Owner's Manual Toyota Avanza

/ 321
100%
Memuat halaman 1...
Halaman 1 Owner's Manual Toyota Avanza

📖 Panduan Cepat dari Manual

Sumber: PDF

Pertanyaan dan jawaban berikut diambil langsung dari isi dokumen manual ini. Klik tombol halaman untuk membuka bagian yang relevan.

💡 Pertanyaan Umum

Panduan FAQ ini dirancang untuk menjawab pertanyaan umum seputar fitur, penggunaan, harga, BBM, spesifikasi, kelebihan-kekurangan, dan perawatan kendaraan Toyota Avanza Anda.

Download PDF

Owner's Manual Toyota Avanza — Isi Lengkap 321 Halaman

Halaman 1

**DAFTAR ISI** 1 **Sebelum** **pengendaraan** Menyetel dan mengoperasikan fitur seperti kunci pintu, spion, dan roda kemudi. 2 **Saat** **pengendaraan** Pengendaraan, dan informasi perjalanan yang aman. ⚠ **Fitur interior** Sistem air conditioner dan audio, begitu juga fitur interior lainnya untuk pengalaman pengendaraan yang nyaman. Membersihkan dan melindungi kendaraan Anda, melakukan perawatan sendiri, dan informasi perawatan. 4 **Perawatan dan** **perlindungan** 5 **Bila muncul** **gangguan** Apa yang dilakukan bila kendaraan perlu diderek, mengalami ban kempes, atau terlibat kecelakaan. 6 **Spesifikasi**  **kendaraan** Detail informasi kendaraan. **Indeks** Daftar alphabetik informasi yang terdapat dalam buku pedoman ini.

Halaman 2

DAFTAR ISI Indeks 1 **Sebelum pengendaraan** 2 **Saat pengendaraan** **1-1. Informasi kunci** Kunci-kunci ............................20 **1-2. Membuka, menutup dan** **mengunci pintu** Pintu-pintu samping.............. 21 Pintu bagasi.......................... 23 **1-3. Komponen yang dapat disetel** **(tempat duduk, kaca spion,** **roda kemudi)** Tempat duduk depan............ 27 Tempat duduk belakang ....... 29 Sandaran kepala................... 33 Susunan tempat duduk......... 35 Sabuk keselamatan .............. 42 Roda kemudi......................... 47 Kaca spion luar..................... 48 **1-4. Membuka dan menutup jendela** Power window....................... 50 **1-5. Mengisi bahan bakar** Membuka tutup tangki  bahan bakar........................ 52 **1-6. Informasi keselamatan** Postur pengendaraan yang benar .................................. 55 SRS airbag ........................... 57 Sistem perlindungan anak .... 64 Memasang perlindungan  anak.................................... 68 **2-1. Prosedur pengendaraan** Mengendarai kendaraan ...... 76 Engine Switch (pengapian) ... 87 Transmisi otomatis................ 90 Transmisi manual.................. 93 Tuas lampu tanda belok........ 94 Rem parkir............................. 95 Klakson ................................. 96 **2-2. Kelompok instrumen** Gauge dan meter ................. 97 Lampu indikator dan peringatan ......................... 99 Multi-information display .... 101 **2-3. Mengoperasikan lampu dan** **wiper** Switch lampu besar............ 105 Switch lampu kabut............. 107 Wiper dan washer kaca depan ..................... 108 Wiper dan washer kaca belakang.................. 110 **2-4. Menggunakan sistem** **pengendaraan lain** Sistem bantu pengendaraan.................. 112 **2-5. Informasi pengendaraan** Barang dan muatan............ 114 Petunjuk pengendaraan musim dingin ............................... 116 Menarik gandengan ........... 118

Halaman 3

⚠ **Fitur interior** **3-1. Menggunakan sistem air** **conditioner dan deffoger** Sistem air conditioner  depan................................ 120 Sistem pendingin  belakang ........................... 123 Defogger kaca belakang......125 **3-2. Menggunakan sistem audio** Tipe sistem audio................ 126 Menggunakan radio............ 129 Menggunakan CD player.... 133 Memainkan disc MP3  dan WMA......................... 141 Mengoperasikan iPod......... 150 Mengoperasikan memori USB ..................... 155 Penggunaan sistem audio yang optimal ........... 162 Menggunakan AUX port ..... 164 Menggunakan switch audio roda kemudi...................... 165 **3-3. Menggunakan lampu interior** Daftar lampu interior ........... 168 • Lampu interior................... 169 **3-4. Menggunakan fitur** **penyimpanan** Daftar fitur penyimpanan .... 170 • Laci ................................... 171 • Pemegang botol ............... 171 **3-5. Fitur interior lain** Pelindung matahari ............ 174 Jam .................................... 175 Asbak ................................. 177 Power outlet ....................... 178 Karpet lantai....................... 179 1 4 **Perawatan** **dan** **perlindungan** 2 **4-1. Perawatan dan perlindungan** Membersihkan dan melindungi  eksterior kendaraan ......... 182 Membersihkan dan melindungi  interior kendaraan ............ 185 ⚠ **4-2. Perawatan** Persyaratan perawatan...... 188 Jadwal perawatan berkala . 191 4 **4-3. Perawatan yang dapat** **dilakukan sendiri** Peringatan tentang servis  yang dapat Anda lakukan sendiri ................. 200 Kap mesin .......................... 203 Penempatan dongkrak lantai ................................ 205 Kompartemen mesin.......... 207 Ban..................................... 218 Tekanan pemompaan ban . 221 Pelek .................................. 223 Memeriksa dan mengganti sekring............ 225 Bola lampu ......................... 232 5 6

Halaman 4

DAFTAR ISI Indeks 5 **Bila muncul gangguan** 6 **Spesifikasi kendaraan** **5-1. Informasi penting** Flasher darurat ................... 242 Bila kendaraan Anda perlu diderek..................... 243 Bila Anda merasa sesuatu  yang salah ........................ 249 Sistem penghenti pompa bahan bakar.......... 250 **5-2. Langkah yang diambil dalam** **keadaan darurat** Bila lampu peringatan  menyala... ........................ 251 Bila Anda mengalami ban kempes ............................. 255 Bila sistem tidak dapat  dihidupkan ........................ 267 Bila tuas pemilih tidak dapat  digeser dari P: (kendaraan dengan transmisi otomatis) ........... 268 Bila Anda kehilangan kunci ................................. 269 Bila baterai kendaraan lemah................................ 270 Bila kendaraan Anda panas berlebihan......................... 274 Bila kendaraan terjebak...... 277 Bila kendaraan Anda harus dihentikan dalam keadaan darurat .............................. 278 **6-1. Spesifikasi** Data perawatan (Bahan bakar, level oli, dll.) ..................... 282 Informasi bahan bakar ....... 293 **Indeks** **Daftar singkatan........................ 296** **Indeks alphabet......................... 297** **Apa yang dilakukan bila... ....... 303**

Halaman 5

1 2 ⚠ 4 5 6

Halaman 6

Indeks gambar **Eksterior** Lampu tanda belok depan H. 94 Wiper kaca depan H. 108 Kap mesin H. 203 Lampu posisi depan H. 105 Lampu kabut depan H. 107 Lampu besar (jarak jauh dan dekat) H. 105 Kaca spion luar H. 48

Halaman 7

Lampu rem/belakang H. 105 Deffoger kaca belakang H. 125 Wiper kaca belakang H. 110 Lampu plat nomor polisi H. 105 Pintu bagasi H. 23 Lampu tanda belok belakang H. 94 Pintu pengisi bahan bakar H. 52 Pintu-pintu samping H. 21 Ban lRotasi lPenggantian lTekanan pemompaan H. 218 H. 255 H. 291 : Jika dilengkapi

Halaman 8

Indeks gambar **Interior** Sabuk keselamatan H. 42 SRS pengemudi airbag H. 57 SRS airbag penumpang depan H. 57 Tempat duduk depan H. 27 Karpet lantai H. 179 Tempat duduk kedua H. 29 Sandaran kepala H. 33 Tempat duduk ketiga H. 29

Halaman 9

Lampu interior depan H. 169 Lampu interior belakang H. 169 Pelindung matahari* H. 174 : Jika dilengkapi *: JANGAN PERNAH menggunakan sistem perlindungan anak menghadap ke depan di tempat duduk depan yang dilindungi dengan ACTIVE AIRBAG, KEMATIAN atau CEDERA SERIUS pada ANAK dapat terjadi. (H. 73) Sistem pendingin belakang H. 123 

Halaman 10

Indeks gambar **Interior** Switch kunci jendela H. 50 Tombol door lock dalam H. 21 Switch-switch power window H. 50 Pemegang botol H. 171

Halaman 11

Tuas pemilih H. 90, 93 Tuas rem parkir H. 95 Tombol shift lock override H. 268 Pemegang botol H. 171 AUX port dan USB port H. 150, 155, 164 Power outlet H. 178 : Jika dilengkapi

Halaman 12

Indeks gambar **Panel instrumen** Switch flasher darurat H. 242 Sistem audio H. 126 Sistem air conditioner depan H. 120 Laci H. 171 AsbakH. 177 Gauge dan meter Multi-information display H. 97 H. 101 Klakson H. 96 Tuas pembebas kunci kap mesin H. 203

Halaman 13

Switch wiper dan washer kaca depan H. 108 Switch wiper dan washer kaca belakang H. 110 Switch-switch audio roda kemudi H. 165 Tuas pembebas tilt steering lock H. 47 : Jika dilengkapi

Halaman 14

**Panel instrumen** Indeks gambar Switch lampu besar H. 105 Tuas lampu tanda belok H. 94 Switch lampu kabutH. 107 Engine switch (pengapian) H. 87 Switch deffoger kaca belakang H. 125 Switch kaca spion luar H. 48 : Jika dilengkapi

Halaman 15

**Informasi untuk Anda** **Buku Pedoman Pemilik Utama** **Perlu diketahui bahwa buku pedoman ini digunakan untuk semua** **model dan semua perlengkapan yang ada termasuk perlengkapan** **tambahan (optional). Oleh karena itu, Anda akan menemukan beberapa** **penjelasan perlengkapan yang tidak terpasang pada kendaraan Anda.** Semua spesifikasi yang terdapat dalam buku pedoman ini adalah yang terbaru saat diterbitkan. Namun karena kebijakan Toyota adalah sebagai produk yang terus disempurnakan, kami akan selalu melakukan perubahan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Tergantung spesifikasinya, kendaraan yang ditunjukkan dalam gambar mungkin berbeda dengan kendaraan Anda dalam hal bentuk perlengkapan. **Aksesoris, suku cadang dan modifikasi Toyota Anda** Untuk menjamin keamanan, kenyamanan dan berlakunya garansi kendaraan, Toyota menyediakan suku cadang dan produk aksesoris asli Toyota. Berbagai jenis suku cadang dan aksesoris yang tidak asli untuk kendaraan Toyota, kini banyak tersedia di pasaran. Menggunakan suku cadang dan aksesoris tersebut (bukan produk asli Toyota) dapat berpengaruh buruk terhadap keamanan kendaraan Anda, sekalipun suku cadang ini telah disahkan oleh badan tertentu. Oleh sebab itu, Toyota tidak dapat menerima garansi atau pertanggungjawaban untuk suku cadang dan aksesoris yang bukan produk asli Toyota, baik untuk penggantian maupun pemasangan suku cadang tersebut. Kendaraan ini hendaknya tidak dimodifikasi dengan produk yang tidak asli Toyota. Modifikasi dengan produk yang bukan asli dari Toyota dapat mempengaruhi kemampuan, keamanan, atau ketahanan kendaraan dan bahkan dapat menyalahi aturan pemerintah. Sebagai tambahan, kerusakan atau masalah pada kemampuan kendaraan sebagai akibat dari modifikasi tidak dapat ditanggung dalam jaminan/garansi kendaraan. PT. Toyota-Astra Motor selaku Agen Pemegang Merek Toyota di Indonesia memiliki hak untuk melakukan pengadaan sebagian atau seluruh suku cadang kendaraan merek Toyota kepada pihak yang ditunjuk secara resmi.

Halaman 16

**Pemasangan sistem mobile two-way radio** Pemasangan sistem mobile two-way radio di kendaraan dapat mempengaruhi sistem elektronik seperti: l Sistem injeksi bahan bakar multiport/sistem injeksi bahan bakar sequential multiport l Anti-lock brake system l Sistem SRS airbag l Sistem pretensioner sabuk keselamatan Pastikan untuk menghubungi dealer Toyota Anda untuk dilakukan penanganan atau instruksi khusus berkaitan dengan pemasangan alat tersebut mobile two-way radio system. **Membuang (sekrap) Komponen Toyota Anda** SRS airbag dan pretensioner sabuk keselamatan merupakan perangkat dalam Toyota Anda yang mengandung bahan kimia mudah meledak. Jika kendaraan dihancurkan dengan airbag dan pretensioner sabuk keselamatan tertinggal bersamanya, hal ini dapat menyebabkan kecelakaan seperti kebakaran. Pastikan sistem SRS airbag dan pretensioner sabuk keselamatan dilepas dan dibuang oleh bengkel yang berkualitas atau oleh dealer Toyota Anda sebelum membuang kendaraan Anda.

Halaman 17

n **Langkah pencegahan umum selama pengendaraan** Jangan mengemudikan kendaraan selama dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan yang dapat mengurangi kemampuan Anda mengoperasikan kendaraan. Alkohol dan obat-obat tertentu dapat mengurangi kemampuan reaksi, mengganggu keputusan dan mengurangi daya koordinasi, yang akan menyebabkan kecelakaan sehingga dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. Hendaknya selalu mengemudi secara defensif. Antisipasi kesalahan yang dilakukan oleh pengemudi lain atau penyeberang jalan dan bersiaplah untuk menghindari kecelakaan. Berkonsentrasilah selalu saat pengendaraan. Sesuatu yang menganggu pengemudi, seperti menyetel tombol kontrol, berbicara melalui telepon selular atau membaca saat mengemudi dapat menyebabkan kecelakaan yang berakibat kematian atau cedera serius bagi Anda, penumpang atau pihak lain. n **Langkah pencegahan umum berkaitan dengan keselamatan anak** Jangan meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan dalam kendaraan, dan jangan membiarkan anak-anak menggunakan kunci. Anak-anak dapat menghidupkan kendaraan atau menggeser posisi shift ke netral. Juga sangat berbahaya bahwa anak-anak dapat cedera sendiri bila memainkan penyulut rokok, jendela, atau fitur lain dalam kendaraan. Selain itu, pemanasan yang terjadi atau temperatur yang sangat panas atau dingin dalam kendaraan dapat berakibat fatal bagi anak-anak.

Halaman 18

**Simbol yang digunakan dalam buku pedoman ini** **Peringatan dan Perhatian** Ini adalah peringatan terhadap sesuatu yang jika peringatan itu diabaikan maka akan menyebabkan kematian atau cedera serius pada seseorang. Anda diberi tahu tentang apa yang harus Anda lakukan atau harus tidak Anda lakukan untuk mengurangi resiko kematian atau cedera serius pada diri Anda dan orang lain. PERHATIAN Ini adalah peringatan terhadap sesuatu yang dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan atau perlengkapannya jika peringatan itu diabaikan. Anda diberi tahu tentang apa yang harus Anda lakukan atau harus tidak Anda lakukan untuk menghindari atau mengurangi resiko kerusakan pada Toyota Anda dan perlengkapannya. **Simbol yang digunakan dalam gambar** **Simbol Keselamatan** Simbol lingkaran dengan garis yang memotong berarti : “Jangan”; “Jangan lakukan ini“ atau “Jangan biarkan ini terjadi” **Tanda panah menunjukkan** **pengoperasian** Menunjukkan tindakan (tekan, putar, dll.) yang digunakan untuk mengoperasikan switch dan peralatan lainnya. Menunjukkan hasil pengoperasian (misalnya, tutup terbuka).

Halaman 19

## ## 1 **Sebelum pengendaraan** **1-1. Informasi kunci** Kunci-kunci ..........................20 **1-2. Membuka, menutup dan** **mengunci pintu** Pintu-pintu samping............ 21 Pintu bagasi........................ 23 **1-3. Komponen yang dapat disetel** **(tempat duduk, kaca spion,** **roda kemudi)** Tempat duduk depan.......... 27 Tempat duduk belakang ..... 29 Sandaran kepala ................ 33 Susunan tempat duduk....... 35 Sabuk keselamatan ............ 42 Roda kemudi ...................... 47 Kaca spion luar................... 48 **1-4. Membuka dan menutup** **jendela** Power window .................... 50 **1-5. Mengisi bahan bakar** Membuka tutup tangki  bahan bakar ..................... 52 **1-6. Informasi keselamatan** Postur pengendaraan yang benar ................................ 55 SRS airbag ......................... 57 Sistem perlindungan anak .. 64 Memasang perlindungan  anak.................................. 68

Halaman 21

1-1. Informasi kunci Kunci-kunci **Kunci-kunci berikut ini diberikan bersama kendaraan.** n **Plat nomor kunci** Simpan plat nomor di tempat yang aman seperti dalam dompet, bukan dalam kendaraan. Dalam kejadian kunci hilang, kunci baru dapat dibuat pada dealer Toyota Anda menggunakan plat nomor kunci. (H. 269) PERHATIAN n **Untuk menghindari kerusakkan kunci** Perhatikan hal berikut: lJangan membengkokkan kunci, membiarkannya dalam temperatur yang tinggi seperti terkena sinar matahari secara langsung, atau membasahinya. lJangan mengarahkan kunci ke bahan elektromagnet atau menempelkan bahan yang dapat menghalangi gelombang elektromagnet ke permukaan kunci. Kunci-kunci Plat nomor kunci

Halaman 22

1-2. Membuka, menutup dan mengunci pintu Pintu-pintu samping **Kendaraan dapat dikunci dan dibuka pengunciannya menggunakan** **kunci atau tombol door lock dalam.** n **Kunci-kunci** Memutar kunci akan mengoperasikan pintu sebagai berikut: n **Tombol door lock dalam** **Mengunci pintu depan dari luar tanpa kunci** Gerakkan tombol door lock dalam ke posisi lock. Tutup pintu sambil menarik handle pintu. 1 Mengunci semua pintu Membuka penguncian semua pintu Sebelum pengendaraan Silinder kunci pintu penumpang depan mengunci dan membuka penguncian hanya untuk pintu penumpang depan. Mengunci pintu Membuka penguncian pintu Pengoperasian tombol door lock dalam pada pintu pengemudi akan mengunci atau membuka penguncian semua pintu.

Halaman 23

1-2. Membuka, menutup dan mengunci pintu **Kunci pengaman anak pintu belakang** n **Untuk mencegah kecelakaan** Amati langkah pencegahan berikut saat mengendarai kendaraan. Kesalahan melakukan dapat mengakibatkan pintu terbuka dan penumpang terjatuh keluar, menyebabkan kematian atau cedera serius. lGunakan selalu sabuk keselamatan. lSelalu kunci semua pintu lPastikan semua pintu tertutup dengan benar. lJangan menarik handle pintu bagian dalam selama mengemudi. Pintu tersebut dapat terbuka dan penumpang terlempar ke luar dari kendaraan dan hal ini dapat mengakibatkan cedera serius atau kematian. lAktifkan kunci perlindungan-anak pintu belakang ketika terdapat anak- anak yang duduk di belakang. Pintu tidak dapat dibuka dari dalam kendaraan bila fitur diatur ke lock. Penguncian ini dapat digunakan untuk mencegah anak-anak membuka pintu belakang. Gerakkan tuas setiap switch di pintu belakang untuk mengaktifkan fitur ini.

Halaman 24

1-2. Membuka, menutup dan mengunci pintu Pintu bagasi **Pintu bagasi dapat dikunci/dibuka pengunciannya dan membuka** **dengan prosedur berikut ini.** n **Mengunci dan membuka kunci pintu bagasi** **Kunci-kunci (dari pintu bagasi)** **Kunci-kunci (dari pintu penumpang)** H. 21 **Tombol door lock dalam** H. 21 n **Membuka pintu bagasi dari luar kendaraan** 1 Mengunci semua pintu Membuka penguncian semua pintu Sebelum pengendaraan Naikkan pintu bagasi sambil menarik handle luar pintu bagasi.

Halaman 25

1-2. Membuka, menutup dan mengunci pintu n **Peringatan selama pengendaraan** lPastikan pintu bagasi tertutup saat pengendaraan  Jika pintu bagasi dibiarkan terbuka, pintu dapat menghantam benda di dekatnya selama pengendaraan atau muatan dapat terlempar ke luar secara tidak sengaja, menyebabkan kecelakaan. Selain itu, gas buang dapat masuk ke dalam kendaraan, yang dapat mengakibatkan kematian atau bahaya kesehatan serius. Pastikan untuk menutup pintu bagasi sebelum pengendaraan. lSebelum mengendarai kendaraan, pastikan bahwa pintu bagasi ditutup sepenuhnya. Jika pintu bagasi tidak ditutup sepenuhnya, pintu tersebut dapat terbuka secara tidak terduga pada saat berkendaraan, mengakibatkan kecelakaan. lJangan pernah mengijinkan seseorang duduk dalam kompartemen bagasi. Dalam peristiwa pengereman mendadak atau kecelakaan, kemungkinan besar mereka dapat mengalami kematian atau cedera serius. n **Bila anak-anak dalam kendaraan** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. lJangan biarkan anak-anak bermain di dalam kompartemen bagasi. Jika anak secara tidak sengaja terkunci dalam kompartemen bagasi, mereka dapat kepanasan secara berlebihan atau cedera lainnya. lJangan membiarkan anak-anak membuka atau menutup pintu bagasi. Melakukannya dapat menyebabkan pintu bagasi bergerak secara tidak terduga, atau menyebabkan tangan, kepala, atau leher anak tersebut terjepit saat menutup pintu bagasi.

Halaman 26

n **Mengoperasikan pintu bagasi** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Melakukan kebalikannya dapat mengakibatkan anggota badan terjepit, menyebabkan kematian atau cedera serius. l Ambil beban berat, seperti salju atau es, dari pintu bagasi sebelum membukanya. Melakukan kebalikannya dapat menyebabkan pintu bagasi tiba-tiba tertutup lagi setelah membukanya. l Ketika membuka atau menutup pintu bagasi, periksa secara menyeluruh untuk memastikan keamanan area sekitarnya. l Jika seseorang berada di sekitarnya, pastikan mereka aman dan beritahu mereka bahwa pintu bagasi akan dibuka atau ditutup. l Hati-hati ketika membuka atau menutup pintu bagasi dalam musim yang banyak angin karena pintu itu dapat bergerak secara kasar dalam angin yang kencang. l Pintu bagasi dapat tiba-tiba tertutup jika tidak dibuka sepenuhnya. Pada permukaan miring pintu bagasi menjadi lebih sulit dibuka atau ditutup dibanding pada permukaan rata, waspadalah karena pintu bagasi dapat terbuka atau tertutup secara tidak terduga dengan sendirinya. Pastikan bahwa pintu bagasi dibuka penuh dan amankan sebelum menggunakan kompartemen bagasi. l Ketika menutup pintu bagasi, berikan perhatian secara ekstra agar jari Anda dll. terhindar dari terjepit. l Ketika menutup pintu bagasi, pastikan untuk menekan ke bawah pintu bagasi dari luar. Jika pinggiran dari pintu dipegang ketika menutup pintu bagasi sepenuhnya, hal ini dapat menyebabkan tangan atau lengan terjepit. 1-2. Membuka, menutup dan mengunci pintu 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 27

1-2. Membuka, menutup dan mengunci pintu lJangan menarik pada penyangga peredam pintu bagasi untuk menutup pintu bagasi, dan jangan menggantung pada penyangga peredam pintu bagasi.  Melakukan mungkin dapat menyebabkan tangan terjepit atau penyangga peredam pintu bagasi patah, yang menyebabkan kecelakaan. lBila pembawa sepeda atau benda yang sama beratnya di tambahkan ke pintu bagasi, ini mungkin tiba-tiba tertutup setelah membukanya, menyebabkan tangan seseorang, kepala atau leher terjepit atau terluka. Ketika memasang aksesori part pada pintu bagasi, gunakan Toyota part yang asli yang direkomendasikan. PERHATIAN n **Penyangga peredam pintu bagasi** Pintu bagasi dilengkapi dengan penyangga peredam yang menahan pintu bagasi pada tempatnya. Perhatikan langkah pencegahan berikut. Melakukan kebalikannya dapat menyebabkan kerusakan penyangga peredam pintu bagasi, menyebabkan malfungsi. lJangan menempelkan benda asing, seperti stiker, lembaran plastik, atau lem pada batang penyangga peredam. lJangan menyentuh batang penyangga peredam dengan mengenakan sarung tangan atau benda fabric lainnya. lJangan memasang aksesoris apapun selain suku cadang asli Toyota pada pintu bagasi. lJangan meletakkan tangan Anda pada penyangga peredam atau memberikan gaya secara lateral pada penyangga tersebut.

Halaman 28

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Tempat duduk depan Tuas penyetel posisi tempat duduk Tuas penyetel sudut sandaran tempat duduk 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 29

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Penyetelan tempat duduk** lBerhati-hatilah agar tempat duduk tidak membentur penumpang atau barang. lUntuk mengurangi risiko tergelincir ke bawah sabuk pangkuan selama kecelakaan, jangan merebahkan tempat duduk melebihi dari yang diperlukan. Bila tempat duduk terlalu direbahkan ketika kecelakaan, sabuk pangkuan dapat meluncur melewati pinggul Anda dan akan menyebabkan gaya penahan langsung bekerja pada perut atau leher, hal ini dapat meningkatkan risiko cedera serius atau kematian pada saat terjadinya kecelakaan. Jangan menyetel tempat duduk saat mengemudi karena tempat duduk mungkin dapat bergerak secara tidak terduga dan dapat mengakibatkan pengemudi kehilangan kontrol kendaraan. lSetelah menyetel tempat duduk, pastikan bahwa tempat duduk terkunci dalam posisinya. lJika seseorang berada di sekitarnya, pastikan mereka aman dan beritahu mereka bahwa tempat duduk akan digeser. n **Setelah mengembalikan sandaran tempat duduk ke posisi tegak** Pastikan sandaran tempat duduk terkunci sempurna dengan menekannya ke depan dan ke belakang. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius.

Halaman 30

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Tempat duduk belakang **Tempat duduk kedua** **Tempat duduk ketiga** Tuas penyetel posisi tempat duduk Tuas penyetel sudut sandaran tempat duduk 1 Sebelum pengendaraan Tuas pembebas kunci sandaran tempat duduk

Halaman 31

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) **Ketika masuk ke dalam dan keluar kendaraan dari tempat duduk** **baris ketiga** Simpan kedua gesper sabuk keselamatan seperti dalam gambar. Setel sandaran kepala ke posisi paling rendah. Tarik tuas penyetel sudut sandaran tempat duduk dan lipat ke bawah sandaran tempat duduk.

Halaman 32

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Setelah penumpang masuk / keluar kendaraan, kembalikan tempat duduk kedua ke posisi semula. n **Ketika melipat tempat duduk belakang** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. l Jangan pernah melipat tempat duduk saat kendaraan bergerak. l Hentikan kendaraan di tempat yang rata, gunakan rem parkir dan posisikan tuas pemilih ke P (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau N (kendaraan dengan transmisi manual). l Jangan biarkan siapapun duduk di atas tempat duduk yang dilipat atau di kompartemen bagasi saat pengendaraan. n **Setelah melipat tempat duduk kedua** Jangan menjalankan kendaraan dengan tempat duduk kedua terlipat ke depan. n **Penyetelan tempat duduk** Untuk mengurangi risiko tergelincir ke bawah sabuk pangkuan selama kecelakaan, jangan merebahkan tempat duduk melebihi dari yang diperlukan. Bila tempat duduk terlalu direbahkan ketika kecelakaan, sabuk pangkuan dapat meluncur melewati pinggul Anda dan akan menyebabkan gaya penahan langsung bekerja pada perut atau leher, hal ini dapat meningkatkan risiko cedera serius atau kematian pada saat terjadinya kecelakaan. Jangan menyetel tempat duduk saat mengemudi karena tempat duduk mungkin dapat bergerak secara tidak terduga dan dapat mengakibatkan pengemudi kehilangan kontrol kendaraan. Dorong keseluruhan tempat duduk ke atas dan ke depan. 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 33

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Ketika masuk ke dalam dan keluar kendaraan dari tempat duduk baris** **ketiga** lPastikan tempat duduk kedua terkunci dengan sempurna setelah mengembalikannya ke posisi semula. lBerhati-hatilah agar tempat duduk tidak membentur penumpang atau barang. lBerhati-hatilah agar tangan atau kaki Anda tidak terjepit tempat duduk. n **Setelah mengembalikan tempat duduk belakang ke posisi semula** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. lPastikan tempat duduk terkunci sempurna dengan menekannya ke depan dan ke belakang. lPeriksa bahwa sabuk keselamatan tidak terpuntir atau tersangkut pada tempat duduk.

Halaman 34

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Sandaran kepala Tombol pembebas penguncian n **Melepas sandaran kepala** Tarik sandaran kepala ke atas atau ke bawah sambil menekan tombol pembebas penguncian. Tombol pembebas penguncian n **Menyetel ketinggian sandaran kepala (depan dan tempat duduk kedua)** Pastikan bahwa sandaran kepala telah disetel sehingga bagian tengah sandaran kepala sejajar dengan telinga bagian atas. n **Menyetel sandaran kepala tempat duduk ketiga** Selalu naikkan sandaran kepala satu tingkat dari posisi tersimpan ketika menggunakannya. Atas Tarik sandaran kepala ke atas. Bawah 1 Tekan sandaran kepala ke bawah sambil menekan tombol pembebas penguncian. Sebelum pengendaraan

Halaman 35

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Perhatian tentang sandaran kepala** Perhatikan langkah pencegahan berikut berkaitan dengan sandaran kepala. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. lGunakan sandaran kepala yang dirancang sesuai untuk setiap tempat duduk. lSetel sandaran kepala ke posisi yang benar setiap saat. lSetelah menyetel sandaran kepala, dorong ke bawah dan pastikan bahwa sandaran kepala tersebut terkunci dalam posisinya. lJangan mengemudi dengan sandaran kepala yang dilepas.

Halaman 36

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Susunan tempat duduk **Tempat duduk dapat diatur sesuai dengan yang Anda perlukan.** **Silakan mengikuti petunjuk ketika mengatur salah satunya.** n **Perhatian untuk penyimpanan bagasi** **Melipat tempat duduk kedua dan ketiga (**  **H. 36, 37)** **Melipat tempat duduk ketiga (**  **H. 38)** n **Meratakan tempat duduk** **Meratakan tempat duduk depan dan tempat duduk kedua (**  **H. 39)** 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 37

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) **Melipat tempat duduk kedua** Simpan sabuk keselamatan dan gesper seperti dalam gambar. Setel sandaran kepala ke posisi paling rendah. Tarik tuas penyetel sudut sandaran tempat duduk dan lipat ke bawah sandaran tempat duduk. Periksa bahwa kaki tempat duduk terkunci dengan kuat ke lantai.

Halaman 38

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) **Melipat tempat duduk ketiga** Simpan gesper sabuk keselamatan seperti dalam gambar. 1 Sebelum pengendaraan Setel sandaran kepala ke posisi paling rendah. Tarik tuas pembebas penguncian sandaran tempat duduk dan lipat ke bawah sandaran tempat duduk.

Halaman 39

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) **Melipat tempat duduk ketiga** Simpan gesper sabuk keselamatan. (H. 37) Setel sandaran kepala ke posisi paling rendah. (H. 37) Tarik tuas pembebas penguncian sandaran tempat duduk dan lipat ke bawah sandaran tempat duduk. (H. 37) Tarik tuas pembebas penguncian tempat duduk dan putar sambil mengangkat tempat duduk ke atas dan depan. Lipat kaki. Membuka pengait dan simpulkan dengan cepat.

