Yamaha/Freego/Owner's Manual

Owner's Manual Yamaha Freego 2019-2022

/ 106
100%
Memuat halaman 1...
Halaman 1 Owner's Manual Yamaha Freego 2019-2022

Panduan Cepat dari Manual

Sumber PDF

Diambil langsung dari isi dokumen — jawaban ini mengutip halaman spesifik dari PDF manual ini.

Pertanyaan Umum

Jawaban seputar perawatan dan perbaikan Yamaha Freego 2019-2022 berdasarkan buku pedoman ini.

Owner's Manual Yamaha Freego 2019-2022 — Isi Lengkap 106 Halaman

Halaman 1

Baca buku petunjuk ini secara teliti sebelum mengoperasikan kendaraan. LTK125/LTK125-I/LTK125-A BUKU PETUNJUK PEMILIK B5D-F8199-B0

Halaman 2

BAU46094 Baca buku petunjuk ini secara teliti sebelum mengoperasikan sepeda motor. Buku petunjuk ini harus disertakan apabila sepeda motor dijual.

Pendahuluan

Halaman 3

Pendahuluan BAU10114 Selamat datang di dunia motor Yamaha! Sebagai pemilik sepeda motor Yamaha LTK125/LTK125-I/LTK125-A, anda mendapatkan keuntungan dari pengalamanya yang luas dan teknologi terbarunya mengenai desain dan pembuatan produk Yamaha yang berkualitas tinggi yang telah membuat Yamaha mendapatkan reputasi yang bisa dipercaya. Mohon luangkan waktu anda sebentar untuk membaca buku manual ini secara menyeluruh, agar anda bisa menikmati semua kelebihan LTK125/LTK125-I/LTK125-A anda. Buku panduan pemilik ini bukan hanya sebagai petunjuk bagaimana cara mengoperasikan, memeriksa dan merawat sepeda motor anda, tapi juga untuk melindungi anda dan orang lain dari bahaya dan kecelakaan. Sebagai tambahan, saran saran yang diberikan dalam buku manual ini akan membantu menjaga sepeda motor anda pada kondisi yang terbaik. Jika anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, jangan sungkan untuk menghubungi bengkel / dealer Yamaha. Yamaha mengharapkan anda aman dan senang dalam berkendara. Jadi jangan lupa untuk mengutamakan keselamatan! Yamaha terus mencari kemajuan dalam desain dan kualitas produk. Oleh karena itu, meskipun buku manual yang berisikan informasi produk terakhir yang tersedia saat dicetak, kemungkinan ada tambahan dan ketidaksesuaian antara sepeda motor anda dengan buku manual ini. Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai buku manual ini, silahkan konsultasikan dengan bengkel / dealer Yamaha. BWA12412 Baca buku petunjuk ini secara teliti dan menyeluruh sebelum mengoperasikan sepeda motor. PERINGATAN

Informasi penting dalam buku petunjuk

Halaman 4

BAU10134 PEMBERITAHUAN menunjukkan tindakan pencegahan khusus yang harus dilakukan untuk menghindari kerusakan sepeda motor atau properti lainnya. Ini merupakan simbol kewaspadaan terhadap keselamatan. Simbol ini digunakan untuk meminta anda waspada terhadap bahaya yang berpotensi menimbulkan cedera. Patuhi seluruh pesan keselamatan yang mengikuti simbol ini agar anda terhindar dari cedera atau kematian. PERINGATAN menunjukkan situasi berbahaya yang jika tidak dihindari dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. SARAN memberikan informasi penting untuk memudahkan atau memperjelas suatu prosedur. Informasi penting dan khusus dalam buku petunjuk ini ditandai dengan catatan-catatan sebagai berikut: *Produk dan spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Informasi penting dalam buku petunjuk PEMBERITAHUAN PERINGATAN SARAN

Informasi penting dalam buku petunjuk

Halaman 5

Informasi penting dalam buku petunjuk BAUN0024 BUKU PETUNJUK PEMILIK LTK125/LTK125-I/LTK125-A ©2019 PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Edisi pertama, Oktober 2018 Hukum dan ketentuan berlaku. Dilarang memperbanyak tanpa seijin PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Dicetak di Indonesia. • Milikilah SIM, gunakan helm ber-SNI dan taati rambu lalu lintas pada saat berkendara. • Hematlah pemakaian bahan bakar minyak, gunakan knalpot sesuai standar pabrik, dan lakukanlah perawatan berkala sepeda motor anda di Bengkel Resmi Yamaha.

Daftar isi

Halaman 6

Percepatan dan perlambatan ......... 8-3 Pengereman ................................... 8-3 Tips untuk menghemat konsumsi bahan bakar ................................ 8-3 Masa pemakaian awal.................... 8-4 Parkir (untuk LTK125-I/ LTK125-A) .................................. 8-4 Penyetelan dan perawatan berkala............................................... 9-1 Tool kit ............................................ 9-1 Tabel perawatan berkala untuk pengontrolan sistem emisi .......... 9-2 Tabel perawatan dan pelumasan secara umum............................... 9-3 Melepas dan memasang panel ...... 9-8 Memeriksa busi............................. 9-10 Oli mesin dan saringan oli ............ 9-11 Oli transmisi akhir ......................... 9-13 Saringan udara dan elemen saringan udara wadah V-belt .... 9-14 Menyetel gerak bebas gagang gas............................................. 9-17 Kelonggaran celah klep ................ 9-17 Ban .............................................. 9-18 Cast wheel/Pelek.......................... 9-19 Memeriksa gerak bebas tuas rem depan ................................. 9-20 Menyetel gerak bebas tuas rem belakang.................................... 9-20 Instrumen dan Fungsi Kontrol ........6-1 Kunci kontak/kunci kemudi..............6-1 Penutup lubang kunci......................6-2 Lampu indikator dan lampu peringatan....................................6-3 Unit meter multifungsi .....................6-5 Sakelar tangkai kemudi...................6-7 Tuas rem depan..............................6-8 Tuas rem belakang .........................6-9 Pengunci tuas rem belakang...........6-9 ABS (untuk model ABS)................6-10 Tutup tangki bahan bakar ............6-11 Bahan bakar .................................6-11 Catalytic converter ........................6-12 Starter kaki (untuk LTK125) ..........6-13 Jok ................................................6-13 Gantungan helm ...........................6-14 Bagasi ...........................................6-15 Power outlet .................................6-16 Standar samping...........................6-17 Sistem pemutus rangkaian pengapian..................................6-17 Lokasi label-label penting................1-1 Informasi keselamatan .....................2-1 Keamanan berkendara lebih lanjut.............................................2-5 Helm ...............................................2-6 Keterangan ........................................3-1 Samping kiri.....................................3-1 Samping kanan................................3-2 Kontrol dan instrumen .....................3-3 Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A)..............4-1 Sistem smart key.............................4-1 Jarak kerja sistem smart key...........4-2 Menangani smart key dan kunci mekanis........................................4-3 Smart key ........................................4-4 Mengganti baterai smart key ...........4-5 Main switch......................................4-7 Membuka dan menutup tutup tangki bahan bakar.....................4-10 Daftar isi Demi keselamatan Anda – pemeriksaan sebelum pengoperasian..................................7-1 Pengoperasian dan Petunjuk penting pemakaian...........................8-1 Menghidupkan mesin......................8-1 Sesaat ketika akan jalan .................8-2 Stop & Start System (untuk LTK125-I/LTK125-A)..............5-1 Stop & Start System ........................5-1 Pengoperasian Stop & Start System.....................5-1

Daftar isi

Halaman 7

Daftar isi Penanganan dan penyimpanan sepeda motor.................................. 10-1 Perhatian untuk warna campuran .................................. 10-1 Penanganan ................................. 10-1 Penyimpanan................................ 10-3 Spesifikasi ...................................... 11-1 Informasi konsumen ...................... 12-1 Nomor identifikasi ......................... 12-1 Perekaman data sepeda motor .... 12-2 Indeks.............................................. 13-1 Memeriksa kampas rem depan dan sepatu rem belakang .........9-21 Memeriksa ketinggian minyak rem ............................................9-21 Mengganti minyak rem .................9-22 Memeriksa V-belt ..........................9-23 Memeriksa dan melumasi kabel....9-23 Memeriksa dan melumasi kabel dan gagang gas .........................9-23 Melumasi tuas rem depan dan belakang ....................................9-24 Memeriksa dan melumasi standar tengah dan standar samping .....9-24 Memeriksa front fork......................9-25 Memeriksa kemudi .......................9-26 Memeriksa bearing (laher) roda ....9-26 Aki .................................................9-26 Mengganti sekring .........................9-28 Lampu depan ................................9-29 Mengganti bohlam lampu sinyal belok depan atau bohlam lampu senja................................9-30 Mengganti bohlam lampu belakang/rem atau bohlam lampu sinyal belok belakang......9-31 Pemecahan masalah.....................9-32 Bagan pemecahan masalah .........9-34 Mode darurat (untuk LTK125-I/LTK125-A).......9-35

Lokasi label-label penting

Halaman 8

BAUN2190 Baca dan pahami seluruh label di sepeda motor anda. Label-label ini berisi informasi penting mengenai pengoperasian sepeda motor secara aman dan benar. Jangan pernah melepas label apapun dari sepeda motor anda. 1,2 Lokasi label-label penting 1-1

Lokasi label-label penting

Halaman 9

Lokasi label-label penting B5D-F1668-00 100kPa=1bar kPa, psi kPa, psi 225, 33 225, 33 175, 25 175, 25 2 Sebelum mengendarai kendaraan, B5D-F1568-00 baca dengan seksama buku BATAS BEBAN Gantungan : 1kg petunjuk pemilik. Boks : 5kg 1-2

Informasi keselamatan

Halaman 10

dengan jelas untuk mengurangi kecelakaan tersebut dapat menimpa anda. Oleh sebab itu: • Pergunakan jaket dengan warna yang cerah. • Perlu lebih hati-hati ketika melintasi persimpangan jalan. Karena persimpangan jalan adalah tempat dimana sering terjadi kecelakaan sepeda motor. • Usahakan pengendara lain dapat dengan mudah melihat anda. Jangan berkendara dimana pengendara lain tidak bisa melihat anda. • Jangan merawat sepeda motor anda tanpa pengetahuan yang cukup. Hubungi dealer Yamaha terdekat untuk menginformasikan anda cara melakukan dasar perawatan sepeda motor anda. Perawatan tertentu hanya dapat dilakukan oleh mekanik Yamaha yang sudah bersertifikat. Banyak kecelakaan yang menimpa pengendara yang belum berpengalaman. Fakta menunjukkan Berkendara dengan aman Selalu lakukan pemeriksaan sebelum menggunakan sepeda motor, untuk mencegah terjadinya kecelakaan, atau kerusakan perlengkapan. Lihat halaman 7-1 untuk melihat list pemeriksaan sebelum berkendara. Sepeda motor dirancang untuk membawa beban pengendara, dan seorang penumpang. Kesalahan pengendara dalam mendeteksi dan mengenali sepeda motor dalam lalu lintas adalah penyebab terbesar dalam kecelakaan sepeda motor. Banyak kecelakaan disebabkan oleh pengendara mobil yang tidak dapat melihat sepeda motor. Buatlah anda dapat terlihat Jangan mengoperasikan sepeda motor tanpa pelatihan atau instruksi yang tepat. Ambilah kursus pelatihan. Pemula harus menerima pelatihan dari instruktur yang bersertifikat. Hubungi dealer sepeda motor resmi untuk mengetahui tentang pelatihan terdekat untuk anda. Informasi keselamatan BAU1026B Kepedulian pemilik Sebagai pemilik sepeda motor anda bertanggung jawab untuk keselamatan dan kenyamanan dalam operasional sepeda motor anda. Sepeda motor adalah kendaraan dengan dua roda. Pemakaian yang aman tergantung dari penguasaan teknik berkendara yang tepat dan keterampilan pengendara. Setiap pengendara harus mengetahui persyaratan dibawah ini sebelum berkendara dengan sepeda motor. Kewajiban pengendara: Mendapatkan instruksi menyeluruh dari sumber-sumber yang bekompeten mengenai seluruh aspek operasi sepeda motor. Memperhatikan tanda-tanda peringatan dan tanda-tanda persyaratan perawatan dalam buku petunjuk pemilik. Telah mendapatkan pelatihan yang memadai mengenai teknik berkendara yang aman. Mendapatkan layanan teknis yang profesional sebagaimana dijelaskan dalam buku manual saat penyerahan. 2-1

Informasi keselamatan

Halaman 11

Informasi keselamatan Gunakan pelindung muka, atau kaca mata. Angin yang berhembus ke arah mata akan mengurangi penglihatan yang dapat mengakibatkan timbulnya bahaya. Penggunakan jaket, sepatu boat, celana panjang, sarung tangan, dll bermanfaat dalam mencegah atau mengurangi gesekan. Jangan menggunakan pakaian yang terlalu longgar, karena dapat tersangkut tuas kendali, sandaran kaki, sehingga terjadi kecelakaan. Selalu pergunakan pakaian pelindung yang melindungi mata kaki, siku, dan kaki. Mesin dan sistem pembuangan dalam kondisi sangat panas pada saat berjalan maupun setelah berjalan dan dapat mengakibatkan luka bakar. Begitu juga halnya dengan penumpang. Hindari racun Karbon Monoksida Semua asap mesin mengandung karbon monoksida, dan gas mematikan. Menghirup karbon monoksida dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mengantuk, mual, kebingungan, dan akhirnya kematian. • Selalu pergunakan sinyal saat berbelok, atau berpindah jalur pastikan pada pengendara lain dapat melihat anda. Postur pengendara dan penumpang sangat penting dalam penguasaan sepeda motor. • Kedua tangan pengendara harus tetap berada di tangkai kemudi dan kedua kaki berada di atas pijakan kaki sebagai penjaga kestabilan dari sepeda motor. • Penumpang harus selalu berpegangan pada pengendara, atau handel pegangan penumpang. Dan kedua kaki tetap berada di atas pijakan kaki. Jangan mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk. Motor ini dirancang untuk penggunaan dijalan. Tidak cocok untuk penggunaan off-road. bahwa pengendara yang mengalami kecelakaan adalah yang belum memiliki SIM. • Pastikan bahwa anda memiliki keterampilan berkendara dengan sepeda motor, dan anda hanya meminjamkan kepada orang yang terampil berkendara. • Kenalilah batas kemampuan anda, dengan berada di dalam batas kemampuan. Dan anda akan terhindar dari kecelakaan. • Kami menganjurkan agar anda berlatih berkendara di tempat yang sepi. Sampai anda benar-benar menguasai sepeda motor anda dan semua fungsi alat kontrol. Banyak kecelakaan yang disebabkan oleh kesalahan pengendara sepeda motor. Kesalahan yang sering terjadi adalah terlalu melebar saat menikung, karena kecepatan terlalu tinggi atau sudut miring sepeda motor tidak sesuai dengan kecepatan (tidak sesuai antara kecepatan dan sudut belok). • Selalu patuhi batas kecepatan, jangan pernah melebihi batas kecepatan yang diijinkan. Piranti keselamatan Kebanyakan kecelakaan sepeda motor yang mengakibatkan kematian diakibatkan karena cedera di kepala. Penggunaan helm adalah sangat penting, dalam mencegah atau mengurangi cedera di kepala. Selalu pergunakan Helm yang sesuai standar. 2-2

Informasi keselamatan

Halaman 12

Muatan yang bebas bergeser, dapat menimbulkan ketidakstabilan yang tiba-tiba. Pastikan agar aksesoris dan muatan terikat dengan kuat. Periksa aksesoris, dan muatan secara rutin. • Lakukan penyetelan suspensi terhadap beban, periksa kondisi dan tekanan ban. • Jangan membawa muatan yang panjang dan berat di kemudi, garpu depan, atau fender depan. Misalnya, kantong tidur, tenda, tas, barang seperti ini dapat menimbulkan ketidakstabilan. Sepeda motor ini tidak dirancang untuk menarik beban atau penambahan samping/sidecar. Aksesoris asli Yamaha Pemilihan aksesoris untuk sepeda motor anda merupakan keputusan yang sangat penting. Aksesoris asli Yamaha, telah tersedia di dealer/bengkel Yamaha, telah dirancang, dan telah dilakukan pengujian oleh Yamaha untuk sepeda motor anda. Aksesoris asli Yamaha, telah dirancang secara spesifik, untuk digunakan pada sepeda motor Yamaha. Dikarenakan Yamaha tidak melakukan test pada aksesoris selain aksesoris Yamaha, maka anda harus bertanggung jawab atas Beban Penambahan aksesoris atau membawa beban pada sepeda motor anda dapat menimbulkan kehilangan kestabilan jika titik berat barang bawaan tidak merata. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, perlu ekstra hati-hati jika anda membawa barang bawaan atau penambahan aksesoris pada sepeda motor anda. Berikut ini, informasi mengenai aksesoris dan sejumlah panduan yang harus diikuti jika akan membawa barang bawaan pada sepeda motor anda: Berat total pengendara, penumpang, aksesoris dan muatan, tidak boleh melebihi batas beban maksimum. Penggunaan beban yang berlebihan dapat menyebabkan kecelakaan. Jika beban masih dalam batas ini, perhatikan hal-hal berikut: Beban dan aksesoris, sebaiknya diletakkan serendah dan sedekat mungkin ke sepeda motor. Pastikan berat muatan terbagi merata secara seimbang di kedua sisi, untuk mengurangi ketidakstabilan. Beban maksimal: 146 kg (322 lb) Informasi keselamatan Karbon Monoksida tidak berwarna, tidak berbau, gas hambar yang mungkin tetap ada sekalipun anda tidak melihat atau mencium knalpot mesin. Karbon monoksida yang berbahaya dapat bertahan beberapa jam hingga beberapa hari pada ruang tertutup atau area yang tidak baik ventilasinya. Jika anda mengalami beberapa gejala yang disebabkan dari keracunan, segera tinggalkan ruangan, hirup udara segar, kemudian segera pergi ke RUMAH SAKIT UNTUK PENGOBATAN. Jangan menghidupkan mesin dalam ruang yang tertutup. Jika terpaksa pasangkan kipas penyedot atau tempatkan pada ruangan yang terbuka, karbon monoksida dapat dengan cepat merubah ke tingkat yang berbahaya. Jangan menjalankan mesin di area yang memiliki ventilasi buruk atau sebagian tertutup seperti lumbung, garasi, atau carport. Jangan menghidupkan mesin meskipun diluar ruangan, tetapi asap knalpot masuk kedalam ruangan melaui jendela, atau pintu dll. 2-3

Informasi keselamatan

Halaman 13

Informasi keselamatan kemampuan pengendalian. Oleh sebab itu, aksesoris seperti ini tidak direkomendasikan. Hati-hati jika memasang aksesoris kelistrikan, jika aksesoris melebihi kapasitas pengisian aki, maka akan sangat mengganggu sistem kelistrikan sepeda motor. Dan mempercepat kerusakan aki. Ban dan pelek/rim yang ada di pasaran Ban dan pelek yang di pakai pada sepeda motor anda telah dirancang sesuai dengan kemampuan dan kestabilan, dan dapat memberikan keseimbangan dalam pengendalian saat mengerem. Spesifikasi pada ban, pelek, ukuran, pada merk dan tipe yang lain tidak di rekomendasikan. Lihat halaman 9-18 untuk melihat spesifikasi standar jika anda akan mengganti komponen tersebut diatas. memilih agar tidak mengurangi gerak bebas ke tanah, atau gerak bebas saat menikung, membatasi gerak bebas suspensi, gerak kemudi atau menghalangi pencahayaan lampu. • Aksesoris yang dipasangkan pada handlebar atau pada area front fork dapat mengakibatkan ketidakstabilan dikarenakan tidak sesuainya distribusi berat atau perubahan aerodinamik. Jika aksesoris dipasangkan pada handlebar atau pada area front fork, harus seringan mungkin dan ukurannya seminimum mungkin. • Jangan memasang aksesoris yang terlalu besar, hal ini akan mempengaruhi kestabilan karena efek tekanan angin dapat menimbulkan gaya angkat yang besar pada sepeda motor. Dan dapat menimbulkan ketidakstabilan saat melewati atau dilewati kendaraan besar. • Aksesoris tertentu, dapat menggeser posisi pengendara dari posisi normal, posisi yang membatasi kebebasan bergerak pengendara dan bisa membatasi pemilihan yang tepat terhadap pemasangan, dan penggunakan aksesoris diluar aksesoris Yamaha. Part, Aksesoris, dan Modifikasi di pasaran Ketika anda dapat menemukan produk aftermarket yang mirip secara desain dan kualitasnya dengan aksesoris asli Yamaha, sadarilah sebagian dari aksesoris aftermarket atau modifikasi sangat tidak cocok karena dapat menimbulkan potensi gangguan keselamatan untuk anda maupun orang lain. Memasang produk aftermarket atau melakukan modifikasi pada sepeda motor anda dapat berubah desain sepeda motor ataupun karakteristik penggunaan yang dapat mengakibatkan anda ataupun orang lain mendapatkan kemungkinan yang lebih besar untuk cedera ataupun meninggal. Anda bertanggung jawab pada kecelakaan yang diakibatkan karena perubahan di sepeda motor anda. Perhatikan beberapa petunjuk dibawah ini, jika akan membawa beban, dan pemasangan aksesoris. Jangan memasang aksesoris atau membawa muatan yang dapat mengurangi kinerja sepeda motor anda. Perlu perhatian khusus jika Mengangkut sepeda motor Pastikan untuk mematuhi petunjuk berikut sebelum mengangkut sepeda motor di sepeda motor lain. Lepaskan semua bagian yang longgar dari sepeda motor. 2-4

