Owner's Manual Mitsubishi Colt L300 — Isi Lengkap 38 Halaman
KETERANGAN UMUM
Halaman 2
**PEMILIHAN BAHAN BAKAR**
Kendaraan ini menggunakan bahan bakar
mesin diesel dengan cetane number 45 atau
lebih tinggi.
Sebagai contoh: Solar, Pertadex, Shell Diesel
Untuk mendapatkan hasil maksimal standar
emisi gas buang yang berlaku, gunakanlah
bahan bakar mesin diesel dengan cetane
number minimum 49 dengan kandungan
sulfur maksimum 500 ppm.
Sebagai contoh: Pertadex, Shell Diesel.
**Modifikasi pada sistem kelistrikan atau**
**sistem bahan bakar**
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales
Indonesia selalu membuat kendaraan yang
berkualitas tinggi dan aman bagi Anda.
Untuk menjaga keamanan dan kualitas
kendaraan Anda, mintalah petunjuk pada
Dealer
Resmi
untuk
pemasangan dan modifikasi pada sistem
kelistrikan atau sistem bahan bakar.
**SUKU CADANG ASLI**
Jangan meremehkan komponen pengganti.
dengan pengalamannya yang
luas telah menyediakan kendaraan untuk
anda dengan mutu tinggi dan dapat
diandalkan.
** PERALATAN**
Sebelum memasang peralatan lain pada
kendaraan, konsultasikan dengan Dealer
Resmi .
(1) Pemasangan peralatan dan komponen
tambahan
sebaiknya
mengikuti
peraturan yang berlaku, dan juga harus
sesuai dengan petunjuk dan peringatan
yang terdapat pada kendaraan.
(2) Pemasangan peralatan elektrik yang
Jangan sampai mutu dan ketangguhan
kendaraan
anda
berkurang
akibat
menggunakan suku cadang tiruan. Gunakan
suku
cadang
asli
yang
dirancang dan dibuat untuk memelihara
kendaraan anda agar selalu
berkemampuan prima.
tidak
tepat
dapat
mengakibatkan
kebakaran. Perhatikan bagian-bagian
elektrikal dan sistem bahan bakar pada
saat modifikasi.
Kesalahan menggunakan suku cadang akan
membatalkan
jaminan
klaim
(garansi)
kendaraan anda.
tidak bertanggung jawab atas
kerusakan atau masalah pada kendaraan
anda yang disebabkan oleh penggunaan
selain suku cadang asli .
Gantilah suku cadang kendaraan anda
dengan suku cadang asli di
Dealer Resmi .
1
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
** UMUM**
Suku
cadang
asli
dapat
diidentifikasi dengan tanda dibawah ini dan
tersedia
diseluruh
Dealer
Resmi
.
Tanda identifikasi spare part asli
Hologram
atau:
Kode
produksi
Part Name
Part No
Bar Code
**Petunjuk penanganan oli mesin bekas**
**agar aman**
****
(1) Terkena oli bekas dalam waktu lama
dan
berulang-ulang
dapat
mengakibatkan penyakit kulit yang
serius, termasuk infeksi kulit dan
kanker.
(2) Hindarkan terkena oli bekas sedapat
mungkin
dan
cuci
segera
jika
mengenainya.
(3) Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
KETERANGAN UMUM
Halaman 3
** UMUM**
** DAN ALKOHOL**
(2) Jangan pernah meninggalkan kendaraan
dengan kunci kontak atau anak kecil
berada didalam kendaraan. Dikhawatirkan
anak-anak bermain dengan sistem
kemudi dan dapat menyebabkan terjadi
kecelakaan.
(3) Matikan mesin bila Anda berhenti untuk
Mengendarai dibawah pengaruh alkohol
sangat sering menjadi penyebab kecelakaan.
Konsentrasi mengemudi anda akan terganggu
dibawah pengaruh alkohol. Berkendaralah
dengan pengemudi yang tidak minum alkohol,
gunakan taksi, atau transportasi umum.
tidur sejenak. Jika dibiarkan mesin hidup
ketika Anda tertidur, kecelakaan yang tidak
diharapkan
dapat
terjadi
dengan
bergeraknya tuas persnelling secara tidak
sengaja atau menekan pedal akselerasi.
Apabila Anda secara tidak sadar menekan
pedal akselerasi, mungkin mesin akan
menjadi panas atau pipa gas buang
panasnya
menjadi
tidak
normal,
mengakibatkan terjadi kebakaran. Apabila
didalam ruangan ventilasinya tidak baik,
dapat beresiko keracunan akibat terlalu
banyak menghirup gas buang.
(4) Jaga anak anda jangan sampai bermain
****
Mengendarai
kendaraan
setelah
minum
alkohol dapat menyebabkan kecelakaan.
JANGAN KENDARAAN
SETELAH MEMINUM ALKOHOL
**CARA YANG AMAN**
Berkendaralah dengan aman agar terlindungi
dari bahaya kecelakaan. Oleh karena itu kami
merekomendasikan
anda
untuk
memperhatikan hal - hal berikut:
pada ruang bagasi, hal ini sangat
berbahaya bila mereka bermain saat
kendaraan dioperasikan.
(1) Sebelum menghidupkan kendaraan,
pastikan bahwa Anda dan penumpang
Anda menggunakan sabuk pengaman.
2
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
MENGUNCI DAN MEMBUKA
Halaman 4
**Kunci - kunci**
Disediakan dua buah anak kunci. Kedua anak
kunci dapat digunakan di semua kunci pada
Kendaraan.
Dari dalam kendaraan.
3 - Mengunci
4- Membuka
Gerakkan tuas luar atau dalam untuk
membuka pintu.
D54500
**Pintu - Pintu**
Dari luar kendaraan
0 - Memasukkan atau melepas anak kunci.
1 - Mengunci
2 - Membuka
**Mengunci tanpa menggunakan anak kunci**
Pintu depan - Tekan tombol pengunci
bagian dalam ke
posisi
mengunci (3) sambil menarik
tuas pintu luar ke atas, lalu
tutuplah pintu.
Hati - hatilah jangan sampai mengunci pintu
sedangkan anak kunci tertinggal di dalam
kendaraan.
⚠
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**MENGUNCI DAN MEMBUKA**
D54502
D54503
**Kaca Jendela Pintu Depan**
Putar tuas kaca jendela untuk mengangkat
atau menurunkan kaca.
D54000
D54501
**Tutup Bak Belakang (tipe Pickup)**
Untuk membuka, tarik tuas pengunci pada
kedua sisi dan lepaskan pengait, kemudian
turunkan tutup bak belakang.
MENGUNCI DAN MEMBUKA
Halaman 5
**MENGUNCI DAN MEMBUKA**
D545
11
**Tutup tangki bahan bakar**
Untuk membuka tutup tangki bahan bakar,
masukkan anak kunci pada tutup luar (Fuel
lid) dan putar anak kunci ke arah kiri hingga
terbuka, dan kemudian lepaskan tutup tangki
bahan bakar.
Untuk menutupnya, pasang dulu tutup tangki
bahan bakar dengan baik, kemudian tekan
tutup luar hingga mengunci.
Cara yang mudah memasukkan tutup adalah
dengan memasangkan seperti terlihat pada
gambar, kemudian di putar.
**Mengisi bahan bakar**
Isilah tangki bahan bakar dengan bahan
bakar sesuai spesifikasi.