Halaman 40

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) **Meratakan tempat duduk depan dan tempat duduk kedua** Pastikan untuk menghentikan kendaraan dan pasang rem parkir. Geser tempat duduk kedua ke posisi paling belakang. (H. 29) Lepas sandaran kepala dari tempat duduk depan. (H. 33) Geser tempat duduk depan ke posisi paling depan. (H. 27) Ratakan posisi sandaran tempat duduk depan. (H. 27) Kaitkan penahan strap ke sandaran kepala dan pastikan tempat duduk aman dengan menarik ujung bebasnya. Ketika mengembalikan tempat duduk ketiga ke posisi semula, simpan tali pengikatnya dengan aman. 1 Sebelum pengendaraan Tarik ke atas tuas penyetel posisi tempat duduk dan setel posisi tempat duduk depan untuk menghilangkan celah antara tempat duduk depan dan tempat duduk kedua. (H. 27)

Halaman 41

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Susunan tempat duduk** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. lJangan pernah meluruskan posisi tempat duduk saat pengendaraan. lHentikan kendaraan di tempat yang rata, gunakan rem parkir dan posisikan tuas pemilih ke P (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau N (kendaraan dengan transmisi manual). l Jangan pernah meratakan posisi tempat duduk ketika penumpang sedang duduk. lBerhati-hatilah agar tangan atau kaki Anda tidak terjepit diantara bagian yang dapat bergerak atau part yang terhubung. lSetelah melipat tempat duduk ketiga, pastikan untuk menahannya dengan tali penahan. lJangan biarkan siapapun duduk di atas tempat duduk yang dilipat atau di kompartemen bagasi saat pengendaraan. lJangan biarkan penumpang menduduki atau meletakkan barang pada tempat duduk yang diratakan. lJangan biarkan anak-anak masuk ke dalam kompartemen bagasi. lPastikan tempat duduk terkunci sempurna dengan menekannya ke depan dan ke belakang. lPeriksa sabuk keselamatan dan gesper tidak terpuntir atau tersangkut pada tempat duduk setelah mengatur kembali posisi tempat duduk. lKetika tempat duduk kedua digunakan dengan posisi tempat duduk telipat ke bawah, periksa bahwa kaki tempat duduk terkunci dengan kuat pada lantai. n **Setelah mengembalikan tempat duduk ke posisi semula** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. lPastikan tempat duduk terkunci sempurna dengan menekannya ke depan dan ke belakang. lPeriksa bahwa sabuk keselamatan dan gesper tidak terpuntir atau tersangkut pada tempat duduk. lPastikan untuk memasang penahan kepala.

Halaman 42

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Ketika tempat duduk diratakan** lJangan berkendara dengan tempat duduk depan terlipat. lJangan duduk pada tempat duduk yang terlipat, dan pindahkan secara perlahan tempat duduk yang terlipat. 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 43

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Sabuk keselamatan **Pastikan semua penumpang memakai sabuk keselamatan sebelum** **menjalankan kendaraan.** n **Penggunaan sabuk keselamatan yang benar** **Tipe 3-titik** **Tipe 2-titik** l Panjangkan sabuk bahu sehingga melewati bahu sepenuhnya, tetapi jangan sampai mengenai leher atau meluncur dari bahu. l Posisi sabuk pangkuan serendah mungkin di atas pinggul. l Setel posisi sandaran tempat duduk. Duduk tegak dan bersandar dengan baik pada tempat duduk. l Jangan menggulung sabuk keselamatan. l Posisi sabuk pangkuan serendah mungkin di atas pinggul. l Duduk tegak dan bersandar dengan baik pada tempat duduk. l Jangan menggulung sabuk keselamatan.

Halaman 44

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Mengencangkan dan melepaskan sabuk keselamatan** Tombol pembeb n **Menyetel panjang sabuk (tipe 2-titik)** **Pretensioner sabuk keselamatan (tempat duduk depan)** Untuk mengencangkan sabuk keselamatan, dorong plat ke dalam gesper sampai terdengar bunyi klik. 1 Untuk melepaskan sabuk keselamatan, tekan tombol pembebas. Sebelum pengendaraan Memanjangkan Memendekkan Pretensioner membantu sabuk keselamatan untuk melindungi penumpang dengan menarik sabuk keselamatan kembali dengan cepat ketika kendaraan mengalami tabrakan dari bagian depan yang parah. Pretensioner mungkin tidak aktif dalam kejadian benturan kecil dari depan, benturan kecil dari samping, benturan dari belakang atau kendaraan berguling.

Halaman 45

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Retraktor pengunci darurat (Emergency locking retractor (ELR)) (tipe** **3-titik)** Retraktor akan mengunci sabuk pada saat peristiwa pengereman mendadak atau kecelakaan. Retraktor dapat juga mengunci jika Anda merebahkan badan ke depan dengan bergerak secara tiba-tiba. Bergeraklah secara perlahan, gerakan yang lembut akan membuat sabuk memanjang sehingga Anda dapat bergerak memutar secara bebas. n **Pemakaian tempat duduk anak** Sabuk keselamatan dari kendaraan Anda pada dasarnya dirancang untuk ukuran dewasa. lGunakan sistem perlindungan anak yang sesuai dengan anak-anak, sampai anak tersebut cukup besar untuk mengenakan sabuk keselamatan kendaraan dengan sempurna. (H. 64) lBila anak-anak sudah cukup besar untuk menggunakan sabuk keselamatan kendaraan, ikuti petunjuk pada H. 42. berkaitan dengan pemakaian sabuk keselamatan. n **Mengganti sabuk setelah pretensioner telah diaktifkan** Jika kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun, pretensioner akan aktif pada kecelakaan pertama, tetapi akan tidak aktif untuk yang kedua atau kecelakaan berikutnya. n **Peraturan sabuk keselamatan** Bila terdapat peraturan sabuk keselamatan di negara tempat Anda tinggal, silakan menghubungi dealer Toyota Anda, untuk penggantian atau pemasangan sabuk keselamatan yang sesuai.

Halaman 46

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Perhatikan langkah pencegahan berikut ini untuk mengurangi risiko cedera apabila pengereman mendadak atau kecelakaan. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. n **Mengenakan sabuk keselamatan** lPastikan bahwa semua penumpang mengenakan sabuk keselamatan. lPakailah selalu sabuk keselamatan dengan benar. lGunakan setiap satu sabuk keselamatan hanya untuk satu orang saja. Jangan menggunakan satu sabuk untuk dua orang atau lebih meskipun untuk anak. lToyota merekomendasikan anak-anak harus duduk di tempat duduk belakang dan selalu menggunakan sabuk keselamatan dan/atau sistem perlindungan anak yang sesuai. lUntuk mencapai posisi duduk yang tepat, jangan merebahkan tempat duduk lebih dari yang diperlukan. Sabuk keselamatan akan memberikan perlindungan yang maksimum saat terjadi kecelakaan kepada penumpang yang duduk tegak dan bersandar dengan baik pada tempat duduk. lJangan memakai sabuk bahu di bawah lengan Anda. lBagian sabuk pangkuan harus digunakan serendah mungkin di bawah pinggul. n **Wanita hamil** Dapatkan saran medis dan pakailah sabuk keselamatan dengan cara yang benar. (H. 42) Posisi sabuk pangkuan wanita hamil adalah serendah mungkin di atas pinggul sama dengan penumpang biasa. Panjangkan sabuk bahu sepenuhnya melewati bahu dan posisi sabuk melintang dada. Hindari sabuk menyentuh sekitar area perut. Bila sabuk keselamatan tidak dipakai dengan benar, tidak hanya wanita hamil, janin pun dapat gugur atau cedera serius akibat pengereman mendadak atau kecelakaan. 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 47

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Penderita sakit** Dapatkan saran medis dan pakailah sabuk keselamatan dengan cara yang benar. (H. 42) n **Bila anak-anak dalam kendaraan** Jangan biarkan anak-anak bermain dengan sabuk keselamatan. Bila sabuk keselamatan melilit di sekitar leher anak-anak, hal ini dapat menyebabkan tersedak atau cedera serius yang dapat mengakibatkan kematian. Jika hal ini terjadi dan gesper tidak dapat dikendurkan, gunakanlah gunting untuk memotong sabuk keselamatan. n **Pretensioner sabuk keselamatan** Jika pretensioner telah diaktifkan, lampu peringatan SRS akan menyala. Dalam kasus tersebut, sabuk keselamatan tidak dapat digunakan lagi dan harus diganti pada dealer Toyoa Anda. n **Kerusakan dan keausan sabuk keselamatan** lJangan merusak sabuk keselamatan dengan membiarkan sabuk, plat atau gesper terjepit dalam pintu. lPeriksa sistem sabuk keselamatan secara berkala. Periksa terhadap bagian yang terpotong, tercerabut, dan bagian yang hilang. Jangan memakai sabuk keselamatan yang rusak hingga menggantinya. Sabuk keselamatan yang rusak tidak dapat melindungi penumpang dari bahaya kematian atau cedera serius saat kecelakaan. lPastikan bahwa sabuk dan plat terkunci dan sabuk tidak terpuntir. Jika sabuk keselamatan tidak berfungsi dengan benar, segera hubungi dealer Toyota Anda. lGanti tempat duduk dan sabuk keselamatan dengan yang baru setelah mengalami kecelakaan berat, walaupun kondisi tempat duduk dan sabuk keselamatan nampak tidak bermasalah setelah kecelakaan tersebut. lJangan mencoba memasang, melepas, memodifikasi, membongkar atau membuang sabuk keselamatan. Lakukan perbaikan yang diperlukan oleh dealer Toyota Anda. Penanganan yang tidak sesuai pada pretensioner dapat menghalangi kerja maksimal sehingga mengakibatkan kematian atau cedera serius.

Halaman 48

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Roda kemudi **Roda kemudi dapat disetel ke posisi yang nyaman.** n **Peringatan selama pengendaraan** Jangan menyetel roda kemudi selama pengendaraan. Melakukannya dapat menyebabkan pengemudi kehilangan kontrol kendaraan dan dapat terjadi kecelakaan, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. n **Setelah menyetel roda kemudi** Pastikan bahwa roda kemudi telah terkunci dengan sempurna.  Bila tidak terkunci, roda kemudi dapat bergerak secara tiba-tiba, mungkin dapat menyebabkan kecelakaan, dan mengakibatkan kematian atau cedera serius. Tahan roda kemudi dan dorong tuas ke bawah. 1 Sebelum pengendaraan Setel ke posisi ideal dengan menggerakkan roda kemudi. Setelah penyetelan, tarik tuas ke atas untuk mengamankan roda kemudi.

Halaman 49

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) Kaca spion luar **Sudut spion dapat disetel menggunakan switch.** **Melipat kaca spion** Untuk memilih kaca spion yang disetel, tekan switch. Kiri Kanan Untuk menyetel kaca spion, tekan switch. Atas Kanan Bawah Kiri Dorong kaca spion ke dalam ke arah belakang kendaraan.

Halaman 50

1-3. Komponen yang dapat disetel (tempat duduk, kaca spion, roda kemudi) n **Kondisi pengoperasian spion** Engine switch dalam posisi "ACC" atau "ON". n **Ketika mengendarai kendaraan** Perhatikan langkah pencegahan berikut saat pengendaraan. Melakukan kebalikannya dapat kehilangan kontrol kendaraan dan menyebabkan kecelakaan, yang dapat mengakibatkan cedera serius atau kematian. lJangan menyetel kaca spion saat mengemudi. lJangan mengemudi dengan kaca spion terlipat. lKaca spion pengemudi dan penumpang harus dibentangkan dan disetel dengan benar sebelum pengendaraan. n **Ketika kaca spion bergerak** Untuk menghindari cedera dan kerusakan kaca spion, berhati-hatilah jangan sampai tangan Anda terjepit oleh kaca spion yang sedang bergerak. 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 51

1-4. Membuka dan menutup jendela Power window **Power window dapat dibuka dan ditutup menggunakan switch.** Pengoperasian switch penggerak jendela sebagai berikut: **Switch kunci jendela** n **Power window dapat dioperasikan bila** Engine switch dalam posisi "ON". Menutup Menutup sekali sentuh (hanya jendela pengemudi)* Membuka Membuka sekali sentuh (hanya jendela pengemudi)* *: Untuk menghentikan jendela setengah, operasikan switch ke arah berlawanan. Tekan switch ke bawah untuk mengunci switch-switch jendela penumpang. Gunakan switch ini untuk mencegah anak-anak membuka atau menutup jendela penumpang secara tak sengaja.

Halaman 52

n **Menutup jendela** Perhatikan langkah pencegahan berikut.  Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. lPeriksa untuk memastikan bahwa anggota badan semua penumpang atau ada penumpang yang berada dalam posisi dapat terjepit ketika jendela dioperasikan. lJangan membiarkan anak-anak mengoperasikan power window.  Bila seseorang terjepit ketika menutup power window dapat menyebabkan cedera serius, dan dalam beberapa kasus, dapat mengakibatkan kematian. 1-4. Membuka dan menutup jendela 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 53

1-5. Mengisi bahan bakar Membuka tutup tangki bahan bakar **Lakukan langkah berikut untuk membuka tutup tangki bahan bakar:** n **Sebelum mengisi bahan bakar kendaraan** l Matikan engine switch dan pastikan bahwa semua pintu dan jendela tertutup. l Pastikan tipe bahan bakar. (H. 53) n **Membuka tutup tangki bahan bakar** Tarik ke atas pembuka untuk membuka pintu pengisi bahan bakar. Putar tutup tangki bahan bakar secara perlahan untuk membuka. Gantungkan tutup tangki bahan bakar di bagian belakang pintu pengisi bahan bakar.

Halaman 54

**Menutup tutup tangki bahan bakar** n **Jenis bahan bakar** Bensin tanpa timbal, Research Octane Number (angka oktan) 90 atau lebih tinggi n **Gunakan bahan bakar campuran ethanol pada mesin bensin** Toyota membolehkan menggunakan bahan bakar yang mengandung ethanol dengan kandungan hingga 10%. Pastikan bahwa kandungan bahan bakar dengan ethanol yang digunakan memiliki Research Octane Number sesuai dengan di atas. n **Ketika mengisi bahan bakar kendaraan** Perhatikan langkah pencegahan berikut saat mengisi bahan bakar kendaraan. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. l Setelah keluar dari kendaraan dan sebelum membuka pintu bahan bakar, sentuh permukaan logam yang tidak dicat untuk menghilangkan listrik statis apapun. Hal ini penting untuk menghilangkan listrik statis sebelum mengisi bahan bakar karena percikan api yang dihasilkan dari listrik statis dapat menyebabkan uap bahan bakar tersulut saat mengisi bahan bakar. l Selalu pegang grip pada tutup tangki bahan bakar dan putar secara perlahan untuk melepaskannya.  Suara mendesing akan terdengar ketika tutup tangki bahan bakar dikendurkan. Tunggu sampai suara tidak terdengar sebelum melepas tutup sepenuhnya. Pada musim panas, bahan bakar bertekanan dapat menyemprot ke luar dari leher pengisi dan mengakibatkan cedera. l Jangan membiarkan seseorang yang belum menghilangkan listrik statis dari tubuhnya mendekat untuk membuka tangki bahan bakar. 1-5. Mengisi bahan bakar Setelah mengisi bahan bakar, putar tutup tangki bahan bakar hingga Anda mendengar bunyi klik. Sekali tutup dilepas, tutup akan kembali lagi ke arah kebalikan. 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 55

1-5. Mengisi bahan bakar lJangan menghidup uap bahan bakar. Bahan bakar mengandung zat yang berbahaya bila terhirup. lJangan merokok ketika mengisi bahan bakar kendaraan. Melakukan hal tersebut dapat menyebabkan bahan bakar tersulut dan mengakibatkan kebakaran. lJangan kembali ke kendaraan atau menyentuh seseorang atau benda yang terisi listrik secara statis. Hal ini menyebabkan terbentuknya listrik statik, dapat mengakibatkan kemungkinan bahaya kebakaran. n **Ketika mengisi bahan bakar** Perhatikan langkah pencegahan berikut untuk mencegah meluapnya bahan bakar dari tangki bahan bakar: lMasukkan nozzle bahan bakar dengan aman ke dalam leher pengisi bahan bakar lHentikan pengisian tangki setelah nozzle bahan bakar secara otomatis berhenti mengisi lJangan memenuhi tangki bahan bakar secara berlebihan n **Ketika mengganti tutup bahan bakar** Jangan gunakan tutup apapun selain tutup tangki bahan bakar asli Toyota (genuine) untuk kendaraan Anda. Melakukan kebalikannya dapat menyebabkan kebakaran atau kecelakaan lain yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. PERHATIAN n **Mengisi bahan bakar** Jangan menumpahkan bahan bakar ketika mengisinya.  Melakukan hal tersebut dapat merusakkan kendaraan, misalnya menyebabkan sistem kontrol emisi bekerja tidak normal atau merusak komponen sistem bahan bakar atau merusak permukaan cat kendaraan.

Halaman 56

1-6. Informasi keselamatan Postur pengendaraan yang benar **Mengendarai dengan postur yang baik adalah sebagai berikut:** Duduk tegak dan bersandar yang baik pada tempat duduk. (H. 27) 1 Setel posisi tempat duduk ke depan atau belakang untuk memastikan pedal dapat dicapai dan mudah ditekan sesuai dengan tingkat yang dibutuhkan. (H. 27) Sebelum pengendaraan Setel sandaran sehingga pengontrolan dapat dioperasikan dengan mudah. (H. 27) Setel posisi miring (tilt) roda kemudi ke bawah sehingga airbag menghadap ke dada Anda. (H. 47) Kuncilah sandaran kepala di tempatnya dengan bagian tengah sandaran kepala sejajar dengan bagian atas telinga Anda. (H. 33) Kenakan sabuk keselamatan dengan benar. (H. 42)

Halaman 57

1-6. Informasi keselamatan n **Saat pengendaraan** lJangan menyetel posisi tempat duduk pengemudi. Melakukan hal tersebut dapat menyebabkan pengemudi kehilangan kontrol kendaraan. lJangan meletakkan bantal antara pengemudi atau penumpang dan sandaran tempat duduk. Bantalan dapat menjadi penghalang untuk mencapai posisi tubuh yang benar, dan mengurangi efektifitas sabuk keselamatan dan sandaran kepala, meningkatkan risiko kematian atau cedera serius terhadap pengemudi dan penumpang. lJangan meletakkan sesuatu di bawah tempat duduk depan. Benda yang diletakkan di bawah tempat duduk depan dapat memacetkan jalur tempat duduk dan menghentikan tempat duduk terkunci pada tempatnya. Hal ini dapat menyebabkan kecelakaan, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. Mekanisme penyetelan juga dapat rusak. n **Penyetelan posisi tempat duduk** lHati-hati saat menyetel posisi tempat duduk untuk memastikan bahwa penumpang lain tidak cedera oleh gerakan tempat duduk. lJangan meletakkan tangan Anda di bawah tempat duduk atau berdekatan dengan bagian yang bergerak untuk menghindari cedera. Jari atau tangan dapat terjepit dalam mekanisme tempat duduk.

Halaman 58

1-6. Informasi keselamatan SRS airbag **SRS airbag menggembung ketika kendaraan mengalami benturan** **keras jenis tertentu yang mungkin dapat menyebabkan cedera berat** **terhadap penumpang. Airbag tersebut bekerja bersamaan dengan** **sabuk keselamatan untuk membantu mengurangi risiko kematian** **atau cedera serius.** SRS airbag pengemudi/airbag penumpang depan Dapat membantu melindungi kepala dan dada pengemudi juga penumpang depan dari benturan dengan komponen interior 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 59

1-6. Informasi keselamatan **Komponen sistem SRS airbag** Airbag pengemudi Lampu peringatan SRS Airbag penumpang depan Sensor benturan depan Komponen utama sistem SRS airbag ditunjukkan di atas. Sistem SRS airbag yang dikontrol oleh sensor airbag assembly. Selama airbag mengembung, reaksi kimia dalam inflator mengisi airbag secara cepat dengan gas yang tidak beracun untuk membantu menahan gerakan penumpang. Pretensioner sabuk keselamatan tempat duduk dan batas tekanan Sensor airbag assembly

Halaman 60

n **Bila SRS airbag menggembung (inflate)** lMemar dan lecet dapat saja terjadi karena terkena SRS airbag yang menggembung (mengembang). lKebisingan dan serbuk putih akan dipancarkan. lBagian dari modul airbag (hub roda kemudi, cover airbag dan inflator) begitu juga tempat duduk mungkin panas selama beberapa menit. Airbag itu sendiri juga panas. lKaca depan mungkin rusak. n **Kondisi penggembungan SRS airbag** lSRS airbag depan akan menggembung bila kekuatan benturan melebihi tingkat ambang batas yang ditentukan (tingkat kekuatannya sebanding dengan kecelakaan dari depan pada 20 - 30 km/jam (12 - 18 mph) dengan dinding tetap yang tidak bergerak atau berubah bentuk). Namun, ambang batas kecepatan dapat jauh lebih tinggi dalam situasi berikut: • Jika kendaraan menabrak objek, seperti kendaraan yang diparkir atau tiang tanda, yang dapat bergerak atau berdampak cacad. • Jika kendaraan terlibat dalam kecelakaan dijalan, seperti tabrakan di mana bagian depan kendaraan "kecelakaan beruntun", atau kendaraan masuk ke bawah, bak truk. lTergantung pada jenis kecelakaan, jika memungkinkan hanya pretensioner sabuk keselamatan yang akan aktif. n **Kondisi di mana SRS airbag mungkin menggembung (inflate), selain** **saat kecelakaan** SRS airbag depan dapat juga menggembung jika mendapat benturan serius ke bagian bawah kendaraan Anda. Beberapa contoh ditunjukkan dalam gambar. lMenabrak pinggiran jalan, trotoar jalan atau permukaan yang keras lJatuh atau lompat ke dalam lubang yang dalam lMendarat keras atau kendaraan terjatuh 1-6. Informasi keselamatan 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 61

1-6. Informasi keselamatan n **Jenis kecelakaan yang tidak menggembungkan SRS airbag** SRS airbag depan tidak mengembang seperti biasanya jika kendaraan terlibat kecelakaan dari samping atau dari belakang, atau jika kendaraan terlibat kecelakaan keras pada kecepatan rendah. Tetapi, apabila beberapa jenis kecelakaan itu cukup menyebabkan deselerasi kendaraan ke arah depan, dapat juga terjadi penggembungan SRS airbag. lTabrakan dari samping lTabrakan dari belakang lKendaraan terguling n **Kapan menghubungi dealer Toyota Anda** Dalam keadaan berikut, Kendaraan akan memerlukan pemeriksaan dan/ atau perbaikan. Hubungi dealer Toyota Anda sesegera mungkin. lSalah satu SRS airbag telah menggembung. lBagian depan kendaraan rusak atau berubah bentuk, atau terlibat kecelakaan yang tidak cukup keras yang menyebabkan SRS airbag depan menggembung. lBagian dari pad roda kemudi atau dashboard dekat airbag penumpang depan tergores, retak, atau bahkan rusak.

Halaman 62

n **Langkah pencegahan SRS airbag** Perhatikan langkah pencegahan berikut berkaitan dengan sandaran SRS airbag.  Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. lPengemudi dan semua penumpang dalam kendaraan harus mengenakan sabuk keselamatan dengan benar. SRS airbag adalah peralatan tambahan yang digunakan bersama dengan sabuk keselamatan. lSRS airbag pengemudi menggembung dengan kekuatan tertentu yang telah diperhitungkan, dan dapat menyebabkan kematian atau cedera serius, terutama jika pengemudi terlalu dekat dengan airbag. Karena zona resiko untuk airbag pengemudi yang pertama adalah 50 – 75 mm (2 – 3 in.) dari penggembungan, maka posisikan diri Anda sejauh 250 mm (10 in.) dari airbag pengemudi Anda yang akan memberikan Anda jarak keselamatan yang pasti. Jarak ini diukur dari pusat roda kemudi ke tulang rusuk Anda. Jika Anda duduk kurang dari 250 mm ( 10 in.) saat ini, Anda dapat mengubah posisi pengendaraan dengan beberapa cara: • Gerakkan tempat duduk Anda ke belakang sejauh Anda masih dapat menjangkau pedal-pedal dengan nyaman. • Rebahkan sedikit sandaran tempat duduk. Meskipun kendaraan dirancang beragam, beberapa pengemudi dapat mencapai jarak 250 mm (10 in.), meskipun dengan tempat duduk pengemudi dimajukan sepenuhnya, sederhananya dengan menyadarkan sedikit sandaran tempat duduk. Jika merebahkan sandaran tempat duduk Anda membuat sulit melihat jalan, naikkan diri Anda menggunakan bantal yang keras dan tidak licin, atau naikkan tempat duduk jika kendaraan Anda memiliki fitur tersebut. • Jika roda kemudi Anda dapat disetel, miringkan ke arah bawah. Pada titik ini airbag mengarah ke dada Anda bukan ke kepala dan leher Anda. Tempat duduk hendaknya disetel sebagaimana direkomendasikan di atas, sepanjang masih dapat menjaga kontrol dari pedal kaki, roda kemudi, dan pandangan Anda terhadap kontrol panel instrumen. l SRS airbag penumpang depan juga menggembung dengan kekuatan tertentu yang telah diperhitungkan, dan dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius terutama jika penumpang depan terlalu dekat dengan airbag. Tempat duduk penumpang depan hendaknya sejauh mungkin dari airbag dengan menyetel sandaran, sehingga penumpang depan dapat duduk dengan tegak. 1-6. Informasi keselamatan 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 63

1-6. Informasi keselamatan n **Langkah pencegahan SRS airbag** lDuduk dengan tidak benar dan/atau menahan bayi atau anak dapat tewas atau cidera serius oleh penggembungan airbag. Bayi atau anak-anak yang masih terlalu kecil untuk memakai sabuk keselamatan hendaknya diamankan menggunakan sistem perlindungan anak. Toyota sangat merekomendasikan semua bayi dan anak ditempatkan di tempat duduk belakang kendaraan dan terlindungi dengan baik. Tempat duduk belakang adalah paling aman untuk bayi dan anak-anak. (H. 64) lJangan duduk di ujung tempat duduk atau menunduk ke dashboard. l Jangan membiarkan anak-anak berdiri di depan unit SRS airbag penumpang depan atau duduk di lutut penumpang depan. lJangan menjalankan kendaraan ketika pengemudi atau penumpang memiliki benda yang menyandar pada lututnya. lJangan menempelkan apapun ke atau menyandarkan sesuatu pada area seperti dashboard, atau pad roda kemudi. Item ini dapat menjadi proyektil ketika SRS airbag pengemudi dan penumpang depan menggembung. lJangan memukul atau memberikan tekanan dengan tingkat yang tertentu ke area komponen-komponen SRS airbag.  Melakukannya dapat menyebabkan SRS airbag malfungsi. l Jangan menyentuh apapun dari bagian-bagian komponen segera setelah SRS airbag telah digembungkan (meletup) karena komponen tersebut mungkin panas.

Halaman 64

n **Langkah pencegahan SRS airbag** lJika pernafasan menjadi sulit setelah SRS airbag menggembung, buka pintu atau jendela untuk memungkinkan udara segar masuk, atau tinggalkan kendaraan jika aman untuk melakukannya. Cucilah residu apapun sesegera mungkin untuk mencegah iritasi kulit. n **Modifikasi dan pembuangan komponen sistem SRS airbag** Jangan membuang kendaraan Anda atau melakukan modifikasi berikut tanpa berkonsultasi dengan dealer Toyota Anda. SRS airbag dapat malfungsi atau menggembung (mengembang) secara tak terduga, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. lMemasang, melepas, membongkar dan memperbaiki SRS airbag. lMemperbaiki, modifikasi, melepas atau mengganti roda kemudi, panel instrumen atau dashboard lPerbaikan atau modifikasi fender depan, bumper depan lPemasangan bajak salju, penderek dan lain-lain ke gril depan (bull bar atau kangaroo bar, dll.) lModifikasi pada sistem suspensi kendaraan lPemasangan perangkat elektronik seperti radio dua arah dan CD player 1-6. Informasi keselamatan 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 65

1-6. Informasi keselamatan Sistem perlindungan anak **Toyota sangat menekankan pemakaian sistem perlindungan anak.** **Poin untuk diingat** Hasil studi menunjukkan pemasangan perlindungan anak pada tempat duduk belakang lebih aman dari pada memasang di tempat duduk penumpang depan. l Pilih sistem perlindungan anak yang sesuai kendaraan Anda dan sesuai dengan umur dan ukuran anak. l Untuk lebih jelas tentang pemasangan, ikuti petunjuk yang disediakan pada sistem perlindungan anak. Petunjuk pemasangan secara umum tersedia dalam buku pedoman ini.  (H. 68) l Jika terdapat peraturan pembatasan sistem perlindungan anak di negara Anda berada, silakan hubungi dealer Toyota Anda untuk penggantian atau pemasangan sabuk keselamatan. **Jenis perlindungan anak** Sistem perlindungan anak dikelompokkan dalam 3 jenis berikut ini sesuai dengan usia dan ukuran anak. **Tempat duduk bayi (infant seat)**

Halaman 66

**Tempat duduk anak (tempat duduk convertible)** **Tempat duduk junior (tempat duduk booster)** n **Memilih sistem perlindungan anak yang tepat** lGunakan sistem perlindungan anak yang sesuai dengan anak sampai anak tersebut cukup besar untuk mengenakan sabuk keselamatan kendaraan dengan sempurna. lJika anak terlalu besar untuk sistem perlindungan anak, dudukkan anak pada tempat duduk belakang dan menggunakan sabuk keselamatan kendaraan. (H. 42) 1-6. Informasi keselamatan 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 67

1-6. Informasi keselamatan n **Menggunakan sistem perlindungan anak** l Jangan memasang sistem perlindungan anak pada tempat duduk penumpang depan, tempat duduk tengah baris kedua atau pada setiap tempat duduk baris ketiga. Tempat duduk ini tidak dirancang untuk menahan sistem perlindungan anak. Memasang sistem perlindungan anak untuk satu dari tempat duduk ini mungkin akan mengakibatkan kematian atau cedera serius ketika terjadi pengereman mendadak, menikung secara mendadak atau kecelakaan. n **Peringatan tentang perlindungan anak** lUntuk efektifitas perlindungan dalam kecelakaan kendaraan dan pengereman mendadak, anak-anak harus dilindungi dengan benar, menggunakan sistem perlindungan anak yang sesuai dengan umur dan ukuran anak tersebut. Memegang anak dalam lengan Anda tidak dapat menggantikan sistem perlindungan anak. Dalam kecelakaan, anak dapat terbentur kaca depan, atau antara Anda dan interior kendaraan. lToyota sangat menekankan penggunaan sistem perlindungan anak yang tepat sesuai dengan ukuran anak, yang dipasang di tempat duduk belakang. lPastikan Anda telah menyelesaikan semua petunjuk pemasangan yang disediakan oleh pabrik pembuat perlindungan anak dan bahwa sistem itu telah terpasang dengan aman. Jika tidak terpasang dengan benar, dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius pada anak dalam kejadian pengereman, menikung mendadak atau kecelakaan. n **Bila anak-anak dalam kendaraan** Jangan biarkan anak-anak bermain dengan sabuk keselamatan. Bila sabuk keselamatan melilit di sekitar leher anak-anak, hal ini dapat menyebabkan tersedak atau cedera serius yang dapat mengakibatkan kematian. Jika hal ini terjadi dan gesper tidak dapat dikendurkan, gunakanlah gunting untuk memotong sabuk keselamatan.

Halaman 68

n **Bila sistem perlindungan anak tidak digunakan** lJaga sistem perlindungan anak terpasang dengan sempurna pada tempat duduk meskipun tidak digunakan. Jangan menyimpan sistem perlindungan anak yang tidak aman dalam kompartemen bagasi. lJika perlu untuk melepas sistem perlindungan anak, lepas sistem itu dari kendaraan atau simpan dengan aman dalam kompartemen bagasi. Hal ini akan mencegah sistem melukai penumpang apabila terjadi pengereman, menikung mendadak atau kecelakaan. 1-6. Informasi keselamatan 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 69

1-6. Informasi keselamatan Memasang perlindungan anak **Ikuti petunjuk pabrik pembuat sistem perlindungan anak. Pasang** **dengan kuat perlindungan anak ke tempat duduk baris kedua bagian** **luar menggunakan sabuk keselamatan.** **Memasang perlindungan anak menggunakan sabuk keselamatan** n **Menghadap ke belakang**  **Tempat duduk bayi (tempat duduk** **orok)/tempat duduk anak (tempat duduk convertible)** Setel tempat duduk depan 10 notch ke belakang dari posisi paling depan. (H. 27) Sabuk keselamatan (tiap ELR belt membutuhkan klip pengunci.) Tempatkan sistem perlindungan anak pada tempat duduk belakang menghadap ke belakang kendaraan. Lewatkan sabuk keselamatan melalui sistem perlindungan anak dan masukkan plat ke dalam gesper. Pastikan bahwa sabuk tidak terpuntir.

