Owner's Manual Suzuki Karimun Wagon R AGS

/ 153
100%
Memuat halaman 1...
Halaman 1 Owner's Manual Suzuki Karimun Wagon R AGS

📖 Panduan Cepat dari Manual

Sumber: PDF

Pertanyaan dan jawaban berikut diambil langsung dari isi dokumen manual ini. Klik tombol halaman untuk membuka bagian yang relevan.

💡 Pertanyaan Umum

Dapatkan jawaban cepat dan informatif untuk pertanyaan yang paling sering dicari mengenai pengoperasian dan perawatan Suzuki Karimun Wagon R AGS Anda, berdasarkan buku petunjuk resmi.

Owner's Manual Suzuki Karimun Wagon R AGS — Isi Lengkap 153 Halaman

Halaman 1

Buku Petunjuk seri KARIMUN WAGON R. GA, GL, GX GS 67LSA0001 CATATAN: Model pada gambar adalah contoh seri KARIMUN WAGON R. © Hak Cipta 2015. Dilarang memperbanyak atau menyebarkan dalam bentuk dan tujuan apapun, secara elektronik maupun mekanik, untuk tujuan apapun, tanpa ada izin tertulis dari PT Suzuki Indomobil Motor. 67LSAN12N

Halaman 2

67LSAN12N

KATA PENGANTAR PENTING

Halaman 3

KATA PENGANTAR Buku petunjuk ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kendaraan. Ketika kendaraan dijual atau berpindah tangan, buku ini harus diikut-sertakan. Baca buku petunjuk ini dengan seksama sebelum menggunakan kendaraan, dan dapatkan informasi penting terbaru men- genai keselamatan, penggunaan dan per- awatan kendaraan SUZUKI Anda. Seluruh informasi yang ada didasarkan pada informasi produk terakhir yang tersedia. Untuk alasan meningkatkan mutu atau perubahan lain yang dilaku- kan, kemungkinan terdapat perbedaan antara informasi yang tertulis dan kon- disi aktual kendaraan, hal ini dimung- kinkan karena PT SUZUKI INDOMOBIL MOTOR dapat melakukan perubahan pada produk tanpa pemberitahuan ter- lebih dahulu. PENTING PERINGATAN/ PERHATIAN/HIM- BAUAN/CATATAN Baca dan ikuti semua petunjuk pada buku ini dengan seksama, terutama jika ditemu- kan simbol dan kata-kata PERINGA- TAN, PERHATIAN, HIMBAUAN dan CATATAN: PERINGATAN Menunjukkan potensi bahaya yang dapat berakibat cedera serius atau kematian. PERHATIAN Menunjukkan potensi bahaya yang dapat berakibat cedera ringan atau sedang. HIMBAUAN Menunjukkan potensi bahaya yang dapat berakibat kerusakan ken- daraan. CATATAN: Menunjukkan informasi khusus untuk memudahkan perawatan atau memper- jelas petunjuk. 67LS0N12N

PERINGATAN MODIFIKASI

Halaman 4

PERINGATAN MODIFIKASI PERINGATAN Jangan melakukan modifikasi pada kendaraan, hal ini akan mempenga- ruhi standar keselamatan, kinerja, pengendalian dan ketahanan ken- daraan, hal ini juga dapat berarti melanggar peraturan yang ada. Kerusakan yang diakibatkan oleh adanya modifikasi tidak masuk dalam jaminan. 75F135 Simbol di atas berarti “Jangan Lakukan” atau “Jangan Biarkan Terjadi”. HIMBAUAN Pemasangan alat komunikasi seperti telepon selular atau radio CB (Citi- zen’s Band) dapat mempengaruhi sistem pengapian kendaraan, dan menggangu kinerja mesin. Konsulta- sikan ke BeRes SUZUKI terdekat untuk pemasangan peralatan terse- but. 67LS0N12N

PENDAHULUAN

Halaman 5

PENDAHULUAN Terima kasih atas pilihan Anda pada SUZUKI. Pilihan yang sangat tepat; produk SUZUKI senantiasa akan memberikan Anda kenya- manan berkendaraan selama bertahun-tahun. Buku Petunjuk ini dipersiapkan untuk membantu Anda mendapatkan pengalaman berkendaraan SUZUKI yang aman, menyenangkan, dan bebas masalah. Temukan informasi yang berisi petunjuk pengoperasian, fitur keselamatan dan perawatan yang diperlukan. Baca dengan seksama sebelum Anda melakukan pengendaraan. Selanjutnya, simpan buku ini di dasbor kendaraan sebagai referensi. Jika kendaraan ini akan dijual kembali, berikan buku ini kepada pemilik selanjutnya. Sebagai tambahan, kendaraan SUZUKI Anda dilengkapi juga dengan Buku Servis yang berisi penjelasan jaminan kendaraan dan Kupon Servis Gratis. Perhatikan seluruh informasi penting yang terdapat di dalamnya dengan seksama. Lakukan perawatan kendaraan secara berkala sesuai jadwal perawatan di BeRes SUZUKI terdekat, Anda akan mendapatkan layanan terbaik dengan dukungan peralatan yang memadai dan teknisi handal serta hanya menggunakan part dan aksesoris asli SUZUKI. 67LS0N12N

ANJURAN PENGGUNAAN PART DAN AKSESORIS ASLI SUZUKI

Halaman 6

ANJURAN PENGGUNAAN PART DAN AKSESORIS ASLI SUZUKI SUZUKI sangat menganjurkan penggunaan part dan aksesoris asli SUZUKI. Part dan aksesoris asli SUZUKI dibuat sesuai standar tert- inggi dalam hal kualitas dan performa, dan didesain sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Berbagai part dan aksesoris imitasi banyak beredar di pasaran. Penggunaan part dan aksesoris ini dapat mempengaruhi performa dan keawetannya. Karenanya, pemasangan part dan aksesoris imitasi tidak masuk dalam jaminan. Part dan Aksesoris Imitasi Beberapa part dan aksesoris mungkin sudah mendapatkan ijin dari pihak berwenang. Beberapa part dan aksesoris dijual sebagai part dan aksesoris pengganti SUZUKI. Beberapa part dan aksesoris SUZUKI dijual sebagai part dan aksesoris bekas. Part dan aksesoris ini merupakan part dan aksesoris imitasi dan penggunaan part seperti ini tidak termasuk dalam jaminan.. Penggunaan Kembali Part dan Aksesoris Asli SUZUKI Penjualan atau penggunaan kembali komponen berikut dapat mengancam keselamatan pengemudi dan secara tegas dilarang: • Komponen Air bag dan seluruh material pyrotechnic, termasuk komponen (seperti cushion, peralatan kontrol dan sensor) • Sistem sabuk keselamatan, termasuk komponen (seperti web, buckle, dan retractor) Air bag dan komponen pretensioner sabuk keselamatan mengandung zat kimia yg mudah terbakar. Komponen ini harus dilepas dan dimusnahkan dengan benar oleh BeRes SUZUKI atau di tempat khusus untuk menghindari ledakan sebelum di-skrap. 67LS0N12N

PETUNJUK PERAWATAN

Halaman 7

PETUNJUK PERAWATAN 1. Bahan bakar (lihat bab 1) 2. Kap mesin (lihat bab 5) 3. Peralatan penggantian ban (lihat bab 7) 4. Stik oli mesin <Kuning> (lihat bab 6) 5. Coolant (lihat bab 6) 6. Fluida washer kaca depan (lihat bab 6) 7. Baterai (lihat bab 6) 8. Tekanan ban (lihat Label Informasi Ban pada pilar pintu pengemudi) 9. Ban cadangan (lihat bab 6) 10. Peralatan (jika dilengkapi) (lihat bab 8) 2 8 6 1 2 3 4 9 5 7 10 1 67LH30002 67LS0N12N

MEMO

Halaman 8

MEMO -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 67LS0N12N

DAFTAR ISI

Halaman 9

DAFTAR ISI ANJURAN BAHAN BAKAR 1 SEBELUM MENGEMUDI 2 MENGOPERASIKAN KENDARAAN 3 PETUNJUK MENGEMUDI 4 PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN 5 BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK 6 PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 7 PERAWATAN DARURAT 8 PERAWATAN BODI 9 INFORMASI UMUM 10 SPESIFIKASI 11 67LS0N12N

EKSTERIOR

Halaman 10

DAFTAR ISI EKSTERIOR CONTOH 1. Kap Mesin (P. 5-4) 2. Wiper Kaca Depan (P. 2-33) 3. Antena Radio (jika dilengkapi) (P. 5-3) 4. Roof Rail (jika dilengkapi) (P. 5-11) 5. Lampu Plat Nomor (P. 7-28) 6. Bagasi (P. 2-3) 7. Lampu Kombinasi Belakang (P. 7-27) 8. Lampu Besar (P. 2-31, 7-25) 9. Lampu Sein (P. 7-26) 10. Kaca Spion Luar (P. 2-12) 11. Pengunci Pintu (P. 2-2) 12. Tutup Pengisian Bensin (P. 5-3) 7 6 5 9 11 8 10 12 1 2 3 4 67LH00002 67LS0N12N

INTERIOR

Halaman 11

INTERIOR CONTOH 1. Kaca Spion Dalam (P. 2-12) 2. Lampu Interior (P. 5-6) 3. Sun Visor (P. 5-6) 4. Kontrol Kaca Elektrik (jika dilengkapi) (P. 2-10) 5. Pegangan (jika dilengkapi) (P. 5-7) 6. Sabuk Keselamatan (P. 2-15) 7. Tuas Transmisi (P. 3-7) 8. Jok Depan (P. 2-13) 9. Tuas Rem Tangan (P. 3-4) 10. Tempat Penyimpanan (jika dilengkapi) (P. 5-9) 11. Jok Belakang (P. 2-14) 1 2 3 4 6 5 7 8 DAFTAR ISI 9 10 11 67LH00003 67LS0N12N

INSTRUMENT PANEL

Halaman 12

DAFTAR ISI INSTRUMENT PANEL CONTOH 1. Laci (P. 5-8) 2. Sistem A/C (P. 5-1) 3. Soket Aksesoris (jika dilengkapi) (P. 5-7) 4. Klakson (P. 2-34) 5. Handel Pembuka Kap Mesin (P. 5-4) 1 2 3 4 5 67LH00004 67LS0N12N

INSTRUMENT PANEL

Halaman 13

INSTRUMENT PANEL CONTOH 1. Switch Hazard (P. 2-33) 2. Tuas Wiper dan Washer Kaca Depan (P. 2-33) 3. Instrument Cluster (P. 2-22) 4. Tuas Kontrol (P. 2-31)/ Tuas Kontrol Sein (P. 2-32) 5. Kunci Kontak (P. 3-3) 6. Sekering (P. 7-21) 1 2 3 4 DAFTAR ISI 5 6 67LH00005 67LS0N12N

PERALATAN PENGGAN- TIAN BAN

Halaman 14

DAFTAR ISI PERALATAN PENGGAN- TIAN BAN CONTOH 1. Handel Dongkrak (P. 8-1) 2. Dongkrak (P. 8-1) 3. Kunci Roda (P. 8-1) 4. Ban Cadangan (P. 8-1) 1 3 2 4 67LH007 67LS0N12N

ANJURAN BAHAN BAKAR

Halaman 15

65D394N ANJURAN BAHAN BAKAR ANJURAN BAHAN BAKAR 1 Anjuran Bahan Bakar .......................................................... 1-1 67LS0-12E

ANJURAN BAHAN BAKAR

Halaman 16

ANJURAN BAHAN BAKAR Anjuran Bahan Bakar Campuran Methanol Campuran dari bensin tanpa timbal dan methanol (wood alkohol), dijual dan ter- sedia di beberapa daerah. JANGAN MENGGUNAKAN bahan bakar yang men- gandung methanol lebih dari 5 %. Sistem bahan bakar akan rusak atau kemampuan mesin akan menurun. SUZUKI tidak menjamin kerusakan yang disebabkan oleh penggunaan bahan bakar tersebut. Bensin yang mengandung meth- anol 5 % atau kurang, cocok digunakan untuk kendaraan yang mengandung bahan aditif dan anti karat. Khusus Bensin Tanpa Timbal CONTOH CATATAN Jika Anda merasa tidak nyaman dalam berkendaraan atau konsumsi bahan bakar saat menggunakan bahan bakar cam- puran alkohol, Anda dapat kembali meng- gunakan bensin tanpa timbal yang tidak dicampur alkohol. 67LSA1001 Gunakan bensin dengan angka oktan (RON) 92 atau lebih tinggi. Gunakan hanya bensin tanpa timbal seba- gaimana tercantum pada label / stiker yang tertempel dekat saluran pengisian bensin. Campuran Ethanol Campuran bensin tanpa timbal dan etha- nol (grain alkohol), disebut juga gasohol dijual dan tersedia di beberapa daerah. Campuran tipe ini mungkin digunakan pada kendaraan Anda dan tidak lebih dari 10% ethanol. Pastikan nilai oktan cam- puran ethanol tidak kurang dari yang sudah dianjurkan. 1-1 HIMBAUAN Pada tangki bahan bakar terdapat ruang udara, hal ini untuk menganti- sipasi saat cuaca panas. Jika Anda meneruskan pengisian bahan bakar ketika nozzle berhenti secara otoma- tis, atau terjadi aliran / semburan balik akan mengakibatkan ruang udara penuh terisi bahan bakar. Hentikan pengisian setelah nozzle berhenti secara otomatis, atau jika sudah terjadi aliran/semburan balik. HIMBAUAN Hati-hati saat mengisi bahan bakar yang mengandung alkohol, jangan sampai tertumpah. JIka tertumpah, segera bersihkan. Hal ini dapat meru- sak cat dan tidak termasuk dalam jaminan 67LSAN12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 17

60G404 SEBELUM MENGEMUDI SEBELUM MENGEMUDI Kunci .................................................................................... 2-1 Kunci Pintu .......................................................................... 2-2 Transmitter Sistem Keyless Entry (jika dilengkapi) ......... 2-4 Sistem Peringatan Anti Pencuri (jika dilengkapi) ............ 2-7 Kaca Jendela ....................................................................... 2-10 Kaca Spion ........................................................................... 2-12 Tempat Duduk Depan ......................................................... 2-13 Tempat Duduk Belakang .................................................... 2-14 Sabuk Keselamatan dan Sistem Pengaman Anak ........... 2-15 Instrument Cluster .............................................................. 2-22 Lampu Peringatan dan Indikator ....................................... 2-23 Speedometer/Odometer/Trip meter/ Kontrol meter iluminasi ............................................................................................... 2-28 Tachometer (jika Dilengkapi) ............................................. 2-30 Indikator Bahan Bakar ........................................................ 2-30 Tuas Pengontrol Lampu ..................................................... 2-31 Tuas Lampu Sein ................................................................ 2-32 Switch Peringatan Hazard .................................................. 2-33 Tuas Wiper dan Washer Kaca Depan ................................ 2-33 Klakson ................................................................................ 2-34 2 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 18

SEBELUM MENGEMUDI Kunci Sistem Immobilizer Sistem ini untuk mencegah pencurian ken- daraan dengan cara mesin tidak dapat dis- tarter. Mesin hanya dapat distarter dengan kunci kontak asli yang telah diprogram identi- fikasi kode elektronik. Kunci kontak akan mencocokan kode pada kendaraan sete- lah kunci kontak posisi “ON”. Hubungi dealer SUZUKI, jika ingin membuat kunci cadangan. Kunci cadangan harus dipro- gram dengan benar. Kunci biasa tidak dapat digunakan untuk menghidupkan mesin. CONTOH 51KM024 Setiap kendaraan dilengkapi dua kunci yang sama. Simpan kunci cadangan di tempat yang aman. Kunci tersebut dapat digunakan untuk membuka seluruh pintu kendaraan. 54G003 Jika lampu sistem immobilizer (1) berkedip saat kunci kontak di posisi “ON”, menunju- kan kemungkinan ada masalah pada kunci kontak atau sistem immobilizer. Hubungi BeRes SUZUKI untuk pemeriksaan sistem tersebut. Nomor identifikasi kunci tertera pada tag metal atau pada kuncinya. Simpan tag (jika dilengkapi) di tempat yang aman. Jika Anda kehilangan kunci, Anda akan mem- butuhkan nomor ini untuk membuat kunci baru. Tuliskan nomor di bawah ini untuk referensi saat diperlukan. NOMOR KUNCI: 2-1 CATATAN: • Jika Anda kehilangan kunci kontak, segera hubungi BeRes SUZUKI untuk menon-aktifkan kunci kontak yang hilang tersebut, kemudian gunakan kunci kon- tak baru yang telah diprogram. • Jika kendaraan Anda yang lain menggu- nakan kunci immobilizer, jauhkan kunci kontak tersebut dari kunci kontak ken- daraan SUZUKI, kemungkinan sistem immobilizer akan terpengaruh sehingga mesin tidak dapat distarter. • Jika masuknya kotoran/logam ke dalam kunci kontak juga dapat menyebabkan mesin tidak dapat distarter. HIMBAUAN Instrument elektronik kunci kontak sistem immobilizer sangat sensitif. Untuk menghindari kerusakan terse- but: • Kunci kontak tidak boleh terkena benturan, cairan atau suhu tinggi seperti diletakkan di dasbor dan terkena sinar matahari langsung. • Jauhkan kunci kontak dari benda yang mengandung magnet. Pengingat Kunci Kontak (jika dilengkapi) Akan terdengar suara (buzzer) yang meng- ingatkan Anda untuk melepas kunci kontak ketika pintu sisi depan pengemudi dibuka. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 19

Kunci Pintu Kunci Pintu Samping Untuk mengunci pintu belakang dari luar, tekan kenop pengunci dan tutup pintu. Anda tidak perlu menarik dan menahan gagang pintu seperti saat menutup pintu depan. Pintu pengemudi CONTOH BUKA BUKA KUNCI KUNCI Depan Belakang 60B008 Mengunci pintu sisi pengemudi dari luar: 67LH02001 Untuk mengunci pintu dari dalam, geser kenop ke depan. Untuk membuka, geser kenop ke belakang. • Masukkan kunci dan putar kunci ke arah belakang kendaraan, atau • Geser kenop pengunci ke depan, tutup pintu sambil menarik gagang. Untuk membuka pintu depan dari luar ken- daraan, masukkan kunci dan putar ke arah depan kendaraan Untuk mengunci pintu penumpang depan dari luar kendaraan, Geser kenop pen- gunci ke depan, tutup pintu sambil menarik gagang. SEBELUM MENGEMUDI Sistem Central Lock (jika dileng- kapi) Pintu pengemudi BUKA KUNCI Depan Belakang 60B008 Anda dapat mengunci dan membuka semua pintu melalui pengoperasian kunci pintu sisi pengemudi. Untuk mengunci seluruh pintu secara ber- samaan, masukkan kunci pada sisi penge- mudi dan putar kunci ke arah belakang kendaraan. Untuk membuka semua pintu secara ber- samaan, masukkan kunci pada sisi penge- mudi dan putar kunci ke arah depan kendaraan. 2-2 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 20

SEBELUM MENGEMUDI Kunci Pengaman Anak (pintu bela- kang) CONTOH (1) KUNCI BUKA (1) CONTOH 67LH00208 Anda dapat mengunci atau membuka semua pintu dengan menggeser kenop (1) ke depan atau ke belakang pada masing- masing pintu. 67LH00209 (1) KUNCI (2) BUKA CATATAN: JIka kendaraan Anda dilengkapi sistem keylees entry, Anda dapat mengunci dan membuka seluruh pintu secaraa bersa- maan melalui transmitter. Lihat “ Transmit- ter Keyless Entry System”. Setiap pintu belakang dilengkapi dengan kunci pengaman anak yang berfungsi untuk mencegah pintu dibuka dari dalam kendaraan. Ketika tuas pengunci pada posisi “KUNCI” (1), pintu belakang hanya dapat dibuka dari luar. Saat tuas pengunci pada posisi “BUKA” (2), pintu belakang dapat dibuka dari dalam atau luar. PERINGATAN Pastikan pengaman anak pada posisi mengunci “KUNCI” saat anak-anak duduk di bangku belakang. 2-3 Bagasi CONTOH (2) 67LH00210 Untuk membuka bagasi, masukkan kunci dan putar searah jarum jam sambil men- gangkat pintu bagasi. 67LH00214 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 21

Anda dapat membuka pintu bagasi dengan menarik tuas pembuka (jika dilengkapi) yang terletak di bagian bawah kursi penge- mudi. Transmitter Sistem Keyless Entry (jika dilengkapi) PERINGATAN PERINGATAN Gelombang radio dari antena sistem keyless dapat mengganggu pengo- perasian peralatan medis seperti alat pacu jantung listrik. Kelalaian dalam mengambil tindakan pencegahan yang tercantum di bawah ini dapat meningkatkan resiko cedera serius atau kematian akibat gangguan gelombang radio. Pastikan pintu bagasi sudah terkunci dengan baik. Hal ini untuk menghin- dar penumpang terlempar ke luar dan juga untuk mencegah masuknya gas buang dari knalpot. HIMBAUAN Jangan gunakan kunci untuk men- gangkat pintu ke atas, kemungkinan kunci akan patah. • Siapapun yang menggunakan per- alatan medis listrik seperti alat pacu jantung sebaiknya berkonsul- tasi dengan penyedia peralatan medis atau penasihat medisnya jika gelombang radio dari antena dapat mengganggu peralatan medis. • Jika interfensi gelombang radio dirasakan mengganggu, nonaktif- kan fungsi antena oleh BeRes SUZUKI. SEBELUM MENGEMUDI (1) (2) 81A184 (1) tombol “KUNCI” (2) tombol “BUKA” Anda dapat membuka atau mengunci semua pintu secara bersamaan dengan mengoperasikan transmitter dekat kend- araan. • Untuk mengunci semua pintu, tekan tombol “KUNCI” (1) pada transmitter. • Untuk membuka semua pintu, tekan tombol “BUKA” (2) pada transmitter. 2-4 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 22

SEBELUM MENGEMUDI Lampu sein akan berkedip sekali dan klak- son berbunyi sekali saat pintu dikunci. • Jika Anda menekan tombol “LOCK” pada transmitter dengan salah satu pintu terbuka, maka pintu tidak dapat dikunci. • Jika Anda kehilangan transmitter, hubungi BeRes SUZUKI untuk mendap- atkan penggantian. Program transmitter dengan kode baru hingga kode yang lama terhapus. Ketika pintu dibuka: • Lampu sein akan berkedip dua kali dan klakson berbunyi dua kali. • Jika posisi switch lampu interior di posisi “DOOR”, lampu interior akan menyala selama 15 detik (jika fungsi ini dileng- kapi) kemudian mati. Jika Anda memasukkan kunci kontak, secara oto- matis lampu tersebut akan mati. HIMBAUAN Transmitter adalah instrumen elek- tronik yang sensitif. Untuk menghin- dari kerusakan transmitter: • Jangan terkena benturan, cairan atau suhu tinggi seperti diletakkan di dasbor dan terkena sinar matahari langsung. • Jauhkan transmitter dari benda yang bersifat magnet seperti tele- visi. Pastikan pintu terkunci dengan baik sete- lah Anda menekan tombol “KUNCI” (1). CATATAN: Jika tidak ada pintu yang dibuka setelah 30 detik tombol “BUKA” ditekan, secara otom- atis pintu akan mengunci kembali. CATATAN: Anda dapat menonaktifkan suara klakson atau sebaliknya pada saat pintu terkunci atau terbuka. Hubungi BeRes Suzuki terdekat untuk melakukannya atau lihat pada bagian “Mode Answer Back”. Mode Answer Back Setiap kali Anda menekan tombol “KUNCI” (1) dan tombol “BUKA” (2) pada transmit- ter akan berbunyi suara klakson, Anda dapat menon-aktifkan suara klakson terse- but (mode answer back) atau sebaliknya dengan melakukan prosedur berikut: 1) Pastikan semua pintu tertutup kecuali pintu pengemudi dan cabut kunci kon- tak dari silinder. 2) Tekan switch pintu (3) pada sisi pintu pengemudi. CATATAN: • Jarak maksimum pengoperasian trans- mitter sistem keyless entry sekitar 5 m (16 ft.), tapi dapat berubah tergantung keadaan disekitarnya seperti kebera- daan tower pemancar atau radio CB (Citizen’s Band). • . 2-5 CONTOH 3 67LH02019-1 3) Masukkan dan cabut kunci kontak ke/ dari silinder kunci kontak dengan uru- tan:“masukkan-cabut-masukkan-cabut- masukkan-cabut-masukkan”. 4) Lepas dan tekan switch pintu (3) di sisi pintu pengemudi dengan urutan: “lepas-tekan-lepas-tekan-lepas-tekan”. 5) Cabut kunci kontak dari silinder, kemu- dian tekan tombol “KUNCI” (1) atau “BUKA” (2) pada transmitter sebanyak 4 kali. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 23

Penggantian baterai Jika transmitter tidak bekerja dengan baik, ganti baterai. Untuk mengganti baterai transmitter: (1) (2) (2) 67LH013 (3) Tipe baterai lithium disc: CR1616 atau sejenisnya. 3) Pasang ujung obeng minus di slot transmitter (2) dan ungkit hingga ter- buka. 4) Ganti baterai (3) dengan terminal + menghadap tanda “+” pada transmitter. 5) Tutup transmitter dan pasang pada tempatnya. 6) Tutup cover transmitter, pasang dan kencangkan sekrup (1). 7) Pastikan kunci pintu dapat dioperasikan melalui transmitter. 8) Buang baterai bekas dengan baik. Jan- gan dicampur dengan sampah rumah tangga lainnya. 81A185 1) Lepaskan sekrup (1), dan buka cover transmitter. 2) Lepas transmitter (2). SEBELUM MENGEMUDI PERINGATAN Menelan baterai lithium dapat menyebabkan luka dalam serius. Jangan sampai baterai lithium terte- lan. Hindari baterai lithium dari anak kecil dan binatang peliharaan. Jika tertelan, hubungi dokter segera. (3) HIMBAUAN Transmitter adalah instrumen elek- tronik yang sensitif. Untuk mencegah kerusakan, jangan terkena debu dan uap air yang dapat merusak kom- ponen bagian dalam. 2-6 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 24

SEBELUM MENGEMUDI Sistem Peringatan Anti Pencuri (jika dilengkapi) Sistem peringatan anti pencuri akan aktif 20 detik setelah Anda mengunci pintu. Sistem keyless entry – menggunakan transmitter. Saat sistem aktif, ketika mencoba mem- buka pintu dengan cara lain (*) transmitter sistem keyless entry akan memicu bunyi alarm. * termasuk menggunakan: – Kunci – Tuas pintu CATATAN: • Sistem peringatan anti pencuri akan memicu alarm ketika salah satu kondisi yang ditentukan terjadi. Namun, sistem tidak akan mencegah seseorang masuk ke dalam kendaraan Anda. • Selalu gunakan transmitter sistem key- less entry untuk membuka pintu saat sistem peringatan anti pencuri aktif. Menggunakan kunci dapat memicu alarm berbunyi. • Jika seseorang tidak mengetahui sistem peringatan anti pencuri ketika akan mengemudikan kendaraan Anda, kami sarankan Anda untuk memberitahukan sistem dan pengoperasiannya, atau mematikan sistem terlebih dahulu. Kesalahan dapat memicu alarm mung- kin dapat menyebabkan gangguan terh- adap orang lain. • Jika sistem peringatan anti pencuri aktif, Anda tetap harus berhati-hati. Jangan tinggalkan uang atau barang berharga di dalam kendaraan. 2-7 Mengaktifkan sistem alarm (saat difungsikan) Kunci pintu menggunakan transmitter sistem keyless entry. Lampu (1) akan men- gedip, dan sistem alarm akan aktif setelah sekitar 20 detik. Ketika sistem diaktifkan, indikator akan terus berkedip dengan interval 2 detik. (1) 67LH02018 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 25

CATATAN: • Untuk mencegah alarm terpicu tanpa disengaja, hindari pengaktifan jika masih ada orang di dalam kendaraan. Alarm akan terpicu jika orang dari dalam mem- buka pintu dengan mengoperasikan tuas pengunci atau switch power door lock. • Sistem alarm tidak akan bekerja jika seluruh pintu dikunci menggunakan kunci dari luar, atau menggunakan tuas door lock atau switch power door lock dari dalam kendaraan. • Jika tidak ada pintu yang dioperasikan dalam waktu 30 detik setelah dibuka menggunakan transmitter sistem key- less entry, pintu secara otomatis akan mengunci kembali. Pada saat bersa- maan, sistem alarm akan berfungsi jika sistem dalam kondisi aktif. Menghentikan alarm Jika alarm terpicu tanpa disengaja, putar kunci kontak ke posisi “ON” dan alarm akan berhenti. CATATAN: • Meski alarm sudah berhenti, jika Anda mengunci pintu menggunakan transmit- ter sistem keyless entry, sistem alarm akan diaktifkan kembali dengan jeda waktu sekitar 20 detik. • Jika melepas battery ketika sistem alarm aktif atau alarm beroperasi, alarm akan terpicu kembali ketika battery dipasang kembali, meskipun alarm berhenti beberapa waktu antara melepas dan memasang battery • Meski setelah alarm berhenti di ujung waktu pengoperasian, akan terpicu kem- bali jika ada pintu yang terbuka tanpa menon-aktifkan sistem alarm. Menon-aktifkan sistem alarm Buka pintu menggunakan transmitter sistem keyless entry. Lampu anti pencuri akan mati menandakan sistem telah non- aktif. SEBELUM MENGEMUDI Memeriksa alarm yang terpicu saat parkir JIka alarm terpicu secara paksa dan Anda memutar kunci kontak ke posisi “ON”, lampu akan berkedip selama 8 detik. JIka hal ini terjadi, periksa jika ada yang masuk secara paksa ke dalam kendaraan saat Anda jauh. Mengaktifkan dan Menon-aktifkan sistem alarm Sistem alarm dapat “aktif” atau “non-aktif”. Saat aktif (seting pabrik) Ketika sistem aktif, menyebabkan lampu hazard berkedip selama 40 detik jika kon- disi pemicu alarm terpenuhi. Sistem juga menyebabkan bunyi suara intermitten klakson selama 30 detik. Lampu anti pencuri akan terus berkedip selama dalam waktu ini. Saat non-aktif Ketika sistem non-aktif, akan tetap demikian hingga dilakukan aktivasi sistem. 2-8 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 26

SEBELUM MENGEMUDI Merubah kondisi sistem alarm Anda dapat menonaktifkan suara klakson atau sebaliknya pada saat pintu terkunci atau terbuka, menggunakan metode beri- kut. CONTOH (3) (2) (1) 67LH02025 1) Masukkan kunci kontak, tutup seluruh pintu, dan geser knob (1) pada pintu pengemudi ke arah buka (2) (bela- kang). 67LH02019 (1) SWITCH PINTU 2. BUKA 3. KUNCI CATATAN: Seluruh operasi pada langkah 2) dan 3) harus selesai dalam waktu 15 detik. 2) Lepaskan kunci kontak (4) dari switch (5) kemudian masukkan kembali. Ulangi langkah ini sebanyak 4 kali tanpa mengeluarkan kunci kontak pada ke-empat kalinya. 3) Geser lock knob (1) pada pintu penge- mudi ke arah mengunci (3) (depan), kemudian geser ke arah membuka (2) (belakang) untuk membuka pintu. Ulangi langkah ini 3 kali dan akhiri den- gan menggeser knob (1) ke arah men- gunci (3) (depan). 2-9 Setiap kali Anda melakukan serangkaian langkah di atas, kondisi sistem alarm akan berubah dari kondisi sebelumnya. Anda dapat mengetahui sistem aktif atau non aktif melalui kedipan lampu indikator alarm pada instrument panel di akhir prosedur berikut. (5) (4) Kondisi sistem Jumlah kedipan Non aktif Sekali Aktif 4 Kali CATATAN: • Anda tidak dapat mematikan sistem alarm ketika kondisi aktif. • Jika Anda tidak dapat menyelesaikan operasi pada step 2) dan 3) dalam 15 detik, lakukan kembali prosedur dari awal. • Pastikan seluruh pintu menutup ketika melakukan prosedur di atas. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 27

Kaca Jendela Kontrol Kaca Manual Kontrol Kaca Elektrik (jika dilengkapi) Kontrol elektrik hanya dapat beroperasi saat kunci kontak di posisi “ON”. CONTOH (1) (2) 60G010 Naik dan turunkan kaca dengan memutar gagang yang terdapat di panel pintu. 67LH014 Pada pintu pengemudi terdapat switch (1) untuk mengoperasikan kaca pintu penge- mudi, dan switch (2) kaca pintu penump- ang depan. SEBELUM MENGEMUDI Pintu penumpang (jika dilengkapi) CONTOH CONTOH (3) 67LH016 Masing-masing pintu penumpang memiliki switch (3) untuk mengoperasikan masing- masing kaca pintu. 2-10 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 28

SEBELUM MENGEMUDI Switch pengunci (jika dilengkapi) TUTUP BUKA 81A009 Untuk membuka kaca, tekan bagian atas switch dan untuk menutup kaca, tarik bagian atas switch. Kaca pengemudi memiliki kelebihan “auto- down” untuk menambah kenyamanan (di pintu tol atau restoran layanan jalan). Tekan penuh switch kaca pengemudi dan lepaskan, kaca akan membuka penuh. Untuk menghentikannya tarik segera switch saat kaca membuka. 67LH017 Pintu pengemudi juga dilengkapi switch pengunci kaca pintu penumpang. Jika Anda menekan switch pengunci, kaca pintu penumpang tidak dapat diturunkan menggunakan switch (2) atau (3) seperti dijelaskan di atas. Untuk menormalkan, tekan kembali switch pengunci. CATATAN: Jika Anda berkendara dengan salah satu kaca belakang terbuka, akan terdengar suara yang keras disebabkan oleh getaran udara. Untuk mengurangi suara tersebut, buka kaca pengemudi atau penumpang depan, atau tutup sedikit kaca belakang. 2-11 CONTOH PERINGATAN • Kunci pengoprasian kaca pintu penumpang jika ada anak-anak di dalam kendaraan. Untuk menghin- dari anak-anak dari kemungkinan terjepit. • Untuk mehindari bahaya terjepit, pastikan tidak ada anggota tubuh sepertu tangan saat menutup kaca. • Jangan lupa melepas kunci kontak saat meninggalkan kendaraan meskipun sebentar. Jangan me- ninggalkan anak-anak di dalam kendaraan yang diparkir, hal ini untuk mencegah anak-anak me- ngoperasikan peralatan elektronik yang dapat membahayakan diri mereka. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 29

Kaca Spion Kaca Spion Dalam Anda dapat menyetel dengan menggeser ke atas, bawah, atau samping dengan tan- gan. Kaca Spion Luar Setel kaca spion luar untuk melihat bagian samping kendaraan dengan jelas. PERINGATAN Berhati-hatilah, karena jarak dan besar objek pada kaca cembung akan terlihat lebih kecil dan lebih jauh dibandingkan dengan kaca datar. Tipe 1 CONTOH 74LHT0235 SEBELUM MENGEMUDI Tipe 2 CONTOH 53MH0231 68KH008 2-12 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 30

SEBELUM MENGEMUDI Tempat Duduk Depan Menyetel Tempat Duduk Menyetel Posisi Tempat Duduk PERINGATAN Jangan menyetel tempat duduk saat mengemudi, untuk menghindari lepas kontrol saat tempat duduk bergeser tak terduga. Lakukan peny- etelan sebelum mengemudi. PERINGATAN Lakukan penyetelan tempat duduk sebelum mengencangkan sabuk kes- elamatan. 67LH02002 Tuas penyetel tempat duduk depan terda- pat di bawah tempat duduk. Untuk meny- etelnya, tarik tuas dan geser tempat duduk ke depan atau ke belakang. Setelah menyetel, coba geser ke depan dan belakang, untuk memastikan tempat duduk telah terkunci dengan baik. 2-13 Menyetel Sandaran PERINGATAN Agar fungsi sabuk keselamatan dapat bekerja dengan efektif saat berkendara, sandaran harus pada posisi tegak. Sabuk keselamatan didesain untuk memberikan perlindungan maksi- mum saat sandaran pada posisi tegak. CONTOH CONTOH 67LH02003 Untuk menyetel sudut sandaran tempat duduk depan, tarik tuas di bagian samping bawah, geser sandaran ke posisi yang diinginkan, dan lepas tuas agar mengunci. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 31

Tempat Duduk Belakang Melipat Tempat Duduk Belakang Tempat duduk belakang dapat dilipat untuk tambahan tempat barang. Untuk melipat ke depan: (1) 67LH02022 Tarik knob pembuka di bagian atas kedua sisi, dan lipat sandaran ke depan. CONTOH HIMBAUAN Ketika kursi belakang dilipat menca- pai sandaran depan, atur sudut san- daran kursi depan. 67LH02021 HIMBAUAN Pastikan ketika tidak digunakan sabuk berada pada posisi (1) di kedua sisinya. Pastikan sabuk dan pengunci tidak tersangkut di antara pintu dan bodi bagian dalam. Hal ini dapat merusak sabuk dan door trim. PERINGATAN Jika Anda membawa barang dalam ruang penumpang dengan sandaran belakang dilipat ke depan, pastikan untuk mengamankan barang agar tidak terlempar keluar dan menyebabkan cedera. Jangan menumpuk barang melebihi tinggi sandaran. SEBELUM MENGEMUDI Untuk mengembalikan ke posisi normal, ikuti prosedur berikut. CONTOH CONTOH 67LH02004 Naikkan sandaran hingga mengunci. Setelah mengembalikan tempat duduk, coba geser sandaran untuk memastikan penguncian. 2-14 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 32

SEBELUM MENGEMUDI Sabuk Keselamatan dan Sistem Pengaman Anak PERINGATAN 65D231S • Jangan memasukkan penumpang ke dalam bagasi, hal ini sangat ber- bahaya terutama saat terjadi kecelakaan. • Sabuk keselamatan harus selalu disetel dengan cara berikut: – Bagian lap sabuk harus diguna- kan di bawah pinggul tidak melin- tasi pinggang. – Strap bahu harus digunakan di atas bahu, dan tidak di bawah tangan. – Strap tidak melintasi muka atau leher, tapi tidak turun dari bagian bahu. (Bersambung) PERINGATAN Gunakan selalu sabuk keselamatan. 2-15 Di atas panggul Melingkari pinggul 65D606 65D201 PERINGATAN (Lanjutan) • Jangan sampai bagian strap ter- puntir dan atur kekencangannya agar nyaman. Sabuk yang terlalu kendur akan terasa tidak nyaman saat dikenakan. • Pastikan bagian buckle mengunci dengan baik. Dimungkinkan untuk menyilang/bertukar buckle untuk tempat duduk belakang. (Bersambung) 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 33

PERINGATAN (Lanjutan) • Jangan menggunakan sabuk untuk lebih dari satu orang, menggen- dong bayi atau anak kecil. Hal ini sangat berbahaya saat terjadi kecelakaan. • Secara berkala periksa sabuk dari aus dan kerusakan. Ganti sabuk jika rajutannya mulai rusak. • Anak berumur 12 tahun atau kurang, sebaiknya duduk dan memakai sabuk keselamatan di tempat duduk belakang. • Gunakan sabuk keselamatan khusus bayi dan anak kecil sesuai standar keselamatan. Baca dan ikuti pertunjuk penggunaanya. (Bersambung) Serendah mungkin mel- ingkari pinggul 65D199 PERINGATAN (Lanjutan) • Wanita hamil dianjurkan untuk menggunakan sabuk keselamatan khusus yang telah didseain dan direkomendasikan oleh pabrik pembuatnya. Usahakan saat dike- nakan bagian lap harus serendah mungkin di bawah pinggul, seperti pada gambar. • Jangan menyimpan benda yang mudah patah di saku baju saat menggunakan sabuk, seperti kaca, ballpoint dan lain-lain yang dapat- menyebabkan bahaya. (Bersambung) SEBELUM MENGEMUDI PERINGATAN (Lanjutan) • Untuk anak-anak, jika sabuk men- genai muka atau leher, geser anak agak ke tengah. • Jangan menyemir, memberi min- yak, memberi bahan kimia atau asam pada sabuk, membersihkan dapat dilakukan dengan menggu- nakan air sabun. • Jangan masukkan koin, klip, dan lainnya ke dalam buckle sabuk pengaman, dan hati-hati jangan menumpahkan cairan kedalamnya. Jika ada benda asing masuk ke dalam sabuk keselamatan, sabuk keselamatan tidak bekerja dengan baik. 2-16 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 34

SEBELUM MENGEMUDI Sabuk Lap-Shoulder Emergency Locking Retractor (ELR) Sabuk keselamatan dilengkapi emergency locking retractor (ELR), hanya bekerja mengunci sabuk saat berhenti mendadak atau terbentur, juga akan mengunci jika Anda menarik sabuk dengan sangat cepat. Jika ini terjadi, biarkan sabuk hingga mem- buka kunci kembali, kemudian tarik sabuk perlahan. Untuk keselamatan Duduk menyandar ke bela- kang 60A040 Untuk mengurangi resiko tergelincir di bawah sabuk saat terjadi kecelakaan, posisi lap harus serendah mungkin di bawah pinggul dan kencangkan dengan cara menarik sabuk melingkar di bahu atas hingga ke latch plate. Panjang sabuk yang melingkar diagonal akan menyesuaikan dengan kenyamanan gerakan Anda. Di bawah pinggul 60A038 2-17 Seluruh Sabuk Kecuali Belakang Tengah Seluruh sabuk keselamatan selain bela- kang tengah merupakan sabuk lap-shoul- der. Di bawah pinggul 60A036 Untuk mengencangkan sabuk keselama- tan, duduk dengan bersandar penuh ke belakang, tarik latch plate pada sabuk mel- ingkari badan dan tekan ke buckle hingga terdengar bunyi “klik”. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 35

Sabuk Tengah Belakang Sabuk keselamatan belakang tengah ada- lah sabuk lap. Untuk mengencangkan sabuk, tarik latch plate hingga sabuk keselamatan menyil- ang pinggul Anda dan tekan ke buckle hingga terdengar bunyi “klik”. Untuk men- gurangi resiko geser saat ada benturan, posisi sabuk menyilang sedikit di bawah pinggul Anda dan setel sabuk hingga terasa nyaman. MENGENCANGKAN 60A039 Untuk mengendurkan, tekan bagian merah “PRESS” pada buckle dan biarkan sabuk mengendur perlahan sambil memegang sabuk atau/dan latch plate. 60B038 Untuk mengencangkan sabuk, tarik ujung bebas sabuk seperti gambar. SEBELUM MENGEMUDI MENGENDURKAN Sudut yang tepat Di bawah pinggul 2-18 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 36

SEBELUM MENGEMUDI Untuk melepas sabuk, tekan bagian merah “PRESS” pada buckle. Memeriksa Sabuk CONTOH CONTOH 65D209S Lakukan pemeriksaan fungsi sabuk secara berkala dari kerusakan. Periksa web, buckle, latch plate, retractor, acnhor, dan guide loop. Ganti jika sabuk tidak bekerja dengan baik atau ada yang rusak. 60G028 CATATAN: Tulisan “CENTER” pada buckle dan latch plate lap belt tengah. Buckle didesain seh- ingga latch plate tidak dapat masuk pada buckle yang salah. PERINGATAN Periksa fungsi semua sabuk setelah kendaraan mengalami benturan. Set- elah kendaraan mengalami kecela- kaan (kecuali kecelakaan yang sangat ringan) sabuk harus diganti, meski kerusakannya tidak serius. Sabuk yang tidak digunakan saat ter- jadi kecelakaan juga harus diganti, jika tidak, sabuk tidak dapat ber- fungsi dengan baik. Hal ini dikarena- kan terdapat kerusakan pada salah satu bagian. 2-19 Sistem Pengaman Anak 60G332S Pengaman bayi - hanya jok belakang CONTOH 79J221 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 37

Pengaman anak Seluruh sistem pengaman anak didesain agar cocok dengan tempat duduk yang menggunakan lap belt atau lap shoulder belt. Jika mungkin, SUZUKI menganjurkan untuk memasang sistem pengaman di tempat duduk belakang. Karena berdasar- kan data statistik yang ada, pada saat ter- jadi kecelakaan, anak-anak akan lebih aman berada di tempat duduk belakang dibandingkan depan. CONTOH Jika harus menggunakan pengaman yang menghadap ke belakang di tempat duduk depan, mundurkan tempat duduk sejauh mungkin ke belakang. 79J222 Booster CATATAN: Dapatkan informasi mengenai peraturan standar penggunaan pengaman anak. CONTOH 79J223 SUZUKI sangan menganjurkan diguna- kannya pengaman untuk bayi dan anak- anak. Banyak tipe yang tersedia, gunakan yang sesuai dengan standar keselamatan. SEBELUM MENGEMUDI PERINGATAN Jika Anda memasang sistem penga- man anak di bangku belakang, geser tempat duduk sejauh mungkin ke belakang agar kaki anak tidak me- nyentuh sandaran tempat duduk depan. Hal ini untuk menghindari ter- jadinya cedera. 65D608 2-20 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 38

SEBELUM MENGEMUDI Pemasangan dengan Sabuk Lap- Shoul- der Sabuk tipe ELR 65D609 PERINGATAN 80JC021 Ikuti petunjuk pemasangan sistem penga- man anak yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. Anak-anak dapat cedera jika sistem pengamannya tidak terpasang den- gan baik. Ketika memasang sistem pengaman anak, ikuti petunjuk pemasangan berikut ini. Pastikan sabuk terkunci dengan baik. Geser sistem pengaman anak ke segala arah, untuk memastikan pengaman sudah terpasang dengan baik. 2-21 CONTOH 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 39

Instrument Cluster 1. Speedometer 2. Odometer/Trip meter 3. Indication selector knob 4. Tachometer (jika dilengkapi) 5. Fuel gauge 6. Lampu peringatan dan indikator 7. Indikator posisi gigi (untuk model Auto Gear Shift) dengan tachometer 1 4 6 CONTOH 67LS10201 tanpa tachometer 1 6 6 CONTOH BEFORE DRIVING 6 3 5 7 2 3 5 2 67LH02006 2-22 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 40

SEBELUM MENGEMUDI Lampu Peringatan dan Indikator Jika lampu ini menyala ketika kendaraan berjalan, menunjukan ada masalah den- gan sistem rem. Jika ini terjadi, Anda harus: Lampu Peringatan Sistem Rem 1) Menepi dan menghentikan kendaraan dengan hati-hati. PERINGATAN Ingat jarak pengereman yang lebih panjang, mungkin Anda harus lebih dalam dan keras menekan pedal dari biasanya. 60A072 Untuk pemeriksaan lampu, ikuti tiga kon- disi berikut, tergantung spesifikasi kend- araan tersebut. 2) Tes rem dengan mencoba jalan dan berhenti di pinggir jalan. – Jika Anda merasa aman, lanjutkan perjalanan dengan perlahan ke BeR- esS terdekat untuk perbaikan, atau – Kendaraan di derek ke BeResS ter- dekat untuk perbaikan. 1) Lampu akan menyala pada saat kunci kontak diputar ke posisi “ON”. 2) Lampu akan menyala pada saat rem tangan ditarik dengan kunci kontak posisi “ON”. 3) Lampu akan menyala pada saat kedua kondisi tersebut di atas. PERINGATAN Jika terjadi kondisi berikut, segera hubungi BeResS terdekat untuk pemeriksaan sisrem rem Anda. • Jika lampu peringatan sistem rem menyala setelah mesin hidup dan rem tangan telah dilepas. • Jika lampu peringatan sistem rem tidak menyala saat kunci kontak diputar ke posisi “ON”. • Jika sewaktu-waktu lampu peringa- tan sistem rem menyala saat mesin hidup. Lampu akan menyala jika jumlah minyak rem kurang. Lampu harus mati ketika mesin hidup dan rem tangan dilepas, dan jika jumlah min- yak rem pada reservoir cukup. 2-23 CATATAN: Karena sistem rem menyetel secara oto- matis, jumlah minyak rem akan berkurang dengan adanya keausan pada brake pad. Tambahkan minyak rem, sesuai jadwal perawatan berkala. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 41

Lampu Indikator Malfungsi/Check Engine Lampu Peringatan Transmisi (jika dilengkapi) 63J031 Kendaraan ini dilengkapi komputerisasi kontrol sistem emisi. Lampu ini terdapat pada panel instrument untuk menunjukkan adanya masalah pada sistem kontrol emisi. Lampu ini akan menyala saat kunci kontak di posisi “ON” dan akan mati sete- lah mesin hidup. 80J219 Lampu ini akan menyala selama beberapa detik ketika kunci kontak diputar ke posisi “ON”. Hal ini menunjukan lampu peringa- tan bekerja dengan baik. Jika lampu menyala ketika mesin hidup, menunjukkan ada masalah pada sistem transmisi AGS. Hubungi BeResS terdekat untuk memeriksa masalah tersebut. Jika lampu menyala saat mesin hidup, menunjukkan ada masalah pada sistem kontrol emisi. Bawa kendaraan Anda ke BeResS terdekat untuk pemeriksaan. CATATAN: Jika temperatur AGS terlalu tinggi, lampu ini akan berkedip. Hentikan kendaraan di tempat yang aman dan biarkan sistem din- gin. HIMBAUAN Melanjutkan perjalanan dengan lampu check engine menyala dapat merusak sistem kontrol emisi, dan dapat berpengaruh pada konsumsi bahan bakar dan kenyamanan mengemudi. SEBELUM MENGEMUDI Lampu Elektrik Power Steering (jika dilengkapi) 79J039 Lampu akan menyala saat kunci kontak di posisi “ON”, dan mati saat mesin hidup. Jika lampu menyala saat kendaraan ber- jalan, sistem power steering kemungkinan bermasalah. Periksakan ke BeRes SUZUKI terdekat. CATATAN: Berikut pengoperasian setir ketika parkir atau mengemudi pada kecepatan sangat rendah, setir mungkin akan terasa sedikit berat. Hal tersebut adalah normal, terdapat limit pada sistem kontrol power steering untuk mencegah kelebihan panas. • Pengoperasian setir sangat sering. • Setir dibelokkan secara penuh dalam waktu lama. Ketika sistem kontrol power steering telah dingin, sistem akan kembali normal. Namun, pengoperasian di atas yang beru- lang-ulang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem power steering. 2-24 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 42

SEBELUM MENGEMUDI CATATAN: Jika power steering tidak bekerja dengan baik, setir akan terasa berat, tetapi masih dapat dikemudikan. Lampu Tekanan Oli CATATAN: Jika power steering bekerja, Anda mung- kin akan mendengar suara pada power steering. Hal ini normal dan mengindikasi- kan bahwa power steering bekerja dengan baik. 50G051 Lampu akan menyala saat kunci kontak di posisi “ON”, dan akan mati setelah mesin hidup. Lampu akan tetap menyala jika tekanan oli kurang. Jika lampu ini menyala saat kendaraan berjalan, menepilah segera dan matikan mesin. Periksa jumlah oli dan tambahkan jika perlu. Jika oli masih cukup, periksa sistem pelumasan di BeResS terdekat, sebelum Anda melanjutkan perjalanan. HIMBAUAN • Jika mesin diteruskan bekerja den- gan lampu ini menyala, dapat men- gakibatkan kerusakan mesin. • Jangan hanya mempercayai lampu ini. Periksa jumlah oli secara berkala. 2-25 Lampu Pengisian Battery 50G052 Lampu ini akan menyala saat kunci kontak di posisi “ON”, dan mati saat mesin hidup. Lampu akan tetap menyala jika terjadi masalah pada sistem pengisian baterai. Jika lampu menyala saat mesin hidup, sistem pengisian baterai harus diperiksa segera ke BeResS terdekat. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 43

Lampu Peringatan Overheat Lampu Sistem Immobilizer 54G344 Lampu ini akan menyala saat kunci kontak di posisi “ON”, dan mati saat mesin hidup. Jika lampu berkedip ketika berkendara, menandakan temperatur mesin panas. Hindari berkendara dengan kondisi terse- but. Jika lampu menyala, menandakan mesin mengalami overheat. Ikuti petunjuk pada “Jika Mesin Overheat” di bab “PERA- WATAN DARURAT” . 65D239 Lampu akan menyala saat kunci kontak di posisi “ON”, dan mati saat mesin hidup. Jika lampu berkedip ketika kunci kontak di posisi “ON”, hal ini mungkin terdapat masalah pada sistem immobilizer. Hubungi BeRes SUZUKI untuk dilakukan pemerik- saan. HIMBAUAN Melanjutkan pengendaraan saat mesin overheat dapat merusak mesin. SEBELUM MENGEMUDI Indikator Lampu Sein 50G055 Ketika Anda berbelok ke kiri atau ke kanan, tanda panah hijau pada panel instrument akan berkedip. Ketika Anda mengaktifkan switch lampu hazard, kedua panah akan berkedip bersa- maan dengan kedua lampu sein. 2-26 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 44

SEBELUM MENGEMUDI Indikator Lampu Jauh Indikator Pedal Rem ditekan (jika dilengkapi) 50G056 Lampu indikator ini akan menyala ketika lampu besar (lampu jauh) dinyalakan. 76MH0A047 Mengacu pada “MENGOPERASIKAN KENDARAAN”. 2-27 Indikator posisi transmisi (untuk model AGS) 76MH0A044 Saat Posisi kunci kontak berada pada posisi “ON”, akan muncul indikator posisi transmisi. Untuk lebih lengkapnya mengacu pada bab “Mengoperasikan Kendaraan”. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 45

Speedometer/Odometer/Trip meter/ Kontrol meter iluminasi Speedometer Speedometer menunjukan kecepatan ken- daraan dalam satuan km/jam. Odometer/Trip meter Ketika kunci kontak di posisi “ON” Odome- ter/Trip meter akan ditampilkan. Odometer mencatat jarak total pengen- daraan. Trip meter dapat digunakan untuk mengukur jarak tempuh pengendaraan atau antar pengisian bensin. HIMBAUAN Perhatikan pembacaan odometer Anda dan periksa jadwal perawatan secara berkala. Keausan dan kerusakan beberapa part dapat disebabkan oleh kelalaian pelaksanaan perawatan sesuai inter- val yang telah ditentukan. 67LS10202 (1) Speedometer (2) Tampilan (3) Knob selektor SEBELUM MENGEMUDI CONTOH (a) km (3) (b) km (c) km 67LH02016 Ketika kunci kontak di posisi “ON” dengan switch lampu di posisi “OFF”, akan dita- mpilkan dua jenis indikator; odometer (a), trip meter A (b) dan trip meter B (c). Tekan knob “MODE” (3) dengan cepat untuk merubah di antara ketiga indikator. 2-28 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 46

SEBELUM MENGEMUDI (a) CONTOH PERINGATAN Jika Anda menyetel tampilan saat mengemudi, Anda dapat kehilangan kendali atas kendaraan. Jangan menyetel tampilan saat mengemudi. km (b) (3) km (c) km (d) 67LH02017 Ketika kunci kontak di posisi “ON” dan lampu posisi, lampu belakang dan/atau lampu besar di posisi ON, akan ditampil- kan empat indikator; odometer (a), trip meter A (b), trip meter B (c) dan indikator pencahayaan (d). Tekan knob “MODE” (3) dengan cepat untuk mengganti di antara empat tampilan. Ketika ditampilkan indika- tor (d), Anda dapat mengatur penca- hayaan. Untuk lebih jelas bagaimana menambah atau mengurangi pencahayaan lihat “Kontrol Pencahayaan” pada bab beri- kut. (3) 67LH30205 Untuk me-reset trip meter ke angka nol, tekan dan tahan knob (3) selama lebih dari 2 detik. 2-29 Kontrol Pencahayaan CONTOH (Paling Terang) (Setting awal) (3) CONTOH (Paling Redup) 67LH30209 Ketika ditampilkan trip meter (B) (c) dan lampu besar ON, Anda dapat merubah intensitas iluminasi dengan menekan knob (3). Untuk merubah meter iluminasi, tekan dan tahan knob (3). Indikator akan berubah seperti ditampilkan pada gambar. Iluminasi akan meredup kemudian kembali ke kondisi paling terang setelah mencapai kondisi paling redup. CATATAN: Ketika Anda memasang kembali terminal negatif (-) baterai, pencahayaan panel instrument akan kembali ke awal. Lakukan penyetelan kembali sesuai dengan keingi- nan Anda. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 47

Tachometer (jika Dilengkapi) Indikator Bahan Bakar CONTOH CONTOH (1) 67LH30210 Tachometer menunjukan putaran mesin dalam satuan putaran per menit. 67LH034 Ketika kunci kontak di posisi “ON”, indika- tor bahan bakar menunjukan jumlah bahan bakar pada tangki. “F” berarti full/penuh dan “E” berarty empty/kosong. HIMBAUAN Jangan mengendarai kendaraan hingga indikator putaran mesin men- capai area merah, hal ini akan meru- sak mesin. Pertahankan kecepatan mesin di bawah area merah bahkan saat memindahkan gigi ke posisi yang lebih rendah. Lihat “Kecepatan maksimum yang dii- jinkan untuk memindahkan gigi” pada bagian “MENGOPERASIKAN KEND- ARAAN”. Tanda (1) menunjukkan pintu pengisian bahan bakar terletak di sisi sebelah kiri. Jika indikator mencapai area “E”, segera isi bahan bakar. SEBELUM MENGEMUDI CATATAN: Jika indikator berkedip, menunjukkan tangki bahan bakar hampir kosong. CATATAN: Indikator berbeda-beda tergantung kon- disi jalan (contoh, miring atau berbelok) dan kondisi pengendaraan karena bahan bakar bergerak di dalam tangki. 2-30 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 48

SEBELUM MENGEMUDI Tuas Pengontrol Lampu Pengoperasian Lampu CONTOH (3) (2) (1) 60MK011 Untuk meng-ON/OFFkan, putar knob di ujung tuas. Ada tiga posisi: 65D611 PERINGATAN Untuk keselamatan Anda, jangan mengoperasilan kontrol melalui ling- karan dalam setir. OFF (1) Seluruh lampu OFF. (2) Lampu posisi depan, lampu kota, lampu plat nomor, dan lampu instrumen ON, lampu besar OFF. (3) Lampu posisi depan, lampu kota, lampu plat nomor, dan lampu instrumen ON, tetapi lampu besar ON. 2-31 CONTOH 60MK012 Dengan lampu besar ON, tekan tuas ke depan untuk mengganti ke lampu jauh atau tarik tuas ke belakang untuk merubah ke lampu dekat (low beam). Saat lampu jauh (main beam) ON, lampu pada panel instrumen akan ON. Untuk mengaktifkan sementara lampu jauh sebagai lampu dim, tarik tuas ke belakang dan lepas setelah selesai memberi sinyal. Pengingat lampu “ON” (jika dilengkapi) Buzzer akan mengeluarkan suara yang mengingatkan Anda untuk mematikan lampu, jika lampu masih menyala ketika kunci kontak dilepas dan pintu pengemudi terbuka. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 49

Tuas Lampu Sein Pengoperasian Lampu Sein Saat kunci kontak di posisi “ON”, geser tuas ke atas atau ke bawah untuk mengak- tifkan lampu sein kanan atau kiri. Sein Normal CONTOH 65D611 PERINGATAN Untuk keselamatan Anda, jangan mengoperasikan kontrol melalui ling- karan dalam setir. 60MK013 Geser tuas ke atas dan ke bawah. Setelah setir kembali ke posisi lurus, sinyal terpu- tus dan tuas akan kembali ke posisi nor- mal. SEBELUM MENGEMUDI Sinyal Berpindah Jalur CONTOH 60MK014 Terkadang, ketika berpindah jalur, setir tidak diputar cukup untuk menghentikan lampu sein. Untuk kenyamanan, Anda dapat menghidupkan lampu sein dengan menggeser tuas dan tahan. Tuas akan kembali ke posisi normal ketika Anda melepasnya. 2-32 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 50

SEBELUM MENGEMUDI Switch Peringatan Hazard Tuas Wiper dan Washer Kaca Depan CONTOH 67LH00213 Tekan switch hazard untuk mengaktifkan lampu hazard. Keempat lampu sein dan kedua lampu indikator akan berkedip ber- samaan. Untuk mematikannya, tekan switch sekali lagi. Gunakan lampu hazard untuk memberi peringatan kepada pengendara lainnya jika sedang terjadi masalah pada kend- araan Anda. PERINGATAN Untuk keselamatan Anda, jangan mengoperasilan kontrol melalui ling- karan dalam setir. 2-33 Pengoperasian Wiper dan Washer Ketika kunci kontak di posisi “ON”, Anda dapat menggunakan tuas atau switch wiper/washer (jika dilengkapi). Wiper Kaca Depan CONTOH MIST OFF INT LO 65D611 HI 68KH027 Untuk mengoperasikan wiper kaca depan, geser tuas ke bawah ke salah satu dari tiga posisi pengoperasian. Pada posisi “INT” (jika dilengkapi), wiper bekerja putus- putus. Posisi “INT” cocok untuk hujan geri- mis. Posisi “LO”, wiper bekerja lambat. Posisi “HI”, wiper bekerja cepat. Untuk menghentikan wiper, geser tuas kembali ke posisi “OFF”. Geser tuas ke atas dan tahan pada posisi “MIST”, wiper kaca depan akan bekerja terus-menerus pada kecepatan rendah. 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 51

Washer Kaca Depan HIMBAUAN CONTOH Untuk mencegah kerusakan kom- ponen sistem wiper dan washer, per- hatikan hal-hal berikut ini: • Jangan menahan tuas jika tidak ada cairan yang disemprotkan, hal ini dapat merusak motor washer. • Jangan membersihkan debu pada kaca depan yang kering dengan menggunakan wiper karena dapat merusak kaca depan dan karet wiper. Semprotkan cairan washer sebelum mengoperasikan wiper. • Bersihkan kotoran pada karet wiper, sebelum mengoperasikan wiper. • Periksa jumlah cairan washer secara berkala. Pemeriksaan harus lebih sering saat cuaca buruk. • Isi cairan pada reservoir washer 3/4 bagian saja, untuk memberikan ruang ketika temperatur udara turun hingga cairan membeku. 68KH029 Untuk menyemprotkan cairan pembersih kaca depan, tarik tuas. Secara otomatis wiper akan bergerak perlahan. PERINGATAN • Untuk mencegah pembentukan es pada kaca saat musim dingin, hidupkan defroster untuk mengha- ngatkan kaca sebelum dan selama penggunaan washer. • Jangan menggunakan cairan anti beku radiator untuk reservoir washer. Cairan ini dapat meng- ganggu pandangan dan merusak cat. SEBELUM MENGEMUDI Klakson CONTOH 67LH044 Tekan tombol klakson pada setir untuk membunyikan klakson. Klakson akan ber- bunyi di semua posisi kunci kontak. 2-34 67LS0N12N

SEBELUM MENGEMUDI

Halaman 52

# SEBELUM MENGEMUDI 2-35 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 53

60G408 MENGOPERASIKAN KENDARAAN MENGOPERASIKAN KENDARAAN Peringatan Gas Buang ........................................................ 3-1 Pemeriksaan Harian ............................................................ 3-1 Konsumsi Oli Mesin ............................................................ 3-2 Kunci Kontak ....................................................................... 3-3 Rem Tangan ......................................................................... 3-4 Pedal ..................................................................................... 3-5 Menghidupkan Mesin .......................................................... 3-6 Penggunaan Tuas Transmisi ............................................. 3-7 Pengereman ......................................................................... 3-16 3 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 54

MENGOPERASIKAN KENDARAAN Peringatan Gas Buang PERINGATAN (Lanjutkan) • Jangan memarkir kendaraan de- ngan mesin hidup untuk waktu lama meskipun di daerah terbuka. Jika perlu memarkir kendaraan untuk waktu singkat dengan mesin menyala, pastikan selektor udara- masuk diset ke “FRESH AIR” dan blower pada putaran tinggi. • Hindari mengoperasikan ken- daraan dengan bak atau bagasi ter- buka. Jika perlu mengoperasikan dengan bak atau bagasi terbuka, pastikan sunroof (jika dilengkapi) dan seluruh jendela sudah tertutup, dan blower pada putaran tinggi dengan selektor udara masuk diset ke “FRESH AIR”. • Untuk memungkinkan pengopera- sian yang tepat pada sistem venti- lasi kendaraan Anda, jaga kebersihan air inlet grill di bagian depan kaca dari daun, atau yang lainnya setiap waktu. • Bersihkan ujung knalpot dari kotoran untuk mengurangi ham- batan gas buang. • Periksa sistem gas buang secara berkala, jika ada kerusakan atau kebocoran, segera perbaiki. 52D334N PERINGATAN Hindari menghirup gas buang (asap) kendaraan. Pada gas buang terdapat carbon monoxida, gas mematikan yang tidak berwarna dan tidak berbau. Karena carbon monoxida sulit dideteksi keberadaannya, perha- tikan hal- hal berikut ini untuk mence- gah gas carbon monoksida masuk ke dalam kendaraan. • Jangan menghidupkan mesin di dalam garasi atau ruang tertutup. (Bersambung) 3-1 Pemeriksaan Harian Sebelum Mengendarai 60A187SN 1) Pastikan jendela, kaca, lampu dan reflektor dalam kondisi baik dan bersih. 2) Periksa ban sbb: – kedalaman kembang ban – aus, retak atau rusak – mur roda kendur – paku, baut atau benda lain yang menempel. Lihat “Ban” pada “PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN”. 3) Lihat kebocoran minyak dan oli. CATATAN Jika ada air yang menetes setelah A/C digunakan adalah normal. 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 55

4) Pastikan kap mesin telah terkunci de- ngan baik 5) Periksa lampu depan, lampu sein, lampu rem dan klakson. 6) Setel tempat duduk dan sandaran kepala (jika dilengkapi). 7) Periksa kerja pedal rem dan tuas rem tangan. 8) Setel kaca spion. 9) Biasakan mengenakan sabuk kesela- matan. 10)Pastikan lampu indikator menyala saat kunci kontak posisi “ON” atau “START” atau ketika engine switch ditekan untuk memindahkan mode ke “ON”. 11)Periksa semua kondisi perlengkapan. 12)Pastikan lampu indikator rem tangan mati saat rem tangan dilepas. Tarik gagang kap mesin, pastikan kap mesin tidak dapat terbuka tanpa membuka penguncinya. Tutup kembali kap mesin setelah selesai pemeriksaan. Untuk pe- ngoperasian yang benar, lihat “Grendel, Engsel & Kunci” “CHASSIS DAN BODI” pada “Jadwal Perawatan Berkala” di bab “PEMERIKSAAN DAN PEMELIHARAAN” untuk jadwal pelumasan. PERINGATAN Pastikan kap mesin tertutup rapat sebelum mengendarai. Hal ini untuk menghindari terangkat ke atas, yang dapat mengganggu pandangan Anda hingga menyebabkan bahaya. Sekali sebulan, atau setiap kali Anda mengisi bahan bakar, periksa tekanan ban dan juga ban serep. Seminggu sekali atau setiap mengisi tangki bahan bakar, lakukan pemeriksaan berikut ini: 1) Jumlah oli 2) Jumlah coolant 3) Jumlah minyak Rem 4) Jumlah cairan pembersih/washer 5) Jumlah air baterai 6) Pengoperasian kunci kap mesin MENGOPERASIKAN KENDARAAN Konsumsi Oli Mesin Dalam pengoperasian jumlah oli mesin akan berkurang, hal ini adalah normal. Konsumsi oli tergantung viskositas oli, kualitas oli, dan kondisi pengendaraan. Konsumsi oli meningkat saat kecepatan tinggi atau perlambatan. Beban berat juga memperbesar konsumsi oli. Mesin yang baru memerlukan lebih banyak oli dimana piston, ring piston dan dinding cylinder belum terlumasi oli secara sempurna. Kondisi mesin baru akan normal setelah 5.000 km (3.000 mil). Konsumsi Oli: Max. 1.0 L per 1000 km (1 Qt. per 600 mil) Untuk mengukur konsumsi oli, sulit sekali mendapatkan jumlah oli secara akurat. Sebagai contoh, jika kendaraan digunakan berulang-ulang untuk jarak pendek, dan mengkonsumsi oli dalam jumlah normal, stik oli mungkin tidak menunjukan penu- runan jumlah oli meski telah dikendarai 1.000 km (600 mil) atau lebih. Hal ini terjadi karena oli telah tercampur bahan bakar atau uap lembab sehingga sepertinya jumlah oli tidak berubah. Hati- hati bahan-bahan yang telah tercampur tadi akan menguap setelah dikendarai pada kecepatan tinggi, hingga menyebab- kan konsumsi oli tinggi. 3-2 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 56

MENGOPERASIKAN KENDARAAN Kunci Kontak Contoh 52KM052 Kunci kontak memiliki empat posisi berikut: 65D611 \ LOCK Posisi saat kendaraan parkir, hanya pada posisi ini kunci kontak dapat dilepas. PERINGATAN Untuk menghindari kecelakaan, ja- ngan mengoperasikan pengontrol melalui lingkaran dalam kemudi. 3-3 Anda harus menekan kunci agar dapat dipindah ke posisi “LOCK”. Pada posisi ini sistem pengapian terputus, dan mencegah penggunaan setir secara normal setelah kunci dilepas. Untuk melepaskan kunci kemudi, masukan kunci dan putar searah jarum jam untuk salah satu posisi lainnya. Jika Anda me- ngalami kesulitan memutar kunci untuk membuka kemudi, coba putar roda kemudi sedikit ke kanan atau ke kiri sambil memu- tar kunci. Putar ke “LOCK” Tekan 60G033 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 57

ACC Aksesoris, untuk mengoperasikan radio tetapi mesin tetap OFF. PERINGATAN • Jangan memutar kunci kontak ke posisi “LOCK” dan melepas kunci saat kendaraan berjalan, setir akan terkunci dan tidak dapat dikendali- kan. • Lepas kunci kontak jika Anda hen- dak meninggalkan kendaraan, dika- watirkan kendaraan akan bergerak, anak-anak memainkan tombol power window atau tombol lain. Anak-anakpun akan kepanasan dalam cuaca panas, hingga menga- lami cedera atau kematian. ON Pada posisi ini semua sistem kelistrikan ON. START Posisi ini digunakan untuk menghidupkan mesin. Pindahkan posisi kunci segera se- telah mesin hidup. Peringatan Kunci Kontak (jika dilengkapi) Akan terdengar suara buzzer yang meng- ingatkan Anda untuk mencabut kunci kon- tak ketika pintu sisi pengemudi terbuka. HIMBAUAN • Jangan men-starter mesin lebih dari 12 detik, jika mesin belum hidup, tunggu 15 detik sebelum mencoba lagi. Jika setelah bebe- rapa kali mencoba mesin tidak hidup, periksalah sistem penga- pian ke BeResS terdekat. • Jangan membiarkan kunci diposisi “ON” saat mesin mati, batrei akan menjadi lemah. 81A297SN MENGOPERASIKAN KENDARAAN Rem Tangan CONTOH (1) (2) (3) 62J100 (1) Mengaktifkan (2) Untuk melepas (3) Untuk melepas Tuas rem tangan terletak di antara tempat duduk depan. Untuk menggunakannya tekan pedal rem dan tarik tuas penuh ke atas. Untuk melepasnya, tekan tombol di ujung tuas dengan ibu jari, dan turunkan tuas ke posisi semula. 3-4 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 58

MENGOPERASIKAN KENDARAAN PERINGATAN PERINGATAN • Jangan menjalankan kendaraan saat rem tangan aktif. Hal ini bisa mengakibatkan rem belakang over heat, rem menjadi tidak awet atau rusak. • Jika rem tangan tidak berfungsi dengan baik, periksakan segera ke BeResS terdekat. Saat memarkir kendaraan di musim dingin, ikuti prosedur berikut ini: 1) Set rem tangan. 2) Transmisi manual - matikan mesin, transmisi pada posisi gigi 1 atau “R”, Tuas transmisi otomatis / AGS - Geser ke posisi mundur atau gigi 1 dan cek indikator posisi gigi pada instrument cluster untuk memastikan transmisi terhubung pada gigi satu atau gigi mundur dan matikan mesin. 3) Keluar dari kendaraan dan pasang ganjal. 4) Lepas rem tangan. Saat kembali ke kendaraan, tarik rem tangan terlebih dahulu, kemudian lepas ganjal roda PERINGATAN Aktifkan rem tangan sebelum me- ninggalkan kendaraan agar tidak bergeser/bergerak saat diparkir, posisi tuas transmisi manual pada posisi 1 atau “R” (mundur), Perlu diingat, meskipun transmisi sudah masuk gigi, rem tangan harus diaktif- kan secara penuh. 3-5 Pedal Transmisi Manual CONTOH (2) (1) (3) 80J2121 AGS CONTOH (2) (3) 80J2122 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 59

Pedal Kopling (1) Pedal ini digunakan untuk memutuskan putaran mesin ke roda saat menstarter, berhenti atau memindahkan tuas gigi transmisi. Dengan menekan pedal ini, kopling akan terbebas dari putaran mesin. Pedal Rem (2) Kendaraan SUZUKI Anda dilengkapi de- ngan rem cakram di bagian depan dan rem tromol di bagian belakang. Menekan pedal rem akan membuat keduanya bekerja. Saat mengerem sering terdengar suara. Hal ini adalah normal yang dapat disebab- kan oleh beberapa faktor seperti dingin, basah, kotor, dll. PERINGATAN Jangan mengemudi dengan kaki ber- tumpu pada pedal kopling. Ini bisa mengakibatkan keausan, kerusakan kopling atau kerusakan tak terduga pada sistem pengereman. PERINGATAN Jika bunyi pengereman terlalu keras, periksalah rem ke BeResS terdekat. PERINGATAN Jangan terlalu sering menggunakan rem saat mengendarai atau menem- pelkan kaki pada pedal. Hal ini dapat menyebabkan rem overheat sehingga pengereman menjadi tidak stabil, jarak pengereman yang panjang, atau kerusakan rem. Pedal Gas (3) Pedal ini digunakan untuk mengontrol putaran mesin. Menekan pedal ini akan meningkatkan putaran mesin dan kecepa- tan kendaraan. MENGOPERASIKAN KENDARAAN Menghidupkan Mesin Sebelum Menghidupkan Mesin 67LS10301 1) Pastikan rem tangan telah diaktifkan. 2) Transmisi manual - pindahkan tuas ke posisi “N” dan tekan penuh pedal kopling, tahan pedal kopling sambil menstarter. AGS - Pindahkan tuas ke posisi “N” dan tekan pedal rem. Tahan pedal rem sam- bil menstarter. PERINGATAN Pastikan rem tangan diaktifkan dan transmisi di posisi netral sebelum menghidupkan mesin. 3-6 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 60

MENGOPERASIKAN KENDARAAN Menstarter mesin saat dingin atau panas Penggunaan Tuas Transmisi Transmisi Manual Jangan menekan pedal gas, starter mesin dengan memutar kunci kontak ke posisi “START”, dan segera lepas setelah mesin hidup. HIMBAUAN • Hentikan menstarter segera setelah mesin hidup, hal ini untuk menghindari rusaknya sistem starter. • Jangan menstarter lebih dari 12 detik. Jika mesin tidak hidup, tunggu 15 detik sebelum menco- bakembali. 67LS10307 Menghidupkan Mesin Untuk menghidupkan mesin, tekan pedal kopling dan pindah ke gigi 1. Setelah rem tangan dilepas, perlahan lepas pedal kopling. Jika ada perubahan suara mesin, tekan pedal gas sambil melepas pedal kopling. Jika mesin tidak hidup 12 detik setelah dis- tarter, tunggu sekitar 15 detik, kemudian, tekan pedal gas 1/3 dan coba stater lagi. Lepas kunci dan pedal gas setelah mesin hidup. Jika mesin tidak dapat hidup, tekan penuh pedal gas, tahan lalu crank mesin. Hal ini akan membersihkan bensin jika banjir. Perpindahan gigi Semua gigi maju adalah synchronize, yang lebih halus dan mudah perpindahannya. Tekan pedal kopling penuh sebelum ber- pindah gigi. Jaga kecepatan hingga tidak melampaui area merah tachometer. 3-7 Batas kecepatan yang diperboleh- kan saat perpindahan gigi Perpindahan Km/h (mph) 2 ke 1 40 (25) 3 ke 2 75 (47) 4 ke 3 115 (72) 5 ket4 155 (97)* CATATAN Anda mungkin tidak dapat mengendarai hingga kecepatan maksimum karena situasi dan/atau kondisi kendaraan. HIMBAUAN • Saat menurunkan kecepatan ke gigi rendah, pastikan tidak dilaku- kan dengan kecepatan melebihi batas, atau dapat mengakibatkan kerusakan mesin yang parah. 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 61

CONTOH PERINGATAN • Kurangi kecepatan dan pindahkan ke gigi yang lebih rendah sebelum melewati jalan yang menurun pan- jang atau curam. Sebuah gigi yang lebih rendah dapat memungkinkan mesin untuk memberikan pengere- man. Hindari menginjak rem karena bisa mengakibatkan rem panas dan mengakibatkan kegagalan rem. • Ketika berkendara di jalan yang licin, pastikan untuk memperlam- bat laju kendaraan sebelum menu- runkan ke gigi rendah. Perpindahan gigi secara tiba-tiba pada kecepa- tan tinggi dapat menyebabkan hil- angnya traksi yang dapat menye- babkan Anda kehilangan kontrol. • Pastikan kendaraan pada putaran stasioner sebelum Anda berpindah ke gigi mundur. 67LH050 Jaga putaran mesin sehingga tidak melampaui area merah tachometer. HIMBAUAN Pastikan bahwa kendaraan Anda berada dalam keadaan idle sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi R (mundur). MENGOPERASIKAN KENDARAAN HIMBAUAN • Untuk mencegah kerusakan kopling, jangan meletakkan kaki Anda pada pedal, atau mengguna- kan kopling untuk menahaan ken- daraan saat menanjak. Tekan pedal untuk memindahkan gigi. • Saat perpindahan gigi atau memati- kan mesin jangan memacu mesin. Hal ini dapat memperpendek umur mesin dan pengoperasian mesin menjadi kasar. Auto gear shift (AGS) Auto gear shift memiliki transmisi 5 kece- patan maju / mundur. AGS adalah fitur dasar dari transmisi man- ual konvesional, tapi cara kerja kopling dan perpindahan gigi transmisi di kendalikan secara elektronik. HIMBAUAN Jangan menginjak pedal rem dan pedal gas bersamaan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan atau over- heat pada kopling. CATATAN: Saat Anda membuka pintu pengemudi, sistem AGS akan bekerja secara otomatis dan mungkin Anda akan mendengar suara. Hal ini tidak mengindikasikan mal- fungsi. 3-8 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 62

MENGOPERASIKAN KENDARAAN Fiturnya sebagai berikut: Indikator pedal rem ditekan 76MH0A047 Lampu ini akan menyala jika Anda tidak menekan pedal rem pada situasi berikut. • Ketika mulai dihidupkan. • Ketika mesin menyala dan perpindahan tuas transmisi digeser dari posisi "N" ke posisi "D", posisi "M" atau posisi "R". • Ketika kunci kontak di posisi "ON" dan mesin dimatikan, tuas transmisi digeser ke posisi apapun. Lampu ini akan menyala jika salah satu gigi tidak dapat bergerak dan sistem tidak dapat kembali, mencoba-pergeseran tuas, ketika Anda menggeser tuas perpindahan gigi dari posisi "N","D","M" atau "R". 67LS10302 Menghidupkan mesin Saat menghidupkan mesin, selalu tempat- kan tuas transmisi / gigi pada posisi “N” dan tekan pedal rem. Mesin tidak dapat dihidupkan kecuali tuas pada posisi “N” dan pedal rem ditekan. 67LS10306 3-9 76MH0A056 Pengoperasian kopling Anda dapat memilih salah satu mode Drive (D) atau mode Manual (M). Karena kend- araan ini cara kerja kopling dikontrol secara elektronik, Anda tidak perlu men- goperasikan kopling. Fungsi Creeping Kendaraan ini mempunyai fungsi creeping untuk mulai melepas kopling secara perla- han-lahan. Saat tuas transmisi berada pada posisi “D”, ”M”, atau “R” dan Anda melepas kaki dari pedal rem, kendaraan perlahan akan bergerak tanpa harus menginjak pedal gas. Fungsi creeping di nonaktifkan jika Anda menginjak pedal rem atau menarik tuas rem tangan. CATATAN: Jika pintu pengemudi terbuka dan/atau tuas rem tangan terkunci pada posisi gigi “M”, “D”, atau “R”, fungsi creeping tidak akan bekerja. 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 63

Parkir dan menghentikan kendaraan Pergeseran transmisi auto tidak memiliki posisi parkir. Kendaraan dapat parkir den- gan tuas transmisi berada di berbagai posisi. Saat menghentikan kendaraan, gigi akan bergeser ke 1 (satu). 2) Dengan kaki berada pada pedal rem, pindahkan tuas transmisi ke posisi “D”. Saat tuas transmisi dipindahkan ke posisi “D”, transmisi akan berada di gigi 1. Menggeser ke “N” (netral) dan menekan pedal rem. Tahan pedal rem ketika akan menghidupkan mesin. Jika Anda memarkirkan kendaraan den- gan posisi transmisi terakhir (“1” atau “R”), Anda akan mendengar suara buzzer. 76MH0A057 CATATAN: • Jika gigi 1 tidak dapat bergerak bahkan meskipun tuas perpindahan gigi telah bergeser dari posisi "N" ke "D", sistem akan mencoba kembali bergeser secara otomatis. Hal ini akan memakan waktu, kebisingan dapat didengar dari roda gigi, dan pergeseran gigi syok dapat terjadi. Akan Tetapi, hal ini tidak menunjukkan malfungsi. • Indikator "N" akan menyala, Indikator pedal rem yang di injak menyala dan suara buzzer (suara buzzer panjang) akan terdengar jika ada kasus berikut terjadi: – Jika Anda menggeser tuas perpinda- han gigi dari posisi "N" ke "D" tanpa menekan pedal rem – Jika sistem tidak dapat mencoba kem- bali pergeseran, Anda harus menekan pedal rem dan menggeser tuas HIMBAUAN Sebuah buzzer akan bunyi terus menerus jika kendaraan dioperasikan dengan perpindahan tuas transmisi di tengah-tengah masing-masing posisi tuas. Kendaraan tidak akan bekerja jika Anda terus menjalankan kendaraan dengan tuas transmisi berada di tengah-tengah posisi per- pindahan tuas transmisi. Mode drive (D) Ketika mode drive (D) diaktifkan, sebagian posisi gigi yang tepat secara otomatis dipi- lih saat pengoperasian pedal gas dan variasi kecepatan kendaraan. Pengemudian Normal: 1) Hidupkan mesin MENGOPERASIKAN KENDARAAN perseneling ke posisi "N", kemudian beralih ke "D" lagi. 3) Lepaskan rem tangan dan pedal rem. 4) Tekan pedal gas perlahan. PERINGATAN • Saat mengendarai kendaraan, jan- gan pindahkan tuas transmisi ke posisi “N”. Engine brake mungkin tidak bekerja dan Anda dapat terli- bat dalam kecelakaan. Jika Anda mengembalikkan tuas transmisi dari “N” ke “D” karena tidak disen- gaja, posisi gigi akan pindah ses- uai dengan kecepatan kendaraan sekarang. • Jaga selalu kaki Anda pada pedal rem ketika berhenti dengan engine running. Prosedur ini mencegah kendaraan bergerak tak terduga- karena fungsi dari creeping. HIMBAUAN Jika tuas perpindahan transmisi tidak bisa bergeser ke posisi apapun, atau gigi berubah ke posisi "N" secara otomatis ketika kecepatan kendaraan menjadi kurang dari 10 km/h, mung- kin ada sistematis malfungsi. Dalam hal ini, tanyakan agen SUZUKI Anda untuk memeriksa Sistem perpinda- han transmisi sesegera mungkin. 3-10 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 64

MENGOPERASIKAN KENDARAAN bergerak, lepas rem tangan dan tekan pedal gas untuk memulai menanjak. HIMBAUAN Jangan mengoperasikan sistem sebagai berikut: Masa pakai kopling dapat berkurang. • Menggunakan pedal gas untuk menahan kendaraan di sebuah ler- eng bukit dengan tuas perseneling di posisi "D" atau "M". Jika Anda melakukan hal ini untuk jangka waktu tertentu, peringatan buzzer akan berbunyi. • Pergeseran tuas transmisi ke posisi "D", "M" atau "R" sementara mesin bekerja. • Mengemudi pada kecepatan rendah menggunakan gigi tinggi. • Menahan kendaraan pada jalan menanjak menggunakan fungsi creeping. Jika Anda melakukan hal ini untuk periode waktu tertentu, peringatan buzzer akan berbunyi. HIMBAUAN Pada sebuah lereng bukit, jangan pernah menahan kendaraan hanya menggunakan pedal gas pedal atau fungsi creeping. Jika Anda melaku- kan hal ini untuk periode waktu ter- tentu, peringatan buzzer akan berbunyi, dan dalam beberapa kasus mesin akan terhenti. Ini juga bisa menyebabkan kerusakan yang ber- lebihan pada kopling. Jalan menurun 1) Tekan pedal rem dan geser tuas trans- misi ke posisi "D". Pastikan telah berada pada gigi 1 dengan memeriksa indikator posisi gigi. 2) Lepaskan pedal rem dan tekan pedal gas perlahan. Bahkan jika pedal gas tidak ditekan, kopling akan bekerja ketika kecepatan kendaraan mening- kat. Jalan menanjak / turun: Jalan menanjak 1) Gunakan rem tangan secara perlahan agar kendaraan tidak mundur kebela- kang. 2) Pindahkan tuas transmisi ke posisi “D” sementara pedal rem di injak. Pastikan informasi yang muncul pada intrument cluster adalah gigi 1. 3) Lepas pedal rem dan tekan pedal gas perlahan, dan saat kendaraan mulai Menggunakan engine brake Saat mengemudi dilereng bukit, menu- runkan gigi sangat direkomendasikan. Sehingga Anda dapat menggunakan engine brake. Dengan menggerakkan tuas transmisi ke posisi “M” (manual), dan Anda dapat memindahkan gigi rendah secara manual, 3-11 untuk detail mengacu pada “Upshift dan Downshift pada mode manual “M”. Mode Manual (M) Gigi tidak bergeser secara otomatis. untuk pergeseran transmisi, pengemudi harus mengoperasikan tuas perseneling ke arah "+" atau "-". Adapun kendaraan transmisi manual kon- vensional, lepas sedikit pedal gas dapat membantu transmisi untuk bergeser den- gan lancar. Jalan menanjak / turun: Jalan menanjak 67LS10303 Tarik tuas perseneling ke arah "+" dan lepas. Setiap kali tuas dioperasikan, naik 1 langkah dengan urutan gigi 1, 2, 3, 4, 5. 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 65

Posisi gigi tampil pada indikator posisi gigi. Sebelum menghidupkan mesin, selalu per- iksa indikator posisi gigi untuk memastikan berada di gigi satu atau gigi mundur, kemudian tekan pedal gas. CATATAN: • Untuk menurunkan gigi secara halus, dalam beberapa kasus mesin berjalan cepat. Hal ini dilakukan dengan sengaja oleh sistem dan bukan malfungsi. • Saat menuruni bukit, turunkan gigi dan gunakan engine brake secara tepat. Jika menurunkan gigi lebih dari tiga kali, per- pindahan gigi akan menyita banyak waktu. • Dalam beberapa kasus, akan terdengar suara saat perpindahan gigi. Hal ini bukanlah suatu malfungsi. 76MH0A059 Jalan menurun 67LS10304 Tekan tuas perseneling ke arah "-" dan lepas. Setiap kali tuas dioperasikan, turun 1 langkah dengan urutan gigi 5, 4, 3, 2, 1. 76MH0A061 MENGOPERASIKAN KENDARAAN PERINGATAN • Hati-hati saat memindahkan trans- misi/gigi pada permukaan licin. Akselerasi yang tiba-tiba atau engine brake dapat menyebabkan kendaraan tergelincir atau selip. • Untuk menuruni bukit yang pan- jang atau curam, kurangi kecepa- tan dan turunkan gigi. Ingat jika Anda melakukan pengereman secara berlebihan, sistem dapat overheat dan gagal melakukan pen- gereman. • Saat mengemudikan kendaraan, jangan memindahkan gigi ke posisi “N” engine brake bisa saja tidak dapat bekerja dan dapat mengaki- batkan kecelakaan. Jika Anda mengembalikan tuas transmisi dari “N” ke “M” karena tidak sengaja, posisi gigi akan bergeser sesuai dengan kecepatan kendaraan seka- rang. • Jangan menggunakan rem tangan saat mengemudi, hal ini dapat menyebabkan selip dan terjadi kecelakaan. 3-12 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 66

MENGOPERASIKAN KENDARAAN coba kembali bergeser secara otomatis. Ini akan memakan waktu, kebisingan dapat didengar dari roda gigi, dan pergeseran gigi menyentak dapat terjadi. Akan Tetapi, hal ini tidak menunjukkan malfungsi. • Indikator "N" akan menyala, tekan pedal rem indikator akan menyala dan suara peringatan buzzer (suara pulsa panjang) akan terdengar jika ada kasus berikut terjadi; – Jika Anda menggeser tuas transmisi dari posisi "N" ke "M" tanpa menekan pedal rem – Jika sistem tidak dapat mencoba kem- bali perpindahan gigi Anda harus menekan pedal rem dan menggeser tuas transmisi ke posisi "N", kemudian beberapa detik kemudian beralih ke posisi "M" lagi. 3) Lepaskan rem tangan dan pedal rem. Tekan pedal gas perlahan untuk awalan yang lembut. Jalan menanjak / turun bukit: Jalan menanjak 1) Gunakan rem tangan secara perlahan agar kendaraan tidak mundur kebela- kang. 2) Pindahkan tuas transmisi ke posisi “M” sementara pedal rem di injak. Pastikan informasi yang muncul pada intrument cluster adalah gigi 1. 3) Lepas pedal rem dan tekan pedal gas perlahan, dan saat kendaraan mulai bergerak, lepas rem tangan dan tekan pedal gas untuk memulai menanjak. HIMBAUAN • Jika tuas transmisi tidak bisa bergeser dalam posisi apapun, atau gigi berubah otomatis ke posisi "N" kecepatan kendaraan menjadi kurang dari 10 km/h, mungkin ada sistematis malfungsi. Dalam hal ini, tanyakan Dealer SUZUKI Anda untuk memeriksa sistem perpindahan gigi otomatis sesegera mungkin. • Mode manual (M) tidak dapat pin- dah gigi bahkan saat batas putaran mesin tercapai. • Sistem tidak mengijinkan perpinda- han gigi naik atau turun. • Jika frekuensi berkendara pada kecepatan rendah menggunakan posisi gigi tinggi, dapat menyebab- kan kopling cepat aus. • Sering menurunkan gigi (lebih dari 3 posisi berturut-turut) dan menyebabkan transmisi cepat aus. PERINGATAN Menghidupkan mesin 1) Hidupkan mesin. 2) Injak pedal rem, Pindahkan tuas trans- misi ke posisi “M”. saat berada pada posisi “M” menandakan bahwa telah masuk gigi 1. Selalu menjaga kaki Anda pada pedal rem atau tarik rem tangan sementara berhenti dengan mesin menyala. Hal ini mencegah kendaraan menyala karena aktivasi fungsi creeping yang tidak disengaja. CATATAN: • Jika gigi 1 tidak dapat bergerak meskipun tuas transmisi telah bergeser dari posisi "N" ke "M", sistem akan men- 3-13 HIMBAUAN Jangan mengoperasikan sistem sebagaimana yang dijelaskan beri- kut. kemungkinan kopling cepat aus. • Menggunakan pedal gas untuk menahan kendaraan saat jalan menanjak dengan tuas transmisi berada pada posisi “M” atau “D”. Jika Anda menggunakan hal ini dalam jangka waktu tertentu, suara peringatan buzzer akan terdengar. • Memindahkan tuas transmisi ke posisi “M”, “D” atau “R” saat mesin berputar kencang. • Mengemudi pada kecepatan rendah dengan gigi tinggi. • Berhenti pada tanjakan bukit den- gan menggunakan fungsi creeping. Jika Anda menggunakan hal ini dalam jangka waktu tertentu, suara peringatan buzzer akan terdengar. 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 67

HIMBAUAN Pada sebuah lereng bukit, jangan pernah menahan kendaraan hanya menggunakan pedal gas atau fungsi creeping. Jika Anda melakukan hal ini untuk periode waktu tertentu, buzzer peringatan akan berbunyi, dan dalam beberapa kasus mesin akan mogok. Hal ini juga dapat menyebab- kan kerusakan yang berlebihan pada kopling. 76MH0A062 CATATAN: • Jika gigi mundur tidak bisa bergerak meskipun tuas perpindahan gigi telah bergeser dari posisi "N" ke "R", sistem akan mencoba kembali bergeser secara otomatis. Ini akan memakan waktu, kebi- singan dapat didengar dari roda gigi, dan pergeseran gigi syok dapat terjadi. Akan Tetapi, hal ini idak menunjukkan malfungsi. • Indikator "N" akan menyala, tekan pedal rem dan bel peringatan buzzer (suara pulsa panjang) akan terdengar jika ada kasus berikut terjadi; – Jika Anda menggeser tuas dari posisi "N" ke "R" tanpa menekan pedal rem – Jika sistem tidak dapat mencoba kem- bali pergeseran Anda harus menekan pedal rem dan menggeser tuas trans- misi ke posisi "N", dalam beberapa detik kemudian geser kembali ke posisi “R”. • Sistem tidak akan membiarkan bergeser ke posisi "R" jika kecepatan kendaraan lebih 3 km/h. Jika perpindahan gigi diop- erasikan di bawah kondisi ini, indikator "N" di instrumen cluster akan berkedip. Jalan menurun 1) Tekan pedal rem dan geser tuas trans- misi ke posisi "M". Pastikan telah berada pada gigi 1 dengan memeriksa indikator posisi gigi. 2) Lepaskan pedal rem dan tekan pedal gas perlahan. Bahkan jika pedal gas tidak ditekan, kopling akan bekerja ketika kecepatan kendaraan mening- kat. Back up Setelah kendaraan berhenti dengan sem- purna, tekan pedal rem dan pindahkan tuas transmisi ke posisi “R”. Tekan pedal gas perlahan saat mulai dari gigi 1. Sebe- lum back up, Pastikan posisi pada gigi mundur dengan memeriksa indikator posisi gigi. MENGOPERASIKAN KENDARAAN Namun, ketika kendaraan kecepatan turun di bawah sekitar 3 km/h, gigi akan bergeser untuk mundur. Pastikan bahwa kendaraan telah berhenti sepenuhnya sebelum beralih ke posisi "R". HIMBAUAN Pada sebuah lereng bukit, jangan pernah menahan kendaraan hanya menggunakan pedal gas atau fungsi creeping. Jika Anda melakukan hal ini untuk periode waktu tertentu, buzzer peringatan akan berbunyi, dan dalam beberapa kasus mesin akan mogok. Hal ini juga dapat menyebab- kan kerusakan yang berlebihan pada kopling. Berhenti Kendaraan dapat dihentikan dengan menekan pedal rem tanpa posisi gigi. Hal ini karena kopling otomatis tidak terlibat untuk mencegah mesin dari berhenti. • Jika tuas transmisi berada pada posisi “D”, gear transmisi akan turun ke gigi 1 saat kendaraan berhenti. • Jika tuas transmisi berada pada posisi “M”, gear transmisi akan turun ke gigi 1 saat kendaraan berhenti. 3-14 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 68

MENGOPERASIKAN KENDARAAN PERINGATAN HIMBAUAN • Saat berhenti, contoh pada lampu merah, pastikan untuk menekan pedal rem dengan benar. Untuk keselamatan Anda, gunakan rem tangan juga, saat berhenti di bukit. • Saat memacu mesin, pastikan transmisi berada pada posisi “N” dengan cara melihat indikator. • Jangan meninggalkan kendaraan Anda saat mesin menyala. • Saat meninggalkan kendaraan, matikan mesin dan parkir dengan gigi terhubung. Jika Anda butuh meninggalkan kendaraan dengan mesin menyala gunakan rem tan- gan, dan posisi tuas transmisi di “N”. • Pada sebuah lereng bukit, jangan pernah menahan kendaraan hanya menggunakan pedal gas atau fungsi creeping. Jika Anda melaku- kan hal ini untuk periode waktu ter- tentu, buzzer peringatan akan berbunyi, dan dalam beberapa kasus mesin akan mogok. Hal ini juga dapat menyebabkan kerusa- kan yang berlebihan pada kopling. • Jika tuas perpindahan gigi diop- erasikan lebih dari yang diperlu- kan, sistem mungkin tidak mengijinkan pengoperasian perpin- dahan gigi tuas untuk jangka waktu tertentu, dan gigi tidak mungkin bergeser tepat. Oleh karena itu, jan- gan lakukan perpindahan gigi jika tidak diperlukan. Parkir Tidak seperti transmisi otomatis, Pergeseran transmisi auto tidak memiliki posisi parkir. Kendaraan dapat diparkir dengan perpindahan tuas transmisi dalam posisi apapun. 1) Gunakan rem tangan. 2) Saat menekan pedal rem, pindahkan tuas transmisi ke posisi “R” pada jalanan menurun di bukit, dan untuk posisi 1 mode drive (D) atau posisi "M (1)" pada mode manual (M) lereng bukit dan mengkonfirmasi posisi gigi dengan memeriksa indikator posisi gigi. 3-15 3) Matikan mesin. CATATAN: • Setelah mesin mati, posisi gigi pada transmisi tidak dapat dirubah bahkan jika tuas transmisi dipindahkan ke posisi lain. Selalu geser tuas transmisi sebe- lum menghentikan mesin. • Periksa posisi gigi transmisi dengan melihat indikator posisi gigi, kemudian putar kunci kontak off untuk menghenti- kan mesin. Lepaskan pedal rem setelah beberapa detik. Perpindahan tuas trans- misi akan terkunci dalam posisi itu ketika kunci kontak dimatikan. PERINGATAN • Jika transmisi tidak berada di posisi yang tepat sebelum kunci kontak dimatikan, kendaraan mungkin tidak diparkir dengan posisi transmisi yang tepat. Selalu pastikan Posisi transmisi dengan memeriksa indikator posisi trans- misi saat parkir. • Jika transmisi terakhir berada di posisi "N", kendaraan tidak dapat diparkir dengan gigi terhubung. Membatalkan parkir Tekan pedal rem, putar kunci kontak ke posisi “ON”, dan pindahkan tuas transmisi ke posisi “N” gigi akan dipisahkan. 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 69

Fungsi peringatan Sebuah buzzer peringatan akan berbunyi atau indikator akan berkedip dalam kondisi sebagai berikut. Indikator gigi “1” Berkedip Ketika lampu indikator gigi “1” berkedip, Anda harus menekan pedal rem dan geser tuas transmisi ke posisi “N”, kemudian geser ke posisi “D” atau “M” lagi dalam beberapa detik kemudian. Peringatan Buzzer • Kopling overheat karena beban berlebih • Fungsi creeping aktif dalam jangka waktu yang lama. Indikator gigi mundur “R” Berkedip Ketika lampu indikator gigi mundur “R” berkedip, Anda harus menekan pedal rem dan geser tuas transmisi ke posisi “N”, kemudian geser ke posisi “R” lagi dalam beberapa detik kemudian. HIMBAUAN Dalam kasus di atas, menepi ke ping- gir jalan dan hentikan mesin, kemu- dian tanyakan ke dealer SUZUKI Anda untuk memeriksakan kend- araan Anda. Jika tidak, disc clutch mungkin rusak. • Kunci kontak diputar ke posisi "LOCK" dengan gigi di 2, 3, 4 atau 5. Dalam hal ini, putar kunci kontak ke posisi "ON" dan pindahkan tuas transmisi pada posisi "N", bergeser ke posisis "D" atau "M" atau "R", kemudian putar kunci kon- tak ke posisi "LOCK". • Selama berhenti, pintu pengemudi dibuka dengan tuas transmisi di posisi "R", "D" atau "M" sementara mesin sedang bekerja. Indikator “N” Berkedip Ketika lampu indikator “N” berkedip, Anda harus menekan pedal rem dan geser tuas transmisi ke posisi “N”. MENGOPERASIKAN KENDARAAN Pengereman CONTOH 60G165S Jarak pengereman yang diperlukan ken- daraan berbanding lurus dengan kecepa- tannya. Sebagai contoh, jarak pengere- man pada kecepatan 60 km/jam kurang lebih 4 kali jarak pengereman pada kece- patan 30 km/jam. Jaga jarak dengan ken- daraan di depan, dan lakukan pengereman secara bertahap. 3-16 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 70

MENGOPERASIKAN KENDARAAN Indikator Perpindahan Gigi Transmisi manual PERINGATAN • Jika air masuk ke brake drum, kerja rem menjadi lebih buruk dan tidak dapat diperkirakan. Setelah mele- wati banjir atau dicuci, tes pengere- man dengan berjalan perlahan hingga pengereman kembali nor- mal. Jika rem kurang efektif, injak pedal rem berulangkali hingga pe- ngereman benar-benar normal 67LH00301 Ketika kunci kontak diputar ke posisi “ON”, lampu ini akan menyala sekilas sehingga Anda dapat memeriksa lampu indikator perpindahan gigi bekerja. Jika lampu indikator perpindahan gigi menyala saat mengemudi, kami menyarankan Anda untuk menaikan atau menurunkan gigi. Perpindahan gigi yang tepat pada saat mengemudi dapat mengurangi tekanan mesin dan meningkatkan efisiensi kon- sumsi bahan bakar. Untuk penjelasan tentang cara mengguna- kan transmisi, lihat “Menggunakan Trans- misi” di bagian ini. 3-17 Contoh indikator perpindahan gigi CONTOH Tampilan Penjelasan Posisi gigi lebih rendah untuk kecepatan kend- araan dan / atau putaran mesin. Disarankan pin- dah ke gigi yang lebih tinggi Posisi gigi lebih tinggi untuk kecepatan kend- araan dan / atau putaran mesin. Disarankan pin- dah ke gigi yang lebih rendah. CATATAN: Saat mengemudi di posisi gigi yang opti- mal, tanda panah atas/bawah tidak mun- cul. Namun hal ini bukanlah kerusakan. 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 71

Auto Gear Shift (AGS) Untuk lebih lengkapnya mengacu pada bab “Menggunakan Transmisi”. CONTOH PERINGATAN Indikator Gear shift di desain untuk menunjukkan posisi gigi yang opti- mal saat Mengemudi, namun penge- mudi harus selalu waspada saat mengemudikan kendaraannya dari sistem atau perubahan gigi pada indikator ini. Jangan selalu melihat indikator per- pindahan gigi saat mengemudi, per- hatikan lingkungan mengemudi di sekitar Anda, naik dan turunkan gigi jika diperlukan. (1) 67LS10305 1. Indikator gear shift CATATAN: • Jika Anda melepas kaki dari pedal gas saat tanda panah atas muncul, indikator akan menginformasikan posisi gigi saat ini. • Indikator perpindahan gigi mungkin ber- beda dengan kondisi mengemudi ter- gantung dari kecepatan kendaraan dan putaran mesin. Indikator gear shift menampilkan informasi saat kunci kontak berada pada posisi “ON” dan menggunakan mode manual. Sistem kontrol elektronik memonitor kon- disi mengemudi (seperti kecepatan kend- araan dan/atau putaran mesin), dan menunjukkan posisi gigi mana yang sesuai dengan kondisi mengemudi Anda yang di tampilkan indikator pada instrumen panel. Jika tanda panah atas muncul saat mengemudi, Kami merekomendasikan Anda untuk menaikkan gigi sampai tanda panah hilang. Hal ini mengoptimalkan posisi gigi saat mengemudi untuk menghindari putaran mesin berlebih dan tekanan pada mesin, serta meningkatkan konsumsi bahan bakar. MENGOPERASIKAN KENDARAAN 3-18 67LS0N12N

MENGOPERASIKAN KENDARAAN

Halaman 72

MENGOPERASIKAN KENDARAAN Contoh indikator perpindahan gigi Tanda Penjelasan Posisi gigi dipilih untuk kecepatan kendaraan dan/atau putaran mesin. Dianjurkan menaikkan gigi lebih tinggi. • Pada hal ini menaikkan ke gigi 5 sangat dianjurkan. Posisi gigi sekarang untuk kecepatan kendaraan dan/atau putaran mesin. • Pada hal ini, gigi 4 yang tepat. 3-19 67LS0N12N

PETUNJUK MENGEMUDI

Halaman 73

60G409N PETUNJUK MENGEMUDI PETUNJUK MENGEMUDI Tes Jalan .............................................................................. 4-1 Catalytic Converter ............................................................. 4-1 Pemakaian Bahan Bakar yang Ekonomis ......................... 4-2 Mengemudi pada Kecepatan Tinggi .................................. 4-3 Mengemudi di Daerah Berbukit ......................................... 4-3 Mengemudi di Jalan Licin .................................................. 4-4 4 67LS0N12N

PETUNJUK MENGEMUDI

Halaman 74

PETUNJUK MENGEMUDI Tes Jalan Catalytic Converter HIMBAUAN Umur mesin kendaraan ditentukan oleh perawatan dan pemakaian mulai dari saat kendaraan masih baru. Yang penting adalah mengikuti petunjuk selama pengoperasian kendaraan pada 960 km. pertama. • Panaskan mesin (khususnya pagi hari) sebelum dijalankan • Setelah mesin hidup, jangan meng- injak pedal gas dengan kasar (me- ngayun), panaskan secara perla- han. • Jangan menekan pedal gas terlalu dalam saat menghidupkan mesin. • Jika mungkin hindari pengereman mendadak, terutama pada 320 km. pertama. • Jangan menggunakan gigi tinggi saat melaju pada kecepatan ren- dah. • Lakukan pengendaraan dengan kecepatan sedang. • Jangan digunakan untuk menderek pada 960 km pertama. 52D078. PERINGATAN • Kenakan selalu sabuk keselama- tan. Meski kendaraan Anda dileng- kapi air bag, selalu gunakan sistem pengaman untuk pengemudi dan semua penumpang. Lihat petunjuk pada “Sistem Sabuk Keselamatan dan Pengaman Anak”. • Jangan mengemudi dibawah pe- ngaruh alkohol dan narkotika. Hin- dari mengemudi kendaraan saat lelah, sakit, iritasi atau stress. 4-1 80G106 Kegunaan catalytic converter adalah untuk meminimalkan jumlah polutan berbahaya pada gas buang kendaraan Anda. Penggu- naan bahan bakar dengan timbal pada kendaraan yang dilengkapi catalytic con- verter tidak diperbolehkan, timbal dapat merusak komponen penyerap polutan pada sistem catalyst. Converter didesain untuk pengendaraan normal dan menggunakan bahan bakar tanpa timbal. Tidak diperlukan perawatan khusus. Meski demikian penting sekali menjaga kondisi penyetelan mesin yang baik. Pengapian yang tidak tepat dari penyetelan yang kurang baik dapat beraki- bat overheat pada catalyst. Hal ini dapat merusak catalyst dan komponen lainnya. 67LS0N12N

PETUNJUK MENGEMUDI

Halaman 75

HIMBAUAN Untuk meminimalkan kerusakan pada catalyst atau komponen lain: • Perhatikan selalu penyetelan mesin kendaraan Anda. • Jika mesin tidak berfungsi, seperti pengapian kurang sempurna atau hilang tenaga, lakukan perbaikan segera. • Jangan mematikan mesin saat transmisi bekerja dan kendaraan sedang bergerak. • Jangan mencoba menghidupkan mesin dengan cara mendorong atau diderek kendaraan lain, atau meluncur dari ketinggian. • Selama melakukan tes diagnosa jangan melepas kabel busi pada putaran idle. • Jangan melakukan putaran idle ter- lalu lama jika putaran idle terasa kasar atau ada kerusakan. • Jangan biarkan tangki bahan bakar hingga kosong. PERINGATAN Hati-hati saat memarkir kendaraan yang dilengkapi catalytic converter dan komponen gas buang lainnya yang dapat menjadi sangat panas. Jangan memarkir atau menjalankan kendaraan di tempat yang mudah tebakar seperti semak-semak atau banyak daun kering. PETUNJUK MENGEMUDI Pemakaian Bahan Bakar yang Ekonomis Petunjuk di bawah ini akan membantu Anda dalam penggunaan bahan bakar yang ekonomis. Hindari putaran idle yang berlebihan Jika Anda berhenti lebih dari satu menit saat kendaraan diparkir, matikan mesin. Ketika memanaskan mesin dalam kondisi dingin, jangan biarkan putaran mesin idle atau hingga throttle membuka penuh hingga suhu kerja normal. Biarkan mesin panas saat berjalan. 54G584SN Hindari start “cepat” Melaju dengan cepat setelah lampu merah atau keadaan berhenti memboroskan bensin dan mesin menjadi tidak awet. Hindari terlalu sering berhenti Usahakan mengendarai pada kecepatan konstan/tetap. Menurunkan kecepatan ber- henti dan menambah kecepatan secara berulang-ulang membutuhkan lebih ba- nyak bensin. Jaga kecepatan konstan Kendarai kendaraan pada kecepatan kon- stan sedapat mungkin. 4-2 67LS0N12N

PETUNJUK MENGEMUDI

Halaman 76

PETUNJUK MENGEMUDI Bersihkan saringan udara Mengemudi pada Kecepatan Tinggi Saat mengendarai pada kecepatan tinggi, perhatikan hal-hal berikut: • Jarak pengereman yang lebih panjang. Jaga jarak dengan kendaraan di depan Anda untuk jarak pengereman yang aman. • Pada kondisi hujan dapat terjadi “hydro- planing”, yakni hilangnya kontak antara ban dengan jalan karena adanya efek film air. Pada kondisi ini dapat terjadi hi- lang kendali kendaraaan setiap waktu, turunkan kecepatan pada saat hujan. • Pada kecepatan tinggi, kendaraan akan dipengaruhi angin dari samping. Hati- hati kurangi kecepatan karena adanya efek saat seperti keluar dari terowongan, daerah perbuktian atau disalip ken- daraan besar. CONTOH 60A183S Saringan udara yang kotor menyebabkan udara bersih tersumbat, mengakibatkan output tenaga menurun dan peningkatan konsumsi bahan bakar. Minimalkan beban kendaraan Semakin berat beban kendaraan, kon- sumsi bahan bakar semakin besar. Keluar- kan barang-barang yang tidak diperlukan dari dalam bagasi. Sesuaikan tekanan ban Ban yang kurang angin, menyebabkan beban kendaraan bertambah besar. Se- suaikan tekanan ban dengan spesifikasi yang terdapat pada pilar pintu pengemudi. 4-3 Mengemudi di Daerah Berbukit 67LS10401 • Saat menanjak, kendaraan akan melam- bat seperti kehilangan tenaga. Jika hal ini terjadi, pindah ke posisi gigi yang lebih rendah agar mesin dapat ber- operasi kembali dengan tenaga normal, naikkan gigi perlahan agar mesin tidak kehilangan momen. • Pada jalan menurun, mesin harus digu- nakan untuk pengereman dengan ber- pindah ke gigi yang lebih rendah. 67LS0N12N

PETUNJUK MENGEMUDI

Halaman 77

Mengemudi di Jalan Licin PERINGATAN Jangan menahan rem terlalu lama atau terlalu sering saat jalan menu- run dan panjang, karena akan men- jadikan rem panas, sehingga rem tidak dapat bekerja maksimal. Kega- galan dalam memperhatikan hal ini dapat mengakibatkan hilangnya kon- trol kendaraan. HIMBAUAN Pada jalan menurun, jangan memutar kunci kontak ke posisi ‘LOCK’, kar- ena akan mengakibatkan kerusakan sistem kontrol emisi. 60G089SN Dalam kondisi jalan basah Anda harus mengemudi dengan kecepatan lebih ren- dah dibandingkan mengemudi di jalan yang kering, karena kemungkinan ban selip saat pengereman. Ketika mengemudi di jalan yang licin atau berlumpur, kurangi kecepatan dan hindari percepatan men- dadak, tiba-tiba mengerem atau memutar kemudi dengan tajam. PETUNJUK MENGEMUDI Rantai Ban (jika dilengkapi) Rantai ban hanya boleh digunakan pada saat diperlukan untuk meningkatkan traksi. Pastikan rantai yang digunakan sesuai untuk ban kendaraan Anda. Pastikan ada jarak antara fender dan rantai yang dipasang. Pasang rantai ban depan dengan kuat, sesuai dengan petunjuk pembuat rantai. Kencangkan rantai setelah berkendara 1 km jika diperlukan. Pasang rantai pada drive secara perlahan. HIMBAUAN • Jika Anda mendengar rantai me- nyentuh bagian kendaraan, ber- henti dan kencangkan. • Jika roda dilengkapi penutup roda penuh, lepas penutup tersebut sebelum memasang rantai atau penutup roda bisa rusak oleh pita rantai. 4-4 67LS0N12N

PETUNJUK MENGEMUDI

Halaman 78

PETUNJUK MENGEMUDI Jika Kendaraan Terperosok Jika kendaraan terperosok di lumpur atau pasir, ikuti petunjuk berikut ini: HIMBAUAN Maju/mundur (mengayun) kendaraan terlalu lama akan mengakibatkan mesin overheat dan kerusakan sistem transmisi. 1) Pindahkan tuas transmisi maju dan mundur (atau gigi 1 untuk transmisi manual) dan mundur. Ini akan membuat gerakan mengayun yang memberikan Anda momen untuk membebaskan kendaraan. Tekan pedal gas perlahan agar putaran roda minimum. Jangan memaksa mesin. Putaran roda yang terlalu cepat akan menyebabkan ban akan semakin terperosok, sehingga makin sulit untuk membebaskan kend- araan. 2) Jika kendaraan tetap terperosok sete- lah beberapa menit mobil diayun, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi ke BeRes SUZUKI atau layanan bantuan terdekat. 54G638SN PERINGATAN Tidak dibenarkan berdiri dekat kend- aran yang sedang berusaha keluar dari lumpur/pasir, dan jangan memu- tar roda lebih dari 40 km/jam. Jika putaran roda terlalu tinggi dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan baik dengan orang yang bersangku- tan atau kendaraan. WARNING Perhatikan hal-hal berikut ini untuk kenyamanan Anda: • Pastikan ban dalam kondisi baik (spesifikasi maupun tekanannya). Lihat “Ban” pada “PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN”. (Bersambung) 4-5 PERHATIAN (Lanjutan) • Jangan menggunakan ban yang tidak sesuai spesifikasi SUZUKI. Jangan menggunakan ban dengan ukuran atau tipe yang berbeda antara depan dan belakang. Lihat informasi spesifikasi ban, pada Label yang terdapat di pilar pintu pengemudi. • Jangan menggunakan ban yang terlalu besar atau shock absorber khusus yang terlalu tinggi, karena akan merubah karakteristik ken- daraan. Ban oversize juga akan bergesekan dengan fender saat melalui gundukan yang dapat menyebabkan kerusakan kend- araan atau ban. • Setelah melewati banjir, tes penger- eman sambil berjalan perlahan untuk mengetahui efektivitas pen- gereman masih normal. Jika pen- gereman ditemukan tidak normal, keringkan dengan cara mengerem beberapa kali sambil berjalan perla- han hingga efektivitas pengere- man normal kembali. 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 79

60G407 PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN Sistem Pengatur Udara (A/C) ............................................. 5-1 Antena Radio (jika dilengkapi) ........................................... 5-3 Tutup Bahan Bakar ............................................................. 5-3 Kap Mesin ............................................................................ 5-4 Sun Visor ............................................................................. 5-6 Switch Lampu Interior ........................................................ 5-6 Soket Aksesoris (jika dilengkapi) ...................................... 5-7 Assist Grip (jika dilengkapi) ............................................... 5-7 Laci ....................................................................................... 5-8 Tempat Gelas ....................................................................... 5-8 Tempat Penyimpanan di Bawah Tempat Duduk (jika dilengka- pi) .......................................................................................... 5-9 Kantung Sandaran Depan (jika dilengkapi) ...................... 5-10 Karpet Lantai ....................................................................... 5-10 Roof Rail (jika dilengkapi) .................................................. 5-11 Pengait Frame ..................................................................... 5-12 5 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 80

PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Sistem Pengatur Udara (A/C) CONTOH 1 2 2 1 67LSA05001 1. Outlet samping 2. Outlet tengah 5-1 Outlet samping 63J045 Ketika “Open”, udara keluar melalui posisi selektor. 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 81

Uraian Kontrol CATATAN: Selama A/C beroperasi, Anda mungkin akan melihat sedikit perubahan pada putaran mesin. Perubahan ini adalah nor- mal, sistem ini dirancang sedemikian rupa agar kompresor dapat on dan off. Semakin sedikit kompresor beroperasi maka konsumsi bahan bakar akan semakin irit. (1) (2) S67LH05013 Selektor blower (1) Untuk menghidupkan dan memilih putaran blower dengan cara memutar selektor. Switch selektor A/C (2) Digunakan untuk memilih suhu dengan cara memutar switch selektor. Switch selektor juga berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan sistem pendingin udara dengan cara diputar. Untuk mengaktifkan sistem pendingin udara, putar switch selektor ke posisi selain “OFF”. Ketika switch selektor di posisi “OFF”, sistem pendingin udara tidak akan aktif. PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Perawatan Jika A/C tidak digunakan dalam waktu lama, misalnya pada musim dingin, mung- kin tidak memberikan kinerja yang baik ketika Anda mulai menghidupkan kembali. Untuk membantu mempertahankan kinerja dan daya tahan A/C Anda, secara berkala hidupkan A/C selama satu menit, minimal sebulan sekali. Sirkulasi refrigerant dan oli dapat mencegah kerusakan komponen. CATATAN: Kendaraan Anda menggunakan A/C refri- gerant HFC-134a, biasa disebut “R-134a”. R-134a menggantikan R-12 sekitar tahun 1993 untuk aplikasi otomotif. Refrigerant lain tersedia, sepertii daur ulang R-12, tetapi hanya R-134a yang harus diguna- kan pada kendaraan Anda. HIMBAUAN Penggunaan refrigerant yang salah dapat menyebabkan kerusakan sistem A/C. Gunakan selalu refrige- rant R-134a. Jangan mengganti atau mencampur R-134a dengan refrige- rant lain. 5-2 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 82

PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Antena Radio (jika dilengkapi) Tutup Bahan Bakar CONTOH 70K093 Antena radio dapat ditarik atau dicabut. CONTOH HIMBAUAN Untuk menghindari kerusakan antena radio, Lepas antena pada kon- disi berikut. • Mencuci mobil otomatis. • Antena menyentuh sesuatu seperti atap garasi / tempat parkir. • Memasang penutup mobil. 67LH05014 Tutup pengisian bahan bakar terletak di sisi kiri belakang. Tutup pengisian bahan bakar dapat dibuka dengan menarik tuas pembuka yang terletak di bawah jok 5-3 pengemudi. Untuk menguncinya, dengan cara mendorong tutup pengisian. Buka Tutup CONTOH CONTOH 67LH05001 68KN048 Untuk melepas tutup pengisian bahan bakar: 1) Buka penutup pengisian bahan bakar. 2) Lepas tutup dengan memutar berlawa- nan arah jarum jam. PERHATIAN Lepas tutup pengisian bahan bakar secara perlahan. Kemungkinkan bahan bakar yang berada dibawah tekanan dapat menyemprot dan men- gakibatkan cedera. 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 83

CONTOH PERINGATAN Jika Anda perlu mengganti tutup pengisian bahan bakar, gunakan penutup asli SUZUKI. Penggunaan penutup yang tidak tepat dapat me- ngakibatkan kerusakan sistem bahan bakar atau sistem kontrol emisi, Hal ini juga dapat menyebabkan keboc- oran bahan bakar yang mengakibat- kan kecelakaan. (1) 67LH05002 CATATAN: Jika tutup pengisian bahan bakar dileng- kapi penahan (1), jauhkan tutup pengisian bahan bakar saat mengisi bahan bakar. Untuk memasang kembali tutup pengisian bahan bakar: 1) Putar tutup searah jarum jam hingga terdengar beberapa bunyi klik. 2) Tutup kembali pintu pengisian bahan bakar . PERINGATAN Bahan bakar sangat mudah terbakar. Jangan merokok saat melakukan pengisian bahan bakar dan pastikan tidak ada percikan api di area terse- but. PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Kap Mesin CONTOH 67LH05015 Untuk membuka kap mesin: 1) Tarik tuas kap mesin yang terletak di bawah jok sisi pengemudi. Tuas akan melepas penguncian kap mesin. 5-4 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 84

PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN CONTOH CONTOH 67LH05003 2) Dorong tuas di bawah kap mesin den- gan jari Anda, seperti yang ditunjukan pada gambar. Sambil mendorong tuas, angkat kap mesin. 67LH05004 3) Selanjutnya angkat kap mesin hingga cukup tinggi untuk menyangga meng- gunakan gagang yang tersedia. Untuk menutup kap mesin: 1) Angkat kap sedikit dan lepas gagang penyangga dari lubangnya dan letak- kan kembali ke tempatnya. 5-5 CONTOH 67LH05005 2) Turunkan kap mesin sekitar 20 cm di atas pengunci kap mesin, kemudian le- pas kap mesin hingga mengunci. Pasti- kan kap mesin terkunci dengan aman setelah ditutup. PERINGATAN Pastikan kap mesin tertutup se- penuhnya dan mengunci sebelum mengemudi. Jika tidak, kap mesin dapat terbuka secara tidak terduga saat mengemudi, hal ini dapat men- ghalangi pandangan Anda dan men- gakibatkan kecelakaan. 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 85

Sun Visor Tempat Kartu CONTOH (1) 67LH064 (1) Tempat kartu 79J161 Sun visor dapat ditarik ke bawah untuk menghalangi sinar matahari dari kaca depan atau kaca samping. Anda dapat menaruh kartu pada tempat kartu (1) di belakang sun visor. HIMBAUAN HIMBAUAN Ketika Anda memarkir kendaraan di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung atau cuaca panas, jangan menaruh kartu berbahan plas- tik di tempat kartu. Panas dapat me- rusak kartu. Ketika melepas dan mengaitkan sun visor, pegang bagian plastik yang keras untuk menghindari kerusakan sun visor. PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Switch Lampu Interior (1) (2) (3) 64J104 Switch dilengkapi tiga posisi dengan fungsi yang diterangkan di bawah ini: ON (1) Lampu akan menyala dan terus menyala saat pintu terbuka atau tertutup. DOOR (2) Lampu menyala saat pintu dibuka. Setelah seluruh pintu ditutup, lampu menyala 15 detik dan kemudian mati. Jika Anda memasukan kunci kontak dalam waktu tersebut, lampu akan segera mati. Setelah kunci kontak dilepas, lampu akan menyala kembali selama 15 detik dan kemudian mati. CATATAN: Jika Anda meninggalkan kendaraan den- gan pintu terbuka, setelah 15 menit secara 5-6 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 86

PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN otomatis lampu akan mati untuk mence- gah baterry (aki) drop. Soket Aksesoris (jika dilengkapi) OFF (3) Lampu tetap mati bahkan ketika pintu dibuka. CONTOH CONTOH 67LH05016 Soket aksesoris bekerja saat kunci kontak di posisi “ACC” atau “ON”. Soket ini ber- fungsi menyediakan arus 12 volt/120 watt untuk kelistrikan. 67LH05006 CATATAN: Jumlah pintu yang dikontrol lampu interior tergantung spesifikasi. Jika ada switch (tonjolan karet) pada saat pintu dibuka sebagaimana gambar, menunjukan pintu dikontrol oleh lampu. Pintu bagasi ter- masuk dalam pengoperasian meski tidak ada tonjolan karet. HIMBAUAN Penggunaan aksesoris yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan sistem kelistrikan. Pastikan akseso- ris yang digunakan cocok untuk tipe soket ini. 5-7 Assist Grip (jika dilengkapi) 53MH0518 Grip disediakan untuk kenyamanan Anda. HIMBAUAN Untuk menghindari kerusakan grip dan headlining, jangan bergelantu- ngan pada grip. 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 87

Laci Tempat Gelas Depan CONTOH CONTOH 67LH069 Untuk membuka laci, tarik tuas. Untuk menutupnya, tekan penutup hingga me- ngunci dengan baik. 67LH05009 Belakang PERINGATAN Jangan pernah mengendarai dengan laci terbuka. Hal ini dapat menyebabkan cedera saat terjadi kecelakaan. 67LH05017 Tempat gelas terletak di bagian tengah. PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN PERINGATAN Kelalaian dalam memperhatikan tin- dakan pencegahan di bawah ini dapat menyebabkan cedera pribadi atau kerusakan pada kendaraan. • Berhati-hatilah ketika Anda meng- gunakan tempat gelas untuk mena- han gelas yang berisi air panas. Tumpahan air panas dapat menye- babkan cedera. • Jangan gunakan tempat gelas untuk menaruh benda tajam, keras atau benda yang mudah pecah. • Berhati-hatilah agar tidak menum- pahkan cairan atau meletakkan benda asing ke bagian yang ber- gerak dari tuas transmisi atau kom- ponen kelistrikan. Cairan atau benda asing dapat merusak bagian ini. 5-8 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 88

PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Tempat Penyimpanan di Bawah Tempat Duduk (jika dilengkapi) CONTOH CONTOH CONTOH 67LH05011 Tempat ini terletak di bawah tempat duduk penumpang depan. Tarik loop dan angkat jok depan untuk menggunakannya. Jika sulit untuk menarik loop, lipat sandaran sedikit ke belakang. 70K196 Tempat ini dapat dilepas dengan cara mengangkatnya. Ketika mengembalikan, pastikan posisinya seperti semula. 5-9 HIMBAUAN Barang yang ditumpuk melebihi bagian yang diarsir (pada gambar) dapat merusak bantalan kursi. Jangan menumpuk barang melebihi bagian yang di arsir. 70K106 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 89

Kantung Sandaran Depan (jika dilengkapi) Karpet Lantai CONTOH CONTOH 80J2014 Untuk mencegah karpet lantai pengemudi bergeser ke depan dan mengganggu pen- goperasian pedal, karpet lantai asli SUZUKI sangat dianjurkan. Setiap kali Anda memasang kembali karpet lantai pengemudi setelah dilepas, pastikan grom- met pada karpet terpasang pada pengait dan posisi karpet lantai sudah tepat. Ketika mengganti karpet lantai kendaraan dengan tipe yang berbeda, kami sangat mengan- jurkan penggunaan karpet lantai asli SUZUKI. 67LH05010 Kantung ini dimaksudkan untuk menyim- pan barang-barang yang ringan dan lem- but seperti sarung tangan, koran atau majalah. HIMBAUAN Jangan menyimpan barang-barang yang mudah pecah di dalam kantung. Jika terjadi kecelakaan, benda-benda ini dapat mencederai penumpang di tempat duduk belakang. PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN PERINGATAN Kelalaian mengikuti tindakan pence- gahan berikut mungkin dapat me- ngakibatkan karpet lantai pengemudi menggangu pedal dan menyebabkan hilangnya kendali kendaraan atau menyebabkan kecelakaan. • Pastikan grommet lantai sudah terkait pada pengencang. • Jangan pernah menempatkan kar- pet lantai tambahan di atas karpet lantai yang sudah ada. 5-10 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 90

PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Roof Rail (jika dilengkapi) • Berat keseluruhan roof rack dan barang tidak boleh melebihi kapasitas (20 kg). Dan juga, tidak boleh melebihi berat rata-rata keseluruhan kendaraan (GVWR) sebagaimana terdapat pada bab “SPESIFIKASI. • Tempatkan barang dengan aman pada roof rack sesuai petunjuknya. Letakkan barang yang terberat di bagian bawah dan tempatkan barang secara merata. • Jangan membawa barang yang terlalu besar hingga melebihi bumper atau lebar kendaraan, atau mengganggu jarak pandang anda. • Periksa secara berkala untuk memasti- kan roof rack terpasang dengan baik dan bebas dari kerusakan Roof rail 67LH05018 Anda dapat menggunakan roof rail untuk memasang roof rack tambahan yang tersedia di dealer SUZUKI. Jika menggu- nakan roof rack, perhatikan petunjuk dan pencegahan di dalam bab ini dan yang di- sertakan pada roof rack. • Pastikan roof rack terpasang dengan baik. Untuk mengangkut berbagai macam barang (seperti ski, sepeda, dll.) dengan baik, gunakan perlengkapan sesuai petunjuknya. Jangan meletakkan barang langsung di roof panel, hal ini dapat merusak roof panel. 5-11 WARNING • Manuver kendaraan yang tiba-tiba atau kurang baiknya pengamanan barang dapat menyebabkan barang bawaan Anda terlempar keluar dan mengenai kendaraan lainnya, hal ini dapat mengakibatkan cedera atau kerusakan barang. • Letakkan barang-barang bawaan dengan aman dan hindari gerakan cepat kendaraan seperti pada “start cepat”, tikungan tajam dan pengereman yang tiba-tiba. Periksa keamanan barang-barang bawaan. • Barang-barang yang besar, pan- jang, dapat mempengaruhi aerodi- namis kendaraan atau mengham- bat laju angin, dan mengurangi kontrol atas kendaraan yang dapat menyebabkan kecelakaan. Jalankan kendaraan Anda pada kecepatan yang aman saat mem- bawa barang-barang bawaan seba- gaimana disebutkan tadi. 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 91

Tipe GS Pengait Frame Depan CONTOH CONTOH (1) 67LH05007 Pengait derek (1) terdapat di bagian depan kendaraan yang digunakan hanya dalam situasi darurat. Untuk kendaraan tipe GS, lepas cover sebelah kanan (2) untuk menderek. PERINGATAN Hati-hati ketika Anda menggunakan pengait frame (1). Hindari menarik kendaraan untuk ke luar dari jalan berlumpur atau berpasir dan aksel- erasi tiba-tiba yang dapat memberi- kan tekanan berlebihan pada pengait. Pengait atau bodi kendaraan bisa patah dan menyebabkan cedera serius atau rusak. PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Untuk menderek kendaraan di jalan atau jalan tol, ikuti petunjuknya di bab “PERAWATAN DARURAT. Belakang CONTOH (2) 67LSA5001 (3) 67LSA5010 5-12 67LS0N12N

PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN

Halaman 92

PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN Pengait frame (2) di bagian belakang kendaraan hanya untuk situasi darurat dan keperluan pengapalan saja. PERINGATAN Jangan gunakan pengait (2) untuk menarik. Penarik bisa patah dan menyebabkan cedera serius atau kerusakan. 5-13 67LS0N12N

BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK

Halaman 93

54G215 BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK Daya Angkut Kendaraan ..................................................... 6-1 Menderek Trailer ................................................................. 6-1 6 67LS0N12N

BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK

Halaman 94

Vehicle Loading: 11 Trailer Towing: 5, 11 BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK Daya Angkut Kendaraan Kendaraan Anda didesain untuk daya ang- kut terbatas. Daya angkut kendaraan Anda ditunjukkan dengan Gross Vehicle Weight Rating (GVWR) dan Permissible maximum Axle Weight (PAW, depan dan belakang). GVWR dan PAW (depan dan belakang) tercantum dalam “SPESIFIKASI”. PERINGATAN Jangan memberi muatan berlebih. pada kendaraan Anda. Berat kotor kendaraan (jumlah berat kendaraan, penumpang, aksesoris, barang di- tambah berat hidung trailer (saat menderek trailer) jangan melebihi Gross Vehicle Weight Rating (GVWR). sebagai tambahan, jangan membagi muatan sehingga berat pada salah satu axle melebihi Per- missible maximum Axle Weight (PAW). GVWR – Beban maksimum kendaraan (termasuk penumpang, aksesoris, dan barang ditambah berat trailer ketika men- derek trailer). PAW – (Depan dan belakang) berat maksi- mum kendaraan yang di izinkan pada poros axle. PERINGATAN Berat aktual dari kendaraan dan beban sebenarnya pada axle depan dan bela- kang hanya dapat ditentukan dengan me- nimbang kendaraan. Bandingkan berat dengan GVWR dan PAW (depan dan bela- kang). Jika berat kotor kendaraan atau beban pada salah satu axle melebihi spesifikasi, Anda harus mengurangi mua- tan kendaraan hingga sesuai dengan ka- pasitasnya. Usahakan muatan diletakkan secara merata. Untuk menghindari kecela- kaan atau kerusakan kendaraan, amankan barang-barang untuk mencegah bergeser ketika kendaraan tiba-tiba bergerak. Tempatkan barang yang lebih berat di atas lantai dan sejauh mungkin ke bagian depan bagasi, jangan menumpuk barang lebih tinggi dari sandaran tempat duduk. 6-1 Menderek Trailer Kendaraan Anda didesain untuk mengang- kut orang dan barang dengan beban yang diperhitungkan, tidak untuk menarik trailer. SUZUKI tidak merekomendasikan kend- araan digunakan untuk menarik trailer. Menarik trailer dapat mempengaruhi pen- gendalian, daya tahan, dan konsumsi bahan bakar. 67LS0N12N

BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK

Halaman 95

60G410N PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Jadwal Perawatan ............................................................... 7-2 Jadwal Perawatan Berkala ................................................. 7-2 Jadwal Perawatan Berkala (Kondisi Tidak Normal) ......... 7-6 Drive Belt ............................................................................. 7-7 Oli Mesin dan Filter ............................................................. 7-7 Coolant ................................................................................. 7-11 Filter Udara .......................................................................... 7-12 Busi ...................................................................................... 7-12 Oli Transmisi ....................................................................... 7-14 Pedal Kopling ...................................................................... 7-15 Rem ...................................................................................... 7-15 Setir ...................................................................................... 7-17 Ban ....................................................................................... 7-18 Baterai .................................................................................. 7-20 Sekering ............................................................................... 7-21 Arah Sinar Lampu Besar .................................................... 7-24 Wiper .................................................................................... 7-28 Washer Kaca Depan ............................................................ 7-30 Sistem Air Conditioner ....................................................... 7-30 7 67LS0N12N

BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK

Halaman 96

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN PERINGATAN (Lanjutan) • Jangan meninggalkan kendaraan di garasi atau tempat tertutup dalam kondisi mesin hidup. • jauhkan tangan, pakaian, dan pera- latan kerja dari kipas pendingin dan drive belt. Walaupun saat kipas tidak bergerak, karena kipas dapat bergerak sewaktu-waktu tanpa pe- ringatan. • Bila pemeriksaan mengharuskan kondisi mesin hidup, tarik tuas rem tangan dan tuas transmisi di posisi Netral. • Jangan menyentuh kabel atau kom- ponen sistem pengapian lainnya pada saat menghidupkan mesin atau saat mesin hidup, atau Anda dapat tersengat listrik. (Bersambung) 60A187SN PERINGATAN Anda harus extra hati-hati saat mem- perbaiki kendaraan untuk mencegah cedera. Berikut adalah beberapa tin- dakan pencegahan yang harus diper- hatikan: (Bersambung) 7-1 PERINGATAN (Lanjutan) • Hati-hati jangan menyentuh mesin, exhaust manifold, pipa-pipa, knal- pot, selang radiator, dan seba- gainya saat mesin masih panas. • Jangan merokok saat melakukan pemeriksaan, khususnya saat dekat dengan bahan bakar atau battery. • Jangan melakukan pemeriksaan di bawah kendaraan yang hanya di topang dengan dongkrak kecil. • Jangan sampai kabel battery (+) dan (-) saling bersentuhan. • Jauhkan oli. coolant dan cairan bekas lainnya dari jangkauan anak- anak dan binatang peliharaan. Buang sisa cairan pada tempat yang aman dan jangan buang ke tanah atau selokan dsb. 67LS0N12N

BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK

Halaman 97

Jadwal Perawatan Berikut ini Jadwal Perawatan Berkala yang harus Anda lakukan pada kendaraan Anda. Penggunaan kilometer dan bulan sebagai acuan untuk melakukan pemerik- saan, penyetelan, pelumasan, dan service lainnya. Interval kilometer di atas bisa menjadi lebih pendek jika kendaraan sering digunakan pada kondisi tidak nor- mal (lihat “Jadwal Perawatan Berkala untuk Kondisi Tidak Normal”). PERINGATAN SUZUKI menganjurkan perawatan yang diberi tanda bintang (*) harus dilakukan oleh bengkel resmi SUZUKI. Jika Anda memiliki kom- peten, Anda dapat melakukan pera- watan pada item yang tidak ditandai dengan mengacu pada instruksi beri- kut. Jika Anda tidak yakin Anda dapat memperbaiki tanyakan kepada Beng- kel resmi SUZUKI. HIMBAUAN Untuk lebih menjamin pekerjaan Anda, bila diperlukan penggantian suku cadang, gunakanlah suku cadang asli SUZUKI (Suzuki Genuine Part). PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Jadwal Perawatan Berkala “G” : Ganti “P” : Periksa (kualitas, kuantitas, dan warna), perbaiki, kencangkan, beri pelumas, setel, rotasi atau bersihkan. jika perlu ganti. CATATAN: Tabel ini menunjukkan perawatan berkala hingga 100.000 Km. Untuk Km selanjut- nya, lakukan dengan interval yang sama. 7-2 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 98

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN JADWAL PERAWATAN BERKALA UNTUK KONDISI NORMAL Km (x 1000) 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 SELANG WAKTU DITENTUKAN MENURUT JARAK TEMPUH Bulan 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 MESIN 1 Pendingin mesin (coolant) P P P – G – P – G – P 2 Drive belt P P P P P P P P P P P 3 Oli mesin G Ganti setiap 10.000 km. / 6 bulan 4 Filter oli G G G G G G G G G G G 5 Celah valve P P P P P P P P P P P 6 Mur & baut (cylinder head & manifold) P – P – P – P – P – P 7 Dudukan mesin (engine mounting) P P P P P P P P P P P SISTEM PENGAPIAN 8 Busi – P G P G P G P G P G 9 Waktu pengapian (ignition timing) P P P P P P P P P P P SISTEM BAHAN BAKAR 10 Filter udara P P P P G P P P G P P 11 Filter bahan bakar P P P P P P P P P P P 7-3 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 99

Km (x 1000) 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 SELANG WAKTU DITENTUKAN MENURUT JARAK TEMPUH Bulan 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 12 Saluran bahan bakar P P P P P P P P P P P SISTEM KONTROL EMISI 13 Sistem kontrol penguapan bahan bakar (sistem EVAP) – – P – P – P – P – P 14 Valve PCV P – P – P – P – P – P 15 Pemeriksaan emisi gas buang P P P P P P P P P P P SISTEM REM 16 Disc dan pad (rem depan) P P P P P P P P P P P Tromol dan shoe (rem belakang) P P P P P P P P P P P 17 Selang & pipa rem P – P – P – P – P – P 18 Kabel & tuas rem tangan P P P P P P P P P P – 19 Minyak rem P P P P G P P P G P P CHASSIS DAN BODI 20 Pedal kopling P P P P P P P P P P P 21 Roda P P P P P P P P P P P 22 Ban P Rotasi setiap 10.000 km. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 7-4 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 100

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Km (x 1000) 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 SELANG WAKTU DITENTUKAN MENURUT JARAK TEMPUH Bulan 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 23 Drive shaft P P P P P P P P P P P 24 Sistem suspensi P P P P P P P P P P P 25 Sistem kemudi P P P – P – P – P – P 26 Oli transmisi manual P – G – G – G – G – G 27 Oli AGS – – – P – – P – – P – 28 Pintu, engsel dan kunci P P P P P P P P P P P 29 Power steering (jika dilengkapi) P P P P P P P P P P P 30 Instrumen panel dan kelistrikan bodi P P P P P P P P P P P 31 Karet Wiper – P P P P P P P P P P 32 Fungsi A/C dan filter elemen (jika dilengkapi, jika kotor ganti) P P P P G P P P G P P SETELAH SELESAI PEMERIKSAAN, LAKUKAN TES JALAN CATATAN : P : PERIKSA (KUALITAS, KUANTITAS & WARNA), PERBAIKI, KENCANGKAN, BERI PELUMAS, SETEL, ROTASI / BERSIHKAN , JIKA PERLU LAKUKAN PENGGANTIAN. G : GANTI. 7-5 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 101

Jadwal Perawatan Berkala (Kondisi Tidak Normal) Lakukan pemeriksaan / penggantan setiap interval 5.000 km sesuai tabel di bawah, untuk kondisi pengendaraan berikut ini: – Perjalanan singkat yang berulang-ulang (kurang dari 10 km. / hari). – Mengemudi di jalan kasar dan berlumpur. – Mengemudi di jalan yang berdebu (musim panas dan kering dengan kondisi jalan buruk). – Mengemudi di jalan yang dingin dan bergaram. – Perjalanan pendek yang berulang-ulang, seperti angkotan kota, antar jemput dan penggunaan di daerah dingin. – Perjalanan panjang dengan kecepatan tinggi secara terus menerus (kecepatan maksimum kendaraan 80% atau lebih selama lebih dari 2 jam). NO PERAWATAN TINDAKAN NO PERAWATAN TINDAKAN 1 Oli mesin G 12 Kopling P 2 Filter Oli G 13 Roda P 3 Pendingin mesin (Coolant) P 14 Sistem suspensi P 4 V-belt / Rib belt P 15 Sistem kemudi P 5 Waktu pengapian (Ignition timing) P 16 Drive shaft / propeller shaft (jika dilengkapi) P 6 Busi P 17 Power steering P 7 Filter udara P 18 Instrumen panel / kelistrikan bodi P 8 Filter bahan bakar P 19 Pintu, engsel dan kunci P 9 Saluran bahan bakar P 20 Karet wiper P 10 Tuas dan kabel rem tangan P 21 Fungsi A/C dan filter elemen (jika dilengkapi) P 11 Minyak rem P CATATAN : P : PERIKSA (KUALITAS, KUANTITAS & WARNA), PERBAIKI, KENCANGKAN, BERI PELUMAS, SETEL, ROTASI / BERSIHKAN, JIKA PERLU LAKUKAN PENGGANTIAN. G : GANTI. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 7-6 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 102

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Drive Belt PERINGATAN Saat mesin hidup, jauhkan tangan, pakaian, rambut, peralatan kerja, dan lainnya dari kipas dan drive belt. DEF: 4.0 – 4.5 mm (0.16 – 0.18 in.) Pastikan kekencangan drive belt sudah tepat. Jika belt terlalu kendur, dapat me- ngakibatkan pengisian battery kurang, overheat, kerja power steering lemah, A/C tidak maksimal, atau belt cepat aus. Ketika belt ditekan dengan ibu jari di antara pul- ley, harus ada defleksi sesuai tabel. Bet harus diperiksa untuk memastikan tidak rusak. GE Jika Anda ingin mengganti atau menyetel belt sebaiknya hubungi dealer SUZUKI. DEF: 7 – 8 mm (0.28 – 0.31 in.) →: Tekan 100 N (10 kg, 22 lbs) GE: Generator DEF: Defleksi AC: Kompresor A/C 7-7 Oli Mesin dan Filter Spesifikasi Oli AC 71LST0701 (1) Disarankan Pastikan oli mesin yang digunakan SGO - Automobile SAE 0W-20 (1) API Servis SM adalah pilihan terbaik untuk bahan bakar yang ekonomis. 51KM036 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 103

Memeriksa Jumlah Oli HIMBAUAN CONTOH Kesalahan dalam memeriksa volume oli mesin dapat menyebabkan masalah serius pada mesin. 68KH066 Penting sekali menjaga jumlah oli mesin agar pelumasan mesin tetap sempurna. Lakukan pemeriksaan di tempat yang datar untuk mendapatkan hasil yang aku- rat. Lakukan pemeriksaan sebelum mesin dihidupkan atau minimal 5 menit setelah mesin dimatikan. Batang stik oli mesin berwarna kuning untuk memudahkan pemeriksaan. Tarik stik oli lalu bersihkan, masukkan kembali stik oli dan kemudian keluarkan. Permu- kaan oli harus berada di antara batas atas dan bawah pada stik. Tambahkan oli hingga batas atas jika per- mukaan oli kurang dari batas bawah dan kurangi jika oli melebihi batas atas. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Mengisi kembali CONTOH Tutup Buka 81A147 Lepas tutup pengisian oli dan isi oli perla- han hingga batas atas pada stik. Jangan sampai berlebihan, terlalu banyak oli sama buruknya dengan kekurangan oli. Setelah mengisi ulang, hidupkan mesin dan lakukan putaran idle selama beberapa menit. Matikan mesin, tunggu kurang lebih 5 menit lalu cek kembali jumlah oli. 7-8 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 104

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Mengganti Oli Mesin dan Filter Oli Kuras oli saat mesin hangat. CONTOH Buka Tutup 68KH068 Momen pengencangan drain plug (1): 35 Nm (3.5 kg-m, 25.5 lb-ft) Mengganti Filter oli 1) Gunakan kunci filter, putar filter oli ber- lawanan arah jarum jam dan lepas. 2) Gunakan kain bersih dan bersihkan dudukan filter pada mesin. 3) Lumasi sedikit oli di sekitar gasket karet pada filter oli baru. 4) Pasang filter baru dengan tangan hingga gasket filter menempel pada permukaan dudukan filter. PERHATIAN 68KH067 1) Lepas tutup pengisian oli. 2) Pasang penampung oli di bawah drain plug (tutup saluran pembuangan). 3) Menggunakan kunci, buka drain plug dan keluarkan olinya. PERINGATAN Oli baru dan bekas sangat berba- haya. jauhkan dari jangkauan anak- anak dan binatang peliharaan. Kontak dengan oli mesin dalam waktu lama dan berulang dapat menyebabkan kanker kulit. Kontak yang singkat dengan oli mesin dapat menyebabkan iritasi kulit. (Bersambung) Jangan membuka tutup saluran pem- buangan oli saat temperatur mesin panas, tunggu hingga agak dingin. 7-9 CONTOH PERINGATAN (Lanjutan) Untuk meminimalkan resiko Anda terkena oli, kenakan pakaian lengan panjang dan sarung tangan (seperti sarung tangan cuci piring) saat mengganti oli. Cuci pakaian atau kain jika terkena oli. Daur ulang atau buang oli dan filter bekas dengan benar. (1) 4) Pasang kembali tutup oli dan gasket- nya, kencangkan sesuai spesifikasi. 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 105

HIMBAUAN Untuk mengencangkan filter oli de- ngan benar, perhatikan saat pertama posisi gasket menempel pada permu- kaan dudukan. 5) Kencangkan filter dari titik kontak de- ngan dudukan sesuai spesifikasi meng- gunakan kunci oil filter. Momen pengencangan oil filter 3/4 putaran atau 14 Nm (1.4 kg-m, 10.5 lb-ft) 54G092 (1) Mengendurkan (2) Mengencangkan HIMBAUAN Untuk mencegah kebocoran oli, pas- tikan pemasangan filter oli sudah kencang dan tidak melebihi spesi- fikasi. Mengencangkan (dilihat dari atas filter) Mengisi Oli dan Memeriksa Kebo- coran 1) Isi kembali oli melalui lubang pengisian dan tutup kembali. Jumlah oli yang harus diisi dapat dilihat di bab “SPESIFIKASI”. 2) Hidupkan mesin dan periksa kebocoran filter oli dan tutup oli. Lakukan putaran mesin di berbagai posisi selama 5 menit. 3) Matikan mesin selama 5 menit. periksa kembali jumlah oli, jika kurang tambah- kan. 54G093 (1) Filter oli (2) 3/4 putaran PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN HIMBAUAN • Saat mengganti filter oli, gunakan suku cadang asli SUZUKI. jika tidak ada, cari yang sama kualitasnya dan ikuti petunjuk pemakaiannya. • Kebocoran di sekitar filter oli atau saluran pembuangan menunjuk- kan pemasangan gasket tidak tepat. Jika masih terjadi kebocoran hubungi BeRes SUZUKI terdekat. 7-10 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 106

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Coolant Memilih Coolant Agar kinerja mesin optimal dan untuk me- ningkatkan ketahanan mesin, gunakan SUZUKI ALL SEASON LONG LIFE COOLANT (PRE-MIXED). Coolant ini adalah yang terbaik untuk sistem pendingin, karena : • Membantu menjaga suhu yang aman bagi mesin. • Melindungi pendingin mesin agar tidak membeku atau mendidih. • Mencegah karat atau korosi. HIMBAUAN Untuk menghindari kerusakan sistem pendingin: • Gunakan coolant berbasis ethylene glycol non-silicate di campur air suling dengan perbandingan yang tepat. • Pastikan campuran 50/50 coolant dan air suling dan jangan lebih dari 70/30. Campuran coolant dengan air suling yang lebih besar dari 70/ 30 akan menyebabkan overheat. • Jangan menambahkan air kran/air sumur, hal ini akan menyebabkan korosi/karat di dalam sistem. • Jangan menambahkan zat lain atau aditif, karena mungkin tidak cocok dengan sistem pendingin. • Jangan menggunakan / mencam- pur coolant dari berbagai tipe. Hal ini dapat merusak seal atau menyebabkan overheat dan ber- akibat pada kerusakan mesin. Coolant yang tidak sesuai spesifikasi dapat merusak sistem pendingin. Hubungi BeRes SUZUKI terdekat untuk mendapat- kan coolant yang tepat. Memeriksa Jumlah Oli Periksa jumlah coolant pada tangki reser- voir, bukan di radiator. Saat mesin dingin, jumlah coolant harus berada di antara tanda “FULL” dan “LOW”. 7-11 Menambahkan Coolant CONTOH 67LH079 CONTOH 68KH070 Jika coolant di bawah tanda “LOW”, tam- bahkan. Lepas tutup tangki reservoir dan tambahkan coolant hingga tanda “FULL”. dan tidak melebihi. 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 107

Filter Udara PERINGATAN Jangan menghirup atau menelan cairan coolant atau anti beku, hal ini sangat berbahaya. Jika tertelan, ja- ngan dimuntahkan, segera hubungi dokter. Jika uap terhirup, pindah ke area dengan udara segar. Jika terkena mata segera cuci den- gan air dan berikan obat mata. Jauhkan cairan ini dari jangkauan anak kecil dan binatang peliharaan. HIMBAUAN • Untuk mencampur sebaiknya guna- kan campuran yang mengandung 50% anti beku. • Jika suhu lingkungan terendah di daerah Anda berkisar –35°C atau lebih rendah, gunakan konsentrat hingga 60% ikuti petunjuk anti beku yang tertera pada kemasannya. • Saat menutup tangki reservoir, luruskan tanda pada tutup dengan tanda pada tangki. Hal ini untuk mencegah kebocoran. 67LS10701 Jika saringan udara kotor, tenaga ken- daraan akan berkurang dan bahan bakar lebih boros. Lepas klem dan elemen dari kotak filter udara. Ganti, jika terlihat kotor. Mengganti Coolant Pekerjaan ini memerlukan prosedur khusus. Serahkan penanganannya pada BeRes SUZUKI. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Busi 67LS10701 (1) 68KH072 Untuk busi nikel (tipe tradisional): Anda harus memeriksa karbon busi secara berkala. Jika busi kotor oleh karbon, mung- kin tidak dapat bekerja dengan baik. 7-12 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 108

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Bersihkan busi dan setel celah busi. Benar Salah CONTOH Untuk menggapai busi: 1) Lepas klem dan lepas kotak filter udara. 2) Jika perlu, lepaskan soket sambil menekan tuas pembuka. 3) Lepas baut ignitor. 4) Tarik keluar boot busi. CATATAN: Saat merakit, pastikan kabel, soket, karet seal dan washer terpasang dengan baik. HIMBAUAN • Saat melepas kabel busi, tarik bagian bbot dan jangan menarik kabel, hal ini dapat merusak. • Saat membersihkan busi iridium/ platinum (busi tipe elektroda ten- gah ramping), jangan menyentuh bagian tengah elektrode, karena mudah rusak. 7-13 Mengendorkan Mengencangkan 60G102 60G160S HIMBAUAN • Saat memasang busi, kencangkan dengan tangan terlebih dahulu untuk mencegah ulir rusak. ken- cangkan dengan kunci momen 17.5 Nm (1.8 kg-m, 13.0 lb-ft). Jaga lubang busi agar tidak terkontami- nasi kotoran ketika busi dilepas. • Jangan menggunakan busi dengan ukuran ulir yang berbeda. 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 109

Oli Transmisi Oli Transmisi Manual/Oli AGS Ketika menambah oli transmisi, gunakan oli dengan viskositas dan grade sesuai spesifikasi. Kami sangat menganjurkan penggunaan SGO MT SAE 75W-80 untuk oli transmisi manual atau oli AGS. Oli transmisi Manual/Oli AGS 75W-80, 75W-85, 75W-90 60B307 Jarak busi “a” NGK KR6A-10: 0.95 – 1.05 mm (0.037 – 0.041 in.) o -30 -22 -20 -4 -10 14 32 50 68 86 104 0 10 20 30 40 C F o HIMBAUAN Saat mengganti busi, gunakan tipe dan merk yang sesuai dengan ken- daraan Anda. Untuk lebih jelas ten- tang spesifikasi busi lihat bab “SPESIFIKASI” pada akhir halaman buku ini. Jika ingin menggunakan merk dan tipe busi lain, konsultasi- kan ke dealer SUZUKI. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Memeriksa Oli Transmisi (1) 68KH073 (1) Filter oli dan level plug 57L71007 Untuk memeriksa jumlah oli, lakukan prosedur berikut: 1) Parkir kendaraan di tempat yang datar, aktifkan rem tangan dan matikan mesin. 2) Buka tutup pengisian oli (1). 3) Periksa bagian dalam lubang dengan jari. Jika level oli mencapai dasar lubang plug, jumlah oli sudah benar. Jika demikian pasang kembali plug. 7-14 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 110

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 4) Jika level oli rendah, tambahkan oli gear melalui lubang pengisian (1) hingga oli mencapai bagian bawah lubang pengisian, kemudian pasang kembali plug. Pedal Kopling Kabel kontrol kopling Momen pengencangan (1): 21 Nm (2.1 kg-m, 15.5 lb-ft) PERHATIAN Setelah kendaraan digunakan, untuk melakukan pemeriksaan tunggu hingga tutup oli dingin. Hal ini untuk mencegah cedera. HIMBAUAN 54G274 Jarak main pedal kopling “d”: 10 - 15 mm (0.4 - 0.6 in.) Saat mengencangkan plug, berikan sealent atau yang setara pada bagian ulir untuk mencegah kebocoran. Sealant transmisi manual / sealant AGS: SUZUKI Bond No. “1217G” Pengukuran jarak main pedal kopling de- ngan cara menekan pedal dengan tangan dan ukur jarak hingga terasa ada sedikit hambatan. Jarak main pedal harus sesuai spesifikasi. Jika lebih atau kurang dari nilai di atas, atau kopling terasa berderit ketika pedal diinjak penuh, segera konsultasikan ke BeRes SUZUKI terdekat. Mengganti oli transmisi Penggantian oli transmisi memerlukan prosedur, material dan peralatan khusus, lakukan pekerjaan ini di BeRes SUZUKI. 7-15 Rem Minyak Rem CONTOH 67LH081 Periksa ketinggian minyak rem pada reser- voir di ruang mesin. Pastikan ketinggian- nya harus berada di antara garis “MAX” dan “MIN”. Jika minyak rem mendekati garis “MIN”, tambahkan hingga garis “MAX” dengan SUPER HEAVY DUTY BRAKE FLUID-DOT 3. 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 111

PERINGATAN PERINGATAN Ikuti petunjuk berikut ini untuk menghindari bahaya atau kerusakan sistem rem. • Jika jumlah minyak rem berkurang, lampu indikator rem (lampu rem tangan) akan menyala (mesin harus hidup dengan rem tangan dilepas). Jika lampu indikator tetap menyala, segera periksakan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI. • Jika ada kebocoran, periksakan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI. • Jangan menggunakan minyak rem selain SUPER HEAVY DUTY BRAKE FLUID-DOT3. Jangan menggunakan minyak rem bekas atau yang sudah terlalu lama ter- simpan atau yang tutupnya sudah terbuka. Minyak rem jangan sampai tertelan atau terkena mata, hal ini sangat ber- bahaya. Jika tertelan, jangan dimun- tahkan, dan segera hubungi dokter. Jika minyak rem terkena mata, segera bilas dengan air dan berikan obat mata. Jauhkan minyak rem dari anak kecil dan binatang peliharaan. CATATAN : Kendaraan yang dilengkapi dengan disc brake, jika brake pad menipis maka minyak rem pada tangki reservoir dengan sendi- rinya akan berkurang. Pedal Rem Periksa play pedal rem (tidak mengempos) jika pedal tidak kembali seperti semula setelah diinjak, hubungi BeRes SUZUKI terdekat atau jika kondisinya meragukan, lakukan pemeriksaan sebgai berikut: PERHATIAN Minyak rem dapat mencederai mata dan merusak permukaan cat. Hati- hati saat mengisi reservoir. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 54G108 Jarak minimum pedal ke karpet lan- tai “a”: 62 mm (2.4 in.) Dengan mesin hidup, ukur jarak antara pedal rem dengan dinding saat pedal dite- kan sekitar 300 N (30 kg, 66 lbs). Penyetelan pedal tidak diperlukan, karena sistem menyetel secara otomatis. Jika jarak minimum pedal di bawah spesi- fikasi, periksakan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI terdekat. CATATAN: Jika mengukur jarak pedal rem dengan dinding lantai, pastikan tidak termasuk kar- pet lantai. 7-16 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 112

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Rem Tangan 60G104S 54G109 Spesifikasi gigi rachet “b”: 4th – 9th Gaya menarik tuas (1): 200 N (20 kg, 44 lbs) PERINGATAN Jika Anda mengalami masalah de- ngan sistem seperti diuraikan di bawah ini, periksakan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI terdekat. • Rem kurang pakem. • Rem kasar (kerja rem tidak sama di semua roda). • Jarak main pedal rem berlebihan. • Pedal rem tertahan. • Timbul bunyi tidak normal • Pedal bergetar (pedal bergetar ketika ditekan.) Periksa kondisi rem tangan dengan menghitung bunyi KLIK, tarik rem tangan perlahan sampai tertarik penuh. Tuas harus berhenti diantara gigi rachet sesuai spesifikasi di atas dan roda belakang harus mengunci dengan baik. Bila rem tan- gan tidak berfungsi/tidak sesuai dengan uraian di atas, periksakan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI terdekat. 7-17 Setir CONTOH CONTOH “c” 67LH082 Play setir “c”: 0 – 30 mm (0.0 – 1.2 in.) Periksa play setir dengan cara diputar dari kiri ke kanan dan ukur jaraknya sebelum terasa ada hambatan. Play harus sesuai spesifikasi di atas. Periksa setir dapat diputar saat diputar ke kanan dan kiri dengan mudah tanpa ada bunyi saat dikendarai perlahan di area ter- buka. Jika besar play tidak sesuai spesifikasi atau ditemukan ada masalah, periksakan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI ter- dekat. 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 113

Ban Memeriksa Ban Periksa ban sedikitnya sebulan sekali, dengan cara sebagai berkut: CONTOH 1) Ukur tekanan ban, sesuaikan dengan spesifikasi. Periksa pula ban cadangan. PERINGATAN • Ukur tekanan ban pada saat dingin. • Periksa tekanan beberapa kali saat mengurangi tekanan ban hingga sesuai spesifikasi. • Jangan terlalu keras atau kurang tekanan. Ban yang kurang tekanan dapat mempengaruhi pengenda- lian, selip, kerusakan ban atau velg. Ban yang terlalu keras dapat meledak, pengendalian tidak nya- man dan mungkin dapat mengaki- batkan kecelakaan. 68KH075 Spesifikasi tekanan ban depan dan bela- kang tercantum di dalam label informasi yang terdapat pada pilar pintu pengemudi. Ban depan dan belakang harus memiliki tekanan sesuai spesifikasi. Nilai ini tidak termasuk ban cadangan, jika dilengkapi. Tekanan Ban Depan : 250 Kpa / 36 Psi Belakang : 250 Kpa / 36 Psi PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN CONTOH (1) (2) 52KM110 (1) Indikator keausan ban (2) Tanda 2) Pastikan kedalaman kembang ban lebih dari 1.6 mm (0.06 in.). Pada kem bang ban terdapat indikator. Jika tanda ini sudah muncul, berarti kedalaman kembang ban adalah 1.6 mm (0.06 in.) atau kurang ban harus segera diganti. 3) Periksa keausan, retak, dan kerusakan. Ganti ban jika perlu. Jika ada keausan tidak normal, periksakan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI. PERHATIAN Melalui medan berat (daerah berbatu) dapat merusak ban dan mempenga- ruhi wheel alignment. Lakukan peme- riksaan ban secara berkala di BeRes SUZUKI terdekat. 7-18 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 114

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 4) Periksa kekencangan mur roda. 5) Periksa jika ada paku, batu atau lainnya yang menempel di ban. Rotasi Ban Rotasi 5 Ban PERINGATAN • Gunakan ban dengan tipe dan uku- ran yang sama, hal ini penting untuk kenyamanan mengemudi. Gunakan ban dan peralatan stan- dar. • Pengantian ban dan perlengkapan roda akan mempengaruhi pengen- dalian kendaraan Anda. • Oleh karena itu, gunakan ban dan kombinasi roda yang dianjurkan oleh BeRes SUZUKI. HIMBAUAN Penggunaan ban yang tidak standar dapat mempengaruhi pembacaan speedometer atau odometer. Periksa- kan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI terdekat sebelum melaku- kan penggantian ban. 7-19 Rotasi 4 Ban 54G114 Untuk menghindari keausan ban yang tidak merata dan agar ban tahan lama, lakukan rotasi seperti pada gambar. Ban harus dirotasi setiap 10.000 km (6.000 mil). Setelah dirotasi, sesuaikan tekanan ban dengan spesifikasi pada label. 54G115 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 115

Baterai CONTOH PERINGATAN • Baterai menghasilkan gas hidrogen yang mudah terbakar. Jauhkan percikan api dari baterai untuk menghindari terjadinya ledakan. Jangan merokok saat menangani baterai. • Saat memperbaiki atau memeriksa baterai, lepas kabel negatif. Hati- hati jangan sampai terjadi korslet/ hubungan pendek. • Untuk menghindari cedera atau kerusakan baterai, ikuti cara men- jumper baterai di bab “PERAWA- TAN DARURAT”. • Asam sulfat encer jika tumpah dari Baterai dapat menyebabkan keb- utaan atau luka bakar yang parah. Gunakan pelindung mata yang tepat dan sarung tangan. Bilas mata atau tubuh yang terkena den- gan air yang cukup dan segera mendapatkan perawatan medis. Jauhkan baterai dari jangkauan anak-anak. 54G118 Untuk baterai yang tidak membutuhkan perawatan (tanpa tutup), tidak diperlukan perawatan/menambahkan air. Untuk tipe baterai lama dengan tutup pengisian bate- rai, jumlah larutan battery harus selalu berada di antara “UPPER” dan “LOWER”. Jika di bawah “LOWER”, tambahkan air suling/air murni hingga tanda “UPPER”. Periksa secara berkala terminal baterai, dan braket baterai dari karat. Bersihkan karat atau korosi dengan sikat kawat atau amoniak atau soda yang dicampur air. Setelah dibersihkan, bilas dengan air bersih. Jika kendaraan tidak akan dihidupkan selama sebulan atau lebih, lepas kabel negatif baterai agar tidak rusak. Untuk memasang baterai: 1. Memasang baterai adalah kebalikan dari melepasnya. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 2.Hubungkan terminal baterai dengan aman. HIMBAUAN Sistem pengisian dan baterai dapat rusak bila posisi kabel tertukar. Kabel merah harus dipasang di termi- nal positif + dan kabel hitam (atau hitam bergaris putih) harus dipasang diterminal negatif -. PERINGATAN • Baterai mengandung zat-zat bera- cun seperti asam sulfat dan timah yang dapat mencemari lingkungan dan kesehatan manusia. • Baterai bekas harus dibuang atau didaur ulang sesuai peraturan pemerintah setempat dan tidak dicampur dengan sampah lainnya. Pastikan baterai tidak dibalik saat melepas dari kendaraan. Bila tidak, cairan asam sulfat dapat tumpah dan dapat melukai Anda. CATATAN : Saat mengganti baterai MF pilih dengan tipe yang sama. Recharge / stroom kembali baterai setiap satu bulan sekali bila kendaraan tidak digunakan dalam waktu lama. 7-20 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 116

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Sekering Kendaraan Anda dilengkapi dengan tiga macam sekering, yaitu: Sekering Utama Mengambil arus langsung dari baterai. Sekering Primer Di antara sekering utama dan individual, dan untuk beban kelistrikkan grup. Sekering Individual Untuk sirkuit kelistrikkan individual. 54G118N Simbol seperti di atas A tercantum pada label baterai, menunjukkan baterai bekas harus dipisahkan dari sampah rumah tangga. Simbol kimia “Pb” B menunjukkan baterai mengandung timbal lebih dari 0.004%. Untuk melepas sekering, gunakan alat yang ada pada kotak sekering. Pastikan baterai dibuang atau didaur ulang dengan benar, Anda telah membantu mencegah pencemaran lingkungan dan kesehatan manusia yang dapat ditimbul- kan dari penangan baterai yang salah. Material daur ulang akan turut membantu konservasi sumber daya alam. Untuk infor- masi lebih lanjut cara membuang atau daur ulang baterai bekas, konsultasikan dengan dealer Suzuki. 7-21 Sekering di Ruang Mesin (2) (3) (27) (1) (28) 68KH076 (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25) (26) 63J095 68KH077 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 117

(16) – Kosong *1 Sekering (1) 80A Semua beban kelistrikan 15A Sekring lampu depan ren- dah (kiri) *2 (17) 30A Sekering kipas radiator (2) 50A Dome, Lampu kecil, Door lock (18) – Kosong *3 10A Sekering T/M *4 (3) 50A Power window, Heater, Wiper, Ignition (4) – Kosong (19) 15A Sekering lampu besar (Kiri) *1 (5) – Relay motor starter 15A Sekering lampu besar tinggi (Kiri) *2 (6) – Kosong *1 – Relay lampu depan ren- dah (kanan) *2 (20) 15A Sekering lampu besar (Kanan) *1 (7) – Kosong *3 15A Sekering lampu besar tinggi (kanan) *2 – Relay cadangan *4 (8) – Relay air compressor (21) – Kosong *1 (9) – Kosong *1 15A Sekering lampu besar bawah (kanan) *2 – Relay lampu depan ren- dah (kiri) *2 (22) 30A Sekering motor starter (23) 15A Sekering fuel injection (10) – Kosong *3 40A Relay pompa T/M *4 (24) – Relay kipas radiator (25) – Relay fuel pump (11) 40A Sekering power steering (12) – Kosong (26) – Main relay (13) 30A Sekering kunci kontak (14) 10A Sekering air compressor (27) 80A Lampu besar, Air com- pressor, Kipas radiator (28) 80A Power steering (15) – Kosong *3 10A Sekering T/M2 *4 *1 : Untuk tipe GA, GL, GX *2 : Untuk tipe GS PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN *3 : Model transmisi manual *4 : model AGS Sekering utama, sekering primer dan beberapa sekering individual terletak di ruang mesin. Jika sekering utama putus, tidak ada komponen kelistrikan yang ber- fungsi. Jika sekering primer putus, tidak ada komponen kelistrikan dan beban yang dapat berfungsi. Ketika mengganti seker- ing utama, sekering primer, atau sekering individual, gunakan part asli SUZUKI. Untuk mengganti sekering, gunakan penarik pada kotak sekering. Nilai amper setiap sekering dapat dilihat pada tutup kotak sekering. 7-22 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 118

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Sekering di Bawah Dasbor CONTOH CONTOH OK PUTUS 60G111 PERINGATAN Jika sekering utama atau sekering primer putus, periksakan kendaraan ke BeRes SUZUKI. Gunakan part asli SUZUKI. Jangan menggunakan alu- munium foil atau kabel untuk mem- perbaiki sekering yang putus, hal ini dapat mengakibatkan kerusakan kelistrikan dan kebakaran. CATATAN: Pastikan pada box sekering terdapat sek- ering cadangan dan alat penariknya. 7-23 Sekering (1) 10A Lampu rem (2) 30A Motor blower (3) 10A ST SIG (4) 15A Aksesoris (5) 10A Kosong (6) 10A Lampu kecil (7) 10A Lampu mundur (8) 10A Kosong (9) 10A Meter 67LH07001 (10) 15A Ignition coil (11) 20A Wiper/Washer (12) 10A IG2 SIG (13) 10A IG1 SIG (14) 10A Kosong (15) – Kosong (16) 20A Door lock (17) 15A Klakson/Hazard (18) 15A Kosong (19) 10A Dome (20) 30A Power window 67LH07002 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 119

Box sekering berada di sisi dasbor penge- mudi. Lepas tutup kotak sekering dengan mene- kan ke dalam dan kedua ujungnya ditarik. Arah Sinar Lampu Besar Lampu interior HIMBAUAN • Lampu yang baru saja dimatikan akan sangat panas, terlebih lampu halogen. Tunggu hingga dingin sebelum melakukan penggantian. • Bohlam berisi gas halogen berteka- nan. Hati-hati jangan sampai terkena benturan atau terjatuh, ka- rena dapat meledak. HIMBAUAN Putus OK Oli yang menempel di tangan dapat menyebabkan bohlam lampu halogen overheat dan meledak, gunakan kain saat mengganti bohlam baru. 81A283 PERINGATAN HIMBAUAN Ganti sekering yang putus dengan besaran amper yang tepat. Jangan pernah menggantinya den- gan aluminium foil atau kawat. Jika Anda mengganti sekering kemudian putus dalam jangka waktu singkat, Mungkin ada masalah pada sistem kelistrikkan, segera hubungi BeRes SUZUKI. Penggantian bohlam yang terlalu se- ring menunjukkan sistem kelistrikkan memerlukan pemeriksaan. Periksa- kan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI terdekat. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN 60G115 Tarik lensa dengan cara mengungkitnya dengan obeng yang dilapisi kain seperti terlihat pada gambar. Untuk memasangnya, tekan kembali lensa ke tempat semula. Tarik keluar bohlam, saat mengganti bohlam pastikan spring penahan bekerja dengan baik. 7-24 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 120

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Lampu Besar tipe GA, GL, GX (2) (1) (3) (3) 67LH085 Buka kap mesin. Lepas soket (1). Lepas karet sealant (2). Tekan spring pengunci (3) ke depan dan buka pengaitnya. Kemudian lepas bohlam, pasang bohlam baru dengan arah berla- wanan saat melepas. 7-25 Tipe GS lampu besar (bohlam ren- dah) (2) (1) 67LH07003 (3) 67LSA7011 Buka kap mesin. Lepas karet seal (1) dan cabut socket (2), Tekan pegas pengembali (3) ke depan dan lepas. kemudian lepas bohlam, pasang bohlam baru dengan cara kebalikan dari melepas. 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 121

Tipe GS lampu besar (bohlam tinggi) pada bohlam cocok dengan slot (b) dudu- kan lampu besar. Lampu Sein Samping CONTOH 64J195 Melepas dengan cara menggeser housing ke kiri dengan jari tangan. 67LSA7010 Buka kap mesin. Lepas karet seal (1) lepas bohlam dengan socketnya (2), Tarik ke atas. Lepas bohlam (3) dari socket (4). dengan menarik keluar bohlam. Pasang bohlam baru dengan cara kebalikan melepas. saat memasang pastikan alur (a) PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Lampu Lain Penahan bohlam CONTOH (2) (1) (1) (2) 54G123 (1) Melepas (2) Memasang Untuk melepas penahan bohlam dari housing, putar penahan berlawanan arah jarum jam dan tarik keluar. Untuk memasang penahan, tekan penahan dan putar searah jarum jam. 7-26 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 122

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Bohlam Lampu posisi depan (1) Lampu sein depan (2) Tipe GA, GL, GX CONTOH (1) (2) (1) (3) (4) (2) 54G124 (3) Melepas (4) Memasang 67LH07004 Tipe GS Ada dua tipe bohlam, “Tipe full glass” (1) dan “Tipe glass/metal” (2). Untuk melepas dan memasang bohlam tipe full glass (1), Tarik keluar atau tekan bohlam. Untuk melepas bohlam tipe glass metal (2) dari penahannya, tekan bohlam dan putar berlawanan arah jarum jam. Untuk memasang bohlam baru, tekan dan putar searah jarum jam. Anda dapat menangani bohlam individual atau penahan bohlam dengan cara sbb. (1) (2) 7-27 Lampu kombinasi belakang CONTOH 67LH089 67LH30602 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 123

Lampu plat nomor Karena diperlukan prosedur khusus, kami menganjurkan kendaraan Anda di bawa ke BeRes SUZUKI terdekat untuk penggan- tian bohlam. Wiper 54G129N Jika wiper blade rapuh, rusak atau patah saat dioperasikan, ganti wiper blade. Untuk memasang wiper blade baru, ikuti prosedur di bawah ini. HIMBAUAN Untuk mencegah kaca tergores atau pecah, jangan sampai lengan wiper menyentuh kaca saat mengganti karet. CATATAN: Wiper blade yang diterangkan disini mung- kin berbeda dengan yang terpasang di kendaraan. Hubungi BeRes SUZUKI ter- dekat untuk penggantian karet wiper yang benar. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Wiper kaca depan: 70G119 1) Tahan lengan wiper menjauh dari kaca. 7-28 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 124

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Melepas CONTOH CONTOH 60A260 Memasang 54G130 2) Tekan pengunci (1) ke arah lengan wiper (2) dan lepas wiper frame dari lengan seperti pada gambar. 3) Buka ujung kunci wiper dan geser blade ke luar seperti pada gambar. 54G132 (1) Ujung pengunci 7-29 (2) (2) 67LSA7001 2. Penahan 4) Jika blade baru tidak dilengkapi dua metal retainer, pasang penahan yang lama. (A) (B) (2) 67LSA7002 67LS0N12N

JADWAL PERAWATAN BERKALA

Halaman 125

(A) Atas (B) Bawah Washer Kaca Depan Depan dan Belakang (jika dilengkapi) CATATAN: Saat Anda memasang penahan (2), pasti- kan bahwa arah sesuai yang di tunjukkan pada gambar. 5) Pasang blade baru dengan urutan ter- balik saat melepas, dengan ujung lengan wiper terkunci. Pastikan blade terpasang dengan baik oleh semua pengait. Kunci ujung blade pada tem- patnya. 6) Pasang kembali wiper frame ke lengan, pastikan semua pengait sudah ter- pasang dengan baik pada lengan. CONTOH 67LH093 Periksa cairan washer pada tangki, isi bila perlu. Gunakan cairan yang berkualitas baik, campur dengan air bila perlu. PERINGATAN Jangan menggunakan cairan “anti beku” untuk reservoir cairan pember- sih kaca depan. Hal ini dapat meng- ganggu pandangan saat disemprot- kan pada kaca depan dan dapat mer- usak cat. HIMBAUAN Motor washer akan rusak jika ber- operasi dengan kondisi tangki washer kosong. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN Sistem Air Conditioner Jika A/C tidak digunakan untuk waktu yang lama, saat pertama kali digunakan mung- kin performanya akan sedikit menurun. Untuk mencegah hal ini, hidupkan sedikit- nya satu bulan sekali selama satu menit dengan putaran mesin idle. Hal ini untuk sirkulasi refrigerant dan oli, dan juga untuk membantu melindungi komponen bagian dalam sistem A/C. 7-30 67LS0N12N

MEMO

Halaman 126

PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN MEMO 7-31 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 127

60G411 PERAWATAN DARURAT PERAWATAN DARURAT Peralatan Penggantian Ban ....................................................8-1 Petunjuk Mendongkrak ...........................................................8-1 Mengganti Roda ......................................................................8-4 Petunjuk Menjumper ...............................................................8-5 Menderek .................................................................................8-6 Jika Mesin Tidak Dapat Hidup ...............................................8-7 Jika Mesin Banjir .....................................................................8-7 Jika Mesin Overheat ...............................................................8-8 8 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 128

PERAWATAN DARURAT Peralatan Penggantian Ban Untuk mengeluarkan ban serep, putar bautnya (1) berlawanan arah jarum jam dan lepaskan. Petunjuk Mendongkrak CONTOH PERINGATAN Setelah menggunakan peralatan, simpan kembali dengan baik, agar tidak terlempar saat terjadi kecela- kaan. PERHATIAN Peralatan ini hanya untuk mengganti ban/roda. Baca petunjuk mendong- krak sebelum menggunakan perala- tan. 67LH094 Dongkrak, roda penyangga dan handel dongkrak disimpan di bagasi. (1) 68KH091 8-1 52KM119 1) Parkir kendaraan di tempat yang rata. 2) Aktifkan rem tangan dan tuas transmisi di posisi “R” untuk kendaraan transmisi manual. 3) Nyalakan lampu hazard jika terjadi di area yang ramai. 4) Pasang ganjal secara diagonal dengan ban yang akan didongkrak. 5) Dekatkan ban cadangan seperti pada gambar, untuk menjaga dongkrak dari kemungkinan selip. 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 129

54G253 63J101 6) Pasang dongkrak pada sudut yang tepat seperti pada gambar dan naikan dongkrak dengan memutar gagang searah jarum jam hingga kepala dong- krak tepat pada bodi, lihat gambar. 7) Terus naikan dongkrak perlahan hingga ban terangkat dari lantai/jalan, tetapi jangan terlalu tinggi. 63J100 PERAWATAN DARURAT PERINGATAN • Gunakan dongkrak untuk meng- ganti ban di tempat yang rata. • Jangan mendongkrak di tempat yang miring. • Lakukan dongkrak di posisi yang benar, dekat dengan roda yang akan diganti (seperti pada gambar). Jangan memasang dongkrak di bagian torsion beam. • Jangan berada di bawah kendaraan yang sedang didongkrak. • Jangan menghidupkan mesin saat kendaraan didongkrak. Turunkan semua penumpang sebelum men- dongkrak. 8-2 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 130

PERAWATAN DARURAT Mengangkat Kendaraan dengan Dongkrak Lantai • Gunakan dongkrak pada titik yang ditan- dai di bawah ini. • Tahan dengan jack stand (tersedia di pasaran) pada titik yang ditunjukkan di bawah ini. CONTOH (3) Depan Depan Belakang Titik angkat untuk lift 2 kolom dan jack stand Titik angkat untuk dongkrak lantai 8-3 Depan Belakang (2) (2) (1) (1) (4) 67LH103 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 131

(1) Jack stand (2) Titik angkat dongkrak (3) Frame suspensi depan (4) Frame suspensi belakang Mengganti Roda Untuk mengganti roda, gunakan prosedur berikut: 1) Keluarkan dongkrak, ban cadangan dan tool. 2) Kendurkan mur roda, tetapi jangan dilepas. 3) Dongkrak kendaraan (ikuti petunjuk mendongkrak). 4) Lepas mur dan roda. 5) Sebelum pemasangan roda baru, ber- sihkan permukaan roda dan hub de- ngan kain bersih. Bersihkan dengan hati-hati saat hub masih panas setelah dikendarai. 6) Pasang roda baru dan perhatikan bagian tirus mur harus menghadap ke roda. Pasang mur dengan tangan hingga roda terpasang dengan baik pada hub. CATATAN: Untuk lebih jelasnya, hubungi BeRes SUZUKI terdekat. PERAWATAN DARURAT Loosen Tighten 54G116 Momen pengencangan mur roda 105 Nm (10.5 kg-m, 75.9 lb-ft) 7) Turunkan dongkrak dan kencangkan mur roda secara menyilang mengguna- kan kunci seperti pada gambar. PERINGATAN Gunakan mur roda asli SUZUKI (SGP) dan kencangkan sesuai spesifikasi. Hal ini untuk menghindari mur ken- dur atau terlepas yang dapat men- gakibatkan kecelakaan. Jika tidak tersedia kunci momen, periksa kek- encangan mur di BeRes SUZUKI. 8-4 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 132

PERAWATAN DARURAT Petunjuk Menjumper HIMBAUAN PERINGATAN Jangan menstarter kendaraan Anda dengan cara didorong atau ditarik, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen catalytic converter. Laku- kan jumper jika battery lemah atau soak. • Jangan menjumper battery yang sudah membeku, kemungkinan battery akan meledak jika dijumper. • Pada saat akan menjumper battery, perhatikan tangan dan kabel jumper harus bebas dari pulley, V- belt, atau kipas. • Gas hidrogen yang dikeluarkan bat- tery mudah terbakar, jauhkan bat- tery dari api dan jangan merokok ketika memeriksa battery. • Pada saat menjumper battery, kedua kendaraan jangan sampai bersentuhan/menempel. • Jika arus listrik / setrum pada bat- tery selalu habis, periksakan ken- daraan Anda ke BeRes SUZUKI. • Untuk menghindari kesalahan / kerusakan komponen listrik pada kendaraan, ikuti petunjuk men- jumper battery (memancing start) berikut ini sesuai urutannya de- ngan benar. Jika Anda ragu, hubungi jasa layanan berkualitas. Saat menjumper battery, lakukan prose- dur berikut ini: 1) Gunakan battery 12 volt untuk men- jumper kendaraan. Dekatkan battery 12 V sehingga kabel jumper dapat menn- ghubungkan kedua battery. Jika meng- gunakan battery yang terpasang pada kendaraan, KEDUA KENDARAAN TIDAK BOLEH BERSENTUHAN. Aktifkan rem tangan kedua ken- daraan. 2) Matikan seluruh aksesoris kendaraan kecuali yang diperlukan untuk kesela- matan (seperti lampu besar atau haz- ard). 8-5 CONTOH 1 (1) 4 2 3 (3) (2) 67LH08001 3) Lakukan jumper dengan cara sbb: 1. Hubungkan kabel jumper ke terminal positif (+) pada battrey yang lemah (1). 2. Hubungkan kabel jumper ke terminal positif (+) battery booster (2). 3. Hubungkan kabel jumper ke terminal negatif (-) battery boster. 4. Hubungkan ujung kabel lainnya ke bagian metal yang tidak dicat (se- perti engine hook (3)) pada ken- daraan dengan battery lemah/soak (1). 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 133

Menderek Jika kendaraan perlu diderek, hubungi layanan derek profesional atau BeRes SUZUKI. PERHATIAN Hubungkan kabel jumper ke mount- ing mesin mur/baut dengan aman . jika kabel jumper lepas dari mounting mesin karena getaran pada saat mesin dinyalakan, kabel jumper dapat loncat ke drive belt. HIMBAUAN Untuk menghindari kerusakan ken- daraan saat diderek, gunakan perala- tan dan prosedur derek yang benar. PERINGATAN Jangan menghubungkan kabel jumper langsung ke terminal negatif (-) battery yang lemah, hal ini dapat menimbulkan ledakan. 4) Jika battery booster terpasang pada kendaraan lain, hidupkan mesin pada kendaraan dengan battery booster. Lakukan putaran mesin idle. 5) Hidupkan mesin kendaraan dengan battery lemah. 6) Lepas kabel jumper, kebalikan dengan urutan saat memasang. PERAWATAN DARURAT Transmisi Manual / AGS Penggerak 2 Roda (2WD) Kendaraan dengan transmisi manual atau kendaraan dengan sistem AGS dapat diderek dengan menggunakan salah satu cara berikut ini. 1) Dari depan, dengan roda depan terang- kat dan roda belakang di jalan. Sebelum menderek, pastikan rem tan- gan dilepas. 2) Dari belakang, dengan roda belakang diangkat dan roda depan menempel di jalan, dengan kondisi setir dan drive train normal. Sebelum menderek, pasti- kan transmisi di posisi netral, dan setir tidak terkunci (kunci kontak di posisi “ACC”) dan setir diklem khusus untuk derek. 8-6 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 134

PERAWATAN DARURAT Jika Mesin Tidak Dapat Hidup 1) Putar kunci kontak ke posisi “START” dengan lampu besar menyala untuk mengetahui kondisi battery. Jika lampu besar redup atau mati, berarti battery lemah atau terminal battery kendur. Setrum battery atau perbaiki hubungan terminal battery. 2) Jika lampu besar menyala terang, pe- riksa sekering. Jika sumber masalah- nya tidak diketahui, mungkin ada masalah pada sistem kelistrikan. Perik- sakan kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI terdekat. HIMBAUAN Setelah menggeser tuas AGS ke posisi "N", selalu periksa indikator posisi gigi pada instrument cluster posisi "N" untuk memastikan bahwa transaxle terlepas. Jika transmisi tidak dapat dimasuk- kan ke dalam netral, putar kunci kon- tak dari posisi "LOCK" ke posisi "ON”, dan pindahkan tuas AGS dari posisi "N" ke "D", "M" atau "R", lalu kembali ke posisi "N" lagi. Kemudian putar kunci kontak dari posisi "ON" ke posisi "LOCK". Prosedur ini dapat membantu men- empatkan transmisi dalam keadaan netral. Jika transmisi masih belum dapat dimasukkan ke dalam netral, Anda tidak bisa menderek kend- araan tanpa menggunakan penarik dolly. 8-7 Jika Mesin Banjir Jika bahan bakar banjir, kemungkinan mesin sulit dihidupkan. Jika ini terjadi, tekan pedal gas penuh dan tahan sambil menstarter mesin. (jangan menstarter lebih dari 12 detik). 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 135

Jika Mesin Overheat Mesin dapat menjadi terlalu panas pada kondisi pengendaraan yang parah. Jika indikator temperatur mesin menunjukan kondisi overheat saat mengemudi: 1) Matikan A/C, jika dilengkapi. 2) Menepi dan parkir di tempat yang aman. 3) Hidupkan mesin pada putaran idle beberapa menit hingga indikator kem- bali normal, yakni di antara “H” dan “C”. 2) Periksa jumlah coolant pada reservoir. Jika berada di bawah tanda “LOW”, temukan kebocoran radiator, water pump, selang sistem pendingin dan selang heater. Jika ditemukan keboc- oran penyebab overheat, jangan meng- hidupkan mesin hingga masalahnya teratasi. 3) Jika tidak ditemukan kebocoran tam- bahkan coolant pada reservoir dan jika perlu radiator. (Lihat “Pendingin Mesin” pada bab “PEMERIKSAAN DAN PER- AWATAN”). 65D614 PERINGATAN CATATAN: Jika mesin overheat dan Anda tidak tau apa yang harus dilakukan, hubungi dealer SUZUKI Anda. Jika terlihat atau terdengar ada uap air yang keluar, hentikan kendaraan, parkir di tempat yang aman dan mati- kan mesin beberapa saat agar mesin dingin. Jangan membuka kap mesin jika uap masih terlihat. Jika uap sudah tidak terlihat buka kap mesin untuk melihat coolant. Lakukan tin- dakan perbaikan setelah kondisi mesin dingin. Jika suhu tidak juga turun, lakukan hal ber- ikut: 1) Matikan mesin dan periksa water pump dan pulley tidak rusak atau selip. Jika ada kerusakan, perbaiki. PERAWATAN DARURAT PERINGATAN • Sangat berbahaya membuka tutup radiator saat mesin panas, karena cairan dan uap panas akan menyembur. Buka tutup radiator ketika mesin telah dingin. • Untuk mencegah terjadinya cedera, jaga tangan, tool, dan pakaian jauh dari cooling fan dan kipas A/C (jika dilengkapi). Kipas dapat bekerja secara otomatis. 8-8 67LS0N12N

PERAWATAN DARURAT

Halaman 136

PERAWATAN DARURAT Peralatan (jika dilengkapi) 1 CONTOH 67LH007N CONTOH 75A013N Untuk keperluan perawatan, tersedia satu set peralatan (1) (obeng, kunci busi, dll) yang terletak di dalam laci. 8-9 67LS0N12N

MEMO

Halaman 137

MEMO PERAWATAN DARURAT 8-10 67LS0N12N

MEMO

Halaman 138

PERAWATAN DARURAT 8-11 67LS0N12N

PERAWATAN BODI

Halaman 139

60G412N PERAWATAN BODI PERAWATAN BODI Mencegah Karat .................................................................. 9-1 Cover/Sarung ....................................................................... 9-2 Membersihkan Kendaraan ................................................. 9-2 9 67LS0N12N

PERAWATAN BODI

Halaman 140

PERAWATAN BODI Mencegah Karat Mencegah karat sangat penting artinya bagi kendaraan Anda. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mencegah karat. baiki kerusakan pada permukaan cat atau lapisan pelindung. Mencegah Karat Cuci kendaraan sesering mungkin Cara terbaik untuk mencegah timbulnya karat adalah selalu menjaga kebersihan kendaraan dengan cara mencucinya lebih sering. Jaga kendaraan agar selalu dalam keadaan bersih dan kering terutama di bagian bawah kendaraan. Jika tinggal di daerah pantai, kendaraan harus dicuci sedikitnya sebulan sekali. Informasi Penting Tentang Karat Penyebab umum dari karat 1) Endapan garam, debu, kelembaban atau bahan kimia di bagian bawah atau frame kendaraan. 2) Bagian yang terkelupas, tergores, dsb. di bagian metal yang disebabkan terkena batu atau kerikil. Lihat petunjuk mencuci kendaraan pada- bagian “Mencuci Kendaraan”. Kondisi lingkungan yang dapat mem- percepat terjadinya karat 1) Garam, bahan kimia, udara di sekitar daerah laut atau polusi industri akan mempercepat terjadinya karat pada bagian metal. 2) Kelembaban udara yang tinggi, teru- tama jika suhu udara di atas titik beku. 3) Uap air di area tertentu dalam waktu lama, meskipun pada bagian bodi yang lain kering. 4) Suhu tinggi dapat mempercepat timbul- nya karat pada bagian kendaraan yang tidak berventilasi baik, sehingga tidak cepat kering. Bersihkan kotoran yang menempel Kotoran atau benda asing lainnya seperti garam, bahan kimia, aspal, getah atau kotoran burung dan sampah industri jika dibiarkan lama dapat merusak permukaan cat, oleh karena itu bersihkan segera. Jika kotoran sulit dibersihkan gunakan bahan pembersih yang tidak merusak permukaan cat. Ikuti petunjuk dari pabrik pembuatnya. Dari penjelasan di atas, jelas bahwa pen- ting untuk memperhatikan kendaraan agar selalu dalam keadaan bersih dan kering (terutama bodi bagian bawah), sama pen- tingnya untuk sesegera mungkin memper- 9-1 Perbaiki permukaan cat yang rusak Periksa dengan teliti kondisi permukaan cat. Jika ditemukan goresan atau menge- lupas, perbaiki segera untuk mencegah timbulnya karat. Jika bagian yang terkelu- pas atau gores sudah mencapai bagian- metal, lakukan perbaikan di bengkel body repair. Jaga kebersihan ruang penumpang dan barang Kelembaban, debu atau lumpur dapat mengendap di bawah karpet dan menyebabkan karat. Oleh karena itu ber- sihkan selalu permukaan lantai di bawah karpet dan jaga agar selalu kering. Peme- riksaan harus lebih sering dilakukan jika kendaraan digunakan untuk off road atau di musim hujan. Barang bawaan semisal bahan kimia, pupuk, cairan pembersih, garam, dll. san- gat rentan menyebabkan karat. Gunakan tempat penyimpanan khusus. Jika tumpah atau ada kebocoran, bersih- kan dan keringkan segera. 67LS0N12N

PERAWATAN BODI

Halaman 141

Simpan kendaraan di tempat yang ker- ing dan berventilasi baik Jangan memarkir kendaraan di tempat yang lembab dan berventilasi buruk. Jika kendaraan sering dicuci di garasi atau dipakai di jalan yang basah/musim hujan, garasi akan menjadi lembab. Hal ini dapat mempercepat timbulnya karat. Untuk itu, bersihkan/keringkan kendaraan sebelum disimpan di garasi. Cover/Sarung PERINGATAN Jangan memberikan pelapis tamba- han atau lapisan pencegah karat di sekitar sistem komponen gas buang seperti catalytic converter, exhaust pipe, dll. Material pelapis mudah ter- bakar ketika dipanaskan. PERINGATAN 76G044Ss Cover/sarung mobil dimaksudkan untuk melindungi permukaan cat kendaraan dari air hujan, sinar matahari, goresan atau debu. Namun demikian bahan cover yang tidak tepat dapat menyebabkan permu- kaan cat tergores dan luntur. Resapan air hujan yang dibiarkan dalam waktu lama, menyebabkan bagian dalam sarung menempel di bodi mobil dan menyebabkan bercak/luntur atau flek pada permukaan cat. Kerusakan seperti ini tidak masuk dalam ketentuan jaminan SUZUKI. PERAWATAN BODI Membersihkan Kendaraan 76G044SN Saat membersihkan bagian eksterior atau interior kendaraan, JANGAN MENGGUNAKAN bahan pembersih yang mudah terbakar seperti thinner dan bensin ataupun deterjen yang keras. Bahan-bahan tersebut dapat membahayakan atau merusak ken- daraan. 9-2 67LS0N12N

PERAWATAN BODI

Halaman 142

PERAWATAN BODI Membersihkan Bagian Interior Karpet Bersihkan kotoran dengan menggunakan vacuum cleaner, gunakan larutan air dan sabun ringan. Gunakan spon/busa untuk menggosok bagian yang kotor, setelah beberapa menit bersihkan dengan lap basah secara berulang hingga busa sabun dan kotoran bersih. Jika menggunakan pembersih khusus, baca aturan pakainya. Lapisan vinyl Siapkan larutan sabun atau deterjen dan air hangat. Berikan campuran tersebut dengan menggunakan busa/spon atau kain halus dan biarkan beberapa menit agar kotorannya terserap. Kemudian lap dengan kain yang basah secara berulang- ulang hingga kotoran dan air sabun benar- benar bersih. Instrumen panel dan konsol CATATAN: • Segera bersihkan dari tumpahan yang mengandung bahan kimia atau alkohol dengan kain. Gunakan sabuk atau cairan pembersih jika diperlukan. Jan- gan menggunakan pembersih atau semir yang mengandung pelarut yang kuat atau larutan asam. Bahan ini dapat menyebabkan noda dan hitam pada konsol dan instrumen panel. • Jangan menggunakan bahan kimia yang mengandung silikon untuk membersih- kan AC, komponen listrik, audio, dan atau switch, serta bagian sekitarnya. Sifat adhesive yang terkandung dalam silikon dapat menyebabkan kerusakan. Lapisan kain Bersihkan kotoran dengan menggunakan vacuum cleaner, gunakan larutan air dan sabun yang ringan. Gunakan spon/busa untuk menggosok bagian yang kotor, sete- lah beberapa menit bersihkan dengan lap basah secara berulang hingga busa sabun dan kotoran hilang. Jika menggunakan pembersih khusus, baca aturan pakainya. Sabuk keselamatan Bersihkan sabuk keselamatan mengguna- kan air sabun ringan. Jangan mengguna- kan pemutih atau pewarna, material ini dapat merusak bahan pada sabuk. Keset lantai vinyl Kotoran dapat dibersihkan dari bahan vinyl dengan air atau cairan sabun. Gunakan sikat untuk membersihkan kotoran. Sete- lah kotoran terlepas, bilas keset dengan air dan keringkan. 9-3 Membersihkan Bagian Exterior HIMBAUAN Penting sekali menjaga kebersihan kendaraan, terlebih untuk mencegah pudarnya permukaan cat dan timbul- nya karat di berbagai bagian bodi. Perawatan Velg Alumunium CATATAN: • Jangan menggunakan deterjen yang mengandung asam atau alkalin atau pembersih yang mengandung pelarut untuk membersihkan velg aluminum. Pembersih tipe ini dapat menyebabkan bercak permanen, perubahan warna dan retak pada permukaan dan kerusa- kan tutup tengah. • Jangan menggunakan sabun dan kuas yang mengandung bahan abrasif. Hal ini dapat merusak permukaannya. 67LS0N12N

PERAWATAN BODI

Halaman 143

Mencuci 1) Semprot bagian bawah kendaraan dan bagian roda dengan air bertekanan untuk membersihkan lumpur dan kotoran. Gunakan air yang banyak. HIMBUAN Ketika mencuci kendaraan: • Hindari menyemprot air panas melebihi 80°C (176°F) dan penggu- naan steam secara langsung pada komponen plastik • Untuk mencegah kerusakan kom- ponen mesin, jangan menyemprot- kan air untuk membersihkan ruang mesin. 60B212SN 2) Bersihkan kotoran dan lumpur pada bodi luar kendaraan dengan menggu- nakan air yang mengalir. Gunakan busa dan spons atau sikat halus. Jangan menggunakan bahan/sikat yang kasar yang dapat menyebabkan cat atau komponen plastik tergores. Perlu diingat cover atau lensa lampu besar kebanyakan terbuat dari bahan plastik. PERINGATAN • Jangan menggunakan wax atau mencuci kendaraan saat kondisi mesin hidup. • Saat membersihkan bagian bawah bodi dan fender, gunakan sarung tangan dan baju lengan panjang, untuk melindungi tangan dari kom- ponen yang tajam. • Setelah kendaraan dicuci, periksa kinerja rem dengan hati-hati untuk memastikan kerja rem telah kem- bali normal. Saat mencuci kendaraan, lakukan di tem- pat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Ikuti petunjuk berikut ini: PERAWATAN BODI HIMBAUAN Untuk mencegah kerusakan permu- kaan cat atau bagian yang terbuat dari plastik, jangan membersihkan dengan kain tanpa menggunakan air. Ikuti prosedur di atas. 3) Cuci bagian luar dengan bahan pem- bersih yang ringan dan gunakan spon/ busa atau kain yang lembut. Basahi spon/busa tersebut dengan bahan pembersih sesering mungkin. HIMBAUAN Baca aturan pakai dengan seksama saat menggunakan produk pember- sih. Jangan menggunakan deterjen atau sabun yang mengandung bahan kimia kuat. 4) Setelah semua kotoran terlepas dari bodi, bilas air sabun dengan air bersih. 5) Selesai membilas, lap dengan kain yang halus dan kering, biarkan kend- araan di tempat yang teduh beberapa saat. 6) Periksa dengan teliti permukaan cat, kemungkinan ada beberapa bagian yang rusak atau tergores. Jika hal ini terjadi, lakukah prosedur berikut ini: 9-4 67LS0N12N

PERAWATAN BODI

Halaman 144

PERAWATAN BODI 1) Bersihkan dan keringkan bagian yang rusak. 2) Tambal bagian tersebut dengan cat yang sudah diaduk, menggunakan kuas kecil 3) Biarkan cat mengering dengan sem- purna. Melapis cat HIMBAUAN Jika menggunakan alat pencucian otomatis, pastikan bagian-bagian pada kendaraan seperti spoiler tidak akan rusak. Jika ragu, tanyakan ter- lebih dahulu pada operator mesin pencuci. 60B211SN Setelah kendaraan dicuci, dianjurkan untuk memberikan pelapis cat/wax untuk melindungi dan memperindah cat. • Gunakan pelapis cat/wax yang berkuali- tas baik. • Perhatikan petunjuk yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya 9-5 67LS0N12N

MEMO

Halaman 145

MEMO PERAWATAN BODI 9-6 67LS0N12N

MEMO

Halaman 146

PERAWATAN BODI 9-7 67LS0N12N

INFORMASI UMUM

Halaman 147

84MM01001 INFORMASI UMUM INFORMASI UMUM Identifikasi Kendaraan ........................................................ 10-1 10 67LS0N12N

INFORMASI UMUM

Halaman 148

INFORMASI UMUM Identifikasi Kendaraan Nomor Rangka Nomor Mesin CONTOH 54G082 Nomor mesin tertera pada cylinder block seperti pada gambar. 67LH10001 Nomor rangka dan/atau mesin digunakan sebagai pengenal kendaraan. Nomor ini digunakan juga untuk mem- bantu dealer dalam pemesanan atau sebagai referensi dalam informasi perawa- tan khusus. Ketika akan mengkonsultasi- kan kendaraan ke dealer SUZUKI, kenali kendaraan melalui nomor ini. Jika sulit ditemukan/dibaca, temukan pada plat identifikasi. 10-1 67LS0N12N

SPESIFIKASI

Halaman 149

SPESIFIKASI CATATAN: Spesifikasi dapat berubah tanpa pemberitahuan. Dimensi UNIT: mm (in.) TIPE GA, GL, GX TIPE GS Panjang keseluruhan 3600 (141.7) 3635 (143.1) Lebar keseluruhan 1475 (58.1) Tinggi keseluruhan 1670 - 1700 (65.7 - 66.9) 1670 (65.7) Jarak sumbu roda 2400 (94.5) Jarak roda Depan 1295 (51.0) Belakang 1290 (50.8) Jarak ke permukaan jalan 170 (6.7) Radius putar 4600 (181.3) Bobot (berat) kendaraan UNIT: kg (lbs) Tipe GA GL, GX TIPE GS Bobot (berat) kosong Transmisi man- ual 825 - 830 (1819 - 1830) 835 (1841) Auto Gear Shift (AGS) – 835 - 840 (1841 - 1852) 840 (1852) Bobot (berat) keseluruhan rata-rata 1350 (2976) Bobot axle maksimum Depan 700 (1543) Belakang 720 (1587) SPESIFIKASI 11 11-1 67LS0N12N

SPESIFIKASI

Halaman 150

SPESIFIKASI Mesin Tipe K10B (DOHC) Jumlah cylinder 3 Bore/diameter 73.0 mm (2.87 in.) Stroke/langkah 79.5 mm (3.13 in.) Volume cylinder 998 cm3 (998 cc, 60.9 cu.in) Rasio kompresi 10.0 : 1 Kelistrikan Busi standar Nikel NGK KR6A-10 Baterai 12V 34B19L Sekering Lihat bab “PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN”. 11-2 67LS0N12N

SPESIFIKASI

Halaman 151

Lampu WATT No. BOHLAM Lampu besar Tipe GA,GL,GX (Satu bohlam per tipe unit) 12V 60/55W H4 Tipe GS (Dua bohlam per tipe unit) Tinggi 12V 55W H7 Rendah 12V 55W H7 Lampu sein depan 12V 21W PY21W Lampu sein belakang 12V 21W PY21W Lampu sein samping 12V 5W WY5W Lampu posisi 12V 5W W5W Lampu rem/lampu kecil 12V 21/5W P21/5W Lampu plat nomor 12V 5W W5W Lampu mundur 12V 16W W16W Lampu interior 12V 10W – SPESIFIKASI 11-3 67LS0N12N

SPESIFIKASI

Halaman 152

SPESIFIKASI Roda dan Ban Ukuran ban, Depan dan Belakang 145/80R13 75T*1 Ukuran velg 145/80R13 ban:13 × 4.00B, 13 × 4J Tekanan ban Untuk spesifikasi tekanan ban, lihat Label Informasi Ban yang terle- tak pada pilar pintu pengemudi. *1 Jika tidak tersedia ban dengan index beban rata-rata dan simbol sesuai spesifikasi, gunakan ban dengan index beban dan simbol kecepatan yang lebih tinggi. Kapasitas (sekitar) Coolant (termasuk tangki reservoir) 4.3 L (7.6 Imp pt) Tangki bahan bakar 35 L (7.7 Imp gal) Oli mesin 2.9 L (5.1 lmp pt) (penggantian dengan filter oli) Oli transaxle 2.2 L (3.9 lmp pt) Oli AGS 1.45 L (2.6 lmp pt) 11-4 67LS0N12N

SPESIFIKASI

Halaman 153

ARTI SIMBOL LABEL BATERAI Tidak boleh merokok, dekat api, percikan api Baterai asam Gunakan pelindung mata Perhatikan petunjuk pengoperasian Jauhkan dari anak-anak Gas mudah meledak Disusun oleh April, 2015 No. Part Dicetak di Indonesia 67LS0N12N