4
D54512
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
KURSI DAN PERALATAN PENGAMAN
Halaman 6
D54001
**Kursi depan**
**Menyetel maju mundur**
Setel kursi maju/mundur sambil menarik
Tuas (1) ke atas. Setelah penyetelan,
lepaskan tuas kembali untuk mengkunci
kursi.
**Merebahkan sandaran kursi ke depan**
Untuk
memeriksa
baterai
atau
mengeluarkan peralatan (tool), rebahkanlah
sandaran ke depan dengan menarik tuas (2)
ke atas.
**Sabuk pengaman**
Untuk melindungi anda dan penumpang lain
pada saat terjadi kecelakaan, maka sangat
penting untuk untuk mengencangkan sabuk
pengaman
dengan
bendar
pada
saat
mengendara.
Untuk mengencangkan - Masukkan ujung
besi ke dalam gesper sampai terdengar bunyi
klik. Setel sabuk sampai pas pada tubuh
anda.
5
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**KURSI DAN PERALATAN PENGAMAN**
D55509
D55514
Untuk melepaskan - Tekan tombol pada
gesper.
D5
5512
Ketika tidak digunakan - Gantungkan ujung
plat besi ke pengait.
D5551
0
KURSI DAN PERALATAN PENGAMAN
Halaman 7
**KURSI DAN PERALATAN PENGAMAN**
D55513
Untuk mengencangkan/mengendurkan sabuk,
tarik/ulur sabuk seperti pada gambar.
**Kaca Spion**
**Kaca spion dalam**
Atur kaca spion dalam sehingga pandangan
ke arah belakang dapat terlihat tepat di
tengah kaca dengan jelas.
PERHATIAN
• Satu sabuk hanya boleh digunakan untuk
satu orang. Jika tidak dapat membahayakan.
• Jika mengendara dengan mambawa anak-
anak, mereka sebaiknya duduk di kursi
belakang.
• Sabuk pengaman tidak boleh melintir ketika
dipakai.
• Pastikan sabuk tidak sobek, anyaman rusak,
dan retak pada bagian logam. Ganti sabuk
jika terjadi kerusakan.
• Sabuk yang kotor sebaiknya dengan deterjen
netral dengan air hangat. Setelah mencuci
dengan air, biarkan kering. Jangan
memberikan pemutih atau pewarna pada
sabuk karena dapat merubah karateristiknya.
• Sabuk pengaman yang sudah terpakai pada
kecelakaan tidak boleh digunakan lagi
meskipun masih tampak normal, karena
sabuk tidak dapat bertahan dari kecelakaan
lagi. Pastikan mengganti sabuk pengaman
dan baut dengan yang baru.
**Kaca spion luar**
Atur kaca spion luar agar pandangan sisi dan
belakang dapat terlihat dengan jelas.
**Pelindung matahari (Sun visor)**
Turunkanlah pelindung matahari, untuk
mengurangi silau dari depan.
6
D55518
D55519
**Tuas Rem tangan**
Menggunakan - Tarik tuas keluar
Melepaskan
-
Tarik tuas sedikit keluar,
kemudian tekan masuk
sambil memutar tuas.
D55519
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
SWITCH / SAKLAR
Halaman 8
1. Kunci kontak
2. Saklar lampu kombinasi
3. Saklar penyapu (wiper) dan pencuci kaca (washer)
4. Saklar lampu darurat
5. Tombol klakson
7
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**SWITCH / SAKLAR**
**Kunci kontak**
S57500
1 - Mesin mati dan roda kemudi terkunci. Anak
kunci dapat dimasukkan dan dicabut hanya
pada posisi ini.
2 - Mesin mati, tetapi radio, pemantik rokok,
penyapu dan pencuci kaca dapat bekerja.
3 - Mesin hidup dan semua sistem listrik dapat
bekerja.
4 - Starter motor bekerja. Setelah mesin hidup,
lepaskan anak kunci dan anak kunci akan
kembali ke posisi ON secara otomatis.
D56500
SWITCH / SAKLAR
Halaman 9
**SWITCH / SAKLAR**
**Saklar lampu kombinasi**
F56509
**Cara**
**mengunci**
**dan**
**membebaskan**
**pengunci roda kemudi.**
Mengunci - Lepaskan kunci pada posisi
Bekerja tidak tergantung dari posisi Kunci
Kontak.
Putar ujung dari Tuas.
0 - Lampu mati
1 - Lampu kecil, lampu belakang, lampu plat
LOCK.
Putar
roda
kemudi
dengan ringan hingga terkunci.
Membuka - Putar anak kunci ke posisi ACC
sambil
menggerakkan
roda
kemudi dengan ringan
nomor dan lampu-lampu instrument panel
menyala.
2 - Lampu besar menyala.
PERHATIAN
Bila anda mematikan mesin ketika kendaraan
sedang berjalan, maka sistem penguat rem
(Brake Servo) menjadi tidak berfungsi dan
efisiensi pengereman akan berkurang.
Jika anak kunci dicabut, maka roda kemudi
akan terkunci, hingga kendaraan tidak dapat
dikontrol.
Jangan biarkan kunci kontak pada posisi ON
untuk waktu yang lama, ketika mesin tidak
dihidupkan.
Sebab
dapat
menimbulkan
kerusakan pada sistem pengapian.
Jangan memutar kunci kontak ke posisi
START, ketika mesin sedang hidup, karena
dapat merusak starter Motor.
8
D56502
Tarik tuas ke arah anda
3 - Lampu Jauh (Dim) dan lampu dekat.
D56501
Tiap kali tuas ditarik ketika lampu besar
menyala arah penyinaran lampu besar
akan berubah ke ATAS atau ke BAWAH
4 - Lampu Passing (mendahului) tarik tuas
untuk menyalakan Iampu besar tanpa
tergantung oleh posisi saklar lampu
D56501
Lampu Sein
Bekerja bila kunci kontak pada posisi “ON”.
Gerakkan tuas ke atas atau ke bawah.
5 - Lampu belok ke kiri atau kanan / untuk
ganti jalur.
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
SWITCH / SAKLAR
Halaman 10
**Saklar penyapu kaca dan pembersih**
**kaca**
PERHATIAN
Jangan pergunakan wiper ketika kaca kering
sebab dapat menimbulkan goresan pada kaca
dan membuat keausan yang terlalu cepat
pada wiper. Jangan lakukan penyemprotan
terus menerus lebih dan 20 detik dan jangan
hidupkan pencuci ketika cairan pencuci
kosong.
D56504
**Penyapu kaca (wiper)**
Tekan tuas ke bawah atau ke atas untuk
menghidupkan wiper.
1 - Wiper hanya akan bekerja bila switch
ditekan.
0 - Wiper “OFF”.
2 - Wiper kecepatan rendah.
3 - Wiper kecepatan tinggi.
**Switch Lampu Darurat.**
Bila saklar ini ditekan, semua lampu belok
akan menyala terus menerus.
Batas penggunaan adalah tidak boleh lebih
dan 1 jam, jika tidak baterai akan habis.
D56505
**Pencuci Kaca**
Tarik tuas ke arah anda untuk menyemprot-
kan cairan pencuci ke kaca.
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**SWITCH / SAKLAR**
D56506
9
INSTRUMEN
Halaman 11
**INSTRUMEN**
1.
Speedometer (pengukur kecepatan)
2.
Odometer (penunjuk jarak)
3.
Petunjuk jumlah bahan bakar
4.
Petunjuk temperatur air pendingin
5.
Lampu petunjuk lampu belok
6.
Lampu petunjuk tekanan oli
7.