Halaman 70

n **Menghadap ke depan**  **Tempat duduk anak (tempat duduk** **convertible)** Setel tempat duduk depan 10 notch ke belakang dari posisi paling depan. (H. 27) Lepas sandaran kepala. (H. 33) 1-6. Informasi keselamatan Pasang klip pengunci di dekat mata sabuk pangkuan dan sabuk bahu dengan memasukkan sabuk pangkuan dan bahu melalui alur pada klip pengunci. Pasang sabuk kembali. Bila sabuk terpasang longgar, lepas gesper dan setel kembali klip penguncinya. 1 Sebelum pengendaraan Tempatkan sistem perlindungan anak pada tempat duduk belakang menghadap ke depan kendaraan. Lewatkan sabuk keselamatan melalui tempat duduk anak dan masukkan plat ke dalam gesper. Pastikan bahwa sabuk tidak terpuntir.

Halaman 71

1-6. Informasi keselamatan n **Tempat duduk junior (tempat duduk booster)** Pasang klip pengunci di dekat mata sabuk pangkuan dan sabuk bahu dengan memasukkan sabuk pangkuan dan bahu melalui alur pada klip pengunci. Pasang sabuk kembali. Bila sabuk terpasang longgar, lepas gesper dan setel kembali klip penguncinya. Tempatkan sistem perlindungan anak pada tempat duduk belakang menghadap ke depan kendaraan. Dudukkan anak dalam sistem perlindungan anak. Pasang dengan tepat sabuk keselamatan ke sistem perlindungan anak sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan masukkan plat ke dalam gesper. Pastikan bahwa sabuk tidak terpuntir. Periksa bahwa sabuk bahu dalam posisi yang benar di atas bahu anak, dan sabuk pangkuan serendah mungkin. (H. 42)

Halaman 72

**Melepas perlindungan anak yang terpasang dengan sabuk keselamatan** n **Ketika memasang sistem perlindungan anak di tempat duduk dengan** **sabuk ELR (**  **H. 68)** Anda perlu klip pengunci untuk memasang sistem perlindungan anak. Ikuti petunjuk yang disediakan pabrik pembuatnya. Bila sistem perlindungan anak tidak menyediakan klip pengunci, Anda dapat membeli item tersebut di dealer Toyota Anda. Klip pengunci untuk sistem perlindungan anak  (No. Part ) 1-6. Informasi keselamatan Tekan tombol pembebas gesper dan tarik kembali sabuk keselamatan sepenuhnya. 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 73

1-6. Informasi keselamatan n **Ketika memasang sistem perlindungan anak** Ikuti petunjuk yang diberikan dalam pemsangan sistem perlindungan anak manual dan memperbaiki sistem perlindungan anak dengan aman pada tempatnya. Jika sistem perlindungan anak tidak dipasang pada tempatnya dengan benar, anak atau penumpang lainnya mungkin akan mengalami cedera serius atau meninggal apabila terjadi pengereman mendadak atau kecelakaan. lBila tempat duduk pengemudi terganggu dengan sistem perlindungan anak dan mencegahnya terpasang dengan benar, pasang sistem perlindungan anak ke tempat duduk baris kedua sebelah kiri. lSetel tempat duduk penumpang depan sehingga tidak mengganggu sistem perlindungan anak. lJangan memasang sistem perlindungan anak pada tempat duduk penumpang depan, tempat duduk tengah baris kedua atau pada setiap tempat duduk baris ketiga. Tempat duduk ini tidak dirancang untuk menahan sistem perlindungan anak. Memasang sistem perlindungan anak untuk satu dari tempat duduk ini mungkin akan mengakibatkan kematian atau cedera serius ketika terjadi pengereman mendadak, menikung secara mendadak atau kecelakaan.

Halaman 74

n **Ketika memasang sistem perlindungan anak** lJangan pernah memasang sistem perlindungan anak menghadap belakang di tempat duduk penumpang depan. Gaya penggembungan airbag penumpang depan yang seketika dapat mengakibatkan anak tersebut mengalami kematian atau cedera serius dalam suatu kecelakaan. lPada beberapa model: Terdapat label pada pelindung matahari, menunjukkan bahwa dilarang untuk mengaitkan sistem perlindungan anak menghadap ke belakang di tempat duduk penumpang depan. Rincian label yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. 1-6. Informasi keselamatan 1 Sebelum pengendaraan

Halaman 75

1-6. Informasi keselamatan n **Ketika memasang sistem perlindungan anak** lJika terdapat peraturan pembatasan sistem perlindungan anak di negara Anda berada, silakan hubungi dealer Toyota Anda untuk penggantian atau pemasangan sabuk keselamatan. lBila tempat duduk junior (booster) dipasang, selalu pastikan sabuk bahu diposisikan melintang di tengah bahu anak. Sabuk hendaknya dijaga jauh dari leher anak, tetapi jangan sampai sabuk itu jatuh dari bahu anak. Salah melakukan dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius ketika pengereman mendadak, membelok mendadak atau kecelakaan. lPastikan bahwa sabuk dan plat terkunci dengan benar dan sabuk tidak terpuntir. lGoncangkan sistem perlindungan anak ke kiri dan kanan, serta ke arah depan dan belakang untuk memastikan bahwa sistem tersebut terpasang dengan aman. lSetelah mengamankan sistem perlindungan anak, jangan pernah menyetel tempat duduk. lIkuti semua petunjuk pemasangan yang disediakan oleh pabrik pembuat sistem perlindungan anak. lPastikan untuk menyimpan dengan baik sandaran kepala yang dilepas pada tempat yang aman ketika Anda menggunakan sistem perlindungan anak pada tempat duduk depan.

Halaman 76

## ## 2 ## ## Saat pengendaraan **2-1. Prosedur pengendaraan** Mengendarai kendaraan..... 76 Engine Switch (pengapian) .......................87 Transmisi otomatis ..............90 Transmisi manual ................93 Tuas lampu tanda belok ......94 Rem parkir ...........................95 Klakson................................96 **2-2. Kelompok instrumen** Gauge dan meter................ 97 Lampu indikator dan peringatan ....................... 99 Multi-information display... 101 **2-3. Mengoperasikan lampu dan** **wiper** Switch lampu besar .......... 105 Switch lampu kabut ...........107 Wiper dan washer kaca depan.................... 108 Wiper dan washer kaca belakang ................ 110 **2-4. Menggunakan sistem** **pengendaraan lain** Sistem bantu  pengendaraan ................ 112 **2-5. Informasi pengendaraan** Barang dan muatan .......... 114 Petunjuk pengendaraan musim dingin.............................. 116 Menarik gandengan.......... 118

Halaman 77

2-1. Prosedur pengendaraan Mengendarai kendaraan **Prosedur berikut hendaknya diperhatikan untuk memastikan keselamatan** **pengendaraan:** n **Menghidupkan mesin** H. 87 n **Pengendaraan** **Kendaraan dengan transmisi otomatis** Dengan pedal rem ditekan, posisikan tuas pemilih ke D. (H. 90) Bebaskan rem parkir. (H. 95) Bebaskan pedal rem secara bertahap dan tekan pedal akselerator secara perlahan untuk mengakselerasi kendaraan. **Kendaraan dengan transmisi manual** Ketika pedal kopling ditekan, posisikan tuas pemilih ke gigi 1.  (H. 93) Bebaskan rem parkir. (H. 95) Secara bertahap lepas pedal kopling. Pada saat yang sama, tekan secara perlahan pedal accelerator untuk mengakselerasi kendaraan. n **Berhenti** **Kendaraan dengan transmisi otomatis** Dengan tuas pemilih di D, tekan pedal rem. Jika perlu, gunakan rem parkir. Bila kendaraan dihentikan dalam waktu lama, posisikan tuas pemilih ke P atau N. (H. 90) **Kendaraan dengan transmisi manual** Ketika pedal kopling ditekan, tekan pedal rem. Jika perlu, gunakan rem parkir. Bila kendaraan dihentikan dalam waktu lama, posisikan tuas pemilih ke N. (H. 93)

Halaman 78

n **Memarkir kendaraan** **Kendaraan dengan transmisi otomatis** Dengan tuas pemilih di D, tekan pedal rem. Gunakan rem parkir. (H. 95) Posisikan tuas pemilih ke P. (H. 90) Bila parkir di tanjakan, ganjal roda bila diperlukan. Putar engine switch ke posisi "LOCK" untuk mematikan mesin. Kunci pintu, pastikan Anda telah membawa kunci elektronik. **Kendaraan dengan transmisi manual** Ketika pedal kopling ditekan, tekan pedal rem. Gunakan rem parkir. (H. 95) Posisikan tuas pemilih ke N. (H. 93) Bila parkir di tanjakan, geser tuas pemilih ke 1 atau R dan ganjal roda bila diperlukan. Putar engine switch ke posisi "LOCK" untuk mematikan mesin. Kunci pintu, pastikan Anda telah membawa kunci elektronik. 2-1. Prosedur pengendaraan 2 Saat pengendaraan

Halaman 79

2-1. Prosedur pengendaraan **Awal jalan pada tanjakan yang curam** **Kendaraan dengan transmisi otomatis** Pastikan bahwa rem parkir digunakan dan posisikan tuas pemilih ke D. Tekan secara perlahan pedal akselerator. Bebaskan rem parkir. **Kendaraan dengan transmisi manual** Dengan mengatur rem parkir diposisi lock dan pedal kopling ditekan sepenuhnya, pindahkan tuas pemilih ke gigi 1. Tekan secara perlahan pedal akselerator pada saat yang sama secara bertahap bebaskan pedal kopling. Bebaskan rem parkir. n **Mengemudi saat hujan** l Berkendaralah dengan hati-hati saat hujan, karena jarak pandang berkurang, jendela dapat berembun, dan jalan akan licin. l Kendarai dengan hati-hati saat hujan mulai turun, sebab permukaan jalan akan menjadi sangat licin. l Hindari kecepatan tinggi ketika berkendara di jalan bebas hambatan saat hujan, karena mungkin terdapat lapisan air antara ban dan permukaan jalan, mencegah kemudi dan rem bekerja dengan benar. n **Putaran mesin saat mengemudi (kendaraan dengan transmisi otomatis)** Dalam kondisi berikut ini, putaran mesin dapat menjadi kasar selama pengendaraan. Hal ini disebabkan karena kontrol up-shifting atau down-shifting secara otomatis untuk menyesuaikan dengan kondisi pengendaraan. Hal ini tidak menunjukan akselerasi tiba-tiba. l Kendaraan ditentukan untuk pengendaraan menanjak atau menurun. l Ketika pedal akselerator dibebaskan

Halaman 80

n **Masa uji Toyota baru Anda** Untuk memperpanjang usia kendaraan, perhatikan langkah pencegahan yang direkomendasikan berikut ini: l Selama 300 km (186 miles) pertama: Hindari berhenti mendadak. l Selama 1000 km (621 miles) pertama: • Jangan mengemudi pada kecepatan tinggi. • Hindari akselerasi mendadak. • Jangan mengemudi secara terus menerus dengan gigi rendah. • Jangan mengemudi pada kecepatan konstan dalam jangka waktu lama. n **Mengoperasikan kendaraan Anda di luar negeri** Lengkapi dengan pendaftaran aturan kendaraan yang diperlukan dan pastikan adanya ketersediaan bahan bakar yang sesuai. (H. 286) n **Ketika menghidupkan kendaraan (kendaraan dengan transmisi otomatis)** Pertahankan kaki Anda tetap menginjak pedal rem selama berhenti dengan mesin hidup. Hal ini mencegah kendaraan merayap. n **Ketika mengendarai kendaraan** l Jangan mengemudi bila Anda tidak terbiasa dengan letak pedal rem dan pedal akselerator untuk menghindari kesalahan menekan pedal. • Tidak sengaja menekan pedal akselerator yang diduga sebagai pedal rem dapat menghasilkan akselerasi mendadak, menyebabkan kecelakaan yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. • Ketika mundur, Anda mungkin memutar tubuh, hal ini menyebabkan Anda kesulitan mengoperasikan pedal. Pastikan untuk mengoperasikan pedal dengan benar. • Pastikan untuk menjaga postur mengemudi yang benar bahkan ketika kendaraan bergerak secara perlahan. Hal ini memungkinkan Anda untuk menekan pedal rem dan pedal akselerator dengan benar. • Tekan pedal rem menggunakan kaki kanan Anda. Menekan pedal rem dengan kaki kiri dapat menunda respon dalam keadaan darurat, menyebabkan kecelakaan. l Jangan mengemudikan kendaraan atau berhenti dekat dengan bahan yang mudah terbakar. Sistem exhaust dan gas buang dapat sangat panas. Part yang panas dapat menyebabkan kebakaran jika terdapat bahan yang mudah terbakar di dekatnya. 2-1. Prosedur pengendaraan 2 Saat pengendaraan

Halaman 81

2-1. Prosedur pengendaraan l Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, jangan membiarkan kendaraan bergerak mundur ketika tuas pemilih dalam posisi pengendaraan, atau bergerak maju ketika tuas pemilih dalam posisi R. Melakukannya dapat menyebabkan mesin tidak bekerja atau menyebabkan rem dan kemampuan kemudi lemah, sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan atau kerusakan kendaraan. l Bila bau emisi gas buang tercium dalam kendaraan, buka jendela dan periksa bahwa pintu bagasi telah ditutup. Banyaknya emisi gas buang yang masuk ke dalam kendaraan dapat menyebabkan mengantuk dan dapat terjadi kecelakaan, sehingga mengakibatkan kematian atau bahaya kesehatan yang serius. Bawalah kendaraan segera ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa. l Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, jangan menggeser tuas pemilih ke posisi P selama kendaraan sedang berjalan.  Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan transmisi dan dapat mengakibatkan kendaraan kehilangan kontrol. l Jangan menggeser tuas pemilih ke "R" ketika kendaraan sedang melaju.  Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan transmisi dan dapat mengakibatkan kendaraan kehilangan kontrol. l Jangan menggeser tuas pemilih ke D (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau 1 (kendaraan dengan transmisi manual) ketika kendaraan bergerak mundur.  Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan transmisi dan dapat mengakibatkan kendaraan kehilangan kontrol. l Menggeser tuas pemilih ke N ketika kendaraan sedang bergerak akan mematikan mesin dari transmisi. Pengereman mesin tidak tersedia ketika N dipilih. l Selama pengendaraan normal, jangan mematikan mesin. Mematikan mesin selama pengendaraan tidak akan menyebabkan kehilangan kontrol kemudi atau rem, tetapi tenaga bantu untuk sistem ini akan hilang. Hal ini akan membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan dan direm, jadi Anda harus menepi dan menghentikan kendaraan sesegera mungkin untuk keselamatan.  Akan tetapi, dalam keadaan darurat, seperti jika menjadi tidak memungkinkan untuk menghentikan kendaraan dalam jalan yang normal: H. 278 l Gunakan pengereman mesin (berpindah ke bawah/downshift) untuk menjaga kecepatan yang aman ketika berkendaraan di jalan menurun.  Menggunakan rem secara terus menerus dapat menyebabkan rem panas berlebihan dan kehilangan efektifitasnya. (H. 90, 93)

Halaman 82

l Ketika menghentikan kendaraan pada permukaan jalan yang miring, gunakan rem parkir dan pedal rem agar kendaraan tidak bergerak maju maupun mundur dan menyebabkan kecelakaan. l Jangan menyetel posisi dari roda kemudi, tempat duduk, atau kaca spion dalam atau luar ketika sedang mengemudi. Melakukannya dapat menyebabkan kehilangan kontrol kendaraan yang dapat menyebabkan kecelakaan, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. l Periksa selalu bahwa semua tangan, kepala atau anggota badan lainnya dari semua penumpang tidak keluar dari kendaraan, karena hal ini dapat menyebabkan kematian atau cedera serius. n **Ketika mengemudi di permukaan jalan licin** l Pengereman, akselerasi dan menikung secara mendadak dapat menyebabkan ban selip dan mengurangi kemampuan dalam mengontrol kendaraan, mengakibatkan kecelakaan. l Akselerasi, pengereman mesin karena perubahan pergeseran, atau mengubah putaran mesin secara mendadak dapat menyebabkan kendaraan tergelincir, yang mengakibatkan kecelakaan. l Setelah mengemudi melewati genangan air, tekan sedikit pedal rem untuk memastikan bahwa rem berfungsi dengan sempurna. Kanvas rem yang basah dapat menghalangi rem berfungsi dengan sempurna. Bila rem pada salah satu sisinya basah dan tidak bekerja dengan sempurna, kontrol kemudi mungkin terpengaruh, sehingga menyebabkan kecelakaan. n **Ketika memindahkan tuas pemilih (kendaraan dengan transmisi otomatis)** Berhati-hatilah untuk tidak memindahkan tuas pemilih ketika pedal akselerator ditekan. Memindahkan tuas pemilih ke gigi selain P atau N dapat menyebabkan percepatan kendaraan tak terduga yang dapat menyebabkan kecelakaan dan mengakibatkan kematian atau cedera serius. n **Bila Anda mendengar suara berderit atau noise gesekan (indikator keausan** **pad rem)** Lakukanlah pemeriksaan dan penggantian pad rem di dealer Toyota Anda sesegera mungkin.  Rotor kemungkinan rusak jika pad tidak diganti pada saat yang diperlukan. Hal ini berbahaya mengemudikan kendaraan bila batas keausan pad rem dan/atau piringan rem telah dilampaui. 2-1. Prosedur pengendaraan 2 Saat pengendaraan

Halaman 83

2-1. Prosedur pengendaraan n **Ketika kendaraan dihentikan** l Jangan memacu mesin. Jika kendaraan di setiap gigi selain P (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau N, kendaraan dapat berakselerasi secara tiba-tiba dan tidak terduga, menyebabkan kecelakaan. l Jangan meninggalkan kendaraan dengan mesin hidup dalam waktu lama.  Jika situasi seperti ini tidak dapat dihindari, parkir kendaraan di ruang terbuka dan pastikan bahwa asap gas buang tidak masuk ke dalam interior kendaraan. l Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, untuk mencegah kecelakaan disebabkan kendaraan bergerak secara tidak sengaja, selalu tetap menekan pedal rem saat mesin hidup, dan gunakan rem parkir bila diperlukan. l Jika kendaraan berhenti di permukaan jalan yang miring, untuk mencegah kecelakaan yang disebabkan kendaraan bergerak ke depan atau ke belakang, selalu tekan pedal rem dan gunakan dengan aman rem parkir sebagaimana yang diperlukan. l Hindari memutar atau memacu mesin. Memutar mesin dengan putaran yang tinggi saat kendaraan berhenti dapat menyebabkan sistem exhaust terlalu panas, yang mana dapat menyebabkan kebakaran jika terdapat bahan yang mudah terbakar di dekatnya. n **Ketika kendaraan diparkir** l Jangan meninggalkan kacamata, pematik api (korek api), kaleng semprotan, atau minuman kaleng dalam kendaraan saat berada di bawah terik matahari secara langsung. Melakukannya dapat menyebabkan hal berikut ini: • Kebocoran gas dari pematik api atau kaleng semprotan, dan menyebabkan kebakaran. • Temperatur dalam kendaraan dapat membuat lensa plastik dan material plastik kacamata berubah bentuk atau retak. • Kaleng minuman ringan dapat retak, menyebabkan isinya menyemprot ke interior kendaraan, dan hal ini dapat menyebabkan hubungan arus pendek dalam komponen kelistrikan kendaraan. l Jangan meninggalkan pematik api di dalam kendaraan. Jika pematik api berada di tempat seperti laci atau lantai, kemungkinan dapat menyala secara tidak sengaja ketika meletakkan barang atau saat menyetel tempat duduk, yang dapat menyebabkan kebakaran.

Halaman 84

l Jangan menempelkan perekat disc di kaca depan atau kaca. Jangan menempatkan kemasan seperti pengharum ruangan pada panel instrumen atau dashboard. Perekat disc atau kemasan dapat bertindak sebagai lensa, yang menyebabkan api di kendaraan. l Jangan meninggalkan pintu atau jendela terbuka bila kaca cekung dilapisi dengan berunsur seperti warna perak. Pantulan cahaya matahari dapat menyebabkan kaca bertindak sebagai lensa, yang menyebabkan kebakaran. l Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, selalu gunakan rem parkir, geser tuas pemilih ke P, matikan mesin dan kunci kendaraan.  Jangan meninggalkan kendaraan ketika mesin hidup. l Jangan menyentuh pipa exhaust ketika mesin sedang menyala atau segera setelah mematikan mesin.  Melakukannya dapat mengakibatkan luka bakar. l Jangan meninggalkan kendaraan saat mesin hidup di area salju yang sedang turun, atau di tempat bersalju. Bila tumpukan salju terbentuk di sekitar kendaraan ketika mesin hidup, gas buang dapat terkumpul dan masuk ke dalam kendaraan. Hal ini dapat mengakibatkan kematian atau membahayakan kesehatan yang serius. n **Gas buang** Gas buang mengandung karbon monoksida (CO) berbahaya, yang tidak berwarna dan tidak berbau. Menghisap gas buang dapat mengakibatkan kematian atau membahayakan kesehatan yang serius. l Bila kendaraan berada dalam area yang berventilasi buruk, matikan mesin. Di area yang tertutup seperti garasi, gas buang dapat terkumpul dan masuk kendaraan. Hal ini dapat mengakibatkan kematian atau membahayakan kesehatan yang serius. l Sistem gas buang kadangkala harus diperiksa. Bila terdapat lubang atau retak yang disebabkan oleh karat, kerusakan pada sambungan atau suara gas buang yang tidak normal, pastikan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan di dealer Toyota Anda. Salah melakukan dapat mengakibatkan gas buang masuk ke kendaraan, mengakibatkan kematian atau membahayakan kesehatan yang serius. 2-1. Prosedur pengendaraan 2 Saat pengendaraan

Halaman 85

2-1. Prosedur pengendaraan n **Ketika tidur dalam kendaraan** Selalu matikan mesin. Bila tidak, Anda dapat tanpa sengaja menggerakkan tuas pemilih atau menekan pedal akselerator, hal ini dapat menyebabkan kecelakaan atau kebakaran karena mesin panas yang berlebihan. Perlu diketahui, bila kendaraan diparkir pada area dengan ventilasi buruk, gas buang dapat terkumpul dan masuk ke dalam kendaraan, hal tersebut dapat mengakibatkan kematian atau bahaya kesehatan yang serius. n **Ketika mengerem** l Bila rem basah, kemudikan dengan lebih berhati-hati. Jarak pengereman bertambah jauh ketika rem basah, dan hal ini dapat menjadi penyebab adanya perbedaan gaya pengereman salah satu sisi kendaraan dengan sisi lainnya. Demikian juga, rem parkir tidak dapat menahan kendaraan dengan aman. l Bila fungsi power brake assist tidak bekerja, jangan berkendaraan di belakang kendaraan lain terlalu dekat dan hindari turunan atau belokan tajam yang memerlukan pengereman.  Dalam hal ini, pengereman masih mungkin, tapi pedal rem harus ditekan lebih kuat dari biasanya. Juga, jarak pengereman akan bertambah jauh. Rem Anda perlu diperbaiki dengan sesegera mungkin. l Jangan memompa pedal rem jika mesin mati.  Setiap menekan pedal rem akan menggunakan tenaga cadangan untuk power- assist brake. l Sistem pengereman terdiri dari 2 sistem hodrolik individual; Jika salah satu sistem gagal, sistem lainnya akan tetap beroperasi. Dalam hal ini, pedal rem hendaknya ditekan lebih kuat dari biasanya dan jarak pengereman akan bertambah jauh. Rem Anda perlu diperbaiki dengan sesegera mungkin.

Halaman 86

PERHATIAN n **Ketika mengendarai kendaraan** **Kendaraan dengan transmisi otomatis** Jangan gunakan pedal akselerator atau menekan pedal akselerator dan pedal rem secara bersamaan untuk menahan kendaraan dijalan menanjak. **Kendaraan dengan transmisi manual** l Jangan memindahkan gigi kecuali pedal kopling ditekan sepenuhnya. Setelah memindahkan, jangan melepas pedal kopling secara mendadak. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan kopling, transmisi dan gigi. l Perhatikan hal berikut untuk mencegah kopling dari kerusakan. • Jangan meletakkan kaki Anda pada pedal kopling ketika pengendaraan. Melakukannya dapat menyebabkan kopling bermasalah. • Jangan menggunakan gigi manapun selain gigi satu ketika memulai dan bergerak maju. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan kopling. • Jangan menggunakan kopling untuk menahan kendaraan ketika berhenti di jalanan menanjak. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan kopling. l Jangan menggeser tuas pemilih ke R ketika kendaraan sedang melaju. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan kopling, transmisi dan gigi. n **Ketika memarkir kendaraan (kendaraan dengan transmisi otomatis)** Selalu posisikan tuas pemilih ke P. Kesalahan melakukannya dapat menyebabkan kendaraan bergerak atau kendaraan dapat bergerak secara tiba-tiba jika pedal akselerator tidak sengaja tertekan. n **Menghindari kerusakan suku cadang kendaraan** l Jangan memutar roda kemudi sepenuhnya pada arah manapun dan menahannya dalam waktu lama.  Melakukannya menyebabkan kerusakan motor power steering. l Ketika mengemudi di jalan berlubang, kemudikan sepelan mungkin untuk menghindari kerusakan roda, bagian bawah kendaraan, dll. 2-1. Prosedur pengendaraan 2 Saat pengendaraan

Halaman 87

2-1. Prosedur pengendaraan PERHATIAN n **Bila ban kendaraan kempes selagi mengemudi** Ban yang kempes atau rusak dapat menyebabkan situasi berikut. Pegang roda kemudi dengan kuat dan tekan pedal rem secara bertahap untuk mengurangi kecepatan kendaraan. l Mungkin sulit untuk mengontrol kendaraan. l Kendaraan akan mengeluarkan bunyi atau getaran yang tidak normal. l Kendaraan cenderung berjalan tidak normal. Informasi mengenai apa yang perlu dilakukan bila ban kempes (H. 255) n **Bila menerjang jalan tergenang** Jangan mengemudi di jalan yang tergenang setelah hujan lebat dll. Melakukan hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan serius pada kendaraan seperti: l Mesin mati l Komponen kelistrikan dapat mengalami hubungan arus pendek l Kerusakan mesin akibat terendam air Apabila Anda mengemudi di jalan yang tergenang dan kendaraan terendam, pastikan agar dealer Toyota memeriksa yang berikut ini: l Fungsi rem l Ganti kuantitas dan dan kualitas oli mesin, fluida transmisi, oli diferensial, dll. l Kondisi pelumasan propeller shaft, bearing dan suspension joint (yang memungkinkan), dan fungsi semua joint, bearing, dll.

Halaman 88

2-1. Prosedur pengendaraan Engine switch (pengapian) n **Menghidupkan mesin** **Kendaraan dengan transmisi otomatis** Periksa bahwa rem parkir telah digunakan dengan benar. Periksa bahwa tuas pemilih berada pada posisi P. Tekan dengan kuat pedal rem. Putar engine switch ke posisi "START" untuk menghidupkan mesin. **Kendaraan dengan transmisi manual** Periksa bahwa rem parkir telah digunakan dengan benar. Periksa bahwa tuas pemilih berada pada posisi N. Tekan dengan kuat pedal kopling. Putar engine switch ke posisi "START" untuk menghidupkan mesin. n **Mengubah posisi engine switch** 2 Saat pengendaraan “LOCK” Roda kemudi dikunci dan kunci dapat dilepas. (Kendaraan dengan transmisi otomatis: Kunci dapat dilepas hanya ketika tuas pemilih dalam posisi P.) “ACC” Beberapa komponen kelistrikan seperti sistem audio dapat digunakan. “ON” Semua komponen kelistrikan dapat digunakan. “START” Untuk menghidupkan mesin.

Halaman 89

2-1. Prosedur pengendaraan n **Memutar kunci dari "ACC" ke "LOCK"** Posisikan tuas pemilih ke "P" (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau "N" (kendaraan dengan transmisi manual). (H. 90, 93) Tekan ke dalam kunci dan putar ke posisi "LOCK". n **Ketika kunci kemudi (steering lock) tidak dapat dibebaskan** Ketika menghidupkan mesin, engine switch mungkin tampak macet dalam posisi "LOCK". Untuk membebaskannya, putar kunci bersamaan dengan memutar roda kemudi sedikit ke kiri dan ke kanan. n **Ketika menghidupkan mesin** Duduklah selalu di tempat duduk pengemudi ketika ingin menghidupkan mesin. Jangan menekan pedal akselerator ketika menghidupkan mesin dalam kondisi apapun. Melakukan menyebabkan kecelakaan yang dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. n **Peringatan ketika pengendaraan** Jangan memutar engine switch ke posisi "LOCK" ketika mengemudi. Bila dalam situasi darurat, Anda harus mematikan mesin ketika kendaraan melaju, putar engine switch hanya ke posisi "ACC" untuk mematikan mesin. Sebuah kecelakaan mungkin terjadi bila mesin dimatikan saat pengendaraan. (H. 278)

Halaman 90

PERHATIAN n **Untuk mencegah baterai lemah** Jangan membiarkan engine switch dalam posisi "ACC" atau "ON" dalam jangka waktu yang lama tanpa menghidupkan mesin. n **Ketika menghidupkan mesin** l Jangan cranking mesin lebih dari 30 detik di satu waktu. Hal ini dapat mengakibatkan starter dan sistem kelistrikan menjadi panas. l Jangan memacu mesin yang dingin. l Jika mesin menjadi sulit untuk dihidupkan atau sering mati, periksakan mesin di dealer Toyota Anda dengan segera. 2-1. Prosedur pengendaraan 2 Saat pengendaraan

Halaman 91

2-1. Prosedur pengendaraan Transmisi otomatis **Pilih posisi tuas yang sesuai dengan kondisi pengendaraan.** n **Menggeser tuas pemilih** Ketika engine switch dalam posisi "ON", geser tuas pemilih dengan pedal rem ditekan. Ketika menggeser tuas pemilih antara "P" dan "D", pastikan bahwa kendaraan telah berhenti. : Jika dilengkapi

Halaman 92

n **Fungsi posisi shift** Posisi shift Fungsi P Memarkir kendaraan/menghidupkan mesin R Mundur N Netral D Pengendaraan normal* ⚠ Posisi pengereman mesin 2 Posisi dari pengereman mesin yang berlebih L Posisi pengereman mesin yang maksimum *: Geser ke posisi D merupakan pilihan yang paling cocok dengan gigi untuk kondisi pengendaraan normal. Posisikan tuas pemilih ke D yang telah dianjurkan untuk pengendaraan normal. n **Pembatasan penurunan** Kecepatan maksimum yang diperbolehkan adalah sebagai berikut. Downshift ⚠  2 80 (49) 2 L 35 (21) 40 (24) n **Bila tuas pemilih tidak dapat dipindah dari P** H. 268 2-1. Prosedur pengendaraan 2 Saat pengendaraan km/jam (mph) Kecepatan maksimum Mesin K3-VE Mesin 3SZ-VE

Halaman 93

2-1. Prosedur pengendaraan n **Ketika mengemudi di permukaan jalan licin** Jangan mengakselerasi atau memidah gigi secara mendadak.  Perubahan pengereman mesin yang tiba-tiba dapat menyebabkan kendaraan berputar atau tergelincir, yang menyebabkan sebuah kecelakaan.

Halaman 94

2-1. Prosedur pengendaraan Transmisi manual n **Menggeser tuas pemilih** Tekan sepenuhnya pedal kopling sebelum mengoperasikan tuas pemilih, dan lepaskan secara perlahan. Jika hal ini sulit untuk digeser secara terbalik, geser tuas pemilih ke N, bebaskan pedal kopling sesaat, dan kemudian coba lagi. n **Kecepatan downshifting yang maksimum** Perhatikan kecepatan downshifting pada tabel berikut untuk mencegah mesin over- running. Kecepatan maksimum Posisi shift Mesin K3-VE Mesin 3SZ-VE 1 35 (21) 2 65 (40) ⚠ 95 (59) 100 (62) 4 130 (80) 140 (86) 2 Saat pengendaraan km/jam (mph) : Jika dilengkapi

Halaman 95

2-1. Prosedur pengendaraan Tuas lampu tanda belok Tuas tanda belok dapat digunakan untuk menunjukkan maksud dari pengemudi: n **Tanda belok dapat dioperasikan bila** Engine switch dalam posisi "ON". n **Bila indikator berkedip lebih cepat dari biasanya** Pastikan bahwa bola lampu dalam lampu tanda belok depan atau belakang tidak putus. Belok kiri Belok kanan Berpindah jalur kiri (tekan dan setengah menahan tuas) Lampu tanda belok kiri akan berkedip hingga Anda membebaskan tuas. Berpindah jalur ke kanan (dorong dan setengah menahan tuas) Lampu tanda belok kanan akan berkedip hingga Anda membebaskan tuas.