Keamanan berkendara lebih lanjut

Halaman 14

Pedal rem atau kampas rem bisa basah ketika anda mencuci sepeda motor. Setelah mencuci sepeda motor, periksa rem sebelum berkendara. Selalu memakai helm, sarung tangan, celana panjang (yang mengecil kearah pergelangan kaki agar tidak melebar), dan jaket yang berwarna terang. Jangan membawa barang terlalu banyak dalam berkendara, karena sepeda motor bisa jadi tidak stabil. Gunakan kawat yang kuat agar aman membawa barang bawaan ( jika diperlukan ). Jika lepas akan berpengaruh pada kestabilan sepeda motor dan dapat mengalihkan perhatian anda pada jalan. (Lihat halaman 2-3.) BAU57600 Keamanan berkendara lebih lanjut Pastikan memberikan tanda dengan jelas ketika berbelok. Pengereman bisa sangat sulit saat hujan atau jalanan yang basah. Hindari pengereman mendadak, karena sepeda motor bisa tergelincir. Lakukan pengereman dengan lambat ketika berhenti pada permukaan yang basah. Turunkan kecepatan ketika mendekati tikungan atau belokan. Setelah anda selesai berbelok, naikkan kecepatan secara perlahan. Hati hati ketika melewati parkiran mobil. Supir bisa saja tidak melihat anda dan membuka pintu mobil dengan kencang. Persimpangan rel kereta api, plat besi pada tempat konstruksi jalan, dan penutup lubang got akan menjadi sangat licin ketika basah. Turunkan kecepatan dan lewati dengan hati- hati. Jaga sepeda motor anda tetap tegak,karena kalau tidak sepeda motor akan tergelincir dan jatuh. Informasi keselamatan Arahkan roda depan lurus ke depan di trailer atau di bak truk, kemudian jepit untuk mengurangi pergerakan. Amankan sepeda motor dengan tali yang sesuai yang melekat pada bagian padat dari sepeda motor, seperti rangka atau front fork. Pilih lokasi untuk tali secara hati-hati agar tali tidak akan bergesekan dengan permukaan yang dicat selama transportasi. Suspensi harus agak ditekan / ditahan jika memungkinkan, sehingga sepeda motor tidak akan terpental berlebihan selama transportasi. 2-5

Helm

Halaman 15

Informasi keselamatan Tipe tertutup penuh: digunakan untuk kecepatan menengah dan tinggi ZAUU0005 ZAUU0006 Pemakaian yang benar Pemakaian yang salah ZAUU0003 ZAUU0007 BAUN0213 Helm Mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm, memperbesar risiko mengalami luka parah di kepala hingga kematian jika terjadi kecelakaan. Banyak kecelakaan sepeda motor yang mengakibatkan luka di kepala. Penggunaan helm adalah sangat penting, dalam mencegah atau mengurangi cedera di kepala. Pilihlah helm yang memenuhi standar yang diijinkan Perhatikan hal berikut dalam memilih helm sepeda motor. Helm harus memenuhi standar keamanan “SNI”. Helm harus sesuai dengan ukuran kepala pengendara. Hindari helm dari benturan yang terlalu keras. Tipe helm dan kegunaannnya Tipe tertutup: digunakan untuk kecepatan rendah dan menengah 2-6 Menggunakan helm dengan benar Pastikan tali pengikat helm terpasang dengan sempurna. Apabila terjadi kecelakaan, helm tidak mudah terlepas jika tali pengikat terpasang dengan benar.

Samping kiri

Halaman 16

# Keterangan BAU32221 ## Samping kiri [3] | | | | :--- | :--- | | **1.** Tutup tangki bahan bakar (halaman 6-11) | **9.** Baut penguras oli mesin B (halaman 9-11) | | **2.** Bagasi belakang (halaman 6-15) | | | **3.** Kantong perkakas (halaman 9-1) | | | **4.** Elemen saringan udara (halaman 9-14) | | | **5.** Tutup pengisian oli transmisi akhir (halaman 9-13) | | | **6.** Baut penguras oli transmisi akhir (halaman 9-13) | | | **7.** Elemen saringan udara wadah V-belt (halaman 9-14) | | | **8.** Baut penguras oli mesin A (halaman 9-11) | | <br> <p>3-1</p>

Samping kanan

Halaman 17

Keterangan BAU32231 Samping kanan 1 2 3,4 5 6 7 8 3 10 9 1. Lampu sinyal belok belakang (halaman 9-31) 2. Lampu rem belakang (halaman 9-31) 3. Aki (halaman 9-26) 4. Kotak sekring (halaman 9-28) 5. Power outlet (halaman 6-16) 6. Lampu sinyal belok depan (halaman 9-31) 7. Lampu senja 8. Lampu depan (halaman 9-29) 9. Busi (halaman 9-10) 10.Tutupan pengisian oli (halaman 9-11) 3-2

Kontrol dan instrumen

Halaman 18

BAU32241 Kontrol dan instrumen 4 5 3 Keterangan LTK125 7 6 3-3 1. Tuas rem belakang (halaman 6-9) 2. Sakelar tangkai kemudi kiri (halaman 6-7) 3. Unit meter multifungsi (halaman 6-5) 4. Sakelar tangkai kemudi kanan (halaman 6-7) 5. Tuas rem depan (halaman 6-8) 6. Gagang gas (halaman 9-17) 7. Main switch (halaman 6-1/4-7)

Kontrol dan instrumen

Halaman 19

# Keterangan LTK125-I/LTK125-A 1. Tuas rem belakang (halaman 6-9) 2. Sakelar tangkai kemudi kiri (halaman 6-7) 3. Unit meter multifungsi (halaman 6-5) 4. Sakelar tangkai kemudi kanan (halaman 6-7) 5. Tuas rem depan (halaman 6-8) 6. Gagang gas (halaman 9-17) 7. Main switch (halaman 6-1/4-7) 3-4

Sistem smart key

Halaman 20

BCA24080 Smart key berada di lokasi yang mengandung gelombang radio kuat atau derau elektromagnetik lain Sistem smart key menggunakan gelombang radio lemah. Sistem smart key mungkin tidak berfungsi pada kondisi berikut. 1. Antena yang tertanam pada sepeda motor Terdapat fasilitas sekitar yang memancarkan gelombang radio kuat (menara TV atau radio, pembangkit listrik, stasiun penyiaran, bandara, dll.) PEMBERITAHUAN 1 Jauhkan implan alat pacu jantung atau defibrilator jantung (serta peralatan medis listrik lainnya) dari antena yang tertanam pada sepeda motor (lihat ilustrasi). Gelombang radio yang dipancarkan oleh antena dapat mengganggu kerja alat tersebut ketika berada berdekatan. BWA14704 Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) PERINGATAN 1. Main switch 2. Knob 1 BAU76444 Sistem smart key Sistem smart key memungkinkan Anda mengoperasikan sepeda motor tanpa menggunakan kunci mekanis. Selain itu, terdapat fungsi answer-back untuk memudahkan Anda menemukan lokasi sepeda motor di tempat parkir. (Lihat halaman 4-5.) 1. Smart key 2. Tombol smart key Anda membawa atau menggunakan peralatan komunikasi seperti radio atau ponsel di dekat smart key Jika Anda menggunakan alat medis listrik, tanyakan kepada dokter atau produsen alat sebelum menggunakan sepeda motor ini. 4-1

Jarak kerja sistem smart key

Halaman 21

Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) Jika baterainya habis, smart key mungkin tidak dapat berfungsi, atau jarak kerjanya menjadi sangat pendek. Jika smart key dimatikan, sepeda motor tidak akan mengenali smart key meskipun berada dalam jarak kerja. Jika sistem smart key tidak berfungsi, lihat halaman 4-4 dan pastikan smart key sudah diaktifkan. Peletakan smart key di dalam bagasi depan atau belakang dapat menghalangi komunikasi antara smart key dan sepeda motor. Jika bagasi belakang terkunci padahal di dalamnya terdapat smart key, sistem smart key dapat dinonaktifkan. Smart key harus senantiasa Anda bawa. Ketika meninggalkan sepeda motor, jangan lupa kuncilah kemudi dan bawa smart key bersama Anda. Sebaiknya Anda matikan smart key. BAU76451 Jarak kerja sistem smart key Perkiraan jarak kerja smart key system ditunjukkan dalam ilustrasi berikut. Ada kendaraan lain di sekitar yang juga dilengkapi dengan sistem smart key Dalam situasi tersebut, pindahkan smart key ke tempat lain dan coba operasikan lagi. Jika masih tetap tidak berfungsi, operasikan sepeda motor dalam mode darurat. (Lihat halaman 9-35.) Untuk menghemat aki sepeda motor, sistem smart key mati sekitar 9 hari setelah sepeda motor terakhir kali digunakan (fungsi answer-back dinonaktifkan). Dalam situasi ini, cukup tekan knob main switch untuk mengaktifkan kembali sistem smart key. Smart key bersentuhan atau tertutup oleh benda logam SARAN Karena sistem smart key menggunakan gelombang radio lemah, jarak kerja dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. 4-2 SARAN

Menangani smart key dan kunci mekanis

Halaman 22

BCA21573 Jangan letakkan atau simpan smart key di dalam bagasi. Smart key bisa rusak akibat getaran jalan atau panas berlebihan. Jangan letakkan benda berat atau memberikan tekanan berlebihan ke smart key. Jangan tinggalkan smart key di tempat yang terkena sinar matahari langsung, suhu tinggi, atau kelembapan tinggi. Jangan menjatuhkan, menekuk, atau membenturkan smart key. Smart key memiliki komponen elektronik presisi. Patuhi peringatan berikut agar tidak terjadi gangguan fungsi atau pun kerusakan. Jangan celupkan smart key ke dalam air atau cairan apa pun. Jangan mengasah atau memodifikasi smart key. PEMBERITAHUAN Ketika smart key berada dalam jarak kerja, hati-hati karena orang lain yang tidak membawa smart key bisa menyalakan mesin dan mengoperasikan sepeda motor. Sepeda motor ini disertai dengan satu smart key, dua kunci mekanis, dan satu kartu nomor identifikasi. Simpan satu kunci mekanis dan kartu nomor identifikasi di tempat yang aman, terpisah dari sepeda motor. Jika aki sepeda motor habis, kunci mekanis dapat digunakan untuk membuka jok agar aki dapat diisi atau diganti. Oleh karena itu, sebaiknya Anda bawa satu kunci mekanis bersama smart key. Jika smart key dan nomor identifikasi sistem smart key sama-sama hilang atau rusak, seluruh sistem smart key harus diganti. Agar hal tersebut tidak terjadi, sebaiknya catat nomor identifikasi untuk antisipasi apabila kartu nomor identifikasi hilang. BWA17952 Smart key harus senantiasa Anda bawa. Jangan simpan di sepeda motor. Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) BAUN2460 Menangani smart key dan kunci mekanis PERINGATAN A52010 868588 1. Smart key 2. Kunci mekanis Jauhkan smart key dari peralatan medis listrik. Jauhkan smart key dari medan magnet kuat atau benda-benda bermagnet seperti gantungan kunci, TV, dan komputer. 4-3 1. Kartu nomor identifikasi

Smart key

Halaman 23

Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) BAU76472 Smart key Untuk menyalakan atau mematikan smart key Tekan tombol smart key sekitar 1 detik untuk menyalakan atau mematikan smart key. Jika smart key dimatikan, sepeda motor tidak dapat dioperasikan meskipun berada dalam jarak kerja. Untuk mengoperasikan sepeda motor, nyalakan smart key dan posisikan dalam jarak kerja. 1 2 1. Lampu indikator smart key 2. Tombol smart key Anda dapat mendaftarkan maksimum enam smart key untuk satu sepeda motor. Tanyakan kepada dealer Yamaha terkait smart key cadangan. Jika smart key hilang, segera hubungi dealer Yamaha untuk mencegah sepeda motor dicuri dan sebagainya. Jangan biarkan minyak, bahan pemoles, bahan bakar, atau zat kimia kuat lainnya mengenai smart key. Smart key bisa mengalami perusakan warna atau bahkan retak. Umur pakai baterai smart key adalah sekitar dua tahun, tetapi bisa bervariasi sesuai dengan kondisi pengoperasian. Ganti baterai smart key jika lampu indikator sistem smart key berkedip selama 20 detik ketika sepeda motor dinyalakan, atau jika lampu indikator smart tidak menyala ketika tombol smart key ditekan. (Lihat halaman 4-5.) Jika sistem smart key tetap tidak berfungsi padahal baterainya sudah diganti, periksalah aki sepeda motor lalu mintalah dealer Yamaha memeriksa sepeda motor. Jika smart key terus-menerus menerima gelombang radio, baterai smart key akan cepat habis. (Misalnya ketika diletakkan di dekat produk elektronik seperti televisi, radio, atau komputer.) SARAN Untuk memeriksa nyala matinya smart key Tekan tombol smart key untuk memastikan status kerja smart key saat ini. Jika lampu indikator sistem smart key: 4-4

Mengganti baterai smart key

Halaman 24

BAU79430 Mengganti baterai smart key Ganti baterai dalam situasi-situasi berikut ini. Lampu indikator sistem smart key berkedip selama sekitar 20 detik ketika sepeda motor dinyalakan. Fungsi answer-back tidak bekerja ketika tombol smart key ditekan. BWA14724 Baterai dan komponen kecil lainnya dapat menyebabkan cedera jika tertelan. Jauhkan baterai dan komponen kecil lainnya dari anak- anak. 1. Lampu indikator sistem smart key “ ” PERINGATAN 1 Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) 3. Dalam 9 detik penekanan knob tersebut, tekan dan tahan knob tersebut kembali selama 5 detik. 4. Jika beeper berbunyi, berarti pengaturan telah selesai. Jika beeper: Berbunyi dua kali: Beeper dimatikan. Berbunyi satu kali: Beeper dinyalakan. Fungsi answer-back Tekan tombol smart key untuk mengoperasikan fungsi answer-back. Beeper akan berbunyi dua kali, dan semua lampu sinyal belok akan berkedip dua kali. Fitur ini memudahkan pencarian lokasi sepeda motor Anda di tempat parkir dan sejenisnya. Untuk menyalakan atau mematikan beeper answer-back Beeper (yang berbunyi ketika fungsi answer-back dioperasikan), dapat dinyalakan atau dimatikan dengan cara sebagai berikut. 1. Nyalakan smart key dan posisikan dalam jarak kerja. 2. Putar main switch ke “OFF”, kemudian tekan knob satu kali. Jarak kerja fungsi answer-back Karena sistem smart key menggunakan gelombang radio lemah, jarak kerja dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Berkedip singkat (0.1 detik): Smart key nyala. Berkedip panjang (0.5 detik): Smart key mati. Jangan biarkan baterai terkena sinar matahari langsung atau sumber panas lainnya. 4-5

Mengganti baterai smart key

Halaman 25

Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) 4. Perlahan, tutup casing smart key hingga mengunci. 46473/SDPPI/2016 46484/SDPPI/2016 1953 1 Spesifikasi baterai: CR2032 No.Sertifikat 1. Baterai 1 2. Keluarkan baterai. 1. Aki BCA15784 Hati-hati, jangan sampai seal tahan air rusak atau terkena kotoran. Gunakan kain ketika membuka casing smart key dengan obeng. Sentuhan langsung dengan benda keras dapat merusak atau menggores smart key. Jangan sentuh sirkuit internal dan terminal-terminal. Tindakan tersebut dapat mengakibatkan kerusakan. Pastikan baterai dipasang dengan benar. Pastikan arah kutub positif “+” baterai. Untuk mengganti baterai smart key 1. Buka casing smart key seperti diperlihatkan. Jangan menggunakan tenaga berlebihan ke smart key ketika mengganti baterai. PEMBERITAHUAN Buang baterai sesuai dengan peraturan. 3. Pasang baterai baru seperti diperlihatkan. Perhatikan kutub baterai. 4-6 SARAN

Main switch

Halaman 26

BAU76500 ON (hidup) Semua aliran listrik terhubung, dan mesin dapat dihidupkan. Untuk menghidupkan daya sepeda motor 1. Nyalakan smart key dan posisikan dalam jarak kerja. 2. Tekan knob dan lampu indikator smart key akan menyala selama sekitar 4 detik. 3. Ketika lampu indikator sistem smart key menyala, posisikan main switch ke “ON”. Semua lampu sinyal belok akan berkedip dua kali dan daya sepeda motor dinyalakan. 1 2 1. Tekan. 2. Putar. (dan sudah ada konfirmasi smart key), main switch dapat diputar selagi lampu indikator sistem smart key menyala (sekitar 4 detik). Jangan tekan knob berulang-ulang atau memutar-mutar main switch maju dan mundur secara berlebihan (tidak sesuai penggunaan normal). Agar main switch tidak rusak, sistem smart key akan nonaktif untuk sementara, dan lampu indikator sistem smart key akan berkedip. Jika ini terjadi, tunggu sampai lampu indikator berhenti berkedip, kemudian operasikan main switch. BWA18720 Jangan pernah memposisikan main switch ke “OFF”, “ ”, atau “OPEN” ketika sepeda motor bergerak. Jika tidak, sistem kelistrikan akan terputus, dan dapat mengakibatkan hilangnya kendali atau kecelakaan. Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) PERINGATAN SARAN BAUN2100 Main switch 1. Knob Berbagai posisi main switch dijelaskan di bawah ini. 4-7 Main switch digunakan untuk menyalakan dan mematikan daya sepeda motor, mengunci dan membuka kunci kemudi, dan membuka jok. Setelah menekan knob 1. Lampu indikator sistem smart key “ ”

Main switch

Halaman 27

Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) BAU79110 OPEN (buka) Jok bisa dibuka. Untuk membuka jok, tekan tombol “SEAT”, kemudian angkat bagian belakang jok. 1 2 1. Tekan. 2. Putar. Ketika main switch diposisikan ke “OFF” tetapi smart key tidak dapat merespon (smart key berada di luar jarak kerja atau telah dimatikan), beeper akan berbunyi selama 3 detik dan lampu indikator smart key akan berkedip selama 30 detik. Selama 30 detik ini, main switch bebas dioperasikan. Setelah 30 detik, daya sepeda motor akan mati secara otomatis. Untuk mematikan daya sepeda motor dengan cepat, tekan knob sebanyak empat kali dalam waktu 2 detik. 2. Lampu sinyal belok akan berkedip satu kali dan daya sepeda motor dimatikan. SARAN Jika voltase aki sepeda motor lemah, lampu sinyal belok tidak akan berkedip. Lihat “Mode darurat” di halaman 9-35 untuk informasi tentang cara menyalakan daya sepeda motor tanpa smart key. BAU76510 OFF (mati) SARAN 1. Putar. 1. Tombol “SEAT” 4-8 1. Ketika smart key dinyalakan dan dalam jarak kerja, posisikan main switch ke “OFF”. Untuk mematikan daya sepeda motor Semua aliran listrik terputus.

Main switch

Halaman 28

1. Putar tangkai kemudi ke kiri penuh. 2. Ketika smart key dinyalakan dan dalam jarak kerja, tekan knob. 3. Selagi lampu indikator sistem smart key menyala, tekan dan putar knob ke “ ”. Jika kemudi tidak dapat terkunci, coba putar sedikit tangkai kemudi kembali ke arah kanan. Membuka kunci kemudi 2 1 Mengunci kemudi SARAN Jika beeper berbunyi setelah 3 menit, posisikan main switch ke posisi “OFF” atau “ ”. Jika beeper berbunyi karena smart key dimatikan atau bergerak di luar jangkauan, hidupkan smart key dan kembalilah ke tempat yang dalam jangkauan. BAU76521 “ ” (kunci) Beeper akan mati setelah 1 menit. Jok juga bisa dibuka dengan kunci mekanis. (Lihat halaman 6-15.) Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) 2 SARAN Pengingat posisi main switch “OPEN” Agar Anda tidak meninggalkan sepeda motor dalam kondisi tidak terkunci dan main switch masih di posisi “OPEN”, beeper sistem smart key akan berbunyi dalam kondisi sebagai berikut. Jika main switch di posisi “OPEN” selama 3 menit Jika smart key dimatikan ketika main switch di posisi “OPEN” Jika Anda berjalan di luar jarak kerja sistem smart key sementara main switch masih di posisi “OPEN” Pastikan jok sudah tertutup dengan aman sebelum menaiki sepeda motor. SARAN 1. Ketika smart key dinyalakan dan dalam jarak kerja, tekan knob. 1. Tekan. 2. Putar. Kemudi terkunci, dan seluruh sistem kelistrikan terputus. 4-9 1. Tekan. 2. Putar.

Membuka dan menutup tutup tangki bahan bakar

Halaman 29

Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) Ketika main switch berada di posisi “OPEN” dan smart key dibawa keluar dari jarak kerja, beeper akan berbunyi. Beeper juga akan berbunyi jika main switch dibiarkan dalam posisi “OPEN” selama 3 menit. Untuk mematikan beeper, pindahkan smart key kembali ke dalam jangkauan jarak kerja atau putar main switch ke posisi “OFF”. Lihat halaman 6-11 untuk mendapatkan instruksi tentang prosedur melepas dan memasang tutup tangki bahan bakar. 1 1. Tombol “FUEL” SARAN BAU76532 Membuka dan menutup tutup tangki bahan bakar Membuka tangki bahan bakar 1. Saat smart key nyala dan dalam jarak kerja, tekan knob. 2. Selama lampu indikator sistem smart key menyala, putar main switch ke posisi “OPEN”. 3. Tekan tombol “FUEL” untuk membuka tutup tangki bahan bakar. 2 1. Tekan. 2. Putar. 2. Ketika lampu indikator sistem smart key menyala, tekan dan putar knob ke posisi yang diinginkan. Menutup tangki bahan bakar Tekan tutup tangki bahan bakar sampai menutup. 4-10

Membuka dan menutup tutup tangki bahan bakar

Halaman 30

Sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) Pastikan tutupnya sudah tertutup sempurna sebelum memulai berkendara. SARAN 4-11

Pengoperasian Stop & Start System

Halaman 31

Stop & Start System (untuk LTK125-I/LTK125-A) BAU76671 Pengoperasian Stop & Start System BAU76684 Mengaktifkan Stop & Start System 1. Posisikan main switch ke posisi ON. 2. Atur sakelar Stop & Start System ke posisi “ ”. ON A A Meskipun mesin biasanya berhenti bersamaan dengan berhentinya sepeda motor, mungkin mesin memerlukan waktu untuk berhenti ketika sepeda motor dioperasikan di bawah kecepatan 10 km/jam, misalnya dalam kondisi lalu-lintas padat. Jika menurut Anda tegangan aki turun karena mesin tidak dapat dihidupkan menggunakan tombol starter atau karena hal lainnya, jangan aktifkan Stop & Start System. Mintalah dealer Yamaha melakukan pemeriksaan aki dalam interval seperti yang tertera di bagan perawatan berkala. dibiarkan menyala, aki bisa kehabisan daya dan mesin tidak dapat menyala kembali karena tegangan aki tidak mencukupi. SARAN BAU76823 Stop & Start System Stop & Start System adalah sistem yang berfungsi untuk mematikan mesin secara otomatis setelah sepeda motor berhenti selama beberapa detik, ketika lampu indikator Stop & Start System menyala.Hal ini bertujuan untuk mencegah kebisingan, mengendalikan emisi gas buang, dan menghemat bahan bakar. Kemudian, ketika pengendara sedikit memutar gagang gas, mesin akan otomatis menyala dan sepeda motor dapat berjalan kembali. 1. Lampu indikator Stop & Start System “ ” A A A 5-1 BCA23961 Ketika memarkir atau meninggalkan sepeda motor tanpa pengawasan, jangan lupa posisikan main switch ke posisi “OFF”. Jika Stop & Start System PEMBERITAHUAN

Pengoperasian Stop & Start System

Halaman 32

BAU76703 Nyalakan ulang mesin Jika Anda putar gagang gas ketika lampu indikator Stop & Start System berkedip dan mesin mati, mesin akan otomatis menyala kembali dan lampu indikator “ ” menyala seperti semula. 1 2 A 1. Menyala 2. Berkedip Stop & Start System (untuk LTK125-I/LTK125-A) BAU76831 Matikan mesin Setelah lampu indikator “ ” pada unit meter multifungsi menyala, mesin akan otomatis mati apabila dibiarkan langsam ketika sepeda motor berhenti dan gagang gas dalam posisi menutup total. Pada saat ini, lampu indikator “ ” pada unit meter multifungsi mulai berkedip, yang menandakan bahwa mesin dimatikan oleh Stop & Start System. SARAN Untuk memelihara daya baterai, Stop & Start System mungkin tidak diaktifkan sementara secara otomatis. A A A A 3. Ketika sepeda motor memastikan bahwa kondisi berikut terpenuhi, Stop & Start System akan aktif dan lampu indikator Stop & Start System menyala. Sakelar Stop & Start System diatur ke posisi “ ”. Setelah mesin dipanaskan, mesin dibiarkan langsam selama jangka waktu tertentu. Sepeda motor telah berjalan pada kecepatan 10 km/jam atau lebih. A A 5-2 4. Untuk mematikan Stop & Start System, atur sakelar Stop & Start System ke posisi “ ”. A 1. Menyala

Pengoperasian Stop & Start System

Halaman 33

Stop & Start System (untuk LTK125-I/LTK125-A) dibiarkan menyala, mesin bisa menyala dan sepeda motor dapat menyentak jika gagang gas diputar tanpa sengaja. BWA18751 Ketika menegakkan sepeda motor pada standar tengah, jangan lupa posisikan main switch ke posisi off. Jika sepeda motor bertumpu pada standar tengah sementara Stop & Start System dibiarkan menyala, mesin bisa menyala dan sepeda motor dapat menyentak jika gagang gas diputar tanpa sengaja. OFF PERINGATAN BAU76711 Peringatan sewaktu menggunakan Stop & Start System Untuk mencegah kecelakaan akibat kesalahan pengoperasian, baca dan patuhilah peringatan berikut ini. Ketika standar samping diturunkan, Stop & Start System dinonaktifkan. Jika Stop & Start System tidak berfungsi dengan benar, mintalah dealer Yamaha memeriksa sepeda motor Anda. SARAN A BWA18730 Jangan putar gagang gas dengan cepat ketika Stop & Start System aktif dan mesin dalam keadaan mati. Jika tetap Anda lakukan, sepeda motor bisa menyentak tiba-tiba setelah mesin menyala kembali. PERINGATAN 1. Berkedip 2. Menyala BWA18741 Ketika sedang menuntun sepeda motor, jangan lupa posisikan main switch ke posisi off. Jika sepeda motor dituntun dalam keadaan Stop & Start System 5-3 PERINGATAN

Pengoperasian Stop & Start System

Halaman 34

Stop & Start System (untuk LTK125-I/LTK125-A) Ketika melakukan perawatan, jangan lupa posisikan main switch ke posisi off. Jika perawatan dilakukan dalam keadaan Stop & Start System menyala, mesin bisa menyala dan sepeda motor dapat menyentak jika gagang gas diputar. BWA18781 OFF OFF OFF PERINGATAN BWA18771 Ketika meninggalkan sepeda motor tanpa pengawasan, jangan lupa posisikan main switch ke posisi off. Jangan biarkan Stop & Start System dalam kondisi menyala ketika sepeda motor diparkir. Jika tidak, mesin bisa menyala dan sepeda motor dapat menyentak ketika gagang gas diputar tanpa sengaja. PERINGATAN 5-4

Kunci kontak/kunci kemudi

Halaman 35

Instrumen dan Fungsi Kontrol BAUU1043 LOCK Kemudi terkunci, dan seluruh sistem kelistrikan terputus. Dalam posisi ini, kunci dapat dicabut. 1. Putar kemudi ke kiri penuh. 2. Dorong ke dalam anak kunci dari posisi “OFF”, lalu putar ke posisi “LOCK” sambil tetap mendorong anak kunci ke arah dalam. 3. Lepas kunci. 1 2 Mengunci kemudi 1. Tekan. 2. Putar. BAU85030 ON Semua sirkuit listrik terhubung dan lampu sepeda motor dinyalakan. Mesin dapat dihidupkan. Dalam posisi ini, kunci kontak tidak dapat dicabut. Untuk mencegah aki terkuras, jangan biarkan kunci pada posisi ON tanpa menyalakan mesin. Model ini dilengkapi dengan pompa bahan bakar. Saat sepeda motor dinyalakan untuk pertama kalinya, akan terdengar bunyi dari pompa bahan bakar, namun ini bukan mengindikasikan adanya malfungsi. BAU10662 OFF Semua aliran listrik terputus. Dalam posisi ini, kunci dapat dicabut. BWA10062 PERINGATAN SARAN BAUN0264 Kunci kontak/kunci kemudi Kunci kontak/kunci kemudi berfungsi sebagai pemutus dan penghubung sistem pengapian dan lampu, juga digunakan untuk mengunci kemudi. Adapun berbagai posisi kunci kontak dijelaskan sebagai berikut. Kunci kontak/kunci kemudi dilengkapi penutup lubang kunci. (Lihat halaman 6-2 untuk mengetahui prosedur membuka dan menutup penutup lubang kunci.) SEAT FUEL (untuk LTK125) PUSH SHUT ZAUV0423 SARAN Jika kemudi tidak dapat terkunci, coba putar sedikit tangkai kemudi kembali ke arah kanan. SARAN Jangan pernah memutar kunci ke posisi “OFF” atau “LOCK” ketika sepeda motor sedang beroperasi. Jika tidak, sistem kelistrikan akan terputus, dan dapat mengakibatkan hilangnya kendali atau kecelakaan. 6-1

Penutup lubang kunci

Halaman 36

BAUN0354 Penutup lubang kunci Masukkan kunci shutter ke penutup lubang kunci seperti diperlihatkan di gambar, lalu putar kunci ke kanan untuk membuka penutup lubang kunci. Membuka penutup lubang kunci Menutup penutup lubang kunci 1. Tombol “PUSH SHUT” 2. Kunci shutter 1 ditemukan kebocoran bahan bakar, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa sepeda motor Anda. Instrumen dan Fungsi Kontrol Dorong ke dalam anak kunci, lalu putar ke posisi “OFF” sambil tetap mendorong anak kunci ke arah dalam. BWAU0042 Jangan memutar kunci ke posisi “OFF” atau “LOCK” ketika sepeda motor sedang beroperasi. Jika tidak, sistem kelistrikan akan mati dan dapat mengakibatkan hilangnya kendali atau kecelakaan. Membuka kunci kemudi PERINGATAN 1. Tekan. 2. Putar. Tekan tombol “PUSH SHUT” untuk menutup penutup lubang kunci. 6-2 Jika sepeda motor ambruk, dan anda sudah menegakkannya kembali, pastikan tidak ada kebocoran bahan bakar. Jika

Lampu indikator dan lampu peringatan

Halaman 37

Instrumen dan Fungsi Kontrol BAU42777 Lampu peringatan mesin bermasalah “ ” Lampu peringatan ini akan menyala jika terdeteksi masalah dalam rangkaian listrik pemantau mesin. Apabila hal ini terjadi, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa sistem diagnosa diri yang dimiliki sepeda motor. Sirkuit listrik lampu peringatan dapat diperiksa dengan memutar kunci ke posisi ON. Lampu peringatan seharusnya menyala selama beberapa detik, sebelum akhirnya mati. Jika lampu peringatan tidak menyala sebentar saat sepeda motor dinyalakan, atau jika lampu peringatan justru terus menyala, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa rangkaian listrik sepeda motor Anda. BAU85160 Lampu peringatan ABS “ ” (untuk model ABS) Dalam pengoperasian normal, lampu peringatan ABS menyala ketika sepeda motor dinyalakan, kemudian mati setelah sepeda motor berjalan pada kecepatan 10 km/jam (6 mil/jam) atau lebih. Jika lampu peringatan ABS: tidak menyala ketika sepeda motor dalam posisi menyala ABS BAU11032 Lampu indikator sinyal belok “ ” dan “ ” Masing-masing lampu indikator akan berkedip sesuai dengan lampu sinyal belok yang sedang berkedip. BAU11081 Indikator lampu jauh “ ” Lampu indikator ini akan menyala ketika lampu jauh pada lampu depan dinyalakan. 1. Lampu indikator sinyal belok “ ” 2. Lampu peringatan mesin bermasalah “ ” 3. Indikator lampu jauh “ ” 2 3 LTK125 BAU77122 Lampu indikator dan lampu peringatan 1. Lampu indikator Stop & Start System “ ” 2. Lampu indikator sistem smart key “ ” 3. Lampu indikator sinyal belok “ ” 4. Lampu peringatan mesin bermasalah “ ” 5. Indikator lampu jauh “ ” 6. Lampu peringatan Anti-lock Brake System (ABS) “ ” (untuk model ABS) A LTK125-I/LTK125-A ABS 6-3

Lampu indikator dan lampu peringatan

Halaman 38

BAU76382 Lampu indikator Stop & Start System “ ” (untuk LTK125- I/LTK125-A) Indikator ini menyala ketika Stop & Start System aktif. Lampu indikator akan berkedip apabila mesin dimatikan secara otomatis oleh Stop & Start System. Meskipun sakelar Stop & Start System diatur ke posisi “ ”, lampu indikator ini tidak dapat menyala pada kondisi tertentu. (Lihat halaman 5-1.) A A SARAN BAU61654 Lampu indikator sistem smart key “ ” (untuk LTK125-I/LTK125-A) Lampu indikator ini memberitahukan status sistem smart key. Jika sistem smart key beroperasi secara normal, lampu indikator ini akan mati. Jika terdapat masalah pada sistem smart key, lampu indikator akan berkedip. Lampu indikator juga akan berkedip apabila terjadi komunikasi antara sepeda motor dan smart key dan ketika dilakukan pengoperasian sistem smart key tertentu. Ketika tombol starter ditekan, lampu indikator akan menyala sekitar satu detik lalu mati. Jika lampu indikator tidak menyala atau mati secara normal, mintalah dealer Yamaha memeriksa sepeda motor Anda. Lampu peringatan ABS dapat menyala ketika akselerasi mesin ditambah saat sepeda motor ditegakkan menggunakan standar tengah, tetapi hal ini tidak menunjukkan kerusakan. Instrumen dan Fungsi Kontrol SARAN SARAN menyala atau berkedip ketika sepeda motor berjalan tidak mau mati setelah sepeda motor berjalan pada kecepatan 10 km/jam (6 mil/jam) atau lebih ABS mungkin tidak berfungsi dengan benar. Jika salah satu kondisi di atas terjadi, mintalah dealer Yamaha memeriksa sistem ABS sesegera mungkin. (Lihat halaman 6-10 untuk penjelasan mengenai ABS.) BWA16041 Jika lampu peringatan ABS tidak mati setelah berkendara dengan kecepatan 10 km/h (6 mi/h) atau lebih tinggi, atau jika lampu peringatan menyala atau berkedip ketika berkendara, sistem pengereman kembali ke pengereman konvensional. Jika keadaan tersebut terjadi, atau jika lampu peringatan sama sekali tidak menyala, lebih hati-hatilah untuk menghindari roda terkunci ketika mengerem dengan tiba-tiba. Anjurkan dealer Yamaha untuk memeriksa sistem pengereman dan sistem kelistrikan secepatnya. PERINGATAN 6-4

Unit meter multifungsi

Halaman 39

Instrumen dan Fungsi Kontrol Meter bahan bakar menunjukkan jumlah bahan bakar yang terdapat di dalam tangki. Indikator pada pengukur bahan bakar akan berangsur turun dari “F” (penuh) ke “E” (kosong) jika bahan bakar makin menipis. Ketika segmen terakhir mulai berkedip, isilah bahan bakar sesegera mungkin. Ketika main switch diputar ke posisi ON, semua segmen tampilan pengukur bahan bakar akan tampak selama beberapa detik, kemudian pengukur bahan bakar menunjukkan ketinggian bahan bakar yang sebenarnya. Meter bahan bakar 1 1. Meter bahan bakar 1 Pastikan untuk memutar main switch ke posisi ON sebelum menggunakan tombol “RESET/SELECT”. Speedometer memperlihatkan kecepatan berjalan sepeda motor. Speedometer 1. Speedometer SARAN BAUN2323 Unit meter multifungsi BWA12423 Pastikan untuk berhenti sebelum merubah pengaturan dalam unit meter multifungsi. Merubah pengaturan ketika sedang berkendara dapat mengganggu konsentrasi pengendara dan dapat meningkatkan risiko kecelakaan. 1. Meter bahan bakar 2. Speedometer 3. Meter konsumsi bahan bakar seketika 4. Tampilan multi fungsi 5. Tombol “RESET/SELECT” PERINGATAN Jangan habiskan semua bahan bakar di dalam tangki bahan bakar. SARAN 6-5 Unit meter multifungsi dilengkapi dengan: speedometer meter konsumsi bahan bakar seketika meter bahan bakar tampilan multifungsi

Unit meter multifungsi

Halaman 40

Tekan tombol “RESET/SELECT” untuk mengganti tampilan antara odometer “ODO”, tripmeter “TRIP”, dan tegangan aki “BAT” dengan urutan sebagai berikut: Odometer menunjukkan total jarak yang ditempuh oleh sepeda motor. ODO → TRIP → BAT → ODO 1. Odometer 1 Mode odometer SARAN Meter ini menunjukkan konsumsi bahan bakar seketika dan tampilannya dalam km/L. Makin efisien pengoperasian sepeda motor, makin bertambah pula segmen yang ditampilkan. 1 Jika kecepatan sepeda motor kurang dari 10 km/jam (6 mil/jam), segmen tidak akan ditampilkan. 1. Meter konsumsi bahan bakar seketika Meter konsumsi bahan bakar seketika Instrumen dan Fungsi Kontrol SARAN Pengukur bahan bakar ini dilengkapi dengan sistem diagnosis mandiri. Jika terdeteksi masalah dalam rangkaian kelistrikan pengukur bahan bakar, seluruh segmen akan berkedip berulang-ulang. Jika ini terjadi, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa sepeda motor anda. BCAV0041 Jika indikator bahan bakar tinggal tersisa satu blok, segera isi bahan bakar, karena gerakan bahan bakar ketika sepeda motor menanjak atau menurun atau berbelok dapat membuat mesin tidak menerima bahan bakar, sehingga mesin sepeda motor akan mogok. PEMBERITAHUAN Odometer akan terkunci di 999999 dan tidak dapat diatur ulang. Tampilan multifungsi Unit meter multifungsi dilengkapi dengan: odometer tripmeter pengukur tegangan aki 6-6

Sakelar tangkai kemudi

Halaman 41

Instrumen dan Fungsi Kontrol BAU1234M Sakelar tangkai kemudi 1. Sakelar dimmer “ / ” 2. Sakelar sinyal belok “ / ” 3. Tombol klakson “ ” 1 2 3 1 A Kanan Kiri Pengukur ini menunjukkan status pengisian aki saat ini. Di atas 12.8 V Terisi penuh Di bawah 12.7 V Perlu diisi. Jika tegangan aki kurang dari 9.0 V, maka akan muncul “_ _._”. Pengukur tegangan aki 1. Pengukur tegangan aki 1 SARAN Tripmeter akan diatur ulang dan terus menghitung setelah mencapai angka 9999.9. Untuk mengatur ulang tripmeter, ketika tripmeter sedang ditampilkan, tekan tombol “RESET/SELECT” selama minimal satu detik. Tripmeter menunjukkan jarak total yang ditempuh terhitung dari terakhir kali diatur ulang. 1. Tripmeter Mode tripmeter SARAN 1. Sakelar Stop & Start System “ / ” (untuk model yang dilengkapi) 2. Tombol hazard “ ” 3. Tombol start “ ” A A 2 3 / A 6-7

Tuas rem depan

Halaman 42

BAU12902 Tuas rem depan Tuas rem depan berada di sebelah kanan tangkai kemudi. Untuk mengoperasikan rem depan, tarik tuas ini ke arah gagang gas. 1 1. Tuas rem depan A A BAU79500 Sakelar hazard “ ” Ketika main switch di posisi “ON”, gunakan sakelar ini untuk menyalakan lampu hazard (lampu sinyal kiri dan kanan berkedip bersamaan). Lampu hazard digunakan dalam situasi darurat atau untuk memperingatkan pengendara lain ketika sepeda motor anda berhenti dimana itu dapat mengakibatkan bahaya pada lalu-lintas. BAU76391 Sakelar Stop & Start System “ / ” (untuk LTK125-I/LTK125-A) Untuk menyalakan Stop & Start System, atur sakelar ke posisi “ ”. Untuk mematikan Stop & Start System, atur sakelar ini ke posisi “ ”. BCA10062 Jangan gunakan lampu Hazard terlalu lama ketika mesin tidak dalam keadaan hidup, apabila dilakukan dapat menurunkan tegangan aki. A A A PEMBERITAHUAN Instrumen dan Fungsi Kontrol BAU12402 Sakelar dimmer “ / ” Geser sakelar ini ke posisi “ ” untuk lampu jauh dan ke posisi “ ” untuk lampu dekat. BAU12461 Sakelar sinyal belok “ / ” Untuk memberikan tanda belok kanan, geser sakelar ini ke “ ”. Untuk memberikan tanda belok kiri, geser sakelar ini ke “ ”. Ketika dilepas, sakelar akan kembali ke posisi tengah. Untuk mematikan lampu sinyal belok, tekan sakelar ke dalam setelah kembali ke posisi tengah. BAU12501 Tombol klakson “ ” Tekan tombol ini untuk membunyikan klakson. BAU12722 Tombol start “ ” Dengan standar samping dinaikkan, tekan tombol ini sambil menarik rem depan atau belakang untuk menghidupkan mesin dengan starter. Lihat halaman 8-1 untuk instruksi cara starter untuk menghidupkan mesin. A 6-8

Pengunci tuas rem belakang

Halaman 43

Instrumen dan Fungsi Kontrol BWAN0010 Jangan mengoperasikan pengunci tuas rem belakang ketika sepeda motor dalam kondisi berjalan, hal ini dapat mengakibatkan kehilangan kontrol dan kecelakaan. Pastikan sepeda motor telah berhenti sebelum mengoperasikan pengunci tuas rem belakang. Operasikan pengunci tuas rem belakang saat anda duduk diatas sepeda motor anda. PERINGATAN SARAN BAUN0440 Pengunci tuas rem belakang Sepeda motor ini dilengkapi dengan pengunci tuas rem belakang. Untuk mengunci tuas rem 1. Tarik tuas rem belakang menuju tangkai kemudi. 2. Tekan pengunci tuas rem hingga tertahan oleh stopper pin. 1 1. Tuas rem belakang 2. Pin pengunci tuas 3. Stopper pin pengunci tuas 3 2 BAU12952 Tuas rem belakang Tuas rem belakang berada di sebelah kiri tangkai kemudi. Untuk mengoperasikan rem belakang, tarik tuas ini ke arah tangkai kemudi. 1. Tuas rem belakang Untuk melepas tuas rem 1. Tarik tuas rem belakang menuju tangkai kemudi. 2. Pin pengunci tuas harus dapat lepas dari stopper dan melepas pengunci tuas rem. 6-9

ABS (untuk model ABS)

Halaman 44

1 2 1. Sensor roda depan 2. Rotor sensor roda depan ABS melakukan uji diagnosis mandiri setiap kali sepeda motor dihidupkan setelah main switch dinyalakan dan sepeda motor telah berjalan pada kecepatan 10 km/jam (6 mil/jam) atau lebih. Selama pengujian ini, suara klik mungkin terdengar, dan getaran dapat dirasakan di tuas rem, namun hal ini normal. ABS ini dilengkapi mode pengujian yang membuat pemilik dapat merasakan sensasi bergetar pada tuas rem depan. Namun, diperlukan alat khusus, jadi silakan berkonsultasi ke dealer Yamaha. Hati-hati, jangan sampai merusak sensor roda atau rotor sensor roda. Jika tidak, kinerja ABS dapat terganggu. BCA20100 PEMBERITAHUAN Instrumen dan Fungsi Kontrol SARAN BAU77821 ABS (untuk model ABS) Sistem ABS (anti-lock brake system) pada model sepeda motor ini berlaku pada sistem rem depan. Operasikan rem ini seperti Anda mengoperasikan rem konvensional. Jika ABS diaktifkan, tuas rem depan mungkin akan terasa berdenyut. Dalam situasi ini, lanjutkan pengoperasian rem dan biarkan ABS berfungsi sendiri; jangan melepaskan dan menerapkan kembali rem (memompa rem) karena hal tersebut akan mengurangi efektivitas pengereman. BWA16051 ABS melakukan performa yang terbaik dengan jarak pengereman yang jauh. Selalu jaga jarak yang cukup dari kendaraan di depan untuk menyesuaikan kecepatan meskipun sudah menggunakan ABS. PERINGATAN 6-10 ABS dimonitor oleh ECU, yang akan mengalihkan sistem ke pengereman biasa apabila terjadi kerusakan. Pada permukaan tertentu, seperti jalan kasar atau kerikil, jarak pengereman dapat lebih lama dengan ABS daripada tanpa menggunakan ABS.

Bahan bakar

Halaman 45

Instrumen dan Fungsi Kontrol BAU13213 Bahan bakar Pastikan tersedia bensin dalam jumlah yang cukup di dalam tangki. BWA10882 Bensin dan uapnya merupakan zat yang sangat mudah terbakar. Untuk menghindari kebakaran dan ledakan, serta untuk mengurangi risiko cedera saat pengisian bahan bakar, ikuti petunjuk berikut. 1. Sebelum mengisi bensin, matikan mesin dan pastikan tidak ada orang yang duduk di atas sepeda motor. Jangan mengisi bensin sambil merokok, berada di dekat percikan api, nyala api, atau sumber pengapian lainnya seperti pemantik pada pemanas air dan pengering pakaian. 2. Jangan mengisi tangki bahan bakar hingga berlebihan. Hentikan pengisian apabila bahan bakar mencapai dasar corong pengisian. Karena bahan bakar memuai saat suhu meningkat, panas dari mesin atau matahari dapat membuat bahan bakar meluber dari tangki bahan bakar. PERINGATAN Pastikan tutup tangki bahan bakar sudah ditutup dengan sempurna setelah pengisian bahan bakar. Bahan bakar yang bocor berpotensi menimbulkan kebakaran. BWA11092 Tekan tutup tangki bahan bakar ke posisi aslinya. Jika tutup tangki bahan bakar sudah terkunci, akan terdengar bunyi klik. Memasang tutup tangki bahan bakar 3. Tutup tangki bahan bakar akan terbuka secara otomatis. PERINGATAN BAUN2330 Tutup tangki bahan bakar 1. Putar. 2. Tombol “FUEL” 6-11 Melepas tutup tangki bahan bakar 1. Putar main switch ke posisi “OPEN”. 2. Tekan tombol “FUEL” untuk membuka tutup tangki bahan bakar. 1. Tutup tangki bahan bakar

Catalytic converter

Halaman 46

BAU13434 Catalytic converter Model ini dilengkapi dengan catalytic converter dalam sistem pembuangan. BWA10863 Sistem pembuangan menjadi sangat panas setelah pengoperasian. Untuk mencegah bahaya kebakaran atau luka bakar: Jangan memarkir sepeda motor di dekat lokasi yang berpotensi kebakaran seperti rumput atau bahan-bahan lain yang mudah terbakar. Parkirkan sepeda motor di tempat yang jauh dari kemungkinan pejalan kaki atau anak-anak menyentuh sistem pembuangan yang panas. Pastikan sistem pembuangan sudah dalam keadaan dingin jika Anda ingin memulai pekerjaan perawatan. PERINGATAN mata anda terkena, segera kunjungi dokter. Jika bensin menumpahi kulit anda, segera bilas dengan air sabun. Jika bensin menumpahi pakaian, segera ganti pakaian anda. BAUN0750 BCA11401 Gunakan hanya bensin yang tidak ada kandungan timbal. Penggunaan bensin berkandungan timbal dapat menimbulkan kerusakan parah bagi komponen-komponen internal mesin, seperti klep dan ring piston, tak terkecuali sistem pembuangan. Bahan bakar yang disarankan: Hanya bahan bakar tanpa timbal Kapasitas tangki bahan bakar: 4.2 L (1.1 US gal, 0.9 Imp.gal) PEMBERITAHUAN Instrumen dan Fungsi Kontrol 3. Segera lap jika ada tumpahan bahan bakar. PERHATIAN: Segera lap bahan bakar yang tertumpah dengan kain yang bersih, kering, dan lembut karena bahan bakar dapat merusak permukaan bercat atau komponen yang berbahan plastik. [BCA10072] 4. Pastikan Anda menutup tutup tangki bahan bakar dengan kencang. 1. Corong pengisi tangki bahan bakar 2. Ketinggian bahan bakar maksimum Jangan biarkan mesin berputar tanpa beban selama lebih dari beberapa menit. Tindakan ini dapat membuat terkumpulnya panas. 6-12 BWA15152 Bensin bersifat racun dan dapat mengakibatkan luka atau kematian. Tangani bensin dengan hati-hati. Jangan pernah menyedot bensin dengan mulut. Jika anda menelan bensin atau menghirup uapnya, atau PERINGATAN

Jok

Halaman 47

Instrumen dan Fungsi Kontrol BAU80511 Jok 1. Buka penutup lubang kunci. 2. Masukkan kunci mekanis ke dalam kunci jok, lalu putar searah jarum jam. Untuk model dengan smart key Untuk membuka jok, gunakan tombol “SEAT” pada main switch. (Lihat halaman 4-8.) Cara membuka jok dengan kunci mekanis 3 1 1. Penutup lubang kunci 2. Kunci jok 3. Membuka. BAU37652 Starter kaki (untuk LTK125) Jika mesin tidak mau hidup dengan menekan tombol starter, cobalah menghidupkannya dengan starter kaki. Untuk menghidupkan mesin, keluarkan tuas starter kaki, turunkan perlahan sampai terasa tarikan, lalu engkol dengan halus namun kuat. 1 1. Starter kaki BCA10702 Gunakan hanya bensin yang tidak ada kandungan timbal. Penggunaan bensin berkandungan timbal akan merusak catalytic converter, dan ini tidak dapat diperbaiki. PEMBERITAHUAN 3. Angkat bagian belakang jok. 6-13

Gantungan helm

Halaman 48

BAU37482 Gantungan helm Menggantungkan helm ke gantungannya 1. Buka jok. (Lihat halaman 6-13.) 2. Gantungkan helm ke gantungannya, lalu tutup jok dengan sempurna. PERINGATAN! Jangan kendarai sepeda motor jika helm masih tergantung di gantungannya, karena helm dapat menabrak objek sehingga mengakibatkan hilang kendali atau kecelakaan. [BWA10162] Gantungan helm terletak di balik jok. 1. Gantungan helm 1 Pastikan jok sudah dipasang sempurna sebelum Anda berkendara. Instrumen dan Fungsi Kontrol SARAN BCA24020 1. Masukkan anak kunci ke kunci kontak, lalu putar ke posisi “OPEN”. Pastikan penutup lubang kunci dipasang apabila kunci mekanis tidak sedang dipakai. Untuk model standar PEMBERITAHUAN Membuka jok 1. Kunci jok 2. Jok Melepas helm dari gantungannya Buka jok, lepas helm dari gantungannya, lalu tutup kembali jok. 6-14 Menutup jok Tekan bagian belakang jok ke bawah untuk mengunci ke posisinya. 2. Tekan tombol “SEAT” untuk membuka jok.

Bagasi

Halaman 49

Instrumen dan Fungsi Kontrol BWA11242 Jangan melampaui batas beban maksimum yang mampu ditopang sepeda motor 146 kg (322 lb). Jangan melampaui batas beban 5 kg (11 lb) yang mampu ditopang bagasi belakang. PERINGATAN Jangan biarkan jok dalam kondisi terbuka terlalu lama, karena cahaya dapat menyebabkan daya aki habis. BCA15964 Karena bagasi bisa basah ketika sepeda motor dicuci, bungkuslah benda yang disimpan dalam bagasi dengan kantong plastik. Agar uap air tidak menyebar di bagasi, dan untuk menghambat pertumbuhan jamur, bungkuslah benda yang basah dengan kantong plastik sebelum menyimpannya di dalam bagasi. Karena bagasi menyerap panas dari mesin dan sinar matahari, jangan simpan benda apapun yang rentan terhadap panas (seperti makanan atau benda yang mudah terbakar) di dalam bagasi. Jangan simpan benda berharga atau mudah patah dalam bagasi. PEMBERITAHUAN BAUN2341 Bagasi Beberapa helm tidak dapat disimpan di bagasi belakang karena ukuran atau bentuknya. Jangan tinggalkan sepeda motor Anda dalam kondisi jok terbuka. Bagasi belakang Anda dapat menyimpan helm di bagasi belakang di balik jok. (Untuk melihat prosedur membuka jok, lihat halaman 6-13.) 1. Bagasi belakang SARAN 6-15 Jangan simpan smart key, kunci me- kanis, atau label nomor identifikasi di dalam bagasi belakang. Smart key harus dibawa oleh pengendara.

Power outlet

Halaman 50

BWAN0050 Agar tidak terjadi sengatan listrik atau hubungan arus pendek, pasang tutup saat power outlet tidak digunakan. PERINGATAN Cara menggunakan power outlet 1. Matikan daya sepeda motor. 2. Lepaskan tutup power outlet. 3. Matikan aksesori. 4. Masukkan steker aksesori ke dalam power outlet. 5. Hidupkan daya sepeda motor dan hidupkan mesin. 6. Hidupkan aksesori. Ketika selesai berkendara, jangan lupa matikan aksesori dan cabut dari power outlet, kemudian pasang kembali tutup power outlet. 1 Instrumen dan Fungsi Kontrol SARAN BAUN2161 Power outlet Model ini dilengkapi dengan power outlet DC 12V. BCAN0140 Jangan gunakan power outlet ketika mesin dalam keadaan mati, dan jangan melebihi beban listrik yang ditentukan; jika tidak, sekring bisa putus atau aki bisa habis. Ketika mencuci sepeda motor, jangan arahkan semprotan air bertekanan tinggi ke area power outlet. PEMBERITAHUAN 1. Power outlet 6-16 1. Tutup power outlet Beban listrik maksimal: 12 W (1A)

Sistem pemutus rangkaian pengapian

Halaman 51

Instrumen dan Fungsi Kontrol BAUT1097 Sistem pemutus rangkaian pengapian Periksa pengoperasian sidestand switch sesuai prosedur berikut ini. bengkel/dealer Yamaha untuk memeriksanya jika tidak berfungsi dengan benar. BAU76780 Standar samping Standar samping terletak disebelah kiri badan sepeda motor. Naikkan atau turunkan standar samping dengan kaki anda untuk menopang sepeda motor agar dapat berdiri. BWA10242 Jangan mengendarai sepeda motor dengan kondisi standar turun, atau jika standar tidak mau dipindahkan keatas, karena jika standar turun dan menyentuh tanah, akan mengacaukan konsentrasi pengendara dan akan berakibat kehilangan kendali. Sistem pemutus rangkaian pengapian Yamaha telah dirancang untuk membantu pengendara dalam penanganan masalah standar sebelum mesin dijalankan. Oleh karena itu, periksa sistem ini secara teratur dan sarankan Sidestand switch yang terpasang adalah bagian dari sistem pemutus rangkaian pengapian. (Lihat penjelasan berikut mengenai sistem pemutus rangkaian pengapian.) Ketika standar samping diturunkan, Stop & Start System dinonaktifkan. PERINGATAN SARAN 6-17

Sistem pemutus rangkaian pengapian

Halaman 52

• Sepeda motor harus ditegakkan dengan standar tengah selama pemeriksaan ini. • Jika sebuah malfungsi terjadi, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa sistem sebelum sepeda motor dikendarai. PERINGATAN Instrumen dan Fungsi Kontrol Tekan tombol starter sambil menarik salah satu dari dua tuas rem. Mesin akan hidup. Turunkan standar samping. Naikkan standar samping. Putar kunci ke posisi ON. Jika mesin mati: 6-18 Sidestand switch dalam keadaan OK.

Demi keselamatan Anda – pemeriksaan sebelum pengoperasian

Halaman 53

Demi keselamatan Anda – pemeriksaan sebelum pengoperasian BAU15599 Selalu periksa sepeda motor sebelum anda menggunakannya agar sepeda motor berada dalam kondisi aman jika dioperasikan. Selalu patuhi prosedur dan jadwal pemeriksaan dan perawatan yang dijelaskan dalam Buku Petunjuk Pemilik. BWA11152 Jika anda tidak memeriksa atau merawat sepeda motor dengan benar, akan bertambah kemungkinan terjadi kecelakaan atau kerusakan peralatan. Jangan mengoperasikan sepeda motor jika anda mendapati suatu masalah. Jika masalah tidak dapat diperbaiki dengan prosedur yang dijelaskan dalam buku petunjuk ini, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa sepeda motor anda. BAGIAN YANG HARUS DIKERJAKAN HALAMAN 6-11 Oli mesin • Periksa ketinggian oli mesin. • Jika memungkinkan, tambahkan oli hingga batas yang ditentukan. • Periksa sepeda motor dari kebocoran oli. 9-11 Oli transmisi akhir • Periksa sepeda motor dari kebocoran oli. 9-13 • Periksa kemampuan kerjanya. • Jika tidak pakem, mintalah dealer Yamaha melakukan tindakan (bleeding) sistem hidrolik. • Periksa keausan kampas rem. • Ganti jika perlu. • Periksa ketinggian minyak rem di dalam reservoir. • Jika perlu, tambahkan minyak rem yang disarankan hingga ke ketinggian yang ditentukan. • Periksa sistem hidrolik dari kebocoran. • Periksa jumlah bahan bakar didalam tangki. • Isi bahan bakar jika diperlukan. • Periksa saluran bahan bakar dari kebocoran. • Periksa selang overflow tangki bahan bakar apakah ada sumbatan, retak atau rusak, dan periksa sambungannya. Periksa hal-hal berikut sebelum menggunakan sepeda motor: PERINGATAN Bahan bakar 9-21, 9-21 7-1 Rem depan

Demi keselamatan Anda – pemeriksaan sebelum pengoperasian

Halaman 54

BAGIAN YANG HARUS DIKERJAKAN HALAMAN 9-20, 9-21 9-17, 9-23 9-18, 9-19 Kabel pengendali • Pastikan pengoperasiannya lancar. • Lumasi jika perlu. 9-23 Tuas rem • Pastikan pengoperasiannya lancar. • Lumasi as engsel tuas rem jika perlu. 9-24 Standar tengah, standar samping • Pastikan pengoperasiannya lancar. • Lumasi sumbu-sumbunya jika perlu. 9-24 Sambungan rangka • Pastikan semua mur, baut, dan sekrup terpasang dengan sempurna. • Kencangkan jika ada yang longgar. — Instrumen, lampu, sinyal, dan sakelar • Periksa kemampuan kerjanya. • Perbaiki jika perlu. — Demi keselamatan Anda – pemeriksaan sebelum pengoperasian • Pastikan pengoperasiannya lancar. • Periksa gerak bebas gagang gas. • Jika perlu, mintalah dealer Yamaha menyetel gerak bebas gagang gas dan melumasi kabel gas berikut rumah gagangnya. • Periksa kerusakannya. • Periksa kondisi ban dan kedalaman alur ban. • Periksa tekanan angin ban. • Perbaiki jika perlu. • Periksa kemampuan kerjanya. • Lumasi kabel jika diperlukan. • Periksa gerak bebas tuas. • Setel jika diperlukan. Rem belakang Roda dan ban Gagang gas 6-17 • Periksa pengoperasian sistem pemutus pengapian (ignition circuit cut-off system). • Jika sistem tidak bekerja dengan benar, anjurkan dealer Yamaha untuk memeriksa sepeda motor anda. 7-2 Sidestand switch

Menghidupkan mesin

Halaman 55

Pengoperasian dan Petunjuk penting pemakaian BAUN2350 Menghidupkan mesin BCA10251 Lihat halaman 8-4 untuk petunjuk masa pemakaian awal sebelum pengoperasian sepeda motor untuk kali pertama. Agar ignition circuit cut-off system (sistem pemutus rangkaian pengapian) membolehkan mesin dihidupkan, standar samping harus dalam kondisi dinaikkan. (Lihat halaman 6-17.) 1. Putar main switch ke posisi ON. Lampu peringatan dan indikator dibawah ini harus menyala selama beberapa detik, kemudian mati. Lampu peringatan mesin bermasalah Lampu indikator sinyal belok Lampu indikator Stop & Start System (untuk LTK125- I/LTK125-A) Lampu indikator sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) Lampu peringatan ABS (untuk LTK125-A) PEMBERITAHUAN BAUN0073 BCAN0072 Jangan melintasi genangan air yang dalam, karena mesin dapat rusak. Hindari genangan air karena bisa saja lebih dalam daripada yang diperkirakan. PEMBERITAHUAN BAU15952 BWA10272 Kegagalan dalam membiasakan diri dengan alat kontrol yang terdapat pada sepeda motor dapat menyebabkan kehilangan kendali, yang mengakibatkan kecelakaan atau cedera. Baca buku petunjuk pemilik dengan teliti agar anda hafal terhadap semua fungsi kontrolnya. Jika ada kontrol atau fungsi yang tidak anda mengerti, tanyakan kepada dealer Yamaha. PERINGATAN 8-1

Sesaat ketika akan jalan

Halaman 56

BAU45093 Sesaat ketika akan jalan 1. Tarik tuas rem belakang dengan tangan kiri, dan pegang pegangan penumpang, tarik sepeda motor kebelakang, untuk memasang standar tengah. 2. Duduk di jok, lalu atur ketepatan arah kaca spion. 3. Nyalakan sakelar lampu belok. 4. Periksa situasi jalan sekitar dan kemudian putar gagang gas secara perlahan untuk menjalankan sepeda motor. 5. Matikan sakelar lampu belok. 1. Pegangan penumpang Pengoperasian dan Petunjuk penting pemakaian BCA11043 Untuk menjaga umur mesin maksimal, jangan melakukan percepatan yang keras ketika mesin masih dingin! Untuk LTK125 (model standar), jika mesin tidak mau hidup dengan menekan tombol starter, coba gunakan starter kaki. PEMBERITAHUAN BCA22510 Jika mesin tidak mau hidup, lepaskan penekanan tombol starter setelah 5 detik. Sebelum menekan lagi tombol starter, tunggu 10 detik agar tegangan aki pulih. Jika Stop & Start System diaktifkan, pembukaan gas akan menyalakan mesin. (Lihat halaman 5-1.) Jika lampu peringatan atau indikator tidak berfungsi seperti yang dijelaskan di atas, lihat halaman 6-3 untuk pemeriksaan sirkuit lampu peringatan dan indikator yang sesuai. Lampu peringatan ABS seharusnya menyala dan tetap demikian hingga sepeda motor mencapai kecepatan 10 km/jam (6 mil/jam) atau lebih. 2. Tutup gas. 3. Sambil menarik rem depan atau belakang, tekan tombol starter. Lepaskan jika mesin sudah hidup. PEMBERITAHUAN SARAN SARAN 8-2

Tips untuk menghemat konsumsi bahan bakar

Halaman 57

Pengoperasian dan Petunjuk penting pemakaian BAU16821 Tips untuk menghemat konsumsi bahan bakar Konsumsi bahan bakar tergantung pada cara dan kebiasaan anda berkendara. Untuk mengurangi konsumsi bahan bakar, ikuti petunjuk dibawah ini: Tarik gas secara perlahan ketika melakukan percepatan. Jangan mengopersaikan mesin dengan putaran tinggi jika tidak ada beban. Matikan mesin jika berhenti terlalu lama (seperti, di jalanan macet, lampu merah atau pelintasan rel kereta api). BAU16794 Pengereman BWA10301 Hindari pengereman keras atau mendadak (terutama saat condong ke satu sisi) karena sepeda motor dapat tergelincir ataupun terjungkal. Perlintasan kereta, rel, pelat besi di tempat-tempat konstruksi jalan, dan penutup lubang got dapat menjadi sangat licin ketika hujan atau basah. Oleh karena itu, kurangi kecepatan saat mendekati area-area semacam itu dan melintaslah dengan hati-hati. Ingat, pengereman jauh lebih sulit dilakukan di jalan yang berkondisi basah. Perlahanlah saat menuruni bukit, karena pengereman di medan seperti ini sangat sulit. PERINGATAN BAU16782 Percepatan dan perlambatan Kecepatan dapat di atur dengan membuka dan menutup gagang gas. Untuk menaikkan kecepatan, putar gagang gas ke arah (a). Untuk menurunkan kecepatan putar gagang gas ke arah (b). (a) (b) A A 1. Tutup gas secara penuh. 2. Tarik rem depan dan belakang secara bersamaan dengan tekanan yang berangsur naik. 8-3

Parkir (untuk LTK125- I/LTK125-A)

Halaman 58

BAU77861 Parkir (untuk LTK125- I/LTK125-A) Saat parkir, matikan Stop & Start System kemudian matikan mesin. Setelah memutar main switch ke posisi off, pastikan untuk mengambil kunci dan membawanya. Untuk model smart key, pastikan untuk mematikan smart key dan membawanya. BWA18840 Karena mesin dan sistem pembuangan dapat menjadi sangat panas, parkirlah di tempat yang jauh dari kemungkinan sentuhan pejalan kaki atau anak-anak. Mesin dan sistem pembuangan yang panas dapat mengakibatkan luka bakar. Jangan parkir di permukaan yang miring atau lunak, karena sepeda motor dapat terjungkal dan menambah risiko terjadinya kebocoran bahan bakar dan kebakaran. PERINGATAN Pengoperasian dan Petunjuk penting pemakaian BCA10271 Jika pada masa pemakaian awal ada masalah dengan sepeda motor anda, hubungi bengkel resmi atau dealer Yamaha. PEMBERITAHUAN BAU16842 Masa pemakaian awal Periode yang paling penting dalam masa pakai mesin sepeda motor anda adalah antara 0 hingga 1600 km (1000 mi). Oleh karena itu baca petunjuk berikut ini dengan teliti. Karena mesin masih baru, jangan memberi beban terlalu berat pada periode 1600 km (1000 mi) pertama. Berbagai komponen di dalam mesin sedang menyesuaikan diri untuk mencapai kinerja yang baik. Dalam periode ini, hindari tarikan gas secara penuh karena dapat mengakibatkan mesin mengalami panas berlebihan. BAUM2012 0–1000 km (0–600 mi) Hindari pengoperasian berkepanjangan di atas 1/3 putaran gagang gas. PERHATIAN: Setelah pemakaian sejauh 1000 km (600 mi), pastikan ganti oli mesin dan oli transmisi akhir. [BCA11662] 1000–1600 km (600–1000 mi) Hindari pengoperasian berkepanjangan di atas 1/2 putaran gagang gas. 1600 km (1000 mi) dan selebihnya Sepeda motor sekarang dapat beroperasi dengan normal. Jangan parkir di dekat rumput atau bahan mudah terbakar lainnya. 8-4

Parkir (untuk LTK125- I/LTK125-A)

Halaman 59

Pengoperasian dan Petunjuk penting pemakaian Jika Stop & Start System dibiarkan menyala, aki bisa kehabisan daya dan mesin tidak dapat menyala kembali karena tegangan aki tidak mencukupi. Meskipun sepeda motor diparkir di lokasi yang terhalang oleh pagar atau jendela kaca (misalnya toko), jika smart key berada dalam jarak kerja, orang lain akan dapat menghidupkan mesin dan mengoperasikan sepeda motor. Matikan smart key ketika sepeda motor ditinggal. (Lihat halaman 4-8.) SARAN 8-5

Tool kit

Halaman 60

BAU85230 Tool kit Tool kit terletak di lokasi yang tertera pada ilustrasi diatas. Informasi dalam buku petunjuk ini berikut tool yang tersedia dimaksudkan untuk membantu anda melakukan perawatan pencegahan dan perbaikan ringan. Namun demikian, untuk melakukan perawatan tertentu dengan benar, diperlukan kunci torsi dan peralatan lainnya. 1 1. Tool kit Menghidupkan mesin sambil melakukan kegiatan perawatan dapat mengakibatkan luka pada mata, luka bakar, kebakaran, atau keracunan gas karbon monoksida – bahkan kematian. Lihat halaman 2-2 untuk informasi lebih lanjut mengenai karbon monoksida. Cakram rem, kaliper, tromol, dan kampas dapat menjadi sangat panas selama sepeda motor beroperasi. Untuk menghindari luka bakar, biarkan komponen rem mendingin terlebih dahulu jika anda ingin menyentuhnya. BWA15461 Mesin yang berputar memiliki komponen-komponen bergerak yang dapat menjerat anggota badan atau pakaian, juga memiliki komponen-komponen listrik yang dapat mengakibatkan kejutan listrik (setrum) atau kebakaran. PERINGATAN Penyetelan dan perawatan berkala BAU17246 Pemeriksaan, penyetelan, dan pelumasan berkala akan membuat sepeda motor anda dalam kondisi yang paling aman dan efisien. Keselamatan merupakan tanggung jawab pemilik/operator sepeda motor. Hal- hal paling penting dalam pemeriksaan, penyetelan, dan pelumasan dijelaskan di halaman berikut. Interval yang tertera dalam bagan perawatan berkala harus dijadikan sebagai pedoman umum dalam kondisi normal. Interval perawatan harus diperpendek sesuai kondisi cuaca, medan yang dilewati, letak geografis, dan faktor pemakaian. BWA10322 Kelalaian dengan tidak merawat sepeda motor dengan benar dapat menambah risiko cedera atau kematian ketika servis atau saat sepeda motor sedang dioperasikan. Jika anda belum terbiasa melakukan servis sepeda motor, mintalah dealer Yamaha melakukannya. PERINGATAN Jika Anda tidak memiliki peralatan atau pengalaman yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan tertentu, mintalah dealer Yamaha melakukannya untuk Anda. SARAN 9-1 BWA15123 Matikan mesin ketika melakukan perawatan, kecuali jika memang diberi petunjuk sebaliknya. PERINGATAN

Tabel perawatan berkala untuk pengontrolan sistem emisi

Halaman 61

Penyetelan dan perawatan berkala BAU46882 Pemeriksaan tahunan harus dilakukan setiap tahun, kecuali jika jarak tempuh sudah memasuki jadwal perawatannya. Mulai dari 16000 km, ulangi dari jarak perawatan berkala 4000 km. Untuk yang bertanda bintang, harus dilakukan oleh bengkel Yamaha karena ditunjang oleh peralatan yang lengkap dan teknisi yang telah memiliki keahlian. BAU46932 Tabel perawatan berkala untuk pengontrolan sistem emisi PEMERIKSAAN TAHUNAN 1000 km atau 1 bulan * Saluran bahan bakar • Periksa retakan atau kerusakan selang bahan bakar. √ √ √ √ √ PEMBACAAN ODOMETER (mana yang tercapai lebih dahulu) 13000 km atau 13 bulan Busi • Periksa kondisi. • Bersihkan dan setel celah busi. √ √ √ √ * Saringan bahan bakar • Periksa kondisinya. • Ganti jika perlu. Setiap 12000 km (7500 mi) • Ganti. Setiap 6000 km (3500 mi) 10000 km atau 10 bulan 7000 km atau 7 bulan 4000 km atau 4 bulan NO. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN SARAN * Fuel injection • Periksa putaran langsam. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ * Klep • Periksa kelonggaran celah klep. • Setel jika diperlukan. √ √ 9-2 • Periksa jika ada kebocoran. • Kencangkan jika ada yang longgar. • Ganti gasket jika perlu. * Sistem pembuangan

Tabel perawatan dan pelumasan secara umum

Halaman 62

BAUN0284 Tabel perawatan dan pelumasan secara umum PEMERIKSAAN TAHUNAN 1000 km atau 1 bulan √ √ √ √ √ √ * Aki • Periksa voltase. • Isi jika diperlukan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ PEMBACAAN ODOMETER (mana yang tercapai lebih dahulu) 13000 km atau 13 bulan Selang pemeriksa saringan udara • Bersihkan. √ √ √ √ √ • Bersihkan. • Ganti jika perlu. √ √ √ √ Elemen saringan udara • Ganti. Setiap 15000 km (9000 mi) 10000 km atau 10 bulan 7000 km atau 7 bulan 4000 km atau 4 bulan Penyetelan dan perawatan berkala • Periksa kemampuan kerja, ketinggian minyak rem, dan periksa sepeda motor dari kebocoran cairan minyak rem. • Lakukan inspeksi dinamis menggunakan alat diagnostik Yamaha. • Periksa kode kerusakan. NO. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN * Pemeriksaan sistem diagnostik * Elemen saringan udara wadah V- belt * Rem depan • Periksa kemampuan kerja dan setel gerak bebas tuas rem. √ √ √ √ √ √ • Ganti kampas rem. Kapanpun mencapai batas pemakaian • Ganti sepatu rem. Kapanpun mencapai batas pemakaian 9-3 * Rem belakang

Tabel perawatan dan pelumasan secara umum

Halaman 63

Penyetelan dan perawatan berkala PEMERIKSAAN TAHUNAN 1000 km atau 1 bulan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ PEMBACAAN ODOMETER (mana yang tercapai lebih dahulu) 13000 km atau 13 bulan * Roda • Periksa keolengan dan kerusakan. √ √ √ √ * Bearing roda • Periksa bearing dari kelonggaran atau kerusakan. √ √ √ √ • Periksa gerak bearing dan kemudi dari kekasaran. √ √ √ √ √ • Lumasi dengan lithium- soap-based grease. Setiap 12000 km (7500 mi) 10000 km atau 10 bulan • Ganti. Setiap 4 tahun * Minyak rem • Ganti. Setiap 2 tahun 7000 km atau 7 bulan 4000 km atau 4 bulan • Periksa dari keretakan atau kerusakan. • Periksa semua klem dan penjaluran sudah benar. • Periksa kedalaman dan kerusakan alur ban. • Ganti jika perlu. • Periksa tekanan angin ban. • Perbaiki jika perlu. NO. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN * Bearing kemudi * Selang rem * Ban • Pastikan semua mur, baut, dan sekrup terpasang dengan sempurna. √ √ √ √ √ Engsel tuas rem depan • Lumasi dengan silicone grease. √ √ √ √ √ As engsel tuas rem belakang • Lumasi dengan lithium- soap-based grease. √ √ √ √ √ 9-4 * Sambungan rangka

Tabel perawatan dan pelumasan secara umum

Halaman 64

PEMERIKSAAN TAHUNAN 1000 km atau 1 bulan √ √ √ √ √ * Sidestand switch • Periksa kemampuan kerjanya. √ √ √ √ √ √ * Kawat saringan oli mesin • Bersihkan. √ √ PEMBACAAN ODOMETER (mana yang tercapai lebih dahulu) 13000 km atau 13 bulan • Ganti. √ Setiap 12000 km (7500 mi) * Front fork • Periksa kemampuan kerja dan kebocoran oli. √ √ √ √ • Periksa kemampuan kerjanya, periksa kebocoran oli shock absorber. √ √ √ √ Oli mesin • Ganti. • Periksa ketinggian oli dan kebocoran. √ √ √ √ √ Oli transmisi akhir • Periksa sepeda motor dari kebocoran oli. √ √ √ √ √ 10000 km atau 10 bulan 7000 km atau 7 bulan 4000 km atau 4 bulan Penyetelan dan perawatan berkala NO. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN • Periksa kemampuan kerjanya. • Lumasi dengan lithium- soap-based grease. Standar samping, standar tengah * Unit shock absorber * V-belt • Periksa barang kali terdapat kerusakan dan aus. √ √ √ √ * Sakelar rem depan dan belakang • Periksa kemampuan kerjanya. √ √ √ √ √ √ • Ganti. Setiap 25000 km (15500 mi) * Sheave sekunder V-belt • Lumasi. Setiap 12000 km (7500 mi) 9-5

Tabel perawatan dan pelumasan secara umum

Halaman 65

Penyetelan dan perawatan berkala BAU73040 Saringan udara • Saringan udara model ini dilengkapi dengan elemen kertas berlapis oli dan bersifat sekali pakai, sehingga tidak boleh dibersihkan dengan udara terkompresi agar tidak rusak. • Elemen saringan udara harus diganti lebih sering jika anda berkendara di daerah basah atau berdebu. Saringan udara wadah V-belt • Saringan udara memerlukan servis lebih sering jika Anda berkendara di area basah atau berdebu. V-belt • V-belt harus diperiksa pada 7000 km (4500 mi) pertama dan setiap 3000 km (2000 mi) berikutnya. Ganti V-belt jika ada kerusakan atau aus berlebih. V-belt harus diganti setiap 25000 km (16000 mi) bahkan jika tidak ada aus atau kerusakan. PEMERIKSAAN TAHUNAN 1000 km atau 1 bulan Komponen yang bergerak dan kabel-kabel • Lumasi. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ PEMBACAAN ODOMETER (mana yang tercapai lebih dahulu) 13000 km atau 13 bulan 10000 km atau 10 bulan 7000 km atau 7 bulan 4000 km atau 4 bulan • Periksa kemampuan kerjanya. • Periksa gerak bebas gagang gas, lalu atur jika perlu. • Lumasi kabel gas dan rumah gagang gas. • Periksa kemampuan kerjanya. • Sesuaikan sorotan lampu depan. NO. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN * Lampu, sinyal, dan sakelar * Gagang gas SARAN 9-6

Tabel perawatan dan pelumasan secara umum

Halaman 66

Perawatan rem hidrolik • Periksa ketinggian minyak rem secara berkala, dan tambahkan jika kurang. Setelah membongkar kaliper dan master cylinder rem, selalu ganti minyak rem. • Ganti komponen internal master cylinder rem, kaliper, dan minyak rem setiap dua tahun. • Ganti selang rem setiap empat tahun, atau ketika sudah retak-retak atau rusak. Perawatan sistem bahan bakar • Gunakan hanya bensin yang tidak ada kandungan timbal. Penggunaan bensin berkandungan timbal dapat menimbulkan kerusakan parah bagi komponen-komponen internal mesin, seperti klep dan ring piston, tak terkecuali sistem pembuangan. • Ganti tutup pengisian bahan bakar setiap dua tahun, atau ketika sudah retak-retak atau rusak. • Periksa penyumbatan atau kerusakan saringan bahan bakar setiap 12000 km (7500 mi). Perawatan aki • Periksa kondisi aki dan rawat setiap 3 bulan. • Segera isi aki bila tegangannya kurang dari 12.4 V. • Jika aki cenderung kehilangan daya, segera ganti. • Jika sepeda motor tidak hendak digunakan dalam waktu lebih dari satu bulan, lepas aki, isi hingga penuh, lalu simpan di tempat yang sejuk dan kering. Penyetelan dan perawatan berkala 9-7

Melepas dan memasang panel

Halaman 67

Penyetelan dan perawatan berkala 1. Lepaskan panel A dan C. 2. Lepaskan sekrup dan baut, lalu tarik panel sampai terlepas. 2. Pasang sekrup ke panel. 3. Pasang braket pelat nomor dengan memasang sekrupnya. Melepas panel 2 3 1. Panel A 2. Tonjolan 3. Lubang 1 Panel B 1. Tempatkan panel di posisi aslinya, paskan tonjolan yang ada pada panel ke dalam lubang. 2. Lepaskan sekrup dari panel A, lalu tarik panel hingga terlepas. 2 Memasang panel 1 1. Panel A 2. Sekrup BAU18773 Melepas dan memasang panel Panel yang diperlihatkan harus dilepas untuk melakukan pekerjaan perawatan seperti yang dijelaskan di bab ini. Baca pada bagian ini setiap kali panel harus dilepas dan dipasang. 1. Panel A 2. Panel B 3. Panel C 4. Panel D (dengan bagasi belakang) 9-8 BAUN2360 1. Lepas braket pelat nomor dengan melepas sekrupnya. Melepas panel Panel A

Melepas dan memasang panel

Halaman 68

2. Lepaskan sekrup dan baut, lalu tarik panel D (dengan bagasi belakang) sampai terlepas. 1. Pasang panel (dengan bagasi belakang) sesuai posisi aslinya, lalu pasang sekrup dan baut. 2. Tutup jok. 3 1. Panel D (dengan bagasi belakang) 2. Baut 3. Sekrup 3 2 Memasang panel 3 Lepaskan sekrup dan quick fastener, lalu tarik panel sampai terlepas. 2. Pasang sekrup dan baut ke panel. 3. Pasang panel A dan C. 1 2 3 Penyetelan dan perawatan berkala Memasang panel 1. Panel C 2. Sekrup 3. Quick fastener Melepas panel Panel C 1. Tempatkan panel di posisi aslinya, paskan tonjolan yang ada pada panel ke dalam lubang. Memasang panel 1. Panel B 2. Sekrup 3. Baut Tempatkan panel sesuai posisi aslinya, lalu pasang baut dan quick fastener. Panel D (dengan bagasi belakang) 1. Buka jok. (Lihat halaman 6-13.) 9-9 Melepas panel 1. Panel B 2. Tonjolan 3. Lubang

Memeriksa busi

Halaman 69

Penyetelan dan perawatan berkala Memasang busi 1. Bersihkan permukaan gasket busi dan permukaan dudukannya, bersihkan semua kotoran yang terdapat pada ulir busi. 2. Pasang busi menggunakan kunci busi, lalu kencangkan sesuai torsi yang ditentukan. 3. Ukur kerenggangan celah busi dengan kawat pengukur ketebalan, lalu setel celah tersebut sesuai yang ditentukan. Kerenggangan celah busi: 0.6–0.7 mm (0.024–0.028 in) 1. Kerenggangan celah busi Spesifikasi busi: NGK/CR6HSA Memeriksa busi 1. Periksa warna insulator porselen yang mengelilingi elektroda busi sedang hingga terang (warna yang ideal ketika sepeda motor dikendarai secara normal adalah coklat kekuningan). Jika busi menunjukkan warna yang berbeda, kemungkinan mesin tidak beroperasi dengan benar. Jangan melakukan diagnosa sendiri terhadap masalah tersebut. Mintalah dealer Yamaha untuk memeriksanya. 1 1. Kunci busi SARAN BAUT2077 Memeriksa busi Busi merupakan komponen mesin yang sangat penting dan sekaligus mudah diperiksa. Karena panas dan endapan akan membuat elektroda busi aus, busi harus dilepas dan diperiksa sesuai bagan perawatan dan pelumasan berkala. Kondisi busi juga mencerminkan kondisi mesin itu sendiri. Melepas busi 1. Lepas panel D (dengan bagasi belakang). (Lihat halaman 9-8.) 2. Lepas tutup busi. 2. Periksa keausan elektroda busi dan endapan karbon atau endapan lainnya, bersihkan dan ganti busi jika perlu. 9-10 3. Lepaskan busi sebagaimana yang ditunjukkan, dengan kunci busi yang tersedia di dealer Yamaha. 1. Tutup busi

Oli mesin dan saringan oli

Halaman 70

luka bakar, biarkan knalpot dan pelindungnya mendingin sebelum Anda melepas tutup pengisian oli. Ketinggian oli mesin harus berada di antara ujung tuas pemeriksa dan tanda batas maksimum. 1. Tutup pengisian oli 2. O-ring 3. Tuas pemeriksa oli mesin 4. Tanda batas maksimum 5. Ujung tuas pemeriksa oli mesin (dipstick) 3 2 4 5 1 SARAN BAU62846 Oli mesin dan saringan oli Ketinggian oli mesin harus diperiksa setiap sebelum berkendara. Selain itu, oli harus diganti dan kawat saringan oli harus dibersihkan dalam interval sesuai yang tertera di bagan perawatan dan pelumasan berkala. Untuk memeriksa ketinggian oli mesin 1. Tegakkan sepeda motor dengan standar tengah. Perbedaan sudut dapat mengakibatkan pembacaan yang salah. 2. Hidupkan mesin, panaskan mesin selama beberapa menit, setelah itu matikan mesin. 3. Tunggu beberapa menit sampai oli turun, lepas tutup pengisian oli, bersihkan tuas pemeriksa oli mesin, masukkan kembali ke dalam lubang pengisian oli (tanpa mengulirnya), lalu cabut kembali untuk melihat ketinggian oli. Penyetelan dan perawatan berkala Jika tidak tersedia kunci torsi saat pemasangan busi, perkiraan torsi pengencangan yang benar adalah 1/4–1/2 putaran jari. Namun, busi harus tetap segera dikencangkan sesuai torsi yang ditentukan. Torsi pengencangan: Busi: 13 N·m (1.3 kgf·m, 9.6 lb·ft) 3. Pasang tutup busi. SARAN 4. Jika ketinggian oli mesin dibawah tanda minimum, tambahkan oli yang direkomendasikan hingga mencapai ketinggian yang seharusnya. Knalpot dan pelindungnya akan sangat panas selama penggunaan sepeda motor. Untuk menghindari kemungkinan BWAU0031 9-11 PERINGATAN 4. Pasang panel dengan bagasi belakang. 1. Tutup busi 2. Kabel busi

Oli mesin dan saringan oli

Halaman 71

Penyetelan dan perawatan berkala 5. Pasang kawat saringan oli mesin, per kompresi, baut penguras oli mesin beserta O-ring baru, kemudian kencangkan baut penguras sesuai spesifikasi. Pastikan O-ring terpasang dengan benar. 6. Isi sesuai dengan oli mesin yang disarankan, kemudian pasang dan kencangkan tutup lubang pengisi oli. Oli mesin yang disarankan: Lihat halaman 11-1. Kapasitas oli: 0.80 L (0.85 US qt, 0.70 Imp.qt) Torsi pengencangan: Baut penguras oli mesin A: 20 N·m (2.0 kgf·m, 15 lb·ft) Baut penguras oli mesin B: 20 N·m (2.0 kgf·m, 15 lb·ft) SARAN Jika hanya mengganti oli mesin, lepaskan baut penguras A. Jika mengganti oli mesin dan membersihkan saringan oli mesin, lepaskan baut penguras B juga. 3 4 5 6 1. Baut penguras oli mesin A 2. Gasket 3. Kawat saringan oli 4. Pegas kompresi 5. O-ring 6. Baut penguras oli mesin B 2 1 SARAN Untuk mengganti oli mesin dan membersihkan kawat saringan oli 1. Hidupkan mesin, panaskan mesin selama beberapa menit, setelah itu matikan mesin. 2. Tempatkan nampan oli di bawah mesin untuk menampung oli bekas. 3. Lepas tutup pengisian oli mesin dan baut penguras B untuk mengosongkan oli dari crankcase. PERHATIAN: Saat melepas baut penguras oli mesin, o-ring, pegas kompresi, dan kawat saringan oli akan terlepas. Hati-hati, jangan sampai komponen-komponen ini hilang. [BCA11002] 5. Masukkan tuas pemeriksa oli mesin ke dalam lubang pengisian oli, lalu kencangkan tutup pengisian oli. Pastikan untuk mengelap sisa tumpahan oli setelah mesin dan sistem pembuangan sudah dingin. SARAN 4. Bersihkan kawat saringan oli mesin dengan cairan pembersih, lalu periksa barang kali ada kerusakan, dan ganti jika perlu. 9-12

Oli transmisi akhir

Halaman 72

5. Lepas baut penguras oli transmisi akhir beserta gasketnya untuk mengeluarkan oli dari rumah transmisi akhir. 1. Tutup pengisian oli transmisi akhir 2. O-ring BAU67821 Oli transmisi akhir Rumah transmisi akhir harus diperiksa sebelum berkendara, barang kali ada kebocoran oli. Jika ditemukan kebocoran, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa dan memperbaiki sepeda motor Anda. Selain itu, oli transmisi akhir harus diganti dalam waktu yang ditentukan sesuai dengan tabel pemeriksaan dan pelumasan berkala. 1. Hidupkan mesin, panaskan oli transmisi akhir dengan mengendarai sepeda motor selama beberapa menit. 2. Matikan mesin, lalu tegakkan sepeda motor dengan standar tengah. 3. Tempatkan nampan oli di bawah rumah transmisi akhir untuk menampung oli bekas. 4. Lepas tutup pengisian oli transmisi akhir beserta O-ring dari rumah transmisi akhir. Penyetelan dan perawatan berkala BCA24060 Pastikan jangan ada material asing yang masuk ke dalam crankcase. 7. Hidupkan mesin, kemudian biarkan langsam selama beberapa menit sambil memeriksa kebocoran oli. Jika ada kebocoran oli, secepatnya matikan mesin dan periksa sumber penyebabnya. 8. Matikan mesin, periksa ketinggian oli, dan betulkan jika perlu. PEMBERITAHUAN 1. Baut penguras oli transmisi akhir 2. Gasket 1 2 9-13

Saringan udara dan elemen saringan udara wadah V-belt

Halaman 73

Penyetelan dan perawatan berkala BAUN2380 Saringan udara dan elemen saringan udara wadah V-belt Elemen saringan udara harus diganti dan elemen saringan udara wadah V-belt harus dibersihkan dengan interval sesuai yang tertera di bagan perawatan dan pelumasan berkala. Servis elemen saringan udara secara lebih sering jika Anda berkendara di area basah atau berdebu. Selang pemeriksa saringan udara dan selang pemeriksa saringan udara wadah V-belt harus sering diperiksa dan dibersihkan bila perlu. Membersihkan selang pemeriksa saringan udara 9. Periksa rumah transmisi akhir barang kali ada kebocoran oli. Jika ada kebocoran oli, cari penyebabnya. Sebelum memasang baut dan gasket penguras oli transmisi akhir, beri pelumas terlebih dahulu. Jika sudah selesai, bersihkan pelumas hingga bersih. 7. Tuangkan oli transmisi akhir yang disarankan, sesuai jumlah yang ditentukan. PERINGATAN! Pastikan tidak ada zat-zat asing memasuki rumah transmisi akhir. Pastikan tidak ada oli yang menempel ke ban atau roda. [BWA11312] 6. Pasang baut penguras oli transmisi akhir beserta gasketnya yang baru, kemudian kencangkan baut sesuai dengan torsi pengencangannya. Torsi pengencangan: Baut penguras oli transmisi akhir: 20 N·m (2.0 kgf·m, 15 lb·ft) SARAN 1. Selang pemeriksa saringan udara 1 9-14 8. Pasang tutup pengisian oli transmisi akhir beserta O-ring yang baru, lalu kencangkan tutup pengisian oli. Oli transmisi akhir yang disarankan: Lihat halaman 11-1. Kapasitas oli: 0.10 L (0.11 US qt, 0.09 Imp.qt)

Saringan udara dan elemen saringan udara wadah V-belt

Halaman 74

Elemen filter udara memerlukan penggantian lebih sering jika Anda berkendara di area basah atau berdebu. Membersihkan selang pemeriksa wadah V-belt Jangan membersihkan elemen filter udara dengan meniupkan udara berkompresi. 5. Pasang penutup saringan udara dengan memasang sekrup- sekrupnya. 4. Pasang elemen saringan udara baru ke dalam rumah saringan udara. PERHATIAN: Pastikan elemen saringan udara dalam posisi sempurna di rumah saringan udara. Mesin tidak boleh dioperasikan jika elemen saringan udara tidak dipasang. Jika tidak, piston dan/atau silinder dapat mengalami aus berlebihan. [BCA10482] 3. Keluarkan elemen saringan udara. 1 1. Elemen saringan udara Penyetelan dan perawatan berkala 1. Periksa selang pada bagian belakang rumah saringan udara untuk mencari kotoran atau air yang terkumpul. 2. Jika didapati kotoran atau air, lepas selang dari klem, bersihkan, dan pasang kembali ke posisi asalnya. Jika kotoran dan air ditemukan dalam selang pemeriksaan, lakukan pemeriksaan juga pada elemen filter udara untuk memastikan tidak ada kotoran berlebih dan tidak ada kerusakan. Ganti jika perlu. Mengganti elemen saringan udara 1. Tegakkan sepeda motor dengan standar tengah. 2. Lepas penutup saringan udara dengan melepas sekrup-sekrupnya. SARAN 1. Periksa selang pada bagian belakang wadah V-belt untuk mencari kotoran atau air yang terkumpul. 1. Selang periksa wadah V-belt 1 Elemen saringan udara harus diganti sesuai dengan interval tabel perawatan berkala dan pelumasan. BCA21220 PEMBERITAHUAN 9-15 1. Penutup rumah saringan udara 2. Sekrup

Saringan udara dan elemen saringan udara wadah V-belt

Halaman 75

Penyetelan dan perawatan berkala 4. Berikan oli sesuai jenis yang direkomendasikan ke seluruh permukaan bahan spons, dan buang kelebihannya. 1. Elemen saringan udara wadah V-belt 1 3. Tarik keluar elemen saringan udara wadah V-belt, dan bersihkan dengan cairan pembersih. Setelah bersih, buang sisa cairan pembersih dengan cara memeras elemen. PERINGATAN! Gunakan hanya bahan pembersih khusus komponen. Untuk menghindari risiko kebakaran atau ledakan, jangan gunakan bensin atau cairan pembersih yang titik nyalanya rendah. [BWA10432] PERHATIAN: Agar elemen saringan udara tidak rusak, tangani dengan lembut dan hati- hati, jangan memelintirnya. [BCA10522] 1. Penutup elemen saringan udara wadah V- belt 2. Baut 2 2 1 Jika kotoran dan air ditemukan dalam selang pemeriksaan, lakukan pemeriksaan juga pada V-belt case udara untuk memastikan tidak ada kotoran berlebih dan tidak ada kerusakan. Bersihkan atau ganti jika perlu. Membersihkan elemen saringan udara wadah V-belt 1. Tegakkan sepeda motor dengan standar tengah. 2. Lepas sekrup, lalu tarik penutup elemen saringan udara wadah V-belt ke arah luar dan menjauh dari wadah V-belt. 2. Jika didapati kotoran atau air, lepas selang dari klem, bersihkan, dan pasang kembali ke posisi asalnya. SARAN Elemen saringan udara harus basah tetapi tidak boleh sampai menetes. SARAN 9-16

Kelonggaran celah klep

Halaman 76

BAU21403 Kelonggaran celah klep Klep merupakan komponen mesin yang penting, dan karena kelonggaran celah klep berubah seiring penggunaan, klep harus diperiksa dan disetel dalam interval sesuai bagan perawatan berkala. Klep yang tidak disetel dapat membuat campuran udara dan bahan bakar tidak tepat, mesin terdengar bising, dan akhirnya membuat mesin rusak. Agar hal ini tidak terjadi, mintalah dealer Yamaha memeriksa dan menyetel kelonggaran celah klep secara teratur. Servis ini harus dilakukan ketika mesin dingin. SARAN BAU21386 Menyetel gerak bebas gagang gas Ukur gerak bebas gagang gas seperti yang diperlihatkan. Periksa gerak bebas gagang gas secara berkala dan lakukan penyetelan berikut jika di perlukan, sarankan Dealer Yamaha untuk menyetelnya. Gerak bebas gagang gas: 3.0–7.0 mm (0.12–0.28 in) 1. Gerak bebas gagang gas A 1 Penyetelan dan perawatan berkala A Periksa elemen saringan udara barang kali ada kotoran berlebih atau pun kerusakan, dan ganti jika diperlukan. 5. Pasang elemen ke dalam wadah V- belt. 6. Pasang penutup elemen saringan udara dengan memasang sekrupnya. Oli yang direkomendasikan: Oli busa saringan udara Yamaha atau oli busa saringan udara berkualitas lainnya 9-17

Ban

Halaman 77

Penyetelan dan perawatan berkala Ban harus diperiksa setiap kali sebelum berkendara. Jika alur ban menunjukkan garis-garis silang (kedalaman alur ban minimal), atau terdapat paku atau pecahan kaca, atau jika bagian sampingnya retak, segera hubungi dealer Yamaha dan mintalah ban Anda diganti. 1. Dinding samping ban 2. Indikator keausan ban 3. Kedalaman alur ban Pemeriksaan ban antara pengendara, penumpang, barang bawaan, dan aksesoris yang diperbolehkan bagi model ini. BWA10512 Tekanan angin ban (diukur dalam keadaan dingin): 1 orang: Depan: 175 kPa (1.75 kgf/cm2, 25 psi) Belakang: 225 kPa (2.25 kgf/cm2, 33 psi) 2 orang: Depan: 175 kPa (1.75 kgf/cm2, 25 psi) Belakang: 225 kPa (2.25 kgf/cm2, 33 psi) Beban Maksimum*: 146 kg (322 lb) * Beban dihitung dari berat total bawaan, pengendara, penumpang, dan aksesoris PERINGATAN BAU82720 Ban Ban adalah satu-satunya komponen yang menghubungkan sepeda motor dan jalan. Keselamatan dalam segala kondisi berkendara sangat bergantung pada area sentuh ban dengan jalan yang relatif kecil. Oleh karena itu, ban harus selalu dalam kondisi baik dan harus diganti pada waktu yang tepat dan dengan ban yang juga tepat. BWA10504 Pengoperasian sepeda motor ini dengan tekanan ban yang tidak benar dapat mengakibatkan luka parah atau kematian karena hilangnya kendali sepeda motor. Tekanan angin ban Tekanan angin ban harus diperiksa dan disesuaikan jika perlu setiap kali sebelum berkendara. PERINGATAN BWA10583 Kedalaman alur ban minimal (depan dan belakang): 1.0 mm (0.04 in) Sangat berbahaya mengendarai sepeda motor dengan ban rusak. Jika alur ban mulai menunjukkan PERINGATAN Jangan pernah membuat sepeda motor kelebihan beban. Pengoperasian sepeda motor yang kelebihan beban dapat mengakibatkan kecelakaan. 9-18 Tekanan angin ban harus diperiksa dan diatur dalam kondisi dingin (yaitu ketika suhu ban sama dengan suhu lingkungan). Tekanan angin ban harus disesuaikan menurut kecepatan sepeda motor dan berat total

Cast wheel/Pelek

Halaman 78

BAU21963 Cast wheel/Pelek Untuk memaksimalkan performa, ketahanan, dan pengoperasian yang aman dari sepeda motor anda, perhatikan hal-hal berikut terkait roda yang sesuai ketentuan. Pelek roda harus diperiksa dari kemungkinan retak, bengkok, atau cacat, setiap sebelum berkendara. Jika ditemukan kerusakan, mintalah dealer Yamaha untuk mengganti roda sepeda motor anda. Jangan coba- coba memperbaiki roda, bahkan bagian terkecil sekalipun. Roda yang retak atau mengalami kerusakan bentuk harus diganti. Roda harus menjalani proses penyeimbangan (balancing) kapanpun ban atau roda telah diubah atau diganti. Roda yang tidak diseimbangkan dapat membuat performa buruk, karakteristik pengendalian buruk, dan masa pakai ban menjadi pendek. BWA10462 Setelah dilakukan berbagai tes, hanya ban berikut ini yang disarankan oleh Yamaha untuk digunakan di model ini. Merek dan desain ban depan dan belakang harus sama. Jika tidak, karakteristik pengendalian sepeda motor dapat terganggu dan mengakibatkan kecelakaan. Ban depan: Ukuran: 100/90-12 59J Produsen/model: IRC/NR82 Ban belakang: Ukuran: 110/90-12 64L Produsen/model: IRC/NR83 PERINGATAN Penyetelan dan perawatan berkala Part bekas dari penggantian roda, rem, termasuk ban, harus ditinggalkan di dealer Yamaha, yang telah memiliki pengalaman dan pengetahuan untuk melakukan tindakan selanjutnya pada part-part tersebut. Berkendaralah pada kecepatan yang wajar setelah mengganti ban, dikarenakan permukaan ban harus “menyesuaikan diri” untuk mendapatkan karakteristik ban itu sendiri. Informasi mengenai ban Model ini dilengkapi dengan ban tubeless (tanpa ban dalam) dan klep udara ban (pentil). Ban tetap mengalami penuaan meskipun tidak pernah digunakan atau hanya sesekali digunakan. Retakan alur dan karet samping, yang kadang-kadang disertai dengan kerusakan bentuk karkas, merupakan bukti terjadinya penuaan. Ban lama dan tua harus diperiksa oleh ahli ban guna memastikan kelayakannya untuk terus digunakan. garis-garis silang, mintalah dealer Yamaha untuk segera mengganti ban sepeda motor Anda. 9-19

Menyetel gerak bebas tuas rem belakang

Halaman 79

Penyetelan dan perawatan berkala BWA10651 Jika penyetelan yang tepat tidak dapat dicapai seperti dijelaskan di atas, mintalah dealer Yamaha untuk melakukan penyetelan. 1. Mur penyetel gerak bebas tuas rem belakang 1 (b) (a) PERINGATAN BAU22172 Menyetel gerak bebas tuas rem belakang Ukur gerak bebas tuas rem belakang seperti terlihat di gambar. Periksa gerak bebas tuas rem secara berkala, dan lakukan penyetelan berikut jika diperlukan. Untuk menambah gerak bebas tuas rem, putar mur penyetel pada pelat sepatu rem ke arah (a). Untuk mengurangi gerak bebas tuas rem, putar mur penyetel ke arah (b). Gerak bebas tuas rem belakang: 10.0–20.0 mm (0.39–0.79 in) 1. Gerak bebas tuas rem belakang 1 BAU49351 Memeriksa gerak bebas tuas rem depan Bagian ujung tuas rem tidak boleh memiliki gerak bebas. Jika terdapat gerak bebas, mintalah dealer Yamaha memeriksa sistem pengereman. BWA14212 Rasa empuk atau lunak pada tuas rem dapat menandakan keberadaan udara di dalam sistem hidrolik. Jika terdapat udara di dalam sistem hidrolik, mintalah dealer Yamaha untuk melakukan (bleeding) sebelum anda mengoperasikan sepeda motor. Udara di dalam sistem hidrolik akan mengurangi performa pengereman dan dapat mengakibatkan hilangnya kendali atau kecelakaan. PERINGATAN A A 9-20

Memeriksa ketinggian minyak rem

Halaman 80

BAUN2470 Memeriksa ketinggian minyak rem Sebelum berkendara, pastikan ketinggian minyak rem di atas tanda batas minimum. Periksa ketinggian minyak rem dengan bagian teratas batas reservoir. Tambahkan minyak rem jika perlu. 1 Spesifikasi minyak rem: Model non-ABS: DOT 3 atau DOT 4 Model ABS: 1. Tanda batas minimum Rem belakang dilengkapi dengan indikator keausan, sehingga Anda dapat memeriksa keausan sepatu rem tanpa harus membongkarnya. Untuk memeriksa keausan sepatu rem, periksa posisi indikator keausan sambil menerapkan rem. Jika sepatu rem telah mencapai posisi ketika indikator keausan mencapai garis batas keausan, mintalah dealer Yamaha mengganti set sepatu rem. telah mencapai posisi ketika alur indikator keausan nyaris hilang, mintalah dealer Yamaha mengganti set kampas rem. BAU22541 Sepatu rem belakang 1 2 1. Indikator keausan sepatu rem 2. Garis batas keausan sepatu rem Penyetelan dan perawatan berkala BAU22382 Memeriksa kampas rem depan dan sepatu rem belakang Kampas rem depan dan sepatu rem belakang harus diperiksa keausannya sesuai dengan interval yang disebutkan pada tabel perawatan dan pelumasan berkala. BAU22433 Kampas rem depan 1. Alur indikator keausan kampas rem DOT 4 9-21 Masing-masing kampas rem dilengkapi dengan alur indikator keausan, sehingga Anda dapat memeriksa keausan kampas rem tanpa harus membongkarnya. Untuk memeriksa keausan kampas rem, periksa alur indikator keausan. Jika kampas rem

Mengganti minyak rem

Halaman 81

Penyetelan dan perawatan berkala BAU22724 Mengganti minyak rem Mintalah dealer Yamaha melakukan penggantian minyak rem dalam interval seperti yang tertera di bagan perawatan dan pelumasan berkala. Selain itu, mintalah paking oli master cylinder rem dan kaliper serta selang rem untuk diganti dalam interval berikut, atau kapanpun mengalami kerusakan atau kebocoran. Oil seal: Ganti setiap dua tahun. Selang rem: Ganti setiap empat tahun. Minyak rem dapat merusak permukaan bercat atau komponen berbahan plastik. Segera bersihkan minyak rem yang tumpah ke permukaan tersebut. BCA17641 Karena kampas rem mengalami aus, wajar jika ketinggian minyak rem juga mengalami penurunan. Ketinggian minyak rem yang rendah dapat menandakan keausan kampas rem dan/atau kebocoran sistem rem. Oleh karena itu, pastikan anda memeriksa keausan kampas rem dan kebocoran sistem rem. Jika ketinggian minyak rem turun drastis, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa penyebabnya sebelum anda meneruskan aktivitas berkendara. PEMBERITAHUAN BWAN0060 Bersihkan tutup pengisian sebelum anda melepasnya. Gunakan hanya minyak rem dari kemasan yang masih tersegel. Isikan minyak rem dengan jenis yang sama. Mencampur beberapa jenis minyak rem bisa menimbulkan reaksi kimia berbahaya. Berhati-hatilah agar air atau debu tidak masuk ke penampung minyak rem saat melakukan pengisian ulang. Air akan sangat menurunkan titik didih minyak dan dapat menyebabkan kemacetan karena uap, sementara debu dapat menyumbat katup-katup unit hidraulis ABS. Perawatan yang tidak benar dapat mengakibatkan hilangnya kemampuan pengereman. Patuhi peringatan berikut: Minyak rem yang tidak mencukupi dapat membuat udara memasuki sistem rem, sehingga mengurangi performa pengereman. Gunakan minyak rem yang sesuai ketentuan. Jika tidak, segel karet dapat mengalami kerusakan dan menimbulkan kebocoran. PERINGATAN 9-22

Memeriksa dan melumasi kabel dan gagang gas

Halaman 82

BAU49921 Memeriksa dan melumasi kabel dan gagang gas Sistem kerja handel gas harus diperiksa sebelum berkendara. Sebagai tambahan, kabelnya harus dilumasi oleh bengkel/dealer Yamaha pada selang waktu yang telah ditentukan dalam tabel perawatan berkala. BAU23098 Memeriksa dan melumasi kabel Cara kerja semua kabel kontrol dan kondisi kabelnya harus di periksa sebelum berkendara, dan lumasi kabel sampai keujungnya jika perlu. Jika kabel rusak atau tidak lancar ketika di pindahkan, sarankan bengkel/dealer Yamaha untuk memeriksa ataupun menggantinya. PERINGATAN! Kerusakan rumah kabel dapat mengakibatkan karat bagian dalam dan mengganggu gerakan kabel. Segera ganti kabel yang rusak untuk menghindari kondisi yang tidak aman. Pelumasan yang disarankan: Pelumas kabel Yamaha atau pelumas kabel lainnya yang sesuai Penyetelan dan perawatan berkala [BWA10712] BAUU0311 Memeriksa V-belt V-belt harus diperiksa dan diganti oleh dealer Yamaha dalam interval sesuai bagan perawatan dan pelumasan berkala. 9-23

Memeriksa dan melumasi standar tengah dan standar samping

Halaman 83

Penyetelan dan perawatan berkala BAU23215 Memeriksa dan melumasi standar tengah dan standar samping Cara kerja dari standar tengah dan standar samping harus diperiksa sebelum berkendara, engsel dan komponen logam yang bergesekan harus dilumasi jika diperlukan. BWA10742 1 1. Standar samping 2. Standar tengah Pelumas yang disarankan: Tuas rem depan: Silicone grease Tuas rem belakang: Lithium-soap-based grease BAU43643 Melumasi tuas rem depan dan belakang Engsel tuas rem depan dan belakang harus dilumasi dalam interval sesuai yang tertera di bagan pelumasan dan perawatan berkala. Tuas rem belakang Tuas rem depan Jika standar tengah atau standar samping tidak bergerak lancar, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa atau memperbaikinya. Jika tidak, standar tengah atau standar samping dapat PERINGATAN 9-24

Memeriksa front fork

Halaman 84

BCA10591 Jika terjadi kerusakan atau front fork tidak bekerja dengan lancar, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa atau memperbaikinya. PEMBERITAHUAN BAU23273 Memeriksa front fork Kondisi dan pengoperasian front fork harus selalu diperiksa dalam interval sesuai yang tertera di bagan perawatan dan pelumasan berkala. Memeriksa pengoperasian front fork 1. Tempatkan sepeda motor di permukaan yang rata dalam posisi tegak. PERINGATAN! Untuk menghindari cedera, selalu topang atau ganjal sepeda motor sehingga tidak ada bahaya terjatuh. [BWA10752] 2. Sambil menarik tuas rem depan, tekan tangkai kemudi ke bawah beberapa kali untuk memeriksa apakah front fork melakukan kompresi dan memantul kembali dengan lancar. Memeriksa kondisi front fork Periksa tabung dalam barang kali ada goresan, kerusakan, dan kebocoran oli yang berlebihan. Penyetelan dan perawatan berkala menyentuh tanah dan mengganggu pengendara, yang akhirnya kehilangan kendali. Pelumas yang disarankan: Lithium-soap-based grease 9-25

Aki

Halaman 85

Penyetelan dan perawatan berkala BAU50292 Aki Aki berada di balik jok. (Lihat halaman 6-13.) Model ini dilengkapi dengan aki jenis VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Aki jenis ini tidak memerlukan pemeriksaan cairan elektrolit ataupun penambahan air sulingan. Namun, sambungan kabel aki harus diperiksa dan dikencangkan jika perlu. 1 2 3 1. Aki 2. Kutub negatif aki (hitam) 3. Kutub positif aki (merah) BAU23292 Memeriksa bearing (laher) roda Bearing (laher) roda depan dan belakang harus diperiksa dalam interval sesuai yang tertera di bagan perawatan dan pelumasan berkala. Jika terdapat gerakan dalam tromol roda atau roda tidak berputar dengan lancar, mintalah dealer Yamaha memeriksa bearing (laher) roda. BAU45512 Memeriksa kemudi Bearing (laher) kemudi yang aus atau longgar dapat menimbulkan bahaya. Oleh karena itu, pengoperasian kemudi harus diperiksa sebagai berikut, dalam interval sesuai yang tertera di bagan perawatan dan pelumasan berkala. 1. Tegakkan sepeda motor dengan standar tengah. PERINGATAN! Untuk menghindari cedera, selalu topang atau ganjal sepeda motor sehingga tidak ada bahaya terjatuh. [BWA10752] 2. Pegang ujung bawah kaki-kaki front fork dan coba gerak-gerakkan maju mundur. Jika terasa ada gerakan bebas, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa atau memperbaiki kemudi. BWA10761 Cairan elektrolit bersifat racun dan berbahaya karena mengandung asam sulfat yang dapat mengakibatkan luka bakar parah. Hindari sentuhan dengan kulit, PERINGATAN 9-26

Aki

Halaman 86

4. Setelah pemasangan, pastikan kabel- kabel aki terhubung dengan benar ke kutub-kutub aki. BCA16531 Pastikan aki selalu penuh. Penyimpanan aki yang telah habis dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada aki. PEMBERITAHUAN Menyimpan aki 1. Jika sepeda motor tidak hendak digunakan dalam waktu lebih dari satu bulan, lepas aki, charge hingga penuh, lalu simpan di tempat yang sejuk dan kering. PERHATIAN: Saat melepas aki, pastikan kunci kotak sudah dalam posisi OFF, lalu cabut kutub negatif sebelum mencabut kutub positifnya. [BCA16304] 2. Jika aki akan disimpan dalam waktu lebih dari dua bulan, periksa sekurang- kurangnya satu bulan sekali, dan charge hingga penuh jika perlu. 3. Charge aki hingga penuh sebelum pemasangan. PERHATIAN: Saat memasang aki, pastikan kunci kontak sudah diputar ke posisi OFF, lalu sambung kutub positif sebelum menyambung kutub negatif. [BCA16842] BCA16522 Untuk mengisi aki jenis VRLA (Valve Regulated Lead Acid), diperlukan charger aki khusus (bertegangan konstan). Penggunaan charger aki konvensional akan merusak aki sepeda motor. PEMBERITAHUAN Penyetelan dan perawatan berkala mata, atau pakaian dan selalu lindungi mata anda saat melakukan pekerjaan di dekat aki. Jika terjadi kontak, lakukan PERTOLONGAN PERTAMA sebagai berikut. • LUAR: Basuh dengan air dalam jumlah banyak. • DALAM: Minum air atau susu dalam jumlah banyak dan segera hubungi dokter. • MATA: Bilas dengan air selama 15 menit dan segera hubungi dokter. Aki menghasilkan gas hidrogen yang mudah meledak. Oleh karena itu, jauhkan percikan api, nyala api, bara api, dsb. dari aki dan beri ventilasi yang cukup saat mengisi aki diruang tertutup. Charge aki Mintalah dealer Yamaha charge aki sepeda motor anda sesegera mungkin ketika aki terlihat habis. Mohon diingat, aki akan lebih cepat habis jika sepeda motor dilengkapi dengan aksesoris listrik tambahan. JAUHKAN SEMUA AKI DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK. 9-27

Mengganti sekring

Halaman 87

Penyetelan dan perawatan berkala Jika sekring putus, ganti seperti cara dibawah ini. 1. Matikan sirkuit listrik yang dimaksud, kemudian putar main switch ke posisi OFF. 2. Buka jok. (Lihat halaman 6-13.) 3. Lepas penutup aki dengan melepas quick fastener. 1. Sekring cadangan 2. Sekring utama 3. Sekring sistem fuel injection 4. Sub-sekring 5. Sekring terminal 1 (untuk power outlet) 5 4 3 2 1 (LTK125-A/LTK125-I) (LTK125) 1. Sekring cadangan 2. Sekring ABS motor (untuk model ABS) 3. Sekring solenoid ABS (untuk model ABS) 4. Sekring utama 5. Sekring back-up 6. Sekring ABS control unit (untuk model ABS) 7. Sub-sekring 8. Sekring terminal 1 (untuk power outlet) 2 8 7 6 5 4 3 1 BAUN2390 Mengganti sekring Kotak sekring, yang berisi sekring untuk masing-masing rangkaian, terletak di bawah jok. (Lihat halaman 6-13.) (LTK125-A/LTK125-I) 1. Kotak sekring (LTK125) 9-28 1. Kotak sekring

Lampu depan

Halaman 88

BAU64070 Lampu depan Model ini dilengkapi dengan lampu depan tipe LED. Jika lampu depan tidak menyala, mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa rangkaian kelistrikannya. BCA16581 Jangan menempelkan film atau stiker apapun di lensa lampu depan. 1. Penutup aki 2. Quick fastener PEMBERITAHUAN Jika sekring putus kembali, anjurkan dealer Yamaha untuk memeriksa sistem kelistrikan. 5. Putar main switch ke posisi ON, lalu hidupkan sirkut listrik untuk memeriksa apakah sistem kelistrikannya dapat bekerja. 10.0 A (LTK125-A, LTK125-I) 20.0 A Sub sekring: 10.0 A Sekring terminal 1: 5.0 A Sekring ABS motor: 10.0 A (LTK125-A) Sekring sistem Fuel injection: 5.0 A (LTK125) Sekring ABS solenoid: 10.0 A (LTK125-A) Sekring ABS control unit: 5.0 A (LTK125-A) Sekring back-up: Spesifikasi sekring: Sekring utama: Penyetelan dan perawatan berkala SARAN 4. Lepaskan sekring yang putus, kemudian pasangkan sekring yang baru dengan spesifikasi ampere yang sesuai. PERINGATAN! Jangan menggunakan sekring yang nilai ampere-nya lebih tinggi dibanding yang disarankan. Ini untuk menghindari kerusakan di sistem kelistrikan dan untuk menghindari bahaya kebakaran. [BWA15132] 6. Pasang penutup aki dengan memasang quick fastener. 7. Tutup jok. 9-29

Mengganti bohlam lampu sinyal belok depan atau bohlam lampu senja

Halaman 89

Penyetelan dan perawatan berkala 3. Lepaskan bohlam yang putus dengan cara menariknya keluar. 4. Masukkan bohlam yang baru ke dalam soketnya. BCAU0081 Jika anda menggunakan bohlam lampu sinyal belok dengan nilai watt yang tidak sesuai ketentuan, kedipan lampu sinyal belok dapat terganggu. 5. Pasang soket (bersamaan dengan bohlamnya) dengan cara menekannya ke dalam. 6. Pasang panel. PEMBERITAHUAN BCAU0081 Jika anda menggunakan bohlam lampu sinyal belok dengan nilai watt yang tidak sesuai ketentuan, kedipan lampu sinyal belok dapat terganggu. Bohlam lampu senja 1. Lepas panel A, B, dan C. (Lihat halaman 9-8.) 2. Lepas soket (beserta bohlam) dengan cara menariknya keluar. 6. Pasang soket (beserta bohlam) dengan memutarnya searah jarum jam. 7. Pasang panel. 5. Masukkan bohlam yang baru ke dalam soketnya. PEMBERITAHUAN BAUN2400 Mengganti bohlam lampu sinyal belok depan atau bohlam lampu senja Jika bohlam lampu sinyal belok depan atau bohlam lampu senja putus, ikuti petunjuk penggantiannya sebagai berikut. Bohlam lampu sein bagian depan 1. Tegakkan sepeda motor dengan standar tengah. 2. Lepas panel A, B, dan C. (Lihat halaman 9-8.) 3. Lepas soket (beserta bohlam) dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam. 1. Soket bohlam lampu senja 9-30 1 4. Lepaskan bohlam yang putus dengan cara menariknya keluar. 1. Soket bohlam lampu sinyal belok

Mengganti bohlam lampu belakang/rem atau bohlam lampu sinyal belok belakang

Halaman 90

BCAU0081 Jika anda menggunakan bohlam lampu sinyal belok dengan nilai watt yang tidak sesuai ketentuan, kedipan lampu sinyal belok dapat terganggu. 4. Lepas bohlam yang putus dari soketnya dengan cara menariknya keluar. 5. Masukkan bohlam yang baru ke dalam soketnya. 1. Bohlam lampu sinyal belok belakang 1 PEMBERITAHUAN 4. Masukkan bohlam yang baru kedalam soketnya dengan cara menekannya dan putar searah jarum jam sampai berhenti. Jika bohlam lampu belakang yang digunakan memiliki nilai watt yang tidak sesuai rekomendasi, aki dapat melemah atau memengaruhi pencahayaan lampu belakang. Bohlam lampu sinyal belok belakang 1. Lepas panel D (dengan bagasi belakang). (Lihat halaman 9-8) 2. Lepas pegangan penumpang. 3. Lepas soket bohlam (beserta bohlam) dengan cara menariknya keluar. BCAU0091 5. Pasang soket bohlam (beserta bohlam) dengan memutarnya searah jarum jam. 6. Pasang panel. PEMBERITAHUAN Penyetelan dan perawatan berkala BAUN2410 Mengganti bohlam lampu belakang/rem atau bohlam lampu sinyal belok belakang Jika bohlam lampu belakang/rem atau bohlam lampu sinyal belok belakang putus, ganti dengan cara sebagai berikut. Bohlam lampu belakang/rem 1. Lepas panel D (dengan bagasi belakang). (Lihat halaman 9-8) 2. Lepas soket bohlam (beserta bohlam) dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam dan menarik soket bohlam lampu belakang secara menyudut. 6. Pasang soket bohlam (beserta bohlam) dengan cara menekannya ke dalam. 7. Pasang pegangan penumpang. 8. Pasang panel. 9-31 3. Lepas bohlam yang putus dengan menekannya dan putar berlawanan arah jarum jam. 1. Soket bohlam lampu rem/belakang

Pemecahan masalah

Halaman 91

Penyetelan dan perawatan berkala Apakah aki sepeda motor habis? Jika aki sepeda motor habis, sistem smart key tidak dapat berfungsi. Mintalah aki sepeda motor diisi atau diganti. (Lihat halaman 9-26.) Jika sistem smart key tidak berfungsi padahal poin-poin di atas sudah diperiksa, mintalah dealer Yamaha memeriksa sistem smart key sepeda motor Anda. BAU76843 Pemecahan masalah Stop & Start System (untuk LTK125-I/LTK125-A) Jika terjadi masalah, lakukan pemeriksaan berikut sebelum membawa sepeda motor ke dealer Yamaha. Lihat mode darurat di halaman 9-35 untuk informasi mengenai menyalakan mesin tanpa smart key. Lampu indikator Stop & Start System tidak mau menyala. 1. Apakah main switch sudah dalam posisi ON? 2. Apakah sakelar Stop & Start System diatur ke posisi “ ”? 3. Apakah mesin sudah cukup panas setelah dinyalakan? SARAN Periksa hal-hal berikut ini apabila sistem smart key tidak berfungsi. Apakah smart key dinyalakan? (Lihat halaman 4-4.) Apakah baterai smart key habis? (Lihat halaman 4-5.) Apakah baterai smart key dipasang dengan benar? (Lihat halaman 4-5.) Apakah smart key digunakan di lokasi yang mengandung gelombang radio kuat atau gelombang elektromagnetik lain? (Lihat halaman 4-1.) Apakah smart key yang Anda gunakan sudah didaftarkan ke sepeda motor? BWA15142 Jangan merokok saat memeriksa sistem bahan bakar, dan pastikan tidak ada percikan atau nyala api di sekitar lokasi, termasuk pemantik pada alat pemanas air atau kompor. Bensin atau uap bensin dapat terbakar atau meledak, sehingga menimbulkan luka parah atau kerusakan properti. BAU76551 Pemecahan masalah sistem smart key (untuk LTK125-I/LTK125-A) PERINGATAN BAU60701 Pemecahan masalah Meskipun sepeda motor Yamaha telah menjalani pemeriksaan teliti sebelum dikirim dari pabrik, tidak tertutup kemungkinan masalah terjadi selama pengoperasian. Masalah dalam hal bahan bakar, kompresi, atau sistem pengapian misalnya, dapat mengakibatkan sulitnya penyalaan mesin atau hilangnya tenaga mesin. Bagan pemecahan masalah berikut menunjukkan kepada anda cara yang cepat dan mudah untuk memeriksa sendiri sistem-sistem penting ini. Namun, jika sepeda motor Anda memerlukan perbaikan, segera bawa ke dealer Yamaha. Di sana, para teknisi terampil memiliki peralatan, pengalaman, dan ilmu yang diperlukan untuk merawat sepeda motor Anda dengan benar. Gunakan hanya suku cadang asli Yamaha. Suku cadang imitasi mungkin mirip dengan yang asli Yamaha, tetapi sering kali lebih rendah dalam hal mutu, masa pakai, dan justru dapat menambah biaya perbaikan di kemudian hari. A 9-32

Pemecahan masalah

Halaman 92

Jika mesin tetap tidak menyala kembali setelah Anda memeriksa kondisi-kondisi di atas, segera mintalah dealer Yamaha memeriksa sepeda motor Anda. Mesin tidak akan mati secara otomatis jika gagang gas belum dalam posisi menutup sepenuhnya. Putar gagang gas ke posisi menutup sepenuhnya. Jika mesin tetap tidak mati secara otomatis setelah Anda memeriksa kondisi-kondisi di atas, segera mintalah dealer Yamaha memeriksa sepeda motor Anda. Setelah mesin dimatikan oleh Stop & Start System, mesin tidak dapat menyala kembali meskipun gagang gas sudah diputar. 1. Apakah sakelar Stop & Start System diatur ke posisi “ ”? Jika sakelar Stop & Start System diatur ke posisi “ ” ketika Stop & Start System aktif, Stop & Start System akan dimatikan. 2. Apakah standar samping dioperasikan? Ketika standar samping diturunkan, Stop & Start System dinonaktifkan. 3. Apakah mesin dibiarkan mati oleh Stop & Start System dalam waktu yang lama? Jika mesin dibiarkan mati oleh Stop & Start System dalam waktu yang lama, aki bisa kehabisan daya. A A Penyetelan dan perawatan berkala 4. Setelah mesin dipanaskan, apakah mesin dibiarkan langsam selama jangka waktu tertentu? 5. Apakah sepeda motor telah berjalan pada kecepatan 10 km/jam atau lebih? Meskipun kondisi-kondisi tersebut terpenuhi, Stop & Start System tidak dapat aktif untuk memelihara daya aki. Dalam hal ini, teruskan mengendarai sepeda motor. Selain itu, lampu indikator Stop & Start System tidak menyala apabila lampu peringatan mesin bermasalah menyala. Jika lampu indikator Stop & Start System tetap tidak menyala setelah Anda memeriksa kondisi-kondisi di atas, segera mintalah dealer Yamaha memeriksa sepeda motor Anda. Lampu indikator Stop & Start System menyala, tetapi mesin tidak mati secara otomatis. 1. Apakah sepeda motor sudah benar- benar berhenti? Mesin tidak akan mati secara otomatis sebelum sepeda motor berhenti dalam jangka waktu tertentu. Coba hentikan sepeda motor sampai benar- benar berhenti. 2. Apakah gagang gas diputar? 9-33

Bagan pemecahan masalah

Halaman 93

Penyetelan dan perawatan berkala BAUT1985 Bagan pemecahan masalah Mesin tidak mau hidup. Periksa pengapian. Mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa kendaraan Anda. Mesin tidak mau hidup. Periksa kompresi. Basah Operasikan starter elektrik. Mesin tidak mau hidup. Mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa kendaraan Anda. Isi bahan bakar. Mesin tidak mau hidup. Periksa aki. Periksa sambungan kabel aki, dan mintalah dealer Yamaha mengisi aki kendaraan Anda jika perlu. 3. Pengapian Lap dengan kain kering dan betulkan kerenggangan celah busi, atau ganti busi. Aki dalam kondisi baik. Periksa aki. Tidak ada bahan bakar. 2. Aki Mesin berputar dengan cepat. Mesin berputar dengan lambat. 4. Kompresi Ada tekanan kompresi. 1. Bahan bakar Bahan bakar cukup. Kering Operasikan starter elektrik. Operasikan starter elektrik. Periksa ketinggian bahan bakar di dalam tangki. Lepas busi dan periksa elektrodanya. Mintalah dealer Yamaha untuk memeriksa kendaraan Anda. 9-34 Tidak ada tekanan kompresi.

Mode darurat (untuk LTK125- I/LTK125-A)

Halaman 94

Lepaskan penekanan knob setelah lampu indikator sistem smart key berkedip satu kali. ↓ Digit pertama nomor identifikasi telah diatur “1”. ↓ Tekan dan tahan knob lagi. ↓ Misalnya saja, nomor identifikasi adalah 123456: Tekan dan tahan knob. ↓ Lampu indikator sistem smart key akan mulai berkedip. ↓ 3. Setelah lampu indikator sistem smart key mati, masukkan nomor identifikasi dengan cara sebagai berikut. 1. Lampu indikator sistem smart key “ ” Penyetelan dan perawatan berkala 868588 1 1 BAU76561 Mode darurat (untuk LTK125- I/LTK125-A) Jika smart key hilang atau rusak, atau baterainya telah habis, sepeda motor dan mesin masih tetap dapat dihidupkan. Anda akan memerlukan nomor identifikasi sistem smart key. Untuk mengoperasikan sepeda motor dalam mode darurat 1. Hentikan sepeda motor di tempat yang aman, dan posisikan main switch ke “OFF”. 2. Tekan knob pada main switch selama 5 detik sampai lampu indikator smart key berkedip satu kali, lalu lepaskan. Ulangi dua kali lagi. Lampu indikator sistem smart key akan menyala selama tiga detik, menandakan perpindahan ke mode darurat. Lepaskan penekanan knob setelah lampu indikator sistem smart key berkedip dua kali. ↓ 4. Penginputan nomor identifikasi dilakukan dengan menghitung jumlah kedipan lampu indikator sistem smart key. 1. Kartu nomor identifikasi 9-35

Mode darurat (untuk LTK125- I/LTK125-A)

Halaman 95

Penyetelan dan perawatan berkala 6. Ketika lampu indikator sistem smart key menyala, posisikan main switch ke “ON”. Sepeda motor sekarang dapat beroperasi dengan normal. Jika salah satu di antara situasi berikut terjadi, mode darurat akan dihentikan, dan lampu indikator sistem smart key akan berkedip cepat selama 3 detik. Dalam hal ini, mulai lagi dari langkah 2. Jika tidak ada pengoperasian knob selama 10 detik ketika proses penginputan nomor identifikasi. Jika lampu indikator sistem smart key dibiarkan berkedip sembilan kali atau lebih. Nomor identifikasi tidak dimasukkan dengan benar. Digit kedua nomor identifikasi telah diatur “2”. ↓ Ulangi cara di atas sampai semua digit nomor identifikasi telah diatur. Lampu indikator sistem smart key akan berkedip selama 10 detik jika nomor identifikasi yang dimasukkan benar. SARAN 9-36 5. Ketika lampu indikator sistem smart key menyala, tekan knob satu kali lagi untuk menyelesaikan akses mode darurat. Lampu indikator smart key akan mati, kemudian kembali menyala selama sekitar 4 detik.

Penanganan

Halaman 96

BCA10784 Hindari penggunaan bahan pembersih roda yang bersifat asam, terutama pada roda jenis jari-jari. Jika bahan tersebut digunakan untuk membersihkan kotoran membandel, jangan tinggalkan bahan pembersih di area yang dibersihkan melebihi waktu yang diperbolehkan. Selain itu, bersihkan area dengan air, keringkan, dan semprotkan cairan penangkal korosi. Pembersihan yang tidak benar dapat merusak komponen- komponen yang terbuat dari bahan plastik (misalnya cowling, panel, windshield, lensa lampu depan, lensa meter, dsb.) dan knalpot. Gunakan kain atau spons yang lembut dan bersih yang diberi air untuk membersihkan plastik. Namun, jika komponen berbahan plastik tidak dapat bersih dengan air, Anda dapat menggunakan kedalam seal, gasket dan as roda. Bilas kotoran dan bahan pembersih dengan air. PEMBERITAHUAN Pembersihan BAUV0362 Penanganan Meskipun desain sepeda motor yang terbuka bertujuan menunjukkan keunggulan teknologinya, desain seperti ini juga menjadikannya lebih rentan. Karat dan korosi tetap dapat terjadi meskipun komponen-komponen yang digunakan memiliki kualitas tinggi. Pipa knalpot yang berkarat bisa saja terjadi di mobil tanpa diketahui. Namun, berbeda halnya untuk knalpot sepeda motor. Perawatan yang sering dan benar tidak saja sesuai dengan ketentuan garansi, tetapi juga akan menjaga tampilan sepeda motor Anda tetap baik, memperpanjang masa pakainya, dan mengoptimalkan performanya. Sebelum pembersihan 1. Tutup lubang keluaran knalpot dengan kantong plastik setelah mesin dingin. 2. Pastikan semua tutup dan penutup berikut coupler dan konektor, termasuk tutup busi, sudah dipasang dengan kencang. 3. Bersihkan kotoran tebal (seperti yang menempel di crankcase) dengan sikat dan bahan pembersih. Namun, jangan pernah gunakan bahan tersebut Penanganan dan penyimpanan sepeda motor BAU37834 Perhatian untuk warna campuran BCA15193 Beberapa model di lengkapi dengan part yang dilapisi warna campuran. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dealer / bengkel Yamaha untuk mendapatkan petunjuk produk apa yang digunakan sebelum membersihkan sepeda motor. Menggunakan sikat, bahan kimia atau larutan pembersih yang keras ketika membersihkan part akan menggores atau merusak permukaannya. Beberapa part yang dilapisi warna campuran tidak boleh menggunakan wax. PEMBERITAHUAN 10-1

Penanganan

Halaman 97

Penanganan dan penyimpanan sepeda motor 1. Bersihkan sepeda motor dengan air dingin dan detergen ringan, setelah mesin sudah dingin. PERHATIAN: Jangan gunakan air hangat karena dapat meningkatkan perilaku korosif dari garam. [BCA10792] 2. Semprotkan bahan penangkal korosi ke seluruh bagian logam sepeda motor, termasuk pelat-pelat yang terbuat dari krom dan nikel. Setelah membersihkan 1. Keringkan sepeda motor dengan kain lembut atau lap berbahan lembut yang menyerap. 2. Gunakan semir krom untuk mengilapkan komponen-komponen berbahan krom, aluminium, dan baja tahan karat, termasuk sistem pembuangan. (Kotoran di sistem pembuangan yang terbuat dari baja tahan karat akibat kondisi termal dapat dihilangkan melalui penyemiran.) 3. Untuk mencegah korosi, gunakan spray pencegah karat pada semua permukaan logam, termasuk krom dan plat nikel. karena dapat mengakibatkan pemudaran atau goresan. Sebagian bahan pembersih plastik dapat meninggalkan goresan di windshield. Lakukan percobaan pada bagian kecil dan tersembunyi dari windshield untuk memastikan bahan tersebut tidak meninggalkan bekas goresan. Jika windshield mengalami goresan, gunakan penyemir plastik berkualitas tinggi setelah pencucian. Bersihkan kotoran dengan air hangat, detergen ringan, dan spons yang lunak dan bersih, lalu bilas dengan air bersih. Gunakan sikat gigi atau sikat botol untuk area yang sulit dijangkau. Kotoran membandel dan serangga akan terlepas dengan mudah jika area tersebut ditutupi dengan kain basah selama beberapa menit sebelum dibersihkan. Setelah penggunaan normal Jangan menggunakan bahan kimia keras untuk membersihkan komponen plastik. Hindari penggunaan kain atau spons yang telah bersentuhan dengan bahan pembersih yang keras atau abrasif, cairan pembersih atau thinner, bahan bakar (bensin), penghilang atau penghambat karat, minyak rem, cairan antibeku, atau cairan elektrolit. Jangan gunakan pencuci bertekanan tinggi atau jet uap karena dapat mengakibatkan rembesan air dan kerusakan di area berikut: seal (roda dan bearing lengan ayun, garpu, dan rem), komponen elektrik (coupler, konektor, instrumen, sakelar, dan lampu), selang pernapasan, dan saluran udara. detergen ringan yang dicampur dengan air. Bersihkan sisa detergen menggunakan air yang banyak, karena akan membahayakan komponen berbahan plastik. Karena garam laut sangat korosif, lakukan langkah-langkah berikut setelah setiap berkendara dalam kondisi hujan atau di dekat laut. Setelah berkendara dalam kondisi hujan 10-2 atau di dekat laut, Untuk sepeda motor yang dilengkapi dengan windshield: Jangan gunakan bahan pembersih yang keras atau spons kasar

Penyimpanan

Halaman 98

BAU36564 Penyimpanan Jangka pendek Selalu simpan sepeda motor anda di tempat yang sejuk dan kering. Jika perlu, selimuti dengan penutup berpori untuk menghindari debu. Pastikan mesin dan sistem pembuangan sudah dalam keadaan dingin sebelum anda menyelimuti sepeda motor. BCA10821 Menyimpan sepeda motor di ruangan yang sirkulasi udaranya tidak memadai, atau menyelimutinya dengan terpal saat masih basah akan membuat air dan uap air meresap dan mengakibatkan karat. Untuk mencegah korosi, hindari gudang yang lembap, kandang (karena keberadaan amonia), dan area tempat tersimpannya bahan kimia keras. PEMBERITAHUAN Jangan gunakan oli atau wax ke komponen berbahan karet atau plastik, ke lampu depan atau lampu belakang, atau pun ke lensa meter. Rawat komponen ini dengan bahan yang sesuai. Konsultasi dengan bengkel/dealer Yamaha untuk mendapatkan pengarahan tentang produk apa yang digunakan. Pencucian, cuaca hujan, atau iklim yang lembab dapat menyebabkan lensa lampu depan berkabut. Menyalakan lampu depan selama beberapa saat akan membantu menghilangkan uap air yang terdapat pada lensa. Penanganan dan penyimpanan sepeda motor Hindari penggunaan bahan penyemir abrasif karena akan merusak cat. SARAN 4. Gunakan spray pembersih yang umum digunakan untuk membersihkan berbagai macam sisa kotoran. 5. Hilangkan kerusakan kecil pada cat yang diakibatkan oleh batu/ kerikil, dsb. 6. Lapisi permukaan yang dicat dengan bahan wax. 7. Biarkan sepeda motor benar-benar kering sebelum menyimpan atau menyelimutinya. BWA10943 Pastikan tidak ada oli atau wax pada rem atau ban. Jika perlu, bersihkan cakram rem dan saluran rem dengan pembersih biasa atau aseton, dan cuci ban dengan air hangat dan detergen ringan. Sebelum mengoperasikan sepeda motor, ujilah performa pengereman dan penikungan. Kontaminan pada rem dan ban dapat mengakibatkan hilangnya kendali. PERINGATAN Jangka panjang Sebelum anda menyimpan sepeda motor selama beberapa bulan: 1. Ikuti semua petunjuk di bagian “Penanganan” di bab ini. 10-3 BCAU0022 Semprotkan oli dan wax secara hati-hati dan pastikan Anda mengelap jika ada kelebihan. PEMBERITAHUAN

Penyimpanan

Halaman 99

Penanganan dan penyimpanan sepeda motor 4. Lumasi seluruh kabel pengendali dan engsel-engsel semua tuas dan pedal, termasuk yang ada di standar samping/tengah. 5. Periksa dan betulkan tekanan angin ban jika perlu, lalu naikkan sepeda motor sehingga kedua rodanya tidak bersentuhan dengan tanah. Atau, putar sedikit roda sepeda motor setiap bulan agar ban tidak mengalami kerusakan di satu titik. 6. Tutup lubang keluaran knalpot dengan kantong plastik agar tidak ada uap air yang bisa masuk. 7. Lepas aki dan isi hingga penuh. Simpan aki di tempat yang sejuk dan kering, dan isi setiap sebulan sekali. Jangan simpan aki di tempat yang terlalu dingin ataupun panas [di bawah 0 °C (30 °F) atau di atas 30 °C (90 °F)]. Untuk informasi selengkapnya tentang penyimpanan aki, lihat halaman 9-26. 2. Isi tangki bahan bakar hingga penuh dan tambahkan stabilizer bahan bakar (jika ada) agar tangki tidak berkarat dan bahan bakar tidak pecah. 3. Lakukan langkah-langkah berikut untuk melindungi silinder, ring piston, dsb dari korosi. a. Lepas tutup busi dan busi. b. Tuangkan satu sendok teh oli mesin ke dalam lubang busi. c. Pasang tutup busi ke busi, lalu tempatkan busi di kepala silinder sehingga elektrodanya terhubung ke ground. (Tindakan ini akan mencegah terpicunya bunga api selama langkah berikutnya.) d. Hidupkan mesin dengan starter dan biarkan mesin berputar beberapa saat. (Ini akan melapisi dinding silinder dengan oli.) e. Lepas tutup busi dari busi, lalu pasang busi berikut tutupnya. PERINGATAN! Untuk mencegah kerusakan atau cedera akibat percikan api, pastikan anda menghubungkan elektroda busi ke ground saat mengengkol mesin. [BWA10952] Lakukan perawatan yang diperlukan sebelum anda menyelimuti sepeda motor. 10-4 SARAN

Spesifikasi

Halaman 100

Produsen/model: IRC/NR82 Ban belakang: Tipe: Tubeless Ukuran: 110/90-12 64L Produsen/model: IRC/NR83 Muatan: Beban maksimal: 146 kg (322 lb) (Beban dihitung dari berat total bawaan, pengendara, penumpang, dan aksesoris) Rem depan: Tipe: Rem cakram tunggal hidrolik Rem belakang: Tipe: Rem tromol tipe mechanical leading trailing Suspensi depan: Tipe: Teleskopik Suspensi belakang: Tipe: Unit swing Sistem kelistrikan: Sistem voltase: 12 V Aki: Model: YTZ4V, GTZ4V, NTZ4V (LTK125) Sistem starter: Starter elektrik (LTK125-A, LTK125-I) Starter elektrik dan starter kaki (kickstarter) (LTK125) Oli mesin: Tingkat viskositas (SAE): 10W-40 Kelas oli mesin yang disarankan: API service tipe SG atau lebih tinggi, JASO standar MA atau MB Jumlah oli mesin: Penggantian oli berkala: 0.80 L (0.85 US qt, 0.70 Imp.qt) Oli transmisi akhir: Tipe: Motor oil SAE 10W-30 tipe SE atau lebih tinggi atau Gear oil SAE 85W GL-3 Jumlah: 0.10 L (0.11 US qt, 0.09 Imp.qt) Bahan bakar: Bahan bakar yang disarankan: Hanya bahan bakar tanpa timbal Kapasitas tangki bahan bakar: 4.2 L (1.1 US gal, 0.9 Imp.gal) Fuel Injection: Throttle body: ID mark: B5D1 00 Ban depan: Tipe: Tubeless Ukuran: 100/90-12 59J Dimensi: Panjang keseluruhan: 1905 mm (75.0 in) Lebar keseluruhan: 690 mm (27.2 in) Tinggi keseluruhan: 1100 mm (43.7 in) Tinggi jok: 778 mm (30.7 in) Jarak sumbu roda: 1275 mm (50.2 in) Jarak bebas ke tanah: 135 mm (5.31 in) Radius putaran minimal: 1.9 m (6.23 ft) Berat: Berat isi: 100 kg (220 lb) (LTK125, LTK125-I) 102 kg (225 lb) (LTK125-A) Mesin: Langkah pembakaran: 4 langkah Sistem pendinginan: Pendingin udara Tipe silinder: SOHC Jumlah silinder: Silinder tunggal Volume silinder: 124.96 cm3 Diameter × Langkah: 52.4 × 57.9 mm (2.06 × 2.28 in) Spesifikasi 11-1

Spesifikasi

Halaman 101

# Spesifikasi Tegangan, kapasitas: 12 V, 3.0 Ah (10 HR) (LTK125) Model: YTZ6V (LTK125-I) Tegangan, kapasitas: 12 V, 5.0 Ah (10 HR) (LTK125-I) Model: YTZ7V (LTK125-A) Tegangan, kapasitas: 12 V, 6.0 Ah (10 HR) (LTK125-A) **Watt bohlam:** Lampu depan: LED Lampu rem/lampu belakang: 21.0 W/5.0 W Lampu sinyal belok depan: 10.0 W Lampu sinyal belok belakang: 10.0 W Lampu senja: 5.0 W 11-2 11

Nomor identifikasi

Halaman 102

BAU26442 Nomor seri mesin Nomor seri mesin tertera di bak mesin (crankcase). 1 1. Nomor seri mesin BAU62971 Nomor identifikasi sepeda motor Nomor identifikasi sepeda motor tertera di rangka mesin di bawah jok penumpang. Nomor identifikasi sepeda motor digunakan untuk mengidentifikasi sepeda motor Anda, dan dapat digunakan untuk registrasi ke pihak berwenang di wilayah Anda. 1. Nomor identifikasi sepeda motor 1 SARAN BAU26366 Nomor identifikasi Tulis nomor identifikasi sepeda motor dan nomor seri mesin di tempat yang tersedia di bawah untuk memudahkan Anda saat memesan suku cadang dari dealer Yamaha atau untuk bahan acuan jika sepeda motor dicuri. NOMOR IDENTIFIKASI SEPEDA MOTOR: Informasi konsumen NOMOR SERI MESIN: 12-1

Perekaman data sepeda motor

Halaman 103

Informasi konsumen BAU74702 Perekaman data sepeda motor ECU model ini menyimpan data sepeda motor tertentu untuk membantu diagnosa malfungsi dan untuk tujuan riset dan pengembangan. Data ini akan diunggah hanya saat alat diagnostik khusus Yamaha dipasang ke sepeda motor, seperti saat pemeriksaan pemeliharaan atau prosedur layanan sedang dijalankan. Meskipun sensor dan data yang direkam akan berbeda pada setiap model, poin data utama adalah sebagai berikut: Status sepeda motor dan data performa mesin Data injeksi bahan bakar dan data yang terkait dengan emisi Yamaha tidak akan mengungkapkan data ini ke pihak ketiga kecuali: Dengan persetujuan pemilik sepeda motor Diharuskan secara hukum Untuk digunakan oleh Yamaha dalam proses pengadilan Untuk penggunaan riset umum yang dilaksanakan oleh Yamaha jika data tidak terkait dengan individu atau pemilik sepeda motor. 12-2

Perekaman data sepeda motor

Halaman 104

Memeriksa ketinggian minyak rem........9-21 Mengaktifkan Stop & Start System .........5-1 Menghidupkan mesin..............................8-1 Minyak rem, penggantian......................9-22 Mode darurat (untuk LTK125-I/ LTK125-A) ..........................................9-35 N Nomor identifikasi..................................12-1 Nomor identifikasi sepeda motor...........12-1 Nomor seri mesin..................................12-1 O Oli mesin dan saringan oli.....................9-11 Oli transmisi akhir..................................9-13 P Panel, melepas dan memasang..............9-8 Parkir.......................................................8-4 Pemecahan masalah ............................9-32 Pemecahan masalah Stop & Start System................................................9-32 Penanganan..........................................10-1 Pengereman............................................8-3 Pengoperasian Stop & Start System.......5-1 Pengunci tuas rem belakang...................6-9 Penutup lubang kunci..............................6-2 Penyimpanan ........................................10-3 Perawatan dan pelumasan, berkala........9-3 Perawatan, pengontrolan sistem emisi ...9-2 Percepatan dan perlambatan..................8-3 Perekaman data, sepeda motor............12-2 Peringatan sewaktu menggunakan Stop & Start System .............................5-3 Power outlet ..........................................6-16 R Roda......................................................9-19 J Jarak kerja sistem smart key.................. 4-2 Jok........................................................ 6-13 K Kabel dan gagang gas, memeriksa dan melumasi..................................... 9-23 Kabel, memeriksa dan melumasi ......... 9-23 Kampas rem dan sepatu rem, memeriksa.......................................... 9-21 Keamanan berkendara........................... 2-5 Kelonggaran celah klep........................ 9-17 Kemudi, pemeriksaan........................... 9-26 Konsumsi bahan bakar, tips untuk mengurangi .......................................... 8-3 Kunci kontak/kunci kemudi..................... 6-1 Kunci, menangani smart key dan kunci mekanis ...................................... 4-3 L Label-label, letak .................................... 1-1 Lampu depan........................................ 9-29 Lampu indikator dan lampu peringatan ............................................ 6-3 Lampu indikator sinyal belok .................. 6-3 Lampu indikator sistem smart key.......... 6-4 Lampu indikator Stop & Start System..... 6-4 Lampu peringatan ABS (untuk model ABS) ............................... 6-3 Lampu peringatan mesin bermasalah .... 6-3 Lokasi part.............................................. 3-1 M Main switch............................................. 4-7 Masa pemakaian awal............................ 8-4 Membuka dan menutup tutup tangki bahan bakar ....................................... 4-10 A ABS (untuk model ABS)........................6-10 Aki.........................................................9-26 B Bagan pemecahan masalah .................9-34 Bagasi...................................................6-15 Bahan bakar..........................................6-11 Ban........................................................9-18 Baterai smart key, mengganti .................4-5 Bearing (laher) roda, pemeriksaan .......9-26 Bohlam lampu belakang/rem atau bohlam lampu sinyal belok belakang, penggantian .......................9-31 Bohlam lampu sinyal belok (depan) atau bohlam lampu senja, mengganti...........................................9-30 Busi, memeriksa ...................................9-10 C Catalytic converter ................................6-12 F Front fork, pemeriksaan........................9-25 G Gantungan helm ...................................6-14 Gerak bebas gagang gas, memeriksa..........................................9-17 Gerak bebas tuas rem belakang, penyetelan..........................................9-20 Gerak bebas tuas rem depan, pemeriksaan.......................................9-20 H Helm........................................................2-6 I Indikator lampu jauh................................6-3 Informasi keselamatan............................2-1 Indeks 13-1

Perekaman data sepeda motor

Halaman 105

S Sakelar dimmer ...................................... 6-8 Sakelar hazard ....................................... 6-8 Sakelar sinyal belok................................ 6-8 Sakelar Stop & Start System .................. 6-8 Sakelar tangkai kemudi .......................... 6-7 Saringan udara dan elemen saringan udara wadah V-belt ............................ 9-14 Sekring, mengganti............................... 9-28 Sesaat ketika akan jalan......................... 8-2 Sistem pemutus rangkaian pengapian........................................... 6-17 Sistem smart key .................................... 4-1 Sistem smart key, pemecahan masalah.............................................. 9-32 Smart key ............................................... 4-4 Spesifikasi ............................................ 11-1 Standar samping .................................. 6-17 Standar tengah dan standar samping, memeriksa dan melumasi... 9-24 Starter kaki ........................................... 6-13 Stop & Start System ............................... 5-1 T Tombol klakson ...................................... 6-8 Tombol start............................................ 6-8 Tool kit.................................................... 9-1 Tuas rem, belakang................................ 6-9 Tuas rem, depan .................................... 6-8 Tuas rem, pelumasan........................... 9-24 Tutup tangki bahan bakar..................... 6-11 U Unit meter multifungsi............................. 6-5 V V-belt, pemeriksaan.............................. 9-23 Indeks W Warna campuran, perhatian..................10-1 13-2

Perekaman data sepeda motor

Halaman 106

YAMAHA DICETAK DI INDONESIA 2018.10