Lampu petunjuk lampu jauh
8.
Lampu petunjuk pengisian baterai
9.
Lampu petunjuk rem tangan
10. Lampu petunjuk saringan bahan bakar
11. Lampu petunjuk pemanas glow plug
10
D56510
**Speedometer**
Menunjukkan kecepatan Kendaraan dalam
kilometer per jam (Km/Jam).
**Odometer (Pencatat Jarak)**
Menunjukkan jarak yang telah ditempuh oleh
kendaraan.
D56511
**Petunjuk jumlah bahan bakar**
Menunjukkan jumlah bahan bakar di dalam
tangki bahan bakar ketika kunci kontak posisi
“ON”
F - Full (Penuh)
E - Empty (Kosong)
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
INSTRUMEN
Halaman 12
**Lampu lampu petunjuk**
**Lampu petunjuk lampu belok**
D56512
**Petunjuk temperatur air pendingin**
**Lampu petunjuk tekanan oli**
Menunjukkan temperatur air pendingin ketika
mesin hidup.
a - Bila Jarum penunjuk berada pada daerah
Menyala bila kunci kontak diputar ke posisi
“ON”dan akan mati setelah mesin hidup.
Bila lampu ini menyala ketika kendaraan
sedang berjalan, segera matikan mesin.
Hubungi Dealer Resmi terdekat.
ini, hindarkanlah penggunaan mesin
pada kecepatan tinggi atau memberi
beban yang berat pada mesin.
b - Bila jarum penunjuk berada pada daerah
ini ketika mesin sudah panas, berarti
sistem pendingin bekerja dengan balk.
**Lampu petunjuk lampu jauh**
c - Bila jarum penunjuk memasuki daerah
merah selama Kendaraan beroperasi,
berarti mesin mengalami overheat (terlalu
panas).
**Lampu petunjuk pengisian baterai**
Menyala bila kunci kontak diputar ke posisi
“ON”dan akan mati setelah mesin hidup.
Bila lampu ini menyala ketika kendaraan
sedang berjalan, berarti terjadi kerusakan
pada
sistem
pengisian
baterai
(sistem
charging). Periksa kondisi tali kipas dan
hubungi Dealer Resmi terdekat.
11
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**INSTRUMEN**
**Lampu petunjuk rem**
Ketika kunci kontak pada posisi “ON”, lampu
petunjuk rem akan menyala bila tuas rem
tangan ditarik, atau bila terjadi kerusakan
pada sistem rem.
**Lampu petunjuk saringan bahan bakar**
Lampu akan menyala bila sudah banyak
terdapat air dalam saringan bahan bakar.
Keluarkan air dari saringan bahan bakar.
**Lampu petunjuk pemanas diesel**
Lampu petunjuk ini akan menyala pada saat
kunci kontak diputar ke posisi “ON” dan
setelah pemanasan awal selesai lampu
petunjuk ini akan mati dan mesin dapat
dihidupkan dengan mudah.
UNTUK KENYAMANAN MENGENDARA
Halaman 13
**UNTUK **
1. Ventilator (Kisi - kisi Samping)
2. Laci tengah
3. Asbak
4. Pemantik Rokok
**Ventilasi**
**Ventilasi samping**
1. Udara luar tertutup
2. Udara luar masuk ke dalam kendaraan
Gerakkan kisi - kisi untuk mengatur aliran
udara ke arah yang diinginkan.
D58
510
12
D58511
**Tutup ventilator lantai tengah**
1. Udara luar tertutup
2. Udara luar mengalir masuk ke arah kaki.
D58512
**Tutup ventilator lantai samping**
1. Udara luar tertutup.
2. Udara luar mengalir ke arah kaki.
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
UNTUK KENYAMANAN MENGENDARA
Halaman 14
F58520
**Pemantik rokok**
**Lampu ruangan**
Pemantik rokok dapat dipergunakan ketika
kunci kontak pada posisi “ON”.
Untuk
mempergunakan,
tekan
masuk
seluruhnya.
Pemantik akan kembali ke posisi semula
dengan suara “Klik” bila telah siap untuk
digunakan.
Cabutlah pemantik untuk mempergunakannya.
0. Lampu mati
1. Lampu menyala
2. Lampu menyala secara Otomatis bila pintu
terbuka.
**Laci tengah**
Untuk membuka, tariklah tutup ke arah anda.
D58513
**Asbak**
Untuk mengosongkan, tarik keluar asbak
sambil menekannya ke bawah dengan ringan.
13
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**UNTUK **
D58513
D58515
MENGHIDUPKAN DAN MENGENDARAI
Halaman 15
** DAN **
**(MESIN DIESEL)**
**Menghidupkan mesin**
**Memanaskan mesin**
Untuk pemanasan mesin, putar tombol kontrol
putaran idle hingga mesin berputar lebih cepat.
Setelah pemanasan mesin dianggap cukup
putar kembali tombol gas tangan sepenuhnya
hingga mesin berputar normal.
* Dalam keadaan suhu udara normal atau
rendah (Mesin masih dingin).
1. Putar kunci kontak ke posisi “ON” dan lampu
petunjuk glow plug menyala dengan warna
merah.
2. Tunggu sesaat hingga lampu petunjuk
**Setelah mesin panas**
Mesin dapat dihidupkan dengan mudah,
dengan memutar kunci kontak langsung ke
posisi “START”
berubah menjadi hijau, hal ini menunjuk kan
pemanasan awal telah cukup.
Catatan:
Lampu petunjuk pemanas pendahuluan
memerlukan waktu 5-30 detik untuk dapat
berubah menjadi hijau, tergantung suhu udara
luar.
Jika mesin tidak dapat hidup dalam batas
waktu tertentu setelah lampu petunjuk hijau
menyala, maka aliran listrik pada glow plug
akan terputus secara otomatis. Bila terjadi
demikian, putar kembali kunci kontak ke posisi
“LOCK”, lalu ulangi langkah 1 dan 2.
**Buang udara (bleeding)**
Jika terdapat udara pada saluran bahan bakar,
suplai bahan bakar ke mesin menjadi
berkurang dan mesin menjadi sulit dihidupkan.
Bila setelah kunci kontak diputar ke posisi
“START” beberapa kali dan mesin tidak dapat
hidup, lakukan buang udara pada sistem
bahan bakar.
**Baterai Iemah**
Bila mesin sukar dihidupkan, disebabkan
baterai lemah, maka hidupkan mesin dengan
cara sebagai berikut :
*** Start dengan mempergunakan baterai**
**penolong dan kabel.**
Mesin yang sukar dihidupkan karena baterai
lemah, dapat dihidupkan dengan mudah
dengan menggunakan kabel dan baterai
penolong yang masih baik dari kendaraan lain.
14
Lakukanlah sebagai berikut:
T590
01
1. Hubungkan ujung kabel yang merah ke ter-
minal positif dari baterai yang lemah dan
ujung yang lain ke terminal positif dari
baterai penolong.
2. Hubungkan ujung dari kabel yang hitam ke
terminal minus dari baterai penolong dan
ujung yang lain blok mesin pada kendaraan
anda pada bagian sejauh mungkin dari
baterai.
Jangan hubungkan kabel yang hitam ke ter-
minal minus dari baterai yang lemah, sebab
listrik langsung akan mengalir dari baterai
penolong ke baterai yang lemah dan
mengakibatkan
kosongnya baterai
penolong.
3. Hidupkan mesin
Spesifikasi tegangan baterai penolong
harus sama dengan tegangan baterai yang
lemah.