Halaman 96

2-1. Prosedur pengendaraan Rem parkir n **Pemakaian disaat musim dingin** H. 116 PERHATIAN n **Sebelum pengendaraan** Bebaskan sepenuhnya rem parkir. Mengendarai kendaraan dengan rem parkir yang masih digunakan akan menyebabkan komponen rem menjadi panas secara berlebihan, sehingga dapat mempengaruhi kinerja pengereman dan mempercepat keausan rem. Untuk mengatur rem parkir, tarik tuas rem parkir sambil menekan pedal rem. Untuk membebaskan rem parkir, sedikit naikkan tuas dan turunkan sepenuhnya sambil menekan tombol. 2 Saat pengendaraan

Halaman 97

2-1. Prosedur pengendaraan Klakson n **Setelah menyetel roda kemudi** Pastikan bahwa roda kemudi telah terkunci dengan sempurna. Klakson mungkin tidak berbunyi jika roda kemudi tidak terkunci dengan sempurna.  (H. 47) Untuk membunyikan klakson, tekan pada atau dekat tanda .

Halaman 98

2-2. Kelompok instrumen Gauge dan meter Tachometer Menampilkan putaran mesin dalam putaran per menit. Speedometer Menampilkan kecepatan kendaraan. Gauge bahan bakar Menampilkan kuantitas dari bahan bakar yang tersisa dalam tangki. Jam H. 175 Odometer, trip meter dan trip information H. 101 Tombol pengubah tampilan H. 101 Tombol penyetel jam H. 175 2 Saat pengendaraan

Halaman 99

2-2. Kelompok instrumen n **Meter dan display berfungsi ketika** Engine switch dalam posisi "ON". 1 PERHATIAN n **Untuk mencegah kerusakan pada mesin dan komponen-komponennya** lJangan biarkan jarum indikator pada tachometer memasuki zona merah, yang mengindikasikan kecepatan mesin yang maksimum. lMesin mungkin panas secara berlebihan jika cairan pendingin mesin tinggi lampu peringatan akan berkedip atau menyala. Dalam hal ini, segera hentikan kendaraan di tempat yang aman, dan periksa mesin setelah cukup dingin.  (H. 274)

Halaman 100

2-2. Kelompok instrumen Lampu indikator dan peringatan **Lampu indikator dan peringatan menyala pada kelompok instrumen** **menginformasikan** **pengemudi** **dari** **status** **berbagai** **sistem** **kendaraan.**  **Bertujuan untuk menjelaskan. Perhatikan gambar indikator yang** **ditampilkan dan lampu peringatan yang menyala.** **Kelompok instrumen** 2 Saat pengendaraan

Halaman 101

2-2. Kelompok instrumen n **Indikator** Indikator menginformasikan pengemudi dari status pengoperasian pada berbagai sistem kendaraan. Indikator lampu tanda belok  (H. 94) Indikator lampu besar jarak jauh (H. 105) n **Lampu peringatan** Lampu peringatan menginformasikan pengemudi dari setiap sistem kendaraan yang mengalami malfungsi. (H. 251) * * (jika dilengkapi) *: Lampu ini menyala ketika engine switch beralih ke posisi "ON" untuk menunjukkan bahwa sistem pemeriksaan sedang dilakukan. Lampu akan padam setelah mesin dihidupkan, atau setelah beberapa detik. Mungkin terdapat malfungsi di dalam sistem jika lampu tidak menyala, atau lampu tidak padam. Bawalah kendaraan ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa. n **Jika lampu peringatan sistem keselamatan tidak menyala** Bilamana lampu sistem keselamatan seperti lampu peringatan ABS dan SRS airbag tidak menyala saat Anda mulai menghidupkan mesin, hal ini dapat berarti bahwa sistem tidak dapat berfungsi untuk melindungi Anda dalam kecelakaan, yang akan mengakibatkan kematian atau cedera serius. Bawalah kendaraan segera ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa jika hal ini terjadi.  Indikator posisi tuas pemilih (H. 90) (kendaraan dengan transmisi otomatis) (jika dilengkapi)

Halaman 102

2-2. Kelompok instrumen Multi-information display **Multi-information display menunjukkan berbagai data pengendaraan** **kepada pengemudi.** **Merubah tampilan** l Odometer (H. 102) l Trip meter (H. 102) l Informasi perjalanan (jika dilengkapi) (H. 102) 2 Menampilkan jarak pengendaraan dan konsumsi bahan bakar. Saat pengendaraan Tampilan Item-item dapat diubah dengan menekan tombol display change.

Halaman 103

2-2. Kelompok instrumen **Item-item tampilan** n **Odometer** **Tipe A** Tampilan jarak total yang telah ditempuh kendaraan. **Tipe B** n **Trip meter** **Tipe A** Menampilkan jarak yang telah ditempuh kendaraan sejak meter terakhir di-reset. Trip meter A dan B dapat digunakan untuk merekam dan menampilkan jarak yang berbeda secara terpisah. Menekan dan menahan tombol display change akan me-reset trip meter yang ditampilkan saat ini. **Tipe B**

Halaman 104

n **Konsumsi bahan bakar rata-rata (jika dilengkapi)** Display konsumsi bahan bakar rata-rata sejak kendaraan di-isi bahan bakar terakhir kali. • Fungsi dapat di-reset dengan menekan dan menahan tombol change display ketika konsumsi bahan bakar rata-rata ditampilkan. • Gunakan tampilan konsumsi bahan bakar rata- rata sebagai referensi. n **Konsumsi bahan bakar seketika itu (jika dilengkapi)** Tampilan konsumsi bahan bakar seketika itu. n **Jarak pengendaraan (jika dilengkapi)** Menampilkan perkiraan jarak maksimum yang dapat ditempuh dengan jumlah sisa bahan bakar. • Jarak ini dapat dihitung berdasarkan pada konsumsi bahan bakar rata-rata Anda. Yang hasilnya, jarak sesungguhnya yang dapat ditempuh mungkin berbeda dari yang ditampilkan. • Ketika hanya sebagian kecil bahan bakar yang ditambahkan, tampilan mungkin tidak updated.  Ketika mengisi ulang bahan bakar, putar engine switch ke posisi "LOCK". Jika kendaraan di-isi ukang tanpa memutar engine switch ke posisi "LOCK", tampilan tidak dapat diperbarui. n **Ketika melepas hubungan dan menghubungkan kembali terminal baterai** Data informasi berikut akan di-reset: lKonsumsi bahan bakar rata-rata (jika dilengkapi) lJarak pengendaraan (jika dilengkapi) 2-2. Kelompok instrumen 2 Saat pengendaraan

Halaman 105

2-2. Kelompok instrumen PERHATIAN n **Multi-information display saat temperatur rendah** Biarkan interior pada kendaraan menjadi hangat sebelum menggunakan liquid crystal information display. Saat temperatur sangat rendah, monitor tampilan informasi dapat merespon dengan sangat lambat dan perubahan tampilan mungkin tertunda.

Halaman 106

2-3. Mengoperasikan lampu dan wiper Switch lampu besar **Lampu besar dapat dioperasikan secara manual.** Memutar ujung dari tuas menyalakan lampu sebagai berikut: **Menyalakan lampu besar jarak jauh** Posisi depan, belakang, plat nomor polisi dan lampu panel instrumen menyala. Lampu besar dan semua lampu yang tercantum di atas menyala. 2 Saat pengendaraan Dengan lampu besar menyala, dorong tuas menjauh dari Anda untuk menyalakan lampu jarak jauh. Tarik tuas ke arah Anda ke posisi tengah untuk memadamkan lampu jarak jauh. Tarik tuas ke arah Anda dan lepaskan tuas agar lampu jarak jauh berkedip sekali. Anda dapat mengedipkan lampu jarak jauh ketika lampu besar menyala atau padam.

Halaman 107

2-3. Mengoperasikan lampu dan wiper PERHATIAN n **Untuk mencegah baterai lemah** Jangan biarkan lampu-lampu menyala lebih lama dari yang diperlukan saat mesin mati.

Halaman 108

2-3. Mengoperasikan lampu dan wiper Switch lampu kabut **Lampu kabut depan meningkatkan kemampuan penglihatan pada** **kondisi pengendaraan yang sulit, seperti dalam hujan dan kabut.** n **Switch lampu kabut depan** n **Lampu kabut dapat digunakan ketika** Lampu besar atau lampu posisi depan menyala. Memadamkan lampu kabut depan Menyalakan lampu kabut depan 2 Saat pengendaraan : Jika dilengkapi

Halaman 109

2-3. Mengoperasikan lampu dan wiper Wiper dan washer kaca depan Pengoperasian wiper dipilih dengan menggerakkan tuas sebagai berikut: Pengoperasian wiper kaca depan secara intermittent Pengoperasian wiper kaca depan kecepatan rendah Pengoperasian wiper kaca depan kecepatan tinggi Pengoperasian sementara Pengoperasian dual washer/ wiper Wiper secara otomatis akan beroperasi beberapa kali setelah washer disemprotkan.

Halaman 110

n **Wiper kaca depan dan washer dapat di-operasikan ketika** Engine switch dalam posisi "ON". n **Bila washer kaca depan tidak disemprot cairan** Periksa bahwa nozzle wahser tidak tersumbat dan apakah terdapat fluida washer dalam reservoir fluida washer kaca depan. PERHATIAN n **Ketika kaca depan kering** Jangan gunakan wiper, wiper akan merusak kaca depan. n **Ketika tangki cairan washer kosong** Jangan mengoperasikan switch secara terus menerus sehingga pompa cairan washer menjadi terlalu panas. n **Ketika nozzle tersumbat** Dalam keadaan ini, hubungi dealer Toyota Anda. Jangan mencoba untuk membersihkannya dengan pin atau benda lain. Nozzle akan rusak. 2-3. Mengoperasikan lampu dan wiper 2 Saat pengendaraan

Halaman 111

2-3. Mengoperasikan lampu dan wiper Wiper dan washer kaca belakang Pengoperasian wiper dipilih dengan menggerakkan tuas sebagai berikut: n **Wiper kaca belakang dan washer dapat di-operasikan ketika** Engine switch dalam posisi "ON". n **Bila washer tidak menyemprotkan cairan** Periksa bahwa nozzle wahser tidak terhalangi bila ada cairan washer di reservoir cairan washer kaca depan. Pengoperasian wiper window yang normal Pengoperasian washer Pengoperasian washer

Halaman 112

PERHATIAN n **Ketika kaca belakang kering** Jangan gunakan wiper, hal ini akan menyebabkan wiper merusak kaca belakang. n **Ketika tangki cairan washer kosong** Jangan mengoperasikan switch secara terus menerus sehingga pompa cairan washer menjadi terlalu panas. n **Ketika nozzle tersumbat** Dalam keadaan ini, hubungi dealer Toyota Anda. Jangan mencoba untuk membersihkannya dengan pin atau benda lain. Nozzle akan rusak. 2-3. Mengoperasikan lampu dan wiper 2 Saat pengendaraan

Halaman 113

2-4. Menggunakan sistem pengendaraan lain Sistem bantu pengendaraan **Untuk** **membantu** **meningkatkan** **keselamatan** **dan** **kinerja** **pengendaraan, sistem berikut beroperasi secara otomatis dalam** **menanggapi** **berbagai** **situasi** **pengendaraan.** **Berhati-hatilah,** **bagaimanapun, sistem ini adalah tambahan dan sebaiknya tidak** **terlalu banyak diandalkan saat mengoperasikan kendaraan.** n **ABS (Anti-lock Brake System) (jika dilengkapi)** Membantu mencegah roda terkunci ketika pemakaian rem yang tiba- tiba, atau jika pengereman dipakai saat pengendaraan pada permukaan jalan yang licin. n **EPS (Electric Power Steering)** Menggunakan motor listrik untuk mengurangi tenaga yang diperlukan untuk memutar roda kemudi. n **Suara dan getaran yang disebabkan oleh ABS** lSuara mungkin terdengar dari kompartemen mesin bila mesin dihidupkan atau sesaat setelah kendaraan mulai bergerak. Suara ini tidak mengindikasikan bahwa kerusakan telah terjadi di sistem ini. lSalah satu kondisi berikut mungkin terjadi ketika sistem di atas dioperasikan. Tak satu pun menunjukkan kerusakan yang telah terjadi. • Getaran yang dapat dirasakan melalui bodi kendaraan dan kemudi. • Suara motor mungkin terdengar setelah kendaraan yang hidup dimatikan. • Pedal rem mungkin berdenyut sedikit setelah ABS diaktifkan. • Pedal rem mungkin bergerak sedikit ke bawah setelah ABS diaktifkan. n **Suara pengoperasian EPS** Ketika roda kemudi dioperasikan, terdengar suara mesin (suara mendesing). Hal ini tidak menunjukkan malfungsi. n **Mengurangi keefektifan dari sistem EPS** Efektifitas dari sistem EPS dikurangi untuk mencegah sistem panas berlebihan ketika sering kali input kemudi berlebih dalam jangka waktu yang lama. Akibatnya roda kemudi mungkin terasa berat. Jika hal ini terjadi, hindari pengoperasian roda kemudi, atau hentikan kendaraan dan matikan mesin. Sistem EPS dapat kembali menjadi normal dalam 10 menit.

Halaman 114

n **ABS tidak bekerja secara efektif ketika** lBatas-batas kinerja pencengkraman ban yang baik tidak terlampaui (seperti ban aus berlebihan). lKendaraan menapak di atas air ketika mengemudi dengan kecepatan tinggi di atas jalan basah atau licin. n **Jarak berhenti ketika ABS bekerja mungkin melebihi kondisi normal** ABS tidak dirancang untuk memperpendek jarak berhenti kendaraan. Selalu jaga jarak aman dari kendaraan di depan Anda, khususnya dalam situasi berikut: lKetika pengendaraan di atas jalan berdebu, kerikil atau tertutup salju lSaat pengendaraan di jalan bergelombang lSaat pengendaraan di atas jalan berlubang atau permukaan jalan yang tidak rata n **Mengganti ban** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Kesalahan melakukannya dapat menyebabkan ABS tidak berfungsi dengan benar. lPastikan bahwa semua ban memiliki ukuran, merek, pola tapak dan kapasitas beban total yang sama. lJangan menggunakan ban dengan tingkat keausan yang sangat berbeda. lPastikan bahwa ban dipompa sesuai yang direkomendasi sesuai level tekanan ban. (H. 291) Hubungi dealer Toyota Anda untuk keterangan lebih lanjut ketika mengganti ban atau pelek. n **Menangani ban dan suspensi** Menggunakan ban yang bermasalah atau memodifikasi suspensi akan mempengaruhi sistem bantu pengendaraan, dan dapat menyebabkan sistem menjadi malfungsi. 2-4. Menggunakan sistem pengendaraan lain 2 Saat pengendaraan

Halaman 115

2-5. Informasi pengendaraan Barang dan muatan **Ikutilah** **perhatian** **dari** **informasi** **berikut** **tentang** **langkah** **pencegahan penyimpanan, kapasitas barang dan beban:** l Simpan barang dan muatan sedapat mungkin dalam kompartemen barang. l Pastikan semua item aman di tempatnya. l Untuk menjaga keseimbangan kendaraan ketika pengendaraan, posisi bagasi merata di dalam kompartemen bagasi. l Untuk penghematan bahan bakar, jangan membawa beban yang tidak diperlukan. n **Barang yang tidak harus dibawa dalam kompartemen bagasi** Barang-barang berikut dapat menyebabkan kebakaran bila dimuat dalam kompartemen bagasi: lPenampung yang berisi bensin lKaleng aerosol n **Langkah pencegahan penyimpanan** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Tidak melakukannya dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. l Simpan barang dan muatan sedapat mungkin dalam kompartemen barang. l Jangan menumpuk muatan dan barang-barang dalam kompartemen bagasi melebihi tinggi sandaran tempat duduk.  Item tersebut dapat terlempar dan menyebabkan cedera pada seseorang di dalam kendaraan dalam kejadian pengereman mendadak, atau sebuah kecelakaan. l Jangan meletakkan barang atau muatan di dalam atau pada lokasi berikut karena barang tersebut dapat berada di bawah kopling, rem atau akselerator dan dapat menghalangi pedal ditekan sempurna, menutup pemandangan pengemudi, atau memukul pengemudi atau penumpang, yang mengakibatkan kecelakaan: • Pada kaki pengemudi • Di atas tempat duduk penumpang depan atau belakang (bila barang tersebut ditumpuk) • Di atas panel instrumen • Di atas dashboard

Halaman 116

lAmankan semua barang dalam kompartemen penumpang, karena barang tersebut dapat bergeser dan mencederai seseorang dalam kejadian pengereman mendadak atau kecelakaan. lKetika Anda melipat ke bawah tempat duduk belakang, item yang panjang tidak boleh ditempatkan di belakang tempat duduk depan. lJangan pernah mengijinkan seseorang duduk dalam kompartemen bagasi. Tempat ini tidak dirancang untuk penumpang. Mereka harus duduk di tempat duduknya serta mengenakan sabuk keselamatan dengan benar. Jika tidak, mereka kemungkinan besar akan mengalami kematian atau cedera serius, apabila pengereman mendadak atau kecelakaan. n **Beban dan distribusi** lJangan membawa beban berlebihan pada kendaraan Anda. l Jangan memuat beban yang tidak rata.  Penyusunan muatan (barang) yang tidak benar dapat menyebabkan kerusakan kemudi atau kontrol pengereman yang dapat menyebabkan kematian atau cedera serius. 2-5. Informasi pengendaraan 2 Saat pengendaraan

Halaman 117

2-5. Informasi pengendaraan Petunjuk pengendaraan musim dingin **Lakukan** **persiapan** **yang** **diperlukan** **dan** **periksa** **sebelum** **pengendaraan dalam musim dingin. Selalu kendarai kendaraan** **dengan cara yang sesuai dengan kondisi cuaca umum.** n **Persiapan sebelum musim dingin** l Gunakan fluida yang sesuai dengan kondisi temperatur luar saat itu. • Oli mesin • Cairan pendingin mesin • Fluida washer l Teknisi servis perlu memeriksa level dan berat jenis elektrolit baterai yang spesifik. n **Sebelum mengendarai kendaraan** Lakukan sesuai dengan kondisi pengendaraan di bawah ini: l Jangan mencoba memaksa membuka jendela atau menggerakkan wiper yang membeku. Siram dengan air hangat di atas area yang membeku untuk mencairkan es. Keringkan air segera untuk mencegahnya membeku. l Untuk memastikan kerja fan sistem kontrol iklim yang benar, bersihkan salju yang terkumpul pada ventilasi saluran udara masuk dari depan kaca depan. l Bersihkan es yang terkumpul pada chasis kendaraan. l Periksa secara berkala dan bersihkan es atau salju yang terkumpul dalam cekungan roda atau pada rem. n **Ketika mengendarai kendaraan** Akselerasikan kendaraan secara perlahan dan jalankan dengan pengurangan kecepatan yang sesuai dengan kondisi jalan.

Halaman 118

n **Ketika memarkir kendaraan (di musim dingin atau di daerah** **yang dingin)** Parkir kendaraan dan pindahkan tuas pemilih ke "P" (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau 1 atau "R" (kendaraan dengan transmisi manual) tanpa mengatur rem parkir. Rem parkir dapat membeku, sehingga dapat menghalangi rem tersebut ketika dibebaskan. Bila diperlukan, ganjal roda untuk mencegah agar tidak tergelincir atau merambat. 2-5. Informasi pengendaraan 2 Saat pengendaraan

Halaman 119

2-5. Informasi pengendaraan Menarik gandengan **Toyota tidak menganjurkan menarik gandengan dengan kendaraan** **Anda. Toyota juga tidak menganjurkan pemasangan tow hitch atau** **menggunakan pembawa tow hitch untuk wheelchair, scooter,** **sepeda, dll. Kendaraan Anda tidak dirancang untuk menarik trailer** **atau untuk menggunakan tow hitch mounted carrier.**

Halaman 120

## ## ⚠ ## ## Fitur interior **3-1. Menggunakan sistem air** **conditioner dan deffoger** Sistem air conditioner  depan ............................. 120 Sistem pendingin  belakang......................... 123 Defogger kaca belakang....125 **3-2. Menggunakan sistem audio** Tipe sistem audio ............. 126 Menggunakan radio.......... 129 Menggunakan CD player.. 133 Memainkan disc MP3  dan WMA....................... 141 Mengoperasikan iPod....... 150 Mengoperasikan memori USB ................... 155 Penggunaan sistem audio yang optimal ......... 162 Menggunakan AUX port ... 164 Menggunakan switch audio roda  kemudi............................ 165 **3-3. Menggunakan lampu interior** Daftar lampu interior ......... 168 • Lampu interior................. 169 **3-4. Menggunakan fitur** **penyimpanan** Daftar fitur penyimpanan .. 170 • Laci................................. 171 • Pemegang botol ............. 171 **3-5. Fitur interior lain** Pelindung matahari........... 174 Jam................................... 175 Asbak................................ 177 Power outlet...................... 178 Karpet lantai...................... 179

Halaman 121

3-1. Menggunakan sistem air conditioner dan deffoger Sistem air conditioner depan Knob kontrol kecepatan fan Knob kontrol temperatur **Menyetel pengaturan** Untuk menyetel kecepatan fan, putar knob kontrol kecepatan fan searah jarum jam (menambah) atau berlawanan dengan arah jarum jam (mengurangi). Memutar knob ke “0” akan menghentikan fan. Putar knob kontrol temperatur searah jarum jam (dingin). **Air outlet (Saluran keluar udara) dan aliran udara** Udara mengalir ke badan bagian atas.

Halaman 122

3-1. Menggunakan sistem air conditioner dan deffoger **Menyetel posisi air outlet** **Outlet tengah** **Sisi kanan dan kiri outlet** **Membuka dan menutup air outlet (sisi kanan dan kiri outlet)** Aliran udara mengarah ke kiri atau kanan, atas atau bawah. Aliran udara mengarah ke kiri atau kanan, atas atau bawah. ⚠ Fitur interior Membuka ventilasi. Menutup ventilasi.

Halaman 123

3-1. Menggunakan sistem air conditioner dan deffoger n **Jendela yang berembun** Jendela akan sangat mudah berembun ketika kelembaban di dalam kendaraan tinggi. n **Air conditioner berbau** Selama penggunaan, bermacam-macam bau di dalam dan di luar kendaraan mungkin masuk ke dalam dan terakumulasi di dalam sistem air conditioner. Hal ini dapat menyebabkan bau dikeluarkan dari ventilasi. PERHATIAN n **Untuk mencegah baterai lemah** Jangan membiarkan sistem air conditioner menyala lebih lama dari yang diperlukan saat mesin dimatikan.

Halaman 124

3-1. Menggunakan sistem air conditioner dan deffoger Sistem pendingin belakang Knob kontrol kecepatan fan depan Tuas kontrol kecepatan fan belakang **Menggunakan sistem pendingin belakang** Setel knob kontrol kecepatan fan depan ke posisi selain “0”. **Menyetel kecepatan fan** Untuk menyetel kecepatan fan, geser tuas kontrol kecepatan fan ke kanan (menambah) atau ke kiri (mengurangi). Menggeser tuas ke "OFF" mematikan fan. ⚠ Fitur interior

Halaman 125

3-1. Menggunakan sistem air conditioner dan deffoger **Menyetel posisi air outlet** PERHATIAN n **Untuk mencegah baterai lemah** Jangan membiarkan sistem pendingin belakang hidup lebih lama dari yang diperlukan saat mesin dimatikan. Aliran udara mengarah ke kiri atau kanan, atas atau bawah.

Halaman 126

3-1. Menggunakan sistem air conditioner dan deffoger Defogger kaca belakang **Defogger digunakan untuk membersihkan kabut kaca jendela** **belakang.** n **Defogger dapat dioperasikan ketika** Engine switch dalam posisi "ON". PERHATIAN n **Untuk mencegah baterai lemah** Jangan membiarkan defogger kaca belakang menyala lebih lama dari yang diperlukan saat mesin dimatikan. Menghidupkan/matikan defogger Tekan tombol untuk menghidupkan defogger kaca belakang. Indikator akan menyala. Menekan kembali tombol akan mematikan defogger. ⚠ Fitur interior : Jika dilengkapi

Halaman 127

3-2. Menggunakan sistem audio Tipe sistem audio Tipe A: CD player dengan external CD changer controller dan radio AM/FM : Jika dilengkapi

Halaman 128

Tipe B: CD player dan radio AM/FM Title (Judul) Halaman Menggunakan radio H. 129 Menggunakan CD player H. 133 Memainkan kembali disc MP3 dan WMA H. 141 Mengoperasikan iPod H. 150 Mengoperasikan memori USB H. 155 Penggunaan sistem audio yang optimal H. 162 Menggunakan AUX port H. 164 Menggunakan switch audio roda kemudi H. 165 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 129

3-2. Menggunakan sistem audio n **Menggunakan telepon selular** Gangguan mungkin akan terdengar melalui speaker sistem audio bila telepon selular digunakan di dalam atau di luar kendaraan saat sistem audio dioperasikan. PERHATIAN n **Untuk mencegah baterai lemah** Jangan membiarkan sistem audio hidup lebih lama dari yang diperlukan saat mesin dimatikan. n **Untuk menghindari kerusakan sistem audio** Berhati-hatilah untuk tidak menumpahkan minuman atau cairan lainnya ke sistem audio.

Halaman 130

3-2. Menggunakan sistem audio Menggunakan radio **Tipe A** Volume Menyetel frekuensi/Seeking Memindai stasiun yang diterima Pemilih stasiun Power ⚠ Tombol mode AM/FM Fitur interior : Jika dilengkapi

Halaman 131

3-2. Menggunakan sistem audio **Tipe B** Volume Power Memilih mode Menyetel frekuensi/Seeking Pemilih stasiun Tombol mode AM/FM / Scanning untuk stasiun penerima **Mengubah audio source (hanya tipe B)** Tekan ketika sistem audio dinyalakan. Audio source berubah setiap kali tombol menekan . FM1FM2AMCD modemode iPod atau USB memoryAUX

Halaman 132

**Mengatur preset stasiun** Cari stasiun yang diinginkan dengan menekan atau pada “TRACK TUNE”, atau tekan dan tahan atau pada sampai Anda mendengar suara bip. Tekan dan tahan tombol (dari ke atau ke ) stasiun yang akan diatur hingga Anda mendengar suara bip. **Scanning stasiun radio** n **Scanning preset stasiun radio (hanya tipe A)** Tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. Stasiun preset akan dimainkan setiap 5 detik. Ketika stasiun yang diinginkan tercapai, tekan kembali tombol . n **Scanning semua stasiun radio dalam jangkauan** Tekan , atau tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. Semua stasiun dengan penerima akan dimainkan setiap 5 detik. Ketika stasiun yang diinginkan tercapai, tekan , atau tekan atau pada . 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 133

3-2. Menggunakan sistem audio n **Ketika baterai dilepas** Stations preset terhapus. n **Penerima yang sensitif** lHal ini sulit untuk mempertahankan penerima radio yang sempurna di saat yang bersamaan karena secara terus-menerus mengubah posisi antena, perbedaan di kekuatan sinyal dan benda sekitarnya, seperti kereta api dan pemancar. lAntena radio dipasang pada pilar belakang. Untuk menurunkan antena, hati-hati ketika menekan ke bawah. PERHATIAN n **Untuk mencegah kerusakkan, masukkan antena dalam kasus berikut** lAntena akan menyentuh langit-langit garasi. lSebuah penutup akan ditempatkan di atap kendaraan. lKetika mengendarai melewati cuci mobil otomatis. lAda kasus lain dimana terdapat resiko dari menyentuh bagian disekitarnya.

Halaman 134

3-2. Menggunakan sistem audio Menggunakan CD player **Tipe A** Pilihan CD Random playback (Memainkan kembali secara acak) Memilih track Mencari playback Repeat play (Memainkan berulang-ulang) Mundur Volume Power Mengelu arkan CD ⚠ Fast forwarding (Maju cepat) Playback (Memainkan kembali) Fitur interior : Jika dilengkapi

Halaman 135

3-2. Menggunakan sistem audio **Tipe B** Memilih mode Volume Power Random playback (Memainkan kembali secara acak) Mencari playback Repeat play (Memainkan berulang-ulang) Memilih track/Fast-forwarding atau reversing Menampilkan pesan teks **Mengubah audio source (hanya tipe B)** H. 130 **Loading CD** Masukkan CD. **Mengeluarkan CD** Tekan atau dan ambil CD-nya. Mengeluarkan CD

Halaman 136

**Memilih dan scanning track** n **Memilih track** Tipe A: Tekan untuk menggerakkan ke atas untuk menggerakkan ke bawah menggunakan “TRACK TUNE” sampai track number yang diinginkan ditampilkan. Tipe B:Tekan untuk menggerakkan ke atas untuk menggerakkan ke bawah menggunakan sampai track number yang diinginkan ditampilkan. n **Scanning track** Tekan atau . 10 detik pertama setiap track akan dimainkan. Tekan kembali atau ketika track yang diinginkan dicapai. **Fast-forwarding dan reversing track** Untuk fast-forward atau reverse, tekan dan tahan atau , atau tekan dan tahan atau pada . **Memilih CD (hanya tipe A)** n **Memilih CD yang diinginkan** Tekan atau . 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 137

3-2. Menggunakan sistem audio n **Scanning loaded CD** Tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. 10 detik pertama dari track pertama setiap CD yang akan dimainkan. Tekan switch lagi ketika CD yang diinginkan dicapai. **Random playback (Memainkan kembali secara acak)** n **CD yang sedang dimainkan** Tekan atau . Untuk membatalkan, tekan atau lagi. n **Semua CD (hanya tipe A)** Tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. Untuk membatalkan, tekan lagi. **Repeat play (Memainkan berulang-ulang)** n **Mengulang sebuah track** Tekan atau . Untuk membatalkan, tekan atau lagi. n **Mengulangi semua track pada CD (hanya tipe A)** Tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. Untuk membatalkan, tekan lagi.

Halaman 138

**Merubah tampilan (hanya tipe B)** Tekan . Setiap kali tombol ditekan, display berubah dalam urutan berikut ini:  Track no./Elapsed timeCD titleTrack title n **Tampilan (hanya tipe B)** lHingga 10 karakter dapat ditampilkan bersamaan.  Bila ada 11 atau lebih karakter, tekan dan tahan tombol selama 1 detik atau lebih akan menampilkan karakter yang tersisa. Maksimum 60 karakter dapat ditampilkan. Bila ditekan lagi lebih dari 1 detik atau tidak ditekan lebih dari 6 detik, tampilan akan kembali ke 12 karakter pertama. Tergantung pada konten yang terekam, karakter mungkin tidak ditampilkan dengan benar atau tidak ditampilkan semuanya. n **Pesan error** **Tipe A** “ERROR1”: CD mungkin kotor atau dimasukkan terbalik. “ERROR3”: Ini menunjukkan masalah di dalam sistem audio atau CD changer. “ERROR4”: Ini menunjukkan masalah di dalam CD changer. **Tipe B** “DISC -E1”: CD dapat rusak, dimasukkan terbalik, atau ini tidak dapat memainkan musin CD. “DISC -E2”: CD dapat rusak. “DISC -E3”: Ini menunjukkan masalah di dalam CD atau di dalam player. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 139

3-2. Menggunakan sistem audio n **Disc yang dapat digunakan** Disc dengan tanda yang ditunjukkan di bawah dapat digunakan. Playback mungkin tidak memungkinkan tergantung pada recording format atau fitur disc, atau karena lecet, kotor atau rusak. **Tipe A** **Tipe B** CD dengan fitur copy-protect mungkin tidak dapat digunakan. n **Fitur perlindungan CD player** Untuk melindungi komponen internal, playback secara otomatis berhenti ketika masalah terdeteksi saat CD player sedang digunakan. n **Bila CD ditinggal di dalam CD player atau di posisi ejected untuk waktu** **yang lama** CD mungkin rusak dan tidak dapat dimainkan dengan benar. n **Pembersih lensa** Jangan gunakan pembersih lensa. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan CD player.

Halaman 140

PERHATIAN n **CD dan adapter yang tidak dapat digunakan** Jangan gunakan CD dari tipe berikut. Juga, jangan menggunakan CD adapter 8 cm (3 in.), Dual Discs atau disc yang ditempel stiker. Melakukannya menyebabkan kerusakan CD player dan/atau fungsi CD insert/eject. lTipe A: CD yang mempunyai diameter yang tidak 8 cm (3 in.) atau 12 cm (4.7 in.) lTipe B: CD yang mempunyai diameter yang tidak 12 cm (4.7 in.) lKualitas rendah dan CD rusak lCD yang transparan atau area recording yang tembus pandang lCD yang mempunyai tape, stiker atau label CD-R ditambahkan padanya, atau yang mempunyai label yang terkelupas 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 141

3-2. Menggunakan sistem audio PERHATIAN n **Perhatian tentang CD player** Salah mengikuti langkah pencegahan di bawah dapat menyebabkan kerusakan serius pada CD atau player itu sendiri. lJangan memasukkan apapun selain CD kedalam slot CD. lJangan mengoleskan oli pada CD player. lSimpan CD jauhkan dari cahaya matahari secara langsung. lJangan mencoba untuk membongkar part apapun pada CD player.

Halaman 142

3-2. Menggunakan sistem audio Memainkan kembali disc MP3 dan WMA Tipe A: Disc MP3 dapt dimainkan Random playback (Memainkan kembali secara acak) Memilih folder Mencari playback Repeat play (Memainkan berulang-ulang) Memilih track Mundur Volume Power Mengelu arkan CD ⚠ Playback (Memainkan kembali) Fast forwarding (Maju cepat) Fitur interior : Jika dilengkapi

Halaman 143

3-2. Menggunakan sistem audio Tipe B: Disc MP3/WMA dapat dimainkan Memilih mode Volume Power Random playback (Memainkan kembali secara acak) Mencari playback Repeat play (Memainkan berulang- ulang) Memilih folder Menampilkan pesan teks **Mengubah audio source (hanya tipe B)** H. 130 **Memuat dan mengeluarkan disc MP3 dan WMA** H. 134 Mengeluarkan CD Memilih file/ Fast-forwarding atau reversing

Halaman 144

**Memilih dan memindai folder** n **Memilih folder di satu waktu** Untuk memilih folder yang diinginkan, tekan atau pada “FOLDER”, atau tekan atau pada . Hanya Tipe A: Untuk kembali ke folder pertama, tekan dan tahan “ pada "FOLDER" hingga Anda mendengar suara beep. n **Memilih folder yang diinginkan dengan memilih file pertama** **dari setiap folder** Tekan dan tahan atau sampai Anda mendengar suara bip. 10 detik pertama dari file pertama setiap di dalam folder akan dimainkan. Ketika folder yang diinginkan dicapai, tekan , atau tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. **Memilih dan scanning file** n **Memilih file di satu waktu** Untuk memilih file yang diinginkan, tekan atau pada “TRACK TUNE”, atau tekan atau pada . n **Memindai file yang diinginkan dengan memilih file di dalam folder** Tekan atau . 10 detik pertama dari semua file di dalam folder akan dimainkan. Ketika file yang diinginkan tercapai, tekan kembali atau . 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 145

3-2. Menggunakan sistem audio **Fast-forwarding dan reverse file** Untuk fast-forward atau reverse, tekan dan tahan atau , atau tekan dan tahan atau pada . **Random playback (Memainkan kembali secara acak)** n **Memainkan file dari folder secara acak** Tekan atau . Untuk membatalkan, tekan atau lagi. n **Memainkan semua file dari disc secara acak** Tekan dan tahan atau sampai Anda mendengar suara bip. untuk membatalkan, tekan , atau tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. **Repeat play (Memainkan berulang-ulang)** n **Mengulang sebuah file** Tekan atau . Untuk membatalkan, tekan atau lagi. n **Mengulangi semua file di dalam folder** Tekan dan tahan atau sampai Anda mendengar suara bip. Untuk membatalkan, tekan , atau atau tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip.

Halaman 146

**Merubah tampilan (hanya tipe B)** Tekan . Setiap kali tombol ditekan, display berubah dalam urutan berikut ini:  Folder no.File no.Elapsed timeFolder nameFile nameAlbum title (MP3 only)Track titleArtist name. n **Tampilan (hanya tipe B)** H. 137 n **Pesan error** **Tipe A** “ERROR1”: CD mungkin kotor atau dimasukkan terbalik. “ERROR3”: Ini menunjukkan masalah di dalam sistem audio. “NO MUSIC”: Ini menunjukkan bahwa file MP3 tidak termasuk di dalam CD. **Tipe B** “DISC -E1”: CD dapat rusak, dimasukkan terbalik, atau ini tidak dapat memainkan file termasuk MP3/WMA. “DISC -E2”: CD dapat rusak. “DISC -E3”: Ini menunjukkan masalah lain di dalam CD atau di dalam player. n **Disc yang dapat digunakan** Disc dengan tanda yang ditunjukkan di bawah dapat digunakan. Playback mungkin tidak memungkinkan tergantung pada recording format atau fitur disc, atau karena lecet, kotor atau rusak. n **Fitur perlindungan CD player** Untuk melindungi komponen internal, playback secara otomatis berhenti ketika masalah terdeteksi saat CD player sedang digunakan. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 147

3-2. Menggunakan sistem audio n **Bila CD ditinggal di dalam CD player atau di posisi ejected untuk waktu** **yang lama** CD mungkin rusak dan tidak dapat dimainkan dengan benar. n **Pembersih lensa** Jangan gunakan pembersih lensa. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan CD player. n **File MP3 dan WMA** MP3 (MPEG Audio LAYER3) adalah format standar audio compression File-file dapat di kompress sekitar 1/10 dari ukuran asli menggunakan MP3 compression. WMA (Windows Media Audio) adalah format Microsoft audio compresion. Format ini mengkompres data audio ke ukuran yang lebih kecil dari format MP3. Ada batas pada standar file MP3 dan WMA yang dapat digunakan dan pada media/format yang file recorded. lFile MP3 compability • Standar compability MP3 (MPEG1 LAYER3, MPEG2 LSF LAYER3) • Sampel frekuensi yang kompatibel MPEG1 LAYER3: 32, 44.1, 48 (kHz) MPEG2 LSF LAYER3: 16, 22.05, 24 (kHz) • Bit rate yang kompatibel (kompatibel dengan VBR) MPEG1 LAYER3: 64, 80, 96, 112, 128, 160, 192, 224, 256, 320 (kbps) MPEG2 LSF LAYER3: 64, 80, 96, 112, 128, 144, 160 (kbps) • Mode channel yang kompatibel: stereo, joint stereo, dual channel dan monaural lFile WMA compatibility • Standar compability WMA Ver. 7, 8, 9 (tidak kompatible dengan DRM) • Sampel frekuensi yang kompatibel 32, 44.1, 48 (kHz) • Bit rate yang kompatibel (hanya kompatibel dengan 2-channel playback) Ver. 7, 8: CBR 48, 64, 80, 96, 128, 160, 192 (kbps) Ver. 9: CBR 48, 64, 80, 96, 128, 160, 192, 256, 320 (kbps)

Halaman 148

lMedia yang kompatibel Media yang dapat digunakan untuk MP3 dan WMA playback adalah CD-R dan CD-RW. Playback CD-R atau CD-RW mungkin tidak dilakukan dalam beberapa hal, tergantung pada karakteristik pada disc. Playback tidak dapat dilakukan atau audio mungkin melompat bila disc tergores atau terdapat bercak sidik jari. lFormat disc yang kompatibel Format disc berikut yang dapat digunakan. • Format disc: CD-ROM Mode 1 dan Mode 2 CD-ROM XA Mode 2, Form 1 dan Form 2 • Format file: ISO9660 Level 1, Level 2, (Romeo, Joliet) File MP3 dan WMA ditulis dalam format selain dari yang tercantum di atas tidak dapat dimainkan dengan baik, dan nama file dan nama foldernya tidak dapat ditampilkan dengan benar. Item-item yang terkait dengan standar dan keterbatasan adalah sebagai berikut. **Tipe A** • Maksimum direktori hirarki: 8 tingkat • Panjang maksimum nama folder/nama file: 16 karakter • Maksimum jumlah folder: 192 (termasuk root) • Maksimum jumlah file per disc: 255 **Tipe B** • Maksimum direktori hirarki: 8 tingkat • Panjang maksimum nama folder/nama file: 16 karakter • Maksimum jumlah folder: 255 (termasuk root) • Maksimum jumlah file per disc: 512 lNama file Hanya file-file yang dapat dikenal seperti MP3/WMA dan yang dimainkan dengan ekstensi .mp3 atau .wma. lMulti-session Seperti sistem audio yang kompatibel dengan multi-session, ini memungkinkan untuk memainkan disc yang berisi file MP3 dan WMA. Akan tetapi, hanya sesi pertama yang dapat dimainkan. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 149

3-2. Menggunakan sistem audio l Tag ID3 dan WMA Tag ID3 dapat ditambahkan pada file MP3, sehingga memungkinkan untuk merekam track title, artist name, dll. Sistem kompatibel dengan ID3 Ver. 1.0, 1.1, dan Ver. 2.2, 2.3 tag ID3. (jumlah karakter yang didasarkan pada ID3 Ver. 1.0 dan 1.1.) Tag WMA dapat ditambahkan pada WMA file, membuatnya memungkinkan untuk merekam track title dan artist name dalam cara yang sama dengan tag ID3. l Memainkan kembali MP3 dan WMA Ketika disc yang berisi file MP3 dan WMA dimasukkan, semua file pada disc yang pertama diperiksa. Setelah pemeriksaan file selesai, file MP3 atau WMA yang pertama akan dimainkan. Untuk membuat pemeriksaan file lebih cepat selesai, kami rekomendasikan Anda jangan menulis file selain dari file MP3 atau WMA atau membuat folder yang tidak dibutuhkan. Jika disc yang berisi campuran data musik dan data berformat MP3 atau WMA, hanya data musik dapat dimainkan. l Ekstensi Bila file yang berekstensi .mp3 dan .wma digunakan untuk file selain dari file MP3 dan WMA, file tersebut mungkin salah dikenali dan akan dimainkan sebagai file MP3 atau WMA. Hal ini dapat mengakibatkan banyak gangguan dan merusak speaker. l Playback (Memainkan kembali) • Untuk memainkan file MP3 dengan kualitas suara yang baik, kami rekomendasikan bit rate minimal 128 kbps dan frekuensi sampling 44.1 kHz. • Playback CD-R atau CD-RW mungkin tidak dilakukan dalam beberapa hal, tergantung pada karakteristik pada disc. • Ada berbagai macam freeware dan software encoding lainnya untuk file MP3 dan WMA di toko, dan tergantung pada status encoding dan format file, kualitas suara yang jelek atau berisik saat memulai playback akan terjadi. Dalam kondisi tertentu, playback tidak memungkinkan untuk dimainkan semua. • Ketika file selain file MP3 atau WMA direkam pada disc, hal ini mungkin membutuhkan waktu yang lama untuk mengenali disc dan beberapa hal, playback mungkin tidak dapat dimainkan semua. • Microsoft, Windows, dan Windows Media sebagai merk dagang Microsoft Corporation di U.S. dan negara lain.

Halaman 150

PERHATIAN n **CD dan adapter yang tidak dapat digunakan (**  **H. 139)** n **Perhatian tentang CD player (**  **H. 140)** 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 151

3-2. Menggunakan sistem audio Mengoperasikan iPod **Menghubungkan iPod memungkinkan Anda untuk menikmati musik** **dari speaker kendaraan.** n **Menghubungkan iPod** Tekan sampai“USB” ditampilkan. Untuk mengubah audio source (H. 130) n **Control panel** Power Volume/memilih iPod menu Memilih mode Shuffle playback iPod menu Mencari playback Menampilkan pesan teks Repeat play (Memainkan berulang-ulang) Buka tutup dan hubungkan iPod menggunakan kabel iPod. Nyalakan power iPod bila iPod tidak menyala. Tekan tombol Memilih lagu/ Fast-forwarding atau reversing Tombol Playback/ Pause : Jika dilengkapi

Halaman 152

**Memilih play mode** Tekan untuk memilih mode menu iPod. Memutar searah jarum jam mengubah play mode dalam urutan sebagai berikut: “PLAYLIST”“ARTIST”“ALBUM”“GENRE” Untuk kumbali ke tampilan sebelumnya, tekan . Tekan untuk memilih mode mainkan yang diinginkan. n **Daftar mode mainkan (play mode)** Mode memainkan Pilihan pertama Pilihan kedua “PLAYLIST” Pilih playlist Pilih lagu - “ARTIST” Pilih artist Pilih album Pilih lagu - “ALBUM” Pilih album Pilih lagu - “GENRE” Pilih genre Pilih artist Pilih album Pilih lagu **Memilih lagu** Tekan atau pada untuk memilih lagu yang diinginkan. **Memainkan dan menjeda (pause) lagu** Untuk play atau pause lagu, tekan . 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior Pilihan ketiga Pilihan keempat

Halaman 153

3-2. Menggunakan sistem audio **Fast-forwarding dan reversing lagu** Untuk fast-forward atau reverse, tekan dan tahan atau pada . **Shuffle playback (Memain kembali secara acak)** n **Memainkan lagu dari satu playlist atau album dalam urutan** **yang acak** Tekan . Untuk membatalkan, tekan lagi. n **Memainkan lagu dari semua playlist atau album dalam urutan** **yang acak** Tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. Untuk membatalkan, tekan dan tahan lagi sampai Anda mendengar suara bip. **Repeat play (Memainkan berulang-ulang)** Tekan . Untuk membatalkan, tekan lagi. **Mengubah tampilan** Tekan . Setiap kali tombol ditekan, display berubah dalam urutan berikut ini: Song no./Number pada lagu dalam judulElapsed timeTrack title Album titleArtist name

Halaman 154

n **Tentang iPod** lApple tidak bertanggung jawab atas pengoperasian perangkat atau sesuai dengan standar keselamatan dan peraturan. liPod adalah merek dagang Apple inc., terdaftar di U.S. dan negara lain. n **Fungsi iPod** lKetika iPod dihubungkan dan audio source diubah ke mode iPod, iPod akan melanjutkan memainkan dari titik yang sama yang terakhir kali digunakan. lTergantung pada iPod yang terhubung pada sistem, fungsi-fungsi tertentu mungkin tidak tersedia. Bila perangkat ini tidak dapat dioperasikan atau fungsi yang tidak tersedia karena malfungsi (karena tidak sesuai dengan spesifikasi sistem), lepas hubungan dan hubungkan kembali sekali lagi untuk mengatasi masalah. lKetika dihubungkan pada sistem, iPod tidak dapat dioperasikan dengan kontrol sendiri. Hal ini diperlukan untuk menggunakan sistem kontrol audio kendaraan saja. n **Problem iPod** Untuk mengatasi masalah yang sering ditemui ketika menggunakan iPod Anda, lepas hubungan iPod Anda dari sambungan iPod kendaraan dan reset.  Untuk petunjuk tentang cara me-reset iPod Anda, lihat ke Panduan Pemilik iPod Anda. n **Tampilan** H. 137 n **Pesan error** “IPOD ERROR”:Ini menunjukkan masalah di dalam iPod atau sambungannya. “NO SONG”: Ini menunjukkan bahwa beberapa lagu tersedia tidak ditemukan di playlist yang dipilih. “NO SONG”: Ini menunjukkan bahwa tidak ada data musik di dalam iPod. “USB -E1”: Ini menunjukkan masalah di dalam iPod atau sambungannya. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 155

3-2. Menggunakan sistem audio n **Model yang kompatibel** Model Generation Software version iPod 5th generation Ver. 1.3.0 atau lebih tinggi 1st generation Ver. 1.3.1 atau lebih tinggi 2nd generation Ver. 1.3.3 atau lebih tinggi iPod nano 3rd generation Ver. 1.3.3 atau lebih tinggi 4th generation Ver. 1.0.4 5th generation Ver. 1.0.3 atau lebih tinggi iPod touch 1st generation Ver. 3.1.2 atau lebih tinggi 2nd generation Ver. 3.1.2 atau lebih tinggi iPod classic 1st generation Ver. 1.1.2 atau lebih tinggi 160 GB Ver. 2.0.3 atau lebih tinggi Item-item yang terkait dengan standar dan keterbatasan: lMaksimum jumlah daftar di dalam perangkat: 9999 n **Peringatan selama pengendaraan** Jangan hubungkan iPod atau pengoperasian kontrol. PERHATIAN n **Untuk mencegah kerusakan pada iPod** lJangan meninggalkan iPod di dalam kendaraan. Temperatur di dalam kendaraan mungkin menjadi tinggi, mengakibatkan kerusakan pada iPod. l Jangan menekan ke bawah atau memberikan tekanan yang tidak diperlukan pada iPod ketika terhubung karena hal ini dapat merusak iPod atau terminal. lJangan masukkan benda asing ke dalam port karena ini dapat merusak iPod atau terminal.

Halaman 156

3-2. Menggunakan sistem audio Mengoperasikan memori USB **Menghubungkan** **memori** **USB** **memungkinkan** **Anda** **untuk** **menikmati musik dari speaker kendaraan.** n **Menghubungkan memori USB** Tekan sampai“USB” ditampilkan. Untuk mengubah audio source (H. 130) n **Control panel** Memilih mode Volume Power Random playback (Memainkan kembali secara acak) Mencari playback Repeat play (Memainkan berulang- ulang) Memilih file/ Fast-forwarding atau reversing Menampilkan pesan teks Memilih folder Buka tutup dan hubungkan memori USB. Nyalakan power memori USB bila tidak menyala. ⚠ Fitur interior : Jika dilengkapi

Halaman 157

3-2. Menggunakan sistem audio **Memilih folder** Tekan atau pada untuk memilih folder yang diinginkan. **Memindai sebuah folder:** Tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. 10 detik pertama dari file pertama setiap di dalam folder akan dimainkan. Ketika folder yang diinginkan dicapai, tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. **Memilih file** Tekan atau pada untuk memilih file yang diinginkan. **Memindai file** Tekan . 10 detik pertama dari semua file di dalam folder akan dimainkan. Ketika file yang diinginkan tercapai, tekan kembali tombol . **Fast-forwarding dan reverse file** Untuk fast-forward atau reverse, tekan dan tahan atau pada .

Halaman 158

**Random playback (Memainkan kembali secara acak)** n **Memainkan file dari folder secara acak** Tekan . Untuk membatalkan, tekan lagi. n **Memainkan semua file dari USB secara acak** Tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. Untuk membatalkan, tekan lagi. **Repeat play (Memainkan berulang-ulang)** n **Mengulang sebuah file** Tekan . Untuk membatalkan, tekan lagi. n **Mengulangi semua file di dalam folder** Tekan dan tahan sampai Anda mendengar suara bip. Untuk membatalkan, tekan dan tahan lagi sampai Anda mendengar suara bip. **Mengubah tampilan** Tekan . Setiap kali tombol ditekan, display berubah dalam urutan berikut ini: Folder no.File no.Elapsed timeFolder nameFile nameAlbum title (MP3 only)Track titleArtist name. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 159

3-2. Menggunakan sistem audio n **Fungsi memori USB** l Tergantung pada memori USB yang dihubungkan pada sistem, perangkat itu sendiri mungkin tidak dapat beroperasi dan beberapa fungsi mungkin tidak tersedia. Bila perangkat ini tidak dapat dioperasikan atau fungsi yang tidak tersedia karena malfungsi (karena tidak sesuai dengan spesifikasi sistem), lepas hubungan dan hubungkan kembali sekali lagi untuk mengatasi masalah. l Bila memori USB tetap tidak memulai pengoperasian setelah melepas hubungan dan menghubungkan kembali, format memori. n **Tampilan** H. 137 n **Pesan error** “USB -E1”, “USB -E2”, “USB -E3”, “USB -E6”, “NO DEVICE”: Ini menunjukkan masalah di dalam memori USB atau sambungannya. “USB -E4”, “USB -E5”: Ini menunjukkan masalah di dalam tanggal pada memori USB. “NO FILE”: Ini menunjukkan bahwa tidak ada file MP3/WMA di dalam memori USB. n **Memori USB** l Perangkat kompatibel Memori USB yang dapat digunakan untuk playback MP3 dan WMA l Format perangkat kompatibel Format perangkat berikut yang dapat digunakan: • Format komunikasi USB: USB2.0 FS (12 Mbps) • Format file: FAT16/32 (Windows) • Korespondensi class: Mass storage class File MP3 dan WMA ditulis dalam format selain dari yang tercantum di atas tidak dapat dimainkan dengan baik, dan nama file dan nama foldernya tidak dapat ditampilkan dengan benar. Item-item yang terkait dengan standar dan keterbatasan adalah sebagai berikut: • Maksimum direktori hirarki: 8 tingkat • Maksimum jumlah folder di dalam perangkat: 255 (termasuk root) • Maksimum jumlah file di dalam perangkat: 65025 • Maksimum jumlah file per folder: 255

Halaman 160

l File MP3 dan WMA MP3 (MPEG Audio LAYER 3) adalah format standar audio compression File-file dapat di kompress sekitar 1/10 dari ukuran asli menggunakan MP3 compression. WMA (Windows Media Audio) adalah format Microsoft audio compresion. Format ini mengkompres data audio ke ukuran yang lebih kecil dari format MP3. Ada batas pada standar file MP3 dan WMA yang dapat digunakan dan pada media/format dimana file direkam. l File MP3 compability • Standar compability MP3 (MPEG1 AUDIO LAYERII, III, MPEG2 AUDIO LAYERII, III, MPEG2.5) • Sampel frekuensi yang kompatibel MPEG1 AUDIO LAYERII, III: 32, 44.1, 48 (kHz) MPEG2 AUDIO LAYERII, III: 16, 22.05, 24 (kHz) MPEG2.5: 8, 11.025, 12 (kHz) • Bit rate yang kompatibel (kompatibel dengan VBR) MPEG1 AUDIO LAYERII, III: 32-320 (kbps) MPEG2 AUDIO LAYERII, III: 32-160 (kbps) MPEG2.5: 32-160 (kbps) • Mode channel yang kompatibel: stereo, joint stereo, dual channel dan monaural l File WMA compatibility • Standar compability WMA Ver. 7, 8, 9 (tidak kompatible dengan DRM) • Sampel frekuensi yang kompatibel HIGH PROFILE 32, 44.1, 48 (kHz) • Bit rate yang kompatibel  HIGH PROFILE 32-320 (kbps, VBR) l Nama file Hanya file-file yang dapat dikenal seperti MP3/WMA dan yang dimainkan dengan ekstensi .mp3 atau .wma. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 161

3-2. Menggunakan sistem audio l Tag ID3 dan WMA Tag ID3 dapat ditambahkan pada file MP3, sehingga memungkinkan untuk merekam track title, artist name, dll. Sistem kompatibel dengan ID3 Ver. 1.0, 1.1, dan Ver. 2.2, 2.3, 2.4 tag ID3. (jumlah karakter yang didasarkan pada ID3 Ver. 1.0 dan 1.1.) Tag WMA dapat ditambahkan pada WMA file, membuatnya memungkinkan untuk merekam track title dan artist name dalam cara yang sama dengan tag ID3. l Memainkan kembali MP3 dan WMA • Ketika perangkat yang berisi file MP3 dan WMA hubungkan, semua file di dalam memori USB diperiksa. Setelah pemeriksaan file selesai, file MP3 atau WMA yang pertama akan dimainkan. Untuk membuat pemeriksaan file lebih cepat selesai, kami rekomendasikan Anda jangan memasukkan file selain dari file MP3 atau WMA atau membuat folder yang tidak dibutuhkan. • Ketika memori USB dihubungkan dan audio source diubah ke mode memori USB, memori USB akan mulai memainkan file yang pertama di dalam folder pertama. Bila perangkat yang sama dilepas dan dimasukkan kembali (dan konten tidak berubah), memori USB akan melanjutkan memainkan dari point yang sama yang terakhir digunakan. l Ekstensi Bila file yang berekstensi .mp3 dan .wma digunakan untuk file selain dari file MP3 dan WMA, file akan dilewatkan (tidak dimainkan). l Playback (Memainkan kembali) • Untuk memainkan file MP3 dengan kualitas suara yang baik, kami rekomendasikan bit rate minimal 128 kbps dan frekuensi sampling 44.1 kHz. • Ada berbagai macam freeware dan software encoding lainnya untuk file MP3 dan WMA di toko, dan tergantung pada status encoding dan format file, kualitas suara yang jelek atau berisik saat memulai playback akan terjadi. Dalam kondisi tertentu, playback tidak memungkinkan untuk dimainkan semua. • Microsoft, Windows, dan Windows Media sebagai merk dagang Microsoft Corporation di U.S.A. dan negara lain.

Halaman 162

n **Peringatan selama pengendaraan** Jangan menghubungkan memori USB atau mengperasikan kontrol. PERHATIAN n **Untuk mencegah kerusakan pada memori USB** lJangan meninggalkan memori USB di dalan kendaraan. Temperatur di dalam kendaraan mungkin menjadi tinggi, mengakibatkan kerusakan pada player. lJangan menekan ke bawah atau memberikan tekanan yang tidak diperlukan pada memori USB ketika memori USB terhubung karena hal ini dapat merusak memori USB atau terminal. lJangan masukkan benda asing ke dalam port karena ini dapat merusak memori USB atau terminal. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 163

3-2. Menggunakan sistem audio Penggunaan sistem audio yang optimal **Tipe A** **Tipe B** Menampilkan current mode Mengubah pengaturan berikut Kualitas suara dan balance volume (H. 163) Kualitas suara dan pengaturan balance dapat diubah untuk menghasilkan suara yang terbaik. : Jika dilengkapi

Halaman 164

**Menggunakan fungsi kontrol audio** n **Mengubah mode kualitas suara** Tekan atau . Menekan tombol mengubah mode dalam urutan berikut: “BAS”“TRE”“FAD”“BAL” n **Menyetel kualitas suara** Memutar atau menyetel level. Mode kualitas suara Mode yang ditampilkan Level Putar ke kiri Putar ke kanan Bass* “BAS” -5 sampai 5 Low (Rendah) High (Tinggi) Treble* “TRE” -5 sampai 5 Volume balance depan/ belakang “FAD” R7 sampai F7 Volume balance kiri/kanan “BAL” L7 sampai R7 Geser ke kiri Geser ke kanan *: Tingkat kualitas suara disetel secara invidual di setiap mode audio. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior Geser ke belakang Geser ke depan

Halaman 165

3-2. Menggunakan sistem audio Menggunakan AUX port **Port ini dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat audio** **portabel dan didengarkan melalui speaker kendaraan.** Tekan sampai “AUX” ditampilkan. Untuk mengubah audio source (H. 130) n **Mengoperasikan perangkat audio portabel yang dihubungkan dengan** **sistem audio** Volume dapat disetel menggunakan kontrol audio kendaraan. Semua penyetelan lain harus dilakukan di perangkat audio portabel itu sendiri. n **Ketika menggunakan perangkat audio portabel pada power outlet.** Gangguan mungkin terjadi selama playback. Gunakan power source pada perangkat audio portabel. Buka penutup dan hubungkan perangkat audio portabel. : Jika dilengkapi

Halaman 166

3-2. Menggunakan sistem audio Menggunakan switch audio roda kemudi **Beberapa fitur audio dapat dikontrol menggunakan switch pada roda** **kemudi.** **Menghidupkan power** Tekan ketika sistem audio dinyalakan. Sistem audio dapat dimatikan dengan menahan ke bawah sampai Anda mendengar suara bip. **Mengubah audio source** Tekan ketika sistem audio dinyalakan. Audio source berubah setiap kali tombol menekan . FM1FM2AMCD modemode iPod atau USB memoryAUX Volume Mode radio: Pilih stasiun radio Mode CD: Pilih track dan file (MP3 dan WMA) Mode iPod: Pilih lagu Mode memori USB: Pilih file dan folder ⚠ Power hidup, pilih audio source Fitur interior : Jika dilengkapi

Halaman 167

3-2. Menggunakan sistem audio **Menyetel volume** Tekan “+” untuk menambah volume dan “-” untuk mengurangi volume. Tahan ke bawah “+” atau “-” pada untuk meneruskan menambah atau mengurangi volume. **Memilih stasiun radio** Tekan untuk memilih mode radio. Tekan “” atau “” pada untuk memilih stasiun radio. Untuk memindai penerima stasiun, tekan dan tahan “” atau “” pada sampai Anda mendengar suara bip. **Memilih track/file atau lagu** Tekan untuk memilih mode CD, iPod atau memori USB. Tekan “” atau “” untuk memilih track/file atau lagu yang diinginkan. **Memilih folder (MP3 dan WMA, memori USB)** Tekan untuk memilih mode CD atau memori USB. Tekan dan tahan“” atau “” hingga Anda mendengar suara bip.

Halaman 168

n **Untuk mengurangi risiko kecelakaan** Berhati-hatilah ketika mengoperasikan switch audio pada roda kemudi. 3-2. Menggunakan sistem audio ⚠ Fitur interior

Halaman 169

3-3. Menggunakan lampu interior Daftar lampu interior Lampu interior belakang (H. 169) Lampu interior depan (H. 169)

Halaman 170

**Lampu interior** **Depan** **Belakang** n **Sistem penerangan masuk** Lampu akan menyala/padam secara otomatis dengan membuka/menutup pintu-pintu. n **Untuk mencegah baterai lemah** Jika lampu interior tetap menyala ketika pintu tidak sepenuhnya tertutup dan switch lampu interior dalam posisi door, lampu akan padam secara otomatis setelah 10 menit. 3-3. Menggunakan lampu interior Lampu interior Menyalakan lampu Lampu akan menyala/padam berhubungan dengan posisi pintu Memadamkan lampu Menyalakan lampu ⚠ Memadamkan lampu Lampu akan menyala/padam berhubungan dengan posisi pintu Fitur interior

Halaman 171

3-4. Menggunakan fitur penyimpanan Daftar fitur penyimpanan Pemegang botol Laci n **Barang yang tidak perlu disimpan dalam ruang penyimpanan** Jangan meninggalkan gelas, pemantik api atau kaleng semprot di ruang penyimpanan, karena dapat menyebabkan hal berikut ini bila temperatur kabin menjadi tinggi: lKacamata dapat berubah bentuk oleh panas atau retak jika terkena benda lain yang disimpan didalamnya. lPemantik api atau kaleng semprot dapat meledak. Bila keduanya terkena benda lain yang disimpan di dalamnya, pemantik dapat menyulut api atau kaleng semprot dapat melepaskan gas, yang menyebabkan bahaya kebakaran.

Halaman 172

**Laci** n **Peringatan selama pengendaraan** Pastikan laci selalu tertutup. Dalam kejadian pengereman atau menikung secara mendadak, kecelakaan mungkin saja terjadi karena adanya penumpang yang membuka laci atau karena barang yang tersimpan di dalamnya. **Pemegang botol** n **Tempat duduk depan** 3-4. Menggunakan fitur penyimpanan Laci dan pemegang botol Tarik tuas ke atas untuk membuka laci. ⚠ Fitur interior

Halaman 173

3-4. Menggunakan fitur penyimpanan n **Tempat duduk kedua** **Tipe A** **Tipe B** n **Tempat duduk ketiga** **Sisi kanan** Pemegang botol

Halaman 174

**Sisi kiri** n **Ketika menggunakan pemegang botol** lKetika menyimpan botol, tutup penutupnya. lBotol mungkin tidak dapat disimpan tergantung dari ukuran dan bentuk. n **Benda yang tidak sesuai untuk pemegang botol** Jangan menempatkan benda apapun selain dari botol dalam pemegang botol. Benda lain mungkin dapat terlempar keluar dari pemegang dalam peristiwa kecelakaan atau pengereman mendadak dan dapat mengakibatkan cedera. PERHATIAN n **Barang yang tidak perlu disimpan dalam pemegang gelas** Pasang tutupnya sebelum menempatkan botol. Jangan meletakkan botol yang terbuka dalam pemegang botol, atau gelas dan cangkir kertas yang terdapat cairan. Isinya dapat tumpah dan gelas dapat pecah. 3-4. Menggunakan fitur penyimpanan Pemegang botol ⚠ Fitur interior

Halaman 175

3-5. Fitur interior lain Pelindung matahari Untuk mengatur pelindung di posisi depan, lipat ke bawah. Untuk mengatur pelindung di posisi samping, lipat ke bawah, lepas kait, dan putar ke samping.

Halaman 176

3-5. Fitur interior lain Jam **Jam dapat disetel dengan langkah-langkah berikut ini:** n **Memutar ke jam terdekat** Untuk masuk ke mode penyetelan, tekan dan tahan tombol penyetel jam hingga penunjuk menit dan jamnya berkedip- kedip. Tekan dan tahan tombol penyetel jam kemudian bebaskan tombolnya. Angka menit akan diputar ke jam terdekat.* *: misalnya1:00 hingga 1:29  1:00 1:30 hingga 1:59  2:00 n **Menyetel penunjuk menit dan jam** Untuk masuk ke mode penyetelan, tekan dan tahan tombol penyetel jam hingga penunjuk menit dan jamnya berkedip- kedip. Tekan tombol penyetel jam dan biarkan penunjuk jam berkedip. Tekan tombol penyetel jam untuk menyetel menit saat penunjuk menit sedang berkedip. Setelah menyetel menit, tunggu selama 5 detik dan biarkan penunjuk jam berkedip. Tekan tombol penyetel jam untuk menyetel jam saat penunjuk jam sedang berkedip. Tombol penyetel jam ⚠ Fitur interior

Halaman 177

3-5. Fitur interior lain n **Jam ditampilkan ketika** Engine switch dalam posisi "ON". n **Ketika melepas hubungan dan menghubungkan kembali terminal** **baterai** Data jam akan di reset.

Halaman 178

3-5. Fitur interior lain Asbak n **Bila tidak digunakan** Jaga asbak tetap tertutup. Dalam kejadian pengereman tiba-tiba, kecelakaan mungkin terjadi karena adanya penumpang yang membuka asbak atau abu yang beterbangan. n **Untuk mencegah kebakaran** lPadamkan sepenuhnya korek api atau rokok sebelum meletakkannya di asbak, kemudian pastikan asbak tertutup sepenuhnya. lJangan letakkan kertas atau benda lain yang dapat terbakar di asbak. Tarik tutupnya untuk membuka. Untuk membuka asbak, tahan plat ke bawah dan tarik asbak ke atas. ⚠ Fitur interior

Halaman 179

3-5. Fitur interior lain Power outlet **Power outlet dapat digunakan untuk aksesori 12 V yang beroperasi** **kurang dari 10 A.** n **Power outlet dapat digunakan bila** Engine switch dalam posisi "ACC" atau "ON". PERHATIAN n **Untuk menghindari kerusakan power outlet** Tutup power outlet ketika power outlet tidak digunakan.  Benda asing atau cairan yang masuk ke power outlet dapat menyebabkan sirkuit hubungan pendek. n **Untuk mencegah sekring putus** Jangan gunakan aksesori yang menggunakan lebih dari 12 V 10 A. n **Untuk mencegah baterai lemah** Jangan gunakan power outlet lebih lama dari yang diperlukan ketika mesin tidak dihidupkan.

Halaman 180

3-5. Fitur interior lain Karpet lantai **Gunakan hanya karpet lantai yang dirancang secara khusus untuk** **kendaraan dengan model dan tahun pembuatan yang sama dengan** **kendaraan Anda. Letakkan dengan aman di tempatnya di atas karpet.** STEP 1 STEP 2 * Bentuk kait penahan (klip) mungkin berbeda dari yang ditunjukkan di dalam gambar. **Perhatikan langkah pencegahan berikut.**  Salah melakukan dapat mengakibatkan karpet lantai selip dan mengganggu gerakan pedal selama pengendaraan. Hal tersebut dapat menyebabkan kendaraan melaju dengan kecepatan yang tidak terkendali atau menyebabkan kendaraan sulit untuk dihentikan, sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan serius. n **Ketika memasang karpet lantai pengemudi** l Jangan menggunakan karpet lantai yang dirancang untuk model atau tahun pembuatan kendaraan yang berbeda, meskipun merupakan karpet lantai asli Toyota. Pemakaian karpet yang tidak sesuai dapat menutupi pedal akselerator. Masukkan kait penahan (klip) tipe dial ke dalam lubang pengait karpet tambahan. Putar knob atas pada setiap kait penahan (klip) untuk mengencangkan karpet lantai di tempatnya. ⚠ *: Selalu menyesuaikan tanda . Fitur interior

Halaman 181

3-5. Fitur interior lain n **Ketika memasang karpet lantai pengemudi** l Hindari pemasangan karpet yang saling bertumpukan (lebih dari satu) l Hindari posisi karpet yang mengganjal/ mengganggu pedal gas l Hindari pemasangan karpet yang salah arah n **Sebelum pengendaraan** l Periksalah bahwa karpet lantai telah ditempatkan dengan aman sesuai pada tempatnya dan telah menggunakan klip yang disediakan. Periksalah dengan teliti setelah membersihkan lantai l .Dengan mesin mati dan tuas pemilih pada posisi P, tekanlah secara penuh pedal hingga menyentuh lantai untuk memastikan karpet lantai tidak mengganggu gerakan pedal. l Hindari pemakaian karpet yang terlipat/rusak l Hindari pemasangan karpet yang terbalik l Hindari pemasangan karpet tanpa pengait (klip)

Halaman 182

## ## 4 **Perawatan dan perlindungan** **4-1. Perawatan dan perlindungan** Membersihkan dan melindungi  eksterior kendaraan ............ 182 Membersihkan dan melindungi  interior kendaraan ............... 185 **4-2. Perawatan** Persyaratan perawatan ......... 188 Jadwal perawatan berkala..... 191 **4-3. Perawatan yang dapat** **dilakukan sendiri** Peringatan tentang servis  yang dapat Anda lakukan sendiri .................... 200 Kap mesin ............................. 203 Penempatan dongkrak lantai ................................... 205 Kompartemen mesin ............. 207 Ban ........................................ 218 Tekanan pemompaan ban .... 221 Pelek ..................................... 223 Memeriksa dan mengganti sekring............... 225 Bola lampu ............................ 232

Halaman 183

4-1. Perawatan dan perlindungan Membersihkan dan melindungi eksterior kendaraan **Lakukan berikut hal ini untuk melindungi dan memelihara kendaraan** **agar tetap prima:** l Kerjakan dari atas ke bawah, siram air ke seluruh bodi kendaraan, termasuk juga roda dan bagian bawah kendaraan untuk menghilangkan kotoran dan debu. l Cuci bodi kendaraan menggunakan karet busa atau kain lembut, seperti kanebo (chamois). l Untuk kotoran yang sulit dibersihkan, gunakan sabun cuci mobil dan bilas dengan air. l Usaplah air hingga kering. l Poles kendaraan bila lapisan kedap air memburuk. Bila air tidak berbintik di atas permukaan bersih, berikanlah wax pada saat bodi kendaraan dingin. n **Pencucian mobil otomatis** lLipat kaca dan masukkan antenna sebelum mencuci kendaraan. Mulai mencuci dari depan kendaraan. Pastikan untuk dibentangkan sebelum pengendaraan. lSikat yang digunakan dalam pencuci mobil otomatis dapat menggores permukaan kendaraan dan merusak cat kendaraan Anda. lUntuk kendaraan dengan spoiler belakang, dalam ketentuan mencuci mobil otomatis, spoiler belakang mungkin dapat mengganggu pengoperasian mesin. Hal ini dapat mencegah kendaraan dari melakukan pembersihan yang benar atau mengakibatkan kerusakan pada spoiler belakang. n **Pencucian mobil tekanan tinggi** lJangan membiarkan nozzel pencuci mobil terlalu dekat dengan jendela. lSebelum menggunakan pencuci mobil, periksa bahwa pintu penutup bahan bakar kendaraan Anda tertutup dengan benar.

Halaman 184

n **Pelek aluminum (jika dilengkapi)** lBersihkan kotoran dengan segera menggunakan deterjen netral. Jangan menggunakan sikat keras atau pembersih yang dapat mengikis (abrasif). Jangan menggunakan pembersih kimia yang kuat atau keras. Gunakan deterjen ringan dan pemoles yang digunakan pada cat. lJangan gunakan deterjen pada pelek ketika pelek panas, seperti setelah berkendaraan jarak jauh dalam cuaca yang panas. lBersihkan deterjen dari pelek segera setelah digunakan. n **Bumper** Jangan menggosok dengan pembersih yang dapat mengikis. n **Ketika mencuci kendaraan** Jangan menggunakan air ke bagian dalam kompartemen mesin. Melakukannya dapat menyebabkan komponen kelistrikan dll. yang menyulut kebakaran. n **Peringatan tentang pipa exhaust** Gas buang dapat menyebabkan pipa exhaust menjadi lebih panas. Ketika mencuci kendaraan, berhati-hatilah jangan menyentuh pipa sampai pipa cukup dingin, menyentuh pipa exhaust yang panas dapat menyebabkan luka bakar. n **Peringatan mengenai lensa lampu besar** Jangan menyentuh lensa lampu besar ketika menyalakan lampu dan matikan lampu segera. Lensa lampu besar menjadi sangat panas dan dapat mengakibatkan luka bakar. 4-1. Perawatan dan perlindungan 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 185

4-1. Perawatan dan perlindungan PERHATIAN n **Untuk mencegah penurunan kualitas cat dan karat bodi dan komponen** **(pelek alumunium dll.)** lCuci segera kendaraan dalam kasus berikut: • Setelah berkendara di daerah pantai • Setelah berkendara di jalanan bergaram • Bila aspal cair atau getah pohon menempel pada permukaan cat. • Bila bangkai serangga, kotoran serangga atau kotoran burung menempel pada permukaan cat • Setelah berkendara di area terkontaminasi jelaga, asap berminyak, debu tambang, serbuk besi atau zat kimia • Bila kendaraan menjadi sangat kotor dengan debu atau lumpur • Bila cairan seperti bensin dan premium tumpah di atas permukaan cat lBila cat terkelupas atau tergores, segera perbaiki bagian tersebut. lUntuk mencegah pelek dari korosi, bersihkan kotoran apapun dan simpan di tempat dengan kelembaban yang rendah ketika menyimpan pelek. n **Bersihkan lampu eksterior** lCuci dengan hati-hati. Jangan gunakan zat organik atau sikat kawat yang keras.  Hal ini dapat merusak permukaan lampu. lJangan mengoleskan wax pada permukaan lampu. Wax dapat menyebabkan kerusakan lensa. n **Untuk mencegah kerusakkan, masukkan antena dalam kasus berikut** lAntena akan menyentuh langit-langit garasi. lSebuah penutup akan ditempatkan di atap kendaraan.

Halaman 186

4-1. Perawatan dan perlindungan Membersihkan dan melindungi interior kendaraan **Prosedur berikut ini akan membantu melindungi interior kendaraan** **Anda dan menjaganya dalam kondisi prima:** n **Melindungi interior kendaraan** Bersihkan kotoran debu menggunakan vacuum cleaner. Usap permukaan kotor dengan kain yang dibasahi dengan air hangat. n **Membersihkan area berlapis kulit** l Bersihkan kotoran debu menggunakan vacuum cleaner. l Usap sisa debu dan kotoran dengan kain lembut yang dibasahi dengan larutan deterjen. Gunakan larutan yang dicampur dengan 5% deterjen wool netral. l Peras kelebihan air pada kain dan bersihkan secara menyeluruh bekas-bekas deterjen. l Usap permukaan dengan kain kering dan lembut untuk membersihkan kelembaban yang tersisa. Biarkan kulit mengering di area berventilasi yang teduh. n **Membersihkan area berlapis kulit sintetik** l Bersihkan kotoran debu menggunakan vacuum cleaner. l Gunakan larutan sabun sedang ke kulit sintetik menggunakan karet busa atau kain lembut. l Biarkan larutan tersebut menyerap selama beberapa menit. Bersihkan kotoran dan hapus larutan dengan kain bersih yang dibasahi. 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 187

4-1. Perawatan dan perlindungan n **Merawat area berlapis kulit** Toyota merekomendasikan membersihkan interior kendaraan setidaknya dua kali setahun untuk memelihara kualitas interior kendaraan. n **Mencuci karpet** Ada banyak pembersih jenis busa komersial yang dapat digunakan. Gunakan karet busa atau sikat untuk penggunaan pembersih busa. Gosok secara overlapping memutar. Jangan menggunakan air. Bersihkan debu di permukaan dan biarkan mengering. Hasil yang baik diperoleh dengan menjaga agar karpet selalu kering. n **Sabuk keselamatan** Bersihkan dengan sabun lembut dan air hangat menggunakan kain atau karet busa. Juga periksa sabuk secara berkala dari keausan yang berlebihan, robek atau terpotong. n **Air dalam kendaraan** lJangan memercikan atau menumpahkan cairan di dalam kendaraan. Melakukannya dapat menyebabkan komponen kelistrikan dll. menjadi malfungsi atau menyulut kebakaran. lJangan membiarkan komponen atau kabel airbag manapun dalam interior kendaraan menjadi basah.  (H. 58) Malfungsi kelistrikan dapat menyebabkan airbag menggembung sendiri atau tidak berfungsi sempurna, mengakibatkan kematian atau cedera serius. n **Membersihkan interior (khususnya panel instrumen)** Jangan gunakan polish wax atau polish cleaner. Panel instrumen mungkin mencerminkan dari kaca depan, menghalangi pandangan pengemudi dan menyebabkan kecelakaan, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius.

Halaman 188

PERHATIAN n **Deterjen pembersih** lJangan menggunakan jenis deterjen berikut, karena bahan tersebut dapat merusak warna interior kendaraan atau menyebabkan goresan atau merusak permukaan cat: • Bagian bukan tempat duduk: Zat organik seperti bensin atau premium, larutan basa atau asam, pewarna, atau pemutih • Tempat duduk: Alkalin atau larutan asam, seperti thinner, bensin, dan alkohol lJangan gunakan polish wax atau polish cleaner. Permukaan cat panel instrumen atau bagian interior lain mungkin menjadi rusak. n **Untuk mencegah kerusakan permukaan dari kulit** Perhatikan peringatan berikut ini untuk mencegah kerusakan dan kerusakan permukaan dari kulit: lBersihkan debu atau kotoran apapun dari permukaan kulit dengan segera. lJangan membiarkan kendaraan terkena sinar matahari secara langsung dalam jangka waktu lama. Parkirlah kendaraan di daerah teduh, khususnya selama musim panas. lJangan meletakkan barang yang terbuat dari vinyl, plastik atau yang mengandung lilin di atas permukaan yang berlapis kulit, karena benda tersebut dapat lengket ke permukaan kulit bila interior kendaraan menjadi sangat panas. n **Air pada lantai** Jangan mencuci lantai kendaraan dengan air. Sistem kendaraan seperti sistem audio mungkin menjadi rusak bila air mengenai komponen kelistrikan seperti sistem audio di atas atau di bawah lantai kendaraan. Air dapat juga menyebabkan bodi menjadi karat. n **Membersihkan bagian dalam pada kaca belakang** lJangan menggunakan pembersih kaca untuk membersihkan kaca belakang, karena hal ini dapat merusak kabel pemanas defogger kaca belakang. Gunakan kain basah dengan air hangat untuk mengusap kaca belakang hingga bersih. Bersihkan kaca belakang dengan mengusap searah paralel dengan kabel pemanas. lHati-hati agar tidak menggores atau merusak kabel pemanas. 4-1. Perawatan dan perlindungan 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 189

4-2. Perawatan Persyaratan perawatan **Untuk memastikan keselamatan dan pengendaraan yang ekonomis, penting** **untuk memelihara serta merawat secara berkala. Toyota merekomendasikan** **perawatan berikut:** n **Jadwal servis berkala** l Jadwal perawatan hendaknya dilakukan pada interval yang telah ditentukan sesuai dengan jadwal servis berkala. Interval servis untuk jadwal perawatan ditentukan oleh pembacaan odometer atau interval waktu, mana yang tercapai terlebih dahulu, ditunjukkan pada jadwal. Perawatan setelah jadwal servis terakhir hendaknya dilakukan pada interval yang sama. l Kemana harus pergi untuk servis berkala? Hal yang masuk akal membawa kendaraan Anda ke dealer Toyota Anda untuk servis berkala serta pemeriksaan dan perbaikan lainnya. Teknisi Toyota adalah spesialis yang dilatih dengan baik dan mereka menerima informasi servis melalui buletin teknikal, petunjuk servis dan program pelatihan di dalam dealer. Mereka belajar untuk bekerja pada Toyota sebelum mereka manangani kendaraan Anda, bukan ketika mereka mengerjakannya. Bukankah ini cara yang terbaik? Dealer Toyota Anda telah menginvestasikan uangnya dalam jumlah besar untuk membeli peralatan khusus Toyota dan perlengkapan servis. Hal ini membantu mereka melakukan pekerjaan yang lebih baik dan hemat biaya. Departemen servis dealer Toyota Anda akan melakukan semua jadwal servis berkala pada kendaraan Anda secara handal dan ekonomis. Selang karet (untuk sistem pendingin dan pemanas, sistem pengereman dan sistem bahan bakar) harus diperiksa oleh teknisi yang berpengalaman sesuai dengan jadwal perawatan Toyota. Selang karet adalah item perawatan yang sangat penting. Bila terdapat selang yang memburuk atau selang yang rusak segera diganti. Perhatikan bahwa selang karet akan memburuk karena usia, mengakibatkan pembengkakan, lecet atau retak.

Halaman 190

n **Perawatan yang dapat Anda lakukan sendiri** Apakah perawatan yang dapat dilakukan sendiri itu? Banyak item perawatan yang mudah dilakukan sendiri bila Anda memiliki sedikit kemampuan mekanikal dan beberapa peralatan dasar otomotif. Petunjuk sederhana tentang cara melakukan semua itu ditunjukkan dalam bab ini. Ingat, bagaimanapun, beberapa tugas perawatan perlu peralatan dan keterampilan khusus. Hal ini lebih baik dilakukan oleh teknisi yang terlatih. Meskipun Anda berpengalaman untuk melakukan perawatan sendiri, kami merekomendasikan bahwa perbaikan dan perawatan dilakukan oleh dealer Toyota Anda yang menyimpan catatan perawatan Toyota Anda. Catatan perawatan ini akan sangat membantu bila Anda memerlukan Warranty Service. 4-2. Perawatan 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 191

4-2. Perawatan n **Apakah kendaraan Anda perlu perbaikan?** Perhatikan adanya tanda-tanda perubahan kinerja, suara, dan petunjuk visual yang menunjukkan perlunya servis. Beberapa tanda-tanda penting adalah sebagai berikut: lMesin kurang tenaga, pincang atau mengelitik lKehilangan tenaga yang cukup besar lKelainan suara mesin lKebocoran cairan di bawah kendaraan (Namun, air yang menetes dari sistem air conditioner setelah digunakan adalah normal.) lPerubahan suara gas buang (Ini mungkin menunjukkan kebocoran karbon monoksida yang berbahaya. Kendarai dengan kaca jendela terbuka dan periksalah segera sistem gas buangnya.) lBan terlihat kempes, bunyi derit ban berlebihan saat membelok, keausan ban yang tidak merata lKendaraan menarik ke satu sisi bila dikemudikan di jalan rata lKelainan suara yang berhubungan dengan gerakan suspensi l Efektifitas pengereman berkurang, pedal rem atau pedal kopling terasa kosong (kendaraan dengan transmisi manual), pedal hampir menyentuh lantai, kendaraan menarik ke salah satu arah ketika melakukan pengereman. l Temperatur cairan pendingin mesin lebih tinggi dari normal secara terus menerus Bila Anda memperhatikan adanya tanda-tanda tersebut, bawa kendaraan Anda ke dealer Toyota Anda sesegera mungkin. Kendaraan Anda mungkin membutuhkan penyetelan atau perbaikan. n **Bila kendaraan Anda tidak dirawat dengan baik** Perawatan yang tidak baik dapat mengakibatkan kerusakan serius pada kendaraan dan memungkinkan cedera serius atau kematian. n **Menangani baterai** Dudukan baterai, terminal dan aksesoris yang berhubungan mengandung timah dan paduan timah yang diketahui menyebabkan kerusakan otak. Cuci tangan Anda setelah menanganinya. (H. 213)

Halaman 192

4-2. Perawatan Jadwal perawatan berkala **Lakukan perawatan dengan jadwal sebagai berikut:** **Persyaratan jadwal servis berkala** Kendaraan Anda perlu diservis sesuai dengan jadwal servis berkala normal. (Lihat “Jadwal servis berkala”.) Bila Anda mengutamakan pengoperasian kendaraan Anda di bawah satu atau lebih kondisi pengoperasian khusus di bawah, beberapa item jadwal perawatan berkala yang perlu diservis lebih sering. (Lihat "Jadwal servis berkala tambahan".) A. Kondisi Jalanan B. Kondisi Pengendaraan 1.Pengoperasian di jalan kasar, berlumpur atau salju yang mencair 2.Pengoperasian di jalan berdebu 4 1.Menggunakan peralatan berkemah atau rak pengangkut di atas kendaraan (car top carrier) Perawatan dan perlindungan 2.Perjalanan jarak pendek kurang dari 8 km ( 5 mil) yang berulang-ulang dan temperatur luar tetap di bawah titik beku 3.Idling dalam waktu lama dan/atau pengendaraan pada kecepatan rendah untuk jarak jauh seperti kendaraan polisi, taksi atau kendaraan untuk kunjungan dari rumah ke rumah 4.Pengendaraan dengan kecepatan tinggi terus menerus (80% atau lebih dari kecepatan maksimum kendaraan) lebih dari 2 jam

Halaman 193

4-2. Perawatan **Jadwal servis** Cara kerja servis berkala: P = Periksa dan perbaiki atau bila perlu ganti; G = Ganti, mengubah atau melumasi SERVIS BERKALA: PEMBACAAN ODOMETER 1000 km 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 (Pembacaan odometer atau bulan, mana yang dicapai lebih dulu.) BULAN 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 DASAR MESIN 1 Celah katup P 2 Drive belt P Oli mesin  (API SL, SM atau ILSAC) P G ⚠ 4 Filter oli mesin G Sistem pendingin dan pemanas <<Lihat catatan.1 dan 2 >> P 5 Cairan pendingin mesin Periksa P 6 Ganti Pemeriksaan pada km 160.000km lalu setiap 80.000km 7 Pipa exhaust dan mounting P SISTEM PENGAPIAN 8 Busi (Spark plug) P G P G P G P G P G 9 Baterai P

Halaman 194

Cara kerja servis berkala: P = Periksa dan perbaiki atau bila perlu ganti; G = Ganti, mengubah atau melumasi SERVIS BERKALA: PEMBACAAN ODOMETER (Pembacaan odometer atau bulan, mana yang dicapai lebih dulu.) 1000 km 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 BULAN 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 SISTEM BAHAN BAKAR DAN KONTROL EMISI Filter bahan bakar (Termasuk filter dalam tangki bahan bakar) 10 11 Filter pembersih udara P G P G P Tutup tangki bahan bakar, saluran bahan bakar, sambungannya dan katup kontrol penguapan bahan bakar  <<Lihat catatan 1>> 12 13 Charcoal canister P CHASSIS DAN BODI 14 Pedal kopling P 15 Pedal rem dan rem parkir P 16 Kanvas dan tromol rem P 17 Pad dan piringan rem P 4-2. Perawatan G 4 Perawatan dan perlindungan P

Halaman 195

4-2. Perawatan Cara kerja servis berkala: P = Periksa dan perbaiki atau bila perlu ganti; G = Ganti, mengubah atau melumasi SERVIS BERKALA: PEMBACAAN ODOMETER (Pembacaan odometer atau bulan, mana yang dicapai lebih dulu.) 1000 km 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 BULAN 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 CHASSIS DAN BODI 18 Minyak rem P G P G P 19 Minyak kopling (Mesin 3SZ-VE) P G P G P 20 Pipa-pipa dan selang- selang rem P Roda kemudi, persambungan dan steering gear box P 21 Kelurusan (alignment) roda depan (toe-in) P 22 23 Suspension ball joint dan penutup debu P 24 Minyak transmisi manual P G P G P 25 Minyak transmisi otomatis P G 26 Oli gigi diferensial P G P G P

Halaman 196

Cara kerja servis berkala: P = Periksa dan perbaiki atau bila perlu ganti; G = Ganti, mengubah atau melumasi SERVIS BERKALA: PEMBACAAN ODOMETER (Pembacaan odometer atau bulan, mana yang dicapai lebih dulu.) 1000 km 1 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 BULAN 1 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 CHASSIS DAN BODI 27 Suspensi depan dan belakang P 28 Ban dan tekanan pemompaan P 29 Lampu, klakson, wiper dan washer P 30 Jumlah refrigerant untuk AC P CATATAN: 1. Pemeriksaan setelah 80000 km atau 48 bulan, periksa pada setiap 20000 km atau 12 bulan. 2. Periksa bahwa radiator dan kondenser tidak tersumbat daun, kotoran atau serangga dan bersihkan bagian tersebut jika perlu. Juga periksa hubungan untuk kondisi pemasangan, korosi dll. 4-2. Perawatan 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 197

4-2. Perawatan **Jadwal servis berkala tambahan** Lihat tabel berikut untuk item jadwal perawatan normal yang memerlukan servis lebih sering untuk jenis kondisi pengoperasian khusus. (Untuk garis besarnya, lihat "Persyaratan jadwal servis berkala" A-1: Pengoperasian di jalan kasar, berlumpur atau salju yang mencair Pemeriksaan kanvas dan tromol rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan Pemeriksaan pad dan piringan rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 3 bulan Pemeriksaan pipa-pipa dan selang-selang rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan Pemeriksaan roda kemudi, persambungan dan steering gear box Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan Pemeriksaan suspension ball joint dan tutup debu Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan Pemeriksaan suspensi depan dan belakang Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan Mengencangkan baut-baut dan mur-mur pada chassis dan bodi <<Lihat catatan.>> Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan

Halaman 198

A-2: Pengoperasian di jalan berdebu Penggantian oli mesin Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan Penggantian filter oli mesin Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan Pemeriksaan atau penggantian filter pembersih udara Pemeriksaan kanvas dan tromol rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan Pemeriksaan pad dan piringan rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 3 bulan 4-2. Perawatan P: Setiap 2.500 km (1500 mil) atau 3 bulan G: Setiap 40.000 km (24000 mil) atau 24 bulan 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 199

4-2. Perawatan B-1: Menggunakan peralatan berkemah atau rak pengangkut di atas kendaraan (car top carrier) Penggantian oli mesin Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan Penggantian filter oli mesin Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan Pemeriksaan kanvas dan tromol rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan Pemeriksaan pad dan piringan rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 3 bulan Penggantian oli transmisi manual Setiap 40000 km (24000 mil) atau  24 bulan Pemeriksaan atau penggantian minyak transmisi otomatis Pemeriksaan suspensi depan dan belakang Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan Mengencangkan baut-baut dan mur-mur pada chassis dan bodi <<Lihat catatan.>> Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan B-2: Perjalanan jarak pendek kurang dari 8 km ( 5 mil) yang berulang-ulang dan temperatur luar tetap di bawah titik beku Penggantian oli mesin Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan Penggantian filter oli mesin Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan P: Setiap 20000 km (12000 mil) atau 12 bulan G: Setiap 40.000 km (24000 mil) atau 24 bulan

Halaman 200

B-3: Idling dalam waktu lama dan/atau pengendaraan pada kecepatan rendah untuk jarak jauh seperti kendaraan polisi, taksi atau kendaraan untuk kunjungan dari rumah ke rumah Penggantian oli mesin Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan Penggantian filter oli mesin Setiap 5.000 km (3000 mil) atau 3 bulan Pemeriksaan kanvas dan tromol rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 6 bulan Pemeriksaan pad dan piringan rem Setiap 10000 km (6000 mil) atau 3 bulan B-4: Pengendaraan dengan kecepatan tinggi terus menerus (80% atau lebih dari kecepatan maksimum kendaraan) lebih dari 2 jam Penggantian oli transmisi manual Setiap 40.000 km (24000 mil) atau  24 bulan Pemeriksaan atau penggantian minyak transmisi otomatis CATATAN:Untuk baut dudukan tempat duduk, dan baut penahan member suspensi depan dan belakang. 4-2. Perawatan P: Setiap 20000 km (12000 mil) atau  12 bulan G: Setiap 40.000 km (24000 mil) atau  24 bulan 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 201

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Perhatian tentang servis yang dapat Anda lakukan sendiri **Bila Anda melakukan perawatan sendiri, pastikan untuk melakukan** **sesuai prosedur yang diberikan dalam bab ini dengan benar.** Item Part dan peralatan Kondisi baterai (H. 213) Level cairan pendingin mesin (H. 211) Level oli mesin H. 208) Sekring (H. 225) • Sekring dengan tingkat amper yang sama dengan aslinya Bola lampu (H. 232) Radiator dan kondensor (H. 212)  • Air hangat • Baking soda • Grease • Kunci konvensional  (untuk baut klem terminal) • Air destilasi • “Toyota Super Long Life Coolant” atau serupa berkualitas tinggi ethylene glycol berbasis non- silicate, non-amine, non-nitrite dan non-borate dengan long-life hybrid organic acid technology “Toyota Super Long Life Coolant” adalah campuran coolant dan air destilasi. • Corong (digunakan hanya untuk menambah cairan pendingin) • “Toyota Motor Oil” atau yang setara • Kain lap atau tisu • Corong (digunakan hanya untuk menambah oli mesin) • Bola lampu dengan nomor dan tingkat watt yang sama seperti aslinya • Obeng pipih • Kunci

Halaman 202

Item Part dan peralatan Tekanan pemompaan ban (H. 221) Fluida washer (H. 217) Kompartemen mesin terdiri dari banyak mekanisme dan fluida yang dapat bergerak secara tiba-tiba, menjadi panas, atau mengandung listrik. Untuk menghindari kematian atau cedera serius, perhatikan langkah pencegahan berikut: n **Ketika bekerja pada kompartemen mesin:** lJauhkanlah tangan, pakaian dan peralatan dari kipas dan drive belt mesin. lBerhati-hatilah untuk tidak menyentuh mesin, exhaust manifold, dll. sesaat setelah pengendaraan karena panas. Oli dan fluida lain dapat juga menjadi panas. lJangan meninggalkan apapun yang dapat terbakar dengan mudah, seperti kertas dan kain lap, dalam kompartemen mesin. lJangan merokok, karena dapat memercik atau membuat nyala api ke bahan bakar atau baterai. Bahan bakar dan uap baterai mudah terbakar. lLebih berhati-hati saat bekerja pada baterai. Baterai mengandung asam belerang yang beracun dan korosif. lHati-hati karena fluida rem dapat merusak tangan atau mata dan merusak permukaan cat. Bila fluida mengenai tangan atau mata Anda, segera siram area yang terkena dengan air bersih. Bila Anda masih merasa tidak nyaman, konsultasikan ke dokter. 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri • Gauge tekanan ban • Sumber udara kompresor • Air atau washer fluida mengandung antibeku (untuk penggunaan musim dingin) • Corong (digunakan hanya untuk menambah air atau washer fluida) 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 203

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Ketika bekerja di dekat kipas pendingin elektrik atau gril radiator.** Pastikan mesin telah mati.  Dengan mesin hidup, kipas pendingin elektrik mungkin dapat berputar secara otomatis jika temperatur cairan pendingin mesin tinggi dan/atau air conditioner sedang hidup. (H. 212) n **Kacamata pengaman** Pakailah kacamata pengaman untuk melindungi mata Anda dari material yang dapat terlempar, jatuh, semburan fluida, dll. PERHATIAN n **Bila Anda melepas filter pembersih udara** Mengemudi dengan filter pembersih udara yang dilepas dapat menyebabkan keausan mesin berlebihan karena udara yang kotor. n **Bila tingkat fluida rendah atau tinggi.** Adalah normal level fluida rem menjadi sedikit berkurang karena pad rem aus atau bila level fluida dalam akumulator menjadi tinggi. Bila reservoir sering diisi, mungkin itu menunjukkan masalah yang serius.

Halaman 204

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Kap mesin **Bebaskan kunci dari dalam kendaraan untuk membuka kap mesin.** Tarik tuas pembebas kunci kap mesin. Kap mesin akan sedikit terangkat. Angkat tuas kait tambahan dan angkat kap mesin. 4 Perawatan dan perlindungan Tahan kap mesin dengan memasukkan batang penumpu ke dalam slot.

Halaman 205

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Pemeriksaan sebelum pengendaraan** Periksa bahwa kap mesin tertutup rapat dan terkunci.  Bila kap mesin tidak terkunci dengan benar, kap mesin dapat terbuka saat kendaraan bergerak dan menyebabkan kecelakaan, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. n **Setelah memasang batang penumpu ke dalam slot** Pastikan batang penumpu menahan kap mesin dengan aman dari kemungkinan menimpa kepala atau badan Anda. PERHATIAN n **Ketika menutup kap mesin** Pastikan untuk mengembalikan batang penumpu ke klip sebelum menutup kap mesin. Menutup kap mesin dengan batang penumpu yang masih menahan kap mesin dapat menyebabkan kap mesin melengkung.

Halaman 206

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Penempatan dongkrak lantai **Ketika mengangkat kendaraan Anda dengan dongkrak, posisikan** **dongkrak dengan benar. Penempatan yang tidak benar dapat** **merusak kendaraan Anda atau mengakibatkan cedera.** **Depan** **Belakang** 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 207

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Ketika mengangkat kendaraan Anda** Pastikan untuk memperhatikan tentang hal-hal berikut ini untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kematian atau cedera serius. lAngkat kendaraan menggunakan dongkrak lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar. lKetika menggunakan dongkrak lantai, ikuti petunjuk pemakaian yang disediakan bersama dongkrak. lJangan gunakan dongkrak yang telah disuplai dengan kendaraan Anda. lJangan meletakkan anggota tubuh Anda manapun di bawah kendaraan saat kendaraan hanya ditumpu dengan dongkrak lantai. lSelalu gunakan dongkrak lantai dan/atau automotive jack stand pada permukaan yang datar dan kuat. lJangan menghidupkan mesin selama kendaraan ditumpu dengan dongkrak lantai. lHentikan kendaraan di tempat yang rata, tarik tuas rem parkir dan posisikan tuas pemilih ke P (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau R (kendaraan dengan transmisi manual). lPastikan untuk mengatur dongkrak lantai dengan benar pada titik pendongkrakan. Mengangkat kendaraan dengan dongkrak lantai pada posisi yang salah akan merusak kendaraan dan mungkin kendaraan dapat terlepas dari dongkrak lantai. lJangan mendongkrak kendaraan saat seseorang berada di dalamnya. lKetika mengangkat kendaraan, jangan meletakkan sesuatu di atas atau di bawah dongkrak lantai.

Halaman 208

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Kompartemen mesin Boks sekring (H. 225) Baterai (H. 213) Dipstick level oli mesin (H. 208) Tutup pengisi oli mesin (H. 209) Tangki fluida washer (H. 217) Reservoir cairan pendingin mesin (H. 211) 4 Perawatan dan perlindungan Radiator (H. 212) Kondensor (H. 212) Kipas pendingin elektrik

Halaman 209

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri **Oli mesin** Dengan mesin pada temperatur pengoperasian dan di matikan, periksa level oli pada dipstick. n **Memeriksa oli mesin** Parkir kendaraan di tempat yang rata. Setelah mematikan mesin, tunggu lebih dari 5 menit untuk mengalir kembali ke bagian bawah mesin. Bersihkan dipstick. Masukkan kembali dipstick sepenuhnya. Pegang kain lap di bawah ujung kain lap, tarik keluar dan periksa level oli. Bersihkan dipstick dan masukkan kembali dipstick sepenuhnya. Pegang kain lap di bawah ujungnya, tarik dipstick keluar. Rendah (Low) Penuh (Full)

Halaman 210

n **Menambah oli mesin** Pastikan untuk memeriksa jenis oli dan persiapkan item yang diperlukan sebelum menambahkan oli. Pemilihan oli mesin H. 286 Kuantitas oli (Low  Full) 1.5 L (1.6 qt., 1.3 Imp.qt.) Item Bersihkan corong Lepas tutup pengisi oli dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam. Tambahkan oli mesin perlahan, periksa dipstick. Pasang tutup pengisi oli dengan memutarnya searah jarum jam. n **Konsumsi oli mesin** Jumlah tertentu dari oli mesin akan dikonsumsi saat pengendaraan. Dalam situasi berikut ini, konsumsi oli dapat meningkat, dan oli mesin mungkin perlu untuk diisi ulang di antara interval pemeliharaan oli. lKetika mesin masih baru, misalnya langsung setelah membeli kendaraan atau setelah mengganti mesin lJika kualitas oli rendah atau oli pada viskositas yang tidak pantas digunakan lKetika berkendara pada putaran mesin tinggi atau dengan beban berat, atau ketika berkendaraan mempercepat atau memperlambat lKetika meninggalkan mesin idle dalam waktu yang lama, atau ketika sering berkendara melalui di jalan yang padat 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Bila oli mesin di bawah atau dekat dengan tanda low level, tambahkan oli mesin dengan jenis yang sama seperti yang ada di mesin. 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 211

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Menggunakan oli mesin** lOli mesin bekas mengandung kontaminasi bahaya yang berpotensi menyebabkan gangguan kulit seperti peradangan dan kanker kulit, karena itu berhati-hatilah atau hindari terkena oli bekas tersebut dalam jangka waktu lama atau berulang-ulang. Untuk membersihkan oli mesin dari kulit Anda, cuci bersih dengan sabun dan air. lBuanglah oli bekas dan saringan oli hanya di tempat aman dan dengan cara yang dapat dipertangungjawabkan. Jangan membuang oli dan saringan bekas dalam keranjang sampah rumah tangga, saluran air atau pada halaman rumah. Hubungi dealer atau bengkel servis untuk informasi tentang daur ulang atau pembuangannya. lJangan meninggalkan oli mesin bekas dalam jangkauan anak-anak. PERHATIAN n **Untuk mencegah kerusakan mesin yang serius** Periksa level oli mesin secara berkala. n **Ketika mengganti oli mesin** lBerhati-hatilah untuk tidak menumpahkan oli mesin pada komponen kendaraan. lHindari pengisian yang berlebihan, atau mesin dapat menjadi rusak. lPeriksa permukaan oli pada dipstick satu kali lagi setelah Anda menambahkan oli mesin. lPastikan tutup pengisi oli mesin dikencangkan dengan benar.

Halaman 212

**Cairan pendingin mesin** Level cairan pendingin memadai bila berada di antara "FULL" dan "LOW" reservoir ketika mesin dingin. n **Pemilihan cairan pendingin** Gunakan hanya “Toyota Super Long Life Coolant” atau Cairan pendingin mesin yang berkualitas tinggi berjenis ethylene glycol berbahan dasar non-silicate, non- amine, non-nitrite dan non-borate dengan teknologi long life hybrid organic acid. “Toyota Super Long Life Coolant” adalah campuran coolant dan air destilasi. (Temperatur minimum: -35C [-31F]) Untuk informasi lebih lanjut tentang cairan pendingin mesin, hubungi dealer Toyota Anda. n **Bila permukaan cairan pendingin mesin turun dalam waktu singkat setelah** **pengisian kembali.** Periksa secara visualisasi radiator, selang, tutup reservoir cairan pendingin mesin, sumbat penguras dan pompa air.  Bila Anda tidak dapat menemukan kebocoran, pastikan tutup diuji oleh dealer Toyota Anda dan periksa kebocoran dalam sistem pendingin. n **Ketika mesin panas** Jangan melepas tutup radiator. Sistem pendingin mungkin berada di bawah tekanan dan dapat menyemprotkan cairan pendingin mesin yang panas bila tutupnya dilepas, hal tersebut dapat mengakibatkat cedera serius, seperti luka bakar. 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Tutup reservoir Garis "FULL" Garis "LOW" Jika permukaannya berada atau di bawah garis “LOW”, tambahkan cairan pendingin sampai pada garis "FULL". 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 213

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri PERHATIAN n **Ketika menambahkan cairan pendingin** Cairan pendingin bukanlah air biasa bukan pula anti beku. Campuran air dan anti beku yang benar harus digunakan untuk memberikan pelumasan yang baik, perlindungan korosi dan pendinginan. Pastikan untuk membaca label anti beku dan cairan pendingin. n **Bila Anda menumpahkan cairan pendingin** Pastikan mencucinya dengan air untuk mencegah dari kerusakan part dan cat. **Radiator dan kondensor** Periksa radiator dan kondensor dan bersihkan benda asing apapun.  Jika salah satu dari komponen di atas kotor secara berlebihan atau Anda tidak tahu pasti mengenai kondisinya, bawalah kendaraan segera ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa. n **Ketika mesin panas** Jangan menyentuh radiator atau kondensor karena mungkin panas dan menyebabkan cedera serius, seperti luka bakar.

Halaman 214

**Baterai** Periksa baterai seperti berikut: n **Bagian luar baterai** Pastikan bahwa terminal baterai tidak berkarat dan tidak ada sambungan yang longgar, retak, atau klem yang longgar. n **Pemeriksaan fluida baterai** n **Menambah air destilasi** Low (Rendah) O.K. 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Terminal Klem penahan 4 Periksa bahwa level berada di antara garis "UPPER LEVEL" dan "LOWER LEVEL". Perawatan dan perlindungan Garis "UPPER LEVEL" Garis "LOWER LEVEL" Bila permukaan fluida pada atau di bawah garis "LOWER LEVEL", tambahkan air destilasi.

Halaman 215

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri **Mesin K3-VE** Lepas tutup ventilasi. Tambahkan air destilasi Bila garis "UPPER LEVEL" tidak dapat dilihat, periksa level fluida dengan melihat langsung pada cell. Pasang sumbat ventilasi kembali dan tutup dengan aman. **Mesin 3SZ-VE** Lepas tutup ventilasi. Tambahkan air destilasi Bila garis "UPPER LEVEL" tidak dapat dilihat, periksa level fluida dengan melihat langsung pada cell. Pasang sumbat ventilasi kembali dan tutup dengan aman. Lepas penutup baterai seperti ditunjukkan dalam gambar. Pasang penutup baterai seperti ditunjukkan dalam gambar.

Halaman 216

n **Sebelum pengisian ulang** Ketika mengisi ulang, baterai mengeluarkan gas hidrogen yang mudah terbakar dan mudah meledak. Oleh karena itu, perhatikan hal berikut sebelum pengisian kembali: lBila pengisian ulang saat baterai terpasang pada kendaraan, pastikan untuk melepas hubungan kabel masa. lPastikan switch power pada charger mati saat menghubungkan dan melepas hubungan kabel charger ke baterai. n **Bahan kimia di baterai** Baterai mengandung asam belerang yang beracun dan korosif serta dapat menghasilkan gas hidrogen yang mudah terbakar dan meledak. Untuk mengurangi resiko kematian atau cedera serius, lakukan langkah pencegahan berikut ketika bekerja di dekat baterai: lJangan menimbulkan percikan api atau listrik dengan menyentuh terminal baterai dengan tool. lJangan merokok atau menyalakan korek dekat baterai. lHindari terkena dengan mata, kulit dan pakaian. lJangan menghisap atau menelan elektrolit. lPakailah kacamata pengaman ketika bekerja dekat baterai. lJauhkan baterai dari anak-anak. n **Tempat yang aman untuk mengisi baterai** Isilah selalu baterai di tempat terbuka. Jangan mengisi baterai di garasi atau ruang tertutup bila di sana tidak cukup ventilasi. 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 217

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Ukuran emergensi berkaitan elektrolit** lBila elektrolit mengenai mata Bilas mata Anda dengan air bersih selama minimal 15 menit dan dapatkan pertolongan medis. Bila memungkinkan, terus berikan air dengan spons atau kain sambil berjalan ke fasilitas medis terdekat. lBIla elektrolit mengenai kulit Anda Cuci area yang terkena secara menyeluruh. Bila Anda merasa sakit atau terbakar, dapatkan pertolongan medis segera. lBIla elektrolit mengenai pakaian Anda Ini dapat meresap melalui pakaian ke kulit Anda. Lepaskan pakaian dengan segera dan ikuti prosedur di atas bila perlu. l Bila Anda menelan elektrolit secara tak sengaja Minum air atau susu sebanyak-banyaknya. Dapatkan pertolongan medis segera. PERHATIAN n **Ketika mengisi ulang baterai** Jangan pernah mengisi ulang baterai ketika mesin dihidupkan. Juga, pastikan semua accessories dimatikan. n **Ketika menambah air destilasi** Hindari pengisian yang berlebih. Tumpahan air selama pengisian ulang baterai dapat menyebabkan karat.

Halaman 218

**Fluida washer** n **Ketika menambahkan fluida washer** Jangan menambahkan fluida washer ketika mesin panas atau hidup, karena fluida washer mengandung alkohol dan dapat menyulut api jika tertumpah di mesin dll. PERHATIAN n **Jangan gunakan fluida apapun selain dari fluida washer** Jangan gunakan air sabun atau antibeku mesin sebagai fluida washer. Melakukannya dapat menyebabkan permukaan cat kendaraan tergores. n **Mengencerkan fluida washer** Encerkan fluida washer dengan air seperlunya.  Referensi ke daftar temperatur beku pada label botol cairan washer. 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Jika garis washer fluid level kurang dari “FULL”, tambahkan cairan washer sampai garis "FULL". 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 219

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Ban **Mengganti atau merotasi ban sesuai dengan jadwal pemeliharaan** **dan treadwear.** n **Memeriksa ban** n **Rotasi ban** **Kendaraan dengan ban cadangan yang jenis rodanya berbeda** **dari ban yang dipasang** Depan Tread baru Indikator treadwear Tread aus Lokasi indikator treadwear ditunjukkan oleh "TWI" atau tanda “”, dll., dibentuk pada sisi samping dari setiap ban. Periksa kondisi dan tekanan pemompaan ban cadangan bila tidak dirotasi. Rotasi ban seperti ditunjukkan dalam gambar. Untuk menyamakan keausan ban dan memperpanjang usia pakai, Toyota merekomendasikan Anda untuk merotasi ban setiap sekitar 5000 km (3000 mil).

Halaman 220

**Kendaraan dengan ban cadangan yang jenis rodanya sama** **dengan ban yang dipasang** Depan n **Kapan mengganti ban kendaraan Anda** Ban harus diganti bila: lBan Anda telah rusak seperti terpotong, terbelah, retak cukup dalam sampai terlihat seratnya, dan membengkak menunjukkan kerusakan bagian dalam lBan kempes berulang-ulang atau tidak dapat diperbaiki dengan baik karena ukuran atau lokasi robekan atau kerusakan lain Bila Anda tidak yakin, konsultasikan dengan dealer Toyota Anda. n **Usia ban** Ban yang sudah berusia lebih 6 tahun harus diperiksakan oleh teknisi yang berkualitas meskipun ban jarang atau tidak pernah digunakan atau kelihatan rusak. 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Rotasi ban seperti ditunjukkan dalam gambar. Untuk menyamakan keausan ban dan memperpanjang usia pakai, Toyota merekomendasikan Anda untuk merotasi ban setiap sekitar 10.000 km (6.000 mil). 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 221

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Ketika pemeriksaan atau penggantian ban** Perhatikan langkah pencegahan berikut untuk mecegah kecelakaan. Salah melakukan dapat mengakibatkan kerusakan part pada drive train karena membahayakan karakteristik pengendalian, yang dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. l Jangan mencampur ban dari pembuat yang berbeda, model atau pola tread. Juga, jangan campur ban treadwer yang sangat berbeda. l Jangan menggunakan ban dengan ukuran selain dari yang direkomendasikan oleh Toyota. l Jangan mencampur ban dengan konstruksi yang berbeda (radial, bias-belted atau ban bias-ply). l Jangan mencampur ban musim panas dan semua musim. l Jangan menggunakan ban bekas yang telah digunakan pada kendaraan lain. Jangan menggunakan ban jika Anda tidak tahu bagaimana ban tersebut digunakan sebelumnya. PERHATIAN n **Pengendaraan di jalan yang kasar** Berhati-hatilah ketika pengendaraan di jalan dengan permukaan yang tidak rata dan berlubang. Kondisi ini dapat menyebabkan kekurangan tekanan ban, mengurangi kemampuan bantalan ban. Selain itu, pengendaraan di jalan yang kasar dapat menyebabkan kerusakan pada ban itu sendiri, begitu juga terhadap pelek dan bodi. n **Bila tekanan ban pada setiap ban menjadi rendah selama pengendaraan** Jangan meneruskan pengendaraan, atau ban Anda dan/atau pelek menjadi rusak.

Halaman 222

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Tekanan pemompaan ban **Pastikan untuk menjaga tekanan ban yang tepat. Tekanan ban harus** **diperiksa minimal satu kali setiap bulan. Namun, Toyota merekomendasikan** **agar tekanan pemompaan ban diperiksa setiap 2 minggu sekali. (**  **H. 291)** n **Pengaruh tekanan ban yang tidak sesuai** Pengendaraan dengan tekanan ban yang tidak tepat dapat menyebabkan hal berikut ini: lMengurangi efisiensi bahan bakar lMengurangi kenyamanan pengendaraan dan usia pakai ban lMengurangi keselamatan lKerusakan pada drive train Bila ban sering menggembung, segera diperiksakan oleh dealer Toyota Anda. n **Petunjuk untuk pemeriksaan tekanan ban.** Ketika pemeriksaan tekanan ban, perhatikan langkah pencegahan berikut: lPeriksa hanya ketika ban dingin. Bila kendaraan Anda telah diparkir selama paling tidak 3 jam atau tidak dikendarai lebih dari 1.5 km atau 1 mil, Anda akan dapat membaca tekan ban saat dingin yang akurat. lSelalu gunakan gauge tekanan ban. Tampilan ban dapat menjadi menyesatkan. Sebagai tambahan, tekanan ban yang hanya kurang beberapa pound dapat menurunkan kualitas dan handling. lJangan mengurangi tekanan ban setelah pengendaraan. Ini adalah normal untuk tekanan ban yang menjadi lebih tinggi setelah pengendaraan. lJangan melebihi kapasitas berat kendraan. Beban penumpang dan barang harus ditempatkan sedemikian rupa agar kendaraan seimbang. 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 223

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Tekanan yang sesuai adalah penting untuk menyelamatkan kinerja ban** Jaga agar ban selalu terpompa dengan sesuai. Bila tidak, kondisi berikut dapat mengakibatkan kecelakaan yang menyebabkan kematian atau cedera serius: lKeausan berlebihan lKeausan tidak merata lKemampuan handling lemah lKemungkinan meledak akibat ban panas berlebih lKemampuan melapisi ban berbintik lemah lPerubahan bentuk pada pelek dan/atau pemisahan ban lKemungkinan terbesar kerusakan pelek adalah dari bahaya jalan PERHATIAN n **Ketika pemeriksaan dan penyetelan tekanan ban** Pastikan untuk memasang tutup pentil. Tanpa tutup pentil, kotoran atau uap air dapat masuk melalui katup dan dapat menyebabkan kebocoran udara, yang mengakibatkan kecelakaan. Bila tutupnya hilang, ganti tutup tersebut sesegera mungkin.

Halaman 224

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Pelek **Bila pelek bengkok, retak atau terlalu berkarat, pelek tersebut harus** **diganti. Bila tidak, pelek dapat terlepas dari roda atau menyebabkan** **kehilangan kontrol handling.** n **Pemilihan pelek** Ketika mengganti pelek, perlu diperhatikan untuk memastikan bahwa pelek tersebut setara dengan yang dilepas dalam hal kapasitas, diameter, lebar pelek dan inset*. Penggantian pelek tersedia di dealer Toyota Anda. *: Secara konvensional dimaksud sebagai "offset". Toyota tidak merekomendasikan penggunaan sebagai berikut: l Pelek dengan ukuran dan tipe yang berbeda l Pelek bebas pakai l Pelek bengkok yang telah diluruskan n **Perhatian tentang pelek roda alumunium (jika dilengkapi)** l Gunakan hanya mur pelek Toyota dan kunci yang dirancang untuk digunakan dengan pelek aluminum Anda. l Ketika merotasi, memperbaiki atau mengganti ban Anda, periksa bahwa mur pelek masih kencang setelah pengendaraan 1600 km (1000 mil). l Gunakan hanya Toyota genuine balance weight atau yang setara dan gunakan plastik atau palu karet ketika mem- balance pelek Anda. 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 225

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Ketika mengganti pelek** lJangan gunakan pelek yang berbeda ukuran dari yang direkomendasikan di Pedoman Pemilik, karena ini dapat mengakibatkan kehilangan kontrol handling. lJangan pernah menggunakan inner tube dalam kebocoran roda yang dirancang untuk ban tubeless. Melakukannya dapat menyebabkan kecela- kaan, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. n **Ketika memasang mur pelek** lPastikan untuk memasang mur roda dengan ujung berbentuk tirus mengha- dap ke dalam. Memasang mur dengan ujung berbentuk tirus yang menghadap keluar dapat menyebabkan pelek rusak dan akhirnya dapat menyebabkan pe- lek terlepas saat pengendaraan, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. Bagian tirus lJangan pernah menggunakan oli atau grease pada baut pelek atau mur pelek. Oli dan grease dapat menyebabkan mur pelek menjadi terlalu kencang, menyebabkan baut atau pelek roda rusak. Sebagai tambahan, oli atau grease dapat menyebabkan mur pelek menjadi kendur dan pelek mungkin terlepas, yang menyebabkan kecelakaan dan mengakibatkan kematian atau cedera serius. Bersihkan oli atau grease pada baut pelek atau mur pelek.

Halaman 226

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Memeriksa dan mengganti sekring **Bila terdapat komponen listrik yang tidak bekerja, sekring mungkin** **putus. Bila hal ini terjadi, periksa dan ganti sekring seperlunya.** Putar engine switch pada posisi "LOCK". Buka penutup kotak sekring. **Kompartemen mesin** **Panel instrumen sisi pengemudi** Setelah sistem gagal, lihat "Layout sekring dan rating amperage" (H. 227) untuk lebih jelas tentang sekring mana yang diperiksa. Lepas sekring. Tekan tab ke dalam dan angkat penutupnya. Lepas tutupnya. 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 227

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Periksa bila sekring putus. **Tipe A** **Tipe B** Sekring normal Sekring putus Ganti sekring yang putus dengan sekring baru dengan rating amperage yang sesuai. Rating amperage dapat dilihat pada penutup boks sekring. Sekring normal Sekring putus Ganti sekring yang putus dengan sekring baru dengan rating amperage yang sesuai. Rating amperage dapat dilihat pada penutup boks sekring.

Halaman 228

**Layout sekring dan rating amperage** **Kompartemen mesin** Sekring Ampere Sirkuit 1 H-LP RH 10 A Lampu besar sebelah kanan 2 H-LP LH 10 A Lampu besar sebelah kiri ⚠ (ABS NO. 2) 30 A Anti-lock brake system 4 EFI 15 A 5 (A/C NO.1) 10 A Sistem air conditioner 6 TAIL 10 A 7 HORN (KLAKSON) 10 A Klakson 8 (FR FOG) 20 A  4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri 4 Perawatan dan perlindungan Sistem injeksi bahan bakar sequential multiport/sistem injeksi bahan bakar sequential multiport, pompa bahan bakar Lampu belakang, lampu posisi depan, lampu plat nomor polisi, lampu kabut depan, sistem injeksi bahan bakar sequential multiport/ sistem injeksi bahan bakar sequential multiport

Halaman 229

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Sekring Ampere Sirkuit 9 (ECU-B) 10 A Transmisi otomatis 10 STOP 10 A 11 BACK UP 10 A Sistem diagnosis on-board, meter, sistem audio 12 IG1 40 A  13 AM2 30 A  14 HTR 40 A Sistem air conditioner 15 SPARE (CADANGAN) 15 A Sekring cadangan 16 SPARE (CADANGAN) 10 A Sekring cadangan 17 SPARE (CADANGAN) 7.5 A Sekring cadangan 18 EPS 50 A Electric Power Steering 19 AM1 50 A  20 (ABS NO.1) 40 A Anti-lock brake system 21 RAD 30 A Kipas pendingin elektrik Lampu rem, lampu interior, lampu rem hight mounted, sistem injeksi bahan bakar sequential multiport/ sistem injeksi bahan bakar sequential multiport, anti-lock brake system dan sistem kontrol shift lock.

Halaman 230

**Panel instrumen sisi pengemudi** Sekring Ampere Sirkuit 1 POWER 30 A Power window 2 (HTR SUB) 7.5 A ⚠ IG1/BACK 7.5 A Flasher darurat, lampu mundur, sistem air conditioner, sistem starting, meter 4 ECU IG1 7.5 A Anti-lock brake system, SRS airbag system, electric power steering 5 (DEF) 20 A 6 (D/L) 15 A Sistem power door lock 7 HAZARD 10 A Lampu tanda belok 8 (CIG) 15 A Power outlet 9 ACC 10 A Sistem audio, sistem kaca spion luar, shift lock control system 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Sistem injeksi bahan bakar sequential multiport/sistem injeksi bahan bakar sequential multiport, sistem air conditioner 4 Perawatan dan perlindungan Sistem injeksi bahan bakar sequential multiport/sistem injeksi bahan bakar sequential multiport, defogger kaca belakang

Halaman 231

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Sekring Ampere Sirkuit 10 ST 7.5 A Sistem injeksi bahan bakar multiport/sistem injeksi bahan bakar sequential multiport 11 (FR FOG RH) 7.5 A Lampu kabut depan sebelah kanan 12 (FR FOG LH) 7.5 A Lampu kabut depan sebelah kiri 13 E/G 10 A 14 ECU IG2 10 A Meter, transmisi otomatis, sistem kontrol shift lock 15 (A/C NO.2) 10 A Sistem air conditioner 16 FR WIP 20 A Wiper dan washer kaca depan 17 (RR WIP) 15 A Wiper dan washer kaca belakang n **Setelah mengganti sekring** lBila lampu tidak menyala bahkan setelah sekring diganti, bola lampu mungkin perlu diganti. (H. 232) lBila sekring kembali putus setelah diganti, bawalah kendaraan segera ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa. n **Bila terdapat beban berlebih di sirkuit** Sekring dirancang agar putus, untuk melindungi kabel harness (wiring harness) dari kerusakan. Sistem injeksi bahan bakar sequential multiport/sistem injeksi bahan bakar sequential multiport, pompa bahan bakar, kipan pendingin elektrik

Halaman 232

n **Untuk mencegah kerusakkan sistem dan kendaraan terbakar** Perhatikan langkah pencegahan berikut. Salah melakukan dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan, dan kemungkinan luka bakar atau cedera. lJangan pernah menggunakan rating amperage yang lebih tinggi dari yang disebutkan, atau gunakan benda lain di tempat sekring. lSelalu gunakan sekring genuine Toyota atau yang setara. Jangan mengganti sekring dengan kabel, meksipun hanya untuk sementara. lJangan modifikasi sekring dan boks sekring. PERHATIAN n **Sebelum mengganti sekring** Tentukan penyebab kelebihan beban kelistrikan dan diperbaiki oleh dealer Toyota Anda sesegera mungkin. 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 233

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Bola lampu **Anda dapat mengganti sendiri bola lampu berikut. Tingkat kesulitan** **bervariasi tergantung pada penggantian bola lampu. Kadangkala** **penggantian bola lampu sulit dilakukan, untuk bantuan silakan** **hubungi dealer Toyota Anda.** **Untuk informasi lebih lanjut tentang mengganti bola lampu lain,** **hubungi dealer Toyota Anda.** n **Mempersiapkan untuk penggantian bola lampu** Periksa daya bola lampu untuk diganti. (H. 292) n **Lokasi bola lampu depan** Lampu tanda belok depan Lampu besar Lampu kabut depan (jika dilengkapi) Lampu posisi depan

Halaman 234

n **Lokasi bola lampu belakang** Lampu rem/belakang Lampu mundur **Mengganti bola lampu** n **Lampu besar** 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Lampu tanda belok belakang 4 Cabutlah konektornya. Perawatan dan perlindungan Lepas tutup karetnya.

Halaman 235

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Lampu kabut depan (jika dilengkapi)** **Tipe A** Lepas pegas penahan bola lampu. Lepas bola lampu. Untuk memasang bola lampu yang baru, luruskan tab dari bola lampu dengan potongan dari lubang mounting. Lepas klipnya.

Halaman 236

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Lepas klipnya. Masukkan klipnya. Lepas baut dan lepaskan sebagian liner fender. 4 Lepas konektor sambil menekan pembuka penguncian. Perawatan dan perlindungan Putar bagian bawah bola lampu berlawanan arah jarum jam.

Halaman 237

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri **Tipe B** Lepas klipnya. Lepas klipnya. Masukkan klipnya. Lepas baut dan lepaskan sebagian liner fender.

Halaman 238

n **Lampu posisi depan** 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Lepas konektor sambil menekan pembuka penguncian. Putar bagian bawah bola lampu berlawanan arah jarum jam. 4 Putar bola lampu base berlawanan arah jarum jam. Perawatan dan perlindungan Lepas bola lampu.

Halaman 239

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Lampu tanda belok depan** n **Lampu mundur, lampu rem/belakang dan lampu tanda belok** **belakang.** Buka pintu bagasi. Putar bola lampu base berlawanan arah jarum jam. Lepas bola lampu. Lepas baut dan lepas unitnya.

Halaman 240

n **Lampu lain selain di atas** Bila salah satu lampu tercantum di bawah ini telah terbakar, segera ganti di dealer Toyota Anda. l High mounted stoplight (jika dilengkapi) l Lampu plat nomor polisi n **Ketika memasang rubber cover pada lampu besar** Pastikan rubber cover dipasang dengan aman. Sesuaikan rubber cover bagian lingkar luar dengan kuat Sesuaikan rubber cover disekeliling bola lampu sampai plug bola lampu dapat dilihat. 4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri Putar bola lampu base berlawanan arah jarum jam. Lampu rem/belakang Lampu tanda belok belakang Lampu mundur Lepas bola lampu. Lampu rem/belakang Lampu tanda belok belakang Lampu mundur 4 Perawatan dan perlindungan

Halaman 241

4-3. Perawatan yang dapat dilakukan sendiri n **Bola lampu LED** Lampu rem high mounted terdiri dari sejumlah LED. Bila terdapat LED yang terbakar, bawa kendaraan Anda ke dealer Toyota untuk mengganti lampu. n **Pengembunan terjadi pada lampu depan** Pengembunan yang bersifat sementara dapat saja terjadi karena perbedaan temperatur luar dan dalam pada lensa lampu dan bukan menunjukkan adanya malfungsi.  Hubungi dealer Toyota Anda untuk informasi yang lebih jelas dalam situasi berikut: lTerjadi tetesan air ke dalam lampu depan. lTerdapat genangan air di dalam lampu depan. n **Mengganti bola lampu** l Padamkan lampu. Jangan mengganti bola lampu segera setelah memadamkan lampu.  Bola lampu menjadi sangat panas dan dapat mengakibatkan luka bakar. l Jangan sentuh bagian kaca dari bola lampu dengan tangan telanjang. Ketika hal ini tidak dapat dihindari untuk memegang bagian kaca, gunakan dan tahan dengan kain kering bersih gunak menghindari pengembunan dan minyak pada bola lampu. Juga, bila bola lampu tergores atau terjatuh, bola lampu dapat pecah atau retak. l Pasang sepenuhnya bola lampu dan part lain yang digunakan untuk mengamankannya. Salah melakukannya dapat mengakibatkan kerusakan, kebakaran, atau air masuk ke unit lampu besar. Hal ini mungkin dapat merusak lampu besar atau menyebabkan terbentuknya pengembunan pada lensa. n **Untuk mencegah kerusakan atau kebakaran.** Pastikan bola lampu terpasang dengan aman serta dikunci.

Halaman 242

## ## 5 ## ## Bila muncul gangguan **5-1. Informasi penting** Flasher darurat ................. 242 Bila kendaraan Anda perlu diderek................... 243 Bila Anda merasa sesuatu  yang salah ...................... 249 Sistem penghenti pompa bahan bakar ....... 250 **5-2. Langkah yang diambil dalam** **keadaan darurat** Bila lampu peringatan  menyala... ...................... 251 Bila Anda mengalami ban kempes........................... 255 Bila sistem tidak dapat  dihidupkan ...................... 267 Bila tuas pemilih tidak dapat  digeser dari P: (kendaraan dengan transmisi otomatis) ......... 268 Bila Anda kehilangan kunci ............................... 269 Bila baterai kendaraan lemah.............................. 270 Bila kendaraan Anda panas berlebihan....................... 274 Bila kendaraan terjebak.... 277 Bila kendaraan Anda harus dihentikan dalam keadaan darurat ............................ 278

Halaman 243

5-1. Informasi penting Flasher darurat **Nyalakan flasher darurat untuk memperingati pengemudi lain ketika** **kendaraan harus berhenti di jalan karena mogok, dll.** n **Flasher darurat** Jika flasher darurat digunakan dalam waktu yang lama saat mesin mati, baterai dapat lemah. Tekan switch. Semua lampu tanda belok akan berkedip. Untuk memadamkan, tekan switch sekali lagi.

Halaman 244

5-1. Informasi penting Jika kendaraan Anda perlu diderek **Jika perlu menderek, kami merekomendasikan agar kendaraan Anda** **diderek oleh dealer Toyota Anda atau layanan derek komersial,** **menggunakan truk tipe-lift atau truk bak rata.**  **Gunakan sistem rantai pengaman untuk semua derek, dan patuhi semua** **peraturan negara/propinsi dan daerah.** **Sebelum menderek** Berikut ini menunjukkan problem dengan transmisi Anda. Hubungi dealer Toyota Anda sebelum menderek. l Bila mesin menyala tetapi kendaraan tidak mau bergerak. l Kendaraan akan mengeluarkan bunyi yang tidak normal. **Penarikan darurat** Bila truk derek tidak tersedia, dalam keadaan darurat kendaraan Anda untuk sementara boleh diderek menggunakan kabel atau rantai yang dipasang ke lubang pengait penarik darurat. Hal ini hanya boleh dilakukan pada permukaan jalan yang keras dan jarak pendek dengan kecepatan rendah. Pengemudi harus berada dalam kendaraan untuk mengendalikan dan mengoperasikan rem. Roda- roda, drive train, axle, kemudi dan rem kendaraan harus dalam kondisi baik. 5 Bila muncul gangguan Untuk kendaraan dengan transmisi otomatis, hanya pengait penarik depan yang dapat digunakan.

Halaman 245

5-1. Informasi penting **Memasang kait penarik** Lepas tutup pengait menggunakan obeng pipih. Untuk melindungi bodi, tempelkan kain diantara obeng dan bodi kendaraan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. **Depan** **Belakang** Masukkan pengait penarik ke dalam lubang dan kencangkan sebagian dengan tangan.

Halaman 246

**Menderek dengan truk tipe sling** **Menderek dengan truk tipe pengangkat roda** **Dari depan** 5-1. Informasi penting Kencangkan pengait penarik dengan aman menggunakan kunci mur roda. Jangan menderek dengan truck tipe-sling untuk mencegah kerusakan bodi. 5 Kendaraan dengan transmisi otomatis: Gunakan dolly derek di bawah roda belakang. Bila muncul gangguan Kendaraan dengan transmisi manual: Kami rekomendasikan menggunakan dolly derek di bawah roda belakang. Ketika tidak menggunakan dolly derek, lepas rem parkir dan geser tuas pemilih ke "N".

Halaman 247

5-1. Informasi penting **Dari Belakang** **Menggunakan truck flatbed** Depan Putar engine switch ke posisi "ACC" sehingga roda kemudi terkunci. Jika Toyota Anda diangkut dengan truk bak rata, harus diikat pada tempatnya seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Bila Anda menggunakan rantai atau kabel untuk mengikat kendaraan Anda, sudut arsir hitam harus 45. Jangan mengikat terlalu kuat atau kendaraan mungkin menjadi cacat.

Halaman 248

n **Sebelum penarikan darurat** Bebaskan rem parkir. Posisikan tuas pemilih ke N. Putar engine switch ke posisi “ACC” (mesin mati) atau “ON” (mesin hidup). n **Lokasi pengait penarik darurat** H. 255 n **Peringatan saat menderek** lAgar lebih berhati-hati ketika menderek kendaraan. Hindari awal jalan yang menyentak atau manuver kemudi yang membuat tegang berlebihan pada lubang tali derek dan kabel atau rantai. Selalu berhati-hati pada sekeliling dan kendaraan lain selama menderek. lBila mesin tidak hidup, tenaga bantu rem dan kemudi akan tidak berfungsi, hal tersebut membuat kemudi dan rem lebih berat. n **Memasang pengait penarik pada kendaraan** Pastikan bahwa pengait penarik dipasang dengan aman. Jika tidak terpasang dengan aman, pengait penarik dapat menjadi kendur saat menderek. Hal ini dapat menyebabkan kecelakaan, yang dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. 5-1. Informasi penting 5 Bila muncul gangguan

Halaman 249

5-1. Informasi penting PERHATIAN n **Untuk mencegah hal yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada** **transmisi saat diderek menggunakan truck tipe pengangkat-roda** **(kendaraan dengan transmisi otomatis)** Jangan menderek kendaraan dari depan dengan roda belakang di jalan. n **Untuk mencegah kerusakan pada kendaraan ketika menderek menggu-** **nakan truck tipe pengangkat-roda** lJangan derek kendaraan dari belakang dengan engine switch dalam posisi "LOCK". Mekanisme penguncian kemudi tidak terlalu kuat untuk menahan roda depan tetap lurus. lKetika mengangkat kendaraan dari belakang, pastikan terdapat celah yang cukup pada bagaian depan kendaraan sehingga dapat melakukan penderekan dengan aman. Tanpa celah yang cukup, kendaraan dapat rusak ketika sedang diderek dari belakang. n **Untuk mencegah kerusakan bodi ketika menderek dengan truck tipe** **sling** Jangan menderek dengan truk tipe sling, apakah dari depan atau belakang. n **Untuk mencegah hal yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada** **transmisi saat menderek darurat (kendaraan dengan transmisi** **otomatis)** Jangan menderek kendaraan dari belakang dengan empat roda di jalan. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan serius pada transmisi.

Halaman 250

5-1. Informasi penting Bila Anda merasa ada sesuatu yang salah **Bila Anda menemui salah satu gejala berikut, kendaraan Anda** **mungkin perlu penyetelan atau perbaikan. Hubungi dealer Toyota** **Anda sesegera mungkin.** n **Gejala yang dapat dilihat** l Kebocoran fluida di bawah kendaraan (Tetesan air dari air conditioner setelah digunakan adalah normal.) l Ban terlihat kempes atau keausan ban yang tidak rata l Lampu peringatan temperatur cairan pendingin mesin tinggi berkedip atau menyala n **Gejala yang dapat didengar** l Perubahan suara gas buang l Derit ban berlebihan saat membelok l Noise yang aneh berkaitan dengan sistem suspensi l Mengelitik atau noise lain berkaitan dengan mesin n **Gejala operasional** l Mesin kehilangan tenaga (missing), tersendat/stumbling atau mesin kasar l Kehilangan tenaga yang cukup besar l Kendaraan tertarik dengan berat ke satu sisi saat pengere- man l Kendaraan menarik ke satu sisi dengan berat bila dikemudikan di jalan rata l Hilang efektifitas rem, pedal rem terasa kosong, pedal nyaris menyentuh lantai. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 251

5-1. Informasi penting Sistem pemutus pompa bahan bakar **Untuk meminimalkan resiko kebocoran bahan bakar ketika mesin** **mati atau ketika airbag yang mengembang saat kecelakaan, sistem** **penghenti pompa bahan bakar berhenti menyuplai bahan bakar ke** **mesin.** Ikuti prosedur di bawah ini untuk menghidupkan kembali mesin setelah sistem diaktifkan. Putar engine switch ke posisi "ACC" atau "LOCK". Hidupkan kembali mesin. PERHATIAN n **Sebelum menghidupkan mesin** Memeriksa permukaan tanah di bawah kendaraan. Bila Anda menemukan bahan bakar yang bocor ke jalan, sistem bahan bakar telah rusak dan memerlukan perbaikan. Jangan menghidupkan kembali mesin. : Jika dilengkapi

Halaman 252

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila lampu peringatan menyala... **Lakukan tindakan berikut dengan tenang bila terdapat lampu** **peringatan menyala atau berkedip. Bila lampu menyala atau berkedip,** **tetapi kemudian padam, ini tidak selalu menunjukkan malfungsi dalam** **sistem. Namun, jika ini terus terjadi, bawalah kendaraan segera ke** **dealer Toyota Anda untuk diperiksa.** **Hentikan** **kendaraan** **segera.** **Meneruskan** **pengendaraan** **mungkin dapat membahayakan.** Peringatan berikut menunjukkan masalah yang mungkin terdapat pada sistem pengereman. Hentikan segera kendaraan di tempat yang aman dan hubungi dealer Toyota Anda. Lampu peringatan Lampu peringatan/Detail **Lampu peringatan sistem pengereman** • Minyak rem rendah • Malfungsi di sistem rem Lampu ini juga menyala saat rem parkir digunakan. Bila lampu padam setelah rem parkir dibebaskan sepenuhnya sistem beroperasi dengan normal. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 253

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat **Hentikan kendaraan segera.** Peringatan berikut menunjukkan kemungkinan kerusakan pada kendaraan yang dapat menyebabkan kecelakaan. Hentikan segera kendaraan di tempat yang aman dan hubungi dealer Toyota Anda. Lampu peringatan Lampu peringatan/Detail **Lampu peringatan sistem pengisian** Menunjukkan malfungsi di sistem pengisian kendaraan. **Lampu peringatan tekanan oli mesin rendah** Menunjukkan bahwa tekanan oli mesin terlalu rendah. **Lampu indikator temperatur cairan pendingin mesin** **tinggi** Menunjukkan bahwa mesin panas berlebih (H. 274) • Berkedip: Kendaraan Anda panas berlebihan. Kendarai dengan hati-hati. • Menyala: Mesin Anda panas berlebihan. Hentikan kendaraan. (Berkedip atau menyala)

Halaman 254

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat **Kendaraan perlu segera diperiksa.** Gagal mencari penyebab peringatan berikut dapat menyebabkan sistem beroperasi secara tidak normal dan mungkin menjadi penyebab kecelakaan. Bawalah kendaraan segera ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa. Lampu peringatan Lampu peringatan/Detail **Lampu indikator malfungsi** Menunjukkan terjadinya malfungsi: • Sistem kontrol mesin elektronik; atau • Sistem kontrol emissi. **Lampu peringatan SRS** Menunjukkan terjadinya malfungsi: • Sistem SRS airbag; atau • Sistem pretensioner sabuk keselamatan. **Lampu peringatan ABS (jika dilengkapi)** Menunjukkan malfungsi dalam sistem ABS. **Lampu peringatan electrical power steering** Menunjukkan malfungsi dalam sistem EPS. **Lampu peringatan transmisi otomatis (jika dilengkapi)** Menunjukkan malfungsi dalam sistem transmisi otomatis. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 255

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat **Ikuti prosedur koreksi berikut.** Setelah mengambil langkah-langkah tertentu untuk memperbaiki yang diduga menjadi masalah, pastikan bahwa lampu peringatan padam. Lampu peringatan Lampu peringatan/Detail Prosedur koreksi **Lampu peringatan level** **bahan bakar rendah** Bahan bakar yang tersisa • Berkedip (sekitar 6.8 L [1.8 gal., 1.5 Imp.gal.] atau kurang) • Berkedip cepat (sekitar 5.4 L [1.4 gal., 1.2 Imp.gal.] atau kurang) **Lampu pengingat sabuk** **keselamatan pengemudi** Peringatkan pengemudi untuk mengencangkan sabuk keselamatannya. n **Lampu peringatan electrical power steering** Lampu peringatan sistem electrical power steering dapat menyala ketika tegangan listrik rendah atau tegangan listrik turun. n **Ketika lampu peringatan sistem electric power steering menyala** Roda kemudi dapat menjadi sangat berat. Jika roda kemudi menjadi lebih berat dari biasanya ketika pengoperasian, pegang dengan kuat dan operasikan menggunakan kekuatan yang lebih dari biasanya. Mengisi bahan bakar kendaraan. Mengencangkan sabuk keselamatan.

Halaman 256

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila Anda mengalami ban kempes **Lepas ban kempes dan ganti dengan ban cadangan yang** **disediakan.** n **Sebelum mendongkrak kendaraan** l Hentikan kendaraan di permukaan yang keras dan rata. l Gunakan rem parkir. l Kendaraan dengan transmisi otomatis: Geser tuas pemilih ke P. l Kendaraan dengan transmisi manual: Posisikan tuas pemilih ke R. l Matikan mesin. l Nyalakan flasher darurat. n **Lokasi ban cadangan, dongkrak dan peralatan** Tas peralatan 5 Bila muncul gangguan Dongkrak Ban cadangan

Halaman 257

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat n **Peralatan (Tool)** Spanner (Kunci pas) Obeng Kunci mur roda Kunci Pelepas Extension (Persambungan) **Mengeluarkan dongkrak** Pengait penarik Posisikan tempat duduk depan kiri ke posisi paling depan dan tarik penutupnya. Putar persambungan dongkrak (jack joint) untuk mengeluarkan dongkrak.

Halaman 258

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat **Mengeluarkan ban cadangan** Kendurkan klem baut ban cadangan menggunakan kunci mur roda. Angkat penahan ban secara perlahan dan lepas kaitan klem dari penahan. Turunkan perlahan penahannya sampai menyentuh lantai dan keluarkan ban cadangan. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 259

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat **Mengganti ban kempes** Ganjal ban. Ban kempes Posisi ganjal ban Di belakang ban belakang sebelah kanan Sebelah kiri Depan Di belakang ban belakang sebelah kiri Sebelah kanan Di depan ban depan sebelah kanan Sebelah kiri Belakang Di depan ban depan sebelah kiri Sebelah kanan Kendaraan dengan pelek baja: Lepas ornamen roda menggunakan pelepas ornamen. Untuk melindungi ornamen roda, tempatkan kain diantara kunci dan ornamen roda seperti yang ditunjukkan dalam gambar.

Halaman 260

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Merakit handel dongkrak. Lepas kunci mur roda, batang persambungan handle dongkrak dan batang handle dongkrak dari tas peralatan dan rakitlah mengikuti langkah berikut. Kendurkan sedikit mur roda (satu putaran). Kendurkan sekrup menggunakan obeng. 5 Pasang batang persambungan handel dongkrak dan batang handle dongkrak lalu kencangkan bautnya. Bila muncul gangguan Pastikan bahwa baut-bautnya telah dikencangkan dengan kuat.

Halaman 261

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Putar bagian "A" dongkrak roda dengan tangan sampai notch pada dongkrak menyentuh dengan titik pendongkrakkan. **Depan** **Belakang** Pasang batang persambungan handle dongkrak ke kunci mur roda.

Halaman 262

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat **Memasang ban** Naikkan kendaraan sampai ban terangkat sedikit dari tanah. Lepas semua mur pelek dan ban. Ketika merebahkan ban di atas tanah, letakkan ban dengan desain permukaan pelek menghadap ke atas untuk menghindari goresan pada pelek. Bersihkan debu atau benda asing dari permukaan kontak roda. 5 Jika terdapat benda asing pada permukaan kontak roda, mur roda dapat mengendur saat kendaraan bergerak, yang dapat menyebabkan ban terlepas dari kendaraan. Bila muncul gangguan

Halaman 263

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Pasang ban dan kencangkan semampunya masing-masing mur roda dengan tangan kira-kira dengan jumlah yang sama. Bagian tirus Dudukan pelek Bagian tirus Dudukan pelek roda Kendaraan dengan ban cadangan pelek baja, kencangkan mur roda hingga bagian tirus merapat dengan dudukan pelek roda. Kendaraan dengan ban cadangan pelek aluminum, kencangkan mur roda hingga bagian tirus merapat dengan dudukan pelek roda. Turunkan kendaraan.

Halaman 264

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Simpan semua peralatan. **Menyimpan ban cadangan** Kencangkan dengan kuat masing-masing mur roda dua atau tiga kali dengan urutan seperti pada gambar. **Momen pengencangan:**  103 N·m (10.5 kgf·m, 76 ft·lbf) Jangan menggunakan peralatan lain atau sambungan tambahan seperti palu, pipa, atau kaki Anda pada kunci roda selain tangan Anda. Kendaraan dengan pelek baja: Memasang kembali ornamen roda. Luruskan potongan (cutout) pada ornamen roda dengan batang katup (pentil) seperti dalam gambar. 5 Bila muncul gangguan Simpan ban cadangan pada klem seperti dalam gambar. Tempatkan sisi bagian luar dari ban cadangan pada klem ketika menyimpannya.

Halaman 265

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat **Menyimpan dongkrak** Setel arm sehingga bagian dari bracket di dalam arm. Arm Bracket Angkat dan kaitkan klemnya. Pastikan bahwa ban cadangan di posisinya ketika mengaitkan. Amankan klem dengan mengencangkan baut klem. Letakkan bagian atas arm dari bracket, seperti yang ditunjukkan dalam gambar.

Halaman 266

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat n **Ketika menggunakan ban cadangan ukuran penuh (kendaraan dengan pelek** **aluminum 14 inci)** l Ganti ban cadangan ukuran penuh dengan ban standar sesegera mungkin. l Hindari akselerasi, mengurangi kecepatan dan pengereman mendadak, seperti pada tikungan tajam. n **Menggunakan dongkrak ban** Penggunaan yang tidak benar dari dongkrak ban dapat menyebabkan kendaraan terjatuh dari dongkrak, yang mengakibatkan kematian atau cedera serius. l Jangan gunakan dongkrak ban cadangan untuk kepentingan selain mengganti ban. l Gunakan dongkrak ban yang ada di kendaraan untuk mengganti ban kempes.  Jangan gunakan pada kendaraan lain, dan jangan gunakan dongkrak ban lain untuk mengganti ban pada kendaraan ini. l Selalu pastikan bahwa dongkrak ban di posisi yang aman pada titik pendongkrakan. l Jangan letakkan anggota tubuh Anda di bawah kendaraan saat kendaraan ditumpu dengan dongkrak. l Jangan menghidupkan atau menjalankan mesin saat kendaraan Anda ditumpu oleh dongkrak. l Jangan mengangkat kendaraan ketika masih ada seseorang di dalamnya. l Saat mengangkat kendaraan, jangan meletakkan benda di atas atau di bawah dongkrak. l Jangan mengangkat kendaraan pada ketinggian melebihi yang diperlukan untuk mengganti ban. Putar joint hingga arm bersentuhan dengan bracket. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 267

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat l Gunakan jack stand bila perlu berada di bawah kendaraan. Berhati-hatilah saat menurunkan kendaraan untuk memastikan bahwa tidak ada orang bekerja pada atau dekat kendaraan yang mungkin akan cedera. n **Mengganti ban kempes** l Jangan sentuh piringan roda atau area disekitar rem segera setelah kendaraan dikendarai. Setelah kendaraan dikendarai, piringan roda dan di sekitar area pengereman akan menjadi sangat panas. Menyentuh area ini dengan tangan, kaki atau anggota tubuh lain saat mengganti ban, dll. dapat mengakibatkan luka bakar. l Salah melakukan tindakan pencegahan berikut dapat menyebabkan mur roda menjadi kendur dan ban terlepas, yang dapat mengakibatkan kematian atau cedera serius. • Mur roda hendaknya dikencangkan dengan kunci momen pada 103 Nm (10.5 kgf·m, 76 ft·lbf) sesegera mungkin setelah mengganti roda. • Ketika memasang ban, gunakan hanya mur roda yang telah dibuat khusus untuk roda. • Bila ada kerusakkan atau perubahan bentuk pada baut sekrup, ulir (thread) mur atau lubang baut di pelek, diperlukan pemeriksaan kendaraan di dealer Toyota Anda. • Ketika memasang mur roda, pastikan untuk memasang mur roda dengan ujung tirus menghadap ke dalam. (H. 224) PERHATIAN n **Jangan mengendarai kendaraan dengan ban kempes** Jangan meneruskan pengendaraan dengan ban yang kempes. Meskipun pengendaraan jarak dekat dengan ban yang kempes dapat merusak ban dan roda tidak dapat diperbaiki lagi. n **Ketika menyimpan ban kempes** l Pastikan bahwa tidak ada benda terperangkap antara ban dan bagian bawah bodi kendaraan. l Kencangkan dengan aman klem baut ban cadangan untuk menahan pelek cadangan yang dibawa dengan dikaitkan.

Halaman 268

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila mesin tidak dapat dihidupkan **Bila mesin tidak dapat dihidupkan meskipun telah mengikuti** **prosedur dengan benar (**  **H. 87), pertimbangkan setiap hal-hal** **berikut:** n **Mesin tidak dapat dihidupkan meskipun motor starter** **beroperasi dengan normal.** Salah satu dari berikut ini mungkin menjadi penyebab masalah: l Mungkin tidak ada bahan bakar yang cukup dalam tangki kendaraan. Pengisian bahan bakar kendaraan. l Mungkin mesin banjir.  Cobalah untuk menghidupkan mesin sekali lagi sesuai prosedur menghidupkan mesin yang benar. (H. 87) n **Motor starter berputar sangat pelan, lampu interior dan** **lampu besar redup, atau klakson tidak berbunyi atau** **berbunyi namun pelan.** Salah satu dari berikut ini mungkin menjadi penyebab masalah: l Baterai mungkin lemah. (H. 270) l Koneksi terminal baterai mungkin kendur atau berkarat. n **Motor starter tidak berputar, lampu interior dan lampu besar** **tidak menyala, atau klakson tidak berbunyi.** Salah satu dari berikut ini mungkin menjadi penyebab masalah: l Satu atau kedua terminal baterai mungkin terputus. l Baterai mungkin lemah. (H. 270) l Mungkin terdapat malfungsi di sistem steering lock. Hubungi dealer Toyota Anda bila masalah tidak dapat diperbaiki, atau bila prosedur perbaikan tidak diketahui. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 269

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila tuas pemilih tidak dapat dipindahkan dari P (kendaraan dengan transmisi otomatis) **Jika Anda tidak dapat menggeser tuas pemilih meskipun pedal rem** **telah ditekan, mungkin ada masalah dengan sistem shift lock** **(sebuah sistem yang mencegah kesalahan pengoperasian di tuas** **pemilih). Bawalah kendaraan segera ke dealer Toyota Anda untuk** **diperiksa.**  **Langkah-langkah berikut mungkin digunakan sebagai tindakan** **darurat untuk memastikan bahwa tuas pemilih dapat digeser:** Gunakan rem parkir. Putar engine switch ke posisi "ACC". Tekan pedal rem. Tekan tombol shift lock override. Tuas pemilih dapat digeser ketika tombol ditekan.

Halaman 270

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila Anda kehilangan kunci **Kunci asli yang baru dapat dibuat oleh dealer Toyota Anda** **menggunakan kunci lain atau nomor kunci yang tercetak pada plat** **nomor kunci Anda.** 5 Bila muncul gangguan

Halaman 271

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila baterai kendaraan lemah **Prosedur berikut mungkin digunakan untuk menghidupkan mesin** **bila baterai kendaraan lemah.**  **Anda juga dapat menghubungi dealer Toyota Anda atau bengkel** **yang berkualitas.** Bila Anda telah memasang kabel jumper (atau booster) dan kendaraan kedua dengan baterai 12 volt, Anda dapat melakukan jump start pada kendaraan Anda dengan mengikuti langkah di bawah ini. Buka kap mesin. (H. 203) Hubungkan kabel jumper sesuai dengan prosedur sebagai berikut: Hubungkan klem kabel jumper positif ke terminal baterai positif (+) pada kendaraan Anda Hubungkan klem pada ujung lain dari kabel positif ke terminal baterai positif (+) pada kendaraan kedua Hubungkan klem kabel negatif ke terminal baterai negatif (-) pada kendaraan kedua Hubungkan klem pada ujung lain dari kabel negatif yang solid, stasioner, titik logam yang tidak dicat jauh dari baterai dan bagian yang bergerak, seperti yang terlihat pada gambar.

Halaman 272

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Hidupkan mesin kendaraan kedua. Naikkan putaran mesin sedikit dan pertahankan level sekitar 5 menit untuk mengisi ulang baterai kendaraan Anda. Pertahankan putaran mesin dari kendaraan kedua dan tekan engine switch ke posisi "ON", kemudian nyalakan mesin kendaraan. Setelah mesin kendaraan dihidupkan, lepas kabel jumper dengan urutan kebalikan dari yang terhubung. Setelah mesin hidup, segera periksakan kendaraan di dealer Toyota Anda sesegera mungkin. n **Menghidupkan mesin ketika baterai lemah (kendaraan dengan** **transmisi otomatis)** Mesin tidak dapat dihidupkan dengan cara mendorong. n **Untuk mencegah baterai lemah** lPadamkan lampu besar dan sistem audio ketika mesin mati. lMatikan komponen elektrik yang tidak diperlukan ketika kendaraan melaju dengan kecepatan rendah dalam waktu yang lama, seperti saat lalu lintas macet. n **Mengisi baterai** Listrik yang tersimpan dalam baterai yang akan habis secara bertahap bahkan ketika kendaraan sedang tidak digunakan, karena pelepasan alami dan efek pengeringan peralatan listrik tertentu. Bila kendaraan tidak digunakan dalam waktu yang lama, baterai mungkin akan lemah, dan mesin mungkin tidak dapat dihidupkan. (Baterai mengisi ulang secara otomatis selama pengendaraan.) 5 Bila muncul gangguan

Halaman 273

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat n **Menghindari baterai dari terbakar atau meledak** Perhatikan langkah pencegahan berikut untuk mencegah terjadi kecelakaan karena tersulutnya gas yang mudah terbakar yang mungkin dikeluarkan dari baterai: lPastikan setiap kabel jumper terhubung dengan benar pada terminal dan jangan sampai terjadi hubungan yang tidak sengaja dengan apapun selain terminal yang dimaksud. lJangan biarkan klem + dan - dari kabel jumper bersentuhan antara satu sama lain. lJangan merokok, menggunakan korek api, penyulut rokok atau yang dapat menimbulkan percikkan api di dekat baterai. n **Peringatan baterai** Baterai mengandung elektrolit asam beracun dan korosif, saat saling berhubungan mengandung timbal dan campuran timah. Perhatikan langkah pencegahan berikut ketika menangani baterai: lKetika manangani baterai, selalu kenakan kacamata pengaman dan berhati-hati untuk tidak membiarkan fluida (asam) bersentuhan dengan kulit, pakaian atau bodi kendaraan. lJangan duduk di atas baterai. lDalam kejadian fluida baterai mengenai kulit atau mata, segera cuci daerah yang terkena dengan air dan dapatkan perawatan medis. Letakkan karet busa basah atau kain di atas daerah yang terkena sampai mendapatkan perawatan medis. lSelalu cuci tangan Anda setelah menangani penumpu baterai, terminal, dan bagian baterai yang saling terhubung lainnya. lJangan biarkan anak-anak berada di dekat baterai. n **Untuk mencegah kerusakan kendaraan** Jangan menarik atau mendorong untuk menghidupkan kendaraan, karena three-way catalytic converter mungkin panas berlebih dan menyebabkan bahaya kebakaran.

Halaman 274

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat PERHATIAN n **Ketika menangani kabel jumper** Ketika menghubungkan kabel jumper, pastikan bahwa kabel jumper tidak tersangkut dalam fan atau belt. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 275

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila kendaraan Anda panas berlebihan **Berikut ini mungkin menunjukkan bahwa kendaraan Anda panas** **berlebih.** l Lampu peringatan temperatur cairan pendingin mesin tinggi (H. 252) menyala atau berkedip, atau mesin mengalami kehilangan tenaga. (Misalnya, kecepatan kendaraan tidak dapat meningkat.) l Uap keluar dari bawah kap mesin. **Prosedur koreksi** Hentikan kendaraan di tempat yang aman dan matikan sistem air conditioner lalu matikan mesin. Jika Anda melihat uap:  Angkat dengan hati-hati kap mesin setelah uap berkurang.. Jika Anda tidak melihat uap:  Hati-hatilah mengangkat kap mesin. Setelah mesin sudah cukup dingin, periksa selang dan radiator core (radiator) dari setiap kebocoran. Radiator Kipas pendingin Jika sejumlah kebocoran cairan pendingin besar, segera hubungi dealer Toyota Anda. Permukaan cairan pendingin mesin yang tepat berada di antara garis “FULL” dan “LOW” pada reservoir. Reservoir Garis "FULL" Garis "LOW" Tutup radiator

Halaman 276

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Hidupkan mesin dan hidupkan sistem air conditioning untuk memeriksa apakah kipas pendingin radiator beroperasi dan untuk memeriksa kebocoran pendingin mesin dari radiator atau hoses. Fan beroperasi ketika sistem air conditioning dihidupkan segera setelah mulai dingin. Pastikan apakah fan beroperasi dengan memeriksa suara fan dan aliran udara. Jika sulit untuk memeriksa hal ini, hidup dan matikan sistem air conditioner secara berulang.  (Fan dapat tidak beroperasi ketika temperatur dingin.) Bila kipas tidak beroperasi: Matikan mesin segera dan hubungi dealer Toyota Anda. Bila kipas bekerja: Bawalah kendaraan ke dealer Toyota Anda untuk diperiksa. Tambahkan cairan pendingin jika diperlukan. Air dapat digunakan dalam keadaan darurat jika pendingin mesin tidak tersedia. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 277

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat n **Untuk mencegah sebuah kecelakaan atau cedera ketika memeriksa di** **bawah kap mesin kendaraan Anda** lBila uap terlihat keluar dari bawah kap mesin, jangan buka kap mesin sampai uap berkurang. Kompartemen mesin mungkin sangat panas, yang dapat mengakibatkan cedera serius seperti luka bakar. lJauhkan tangan dan pakaian (terutama dasi, syal atau kain di leher) dari fan dan sabuk keselamatan. Tidak melakukan hal diatas dapat menyebabkan tangan atau pakaian terjepit, yang mengakibatkan cedera serius. lJangan mengendurkan tutup radiator, atau tutup reservoir cairan pendingin saat mesin dan radiator panas. Cedera serius, seperti luka bakar, mungkin dapat terjadi akibat dari pendingin yang panas dan uap yang dilepas dibawah tekanan. PERHATIAN n **Ketika menambahkan pendingin mesin** Tunggu hingga mesin dingin sebelum menambahkan pendingin mesin. Ketika menambahkan pendingin, lakukan perlahan. Menambahkan cairan pendingin terlalu cepat pada mesin yang panas dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. n **Untuk mencegah kerusakan sistem pendingin** Perhatikan langkah pencegahan berikut: lHindari kontaminasi cairan pendingin dengan benda asing (seperti pasir atau debu dll.). lJangan menggunakan cairan pendingin aditif yang tersedia secara komersial.

Halaman 278

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila kendaraan terjebak **Lakukan prosedur berikut jika putaran ban atau kendaraan terjebak di** **lumpur, kotoran atau salju:** Matikan mesin. Gunakan rem parkir dan pindahkan tuas pemilih ke P (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau N (kendaraan dengan transmisi manual). Hilangkan lumpur, salju atau pasir dari ban yang terjebak. Letakkan kayu, batu atau material lainnya di bawah ban untuk membantu memberikan traksi. Hidupkan kembali mesin. Geser tuas pemilih ke posisi D atau R (kendaraan dengan transmisi otomatis) atau 1 atau R (kendaraan dengan transmisi manual) dan berhati-hati saat menekan pedal akselerator untuk membebaskan kendaraan. n **Ketika mencoba untuk membebaskan kendaraan yang terjebak** Bila Anda memilih untuk mendorong belakang kendaraan dan sebagainya untuk membebaskan kendaraan, pastikan area di sekitar kosong untuk menghindari benturan pada kendaraan lain, benda atau orang. Kendaraan juga dapat menerjang maju atau mundur tiba-tiba saat kendaraan menjadi bebas. Gunakan dengan sangat hati-hati. n **Ketika memindahkan tuas pemilih (kendaraan dengan transmisi otomatis)** Berhati-hatilah untuk tidak memindahkan tuas pemilih ketika pedal akselerator ditekan. Hal ini dapat menyebabkan kendaraan berakselerasi secara mendadak yang dapat menyebabkan kecelakaan dan mengakibatkan kematian atau cedera serius. PERHATIAN n **Untuk menghindari kerusakan pada transmisi dan komponen lain** l Hindari memutar roda dan menekan pedal akselerasi lebih dari yang diperlukan. l Bila kendaraan tetap terjebak bahkan setelah prosedur ini dilakukan, kendaraan mungkin memerlukan penderek untuk dibebaskan. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 279

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat Bila kendaraan Anda harus dihentikan dalam keadaan darurat **Hanya dalam keadaan darurat, bila tidak memungkinkan untuk** **menghentikan kendaraan secara normal, hentikan kendaraan** **dengan mengikuti prosedur berikut ini:** