Service Manual Yamaha Vega R New

/ 172
100%
Memuat halaman 1...
Halaman 1 Service Manual Yamaha Vega R New

📖 Panduan Cepat dari Manual

Sumber: PDF

Pertanyaan dan jawaban berikut diambil langsung dari isi dokumen manual ini. Klik tombol halaman untuk membuka bagian yang relevan.

💡 Pertanyaan Umum

FAQ ini berisi informasi penting mengenai spesifikasi, perawatan, dan penyetelan untuk motor Yamaha Vega R New, dirangkum dari Service Manual resmi.

Download PDF

Service Manual Yamaha Vega R New — Isi Lengkap 172 Halaman

Halaman 1

YAMAHA ## VEGA-R (new) # SERVICE MANUAL 3S0-F8197-B0

Halaman 2

## ## VEGA-R (New) **SERVICE MANUAL** **©2006 oleh Yamaha Motor Co., Ltd.** **Edisi pertama, Januari 2006** **Dialih bahasakan oleh** **Technical Publication Service Division** **PT Yamaha Motor Kencana Indonesia** **Dilarang memperbanyak tanpa seijin** **PT YMKI**

Halaman 3

## ## Buku ini dibuat oleh PT Yamaha Motor Kencana Indonesia diharapkan bisa dipakai oleh Dealer dan Mekanik Bengkel Resmi Yamaha. Kami menyadari bahwa tidak mungkin menjelaskan seluruh pe- lajaran teknik perbaikan sepeda motor dalam satu buku ini saja. sehingga kami meyarankan kepada para mekanik maupun orang yang memakai buku ini, terlebih dahulu harus menguasai dasar-dasar perawatan sepeda motor Yamaha. tanpa pengetahuan ini, usaha perbaikan atau service model ini, akan kurang baik dan tidak sempurna. Buku Service Manual VEGA-R ini sengaja kami buat untuk meleng- kapi Service manual Jupiter, dan untuk pemakaian yang lebih sempurna, sebaiknya dipadu dengan service manual Jupiter yang telah ada. perubahan yang mendasar dalam spesifikasi, dan prosedur pengerjaan, akan kami sampaikan keseluruh jaringan Yamaha melalui "Service Information" **CATATAN:** _ Bentuk dan Spesifikasi, sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti perkembangan. ## ## INFORMASI PENTING YANG ADA DALAM BUKU INI: Informasi penting secara khusus ditandai dengan tanda-tanda sebagai berikut: Simbol ini, berarti harus **HATI-HATI ANDA.** **** Memberikan petunjuk khusus yang Harus diikuti untuk menghindari kecela- kaan pengendara atau orang yang sedang memeriksa dan memperbaiki Sepeda Motor. ## ## PERHATIAN Perlu perhatian khusus yang harus diikuti untuk menghindari kerusakan pada- Sepeda Motor. **CATATAN:** Memberikan keterangan pokok untuk mempermudah pengerjaan.

Halaman 4

## ## CARA BUKU PETUNJUK **SUSUNAN BUKU PETUNJUK** Buku ini terdiri dari beberapa bab utama yang didalamnya terdapat beberapa judul.(lihat "Simbol") Judul pertama 1: Bab yang disertai simbol terletak disudut kanan atas. pada setiap halaman. Judul kedua 2: Judul ini adalah judul bagian Bab hanya terletak pada halaman pertama dari tiap-tiap bagian, judul ini terletak disudut kiri atas halaman. Judul ketiga ⚠ : Judul ini adalah sub bagian yang disertai prosedur penanganan. **FORMAT BUKU** Semua prosedur dalam buku ini dikemas dalam rangkaian tahap demi tahap. sehingga petunjuk secara lengkap dapat diterima oleh para mekanik dengan mudah. petunjuk yang ada meliputi berbagai hal, antara lain tentang cara membongkar, memperbaiki, dan pemeriksaan. jika ada prosedur yang sangat penting dan perhatian kusus 4 kami tambahkan gam- bar segitiga hitam dengan tanda seru didalamnya. **INFORMASI PENTING** • spesifikasi data dan special tool, diinformasikan dalam frame dengan simbol alat 5. • Angka didalam lingkaran 6 menunjukkan nama komponen dan penjelasan yang melengkapi gambar 7, ada kalanya kita gunakan huruf didalam segi empat/box 8. • Untuk menjelaskan tindakan lebih lanjut kita gunakan tanda panah. sebagai contoh, jika diluar spesifikasi 9. **DIAGRAM** Semua BAB dilengkapi dengan gambaran sebelum dibongkar hal ini untuk mempermudah pro- sedur yang benar cara memasang dan membongkar.

Halaman 5

1 2 ## ## GEN ## ## INFO ## ## SPEC ⚠ 4 ## ## CHK ## ## ADJ ## ## ENG 5 6 ## ## CARB ## ## CHAS 7 8 **–** **+** ## ## ELEC ## ## TRBL ## ## SHTG 9 0 A B C D T R . . E F G H I **E** **G** **M** J K L **B** **LS** **M** M N LT Baru ## ## SIMBOL Simbol disamping ini, tidak ada hubungan pada setiap sepeda-motor. Simbol 1 sampai 8 menggambarkan isi dari setiap BAB 1 Informasi Umum. 2 Specifikasi ⚠ Pemeriksaan berkala dan penyetelan 4 Mesin 5 Karburator 6 Rangka/Chassis 7 Sistim kelistrikan/Electrical 8 Mengatasi masalah/Troubleshooting Simbol 9 sampai F menggambarkan sbb: 9 Perbaikan dengan mesin terpasang. 0 Menambah cairan A Pelumasan B Alat khusus/Special tool C Torsi pengencangan D Batas minimum/kelonggaran. E Putaran mesin F Data kelistrikan Simbol G sampai L pada diagram gambar, menunjukkan tipe pelumas dan bagian yang- perlu dilumasi G Oli mesin H Oli Gear I Oli tipe Molybdenum-disulfide J Gemuk bearing roda K Gemuk Lithium-soap-based L Gemuk Molybdenum-disulfide Simbol M sampai N pada diagram gambar menunjukkan sebagai berikut. M Berikan cairan pengunci (LOCTITE®) N Ganti dengan Spare Part baru

Halaman 6

## ## DAFTAR ISI SEPEDA MOTOR .................................................................. 1 INFORMASI PENTING ................................................................................... 2 MEMERIKSA SISTIM SAMBUNGAN ............................................................. 4 ALAT KHUSUS .............................................................................................. 5 AIR INDUCTION SYSTEM (AIS).................................................................... 8 JALUR KABEL REM ......................... ............................................................ 11 UMUM .................................................................................... 12 PERAWATAN ....................................................................... 15 BERKALA DAN .......................................... 28 MELEPAS PENUTUP/COVER ..................................................................... 30 MENYETEL REM DEPAN (TROMOL) .......................................................... 31 MENYETEL REM BELAKANG .. ................................................................... 31 MEMERIKSA SEPATU REM BELAKANG ..;.................................................. 32 MENYETEL SWITCH REM LAMPU BELAKANG ........................................... 34 MEMBUANG UDARA PADA SISTIM REM .................................................... 35 MELUMASI RANTAI PENGGERAK ............................................................ 36 MEMERIKSA MINYAK REM .................................................. 36 MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY .............................................. 37 RODA DEPAN REM TROMOL .................................................................... 38 MENYETEL KLEP............................................................. 45 MENYETEL PUTARAN LANGSAM.............................................................. 48 MENYETEL GERAK BEBAS HANDEL GAS ..................... .......................... 49 MEMERIKSA BUSI....................................................................................... 50 MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI........................................................... 52 MEMERIKSA OLI MESIN...................................................... 54 SARINGAN UDARA........................................................ 56 MENYETEL RANTAI ......................................................... 60 MENYETEL SISTIM KEMUDI ..................................................................... 62 MEMERIKSA BAN ......................................................................................... 65 MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY............................................. 70 MEMERIKSA SEKRING ............................................................................. 71 MELEPAS MESIN...................................................................................... 73 MEMASANG MESIN ................................................................................... 77 KLEP DAN PER KLEP................................................................................. 94 CYLINDER DAN PISTON ........................................................................... 101 KICK STARTER........................................................................................... 117 KOPLING/CLUTCH..................................................................................... 120 POMPA OLI................................................................................................. 129 CRANKCASE / CRANK SHAFT................................................................. 138 TRANSMISI........ ....................................................................................... 145 ............................................................................................ 151 MENGATASI MASALAH/TROUBLE SHOOTING........................................ 164 ## ## GEN ## ## INFO

Halaman 7

## ## SEPEDA MOTOR **GANTI GAMBAR** ## ## GEN ## ## INFO ## ## INFORMASI UMUM ## ## **NOMOR RANGKA/CHASSIS** Nomor seri rangka 1 tercetak pada pipa utama diatas karburator. **NOMOR SERI MESIN** Nomor seri mesin, 1 tercetak pada bagian crankcase. **CATATAN:** Design dan spesifikasi sewaktu-waktu dapat- berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Halaman 8

## ## GEN ## ## INFO ## ## INFORMASI PENTING ## ## INFORMASI PENTING **PERSIAPAN UNTUK MELEPAS DAN MEM-** **BONGKAR.** 1. Sebelum melepas dan membongkar, bersih- kan kotoran dan debu yang menempel. 2. Pergunakan peralatan yang tepat dan bersih seperti yang disarankan. Lihat bagian “SPECIAL TOOLS”. 3. Pada saat membongkar, perhatikan suku- cadang yang kerjanya saling berpasangan. misalnya gear, piston dan cylinder . jika sa- lah satu harus diganti, gantilah satu set. jangan mengganti hanya salah satu dari rangkaian yang saling bekerja sama. 4. Selama membongkar mesin, bersihkan se- mua suku cadang dan tempatkan sesuai urutan pembongkaran. hal ini akan memper- cepat pada saat pemasangan kembali. 5. Jauhkan semua komponen dari api . ** SUKU CADANG** Gunakan selalu suku cadang Yamaha untuk se- mua penggantian. gunakan Oli dan Gemuk yang disarankan oleh Yamaha. pemakaian suku cadang imitasi fungsi dan penampilan hampir sama tapi kualitas jauh berbeda. **GASKETS, SEAL OLI DAN O-RINGS** 1. Ganti semua gasket, perapat dan O-ring sa- at membongkar mesin. semua permukaan- gasket, bibir perapat oli dan O-ring harus diber- sihkan. 2. Lumasi permukaan singgung suku cadang dan bearing saat melepas. dan lumasi gemuk pada perapat oli.

Halaman 9

## ## GEN ## ## INFO ## ## INFORMASI PENTING **LOCK WASHERS/PLATES DAN COTTER** **PINS** Setelah dibongkar, ganti lock washers/plates 1 dan cotter pins. Setelah Baut dikencang- kan sesuai spesifikasi, bengkokkan lock wa- sher, pada sisi yang rata dibagian baut/mur. **BEARINGS DAN SEAL OLI** Pemasangan bearing dan oli seal, tanda huruf dan angka harus menghadap keluar. (harus- tampak pada pandangan) saat pemasangan seal oli, lapisi bibir perapat dengan gemuk. (lighweight lithium base) lumasi juga bearing dengan gemuk. 1 Seal Oli ## ## PERHATIAN _ **Jangan memutar bearing dengan udara ber-** **tekanan tinggi. hal ini dapat merusakkan** **permukaan Bearing.** 1 Bearing **CIRCLIPS** Periksa semua sirklip, sebelum menggunakan nya kembali. Ganti Clip Piston setelah dibuka. ( clip pin piston hanya dapat digunakan sekali) Saat pemasangan circlip 1, pastikan bagian permukaan circlip yang tajam 2 ditempatkan pada posisi berlawanan arah tekanan ⚠ 4 As/Shaft.

Halaman 10

## ## GEN ## ## INFO ## ## MEMERIKSA SISTIM SAMBUNGAN ## ## HUBUNGAN. Periksa kabel, couplers, dan connectors dari karat, debu, air, kotoran dll. 1. Lepaskan: • kabel • coupler • connector 2. Peiksa: • kabel • coupler • connector Kotoran → Tiup dengan udara bertekanan Karat/Kurang tersambung → Goyang go- yangkan /pasang-cabut beberapa kali. Periksa: • semua sambungan Sambungan kendor → Perbaiki . **CATATAN** _ Jika pengait/pin 1 pada terminal telah rata,te- kuk pin ke arah atas. 4. Sambung: • kabel • coupler • connector **CATATAN** _ Pastikan semua tersambungan sempurna. 5. Periksa: • ada hubungan. (pergunakan pocket tester) **Pocket tester** **** **CATATAN** _ • Jika tidak ada sambungan bersihkan terminal • Pada saat memeriksa kabel bodi, lakukan- langkah (1) sampai ke (3). • Gunakan tester seperti terlihat pada gambar disamping.

Halaman 11

## ## GEN ## ## INFO ## ## ALAT KHUSUS/SPECIAL TOOLS ## ## ALAT KHUSUS/SPESIAL TOOL Alat-alat khusus/Special Tool dibawah ini, diperlukan untuk melakukan penyetelan, pembongkaran dan pemasangan . selalu gunakan alat khusus yang tepat untuk mencegah terjadinya kerusakan yang disebabkan salah dalam pengunaan alat dan teknik pengerjan yang salah. Dibawah ini ditunjukkan alat khusus beserta nomor alat dan penggunaannya. **Nomor alat Nama Alat dan Fungsinya llustrasi** Meter gear bush tool Alat ini digunakan untuk melepas dan memasang meter bushing. Weight Slide hammer bolt Weight Slide hammer bolt Alat ini digunakan untuk melepas dan memasang As rocker arm . Fork seal driver weight Alat ini digunakan untuk memasang seal Fork seal driver attachment Alat ini digunakan untuk memasang seal Ring nut wrench Alat ini digunakan untuk mengendurkan dan mengencangkan mur kemudi Tappet adjusting tool Alat ini digunakan untuk menyetel kelonggaran klep/valve clearance. Fuel level gauge Alat ini digunakan untuk mengukur ketinggian bensin pada float chamber.

Halaman 12

## ## GEN ## ## INFO ## ## ALAT KHUSUS/ **Nomor Alat Nama Alat dan fungsinya Ilustrasi** T-handle Alat ini digunakan untuk memegang batang peredam, saat melepas dan memasang damper rod holder. Flywheel puller Alat ini digunakan untuk menarik rotor. Steering nut wrench Alat ini digunakan untuk menegndurkan dan mengencangkan mur ring kemudi Sheave holder Alat ini digunakan untuk memegang sheave Sekunder. Thickness gauge Alat ini digunakan untuk mengukur ke- longgaran Klep Compression gauge Alat ini digunakan untuk mengukur tekanan kompresi didalam cylinder. Pocket tester Alat ini digunakan untuk mengukur bermacam-macam fungsi kelistrikan. Engine tachometer Alat ini digunakan untuk mengetahui putaran mesin/rpm.

Halaman 13

## ## GEN ## ## INFO ## ## ALAT KHUSUS/SPECIAL TOOLS **Nomor Alat Nama Alat dan fungsinya llustrasi** Valve spring compressor Alat ini digunakan saat melepas dan memasang katup dan perkatup. Universal clutch holder Alat ini dfigunakan untuk memegang rumah kopling saat memasang dan me- lepas Mur rumah kopling. Valve lapper Alat ini digunakan untuk memegang lifter dan mensekir klep. Valve guide remover (4.5 mm) Alat ini digunakan untuk memasang dan melepas valve guide. Valve guide installer (4.5 mm) Alat ini diperlukan untuk memasang seal valve guide. Valve guide reamer (4.5 mm) Alat ini digunakan untuk membersihkan kerak pada valve guide. Ignition checker Alat ini digunakan untuk melihat kemam- puan induksi/loncatan api. Yamaha bond No. 1215 sealant (bond) digunakan sebagai pera- pat permukaan crankcase.

Halaman 14

## ## Air Induction System (AIS) CARB Ê È É 2 ⚠

Halaman 15

# Air Induction System (AIS) [ CARB ] --- ## Torque Specifications * **Bolt (near ⑤):** 7 Nm (0.7 m · kg) ## Diagram Labels * **①** * **②** * **③** * **④** * **⑤**

Halaman 16

# Air Induction System | CARB | [Icon] | | :--- | :--- | --- ### [Visual Guide / Diagrams] * **Diagram 1**: Shows component **①** (Air Induction System valve/filter) with arrows pointing to the hose clamp connection points. * **Diagram 2**: Shows mounting bolts and secondary hose connection points indicated by arrows. --- **10**

Halaman 17

1 Kabel bodi 2 Guide kabel ⚠ Kabel Gas 4 Kabel CHOKE/Starter cable 5 Kabel Speedometer 6 Selang rem 1 ## ## 3S0/4D7 CAKRAM 5 ⚠ 4 **A** 2 **A-A** **A** **B** 6 ⚠ È 1 ⚠ 1 5 4 É Ê **B-B** 5 ## ## SPEC ## ## JALUR KABEL È Tepatkan pengikat kabel pada isolasi putih yang terdapat pada kabel bodi. É Ikat kabel speedometer pada bracket tangkai kemudi. Ê 5 mm ## ## 3P9 TROMOL **B** 4 **A** 2 **A** **B** È 1 ⚠ 4 5 1 7 5 ⚠ 4 7 **A-A** 1 ⚠ 7 É 5 Ê 4 **B-B**

Halaman 18

## ## UMUM ## ## ## ## UMUM Keterangan VEGA-R (NEW) **Kode Model** 3S0/4D7(Cakram) dan 3P9 (Tromol) **Dimensi** Panjang 1.900 mm Lebar 675 mm Tinggi 1.030 mm Tinggi tempat duduk 760 mm Jarak sumbu roda 1.195 mm Jarak terendah ketanah 145 mm Kemampuan berbelok 1.850 mm **Berat** Kotor (dengan Oli dan Bensin) 105 kg (Cakram) 99 kg (Tromol) **Mesin** Tipe Mesin Pendingin Udara 4 Langkah, SOHC Susunan Cylinder Miring kedepan cylinder tunggal Volume Cylinder 110,3 cc Diameter x Langkah 51.0 × 54.0 mm Perbandingan kompresi 9.3 : 1 Tekanan Kompresi (STD) 1,300 kPa (13 kgf/cm2) pada 500 r/min Starting system Kick dan electric starter Sistim pelumasan Basah/Wet sump Putaran langsam 1,400 ~ 1,600 r/min **Tipe pelumas** Oli mesin SAE 20W40 tipe SE atau YAMALUBE Penggantian berkala 0.8 L Penggantian Total 1.0 L **Saringan udara** Tipe kering **Bahan bakar** Bahan bakar yang disarankan Regular gasoline/Premium. Kapasitas tangki 4.2 L ## ## SPEC

Halaman 19

## ## SPEC ## ## UMUM Keterangan VEGA-R (NEW) **Karburator** Tipe/jumlah VM17SH/1 Pabrik pembuat MIKUNI **Busi/Spark plug** Tipe C6HSA (NGK) U20FS-U (DENSO) Pembuat Lokal Kerenggangan Busi/Spark plug gap 0.6 ~ 0.7 mm **Tipe Kopling** Kopling ganda,basah,sepatu sentrifugal **Transmisi** Sistim reduksi Primary Roda gigi lurus Perbandingan reduksi Primary 67/18 (3.722) Sistim reduksi Secondary Rantai penggerak Perbandingan reduksi Secondary 35/15 (2.333) Tipe Tra nsmisi Rotary 4 kecepatan Pengoperasian Dengan kaki kiri Perbandingan gigi : 1st 38/12 (3.166) 2nd 33/17 (1.941) 3rd 29/21 (1.380) 4th 23/21 (1.095) **Rangka/Chassis** Tipe Rangka/Chassis Pipa baja, underbone Sudut Caster 26,2° Trail 73,5 mm **Ban/Tire** Tipe Dengan Ban dalam Ukuran depan 70/90-17 38P belakang 80/90-17 44P Model (pabrik pembuat) depan LOKAL belakang LOKAL kedalaman alur kembangan depan 0.8 mm belakang 0.8 mm **Tekanan angin (dingin)** Beban Maximum load*-sepeda motor 110 kg depan 200 kPa (2.00 kg/cm2) belakang 225 kPa (2.25 kg/cm2) *Beban dihitung termasuk barang bawaan, ,penumpang,dan aksesoris.

Halaman 20

## ## SPEC ## ## UMUM Keterangan VEGA-R (NEW) **Rem** Rem depan tipe Cakram/Disc brake dan Tromol/Drum brake pengoperasian Tangan kanan Rem belakang tipe Tromol/Drum brake pengoperasian Kaki kanan **Suspensi** Suspensi depan Telescopic fork Suspensi belakang Lengan ayun/Swingarm **Peredam kejut/Shock absorber** Shock absorber depan Coil spring/oil damper Shock absorber belakang Coil spring/oil damper **Gerak main roda/Wheel travel** Gerak roda depan 85 mm Gerak roda belakang 75 mm **Kelistrikan** Sistim pengapian DC. C.D.I. Sistim pembangkit listrik A.C. magneto Tipe Battery /pabrik pembuat GM5Z-3B/YB-5I-B(LOCAL) Kapasitas Battery 12 V 5 AH **Tipe lampu depan** Lampu pijar **Daya lampu x jumlah** Lampu depan 12 V 25 W/25 W × 1 Lampu belakang/Rem 12 V 5 W/21 W × 1 Lampu sein/Flasher 12 V 10 W × 2 Lampu sein/Flasher belakang 12 V 10 W × 2 Lampu Meter 14 V 3.0 W × 1 Lampu indikator jauh 12 V 1.7 W × 1 Lampu indikator Netral 12 V 1.7 W × 1 Lampu indikator belok 12 V 1.7 W × 1 Lampu indikator posisi gigi 12 V 1.7 W × 4

Halaman 21

## ## SPEC ## ## PERAWATAN ## ## PERAWATAN **MESIN** Keterangan Standard Batas/Limit **Kepala cylinder** kebengkokan “*” ---- 0.03 mm **Cylinder** Diameter dalam 51.000 ~ 51.015 mm 51.1 mm Batas ketirusan ---- 0.03 mm **Camshaft** Penggerak Rantai (kiri) Bentuk Cam Masuk “A” 25.775 ~ 25.875 mm 25.745 mm “B” 21.045 ~ 21.145 mm 21.015 mm Buang “A” 25.775 ~ 25.875 mm 25.749 mm “B” 20.950 ~ 21.050 mm 20.924 mm A B Kebengkokan Camshaft ---- 0.03 mm **Rantai Timing** Tipe rantai/Jumlah links SILENT CHAIN/86 Sistim penegang rantai Automatic ---- **Rocker arm/as rocker arm** Diameter dalam Rocker arm 10.000 ~ 10.015 mm 10.030 mm Diameter luar As Rocker arm 9.981 ~ 9.991 mm 9.950 mm Kelonggaran lubang Rocker-arm dan As Rocker arm. 0.009 ~ 0.034 mm 0.08 mm **Klep, dudukan klep, klep guide** kelonggaran klep(dingin) MASUK 0.05 ~ 0.09 mm ---- BUANG 0.08 ~ 0.12 mm ---- Dimensi Batang Klep B C D A Diameter kepala Lebar Permukaan dudukan Ketebalan kepala “A” diameter kepala MASUK 22.9 ~ 23.1 mm ---- BUANG 19.9 ~ 20.1 mm ---- “B” lLebar permukaan MASUK 1.20 ~ 2.50 mm ---- BUANG 1.6 ~ 2.9 mm ---- “C” Permukaan dudukan MASUK 0.9 ~ 1.1 mm 1.6 mm BUANG 0.9 ~ 1.1 mm 1.6 mm “D” Ketebalan kepala MASUK 0.5 ~ 0.9 mm ---- BUANG 0.8 ~ 1.2 mm ----

Halaman 22

## ## SPEC ## ## PERAWATAN Keterangan Standard Batas/Limit Diameter batang klep MASUK 4.475 ~ 4.490 mm 4.450 mm BUANG 4.460 ~ 4.475 mm 4.435 mm Diameter dalam Guide MASUK 4.500 ~ 4.512 mm 4.542 mm BUANG 4.500 ~ 4.512 mm 4.542 mm Kelonggaran Guide MASUK 0.010 ~ 0.037 mm 0.080 mm BUANG 0.025 ~ 0.052 mm 0.100 mm Kebengkokan batang klep ---- 0.01 mm Lebar dudukan klep 0.9 ~ 1.1 mm 1.6 mm **Per klep** Panjang bebas per 33.75 mm 32.05 mm Panjang per terpasang(menutup) 24.2 mm ---- Tekanan Per 138 ~ 158 N (13.8 ~ 15.8 kgf) at 24.2 mm ---- Kebengkokan per “*” ---- 1.4 mm Arah lilitan per searah jarum jam ---- **Piston** Kelonggaran Piston-ke-cylinder 0.020 ~ 0.025 mm ---- Diameter Piston “D” 50.977 ~ 50.992 mm ---- Titik pengukuran “H” 5.0 mm ---- Offset 0.5 mm ---- Arah Offset I Sisi pemasukan ---- Diameter lubang pin piston 13.002 ~ 13.013 mm 13.043 mm Diameter luar Pin Piston 12.996 ~ 13.000 mm 12.976 mm **Ring Piston** Ring pertama Tipe ring Barrel ---- Dimensi (B × T) 1.00 × 2.00 mm ---- Kerenggangan 0.10 ~ 0.25 mm 0.40 mm Kelonggaran samping (terpasang) 0.03 ~ 0.07 mm 0.12 mm Ring kedua Tipe ring Taper ---- Dimensi (B × T) 1.0 × 2.0 mm ---- Kerenggangan 0.10 ~ 0.25 mm 0.40 mm Kelonggaran samping 0.02 ~ 0.06 mm 0.12 mm Ring Oli Dimensi (B × T) 2.0 × 2.2 mm ---- Kerenggangan 0.20 ~ 0.70 mm ---- H D B T B T B T

Halaman 23

## ## SPEC ## ## PERAWATAN Keterangan Standard Batas/Limit **Poros engkol/Crankshaft** C E D A Lebar Poros “A” 42.95 ~ 43.00 mm ---- Kebengkokan Max.“C ---- 0.03 mm Kelonggaran Big end “D” 0.11 ~ 0.41 mm ---- Kelonggaran arah atas “E” 0.004 ~ 0.014 mm ---- **Kopling/Clutch** Kampas kopling Ketebalan 2.7 ~ 2.9 mm 2.6 mm Jumlah Plate 5 ---- Plat kopling Ketebalan 1.1 ~ 1.3 mm ---- Jumlah Plate 4 ---- Keausan Max. ---- 0.05 mm Per kopling Panjang bebas per 30,3 mm 28.3 mm Jumlah Per 4 ---- Metode pelepasan kopling Inner push, cam push ---- Ketebalan sepatu kopling 2.20 mm ---- Kedalaman alur sepatu kopling 1.20 mm 0.1 mm Diameter dalan rumah kopling 105 mm 106 mm Diameter luar kopling sentrifugal 104.7 mm 103.5 mm Putaran Kopling mulai terlepas 1,800 ~ 2,200 r/min ---- Putaran Kopling terkopel penuh 2,800 ~ 3,400 r/min ---- Kebengkokan maksimum Push rod ---- 0.5 mm **Transmisi** Batas Kebengkokan Main axle ---- 0.03 mm Batas kebengkokan Drive axle ---- 0.03 mm **Kickstarter** Tipe Kickstarter Ratchet type ---- kekuatan gesek Kick clip 9.8 ~ 13.8 N (0.98 ~ 1.38 kgf) ----

Halaman 24

## ## SPEC ## ## PERAWATAN Keterangan Standard Batas/Limit **Karburator:** Type VM17SH ---- I.D. mark 5TN1 00 ---- Main jet (M.J) ## 105 ---- Main air jet (M.A.J) ø1.2 ---- Jet needle (J.N) 4CJT5-2 ---- Needle jet (N.J) E-8M ---- Pilot outlet (P.O) ø0.8 (pitch: 1.70) ---- Pilot jet (P.J) ## 17.5 ---- Putaran Pilot air screw 1-3/8 ( +/- 1/4 putaran ) ---- Valve seat size ø1.5 ---- Starter jet 1 ## 30 ---- Starter jet 2 ø0.5 ---- Throttle valve size ## 3.5 ---- **Pompa Oli:** Tipe Pompa Oli Tipe Trochoid ---- kelonggaran Inner-rotor-ke-outer- rotor. 0.15 mm 0.20 mm kelonggaran Outer-rotor-ke -rumah- pompa oli. 0.06 ~ 0.10 mm 0.15 mm kelonggaran rumah pompa oli ke- Inner-rotor dan outer-rotor 0.06 ~ 0.10 mm 0.15 mm Model VEGA-R (NEW) **Jalur pelumasan** CAMSHAFT RING OLI PISTON CYLINDER HEAD ROD BIG END POROS ENGKOL POMPA OLI SARINGAN OLI OIL PAN TRANSMISI KOPLING

Halaman 25

## ## SPEC ## ## PERAWATAN **TORSI ** MESIN Komponen yang dikencangkan Nama Part Ukuran ulir Jmlh Kepala cylinder Mur M8 4 22 2.2 Kepala cylinder (sisi rantai timing) Baut M6 2 10 1.0 Busi/Spark plug — M10 1 12.5 1.25 Penutup sprocket camshaft Sekrup M6 2 7 0.7 Penutup Tappet (sisi masuk dan buang) — M45 2 18 1.8 Baut Stud (kepala cylinder) Baut M6 2 7 0.7 Rotor Generator Mur M12 1 70 7.0 Pengencang rantai (sisi pemasukan) Baut M6 2 10 1.0 LT Mur pengunci setelan klep (sisi ma- suk dan sisi buang) Mur M5 2 7 0.7 Sprocket Camshaft Baut M8 1 20 2.0 Camshaft retainer Baut M6 1 10 1.0 LT Baut Cap pengencang rantai Timing Baut M6 1 8 0.8 Pengencang rantai timing Baut M6 2 10 1.0 Baut unit pompa oli Baut M6 2 7 0.7 Baut penguras oli mesin Baut M12 1 20 2.0 Manifold pemasukan (bagian mesin) Baut M6 2 10 1.0 Unit Karburator Baut M6 2 10 1.0 Pipa pembuangan Mur M6 2 7 0.7 Baut joint pipa pembuangan Baut M8 1 12 1.2 Knalpot dan bracket knalpot Baut M8 1 16 1.6 Knalpot dan pijakan pembonceng Baut M10 1 38 3.8 Rumah saringan udara Sekrup M6 4 2 0.2 Crankcase Baut M6 9 10 1.0 Penutup Crankcase (kiri) Baut M6 8 10 1.0 Penutup Drive sprocket Baut M6 2 7 0.7 Penutup Crankcase (kanan) Baut M6 9 10 1.0 Penutup tengah — M32 1 7 0.7 Penutup Timing check — M14 1 7 0.7 Baut Stud (crankcase) Baut M8 4 13 1.3 Tuas Kickstarter Baut M6 1 10 1.0 Starter clutch Baut M6 ⚠ 14 1.4 stake Rumah sepatu kopling Mur M12 1 50 5.0 Plat tekan kopling Baut M5 4 6 0.6 Clutch boss Mur M14 1 70 7.0 Mur pengunci setelan kopling Mur M6 1 8 0.8 Pedal pemindah gigi Baut M8 1 18 1.8 Shift drum segment Baut M6 1 12 1.2 LT Torsi pengen- cangan Keterangan Nm kg.m·

Halaman 26

## ## SPEC ## ## PERAWATAN Komponen yang dikencangkan Nama part Ukuran ulir Jmlh Shift fork guide bar retainer Baut M6 2 10 1.0 LT Pickup coil Baut M6 2 10 1.0 LT Stator coil Baut M6 ⚠ 10 1.0 LT Torsi Pe- ngencangan Keterangan Nm kg.m

Halaman 27

## ## SPEC ## ## PERAWATAN **RANGKA/CHASSIS** Keterangan Standard Batas/Limit **Sistim Steering** Tipe bearing steering Angular bearing ---- Sudut penguncian (kanan/kiri) 45° ---- **Suspensi depan** Gerakan fork depan 95 mm ---- Panjang bebas per fork 266.7 mm 261.4 mm Panjang oer terpasang 264.7 mm ---- Tekanan Per (K1) 11 N/mm (1.1 kgf/mm) ---- (K2) 15.6 N/mm (1.56 kgf/mm) ---- Langkah (K1) 0 ~ 53 mm ---- (K2) 53 ~ 95 mm ---- terdapat per tambahan Tidak ---- Kapasitas Oli 0.057 L (57 cm ⚠ ) ---- Ketinggian Oli 103 mm ---- Oli yang disarankan Fork oil 10W atau yang setara ---- diameter luar Inner tube 26 mm ---- kebengkokan Inner tube ---- 0.2 mm **Suspensi belakang** Langkah Shock absorber 75 mm ---- Panjang bebas per 219 mm 214.6 mm Panjang per terpasang 214 mm ---- Tekanan Per (K1) 17.42 N/mm (1.74 kgf/mm) ---- (K2) 36.68 N/mm (3.67 kgf/mm) ---- Langkah (K1) 0 ~ 36 mm ---- (K2) 36 ~ 70 mm ---- Terdapat per tambahan Tidak **Roda depan** Tipe Jari - jari ---- Ukuran Pelek/Rim 17 × 1.40 ---- Bahan pembuat Pelek/Rim Baja/Steel ---- Batas keolengan arah ke atas ---- 1.0 mm Batas keolengan arah ke samping ---- 0.5 mm **Roda belakang** Tipe Jari - jari ---- Ukuran Pelek/Rim 17 × 1.40 ---- Bahan pembuat Pelek/Rim Baja/Steel ---- Batas keolengan arah ke atas ---- 1.0 mm Batas keolengan arah ke samping ---- 0.5 mm **Rantai penggerak** Tipe/pembuat 428/DAIDO ---- jumlah mata rantai 104 ---- Kekendoran rantai 10 ~ 20 mm ----

Halaman 28

## ## SPEC ## ## PERAWATAN Keterangan Standard Batas/Limit **Rem depan** **Tipe tromol 3P9** Leading, trailing Gerak bebas tuas rem (pada ujung tuas rem) 8 ~ 12 mm ---- Diameter dalam Tromol Rem 110 mm 111 mm Ketebalan kampas rem 4 mm 2 mm Panjang bebas per sepatu 54 mm ---- **Rem depan** **Tipe rem cakram 3S0/4D7** Single ---- Diameter luar x ketebalan Disc 220.0 × 3.5 mm 3.0 mm Ketebalan Pad dalam 5.2 mm 1.5 mm Ketebalan Pad luar 5.2 mm 1.5 mm Diameter dalam Master cylinder 11.1 mm ---- Caliper cylinder inside diameter 22.2 mm ---- Brake fluid type DOT 4 ---- **Rem belakang** Tipe tromol Leading, trailing ---- Gerak bebas pedal rem belakang (pada ujung pedal rem) 20 ~ 30 mm ---- Diameter dalam tromol 130 mm 131 mm Ketebalan kampas rem 4 mm 2 mm Panjang bebas per sepatu 54 mm 63.5 mm **Gerak bebas kabel gas** 2 ~ 7 mm ----

Halaman 29

## ## SPEC ## ## PERAWATAN **/** Keterangan Standard Batas/Limit **Voltase** 12 V ---- **Sistim pengapian** saat pengapian (B.T.D.C.) 10° pada 1,500 r/min ---- metode penggeseran Digital ---- **DC-C.D.I.** Tahanan Pickup coil /warna 248 ~ 372 Ω pada 20 °C/R–W ---- Model C.D.I. unit/pembuat 5TN/SEPCO ---- **Ignition coil** Model/pabrikan 5TN/SEPCO ---- Minimum loncatan api 6 mm ---- Tahanan Primary coil 0.32 ~ 0.48 Ω pada 20 °C ---- Tahanan Secondary coil 5.68 ~ 8.52 kΩ pada 20 °C ---- **Cap Busi/Spark plug cap** Material Resin ---- Tahanan 10 kΩ ---- **Sistim pengisian** Tipe A.C. magneto ---- Model/manufacturer 5TN/SEPCO ---- Arus keluar/ output 14 V 100 W pada 5,000 r/min ---- Tahanan coil penerangan /warna 0.24 ~ 0.36 Ω pada 20 °C ---- Tahanan coil pengisian/warna 0.32 ~ 0.48 Ω pada 20 °C/W–B ---- **Rectifier/regulator** Tipe Regulator Semiconductor short-circuit ---- Model/manufacturer SH671A-12/ ---- Voltase tanpa beban (DC) 14.0 ~ 15.0 V ---- (AC) 13.0 ~ 14.0 V ---- Kapasitas Rectifier 12 A ---- Withstand voltage 400 V ---- **Battery** Berat jenis 1.280 ---- **Sistim starter listrik** Tipe Constant mesh Motor starter Model/pembuat 5TN/SEPCO ---- Voltase kerja 12 V ---- Arus keluar/Power output 0.35 kW ---- Tahanan Coil Armature 0.018 ~ 0.022 Ω pada 20 °C ---- Panjang sikat/Brush 7 mm 3.5 mm Tekanan per 3.92 ~ 5.88 N (400 ~ 600 gf) 3.92 N (400 gf) Diameter Commutator 17.6 mm 16.6 mm alur mica (kedalaman) 1.35 mm ----

Halaman 30

## ## SPEC ## ## PERAWATAN Keterangan Standard Batas/Limit **Starter relay** Model/pembuat G4R/OMRON ---- kekuatan Amper 50 A ---- Tahanan Coil 95 ~ 105 Ω pada 20 °C ---- **Klakson/Horn** Tipe Plane ---- Jumlah 1 ---- Model/pembuat GF-12/THA-NIKKO ---- Amper Maksimum 1.5 A ---- Kemampuan/Performance 95 ~ 105 db (2 m) ---- Tahanan Coil 4.30 ~ 4.80 Ω pada 20 °C ---- **Relay belok** Tipe Relay Condenser ---- Model/pembuat FZ222SD/DENSO ---- Terangkai pembatal otomatis Tidak Frequency kedipan 75 ~ 95 nyala/menit ---- Watt 10 W × 2 + 3.4 W ---- **Penunjuk bahan bakar** Model/pembuat 2JG/NIPPON SEIKI ---- Tahanan Sender unit - penuh 4 ~ 10 Ω pada 20 ° C ---- - habis 90~ 100 Ω pada 20 °C ---- **Pemutus rangkaian/Circuit breaker** Tipe Circuit breaker Sekring ---- Utama 10 A ---- Cadangan 10 A ----

Halaman 31

1 Selang pernafasan 2 Kabel bodi ⚠ Kabel A.C. magneto 4 Kabel sensor posisi Gear 6 Selang bensin 7 Selang Vacuum Kran bensin 8 Kran bensin/Fuel cock 9 Starter relay 0 Selang over flow tangki bensin E F G 2 2 **C-C** **A-A** Í 2 E F 0 H 2 6 **B-B** **D-D** **A** **B** È **C** **B** **C** **A** 1 2 ⚠ 5 É Ê 4 F E **D** D Ì **D** 9 Ë 7 C B ## ## SPEC ## ## JALUR KABEL A Kabel motor starter B Selang overflow karburator C Selang pembuangan Saringan udara D Selang vacuum Air induction system E Kabel Gas F Kabel Starter G Kabel kunci kontak H Selang pernafasan Battery E F Î 6 **E** 7 **F** 6 7 8 6 0 **F** A

Halaman 32

È Masukkan Kabel bodi, Kabel CHOKE, dan kabel gas pada penuntun kabel É Masukkan Selang bensin,selang vacuum, pada penuntun selang. Ê Masukkan kabel CHOKE, kabel netral switch, dan kabel Magneto pada pengait kabel. Ë Selang vacuum jangan sampai tertekuk/terjepit e fuel h o se level. Î 90 ° E F G 2 2 **C-C** **A-A** Í 2 E F 0 H 2 5 6 **B-B** **D-D** **A** **B** È **C** **B** **C** **A** 1 2 ⚠ 5 É Ê 4 F E **D** D Ì **D** 9 Ë 7 C B ## ## SPEC ## ## JALUR KABEL E F Î 6 **E** 7 **F** 6 7 8 6 0 **F** A

Halaman 33

1 Selang pernafasan Crankcase 2 Kabel bodi/Wire harness ⚠ Ignition coil 4 Selang pernafasan Karburator 5 Kabel Kunci Kontak 6 Klakson/Horn 7 Selang Rem 8 Kabel Busi/Spark plug 9 Kabel Motor Starter 0 Motor Starter A Pijakan kaki B 5 **A-A** 3S0/4D7 TAMPAK BAWAH 0 9 5 È A **B** 1 2 ⚠ 4 **B** ## ## SPEC ## ## JALUR KABEL B Kunci Kontak È Masukkan ujung selang pernafasan Karburator kedalam lubang frame. É Tempatkan selang rem pada guide 3P9 6 **A** 5 É **A** 6 **A** É **A** 7 8

Halaman 34

## ## /PERAWATAN BERKALA DAN ## ## JARAK WAKTU PELUMASAN ## ## PERIODIK DAN ## ## Bab ini berisi informasi penting yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan dan penyetelan. Prosedur perawatan ini apabila diikuti, akan menjamin operasional/umur sepeda motor akan lebih panjang. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi biaya operasional dan biaya perawatan kendara- an. termasuk didalamnya biaya "over haul". Informasi ini diberlakukan pada sepeda motor yang akan diservice maupun sepeda motor baru. dan Mekanik harus menguasai seluruh Bab ini. ## ## PERAWATAN BERKALA DAN JARAK WAKTU PELUMASAN. **No. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN** **PERTAMA SETIAP** **1 * Klep** • Periksa kelonggaran Klep v v • Setel jika diperlukan **2 * Busi/Spark plug** • Periksa kondisi. • Bersihkan atau ganti jika perlu √ **⚠** **Saringan udara** • Bersihkan • Ganti jika diperlukan . √ **4** ***** **Karburator** • Periksa putaran langsam dan cara kerja CHOKE • Setel jika diperlukan √ √ √ √ **5** **selang bensin** • Periksa selang bensin dan selang vacuum dari kebocoran. • Ganti jika diperlukan √ **6 * Oli mesin** • Ganti (Dalam kondisi mesin panas) √ √ **Ganti setiap 2,000 km** **7 * Saringan oli mesin** • Periksa bersihkan dan ganti jika perlu. √ **8 * Rem depan(T110)** • Periksa cara kerja dan setel gerak tuas rem • Ganti sepatu Rem jika diperlukan. √ **9** ***** **Rem depan** **(T110S/T110SE)** • Periksa cara kerja dan ketinggian minyak rem • Ganti sepatu rem jika perlu. / / **10 * Rem belakang** • Periksa cara kerja dan setel gerak bebas pedal rem • Ganti sepatu rem jika perlu √ • Periksa baut as pivot • Perbaiki jika diperlukan • Lumasi dengan gemuk lithium soap base setiap 16,000 km. **11 * Lengan ayun** **12 * Roda** • Peiksa keseimbangan, keolengan, dan keken- cangan jari-jari. • Ganti jika diperlukan. √ **13 * Bearing Roda** • Periksa kondisi bearing dari kelonggaran dan kerusakan. • Ganti jika telah rusak √ • Periksa kondisi bearing • Perbaiki jika diperlukan • Lumasi dengan gemuk medium weight wheel bearing setiap 8,000 km. **14 * Steering bearing** **15 * Fork depan** • Periksa cara kerja dan kebocoran oli v v • Perbaiki jika diperlukan **16 *** **Shock absorber** **belakang** • Periksa cara kerja dan kebocoran oli v v • Perbaiki jika diperlukan **17 * Rantai penggerak** • Periksa kekencangan rantai • Setel jika perlu • Bersihkan dan lumasi **Setiap 500 km** **18** **Sambungan** • Periksa hubungan penyambungan. • Perbaiki jika diperlukan. √ √ √ √ ## ## 3 - 1 ## ## CHK ## ## ADJ **500 km** **2,000 km** **4,000 km** **8,000 km** √ √

Halaman 35

## ## PERAWATAN BERKALA DAN JARAK WAKTU ## ## PELUMASAN **No. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN** **PERTAMA SETIAP** **19** ***** **Standart tengah** **dan samping** • Periksa carakerja • Perbaiki jika perlu v v **20** ***** **Battery** • Periksa berat jenis air. • Periksa selang pernafasan • Prbaiki jika perlu √ * dianjurkan dilakukan oleh mekanik Bengkel Yamaha **CATATAN** G Saringan udara perlu dibersihkan lebih sering jika kondisi jalan berdebu G Pemeriksaan sistim rem Hydraulic • Periksa secara rutin, tambahkan jika perlu • Setiap dua tahun ganti komponen bagian dalam brake master cylinder dan caliper, dan ganti minyak rem. • Ganti selang rem, setiap empat tahun dan jika kondisi rusak ## ## CHK ## ## ADJ **500 km** **2,000 km** **4,000 km** **8,000 km**

Halaman 36

**GANTI GAMBAR** **GANTI GAMBAR** 1 pengikat (2) ## ## CHK ## ## ADJ ## ## PENUTUP/COVERS ## ## PENUTUP/COVERS **MEMBUKA COWLING DEPAN** 1. Buka: • panel tengah 1 Leg shield (2) 2. Lepas: • baut pengikat panel tengah 1 penutup Main switch (3) • baut pengikat legshield 2 **CATATAN:** Lepas penutup Main switch dengan cara memu- tar ke arah kiri . • lepas legshield (1) dengan membuka baut 3. Lepas : Panel samping ** COWLING DEPAN** Untuk pemasangan cowling depan, kebalikan dari prosedur pembongkaran.

Halaman 37

## ## MENYETEL REM DEPAN/ ## ## MENYETEL REM BELAKANG ## ## CHK ## ## ADJ ## ## RANGKA/CHASSIS **MENYETEL REM DEPAN TROMOL (3P9)** 1. Periksa: • gerak bebas tuas rem a Diluar spesifikasi → Setel. **Gerak bebas tuas rem** **(pada ujung tuas rem)** **8 ~ 12 mm** 2. Setel: • gerak bebas tuas rem MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Putar penyetel kearah a atau b hingga gerak bebas sesuai dengan spesi- fikasi. **Kearah** a **Gerak bebas tuas rem** **bertambah.** **Kearah** b **Gerak bebas tuas rem** **berkurang.** ## ## PERHATIAN _ **Setelah menyetel gerak bebas tuas rem,** **pastikan rem tidak mengunci.** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL ICHSAN ISKANDAR **MEYETEL REM BELAKANG** 1. Periksa: • gerak bebas pedal rem a Diluar spesifikasi → Setel **Gerak bebas pedal rem :** **(pada ujung pedal)** **20 ~ 30 mm**

Halaman 38

## ## MENYETEL REM BELAKANG/ ## ## MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN a b 1 ## ## CHK ## ## ADJ 2. Setel: • gerak bebas pedal rem MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Putar penyetel 1 kearah a atau b hingga didapat gerak bebas sesuai de- ngan spesifikasi **Kearah** a **Gerak bebas pedal rem** **bertambah** **Kearah** b **Gerak bebas pedal rem** **berkurang** ## ## PERHATIAN _ **Setelah menyetel gerak bebas pedal rem,** **pastikan rem tidak mengunci** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 3. Setel: • switch rem belakang Lihat bagian "MENYETEL SWITCH REM BELAKANG" **MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN** Ikuti prosedur pemeriksaan sepatu rem depan. 1. Operasikan rem depan 2. Periksa: • sepatu rem depan Alur indikator keausan 1 sudah meni- pis → Ganti sepatu rem satu set Lihat bagian "MENGGANTI SEPATU- REM DEPAN" SERVICE MANUAL VEGA

Halaman 39

**MEMERIKSA SEPATU REM BELAKANG/** **MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN DAN BELAKANG/** **MENYETEL SWITCH REM BELAKANG.** ## ## CHK ## ## ADJ **MEMERIKSA SEPATU REM BELAKANG** 1. Operasikan rem belakang 2. Periksa: • indikator keausan 1 mendekati garis batas limit 2 → Ganti sepatu rem satu set. Lihat bagian "RODA BELAKANG DAN REM" SERVICE MANUAL VEGA **MEMERIKSA REM DEPAN DAN REM BELA-** **KANG.** Ikuti prosedur pemeriksaan rem depan dan rem belakang 1. Operasikan rem 2. Periksa: • batas keausan 1 Mendekati garis batas keausan 2 → Ganti sepatu rem satu set. Lihat bagian "RODA BELAKANG DAN REM" SERVICE MANUAL VEGA **MENYETEL SWITCH REM BELAKANG** **CATATAN** _ Saklar lampu rem belakang dioperasikan mela- lui gerak pedal rem belakang, Lampu rem be- lakang harus disetel menyala terlebih dahulu sebelum rem belakang mulai bekerja melaku kan pengereman. 1. Buka: • panel samping (kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING BELAKANG" 2. Periksa: • saat mulai menyala lampu rem belakang Tidak tepat → Setel.

Halaman 40

## ## MENYETEL SWITCH LAMPU REM BELAKANG/ ## ## MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN 1 2 **GANTI GAMBAR** TAMBAH GAMBAR ## ## CHK ## ## ADJ 3. Setel: • saat mulai menyala lampu rem. MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Pegang bodi saklar rem 1 agar tidak ber- putar saat memutar mur penyetel yang terdapat switch rem 2 kearah a atau b hingga lam- pu rem menyala terlebih dahulu sebelum rem mulai bekerja. **Kearah** a **Lampu rem menyala** **lebih cepat** **Kearah** b **Lampu rem menyala** **lebih lambat** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 4. Pasang: • panel samping (kanan) Lihat bagian "MEMASANG COWLING BE- LAKANG" **MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN** 1. Periksa: • selang rem Retak/bocor → Ganti 2. Periksa: • klem selang rem sambungan kendor → kencangkan baut pengikat klem 3. Sanggah sepeda motor pada posisi tegak, dan operasikan rem depan beberapa kali 4. Periksa: • selang rem ada kebocoran → ganti selang rem Lihat bagian "REM DEPAN"

Halaman 41

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMBUANG UDARA PADA SISTIM REM HYDRAULIC GANTI GAMBAR **MEMBUANG UDARA/BLEEDING PADA** **SISTEM REM HYDRAULIC** **** _ **Membuang udara sistim Hydraulic dilaku-** **kan jika:** **• setelah dilakukan pembongkaran** **• saat mengganti selang rem, atau selang** **rem terlepas.** **• kehabisan minyak rem pada reservoir** **• sistim pengereman buruk** **CATATAN** _ • Hati-hati pada saat mengisi minyak rem pa- da master cylinder jangan sampai berlebi- han. • Pada saat membuang udara/bleeding pada sistim hydraulic, pastikan minyak rem terse- dia dan mencukupi di dalam tangki reservoir jika tidak, udara akan masuk kedalam sistim hydraulic dan brake system,yang mengaki- batkan kesulitan melakukan bleeding. • jika mengalami kesulitan, biarkan beberapa saat agar gelembung-gelembung udara pa- da sistim pengereman naik keatas. dan ula- ngi kembali prosedur pembuangan udara. 1. Buang udara/Bleed: • sistim rem hydraulic MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Isi reservoir master cylinder dengan minyak rem yang disarankan hingga tanda batas- maksimum. b. Pasang diaphragma reservoir master cylinder c. Pasangkan selang plastik 1 pada ujung baut bleeding 2. d. Tempatkan ujung selang plastik yang lain- nya pada cawan penampung. e. Secara berulang operasikan tuas rem f. Tarik tuas rem dengan penuh ke arah tang- kai kemudi dan jangan dilepaskan. g. Kendorkan baut bleeding.

Halaman 42

## ## MELUMASI RANTAI PENGGERAK/ ## ## MEMERIKSA MINYAK REM **GANTI GAMBAR** ## ## CHK ## ## ADJ **MELUMASI RANTAI PENGGERAK** Rantai penggerak bekerja sama dengan ba- nyak komponen part yang saling berhubungan. jika rantai tidak dirawat dengan benar, maka cepat mengalami keausan. sehingga perlu pe- rawatan yang teratur. khususnya pada daerah yang berdebu. pergunakan minyak tanah untuk membersihkan. Lap dengan kain yang kering dan lumasi dengan oli mesin atau pelumas ran- tai yang disarankan. **Oli pelumas yang disarankan :** **Oli mesin atau pelumas oli** **MEMERIKSA MINYAK REM** 1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar **CATATAN** _ Pastikan sepeda motor pada posisi tegak lurus 2. Periksa: • ketinggian minyak rem Pada tanda batas minimum a → Tambah kan minyak rem hingga batas maksimum. **Minyak rem yang disarankan : DOT 3** **** _ **• Pergunakan hanya minyak rem yang di sa-** **rankan. selain minyak rem akan berakibat** **kerusakan pada seal karet, dan kebocoran** **dan pengereman yang buruk.** **• Tambahkan dengan minyak rem yang sa-** **ma yang telah terisi. percampuran dengan** **minyak rem yang lain akan menghasilkan** **reaksi kimia yang berakibat pengereman** **yang tidak sempurna.**

Halaman 43

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY GANTI GAMBAR 1 ## ## SISTIM **MEMERIKSA DAN MENYETRUM** **BATTERY** **** _ **Cairan elektrolit aki sangat berbahaya kare-** **na mengandung asam sulfat yang beracun** **d** **an bersifat caustic (bahan tajam yang dapat** **merusak kulit) Untuk itu, ikuti petunjuk di-** **bawah ini, untuk penanganan :** **• Lindungi mata anda saat bekerja dekat** **dengan battery.** **•** **Setrum dengan ventilasi udara yang cukup** **• Jauhkan Battery dari Api, sumber api, Gas** **(mesin Las, Kompor listrik, korek api)** **• JANGAN MEROKOK pada saat menangani** **dan menyetrum Battery.** **• JAUHKAN BATTERY DAN CAIRAN ELEC-** **TROLIT DARI ANAK-ANAK.** **• Hindari kontak badan anda dengan cairan** **electrolit akan menimbulkan luka bakar** **yang serius.** **TINDAKAN PERTAMA JIKA TERKENA BADAN** **BAGIAN LUAR:** **• Kulit — Cuci dengan air.** **• Mata — Rendam dengan air selama** **15 menit dan segera hubungi dokter.** **BAGIAN DALAM:** **• Minum air banyak-banyak, lalu minum su-** **su atau minyak sayur. dan segera hubungi** **dokter atau bawa ke rumah-sakit.** 1. Buka: • tempat duduk / jok buka alas bagasi

Halaman 44

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY GANTI GAMBAR 2 b a 2. Lepaskan: • kabel battery (dari terminal battery) ## ## PERHATIAN _ **Pertama-tama lepaskan kabel negative** 1 **, dan selanjutnya kabel positive Battery** 2 **.** 3. Lepas: • battery 4. Periksa: • ketinggian cairan electrolyte Cairan electrolyte harus berada diantara batas tanda minimum a dan batas tanda maksimum b. jika pada batas minimum → Tambahkan cairan Battery hingga batas maksimum. ## ## PERHATIAN _ **Penambahan air Battery hanya dengan** **air Battery botol biru (air destilasi) air biasa** **akan merusak Battery.** 5. Periksa: • berat jenis air Battery Dibawah 1.280 → Setrum Battery **Berat jenis air Battery** **1.280 pada 20°C** 6. Setrum: • battery **Amper dan waktu penyetruman Battery:** **5 amper selama 10 jam** **** _ **Jangan menyetrum Battery dengan cepat**

Halaman 45

## ## CHAS ## ## RODA DEPAN DAN REM TROMOL ## ## RODA DEPAN DAN REM TROMOL 3P9 1 As roda depan 2 Collar ⚠ Seal Oli 4 Bearing 5 Spacer 6 Seal Oli 7 Speedometer clutch 8 Speedometer drive gear 9 Sepatu Rem 0 Camshaft Rem A Plat sepatu rem B Speedometer driven gear C D Tuas rem

Halaman 46

## ## CHAS ## ## RODA DEPAN DAN REM TROMOL **MELEPAS RODA DEPAN** 1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar **** _ **Sanggah speda motor dengan benar untuk-** **menghindari kemungkinan terbalik.** 2. Lepas: • Mur penyetel kabel rem • kabel rem • karet penutup • per penekan • pin • kabel speedometer • mur as roda • washer 3. Angkat: • roda depan: **CATATAN** _ Tempatkan penyangga dibawah sepeda-motor hingga roda depan terangkat. 4. Lepas: • As roda depan • collar • roda depan • unit sepatu rem. ** PLAT SEPATU REM** 1. Lepas: • bushing 1 (dengan special tool 2) • speedometer driven gear ⚠ **Meter gear bush tool** ****

Halaman 47

## ## CHAS ## ## RODA DEPAN DAN REM TROMOL 2. Lepas: • sepatu rem 1 • speedometer clutch 2 • speedometer drive gear ⚠ • washer 4 3. Buka: • tuas rem 1 • indikator keausan sepatu rem 2 • brake camshaft ⚠ **CATATAN** Jika melepas tuas penarik camshaft rem, pastikan tanda titik yang terdapat pada tuas tepat sejajar dengan tanda titik yang terdapat pada As **MEMERIKSA RODA DEPAN** 1. Periksa: • As roda • Ban • roda depan • jari-jari/spokes Lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISC BRAKE" 2. Ukur: • keolengan ke arah atas • keolengan kerah samping Lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISC BRAKE" 3. Periksa: • spacer • collar Rusak/Aus → Ganti 4. Periksa: • bearing roda • seal oli lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISC BRAKE"

Halaman 48

## ## CHAS ## ## RODA DEPAN DAN REM TROMOL **MEMERIKSA GEAR** **UNIT** 1. Periksa: • speedometer clutch Bengkok/Rusak/Aus → Ganti 2. Periksa: • speedometer drive gear 1 • speedometer driven gear 2 Rusak/Aus → Ganti **MEMERIKSA REM** Ikuti prosedur dibawah ini, untuk pemeriksa- sepatu rem 1. Periksa: • kampas rem permukaan halus → perbaiki Gosok permukaan yang halus dengan am- plas. **CATATAN** _ Sesudah mengamplas permukan kampas rem bersihkan dengan kain. 2. Ukur: • Ketebalan Kampas rem a Diluar spesifikasi → Ganti **Batas ketebalan kampas rem :** **(minimum)** **Depan: 2.0 mm** **Belakang: 2.0 mm** **** _ **Jangan sampai permukaan Kampas rem** **tersentuh oleh gemuk/Oli** **CATATAN** _ Ganti sepatu rem satu set jika mendekati ba- tas keausan.

Halaman 49

## ## CHAS ## ## RODA DEPAN DAN TROMOL REM a a 3. Ukur: • Diameter dalam tromol rem a Diluar spesifikasi → Ganti tromol **Diameter dalam tromol rem :** **(maximum)** **Depan: 111 mm** **Belakang: 131 mm** 4. Periksa: • permukaan bagian dalam tromol rem Ada endapan Oli → Bersihkan Bersihkan oli dengan cairan pembersih atau thinner Retak → Perbaiki Gosok dengan ringan dan merata dengan menggunakan amplas halus 5. Periksa: • camshaft rem Rusak/Aus → Ganti. **MEMASANG PLAT SEPATU REM** 1. Pasang: • camshaft rem 1 • indikator keausan sepatu rem 2 • tuas rem ⚠ **7 Nm (0.7 m · kg)** T R . . MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. pasang camshaft rem dengan posisi titik a seperti pada gambar. b. tepatkan nok pada plat batas keausan de- ngan alur nok yang terdapat pada cam- shaft. c. Tepatkan tanda titik yang terdapat pada tu- as rem dengan tanda titik pada camshaft. d. Periksa posisi sepatu rem apakah sudah sesuai dengan tempatnya. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 50

## ## CHAS ## ## RODA DEPAN DAN REM TROMOL 2. Pasang : • speedometer driven gear 1 • bushing (dengan special tool 2) **Meter gear bush tool** **** **MEMASANG RODA DEPAN** 1. Pasang: • unit plat sepatu rem Tepatkan nok pada speedometer clutch dengan jalur yang ada pada plat sepatu rem 2. Pasang: • collar **MEMASANG RODA DEPAN** 1. Lumasi: • As roda • bearing roda • seal oli • speedometer drive gear • speedometer driven gear **Pelumas yang disarankan :** **Gemuk Lithium-soap-based** 2. Pasang: • roda depan **CATATAN** _ Pastikan slot yang terdapat pada plat sepatu rem tepat berada pada nok outer tube. 3. Kencangkan: • Mur As roda **39 Nm (3.9 m · kg)** T R . . **** _ **Pastikan posisi jalur kabel sesuai dengan** **jalurnya.** ## ## PERHATIAN _ **Sebelum mengencangkan Mur As roda, te-** **kan tangkai kemudi ke bawah beberapa ka-** **li untuk memeriksa cara kerja shock-** **absorber.**

Halaman 51

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENYETEL KLEP ## ## MESIN **MENYETEL KLEP** Ikuti prosedur penyetelan kelonggaran Klep dibawah ini. **CATATAN:** _ • Menyetel kelonggaran Klep, sebaiknya dalam kondisi mesin dingin . • Pada saat menyetel kelonggaran Klep, Piston harus pada posisi Titik Mati Atas (TMA) pada langkah Kompresi. 1. Buka: • panel tengah • cowling depan (kiri dan kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING - DEPAN" 2. Buka: • penutup tappet (sisi pemasukan) 1 • penutup tappet (sisi pembuangan) 2 • penutup sprocket camshaft ⚠ (dengan O-ring) 3. Buka: • plug penutup timing 1 (dengan O-ring) • plug tengah 2 (dengan O-ring)

Halaman 52

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENYETEL KLEP a b 4. Ukur: • kelonggaran klep Diluar spesifikasi → Setel. **Kelonggaran Klep (dingin)** **Klep masuk** **0.05 ~ 0.09 mm** **Klep buang** **0.08 ~ 0.12 mm** MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Putar poros engkol berlawanan jarum jam. b. Pada saat Piston mencapai TMA, pada langkah Kompresi, tanda garis “I” huruf a pada camshaft sprocket segaris dengan se- gitiga b yang terdapat pada cylinder head. c. Tepatkan tanda garis c pada generator rotor dengan pointer d yang terdapat pada penutup crankcase. d. Ukur kelonggaran klep dengan thickness gauge 1. Diluar spesifikasi → Setel. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 5. Setel: • kelonggaran klep MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Kendorkan mur pengunci 1. b. Masukkan thickness gauge 2 diantara ujung baut penyetel dan ujung batang klep. c. Putar baut penyetel (3) kearah (a) atau (b) hingga di dapat spesifikasi yang sesuai. **Arah** a **Kelonggaran Klep** **bertambah.** **Arah** b **Kelonggaran Klep** **berkurang.** **Tappet adjusting tool** 4 ****

Halaman 53

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENEYETEL KLEP • Tahan putaran baut penyetel saat mengen- cangkan Mur pengunci sesuai dengan spe- sifikasi pengencangan **Mur pengunci** **7 Nm (0.7 m·kg)** T R . . d. Periksa kembali kelonggaran Klep. e. Jika kelonggaran Klep tidak sesuai dengan spesifikasi, ulangi kembali tahap penyetelan kelonggaran klep hingga didapat kelongga- ran sesuai dengan spesifikasi. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 6. Pasang: • penutup sprocket camshaft • O-ring • Plug pemeriksaan timing (dengan O-ring) • Plug tengah (dengan O-ring) Baru **7 Nm (0.7 m · kg)** T R . . **7 Nm (0.7 m · kg)** T R . . 7. Pasang : • penutup tappet (sisi pemasukan) 1 **18 Nm (1.8 m · kg)** Baru T R . . • O-ring 2 8. Pasang: • penutup tappet (sisi pembuangan) • O-ring 9. Pasang: • cowling depan (kanan dan kiri) • panel tengah Lihat bagian " COWLING DEPAN" Baru

Halaman 54

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENYETEL PUTARAN LANGSAM MESIN 1 2 a b **MENYETEL PUTARAN LANGSAM MESIN** **CATATAN** _ Untuk menghasilkan putaran langsam yang sesungguhnya, bersihkan terlebih dahulu sari- ngan udara dan kompresi yang cukup baik. 1. Lepas: • cowling depan (kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DE- PAN" 2. Hidupkan mesin beberapa saat untuk pema- nasan. 3. Pasang: • pemeriksa putaran/ engine tachometer (pada kabel busi) **Engine tachometer** **** 4. Periksa: • putaran langsam mesin Diluar spesifikasi → Setel **Putaran langsam mesin** **1.400 ~ 1.600 r/min** 5. Setel: • putaran langsam mesin. MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Putar pilot air screw 1 kedalam hingga me- nutup dengan sempurna. b. Putar pilot air screw keluar sesuai dengan spesifikasi standart **setelan Pilot air screw standart** **1-3/8 putaran keluar.** c. Putar setelan gas/throttle stop screw 2 ke a atau b hingga didapat putaran lang- sam sesuai spesifikasi. **Kearah** a **Putaran langsam mesin** **bertambah.** **Kearah** b **Putaran langsam mesin** **berkurang.** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 55

## ## MENYETEL PUTARAN LANGSAM MESIN/ ## ## MENYETEL GERAK BEBAS KABEL GAS **Gerak bebas kabel gas** **(pada handel gas)** **3 ~ 7 mm** a ## ## CHK ## ## ADJ 6. Setel: • gerak bebas kabel gas. Lihat bagian "MENYETEL GERAK BEBAS- KABEL GAS" **Gerak bebas Kabel Gas :** **(pada handel gas)** **3 ~ 7 mm** 7. Pasang: • cowling depan (kanan) Lihat bagian " COWLING DEPAN" **MEYETEL GERAK BEBAS KABEL GAS** **CATATAN:** _ Untuk menyetel gerak bebas kabel gas, setel- terlebih dahulu putaran langsam mesin. 1. Periksa: • gerak bebas kabel gas (a) Diluar spesifikasi → Setel 2. Buka: • cowling depan (kiri) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DE- PAN"

Halaman 56

## ## MENYETEL GERAK BEBAS KABEL GAS/ ## ## MEMERIKSA BUSI/SPARK PLUG 1 2 a b ## ## CHK ## ## ADJ 3. Setel: • gerak bebas kabel gas. MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Tarik keatas penutup karet. b. Kendorkan Mur pengunci (1) c. Putar Mur penyetel (2) kearah a atau b hingga didapat gerak bebas kabel gas sesuai spesifikasi. **Kearah** a **Gerak bebas kabel gas** **bertambah** **Kearah** b **Gerak bebas kabel gas** **berkurang.** d. Kencangkan baut pengunci e. Kembalikan penutup karet seperti posisi semula. **** _ **Setelah menyetel gerak bebas kabel gas,** **hidupkan mesin dan putar tangkai kemudi** **kekanan dan kekiri untuk memastikan kabel** **gas tidak tertarik** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL **MEMERIKSA BUSI/SPARK PLUG** 1. Lepas: • cowling depan (kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DE- PAN" 2. Lepas: • Cap Busi/spark plug 3. Buka: • Busi/spark plug ## ## PERHATIAN _ **Sebelum melepas Busi, bersihkan alur du-** **dukan Busi dengan udara bertekanan , agar** **debu dan kotoran tidak masuk kedalam Cy-** **linder.**

Halaman 57

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA BUSI/SPARK PLUG 4. Periksa: • tipe Busi/spark plug Tidak tepat → Ganti. **Tipe Busi/Spark plug (pembuat)** **C6HSA / U20FS-U(NGK/DENSO)** 5. Periksa: • electrode 1 Rusak/Aus → Ganti Busi • insulator 2 Warna tidak normal → Ganti Busi Warna normal putih ke abu-abu an. 6. Bersihkan: • Busi/spark plug (dengan alat pencuci busi/sikat) 7. Ukur: • celah busi a (dengan wire thickness gauge) Diluar spesifikasi → Setel. **Celah/kerenggangan Busi :** **0.6 ~ 0.7 mm** 8. Pasang: • Busi/spark plug **12.5 Nm (1.25 m · kg)** T R . . **CATATAN:** _ Sebelum memasang Busi, bersihkan terlebih- dahulu permukaan lubang Busi. 9. Pasang: • cap busi 10.Pasang: • cowling depan (kanan) Lihat bagian " COWLING DEPAN".

Halaman 58

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI 1 **MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI** **CATATAN** _ Berkurangnya tekanan kompresi akan beraki- bat berkurangnya tenaga. 1. Ukur: • kelonggaran klep Diluar spesifikasi → Setel Lihat bagian " KELONGGA- RAN KLEP" 2. Hidupkan mesin, beberapa saat untuk pema- nasan dan selanjutnya matikan mesin. 3. Lepas: • Cap Busi. 4. Lepas: • Busi/spark plug ## ## PERHATIAN _ **Sebelum melepas Busi, bersihkan terlebih** **dahulu permukaan cylinder dengan udara** **bertekanan agar kotoran yang tertimbun** **tidak terbawa masuk kedalam cylinder.** 5. Pasang: • compression gauge 1 **Compression gauge** **** 6. Ukur: • tekanan kompresi Diluar spesifikasi → Lihat langkah (c) dan(d).dalam prosedur pemeriksaan **Tekanan Kompresi** **Minimum** **1,130 kPa (11.3 kg/cm** **2** **)** **Standard** **1,300 kPa (13.0 kg/cm** **2** **)** **Maximum** **1,460 kPa (14.6 kg/cm** **2** **)**

Halaman 59

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Putar Kunci kontak pana posisi "ON" b. Dengan posisi gas terbuka penuh, tekan tombol Motor Starter hingga tekanan pada compression gauge stabil/tidak bertambah **** _ **Untuk menghindari bahaya loncatan api, ja-** **uhkan ujung kabel Busi dari masa.** c. Jika tenanan Kompresi melebihi tekanan - maximum periksa Cylinder head, permuka- an klep, kepala piston, dan ruang bakar da- ri endapan karbon. Terdapat endapan Carbon → Bersihkan. d. Jika tekanan Kompresi dibawah standart, minimum, teteskan beberapa tetes oli ke- dalam cylinder melalui lubang Busi, dan ukur kembali tekanan Kompresi. selanjutnya lihat tabel berikut: **Tekanan Kompresi** **(dengan tetesan oli di dalam Cylinder)** **Kondisi** **Diagnosa** **Ring Piston Aus** **atau patah** → **Perbaiki.** **Lebih tinggi dari** **pada tanpa Oli** **Piston, klep, gasket** **cylinder head atau** **piston cacat atau** **rusak** → **Perbaiki.** **Tekanan sama de-** **ngan tanpa Oli** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 7. Pasang: • busi/spark plug 8. Pasang: • cap busi 9. Pasang: • cowling depan (kanan) Lihat bagian " COWLING DEPAN". **12.5 Nm (1.25 m · kg)** T R . .

Halaman 60

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA OLI MESIN Ichsan iskandar **MEMERIKSA OLI MESIN** 1. Tempatkan Motor pada temp at datar **CATATAN** _ Pastikan sepeda motor pada posisi tegak. 2. Hidupkan mesin beberapa saat dan selan- jutnya matikan mesin. 3. Lepas: • batang pemeriksa oli. 1 4. Periksa: • ketinggian oli mesin. Ketinggian oli mesin harus berada diantara batas minimum a dan tanda batas mak- simum b. jika berada di bawah batas minimum, tam- bahkan oli dengan oli yang disarankan. **Oli yang disarankan** **YAMALUBE SAE 20W40 tIpe SE** **atau yang setingkat.** ## ## PERHATIAN _ **Jangan sampai material lain ikut terbawa** **masuk kedalam crankcase.** **CATATAN:** _ Sebelum memeriksa ketinggian oli mesin, biar- kan beberapa saat agar oli mengendap. 5. Hidupkan mesin beberapa saat, dan selan- jutnya matikan mesin. 6. Periksa kembali ketinggian oli mesin.

Halaman 61

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENGGANTI OLI MESIN 1 **MENGGANTI OLI MESIN** 1. Hidupkan mesin beberapa saat, dan selan- jutnya matikan mesin. 2. Tempatkan nampan dibawah mesin un- tuk tampungan oli bekas. 3. Buka: • cap filler oli 1 • baut penguras oli 2 (dengan gasket) 4. Kuras: • oli mesin (keseluruhan dari dalam crankcase) 5. Periksa: • gasket baut oli mesin. Rusak → Ganti 6. Pasang: • baut penguras oli mesin. (dengan gasket) 7. Isi: • oli ke dalam crankcase (dengan kapasitas dan tipe oli yang sesuai dengan yang disarankan) **20 Nm (2.0 m · kg)** T R . . **Kapasitas Oli:** **Total keseluruhan** **1.0 Liter** **Penggantian berkala** **0.8 Liter** 8. Pasang: • cap oli filler. 9. Hidupkan mesin beberapa saat, selanjutnya matikan mesin. 10.Periksa: • mesin: (dari kebocoran oli jika ada) 11.Periksa: • ketinggian oli mesin. Lihat bagian "MEMERIKSA OLI MESIN".

Halaman 62

## ## MEMERIKSA SISTIM / ## ## SARINGAN UDARA 1 Ichsan Iskandar ** SARINGAN UDARA** 1. Buka: • panel tengah. • cowling depan (kanan dan kiri) lihat bagian "MELEPAS COWLING DE- DEPAN". 2. Buka: • penutup saringan udara 1 • saringan udara 2 2 1 ## ## CHK ## ## ADJ **MEMERIKSA SISTIM ** 1. Periksa: • Mur pipa knalpot 1 Kendor/rusak → Kencangkan/ganti **7 Nm (0.7 m · kg)** T R . . • gasket pipa knalpot. terdapat kebocoran → Kencangkan/ganti. 2. Periksa: • baut joint pipa knalpot 1 Kendor/rusak → Kencangkan/ganti **12 Nm (1.2 m · kg)** T R . . 3. Bersihkan: • Saringan udara. Semprot dengan udara bertekanan dari- dalam keluar. 4. Periksa: • Saringan udara Rusak → Ganti.

Halaman 63

## ## SARINGAN UDARA/ ## ## MENEYETEL SISTIM KERJA KOPLING ## ## CHK ## ## ADJ 5. Pasang: • saringan udara • penutup saringan udara. ## ## PERHATIAN _ **Jangan sekali-kali menghidupkan mesin tanpa** **memasang saringan udara, karena akan** **mempercepat keausan suku cadang mesin** **dan dapat merusak mesin.** **Mengoperasikan sepeda motor tanpa saringan** **udara berpengaruh pada penyetelan Karbu-** **rator, sehingga performa mesin berkurang** **dan dapat terjadi .** **CATATAN:** _ Pada saat memasang penutup saringan udara pada rumah saringan, pastikan permukaan sambungan terpasang dengan sempurna. 6. Pasang: • cowling depan (kanan dan kiri) • panel tengah Lihat bagian "MEMASANG COWLING DEPAN". **MENYETEL SISTIM KERJA** **KOPLING.** 1. Setel: • sistim pembebas kopling. MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Kendorkan mur pengunci 1. b. Putar kedalam baut penyetel 2 secara pe- nuh selanjutnya putar keluar sesuai dengan spesifikasi penyetelan. **Spesifikasi penyetelan :** **1/8 putaran keluar.** c. Kencangkan Mur pengunci. **8 Nm (0.8 m · kg)** T R . . **CATATAN:** Tahan putaran baut penyetel, dan kencangkan Mur penyetel LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 64

## ## CHK ## ## ADJ **MEMERIKSA JOINT DAN MANIFOLD PEMASUKAN** **MEMERIKSA BAHAN BAKAR DAN SELANG VACUUM** 2 1 2 1 **MEMERIKSA JOINT DAN** **MANIFOLD PEMASUKAN** 1. Buka: • cowling depan (kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN" 2. Periksa: • joint karburator 1 • manifold pemasukan 2 Retak/rusak/bocor → Ganti. Lihat bagian "" 3. Pasang: • Cowling depan (kanan) Lihat bagian " COWLING DEPAN". **MEMERIKSA BAHAN BAKAR DAN SELANG-** **VACUUM.** Ikuti prosedur pemeriksaan bahan bakar dan selang vacuum dibawah ini " 1. Buka: • cowling depan (kiri) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN”. 2. Periksa: • selang vacuum kran bensin 1 • selang bensin 2 retak/bocor → Ganti. Sambungan kendor → perbaiki. 3. Pasang: • cowling depan (kiri) Lihat bagian " COWLING- DEPAN"

Halaman 65

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA SELANG MESIN 1 **MEMERIKSA SELANG ** **MESIN.** 1. Buka: • cowling depan (kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DE- PAN" • panel samping (kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING BE- LAKANG" 2. Periksa: • selang pernafasan mesin. 1 Ratak/bocor ----> Ganti. Sambungan kendor → Perbaiki. ## ## PERHATIAN _ **Pastikan jalur selang pernafasan pada po-** **sisi yang benar.** 3. Pasang: • panel samping (kanan) Lihat bagian " COWLING BELAKANG" • Cowling depan (kanan) Lihat bagian " COWLING DEPAN"

Halaman 66

## ## MEMBUANG UDARA PADA SISTIM REM HYDRAULIC ## ## MENYETEL RANTAI PENGGERAK ## ## CHK ## ## ADJ **CATATAN** _ Kendorkan baut bleeding, hingga tekanan pada tuas rem menghilang dan tuas rem menempel pada throttle grip. h. Kencangkan baut bleeding dan selanjutnya lepaskan tuas rem. i. Ulangi tahap (e) sampai (h) hingga semua gelembung-gelembung udara pada cairan minyak rem keluar dari selang plastik. j. Kencagkan baut bleeding sesuai spesifikasi **Baut Bleeding/Bleed screw** **6 Nm (0.6 m·kg)** T R . . k. Isi reservoir master cylinder dengan minyak rem yang dianjurkan hingga batas maksi- mum. Lihat bagian " PERMUKA AN MINYAK REM" **** _ **Setelah Bleeding udara pada sistim Hydrau-** **lic periksa cara kerja rem.** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL **MENYETEL RANTAI** **CATATAN** _ Memeriksa kekendoran rantai harus pada posi- si titik terkencang pada lingkaran rantai. ## ## PERHATIAN _ **Apabila setelan kekendoran rantai terlalu ke** **cil, akan membebani mesin dan beberapa** **suku cadang lainnya. dan jika rantai terpu-** **tus, akan menimbulkan kecelakaan yang ti-** **dak diharapkan . jaga kekendoran rantai pa-** **da batas standart.**

Halaman 67

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENYETEL RANTAI 1 a b 2 ⚠ 1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar **** _ **Sanggah sepeda motor dengan sempurna** **untuk menghindari bahaya terbalik.** **CATATAN** _ Pasangkan penyanggah dibawah sepeda mo- tor hingga roda belakang terangkat. 2. Putar roda belakang dan dapatkan posisi ti- tik yang terkencang dari rantai penggerak. 3. Periksa: • kekendoran rantai a Diluar spesifikasi → Setel. **Kekendoran rantai :** **10 ~ 20 mm** T R . . 4. Setel: • kekendoran rantai. MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Kendorkan Mur As roda 1. b. Kendorkan Mur pengunci 2. c. Putar Mur penyetel ⚠ ke arah a atau b hingga didapat kekendoran rantai yang sesuai spesifikasi. **Kearah** a **Kekendoran berkurang** **Kearah** b **Kekendoran bertambah** **CATATAN:** _ Untuk menjaga kelurusan roda, putar baut pe- nyetel kanan dan kiri yang seimbang. d. Kencangkan Mur pengunci sesuai standart **Mur pengunci** **7 Nm (0.7 m·kg)** T R . . e. Kencangkan Mur As roda sesuai spesifikasi **Mur As roda** **60 Nm (6.0 m·kg)** T R . . LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 68

## ## MEMERIKSA MINYAK REM/ ## ## MEMERIKSA DAN MENYETEL SISTIM KEMUDI ## ## CHK ## ## ADJ **• Pada saat menambah minyak rem, jangan** **sampai air masuk kedalam reservoir. air** **akan merubah titik didih minyak rem men-** **jadi rendah, dan mudah timbul gelembung-** **gelembung udara.** ## ## PERHATIAN _ **Minyak rem dapat merusak permukaan Cat** **dan Plastik. untuk itu, bersihkan segera** **jika mengenai cat dan plastik.** **CATATAN** _ Untuk menjamin pengecekan yang sempurna, pastikan posisi sepeda motor dan reservoir pada posisi tegak lurus **MEMERIKSA DAN MENYETEL KEMUDI** 1. Tempatkan Motor pada permukaan datar. **** _ **Sanggah sepeda motor dengan benar untuk** **menghindari kemungkinan terbalik.** **CATATAN** _ Tempatkan penyanggah dibawah sepeda motor hingga roda depan terangkat. 2. Periksa: • kemudi/steering head Pegang fork bagian bawah dan goyang- goyangkan kedepan dan kebelakang. Goyang/kendor → Setel kemudi/steering head. 3. Buka: • panel tengah • cowling depan (kanan dan kiri) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DE- PAN".

Halaman 69

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA DAN MENYETEL KEMUDI/STEERING 4 ⚠ 4. Setel: • kemudi/steering head MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Tarik keatas karet penutup 1. b. Kendorkan Mur bagian atas 2. c. Kendorkan Mur bagian bawah ⚠ dan selan jutnya kencangkan mur bagian bawah sesuai spesifikasi dengan steering wrench 4. **CATATAN** _ Pasangkan torque wrench pada kunci kemudi dengan menyudut ke kanan. **Kunci steering** **** **Ring bagian bawah** **30 Nm (3.0 m·kg)** T R . . d. kendorkan mur ring bagian bawah berlawa- nan dengan arah jarum jam 1/4 putaran. e. Tahan mur ring bagian bawah dengan kunci kemudi 5 dan kencangkan mur ring atas 2 dengan steering nut wrench. **** _ **Pengencangan jangan sampai berlebihan** **Ring nut wrench** **** **Ring bagian atas** **75 Nm (7.5 m·kg)** T R . . f. Periksa kelancaran kemudi dengan cara membelok-belokkan kemudi kekanan dan kekiri jika terasa berat dan ada hambatan, buka bracket bawah, dan periksa bearing atas dan bawah. Lihat bagian "KEMUDI" g. Kembalikan posisi penutup karet seperti semula. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 5. Pasang: • cowling depan (kiri dan kanan) • panel tengah Lihat bagian " COWLING DEPAN"

Halaman 70

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA FORK DEPAN **MEMERIKSA FORK DEPAN** 1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar **** _ **Sanggah sepeda motor dengan sempurna** **untuk menghindari kemungkinan terbalik.** 2. Periksa: • inner tube Rusak/Baret → Ganti. • seal oli Ada kebocoran oli → Ganti 3. Sanggah sepeda motor dengan posisi tegak dan tarik rem depan. 4. Periksa: • cara kerja fork depan Tekan kebawah tangkai kemudi beberapa kali dan periksa cara kerja suspensi. Tidak lancar → Perbaiki Lihat bagian "FORK DEPAN"

Halaman 71

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA BAN 2. Periksa: • permukaan ban. Rusak/Aus → Ganti Ban. iiiiti **Minimum kedalaman alur** **0.8 mm** 1 Kedalaman alur ban 2 Dinding samping ⚠ Batas keausan **** _ **• Jangan menggunakan Ban Tubeless de-** **ngan pelek bukan Tubless sangat berba-** **haya dapat mengakibatkan kecelakan dan** **fatal bagi pengendara.** **• Jika menggunakan Ban dalam, pastikan** **Ban dalam terpasang dengan benar.** **• Jika mengganti Ban luar, ganti juga ban** **dalam satu set.** **• Untuk menghindari penyempitan Ban, pas-** **tikan band pelek dan roda dalam terpa-** **sang tepat ditengah alur roda.** **• Tidak dibenarkan menambal ban dalam** **yang bocor, Dalam keadaan darurat hal** **ini bisa saja dilakukan, tapi segera ganti** **dengan ban dalam yang baru jika kesem** **patan pertama didapatkan.** **Roda dengan Ban dalam Ban dengan ban dalam** **Roda tanpa Ban dalam** **Ban dengan ban dalam/** **Ban tanpa ban dalam** **• Setelah dilakukan ujicoba yang intensive** **oleh Yamaha Motor Co Ltd, maka untuk-** **model dan tipe Ban Depan dan Belakang,** **harus sama tipe dan bentuknya dengan** **Ban awalnya. Yamaha tidak memberikan** **jaminan mengenai "handling characteris-** **tics" jika memakai tipe dan bentuk yang** **berbeda dengan yang disarankan oleh** **Yamaha pada model ini.**

Halaman 72

## ## MEMERIKSA BAN/ ## ## MEMERIKSA DAN JARI-JARI ## ## CHK ## ## ADJ **** _ **• Ban baru biasanya mempunyai cengkera-** **man yang kurang terhadap permukaan** **an jalan. untuk itu, dalam pemakaian** **dibawah 100 Km pergunakan dalam kece-** **patan normal.** **• Setelah habis diganti atau diperbaiki dan** **dibuka kencangkan Mur klep udara ban/** **pentil** 1 **sesuai specifikasi.** **CATATAN** _ Untuk Ban dengan tanda arah putaran 1: • Pasang dengan tanda arah panah kearah putaran roda. • Tepatkan tanda marking 2 dengan posisi pentil . **MEMERIKSA DAN JARI-** **JARI.** Ikuti prosedur dibawah ini untuk memeriksa jari-jari. 1. Periksa: • jari-jari 1 Bengkok/Patah → Ganti Kendor → Kencangkan pukul secara perlahan dengan obeng. **CATATAN:** _ Jika jari-jari kencang, bersuara tinggi. dan jika jari-jari kendor,berintonasi sember. 2. Kencangkan: • jari-jari (dengan kunci jari-jari 2) **3 Nm (0.3 m · kg)** T R . . **CATATAN:** _ Pastikan jari-jari cukup kencang, baik sesudah atau sebelum pemakaian awal/break-in.

Halaman 73

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA BAN **MEMERIKSA BAN** Ikuti prosedur dibawah ini untuk pemeriksaan Ban. 1. Periksa: • tekanan Ban Diluar spesifikasi → sesuaikan **** _ **• Pemeriksaan tekanan Ban sebaiknya dila-** **kukan pada saat temperatur udara luar sama** **dengan temperatur bagian dalam.** **• Tekanan Ban dan suspensi harus disesu-** **aikan dengan berat beban (termasuk pe-** **numpang, pengendara, barang bawaan** **dan accessories) dan kecepatan sepeda-** **motor.** **• Pengoperasian sepeda motor melebihi-** **beban maksimum dapat merusakkan ro-** **da dan mengakibatkan kecelakan.** **JANGAN MELEBIHI BEBAN MAKSIMUM.** **Standart Berat** **(dengan oli** **dan bensin** **penuh)** **102 kg** **Beban Mak-** **simum* 110 kg** **Tekanan Ban** **Depan Belakang** **200 kPa** **(2.00 kgf/cm** **2** **)** **225 kPa** **(2.25 kgf/cm** **2** **)** *Beban dihitung dari berat total bawaan, pe- ngendara , pembonceng dan aksesoris. **** _ **Sangat berbahaya mengendarai sepeda mo-** **tor dengan ban rusak. jika telapak Ban me-** **nunjukkan keausan segera ganti.**

Halaman 74

** DAN PELUMASAN KABEL/** **PELUMASAN TUAS REM DAN PEDAL REM** **PELUMASAN STANDART TENGAH DAN STANDART SAMPING** ## ## CHK ## ## ADJ ** DAN PELUMASAN** **KABEL** Ikuti prosedur pemeriksaan dan pelumasan kabel dalam dan kabel luar. **** _ **Rusaknya pembungkus kabel, akan menga-** **kibatkan terganggunya kerja kabel dalam.** **Ganti pembungkus kabel luar dan kabel ba-** **gian dalam satu set.** 1. Periksa: • Pembungkus kabel/ kabel luar Rusak → Ganti. 2. Periksa: • cara kerja kabel gerakan terganggu → Lumasi **Pelumas yang dianjurkan :** **Oli mesin atau pelumas kabel** **CATATAN** _ Arahkan ujung kabel menghadap ke atas, teteskan beberapa tetes oli pada bagian atas lubang pembungkus kabel. Ichsan Iskandar **MELUMASI TUAS REM DAN PEDAL REM** Lumasi pada bagian As dan komponen-kom- ponen yang bergesekan pada tuas dan pedal **Pelumas yang dianjurkan:** **GemukLithium-soap-based** **MELUMASI STANDART SAMPING** Lumasi pada bagian As dan komponen-kompo nen yang bergesekan pada standart samping **Pelumas yang dianjurkan:** **Gemuk Lithium-soap-based** **MELUMASI STANDART TENGAH** Lumasi pada bagian As dan komponen-kompo nen yang bergesekan pada standart tengah **Pelumas yang dianjurkan:** **Gemuk Lithium-soap-based**

Halaman 75

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY ## ## PERHATIAN _ **• Buka Seal penutup Battery** **• Pastikan selang pernafasan Battery** **tidak tersumbat atau tertekuk.** **• Untuk memberikan kemampuan yang mak-** **simal, setrum terlebih dahulu Battery baru** **• Jangan menggunakan amper yang tinggi,** **Arus amper yang tinggi pada Battery** **akan mengakibatkan kerusakan pada Plat** **Battery dan panas yang berlebihan.** **• Jika memungkinkan setrum dengan arus** **dan amper standart . hati-hati jangan sam-** **pai terjadi "over charge"** **• Pada saat menyetrum Battery, sebaiknya** **lepaskan Battery dari sepeda motor. (ji-** **ka penyetruman dilakukan dengan Battery** **terpasang pada sepeda motor, lepaskan** **kabel negative Battery dari dari terminal** **Battery)** **•** **Untuk mengurangi timbulnya loncatan api,** **jangan menghidupkan Battery charger** **sebelum kabel Battery terpasang pada** **battery.** **• Sebelum melepas kabel Battery Charger** **dari terminal Battery, matikan terlebih da-** **dahulu Battery Charger.** **• Pastikan penjepit yang terdapat pada ka-** **bel Battery charger terpasang kuat pada** **terminal Battery dan tidak terjadi hubu-** **ngan singkat jika penjepit tidak terhu-** **bung dengan kuat, akan menimbulkan** **panas dan loncatan api.** **• Jika pada saat proses penyetruman tim-** **bul panas pada Battery, matikan semen-** **tara Battery charger untuk pendinginan** **battery sebelum dilakukan penyetruman** **kembali.** **CATATAN:** _ Ganti Battery jika: • Voltase Battery tidak ada peningkatan atau tidak ada gelembung pada saat penyetruman. • Terjadi sulfatasi pada satu sel atau lebih yang ditandai dengan perubahan warna pada plat Battery menjadi putih dan terdapat bubuk - putih pada bagian bawah sel Battery. • peningkatan berat jenis air Battery mema- kan waktu lama. hal ini menunjukkan per- bedaan daya penyetruman antar sel.

Halaman 76

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY GANTI GAMBAR 1 **GANTI GAMBAR** 1 • permukaan plat Battery melengkung dan plat insulators rusak. 7. Periksa: • selang pernafasan Battery Tersumbat → Bersihkan Rusak → Ganti 8. Pasang: • battery 9. Pasang: • selang pernafasan Battery 1 ## ## PERHATIAN _ **• Saat memeriksa Battery, pastikan selang** **pernafasan pada jalur yang benar. jika arah** **rah selang pernafasan pada arah yang me-** **nyebabkan cairan aki atau gas bertemu de-** **ngan rangka, akan menyebabkan kerusa-** **kan pada rangka dan sepeda motor akan** **cepat rusak.** **• Pastikan ujung selang pernafasan Battery** **pada posisi yang benar tidak menyentuh** **rantai dan lengan ayun.** 10.Periksa: • terminal battery Kotor → bersihkan dengan sikat kawat Sambungan kendor → perbaiki 11.Pasang: • kabel Battery (pada terminal battery) ## ## PERHATIAN _ **Pertama sambungkan kabel positive** 1 **,** **dan selanjutnya kabel negative** 2 **.** 12.Lumasi: • terminal battery **Pelumas yang disarankan:** **Dielectric grease** 13.Pasang: • band pengikat battery

Halaman 77

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MEMERIKSA SEKRING **GANTI GAMBAR** **MEMERIKSA SEKRING** ## ## PERHATIAN _ **Untuk menghindari adanya hubungan singkat** **(** **kortsluiting) putar kunci kontak pada posisi** **"OFF" sebelum mengganti sekring.** 1. Buka: • tempat duduk Lihat bagian "MELEPAS BATTERY" • rumah sekring 1 2. Periksa: • sekring MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Sambungkan "Pocket tester" pada sekring dan periksa penyambungannya. **CATATAN:** _ Setel "Pocket tester" pada posisi “Ω × 1”. **Pocket tester** **** b. bila tidak ada hubungan “ ∞”, ganti sekring LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 3. Ganti: • sekring yang putus **** _ **Jangan menggunakan sekring dengan Am-** **per yang lebih tinggi dari spesifikasi.** **menggunakan sekring dengan amper yang** **lebih tinggi, akan merusakkan sistim ke-** **listrikan misalnya lampu dan sistim penga-** **pian dan yang lebih fatal lagi dapat terjadi** **kebakaran.** 4. Pasang: • rumah sekring

Halaman 78

## ## CHK ## ## ADJ ## ## MENYETEL ARAH SINAR LAMPU **MENYETEL ARAH SINAR LAMPU** 1. Setel: • arah sinar (keatas) MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. kendorkan baut 1. b. Geser bagian bawah lampu depan kedepan a atau kebelakang b. **geser ke arah** a **arah sinar lampu** **menjauh** **geser ke arah** b **arah sinar lampu** **mendekat** c. kencangkan baut 1. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 79

⚠ 4 2 ## ## ENG ## ## MELEPAS MESIN ## ## MESIN ## ## MELEPAS MESIN **CATATAN** _ Untuk membuka komponen dibawah ini, tidak perlu menurunkan mesin • Cylinder head • Cylinder • Piston • Clutch • Kickstarter • Shift shaft • Pompa Oli/Oil pump • Generator • Starter clutch 1. Lepas: • cowling depan (kiri dan kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN" • panel samping (kiri dan kanan) • cowling belakang (kanan dan kiri) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN" • gear sprocket Lihat bagian "RANTAI PENGGERAK DAN SPROCKET" **OLI MESIN** 1. Kuras: • Oli mesin (keseluruhan dari dalam crankcase) Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN" **** 1. Lepas: • unit karburator Lihat bagian "" **KNALPOT DAN PIPA ** 1. Lepas: • baut knalpot bawah 2 • baut knalpot atas ⚠ • washers • knalpot 4

Halaman 80

2 1 1 1 2 1 2 1 ## ## ENG ## ## MELEPAS MESIN 2. Lepas: • mur pipa knalpot 1 • pipa pembuangan 2 **PIJAKAN KAKI DAN PELINDUNG MESIN** 1. Lepas: • baut pijakan kaki 1 • pijakan kaki 2. Buka: • baut pengaman motor starter 1 • pengaman motor starter 2 3. Lepas: • baut pipa air induction system 1 • pipa air induction system 2 **PEDAL REM** 1. Lepas: • per switch lampu rem belakang • per pedal rem • circlip • pedal rem 1

Halaman 81

1 2 **BRACKET COWLING DEPAN** • Baut bracket cowling depan 1 • bracket cowling depan 2 1 2 GANTI GAMBAR 2 1 3. Buka: • selang vacuum air induction system 1 • selang vacuum kran bensin 2 1 2 ## ## ENG ## ## MELEPAS MESIN **PEDAL PEMINDAH GIGI** • baut pedal pemindah gigi 1 • pedal pemindah2 **KAWAT, KABEL DAN RUMAH KABEL** 1. Lepas: • kabel negative battery 1 2. Buka: • Cap busi 1 • selang air induction system (air cut-off valve assembly ke cylinder head) 2

Halaman 82

4. Lepas: • selang pernafasan mesin 1 1 ⚠ 2 1 6. Lepaskan: • coupler kabel motor starter 1 1 2 1 ⚠ ## ## ENG ## ## MELEPAS MESIN 5. Lepaskan: • coupler stator coil 1 • coupler pickup coil 2 • coupler posisi gear ⚠ ** MESIN** 1. Lepas: • Mur pengikat mesin belakang-atas • washer • Mur pengikat mesin depan • washer • Mur pengikat mesin belakang-bawah • washer • baut pengikat mesin belakang-atas 1 • baut pengikat mesin depan 2 • baut pengikat mesin belakang-bawah ⚠ • unit mesin **** _ **Sanggah sepeda motor dengan sempurna** **untuk menghindari kemungkinan terbalik**

Halaman 83

a 1 b 2 ## ## ENG ## ## MEMASANG MESIN ## ## MEMASANG MESIN **MERAKIT MESIN** **** _ **Sanggah sepeda-motor dengan benar, un-** **t** **uk menghindari kemungkinan terbalik pada** **saat memasang mesin.** 1. Pasang: • unit mesin • baut pengikat mesin belakang-bawah • baut pengikat mesin depan • baut pengikat mesin belakang-atas • washer • baut pengikat mesin belakang-bawah **34 Nm (3.4 m · kg)** T R . . • washer • Mur pengikat depan • washer • mur pengikat belakang-atas **34 Nm (3.4 m · kg)** T R . . **34 Nm (3.4 m · kg)** T R . . **KAWAT,KABEL DAN RUMAH KABEL** 1. sambung: • coupler kabel motor starter • coupler kabel motor starter • coupler pickup coil • coupler stator coil • kabel negative battery 2. Pasang: • selang pernafasan mesin • selang vacuum kran bensin • selang vacuum air induction system • selang air induction system (air cut-off valve assembly ke cylinder head) • cap busi/spark plug cap **COWLING DEPAN** • bracket cowling depan • baut bracket cowling depan **7 Nm (0.7 m · kg)** T R . . **PEDAL PEMINDAH GIGI/SHIFT PEDAL** • Pedal pemindah gigi 1 • baut pedal 2 **18 Nm (1.8 m · kg)** T R . . **CATATAN** Tepatkan tanda titik a pada pedal pemindah dengan titik b pada as pemindah gigi.

Halaman 84

## ## MEMASANG MESIN 1 ## ## ENG **PEDAL REM** 1. Pasang: • pedal rem • circlip • per pedal rem • per switch rem belakang Baru **PIJAKAN KAKI DAN PENGAMAN MESIN** 1. Pasang: • pengaman motor starter • baut pengaman motor starter **23 Nm (2.3 m · kg)** T R . . **CATATAN** Lumasi cairan pengunci pada baut pengikat pengaman mesin 1. **Yamaha bond No. 1215** **** 2. Pasang: • pijakan kaki • baut pijakan kaki **23 Nm (2.3 m · kg)** T R . . **KNALPOT/MUFFLER** 1. Pasang: • pipa exhaust • mur pipa exhaust 2. Pasang: • knalpot • washers • baut knalpot atas • washer • baut knalpot bawah • mur knalpot • baut joint pipa knalpot **7 Nm (0.7 m · kg)** T R . . **38 Nm (3.8 m · kg)** T R . . **16 Nm (1.6 m · kg)** T R . . **12 Nm (1.2 m · kg)** T R . . **OLI MESIN** 1. Isi: • oli mesin : Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN"

Halaman 85

## ## ENG ## ## MEMASANG MESIN **** 1. Pasang: • unit karburator Lihat bagian "" 2. Setel: • gerak bebas kabel gas • saat lampu rem mulai menyala lihat bagian " GERAK - BEBAS KABEL" dan " SWITCH LAMPU REM BELAKANG" **Gerak bebas kabel gas** **(pada handel gas)** **3 ~ 7 mm**

Halaman 86

## ## ENG ## ## KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ## ## CYLINDER HEAD 1 manifold pemasukan 2 penutup tappet (sisi pemasukan) ⚠ Cylinder head 4 Busi/Spark plug 5 Penutup Tappet (sisi pembuangan) 6 Guide Timing chain (sisi pembuangan) 7 Camshaft sprocket 8 Penutup Camshaft sprocket 9 Pin Dowel 0 Gasket A Tensioner rantai timing

Halaman 87

## ## ENG ## ## KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD 1 3. Buka: • Cap Busi/spark plug cap (1) • Busi/Spark plug (2) 1 2 1 1 ⚠ 2 **MELEPAS CYLINDER HEAD** 1. Buka: • cowling depan (kanan dan kiri) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN" • unit karburator Lihat bagian "" • pipa exhaust Lihat bagian "MELEPAS MESIN". 2. Lepas: • baut manifold pemasukan • manifold pemasukan AIS 1 (dengan "O"-ring) 4. Buka: • penutup tappet (sisi pemasukan) 1 • penutup tappet (sisi pembuangan)2 • baut penutup camshaft sprocket • penutup camshaft sprocket ⚠ (dengan O-ring)

Halaman 88

## ## ENG ## ## KEPALAL CYLINDER/CYLINDER HEAD c d **CATATAN** Tahan putaran mesin dengan kunci Sok 2 dan kendorkan baut camshaft sprocket 2 1 1 1 ⚠ 2 6. Tepatkan: • tepatkan tanda "I" a pada rotor generator (dengan tanda/nok b pada crank case) MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Putar Crankcase berlawanan arah jarum jam b. Pada saat Piston mencapai TMA, pada saat langkah Kompresi, tepatkan tanda “I” pada camshaft sprocket dengan tanda/nok/ pointer d pada cylinder head. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 7. Kendorkan: • baut camshaft sprocket 1 8. Buka: • baut cap timing chain tensioner • baut timing chain tensioner • timing chain tensioner 1 • gasket 9. Buka: • baut camshaft sprocket 1 • camshaft sprocket 2 • rantai timing ⚠ **CATATAN** Untuk mencegah agar rantai timing tidak jatuh ke crankcase, ikat rantai dengan kawat.

Halaman 89

## ## ENG ## ## KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD 6 2 4 ⚠ 5 1 1 2 ⚠ 10.Buka: • baut cylinder head • mur cylinder head • cylinder head **CATATAN:** _ • Kendorkan Mur Cylinder Head dengan pola silang seperti pada gambar. • Kendorkan semua Baut dengan 1/4 putaran, sebelum melepas semua baut. selanjutnya lepaskan Cylinder Head. 11.Lepas: • pin dowel 1 • gasket 2 • guide timing chain (sisi pembuangan) ⚠ **MEMERIKSA CYLINDER HEAD** 1. Bersihkan: • endapan Carbon pada cylinder head (dengan skrap tumpul) **CATATAN** _ Jangan menggunakan benda tajam akan meru- sak permukaan ruang bakar. • ulir dudukan Busi • dudukan Klep 2. Periksa: • cylinder head Rusak/baret → Ganti.

Halaman 90

## ## ENG ## ## KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD 3. Ukur: • kelurusan permukaan cylinder head Diluar spesifikasi → ratakan permukaan cylinder head. **Kebengkokan Max cylinder head** **0.03 mm** MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Pasangkan penggaris 1 dan thickness gauge 2 dengan posisi silang. b. Ukur kebengkokan. c. jika mendekati batas kebengkokan maksi- mum, ratakan kembali. d. Letakkan amplas basah, ukuran 400 -600 dan ratakan permukaan cylinder head, de- ngan menggunakan gerakan angka delapan. **CATATAN** _ Untuk menghasilkan permukaan yang rata, pu- tar posisi kepala cylinder beberapa kali. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL **MEMERIKSA GUIDE TIMING CHAIN** 1. Periksa: • guide timing chain (sisi pembuangan) Rusak/Aus → Ganti.

Halaman 91

## ## ENG ## ## KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD **GANTI GAMBAR** 2 New ⚠ 1 Ichsan Iskandar **MEMERIKSA TIMING CHAIN** **TENSIONER** 1. Periksa: • timing chain tensioner Retak/Macet → Ganti MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Tekan secara perlahan batang penekan de- ngan jari, dan putar bagian dalam tensioner searah jarum jam dengan obeng kecil 1. b. Lepas secara perlahan obeng kecil, maka batang penekan akan keluar kembali. c. Pastikan batang penekan timing chain ten- sioner keluar kembali secara perlahan dari rumahnya. jika terasa tidak lancar, atau tidak keluar ganti timing chain tensioner. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 2. Periksa: • baut cap • cam penyearah • batang timing chain tensioner Rusak/Aus → Ganti **MEMASANG CYLINDER HEAD** 1. Pasang:: • guide timing chain (sisi pembuangan) 1 • pin dowel 2 • gasket ⚠ Baru 2. Pasang: • cylinder head • mur cylinder head • baut cylinder head **CATATAN:** _ Tepatkan timing chain pada posisi yang benar pada tempatnya.

Halaman 92

## ## ENG ## ## KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD 1 5 ⚠ 4 2 6 1 c e d 2 3. Kencangkan: • Mur cylinder head • Baut cylinder head **22 Nm (2.2 m · kg)** T R . . **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** _ • Lumasi Baut dan Mur Cylinder Head dengan- oli mesin. • Kencangkan Mur dan Baut Cylinder Head dengan pola silang, dan kencangkan dengan dua kali pengencangan 4. Pasang: • camshaft sprocket 1 • timing chain 2 MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Putar poros engkol searah jarum jam b. Tepatkan tanda"I" a pada generator rotor dengan nok b yang terdapat pada crank- case. c. Tepatkan tanda garis"I" c pada camshaft sprocket dengan "nok" d yang terdapat pada cylinder head. d. Pasang rantai timing pada sprocket cam- shaft, dan pasang sprocket camshaft pada camshaft. **CATATAN** • Pada saat memasang Sprocket Camshaft, pastikan rantai pada sisi pembuangan pada posisi cukup kencang. • Tepatkan tonjolan e pada sprocket masuk- kedalam alur pada camshaft. ## ## PERHATIAN **Jangan memutar poros engkol, pada saat** **memasang camshaft. untuk menghindari** **kerusakan dan perubahan "valve timing".** e. Untuk memegang sprocket, kencangkan sementara baut sprocket camshaft f. Lepaskan kawat pengikat rantai timing. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 93

## ## ENG ## ## KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD GANTI GAMBAR 1 2 5. Pasang: • timing chain tensioner MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Dengan menekan batang penekan tensio- ner dengan tangan, putar penyetel kearah kanan dengan obeng 1 hingga mengunci. **CATATAN** Pastikan posisi penyetel dalam kondisi mengun- ci. b. Pasang gasket pada timing chain tensioner 2 pada cylinder. **** **Selalu pergunakan gasket baru** **Baut Timing chain tensioner :** **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . c. Putar penyetel pada tensioner kearah kiri, dengan obeng kecil 1, pastikan penyetel telah terlepas dan pasangkan baut Cap kencangkan sesuai specifikasi **Baut Cap** **8 Nm (0.8 m · kg)** T R . . LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 6. Kencangkan: • Baut sprocket camshaft **20 Nm (2.0 m · kg)** T R . . ## ## PERHATIAN **Pastikan Baut Sprocket Camshaft terkun-** **ci sesuai dengan spesifikasi. untuk meng-** **hindari jika baut terlepas akan merusakkan** **mesin.** 7. Putar: • poros engkol/crankshaft (beberapa kali searah jarum jam)

Halaman 94

## ## ENG ## ## KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD c d 8. Periksa: • “I” tanda penyesuai a Tepatkan tanda “I” pada generator rotor dengan tanda "nok" b yang terdapat pada crankcase. • “I” tanda penyesuai c Tepatkan tanda “I” pada camshaft sprocket dengan segitiga d yang terdapat pada - cylinder head. Tidak tepat → sesuaikan Lihat bagian tahap pemasangan 9. Ukur: • kelonggaran klep/valve clearance Tidak sesuai → Setel lihat bagian "MENYETEL KLEP" 10.Pasang; • baut penutup camshaft sprocket • penutup camshaft sprocket **7 Nm (0.7 m · kg)** T R . . 11.Pasang: • penutup tappet (sisi pembuangan) • penutup tappet (sisi pemasukan) **18 Nm (1.8 m · kg)** T R . . 12.Pasang: • Busi/spark plug 13.Pasang: • baut manifold pemasukan. • manifold masuk 14.Sambungkan: • baut pipa air induction system • pipa air induction system **12.5 Nm (1.25 m · kg)** T R . . **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . .

Halaman 95

## ## CAMSHAFT 1 Mur pengunci/Locknut 2 Baut penyetel/Adjusting screw ⚠ Rocker arm 4 As Rocker arm 5 Camshaft 6 Camshaft retainer ## ## ENG ## ## CAMSHAFT

Halaman 96

## ## ENG ## ## CAMSHAFT **MELEPAS ROCKER ARMS DAN** **CAMSHAFT** **CATATAN** _ Untuk mempermudah melepas Rocker Arm- dan Camshaft, lepas cylinder head. 1. Kendorkan: • Mur pengunci 1 • baut penyetel 2 2. Buka: • camshaft retainer 1 3. Lepas: • camshaft 1 **CATATAN** _ Masukkan Baut 8 mm 2 pada ulir ujung Cam- shaft dan tarik keluar Camshaft. 4. Lepas: • As rocker arm • rocker arms **CATATAN** _ Buka As rocker arm dengan baut slide- hammer 1 dan pemberat/ weight 2. **Baut Slide hammer** **** **Pemberat/Weight** ****

Halaman 97

## ## ENG ## ## CAMSHAFT **MEMERIKSA CAMSHAFT** 1. Periksa: • permukaan camshaft Berwarna Biru terbakar/Aus/Mengecil → Ganti camshaft. 2. Ukur: • ukuran camshaft a dan b Diluar spesifikasi → Ganti- camshaft. **Ukuran bentuk Camshaft (limit)** **Pemasukan:** a **25.745 mm** b **21.015 mm** **Pembuangan:** a **25.749 mm** b **20.924 mm** 3. Periksa: • lubang aliran oli pada camshaft Tersumbat → Tiup dengan udara bertekanan. **MEMERIKSA ROCKER ARMS DAN** **AS ROCKER ARM** Ikuti prosedur dibawah ini untuk memeriksa rocker arms dan As rocker arm 1. Periksa: • rocker arm Rusak/Aus → Ganti

Halaman 98

## ## ENG ## ## CAMSHAFT 2. Periksa: • As rocker arm Berwarna biru/Aus/berbintik-bintik retak → Ganti dan periksa sistim pelumasan. 3. Ukur: • diameter dalam rocker arm Diluar spesifikasi → Ganti. **Diameter dalam Rocker arm** **10.000 ~ 10.015 mm** **<Limit>: 10.030 mm** 4. Ukur: • diameter luar As rocker arm Diluar spesifikasi → Ganti. **Diameter luar As Rocker arm :** **9.981 ~ 9.991 mm** **<Limit>: 9.950 mm** 5. Perhitungan: • kelonggaran rocker-arm-ke-As rocker-arm **NOTE:** _ Perhitungan kelonggaran, dengan mengurangi diameter dalam rocker arm dikurangi diameter- luar As rocker arm. Lebih dari 0.08 mm → Ganti rocker arm dan As rocker arm. **Kelonggaran Rocker-arm-ke-As** **Rocker arm :** **0.009 ~ 0.034 mm** **<Limit>: 0.080 mm**

Halaman 99

## ## ENG ## ## CAMSHAFT **MEMERIKSA SPROCKET CAMSHAFT** 1. Periksa: • sprocket camshaft Aus lebih dari 1/4 pitch (a) ----> ganti sprocketcamshaft dan Rantai Timing set. a 1/4 gear b Normal/Baik 1 Rantai Timing 2 Sprocket Camshaft **MEMERIKSA PENUTUP TAPPET DAN** **PENUTUP CAMSHAFT SPROCKET** 1. Periksa: • penutup tappet • penutup camshaft sprocket Rusak/Aus → Ganti bagian yang rusak **MEMASANG CAMSHAFT DAN ROCKER** **ARMS** 1. Lumasi: • jalur oli camshaft **Oli yang disarankan :** **Oli Mesin** 2. Lumasi: • permukaan dalam rocker arm • jalur oli camshaft **Pelumas yang disarankan :** **Gemuk Molybdenum disulfide** 3. Pasang: • camshaft retainer 1 • baut camshaft retainer **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** • beri cairan pengikat (LOCTITE®) pada ulir baut camshaft retainer. • Pasang camshaft retainer dengan ujung- bengkokan menghadap kedalam.

Halaman 100

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP ## ## KLEP DAN PER KLEP 1 Valve cotter 2 Tutup per atas ⚠ Dudukan Per 4 Valve stem seal 5 Dudukan Per bawah 6 Klep pemasukan 7 Klep pembuangan

Halaman 101

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP **MELEPAS KLEP** **CATATAN** _ Untuk mempermudah melepas Klep, lepas Cylinder head, camshaft dan rocker arms. Ikuti prosedur melepas Klep dan komponen yang berhubungan dengan klep. **CATATAN** _ Sebelum melepas bagian dalam dari Cylinder head (al. Klep, Per Klep, dudukan Klep) pasti- kan Klep dalam kondisi rapat/ baik. 1. Periksa: • kerapatan klep Terdapat kebocoran pada Klep ---> Periksa permukaan klep, dudukan klep,dan lebar du- dukan Lihat "MEMERIKSA DUDUKAN KLEP" MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Masukkan cairan a pada bagian lubang pem- buangan dan lubang pemasukan. b. Periksa kebocoran dudukan Klep. **CATATAN** _ Harus tidak ada kebocoran pada dudukan Klep 1. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 102

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP 2. Buka: • valve cotters 1 **CATATAN** _ Lepas valve cotters dengan menekan per klep menggunakan alat valve spring compressor 2. **Valve spring compressor** **** 3. Buka: • dudukan per atas 1 • per klep 2 • seal valve stem ⚠ • dudukan per bawah 4 • klep 5 **CATATAN** _ Buka dengan hati-hati dan hafalkan posisi awal untuk mempermudah pemasangan kembali **MEMERIKSA KLEP DAN GUIDE KLEP** Ikuti prosedur memeriksa Klep dan Guide- klep dibawah ini: 1. Ukur: • valve-stem-to-valve-guide clearance **Kelonggaran batang Klep ke Guide Klep =** **Diameter dalam Guide klep** a **–** **Diameter batang klep** b Diluar spesifikasi → Ganti Guide Klep **Kelonggaran Batang Klep ke-** **Guide Klep.** **Pemasukan:** **0.010 ~ 0.037 mm** **<Limit>: 0.08 mm** **Pembuangan:** **0.025 ~ 0.052 mm** **<Limit>: 0.10 mm**

Halaman 103

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP 2. Ganti: • Guide Klep **CATATAN:** _ Untuk mempermudah membuka dan mema- sang dan menjaga pengepresan guide klep, pa- naskan Cylinder head dengan oven 100°C. MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Lepas guide klep dengan alat valve guide- remover 1. b. Pasang guide klep dengan valve guide- installer 2 dan alat valve guide remover 1. c. Setelah memasang guide klep, reamer guide klep dengan valve guide reamer ⚠ untuk menjamin kelonggaran guide klep. **CATATAN** _ Sehabis mengganti guide klep, skir dudukan klep. **Valve guide remover (4.5 mm)** **** **Valve guide installer (4.5 mm)** **** **Valve guide reamer (4.5 mm)** **** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 3. Bersihkan: • endapan carbon (dari permukaan klep dan dudukan klep) 4. Periksa: • permukaan klep Berlubang/Aus → Gerinda permukaan klep. • ujung batang klep Permukaan ujung batang klep mengem- bang → Ganti Klep. 5. Ukur: • ketebalan klep a Diluar spesifikasi → Ganti Klep. **Ketebalan Klep :** **Masuk: 0.5 ~ 0.9 mm** **Buang: 0.8 ~ 1.2 mm**

Halaman 104

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP 6. Ukur: • kebengkokan batang klep Diluar spesifikasi → Ganti batang klep **CATATAN** _ • Jika mengganti Klep baru, selalu ganti guide klep. • jika mengganti atau membuka batang klep ganti valve stem seal dengan yang baru. **Batas kebengkokan batang klep:** **0.01 mm** **MEMERIKSA DUDUKAN KLEP** Ikuti prosedur dibawah ini jika memeriksa klep dan dudukan klep 1. Bersihkan: • endapan carbon (dari permukaan klep dan dudukan klep) 2. Periksa: • dudukan klep Berlubang/Aus → Ganti cylinder head. 3. Ukur: • Lebar dudukan klep a Diluar spesifikasi → Ganti cylinder head **Lebar dudukan klep:** **Masuk: 0.9 ~ 1.1 mm** **Buang: 0.9 ~ 1.1 mm** **<Limit>: 1.6 mm** MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Lumasi Mechanic’s blueing dye (Dykem) b pada permukaan klep. b. Pasang klep pada cylinder head c. Tekan klep pada guide klep dan pada dudu- kan klep hingga membentuk pola yang ter- lihat jelas. d. Ukur lebar dudukan Klep

Halaman 105

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP **CATATAN** _ Jika dudukann klep dan permukaan klep terli- hat rata saling bersentuhan, bersihkan blueing dykem. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 4. Skir: • permukaan klep • dudukan klep **CATATAN** _ Setelah mengganti Cylinder head atau meng- ganti Klep dan Guide Klep, dudukan klep dan permukaan klep harus di sekir ulang. MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Lumasi compound a pada permukaan - klep. ## ## PERHATIAN _ **Jangan sampai compound masuk diantara** **kelonggaran batang klep/valve stem dan** **guide klep.** b. Lumasi Oli pada batang klep c. Pasangkan Klep pada Cylinder Head d. Putar secara berulang-ulang hingga permu- kaan klep dan dudukan klep rata saling ber- singgungan dan bersihkan compound. **CATATAN** _ Untuk mendapatkan hasil yang baik, angkat a- lat skir sedikit dan hentakkan kedepan dan ke- belakang lakukan berulang-ulang. e. Lumasi compound kembali pada permukaan klep dan ulangi langkah diatas. f. Setelah melakukan langkah pensekiran, b bersihkan serbuk compound . g. Lumasi Mechanic’s blueing dye (Dykem) b pada permukaan klep. h. Pasang Klep pada cylinder head. i. Tekan klep pada guide klep dan dudukan klep, hingga terlihat pola yang jelas pada permukaan klep dan dudukan klep.

Halaman 106

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP j. Ukur lebar dudukan klep c kembali. jika lebar dudukan klep diluar spesifikasi, ulangi langkah diatas. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL **MEMERIKSA PER KLEP** Ikuti prosedur pemeriksaan per klep di bawah ini: 1. Ukur: • panjang bebas per klep a Diluar spesifikasi → Ganti Per klep **Panjang bebas per klep:** **Per pemasukan dan Buang:** **33.75 mm** **<Limit>: 32.05 mm** 2. Ukur: • tekanan per klep a Diluar spesifikasi → Ganti Per Klep b Panjang terpasang **Kekuatan tekan per klep:** **(terpasang)** **per pemasukan dan per buang** **138 ~ 158 N** **(13.8 ~ 15.8 kgf) at 24.2 mm** 3. Ukur: • kebengkokan per klep a Diluar spesifikasi → Ganti per klep **Kebengkokan per klep :** **Per klep masuk dan buang** **1.4 mm**

Halaman 107

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP **MEMASANG KLEP** Ikuti prosedur pemasangan Klep dan kom- ponen penunjang 1. Ratakan: • ujung batang klep (dengan oil stone) 2. Lumasi: • batang klep/valve stem 1 • seal valve stem 2 (dengan oli yang disarankan) **Oli yang dianjurkan :** **Oli mesin** 3. Pasang: • klep/valve 1 • dudukan klep bawah 2 • valve stem seal ⚠ • per klep 4 • dudukan per klep atas 5 (pada cylinder head) **CATATAN** _ Pasang per dengan jarak yang renggang a berada di atas. b jarak yang sempit

Halaman 108

## ## ENG ## ## KLEP DAN PER KLEP 4. Pasang: • valve cotters 1 **CATATAN** _ Pasang valve cotters dengan menggunakan peralatan spesial tool valve spring compressor 2.untuk menekan per. **Valve spring compressor** **** 5. untuk menjamin valve cotters terpasang dengan sempurna, pukul dengan perlahan bagian valve cotter dengan hammer plastik. ## ## PERHATIAN _ **Pukul valve tip dengan lembut agar tidak-** **merusak klep.**

Halaman 109

## ## ENG ## ## CYLINDER DAN PISTON ## ## CYLINDER DAN PISTON 1 Cylinder 2Gasket Cylinder ⚠ Pin Dowel 4 Ring pertama/Top ring 5 2nd ring 6 Oil ring 7 Piston 8 Pin Piston 9 Clip pin Piston

Halaman 110

## ## ENG ## ## CYLINDER DAN PISTON 1 2. Buka: • Pin dowel 1 • gasket 2 2 1 **MELEPAS CYLINDER DAN PISTON** **CATATAN** _ Untuk mempermudah melepas Piston dan Cy- linder lepas cylinder head. 1. Lepas: • cylinder 1 3. Buka: • clip pin piston 1 • pin piston 2 • piston ⚠ ## ## PERHATIAN _ **Jangan menggunakan Hammer untuk me-** **ngeluarkan pin piston.** **CATATAN** _ • Sebelum melapas clip pin piston, tutup lubang crankcase dengan kain lap, untuk menghin- dari jika clip pin piston terlepas dan jatuh ke- dalam crankcase. • Sebelum melepas Pin Piston, haluskan per- mukaan alur clip pin piston yang terdapat pa- da Piston agar Pin piston mudah keluar. jika Pin Piston masih sulit keluar, lepas dengan menggunakan piston pin puller set. 4. Buka: • ring pertama/top ring • ring kedua/2nd ring • ring oli **CATATAN** _ Pada saat melepas Ring Piston, renggangkan ujung ring piston dengan jari, dan sisi yang la- in angkat keatas kepala Piston.

Halaman 111

## ## ENG ## ## CYLINDER DAN PISTON **MEMERIKSA CYLINDER DAN PISTON** 1. Periksa: • dinding piston • dinding cylinder Baret kearah atas → Over size/Rebore atau ganti cylinder, dan ganti Piston dan Piston ring satus set. 2. Ukur: • kelonggaran Piston dan Cylinder MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Ukur Diameter Cylinder “C” dengan cylin- der bore gauge. **CATATAN** _ Ukur Diameter Cylinder “C” secara silang dari sisi ke sisi dan depan -belakang pada tiga po- sisi dari cylinder. Selanjutnya ambil nilai rata- rata dari pengukuran. **Diameter Cylinder “C”** **51.000 ~ 51.015 mm** **Batas ketirusan “T” 0.05 mm** **Keovalan “R”** **0.05 mm** **“C” = maximum D** **1** **~ D** **2** **“T” = maximum D** **1** **atau D** **2** **– maximum** **D** **5** **atau D** **6** **“R” = maximum D** **1** **, D** **⚠** **atau D** **5** **– mini-** **mum D** **2** **, D** **4** **or D** **6** b. jika diluar spesifikasi "Over size"atau ganti cylinder, dan ganti piston dan piston rings satu set. c. Ukur diameter Piston “P” dengan micrometer. a 5 mm dari bagian bawah Piston. **ukuranPiston “P”** **Standard** **50.977 ~ 50.992 mm** d. jika diluar spesifikasi, ganti Piston dan Ring piston satu set . e. Perhitungan kelonggaran Piston ke Cylin- der dengan rumus berikut ini.

Halaman 112

## ## ENG ## ## CYLINDER DAN PISTON **Kelonggaran Piston-ke-cylinder =** **Diameter Cylinder “C” –** **Diameter Piston “P”** **Kelonggaran Piston :** **0.020 ~ 0.025 mm** **<Limit>: 0.15 mm** f. Jika diluar spesifikasi "Over Size" atau gan- ti cylinder, dan ganti piston dan ring piston satu set. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL **MEMERIKSA RING PISTON** 1. Ukur: • kelonggaran samping ring piston Diluar spesifikasi → ganti piston dan ring piston satu set. **CATATAN** _ Sebelum mengukur kelonggaran samping ring piston, bersihkan terlebih dahulu endapan car- bon pada alur ring piston. **Kelonggaran samping ring piston** **Ring pertama/Top ring** **0.03 ~ 0.07 mm** **<Limit>: 0.12 mm** **Ring kedua/2nd ring** **0.02 ~ 0.06 mm** **<Limit>: 0.12 mm** 2. Pasang: • ring piston (pada cylinder) **CATATAN** _ Masukkan ring piston dalam cylinder dengan- menggunakan kepala piston . a 40 mm

Halaman 113

## ## ENG ## ## CYLINDER DAN PISTON 3. Ukur: • celah ujung ring piston. Diluar spesifikasi → Ganti ring piston. **CATATAN** _ Celah ujung ring oli, tidak dapat diukur jika pemakaian oli mengalami peningkatan, ganti ring oli satu set. **Celah ujung ring piston:** **Ring pertama/Top ring** **0.10 ~ 0.25 mm** **<Limit>: 0.4 mm** **Ring kedua/2nd ring** **0.10 ~ 0.25 mm** **<Limit>: 0.4 mm** **Ring Oli** **0.20 ~ 0.70 mm** **MEMERIKSA PIN PISTON** 1. Periksa: • pin piston Berwarna biru terbakar/beralur → Ganti- pin piston dan periksa sistim pelumasan 2. Ukur: • diameter luar pin piston a Diluar spesifikasi → Ganti Pin Piston **Diameter luar pin piston:** **12.996 ~ 13.000 mm** **<Limit>: 12.976 mm** 3. Ukur: • diameter dalam lubang pin (pada piston) b Diluar spesifikasi → Ganti Piston **Diameter dalam lubang pin** **(pada piston)** **13.002 ~ 13.013 mm** **<Limit>: 13.043 mm**

Halaman 114

## ## ENG ## ## CYLINDER DAN PISTON 4. Perhitungan: • diameter dalam lubang pin - diameter pin Diluar spesifikasi → Ganti Piston dan Pin Piston satu set. **Kelonggaran Pin Piston dengan lubang =** **Diameter lubang pin piston** b **–** **Diameter luar pin piston** a **Kelonggaran Pin dengan lubang** **pin piston :** **0.002 ~ 0.017 mm** **<Limit>: 0.067 mm** **MEMASANG PISTON DAN CYLINDER** 1. Pasang; • ring pertama/top ring 1 • ring kedua/2nd ring 2 • expander ring oli ⚠ • rel ring oli bawah 4 • rel ring oli atas 5 **CATATAN** _ Pastikan tulisan pada ring berada di bagian atas. pada saat memasang ring. 2. Pasang: • piston 1 • pin piston 2 • clip pin piston ⚠ Baru **CATATAN** _ • Lumasi Oli pada Pin Piston • Pastikan tanda panah a yang terdapat pada Piston menghadap ke lubang buang pada cylinder. • Sebelum memasang clip pin piston, tutup ter- lebih dahulu lubang pada crankcase untuk menghindari jika clip terjatuh kedalam.

Halaman 115

## ## ENG ## ## CYLINDER DAN PISTON 1 2 New 1 3. Pasang: • gasket 1 • pin dowel 2 4. Lumasi: • piston • ring piston • cylinder (dengan oli yang disarankan) Baru **Oli yang dianjurkan:** **Oli Mesin** 5. Posisi: • sambungan ring piston a Ring pertama/Top ring b Rel bagian bawah ring oli. c Rel bagian atas ring oli. d Ring kedua/2nd ring È arah ke depan 6. Pasang: • cylinder 1 **CATATAN** _ • Tekan ring piston dengan satu tangan, dan pasang cylinder dengan tangan yang lainnya. • Masukkan rantai timing dan guide rantai (si- si buang) pada rongga rantai timing.

Halaman 116

## ## ENG ## ## GENERATOR DAN STARTER CLUTCH ## ## GENERATOR DAN STARTER CLUTCH 1 Gear starter clutch 2 Roller Starter clutch ⚠ Cap per starter clutch 4 Per starter clutch 5 Starter clutch 6 Pasak/Woodruff key 7 Rotor Generator 8 As idle Starter Clutch 9 Idle gear starter clutch A Pickup coil B Stator coil C Gasket D Pin Dowel pin E penutup Crankcase (kiri)

Halaman 117

## ## ENG ## ## GENERATOR DAN STARTER CLUTCH **MELEPAS GENERATOR** 1. Kuras: • Oli Mesin (keseluruhan dari dalam crankcase) Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN" 2. Buka: • cowling depan (kiri) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN" • pedal pemindah gigi • penutup gear depan Lihat bagian "MELEPAS RANTAI DAN SPROCKETS” 3. Lepaskan: • coupler stator coil 1 • coupler pickup coil 2 4. Buka: • penutup crankcase (kiri) 1 • gasket • pin dowel 5.Lepas: • mur rotor generator 1 • washer **CATATAN** _ • Tahan putaran rotor 2 dengan sheave- holder ⚠ , kendorkan Mur rotor generator. • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok/projection pada rotor generator. **Sheave holder** ****

Halaman 118

## ## ENG ## ## GENERATOR DAN STARTER CLUTCH 6. Lepas: • rotor generator 1 (dengan flywheel puller 2) • pasak/woodruff key **Flywheel puller** **** **MELEPAS STARTER CLUTCH** 1. Lepas: • As starter clutch idle gear 1 • idle gear starter clutch 2 • gear starter clutch ⚠ • washer 2. Lepas: • roller starter clutch 1 • cap per starter clutch • per starter clutch 3. Buka: • baut starter clutch • starter clutch 1 **CATATAN** _ • Tahan rotor generator 2 dengan sheave- holder, buka baut starter clutch • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok/projection pada rotor generator . **Sheave holder** ****

Halaman 119

## ## ENG ## ## 6. Buka • circlip 1 • penutup per kickstarter 2 • Per kickstarter ⚠ • Guide Per kickstarter 4 • Clip ratchet gear starter 5 • circlip 6 • ratchet gear kickstarter 7 • circlip 8 • shim 9 • wave washer 0 • Gear kickstarter A • As kickstarter B **MEMERIKSA ** 1. Periksa: • ratchet gear kickstarter 1 • Gear kickstarter 2 Rusak/Aus → Ganti 2. Periksa: • per kickstarter Rusak/Aus → Ganti 3. Ukur: • kekuatan kickstarter ratchet gear (dengan spring gauge) Diluar spesifikasi → Ganti kickstarter- ratchet gear clip. **Kekuatan Kickstarter ratchet** **0.98 ~ 1.38 kg**

Halaman 120

## ## ENG ## ## GENERATOR DAN STARTER CLUTCH **MEMERIKSA STARTER CLUTCH** 1. Periksa; • roller starter clutch 1 Rusak/Aus → Ganti 2. Periksa: • idle gear starter clutch 1 • gear starter clutch 2 Aus/rusak → Ganti 3. Periksa: • permukaan kontak gear starter clutch a Rusak/Aus/baret → Ganti starter clutch gear. 4. Periksa: • cara kerja starter clutch MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Pasang starter clutch gear 1 pada bagian starter clutch dan pegang starter clutch. b. Jika starter clutch gear diputar searah jarum jam È, starter clutch dan starter clutch gear harus mengkopel jika tidak, starter clutch dalam kondisi rusak dan harus digan ti. c. Dan jika starter clutch gear diputar berla- wanan dengan arah jarum jam É, putaran harus terbebas jika tidak, starter clutch ru- sak dan harus diganti LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 121

## ## ENG ## ## GENERATOR DAN STARTER CLUTCH **MEMASANG STARTER CLUTCH** 1. Pasang: • starter clutch 1 **14 Nm (1.4 m · kg)** T R . . **CATATAN** _ • Pegang rotor generator 2 dengan sheave holder, dan kencangkan baut starter clutch. • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok/projection pada rotor generator . • Kunci baut starter clutch dengan cara me- rusak ujung baut dengan pahat. **Sheave holder** **** **MEMASANG GENERATOR** 1. Pasang: • pasak/woodruff key • rotor generator • Mur rotor generator **CATATAN** _ • Bersihkan as ketirusan pada crankshaft dan hub rotor generator • Pada saat memasang rotor generator pasti- kan pasak/woodruff terpasang dengan be- nar pada alur crankshaft. 2. Kencangkan: • Mur rotor generator 1 **70 Nm (7.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** _ • Tahan rotor generator 2 dengan alat sheave holder ⚠ , dan kencangkan Mur rotor genera- tor. • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok/projection pada rotor generator. **Sheave holder** ****

Halaman 122

## ## ENG ## ## GENERATOR DAN STARTER CLUTCH 3. Lumasi: • perekat/sealant (pada gromet kabel rotor generator) **Yamaha bond No. 1215** **** 4. Pasang: • gasket • tutup crankcase Baru **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . .

Halaman 123

## ## 1 Tuas Kickstarter 2 Penutup Crankcase (kanan) ⚠ Gasket 4 Pin Dowel 5 Penutup Per Kickstarter 6 Per Kickstarter 7 Guide Per Kickstarter ## ## ENG ## ## 8 Clip Kickstarter ratchet gear 9 Gear ratchet Kickstarter 0 Gear Kickstarter A As Kickstarter

Halaman 124

2 1 1 1 ## ## ENG ## ## **MELEPAS ** 1. Kuras: • oli mesin (keseluruhan dari crankcase) Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN" 2. Buka: • cowling depan (kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN" • Knalpot/muffler • Pijakan kaki/footrest • pedal rem Lihat bagian "MELEPAS MESIN" 3. Buka: • Baut tuas kickstarter 1 • Tuas kickstarter 2 4. Buka: • Baut penutup crankcase • penutup crankcase (kanan) 1 • gasket • pin dowel 5. Lepas: • unit as kickstarter 1

Halaman 125

1 2 ## ## ENG ## ## **MEMASANG ** 1. Pasang: • Unit As kickstarter 1 • Clip gear ratchet kickstarter 2 • Per kickstarter ⚠ **CATATAN** _ Putar per kickstarter searah jarum jam dan ma- sukkan ujung per ke lubang a crankcase. 2. Pasang: • penutup crankcase (kanan) 1 • Baut penutup crankcase **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** _ Lumasi lem/sealant pada baut penutup crank- case 2. **Yamaha bond No. 1215** **** 3. Pasang: • Tuas kickstarter 1 • Baut tuas kickstarter **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . .

Halaman 126

## ## KOPLING 1 Mur Bos Kopling 2 Bos Kopling ⚠ Rumah Kopling 4 Batang penekan kopling ## 2 5 Baut plat penekan kopling 6 Plat tekan kopling 7 Kampas kopling 8 Plat kopling ## 1 9 Plat kopling ## 2 0 Batang penekan kopling ## 1 A Mur rumah sepatu kopling B Rumah sepatu kopling C Cage D Boss rumah sepatu kopling ## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH E Sepatu kopling F Lengan pelepas kopling G Baut penyetel kopling

Halaman 127

1 ## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH **MELEPAS KOPLING** 1. Kuras: • Oli mesin (keseluruhan dari crankcase) Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN" 2. Lepas: • Cowling depan (kanan) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN" • Knalpot • Pijakan kaki • Pedal Rem Lihat bagian "MELEPAS MESIN" • Tuas kickstarter Lihat bagian “”. • penutup crankcase Lihat bagaian “GENERATOR DAN STARTER CLUTCH”. 3. Buka: • lengan pelepas kopling 1 4. Buka: • Baut plat penekan kopling 1 • per kopling • Plat penekan kopling 2 **CATATAN** Kendorkan semua Baut dengan 1/4 putaran dengan pola silang dan selanjutnya buka baut secara merata. 5. Lepas: • thrust bearing 1 • batang penekan kopling ## 1 2 • kampas kopling ⚠ • plat kopling ## 1 4 • plat kopling ## 2 5 (dengan per)

Halaman 128

1 ## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH 6. Luruskan washer pengunci Mur 7. Kendorkan: • Mur boss kopling 1 **CATATAN** _ Tahan Boss kopling 2 dengan alat universal - clutch holder ⚠ , Lepaskan Mur Boss Kopling **Universal clutch holder** **** 8. Lepas: • Mur boss kopling 1 • Washer pengunci 2 • Boss kopling ⚠ • washer 4 • Rumah kopling 5 • collar 6 • spacer 7 • Batang penekan kopling ## 2 8 9. Lepas: • Mur rumah sepatu kopling 1 • washer **CATATAN** _ • Lepas Mur rumah sepatu kopling dengan menahan generator rotor 2 dengan alat- sheave holder ⚠ . • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok/projection pada generator rotor. **Sheave holder** ****

Halaman 129

## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH 10.Lepas: • collar 1 • rumah sepatu kopling 2 • washer ⚠ • rollers 4 • Per cage 5 • cage 6 • Boss rumah sepatu kopling 7 • sepatu kopling 8 **MEMERIKSA KAMPAS KOPLING** ikuit prosedur memeriksa Kampas Kopling dibawah ini : 1. Periksa: • kampas kopling Rusak/Aus → Ganti Kampas kopling satu set. 2. Ukur: • ketebalan kampas kopling Diluar spesifikasi → Ganti kampas kopling satu set. **CATATAN** _ Ukur ketebalabn Kampas Kopling semuanya **Ketebalan Kampas Kopling** **2.7 ~ 2.9 mm** **<Limit>: 2.6 mm** **MEMERIKSA PLAT KOPLING** Ikuti prosedur pemeriksaan Plat kopling dibawah ini : 1. Periksa: • Plat Kopling Aus/Rusak → Ganti Plat Kopling satu set. 2. Ukur: • permukaan plat kopling (pada meja rata dan alat stickness gauge 1) Diluar spesifikasi → Ganti Plat Kopling satu set. **Kebengkokkan plat kopling:** **0.05 mm**

Halaman 130

## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH **MEMERIKSA PER KOPLING** Ikuti prosedur memeriksa Plat Kopling diba- wah ini : 1. Periksa: • Per Kopling Rusak → Ganti Per Kopling satu set. 2. Ukur: • panjang per kopling a Diluar spesifikasi → Ganti per kopling satu set. **Panjang Per Kopling:** **30.3 mm** **<Limit>: 28.3 mm** **MEMERIKSA RUMAH KOPLING** 1. Periksa: • alur pengait rumah kopling Rusak/Aus → Ratakan alur rumah kopling atau ganti rumah kopling. **CATATAN:** _ Ausnya alur rumah kopling disebabkan oleh cara kerja kopling yang di hentak-hentakkan 2. Periksa: • bearing Longgar/Aus → Ganti Bearing dan rumah- kopling. **MEMERIKSA BOS KOPLING** 1. Periksa: • alur bos kopling Rusak/Aus → Ganti Bos Kopling **CATATAN** _ Aus pada bagian alur bos kopling, disebabkan- cara pemakaian yang di-hentak hentakkan.

Halaman 131

## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH **MEMERIKSA PLAT PENEKAN KOPLING** 1. Periksa: • plat penekan kopling Rusak/Aus → Ganti **MEMERIKSA PENEKAN KOPLING ## 2** 1. Periksa: • batang penekan kopling ## 2 Retak/Aus → Ganti batang penekan kopling ## 2. 2. Ukur: • kebengkokkan batang penekan kopling ## 2 Diluar spesifikasi → Ganti batang penekan kopling ## 2. **Kebengkokkan batang penekan ## 2** **0.5 mm** **MEMERIKSA PRIMARY DRIVEN GEAR** 1. Periksa: • primary drive gear (pada bagian rumah kopling centrifugal) • primary driven gear (pada bagian rumah kopling) Rusak/Aus → Ganti rumah kopling Cen- trifugal dan rumah Kopling satu set. Timbul suara berisik/Noise yang keras → Ganti rumah kopling Centrifugal dan rumah kopling satu set.

Halaman 132

## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH **RUMAH KOPLING ** 1. Periksa: • rumah sepatu kopling Rusak/Aus → Ganti. 2. Ukur: • diameter dalam rumah kopling a Diluar spesifikasi → Ganti **Diameter dalam rumah kopling :** **105 mm** **<Limit>: 106 mm** **MEMERIKSA SEPATU KOPLING** 1. Periksa: • sepatu kopling Baret → gosok dengan amplas halus Rusak/Aus → Ganti 2. Ukur: • kedalaman alur sepatu kopling a kedalaman alur berkurang → Ganti **Kedalaman alur sepatu kopling :** **1.20 mm** **<Limit>: 0.1 mm** **MEMERIKSA CAGE** 1. Periksa: • cage 1 Rusak/retak/Aus → Ganti • rollers 2 Aus/Oval → Ganti • Per cage ⚠ Aus/lemah → Ganti

Halaman 133

1 2 1 ## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH **MEMERIKSA LENGAN PELEPAS** **KOPLING/SHIFT ARM** 1. Periksa: • lengan pelepas kopling 1 Rusak /Aus → Ganti • baut penyetel kopling 2 Rusak/Aus → Ganti **MEMASANG KOPLING** 1. Pasang: • washer • cage 1 • per cage 2 • rollers ⚠ • Bos rumah sepatu kopling 4 2. Kencangkan: • Mur rumah sepatu kopling 1 **50 Nm (5.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** _ • Tahan rotor generator 2 dengan alat sheave holder ⚠ , kencangkan Mur rumah sepatu kopling. • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok/projection pada bagian rotor generator. **Sheave holder** **** 3. Pasang: • batang penekan kopling ## 2 1 • spacer 2 • collar ⚠ • rumah kopling 4 • washer 5 • bos kopling 6 • washer pengunci 7 • mur bos kopling 8

Halaman 134

## ## ENG ## ## KOPLING/CLUTCH 4. Kencangkan: • Mur bos kopling 1 **70 Nm (7.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** _ Tahan bos kopling 2 dengan universal clutch- holder ⚠ , kencangkan mur bos kopling. **Universal clutch holder** **** 5. Bengkokkan washer pengunci pada bagian sisi mur yang rata. 6. Lumasi: • kampas kopling • plat kopling ## 1 • plat kopling ## 2 (dengan oli yang disarankan) **Oli yang dianjurkan :** **Oli Mesin** 7. Pasang: • kampas kopling • plat kopling ## 2 (dengan per) • plat kopling ## 1 **CATATAN** _ Pertama pasangkan kampas kopling dan selan- jutnya bergantian plat kopling dan kampas kopling 8. Pasang: • per kopling • plat penekan kopling 1 • baut plat penekan kopling 2 **6 Nm (0.6 m · kg)** T R . . **CATATAN** _ Kencangkan baut plat penekan kopling dengan pola silang 9. Setel: • setelan kopling Lihat bagian "MENYETEL KOPLING"

Halaman 135

## ## POMPA OLI 1 2Unit Pompa Oli ⚠ Gasket 4 Filter Oli 5 Driven Gear Pompa Oli 6 Saringan Oli 7 Gasket ## ## ENG ## ## POMPA OLI 8 Baut penguras Oli

Halaman 136

## ## ENG ## ## POMPA OLI **MELEPAS POMPA OLI** 1. Kuras: • Oli mesin (keseluruhan dari dalam crankcase) Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN" 2. Lepas: • sepatu kopling lihat bagian "KOPLING" 3. Lepas: • filter oli 1 4. Lepas: • drive gear pompa oli 1 • driven gear pompa oli 2 5. Lepas: • unit pompa oli 1 • gasket 2 • saringan oli ⚠ ** POMPA OLI** 1. Lepas: • Baut • penutup rumah pompa oli 1 • as pompa oli 2 • pin ⚠ • rotor dalam 4 • rotor luar 5 • rumah pompa oli 6

Halaman 137

## ## ENG ## ## POMPA OLI **MEMERIKSA POMPA OLI** 1. Periksa: • drive gear pompa oli 1 • driven gear pompa oli 2 • rumah pompa oli ⚠ • penutup rumah pompa oli 4 Retak/rusak/Aus → Ganti komponen yang rusak. 2. Ukur: • kelonggaran inner rotor - outer rotor a • kelonggaran outer rotor - rumah pompa b • kelonggaran inner rotor -outer rotor de- ngan rumah pompa oli c Diluar spesifikasi → Ganti Pompa- Oli. 1 Inner rotor 2 Outer rotor ⚠ Rumah pompa Oli **kelonggaran inner rotor dengan** **outer rotor:** **0.15 mm** **<Limit>: 0.20 mm** **kelonggaran outer rotor dengan** **rumah pompa:** **0.06 ~ 0.10 mm** **<Limit>: 0.15 mm** **Kelonggaran Inner rotor-Outer** **rotor dengan rumah pompa:** **0.06 ~ 0.10 mm** **<Limit>: 0.15 mm** 3. Periksa: • cara kerja pompa oli Putaran tidak lancar → Lakukan tahap (1) dan tahap (2) atau ganti part yang rusak.

Halaman 138

## ## ENG ## ## POMPA OLI/OIL PUMP **MEMERIKSA SARINGAN OLI** 1. Periksa: • saringan oli Rusak → Ganti Kotor → Bersihkan dengan pembersih **PERIKSA FILTER OLI** 1. Periksa: • filter oli Rusak → Ganti Kontaminasi → bersihkan **MERAKIT POMPA OLI** 1. Lumasi: • inner rotor • outer rotor • Lumasi As Pompa (dengan oli yang disarankan) **Oli yang disarankan:** **Oli Mesin** 2. Pasang: • As Pompa oli (pada rumah pompa oli) • pin 1 • inner rotor 2 • outer rotor • penutup rumah pompa oli • baut **CATATAN** _ Pada saat memasang inner rotor, tepatkan Pin As Pompa pada alur a yang terdapat pada- inner rotor. 3. Periksa: • cara kerja pompa oli Lihat bagian " POMPA OLI"

Halaman 139

a 1 ## ## ENG ## ## POMPA OLI **MEMASANG POMPA OLI** 1. Pasang: • gasket • unit pompa oli 1 Baru **7 Nm (0.7 m · kg)** T R . . **CATATAN** Pasangkan gasket dengan bidang a pada po- sisi seperti pada gambar. ## ## PERHATIAN _ **Setelah mengencangkan baut pengikat, pas-** **tikan pompa oli berputar normal.** 2. Pasang: • filter oli 1 **CATATAN** _ Tepatkan tanda garis a pada filter dengan- lubang b yang terdapat pada crankshaft .

Halaman 140

## ## ENG ## ## AS PEMINDAH GIGI/SHIFT SHAFT ## ## SHIFT SHAFT 1 2 Shift drum segment ⚠ Washer 4 Thrust bearing 5 Guide 6 Pawl holder 7 Shift guide 8 Per Shift guide 9 Shift fork guide bar 0 Shift pedal A Shift shaft B Shift lever C Shift shaft spring stopper D Shift shaft spring E Stopper lever spring F Stopper lever assembly

Halaman 141

## ## ENG ## ## AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT **MELEPAS AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT** 1. Kuras: • oli mesin (keseluruhan dari dalam crankcase) Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN" 2. Buka: • kopling lihat bagian "KOPLING" • driven gear pompa oli Lihat bagian "POMPA OLI" 3. Lepas: • shift fork guide bar 1 • washer 2 • per shift guide 4. Lepas: • shift guide 1 • pawl holder 2 • guide ⚠ • pin dowel 5. Lepas: • washers 1 • thrust bearing 2

Halaman 142

## ## ENG ## ## AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT 6. Lepas: • unit shift shaft 1 • per stopper shift shaft 2 • unit shift lever ⚠ 7. Buka: • circlip 1 • washer 2 • per shift shaft ⚠ • shift lever 4 • shift shaft 5 8. Buka: • unit stopper lever 1 • per stopper lever 2 9. Lepas: • circlip 1 • washer 2 • stopper lever holder ⚠ • stopper lever 4 10.Lepas • shift drum segment 1 • pin dowel

Halaman 143

## ## ENG ## ## AS PEMINDAH GIGI/SHIFT SHAFT **MEMERIKSA AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT** 1. Periksa: • shift shaft 1 • shift lever 2 Bengkok/Rusak/Aus → Ganti • per Rusak/Aus → Ganti ICHSAN ISKANDAR **MEMERIKSA STOPPER LEVER** 1. Periksa: • stopper lever 1 Bengkok/Rusak → Ganti Roller tidak lancar → Ganti • per stopper lever Rusak/Aus → Ganti **MEMERIKSA SHIFT GUIDE** 1. Periksa: • shift guide 1 • pawl holder 2 • guide ⚠ Bengkok/Aus → Ganti • per shift guide Rusak/Aus → Ganti **MEMERIKSA SEAL OLI** 1. Periksa: • seal oli Rusak/Aus → Ganti

Halaman 144

## ## ENG ## ## CRANKCASE DAN ## ## CRANKCASE DAN 1 crankcase kanan 2 Shift fork guide bar retainer ⚠ Pin Dowel pin 4 crankcase kiri 5 Starter motor lead holder 6 Gear position pointer 7 Gear position sensor 8 Unit Crankshaft 9 Rantai Timing 0 guide rantai timing (sisi pemasukan)

Halaman 145

## ## ENG ## ## CRANKCASE DAN 2 1 ⚠ 1 2 ** CRANKCASE** 1. Lepas: • mesin lihat bagian "MELEPAS MESIN" 2. Lepas: • kabel starter motor • starter motor Lihat bagian "STARTER MOTOR" 3. Lepas: • cylinder head Lihat bagian “CYLINDER HEAD”. • cylinder • piston lihat bagian “CYLINDER DAN PISTON”. • kopling/clutch lihat bagian “KOPLING/CLUTCH”. • As pemindah/shift shaft lihat bagian “AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT”. • drive gear pompa oli lihat bagian "POMPA OLI" • generator • starter clutch lihat bagian “GENERATOR DAN STARTER CLUTCH”. 4. Buka: • baut guide rantai timing (sisi masuk) 1 • guide rantai timing (sisi masuk) 2 • rantai timing ⚠ 5. Lepas: • baut shift fork guide bar retainer 1 • shift fork guide bar retainer 2 • per shift fork guide bar

Halaman 146

## ## ENG ## ## CRANKCASE DAN 1 6. Lepas: • baut crankcase • holder kabel starter motor 1 **CATATAN** _ Kendorkan semua baut dengan 1/4 putaran secara serempak dengan pola silang, setelah itu lepaskan semua baut dan crankcase. 7. Buka: • crankcase kanan • pin dowel ## ## PERHATIAN _ **Untuk melepas crankcase, pergunakan alat** **"CRANKCASE TOOL" dan** **"SPACER"Special tool mesin 2 Tak. pukul** **secara perlahan pada bagian As dengan ha** **ti-hati dan pastikan crankcase terangkat se-** **cara merata.** 8. Lepas: • crankcase sparating tool dan spacer • unit crankshaft **MEMERIKSA AND** ** ROD** 1. Ukur: • kelurusan crankshaft Diluar spesifikasi → Setel atau ganti Crank- shaft, dan bearing **CATATAN** _ Putar Crankshaft secara perlahan-lahan. **Kebengkokkan crankshaft mak:** **0.03 mm**

Halaman 147

## ## ENG ## ## CRANKCASE DAN 2. Ukur: • kelonggaran samping big end Diluar spesifikasi → Setel/Ganti crank- shaft. **Kelonggaran samping Big end :** **0.11 ~ 0.41 mm** 3. Ukur: • lebar crankshaft Diluar spesifikasi → Setel/Ganti crank- shaft. **Lebar Crankshaft :** **42.95 ~ 43.00 mm** 4. Periksa: • crankshaft sprocket 1 Rusak/Aus → Ganti Gear/Crankshaft • bearing 2 Retak/Rusak/Aus → Ganti Bearing/ crank- shaft. 5. Periksa: • crankshaft journal Retak/Aus → Ganti crankshaft. • jalur oli pada crankshaft journal Tersumbat → Tiup dengan udara berte- kanan.

Halaman 148

## ## ENG ## ## CRANKCASE DAN **MEMERIKSA CRANKCASE** 1. Rendam crankcase pada cairan pembersih mild solvent. 2. Bersihkan Gasket yang menempel pada- permukaan sambungan crankcase 3. Periksa: • crankcase Retak/Bocor → Ganti. • jalur oli tersumbat → tiup dengan udara berteka- nan. **MEMERIKSA BEARINGS** 1. Periksa: • bearings Bersihkan dan lumasi Bearing dan putar dengan tangan Putaran tidak lancar → Ganti. **MEMERIKSA GUIDE RANTAI TIMING** 1. Periksa; • guide rantai timing (sisi masuk) Rusak/Aus → Ganti **MEMERIKSA RANTAI TIMING** 1. Periksa: • rantai timing Rusak/kaku → Ganti rantai timing dan sprocket satu set.

Halaman 149

## ## ENG ## ## CRANKCASE DAN 2 1 **MEMASANG ** 1. Pasang; • unit crankshaft • crankshaft spacer ## ## PERHATIAN _ **Untuk menghindari agar Crankshaft tidak-** **tergores dan mempermudah pemasangan,** **lumasi seal oli dengan gemuk lithium-soap-** **based dan oli pada bearing.** **MEMASANG CRANKCASE** 1. Lumasi: • gasket cair/sealant (pada permukaan sambungan crankcase) **Yamaha bond No. 1215** **** **CATATAN** _ Jangan sampai gasket cair masuk kedalam lubang aliran oli 1. 2. Pasang: • pin dowel 2 3. Pasang: • crankcase (kanan) (pada crankcase bagian kiri) **CATATAN** _ Pemasangan crankcase menggunakan "CRANK SHAFT INSTALLER POT" dan "SPACER"

Halaman 150

## ## ENG ## ## CRANKCASE DAN 1 4. Pasang: • holder kabel starter motor • baut crankcase **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** Lumasi sealant pada ulir baut crankcase 1. **Yamaha bond No. 1215** **** 5. Lumasi: • oli mesin (pada bagian bearing crankshaft dan lu- bang jalur oli) 6. Periksa: • crankshaft dan cara kerja transmisi putaran tidak lancar → Perbaiki 7. Pasang: • per shift fork guide bar • retainer shift fork guide bar • baut shift fork guide bar retainer **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** _ Lumasi cairan pengikat (LOCTITE®) pada ba- gian ulir baut. 8. Pasang: • rantai timing • guide rantai timing (sisi pemasukan) • baut rantai timing (sisi pemasukan) **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . **CATATAN** Lumasi cairan pengikat (LOCTITE®) pada ba- gian ulir baut guide rantai timing (pada- sisi pemasukan)

Halaman 151

## ## TRANSMISI 1 Collar 2 1st wheel gear ⚠ 4th wheel gear 4 3rd wheel gear 7 Drive axle/2nd wheel gear 8 Drive sprocket 9 Main axle/1st pinion gear ## ## ENG ## ## TRANSMISI 0 4th pinion gear A 3rd pinion gear B 2nd pinion gear C Shift fork guide bar D Shift fork “R” E Shift fork “L” F Shift drum ****

Halaman 152

1 2 4 ⚠ 2. Lepas: • unit main axle 1 • unit drive axle 2 2 1 ## ## ENG ## ## TRANSMISI **MELEPAS TRANSMISI** **CATATAN** _ Untuk mempermudah melepas Transmisi, bu- ka crankcase terlebih dahulu. 1. Buka: • shift fork guide bar 1 • per shift fork guide bar • shift fork “R” 2 • shift fork “L” ⚠ • shift drum 4 **CATATAN** _ Hafalkan semua posisi awal dari komponen, dan perhatikan posisi dan arah shift forks. ** TRANSMISI** 1. Lepas; • washers 1 • 2nd pinion gear 2 • 3rd pinion gear ⚠ • circlip 4 • 4th pinion gear 5 • main axle/1st pinion gear 6

Halaman 153

## ## ENG ## ## TRANSMISI 2. Lepas: • circlips 1 • washers 2 • collars ⚠ • 1st wheel gear 4 • 4th wheel gear 5 • 3rd wheel gear 6 • side plate 7 • side plate spring 8 • drive axle/2nd wheel gear 9 **MEMERIKSA SHIFT FORKS** Ikuti prosedur memeriksa sift fork di bawah 1. Periksa: • penuntun shift fork cam 1 • shift fork pawl 2 Bengkok/Rusak/Aus → Ganti the shift fork. 2. Periksa: • shift fork guide bar Gelindingkan guide bar pada meja datar Bengkok → Ganti **** _ **Jangan meluruskan shift fork guide bar -** **yang bengkok.** 3. Periksa: • pergerakan shift fork (sepanjang shift fork guide bar) gerakan tidak lancar → Ganti shift forks dan shift fork guide bar satu set.

Halaman 154

## ## ENG ## ## TRANSMISI **MEMERIKSA UNIT SHIFT DRUM** 1. Periksa: • alur shift drum 1 Rusak/Aus/tergores → Ganti unit shift drum . • bearing shift drum rusak/berlubang → Ganti unit shift drum **MEMERIKSA TRANSMISI** 1. Ukur: • kebengkokan main axle (dengan penyenter dan dial gauge 1) Diluar spesifikasi → Ganti main axle **Kebengkokkan Main axle :** **0.03 mm** 2. Ukur: • kebengkokkan drive axle (dengan penyenter dan dial gauge 1) Diluar spesifikasi → Ganti drive axle **Kebengkokkan Drive axle :** **0.03 mm** 3. Periksa: • Gear transmisi Biru terbakar/berlubang/Aus → Ganti kom- ponen yang rusak. • pengait gear transmisi Retak/Rusak/Oval → Ganti komponen yang- rusak.

Halaman 155

19.3~19.5 mm 1 2 **GAMBAR DAN ** 1 2 1 a 2 ## ## ENG ## ## TRANSMISI 4. Periksa: • pengopelan gear transmisi (pada setiap pengopelan posisi gear) Tidak lancar → Periksa kembali cara kerja unit transmisi. **CATATAN** _ Pada saat merakit drive axle, press gear kedua/ 2nd wheel gear 1 pada drive axle 2 seperti- pada gambar (19,3-19,5 mm). 5. Periksa: • kelancaran gear transmisi tidak lancar → Ganti komponen yang - rusak 6. Periksa: • circlips Bengkok/Mengembang/rusak → Ganti 1. Pasang: • per side plate 1 • side plate 2 **CATATAN** _ pasang per side plate dan side plate seperti- pada gambar. **MEMASANG TRANSMISI** 1. Pasang: • shift fork guide bar 1 • shift fork “R” • shift fork “L” • shift drum 2 **CATATAN** _ • Pasang side plate dengan posisi ujung a di- antara shift fork guide bar dan shift drum. • Dengan tanda tulisan a pada shift forks menghadap keluar atau samping kanan- mesin.

Halaman 156

## ## ENG ## ## TRANSMISI 2. Periksa: • transmisi • shift drum • shift forks gerakan tidak lancar → perbaiki **CATATAN** _ • Lumasi Oli diantara gear, As, dan bearing . • Sebelum memasang crankcase, pastikan transmisi pada posisi netral dan selanjutnya gear bebas berputar.

Halaman 157

## ## 1 CHOKE/Starter plu- njer. 2 Coasting enricher spring ⚠ Coasting enricher 4 Penutup Karburator 5 Throttle valve spring 6 Jet needle set 7 Throttle valve 8 Throttle stop screw set 9 Pilot air screw set 0 Selang pernafasan A Selang bensin B Carburetor joint ## ## CARB ## ## C Needle jet D Main jet E Pilot jet F Needle valve G Pelampung/Float H Gasket rumah pelam- pung. I Pin pelampung J Rumah pelampung K Baut penguras bensin L Selang overflow

Halaman 158

1 1 5. Lepas: • unit starter plunger 1 (dari bodi karburator) • gasket 1 ⚠ 2 1 ## ## CARB ## ## **MELEPAS ** **** **Bensin merupakan gas yang mudah terbakar** **hindari bensin dari panas mesin** 1. Buka: • Cowling depan (kanan dan kiri) Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN" 2. Kendorkan: • baut penguras bensin 1 3. Kuras: • bensin (dari rumah pelampung) 4. Lepas: • penutup atas karburator 1 6. Lepaskan: • selang bensin 1 • selang overflow karburator 2 • selang pernafasan udara ⚠

Halaman 159

4 2 1 ⚠ 1 2 1 1 2 ⚠ ## ## CARB ## ## 7. Kendorkan: • baut clamp joint karburator 1 8. Buka: • baut 2 • unit karburator ⚠ • joint karburator 4 9. Lepas: • unit starter plunger 1 (dari kabel CHOKE) 10.Buka: • unit throttle valve 1 • per throttle valve 2 11.Lepas: • throttle valve 1 • jet needle set 2 **CATATAN** Tekan holder jet needle ⚠ dengan obeng- kecil, dan selanjutnya putar untuk melepas jet needle holder. ** ** **CATATAN** komponen dibawah ini dapat dibersihkan dan- diperiksa tanpa harus membongkar. • Coasting enricher • Starter plunger • Throttle stop screw • Pilot air screw

Halaman 160

1. Buka: • penutup coasting enricher • per coasting enricher 1 • coasting enricher 2 2 1 1 1 1 ⚠ 2 1 ## ## CARB ## ## 2. Lepas: • pilot air screw set 1 3. Buka: • baut setelan gas 1 4. Buka: • rumah pelampung/float chamber 1 • gasket karet rumah pelampung 5. Buka: • main jet 1 • needle jet 2 • pilot jet ⚠

Halaman 161

6. Lepas: • pin pelampung 1 • pelampung/float 2 • jarum pelampung/needle valve ⚠ ⚠ 2 1 ## ## CARB ## ## **MEMERIKSA ** 1. Periksa: • bodi karburator. • rumah pelampung/float chamber • dudukan spuyer/jet Retak/Rusak → Ganti 2. Periksa: • aliran bensin tersumbat → bersihkan MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Bersihkan Karburator dengan petroleum-based solvent. Jangan menggunakan cairan yang dapat merusak Karburator. b. Tiup lubang-lubang aliran dengan udara- bertekanan. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 3. Periksa: • bodi rumah pelampung Kotor → Bersihkan 4. Periksa: • gasket karet rumah pelampung. Pecah/rusak/bocor → Ganti. 5. Periksa: • pelampung/float Rusak → Ganti

Halaman 162

1 2 1 2 ⚠ 4 5 6 ## ## CARB ## ## 6. Periksa: • jarum pelampung/needle valve Bocor/Aus → Ganti. 7. Periksa: • coasting enricher 1 • per coasting enricher 2 Retak/rusak → Ganti. 8. Periksa: • jet needle 1 • needle jet 2 • main jet ⚠ • pilot jet 4 • setelan angin/pilot air screw 5 • throttle stop screw 6 Bengkok/rusak/Aus → Ganti. Tersumbat → bersihkan Tiup dengan udara bertekanan. 9. Periksa: • throttle valve Rusak/Baret/Aus → Ganti 10.Periksa: • CHOKE/starter plunger • Per starter plunger Bengkok/retak/rusak ---> ganti unit starter plunger .

Halaman 163

**CATATAN** Tekan jet needle holder 1 dengan obeng ke- cil dan putar untuk mengeluarkan holder dari- tempatnya. 1 a b ## ## CARB ## ## 11.Periksa: • selang joint Retak/rusak → Ganti 12.Periksa: • selang pernafasan • selang bahan bakar Retak/rusak/Aus → Ganti Kotor → Bersihkan Tiup dengan udara bertekanan. **MERAKIT ** ## ## PERHATIAN _ **• Sebelum merakit Karburator, bersihkan -** **semua komponen bagian dalam dengan** **petroleum based solvent.** **• selalu pergunakan Gasket dan "O" ring** **yang baru.** **MEMASANG ** 1. Pasang: • jet needle set 2. Pasang: • unit throttle valve **CATATAN** Tepatkan alur a pada throttle valve dengan nok b yang terdapat pada bodi Karburator. 3. Pasang: • joint karburator • baut clamp joint karburator • unit karburator • baut 4. Setel: • putaran langsam mesin **10 Nm (1.0 m · kg)** T R . . **Putaran langsam mesin :** **1.400 ~ 1.600 r/min** Lihat bagian "MENYETEL PUTARAN- LANGSAM/IDLING"

Halaman 164

1 a 4 2 ⚠ ## ## CARB ## ## 5. Setel: • gerak bebas kabel gas **Gerak bebas kabel gas** **(pada pegangan gas)** **3 ~ 7 mm** lihat bagian "MENYETEL GERAK BEBAS KABEL GAS" **MENGUKUR DAN MENYETEL ** **BAHAN BAKAR.** 1. Ukur: • ketinggian bahan bakar a Diluar spesifikasi → Setel. **Ketinggian bahan bakar (dibawah-** **permukaan atas rumah pelampung)** **2.5 ~ 3.5 mm** MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Tempatkan Motor pada tempat yang datar. b. Pasangkan standart tengah dan pastikan Sepeda Motor berdiri dengan posisi tegak lurus. c. Pasangkan fuel level gauge 1 pada ujung pipa penguras 2. **Fuel level gauge** **** d. Kendorkan baut penguras ⚠ . e. tahan fuel level gauge dengan posisi tegak lurus dengan rumah pelampung 4. f. Ukur ketinggian bahan-bakar a. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL

Halaman 165

1 1 1 ## ## CARB ## ## 2. Setel: • ketinggian bahan-bakar MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Buka Karburator b. periksa jarum pelampung/needle valve. c. jika kondisi telah aus, ganti needle valve. d. jika tidak tepat, setel ketinggian bensin dengan membengkokkan lidah pelampung 1. e. pasangkan Karburator f. Ukur kembali ketinggian bahan bakar g. Ulangi tahap (a) hingga (f) hingga ketinggi- an bahan bakar sesuai dengan spesifikasi. LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL **PERIKSA CARA KERJA KRAN BENSIN** 1. Lepas: • cowling belakang (kiri) lihat bagian "MELEPAS COWLING BELA- KANG" 2. Tempatkan cawan dibawah kran bensin, dan masukkan ujung selang 1pada cawan. 3. Periksa: • cara kerja kran bensin. MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM M MMM a. Hisap ujung selang "vacuum" 1. **Bensin mengalir Kran bensin OK.** **Bensin tidak mengalir** **Ganti Kran bensin** **satu set** LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL L LLL 4. Pasang: • cowling belakang (kiri) Lihat bagian "MEMASANG COWLING BE- LAKANG"

Halaman 166

## ## KOMPONEN ## ## ## ## KOMPONEN 1 Kunci kontak 2 Kabel positive Battery ⚠ Kabel Positive Battery 4 Kabel Negative Battery 5 Battery 6 Sekring 7 Switch lampu rem belakang **–** **+** ## ## ELEC 8 Coil pengapian/Ignition coil 9 Kabel bodi

Halaman 167

**–** **+** ## ## ELEC ## ## KOMPONEN 1 Klakson/Horn 2 Signal relay belok ⚠ Meter bahan bakar/Fuel gauge 4 Starter relay (T110SE) 5 C.D.I. unit 6 Indikator posisi gear 7 Rectifier/regulator

Halaman 168

**–** **+** ## ## ELEC ## ## MEMERIKSA SISTIM “∞” “0” “Ω×1” 1 b OFF Br R a ON R Br ## ## MEMERIKSA SAMBUNGAN SWITCH Periksa sambungan antar terminal yang ada pada switch dengan pocket tester untuk nentukan baik atau tidaknya sambungan jika tidak baik, ganti switch. ## ## PERHATIAN _ **Jangan memasukkan kabel tester pada ter-** **minal coupler** 1 **. Selalu masukkan ujung** **tester dari ujung yang berlawanan.** **hati-hati jangan sampai merusak kabel dan** **melepaskan terminal.** **Pocket tester** **** **CATATAN** _ • Sebelum memeriksa sistim penyambungan, setel jarum pada “0” dan pada range “ Ω × 1” • Pada saat memeriksa sistim penyambungan, pada switch, geser saklar kearah "ON" dan "OFF" beberapa kali. Diagram sistim penyambungan untuk swutch (kunci kontak, engine stop) seperti pada gam- bar disamping sebagai contoh diagram. posisi switch pada lajur a ("ON"/"OFF") dan bagian lajur atas b menjelaskan warna kabel **CATATAN** _ simbul disamping menggambarkan saling berhubungan antar terminal (posisi switch pada rangkaian tertutup). **Contoh gambar disamping, menjelaskan** **sebagai berikut:** Bahwa pada posisi "ON", kabel berwarna merah (R) berhubungan dengan coklat (Br).

Halaman 169

**–** **+** ## ## ELEC ## ## MEMERIKSA SISTIM ## ## MEMERIKSA SISTIM Periksa setiap saklar/switch dari kerusakan, keausan,sambungan yang buruk, juga hubungan antar terminal. lihat bagian "MEMERIKSA SISTIM " Rusak/Aus → Perbaiki atau Ganti Sambungan yang terputus → perbaiki sambungan Sambungan tidak stabil → Ganti saklar/switch 1 2 ⚠ P B Y L **/** B G Ch Br **/** W Dg OFF HI LO L Br **/** W Ch B Dg L **/** B P PUSH N R (RED) G Y GAMBAR DIGANTI 5 7 8 6 Br R G **/** Y R W Sb P Y **/** W L **/** W L **/** R B Y **/** R L OFF OFF START ON Y **/** R L **/** R B L 9 0 B (BLACK) A R Br OFF Br R ON

Halaman 170

## ## MENGATASI MASALAH/ ## ## MENGATASI MASALAH/ ## ## ANALISA MASALAH **SISTIM ** ## ## TRBL ## ## SHTG

Halaman 171

## ## TRBL ## ## SHTG ## ## MENGATASI MASALAH/ **SISTIM PEMASUKAN DAN **

Halaman 172

YAMAHA MOTOR CO., LTD. DI ALIH BAHASAKAN OLEH TECHNICAL SERVICE DIV PT YMKI