Owner's Manual Suzuki Karimun Wagon R — Isi Lengkap 187 Halaman
Halaman 1
Buku Petunjuk seri KARIMUN WAGON R.
GA, GL, GX
GS
67LSA0001
CATATAN: Model pada gambar adalah contoh seri KARIMUN WAGON R.
© Hak Cipta
2016.
Dilarang memperbanyak atau menyebarkan dalam bentuk dan tujuan apapun, secara elektronik maupun mekanik, untuk tujuan apapun,
tanpa ada izin tertulis dari PT Suzuki Indomobil Motor.
67LSAN12N
Halaman 2
Small Makes BIG | SUZUKI
# Gunakan Selalu Suku Cadang & Aksesoris ASLI Suzuki
### Jangan Biarkan Ini Terjadi pada Kendaran Anda
* **Menggunakan Suku Cadang & Aksesoris selain Suzuki dapat mengakibatkan kerusakan yang parah.**
* **Menerjang Banjir dapat mengakibatkan air masuk ke dalam mesin dan menyebabkan kerusakan yang parah.**
---
| ❌ TIDAK TERMASUK GARANSI | ✔️ TERMASUK GARANSI |
| :--- | :--- |
| Kerusakan mesin yang diakibatkan masuknya air tidak termasuk dalam **GARANSI** | Hanya kerusakan yang diakibatkan kesalahan proses produksi saja yang termasuk dalam **GARANSI** |
---
**Kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan Suku Cadang & Aksesoris Selain Suzuki, dan yang diakibatkan oleh Kelalaian Pengemudi tidak termasuk dalam GARANSI SUZUKI.**
---
* **SGP** - SUZUKI GENUINE PART
* **SGO** - SUZUKI GENUINE OIL
* **SGA** - SUZUKI GENUINE ACCESSORY
KATA PENGANTAR PENTING
Halaman 3
KATA PENGANTAR
Seluruh informasi yang ada didasarkan
pada informasi produk terakhir yang
tersedia. Untuk alasan meningkatkan
mutu atau perubahan lain yang dilaku-
kan, kemungkinan terdapat perbedaan
antara informasi yang tertulis dan
kondisi aktual kendaraan, hal ini dimun-
gkinkan karena PT SUZUKI INDOMOBIL
MOTOR dapat melakukan perubahan
pada produk tanpa pemberitahuan ter-
lebih dahulu.
Buku petunjuk ini menjadi bagian yang tak
terpisahkan dari kendaraan.
Ketika kendaraan dijual atau berpindah
tangan, buku ini harus diikut-sertakan.
Baca buku petunjuk ini dengan seksama
sebelum menggunakan kendaraan, dan
dapatkan informasi penting terbaru men-
genai keselamatan, penggunaan dan per-
awatan kendaraan SUZUKI Anda.
PENTING
PERINGATAN/
PERHATIAN/HIM-
BAUAN/CATATAN
Baca dan ikuti semua petunjuk pada buku
ini dengan seksama, terutama jika ditemu-
kan simbol
dan kata-kata PERINGA-
TAN,
PERHATIAN,
HIMBAUAN
dan
CATATAN:
PERINGATAN
Menunjukkan potensi bahaya yang
dapat berakibat cedera serius atau
kematian.
PERHATIAN
Menunjukkan potensi bahaya yang
dapat berakibat cedera ringan atau
sedang.
HIMBAUAN
Menunjukkan potensi bahaya yang
dapat
berakibat
kerusakan
ken-
daraan.
CATATAN:
Menunjukkan
informasi
khusus
untuk
memudahkan perawatan atau memper-
jelas petunjuk.
67LS0N12N
PERINGATAN MODIFIKASI
Halaman 4
PERINGATAN
MODIFIKASI
PERINGATAN
Jangan melakukan modifikasi pada
kendaraan, hal ini akan mempenga-
ruhi standar keselamatan, kinerja,
pengendalian dan ketahanan ken-
daraan, hal ini juga dapat berarti
melanggar peraturan yang ada.
Kerusakan yang diakibatkan oleh
adanya modifikasi tidak masuk dalam
jaminan.
75F135
Simbol di atas berarti “Jangan Lakukan”
atau “Jangan Biarkan Terjadi”.
HIMBAUAN
Pemasangan alat komunikasi seperti
telepon selular atau radio CB (Citi-
zen’s Band) dapat mempengaruhi
sistem pengapian kendaraan, dan
menggangu kinerja mesin. Konsulta-
sikan ke BeRes SUZUKI terdekat
untuk pemasangan peralatan terse-
but.
67LS0N12N
PENDAHULUAN
Halaman 5
PENDAHULUAN
Terima kasih atas pilihan Anda pada SUZUKI. Pilihan yang sangat tepat; produk SUZUKI senantiasa akan memberikan Anda kenya-
manan berkendaraan selama bertahun-tahun.
Buku Petunjuk ini dipersiapkan untuk membantu Anda mendapatkan pengalaman berkendaraan SUZUKI yang aman, menyenangkan,
dan bebas masalah. Temukan informasi yang berisi petunjuk pengoperasian, fitur keselamatan dan perawatan yang diperlukan.
Baca dengan seksama sebelum Anda melakukan pengendaraan. Selanjutnya, simpan buku ini di dasbor kendaraan sebagai referensi.
Jika kendaraan ini akan dijual kembali, berikan buku ini kepada pemilik selanjutnya.
Sebagai tambahan, kendaraan SUZUKI Anda dilengkapi juga dengan Buku Servis yang berisi penjelasan jaminan kendaraan dan
Kupon Servis Gratis. Perhatikan seluruh informasi penting yang terdapat di dalamnya dengan seksama.
Lakukan perawatan kendaraan secara berkala sesuai jadwal perawatan di BeRes SUZUKI terdekat, Anda akan mendapatkan layanan
terbaik dengan dukungan peralatan yang memadai dan teknisi handal serta hanya menggunakan part dan aksesoris asli SUZUKI.
67LS0N12N
ANJURAN PENGGUNAAN PART DAN AKSESORIS ASLI SUZUKI
Halaman 6
ANJURAN PENGGUNAAN PART DAN AKSESORIS ASLI SUZUKI
SUZUKI sangat menganjurkan penggunaan part dan aksesoris asli SUZUKI. Part dan aksesoris asli SUZUKI dibuat sesuai standar tert-
inggi dalam hal kualitas dan performa, dan didesain sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
Berbagai part dan aksesoris imitasi banyak beredar di pasaran. Penggunaan part dan aksesoris ini dapat mempengaruhi performa dan
keawetannya. Karenanya, pemasangan part dan aksesoris imitasi tidak masuk dalam jaminan.
Part dan Aksesoris Imitasi
Beberapa part dan aksesoris mungkin sudah mendapatkan ijin dari pihak berwenang.
Beberapa part dan aksesoris dijual sebagai part dan aksesoris pengganti SUZUKI. Beberapa part dan aksesoris SUZUKI dijual sebagai
part dan aksesoris bekas. Part dan aksesoris ini merupakan part dan aksesoris imitasi dan penggunaan part seperti ini tidak termasuk
dalam jaminan..
Penggunaan Kembali Part dan Aksesoris Asli SUZUKI
Penjualan atau penggunaan kembali komponen berikut dapat mengancam keselamatan pengemudi dan secara tegas dilarang:
• Komponen Air bag dan seluruh material pyrotechnic, termasuk komponen (seperti cushion, peralatan kontrol dan sensor)
• Sistem sabuk keselamatan, termasuk komponen (seperti web, buckle, dan retractor)
Air bag dan komponen pretensioner sabuk keselamatan mengandung zat kimia yg mudah terbakar. Komponen ini harus dilepas dan
dimusnahkan dengan benar oleh BeRes SUZUKI atau di tempat khusus untuk menghindari ledakan sebelum di-skrap.
67LS0N12N
PETUNJUK PERAWATAN
Halaman 7
PETUNJUK PERAWATAN
1. Bahan bakar (lihat bab 1)
2. Kap mesin (lihat bab 5)
3. Peralatan penggantian ban (lihat bab
7)
4. Stik oli mesin <Kuning> (lihat bab 6)
5. Coolant (lihat bab 6)
6. Fluida washer kaca depan
(lihat bab 6)
7. Baterai (lihat bab 6)
8. Tekanan ban (lihat Label Informasi
Ban pada pilar pintu pengemudi)
9. Ban cadangan (lihat bab 6)
10. Peralatan (jika dilengkapi)
(lihat bab 8)
2
8
6
1
2
3
4
9
5
7
10
1
67LH30002
67LS0N12N
PETUNJUK PERAWATAN
Halaman 8
67LSON12N
DAFTAR ISI
Halaman 9
DAFTAR ISI
ANJURAN BAHAN BAKAR
1
SEBELUM MENGEMUDI
2
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
3
PETUNJUK MENGEMUDI
4
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
5
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
6
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
7
PERAWATAN DARURAT
8
PERAWATAN BODI
9
INFORMASI UMUM
10
SPESIFIKASI
11
67LS0N12N
EKSTERIOR
Halaman 10
DAFTAR ISI
EKSTERIOR
CONTOH
1. Kap Mesin (P. 5-4)
2. Wiper Kaca Depan (P. 2-33)
3. Antena Radio (jika dilengkapi) (P. 5-3)
4. Roof Rail (jika dilengkapi) (P. 5-11)
5. Lampu Plat Nomor (P. 7-28)
6. Bagasi (P. 2-3)
7. Lampu Kombinasi Belakang (P. 7-27)
8. Lampu Besar (P. 2-31, 7-25)
9. Lampu Sein (P. 7-26)
10. Kaca Spion Luar (P. 2-12)
11. Pengunci Pintu (P. 2-2)
12. Tutup Pengisian Bensin (P. 5-3)
7
6
5
9
11
8
10
12
1
2
3
4
67LH00002
67LS0N12N
INTERIOR
Halaman 11
INTERIOR
CONTOH
1. Kaca Spion Dalam (P. 2-12)
2. Lampu Interior (P. 5-6)
3. Sun Visor (P. 5-6)
4. Kontrol Kaca Elektrik
(jika dilengkapi) (P. 2-10)
5. Pegangan (jika dilengkapi) (P. 5-7)
6. Sabuk Keselamatan (P. 2-15)
7. Tuas Transmisi (P. 3-7)
8. Jok Depan (P. 2-13)
9. Tuas Rem Tangan (P. 3-4)
10. Tempat Penyimpanan
(jika dilengkapi) (P. 5-9)
11. Jok Belakang (P. 2-14)
1
2
3
4
6
5
7
8
DAFTAR ISI
9 10
11
67LH00003
67LS0N12N
INSTRUMENT PANEL
Halaman 12
DAFTAR ISI
INSTRUMENT PANEL
CONTOH
1. Laci (P. 5-8)
2. Sistem A/C (P. 5-1)
3. Soket Aksesoris (jika dilengkapi)
(P. 5-7)
4. Klakson (P. 2-34)
5. Handel Pembuka Kap Mesin (P. 5-4)
1
2
3
4
5
67LH00004
67LS0N12N
INSTRUMENT PANEL
Halaman 13
INSTRUMENT PANEL
CONTOH
1. Switch Hazard (P. 2-33)
2. Tuas Wiper dan Washer Kaca Depan
(P. 2-33)
3. Instrument Cluster (P. 2-22)
4. Tuas Kontrol (P. 2-31)/
Tuas Kontrol Sein (P. 2-32)
5. Kunci Kontak (P. 3-3)
6. Sekering (P. 7-21)
1
2
3
4
DAFTAR ISI
5
6
67LH00005
67LS0N12N
PERALATAN PENGGAN- TIAN BAN
Halaman 14
DAFTAR ISI
PERALATAN
PENGGAN-
TIAN BAN
CONTOH
1. Handel Dongkrak (P. 8-1)
2. Dongkrak (P. 8-1)
3. Kunci Roda (P. 8-1)
4. Ban Cadangan (P. 8-1)
1
3
2
4
67LH007
67LS0N12N
ANJURAN BAHAN BAKAR
Halaman 15
65D394N
ANJURAN BAHAN BAKAR
ANJURAN BAHAN BAKAR
1
Anjuran Bahan Bakar .......................................................... 1-1
67LS0-12E
ANJURAN BAHAN BAKAR
Halaman 16
ANJURAN BAHAN BAKAR
Anjuran Bahan Bakar
Campuran Methanol
Campuran dari bensin tanpa timbal dan
methanol (wood alkohol), dijual dan ter-
sedia di beberapa daerah. JANGAN
MENGGUNAKAN bahan bakar yang men-
gandung methanol lebih dari 5 %.
Sistem bahan bakar akan rusak atau
kemampuan
mesin
akan
menurun.
SUZUKI tidak menjamin kerusakan yang
disebabkan oleh penggunaan bahan bakar
tersebut. Bensin yang mengandung meth-
anol 5 % atau kurang, cocok digunakan
untuk kendaraan yang mengandung bahan
aditif dan anti karat.
Khusus Bensin
Tanpa Timbal
CONTOH
CATATAN
Jika Anda merasa tidak nyaman dalam
berkendaraan atau konsumsi bahan bakar
saat menggunakan bahan bakar campu-
ran alkohol, Anda dapat kembali menggu-
nakan bensin tanpa timbal yang tidak
dicampur alkohol.
67LSA1001
Gunakan bensin dengan angka oktan
(RON) 92 atau lebih tinggi.
Gunakan hanya bensin tanpa timbal
sebagaimana tercantum pada label / stiker
yang tertempel dekat saluran pengisian
bensin.
Campuran Ethanol
Campuran bensin tanpa timbal dan etha-
nol (grain alkohol), disebut juga gasohol
dijual dan tersedia di beberapa daerah.
Campuran tipe ini mungkin digunakan
pada kendaraan Anda dan tidak lebih dari
10% ethanol. Pastikan nilai oktan campu-
ran ethanol tidak kurang dari yang sudah
dianjurkan.
1-1
HIMBAUAN
Pada tangki bahan bakar terdapat
ruang udara, hal ini untuk menganti-
sipasi saat cuaca panas. Jika Anda
meneruskan pengisian bahan bakar
ketika nozzle berhenti secara otoma-
tis, atau terjadi aliran / semburan
balik akan mengakibatkan ruang
udara penuh terisi bahan bakar.
Hentikan pengisian setelah nozzle
berhenti secara otomatis, atau jika
sudah terjadi aliran/semburan balik.
HIMBAUAN
Hati-hati saat mengisi bahan bakar
yang mengandung alkohol, jangan
sampai tertumpah. JIka tertumpah,
segera bersihkan. Hal ini dapat meru-
sak cat dan tidak termasuk dalam
jaminan
67LSAN12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 17
60G404
SEBELUM MENGEMUDI
SEBELUM MENGEMUDI
Kunci .................................................................................... 2-1
Kunci Pintu .......................................................................... 2-2
Transmitter Sistem Keyless Entry (jika dilengkapi) ......... 2-4
Sistem Peringatan Anti Pencuri (jika dilengkapi) ............ 2-7
Kaca Jendela ....................................................................... 2-10
Kaca Spion ........................................................................... 2-12
Tempat Duduk Depan ......................................................... 2-13
Tempat Duduk Belakang .................................................... 2-14
Sabuk Keselamatan dan Sistem Pengaman Anak ........... 2-15
Instrument Cluster .............................................................. 2-22
Lampu Peringatan dan Indikator ....................................... 2-23
Speedometer/Odometer/Trip meter/
Kontrol meter iluminasi...................................................... 2-28
Tachometer (jika Dilengkapi) ............................................. 2-30
Indikator Bahan Bakar ........................................................ 2-30
Tuas Pengontrol Lampu ..................................................... 2-31
Tuas Lampu Sein ................................................................ 2-32
Switch Peringatan Hazard .................................................. 2-33
Tuas Wiper dan Washer Kaca Depan ................................ 2-33
Klakson ................................................................................ 2-34
2
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 18
SEBELUM MENGEMUDI
Kunci
Sistem Immobilizer
Sistem ini untuk mencegah pencurian
kendaraan dengan cara mesin tidak dapat
distarter.
Mesin hanya dapat distarter dengan kunci
kontak asli yang telah diprogram identifi-
kasi kode elektronik. Kunci kontak akan
mencocokan
kode
pada
kendaraan
setelah kunci kontak posisi “ON”. Hubungi
dealer SUZUKI, jika ingin membuat kunci
cadangan. Kunci cadangan harus dipro-
gram dengan benar. Kunci biasa tidak
dapat digunakan untuk menghidupkan
mesin.
CONTOH
51KM024
Setiap kendaraan dilengkapi dua kunci
yang sama. Simpan kunci cadangan di
tempat yang aman. Kunci tersebut dapat
digunakan untuk membuka seluruh pintu
kendaraan.
54G003
Jika lampu sistem immobilizer (1) berkedip
saat kunci kontak di posisi “ON”, menunju-
kan kemungkinan ada masalah pada kunci
kontak atau sistem immobilizer. Hubungi
BeRes SUZUKI untuk pemeriksaan sistem
tersebut.
Nomor identifikasi kunci tertera pada tag
metal atau pada kuncinya. Simpan tag (jika
dilengkapi) di tempat yang aman. Jika
Anda kehilangan kunci, Anda akan mem-
butuhkan nomor ini untuk membuat kunci
baru. Tuliskan nomor di bawah ini untuk
referensi saat diperlukan.
NOMOR KUNCI:
2-1
CATATAN:
• Jika Anda kehilangan kunci kontak,
segera hubungi BeRes SUZUKI untuk
menon-aktifkan kunci kontak yang hilang
tersebut, kemudian gunakan kunci kon-
tak baru yang telah diprogram.
• Jika kendaraan Anda yang lain menggu-
nakan kunci immobilizer, jauhkan kunci
kontak tersebut dari kunci kontak ken-
daraan SUZUKI, kemungkinan sistem
immobilizer akan terpengaruh sehingga
mesin tidak dapat distarter.
• Jika masuknya kotoran/logam ke dalam
kunci kontak juga dapat menyebabkan
mesin tidak dapat distarter.
HIMBAUAN
Instrument elektronik kunci kontak
sistem immobilizer sangat sensitif.
Untuk menghindari kerusakan terse-
but:
• Kunci kontak tidak boleh terkena
benturan, cairan atau suhu tinggi
seperti diletakkan di dasbor dan
terkena sinar matahari langsung.
• Jauhkan kunci kontak dari benda
yang mengandung magnet.
Pengingat Kunci Kontak (jika
dilengkapi)
Akan terdengar suara (buzzer) yang meng-
ingatkan Anda untuk melepas kunci kontak
ketika pintu sisi depan pengemudi dibuka.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 19
Kunci Pintu
Kunci Pintu Samping
Untuk mengunci pintu belakang dari luar,
tekan kenop pengunci dan tutup pintu.
Anda tidak perlu menarik dan menahan
gagang pintu seperti saat menutup pintu
depan.
Pintu pengemudi
CONTOH
BUKA
BUKA
KUNCI
KUNCI
Depan
Belakang
60B008
Mengunci pintu sisi pengemudi dari luar:
67LH02001
Untuk mengunci pintu dari dalam, geser
kenop ke depan. Untuk membuka, geser
kenop ke belakang.
• Masukkan kunci dan putar kunci ke arah
belakang kendaraan, atau
• Geser kenop pengunci ke depan, tutup
pintu sambil menarik gagang.
Untuk membuka pintu depan dari luar
kendaraan, masukkan kunci dan putar ke
arah depan kendaraan
Untuk mengunci pintu penumpang depan
dari luar kendaraan, Geser kenop pen-
gunci ke depan, tutup pintu sambil menarik
gagang.
SEBELUM MENGEMUDI
Sistem Central Lock (jika dileng-
kapi)
Pintu pengemudi
BUKA
KUNCI
Depan
Belakang
60B008
Anda dapat mengunci dan membuka
semua pintu melalui pengoperasian kunci
pintu sisi pengemudi.
Untuk mengunci seluruh pintu secara ber-
samaan, masukkan kunci pada sisi penge-
mudi dan putar kunci ke arah belakang
kendaraan.
Untuk membuka semua pintu secara ber-
samaan, masukkan kunci pada sisi penge-
mudi dan putar kunci ke arah depan
kendaraan.
2-2
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 20
SEBELUM MENGEMUDI
Kunci Pengaman Anak (pintu
belakang)
CONTOH
(1)
KUNCI
BUKA
(1)
CONTOH
67LH00208
Anda dapat mengunci atau membuka
semua pintu dengan menggeser kenop (1)
ke depan atau ke belakang pada masing-
masing pintu.
67LH00209
(1) KUNCI
(2) BUKA
CATATAN:
JIka kendaraan Anda dilengkapi sistem
keylees entry, Anda dapat mengunci dan
membuka seluruh pintu secaraa bersa-
maan melalui transmitter. Lihat “ Transmit-
ter Keyless Entry System”.
Setiap pintu belakang dilengkapi dengan
kunci pengaman anak yang berfungsi
untuk mencegah pintu dibuka dari dalam
kendaraan. Ketika tuas pengunci pada
posisi “KUNCI” (1), pintu belakang hanya
dapat dibuka dari luar. Saat tuas pengunci
pada posisi “BUKA” (2), pintu belakang
dapat dibuka dari dalam atau luar.
PERINGATAN
Pastikan pengaman anak pada posisi
mengunci “KUNCI” saat anak-anak
duduk di bangku belakang.
2-3
Bagasi
CONTOH
(2)
67LH00210
Untuk membuka bagasi, masukkan kunci
dan putar searah jarum jam sambil men-
gangkat pintu bagasi.
67LH00214
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 21
Anda dapat membuka pintu bagasi dengan
menarik tuas pembuka (jika dilengkapi)
yang terletak di bagian bawah kursi penge-
mudi.
Transmitter Sistem Keyless
Entry (jika dilengkapi)
PERINGATAN
PERINGATAN
Gelombang radio dari antena sistem
keyless dapat mengganggu pengo-
perasian peralatan medis seperti alat
pacu jantung listrik. Kelalaian dalam
mengambil
tindakan
pencegahan
yang tercantum di bawah ini dapat
meningkatkan resiko cedera serius
atau
kematian
akibat
gangguan
gelombang radio.
Pastikan pintu bagasi sudah terkunci
dengan baik. Hal ini untuk menghin-
dar penumpang terlempar ke luar dan
juga untuk mencegah masuknya gas
buang dari knalpot.
HIMBAUAN
Jangan gunakan kunci untuk men-
gangkat pintu ke atas, kemungkinan
kunci akan patah.
• Siapapun yang menggunakan pera-
latan medis listrik seperti alat pacu
jantung sebaiknya berkonsultasi
dengan penyedia peralatan medis
atau
penasihat
medisnya
jika
gelombang radio dari antena dapat
mengganggu peralatan medis.
• Jika interfensi gelombang radio
dirasakan
mengganggu,
nonak-
tifkan fungsi antena oleh BeRes
SUZUKI.
SEBELUM MENGEMUDI
(1)
(2)
81A184
(1) tombol “KUNCI”
(2) tombol “BUKA”
Anda dapat membuka atau mengunci
semua pintu secara bersamaan dengan
mengoperasikan transmitter dekat kenda-
raan.
• Untuk mengunci semua pintu, tekan
tombol “KUNCI” (1) pada transmitter.
• Untuk membuka semua pintu, tekan
tombol “BUKA” (2) pada transmitter.
2-4
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 22
SEBELUM MENGEMUDI
Lampu sein akan berkedip sekali dan klak-
son berbunyi sekali saat pintu dikunci.
• Jika Anda menekan tombol “KUNCI”
pada transmitter dengan salah satu pintu
terbuka, maka pintu tidak dapat dikunci.
• Jika
Anda
kehilangan
transmitter,
hubungi
BeRes
SUZUKI
untuk
mendapatkan
penggantian.
Program
transmitter dengan kode baru hingga
kode yang lama terhapus.
Ketika pintu dibuka:
• Lampu sein akan berkedip dua kali dan
klakson berbunyi dua kali.
• Jika posisi switch lampu interior di posisi
“DOOR”, lampu interior akan menyala
selama 15 detik (jika fungsi ini dileng-
kapi) kemudian mati. Jika Anda mema-
sukkan kunci kontak, secara otomatis
lampu tersebut akan mati.
HIMBAUAN
Transmitter adalah instrumen elek-
tronik yang sensitif. Untuk mengh-
indari kerusakan transmitter:
• Jangan terkena benturan, cairan
atau suhu tinggi seperti diletakkan
di
dasbor
dan
terkena
sinar
matahari langsung.
• Jauhkan transmitter dari benda
yang bersifat magnet seperti tele-
visi.
Pastikan pintu terkunci dengan baik
setelah Anda menekan tombol “KUNCI”
(1).
CATATAN:
Jika tidak ada pintu yang dibuka setelah 30
detik tombol “BUKA” ditekan, secara otom-
atis pintu akan mengunci kembali.
CATATAN:
Anda dapat menonaktifkan suara klakson
atau sebaliknya pada saat pintu terkunci
atau terbuka. Hubungi BeRes Suzuki
terdekat untuk melakukannya atau lihat
pada bagian “Mode Answer Back”.
Mode Answer Back
Setiap kali Anda menekan tombol “KUNCI”
(1) dan tombol “BUKA” (2) pada transmit-
ter akan berbunyi suara klakson, Anda
dapat menon-aktifkan suara klakson terse-
but (mode answer back) atau sebaliknya
dengan melakukan prosedur berikut:
1) Pastikan semua pintu tertutup kecuali
pintu pengemudi dan cabut kunci kon-
tak dari silinder.
2) Tekan switch pintu (3) pada sisi pintu
pengemudi.
CATATAN:
• Jarak maksimum pengoperasian trans-
mitter sistem keyless entry sekitar 5 m
(16 ft.), tapi dapat berubah tergantung
keadaan disekitarnya seperti kebera-
daan tower pemancar atau radio CB
(Citizen’s Band).
2-5
CONTOH
3
67LH02019-1
3) Masukkan dan cabut kunci kontak ke/
dari silinder kunci kontak dengan uru-
tan:“masukkan-cabut-masukkan-cabut-
masukkan-cabut-masukkan”.
4) Lepas dan tekan switch pintu (3) di sisi
pintu pengemudi dengan urutan:
“lepas-tekan-lepas-tekan-lepas-tekan”.
5) Cabut kunci kontak dari silinder, kemu-
dian tekan tombol “KUNCI” (1) atau
“BUKA” (2) pada transmitter sebanyak
4 kali.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 23
Penggantian baterai
Jika transmitter tidak bekerja dengan baik,
ganti baterai.
Untuk mengganti baterai transmitter:
(1)
(2)
(2)
67LH013
(3) Tipe baterai lithium disc:
CR1616 atau sejenisnya.
3) Pasang ujung obeng minus di slot
transmitter (2) dan ungkit hingga ter-
buka.
4) Ganti baterai (3) dengan terminal +
menghadap tanda “+” pada transmitter.
5) Tutup transmitter dan pasang pada
tempatnya.
6) Tutup cover transmitter, pasang dan
kencangkan sekrup (1).
7) Pastikan kunci pintu dapat dioperasikan
melalui transmitter.
8) Buang baterai bekas dengan baik. Jan-
gan dicampur dengan sampah rumah
tangga lainnya.
81A185
1) Lepaskan sekrup (1), dan buka cover
transmitter.
2) Lepas transmitter (2).
SEBELUM MENGEMUDI
PERINGATAN
Menelan baterai lithium dapat menye-
babkan luka dalam serius.
Jangan sampai baterai lithium ter-
telan. Hindari baterai lithium dari
anak kecil dan binatang peliharaan.
Jika tertelan, hubungi dokter segera.
(3)
HIMBAUAN
Transmitter adalah instrumen elek-
tronik yang sensitif. Untuk mencegah
kerusakan, jangan terkena debu dan
uap air yang dapat merusak kom-
ponen bagian dalam.
2-6
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 24
SEBELUM MENGEMUDI
Sistem Peringatan Anti
Pencuri (jika dilengkapi)
Sistem peringatan anti pencuri akan aktif
20 detik setelah Anda mengunci pintu.
Sistem keyless entry – menggunakan
transmitter.
Saat sistem aktif, ketika mencoba mem-
buka pintu dengan cara lain (*) transmitter
sistem keyless entry akan memicu bunyi
alarm.
* termasuk menggunakan:
– Kunci
– Tuas pintu
CATATAN:
• Sistem peringatan anti pencuri akan
memicu alarm ketika salah satu kondisi
yang ditentukan terjadi. Namun, sistem
tidak akan mencegah seseorang masuk
ke dalam kendaraan Anda.
• Selalu gunakan transmitter sistem key-
less entry untuk membuka pintu saat
sistem peringatan anti pencuri aktif.
Menggunakan
kunci
dapat
memicu
alarm berbunyi.
• Jika seseorang tidak mengetahui sistem
peringatan anti pencuri ketika akan
mengemudikan kendaraan Anda, kami
sarankan Anda untuk memberitahukan
sistem dan pengoperasiannya, atau
mematikan sistem terlebih dahulu.
Kesalahan dapat memicu alarm mun-
gkin dapat menyebabkan gangguan ter-
hadap orang lain.
• Jika sistem peringatan anti pencuri aktif,
Anda tetap harus berhati-hati. Jangan
tinggalkan uang atau barang berharga di
dalam kendaraan.
2-7
Mengaktifkan
sistem
alarm
(saat
difungsikan)
Kunci pintu
menggunakan
transmitter
sistem keyless entry. Lampu (1) akan men-
gedip, dan sistem alarm akan aktif setelah
sekitar 20 detik.
Ketika sistem diaktifkan, indikator akan
terus berkedip dengan interval 2 detik.
(1)
67LH02018
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 25
CATATAN:
• Untuk mencegah alarm terpicu tanpa
disengaja, hindari pengaktifan jika masih
ada orang di dalam kendaraan. Alarm
akan terpicu jika orang dari dalam mem-
buka pintu dengan mengoperasikan tuas
pengunci atau switch power door lock.
• Sistem alarm tidak akan bekerja jika
seluruh pintu dikunci menggunakan
kunci dari luar, atau menggunakan tuas
door lock atau switch power door lock
dari dalam kendaraan.
• Jika tidak ada pintu yang dioperasikan
dalam waktu 30 detik setelah dibuka
menggunakan transmitter sistem key-
less entry, pintu secara otomatis akan
mengunci kembali. Pada saat bersa-
maan, sistem alarm akan berfungsi jika
sistem dalam kondisi aktif.
Menghentikan alarm
Jika alarm terpicu tanpa disengaja, putar
kunci kontak ke posisi “ON” dan alarm
akan berhenti.
CATATAN:
• Meski alarm sudah berhenti, jika Anda
mengunci pintu menggunakan transmit-
ter sistem keyless entry, sistem alarm
akan diaktifkan kembali dengan jeda
waktu sekitar 20 detik.
• Jika melepas battery ketika sistem alarm
aktif atau alarm beroperasi, alarm akan
terpicu kembali ketika battery dipasang
kembali,
meskipun
alarm
berhenti
beberapa waktu antara melepas dan
memasang battery
• Meski setelah alarm berhenti di ujung
waktu pengoperasian, akan terpicu kem-
bali jika ada pintu yang terbuka tanpa
menon-aktifkan sistem alarm.
Menon-aktifkan sistem alarm
Buka
pintu
menggunakan
transmitter
sistem keyless entry. Lampu anti pencuri
akan mati menandakan sistem telah non-
aktif.
SEBELUM MENGEMUDI
Memeriksa alarm yang terpicu saat
parkir
JIka alarm terpicu secara paksa dan Anda
memutar kunci kontak ke posisi “ON”,
lampu akan berkedip selama 8 detik. JIka
hal ini terjadi, periksa jika ada yang masuk
secara paksa ke dalam kendaraan saat
Anda jauh.
Mengaktifkan
dan
Menon-aktifkan
sistem alarm
Sistem alarm dapat “aktif” atau “non-aktif”.
Saat aktif (seting pabrik)
Ketika sistem aktif, menyebabkan lampu
hazard berkedip selama 40 detik jika
kondisi pemicu alarm terpenuhi. Sistem
juga menyebabkan bunyi suara intermit-
ten klakson selama 30 detik.
Lampu anti pencuri akan terus berkedip
selama dalam waktu ini.
Saat non-aktif
Ketika
sistem
non-aktif,
akan
tetap
demikian hingga dilakukan aktivasi sistem.
2-8
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 26
SEBELUM MENGEMUDI
Merubah kondisi sistem alarm
Anda dapat menonaktifkan suara klakson
atau sebaliknya pada saat pintu terkunci
atau terbuka, menggunakan metode beri-
kut.
CONTOH
(3)
(2)
(1)
67LH02025
1) Masukkan kunci kontak, tutup seluruh
pintu, dan geser knob (1) pada pintu
pengemudi
ke
arah
buka
(2)
(belakang).
67LH02019
(1) SWITCH PINTU
2. BUKA
3. KUNCI
CATATAN:
Seluruh operasi pada langkah 2) dan 3)
harus selesai dalam waktu 15 detik.
2) Lepaskan kunci kontak (4) dari switch
(5)
kemudian
masukkan
kembali.
Ulangi langkah ini sebanyak 4 kali
tanpa mengeluarkan kunci kontak pada
ke-empat kalinya.
3) Geser lock knob (1) pada pintu penge-
mudi ke arah mengunci (3) (depan),
kemudian geser ke arah membuka (2)
(belakang)
untuk
membuka
pintu.
Ulangi langkah ini 3 kali dan akhiri den-
gan menggeser knob (1) ke arah men-
gunci (3) (depan).
2-9
Setiap kali Anda melakukan serangkaian
langkah di atas, kondisi sistem alarm akan
berubah dari kondisi sebelumnya.
Anda dapat mengetahui sistem aktif atau
non aktif melalui kedipan lampu indikator
alarm pada instrument panel di akhir
prosedur berikut.
(5)
(4)
Kondisi sistem
Jumlah kedipan
Non aktif
Sekali
Aktif
4 Kali
CATATAN:
• Anda tidak dapat mematikan sistem
alarm ketika kondisi aktif.
• Jika Anda tidak dapat menyelesaikan
operasi pada step 2) dan 3) dalam 15
detik, lakukan kembali prosedur dari
awal.
• Pastikan seluruh pintu menutup ketika
melakukan prosedur di atas.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 27
Kaca Jendela
Kontrol Kaca Manual
Kontrol Kaca Elektrik
(jika dilengkapi)
Kontrol elektrik hanya dapat beroperasi
saat kunci kontak di posisi “ON”.
CONTOH
(1)
(2)
60G010
Naik dan turunkan kaca dengan memutar
gagang yang terdapat di panel pintu.
67LH014
Pada pintu pengemudi terdapat switch (1)
untuk mengoperasikan kaca pintu penge-
mudi, dan switch (2) kaca pintu penump-
ang depan.
SEBELUM MENGEMUDI
Pintu penumpang (jika dilengkapi)
CONTOH
CONTOH
(3)
67LH016
Masing-masing pintu penumpang memiliki
switch (3) untuk mengoperasikan masing-
masing kaca pintu.
2-10
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 28
SEBELUM MENGEMUDI
Switch pengunci (jika dilengkapi)
TUTUP
BUKA
81A009
Untuk membuka kaca, tekan bagian atas
switch dan untuk menutup kaca, tarik
bagian atas switch.
Kaca pengemudi memiliki kelebihan “auto-
down” untuk menambah kenyamanan (di
pintu tol atau restoran layanan jalan).
Tekan penuh switch kaca pengemudi dan
lepaskan, kaca akan membuka penuh.
Untuk
menghentikannya
tarik
segera
switch saat kaca membuka.
67LH017
Pintu pengemudi juga dilengkapi switch
pengunci kaca pintu penumpang. Jika
Anda menekan switch pengunci, kaca
pintu penumpang tidak dapat diturunkan
menggunakan switch (2) atau (3) seperti
dijelaskan di atas. Untuk menormalkan,
tekan kembali switch pengunci.
CATATAN:
Jika Anda berkendara dengan salah satu
kaca belakang terbuka, akan terdengar
suara yang keras disebabkan oleh getaran
udara. Untuk mengurangi suara tersebut,
buka kaca pengemudi atau penumpang
depan, atau tutup sedikit kaca belakang.
2-11
CONTOH
PERINGATAN
• Kunci pengoprasian kaca pintu
penumpang jika ada anak-anak di
dalam kendaraan. Untuk mengh-
indari anak-anak dari kemungk-
inan terjepit.
• Untuk mehindari bahaya terjepit,
pastikan tidak ada anggota tubuh
sepertu tangan saat menutup kaca.
• Jangan lupa melepas kunci kontak
saat
meninggalkan
kendaraan
meskipun sebentar. Jangan me-
ninggalkan anak-anak di dalam
kendaraan yang diparkir, hal ini
untuk mencegah anak-anak me-
ngoperasikan peralatan elektronik
yang dapat membahayakan diri
mereka.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 29
Kaca Spion
Kaca Spion Dalam
Anda dapat menyetel dengan menggeser
ke atas, bawah, atau samping dengan tan-
gan.
Kaca Spion Luar
Setel kaca spion luar untuk melihat bagian
samping kendaraan dengan jelas.
PERINGATAN
Berhati-hatilah, karena jarak dan
besar objek pada kaca cembung akan
terlihat lebih kecil dan lebih jauh
dibandingkan dengan kaca datar.
Tipe 1
CONTOH
74LHT0235
SEBELUM MENGEMUDI
Tipe 2
CONTOH
53MH0231
68KH008
2-12
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 30
SEBELUM MENGEMUDI
Tempat Duduk Depan
Menyetel Tempat Duduk
Menyetel Posisi Tempat Duduk
PERINGATAN
Jangan menyetel tempat duduk saat
mengemudi,
untuk
menghindari
lepas kontrol saat tempat duduk
bergeser
tak
terduga.
Lakukan
penyetelan sebelum mengemudi.
PERINGATAN
Lakukan penyetelan tempat duduk
sebelum mengencangkan sabuk kes-
elamatan.
67LH02002
Tuas penyetel tempat duduk depan ter-
dapat di bawah tempat duduk. Untuk
menyetelnya, tarik tuas dan geser tempat
duduk ke depan atau ke belakang.
Setelah menyetel, coba geser ke depan
dan belakang, untuk memastikan tempat
duduk telah terkunci dengan baik.
2-13
Menyetel Sandaran
PERINGATAN
Agar
fungsi
sabuk
keselamatan
dapat bekerja dengan efektif saat
berkendara, sandaran harus pada
posisi tegak.
Sabuk keselamatan didesain untuk
memberikan
perlindungan
maksi-
mum saat sandaran pada posisi
tegak.
CONTOH
CONTOH
67LH02003
Untuk menyetel sudut sandaran tempat
duduk depan, tarik tuas di bagian samping
bawah, geser sandaran ke posisi yang
diinginkan, dan lepas tuas agar mengunci.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 31
Tempat Duduk Belakang
Melipat Tempat Duduk Belakang
Tempat duduk belakang dapat dilipat untuk
tambahan tempat barang.
Untuk melipat ke depan:
(1)
67LH02022
Tarik knob pembuka di bagian atas kedua
sisi, dan lipat sandaran ke depan.
CONTOH
HIMBAUAN
Ketika kursi belakang dilipat menca-
pai sandaran depan, atur sudut san-
daran kursi depan.
67LH02021
HIMBAUAN
Pastikan
ketika
tidak
digunakan
sabuk berada pada posisi (1) di
kedua sisinya. Pastikan sabuk dan
pengunci tidak tersangkut di antara
pintu dan bodi bagian dalam.
Hal ini dapat merusak sabuk dan
door trim.
PERINGATAN
Jika Anda membawa barang dalam
ruang penumpang dengan sandaran
belakang dilipat ke depan, pastikan
untuk mengamankan barang agar
tidak terlempar keluar dan menye-
babkan cedera.
Jangan menumpuk barang melebihi
tinggi sandaran.
SEBELUM MENGEMUDI
Untuk mengembalikan ke posisi normal,
ikuti prosedur berikut.
CONTOH
CONTOH
67LH02004
Naikkan sandaran hingga mengunci.
Setelah mengembalikan tempat duduk,
coba geser sandaran untuk memastikan
penguncian.
2-14
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 32
SEBELUM MENGEMUDI
Sabuk Keselamatan dan
Sistem Pengaman Anak
PERINGATAN
65D231S
• Jangan memasukkan penumpang
ke dalam bagasi, hal ini sangat ber-
bahaya
terutama
saat
terjadi
kecelakaan.
• Sabuk keselamatan harus selalu
disetel dengan cara berikut:
– Bagian lap sabuk harus digu-
nakan di bawah pinggul tidak
melintasi pinggang.
– Strap bahu harus digunakan di
atas bahu, dan tidak di bawah
tangan.
– Strap tidak melintasi muka atau
leher, tapi tidak turun dari bagian
bahu.
(Bersambung)
PERINGATAN
Gunakan selalu sabuk keselamatan.
2-15
Di atas panggul
Melingkari pinggul
65D606
65D201
PERINGATAN
(Lanjutan)
• Jangan sampai bagian strap ter-
puntir dan atur kekencangannya
agar nyaman. Sabuk yang terlalu
kendur akan terasa tidak nyaman
saat dikenakan.
• Pastikan bagian buckle mengunci
dengan baik. Dimungkinkan untuk
menyilang/bertukar buckle untuk
tempat duduk belakang.
(Bersambung)
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 33
PERINGATAN
(Lanjutan)
• Jangan menggunakan sabuk untuk
lebih dari satu orang, menggen-
dong bayi atau anak kecil. Hal ini
sangat
berbahaya
saat
terjadi
kecelakaan.
• Secara berkala periksa sabuk dari
aus dan kerusakan. Ganti sabuk
jika rajutannya mulai rusak.
• Anak
berumur
12
tahun
atau
kurang,
sebaiknya
duduk
dan
memakai sabuk keselamatan di
tempat duduk belakang.
• Gunakan sabuk keselamatan khu-
sus bayi dan anak kecil sesuai
standar keselamatan. Baca dan
ikuti pertunjuk penggunaanya.
(Bersambung)
Serendah mungkin mel-
ingkari pinggul
65D199
PERINGATAN
(Lanjutan)
• Wanita hamil
dianjurkan untuk
menggunakan sabuk keselamatan
khusus yang telah didseain dan
direkomendasikan
oleh
pabrik
pembuatnya. Usahakan saat dike-
nakan bagian lap harus serendah
mungkin di bawah pinggul, seperti
pada gambar.
• Jangan menyimpan benda yang
mudah patah di saku baju saat
menggunakan sabuk, seperti kaca,
ballpoint dan lain-lain yang dapat-
menyebabkan bahaya.
(Bersambung)
SEBELUM MENGEMUDI
PERINGATAN
(Lanjutan)
• Untuk anak-anak, jika sabuk men-
genai muka atau leher, geser anak
agak ke tengah.
• Jangan menyemir, memberi min-
yak, memberi bahan kimia atau
asam pada sabuk, membersihkan
dapat dilakukan dengan menggu-
nakan air sabun.
• Jangan masukkan koin, klip, dan
lainnya ke dalam buckle sabuk pen-
gaman,
dan
hati-hati
jangan
menumpahkan cairan kedalamnya.
Jika ada benda asing masuk ke
dalam sabuk keselamatan, sabuk
keselamatan tidak bekerja dengan
baik.
2-16
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 34
SEBELUM MENGEMUDI
Sabuk Lap-Shoulder
Emergency Locking Retractor (ELR)
Sabuk keselamatan dilengkapi emergency
locking retractor (ELR), hanya bekerja
mengunci sabuk saat berhenti mendadak
atau terbentur, juga akan mengunci jika
Anda menarik sabuk dengan sangat cepat.
Jika ini terjadi, biarkan sabuk hingga mem-
buka kunci kembali, kemudian tarik sabuk
perlahan.
Untuk keselamatan
Duduk menyandar ke be-
lakang
60A040
Untuk mengurangi resiko tergelincir di
bawah sabuk saat terjadi kecelakaan,
posisi lap harus serendah mungkin di
bawah pinggul dan kencangkan dengan
cara menarik sabuk melingkar di bahu atas
hingga ke latch plate. Panjang sabuk yang
melingkar diagonal akan menyesuaikan
dengan kenyamanan gerakan Anda.
Di bawah pinggul
60A038
2-17
Seluruh Sabuk Kecuali Belakang
Tengah
Seluruh
sabuk
keselamatan
selain
belakang tengah merupakan sabuk lap-
shoulder.
Di bawah pinggul
60A036
Untuk mengencangkan sabuk kesela-
matan, duduk dengan bersandar penuh ke
belakang, tarik latch plate pada sabuk mel-
ingkari badan dan tekan ke buckle hingga
terdengar bunyi “klik”.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 35
Sabuk Tengah Belakang
Sabuk keselamatan belakang tengah ada-
lah sabuk lap.
Untuk mengencangkan sabuk, tarik latch
plate hingga sabuk keselamatan menyil-
ang pinggul Anda dan tekan ke buckle
hingga terdengar bunyi “klik”. Untuk men-
gurangi resiko geser saat ada benturan,
posisi sabuk menyilang sedikit di bawah
pinggul Anda dan setel sabuk hingga
terasa nyaman.
MENGENCANGKAN
60A039
Untuk mengendurkan, tekan bagian merah
“PRESS” pada buckle dan biarkan sabuk
mengendur perlahan sambil memegang
sabuk atau/dan latch plate.
60B038
Untuk mengencangkan sabuk, tarik ujung
bebas sabuk seperti gambar.
SEBELUM MENGEMUDI
MENGENDURKAN
Sudut yang tepat
Di bawah pinggul
2-18
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 36
SEBELUM MENGEMUDI
Untuk melepas sabuk, tekan bagian merah
“PRESS” pada buckle.
Memeriksa Sabuk
CONTOH
CONTOH
65D209S
Lakukan pemeriksaan fungsi sabuk secara
berkala dari kerusakan. Periksa web,
buckle, latch plate, retractor, acnhor, dan
guide loop. Ganti jika sabuk tidak bekerja
dengan baik atau ada yang rusak.
60G028
CATATAN:
Tulisan “CENTER” pada buckle dan latch
plate lap belt tengah. Buckle didesain seh-
ingga latch plate tidak dapat masuk pada
buckle yang salah.
PERINGATAN
Periksa fungsi semua sabuk setelah
kendaraan
mengalami
benturan.
Setelah
kendaraan
mengalami
kecelakaan (kecuali kecelakaan yang
sangat ringan) sabuk harus diganti,
meski kerusakannya tidak serius.
Sabuk yang tidak digunakan saat ter-
jadi kecelakaan juga harus diganti,
jika tidak, sabuk tidak dapat ber-
fungsi dengan baik. Hal ini dikare-
nakan terdapat kerusakan pada salah
satu bagian.
2-19
Sistem Pengaman Anak
60G332S
Pengaman bayi - hanya jok belakang
CONTOH
79J221
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 37
Pengaman anak
Seluruh sistem pengaman anak didesain
agar cocok dengan tempat duduk yang
menggunakan lap belt atau lap shoulder
belt. Jika mungkin, SUZUKI menganjurkan
untuk memasang sistem pengaman di
tempat duduk belakang. Karena berdasar-
kan data statistik yang ada, pada saat ter-
jadi kecelakaan, anak-anak akan lebih
aman berada di tempat duduk belakang
dibandingkan depan.
CONTOH
Jika harus menggunakan pengaman yang
menghadap ke belakang di tempat duduk
depan, mundurkan tempat duduk sejauh
mungkin ke belakang.
79J222
Booster
CATATAN:
Dapatkan informasi mengenai peraturan
standar penggunaan pengaman anak.
CONTOH
79J223
SUZUKI sangat menganjurkan digunakan-
nya pengaman untuk bayi dan anak-anak.
Banyak tipe yang tersedia, gunakan yang
sesuai dengan standar keselamatan.
SEBELUM MENGEMUDI
PERINGATAN
Jika Anda memasang sistem pen-
gaman anak di bangku belakang,
geser tempat duduk sejauh mungkin
ke belakang agar kaki anak tidak me-
nyentuh
sandaran tempat
duduk
depan. Hal ini untuk menghindari ter-
jadinya cedera.
65D608
2-20
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 38
SEBELUM MENGEMUDI
Pemasangan dengan Sabuk Lap- Shoul-
der
Sabuk tipe ELR
65D609
PERINGATAN
80JC021
Ikuti petunjuk pemasangan sistem pen-
gaman anak yang dikeluarkan oleh pabrik
pembuatnya.
Anak-anak dapat cedera jika sistem
pengamannya tidak terpasang den-
gan baik. Ketika memasang sistem
pengaman anak, ikuti petunjuk pema-
sangan berikut ini.
Pastikan sabuk terkunci dengan baik.
Geser sistem pengaman anak ke segala
arah, untuk memastikan pengaman sudah
terpasang dengan baik.
2-21
CONTOH
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 39
Instrument Cluster
1. Speedometer
2. Odometer/Trip meter
3. Indication selector knob
4. Tachometer (jika dilengkapi)
5. Fuel gauge
6. Lampu peringatan dan indikator
7. Indikator posisi gigi (untuk model
Auto Gear Shift)
dengan tachometer
1
4
6
CONTOH
67LS10201
tanpa tachometer
1
6
6
CONTOH
BEFORE DRIVING
6
3
5
7
2
3
5
2
67LH02006
2-22
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 40
SEBELUM MENGEMUDI
Lampu Peringatan dan
Indikator
Jika lampu ini menyala ketika kendaraan
berjalan, menunjukan ada masalah den-
gan sistem rem. Jika ini terjadi, Anda
harus:
Lampu Peringatan Sistem Rem
1) Menepi dan menghentikan kendaraan
dengan hati-hati.
PERINGATAN
Ingat jarak pengereman yang lebih
panjang, mungkin Anda harus lebih
dalam dan keras menekan pedal dari
biasanya.
60A072
Untuk pemeriksaan lampu, ikuti tiga
kondisi berikut, tergantung spesifikasi
kendaraan tersebut.
2) Tes rem dengan mencoba jalan dan
berhenti di pinggir jalan.
– Jika Anda merasa aman, lanjutkan
perjalanan dengan perlahan ke BeR-
esS terdekat untuk perbaikan, atau
– Kendaraan di derek ke BeResS ter-
dekat untuk perbaikan.
1) Lampu akan menyala pada saat kunci
kontak diputar ke posisi “ON”.
2) Lampu akan menyala pada saat rem
tangan ditarik dengan kunci kontak
posisi “ON”.
3) Lampu akan menyala pada saat kedua
kondisi tersebut di atas.
PERINGATAN
Jika terjadi kondisi berikut, segera
hubungi
BeResS
terdekat
untuk
pemeriksaan sisrem rem Anda.
• Jika lampu peringatan sistem rem
menyala setelah mesin hidup dan
rem tangan telah dilepas.
• Jika lampu peringatan sistem rem
tidak menyala saat kunci kontak
diputar ke posisi “ON”.
• Jika sewaktu-waktu lampu peringa-
tan sistem rem menyala saat mesin
hidup.
Lampu akan menyala jika jumlah minyak
rem kurang.
Lampu harus mati ketika mesin hidup dan
rem tangan dilepas, dan jika jumlah min-
yak rem pada reservoir cukup.
2-23
CATATAN:
Karena sistem rem menyetel secara oto-
matis, jumlah minyak rem akan berkurang
dengan adanya keausan pada brake pad.
Tambahkan minyak rem, sesuai jadwal
perawatan berkala.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 41
Lampu Indikator Malfungsi/Check
Engine
Lampu Peringatan Transmisi (jika
dilengkapi)
63J031
Kendaraan ini dilengkapi komputerisasi
kontrol sistem emisi. Lampu ini terdapat
pada panel instrument untuk menunjukkan
adanya masalah pada sistem kontrol
emisi. Lampu ini akan menyala saat kunci
kontak di posisi “ON” dan akan mati
setelah mesin hidup.
80J219
Lampu ini akan menyala selama beberapa
detik ketika kunci kontak diputar ke posisi
“ON”. Hal ini menunjukan lampu peringa-
tan bekerja dengan baik.
Jika lampu menyala ketika mesin hidup,
menunjukkan ada masalah pada sistem
transmisi AGS. Hubungi BeResS terdekat
untuk memeriksa masalah tersebut.
Jika lampu menyala saat mesin hidup,
menunjukkan ada masalah pada sistem
kontrol emisi. Bawa kendaraan Anda ke
BeResS terdekat untuk pemeriksaan.
CATATAN:
Jika temperatur AGS terlalu tinggi, lampu
ini akan berkedip. Hentikan kendaraan di
tempat yang aman dan biarkan sistem din-
gin.
HIMBAUAN
Melanjutkan
perjalanan
dengan
lampu check engine menyala dapat
merusak sistem kontrol emisi, dan
dapat berpengaruh pada konsumsi
bahan
bakar
dan
kenyamanan
mengemudi.
SEBELUM MENGEMUDI
Lampu Elektrik Power Steering
(jika dilengkapi)
79J039
Lampu akan menyala saat kunci kontak di
posisi “ON”, dan mati saat mesin hidup.
Jika lampu menyala saat kendaraan ber-
jalan, sistem power steering kemungkinan
bermasalah.
Periksakan
ke
BeRes
SUZUKI terdekat.
CATATAN:
Berikut pengoperasian setir ketika parkir
atau mengemudi pada kecepatan sangat
rendah, setir mungkin akan terasa sedikit
berat. Hal tersebut adalah normal, terdapat
limit pada sistem kontrol power steering
untuk mencegah kelebihan panas.
• Pengoperasian setir sangat sering.
• Setir dibelokkan secara penuh dalam
waktu lama.
Ketika sistem kontrol power steering telah
dingin, sistem akan kembali normal.
Namun, pengoperasian di atas yang
berulang-ulang dapat menyebabkan keru-
sakan pada sistem power steering.
2-24
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 42
SEBELUM MENGEMUDI
CATATAN:
Jika power steering tidak bekerja dengan
baik, setir akan terasa berat, tetapi masih
dapat dikemudikan.
Lampu Tekanan Oli
CATATAN:
Jika power steering bekerja, Anda mun-
gkin akan mendengar suara pada power
steering. Hal ini normal dan mengindi-
kasikan bahwa power steering bekerja
dengan baik.
50G051
Lampu akan menyala saat kunci kontak di
posisi “ON”, dan akan mati setelah mesin
hidup. Lampu akan tetap menyala jika
tekanan oli kurang. Jika lampu ini menyala
saat
kendaraan
berjalan,
menepilah
segera dan matikan mesin.
Periksa jumlah oli dan tambahkan jika
perlu. Jika oli masih cukup, periksa sistem
pelumasan di BeResS terdekat, sebelum
Anda melanjutkan perjalanan.
HIMBAUAN
• Jika mesin diteruskan bekerja den-
gan lampu ini menyala, dapat men-
gakibatkan kerusakan mesin.
• Jangan hanya mempercayai lampu
ini. Periksa jumlah oli secara ber-
kala.
2-25
Lampu Pengisian Battery
50G052
Lampu ini akan menyala saat kunci kontak
di posisi “ON”, dan mati saat mesin hidup.
Lampu akan tetap menyala jika terjadi
masalah pada sistem pengisian baterai.
Jika lampu menyala saat mesin hidup,
sistem pengisian baterai harus diperiksa
segera ke BeResS terdekat.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 43
Lampu Peringatan Overheat
Lampu Sistem Immobilizer
54G344
Lampu ini akan menyala saat kunci kontak
di posisi “ON”, dan mati saat mesin hidup.
Jika lampu berkedip ketika berkendara,
menandakan temperatur mesin panas.
Hindari berkendara dengan kondisi terse-
but. Jika lampu menyala, menandakan
mesin mengalami overheat. Ikuti petunjuk
pada “Jika Mesin Overheat” di bab “PER-
AWATAN DARURAT” .
65D239
Lampu akan menyala saat kunci kontak di
posisi “ON”, dan mati saat mesin hidup.
Jika lampu berkedip ketika kunci kontak di
posisi “ON”, hal ini mungkin terdapat mas-
alah pada sistem immobilizer. Hubungi
BeRes SUZUKI untuk dilakukan pemerik-
saan.
HIMBAUAN
Melanjutkan
pengendaraan
saat
mesin
overheat
dapat
merusak
mesin.
SEBELUM MENGEMUDI
Indikator Lampu Sein
50G055
Ketika Anda berbelok ke kiri atau ke
kanan, tanda panah hijau pada panel
instrument akan berkedip.
Ketika Anda mengaktifkan switch lampu
hazard, kedua panah akan berkedip bersa-
maan dengan kedua lampu sein.
2-26
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 44
SEBELUM MENGEMUDI
Indikator Lampu Jauh
Indikator Pedal Rem ditekan (jika
dilengkapi)
50G056
Lampu indikator ini akan menyala ketika
lampu besar (lampu jauh) dinyalakan.
76MH0A047
Mengacu
pada
“MENGOPERASIKAN
KENDARAAN”.
2-27
Indikator Posisi Transmisi (untuk
model AGS)
76MH0A044
Saat Posisi kunci kontak berada pada
posisi “ON”, akan muncul indikator posisi
transmisi.
Untuk lebih lengkapnya mengacu pada
bab “Mengoperasikan Kendaraan”.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 45
Speedometer/Odometer/Trip
meter/ Kontrol meter
iluminasi
Speedometer
Speedometer
menunjukan
kecepatan
kendaraan dalam satuan km/jam.
Odometer/Trip meter
Ketika kunci kontak di posisi “ON” Odome-
ter/Trip meter akan ditampilkan.
Odometer mencatat jarak total pengenda-
raan. Trip meter dapat digunakan untuk
mengukur jarak tempuh pengendaraan
atau antar pengisian bensin.
HIMBAUAN
Perhatikan
pembacaan
odometer
Anda dan periksa jadwal perawatan
secara berkala.
Keausan dan kerusakan beberapa
part dapat disebabkan oleh kelalaian
pelaksanaan perawatan sesuai inter-
val yang telah ditentukan.
67LS10202
(1) Speedometer
(2) Tampilan
(3) Knob selektor
SEBELUM MENGEMUDI
CONTOH
(a)
km
(3)
(b)
km
(c)
km
67LH02016
Ketika kunci kontak di posisi “ON” dengan
switch lampu di posisi “OFF”, akan dita-
mpilkan dua jenis indikator; odometer (a),
trip meter A (b) dan trip meter B (c).
Tekan knob “MODE” (3) dengan cepat
untuk merubah di antara ketiga indikator.
2-28
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 46
SEBELUM MENGEMUDI
(a)
CONTOH
PERINGATAN
Jika Anda menyetel tampilan saat
mengemudi, Anda dapat kehilangan
kendali atas kendaraan.
Jangan
menyetel
tampilan
saat
mengemudi.
km
(b)
(3)
km
(c)
km
(d)
67LH02017
Ketika kunci kontak di posisi “ON” dan
lampu posisi, lampu belakang dan/atau
lampu besar di posisi ON, akan ditampil-
kan empat indikator; odometer (a), trip
meter A (b), trip meter B (c) dan indikator
pencahayaan (d). Tekan knob “MODE” (3)
dengan cepat untuk mengganti di antara
empat tampilan. Ketika ditampilkan indika-
tor (d), Anda dapat mengatur pencaha-
yaan.
Untuk
lebih
jelas
bagaimana
menambah atau mengurangi pencahayaan
lihat “Kontrol Pencahayaan” pada bab beri-
kut.
(3)
67LH30205
Untuk me-reset trip meter ke angka nol,
tekan dan tahan knob (3) selama lebih dari
2 detik.
2-29
Kontrol Pencahayaan
CONTOH
(Paling Terang)
(Setting awal)
(3)
CONTOH
(Paling Redup)
67LH30209
Ketika ditampilkan trip meter (B) (c) dan
lampu besar ON, Anda dapat merubah
intensitas iluminasi dengan menekan knob
(3).
Untuk merubah meter iluminasi, tekan dan
tahan knob (3). Indikator akan berubah
seperti ditampilkan pada gambar.
Iluminasi akan meredup kemudian kembali
ke kondisi paling terang setelah mencapai
kondisi paling redup.
CATATAN:
Ketika Anda memasang kembali terminal
negatif (-) baterai, pencahayaan panel
instrument akan kembali ke awal. Lakukan
penyetelan kembali sesuai dengan keingi-
nan Anda.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 47
Tachometer (jika Dilengkapi)
Indikator Bahan Bakar
CONTOH
CONTOH
(1)
67LH30210
Tachometer menunjukan putaran mesin
dalam satuan putaran per menit.
67LH034
Ketika kunci kontak di posisi “ON”, indika-
tor bahan bakar menunjukan jumlah bahan
bakar pada tangki. “F” berarti full/penuh
dan “E” berarty empty/kosong.
HIMBAUAN
Jangan
mengendarai
kendaraan
hingga indikator putaran mesin men-
capai area merah, hal ini akan meru-
sak mesin. Pertahankan kecepatan
mesin di bawah area merah bahkan
saat memindahkan gigi ke posisi
yang lebih rendah.
Lihat “Kecepatan maksimum yang dii-
jinkan untuk memindahkan gigi” pada
bagian “MENGOPERASIKAN KENDA-
RAAN”.
Tanda (1) menunjukkan pintu pengisian
bahan bakar terletak di sisi sebelah kiri.
Jika indikator mencapai area “E”, segera
isi bahan bakar.
SEBELUM MENGEMUDI
CATATAN:
Jika indikator berkedip, menunjukkan tan-
gki bahan bakar hampir kosong.
CATATAN:
Indikator berbeda-beda tergantung kondisi
jalan (contoh, miring atau berbelok) dan
kondisi pengendaraan karena bahan bakar
bergerak di dalam tangki.
2-30
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 48
SEBELUM MENGEMUDI
Tuas Pengontrol Lampu
Pengoperasian Lampu
CONTOH
(3)
(2)
(1)
60MK011
Untuk meng-ON/OFFkan, putar knob di
ujung tuas. Ada tiga posisi:
65D611
PERINGATAN
Untuk keselamatan Anda, jangan
mengoperasilan kontrol melalui ling-
karan dalam setir.
OFF (1)
Seluruh lampu OFF.
(2)
Lampu posisi depan, lampu kota, lampu
plat nomor, dan lampu instrumen ON,
lampu besar OFF.
(3)
Lampu posisi depan, lampu kota, lampu
plat nomor, dan lampu instrumen ON,
tetapi lampu besar ON.
2-31
CONTOH
60MK012
Dengan lampu besar ON, tekan tuas ke
depan untuk mengganti ke lampu jauh
atau tarik tuas ke belakang untuk merubah
ke lampu dekat (low beam). Saat lampu
jauh (main beam) ON, lampu pada panel
instrumen akan ON. Untuk mengaktifkan
sementara lampu jauh sebagai lampu dim,
tarik tuas ke belakang dan lepas setelah
selesai memberi sinyal.
Pengingat lampu “ON” (jika dilengkapi)
Buzzer akan mengeluarkan suara yang
mengingatkan Anda untuk mematikan
lampu, jika lampu masih menyala ketika
kunci kontak dilepas dan pintu pengemudi
terbuka.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 49
Tuas Lampu Sein
Pengoperasian Lampu Sein
Saat kunci kontak di posisi “ON”, geser
tuas ke atas atau ke bawah untuk mengak-
tifkan lampu sein kanan atau kiri.
Sein Normal
CONTOH
65D611
PERINGATAN
Untuk keselamatan Anda, jangan
mengoperasikan kontrol melalui ling-
karan dalam setir.
60MK013
Geser tuas ke atas dan ke bawah. Setelah
setir kembali ke posisi lurus, sinyal terpu-
tus dan tuas akan kembali ke posisi nor-
mal.
SEBELUM MENGEMUDI
Sinyal Berpindah Jalur
CONTOH
60MK014
Terkadang, ketika berpindah jalur, setir
tidak diputar cukup untuk menghentikan
lampu sein. Untuk kenyamanan, Anda
dapat menghidupkan lampu sein dengan
menggeser tuas dan tahan. Tuas akan
kembali ke posisi normal ketika Anda
melepasnya.
2-32
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 50
SEBELUM MENGEMUDI
Switch Peringatan Hazard
Tuas Wiper dan Washer Kaca
Depan
CONTOH
67LH00213
Tekan switch hazard untuk mengaktifkan
lampu hazard. Keempat lampu sein dan
kedua lampu indikator akan berkedip ber-
samaan.
Untuk
mematikannya,
tekan
switch sekali lagi.
Gunakan lampu hazard untuk memberi
peringatan kepada pengendara lainnya
jika sedang terjadi masalah pada kenda-
raan Anda.
PERINGATAN
Untuk keselamatan Anda, jangan
mengoperasilan kontrol melalui ling-
karan dalam setir.
2-33
Pengoperasian Wiper dan Washer
Ketika kunci kontak di posisi “ON”, Anda
dapat menggunakan tuas atau switch
wiper/washer (jika dilengkapi).
Wiper Kaca Depan
CONTOH
MIST
OFF
INT
LO
65D611
HI
68KH027
Untuk mengoperasikan wiper kaca depan,
geser tuas ke bawah ke salah satu dari
tiga posisi pengoperasian. Pada posisi
“INT” (jika dilengkapi), wiper bekerja putus-
putus. Posisi “INT” cocok untuk hujan geri-
mis. Posisi “LO”, wiper bekerja lambat.
Posisi “HI”, wiper bekerja cepat. Untuk
menghentikan wiper, geser tuas kembali
ke posisi “OFF”.
Geser tuas ke atas dan tahan pada posisi
“MIST”, wiper kaca depan akan bekerja
terus-menerus pada kecepatan rendah.
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 51
Washer Kaca Depan
HIMBAUAN
CONTOH
Untuk mencegah kerusakan kom-
ponen sistem wiper dan washer, per-
hatikan hal-hal berikut ini:
• Jangan menahan tuas jika tidak
ada cairan yang disemprotkan, hal
ini dapat merusak motor washer.
• Jangan membersihkan debu pada
kaca depan yang kering dengan
menggunakan wiper karena dapat
merusak kaca depan dan karet
wiper. Semprotkan cairan washer
sebelum mengoperasikan wiper.
• Bersihkan
kotoran
pada
karet
wiper, sebelum mengoperasikan
wiper.
• Periksa
jumlah
cairan
washer
secara berkala. Pemeriksaan harus
lebih sering saat cuaca buruk.
• Isi cairan pada reservoir washer 3/4
bagian saja, untuk memberikan
ruang
ketika
temperatur
udara
turun hingga cairan membeku.
68KH029
Untuk menyemprotkan cairan pembersih
kaca depan, tarik tuas. Secara otomatis
wiper akan bergerak perlahan.
PERINGATAN
• Untuk mencegah pembentukan es
pada kaca saat musim dingin,
hidupkan defroster untuk mengha-
ngatkan kaca sebelum dan selama
penggunaan washer.
• Jangan menggunakan cairan anti
beku
radiator
untuk
reservoir
washer. Cairan ini dapat meng-
ganggu pandangan dan merusak
cat.
SEBELUM MENGEMUDI
Klakson
CONTOH
67LH044
Tekan tombol klakson pada setir untuk
membunyikan klakson. Klakson akan ber-
bunyi di semua posisi kunci kontak.
2-34
67LS0N12N
SEBELUM MENGEMUDI
Halaman 52
SEBELUM MENGEMUDI
2-35
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 53
60G408
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Peringatan Gas Buang ........................................................ 3-1
Pemeriksaan Harian ............................................................ 3-1
Konsumsi Oli Mesin ............................................................ 3-2
Kunci Kontak ....................................................................... 3-3
Rem Tangan ......................................................................... 3-4
Pedal ..................................................................................... 3-5
Menghidupkan Mesin .......................................................... 3-6
Penggunaan Tuas Transmisi ............................................. 3-7
Pengereman ......................................................................... 3-16
3
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 54
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Peringatan Gas Buang
PERINGATAN
(Lanjutkan)
• Jangan memarkir kendaraan de-
ngan mesin hidup untuk waktu
lama meskipun di daerah terbuka.
Jika perlu memarkir kendaraan
untuk waktu singkat dengan mesin
menyala, pastikan selektor udara-
masuk diset ke “FRESH AIR” dan
blower pada putaran tinggi.
• Hindari
mengoperasikan
ken-
daraan dengan bak atau bagasi ter-
buka. Jika perlu mengoperasikan
dengan bak atau bagasi terbuka,
pastikan sunroof (jika dilengkapi)
dan seluruh jendela sudah tertutup,
dan blower pada putaran tinggi
dengan selektor udara masuk diset
ke “FRESH AIR”.
• Untuk memungkinkan pengopera-
sian yang tepat pada sistem venti-
lasi
kendaraan
Anda,
jaga
kebersihan air inlet grill di bagian
depan kaca dari daun, atau yang
lainnya setiap waktu.
• Bersihkan ujung knalpot dari koto-
ran untuk mengurangi hambatan
gas buang.
• Periksa sistem gas buang secara
berkala, jika ada kerusakan atau
kebocoran, segera perbaiki.
52D334N
PERINGATAN
Hindari menghirup gas buang (asap)
kendaraan. Pada gas buang terdapat
carbon monoxida, gas mematikan
yang
tidak
berwarna
dan
tidak
berbau. Karena carbon monoxida
sulit dideteksi keberadaannya, perha-
tikan hal- hal berikut ini untuk mence-
gah gas carbon monoksida masuk ke
dalam kendaraan.
• Jangan menghidupkan mesin di
dalam garasi atau ruang tertutup.
(Bersambung)
3-1
Pemeriksaan Harian
Sebelum Mengendarai
60A187SN
1) Pastikan jendela, kaca, lampu dan
reflektor dalam kondisi baik dan bersih.
2) Periksa ban sbb:
– kedalaman kembang ban
– aus, retak atau rusak
– mur roda kendur
– paku, baut atau benda lain yang
menempel.
Lihat “Ban” pada “PEMERIKSAAN DAN
PERAWATAN”.
3) Lihat kebocoran minyak dan oli.
CATATAN
Jika ada air yang menetes setelah A/C
digunakan adalah normal.
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 55
4) Pastikan kap mesin telah terkunci de-
ngan baik
5) Periksa lampu depan, lampu sein,
lampu rem dan klakson.
6) Setel tempat duduk dan sandaran
kepala (jika dilengkapi).
7) Periksa kerja pedal rem dan tuas rem
tangan.
8) Setel kaca spion.
9) Biasakan mengenakan sabuk kesela-
matan.
10)Pastikan lampu indikator menyala saat
kunci kontak posisi “ON” atau “START”
atau ketika engine switch ditekan untuk
memindahkan mode ke “ON”.
11)Periksa semua kondisi perlengkapan.
12)Pastikan lampu indikator rem tangan
mati saat rem tangan dilepas.
Tarik gagang kap mesin, pastikan kap
mesin tidak dapat terbuka tanpa membuka
penguncinya. Tutup kembali kap mesin
setelah selesai pemeriksaan. Untuk pe-
ngoperasian yang benar, lihat “Grendel,
Engsel & Kunci” “CHASSIS DAN BODI”
pada “Jadwal Perawatan Berkala” di bab
“PEMERIKSAAN DAN PEMELIHARAAN”
untuk jadwal pelumasan.
PERINGATAN
Pastikan kap mesin tertutup rapat
sebelum mengendarai. Hal ini untuk
menghindari terangkat ke atas, yang
dapat mengganggu pandangan Anda
hingga menyebabkan bahaya.
Sekali sebulan, atau setiap kali Anda
mengisi bahan bakar, periksa tekanan ban
dan juga ban serep.
Seminggu sekali atau setiap mengisi tan-
gki bahan bakar, lakukan pemeriksaan
berikut ini:
1) Jumlah oli
2) Jumlah coolant
3) Jumlah minyak Rem
4) Jumlah cairan pembersih/washer
5) Jumlah air baterai
6) Pengoperasian kunci kap mesin
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Konsumsi Oli Mesin
Dalam pengoperasian jumlah oli mesin
akan berkurang, hal ini adalah normal.
Konsumsi oli tergantung viskositas oli,
kualitas oli, dan kondisi pengendaraan.
Konsumsi oli meningkat saat kecepatan
tinggi atau perlambatan. Beban berat juga
memperbesar konsumsi oli. Mesin yang
baru memerlukan lebih banyak oli dimana
piston, ring piston dan dinding cylinder
belum terlumasi oli secara sempurna.
Kondisi mesin baru akan normal setelah
5.000 km (3.000 mil).
Konsumsi Oli:
Max. 1.0 L per 1000 km
(1 Qt. per 600 mil)
Untuk mengukur konsumsi oli, sulit sekali
mendapatkan jumlah oli secara akurat.
Sebagai contoh, jika kendaraan digunakan
berulang-ulang untuk jarak pendek, dan
mengkonsumsi oli dalam jumlah normal,
stik
oli
mungkin
tidak
menunjukan
penurunan jumlah oli meski telah dikenda-
rai 1.000 km (600 mil) atau lebih.
Hal ini terjadi karena oli telah tercampur
bahan bakar atau uap lembab sehingga
sepertinya jumlah oli tidak berubah. Hati-
hati bahan-bahan yang telah tercampur
tadi akan menguap setelah dikendarai
pada kecepatan tinggi, hingga menyebab-
kan konsumsi oli tinggi.
3-2
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 56
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Kunci Kontak
Contoh
52KM052
Kunci kontak memiliki empat posisi berikut:
65D611
\
LOCK
Posisi saat kendaraan parkir, hanya pada
posisi ini kunci kontak dapat dilepas.
PERINGATAN
Untuk menghindari kecelakaan, ja-
ngan
mengoperasikan
pengontrol
melalui lingkaran dalam kemudi.
3-3
Anda harus menekan kunci agar dapat
dipindah ke posisi “LOCK”. Pada posisi ini
sistem pengapian terputus, dan mencegah
penggunaan setir secara normal setelah
kunci dilepas.
Untuk melepaskan kunci kemudi, masukan
kunci dan putar searah jarum jam untuk
salah satu posisi lainnya. Jika Anda me-
ngalami kesulitan memutar kunci untuk
membuka kemudi, coba putar roda kemudi
sedikit ke kanan atau ke kiri sambil memu-
tar kunci.
Putar ke “LOCK”
Tekan
60G033
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 57
ACC
Aksesoris, untuk mengoperasikan radio
tetapi mesin tetap OFF.
PERINGATAN
• Jangan memutar kunci kontak ke
posisi “LOCK” dan melepas kunci
saat kendaraan berjalan, setir akan
terkunci dan tidak dapat dikenda-
likan.
• Lepas kunci kontak jika Anda hen-
dak
meninggalkan
kendaraan,
dikawatirkan
kendaraan
akan
bergerak, anak-anak memainkan
tombol power window atau tombol
lain. Anak-anakpun akan kepana-
san dalam cuaca panas, hingga
mengalami cedera atau kematian.
ON
Pada posisi ini semua sistem kelistrikan
ON.
START
Posisi ini digunakan untuk menghidupkan
mesin. Pindahkan posisi kunci segera se-
telah mesin hidup.
Peringatan Kunci Kontak
(jika dilengkapi)
Akan terdengar suara buzzer yang meng-
ingatkan Anda untuk mencabut kunci kon-
tak ketika pintu sisi pengemudi terbuka.
HIMBAUAN
• Jangan men-starter mesin lebih
dari 12 detik, jika mesin belum
hidup, tunggu 15 detik sebelum
mencoba lagi. Jika setelah bebe-
rapa kali mencoba mesin tidak
hidup,
periksalah
sistem
pen-
gapian ke BeResS terdekat.
• Jangan membiarkan kunci diposisi
“ON” saat mesin mati, batrei akan
menjadi lemah.
81A297SN
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Rem Tangan
CONTOH
(1)
(2)
(3)
62J100
(1) Mengaktifkan
(2) Untuk melepas
(3) Untuk melepas
Tuas rem tangan terletak di antara tempat
duduk depan. Untuk menggunakannya
tekan pedal rem dan tarik tuas penuh ke
atas. Untuk melepasnya, tekan tombol di
ujung tuas dengan ibu jari, dan turunkan
tuas ke posisi semula.
3-4
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 58
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
PERINGATAN
PERINGATAN
• Jangan
menjalankan
kendaraan
saat rem tangan aktif. Hal ini bisa
mengakibatkan rem belakang over
heat, rem menjadi tidak awet atau
rusak.
• Jika rem tangan tidak berfungsi
dengan baik, periksakan segera ke
BeResS terdekat.
Saat memarkir kendaraan di musim
dingin, ikuti prosedur berikut ini:
1) Set rem tangan.
2) Transmisi
manual
-
matikan
mesin, transmisi pada posisi gigi
1 atau “R”,
Tuas transmisi otomatis / AGS -
Geser ke posisi mundur atau gigi
1 dan cek indikator posisi gigi
pada instrument cluster untuk
memastikan transmisi terhubung
pada gigi satu atau gigi mundur
dan matikan mesin.
3) Keluar dari kendaraan dan pasang
ganjal.
4) Lepas rem tangan. Saat kembali
ke kendaraan, tarik rem tangan
terlebih dahulu, kemudian lepas
ganjal roda
PERINGATAN
Aktifkan rem tangan sebelum me-
ninggalkan kendaraan agar tidak
bergeser/bergerak
saat
diparkir,
posisi tuas transmisi manual pada
posisi 1 atau “R” (mundur), Perlu
diingat, meskipun transmisi sudah
masuk gigi, rem tangan harus diak-
tifkan secara penuh.
3-5
Pedal
Transmisi Manual
CONTOH
(2)
(1)
(3)
80J2121
AGS
CONTOH
(2)
(3)
80J2122
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 59
Pedal Kopling (1)
Pedal ini digunakan untuk memutuskan
putaran mesin ke roda saat menstarter,
berhenti atau memindahkan tuas gigi
transmisi. Dengan menekan pedal ini,
kopling akan terbebas dari putaran mesin.
Pedal Rem (2)
Kendaraan SUZUKI Anda dilengkapi de-
ngan rem cakram di bagian depan dan rem
tromol di bagian belakang. Menekan pedal
rem akan membuat keduanya bekerja.
Saat mengerem sering terdengar suara.
Hal ini adalah normal yang dapat disebab-
kan oleh beberapa faktor seperti dingin,
basah, kotor, dll.
PERINGATAN
Jangan mengemudi dengan kaki ber-
tumpu pada pedal kopling. Ini bisa
mengakibatkan keausan, kerusakan
kopling atau kerusakan tak terduga
pada sistem pengereman.
PERINGATAN
Jika bunyi pengereman terlalu keras,
periksalah rem ke BeResS terdekat.
PERINGATAN
Jangan terlalu sering menggunakan
rem saat mengendarai atau menem-
pelkan kaki pada pedal. Hal ini dapat
menyebabkan rem overheat sehingga
pengereman menjadi tidak stabil,
jarak pengereman yang panjang, atau
kerusakan rem.
Pedal Gas (3)
Pedal ini digunakan untuk mengontrol
putaran mesin. Menekan pedal ini akan
meningkatkan putaran mesin dan kecepa-
tan kendaraan.
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Menghidupkan Mesin
Sebelum Menghidupkan Mesin
67LS10301
1) Pastikan rem tangan telah diaktifkan.
2) Transmisi manual - pindahkan tuas ke
posisi “N” dan tekan penuh pedal
kopling, tahan pedal kopling sambil
menstarter.
AGS - Pindahkan tuas ke posisi “N” dan
tekan pedal rem. Tahan pedal rem sam-
bil menstarter.
PERINGATAN
Pastikan rem tangan diaktifkan dan
transmisi di posisi netral sebelum
menghidupkan mesin.
3-6
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 60
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Menstarter mesin saat dingin atau
panas
Penggunaan Tuas Transmisi
Transmisi Manual
Jangan menekan pedal gas, starter mesin
dengan memutar kunci kontak ke posisi
“START”, dan segera lepas setelah mesin
hidup.
HIMBAUAN
• Hentikan menstarter segera setelah
mesin hidup, hal ini untuk mengh-
indari rusaknya sistem starter.
• Jangan menstarter lebih dari 12
detik. Jika mesin tidak hidup,
tunggu 15 detik sebelum menco-
bakembali.
67LS10307
Menghidupkan Mesin
Untuk menghidupkan mesin, tekan pedal
kopling dan pindah ke gigi 1. Setelah rem
tangan dilepas, perlahan lepas pedal
kopling. Jika ada perubahan suara mesin,
tekan pedal gas sambil melepas pedal
kopling.
Jika mesin tidak hidup 12 detik setelah dis-
tarter, tunggu sekitar 15 detik, kemudian,
tekan pedal gas 1/3 dan coba stater lagi.
Lepas kunci dan pedal gas setelah mesin
hidup.
Jika mesin tidak dapat hidup, tekan penuh
pedal gas, tahan lalu crank mesin. Hal ini
akan membersihkan bensin jika banjir.
Perpindahan gigi
Semua gigi maju adalah synchronize, yang
lebih halus dan mudah perpindahannya.
Tekan pedal kopling penuh sebelum ber-
pindah gigi. Jaga kecepatan hingga tidak
melampaui area merah tachometer.
3-7
Batas kecepatan yang diperboleh-
kan saat perpindahan gigi
Perpindahan
Km/h (mph)
2 ke 1
40 (25)
3 ke 2
75 (47)
4 ke 3
115 (72)
5 ket 4
155 (97)*
CATATAN
Anda mungkin tidak dapat mengendarai
hingga
kecepatan
maksimum
karena
situasi dan/atau kondisi kendaraan.
HIMBAUAN
• Saat menurunkan kecepatan ke
gigi rendah, pastikan tidak dilaku-
kan dengan kecepatan melebihi
batas, atau dapat mengakibatkan
kerusakan mesin yang parah.
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 61
CONTOH
PERINGATAN
• Kurangi kecepatan dan pindahkan
ke gigi yang lebih rendah sebelum
melewati jalan yang menurun pan-
jang atau curam. Sebuah gigi yang
lebih rendah dapat memungkinkan
mesin untuk memberikan pengere-
man. Hindari menginjak rem karena
bisa mengakibatkan rem panas dan
mengakibatkan kegagalan rem.
• Ketika berkendara di jalan yang
licin, pastikan untuk memperlam-
bat
laju
kendaraan
sebelum
menurunkan ke gigi rendah. Per-
pindahan gigi secara tiba-tiba
pada
kecepatan
tinggi
dapat
menyebabkan
hilangnya
traksi
yang dapat menye-babkan Anda
kehilangan kontrol.
• Pastikan kendaraan pada putaran
stasioner sebelum Anda berpindah
ke gigi mundur.
67LH050
Jaga
putaran
mesin
sehingga
tidak
melampaui area merah tachometer.
HIMBAUAN
Pastikan bahwa kendaraan Anda
berada dalam keadaan idle sebelum
memindahkan
tuas
transmisi
ke
posisi R (mundur).
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
HIMBAUAN
• Untuk
mencegah
kerusakan
kopling, jangan meletakkan kaki
Anda pada pedal, atau menggu-
nakan kopling untuk menahaan
ken- daraan saat menanjak. Tekan
pedal untuk memindahkan gigi.
• Saat perpindahan gigi atau memati-
kan mesin jangan memacu mesin.
Hal ini dapat memperpendek umur
mesin dan pengoperasian mesin
menjadi kasar.
Auto Gear Shift (AGS)
Auto gear shift memiliki transmisi 5 kece-
patan maju / mundur.
AGS adalah fitur dasar dari transmisi man-
ual konvesional, tapi cara kerja kopling dan
perpindahan gigi transmisi dikendalikan
secara elektronik.
HIMBAUAN
Jangan menginjak pedal rem dan
pedal gas bersamaan. Hal ini dapat
menyebabkan kerusakan atau over-
heat pada kopling.
CATATAN:
Saat Anda membuka pintu pengemudi,
sistem AGS akan bekerja secara otomatis
dan mungkin Anda akan mendengar
suara. Hal ini tidak mengindikasikan mal-
fungsi.
3-8
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 62
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Fiturnya sebagai berikut:
Indikator pedal rem ditekan
76MH0A047
Lampu ini akan menyala jika Anda tidak
menekan pedal rem pada situasi berikut.
• Ketika mulai dihidupkan.
• Ketika mesin menyala dan perpindahan
tuas transmisi digeser dari posisi "N" ke
posisi "D", posisi "M" atau posisi "R".
• Ketika kunci kontak di posisi "ON" dan
mesin dimatikan, tuas transmisi digeser
ke posisi apapun.
Lampu ini akan menyala jika salah satu
gigi tidak dapat bergerak dan sistem tidak
dapat kembali, mencoba-pergeseran tuas,
ketika Anda menggeser tuas perpindahan
gigi dari posisi "N","D","M" atau "R".
67LS10302
Menghidupkan mesin
Saat menghidupkan mesin, selalu tempat-
kan tuas transmisi / gigi pada posisi “N”
dan tekan pedal rem. Mesin tidak dapat
dihidupkan kecuali tuas pada posisi “N”
dan pedal rem ditekan.
67LS10306
3-9
76MH0A056
Pengoperasian kopling
Anda dapat memilih salah satu mode Drive
(D) atau mode Manual (M). Karena kenda-
raan ini cara kerja kopling dikontrol secara
elektronik, Anda tidak perlu mengoper-
asikan kopling.
Fungsi Creeping
Kendaraan ini mempunyai fungsi creeping
untuk membantu kendaraan bergerak per-
lahan saat kopling mulai bekerja. Saat tuas
transmisi berada pada posisi “D”, ”M”, atau
“R” dan Anda melepas kaki dari pedal
rem, kendaraan akan bergerak perlahan
tanpa harus menginjak pedal gas. Fungsi
creeping dinonaktifkan jika Anda mengin-
jak pedal rem atau menarik tuas rem tan-
gan.
CATATAN:
Jika pintu pengemudi terbuka dan/atau
tuas rem tangan terkunci tuas pada posisi
“M”, “D”, atau “R”, fungsi creeping tidak
akan bekerja.
Fungsi creeping juga sebagai pengaman
jika tuas pada posisi “R” pintu pengemudi
terbuka maka kendaraan akan berhenti.
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 63
Parkir dan menghentikan kendaraan
Pergeseran transmisi auto tidak memiliki
posisi parkir. Kendaraan dapat parkir den-
gan tuas transmisi berada di berbagai
posisi. Saat menghentikan kendaraan, gigi
akan bergeser ke 1 (satu).
2) Dengan kaki berada pada pedal rem,
pindahkan tuas transmisi ke posisi “D”.
Saat tuas transmisi dipindahkan ke
posisi “D”, transmisi akan berada di gigi
1.
Menggeser ke “N” (netral) dan menekan
pedal rem. Tahan pedal rem ketika akan
menghidupkan mesin.
Jika Anda memarkirkan kendaraan den-
gan posisi transmisi terakhir (“1” atau “R”),
Anda akan mendengar suara buzzer.
76MH0A057
CATATAN:
• Jika gigi 1 tidak dapat bergerak bahkan
meskipun tuas perpindahan gigi telah
bergeser dari posisi "N" ke "D", sistem
akan mencoba kembali bergeser secara
otomatis. Hal ini akan memakan waktu,
kebisingan dapat didengar dari roda gigi,
dan pergeseran gigi syok dapat terjadi.
Akan Tetapi, hal ini tidak menunjukkan
malfungsi.
• Indikator "N" akan menyala, Indikator
pedal rem yang di injak menyala dan
suara buzzer (suara buzzer panjang)
akan terdengar jika ada kasus berikut
terjadi:
– Jika Anda menggeser tuas perpinda-
han gigi dari posisi "N" ke "D" tanpa
menekan pedal rem
– Jika sistem tidak dapat mencoba kem-
bali pergeseran, Anda harus menekan
pedal
rem dan
menggeser
tuas
HIMBAUAN
Sebuah buzzer akan bunyi terus
menerus jika kendaraan dioperasikan
dengan perpindahan tuas transmisi
di
tengah-tengah
masing-masing
posisi tuas. Kendaraan tidak akan
bekerja jika Anda terus menjalankan
kendaraan dengan tuas transmisi
berada di tengah-tengah posisi per-
pindahan tuas transmisi.
Mode drive (D)
Ketika mode drive (D) diaktifkan, sebagian
posisi gigi yang tepat secara otomatis dipi-
lih saat pengoperasian pedal gas dan vari-
asi kecepatan kendaraan.
Pengemudian Normal:
1) Hidupkan mesin
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
perseneling ke posisi "N", kemudian
beralih ke "D" lagi.
3) Lepaskan rem tangan dan pedal rem.
4) Tekan pedal gas perlahan.
PERINGATAN
• Saat mengendarai kendaraan, jan-
gan pindahkan tuas transmisi ke
posisi “N”. Engine brake mungkin
tidak bekerja dan Anda dapat terli-
bat dalam kecelakaan. Jika Anda
mengembalikkan
tuas
transmisi
dari “N” ke “D” karena tidak disen-
gaja, posisi gigi akan pindah ses-
uai dengan kecepatan kendaraan
sekarang.
• Jaga selalu kaki Anda pada pedal
rem ketika berhenti dengan engine
running. Prosedur ini mencegah
kendaraan bergerak tak terduga-
karena fungsi dari creeping.
HIMBAUAN
Jika tuas perpindahan transmisi tidak
bisa bergeser ke posisi apapun, atau
gigi berubah ke posisi "N" secara
otomatis ketika kecepatan kendaraan
menjadi kurang dari 10 km/h, mun-
gkin ada sistematis malfungsi. Dalam
hal ini, tanyakan agen SUZUKI Anda
untuk memeriksa Sistem perpinda-
han transmisi sesegera mungkin.
3-10
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 64
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
bergerak, lepas rem tangan dan tekan
pedal gas untuk memulai menanjak.
HIMBAUAN
Jangan
mengoperasikan
sistem
sebagai berikut:
Masa pakai kopling dapat berkurang.
• Menggunakan pedal gas untuk
menahan kendaraan di sebuah ler-
eng bukit dengan tuas perseneling
di posisi "D" atau "M". Jika Anda
melakukan hal ini untuk jangka
waktu tertentu, peringatan buzzer
akan berbunyi.
• Pergeseran
tuas
transmisi
ke
posisi "D", "M" atau "R" sementara
mesin bekerja.
• Mengemudi pada kecepatan rendah
menggunakan gigi tinggi.
• Menahan kendaraan pada jalan
menanjak
menggunakan
fungsi
creeping.
Jika Anda melakukan hal ini untuk
periode waktu tertentu, peringatan
buzzer akan berbunyi.
HIMBAUAN
Pada sebuah lereng bukit, jangan
pernah menahan kendaraan hanya
menggunakan pedal gas pedal atau
fungsi creeping. Jika Anda melaku-
kan hal ini untuk periode waktu ter-
tentu,
peringatan
buzzer
akan
berbunyi, dan dalam beberapa kasus
mesin akan terhenti. Ini juga bisa
menyebabkan kerusakan yang ber-
lebihan pada kopling.
Jalan menurun
1) Tekan pedal rem dan geser tuas trans-
misi ke posisi "D". Pastikan telah
berada pada gigi 1 dengan memeriksa
indikator posisi gigi.
2) Lepaskan pedal rem dan tekan pedal
gas perlahan. Bahkan jika pedal gas
tidak ditekan, kopling akan bekerja
ketika kecepatan kendaraan mening-
kat.
Jalan menanjak / turun:
Jalan menanjak
1) Gunakan rem tangan secara perlahan
agar kendaraan tidak mundur kebe-
lakang.
2) Pindahkan tuas transmisi ke posisi “D”
sementara pedal rem di injak. Pastikan
informasi yang muncul pada intrument
cluster adalah gigi 1.
3) Lepas pedal rem dan tekan pedal gas
perlahan, dan saat kendaraan mulai
Menggunakan engine brake
Saat
mengemudi
dilereng
bukit,
menurunkan
gigi
sangat
direkomen-
dasikan. Sehingga Anda dapat menggu-
nakan engine brake.
Dengan menggerakkan tuas transmisi ke
posisi “M” (manual), dan Anda dapat
memindahkan gigi rendah secara manual,
3-11
untuk detail mengacu pada “Upshift dan
Downshift pada mode manual “M”.
Mode Manual (M)
Gigi tidak bergeser secara otomatis. untuk
pergeseran transmisi, pengemudi harus
mengoperasikan tuas perseneling ke arah
"+" atau "-".
Adapun kendaraan transmisi manual kon-
vensional, lepas sedikit pedal gas dapat
membantu transmisi untuk bergeser den-
gan lancar.
Jalan menanjak / turun:
Jalan menanjak
67LS10303
Tarik tuas perseneling ke arah "+" dan
lepas. Setiap kali tuas dioperasikan, naik 1
langkah dengan urutan gigi 1, 2, 3, 4, 5.
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 65
Posisi gigi tampil pada indikator posisi gigi.
Sebelum menghidupkan mesin, selalu
periksa indikator posisi gigi untuk memas-
tikan berada di gigi satu atau gigi mundur,
kemudian tekan pedal gas.
CATATAN:
• Untuk menurunkan gigi secara halus,
dalam beberapa kasus mesin berjalan
cepat. Hal ini dilakukan dengan sengaja
oleh sistem dan bukan malfungsi.
• Saat menuruni bukit, turunkan gigi dan
gunakan engine brake secara tepat. Jika
menurunkan gigi lebih dari tiga kali, per-
pindahan gigi akan menyita banyak
waktu.
• Dalam beberapa kasus, akan terdengar
suara saat perpindahan gigi. Hal ini
bukanlah suatu malfungsi.
76MH0A059
Jalan menurun
67LS10304
Tekan tuas perseneling ke arah "-" dan
lepas. Setiap kali tuas dioperasikan, turun
1 langkah dengan urutan gigi 5, 4, 3, 2, 1.
76MH0A061
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
PERINGATAN
• Hati-hati saat memindahkan trans-
misi/gigi pada permukaan licin.
Akselerasi
yang
tiba-tiba
atau
engine brake dapat menyebabkan
kendaraan tergelincir atau selip.
• Untuk menuruni bukit yang pan-
jang atau curam, kurangi kecepa-
tan dan turunkan gigi. Ingat jika
Anda
melakukan
pengereman
secara berlebihan, sistem dapat
overheat dan gagal melakukan pen-
gereman.
• Saat
mengemudikan
kendaraan,
jangan memindahkan gigi ke posisi
“N” engine brake bisa saja tidak
dapat bekerja dan dapat mengaki-
batkan
kecelakaan.
Jika
Anda
mengembalikan tuas transmisi dari
“N” ke “M” karena tidak sengaja,
posisi gigi akan bergeser sesuai
dengan kecepatan kendaraan seka-
rang.
• Jangan menggunakan rem tangan
saat mengemudi, hal ini dapat
menyebabkan selip dan terjadi
kecelakaan.
3-12
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 66
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
kembali bergeser secara otomatis. Ini
akan memakan waktu, kebisingan dapat
didengar dari roda gigi, dan pergeseran
gigi menyentak dapat terjadi. Akan
Tetapi, hal ini tidak menunjukkan mal-
fungsi.
• Indikator "N" akan menyala, tekan pedal
rem indikator akan menyala dan suara
peringatan buzzer (suara pulsa panjang)
akan terdengar jika ada kasus berikut
terjadi;
– Jika Anda menggeser tuas transmisi
dari posisi "N" ke "M" tanpa menekan
pedal rem
– Jika sistem tidak dapat mencoba kem-
bali perpindahan gigi Anda harus
menekan pedal rem dan menggeser
tuas transmisi ke posisi "N", kemudian
beberapa detik kemudian beralih ke
posisi "M" lagi.
3) Lepaskan rem tangan dan pedal rem.
Tekan pedal gas perlahan untuk awalan
yang lembut.
Jalan menanjak / turun bukit:
Jalan menanjak
1) Gunakan rem tangan secara perlahan
agar kendaraan tidak mundur kebe-
lakang.
2) Pindahkan tuas transmisi ke posisi “M”
sementara pedal rem di injak. Pastikan
informasi yang muncul pada intrument
cluster adalah gigi 1.
3) Lepas pedal rem dan tekan pedal gas
perlahan, dan saat kendaraan mulai
bergerak, lepas rem tangan dan tekan
pedal gas untuk memulai menanjak.
HIMBAUAN
• Jika tuas transmisi tidak bisa
bergeser dalam posisi apapun,
atau gigi berubah otomatis ke
posisi "N" kecepatan kendaraan
menjadi kurang dari 10 km/h, mun-
gkin ada sistematis malfungsi.
Dalam hal ini, tanyakan Dealer
SUZUKI Anda untuk memeriksa
sistem perpindahan gigi otomatis
sesegera mungkin.
• Mode manual (M) tidak dapat pin-
dah gigi bahkan saat batas putaran
mesin tercapai.
• Sistem tidak mengijinkan perpinda-
han gigi naik atau turun.
• Jika frekuensi berkendara pada
kecepatan rendah menggunakan
posisi gigi tinggi, dapat menyebab-
kan kopling cepat aus.
• Sering menurunkan gigi (lebih dari
3 posisi berturut-turut) dan menye-
babkan transmisi cepat aus.
PERINGATAN
Menghidupkan mesin
1) Hidupkan mesin.
2) Injak pedal rem, Pindahkan tuas trans-
misi ke posisi “M”. saat berada pada
posisi “M” menandakan bahwa telah
masuk gigi 1.
Selalu menjaga kaki Anda pada pedal
rem atau tarik rem tangan sementara
berhenti dengan mesin menyala. Hal
ini mencegah kendaraan menyala
karena aktivasi fungsi creeping yang
tidak disengaja.
CATATAN:
• Jika gigi 1 tidak dapat bergerak meski-
pun tuas transmisi telah bergeser dari
posisi "N" ke "M", sistem akan mencoba
3-13
HIMBAUAN
Jangan
mengoperasikan
sistem
sebagaimana yang dijelaskan beri-
kut. kemungkinan kopling cepat aus.
• Menggunakan pedal gas untuk
menahan kendaraan saat jalan
menanjak dengan tuas transmisi
berada pada posisi “M” atau “D”.
Jika Anda menggunakan hal ini
dalam jangka waktu tertentu, suara
peringatan buzzer akan terdengar.
• Memindahkan tuas transmisi ke
posisi “M”, “D” atau “R” saat
mesin berputar kencang.
• Mengemudi pada kecepatan rendah
dengan gigi tinggi.
• Berhenti pada tanjakan bukit den-
gan menggunakan fungsi creeping.
Jika Anda menggunakan hal ini
dalam jangka waktu tertentu, suara
peringatan buzzer akan terdengar.
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 67
HIMBAUAN
Pada sebuah lereng bukit, jangan
pernah menahan kendaraan hanya
menggunakan pedal gas atau fungsi
creeping. Jika Anda melakukan hal
ini untuk periode waktu tertentu,
buzzer peringatan akan berbunyi, dan
dalam beberapa kasus mesin akan
mogok. Hal ini juga dapat menyebab-
kan kerusakan yang berlebihan pada
kopling.
76MH0A062
CATATAN:
• Jika gigi mundur tidak bisa bergerak
meskipun tuas perpindahan gigi telah
bergeser dari posisi "N" ke "R", sistem
akan mencoba kembali bergeser secara
otomatis. Ini akan memakan waktu,
kebisingan dapat didengar dari roda gigi,
dan pergeseran gigi syok dapat terjadi.
Akan Tetapi, hal ini tidak menunjukkan
malfungsi.
• Indikator "N" akan menyala, tekan pedal
rem dan bel peringatan buzzer (suara
pulsa panjang) akan terdengar jika ada
kasus berikut terjadi;
– Jika Anda menggeser tuas dari posisi
"N" ke "R" tanpa menekan pedal rem
– Jika sistem tidak dapat mencoba kem-
bali pergeseran Anda harus menekan
pedal rem dan menggeser tuas trans-
misi ke posisi "N", dalam beberapa
detik kemudian geser kembali ke
posisi “R”.
• Sistem tidak akan membiarkan bergeser
ke posisi "R" jika kecepatan kendaraan
lebih 3 km/h. Jika perpindahan gigi diop-
erasikan di bawah kondisi ini, indikator
"N" di instrumen cluster akan berkedip.
Jalan menurun
1) Tekan pedal rem dan geser tuas trans-
misi ke posisi "M". Pastikan telah
berada pada gigi 1 dengan memeriksa
indikator posisi gigi.
2) Lepaskan pedal rem dan tekan pedal
gas perlahan. Bahkan jika pedal gas
tidak ditekan, kopling akan bekerja
ketika kecepatan kendaraan mening-
kat.
Back up
Setelah kendaraan berhenti dengan sem-
purna, tekan pedal rem dan pindahkan
tuas transmisi ke posisi “R”. Tekan pedal
gas perlahan saat mulai dari gigi 1. Sebe-
lum back up, Pastikan posisi pada gigi
mundur
dengan
memeriksa
indikator
posisi gigi.
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Namun, ketika kendaraan kecepatan
turun di bawah sekitar 3 km/h, gigi akan
bergeser untuk mundur. Pastikan bahwa
kendaraan telah berhenti sepenuhnya
sebelum beralih ke posisi "R".
HIMBAUAN
Pada sebuah lereng bukit, jangan
pernah menahan kendaraan hanya
menggunakan pedal gas atau fungsi
creeping. Jika Anda melakukan hal
ini untuk periode waktu tertentu,
buzzer peringatan akan berbunyi, dan
dalam beberapa kasus mesin akan
mogok. Hal ini juga dapat menyebab-
kan kerusakan yang berlebihan pada
kopling.
Berhenti
Kendaraan
dapat
dihentikan
dengan
menekan pedal rem tanpa posisi gigi. Hal
ini karena kopling otomatis tidak terlibat
untuk mencegah mesin dari berhenti.
• Jika tuas transmisi berada pada posisi
“D”, gear transmisi akan turun ke gigi 1
saat kendaraan berhenti.
• Jika tuas transmisi berada pada posisi
“M”, gear transmisi akan turun ke gigi 1
saat kendaraan berhenti.
3-14
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 68
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
PERINGATAN
HIMBAUAN
• Saat berhenti, contoh pada lampu
merah, pastikan untuk menekan
pedal rem dengan benar. Untuk
keselamatan Anda, gunakan rem
tangan juga, saat berhenti di bukit.
• Saat
memacu
mesin,
pastikan
transmisi berada pada posisi “N”
dengan cara melihat indikator.
• Jangan meninggalkan kendaraan
Anda saat mesin menyala.
• Saat
meninggalkan
kendaraan,
matikan mesin dan parkir dengan
gigi terhubung. Jika Anda butuh
meninggalkan kendaraan dengan
mesin menyala gunakan rem tan-
gan, dan posisi tuas transmisi di
“N”.
• Pada sebuah lereng bukit, jangan
pernah menahan kendaraan hanya
menggunakan
pedal
gas
atau
fungsi creeping. Jika Anda melaku-
kan hal ini untuk periode waktu ter-
tentu,
buzzer
peringatan
akan
berbunyi,
dan
dalam
beberapa
kasus mesin akan mogok. Hal ini
juga dapat menyebabkan keru-
sakan
yang
berlebihan
pada
kopling.
• Jika tuas perpindahan gigi dioper-
asikan lebih dari yang diperlukan,
sistem mungkin tidak mengijinkan
pengoperasian perpindahan gigi
tuas untuk jangka waktu tertentu,
dan gigi tidak mungkin bergeser
tepat. Oleh karena itu, jangan laku-
kan perpindahan gigi jika tidak
diperlukan.
Parkir
Tidak
seperti
transmisi
otomatis,
Pergeseran transmisi auto tidak memiliki
posisi parkir. Kendaraan dapat diparkir
dengan perpindahan tuas transmisi dalam
posisi apapun.
1) Gunakan rem tangan.
2) Saat menekan pedal rem, pindahkan
tuas transmisi ke posisi “R” pada jala-
nan menurun di bukit, dan untuk posisi
1 mode drive (D) atau posisi "M (1)"
pada mode manual (M) lereng bukit
3-15
dan mengkonfirmasi posisi gigi dengan
memeriksa indikator posisi gigi.
3) Matikan mesin.
CATATAN:
• Setelah mesin mati, posisi gigi pada
transmisi tidak dapat dirubah bahkan
jika tuas transmisi dipindahkan ke posisi
lain. Selalu geser tuas transmisi sebe-
lum menghentikan mesin.
• Periksa posisi gigi transmisi dengan
melihat indikator posisi gigi, kemudian
putar kunci kontak off untuk menghenti-
kan mesin. Lepaskan pedal rem setelah
beberapa detik. Perpindahan tuas trans-
misi akan terkunci dalam posisi itu ketika
kunci kontak dimatikan.
PERINGATAN
• Jika transmisi tidak berada di
posisi yang tepat sebelum kunci
kontak dimatikan, kendaraan mun-
gkin tidak diparkir dengan posisi
transmisi yang tepat. Selalu pasti-
kan
Posisi
transmisi
dengan
memeriksa indikator posisi trans-
misi saat parkir.
• Jika transmisi terakhir berada di
posisi "N", kendaraan tidak dapat
diparkir dengan gigi terhubung.
Membatalkan parkir
Tekan pedal rem, putar kunci kontak ke
posisi “ON”, dan pindahkan tuas transmisi
ke posisi “N” gigi akan dipisahkan.
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 69
Fungsi peringatan
Sebuah buzzer peringatan akan berbunyi
atau indikator akan berkedip dalam kondisi
sebagai berikut.
Indikator gigi “1” Berkedip
Ketika lampu indikator gigi “1” berkedip,
Anda harus menekan pedal rem dan geser
tuas transmisi ke posisi “N”, kemudian
geser ke posisi “D” atau “M” lagi dalam
beberapa detik kemudian.
Peringatan Buzzer
• Kopling overheat karena beban berlebih
• Fungsi creeping aktif dalam jangka
waktu yang lama.
Indikator gigi mundur “R” Berkedip
Ketika lampu indikator gigi mundur “R”
berkedip, Anda harus menekan pedal rem
dan geser tuas transmisi ke posisi “N”,
kemudian geser ke posisi “R” lagi dalam
beberapa detik kemudian.
HIMBAUAN
Dalam kasus di atas, menepi ke ping-
gir jalan dan hentikan mesin, kemu-
dian tanyakan ke dealer SUZUKI
Anda untuk memeriksakan kenda-
raan Anda. Jika tidak, disc clutch
mungkin rusak.
• Kunci kontak diputar ke posisi "LOCK"
dengan gigi di 2, 3, 4 atau 5. Dalam hal
ini, putar kunci kontak ke posisi "ON"
dan pindahkan tuas transmisi pada
posisi "N", bergeser ke posisis "D" atau
"M" atau "R", kemudian putar kunci kon-
tak ke posisi "LOCK".
• Selama berhenti, pintu pengemudi dib-
uka dengan tuas transmisi di posisi "R",
"D" atau "M" sementara mesin sedang
bekerja.
Indikator “N” Berkedip
Ketika lampu indikator “N” berkedip, Anda
harus menekan pedal rem dan geser tuas
transmisi ke posisi “N”.
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Pengereman
CONTOH
60G165S
Jarak pengereman yang diperlukan ken-
daraan berbanding lurus dengan kecepa-
tannya. Sebagai contoh, jarak pengere-
man pada kecepatan 60 km/jam kurang
lebih 4 kali jarak pengereman pada kece-
patan 30 km/jam. Jaga jarak dengan
kendaraan di depan, dan lakukan pengere-
man secara bertahap.
3-16
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 70
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Indikator Perpindahan Gigi
Transmisi manual
PERINGATAN
• Jika air masuk ke brake drum, kerja
rem menjadi lebih buruk dan tidak
dapat diperkirakan. Setelah mele-
wati banjir atau dicuci, tes pengere-
man
dengan
berjalan
perlahan
hingga pengereman kembali nor-
mal. Jika rem kurang efektif, injak
pedal rem berulangkali hingga pe-
ngereman benar-benar normal
67LH00301
Ketika kunci kontak diputar ke posisi “ON”,
lampu ini akan menyala sekilas sehingga
Anda dapat memeriksa lampu indikator
perpindahan gigi bekerja. Jika lampu ind-
ikator perpindahan gigi menyala saat
mengemudi, kami menyarankan Anda
untuk menaikan atau menurunkan gigi.
Perpindahan gigi yang tepat pada saat
mengemudi dapat mengurangi tekanan
mesin dan meningkatkan efisiensi kon-
sumsi bahan bakar.
Untuk penjelasan tentang cara menggu-
nakan
transmisi,
lihat
“Menggunakan
Transmisi” di bagian ini.
3-17
Contoh indikator perpindahan gigi
CONTOH
Tampilan
Penjelasan
Posisi gigi lebih rendah
untuk kecepatan kenda-
raan dan / atau putaran
mesin. Disarankan pin-
dah ke gigi yang lebih
tinggi
Posisi gigi lebih tinggi
untuk kecepatan kenda-
raan dan / atau putaran
mesin. Disarankan pin-
dah ke gigi yang lebih
rendah.
CATATAN:
Saat mengemudi di posisi gigi yang opti-
mal, tanda panah atas/bawah tidak mun-
cul. Namun hal ini bukanlah kerusakan.
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 71
Auto Gear Shift (AGS)
Untuk lebih lengkapnya mengacu pada
bab “Menggunakan Transmisi”.
CONTOH
PERINGATAN
Indikator gear shift di desain untuk
menunjukkan posisi gigi yang opti-
mal saat Mengemudi, namun penge-
mudi harus selalu waspada saat
mengemudikan kendaraannya dari
sistem atau perubahan gigi pada ind-
ikator ini.
Jangan selalu melihat indikator per-
pindahan gigi saat mengemudi, per-
hatikan lingkungan mengemudi di
sekitar Anda, naik dan turunkan gigi
jika diperlukan.
(1)
67LS10305
1. Indikator gear shift
CATATAN:
• Jika Anda melepas kaki dari pedal gas
saat tanda panah atas muncul, indikator
akan menginformasikan posisi gigi saat
ini.
• Indikator perpindahan gigi mungkin ber-
beda dengan kondisi mengemudi ter-
gantung dari kecepatan kendaraan dan
putaran mesin.
Indikator gear shift menampilkan informasi
saat kunci kontak berada pada posisi “ON”
dan menggunakan mode manual.
Sistem
kontrol
elektronik
memonitor
kondisi mengemudi (seperti kecepatan
kendaraan dan/atau putaran mesin), dan
menunjukkan posisi gigi mana yang sesuai
dengan kondisi mengemudi Anda yang di
tampilkan indikator pada instrumen panel.
Jika tanda panah atas muncul saat
mengemudi,
Kami
merekomendasikan
Anda untuk menaikkan gigi sampai tanda
panah hilang. Hal ini mengoptimalkan
posisi gigi saat mengemudi untuk mengh-
indari putaran mesin berlebih dan tekanan
pada mesin, serta meningkatkan konsumsi
bahan bakar.
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
3-18
67LS0N12N
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Halaman 72
MENGOPERASIKAN KENDARAAN
Contoh indikator perpindahan gigi
Tanda
Penjelasan
Posisi gigi yang lebih rendah dipilih untuk kecepatan kendaraan dan/atau putaran
mesin. Dianjurkan pindah ke gigi lebih tinggi.
• Dalam hal ini pindah ke gigi 5 sangat dianjurkan.
Posisi gigi saat ini optimum untuk kecepatan kendaraan dan/atau putaran mesin.
• Dalam hal ini, gigi 4 yang terbaik.
3-19
67LS0N12N
PETUNJUK MENGEMUDI
Halaman 73
60G409N
PETUNJUK MENGEMUDI
PETUNJUK MENGEMUDI
Tes Jalan .............................................................................. 4-1
Catalytic Converter ............................................................. 4-1
Pemakaian Bahan Bakar yang Ekonomis ......................... 4-2
Mengemudi pada Kecepatan Tinggi .................................. 4-3
Mengemudi di Daerah Berbukit ......................................... 4-3
Mengemudi di Jalan Licin .................................................. 4-4
4
67LS0N12N
PETUNJUK MENGEMUDI
Halaman 74
PETUNJUK MENGEMUDI
Tes Jalan
Catalytic Converter
HIMBAUAN
Umur mesin kendaraan ditentukan
oleh perawatan dan pemakaian mulai
dari saat kendaraan masih baru. Yang
penting adalah mengikuti petunjuk
selama
pengoperasian
kendaraan
pada 960 km. pertama.
• Panaskan mesin (khususnya pagi
hari) sebelum dijalankan
• Setelah
mesin
hidup,
jangan
menginjak pedal gas dengan kasar
(me- ngayun), panaskan secara
perlahan.
• Jangan menekan pedal gas terlalu
dalam saat menghidupkan mesin.
• Jika mungkin hindari pengereman
mendadak, terutama pada 320 km.
pertama.
• Jangan menggunakan gigi tinggi
saat
melaju
pada
kecepatan
rendah.
• Lakukan
pengendaraan
dengan
kecepatan sedang.
• Jangan digunakan untuk menderek
pada 960 km pertama.
52D078.
PERINGATAN
• Kenakan
selalu
sabuk
kesela-
matan.
Meski
kendaraan
Anda
dilengkapi air bag, selalu gunakan
sistem pengaman untuk penge-
mudi dan semua penumpang. Lihat
petunjuk pada “Sistem Sabuk Kes-
elamatan dan Pengaman Anak”.
• Jangan mengemudi dibawah pe-
ngaruh
alkohol
dan
narkotika.
Hindari mengemudi kendaraan saat
lelah, sakit, iritasi atau stress.
4-1
80G106
Kegunaan catalytic converter adalah untuk
meminimalkan jumlah polutan berbahaya
pada gas buang kendaraan Anda. Penggu-
naan bahan bakar dengan timbal pada
kendaraan yang dilengkapi catalytic con-
verter tidak diperbolehkan, timbal dapat
merusak komponen penyerap polutan
pada sistem catalyst.
Converter didesain untuk pengendaraan
normal dan menggunakan bahan bakar
tanpa timbal. Tidak diperlukan perawatan
khusus. Meski demikian penting sekali
menjaga kondisi penyetelan mesin yang
baik. Pengapian yang tidak tepat dari
penyetelan yang kurang baik dapat beraki-
bat overheat pada catalyst. Hal ini dapat
merusak catalyst dan komponen lainnya.
67LS0N12N
PETUNJUK MENGEMUDI
Halaman 75
HIMBAUAN
Untuk
meminimalkan
kerusakan
pada catalyst atau komponen lain:
• Perhatikan selalu penyetelan mesin
kendaraan Anda.
• Jika mesin tidak berfungsi, seperti
pengapian kurang sempurna atau
hilang tenaga, lakukan perbaikan
segera.
• Jangan
mematikan
mesin
saat
transmisi bekerja dan kendaraan
sedang bergerak.
• Jangan mencoba menghidupkan
mesin dengan cara mendorong
atau diderek kendaraan lain, atau
meluncur dari ketinggian.
• Selama melakukan tes diagnosa
jangan melepas kabel busi pada
putaran idle.
• Jangan melakukan putaran idle ter-
lalu lama jika putaran idle terasa
kasar atau ada kerusakan.
• Jangan biarkan tangki bahan bakar
hingga kosong.
PERINGATAN
Hati-hati saat memarkir kendaraan
yang dilengkapi catalytic converter
dan komponen gas buang lainnya
yang dapat menjadi sangat panas.
Jangan memarkir atau menjalankan
kendaraan di tempat yang mudah
tebakar seperti semak-semak atau
banyak daun kering.
PETUNJUK MENGEMUDI
Pemakaian Bahan Bakar yang
Ekonomis
Petunjuk di bawah ini akan membantu
Anda dalam penggunaan bahan bakar
yang ekonomis.
Hindari putaran idle yang berlebihan
Jika Anda berhenti lebih dari satu menit
saat kendaraan diparkir, matikan mesin.
Ketika memanaskan mesin dalam kondisi
dingin, jangan biarkan putaran mesin idle
atau hingga throttle membuka penuh
hingga suhu kerja normal. Biarkan mesin
panas saat berjalan.
54G584SN
Hindari start “cepat”
Melaju dengan cepat setelah lampu merah
atau keadaan berhenti memboroskan ben-
sin dan mesin menjadi tidak awet.
Hindari terlalu sering berhenti
Usahakan mengendarai pada kecepatan
konstan/tetap. Menurunkan kecepatan ber-
henti dan menambah kecepatan secara
berulang-ulang membutuhkan lebih ba-
nyak bensin.
Jaga kecepatan konstan
Kendarai kendaraan pada kecepatan kon-
stan sedapat mungkin.
4-2
67LS0N12N
PETUNJUK MENGEMUDI
Halaman 76
PETUNJUK MENGEMUDI
Bersihkan saringan udara
Mengemudi pada Kecepatan
Tinggi
Saat mengendarai pada kecepatan tinggi,
perhatikan hal-hal berikut:
• Jarak pengereman yang lebih panjang.
Jaga jarak dengan kendaraan di depan
Anda untuk jarak pengereman yang
aman.
• Pada kondisi hujan dapat terjadi “hydro-
planing”, yakni hilangnya kontak antara
ban dengan jalan karena adanya efek
film air. Pada kondisi ini dapat terjadi hi-
lang kendali kendaraaan setiap waktu,
turunkan kecepatan pada saat hujan.
• Pada kecepatan tinggi, kendaraan akan
dipengaruhi angin dari samping. Hati-
hati kurangi kecepatan karena adanya
efek saat seperti keluar dari terowongan,
daerah perbuktian atau disalip ken-
daraan besar.
CONTOH
60A183S
Saringan udara yang kotor menyebabkan
udara bersih tersumbat, mengakibatkan
output tenaga menurun dan peningkatan
konsumsi bahan bakar.
Minimalkan beban kendaraan
Semakin berat beban kendaraan, kon-
sumsi bahan bakar semakin besar. Keluar-
kan barang-barang yang tidak diperlukan
dari dalam bagasi.
Sesuaikan tekanan ban
Ban yang kurang angin, menyebabkan
beban kendaraan bertambah besar. Se-
suaikan tekanan ban dengan spesifikasi
yang terdapat pada pilar pintu pengemudi.
4-3
Mengemudi di Daerah
Berbukit
67LS10401
• Saat menanjak, kendaraan akan melam-
bat seperti kehilangan tenaga. Jika hal
ini terjadi, pindah ke posisi gigi yang
lebih rendah agar mesin dapat ber-
operasi kembali dengan tenaga normal,
naikkan gigi perlahan agar mesin tidak
kehilangan momen.
• Pada jalan menurun, mesin harus digu-
nakan untuk pengereman dengan ber-
pindah ke gigi yang lebih rendah.
67LS0N12N
PETUNJUK MENGEMUDI
Halaman 77
Mengemudi di Jalan Licin
PERINGATAN
Jangan menahan rem terlalu lama
atau
terlalu
sering
saat
jalan
menurun dan panjang, karena akan
menjadikan rem panas, sehingga rem
tidak dapat bekerja maksimal. Kega-
galan dalam memperhatikan hal ini
dapat mengakibatkan hilangnya kon-
trol kendaraan.
HIMBAUAN
Pada jalan menurun, jangan memutar
kunci
kontak
ke
posisi
‘LOCK’,
karena akan mengakibatkan keru-
sakan sistem kontrol emisi.
60G089SN
Dalam kondisi jalan basah Anda harus
mengemudi
dengan
kecepatan
lebih
rendah dibandingkan mengemudi di jalan
yang kering, karena kemungkinan ban
selip saat pengereman. Ketika mengemudi
di jalan yang licin atau berlumpur, kurangi
kecepatan dan hindari percepatan menda-
dak, tiba-tiba mengerem atau memutar
kemudi dengan tajam.
PETUNJUK MENGEMUDI
Rantai Ban (jika dilengkapi)
Rantai ban hanya boleh digunakan pada
saat diperlukan untuk meningkatkan traksi.
Pastikan rantai yang digunakan sesuai
untuk ban kendaraan Anda. Pastikan ada
jarak antara fender dan rantai yang dipas-
ang.
Pasang rantai ban depan dengan kuat,
sesuai dengan petunjuk pembuat rantai.
Kencangkan rantai setelah berkendara 1
km jika diperlukan. Pasang rantai pada
drive secara perlahan.
HIMBAUAN
• Jika Anda mendengar rantai me-
nyentuh bagian kendaraan, ber-
henti dan kencangkan.
• Jika roda dilengkapi penutup roda
penuh, lepas penutup tersebut
sebelum memasang rantai atau
penutup roda bisa rusak oleh pita
rantai.
4-4
67LS0N12N
PETUNJUK MENGEMUDI
Halaman 78
PETUNJUK MENGEMUDI
Jika Kendaraan Terperosok
Jika kendaraan terperosok di lumpur atau
pasir, ikuti petunjuk berikut ini:
HIMBAUAN
Maju/mundur (mengayun) kendaraan
terlalu lama akan mengakibatkan
mesin
overheat
dan
kerusakan
sistem transmisi.
1) Pindahkan tuas transmisi maju dan
mundur (atau gigi 1 untuk transmisi
manual) dan mundur. Ini akan membuat
gerakan mengayun yang memberikan
Anda momen untuk membebaskan
kendaraan. Tekan pedal gas perlahan
agar putaran roda minimum. Jangan
memaksa mesin. Putaran roda yang
terlalu cepat akan menyebabkan ban
akan semakin terperosok, sehingga
makin sulit untuk membebaskan kenda-
raan.
2) Jika
kendaraan
tetap
terperosok
setelah beberapa menit mobil diayun,
kami sarankan Anda untuk berkonsul-
tasi ke BeRes SUZUKI atau layanan
bantuan terdekat.
54G638SN
PERINGATAN
Tidak dibenarkan berdiri dekat kend-
aran yang sedang berusaha keluar
dari lumpur/pasir, dan jangan memu-
tar roda lebih dari 40 km/jam. Jika
putaran roda terlalu tinggi dapat
menyebabkan terjadinya kecelakaan
baik dengan orang yang bersangku-
tan atau kendaraan.
WARNING
Perhatikan hal-hal berikut ini untuk
kenyamanan Anda:
• Pastikan ban dalam kondisi baik
(spesifikasi maupun tekanannya).
Lihat “Ban” pada “PEMERIKSAAN
DAN PERAWATAN”.
(Bersambung)
4-5
PERHATIAN
(Lanjutan)
• Jangan menggunakan ban yang
tidak sesuai spesifikasi SUZUKI.
Jangan menggunakan ban dengan
ukuran atau tipe yang berbeda
antara depan dan belakang. Lihat
informasi spesifikasi ban, pada
Label yang terdapat di pilar pintu
pengemudi.
• Jangan menggunakan ban yang
terlalu besar atau shock absorber
khusus yang terlalu tinggi, karena
akan merubah karakteristik ken-
daraan. Ban oversize juga akan
bergesekan dengan fender saat
melalui
gundukan
yang
dapat
menyebabkan kerusakan kenda-
raan atau ban.
• Setelah melewati banjir, tes penger-
eman sambil berjalan perlahan
untuk mengetahui efektivitas pen-
gereman masih normal. Jika pen-
gereman ditemukan tidak normal,
keringkan dengan cara mengerem
beberapa kali sambil berjalan perla-
han hingga efektivitas pengere-
man normal kembali.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 79
60G407
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
PERLENGKAPAN DAN PENGON-
TROL LAIN
Sistem Pengatur Udara (A/C) ............................................. 5-1
Antena Radio (jika dilengkapi) ........................................... 5-3
Sistem Audio (jika dilengkapi) ........................................... 5-4
Pengoperasian Dasar ......................................................... 5-7
Memainkan CD .................................................................... 5-9
Mendengarkan MP3/WMA/AAC .......................................... 5-12
Mengoperasikan Radio ....................................................... 5-16
Pengoperasian iPod ............................................................ 5-18
Pengoperasian USB ............................................................ 5-22
Fungsi AUX .......................................................................... 5-26
Jam ....................................................................................... 5-28
Remote Control Audio (jika dilengkapi) ............................ 5-34
Tutup Bahan Bakar ............................................................. 5-42
Kap Mesin ............................................................................ 5-43
Sun Visor ............................................................................. 5-44
Switch Lampu Interior ........................................................ 5-45
Soket Aksesoris (jika dilengkapi) ...................................... 5-46
Assist Grip (jika dilengkapi) ............................................... 5-46
Laci ....................................................................................... 5-46
Tempat Gelas ....................................................................... 5-47
Tempat Penyimpanan Bawah (jika dilengkapi) ................ 5-47
Kantung Sandaran Depan (jika dilengkapi) ...................... 5-48
Karpet Lantai ....................................................................... 5-49
Roof Rail (jika dilengkapi) .................................................. 5-49
Pengait Frame ..................................................................... 5-50
5
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 80
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Sistem Pengatur Udara (A/C)
CONTOH
1
2
2
1
67LSA05001
1. Outlet samping
2. Outlet tengah
5-1
Outlet samping
63J045
Ketika “Open”, udara keluar melalui posisi
selektor.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 81
Uraian Kontrol
CATATAN:
Selama A/C beroperasi, Anda mungkin
akan melihat sedikit perubahan pada
putaran mesin. Perubahan ini adalah nor-
mal, sistem ini dirancang sedemikian rupa
agar kompresor dapat on dan off.
Semakin sedikit kompresor beroperasi
maka konsumsi bahan bakar akan sema-
kin irit.
(1)
(2)
S67LH05013
Selektor blower (1)
Untuk menghidupkan dan memilih putaran
blower dengan cara memutar selektor.
Switch selektor A/C (2)
Digunakan untuk memilih suhu dengan
cara memutar switch selektor.
Switch selektor juga berfungsi untuk
menghidupkan dan mematikan sistem
pendingin udara dengan cara diputar.
Untuk mengaktifkan sistem pendingin
udara, putar switch selektor ke posisi
selain “OFF”. Ketika switch selektor di
posisi “OFF”, sistem pendingin udara tidak
akan aktif.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Perawatan
Jika A/C tidak digunakan dalam waktu
lama, misalnya pada musim dingin, mun-
gkin tidak memberikan kinerja yang baik
ketika Anda mulai menghidupkan kembali.
Untuk membantu mempertahankan kinerja
dan daya tahan A/C Anda, secara berkala
hidupkan A/C selama satu menit, minimal
sebulan sekali. Sirkulasi refrigerant dan oli
dapat mencegah kerusakan komponen.
Jika udara yang keluar dari sistem pendin-
gin tidak nyaman dan optimal, segera laku-
kan pemeriksaan pada sistem A/C.
CATATAN:
Kendaraan Anda menggunakan A/C refri-
gerant HFC-134a, biasa disebut “R-134a”.
R-134a menggantikan R-12 sekitar tahun
1993 untuk aplikasi otomotif. Refrigerant
lain tersedia, sepertii daur ulang R-12,
tetapi hanya R-134a yang harus digu-
nakan pada kendaraan Anda.
HIMBAUAN
Penggunaan refrigerant yang salah
dapat
menyebabkan
kerusakan
sistem A/C. Gunakan selalu refrige-
rant R-134a. Jangan mengganti atau
mencampur R-134a dengan refrige-
rant lain.
5-2
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 82
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Antena Radio (jika dilengkapi)
CONTOH
70K093
Antena radio dapat ditarik atau dicabut.
HIMBAUAN
Untuk menghindari kerusakan antena
radio, Lepas antena pada kondisi
berikut.
• Mencuci mobil otomatis.
• Antena menyentuh sesuatu seperti
atap garasi / tempat parkir.
• Memasang penutup mobil.
5-3
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 83
Sistem Audio (jika dilengkapi)
AM/FM CD PLAYER
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
5-4
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 84
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Informasi Keselamatan
Tentang Disc
Pencegahan
•
Saat bagian dalam kendaraan menjadi
sangat dingin dan player segera digu-
nakan setelah menghidupkan heater,
kemungkinan akan terbentuk uap air
pada disc atau bagian optical player
dan mungkin tidak berfungsi dengan
baik. Jika ada uap air pada disc, ber-
sihkan dengan kain yang halus. Jika
ada uap air di bagian optical player,
jangan menggunakan player selama
lebih kurang satu jam, tunggu agar
kondensasi yang terjadi menghilang
dengan sendirinya.
•
Pengendaraan di jalan rusak dapat
menyebabkan suara terputus.
•
Unit ini memliki cara keja yang presisi.
Jika timbul masalah, jangan membuka
case, membongkar unit, atau melumasi
bagian yang berputar. Bawa unit ke
Dealer SUZUKI.
PERINGATAN
Jika Anda selalu memperhatikan atau
melihat tampilan sistem audio saat
mengemudi, kecelakaan dapat ter-
jadi. Jika Anda mengatur volume
suara terlalu keras, dapat membuat
Anda tidak fokus pada kondisi jalan
dan lalu lintas.
• Fokuskan pikiran dan mata Anda
ke jalan saat mengemudi.
Jangan memperhatikan atau meli-
hat tampilan sistem audio terlalu
sering.
• Membiasakan diri dengan sistem
kontrol audio dan pengoperasian-
nya sebelum mengemudi.
• Set stasiun radio favorit Anda
sebelum
mengemudi
sehingga
Anda dapat dengan mudah meng-
gantinya.
• Set volume suara ke tingkat yang
memungkinkan Anda untuk terus
menyadari kondisi jalan dan lalu
lintas sekitar saat mengemudi.
5-5
Pemberitahuan pada penanganan
(A)
Unit ini didesain khusus untuk memainkan
CD dengan tanda (A).
Disc lain tidak diperkenankan.
Melepas disc
Cara yang benar
memegang CD
Untuk melepas CD dari tempat penyim-
panan, tekan bagian tengah case dan ang-
kat disc, pegang disc di bagian pinggirnya.
Jangan menyentuh permukaan disc.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 85
Untuk menghilangkan sidik jari dan koto-
ran, gunakan kain yang halus, lakukan dari
bagian tengah ke pinggir CD.
Jangan menempel label pada permukaan
CD atau membuat tanda dengan pensil
atau pen.
(B)
(B)
(C)
Jangan menggunakan pemutih atau pem-
bersih sejenis, spray anti-statik, atau thin-
ner untuk membersihkan CD.
Disc baru terkadang di bagian tengahnya
kasar. Ketika dimainkan, mungkin suara-
nya tidak beraturan. Gunakan ballpoint (B),
dll. untuk menghaluskan (C) bagian ujung
disc sebelum dimasukkan ke unit.
Jangan menggunakan CD jika goresannya
banyak, ukurannya tidak standar, atau
retak, dll. Disc semacam ini dapat merusak
kerja sistem.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Jangan meletakkan CD di tempat yang ter-
kena sinar matahari langsung atau sumber
panas lainnya.
CATATAN:
• Jangan menggunakan pelindung CD
atau disc dengan stablizer, dll.
Dikhawatirkan akan menempel pada
bagian mekanik internal dan merusak
disc.
• Disc CD-RW atau CD-R mungkin tidak
dapat dimainkan pada unit ini.
PERINGATAN
Ini adalah produk laser kelas 1. Peng-
gunaan selain yang ditentukan disini
dapat menyebabkan paparan radiasi
berbahaya.
Jangan membuka cover dan jangan
mencoba
memperbaiki
unit
ini
sendiri. Bawa ke teknisi ahli.
5-6
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 86
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Pengoperasian Dasar
(2)
(3)
(1)
(4)
(5)
5-7
(1) Display
(2) Tombol SOUND/BEEP TONE
(3) Tombol mute
(4) Tombol DISPLAY DAN MENU
(5) Tombol
POWER/kenop
VOLUME/
Penyetel EQ
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 87
Tombol power on/off
Tekan tombol power ON/OFF(5).
Unit akan memulai fungsinya sesuai mode
terakhir saat unit off.
Menyetel bass/treble/balance /fader
1) Tekan tombol SOUND (2) untuk memilih
mode suara yang diinginkan.
2) Setel mode suara dengan kenop
VOLUME (5).
Setiap kali ditekan, penyetelan suara
akan berubah sbb:
Penyetelan Volume
Putar kenop kontrol volume (5).
Putar searah jarum jam untuk mening-
gikan volume dan putar berlawanan arah
jarum jam untuk menurunkan volume.
CATATAN:
Saat mengendarai, setel volume hingga
suara dan/atau noise dari luar masih dapat
terdengar.
Preset-EQ
Preset-EQ
memanggil
berbagai
jenis
suara musik yang didengarkan.
Putar knob (5). Setiap kali tombol diputar,
Mode preset EQ akan berubah sebagai
berikut:
Mute
Tekan tombol MUTE (3) untuk mengecil-
kan suara.
Tekan tombol MUTE (3) sekali lagi, untuk
mengembalikan ke volume asal.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
OFF (FLAT)
JAZZ
ROCK
POP
CLASSIC
HIP-HOP
CATATAN:
Setelah switch dimatikan dan dihidupkan,
setting EQ akan mengikuti sebelumnya
5-8
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 88
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Memainkan CD
(1)
(2)
(4)
(3)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
5-9
(1) Tombol SOUND/BEEP TONE
(2) Tombol EJECT
(3) Tombol REPEAT
(4) Tombol RANDOM
(5) Slot memasukkan CD
(6) Tombol TEXT
(7) Tombol SCAN
(8) Tombol MODE
(9) Tombol DISPLAY
(10) Tombol UP/DOWN
(10)
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 89
Memasang CD
•
CD diletakkan dengan label meng-
hadap ke atas.
HIMBAUAN
• Jangan pernah memasukan jari,
tangan Anda atau benda lain ke
dalam slot CD.
• Jangan memasang CD jika ada
bagian label atau tape yang ter-
kelupas. Hal ini menyebabkan CD
tidak dapat keluar dan menyebab-
kan kerusakan.
•
Unit akan dimainkan secara otomatis
•
Slot CD akan menyala
•
Nomor track dan waktu, judul CD atau
judul track akan ditampilkan
Pemberitahuan pada penanganan
CATATAN:
•
Jika CD dimasukan dengan label
menghadap ke bawah, “CHECK 01”
akan ditampilkan
•
Memasukan dan mengeluarkan CD
dengan label menghadap ke atas
•
Jangan memasukan CD dengan uku-
ran 3 inch (8cm). mungkin mengakibat-
kan kerusakan.
•
Dual CD tidak dapat dimainkan di 1
unit. jika dual CD dimasikan. mungkin
tidak CD tidak dapat dikeluarkan dari
unit.
Unit ini didesain khusus untuk memainkan
CD dengan tanda (A).
Disc lain tidak diperkenankan.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Mengeluarkan CD
Tekan tombol eject CD (2).
Saat kunci kontak di posisi “LOCK” dan CD
yang dikeluarkan tidak diambil selama 15
detik, CD akan masuk kembali secara
otomatis. (fungsi auto reload).
Jika setelah ditekan tombol eject maka unit
akan kembali ke mode radio.
HIMBAUAN
Jika Anda memasukan CD secara
paksa sebelum auto reload bekerja,
permukaan disc dapat tergores.
Ketika akan memasukkan CD, keluar-
kan CD terlebih dahulu.
(A)
Mendengarkan CD
Ketika CD dimasukkan, secara otomatis
akan dimainkan.
5-10
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 90
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Memilih MODE CD
Tekan MODE CD (8) untuk merubah ke
mode CD dari mode lain.
Memainkan ulang
Tekan tombol RPT (3) lampu RPT akan
menyala
dan mengulang track
yang
dimainkan.
Memilih track
•
Tekan tombol track up (10) untuk men-
dengarkan track berikutnya.
•
Tekan tombol track down (10) dua kali
untuk ke track sebelumnya. Menekan
sekali tombol track down (10), track
yang sedang dimainkan kembali ke
awal.
Memainkan Scan
Tekan tombol scan untuk mendengarkan
track 10 detik secara berurutan.
Tekan kembali tombol SCAN (7) untuk
membatalkan memainkan CD atau beralih
ke mode lain atau mematikan unit atau
mengeluarkan CD.
Fast forward/Rewind track
•
Tekan dan tahan tombol track Up (10)
untuk memainkan track berikut yang
diinginkan.
•
Tekan dan tahan tombol track down
(10) untuk mengulang track yang diing-
inkan.
Memainkan acak/random
Tekan tombol random (4).
Setiap kali tombol ditekan, mode Random
akan berganti sbb:
•
TRACK RANDOM
Lampu inidikator “RDM” akan menyala.
Track akan dimainkan secara acak.
5-11
Mengganti tampilan
Tekan tombol DISP (9).
Setiap kali tombol ditekan, tampilan akan
berganti sbb:
Track No. dan
Play time
Disc title
Track title
Clock
CATATAN:
• “NO TITLE” akan ditampilkan bila tidak
ada informasi dalam disc yang sedang
diputar
• Jika teks terdiri dari 8 karakter atau
kurang maka karakter tidak beralih. total
16 karakter yang ditampilkan pada dis-
play.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 91
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Mendengarkan MP3/WMA/AAC
(2)
(4)
(3)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
5-12
(1) Tombol FOLDER SKIP
(2) Tombol EJECT
(3) Tombol REPEAT
(4) Tombol RANDOM
(5) Slot memasukkan CD
(6) Tombol TEXT
(7) Tombol SCAN
(8) Tombol MODE
(9) Tombol DISPLAY
(10) Tombol UP/DOWN
(1)
(10)
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 92
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Mengubah mode CD
Tekan tombol MODE (8) untuk merubah ke
mode CD dari mode lainnya.
Tekan tombol random (4) dan lampu
indikator “RDM” akan menyala.
Track pada disc akan dimainkan secara
acak.
Memilih folder
Tekan tombol skip (1) untuk memilih folder
berikutnya dan sebelumnya
Memainkan ulang
Tekan tombol (3) dan lampu RPT menyala.
Setiap kali tombol ditekan, mode meng--
ulang akan berganti sbb:
•
FOLDER REPEAT
Lampu indikator “RPT dan FOLD” akan
menyala dengan menekan tombol
REPEAT (3) agak lama track dalam
folder akan dimainkan ulang.
•
REPEAT
Lampu indikator “RDM” akan menyala.
Track pada CD akan dimainkan ulang.
Memilih track
•
Tekan tombol up (10) untuk mende
ngarkan track berikutnya.
•
Tekan tombol down (10) dua kali untuk
ke track sebelumnya.
Menekan sekali tombol down (10),
track yang sedang dimainkan kembali
ke awal.
Fast forward/Rewind track
•
Tahan tombol Up (10) untuk memain-
kan track berikutnya.
•
Tekan tombol track Down (10) untuk
mengulang track.
•
Jika Anda menekan UP/DOWN (10)
hingga awal atau akhir disc, unit akan
memainkan dari track awal.
Memainkan SCAN
Tekan tombol scan untuk mendengarkan
track 10 detik secara berurutan.
•
FOLDER SCAN
Lampu indikator “SCN.dan FOLD”
akan menyala dengan menekan tom-
bol SCAN (7) agak lama akan dimain-
kan file pertama masing-masing folder
dalam 10 detik pertama.
•
SCAN
Lampu indikator “SCN” akan menyala.
dengan menekan tombol SCAN (7)
akan dimainkan file dalam 10 detik per-
tama.
Memainkan acak/random
•
FOLDER RANDOM
Tekan dan tahan tombol random (4).
Lampu indikator “RDM dan FOLD.”
akan menyala . Track akan dimainkan
acak dari folder yang berbeda.
•
RANDOM
5-13
Mengganti tampilan
Tekan tombol DISP (9).
Setiap kali tombol ditekan, tampilan akan
berganti sbb:
Folder No. & Track No.
Play time
Folder No. & Track No
Track Title
Folder Title
File title
Album Title
Artist Title
Clock
Tombol TEXT
Setiap kali tombol ditekan, judul akan
dimunculkan setiap 8 karakterr.
Jika ID3/tag tidak tersedia pada track,
akan ditampilkan “NO TITLE”.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 93
MP3/WMA
Apa itu MP3?
MP3 (MPEG audio layer3) adalah audio
format kompresi yang telah menjadi format
standar di kalangan pengguna PC. Kelebi-
hannya adalah data audio asli dikompresi
menjadi sekitar 1/10 dengan memperta-
hankan kualitas suara yang tinggi. Hal ini
memungkinan untuk menyimpan data
sekitar 10 CD musik pada satu disk CD-R /
RW, yang memungkinkan untuk memutar
musik untuk waktu lama tanpa harus
mengganti disk.
Hal-hal yang perlu diingat saat menggu-
nakan file MP3/WMA/AAC
Umum
•
Bit rate dan frekwensi yang tinggi dire-
komendasikan
untuk
menghasilkan
kualitas suara yang baik.
•
Tidak dianjurkan memilih VBR (Vari-
able
Bit
Rate).
Karena
dapat
menampilkan waktu secara salah dan
track lagu loncat-loncat.
•
Kualitas suara berbeda tergantung
kondisi encoding. Untuk rincinya, lihat
manual software dan software reka-
man.
Apa itu WMA?
•
Singkatan dari “Windows Media Audio.”
WMA adalah format kompresi audio
yang dikembangkan Microsoft.
•
Format file WMA yang DRM (Digital
Right Management) fungsi ON tidak
dapat dimainkan.
•
Logo windows MediaTM dan Windows®
HIMBAUAN
Jangan memberikan nama file “.mp3/
.wma/.m4a” untuk file yang bukan
format MP3/WMA/AAC. Karena dapat
mengakibatkan
kerusakan
pada
speaker dan pendengaran Anda.
adalah merek dagang terdaftar Micro-
soft Corporation di Amerika Serikat
dan negara lain.
Merekam
file
MP3/WMA/AAC
pada
media CD
•
Anda dianjurkan untuk meminimalisir
pembuatan disc yang berisi file CD-DA
dan file MP3/WMA/ACC.
•
Jika file CD-DA dan file MP3/WMA/
AAC berada pada disc yang sama,
track mungkin tidak dapat dimainkan
dengan benar atau mungkin tidak
Apa itu AAC?
•
Singkatan dari “Advanced Audio Cod-
ing”. AAC adalah format kompresi
audio
menggunakan
MPEG2
dan
MPEG4.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
dapat dimainkan sama sekali.
•
Ketika menyimpan data MP3 dan WMA
dalam disc yang sama, gunakan folder
yang berbeda untuk masing-masing
data.
•
Jangan merekam file selain MP3/
WMA/AAC dan folder yang tidak perlu
pada disc.
•
Nama file MP3/WMA/AAC harus ditam-
bahkan sesuai penjelasan berikut dan
sesuai sistem masing-masing file.
•
Extension file “.mp3”, “.wma” atau m4a
dipisahkan berdasarkan format ma-
sing-masing.
•
Mungkin akan ditemukan masalah saat
memainkan
file
MP3/WMA/AAC
sewaktu menampilkan informasi file
MP3/WMA/AAC yang direkam tergan-
tung
software
tertentu
atau
CD
recorder yang digunakan.
•
Unit ini tidak dilengkapi fungsi play list.
•
Meskipun
dimungkinkan
merekam
multi-sesi, merekam satu sesi (disc-at
once) sangat disarankan.
5-14
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 94
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Format kompresi
MP3
•
Bit rate:
MPEG1 Audio Layer III: 32 k - 320 kbps
•
Frekwensi
MPEG1 Audio Layer III: 32 k/44.1 k/48 kHz
MPEG2 Audio Layer III: 16 k/22.05 k/24 kHz
MPEG2.5 Audio Layer III: 8 k/11.025 k/12
kHz
WMA dengan format Windows MediaTM
Audio standard dapat dimainkan dengan
unit ini.
WMA (HIGH PROFILE)
•
Bit rate: CBR 32 k -320 kbps
•
Frekwensi: 32 k/44.1 k/48 kHz
WMA (MID PROFILE)
Sistem support file
ISO 9660 Level 1/Level 2, Juliet, Romeo
Maksimum jumlah file/folder
•
Maksimum jumlah file: 512
•
Maksimum jumlah file dalam satu
folder: 255
•
Maksimum cabang sub folder: 8
•
Jumlah maksimum folder: 255
(termasuk root folder.)
•
Bit rate: ABR 16k - 320 kbbs
•
Frekwensi: 32 k/44.1 k/48 kHz
AAC
File AAC dengan format ini dapat digu-
nakan di unit ini.
•
MPEG AAC (memenuhi dengan ISO/
IEC 14496-12:2003+ Spesifikasi iTunes
Meta data)
•
Contoh frekuensi : 8kHz, 11.025kHz,
12kHz,
16kHz,
22.05kHz,
24kHz,
32kHz, 44.1kHz, 48kHz.
•
Bit rate: lebih tinggi 320 kbps
•
Unit tidak dapat memainkan file AAC
kecuali dengan ekstensi “.m4a”
5-15
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 95
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Mengoperasikan Radio
(1)
(3)
(2)
(5)
(4)
5-16
(1) Tombol PRESET
(2) Tombol UP/DOWN
(3) Tombol DISPLAY
(4) Tombol AUTO STORE
(5) Tombol mode RADIO
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 96
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Menganti mode radio
Tekan tombol (5).
Setiap kali tombol ditekan, penerimaan
band berpindah sbb:
Preset memory
1) Pilih pemancar yang diinginkan.
2) Pilih tombol preset (1) dimana gelom-
bang akan disimpan, tekan dan tahan
tombol selama 2 detik atau lebih untuk
menyimpan.
FM1
Menyimpan otomatis
Tekan dan tahan tombol AUTO STORE (4)
selama 2 detik atau lebih.
Berbunyi sekali* dan pemancar otomatis
memilih frekuensi yang lebih kuat dan
menyimpannya pada saluran yang telah
ditetapkan.
Untuk membatalkan AUTO STORE, tekan
kembali AUTO STORE (4).
FM2
FM3
AM
Setiap menerima siaran FM maka, lampu
ST akan menyala.
Pencarian manual
Tekan tombol naik/turun (2) sekali untuk
memilih secara manual
CATATAN:
• Ketika dilakukan penyimpanan otomatis,
stasiun pemancar yang telah tersimpan
pada memory akan digantikan.
• Anda dapat menyimpan 6 pemancar
untuk setiap band (FM1, FM2, FM3, dan
AM)
Pencarian otomatis
Tekan tombol naik/turun (2) agak lama
sampai menemukan pemancar
5-17
Memilih penyimpanan pemancar
Tekan tombol AUTO STORE (4).
Pilih band, tekan tombol PRESET (1)
Menampilkan saluran dan frekuensi/
waktu yang telah ditetapkan
Tekan tombol display (3).
Setiap kali tombol ini ditekan, Display akan
berubah sbb.:
Saluran dan frekuensi
Clock
Penerimaan Radio
Penerimaan radio dapat dipengaruhi oleh
lingkungan, kondisi udara, power sinyal
radio dan jarak dari pemancar.
Daerah pegunungan dan di antara gedung
tinggi dapat mempengaruhi penerimaan
radio. Penerimaan yang buruk dapat pula
disebabkan oleh arus listrik atau aliran lis-
trik tegangan tinggi.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 97
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Pengoperasian iPod
(3)
(4)
(2)
(9)
(5)
(6)
(7)
5-18
(1) Tombol ENTER
(2) Tombol TEXT
(3) Tombol RANDOM
(4) Tombol REPEAT
(5) Tombol DISPLAY
(6) Tombol AST MENU
(7) Tombol MODE
(8) Tombol UP/DOWN
(9) Slot USB
(1)
(8)
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 98
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Sebelum menggunakan iPod®
Fast forward/Rewind track
•
Tahan tombol Fast forward (8) untuk
mendengarkan track selanjutnya.
•
Tahan tombol Rewind (8) untuk me-
ngulang track.
•
Ipod hanya penggunaan pribadi dan
tidak dapat digunakan tanpa otoritas
hak cipta
•
Operasi mungkin berbeda untuk setiap
versi iPod.
Memainkan acak/random
Tekan tombol RDM (8).
Setiap kali tombol ditekan, mode akan
berubah sbb:
Memilih mode iPod®
HIMBAUAN
Jangan menghubungkan perangkat
USB selain Flashdisk atau USB audio
player.
Jangan
menghubungkan
beberapa perangkat USB menggu-
nakan konektor USB. Suplai tenaga
ke beberapa perangkat USB dapat
menyebakan overheat.
•
SONG RANDOM
Lampu indikator “RDM” akan menyala.
Track pada iPod® akan dimainkan
secara acak.
•
ALBUM RANDOM
Lampu indikator “D.RDM” akan me-
nyala.
Album pada iPod® akan dimainkan
secara acak.
Tekan tombol MODE (7) akan berubah ke
posisi USB (iPod). (ketika iPod terhubung)
Memilih folder
Tekan (1) untuk memilih folder yang diing-
inkan
Memilih track
•
Tekan tombol track Up (8) untuk men-
dengarkan track selanjutnya.
•
Tekan tombol track Down (8) dua kali
untuk mendengarkan track sebelum-
nya
Ketika tombol track Down (8) ditekan
satu kali, track yang sedang dimainkan
akan dimulai dari awal.
5-19
Memainkan ulang
Tekan tombol “RPT” (2).
Setiap kali tombol ditekan, mode akan
berubah sbb:
Lampu indikator “RPT” akan menyala.
Track yang sedang diputar akan dimainkan
berulang kali.
CATATAN:
• Unit akan mengulang (tidak ada indikasi
pada tampilan) di iPod
• Mode REPEAT tidak akan berhenti ke-
cuali 1 lagu diulang kembali.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 99
Mengganti tampilan
Tekan tombol DISP (5).
Setiap kali tombol ditekan, tampilan akan
berubah sbb:
Memilih mode
1) Tekan tombol AST MENU (6), menu
iPod akan ditampilkan
PLAYLIST
Playlist name /
Track No.
ARTIST
ALBUM
File Title
SONGS
Album Title
GENRE
Composers
Audiobook
Podcast
Artist title
Clock
CATATAN:
Jika teks terdiri dari 8 karakter atau kurang
maka karakter tidak berganti. total 16
karakter yang ditampilkan pada display.
CATATAN:
• Audiobook dan podcast mungkin tidak
tampil untuk iPod model lama.
Keluar menu iPod
Tekan tombol dan tahan (6) untuk keluar
dari menu iPod.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
iPod®
iPod® Support
•
iPod® touch
(Generasi ke 5)
(Generasi ke 4)
(Generasi ke 3)
(Generasi ke 2)
(Generasi ke 1)
•
iPod® classic
•
iPod® nano
(Generasi ke 7)
(Generasi ke 6)
(Generasi ke 5)
(Generasi ke 4)
(Generasi ke 3)
(Generasi ke 2)
(Generasi ke 1)
•
iPod® (Generasi ke 5)
•
iPhone® 5
•
iPhone® 4S
•
iPhone® 4
•
iPhone® 3GS
•
iPhone® 3G
•
iPhone®
* Beberapa fungsi mungkin tidak tersedia
tergantung dari model iPod®.
* iPod® adalah merek dagang Apple Inc.,
terdaftar di U.S. dan negara lainnya.
* iPhone® adalah merek dagang Apple
Inc., terdaftar di U.S. dan negara lainnya.
* Apple tidak bertanggung jawab atas
pengoperasian perangkat ini sesuai de-
ngan keselamatan dan regulasi standar.
5-20
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 100
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Menghubungkan iPod®
•
Masukan kabel iPod kedalam slot USB
•
Pastikan kunci kontak pada posisi
LOCK saat melepaskan iPod®. Mung-
kin iPod® masih dalam keadaan ter-
hubung dan dapat mengakibatkan bat-
erai soak.
•
Jangan
menghubungkan
aksesoris
iPod® saat iPod® terhubung dengan
unit. Unit mungkin tidak dapat ber-
operasi dengan benar.
•
Ketika iPod® EQ disetting ON, suara
mungkin agak distorsi.
•
Lepas semua yang terpasang, (head-
phone dan lain-lain) ketika sudah ter-
hubung
mungkin
iPod
sulit
dioperasikan.
•
Baca panduan iPod untu pengopera-
sian.
•
Ketika menghubungkan iPod (video),
mainkan music sekali, OFFkan dan
hubungkan. Jika video bermain sebe-
lum dihubungkan, mungkin dibutuhkan
beberapa waktu.
5-21
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 101
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Pengoperasian USB
(3)
(4)
(2)
(5)
(9)
(7)
(6)
5-22
(1) Tombol FOLDER SKIP
(2) Tombol TEXT
(3) Tombol RANDOM
(4) Tombol REPEAT
(5) Tombol SCAN
(6) Tombol DISPLAY
(7) Tombol MODE
(8) Tombol UP/DOWN
(9) Slot USB
(1)
(8)
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 102
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Fast forward/Rewind track
•
Tahan tombol fast forward (8) untuk
memainkan track selanjutnya.
•
Tahan tombol rewind (8) untuk meng-
ulang track.
Memainkan acak/random
Tekan tombol RDM (3).
Setiap kali tombol ditekan, mode random
berubah sbb:
HIMBAUAN
Jangan menghubungkan perangkat
USB selain Flashdisk atau USB audio
player.
Jangan
menghubungkan
beberapa perangkat USB menggu-
nakan konektor USB. Suplai tenaga
ke beberapa perangkat USB dapat
menyebakan overheat.
Tekan tombol MODE (7) akan merubah ke
posisi USB. (ketika USB terhubung)
•
FOLDER RANDOM
Lampu indikator “RDM.F” akan me-
nyala. Track pada folder yang dipilih
akan dimainkan secara acak.
•
ALL RANDOM
Lampu indikator “RDM” akan menyala.
Track pada perangkat USB yang ter-
hubung akan dimainkan secara acak.
Menghubungkan USB
Menghubungkan memori USB atau kabel
USB di slot USB
CATATAN:
USB berisi file atau folder selain musik,
mungkin akan menambah waktu pemba-
caan.
Memilih track
Tekan (1) untuk memilih folder yang diing-
inkan
Memilih track
•
Tekan tombol track Up (8) untuk men-
dengarkan track selanjutnya.
•
Tekan tombol track Down (8) dua kali
untuk mendengarkan track sebelum-
nya.
Saat menekan tombol track down satu
kali (8) track yang sedang dimainkan
kembali ke awal.
5-23
Memainkan ulang
Tekan tombol RPT(4).
Setiap kali tombol ditekan, mode pengu-
langan berubah sbb:
•
FILE REPEAT
Lampu indikator “RPT” akan menyala.
Track
yang
sedang
diputar
akan
dimainkan berulang kali.
•
FOLDER REPEAT
Lampu indikator “RPT.F” akan me-
nyala. Semua track pada folder yang
dipilih akan dimainkan berulang kali.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 103
Merubah tampilan
Tekan tombol DISP (6).
Setiap kali tombol ditekan, tampilan akan
berubah sbb:
Catatan pada Perangkat USB
Perangkat USB Kompatibel
•
USB Mass Storage Class
Untuk
mengetahui
Flashdisk/USB
audio kompatibel dengan USB Mass
Storage
Class,
hubungi
produsen
Flashdisk/USB audio.
•
Standar kompatibel USB 1.1/2.0 Full
Speed
•
Sistem file FAT12/16/32, VFAT
•
Maximum arus kurang dari 1.0 A
•
Jika perangkat seperti USB hub, kabel
ekstensi yang terhubung ke sistem
audio, mungkin tidak dikenali. dalam
Kasus seperti ini hubungkan perangkat
USB langsung ke sistem audio.
•
Perangkat seperti MP3 player/mobile-
phone/kamera digital mungkin tidak
akan dikenali oleh sistem audio untuk
memaikan musik.
Folder No. & Track No.
Play time
Folder No. & Track No
Track Title
Folder Title
File title
Album Title
Artist Title
Clock
CATATAN:
• “NO TITLE” akan ditampilkan bila tidak
ada informasi dalam disc yang sedang
diputar.
• Jika teks terdiri dari 8 karakter atau
kurang maka karakter tidak beralih. total
16 karakter yang ditampilkan pada dis-
play.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Memasang perangkat USB
•
Saat memasang perangkat USB, pasti-
kan terpasang dengan benar pada
konektor.
•
Jangan meninggalkan perangkat USB
terpasang untuk waktu yang lama di
dalam kendaraan dimana suhu bisa
naik.
•
Back up beberapa data penting, untuk
mencegah
kemungkinan
hilangnya
data.
•
Tidak direkomendasikan memasang
USB dengan data file selain format
MP3/WMA/AAC.
Merekam file MP3/WMA/AAC pada USB
•
Mungkin tidak dapat menampilkan atau
memainkan tergantung jenis perangkat
USB yang digunakan dan kondisi reka-
man.
•
File mungkin dimainkan dengan uru-
tan yang berbeda saat disimpan.
5-24
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 104
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Tentang USB
CATATAN:
• Jika perangkat memiliki 2 partisi dan
yang dideteksi pertama FAT adalah efek-
tif.
• USB tidak mendukung USB yang ter-
hubung dengan USB hub.
• Data penting di USB dianjurkan untuk
dibackup.
• Ketika memory USB tidak terhubung,
mungkin USB tidak bekerja dengan
benar.
Unit ini mampu memainkan lagu-lagu yang
disimpan dengan menghubungkan USB
dengan spesifikasi dibawah ini:
Standar USB :
USB 2.0 FULL SPEED (MAX 12 Mbps)
USB 1.1 Full Speed (Max 12 Mbps)
Kelas USB :
MSC (Mass Strorage Class)
Ekstensi file:
mp3, wma, m4a
Sistem file support :
FAT16/FAT32
Folder maksimum:
8 (termasuk folder root)
Jumlah maksimum file:
65280
Maksimum file per folder
256
Maksimum jumlah folder
255
5-25
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 105
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Fungsi AUX
(2)
(1)
5-26
(1) Jack AUX IN
(2) Tombol MODE
Memilih MODE AUX
Tekan (2) untuk mengganti ke mode AUX
dari mode lainnya.
Koneksi AUX
Untuk mendengarkan sumber audio tam-
bahan (dijual terpisah) melalui unit.
PERHATIAN
• Sebelum menghubungkan, matikan
suara unit, dan jaga volume dari
sumber audio tambahan agar tidak
mengganggu.
• Ketika sumber audio dimatikan,
suara mungkin keluar. Pastikan
untuk mematikan unit atau ganti ke
mode lain.
CATATAN:
• Silahkan konsultasikan di tempat Anda
membeli audio tambahan untuk rincian
cara menghubungkan audio tambahan
tersebut.
• Volume dan nada kontrol yang ada pada
audio tambahan dapat disesuaikan pada
unit
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 106
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Mengganti tampilan
Setiap kali tombol DISPLAY (1) ditekan,
display akan berubah
AUX
Clock
5-27
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 107
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Jam
(3)
(2)
(1)
(1)Tombol DISP
(2)Tombol UP/DOWN
(3)Tombol RDM
5-28
Pengoperasian Jam
Setiap kali tombol DISPLAY (1) mode jam
akan berubah.
Original display
(Additional display)
Clock
Tampilan tambahan tergantung masing-
masing mode.
Pengaturan Jam
Pengaturan digit jam
Atur digit jam dengan menekan tombol
DISPLAY (1), tekan dan tahan tombol UP/
DOWN (2). lepaskan tombol pada penga-
turan jam yang diinginkan.
Pengaturan digit menit
Atur digit menit dengan menekan tombol
DISPLAY (1), tekan dan tahan tombol
down (2). Lepas tombol pada pengaturan
jam yang diinginkan.
Mereset waktu
Tekan tombol DISPLAY (1), dan tombol
RANDOM (3) bersamaan. Jika lebih dari
31 menit, akan dijadikan 1 jam. Jika
kurang dari 31 menit, akan direset ke 00
menit.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 108
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Remote Control (jika dilengkapi)
(2)
(1)
(11)
(3)
(6)
(10)
(4)
(7)
(8)
(5)
(9)
5-29
(1) Tombol POWER
(2) Tombol MUTE
(3) Tombol MENU
(4) Tombol FM/AM
(5) Tombol SOUND
(6) Tombol DISPLAY
(7) Tombol MODE
(8) Tombol VOLUME
(9) Tombol FOLDER SKIP/PRESET
(10) Tombol UP/DOWN
(11) Tombol ENT
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 109
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Operasi dasar
Setiap tombol ini ditekan lama, akan mun-
cul bunyi beep seperti pada tampilan
Tombol POWER
Tekan tombol POWER (1) untuk meng-
hidupkan dan mematikan unit
BEEP ON
BEEP OFF
Tombol MUTE
Mematikan suara, tekan (2) kembali untuk
mengembalikan suara.
Tombol SOUND
Tombol MODE
Setiap kali tombol SOUND (5) ditekan,
mode sound akan berubah
Tekan tombol MODE (7) untuk ke mode
media
Tombol VOLUME
Tombol SOUND
Setiap kali tombol SOUND (5) ditekan,
mode sound akan berubah
Tekan untuk pengaturan volume.
Dalam mode EQ akan berubah setiap
VOL+ ditekan sesuai pada gambar
EQ
FLAT
BASS
ROCK
Treble
CLASSIC
Balance
POP
Fader
JAZZ
Cancel
HIP HOP
5-30
mode EQ akan berubah setiap VOL-
ditekan sesuai pada gambar
HIP HOP
JAZZ
POP
CLASSIC
ROCK
FLAT\
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 110
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Pengoperasian radio
Tombol UP/DOWN
Tombol DISPLAY
Tekan tombol UP/DOWN (9) untuk memilih
saluran.
Setiap tombol DISPLAY (6) ditekan, dis-
play akan berubah sbb:
Preset Channel and Frequency
CLOCK
Tombol RADIO
Tekan tombol RADIO (6) untuk merubah
ke mode radio dari mode lain
Setiap tombol ini ditekan, band akan beru-
bah sbb:
FM1
FM2
FM3
AM
Tombol PRESET
Tekan tombol PRESET (9) untuk memilih
saluran yang ada didalam ruang penyim-
panan.
5-31
Pengoperasian USB M3/WMA/AAC
Tombol DISPLAY
Setiap tombol DISPLAY (6) ditekan, dis-
play akan berubah sbb :
Folder No. & Track No.
Play time
Folder No. & Track No
Track Title
Folder Title
File title
Album Title
Artist Title
Clock
Tekan dan tahan tombol, judul akan keluar
8 karakter kemudian 8 karakter selanjut-
nya.
Tombol UP/DOWN
Tekan tombol UP/DOWN (9) untuk melan-
jutkan file atau mengembalikan.
Tekan dan tahan untuk fast-forward/rewind
file.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 111
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Tombol MODE
Pengoperasian CD
Tekan tombol PRESET (7) untuk merubah
mode CD/USB ke mode lainnya.
Setiap kali tombol ini ditekan akan berubah
sbb:
Tombol DISPLAY
Setiap tombol DISPLAY (6) ditekan, dis-
play akan berubah sbb
Play time
CD
USB
AUX
Disc title
Track title
Clock
Tombol FOLDER SKIP
Tekan tombol FOLDER SKIP (10) untuk
memilih folder yang diinginkan.
Tekan dan tahan tombol, judul akan keluar
8 karakter kemudian 8 karakter selanjut-
nya.
Tombol UP/DOWN
Tekan tombol UP/DOWN (9) untuk melan-
jutkan file atau mengembalikan.
Tekan dan tahan untuk fast-forward/rewind
file.
5-32
Tombol MODE
Tekan tombol PRESET (7) untuk merubah
mode CD/USB ke mode lainnya.
Setiap kali tombol ini ditekan akan berubah
sbb:
CD
USB
AUX
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 112
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Pengoperasian iPod
Tombol UP/DOWN (mode menu iPod)
Tombol DISPLAY
Tekan tombol UP/DOWN (9) untuk men-
cari kategori atau lagu sebelum / berikut-
nya.
Setiap tombol DISPLAY (6) ditekan, dis-
play akan berubah sbb
Tombol ENT (mode menu iPod)
Playlist name /
Track No.
Tekan tombol ENT (11) untuk melanjutkan
memilih kategori/lagu.
File Title
Tombol UP/DOWN
Tekan tombol UP/DOWN (9) untuk melan-
jutkan file atau mengembalikan.
Tekan dan tahan untuk fast-forward/rewind
file.
Album Title
Artist title
Clock
Tombol MODE
Tekan tombol PRESET (7) untuk merubah
mode CD/USB ke mode lainnya.
Setiap kali tombol ini ditekan akan berubah
sbb:
Tekan dan tahan tombol, judul akan keluar
8 karakter kemudian 8 karakter selanjut-
nya.
Tombol MENU
CD
USB (iPod)
AUX
Tekan tombol MENU (3) untuk masuk
mode iPod
Tekan kembali untuk kembali ke mode
sebelumnya
Tekan dan tahan untuk keluar pada mode
ipod
5-33
Memasang battery
Pasang battery lithium (CR2025) dengan
kutub yang benar.
Waktu memasang battery
Ketika power battery habis, kemungkinan
tombol tidak dapat dioperasikan. Jika
remote tidak dapat beroperasi, ganti bat-
tery dan periksa saat pengoperasian.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 113
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Perhatian tentang battery
Remote Control Audio (jika
dilengkapi)
Pastikan mengikuti petunjuk untuk mence-
gah kebocoran battery, overheat atau leda-
kan pengapian.
PERHATIAN
• Jangan melepas battery, jangan
melakukan hubungan singkat, ja-
ngan membongkar, dan jangan
memanaskan battery.
• Jangan mengecas battery
• Gunakan spesifikasi battery yang
tepat
• Jauhkan
dari
anak-anak
untuk
mencegah tertelan.
• Jika tertelan, hubungi dokter.
CATATAN:
Ketika battery tidak digunakan dalam
jangka waktu lama atau battery telah
habis, lepas battery dari remote controler.
(2)
(1)
80JS015
Anda dapat mengontrol sistem audio
melalui switch yang terdapat pada setir.
5-34
Untuk mengontrol volume:
• Untuk meninggikan volume, tekan switch
bagian atas (1). Volume akan meningkat
hingga switch dilepas.
• Untuk menurunkan volume, tekan switch
bagian bawah (1). Volume akan berku-
rang hingga switch dilepas.
• Untuk kondisi mute, tekan switch (2).
Untuk memilih mode (AM1, AM2, FM1,
FM2, CD, CD-changer External (tamba-
han), tekan switch (3).
Anda juga dapat menghidupkan sistem
audio dengan menekan switch (3).
Untuk mengganti pemancar radio:
• Untuk pindah ke pemancar berikut,
tekan switch bagian atas (4).
• Untuk memilih pemancar sebelumnya,
tekan switch bagian bawah (4).
• Untuk scan ke frekwensi radio yang lebih
tinggi, tekan dan tahan switch bagian
atas (4).
• Untuk scan ke frekwensi radio yang lebih
rendah, tekan dan tahan switch bagian
bawah (4).
(3)
(4)
Untuk mengganti pilihan pada CD:
• Pindah ke track CD berikutnya, tekan
switch bagian atas (4).
• Pindah ke track CD sebelumnya, tekan
switch bagian bawah (4).
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 114
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Pesan yang Muncul
Ikuti pesan yang muncul selama pengoperasian untuk memberikan Anda petunjuk tentang pengoperasian unit.
Tampilan
SITUASI
PROSEDUR PENGOPERASIAN UNIT
CD
CD dimasukan terbalik dan tidak dapat
dimainkan.
Eject disc lalu masukan kembali dengan label berada di
atas
CHECK 01
Tidak support disc atau format yang digu-
nakan
Gunakan CD/format yang disupport.
CHECK 02
CD ada di dalam slot CD dan tidak bisa di
eject
Pastikan tidak ada penyumbatan pada slot CD, bila mas-
alah terus berlanjut maka hubungi bengkel SUZUKI.
CHECK 03
CD tidak dapat dimainkan karena goresan
Bersihkan permukaan CD
Jika masih bermasalah, ganti dengan yang tidak ada
goresan.
No DISC
CD tidak dimasukan
Masukan CD ke dalam unit
ERROR 4
Perangkat USB melebihi 1.0 A.
Periksa perangkat USB.
5-35
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 115
Tampilan
SITUASI
PROSEDUR PENGOPERASIAN UNIT
USB/iPod®
USB tidak support
Gunakan USB yang disupport.
CHECK 04
USB tidak dapat dibaca
CHECK 05
Deteksi arus tinggi
Menggunakan USB dengan konsumsi 500 mA atau di
bawahnya. Periksa juga area konektor.
NO DEV
USB/iPod tidak tersambung
Hubungkan USB/iPod dengan benar. Periksa area
konektor
NO MUSIC
Musik tidak dapat dimainkan
Periksa penyimpanan di dalam USB atau iPOd tentang
format support.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Periksa memory USB tersambung dengan benar. Jika
USB tidak tersambung dengan benar pilih file yang dapat
dibaca dan periksa data penyimpanan di USB. Anda
dapat menghapus memory USB jika perlu.
5-36
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 116
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Perbaikaan Masalah
Ikuti pesan yang muncul selama pengoperasian untuk memberikan Anda petunjuk tentang bagaimana mengoperasikan unit.
GEJALA
PENYEBAB
PERBAIKAN
CD/MP3/WMA/AAC
Tidak ada power
Koneksi power tidak benar
Periksa koneksi
Koneksi tidak tersambung dengan benar
Periksa koneksi
Tidak ada suara
Volume paling minimum
Atur volume
Suara dimatikan menggunakan MUTE
Tekan tombol MUTE.
CD tidak dimasukan atau dimasukan ter-
balik
Masukan dengan benar, dengan label menghadap ke
atas
Unit tidak melakukan
pemutaran
Kondensasi
Keluarkan CD, tunggu kering dan lanjutkan.
Pemasangan tidak benar
Perbaiki unit
CD rusak
Periksa CD, dan Gunakan CD lainnya. Jika tidak ada
masalah, mungkin disebabkan CD rusak
Suara lompat
CD kotor
Bersihkan CD
Mobil melewati jalan kasar
Kemudikan dengan hati-hati
5-37
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 117
GEJALA
PENYEBAB
PERBAIKAN
CD/MP3/WMA/AAC
CD kotor
Periksa dan bersihkan CD
Temperatur di daerah sekitar tinggi
Gunakan unit setelah temperatur disekitar rendah
CD tidak dapat dima-
sukkan ke dalam unit
Kondensasi
Keluarkan CD, tunggu dan masukan kembali
CD lain telah dimasukan
Lepaskan CD
File dilindungi oleh hak cipta
File yang dilindungi oleh hak cipta tidak bisa dimainkan.
pilih file yang dapat dimainkan
Audio mute dan loncat
setelah track selanjut-
nya
Salah bit rate/ sampling rate/ file format
Gunakan bit rate/ sampling rate/ file format yang benar.
CD rusak
Periksa CD, dan Gunakan CD lainnya. Jika tidak ada
masalah, mungkin disebabkan CD rusak
Gangguan audio
CD kotor
Bersihkan CD
Kondensasi
Keluarkan CD, tunggu dan masukan kembali
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
5-38
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 118
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
GEJALA
PENYEBAB
PERBAIKAN
FM/AM
Tidak dapat menerima
saluran
Antena tidak dipasang dengan benar
Periksa koneksi antena
Penyetelan otomatis
bermasalah
Sinyal siaran terlalu lemah
Lakukan pengaturan manual
Sensitivitas radio
buruk
Antena mobil tidak keluar penuh
Periksa antena mobil
Tidak ada suara yang
keluar dari speaker
depan dan belakang
Pengaturan speaker depan dan belakang
Ikuti petunjuk pengaturan audio, setel level FAD.
Untuk 2 speaker, setel level FAD ke “0”
5-39
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 119
GEJALA
PENYEBAB
PERBAIKAN
USB
Tidak ada perangkat
Perangkat USB tidak terhubung
Hubungkan memori USB dengan benar dan periksa
konektor USB.
Tidak ada file
File music tidak dapat dimainkan.
Periksa format support data penyimpanan memori USB
Tidak support
(Check 04)
USB tidak support
Periksa data yang tersimpan di USB adalah file yang
disupport.
Tidak bisa membaca file dengan beberapa
alasan. (sistem file, pengaturan kompres,
format data, nama file, kerusakan data, file
rekaman yang mungkin tidak didukung)
Kesalahan membaca
(Check 04)
Kesalahan
pengoperasian
Tidak dapat dikendalikan dengan beber-
apa alasan
Tekan switch POWER atau ACC ON/OFF. Jika tetap se-
perti itu, lepas USB dan hubungkan kembali.
Arus tinggi (Check 05)
USB memiliki arus tinggi
Menggunakan USB dengan konsumsi 500 mA atau
dibawahnya. periksa juga area konektor.
Audio mute dan pin-
dah ke track berikut
File dilindungi oleh hak cipta
File yang dilindungi oleh hak cipta tidak bisa dimainkan.
pilih file yang dapat dimainkan
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Periksa USB terhubung dengan benar. Jika tidak ter-
hubung dengan benar, hubungkan kembali dan pilih file
yang bisa dibaca. Format kembali USB jika perlu.
5-40
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 120
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
GEJALA
PENYEBAB
PERBAIKAN
iPod/iPhone
Tidak ada perangkat
Perangkat iPOD tidak terhubung
Perlu beberapa waktu untuk mengenali iPOD, periksa
kabel terpasang dengan baik atau periksa area konektor
iPOD bebas hambatan.
Tidak ada file
File music tidak dapat dimainkan.
Periksa format support data yang tersimpanan pada
iPOD.
5-41
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 121
Tutup Bahan Bakar
pengemudi. Untuk menguncinya, dengan
cara mendorong tutup pengisian.
Buka
Tutup
CONTOH
CONTOH
67LH05001
68KN048
Untuk melepas tutup pengisian bahan
bakar:
1) Buka penutup pengisian bahan bakar.
2) Lepas tutup dengan memutar berlawa-
nan arah jarum jam.
CONTOH
PERHATIAN
Lepas tutup pengisian bahan bakar
secara
perlahan.
Kemungkinkan
bahan bakar yang berada dibawah
tekanan dapat menyemprot dan men-
gakibatkan cedera.
67LH05014
Tutup pengisian bahan bakar terletak di
sisi kiri belakang. Tutup pengisian bahan
bakar dapat dibuka dengan menarik tuas
pembuka yang terletak di bawah jok
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
CONTOH
(1)
67LH05002
CATATAN:
Jika tutup pengisian bahan bakar dileng-
kapi penahan (1), jauhkan tutup pengisian
bahan bakar saat mengisi bahan bakar.
Untuk memasang kembali tutup pengisian
bahan bakar:
1) Putar tutup searah jarum jam hingga
terdengar beberapa bunyi klik.
2) Tutup kembali pintu pengisian bahan
bakar .
PERINGATAN
Bahan bakar sangat mudah terbakar.
Jangan merokok saat melakukan
pengisian bahan bakar dan pastikan
tidak ada percikan api di area terse-
but.
5-42
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 122
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Kap Mesin
PERINGATAN
Jika Anda perlu mengganti tutup
pengisian bahan bakar, gunakan
penutup asli SUZUKI. Penggunaan
penutup yang tidak tepat dapat me-
ngakibatkan kerusakan sistem bahan
bakar atau sistem kontrol emisi, Hal
ini juga dapat menyebabkan kebo-
coran bahan bakar yang mengakibat-
kan kecelakaan.
67LH05015
Untuk membuka kap mesin:
1) Tarik tuas kap mesin yang terletak di
bawah jok sisi pengemudi. Tuas akan
melepas penguncian kap mesin.
5-43
CONTOH
CONTOH
67LH05003
2) Dorong tuas di bawah kap mesin den-
gan jari Anda, seperti yang ditunjukan
pada gambar. Sambil mendorong tuas,
angkat kap mesin.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 123
CONTOH
CONTOH
67LH05004
3) Selanjutnya angkat kap mesin hingga
cukup tinggi untuk menyangga meng-
gunakan gagang yang tersedia.
67LH05005
2) Turunkan kap mesin sekitar 20 cm di
atas pengunci kap mesin, kemudian le-
pas kap mesin hingga mengunci. Pasti-
kan kap mesin terkunci dengan aman
setelah ditutup.
Untuk menutup kap mesin:
1) Angkat kap sedikit dan lepas gagang
penyangga dari lubangnya dan letak-
kan kembali ke tempatnya.
PERINGATAN
Pastikan kap mesin tertutup se-
penuhnya dan mengunci sebelum
mengemudi. Jika tidak, kap mesin
dapat terbuka secara tidak terduga
saat mengemudi, hal ini dapat men-
ghalangi pandangan Anda dan men-
gakibatkan kecelakaan.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Sun Visor
79J161
Sun visor dapat ditarik ke bawah untuk
menghalangi sinar matahari dari kaca
depan atau kaca samping.
HIMBAUAN
Ketika melepas dan mengaitkan sun
visor, pegang bagian plastik yang
keras untuk menghindari kerusakan
sun visor.
5-44
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 124
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Tempat Kartu
Switch Lampu Interior
CONTOH
(1)
(2)
(3)
(1)
67LH064
(1) Tempat kartu
64J104
Switch dilengkapi tiga posisi dengan fungsi
yang diterangkan di bawah ini:
Anda dapat menaruh kartu pada tempat
kartu (1) di belakang sun visor.
ON (1)
Lampu akan menyala dan terus menyala
saat pintu terbuka atau tertutup.
HIMBAUAN
Ketika Anda memarkir kendaraan di
tempat terbuka yang terkena sinar
matahari langsung atau cuaca panas,
jangan menaruh kartu berbahan plas-
tik di tempat kartu. Panas dapat me-
rusak kartu.
DOOR (2)
Lampu menyala saat pintu dibuka. Setelah
seluruh pintu ditutup, lampu menyala 15
detik dan kemudian mati. Jika Anda
memasukan kunci kontak dalam waktu
tersebut, lampu akan segera mati. Setelah
kunci kontak dilepas, lampu akan menyala
kembali selama 15 detik dan kemudian
mati.
CATATAN:
Jika Anda meninggalkan kendaraan den-
gan pintu terbuka, setelah 15 menit secara
5-45
otomatis lampu akan mati untuk mence-
gah baterry (aki) drop.
OFF (3)
Lampu tetap mati bahkan ketika pintu dib-
uka.
CONTOH
67LH05006
CATATAN:
Jumlah pintu yang dikontrol lampu interior
tergantung spesifikasi. Jika ada switch
(tonjolan karet) pada saat pintu dibuka
sebagaimana gambar, menunjukan pintu
dikontrol oleh lampu. Pintu bagasi ter-
masuk dalam pengoperasian meski tidak
ada tonjolan karet.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 125
Soket Aksesoris (jika
dilengkapi)
Assist Grip (jika dilengkapi)
CONTOH
53MH0518
Grip disediakan untuk kenyamanan Anda.
67LH05016
Soket aksesoris bekerja saat kunci kontak
di posisi “ACC” atau “ON”. Soket ini ber-
fungsi menyediakan arus 12 volt/120 watt
untuk kelistrikan.
HIMBAUAN
Untuk menghindari kerusakan grip
dan headlining, jangan bergelantu-
ngan pada grip.
HIMBAUAN
Penggunaan aksesoris yang tidak
tepat dapat menyebabkan kerusakan
sistem kelistrikan. Pastikan akseso-
ris yang digunakan cocok untuk tipe
soket ini.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Laci
CONTOH
67LH069
Untuk membuka laci, tarik tuas. Untuk
menutupnya, tekan penutup hingga me-
ngunci dengan baik.
PERINGATAN
Jangan pernah mengendarai dengan
laci terbuka. Hal ini dapat menyebabkan
cedera saat terjadi kecelakaan.
5-46
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 126
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Tempat Gelas
Depan
PERINGATAN
Kelalaian dalam memperhatikan tin-
dakan pencegahan di bawah ini dapat
menyebabkan cedera pribadi atau
kerusakan pada kendaraan.
• Berhati-hatilah ketika Anda meng-
gunakan tempat gelas untuk mena-
han gelas yang berisi air panas.
Tumpahan air panas dapat menye-
babkan cedera.
• Jangan
gunakan
tempat
gelas
untuk menaruh benda tajam, keras
atau benda yang mudah pecah.
• Berhati-hatilah agar tidak menum-
pahkan cairan atau meletakkan
benda asing ke bagian yang ber-
gerak dari tuas transmisi atau kom-
ponen
kelistrikan.
Cairan
atau
benda asing dapat merusak bagian
ini.
CONTOH
67LH05009
Belakang
67LH05017
Tempat gelas terletak di bagian tengah.
5-47
Tempat Penyimpanan Bawah
(jika dilengkapi)
CONTOH
67LH05011
Tempat ini terletak di bawah tempat duduk
penumpang depan. Tarik loop dan angkat
jok depan untuk menggunakannya. Jika
sulit untuk menarik loop, lipat sandaran
sedikit ke belakang.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 127
HIMBAUAN
CONTOH
Barang
yang
ditumpuk
melebihi
bagian yang diarsir (pada gambar)
dapat merusak bantalan kursi.
Jangan menumpuk barang melebihi
bagian yang di arsir.
70K106
CONTOH
70K196
Tempat ini dapat dilepas dengan cara
mengangkatnya. Ketika mengembalikan,
pastikan posisinya seperti semula.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Kantung Sandaran Depan
(jika dilengkapi)
CONTOH
67LH05010
Kantung ini dimaksudkan untuk menyim-
pan barang-barang yang ringan dan lem-
but seperti sarung tangan, koran atau
majalah.
HIMBAUAN
Jangan menyimpan barang-barang
yang mudah pecah di dalam kantung.
Jika terjadi kecelakaan, benda-benda
ini dapat mencederai penumpang di
tempat duduk belakang.
5-48
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 128
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Karpet Lantai
PERINGATAN
CONTOH
Kelalaian mengikuti tindakan pence-
gahan berikut mungkin dapat me-
ngakibatkan karpet lantai pengemudi
menggangu pedal dan menyebabkan
hilangnya kendali kendaraan atau
menyebabkan kecelakaan.
• Pastikan grommet lantai sudah ter-
kait pada pengencang.
• Jangan pernah menempatkan kar-
pet lantai tambahan di atas karpet
lantai yang sudah ada.
80J2014
Untuk mencegah karpet lantai pengemudi
bergeser ke depan dan mengganggu pen-
goperasian
pedal,
karpet
lantai
asli
SUZUKI sangat dianjurkan. Setiap kali
Anda memasang kembali karpet lantai
pengemudi setelah dilepas, pastikan grom-
met pada karpet terpasang pada pengait
dan posisi karpet lantai sudah tepat. Ketika
mengganti karpet lantai kendaraan dengan
tipe yang berbeda, kami sangat mengan-
jurkan penggunaan karpet lantai asli
SUZUKI.
5-49
Roof Rail (jika dilengkapi)
Roof rail
67LH05018
Anda dapat menggunakan roof rail untuk
memasang roof rack tambahan yang ter-
sedia di dealer SUZUKI. Jika menggu-
nakan roof rack, perhatikan petunjuk dan
pencegahan di dalam bab ini dan yang di-
sertakan pada roof rack.
• Pastikan roof rack terpasang dengan
baik.
Untuk
mengangkut
berbagai
macam barang (seperti ski, sepeda, dll.)
dengan baik, gunakan perlengkapan
sesuai petunjuknya. Jangan meletakkan
barang langsung di roof panel, hal ini
dapat merusak roof panel.
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 129
• Berat keseluruhan roof rack dan barang
tidak boleh melebihi kapasitas (20 kg).
Dan juga, tidak boleh melebihi berat
rata-rata
keseluruhan
kendaraan
(GVWR) sebagaimana terdapat pada
bab “SPESIFIKASI.
• Tempatkan barang dengan aman pada
roof rack sesuai petunjuknya. Letakkan
barang yang terberat di bagian bawah
dan tempatkan barang secara merata.
• Jangan membawa barang yang terlalu
besar hingga melebihi bumper atau
lebar kendaraan, atau mengganggu
jarak pandang anda.
• Periksa secara berkala untuk memasti-
kan roof rack terpasang dengan baik
dan bebas dari kerusakan
WARNING
• Manuver kendaraan yang tiba-tiba
atau kurang baiknya pengamanan
barang dapat menyebabkan barang
bawaan Anda terlempar keluar dan
mengenai kendaraan lainnya, hal
ini dapat mengakibatkan cedera
atau kerusakan barang.
• Letakkan barang-barang bawaan
dengan aman dan hindari gerakan
cepat
kendaraan
seperti
pada
“start cepat”, tikungan tajam dan
pengereman yang tiba-tiba. Periksa
keamanan barang-barang bawaan.
• Barang-barang yang besar, pan-
jang, dapat mempengaruhi aerodin-
amis kendaraan atau mengham-bat
laju angin, dan mengurangi kontrol
atas kendaraan yang dapat menye-
babkan kecelakaan.
Jalankan kendaraan Anda pada
kecepatan yang aman saat mem-
bawa
barang-barang
bawaan
sebagaimana disebutkan tadi.
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Pengait Frame
Depan
CONTOH
(1)
67LH05007
Pengait derek (1) terdapat di bagian depan
kendaraan yang digunakan hanya dalam
situasi darurat.
5-50
67LS0N12N
PERLENGKAPAN DAN PENGON- TROL LAIN
Halaman 130
PERLENGKAPAN DAN PENGONTROL LAIN
Tipe GS
Untuk menderek kendaraan di jalan atau
jalan
tol,
ikuti
petunjuknya
di
bab
“PERAWATAN DARURAT.
CONTOH
Belakang
CONTOH
(2)
67LSA5001
Untuk kendaraan tipe GS, lepas cover
sebelah kanan (2) untuk menderek.
(3)
PERINGATAN
Hati-hati ketika Anda menggunakan
pengait frame (1). Hindari menarik
kendaraan untuk ke luar dari jalan
berlumpur atau berpasir dan akseler-
asi tiba-tiba yang dapat memberikan
tekanan berlebihan pada pengait.
Pengait atau bodi kendaraan bisa
patah
dan
menyebabkan
cedera
serius atau rusak.
5-51
Pengait frame (2) di bagian belakang
kendaraan hanya untuk situasi darurat dan
keperluan pengapalan saja.
PERINGATAN
Jangan gunakan pengait (2) untuk
menarik. Penarik bisa patah dan
menyebabkan cedera serius atau ker-
usakan.
67LSA5010
67LS0N12N
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
Halaman 131
54G215
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
Daya Angkut Kendaraan ..................................................... 6-1
Menderek Trailer ................................................................. 6-1
6
67LS0N12N
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
Halaman 132
Vehicle Loading: 11
Trailer Towing: 5, 11
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
Daya Angkut Kendaraan
Kendaraan Anda didesain untuk daya ang-
kut terbatas. Daya angkut kendaraan Anda
ditunjukkan dengan Gross Vehicle Weight
Rating (GVWR) dan Permissible maximum
Axle Weight (PAW, depan dan belakang).
GVWR dan PAW (depan dan belakang)
tercantum dalam “SPESIFIKASI”.
PERINGATAN
Jangan memberi muatan berlebih.
pada kendaraan Anda. Berat kotor
kendaraan (jumlah berat kendaraan,
penumpang, aksesoris, barang di-
tambah berat hidung trailer (saat
menderek trailer) jangan melebihi
Gross
Vehicle
Weight
Rating
(GVWR). sebagai tambahan, jangan
membagi muatan sehingga berat
pada salah satu axle melebihi Per-
missible
maximum
Axle
Weight
(PAW).
GVWR – Beban maksimum kendaraan
(termasuk penumpang, aksesoris, dan
barang ditambah berat trailer ketika men-
derek trailer).
PAW – (Depan dan belakang) berat maksi-
mum kendaraan yang di izinkan pada
poros axle.
PERINGATAN
Berat aktual dari kendaraan dan beban
sebenarnya
pada
axle
depan
dan
belakang hanya dapat ditentukan dengan
me-nimbang kendaraan. Bandingkan berat
dengan GVWR dan PAW (depan dan
belakang). Jika berat kotor kendaraan atau
beban pada salah satu axle melebihi spe-
sifikasi, Anda harus mengurangi muatan
kendaraan hingga sesuai dengan ka-pasi-
tasnya.
Usahakan muatan diletakkan secara
merata.
Untuk
menghindari
kecelakaan atau kerusakan kenda-
raan, amankan barang-barang untuk
mencegah bergeser ketika kendaraan
tiba-tiba bergerak. Tempatkan barang
yang lebih berat di atas lantai dan
sejauh mungkin ke bagian depan
bagasi, jangan menumpuk barang
lebih tinggi dari sandaran tempat
duduk.
6-1
Menderek Trailer
Kendaraan Anda didesain untuk mengang-
kut orang dan barang dengan beban yang
diperhitungkan, tidak untuk menarik trailer.
SUZUKI tidak merekomendasikan kenda-
raan digunakan untuk menarik trailer.
Menarik trailer dapat mempengaruhi pen-
gendalian, daya tahan, dan konsumsi
bahan bakar.
67LS0N12N
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
Halaman 133
60G410N
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Jadwal Perawatan ............................................................... 7-2
Jadwal Perawatan Berkala ................................................. 7-2
Jadwal Perawatan Berkala (Kondisi Tidak Normal) ......... 7-6
Drive Belt ............................................................................. 7-7
Oli Mesin dan Filter ............................................................. 7-7
Coolant ................................................................................. 7-11
Filter Udara .......................................................................... 7-12
Busi ...................................................................................... 7-12
Oli Transmisi ....................................................................... 7-14
Pedal Kopling ...................................................................... 7-15
Rem ...................................................................................... 7-15
Setir ...................................................................................... 7-17
Ban ....................................................................................... 7-18
Baterai .................................................................................. 7-20
Sekering ............................................................................... 7-21
Arah Sinar Lampu Besar .................................................... 7-24
Wiper .................................................................................... 7-28
Washer Kaca Depan ............................................................ 7-30
Sistem Air Conditioner ....................................................... 7-30
7
67LS0N12N
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
Halaman 134
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
PERINGATAN
(Lanjutan)
• Jangan meninggalkan kendaraan di
garasi atau tempat tertutup dalam
kondisi mesin hidup.
• jauhkan tangan, pakaian, dan pera-
latan kerja dari kipas pendingin
dan drive belt. Walaupun saat kipas
tidak bergerak, karena kipas dapat
bergerak sewaktu-waktu tanpa pe-
ringatan.
• Bila pemeriksaan mengharuskan
kondisi mesin hidup, tarik tuas rem
tangan dan tuas transmisi di posisi
Netral.
• Jangan menyentuh kabel atau kom-
ponen sistem pengapian lainnya
pada saat menghidupkan mesin
atau saat mesin hidup, atau Anda
dapat tersengat listrik.
(Bersambung)
60A187SN
PERINGATAN
Anda harus extra hati-hati saat mem-
perbaiki kendaraan untuk mencegah
cedera. Berikut adalah beberapa tin-
dakan pencegahan yang harus diper-
hatikan:
(Bersambung)
7-1
PERINGATAN
(Lanjutan)
• Hati-hati jangan menyentuh mesin,
exhaust manifold, pipa-pipa, knal-
pot,
selang
radiator,
dan
sebagainya
saat
mesin
masih
panas.
• Jangan merokok saat melakukan
pemeriksaan,
khususnya
saat
dekat dengan bahan bakar atau
battery.
• Jangan melakukan pemeriksaan di
bawah kendaraan yang hanya di
topang dengan dongkrak kecil.
• Jangan sampai kabel battery (+)
dan (-) saling bersentuhan.
• Jauhkan oli. coolant dan cairan
bekas lainnya dari jangkauan anak-
anak
dan
binatang
peliharaan.
Buang sisa cairan pada tempat
yang aman dan jangan buang ke
tanah atau selokan dsb.
67LS0N12N
BEBAN KENDARAAN DAN MENDEREK
Halaman 135
Jadwal Perawatan
Berikut ini Jadwal Perawatan Berkala yang
harus Anda lakukan pada kendaraan
Anda. Penggunaan kilometer dan bulan
sebagai acuan untuk melakukan pemerik-
saan, penyetelan, pelumasan, dan service
lainnya. Interval kilometer di atas bisa
menjadi lebih pendek jika kendaraan
sering digunakan pada kondisi tidak nor-
mal (lihat “Jadwal Perawatan Berkala
untuk Kondisi Tidak Normal”).
PERINGATAN
SUZUKI
menganjurkan
perawatan
yang diberi tanda bintang (*) harus
dilakukan
oleh
bengkel
resmi
SUZUKI. Jika Anda memiliki kompe-
ten, Anda dapat melakukan per-
awatan pada item yang tidak ditandai
dengan mengacu pada instruksi beri-
kut. Jika Anda tidak yakin Anda dapat
memperbaiki
tanyakan
kepada
Bengkel resmi SUZUKI.
HIMBAUAN
Untuk
lebih
menjamin
pekerjaan
Anda, bila diperlukan penggantian
suku
cadang,
gunakanlah
suku
cadang asli SUZUKI (Suzuki Genuine
Part).
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Jadwal Perawatan Berkala
“G” : Ganti
“P” : Periksa (kualitas, kuantitas, dan
warna),
perbaiki,
kencangkan,
beri pelumas, setel, rotasi atau
bersihkan. jika perlu ganti.
CATATAN:
Tabel ini menunjukkan perawatan berkala
hingga 100.000 Km. Untuk Km selanjut-
nya, lakukan dengan interval yang sama.
7-2
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 136
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
JADWAL PERAWATAN BERKALA
UNTUK KONDISI NORMAL
Km (x 1000)
1
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
SELANG WAKTU DITENTUKAN MENURUT
JARAK TEMPUH
Bulan
1
6
12
18
24
30
36
42
48
54
60
MESIN
1
Pendingin mesin (coolant)
P
P
P
–
G
–
P
–
G
–
P
2
Drive belt
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
3
Oli mesin
G
Ganti setiap 10.000 km. / 6 bulan
4
Filter oli
G
G
G
G
G
G
G
G
G
G
G
5
Celah valve
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
6
Mur & baut (cylinder head & manifold)
P
–
P
–
P
–
P
–
P
–
P
7
Dudukan mesin (engine mounting)
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
SISTEM PENGAPIAN
8
Busi
–
P
G
P
G
P
G
P
G
P
G
9
Waktu pengapian (ignition timing)
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
SISTEM BAHAN BAKAR
10
Filter udara
P
P
P
P
G
P
P
P
G
P
P
11
Filter bahan bakar
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
7-3
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 137
Km (x 1000)
1
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
SELANG WAKTU DITENTUKAN MENURUT
JARAK TEMPUH
Bulan
1
6
12
18
24
30
36
42
48
54
60
12
Saluran bahan bakar
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
SISTEM KONTROL EMISI
13
Sistem kontrol penguapan bahan bakar (sistem EVAP)
–
–
P
–
P
–
P
–
P
–
P
14
Valve PCV
P
–
P
–
P
–
P
–
P
–
P
15
Pemeriksaan emisi gas buang
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
SISTEM REM
16
Disc dan pad (rem depan)
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
Tromol dan shoe (rem belakang)
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
17
Selang & pipa rem
P
–
P
–
P
–
P
–
P
–
P
18
Kabel & tuas rem tangan
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
–
19
Minyak rem
P
P
P
P
G
P
P
P
G
P
P
CHASSIS DAN BODI
20
Pedal kopling
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
21
Roda
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
22
Ban
P
Rotasi setiap 10.000 km.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
7-4
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 138
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Km (x 1000)
1
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
SELANG WAKTU DITENTUKAN MENURUT
JARAK TEMPUH
Bulan
1
6
12
18
24
30
36
42
48
54
60
23
Drive shaft
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
24
Sistem suspensi
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
25
Sistem kemudi
P
P
P
–
P
–
P
–
P
–
P
26
Oli transmisi manual
P
–
G
–
G
–
G
–
G
–
G
27
Oli AGS
P
–
G
–
G
–
G
–
G
–
G
28
Pintu, engsel dan kunci
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
29
Power steering (jika dilengkapi)
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
30
Instrumen panel dan kelistrikan bodi
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
31
Karet Wiper
–
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
32
Fungsi A/C dan filter elemen (jika dilengkapi, jika kotor ganti)
P
P
P
P
G
P
P
P
G
P
P
SETELAH SELESAI PEMERIKSAAN, LAKUKAN TES JALAN
CATATAN :
P : PERIKSA (KUALITAS, KUANTITAS & WARNA), PERBAIKI, KENCANGKAN, BERI PELUMAS, SETEL, ROTASI /
BERSIHKAN , JIKA PERLU LAKUKAN PENGGANTIAN.
G : GANTI.
7-5
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 139
Jadwal Perawatan Berkala (Kondisi Tidak Normal)
Lakukan pemeriksaan / penggantan setiap interval 5.000 km sesuai tabel di bawah, untuk kondisi pengendaraan berikut ini:
– Perjalanan singkat yang berulang-ulang (kurang dari 10 km. / hari).
– Mengemudi di jalan kasar dan berlumpur.
– Mengemudi di jalan yang berdebu (musim panas dan kering dengan kondisi jalan buruk).
– Mengemudi di jalan yang dingin dan bergaram.
– Perjalanan pendek yang berulang-ulang, seperti angkotan kota, antar jemput dan penggunaan di daerah dingin.
– Perjalanan panjang dengan kecepatan tinggi secara terus menerus (kecepatan maksimum kendaraan 80% atau lebih selama lebih dari
2 jam).
NO
PERAWATAN
TINDAKAN
NO
PERAWATAN
TINDAKAN
1
Oli mesin
G
12
Kopling
P
2
Filter Oli
G
13
Roda
P
3
Pendingin mesin (Coolant)
P
14
Sistem suspensi
P
4
V-belt / Rib belt
P
15
Sistem kemudi
P
5
Waktu pengapian (Ignition timing)
P
16
Drive shaft / propeller shaft (jika dilengkapi)
P
6
Busi
P
17
Power steering
P
7
Filter udara
P
18
Instrumen panel / kelistrikan bodi
P
8
Filter bahan bakar
P
19
Pintu, engsel dan kunci
P
9
Saluran bahan bakar
P
20
Karet wiper
P
10
Tuas dan kabel rem tangan
P
21
Fungsi A/C dan filter elemen (jika dilengkapi)
P
11
Minyak rem
P
CATATAN :
P : PERIKSA (KUALITAS, KUANTITAS & WARNA), PERBAIKI, KENCANGKAN, BERI PELUMAS, SETEL, ROTASI /
BERSIHKAN, JIKA PERLU LAKUKAN PENGGANTIAN.
G : GANTI.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
7-6
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 140
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Drive Belt
PERINGATAN
Saat mesin hidup, jauhkan tangan,
pakaian, rambut, peralatan kerja, dan
lainnya dari kipas dan drive belt.
DEF: 4.0 – 4.5 mm
(0.16 – 0.18 in.)
Pastikan kekencangan drive belt sudah
tepat. Jika belt terlalu kendur, dapat me-
ngakibatkan pengisian battery kurang,
overheat, kerja power steering lemah, A/C
tidak maksimal, atau belt cepat aus. Ketika
belt ditekan dengan ibu jari di antara pul-
ley, harus ada defleksi sesuai tabel.
Bet harus diperiksa untuk memastikan
tidak rusak.
GE
Jika Anda ingin mengganti atau menyetel
belt sebaiknya hubungi dealer SUZUKI.
DEF: 7 – 8 mm
(0.28 – 0.31 in.)
→: Tekan 100 N (10 kg, 22 lbs)
GE: Generator
DEF: Defleksi
AC: Kompresor A/C
7-7
Oli Mesin dan Filter
Spesifikasi Oli
AC
71LST0701
(1) Disarankan
Pastikan oli mesin yang digunakan SGO -
Automobile SAE 0W-20 (1) API Servis SM
adalah pilihan terbaik untuk bahan bakar
yang ekonomis.
51KM036
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 141
Memeriksa Jumlah Oli
HIMBAUAN
CONTOH
Kesalahan dalam memeriksa volume
oli mesin dapat menyebabkan mas-
alah serius pada mesin.
68KH066
Penting sekali menjaga jumlah oli mesin
agar pelumasan mesin tetap sempurna.
Lakukan pemeriksaan di tempat yang
datar untuk mendapatkan hasil yang aku-
rat. Lakukan pemeriksaan sebelum mesin
dihidupkan atau minimal 5 menit setelah
mesin dimatikan.
Batang stik oli mesin berwarna kuning
untuk memudahkan pemeriksaan. Tarik
stik oli lalu bersihkan, masukkan kembali
stik oli dan kemudian keluarkan. Permu-
kaan oli harus berada di antara batas atas
dan bawah pada stik.
Tambahkan oli hingga batas atas jika per-
mukaan oli kurang dari batas bawah dan
kurangi jika oli melebihi batas atas.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Mengisi kembali
CONTOH
Tutup
Buka
81A147
Lepas tutup pengisian oli dan isi oli perla-
han hingga batas atas pada stik.
Jangan sampai berlebihan, terlalu banyak
oli sama buruknya dengan kekurangan oli.
Setelah mengisi ulang, hidupkan mesin
dan lakukan putaran idle selama beberapa
menit. Matikan mesin, tunggu kurang lebih
5 menit lalu cek kembali jumlah oli.
7-8
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 142
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Mengganti Oli Mesin dan Filter Oli
Kuras oli saat mesin hangat.
CONTOH
Buka
Tutup
68KH068
Momen pengencangan drain plug
(1): 35 Nm (3.5 kg-m, 25.5 lb-ft)
68KH067
1) Lepas tutup pengisian oli.
2) Pasang penampung oli di bawah drain
plug (tutup saluran pembuangan).
3) Menggunakan kunci, buka drain plug
dan keluarkan olinya.
PERINGATAN
Oli baru dan bekas sangat berba-
haya. jauhkan dari jangkauan anak-
anak dan binatang peliharaan.
Kontak dengan oli mesin dalam
waktu lama dan berulang dapat
menyebabkan kanker kulit.
Kontak yang singkat dengan oli
mesin dapat menyebabkan iritasi
kulit.
(Bersambung)
PERHATIAN
Jangan membuka tutup saluran pem-
buangan oli saat temperatur mesin
panas, tunggu hingga agak dingin.
7-9
CONTOH
PERINGATAN
(Lanjutan)
Untuk meminimalkan resiko Anda
terkena oli, kenakan pakaian lengan
panjang dan sarung tangan (seperti
sarung tangan cuci piring) saat
mengganti oli. Cuci pakaian atau kain
jika terkena oli. Daur ulang atau
buang oli dan filter bekas dengan
benar.
(1)
4) Pasang kembali drain plug dan gasket-
nya, kencangkan sesuai spesifikasi.
Gunakan selalu gasket baru, jangan
menggunakan gasket bekas untuk
menghindari kebocoran oli.
Mengganti Filter oli
1) Gunakan kunci filter, putar filter oli ber-
lawanan arah jarum jam dan lepas.
2) Gunakan kain bersih dan bersihkan
dudukan filter pada mesin.
Pastikan gasket bekas/lama sudah
dibersihkan
dan
tidak
mengganjal
dudukan filter oli.
3) Lumasi sedikit oli di sekitar gasket karet
pada filter oli baru.
4) Pasang filter baru dengan tangan
hingga gasket filter menempel pada
permukaan dudukan filter dengan baik.
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 143
HIMBAUAN
Untuk mengencangkan filter oli de-
ngan benar, perhatikan saat pertama
posisi gasket menempel pada permu-
kaan dudukan.
5) Kencangkan filter dari titik kontak de-
ngan dudukan sesuai spesifikasi meng-
gunakan kunci oil filter.
Momen pengencangan oil filter
3/4 putaran atau
14 Nm (1.4 kg-m, 10.5 lb-ft)
54G092
(1) Mengendurkan
(2) Mengencangkan
HIMBAUAN
Untuk mencegah kebocoran oli, pas-
tikan pemasangan filter oli sudah
kencang dan tidak melebihi spesifi-
kasi.
Mengencangkan (dilihat dari atas filter)
Mengisi Oli dan Memeriksa Kebo-
coran
1) Isi kembali oli melalui lubang pengisian
dan tutup kembali.
Jumlah oli yang harus diisi dapat dilihat
di bab “SPESIFIKASI”.
2) Hidupkan mesin dan periksa kebocoran
filter oli dan tutup oli. Lakukan putaran
mesin di berbagai posisi selama 5
menit.
3) Matikan mesin selama 5 menit. periksa
kembali jumlah oli, jika kurang tambah-
kan.
54G093
(1) Filter oli
(2) 3/4 putaran
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
HIMBAUAN
• Saat mengganti filter oli, gunakan
suku cadang asli SUZUKI. jika tidak
ada, cari yang sama kualitasnya
dan ikuti petunjuk pemakaiannya.
• Kebocoran di sekitar filter oli atau
saluran pembuangan menunjuk-
kan
pemasangan
gasket
tidak
tepat. Jika masih terjadi kebocoran
hubungi BeRes SUZUKI terdekat.
7-10
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 144
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Coolant
Memilih Coolant
Agar kinerja mesin optimal dan untuk me-
ningkatkan ketahanan mesin, gunakan
SUZUKI
ALL
SEASON
LONG
LIFE
COOLANT (PRE-MIXED).
Coolant ini adalah yang terbaik untuk
sistem pendingin, karena :
• Membantu menjaga suhu yang aman
bagi mesin.
• Melindungi pendingin mesin agar tidak
membeku atau mendidih.
• Mencegah karat atau korosi.
HIMBAUAN
Untuk menghindari kerusakan sistem
pendingin:
• Gunakan coolant berbasis ethylene
glycol non-silicate di campur air
suling dengan perbandingan yang
tepat.
• Pastikan campuran 50/50 coolant
dan air suling dan jangan lebih dari
70/30. Campuran coolant dengan
air suling yang lebih besar dari 70/
30 akan menyebabkan overheat.
• Jangan menambahkan air kran/air
sumur, hal ini akan menyebabkan
korosi/karat di dalam sistem.
• Jangan menambahkan zat lain atau
aditif, karena mungkin tidak cocok
dengan sistem pendingin.
• Jangan menggunakan / mencam-
pur coolant dari berbagai tipe.
Hal ini dapat merusak seal atau
menyebabkan overheat dan ber-
akibat pada kerusakan mesin.
Coolant yang tidak sesuai spesifikasi
dapat merusak sistem pendingin. Hubungi
BeRes SUZUKI terdekat untuk mendapat-
kan coolant yang tepat.
Memeriksa Jumlah Oli
Periksa jumlah coolant pada tangki reser-
voir, bukan di radiator. Saat mesin dingin,
jumlah coolant harus berada di antara
tanda “FULL” dan “LOW”.
7-11
Menambahkan Coolant
CONTOH
67LH079
CONTOH
68KH070
Jika coolant di bawah tanda “LOW”, tam-
bahkan. Lepas tutup tangki reservoir dan
tambahkan coolant hingga tanda “FULL”.
dan tidak melebihi.
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 145
Filter Udara
PERINGATAN
Jangan menghirup atau menelan
cairan coolant atau anti beku, hal ini
sangat berbahaya. Jika tertelan, ja-
ngan dimuntahkan, segera hubungi
dokter. Jika uap terhirup, pindah ke
area dengan udara segar.
Jika terkena mata segera cuci den-
gan air dan berikan obat mata.
Jauhkan cairan ini dari jangkauan
anak kecil dan binatang peliharaan.
HIMBAUAN
• Untuk
mencampur
sebaiknya
gunakan campuran yang mengand-
ung 50% anti beku.
• Jika suhu lingkungan terendah di
daerah Anda berkisar –35°C atau
lebih rendah, gunakan konsentrat
hingga 60% ikuti petunjuk anti beku
yang tertera pada kemasannya.
• Saat menutup tangki reservoir,
luruskan tanda pada tutup dengan
tanda pada tangki. Hal ini untuk
mencegah kebocoran.
67LS10701
Jika saringan udara kotor, tenaga ken-
daraan akan berkurang dan bahan bakar
lebih boros.
Lepas klem dan elemen dari kotak filter
udara. Ganti, jika terlihat kotor.
Mengganti Coolant
Pekerjaan ini memerlukan prosedur khu-
sus.
Serahkan
penanganannya
pada
BeRes SUZUKI.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Busi
67LS10701
(1)
68KH072
Untuk busi nikel (tipe tradisional):
Anda harus memeriksa karbon busi secara
berkala. Jika busi kotor oleh karbon, mun-
gkin tidak dapat bekerja dengan baik.
7-12
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 146
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Bersihkan busi dan setel celah busi.
Benar
Salah
CONTOH
Untuk menggapai busi:
1) Lepas klem dan lepas kotak filter udara.
2) Jika perlu, lepaskan soket sambil
menekan tuas pembuka.
3) Lepas baut ignitor.
4) Tarik keluar boot busi.
CATATAN:
Saat merakit, pastikan kabel, soket, karet
seal dan washer terpasang dengan baik.
HIMBAUAN
• Saat melepas kabel busi, tarik
bagian bbot dan jangan menarik
kabel, hal ini dapat merusak.
• Saat membersihkan busi iridium/
platinum (busi tipe elektroda ten-
gah ramping), jangan menyentuh
bagian tengah elektrode, karena
mudah rusak.
7-13
Mengendorkan
Mengencangkan
60G102
60G160S
HIMBAUAN
• Saat memasang busi, kencangkan
dengan tangan terlebih dahulu
untuk mencegah ulir rusak. ken-
cangkan dengan kunci momen
17.5 Nm (1.8 kg-m, 13.0 lb-ft). Jaga
lubang busi agar tidak terkontami-
nasi kotoran ketika busi dilepas.
• Jangan menggunakan busi dengan
ukuran ulir yang berbeda.
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 147
Oli Transmisi
Oli Transmisi Manual/Oli AGS
Ketika menambah oli transmisi, gunakan
oli dengan viskositas dan grade sesuai
spesifikasi.
Kami sangat menganjurkan penggunaan
SGO MT SAE 75W-80 untuk oli transmisi
manual atau oli AGS.
Oli transmisi Manual/Oli AGS
75W-80, 75W-85, 75W-90
60B307
Jarak busi “a”
NGK KR6A-10:
0.95 – 1.05 mm (0.037 – 0.041 in.)
C
F
o
o
-30
-22
-20
-4
-10
14
32
50
68
86
104
0
10
20
30
40
HIMBAUAN
Saat mengganti busi, gunakan tipe
dan merk yang sesuai dengan ken-
daraan Anda. Untuk lebih jelas ten-
tang spesifikasi busi lihat bab “SPE-
SIFIKASI” pada akhir halaman buku
ini. Jika ingin menggunakan merk
dan tipe busi lain, konsultasikan ke
dealer SUZUKI.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Memeriksa Oli Transmisi
(1)
68KH073
(1) Filter oli dan level plug
57L71007
Untuk memeriksa jumlah oli, lakukan
prosedur berikut:
1) Parkir kendaraan di tempat yang datar,
aktifkan rem tangan dan matikan
mesin.
2) Buka tutup pengisian oli (1).
3) Periksa bagian dalam lubang dengan
jari. Jika level oli mencapai dasar
lubang plug, jumlah oli sudah benar.
Jika demikian pasang kembali plug.
7-14
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 148
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
4) Jika level oli rendah, tambahkan oli
gear melalui lubang pengisian (1)
hingga oli mencapai bagian bawah
lubang pengisian, kemudian pasang
kembali plug.
Pedal Kopling
Kabel kontrol kopling
Momen pengencangan (1):
21 Nm (2.1 kg-m, 15.5 lb-ft)
PERHATIAN
Setelah kendaraan digunakan, untuk
melakukan
pemeriksaan
tunggu
hingga tutup oli dingin. Hal ini untuk
mencegah cedera.
HIMBAUAN
54G274
Jarak main pedal kopling “d”:
10 - 15 mm (0.4 - 0.6 in.)
Saat mengencangkan plug, berikan
sealent atau yang setara pada bagian
ulir untuk mencegah kebocoran.
Sealant transmisi manual / AGS:
SUZUKI Bond No. “1217G”
Pengukuran jarak main pedal kopling de-
ngan cara menekan pedal dengan tangan
dan ukur jarak hingga terasa ada sedikit
hambatan. Jarak main pedal harus sesuai
spesifikasi. Jika lebih atau kurang dari nilai
di atas, atau kopling terasa berderit ketika
pedal diinjak penuh, segera konsultasikan
ke BeRes SUZUKI terdekat.
Mengganti oli transmisi
Penggantian oli transmisi memerlukan
prosedur, material dan peralatan khusus,
lakukan pekerjaan ini di BeRes SUZUKI.
7-15
Rem
Minyak Rem
CONTOH
67LH081
Periksa ketinggian minyak rem pada reser-
voir di ruang mesin. Pastikan ketinggi-
annya harus berada di antara garis “MAX”
dan “MIN”. Jika minyak rem mendekati
garis “MIN”, tambahkan hingga garis
“MAX” dengan SUPER HEAVY DUTY
BRAKE FLUID-DOT 3.
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 149
PERINGATAN
PERINGATAN
Ikuti petunjuk berikut ini untuk meng-
hindari
bahaya
atau
kerusakan
sistem rem.
• Jika jumlah minyak rem berkurang,
lampu indikator rem (lampu rem
tangan) akan menyala (mesin harus
hidup dengan rem tangan dilepas).
Jika lampu indikator tetap menyala,
segera periksakan kendaraan Anda
ke BeRes SUZUKI.
• Jika ada kebocoran, periksakan
kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI.
• Jangan menggunakan minyak rem
selain
SUPER
HEAVY
DUTY
BRAKE
FLUID-DOT3.
Jangan
menggunakan minyak rem bekas
atau yang sudah terlalu lama ter-
simpan atau yang tutupnya sudah
terbuka.
Minyak rem jangan sampai tertelan
atau terkena mata, hal ini sangat ber-
bahaya.
Jika
tertelan,
jangan
dimuntahkan, dan segera hubungi
dokter. Jika minyak rem terkena
mata, segera bilas dengan air dan
berikan obat mata. Jauhkan minyak
rem dari anak kecil dan binatang peli-
haraan.
CATATAN :
Kendaraan yang dilengkapi dengan disc
brake, jika brake pad menipis maka minyak
rem pada tangki reservoir dengan sendir-
inya akan berkurang.
Pedal Rem
Periksa play pedal rem (tidak mengempos)
jika pedal tidak kembali seperti semula
setelah diinjak, hubungi BeRes SUZUKI
terdekat atau jika kondisinya meragukan,
lakukan pemeriksaan sebgai berikut:
PERHATIAN
Minyak rem dapat mencederai mata
dan merusak permukaan cat. Hati-
hati saat mengisi reservoir.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
54G108
Jarak minimum pedal ke karpet lan-
tai “a”:
62 mm (2.4 in.)
Dengan mesin hidup, ukur jarak antara
pedal rem dengan dinding saat pedal
ditekan sekitar 300 N (30 kg, 66 lbs).
Penyetelan pedal tidak diperlukan, karena
sistem menyetel secara otomatis.
Jika jarak minimum pedal di bawah spesifi-
kasi, periksakan kendaraan Anda ke
BeRes SUZUKI terdekat.
CATATAN:
Jika mengukur jarak pedal rem dengan
dinding lantai, pastikan tidak termasuk kar-
pet lantai.
7-16
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 150
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Rem Tangan
60G104S
54G109
Spesifikasi gigi rachet “b”:
4th – 9th
Gaya menarik tuas (1):
200 N (20 kg, 44 lbs)
PERINGATAN
Jika Anda mengalami masalah de-
ngan sistem seperti diuraikan di
bawah ini, periksakan kendaraan
Anda ke BeRes SUZUKI terdekat.
• Rem kurang pakem.
• Rem kasar (kerja rem tidak sama di
semua roda).
• Jarak main pedal rem berlebihan.
• Pedal rem tertahan.
• Timbul bunyi tidak normal
• Pedal
bergetar
(pedal
bergetar
ketika ditekan.)
Periksa kondisi rem tangan dengan meng-
hitung bunyi KLIK, tarik rem tangan perla-
han sampai tertarik penuh. Tuas harus
berhenti diantara gigi rachet sesuai spesifi-
kasi di atas dan roda belakang harus men-
gunci dengan baik. Bila rem tangan tidak
berfungsi/tidak sesuai dengan uraian di
atas, periksakan kendaraan Anda ke
BeRes SUZUKI terdekat.
7-17
Setir
CONTOH
CONTOH
“c”
67LH082
Play setir “c”:
0 – 30 mm (0.0 – 1.2 in.)
Periksa play setir dengan cara diputar dari
kiri ke kanan dan ukur jaraknya sebelum
terasa ada hambatan. Play harus sesuai
spesifikasi di atas.
Periksa setir dapat diputar saat diputar ke
kanan dan kiri dengan mudah tanpa ada
bunyi saat dikendarai perlahan di area ter-
buka.
Jika besar play tidak sesuai spesifikasi
atau ditemukan ada masalah, periksakan
kendaraan Anda ke BeRes SUZUKI ter-
dekat.
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 151
Ban
Memeriksa Ban
Periksa ban sedikitnya sebulan sekali,
dengan cara sebagai berkut:
CONTOH
1) Ukur tekanan ban, sesuaikan dengan
spesifikasi. Periksa pula ban cadangan.
PERINGATAN
• Ukur tekanan ban pada saat dingin.
• Periksa tekanan beberapa kali saat
mengurangi tekanan ban hingga
sesuai spesifikasi.
• Jangan terlalu keras atau kurang
tekanan. Ban yang kurang tekanan
dapat mempengaruhi pengenda-
lian, selip, kerusakan ban atau
velg. Ban yang terlalu keras dapat
meledak, pengendalian tidak nya-
man dan mungkin dapat mengaki-
batkan kecelakaan.
68KH075
Spesifikasi
tekanan
ban
depan
dan
belakang tercantum di dalam label infor-
masi yang terdapat pada pilar pintu penge-
mudi. Ban depan dan belakang harus
memiliki tekanan sesuai spesifikasi.
Nilai ini tidak termasuk ban cadangan, jika
dilengkapi.
Tekanan Ban
Depan : 250 Kpa / 36 Psi
Belakang : 250 Kpa / 36 Psi
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
CONTOH
(1)
(2)
52KM110
(1) Indikator keausan ban
(2) Tanda
2) Pastikan kedalaman kembang ban
lebih dari 1.6 mm (0.06 in.). Pada kem
bang ban terdapat indikator. Jika tanda
ini sudah muncul, berarti kedalaman
kembang ban adalah 1.6 mm (0.06 in.)
atau kurang ban harus segera diganti.
3) Periksa keausan, retak, dan kerusakan.
Ganti ban jika perlu. Jika ada keausan
tidak normal, periksakan kendaraan
Anda ke BeRes SUZUKI.
PERHATIAN
Melalui medan berat (daerah berbatu)
dapat merusak ban dan mempenga-
ruhi wheel alignment. Lakukan peme-
riksaan ban secara berkala di BeRes
SUZUKI terdekat.
7-18
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 152
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
4) Periksa kekencangan mur roda.
5) Periksa jika ada paku, batu atau lainnya
yang menempel di ban.
Rotasi Ban
Rotasi 5 Ban
PERINGATAN
• Gunakan ban dengan tipe dan uku-
ran yang sama, hal ini penting
untuk
kenyamanan
mengemudi.
Gunakan ban dan peralatan stan-
dar.
• Pengantian ban dan perlengkapan
roda akan mempengaruhi pengen-
dalian kendaraan Anda.
• Oleh karena itu, gunakan ban dan
kombinasi roda yang dianjurkan
oleh BeRes SUZUKI.
HIMBAUAN
Penggunaan ban yang tidak standar
dapat
mempengaruhi
pembacaan
speedometer atau odometer. Perik-
sakan kendaraan Anda ke BeRes
SUZUKI terdekat sebelum melaku-
kan penggantian ban.
7-19
Rotasi 4 Ban
54G114
Untuk menghindari keausan ban yang
tidak merata dan agar ban tahan lama,
lakukan rotasi seperti pada gambar. Ban
harus dirotasi setiap 10.000 km (6.000
mil). Setelah dirotasi, sesuaikan tekanan
ban dengan spesifikasi pada label.
54G115
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 153
Baterai
CONTOH
PERINGATAN
• Baterai menghasilkan gas hidrogen
yang mudah terbakar. Jauhkan
percikan api dari baterai untuk
menghindari
terjadinya
ledakan.
Jangan merokok saat menangani
baterai.
• Saat memperbaiki atau memeriksa
baterai, lepas kabel negatif. Hati-
hati jangan sampai terjadi korslet/
hubungan pendek.
• Untuk menghindari cedera atau
kerusakan baterai, ikuti cara men-
jumper
baterai
di
bab
“PER-
AWATAN DARURAT”.
• Asam sulfat encer jika tumpah dari
Baterai dapat menyebabkan kebu-
taan atau luka bakar yang parah.
Gunakan pelindung mata yang
tepat dan sarung tangan. Bilas
mata atau tubuh yang terkena den-
gan air yang cukup dan segera
mendapatkan
perawatan
medis.
Jauhkan baterai dari jangkauan
anak-anak.
54G118
Untuk baterai yang tidak membutuhkan
perawatan (tanpa tutup), tidak diperlukan
perawatan/menambahkan air. Untuk tipe
baterai lama dengan tutup pengisian bate-
rai, jumlah larutan battery harus selalu
berada di antara “UPPER” dan “LOWER”.
Jika di bawah “LOWER”, tambahkan air
suling/air murni hingga tanda “UPPER”.
Periksa secara berkala terminal baterai,
dan braket baterai dari karat.
Bersihkan karat atau korosi dengan sikat
kawat atau amoniak atau soda yang
dicampur air. Setelah dibersihkan, bilas
dengan air bersih. Jika kendaraan tidak
akan dihidupkan selama sebulan atau
lebih, lepas kabel negatif baterai agar tidak
rusak.
Untuk memasang baterai:
1. Memasang baterai adalah kebalikan
dari melepasnya.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
2.Hubungkan terminal baterai dengan
aman.
HIMBAUAN
Sistem pengisian dan baterai dapat
rusak bila posisi kabel tertukar.
Kabel merah harus dipasang di termi-
nal positif + dan kabel hitam (atau
hitam bergaris putih) harus dipasang
diterminal negatif -.
PERINGATAN
• Baterai mengandung zat-zat bera-
cun seperti asam sulfat dan timah
yang dapat mencemari lingkungan
dan kesehatan manusia.
• Baterai bekas harus dibuang atau
didaur
ulang
sesuai
peraturan
pemerintah setempat dan tidak
dicampur dengan sampah lainnya.
Pastikan baterai tidak dibalik saat
melepas dari kendaraan. Bila tidak,
cairan asam sulfat dapat tumpah
dan dapat melukai Anda.
CATATAN :
Saat mengganti baterai MF pilih dengan
tipe yang sama.
Recharge / stroom kembali baterai setiap
satu bulan sekali bila kendaraan tidak
digunakan dalam waktu lama.
7-20
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 154
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Sekering
Kendaraan Anda dilengkapi dengan tiga
macam sekering, yaitu:
Sekering Utama
Mengambil arus langsung dari baterai.
Sekering Primer
Di antara sekering utama dan individual,
dan untuk beban kelistrikkan grup.
Sekering Individual
Untuk sirkuit kelistrikkan individual.
54G118N
Simbol seperti di atas A tercantum pada
label baterai, menunjukkan baterai bekas
harus dipisahkan dari sampah rumah
tangga.
Simbol kimia “Pb” B menunjukkan baterai
mengandung timbal lebih dari 0.004%.
Untuk melepas sekering, gunakan alat
yang ada pada kotak sekering.
Pastikan baterai dibuang atau didaur ulang
dengan benar, Anda telah membantu
mencegah pencemaran lingkungan dan
kesehatan manusia yang dapat ditimbul-
kan dari penangan baterai yang salah.
Material daur ulang akan turut membantu
konservasi sumber daya alam. Untuk infor-
masi lebih lanjut cara membuang atau
daur ulang baterai bekas, konsultasikan
dengan dealer Suzuki.
7-21
Sekering di Ruang Mesin
(2)
(3)
(27)
(1)
(28)
68KH076
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (21) (22) (23)
(24)
(25)
(26)
63J095
68KH077
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 155
(16)
–
Kosong *1
Sekering
(1)
80A
Semua beban kelistrikan
15A
Sekring lampu depan
rendah (kiri) *2
(17)
30A
Sekering kipas radiator
(2)
50A
Dome, Lampu kecil, Door
lock
(18)
–
Kosong *3
10A
Sekering T/M *4
(3)
50A
Power window, Heater,
Wiper, Ignition
(4)
–
Kosong
(19)
15A
Sekering lampu besar
(Kiri) *1
(5)
–
Relay motor starter
15A
Sekering lampu besar
tinggi (Kiri) *2
(6)
–
Kosong *1
–
Relay lampu depan
rendah (kanan) *2
(20)
15A
Sekering lampu besar
(Kanan) *1
(7)
–
Kosong *3
15A
Sekering lampu besar
tinggi (kanan) *2
–
Relay cadangan *4
(8)
–
Relay air compressor
(21)
–
Kosong *1
(9)
–
Kosong *1
15A
Sekering lampu besar
bawah (kanan) *2
–
Relay lampu depan
rendah (kiri) *2
(22)
30A
Sekering motor starter
(23)
15A
Sekering fuel injection
(10)
–
Kosong *3
40A
Relay pompa T/M *4
(24)
–
Relay kipas radiator
(25)
–
Relay fuel pump
(11)
40A
Sekering power steering
(12)
–
Kosong
(26)
–
Main relay
(13)
30A
Sekering kunci kontak
(14)
10A
Sekering air compressor
(27)
80A
Lampu besar, Air com-
pressor, Kipas radiator
(28)
80A
Power steering
(15)
–
Kosong *3
10A
Sekering T/M2 *4
*1 : Untuk tipe GA, GL, GX
*2 : Untuk tipe GS
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
*3 : Model transmisi manual
*4 : model AGS
Sekering utama, sekering primer dan
beberapa sekering individual terletak di
ruang mesin. Jika sekering utama putus,
tidak ada komponen kelistrikan yang ber-
fungsi. Jika sekering primer putus, tidak
ada komponen kelistrikan dan beban yang
dapat berfungsi. Ketika mengganti seker-
ing utama, sekering primer, atau sekering
individual, gunakan part asli SUZUKI.
Untuk
mengganti
sekering,
gunakan
penarik pada kotak sekering. Nilai amper
setiap sekering dapat dilihat pada tutup
kotak sekering.
7-22
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 156
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Sekering di Bawah Dasbor
CONTOH
CONTOH
OK
PUTUS
60G111
PERINGATAN
Jika sekering utama atau sekering
primer putus, periksakan kendaraan
ke BeRes SUZUKI. Gunakan part asli
SUZUKI. Jangan menggunakan alu-
munium foil atau kabel untuk mem-
perbaiki sekering yang putus, hal ini
dapat
mengakibatkan
kerusakan
kelistrikan dan kebakaran.
CATATAN:
Pastikan pada box sekering terdapat
sekering cadangan dan alat penariknya.
7-23
Sekering
(1)
10A
Lampu rem
(2)
30A
Motor blower
(3)
10A
ST SIG
(4)
15A
Aksesoris
(5)
10A
Kosong
(6)
10A
Lampu kecil
(7)
10A
Lampu mundur
(8)
10A
Kosong
(9)
10A
Meter
(10)
15A
Ignition coil
(11)
20A
Wiper/Washer
67LH07001
(12)
10A
IG2 SIG
(13)
10A
IG1 SIG
(14)
10A
Kosong
(15)
–
Kosong
(16)
20A
Door lock
(17)
15A
Klakson/Hazard
(18)
15A
Kosong
(19)
10A
Dome
(20)
30A
Power window
67LH07002
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 157
Box sekering berada di sisi dasbor penge-
mudi.
Lepas
tutup
kotak
sekering
dengan
menekan ke dalam dan kedua ujungnya
ditarik.
Arah Sinar Lampu Besar
Lampu interior
PERHATIAN
• Lampu yang baru saja dimatikan
akan sangat panas, terlebih lampu
halogen. Tunggu hingga dingin
sebelum melakukan penggantian.
• Bohlam
berisi
gas
halogen
bertekanan. Hati-hati jangan sam-
pai terkena benturan atau terjatuh,
ka-rena dapat meledak.
HIMBAUAN
Oli yang menempel di tangan dapat
menyebabkan bohlam lampu halogen
overheat dan meledak, gunakan kain
saat mengganti bohlam baru.
Putus
OK
81A283
HIMBAUAN
PERINGATAN
Penggantian bohlam yang terlalu se-
ring menunjukkan sistem kelistrikkan
memerlukan
pemeriksaan.
Perik-
sakan kendaraan Anda ke BeRes
SUZUKI terdekat.
Ganti sekering yang putus dengan
besaran amper yang tepat.
Jangan pernah menggantinya den-
gan aluminium foil atau kawat. Jika
Anda mengganti sekering kemudian
putus dalam jangka waktu singkat,
Mungkin ada masalah pada sistem
kelistrikkan, segera hubungi BeRes
SUZUKI.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
60G115
Tarik lensa dengan cara mengungkitnya
dengan obeng yang dilapisi kain seperti
terlihat pada gambar.
Untuk memasangnya, tekan kembali lensa
ke tempat semula.
Tarik keluar bohlam, saat mengganti
bohlam pastikan spring penahan bekerja
dengan baik.
7-24
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 158
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Lampu Besar tipe GA, GL, GX
(2)
(1)
(3)
(3)
67LH085
Buka kap mesin. Lepas soket (1). Lepas
karet sealant (2).
Tekan spring pengunci (3) ke depan dan
buka pengaitnya. Kemudian lepas bohlam,
pasang bohlam baru dengan arah berla-
wanan saat melepas.
7-25
Tipe GS lampu besar (bohlam
rendah)
(2)
(1)
67LH07003
(3)
67LSA7011
Buka kap mesin. Lepas karet seal (1) dan
cabut socket (2), Tekan pegas pengembali
(3) ke depan dan lepas. kemudian lepas
bohlam, pasang bohlam baru dengan cara
kebalikan dari melepas.
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 159
Tipe GS lampu besar (bohlam
tinggi)
pada bohlam cocok dengan slot (b) dudu-
kan lampu besar.
Lampu Sein Samping
CONTOH
64J195
Melepas dengan cara menggeser housing
ke kiri dengan jari tangan.
67LSA7010
Buka kap mesin. Lepas karet seal (1)
lepas bohlam dengan socketnya (2), Tarik
ke atas. Lepas bohlam (3) dari socket (4).
dengan menarik keluar bohlam. Pasang
bohlam baru dengan cara kebalikan mele-
pas. saat memasang pastikan alur (a)
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Lampu Lain
Penahan bohlam
CONTOH
(2)
(1)
(1)
(2)
54G123
(1) Melepas
(2) Memasang
Untuk melepas penahan bohlam dari
housing, putar penahan berlawanan arah
jarum jam dan tarik keluar. Untuk mema-
sang penahan, tekan penahan dan putar
searah jarum jam.
7-26
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 160
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Bohlam
Lampu posisi depan (1)
Lampu sein depan (2)
Tipe GA, GL, GX
CONTOH
(1)
(2)
(1)
(3)
(4)
(2)
54G124
(3) Melepas
(4) Memasang
67LH07004
Tipe GS
Ada dua tipe bohlam, “Tipe full glass” (1)
dan “Tipe glass/metal” (2).
Untuk melepas dan memasang bohlam
tipe full glass (1), Tarik keluar atau tekan
bohlam.
Untuk melepas bohlam tipe glass metal (2)
dari penahannya, tekan bohlam dan putar
berlawanan arah jarum jam.
Untuk memasang bohlam baru, tekan dan
putar searah jarum jam.
Anda dapat menangani bohlam individual
atau penahan bohlam dengan cara sbb.
(1)
(2)
7-27
Lampu kombinasi belakang
CONTOH
67LH089
67LH30602
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 161
Lampu plat nomor
Karena diperlukan prosedur khusus, kami
menganjurkan kendaraan Anda di bawa ke
BeRes SUZUKI terdekat untuk penggan-
tian bohlam.
Wiper
54G129N
Jika wiper blade rapuh, rusak atau patah
saat dioperasikan, ganti wiper blade.
Untuk memasang wiper blade baru, ikuti
prosedur di bawah ini.
HIMBAUAN
Untuk mencegah kaca tergores atau
pecah, jangan sampai lengan wiper
menyentuh
kaca
saat
mengganti
karet.
CATATAN:
Wiper blade yang diterangkan disini mun-
gkin berbeda dengan yang terpasang di
kendaraan. Hubungi BeRes SUZUKI ter-
dekat untuk penggantian karet wiper yang
benar.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Wiper kaca depan:
70G119
1) Tahan lengan wiper menjauh dari kaca.
7-28
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 162
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Melepas
CONTOH
CONTOH
60A260
Memasang
54G130
2) Tekan pengunci (1) ke arah lengan
wiper (2) dan lepas wiper frame dari
lengan seperti pada gambar.
3) Buka ujung kunci wiper dan geser
blade ke luar seperti pada gambar.
54G132
(1) Ujung pengunci
7-29
(2)
(2)
67LSA7001
2. Penahan
4) Jika blade baru tidak dilengkapi dua
metal retainer, pasang penahan yang
lama.
(A)
(B)
(2)
67LSA7002
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 163
(A) Atas
(B) Bawah
Washer Kaca Depan
Depan dan Belakang (jika dilengkapi)
CATATAN:
Saat Anda memasang penahan (2), pasti-
kan bahwa arah sesuai yang di tunjukkan
pada gambar.
5) Pasang blade baru dengan urutan ter-
balik saat melepas, dengan ujung
lengan wiper terkunci. Pastikan blade
terpasang dengan baik oleh semua
pengait. Kunci ujung blade pada tem-
patnya.
6) Pasang kembali wiper frame ke lengan,
pastikan semua pengait sudah terpas-
ang dengan baik pada lengan.
CONTOH
67LH093
Periksa cairan washer pada tangki, isi bila
perlu. Gunakan cairan yang berkualitas
baik, campur dengan air bila perlu.
PERINGATAN
Jangan menggunakan cairan “anti
beku” untuk reservoir cairan pem-
bersih kaca depan. Hal ini dapat
mengganggu pandangan saat disem-
prot-kan pada kaca depan dan dapat
merusak cat.
HIMBAUAN
Motor washer akan rusak jika ber-
operasi
dengan
kondisi
tangki
washer kosong.
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
Sistem Air Conditioner
Jika A/C tidak digunakan untuk waktu yang
lama, saat pertama kali digunakan mun-
gkin performanya akan sedikit menurun.
Untuk mencegah hal ini, hidupkan sedikit-
nya satu bulan sekali selama satu menit
dengan putaran mesin idle.
Hal ini untuk sirkulasi refrigerant dan oli,
dan juga untuk membantu melindungi
komponen bagian dalam sistem A/C.
7-30
67LS0N12N
JADWAL PERAWATAN BERKALA
Halaman 164
# PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
---
<br><br><br><br><br><br>
<br><br><br><br><br><br>
7-31 67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 165
60G411
PERAWATAN DARURAT
PERAWATAN DARURAT
Peralatan Penggantian Ban ....................................................8-1
Petunjuk Mendongkrak ...........................................................8-1
Mengganti Roda ......................................................................8-4
Petunjuk Menjumper ...............................................................8-5
Menderek .................................................................................8-6
Jika Mesin Tidak Dapat Hidup ...............................................8-7
Jika Mesin Banjir .....................................................................8-7
Jika Mesin Overheat ...............................................................8-8
8
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 166
PERAWATAN DARURAT
Peralatan Penggantian Ban
Untuk mengeluarkan ban serep, putar
bautnya (1) berlawanan arah jarum jam
dan lepaskan.
Petunjuk Mendongkrak
CONTOH
PERINGATAN
Setelah
menggunakan
peralatan,
simpan kembali dengan baik, agar
tidak terlempar saat terjadi kecela-
kaan.
PERHATIAN
Peralatan ini hanya untuk mengganti
ban/roda. Baca petunjuk mendong-
krak sebelum menggunakan pera-
latan.
67LH094
Dongkrak, roda penyangga dan handel
dongkrak disimpan di bagasi.
(1)
68KH091
8-1
52KM119
1) Parkir kendaraan di tempat yang rata.
2) Aktifkan rem tangan dan tuas transmisi
di posisi “R”.
3) Nyalakan lampu hazard jika terjadi di
area yang ramai.
4) Pasang ganjal secara diagonal dengan
ban yang akan didongkrak.
5) Dekatkan ban cadangan seperti pada
gambar, untuk menjaga dongkrak dari
kemungkinan selip.
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 167
54G253
63J101
6) Pasang dongkrak pada sudut yang
tepat seperti pada gambar dan naikan
dongkrak dengan memutar gagang
searah
jarum
jam
hingga
kepala
dongkrak tepat pada bodi, lihat gambar.
7) Terus naikan dongkrak perlahan hingga
ban terangkat dari lantai/jalan, tetapi
jangan terlalu tinggi.
63J100
PERAWATAN DARURAT
PERINGATAN
• Gunakan dongkrak untuk meng-
ganti ban di tempat yang rata.
• Jangan mendongkrak di tempat
yang miring.
• Lakukan dongkrak di posisi yang
benar, dekat dengan roda yang
akan diganti (seperti pada gambar).
Jangan memasang dongkrak di
bagian torsion beam.
• Jangan berada di bawah kendaraan
yang sedang didongkrak.
• Jangan menghidupkan mesin saat
kendaraan didongkrak. Turunkan
semua penumpang sebelum men-
dongkrak.
8-2
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 168
PERAWATAN DARURAT
Mengangkat Kendaraan dengan
Dongkrak Lantai
• Gunakan dongkrak pada titik yang ditan-
dai di bawah ini.
• Tahan dengan jack stand (tersedia di
pasaran) pada titik yang ditunjukkan di
bawah ini.
CONTOH
(3)
Depan
Depan
Belakang
Titik angkat untuk lift 2 kolom dan jack stand
Titik angkat untuk dongkrak lantai
8-3
Depan
Belakang
(2)
(2)
(1)
(1)
(4)
67LH103
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 169
(1) Jack stand
(2) Titik angkat dongkrak
(3) Frame suspensi depan
(4) Frame suspensi belakang
Mengganti Roda
Untuk mengganti roda, gunakan prosedur
berikut:
1) Keluarkan dongkrak, ban cadangan
dan tool.
2) Kendurkan mur roda, tetapi jangan dile-
pas.
3) Dongkrak kendaraan (ikuti petunjuk
mendongkrak).
4) Lepas mur dan roda.
5) Sebelum
pemasangan
roda
baru,
bersihkan permukaan roda dan hub de-
ngan kain bersih. Bersihkan dengan
hati-hati saat hub masih panas setelah
dikendarai.
6) Pasang roda baru dan perhatikan
bagian tirus mur harus menghadap ke
roda. Pasang mur dengan tangan
hingga roda terpasang dengan baik
pada hub.
CATATAN:
Untuk lebih jelasnya, hubungi BeRes
SUZUKI terdekat.
PERAWATAN DARURAT
Loosen
Tighten
54G116
Momen pengencangan mur roda
105 Nm (10.5 kg-m, 75.9 lb-ft)
7) Turunkan dongkrak dan kencangkan
mur roda secara menyilang menggu-
nakan kunci seperti pada gambar.
PERINGATAN
Gunakan mur roda asli SUZUKI (SGP)
dan kencangkan sesuai spesifikasi.
Hal ini untuk menghindari mur ken-
dur atau terlepas yang dapat menga-
kibatkan
kecelakaan.
Jika
tidak
tersedia kunci momen, periksa kek-
encangan mur di BeRes SUZUKI.
8-4
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 170
PERAWATAN DARURAT
Petunjuk Menjumper
HIMBAUAN
PERINGATAN
Jangan menstarter kendaraan Anda
dengan cara didorong atau ditarik,
hal ini akan menyebabkan kerusakan
permanen catalytic converter. Laku-
kan jumper jika battery lemah atau
soak.
• Jangan menjumper battery yang
sudah
membeku,
kemungkinan
battery akan meledak jika dijumper.
• Pada saat akan menjumper battery,
perhatikan
tangan
dan
kabel
jumper harus bebas dari pulley, V-
belt, atau kipas.
• Gas hidrogen yang dikeluarkan bat-
tery mudah terbakar, jauhkan bat-
tery dari api dan jangan merokok
ketika memeriksa battery.
• Pada
saat
menjumper
battery,
kedua kendaraan jangan sampai
bersentuhan/menempel.
• Jika arus listrik / setrum pada bat-
tery selalu habis, periksakan ken-
daraan Anda ke BeRes SUZUKI.
• Untuk menghindari kesalahan / ker-
usakan
komponen
listrik
pada
kendaraan, ikuti petunjuk men-
jumper battery (memancing start)
berikut ini sesuai urutannya de-
ngan
benar.
Jika
Anda
ragu,
hubungi jasa layanan berkualitas.
Saat
menjumper
battery,
lakukan
prosedur berikut ini:
1) Gunakan battery 12 volt untuk men-
jumper kendaraan. Dekatkan battery 12
V sehingga kabel jumper dapat menng-
hubungkan kedua battery. Jika meng-
gunakan battery yang terpasang pada
kendaraan,
KEDUA
KENDARAAN
TIDAK BOLEH BERSENTUHAN.
Aktifkan
rem
tangan
kedua
ken-
daraan.
2) Matikan seluruh aksesoris kendaraan
kecuali yang diperlukan untuk kesela-
matan (seperti lampu besar atau haz-
ard).
8-5
CONTOH
1
(1)
4
2
3
(3)
(2)
67LH08001
3) Lakukan jumper dengan cara sbb:
1. Hubungkan kabel jumper ke terminal
positif (+) pada battrey yang lemah
(1).
2. Hubungkan kabel jumper ke terminal
positif (+) battery booster (2).
3. Hubungkan kabel jumper ke terminal
negatif (-) battery boster.
4. Hubungkan ujung kabel lainnya ke
bagian metal yang tidak dicat (se-
perti engine hook (3)) pada ken-
daraan dengan battery lemah/soak
(1).
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 171
Menderek
Jika kendaraan perlu diderek, hubungi
layanan derek profesional atau BeRes
SUZUKI.
PERHATIAN
Hubungkan kabel jumper ke mount-
ing mesin mur/baut dengan aman .
jika kabel jumper lepas dari mounting
mesin karena getaran pada saat
mesin
dinyalakan,
kabel
jumper
dapat loncat ke drive belt.
HIMBAUAN
Untuk menghindari kerusakan ken-
daraan saat diderek, gunakan pera-
latan dan prosedur derek yang benar.
PERINGATAN
Jangan
menghubungkan
kabel
jumper langsung ke terminal negatif
(-) battery yang lemah, hal ini dapat
menimbulkan ledakan.
4) Jika battery booster terpasang pada
kendaraan lain, hidupkan mesin pada
kendaraan dengan battery booster.
Lakukan putaran mesin idle.
5) Hidupkan mesin kendaraan dengan
battery lemah.
6) Lepas kabel jumper, kebalikan dengan
urutan saat memasang.
PERAWATAN DARURAT
Transmisi Manual / AGS Penggerak
2 Roda (2WD)
Kendaraan dengan transmisi manual atau
kendaraan dengan sistem AGS dapat
diderek dengan menggunakan salah satu
cara berikut ini.
1) Dari depan, dengan roda depan terang-
kat dan roda belakang di jalan.
Sebelum menderek, pastikan rem tan-
gan dilepas.
2) Dari belakang, dengan roda belakang
diangkat dan roda depan menempel di
jalan, dengan kondisi setir dan drive
train normal. Sebelum menderek, pasti-
kan transmisi di posisi netral, dan setir
tidak terkunci (kunci kontak di posisi
“ACC”) dan setir diklem khusus untuk
derek.
8-6
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 172
PERAWATAN DARURAT
Jika Mesin Tidak Dapat Hidup
1) Putar kunci kontak ke posisi “START”
dengan lampu besar menyala untuk
mengetahui kondisi battery. Jika lampu
besar redup atau mati, berarti battery
lemah atau terminal battery kendur.
Setrum battery atau perbaiki hubungan
terminal battery.
2) Jika lampu besar menyala terang, pe-
riksa sekering. Jika sumber mas-
alahnya tidak diketahui, mungkin ada
masalah pada sistem kelistrikan. Perik-
sakan kendaraan Anda ke BeRes
SUZUKI terdekat.
HIMBAUAN
Setelah menggeser tuas AGS ke
posisi "N", selalu periksa indikator
posisi gigi pada instrument cluster
posisi "N" untuk memastikan bahwa
transaxle terlepas.
Jika transmisi tidak dapat dimasuk-
kan ke dalam netral, putar kunci kon-
tak dari posisi "LOCK" ke posisi
"ON”, dan pindahkan tuas AGS dari
posisi "N" ke "D", "M" atau "R", lalu
kembali ke posisi "N" lagi. Kemudian
putar kunci kontak dari posisi "ON"
ke posisi "LOCK".
Prosedur ini dapat membantu mene-
mpatkan transmisi dalam keadaan
netral. Jika transmisi masih belum
dapat dimasukkan ke dalam netral,
Anda tidak bisa menderek kenda-
raan tanpa menggunakan penarik
dolly.
8-7
Jika Mesin Banjir
Jika bahan bakar banjir, kemungkinan
mesin sulit dihidupkan. Jika ini terjadi,
tekan pedal gas penuh dan tahan sambil
menstarter mesin. (jangan menstarter
lebih dari 12 detik).
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 173
Jika Mesin Overheat
Mesin dapat menjadi terlalu panas pada
kondisi pengendaraan yang parah. Jika
indikator temperatur mesin menunjukan
kondisi overheat saat mengemudi:
1) Matikan A/C, jika dilengkapi.
2) Menepi dan parkir di tempat yang
aman.
3) Hidupkan mesin pada putaran idle
beberapa menit hingga indikator kem-
bali normal, yakni di antara “H” dan “C”.
2) Periksa jumlah coolant pada reservoir.
Jika berada di bawah tanda “LOW”,
temukan kebocoran radiator, water
pump, selang sistem pendingin dan
selang heater. Jika ditemukan kebo-
coran
penyebab
overheat,
jangan
meng-hidupkan mesin hingga mas-
alahnya teratasi.
3) Jika tidak ditemukan kebocoran tam-
bahkan coolant pada reservoir dan jika
perlu radiator. (Lihat “Pendingin Mesin”
pada bab “PEMERIKSAAN DAN PER-
AWATAN”).
65D614
PERINGATAN
CATATAN:
Jika mesin overheat dan Anda tidak tau
apa yang harus dilakukan, hubungi dealer
SUZUKI Anda.
Jika terlihat atau terdengar ada uap
air yang keluar, hentikan kendaraan,
parkir di tempat yang aman dan mati-
kan mesin beberapa saat agar mesin
dingin. Jangan membuka kap mesin
jika uap masih terlihat. Jika uap
sudah tidak terlihat buka kap mesin
untuk melihat coolant. Lakukan tin-
dakan
perbaikan
setelah
kondisi
mesin dingin.
Jika suhu tidak juga turun, lakukan hal
berikut:
1) Matikan mesin dan periksa water pump
dan pulley tidak rusak atau selip. Jika
ada kerusakan, perbaiki.
PERAWATAN DARURAT
PERINGATAN
• Sangat berbahaya membuka tutup
radiator saat mesin panas, karena
cairan
dan
uap
panas
akan
menyembur. Buka tutup radiator
ketika mesin telah dingin.
• Untuk mencegah terjadinya cedera,
jaga tangan, tool, dan pakaian jauh
dari cooling fan dan kipas A/C (jika
dilengkapi). Kipas dapat bekerja
secara otomatis.
8-8
67LS0N12N
PERAWATAN DARURAT
Halaman 174
PERAWATAN DARURAT
Peralatan (jika dilengkapi)
1 CONTOH
67LH007N
CONTOH
75A013N
Untuk keperluan perawatan, tersedia satu
set peralatan (1) (obeng, kunci busi, dll)
yang terletak di dalam laci.
8-9
67LS0N12N
PERAWATAN BODI
Halaman 175
60G412N
PERAWATAN BODI
PERAWATAN BODI
Mencegah Karat .................................................................. 9-1
Cover/Sarung ....................................................................... 9-2
Membersihkan Kendaraan ................................................. 9-2
9
67LS0N12N
PERAWATAN BODI
Halaman 176
PERAWATAN BODI
Mencegah Karat
Mencegah karat sangat penting artinya
bagi kendaraan Anda. Berikut ini hal-hal
yang perlu diperhatikan dalam mencegah
karat.
baiki kerusakan pada permukaan cat atau
lapisan pelindung.
Mencegah Karat
Cuci kendaraan sesering mungkin
Cara terbaik untuk mencegah timbulnya
karat adalah selalu menjaga kebersihan
kendaraan dengan cara mencucinya lebih
sering. Jaga kendaraan agar selalu dalam
keadaan bersih dan kering terutama di
bagian bawah kendaraan. Jika tinggal di
daerah pantai, kendaraan harus dicuci
sedikitnya sebulan sekali.
Informasi Penting Tentang Karat
Penyebab umum dari karat
1) Endapan garam, debu, kelembaban
atau bahan kimia di bagian bawah atau
frame kendaraan.
2) Bagian yang terkelupas, tergores, dsb.
di bagian metal yang disebabkan ter-
kena batu atau kerikil.
Lihat petunjuk mencuci kendaraan pad-
abagian “Mencuci Kendaraan”.
Kondisi lingkungan yang dapat mem-
percepat terjadinya karat
1) Garam, bahan kimia, udara di sekitar
daerah laut atau polusi industri akan
mempercepat terjadinya karat pada
bagian metal.
2) Kelembaban udara yang tinggi, teru-
tama jika suhu udara di atas titik beku.
3) Uap air di area tertentu dalam waktu
lama, meskipun pada bagian bodi yang
lain kering.
4) Suhu tinggi dapat mempercepat timbul-
nya karat pada bagian kendaraan yang
tidak berventilasi baik, sehingga tidak
cepat kering.
Bersihkan kotoran yang menempel
Kotoran atau benda asing lainnya seperti
garam, bahan kimia, aspal, getah atau
kotoran burung dan sampah industri jika
dibiarkan lama dapat merusak permukaan
cat, oleh karena itu bersihkan segera. Jika
kotoran sulit dibersihkan gunakan bahan
pembersih yang tidak merusak permukaan
cat. Ikuti petunjuk dari pabrik pembuatnya.
Dari penjelasan di atas, jelas bahwa pen-
ting untuk memperhatikan kendaraan agar
selalu dalam keadaan bersih dan kering
(terutama bodi bagian bawah), sama pen-
tingnya untuk sesegera mungkin memper-
9-1
Perbaiki permukaan cat yang rusak
Periksa dengan teliti kondisi permukaan
cat. Jika ditemukan goresan atau menge-
lupas, perbaiki segera untuk mencegah
timbulnya karat. Jika bagian yang ter-
kelupas atau gores sudah mencapai
bagianmetal, lakukan perbaikan di bengkel
body
repair.
Jaga kebersihan ruang penumpang dan
barang
Kelembaban, debu atau lumpur dapat
mengendap di bawah karpet dan menye-
babkan karat. Oleh karena itu ber- sihkan
selalu permukaan lantai di bawah karpet
dan jaga agar selalu kering. Peme- riksaan
harus lebih sering dilakukan jika kenda-
raan digunakan untuk off road atau di
musim hujan.
Barang bawaan semisal bahan kimia,
pupuk, cairan pembersih, garam, dll. san-
gat rentan menyebabkan karat.
Gunakan tempat penyimpanan khusus.
Jika tumpah atau ada kebocoran, bersih-
kan dan keringkan segera.
67LS0N12N
PERAWATAN BODI
Halaman 177
Simpan kendaraan di tempat yang ker-
ing dan berventilasi baik
Jangan memarkir kendaraan di tempat
yang lembab dan berventilasi buruk. Jika
kendaraan sering dicuci di garasi atau
dipakai di jalan yang basah/musim hujan,
garasi akan menjadi lembab. Hal ini dapat
mempercepat timbulnya karat. Untuk itu,
bersihkan/keringkan kendaraan sebelum
disimpan di garasi.
Cover/Sarung
PERINGATAN
Jangan memberikan pelapis tamba-
han atau lapisan pencegah karat di
sekitar sistem komponen gas buang
seperti catalytic converter, exhaust
pipe, dll. Material pelapis mudah ter-
bakar ketika dipanaskan.
PERINGATAN
76G044Ss
Cover/sarung mobil dimaksudkan untuk
melindungi permukaan cat kendaraan dari
air hujan, sinar matahari, goresan atau
debu. Namun demikian bahan cover yang
tidak tepat dapat menyebabkan permu-
kaan cat tergores dan luntur.
Resapan air hujan yang dibiarkan dalam
waktu lama, menyebabkan bagian dalam
sarung menempel di bodi mobil dan
menyebabkan bercak/luntur atau flek pada
permukaan cat. Kerusakan seperti ini tidak
masuk dalam ketentuan jaminan SUZUKI.
PERAWATAN BODI
Membersihkan Kendaraan
76G044SN
Saat membersihkan bagian eksterior
atau interior kendaraan, JANGAN
MENGGUNAKAN bahan pembersih
yang mudah terbakar seperti thinner
dan bensin ataupun deterjen yang
keras. Bahan-bahan tersebut dapat
membahayakan atau merusak ken-
daraan.
9-2
67LS0N12N
PERAWATAN BODI
Halaman 178
PERAWATAN BODI
Membersihkan Bagian Interior
Karpet
Bersihkan kotoran dengan menggunakan
vacuum cleaner, gunakan larutan air dan
sabun ringan. Gunakan spon/busa untuk
menggosok bagian yang kotor, setelah
beberapa menit bersihkan dengan lap
basah secara berulang hingga busa sabun
dan kotoran bersih. Jika menggunakan
pembersih khusus, baca aturan pakainya.
Lapisan vinyl
Siapkan larutan sabun atau deterjen dan
air hangat. Berikan campuran tersebut
dengan menggunakan busa/spon atau
kain halus dan biarkan beberapa menit
agar kotorannya terserap. Kemudian lap
dengan kain yang basah secara berulang-
ulang hingga kotoran dan air sabun benar-
benar bersih.
Instrumen panel dan konsol
CATATAN:
• Segera bersihkan dari tumpahan yang
mengandung bahan kimia atau alkohol
dengan kain. Gunakan sabuk atau
cairan pembersih jika diperlukan. Jan-
gan
menggunakan
pembersih
atau
semir yang mengandung pelarut yang
kuat atau larutan asam. Bahan ini dapat
menyebabkan noda dan hitam pada
konsol dan instrumen panel.
• Jangan menggunakan bahan kimia yang
mengandung silikon untuk membersih-
kan AC, komponen listrik, audio, dan
atau switch, serta bagian sekitarnya.
Sifat adhesive yang terkandung dalam
silikon dapat menyebabkan kerusakan.
Lapisan kain
Bersihkan kotoran dengan menggunakan
vacuum cleaner, gunakan larutan air dan
sabun yang ringan. Gunakan spon/busa
untuk menggosok bagian yang kotor,
setelah beberapa menit bersihkan dengan
lap basah secara berulang hingga busa
sabun dan kotoran hilang. Jika menggu-
nakan pembersih khusus, baca aturan
pakainya.
Sabuk keselamatan
Bersihkan sabuk keselamatan menggu-
nakan air sabun ringan. Jangan menggu-
nakan pemutih atau pewarna, material ini
dapat merusak bahan pada sabuk.
Keset lantai vinyl
Kotoran dapat dibersihkan dari bahan vinyl
dengan air atau cairan sabun. Gunakan
sikat
untuk
membersihkan
kotoran.
Setelah kotoran terlepas, bilas keset den-
gan air dan keringkan.
9-3
Membersihkan Bagian Exterior
HIMBAUAN
Penting sekali menjaga kebersihan
kendaraan, terlebih untuk mencegah
pudarnya permukaan cat dan timbul-
nya karat di berbagai bagian bodi.
Perawatan Velg Alumunium
CATATAN:
• Jangan menggunakan deterjen yang
mengandung asam atau alkalin atau
pembersih yang mengandung pelarut
untuk membersihkan velg aluminum.
Pembersih tipe ini dapat menyebabkan
bercak permanen, perubahan warna
dan retak pada permukaan dan keru-
sakan tutup tengah.
• Jangan menggunakan sabun dan kuas
yang mengandung bahan abrasif. Hal ini
dapat merusak permukaannya.
67LS0N12N
PERAWATAN BODI
Halaman 179
Mencuci
1) Semprot bagian bawah kendaraan dan
bagian roda dengan air bertekanan
untuk membersihkan lumpur dan koto-
ran. Gunakan air yang banyak.
HIMBUAN
Ketika mencuci kendaraan:
• Hindari
menyemprot
air
panas
melebihi 80°C (176°F) dan penggu-
naan steam secara langsung pada
komponen plastik
• Untuk mencegah kerusakan kom-
ponen mesin, jangan menyemprot-
kan air untuk membersihkan ruang
mesin.
60B212SN
2) Bersihkan kotoran dan lumpur pada
bodi luar kendaraan dengan menggu-
nakan air yang mengalir. Gunakan busa
dan spons atau sikat halus. Jangan
menggunakan bahan/sikat yang kasar
yang dapat menyebabkan cat atau
komponen plastik tergores.
Perlu diingat cover atau lensa lampu
besar kebanyakan terbuat dari bahan
plastik.
PERINGATAN
• Jangan menggunakan wax atau
mencuci kendaraan saat kondisi
mesin hidup.
• Saat membersihkan bagian bawah
bodi dan fender, gunakan sarung
tangan dan baju lengan panjang,
untuk melindungi tangan dari kom-
ponen yang tajam.
• Setelah kendaraan dicuci, periksa
kinerja rem dengan hati-hati untuk
memastikan kerja rem telah kem-
bali normal.
Saat mencuci kendaraan, lakukan di tem-
pat yang tidak terkena sinar matahari
secara langsung. Ikuti petunjuk berikut ini:
PERAWATAN BODI
HIMBAUAN
Untuk mencegah kerusakan permu-
kaan cat atau bagian yang terbuat
dari plastik, jangan membersihkan
dengan kain tanpa menggunakan air.
Ikuti prosedur di atas.
3) Cuci bagian luar dengan bahan pem-
bersih yang ringan dan gunakan spon/
busa atau kain yang lembut. Basahi
spon/busa tersebut dengan bahan
pembersih sesering mungkin.
HIMBAUAN
Baca aturan pakai dengan seksama
saat
menggunakan
produk
pem-
bersih. Jangan menggunakan deter-
jen atau sabun yang mengandung
bahan kimia kuat.
4) Setelah semua kotoran terlepas dari
bodi, bilas air sabun dengan air bersih.
5) Selesai membilas, lap dengan kain
yang halus dan kering, biarkan kenda-
raan di tempat yang teduh beberapa
saat.
6) Periksa dengan teliti permukaan cat,
kemungkinan ada beberapa bagian
yang rusak atau tergores. Jika hal ini
terjadi, lakukah prosedur berikut ini:
9-4
67LS0N12N
PERAWATAN BODI
Halaman 180
PERAWATAN BODI
1) Bersihkan dan keringkan bagian yang
rusak.
2) Tambal bagian tersebut dengan cat
yang sudah diaduk, menggunakan
kuas kecil
3) Biarkan cat mengering dengan sem-
purna.
Melapis cat
HIMBAUAN
Jika menggunakan alat pencucian
otomatis,
pastikan
bagian-bagian
pada kendaraan seperti spoiler tidak
akan rusak. Jika ragu, tanyakan ter-
lebih dahulu pada operator mesin
pencuci.
60B211SN
Setelah
kendaraan
dicuci,
dianjurkan
untuk memberikan pelapis cat/wax untuk
melindungi dan memperindah cat.
• Gunakan pelapis cat/wax yang berkuali-
tas baik.
• Perhatikan petunjuk yang dikeluarkan
oleh pabrik pembuatnya.
9-5
67LS0N12N
INFORMASI UMUM
Halaman 181
84MM01001
INFORMASI UMUM
INFORMASI UMUM
Identifikasi Kendaraan ........................................................ 10-1
10
67LS0N12N
INFORMASI UMUM
Halaman 182
INFORMASI UMUM
Identifikasi Kendaraan
Nomor Rangka
Nomor Mesin
CONTOH
54G082
Nomor mesin tertera pada cylinder block
seperti pada gambar.
67LH10001
Nomor rangka dan/atau mesin digunakan
sebagai pengenal kendaraan.
Nomor ini digunakan juga untuk mem-
bantu dealer dalam pemesanan atau
sebagai referensi dalam informasi per-
awatan khusus. Ketika akan mengkonsul-
tasikan kendaraan ke dealer SUZUKI,
kenali kendaraan melalui nomor ini. Jika
sulit ditemukan/dibaca, temukan pada plat
identifikasi.
10-1
67LS0N12N
SPESIFIKASI
Halaman 183
SPESIFIKASI
CATATAN:
Spesifikasi dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Dimensi
UNIT: mm (in.)
TIPE GA, GL, GX
TIPE GS
Panjang keseluruhan
3600 (141.7)
3635 (143.1)
Lebar keseluruhan
1475 (58.1)
Tinggi keseluruhan
1670 - 1700 (65.7 - 66.9)
1670 (65.7)
Jarak sumbu roda
2400 (94.5)
Jarak roda
Depan
1295 (51.0)
Belakang
1290 (50.8)
Jarak ke permukaan jalan
170 (6.7)
Radius putar
4600 (181.3)
Bobot (berat) kendaraan
UNIT: kg (lbs)
Tipe
GA
GL, GX
TIPE GS
Bobot (berat) kosong
Transmisi man-
ual
825 - 830 (1819 - 1830)
835 (1841)
Auto Gear Shift
(AGS)
–
835 - 840 (1841 - 1852)
840 (1852)
Bobot (berat) keseluruhan rata-rata
1350 (2976)
Bobot axle maksimum
Depan
700 (1543)
Belakang
720 (1587)
SPESIFIKASI
11
11-1
67LS0N12N
SPESIFIKASI
Halaman 184
SPESIFIKASI
Mesin
Tipe
K10B (DOHC)
Jumlah cylinder
3
Bore/diameter
73.0 mm (2.87 in.)
Stroke/langkah
79.5 mm (3.13 in.)
Volume cylinder
998 cm3 (998 cc, 60.9 cu.in)
Rasio kompresi
10.0 : 1
Kelistrikan
Busi standar
Nikel
NGK KR6A-10
Baterai
12V 34B19L
Sekering
Lihat bab “PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN”.
11-2
67LS0N12N
SPESIFIKASI
Halaman 185
Lampu
WATT
No. BOHLAM
Lampu besar
Tipe GA,GL,GX
(Satu bohlam per tipe
unit)
12V 60/55W
H4
Tipe GS
(Dua
bohlam per
tipe unit)
Tinggi
12V 55W
H7
Rendah
12V 55W
H7
Lampu sein depan
12V 21W
PY21W
Lampu sein belakang
12V 21W
PY21W
Lampu sein samping
12V 5W
WY5W
Lampu posisi
12V 5W
W5W
Lampu rem/lampu kecil
12V 21/5W
P21/5W
Lampu plat nomor
12V 5W
W5W
Lampu mundur
12V 16W
W16W
Lampu interior
12V 10W
–
SPESIFIKASI
11-3
67LS0N12N
SPESIFIKASI
Halaman 186
SPESIFIKASI
Roda dan Ban
Ukuran ban, Depan dan Belakang
145/80R13 75T*1
175/65R14 82T*1
Ukuran velg
13 × 4J
14 × 4 1/2J
Tekanan ban
Untuk spesifikasi tekanan ban, lihat Label Informasi Ban yang ter-
letak pada pilar pintu pengemudi.
*1 Jika tidak tersedia ban dengan index beban rata-rata dan simbol sesuai spesifikasi, gunakan ban dengan index beban dan simbol
kecepatan yang lebih tinggi.
Kapasitas (sekitar)
Coolant (termasuk tangki reservoir)
4.3 L (7.6 Imp pt)
Tangki bahan bakar
35 L (7.7 Imp gal)
Oli mesin (SAE 0W-20 SM atau 5W-30 SL)
2.9 L (5.1 lmp pt) (penggantian dengan filter oli)
Oli transaxle (SAE 75W-80)
2.2 L (3.9 lmp pt)
Oli AGS (SAE 75W-80)
1.45 L (2.6 lmp pt)
11-4
67LS0N12N
SPESIFIKASI
Halaman 187
ARTI SIMBOL LABEL BATERAI
Tidak boleh merokok, dekat api, percikan api
Baterai asam
Gunakan pelindung mata
Perhatikan petunjuk pengoperasian
Jauhkan dari anak-anak
Gas mudah meledak
Disusun oleh
Februari, 2016
No. Part
Dicetak di Indonesia
67LS0N12N