa dengan celah rumah lampu kabin dan tekan lensa hingga terkunci. Jika lampu tidak berfungsi, periksakan kendaraan ke dealer resmi HYUNDAI. Lampu baca, lampu kabin, dan lampu latar (tipe LED) Lampu baca (Tipe A) 2C_MapLampLED Lampu baca (Tipe B) 2C_MapLampLED_2 Lampu kabin 2C_RoomLampLED 9-61

Merawat eksterior kendaraan

Halaman 432

Perawatan Lampu latar 2C_MoodLampLED Jika lampu LED tidak berfungsi, kami sarankan agar kendaraan Anda diperiksa oleh dealer resmi HYUNDAI. Lampu LED tidak dapat diganti sebagian karena merupakan satu kesatuan yang terintegrasi. Lampu LED harus diperiksa atau diperbaiki oleh teknisi ahli, karena penanganan yang tidak tepat dapat merusak komponen kendaraan lainnya. PEMBERITAHUAN Hati-hati agar tidak mengotori atau merusak lensa, kaitan lensa, dan rumah lampu berbahan plastik. 9-62 Merawat tampilan kendaraan Merawat eksterior kendaraan Perhatian umum untuk eksterior kendaraan Sangat penting untuk mengikuti instruksi pada label saat menggunakan pembersih atau poles kimia apa pun. Bacalah semua pernyataan peringatan dan perhatian yang tercantum pada label. Perawatan lapisan cat Mencuci kendaraan Untuk melindungi lapisan cat kendaraan dari karat dan kerusakan, cucilah kendaraan secara menyeluruh dan rutin setidaknya satu kali sebulan dengan air hangat atau dingin. Jika Anda menggunakan kendaraan untuk berkendara off-road, cucilah kendaraan setelah melakukan off-road. Perhatikan secara khusus penghilangan akumulasi garam, kotoran, lumpur, dan material asing lainnya. Pastikan lubang pembuangan di tepi bawah pintu dan rocker panel tetap bersih dan tidak tersumbat. Serangga, aspal, getah pohon, kotoran burung, polusi industri, dan endapan sejenisnya dapat merusak lapisan cat kendaraan jika tidak segera dibersihkan. Mencuci dengan air biasa saja mungkin tidak cukup untuk menghilangkan semua endapan tersebut. Gunakan sabun ringan yang aman untuk permukaan cat. Setelah mencuci, bilas kendaraan dengan air hangat atau dingin hingga bersih. Jangan biarkan sabun mengering di per- mukaan cat. PERINGATAN Setelah mencuci kendaraan, keringkan rem dengan menekan pedal rem secara perlahan sambil melaju pelan ke depan.

Merawat eksterior kendaraan

Halaman 433

PEMBERITAHUAN • Air bertekanan tinggi dapat merusak kamera depan dan belakang, sensor, trim kendaraan, dan pelindung atau konektor berbahan karet atau plastik. • Jangan menggunakan sabun kuat, deterjen kimia, atau air panas, serta jangan mencuci kendaraan di bawah terik sinar matahari langsung atau saat bodi kendaraan dalam kondisi panas. • Untuk mencegah kerusakan pada komponen plastik kendaraan, jangan bersihkan dengan pelarut kimia atau deterjen kuat. PEMBERITAHUAN 2C_VehicleWashCaution • Mencuci kompartemen mesin menggunakan air, termasuk air bertekanan tinggi, dapat menyebabkan kerusakan pada unit kelistrikan di kompartemen mesin. • Jangan biarkan air atau cairan lainnya mengenai komponen kelistrikan/ elektronik di dalam kendaraan untuk mencegah kerusakan. PEMBERITAHUAN Kendaraan dengan lapisan cat matte (jika dilengkapi) Jangan mencuci kendaraan di tempat cuci mobil otomatis yang menggunakan sikat yang berputar karena dapat merusak permukaan kendaraan Anda. Pencuci uap yang beroperasi pada temperatur tinggi dapat membuat minyak menempel dan meninggalkan noda yang sulit untuk dihilangkan. Gunakan kain lembut (misalnya handuk microfiber atau spons) saat mencuci kendaraan Anda dan keringkan dengan handuk microfiber. Saat mencuci kendaraan secara manual, jangan gunakan pembersih yang mengandung wax. Jika permukaan kendaraan terlalu kotor (pasir, debu, lumpur, dan kontaminan lainnya), bersihkan terlebih dahulu dengan air sebelum dicuci. Pemolesan Lapisan wax yang baik akan membantu melindungi cat dari kontaminan. Poles kendaraan saat air tidak lagi membentuk butiran di permukaan cat. Selalu cuci dan keringkan kendaraan sebelum melakukan pemolesan. Gunakan wax cair atau wax pasta berkualitas baik, dan ikuti instruksi produsen. Poles seluruh trim logam untuk melindungi dan menjaga kilauannya. Pembersih noda minyak, aspal, dan material sejenisnya biasanya akan menghilangkan wax dari permukaan cat. Pastikan untuk me-poles ulang area tersebut meskipun bagian lain kendaraan belum perlu dipoles. PEMBERITAHUAN • Jangan mengelap debu atau kotoran pada bodi dengan kain kering untuk mencegah goresan pada permukaan cat. • Jangan gunakan wol baja, pembersih abrasif, atau deterjen kuat yang mengandung bahan alkali tinggi atau kaustik pada bagian berlapis krom atau aluminium anodized untuk mencegah perubahan warna atau merusak cat. 9-63

Merawat eksterior kendaraan

Halaman 434

Perawatan PEMBERITAHUAN Kendaraan dengan lapisan cat matte (jika dilengkapi) Jangan gunakan pelindung poles seperti deterjen, abrasif, atau polish. Jika menggunakan wax, segera bersihkan wax menggunakan pembersih silikon. Jika terdapat aspal atau kotoran aspal di permukaan cat, gunakan pembersih aspal untuk membersihkannya. Berhati-hatilah agar tidak memberikan tekanan yang berlebih pada area yang dilapisi cat. Memperbaiki kerusakan lapisan cat Goresan yang dalam atau serpihan batu pada permukaan cat harus segera diperbaiki. Logam yang terbuka akan cepat berkarat dan dapat menyebabkan biaya perbaikan yang besar. PEMBERITAHUAN Jika kendaraan Anda mengalami kerusakan dan memerlukan perbaikan atau penggantian logam, pastikan dealer bodi menggunakan material antikarat pada bagian yang diperbaiki atau diganti. PEMBERITAHUAN Kendaraan dengan lapisan cat matte (jika dilengkapi) Tidak memungkinkan untuk mengecat ulang hanya pada area yang rusak. Seluruh bagian harus dicat ulang sesuai kebutuhan. Jika kendaraan mengalami kerusakan dan memerlukan pengecatan, disarankan agar perawatan dan perbaikan dilakukan di dealer resmi HYUNDAI. Lakukan dengan sangat hati- hati, karena kualitas cat sulit dikembalikan seperti semula setelah melakukan perbaikan. 9-64 Perawatan logam yang mengilap • Untuk menghilangkan aspal jalan dan serangga, gunakan pembersih aspal, bukan scraper atau benda tajam lainnya. • Untuk melindungi permukaan logam yang mengilap dari korosi, gunakan pelapis wax atau pengawet krom dan gosok hingga mengilap. • Selama musim dingin atau di daerah pesisir, poles bagian logam yang mengilap dengan wax atau pengawet yang lebih tebal. Jika perlu, poles bagian tersebut dengan petroleum jelly yang tidak korosif atau senyawa pelindung lainnya. Perawatan bagian bawah kendaraan Corrosive materials used for ice and snow Material korosif yang digunakan untuk penghilangan es dan salju serta pengendalian debu dapat menumpuk di bagian bawah kendaraan. Jika material ini tidak dibersihkan, dapat menimbulkan karat yang lebih cepat pada bagian bawah seperti saluran bahan bakar, rangka, lantai, dan sistem knalpot, meskipun sudah diberi perlindungan antikarat. Cuci bagian bawah kendaraan dan area roda secara menyeluruh dengan air hangat atau dingin setidaknya sebulan sekali, setelah berkendara off-road, dan di akhir musim dingin. Perhatikan area ini secara khusus karena lumpur dan kotoran sulit terlihat. Membasahi lumpur tanpa membersihkannya justru akan mempercepat korosi. Tepi bawah pintu, rocker panel, dan rangka memiliki lubang pembuangan yang harus dijaga agar tidak tersumbat kotoran. Air yang terperangkap di area ini dapat menyebabkan karat.

Merawat eksterior kendaraan

Halaman 435

Perawatan roda aluminium Roda aluminium dilapisi dengan lapisan pelindung bening. • Jangan gunakan pembersih abrasif, kompon poles, pelarut, atau sikat kawat pada roda aluminium. • Bersihkan roda saat sudah dingin. • Gunakan hanya sabun ringan atau deterjen netral, lalu bilas hingga bersih dengan air. Bersihkan juga roda setelah berkendara di jalan yang mengandung garam. • Jangan mencuci roda dengan sikat cuci mobil berkecepatan tinggi. • Jangan gunakan pembersih yang mengandung asam atau deterjen alkali. Perlindungan terhadap korosi Melindungi kendaraan dari korosi Dengan menerapkan praktik desain dan konstruksi paling canggih untuk melawan korosi, HYUNDAI memproduksi kendaraan dengan kualitas tertinggi. Namun, hal ini hanyalah sebagian dari upaya yang diperlukan. Untuk mencapai ketahanan korosi jangka panjang yang dapat diberikan oleh kendaraan Anda, diperlukan juga kerja sama dan peran serta dari pemilik kendaraan. Penyebab umum korosi Penyebab korosi yang paling umum pada kendaraan Anda adalah: • Garam jalan, kotoran, dan kelembapan yang dibiarkan menumpuk di bagian bawah kendaraan. • Hilangnya cat atau lapisan pelindung akibat batu, kerikil, gesekan, atau goresan dan penyok ringan yang menyebabkan logam tidak terlindungi dan terbuka terhadap korosi. Area dengan tingkat korosi tinggi Jika Anda tinggal di area yang sering terpapar bahan korosif, perlindungan terhadap korosi sangat penting. Penyebab umumnya meliputi garam jalan, bahan pengendali debu, udara laut, dan polusi industri. Kelembapan akan mempercepat korosi Kelembapan menciptakan kondisi yang paling memungkinkan terjadinya korosi. Sebagai contoh, korosi akan semakin cepat terjadi pada tingkat kelembapan tinggi, terutama ketika temperatur berada sedikit di atas titik beku. Dalam kondisi seperti ini, material yang bersifat korosif akan tetap menempel pada permukaan kendaraan karena kelembapan yang lambat menguap. Lumpur sangat bersifat korosif karena membutuhkan waktu yang lama untuk mengering dan mempertahankan kelembapan yang menempel pada kendaraan. Meskipun lumpur tampak kering, ia tetap dapat menyimpan kelembapan dan mempercepat korosi. Temperatur tinggi juga dapat mempercepat korosi pada bagian- bagian kendaraan yang tidak memiliki ventilasi yang memadai sehingga kelembapan tidak dapat tersebar dengan baik. Karena semua alasan ini, sangat penting untuk menjaga kendaraan Anda agar tetap bersih dan bebas dari lumpur atau penumpukan material lainnya. Hal ini berlaku tidak hanya untuk permukaan yang terlihat, tetapi terutama pada bagian bawah kendaraan. 9-65

Merawat interior kendaraan

Halaman 436

Perawatan Cara mencegah korosi Jaga kendaraan Anda agar tetap bersih Cara terbaik mencegah korosi adalah menjaga kendaraan tetap bersih dan bebas dari bahan korosif, terutama di bagian bawah kendaraan. • Jika Anda tinggal di area dengan tingkat korosi tinggi, seperti wilayah yang menggunakan garam jalan, dekat laut, area dengan polusi industri, hujan asam, dan sebagainya, Anda harus memberikan perhatian ekstra untuk mencegah korosi. Pada musim dingin, semprot bagian bawah kendaraan Anda dengan air minimal sebulan sekali dan pastikan untuk membersihkan bagian bawah secara menyeluruh setelah musim dingin berakhir. • Saat membersihkan bagian bawah kendaraan, perhatikan secara khusus komponen di bawah fender dan area lain yang tersembunyi dari pandangan. Bersihkan secara menyeluruh; hanya membasahi lumpur yang menumpuk tanpa benar-benar membersihkannya justru akan mempercepat korosi daripada mencegahnya. Air bertekanan tinggi dan uap sangat efektif untuk menghilangkan lumpur dan material korosif yang menumpuk. • Saat membersihkan panel pintu bagian bawah, rocker panel, dan frame, pastikan lubang drainase tetap terbuka agar kelembapan dapat keluar dan tidak terperangkap di dalam, yang dapat mempercepat korosi. Jaga agar garasi Anda tetap kering Jangan memarkir kendaraan Anda di garasi yang lembap dan kurang ventilasi. Hal ini menciptakan lingkungan yang kondusif untuk terjadinya korosi. Ini sangat berlaku jika Anda mencuci kendaraan di dalam garasi atau memasukannya ke garasi saat kendaraan masih basah atau tertutup salju, es, atau lumpur. Bahkan garasi yang dipanaskan dapat menyebabkan korosi jika tidak memiliki ventilasi yang baik untuk menghilangkan kelembapan. 9-66 Jaga kondisi cat dan trim tetap baik Goresan atau cat yang terkelupas harus segera ditutupi dengan cat “touch-up” untuk mengurangi kemungkinan terjadinya korosi. Jika logam dasar sudah terlihat, disarankan untuk membawa kendaraan ke bengkel bodi dan cat yang berpengalaman. Kotoran burung sangat korosif dan dapat merusak permukaan cat hanya dalam beberapa jam. Selalu bersihkan kotoran burung secepat mungkin. Merawat interior kendaraan Perhatian umum untuk interior kendaraan Hindari larutan bersifat kaustik seperti parfum dan minyak kosmetik bersentuhan dengan bagian interior karena dapat menyebabkan kerusakan atau perubahan warna. Jika terjadi kontak, segera bersihkan. Lihat instruksi untuk cara membersihkan permukaan interior kendaraan yang tepat. PEMBERITAHUAN • Jangan biarkan air atau cairan lainnya mengenai komponen kelistrikan/ elektronik di dalam kendaraan karena dapat menyebabkan kerusakan. • Saat membersihkan produk berbahan kulit (roda kemudi, jok, dll.), gunakan deterjen netral atau larutan alkohol rendah. Larutan dengan kandungan alkohol tinggi atau deterjen asam/ alkali dapat menyebabkan warna kulit memudar atau permukaannya mengelupas. • Saat melakukan pemasangan kaca film, pastikan cairan film tidak mengalir ke perangkat elektronik di dalam kendaraan. Hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan dan malfungsi perangkat.

Merawat interior kendaraan

Halaman 437

Membersihkan pelapis dan trim interior jika dilengkapi Permukaan interior kendaraan Bersihkan debu dan kotoran dari permukaan interior menggunakan sapu kecil atau vacuum cleaner. Jika perlu, bersihkan dengan campuran air hangat dan pembersih ringan non- deterjen (uji di area yang tersembunyi terlebih dahulu sebelum digunakan). jika dilengkapi Kain Bersihkan debu dan kotoran dari kain menggunakan vacuum cleaner atau sapu kecil. Bersihkan dengan larutan sabun ringan yang direkomendasikan untuk pelapis atau karpet. Segera bersihkan noda baru dengan pembersih khusus noda kain. Jika tidak segera ditangani, kain dapat ternoda secara permanen, warna memudar, dan kemampuan tahan apinya akan berkurang. PEMBERITAHUAN Penggunaan bahan pembersih dan prosedur yang tidak direkomendasikan dapat mempengaruhi tampilan dan sifat tahan api pelapis kain. jika dilengkapi Kulit • Ciri-ciri jok berbahan kulit - Kulit berasal dari lapisan luar kulit hewan yang telah melalui proses khusus. Karena merupakan produk alami, setiap bagian memiliki ketebalan dan kepadatan yang berbeda. - Kerutan dapat muncul sebagai hasil alami dari peregangan dan penyusutan akibat temperatur dan kelembapan. - Jok kursi dibuat dari bahan elastis untuk kenyamanan. - Area yang bersentuhan dengan tubuh dirancang melengkung dan bagian sampingnya tinggi untuk kenyamanan dan stabilitas. - Kerutan yang muncul seiring waktu merupakan hal yang wajar dan bukan cacat produk. PEMBERITAHUAN • Kerutan atau lecet alami akibat pemakaian tidak termasuk dalam cakupan garansi. • Ikat pinggang dengan aksesori logam, ritsleting, atau kunci pada saku celana belakang dapat merusak permukaan jok. • Jangan biarkan jok kulit terkena air, karena dapat mengubah karakteristik alami kulit. • Celana jeans atau pakaian yang mudah luntur dapat menyebabkan noda pada pelapis kulit. 9-67

Merawat interior kendaraan

Halaman 438

Perawatan • Merawat jok kulit - Bersihkan debu dan pasir secara berkala dengan vacuum cleaner untuk mencegah lecet dan menjaga kualitas. - Bersihkan secara berkala dengan kain lembut atau kering. - Gunakan pelindung kulit yang tepat untuk mencegah keausan dan menjaga warna. Baca instruksi dan konsultasikan dengan ahli saat menggunakan pelapis atau pelindung kulit. - Kulit berwarna terang (beige, cream beige) lebih mudah ternoda, bersihkan lebih sering. - Hindari mengelap dengan kain basah karena dapat menyebabkan permukaan kulut pecah/retak. • Membersihkan jok kulit - Segera bersihkan kotoran. Ikuti instruksi berikut untuk setiap jenis kotoran. - Produk kosmetik (tabir surya, foundation, dll.) Oleskan cleansing cream ke kain, bersihkan area, lalu lap dengan kain basah dan keringkan. - Minuman (kopi, soda, dll.) Gunakan sedikit deterjen netral, bersihkan hingga noda hilang. - Minyak Segera serap dengan kain penyerap, bersihkan dengan pembersih noda khusus kulit alami. - Permen karet Bekukan dengan es, lalu lepaskan secara perlahan. 9-68 Trim kayu interior • Gunakan pelindung kayu untuk furnitur (misalnya, wax, senyawa pelapis) untuk membersihkan trim kayu interior. • Bersihkan trim kayu interior secara berkala dengan kain bersih bebas serat untuk menjaga tekstur khas kayu tetap awet dalam jangka waktu yang lebih lama. • Jika Anda menumpahkan minuman (misalnya, air, kopi) pada trim kayu interior, segera bersihkan dengan kain kering dan bersih. • Benda tajam (misalnya, obeng, pisau), bahan perekat, atau selotip dapat merusak trim kayu interior. • Benturan keras apa pun dapat merusak trim kayu interior. • Jika lapisan pelindung pada trim kayu interior terkelupas, kelembapan dapat merusak atau mengubah sifat kayu. • Jika trim kayu interior rusak, Anda berisiko terkena serpihan dari permukaan kayu. Kami menyarankan agar Anda mengganti trim kayu interior yang rusak di dealer resmi HYUNDAI.

Sistem kontrol emisi

Halaman 439

Membersihkan sabuk pengaman Bersihkan sabuk dengan sabun ringan yang direkomendasikan untuk pelapis atau karpet. Ikuti instruksi dari sabun yang digunakan. PERINGATAN Jangan memutihkan atau mewarnai ulang sabuk karena dapat melemahkan kekuatan sabuk pengaman. Membersihkan kaca interior Jika permukaan kaca bagian dalam perlu dibersihkan, gunakan pembersih kaca. Ikuti intruksi pada kemasan pembersih. PEMBERITAHUAN Jangan mengikis atau menggores bagian dalam kaca belakang. Hal ini dapat merusak grid defroster kaca belakang. Sistem kontrol emisi Sistem kontrol emisi kendaraan Anda tercakup dalam garansi terbatas secara tertulis. Silakan lihat informasi garansi di Buku Informasi Warranty & Perawatan kendaraan Anda. Kendaraan Anda dilengkapi dengan sistem kontrol emisi untuk memenuhi semua regulasi emisi yang berlaku. Terdapat tiga sistem kontrol emisi sebagai berikut: • Sistem kontrol emisi crankcase • Sistem kontrol emisi evaporatif • Sistem kontrol emisi exhaust Agar sistem kontrol emisi berfungsi dengan baik, disarankan kendaraan Anda diperiksa dan dilakukan perawatan oleh dealer resmi HYUNDAI sesuai jadwal perawatan di Buku Informasi Warranty & Perawatan. PEMBERITAHUAN Untuk uji inspeksi dan perawatan (dengan sistem Electronic Stability Control (ESC)) • Untuk mencegah mesin mati saat pengujian dynamometer, nonaktifkan sistem ESC dengan menekan tombol ESC (lampu ESC OFF menyala). • Setelah pengujian selesai, aktifkan kembali ESC dengan menekan tombol ESC lagi. 9-69

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 440

Perawatan Sistem kontrol emisi crankcase Sistem Positive Crankcase Ventilation (PCV) digunakan untuk mencegah pencemaran udara yang disebabkan oleh gas sisa pembakaran yang keluar dari crankcase. Sistem ini menyuplai udara segar yang telah disaring ke crankcase melalui selang saluran air intake. Di dalam crankcase, udara segar bercampur dengan gas sisa pembakaran, yang kemudian dialirkan melalui katup PCV ke dalam sistem induksi. Sistem kontrol emisi evaporatif Sistem Kontrol Emisi Evaporatif dirancang untuk mencegah uap bahan bakar keluar ke atmosfer. Kanister Uap bahan bakar yang dihasilkan di dalam tangki bahan bakar diserap dan disimpan di dalam kanister kendaraan. Saat mesin hidup, uap bahan bakar yang tersimpan dalam kanister disalurkan ke surge tank melalui katup solenoid kontrol purge. Purge Control Solenoid Valve (PCSV) Purge control solenoid valve (PCSV) dikontrol oleh Engine Control Module (ECM); saat temperatur cairan pendingin mesin rendah dengan mesin dalam kondisi idle, PCSV akan menutup sehingga uap bahan bakar tidak masuk ke mesin. Setelah mesin cukup hangat dalam kondisi berkendara normal, PCSV akan membuka untuk mengalirkan uap bahan bakar ke mesin. 9-70 Sistem kontrol emisi exhaust Sistem kontrol emisi exhaust adalah sistem yang sangat efektif untuk mengendalikan emisi gas buang sekaligus mempertahankan performa kendaraan. Ketika mesin dihidupkan atau gagal dihidupkan, terlalu sering mencoba menstarter ulang mesin dapat merusak sistem emisi. Modifikasi Kendaraan • Kendaraan ini tidak boleh dimodifikasi. Modifikasi pada kendaraan Anda dapat memengaruhi performa, keselamatan, atau daya tahan, dan bahkan dapat melanggar peraturan pemerintah terkait keselamatan dan emisi. Selain itu, kerusakan atau masalah performa akibat modifikasi mungkin tidak tercakup garansi. • Jika Anda menggunakan perangkat elektronik yang tidak resmi, hal ini dapat menyebabkan kendaraan beroperasi secara tidak normal, merusak wiring, menguras daya baterai, dan menyebabkan kebakaran. Untuk keselamatan Anda, jangan menggunakan perangkat elektronik yang tidak resmi.

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 441

Tindakan pencegahan terhadap gas buang mesin (Karbon Monoksida) • Karbon monoksida dapat dihasilkan bersama dengan gas buang lainnya. Jika Anda mencium bau gas buang di dalam kendaraan, buka semua jendela sepenuhnya dan segera periksa serta perbaiki kendaraan Anda. PERINGATAN Gas buang mesin mengandung karbon monoksida (CO). Meskipun tidak berwarna dan tidak berbau, gas ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika terhirup. Ikuti intruksi berikut untuk menghindari keracunan CO. • Jangan menghidupkan mesin di tempat tertutup (seperti garasi) lebih lama dari waktu yang diperlukan untuk memindahkan kendaraan keluar-masuk area tersebut. • Jika kendaraan berhenti di area terbuka dalam waktu yang lama dengan mesin hidup, sesuaikan sistem ventilasi agar menarik udara dari luar (fresh) ke dalam kendaraan. • Jangan duduk di dalam kendaraan yang diparkir atau berhenti dengan mesin hidup untuk waktu yang lama. • Jika mesin mati atau gagal untuk dihidupkan, hindari mencoba menghidupkan ulang terlalu sering karena dapat merusak sistem kontrol emisi. Tindakan pencegahan pengoperasian catalytic converter jika dilengkapi PERINGATAN Sistem knalpot dan sistem catalytic akan sangat panas saat mesin sedang melaju atau segera setelah mesin dimatikan. Untuk menghindari cedera serius atau kematian: • Jangan parkir, idle mesin, atau mengemudikan kendaraan di atas atau dekat benda yang mudah terbakar, seperti rumput, tanaman, kertas, daun, dan sebagainya. Sistem knalpot yang panas dapat membakar benda-benda yang mudah terbakar di bawah kendaraan Anda. • Jauhkan diri dari sistem knalpot dan catalytic converter agar tidak terkena luka bakar. Jangan melepas pelindung panas di sekitar sistem knalpot, jangan menutup bagian bawah kendaraan, dan jangan melapisi kendaraan untuk perlindungan karat. Hal ini dapat meningkatkan risiko kebakaran dalam kondisi tertentu. 9-71

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 442

Perawatan Kendaraan anda dilengkapi perangkat kontrol emisi catalytic converter PEMBERITAHUAN Untuk mencegah kerusakan pada catalytic converter dan kendaraan Anda, lakukan tindakan pencegahan berikut: • Gunakan hanya BAHAN BAKAR TANPA TIMBAL untuk mesin bensin. • Jangan mengoperasikan kendaraan jika terdapat tanda-tanda kerusakan mesin, seperti mesin tersendat atau penurunan performa yang nyata. • Jangan menyalahgunakan atau menggunakan mesin secara tidak semestinya. Contoh penyalahgunaan adalah meluncur dengan mesin mati dan menuruni turunan dengan memasukan gear dengan mesin yang mati. • Jangan mengoperasikan mesin pada putaran idle yang tinggi dalam waktu yang lama (5 menit atau lebih). • Jangan memodifikasi atau merubah komponen apa pun dari mesin atau sistem pengendalian emisi. Disarankan seluruh pemeriksaan dan penyesuaian dilakukan oleh dealer resmi HYUNDAI. • Hindari berkendara dengan level bahan bakar yang sangat rendah. Kehabisan bahan bakar dapat menyebabkan mesin tersendat, sehingga akan merusak catalytic converter. Tidak mengikuti tindakan pencegahan ini dapat membatalkan garansi kendaraan Anda. 9-72

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 443

Indeks I

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 444

Indeks A Air cleaner ................................................................................................................................9-23 Mengganti filter........................................................................................................................9-23 Airbag – Supplemental Restraint System (SRS) ....................................................................3-37 Bagaimana cara operasi sistem airbag? .................................................................................3-42 Di mana lokasi airbag? .............................................................................................................3-39 Jangan memasang Child Restraint System di kursi penumpang depan..............................3-47 Label peringatan airbag ...........................................................................................................3-53 Lampu peringatan SRS.............................................................................................................3-47 Mengapa airbag saya tidak mengembang saat tabrakan?....................................................3-48 Merawat SRS.............................................................................................................................3-52 Tindakan pencegahan keselamatan tambahan .....................................................................3-53 Yang diharapkan setelah airbag mengembang .....................................................................3-46 A Ban dan roda....................................................................................................................9-33, 2-15 Ban dengan rasio aspek rendah...............................................................................................9-41 Label pada dinding samping ban............................................................................................9-38 Memeriksa tekanan ban ..........................................................................................................9-34 Mengganti ban .........................................................................................................................9-36 Mengganti roda ........................................................................................................................9-37 Penyelarasan roda dan keseimbangan ban ...........................................................................9-36 Perawatan ban..........................................................................................................................9-34 Perawatan ban..........................................................................................................................9-37 Rotasi ban .................................................................................................................................9-35 Tekanan ban dingin yang direkomendasikan.........................................................................9-34 Traksi ban..................................................................................................................................9-37 Baterai ......................................................................................................................................9-29 Label kapasitas baterai.............................................................................................................9-31 Mengisi ulang daya baterai......................................................................................................9-32 Reset (mengatur ulang) item...................................................................................................9-33 Untuk perawatan baterai terbaik ............................................................................................9-30 Berat kendaraan dan volume bagasi.......................................................................................2-17 Berkendara saat musim dingin...............................................................................................3-48 Kondisi salju atau es.................................................................................................................3-48 Tindakan pencegahan saat musim dingin..............................................................................6-49 Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA) ........................................................................7-28 Malfungsi dan keterbatasan dari BCA ....................................................................................7-30 Pengaturan BCA .......................................................................................................................7-30 Pengoperasian BCA..................................................................................................................7-28 Blind-Spot View Monitor (BVM) ..............................................................................................7-41 Malfungsi BVM ..........................................................................................................................7-41 Pengaturan BVM .......................................................................................................................7-41 Pengoperasian BVM..................................................................................................................7-41 Bobot kendaraan.....................................................................................................................6-50 Kelebihan beban muatan .........................................................................................................6-51 I-2

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 445

Bola lampu...............................................................................................................................9-54 Mengganti headlamp, lampu sein, lampu posisi, daytime running light (DRL)...................9-55 Mengganti lampu interior .......................................................................................................9-60 Mengganti lampu kombinasi belakang..................................................................................9-58 Mengganti lampu plat nomor.................................................................................................9-60 Mengganti lampu rem atas.....................................................................................................9-60 Mengganti lampu repeater samping......................................................................................9-58 C Cairan pendingin mesin ..........................................................................................................9-19 Memeriksa level cairan pendingin mesin ...............................................................................9-19 Mengganti cairan pendingin mesin.........................................................................................9-21 Cairan washer..........................................................................................................................9-23 Memeriksa level cairan washer...............................................................................................9-23 Cara menggunakan buku panduan pemilik Ini........................................................................1-2 Child Restraint System (CRS)..................................................................................................3-27 Memasang Child Restraint System ........................................................................................3-30 Memilih Child Restraint System (CRS) ...................................................................................3-28 Rekomendasi kami: Anak-anak selalu di tempatkan kursi belakang....................................3-27 Cruise Control (CC)..................................................................................................................7-42 Pengoperasian CC....................................................................................................................7-42 D Daya lampu...............................................................................................................................2-14 Defogging dan defrosting kaca depan...................................................................................5-61 Defogger kaca belakang .........................................................................................................5-65 Logika defogging.....................................................................................................................5-65 Sistem kontrol temperatur manual (tipe dial)........................................................................5-62 Sistem kontrol temperatur otomatis......................................................................................5-64 Sistem kontrol temperatur otomatis (tipe tombol) ...............................................................5-63 Dimensi.....................................................................................................................................2-13 Driver Attention Warning (DAW) ............................................................................................7-37 Malfungsi dan keterbatasan dari DAW...................................................................................7-39 Pengaturan DAW......................................................................................................................7-38 Pengoperasian DAW ................................................................................................................7-37 F Filter udara kabin ....................................................................................................................9-24 Memeriksa filter.......................................................................................................................9-24 Mengganti filter .......................................................................................................................9-24 Fitur eksterior ..........................................................................................................................5-76 Rak atap....................................................................................................................................5-76 Fitur tambahan sistem kontrol temperatur ..........................................................................5-66 Auto dehumidify ......................................................................................................................5-66 Sirkulasi udara saat mengoperasikan washer........................................................................5-67 I I-3

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 446

Indeks Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Hanya kamera depan) .......................................7-9 Malfungsi dan keterbatasan dari FCA......................................................................................7-12 Pengaturan FCA ........................................................................................................................7-10 Pengoperasian FCA ....................................................................................................................7-9 Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) (Sensor fusion)...................................................7-16 Malfungsi dan keterbatasan dari FCA.....................................................................................7-20 Pengaturan FCA ........................................................................................................................7-18 Pengoperasian FCA...................................................................................................................7-16 Forward/Reverse Parking Distance Warning (PDW).............................................................7-69 Malfungsi dan keterbatasan dari PDW.....................................................................................7-71 Pengaturan PDW .......................................................................................................................7-71 Pengoperasian PDW ................................................................................................................7-69 H High Beam Assist (HBA)...........................................................................................................5-35 Malfungsi dan keterbatasan dari High Beam Assist ...............................................................5-37 Pengaturan High Beam Assist .................................................................................................5-36 Pengoperasian High Beam Assist............................................................................................5-36 HYUNDAI motor company .........................................................................................................1-2 I Informasi perangkat lunak sumber terbuka ..........................................................................2-23 Informasi sensor.......................................................................................................................7-75 Keterbatasan dari sensor..........................................................................................................7-76 Sensor sistem bantuan pengemudi.........................................................................................7-75 Informasi sistem bantuan pengemudi .....................................................................................7-4 Pengaturan sistem bantuan pengemudi...................................................................................7-7 Peringatan dan indikator sistem bantuan pengemudi.............................................................7-5 Tindakan pencegahan keselamatan..........................................................................................7-4 Instrument cluster .....................................................................................................................4-2 Indikator pengukuran.................................................................................................................4-3 Indikator perpindahan transmisi ...............................................................................................4-8 Kontrol instrument cluster.........................................................................................................4-3 Lampu peringatan dan indikator...............................................................................................4-9 Pesan tampilan di cluster.........................................................................................................4-22 Intelligent Variable Transmission ...........................................................................................3-16 Parkir .........................................................................................................................................3-26 Perpindahan gear tipe rotary gear shift dial............................................................................3-19 Perpindahan gear tipe tuas.......................................................................................................3-17 Praktik mengemudi yang baik.................................................................................................6-26 Intruksi penanganan kendaraan................................................................................................1-7 I-4

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 447

J Jadwal perawatan dan servis ...................................................................................................9-8 Jadwal perawatan normal (Mesin bensin)................................................................................9-9 Perawatan dalam kondisi penggunaan yang berat dan jarak tempuh yang rendah ............9-13 Jendela .....................................................................................................................................5-23 Power window ..........................................................................................................................5-24 Jika ban kempis (Dengan ban cadangan)...............................................................................8-13 Dongkrak dan peralatan ...........................................................................................................8-13 Label dongkrak..........................................................................................................................8-18 Jika mesin terlalu panas............................................................................................................8-6 Jika mesin tidak bisa dihidupkan .............................................................................................8-3 K Kap mesin .................................................................................................................................5-27 Membuka kap mesin.................................................................................................................5-27 Menutup kap mesin ..................................................................................................................5-27 Kapasitas beban dan kecepatan ban ......................................................................................2-16 Karet wiper...............................................................................................................................9-25 Memeriksa karet wiper.............................................................................................................9-25 Mengganti karet wiper.............................................................................................................9-26 Kompartemen mesin.................................................................................................................9-4 Kompartemen penyimpanan..................................................................................................5-67 Dudukan tempat minum..........................................................................................................5-69 Fitur area bagasi........................................................................................................................5-75 Fitur interior ..............................................................................................................................5-69 Jam ............................................................................................................................................5-74 Jangkar karpet lantai ................................................................................................................5-75 Laci dasbor................................................................................................................................5-68 Meja lipat belakang ..................................................................................................................5-69 Pengisi daya USB .......................................................................................................................5-71 Penyimpanan konsol tengah....................................................................................................5-67 Power outlet..............................................................................................................................5-70 Sistem pengisian daya wireless smartphone..........................................................................5-72 Sunvisor.....................................................................................................................................5-70 Tray terbuka konsol..................................................................................................................5-68 Tray terbuka kursi penumpang................................................................................................5-68 Kondisi berkendara khusus.....................................................................................................3-45 Berkendara di area banjir.........................................................................................................6-46 Berkendara di jalan tol..............................................................................................................3-47 Berkendara pada malam hari ..................................................................................................6-46 Berkendara saat hujan .............................................................................................................3-46 Kondisi berkendara yang berbahaya.......................................................................................3-45 Menggoyangkan kendaraan ....................................................................................................3-45 Menikung dengan halus...........................................................................................................6-46 I I-5

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 448

Indeks Kursi............................................................................................................................................3-4 Melipat kursi belakang..............................................................................................................3-12 Menyesuaikan kursi belakang ...................................................................................................3-9 Menyesuaikan kursi depan ........................................................................................................3-6 Sandaran kepala........................................................................................................................3-14 Sandaran tangan (kursi baris ke-2) ..........................................................................................3-13 Tindakan pencegahan keselamatan..........................................................................................3-5 Kursi yang dilengkapi dengan ventilasi udara .......................................................................3-17 L Label bahan bakar....................................................................................................................2-22 Mesin bensin.............................................................................................................................2-22 Label kompresor A/C ...............................................................................................................2-21 Label spesifikasi ban dan tekanan ban ..................................................................................2-20 Lampu eksterior .......................................................................................................................5-31 Daytime Running Light (DRL)..................................................................................................5-34 Fitur headlight escort...............................................................................................................5-34 Fitur headlight time-out ..........................................................................................................5-34 Fitur penghemat daya baterai.................................................................................................5-33 Kontrol lampu............................................................................................................................5-31 Lampu sein dan sinyal perubahan jalur ..................................................................................5-33 Lampu tombol interior.............................................................................................................5-34 Pengoperasian lampu jauh ......................................................................................................5-32 Sistem sambutan (Sistem sambutan (Welcome)) .................................................................5-35 Lampu hazard ............................................................................................................................8-2 Lampu interior .........................................................................................................................5-38 Lampu kabin belakang.............................................................................................................5-39 Lampu latar...............................................................................................................................5-39 Fitur AUTO off...........................................................................................................................5-38 Lampu kabin depan .................................................................................................................5-38 Lane Following Assist (LFA).....................................................................................................7-55 Malfungsi dan keterbatasan dari LFA......................................................................................7-57 Mengaktifkan/nonaktifkan LFA ...............................................................................................7-55 Pengaturan LFA ........................................................................................................................7-56 Pengoperasian LFA...................................................................................................................7-55 Lane Keeping Assist (LKA).......................................................................................................7-24 Malfungsi dan keterbatasan dari LKA .....................................................................................7-26 Mengaktifkan/nonaktifkan LKA...............................................................................................7-24 Pengaturan LKA ........................................................................................................................7-25 Pengoperasian LKA ..................................................................................................................7-24 I-6

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 449

M Manual Speed Limit Assist (MSLA) .........................................................................................7-36 Pengaturan MSLA .....................................................................................................................7-37 Pengoperasian MSLA ...............................................................................................................7-36 Menderek kendaraan...............................................................................................................8-19 Bongkar pasang kait derek......................................................................................................8-20 Layanan derek...........................................................................................................................8-19 Penderekan dalam kondisi darurat..........................................................................................8-21 Mengakses kendaraan Anda.....................................................................................................5-4 Remote key.................................................................................................................................5-4 Sistem immobilizer ....................................................................................................................5-11 Smart key ....................................................................................................................................5-6 Suara penguncian/pembukaan kunci pintu............................................................................5-12 Mengemudi dalam situasi darurat ...........................................................................................8-2 Jika ban kempis saat berkendara..............................................................................................8-3 Jika mesin mati di persimpangan atau perlintasan jalan ........................................................8-2 Jika mesin mati saat berkendara ..............................................................................................8-2 Mengunci pintu.........................................................................................................................5-12 Fitur pengunci/pembuka kunci pintu otomatis......................................................................5-15 Kunci pengaman anak pada pintu belakang...........................................................................5-15 Pengoperasian pembukaan kunci pintu dari dalam kendaraan ............................................5-13 Pengoperasian penguncian pintu dari luar kendaraan...........................................................5-12 Penguncian pintu berdasarkan kecepatan..............................................................................5-15 Rear Occupant Alert (ROA).......................................................................................................5-16 Menjumper baterai....................................................................................................................8-4 Merawat tampilan kendaraan ................................................................................................9-62 Merawat eksterior kendaraan .................................................................................................9-62 Merawat interior kendaraan....................................................................................................9-66 Mesin .........................................................................................................................................2-13 Minyak rem/kopling ................................................................................................................9-22 Memeriksa level minyak rem/kopling.....................................................................................9-22 Modifikasi kendaraan.................................................................................................................1-7 N Nomor mesin.............................................................................................................................2-21 Nomor viskositas SAE yang direkomendasikan.....................................................................2-19 Nomor identifikasi kendaraan (Vehicle identification number (VIN)) ................................2-20 O Oli mesin....................................................................................................................................9-17 Memeriksa filter dan oli mesin.................................................................................................9-18 Memeriksa level oli mesin (Mesin bensin)...............................................................................9-17 I I-7

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 450

Indeks P Pelumas dan kapasitas yang direkomendasikan...................................................................2-18 Pengantar....................................................................................................................................1-2 Penjelasan item jadwal perawatan.........................................................................................9-15 Baut mounting suspensi ...........................................................................................................9-17 Busi.............................................................................................................................................9-15 Cairan pendingin mesin............................................................................................................9-16 Cakram rem, pad, kaliper, dan rotor........................................................................................9-16 Drive belts..................................................................................................................................9-15 Drive shafts dan boots ..............................................................................................................9-17 Filter air cleaner.........................................................................................................................9-15 Filter bahan bakar......................................................................................................................9-15 Jalur dan selang rem.................................................................................................................9-16 Jalur, selang dan sambungan bahan bakar.............................................................................9-15 Minyak rem/kopling..................................................................................................................9-16 Oli Intelligent Variable Transmission .......................................................................................9-16 Oli mesin dan filter ....................................................................................................................9-15 Oli transmisi manual .................................................................................................................9-16 Pipa knalpot dan muffler ..........................................................................................................9-16 Refrigerant A/C..........................................................................................................................9-17 Rem parkir .................................................................................................................................9-16 Selang uap dan tutup tangki bahan bakar...............................................................................9-15 Selang ventilasi vakum crankcase ...........................................................................................9-15 Sistem pendingin ......................................................................................................................9-15 Steering gear box, linkage & boots/lower arm ball joint ........................................................9-17 Perawatan dan servis ................................................................................................................9-5 Tanggung jawab pemilik............................................................................................................9-5 Tindakan pencegahan perawatan yang dilakukan oleh pemilik .............................................9-5 Perawatan oleh pemilik kendaraan .........................................................................................9-6 Jadwal perawatan oleh pemilik kendaraan..............................................................................9-6 Perlengkapan darurat .............................................................................................................8-23 Alat pemadam api ringan (APAR) ............................................................................................8-23 Alat pengukur tekanan ban......................................................................................................8-23 Kotak P3K ..................................................................................................................................8-23 Segitiga pengaman...................................................................................................................8-23 Pernyataan persetujuan ..........................................................................................................7-79 Radar depan ..............................................................................................................................7-79 Radar sudut belakang...............................................................................................................7-79 Persyaratan bahan bakar...........................................................................................................1-4 Pesan keselamatan.....................................................................................................................1-3 Pintu bagasi..............................................................................................................................5-28 Membuka kunci pintu bagasi...................................................................................................5-28 Membuka kunci pintu bagasi dalam kondisi darurat.............................................................5-29 Menutup pintu bagasi ..............................................................................................................5-28 Pintu pengisian bahan bakar ..................................................................................................5-29 Membuka pintu pengisian bahan bakar..................................................................................5-29 Menutup pintu pengisian bahan bakar...................................................................................5-30 Proses inreyen (break-in proses) kendaraan............................................................................1-7 I-8

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 451

R Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA) .........................................................7-64 Malfungsi dan keterbatasan dari RCCA ..................................................................................7-67 Pengaturan RCCA.....................................................................................................................7-66 Pengoperasian RCCA ...............................................................................................................7-64 Rear View Monitor (RVM) ........................................................................................................7-57 Malfungsi dan keterbatasan dari RVM....................................................................................7-59 Pengaturan RVM.......................................................................................................................7-59 Pengoperasian RVM..................................................................................................................7-57 Reverse Parking Distance Warning (PDW) .............................................................................7-73 Malfungsi dan keterbatasan dari PDW....................................................................................7-74 Pengoperasian PDW .................................................................................................................7-73 Roda kemudi .............................................................................................................................5-17 Klakson.......................................................................................................................................5-19 Motor Driven Power Steering (MDPS) .....................................................................................5-17 Tilt/Telescopic steering ............................................................................................................5-18 S Sabuk pengaman......................................................................................................................3-18 Lampu peringatan sabuk pengaman.......................................................................................3-19 Perawatan sabuk pengaman ...................................................................................................3-27 Sistem penahan sabuk pengaman..........................................................................................3-20 Tindakan pencegahan keselamatan sabuk pengaman..........................................................3-18 Tindakan pencegahan tambahan untuk sabuk pengaman ...................................................3-25 Safe Exit Warning (SEW)..........................................................................................................7-33 Malfungsi dan keterbatasan dari SEW ....................................................................................7-35 Pengaturan SEW.......................................................................................................................7-34 Pengoperasian SEW .................................................................................................................7-33 Sebelum berkendara.................................................................................................................6-3 Sebelum masuk ke dalam kendaraan.......................................................................................6-4 Sebelum menghidupkan mesin.................................................................................................3-4 Sekring ......................................................................................................................................9-41 Mengganti sekring di panel instrument cluster .....................................................................9-42 Mengganti sekring di panel kompartemen mesin.................................................................9-43 Penjelasan panel sekring/relay ...............................................................................................9-44 Sistem alarm anti pencurian....................................................................................................5-16 Sistem infotainment.................................................................................................................5-77 Antena........................................................................................................................................5-77 Cara kerja radio kendaraan .....................................................................................................5-80 Port USB.....................................................................................................................................5-77 Remote control pada roda kemudi .........................................................................................5-78 Sistem infotainment.................................................................................................................5-79 Teknologi wireless Bluetooth®.................................................................................................5-79 Voice recognition (pengenalan suara)....................................................................................5-79 Sistem kontrol A/C kursi baris belakang................................................................................5-66 Sistem kontrol emisi................................................................................................................9-69 Sistem kontrol emisi crankcase...............................................................................................9-70 Sistem kontrol emisi evaporatif ..............................................................................................9-70 Sistem kontrol emisi exhaust ..................................................................................................9-70 I I-9

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 452

Indeks Sistem kontrol temperatur manual (tipe dial) .......................................................................5-42 Pendingin udara (A/C)..............................................................................................................5-42 Pengoperasian sistem..............................................................................................................5-46 Perawatan sistem .....................................................................................................................5-47 Sistem kontrol temperatur manual (tipe tombol).................................................................5-48 Pendingin udara (A/C) .............................................................................................................5-48 Pengoperasian sistem..............................................................................................................5-52 Perawatan sistem .....................................................................................................................5-53 Sistem kontrol temperatur otomatis .....................................................................................5-54 Pendingin udara (A/C)..............................................................................................................5-56 Pendingin udara (A/C) otomatis..............................................................................................5-55 Perawatan sistem.....................................................................................................................5-60 Sistem kontrol yang terintegrasi dengan mode drive ..........................................................3-42 Memilih mode drive .................................................................................................................6-42 Mode drive................................................................................................................................6-42 Sistem pendingin udara (A/C) .................................................................................................2-16 Sistem pengereman ................................................................................................................6-28 Anti-Lock Braking System (ABS) .............................................................................................3-35 Auto hold...................................................................................................................................6-33 Brake Assist System (BAS) ......................................................................................................6-40 Electronic Parking Brake (EPB) ................................................................................................3-31 Electronic Stability Control (ESC)............................................................................................6-37 Emergency Stop Signal (ESS) .................................................................................................6-40 Hill-Start Assist Control (HAC) ................................................................................................3-40 Indikator keausan rem cakram................................................................................................6-29 Power-assist brakes .................................................................................................................3-28 Praktik pengereman yang baik ................................................................................................6-41 Rem parkir (tipe tuas tangan)..................................................................................................3-29 Rem tromol belakang ..............................................................................................................6-29 Vehicle Stability Management (VSM) .....................................................................................3-39 Smart Cruise Control (SCC) .....................................................................................................7-45 Malfungsi dan keterbatasan dari SCC......................................................................................7-51 Pengaturan SCC .......................................................................................................................7-50 Pengoperasian SCC..................................................................................................................7-45 Spion .........................................................................................................................................5-19 Spion dalam...............................................................................................................................5-19 Spion luar..................................................................................................................................5-20 Surround View Monitor (SVM)................................................................................................7-60 Malfungsi dan keterbatasan dari SVM ....................................................................................7-63 Pengaturan SVM.......................................................................................................................7-62 Pengoperasian SVM.................................................................................................................7-60 Switch IGN..................................................................................................................................3-5 Kunci switch IGN ........................................................................................................................3-5 Remote Start (jika dilengkapi)..................................................................................................6-13 Tombol Engine Start/Stop.........................................................................................................3-8 I-10

Sistem kontrol emisi exhaust

Halaman 453

T Tampilan cluster (Tipe A) ........................................................................................................4-26 Kontrol tampilan cluster ..........................................................................................................4-26 Mode tampilan cluster.............................................................................................................4-26 Mode user settings (pengaturan pengguna) .........................................................................4-29 Trip computer...........................................................................................................................4-34 Tampilan cluster (Tipe B) ........................................................................................................4-36 Kontrol tampilan cluster..........................................................................................................4-36 Mode tampilan .........................................................................................................................4-36 Pengaturan kendaraan (sistem infotainment).......................................................................4-39 Pengaturan kendaraan Anda...................................................................................................4-39 Tampilan eksterior (Tampak belakang) ...................................................................................2-4 Tampilan eksterior (Tampak depan) ........................................................................................2-2 Tampilan interior .......................................................................................................................2-6 Tampilan kompartemen mesin ...............................................................................................2-12 Tampilan konsol tengah ............................................................................................................2-7 Tampilan kontrol pada roda kemudi .......................................................................................2-11 Tindakan pencegahan keselamatan penting ..........................................................................3-2 Amankan semua anak-anak ......................................................................................................3-2 Bahaya airbag .............................................................................................................................3-2 Gangguan pada pengemudi......................................................................................................3-2 Jaga kendaraan Anda dalam kondisi yang aman untuk digunakan .......................................3-3 Jangan pernah mengemudi dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan..............................3-2 Kontrol kecepatan Anda ............................................................................................................3-3 Selalu kenakan sabuk pengaman Anda ....................................................................................3-2 Tire pressure monitoring system (TPMS) ................................................................................8-8 Indikator malfungsi TPMS.........................................................................................................8-11 Lampu peringatan tekanan ban rendah .................................................................................8-10 Memeriksa tekanan ban ............................................................................................................8-8 Mengganti ban yang dilengkapi dengan TPMS.......................................................................8-11 Posisi tekanan ban rendah dan indikator tekanan ban..........................................................8-10 Sistem pemantauan tekanan ban (TPMS)................................................................................8-9 Tire specification and pressure label......................................................................................2-21 Transmisi manual.....................................................................................................................6-14 Pengoperasian transmisi manual ............................................................................................6-14 W Wipers dan washer..................................................................................................................5-40 Pengoperasian transmisi manual ............................................................................................6-14 I I-11