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
MENGHIDUPKAN DAN MENGENDARAI
Halaman 16
Jika mesin tidak dapat dihidupkan karena
sebab yang anda tidak anda ketahui, segera
hubungi Dealer Resmi terdekat.
Jika terpaksa harus menghidupkan mesin
dengan didorong, lakukan langkah berikut:
*** Start Mesin dengan didorong**
1. Masukkan tuas transmisi ke gigi 2 atau 3.
2. Putar kunci kontak ke posisi “ON”.
3. Dengan pedal kopling diinjak, doronglah
kendaraan dari belakang oleh 2 atau 3 or-
ang.
4. Ketika jarum penunjuk pada speedometer
telah menunjuk sekitar 10 km/jam lepas
pedal kopling.
5. Setelah mesin hidup, injak pedal kopling
**Mengendarai kendaraan**
**Memindahkan gigi transmisi**
dengan segera dan kemudian injak pedal
gas.
Pada waktu mengoperasikan tuas transmisi,
pastikan
untuk
mengganti
gigi
pada
kecepatan kendaraan yang sesuai dengan
putaran mesin. Penggantian gigi transmisi
yang tepat dapat menghemat penggunaan
bahan bakar dan memperpanjang umur
mesin.
Ketika akan melalui suatu tikungan atau ketika
akan menuruni turunan yang curam
,penggantian gigi transmisi harus dilakukan
Iebih dini sehingga mesin tidak mendapatkan
beban yang berlebihan.
Hindarkan menurunkan gigi pada kecepatan
yang
terlalu
tinggi,
sebab
dapat
mengakibatkan mesin Overrun (melebihi
putaran maximum) dan menyebabkan
kerusakan.
PERHATIAN:
Jangan melakukan menghidupkan mesin
dengan kendaraan ditarik, karena sangat
berbahaya.
15
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
** DAN **
Waktu
menuruni
turunan
yang
curam,
manfaatkanlah tenaga pengereman mesin,
injaklah pedal rem bila dibutuhkan saja.
**Mengendarai secara ekonomis.**
Pemakaian bahan bakar dan umur kendaraan
sangat tergantung dengan bagaimana cara
mengendarainya.
*
Hindari start tiba-tiba dan akselerasi yang
memakan banyak bahan bakar.
*
Pemindahan gigi transmisi sebaiknya
dilakukan
dengan
menyesuaikan
kecepatan putaran mesin.
Hindarkan
penambahan
kecepatan
kendaraan
pada
gigi
rendah
atau
menjalankan kendaraan dalam keadaan
mesin “knocking” dengan gigi tinggi sebab
sangat berpengaruh pada pemakaian
bahan bakar dan umur mesin.
*
Ketika memanfaatkan tenaga pengereman
mesin dengan menurunkan gigi ketika
menuruni turunan, pastikanlah bahwa
kecepatan kendaraan tidak melebihi
kecepatan yang ditentukan bila tidak,
menyebabkan terjadinya mesin Overrun
dan mungkin menimbulkan kerusakan
akibat beban yang berlebihan (Overload).
*
Karena perubahan kecepatan yang tidak
perlu hanya akan menambah pemakaian
bahan bakar saja, perhatikanlah agar selalu
menjaga kecepatan yang konstan (stabil).
Akselerasikan hingga kecepatan yang
diinginkan dan pertahankanlah pada
kecepatan tersebut.
D59500
MENGHIDUPKAN DAN MENGENDARAI
Halaman 17
** DAN **
* Saringan udara yang kotor dapat menambah
pemakaian bahan bakar.
Bersihkan atau ganti saringan dengan teratur
pada jangka waktu tertentu.
* Setel tekanan angin ban sesuai spesifikasi.
* Menghidupkan mesin yang dingin lebih
banyak membutuhkan bahan bakar daripada
mesin yang sudah panas. Jangan bebankan
mesin dengan beban yang berlebihan.
Jalankan mesin dengan putaran yang
konstan sampai diperoleh putaran yang halus.
6. Tambahkan air pendingin ke dalam ra-
diator dan
tanki cadangan bila
diperlukan.
Jangan menambahkan air dengan cepat
ketika mesin masih panas sebab bisa
menyebabkan retaknya cylinder block dan
cylinder head. Tambahkan air sedikit demi
sedikit.
7. Pastikan tali kipas tidak kendor atau
rusak. Setel tali kipas bila kendor.
**Mesin telalu panas (Over Heat)**
**Buang udara (bleeding) pada sistem**
**bahan bakar.**
Bila jarum penunjuk pada pengukur temperatur
air pendingin menunjuk pada daerah merah
untuk jangka waktu yang lama berarti mesin
dalam keadaan Overheat.
Jika terjadi demikian, lakukan langkah-langkah
berikut untuk mengatasinya:
1. Hentikan kendaraan, angkat tempat duduk
Jika bahan bakar habis dalam perjalanan,
atau bila saringan bahan bakar diganti atau
bila kendaraan
terlalu
lama tidak
digunakan, maka perlu diadakan buang
udara pada sistem bahan bakar dengan
cara berikut:
depan untuk memberi ventilasi ke ruang
mesin.
2. Pastikan kipas (Fan) berputar.
3. lnjak pedal gas sedikit, untuk menaikkan
putaran mesin.
4. Matikan mesin ketika temperatur pendingin
sudah turun.
5. Periksa jumlah air pendingin di dalam tanki
cadangan. Bila air pendingin kosong,
bungkus tutup radiator dengan kain, buka
tutup sedikit agar uap panas keluar melalui
selang, jika tidak, uap panas atau air yang
mendidih akan menyembur keluar melalui
mulut radiator dan bisa melukai anda.
Kemudian lepaskanlah tutup radiator.
1. Kendorkan tutup udara yang terdapat di
atas saringan solar.
16
72D012
2. Gerakkan pompa hingga tidak ada lagi
gelembung udara yang keluar bersama-
sama solar, melalui tutup udara.
3. Kencangkan tutup udara.
4. Gerakkan kembali pompa hingga terasa
agak berat, laIu kencangkan.
5. Periksa kebocoran solar.
Bersihkan solar yang tercecer di sekitar
saringan solar.
**Mengoperasikan power steering**
Pada saat mesin mati, sistem power steering
akan
menjadi
tidak
bekerja
sehingga
memerlukan tenaga yang lebih besar untuk
menggerakkan roda kemudi. Hal ini perlu
diperhatikan
terutama
ketika
kendaraan
sedang ditarik.
Jangan mematikan mesin pada saat
mengendarai kendaraan.
72
D010
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
MENGHIDUPKAN DAN MENGENDARAI
Halaman 18
Selalu periksa jumlah minyak power steer-
ing secara periodik/berkala.
PERHATIAN
Jangan menahan roda kemudi ke kanan atau
ke kiri secara penuh selama lebih dari
10 detik, karena dapat menyebabkan
kerusakan pada sistem power steering.
2. Gerakkan pompa 6 atau 7 kali untuk
mendorong
air
keluar
dan
tutup
pembuang.
3. Kencangkan tutup pembuang bila air
**Mengeluarkan air dari saringan bahan**
**bakar (diesel)**
Jika Iampu petunjuk menyala pada saat
mesin hidup, hal ini menunjukkan terdapat air
di
dalam
saringan
bahan
bakar.
Keluarkan air dengan cara berikut:
sudah keluar semua.
4. Gerakkan kembali pompa 5 atau 6 kali
untuk memeriksa kebocoran. Bersihkan
solar yang tercecer.
5. Periksa kembali lampu petunjuk, menyala
bila kunci kontak diputar ke posisi “ON” dan
akan padam bila mesin sudah hidup.
**Menarik kendaraan**
Untuk menarik kendaraan yang mogok,
ikatlah tali penarik pada kaitan yang terdapat
dibagian bawah depan kendaraan.
Sedangkan untuk kendaraan penarik, ikatlah
tali pada ujung spring (Per) belakang.
Jangan ikatkan tali pengikat di tempat selain
dan yang ditentukan,
sebab dapat
menyebabkan kerusakan.
03V0010
A
1. Kendurkan tutup pembuangan air di bawah
saringan bahan bakar.
17
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
** DAN **
D00054
72D
012
D00
055
Selama menarik kendaraan, pastikan kedua
pengemudi tetap berkomunikasi, dan jalankan
kendaraan dengan kecepatan rendah. Hindari
start
dan
stop
tiba-tiba
yang
dapat
menyebabkan shock pada kendaraan.
Pastikan tuas transmisi kendaraan yang
ditarik pada posisi neutral.
Ingatlah bahwa kendaraan mempergunakan
sistem pembantu rem (Brake Servo) dan
dalam keadaan mesin mati mungkin hanya
sekali atau dua kali injak saja rem masih
berfungsi secara normal (Brake Servo masih
bekerja), tetapi untuk selanjutnya, untuk
melakukan pengereman dibutuhkan tenaga
injakan Iebih besar.
RODA DAN BAN
Halaman 19
**RODA DAN BAN**
**Menyimpan ban cadangan**
**Ban Cadangan**
Ban cadangan terletak di bawah body
belakang.
**Melepas ban cadangan**
1. Letakkan roda dengan baik pada
penyangga dengan bagian dalam roda
menghadap ke atas.
2. Angkat bar untuk memasukkan pemegang
D60500
pada posisinya dan kencangkan baut
dengan baik seperti terlihat pada gambar.
1. Kendurkan baut dengan kunci roda
D60501
**Penyimpanan**
**kunci-kunci**
**dan**
**dongkrak**
2. Angkat bar (batang) untuk melepas holder
(pemegang),
turunkan
penyangga
bersama-sama roda.
Peralatan kunci dan dongkrak disimpan di
belakang tempat duduk. Untuk melepaskan
dongkrak, kendorkan wing nut seperti terlihat
pada gambar.
18
D60502
D60506
**Tempat mendongkrak.**
Ketika mengangkat kendaraan pastikanlah
bahwa dongkrak dipasang pada tempat-
tempat yang telah ditentukan.
D60
503
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
RODA DAN BAN
Halaman 20
C60633
**Mengganti Roda**
5. Kemudian pasang tuas pada dongkrak.
Pasang dongkrak pada tempat yang telah
ditentukan di tempat yang terdekat dan roda
yang akan diganti. Gerakkan tuas ke atas
dan ke bawah untuk mengangkat
kendaraan hingga roda terangkat sedikit
dan tanah.
1. Tarik rem tangan dan ganjal roda di tempat
yang berlawanan dan roda yang diganti.
2. Keluarkan dongkrak, tuas dongkrak, kunci
pembuka tutup roda, kunci roda dan
letakkan di dekat roda yang akan diganti.
3. Kendurkan mur roda dengan kunci roda,
jangan lepaskan mur roda seluruhnya.
6.
Lepaskan mur roda dengan kunci roda
atau tangan dan kemudian lepaskan roda.
7.
Lepaskan tutup tengah roda dengan kunci
tutup roda, dan pasanglah pada roda
cadangan.
D60507
4. Gunakan tuas dongkrak untuk memutar
klep dongkrak ke kanan hingga berhenti.
19
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**RODA DAN BAN**
D60507
D60
510
8.
Kemudian pasang roda, masukkan mur
roda dengan tepat pada lubangnya dan
kencangkan sementara.
9.
Kendorkan klep pada dongkrak dengan
memutamya ke kiri, turunkan kendaraan
sampai ban mendapat beban untuk dapat
dikencangkan
secara
penuh.
Kencangkan secara bergantian dengan
merata hingga kekuatan pengencangan
yang telah ditentukan.
Momen pengencangan: 7 - 8 Kgm.
10. Setel tekanan angin ban hingga tekanan
yang ditentukan.
D6
0509
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 21
**MELAKUKAN SENDIRI**
Sangat
penting
untuk
tetap
menjaga
kendaraan
anda
dengan
teratur
agar
kendaraan selalu dapat beroperasi pada
kondisi puncaknya serta aman dan nyaman
dikendarai.
Banyak pemeriksaan dan perawatan untuk
kendaraan yang dapat anda lakukan sendiri.
Terutama sebelum melakukan perjalanan
jauh atau ketika berada di tempat pengisian
bahan
bakar,
atau
sebelum
anda
mempergunakan
setiap
hari,
lakukanlah
pemeriksaan dan perawatan berikut.
Beberapa macam perawatan juga harus
dilakukan secara berkala sesuai dengan jarak
tempuh kendaraan.
Pemeriksaan harus lebih sering dilakukan
pada kendaraan yang beroperasi di medan
yang berat.
- Beroperasi pada daerah yang berdebu atau
**Bagian yang diperiksa**
**Pemeriksaan**
Roda kemudi
-
Speling roda kemudi
-
Goyang/berat pada roda kemudi
Rem
Roda
Suspensi
-
Kondisi per (retak, dll)
-
Kondisi shock absorber (suara, bocor oli)
Mesin
di daerah yang bergaram.
- Beroperasi di jalan yang kasar, jalan yang
berparit atau daerah yang berbukit-bukit.
- Beroperasi di daerah yang dingin atau
Kopling
- Kerja dari kopling
daerah tropik.
- Sering dengan tiba-tiba mempergunakan
rem.
- Kendaraan trailer (Gandengan).
- Dipergunakan sebagai angkutan atau mobil
Lain-lain
sewaan.
20
-
Speling pedal dan jarak dari lantai waktu
diinjak penuh
-
Kerja rem kaki
-
Jumlah minyak rem
-
Kerja rem tangan dan jarak/langkah tuas
rem tangan
-
Tekanan angin
-
Kondisi ban dan pelek (luka/retak)
-
Keausan ban
-
Warna asap/gas buang
-
Jumlah air pendingin dan kebocoran
radiator
-
Kondisi dan pemasangan tutup radiator
-
Kondisi tali kipas
-
Jumlah dan kebocoran oli mesin
-
Kondisi baterai dan jumlah air baterai
-
Kondisi lampu-lampu
-
Kondisi wiper dan pencuci kaca
-
Kerja lampu petunjuk dan pengukur
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 22
**Membuka Ruang Mesin**
**Oli Mesin**
D54513
Sangat penting untuk memeriksa jumlah oli
secara teratur terutama pada saat sebelum
memulai perjalanan jauh. Pemeriksaan
dilakukan dengan menggunakan stik oli pada
saat mesin hangat tetapi tidak hidup.
Tempatkan kendaraan di tempat yang rata,
matikan mesin dan tunggu beberapa saat
sampai oli yang bersirkulasi kembali ke oil
pan untuk mendapatkan pengukuran yang
akurat.
Jika hasil pengukuran kurang dari batas yang
ditentukan, tambahkan oli melalui lubang
pengisian.
D54517
**Membuka**
Lepaskan pengapit (clamp) dan angkat
tempat duduk.
Level oli seharusnya berada di antara garis
batas tanda pada stik oli.
**Mengunci**
Kaitkan pengait pada ujung clamp ke pengait
pada tempat duduk.
21
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**MELAKUKAN SENDIRI**
53Y504
D53023
Pergunakan oli mesin sesuai dengan
klasifikasi API SERVICE
yang telah
ditentukan, yaitu:
Mesin diesel - CD atau lebih tinggi.
Pilihlah oli mesin dengan kekentalan (no.
SAE) yang tepat, sesuai dengan temperatur
udara di mana kendaraan dipergunakan.
1. Temperatur udara.
2. Nomor kekentalan (SAE) oli mesin yang
ditentukan.
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 23
**MELAKUKAN SENDIRI**
**Pendingin Mesin**
**Tali Kipas**
Dalam keadaan normal, radiator biasanya
penuh, jadi tidak perlu untuk membuka tutup
radiator
kecuali
waktu
mengganti
air
pendingin atau anti karat.
D60512
Dipergunakannya
tangki
air
cadangan
memungkinkan
pemeriksaan
jumlah
air
pendingin dengan lebih mudah dan cepat.
PERHATIAN:
Untuk pendinginan mesin yang maksimal,
gunakanlah
Radiator
Coolant
dengan
spesifikasi Long Life Coolant.
D60513
Batas air pendingin harus berada di antara
garis LOW dan FULL pada tangki cadangan
ketika mesin dingin. Bila air pendingin
diperiksa waktu mesin panas, adalah normal
bila batas air berada pada/melewati garis
FULL.
Bila air berada di bawah garis LOW,
tambahkan air pendingin hingga batas garis
FULL. Pasang kembali tutup tangki cadangan
dengan baik setelah pengisian.
22
D6
0514
D60515
Periksa tali kipas dari keretakan. Bila terjadi
retak serius, ganti tali kipas dengan yang baru.
D60516
Periksa
tegangan
tali
kipas
dengan
menekan-nya pada bagian (1) pada gambar,
bagian tengah antara alternator dan water
pump pulley.
Lenturan tali kipas harus 7- 10 mm.
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 24
D60517
Untuk
menyetel
tegangan
tali
kipas,
kendurkan mur pengunci dan baut pada
alternator.
Setelah penyetelan, kencangkan kembali mur
pengunci dan baut dengan kuat.
Bersihkan
debu/kotoran
pada
saringan
dengan menyemprotkan angin kompresor
dari dalam atau ketukkan saringan dengan
ringan pada papan atau lantai.
**Saringan udara**
Karena adanya sistem kontrol emisi Crank
Case (blok mesin), sedikit oli mungkin akan
menempel pada saringan di bagian dekat
dengan mulut selang Blow by Gas.
Oli yang menempel ini memang tidak
mempengaruhi daya kerja saringan tetapi
yang
perlu
diperhatikan
adalah
agar
memasang saringan pada posisinya yang
semula setelah dilepaskan.
D60520
Angkat tutup setelah melepaskan klip dan
keluarkan saringan.
23
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**MELAKUKAN SENDIRI**
**Cairan baterai**
Baterai tersimpan di bawah lantai tempat
duduk depan sebelah kiri.
D60521
D6
0524
Cairan baterai harus berada di antara garis
batas “UPPER” dan “LOWER” yang tertulis
pada baterai. Bila berada di bawah garis
Lower (Level), tambahkanlah dengan Air
baterai.
D605
21
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 25
**MELAKUKAN SENDIRI**
**Minyak rem**
**Minyak kopling**
D60525
Periksa kedua terminal dari karat. Bila perlu,
bersihkan dengan sikat kawat, air hangat dan
kain, dan oleskan sedikit grease anti karat
pada kutub-kutub terminal.
Batas minyak rem harus berada di antara
garis Min dan Max pada tangki minyak rem.
PERHATIAN:
Jauhkan bunga api, rokok dan api dari baterai
sebab baterai mengeluarkan gas yang mudah
meledak.
Air baterai adalah cairan asam pelarut, karena
itu bila terkena tangan anda, mata, baju atau
bagian permukaan cat kendaraan, segera
bersihkan dengan air.
Bila air baterai terkena mata, segera rendam
dengan air kira-kira 15 menit, kemudian ambil
langkah pengobatan yang tepat.
Bila batas minyak rem berada di bawah garis
Min, buka penutup dan tutup tangki dan
kemudian tambahkan minyak rem hingga
batas garis Max.
Pergunakanlah
minyak
rem
dengan
spesifikasi DOT 4.
Bila minyak rem berkurang dengan cepat,
hubungi Dealer Resmi terdekat.
24
Minyak hidrolik untuk kontrol kopling berasal
dan tangki cadangan minyak rem.
PERHATIAN:
Pastikanlah untuk mempergunakan minyak
rem yang telah ditentukan dan jangan
mencampurnya dengan merk lain.
D
60526
D6052
8
**Cairan pencuci kaca**
Periksa isi cairan pencuci kaca di dalam
tangki. Bila kurang, tarik keluar tangki ke arah
anda dan tambahkan cairan pencuci.
D6052
7
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 26
**Ban**
Menggunakan ban yang telah aus pada
kendaraan
sangat
berbahaya,
sebab
kemungkinan besar bisa terjadi selip atau
hydroplaning. Pada setiap ban mempunyai
petunjuk keausan sedalam 1,6 mm pada 6
tempat di sekelilingnya. Bila ban telah
mengalami keausan yang cukup banyak
maka petunjuk keausan akan terlihat yang
berarti bahwa keausan ban telah melebihi
batasnya.
Gantilah ban dengan ban yang baru, dan
hindarilah penggunaan ban dengan tipe dan
ukuran yang berbeda.
**Ukuran ban : 185R 14C 8PR**
Tekanan angin ban kg/cm2 (bar)
Bagian
2 penumpang 3 penumpang +
muatan
Depan
3,0
Belakang
3,0
3,75
Periksalah tekanan angin ban di saat ban
dalam keadaan dingin. Bila tekanan angin
kurang atau terlalu tinggi, setel sesuai
tekanan yang telah ditentukan.
Setelah menyetel tekanan angin, periksalah
apakah terdapat kerusakan atau kebocoran
dan jangan lupa memasang kembali tutup
karet pada pentil.
**Rotasi ban**
Selama dipergunakan ban akan mengalami
keausan yang tidak rata. Untuk menjaga agar
ban mengalami keausan secara merata
untuk waktu yang lama, rotasikanlah ban
seperti yang terlihat pada gambar.
D60529
**Kondisi:**
Periksa kondisi ban. Ganti ban bila terdapat
luka atau retak yang dalam. Juga periksa ban
apakah terdapat pecahan logam atau paku.
Periksa kekencangan mur roda.
25
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**MELAKUKAN SENDIRI**
**Pelumasan mekanisme pada bodi**
Periksalah pelumasan pada kunci-kunci atau
engsel-engsel semua pintu.
D60531
1. Engsel atas pintu depan
2. Kunci pintu depan
D60530
D54000
3. Kunci tutup bak belakang
Bersihkan dan lumasi dengan casis grease
secukupnya.
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 27
**MELAKUKAN SENDIRI**
**Lampu - lampu**
Operasikan
saklar kombinasi
untuk
memeriksa bekerjanya lampu-lampu.
Jika ada lampu yang tidak menyala,
kemungkinan disebabkan oleh fuse (sekering)
atau bola lampu yang putus.
Mula-mula periksalah sekering, dan bila
ternyata tidak ada yang putus, lepas dan
periksalah bola lampu.
1. 15A : Lampu belakang, lampu rem, lampu
ruangan.
2. 15A : Klakson, lampu darurat.
3. 15A : Lampu petunjuk lampu jauh.
4. 15A : Lampu mundur, lampu petunjuk arah,
D60534
meter bensin, meter suhu air.
5. 15A : Pemanas (heater)
6. 15A : Wiper, pencuci kaca
7. 15A : Pemantik api, radio
Bila ternyata sekering dan bola lampu dalam
keadaan baik dan lampu tidak menyala juga,
bawalah kendaraan anda ke Dealer Resmi
untuk pemeriksaan.
26
**Penggantian bola lampu**
L00100
**LAMPU BESAR (65/55 W)**
Bawalah kendaraan anda ke Dealer Resmi
terdekat, untuk penggantian
Iampu besar yang rusak. Karena arah
penyinaran dan lampu yang baru terpasang
harus disetel sesuai standar.
D60535
L00102
**LAMPU SEIN DEPAN (23 W)**
Lepas baut pemegang lens, lepas lens dan
keluarkan bola lampunya. Jangan pegang bola
lampu dengan tangan langsung. Tangan yang
mengandung oli/grease bila terkena bola lampu
menyebabkan oli/gerase tersebut menguap
pada waktu panas dan merusak reflector lampu.
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 28
L00101
**Lampu kecil depan, belakang dan lampu**
**plat nomor**
Lepas baut pemegang lens, lepas lens dan
keluarkan bola lampu dengan menekan dan
memutarnya ke kiri.
**Lampu ruangan**
Masukkan obeng pada celah lampu dan
ungkitlah untuk melepaskan lens.
Lepaskan
bola
Iampu
dan
tempatnya
kapasitas lampu (1) 10 W
**Instrument**
Hidupkan mesin dan periksa bekerjanya
meter - meter. Gauge dan Iampu-lampu
petunjuk. Bila ada yang kurang baik bawalah
kendaraan
anda
ke Dealer
Resmi
terdekat untuk pemeriksaan.
D60540
Kapasitas Lampu
1. 5W Lampu kecil.
2. 5W Lampu sein (belok) samping.
3. 23W Lampu mundur.
4. 2 1/5 W Lampu rem dan lampu kecil
belakang.
5. 23W Lampu sein (belok) belakang.
6. 10 W Lampu plat nomor.
27
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**MELAKUKAN SENDIRI**
**Memeriksa kebocoran**
Lihat
bagian
bawah
kendaraan
untuk
memeriksa kebocoran bahan bakar, air, oli
dan gas buang.
Bila terdapat kebocoran, bawalah kendaraan
anda ke Dealer Resmi terdekat
untuk pemeriksaan.
D60542
D60545
**Roda kemudi**
Periksalah speling roda kemudi dengan
memutarnya ke kiri dan ke kanan dengan
ringan.
Speling yang ada harus kurang dan 50 mm
pada gerak lingkar.
Bila spelingnya terlalu besar, bawalah
kendaraan
anda ke Dealer
Resmi
terdekat untuk pemeriksaan.
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 29
**MELAKUKAN SENDIRI**
D60546
**Pedal kopling**
**Rem tangan**
Tekan pedal kopling dengan ringan untuk
memeriksa gerak bebasnya.
Gerak bebas pedal kopling : 6 - 13 mm (Diesel).
Jika gerak bebas pedal kopling tidak sesuai
standar, bawalah kendaraan anda ke Dealer
Resmi terdekat untuk diadakan
penyetelan.
Tarik penuh rem tangan untuk memeriksa
bunyi “klik” yang terjadi. Satu bunyi “klilk”
menunjukkan tuas bergerak satu langkah
(Notch).
Standar langkah tuas rem tangan : 16-22
langkah.
**Sistem Rem**
Sambil menjalankan kendaraan dengan pelan,
lakukan pengereman untuk memeriksa kerja
rem. Periksa juga gerak bebas pedal rem dan
langkah kerja tuas rem tangan apakah berada
dalam batas standard.
Bila melebihi limit yang ditentukan bawalah
kendaraan anda ke Dealer Resmi
terdekat.
**Pedal Rem**
Injaklah pedal rem dengan ringan untuk
memeriksa gerak bebasnya.
Gerak bebas pedal rem :10 - 15 mm
28
D60547
D60575
**Pemeliharaan lain**
**Penggantian Oli Mesin**
Setelah
memanaskan
mesin,
letakkan
kendaraan pada bidang datar dan lepaskan
drain plug (tutup pengeluaran) bagian bawah
mesin untuk mengeluarkan oli mesin.
Isi kembali oil mesin dengan yang baru sesuai
dengan klasifikasi dan API yang ditentukan.
Setelah mengisi kembali dengan oli mesin
yang baru periksa tinggi oli mesin.
L300 Diesel
Oil pan
5.3 liter
Saringan oli
0.6 liter
Pendingin oli
0.3 liter
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
MELAKUKAN SENDIRI
Halaman 30
D00567
**Penggantian air pendingin**
Isi air pendingin
7.0 Liter
Tanki cadangan
0.65 Liter
1. Buka drain tap (tutup pembuangan) radia-
tor untuk mengeluarkan air pendingin dan
radiator dan tangki cadangan.
2. Sambil mengisi air, bersihkan radiator dan
kemudian tutuplah drain cock dengan baik.
3. Isi radiator dengan air pendingin hingga 20
mm di atas radiator core dan hingga garis
FULL pada tangki cadangan.
4. Pasang tutup radiator dengan baik dan
panaskan mesin sebentar. Periksa kembali
tinggi air pendingin pada tangki cadangan.
29
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**MELAKUKAN SENDIRI**
D04509
????
**Oli Power Steering**
**Memeriksa ketinggian oli**
Periksa jumlah oli dari stick pada tutup oli
ketika mesin sedang idle. Pastikan tinggi
permukaan oli power steering berada di
antara tanda “MAX” dan “MIN” dan tambahkan
bila perlu.
**Minyak power steering yang direkomen-**
**dasikan**
Gunakan minyak power steering dengan
spesifikasi : ATF DEXRON II.
Kapasitas : 0,8 liter
PEMELIHARAAN KENDARAAN
Halaman 31
** KENDARAAN**
**Mencuci kendaraan**
**Memoles kendaraan**
Cucilah kendaraan dengan air dan jangan
langsung terkena matahari.
Sekali-kali,
diperlukan
juga mencuci
kendaraan dengan cara sebagai berikut.
Poleslah kendaraan setiap 3 bulan atau bila
air tidak tergelincir pada permukaan catnya.
Ketika memoles, pergunakanlah sedikit wax
pada permukaan cat dengan kain halus.
Pergunakanlah wax murni, hindarkan
penggunaan wax yang mengandung Abrasive
Compound (amril) dan lain-lain.
Bila permukaan cat terasa panas waktu
dipegang, pindahkanlah kendaraan ke tempat
yang teduh. Pergunakanlah wax hanya di saat
permukaan cat dingin.
Kendaraan yang di beri wax tidak boleh
terkena sinar matahari langsung.
1. Sambil menyemprotkan air secukupnya,
gosoklah bodi kendaraan dengan spon
(karet busa). Mulai dari bagian atap lalu ke
arah bawah. Bila kotoran atau lumpur sulit
dibersihkan, gunakanlah sampo cuci
kendaraan atau sabun deterjen yang netral.
2. Kemudian semprotkan air bertekanan
kebagian bawah kendaraan
untuk
membersihkan lumpur. Bersihkan juga area
si sekitar roda dengan hati-hati.
**Pemeliharaan jok**
3. Cuci ban dengan mempergunakan sikat
Untuk memelihara bagian dalam kendaraan
anda, bagian jok harus dirawat dengan baik.
- Kotoran debu, abu rokok atau bekas-
dan sabun.
4. Terakhir, keringkan air pada permukaan
body dengan kain lunak dan halus.
bekas makanan pada kulit sintetis.
Semprotkan pembersih kulit sintetis pada
bagian yang kotor, kemudian bersihkan
dengan kain putih lunak.
- Kotoran berminyak (termasuk grease, oli
Sabun/sampo harus dibersihkan sampai
benar-benar bersih, sebab bila tertinggal pada
bagian-bagian
kendaraan
dilapis
akan
meninggalkan noda.
mesin, lipstick).
Basahilah
kain
lap
dengan
bensin,
hapuskanlah bagian-bagian yang kotor
berminyak sambil menggosoknya dengan
ringan.
**Melindungi part logam berkilat pada**
**bagian luar**
Part logam berkilat harus dibersihkan secara
teratur agar tetap mengkilap. Cucilah selalu
dengan air pada bagian-bagian tersebut.
30
**Memperbaiki cat (touch-up)**
Bila permukaan cat pada body mengalami
sedikit cacat disebabkan batu kerikil dan lain-
lain, kikislah bagian yang luka atau berkarat
dan kemudian catlah dengan cat touch-up.
**Catalytic converter**
Catalytic converter dipasang pada sistem
pembuangan dan
sangat
efisien
untuk
mengurangi gas buang yang berbahaya.
Mesin harus ditune up dengan baik untuk
memastikan
catalyst
bekerja
baik
dan
mencegah rusaknya catalyst.
Kerusakan pada catalytic converter dapat
muncul
karena
kendaraan
anda
tidak
dioperasikan
dengan
baik.
Jika
terjadi
gangguan mesin terutama yang melibatkan
tidak terjadinya pembakaran pada mesin atau
penurunan kinerja lainnya, servis kendaraan
anda dengan segera. Melanjutkan pemakaian
kendaraan dalam kondisi overheat yang
parah dapat menyebabkan kerusakan pada
converter dan kendaraan.
Jangan parkir atau memakai kendaraan di
tempat yang banyak terdapat bahan mudah
terbakar seperti rumput kering karena daun-
daun
dapat
bersentuhan
dengan
gas
pembuangan yang panas, sehingga bisa
menimbulkan kebakaran.
Pengecatan dasar tidak diberikan pada cata-
lytic converter.
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
DATA KENDARAAN
Halaman 32
Catalytic converter sendiri menjadi panas
dengan cepat dan bisa rusak jika overheat.
Hal-hal berikut ini harus diperhatikan untuk
mencegah terbakarnya bensin yang tak
terbakar di dalam catalytic converter.
**Nomor rangka (chassis) dan Nomor**
**mesin**
• Jangan mengemudi dengan bahan bakar
yang terlalu sedikit, kehabisan bahan bakar
dapat merusak catalytic converter.
• Jangan mencoba menyalakan mesin
dengan mendorong kendaraan. Jika batere
lemah atau habis, gunakan batere lain untuk
mengidupkan mesin.
• Jangan memperpanjang waktu idle mesin
selama terjadi gangguan.
**Nomor Rangka**
Tertulis pada dinding samping rangka dekat
ban depan sebelah kiri.
• Jangan memacu mesin ketika akan
dimatikan dengan kunci kontak. Hal ini untuk
mencegah rusaknya catalytic converter
karena bahan bakar tak terbakar.
• Hentikan kendaraan jika menurut anda
kinerja kendaraan sangat menurun, atau
terdapat gangguan mesin apapun, seperti
dengan kunci kontak, dll.
• Jika dirasakan tidak mungkin untuk berhenti
segera, turunkan kecepatan dan kemudikan
kendaraan sebentar saja. Periksakan
kendaran
anda
di
Dealer
Resmi
terdekat sesegera mungkin.
31
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
**DATA KENDARAAN**
D60540
**Nomor Mesin**
Terletak pada cylinder block seperti pada
gambar di atas.
SPESIFIKASI DIMENSI
Halaman 33
**DIMENSI**
satuan : mm
No
Keterangan
L300 PICKUP
STANDAR
1
Panjang keseluruhan
4.170
4.015
2
Lebar keseluruhan
1.700
1.695
⚠
Tinggi keseluruhan
1.845
1.935
1.810
4
Jarak sumbu roda depan - belakang
2.200
5
Jarak roda depan kiri – kanan
1.440
6
Jarak roda belakang kiri – kanan
1.380
7
Tinggi minimum dari tanah
200
8
Panjang bak belakang
2.430
-
9
Lebar bak belakang
1.600
-
10
Tinggi bak belakang
360
310
-
32
****
L300 PICKUP
L300 CABIN
FLAT BED
CHASSIS
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
SPESIFIKASI
Halaman 34
****
Keterangan
L300 PICKUP
STANDAR
**BERAT**
Berat kendaraan kosong
1.210
1.090
G.V.W
2.345
**KEMAMPUAN**
Radius putar minimum (mm)
4,4
**MESIN**
Model
4D56
Tipe
4 silinder inline, pendingin air
Isi silinder (cc)
2.477
Daya maksimum (kW / RPM)
51 / 4.200
Torsi maksimum {Kgm (Nm) / RPM}
13,6 (133,4) / 2.500
Bore x Stroke
91,1 x 95,0
33
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
L300 PICKUP
L300 CABIN
FLAT BED
CHASSIS
SPESIFIKASI
Halaman 35
Keterangan
L300 PICKUP
STANDAR
Gigi 1
4,330
Gigi 2
2,355
Gigi 3
1,509
Perbandingan transmisi
Gigi 4
1,000
Gigi 5
0,827
Gigi mundur
4,142
Final gear ratio
5,286
**KEMUDI / SETIR**
Ball & Nut type dengan power steering
**REM**
Rem depan
Ventilated disc
Rem belakang
Drum Leading & Trailing
**SUSPENSI**
Suspensi depan
Double wishbone, coil spring
Suspensi belakang
Semi elliptic leaf spring
Ukuran ban
185R 14C 8PR
**BAN & RODA**
Wheel
Steel
**KAPASITAS TANGKI (liter)**
47
34
****
L300 PICKUP
L300 CABIN
FLAT BED
CHASSIS
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
SPESIFIKASI
Halaman 36
****
** PELUMAS**
**Oli mesin**
Model mesin
Jumlah
(liter)
4D56 (L300 Diesel)
5.9
5.3
API Service CD atau lebih tinggi
**Gear oil dan lain-lain**
Bagian yang dilumasi
Jumlah (liter)
Transmission
2,0
SAE 90 API G L-4
Differensial
1,8
SAE 90 API G L-5
Minyak power steering
0,8
ATF DEXRO N II
Minyak rem
Hub Bearing dan Wheel Bearing Grease
NLGI Grade No. 2
Chassis grease
NLGI Grade No. 1
35
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**
Tanpa oil filter
(liter)
DOT 4
Secukupnya
CATATAN
Halaman 37
CATATAN
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................................................................
36
**PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia**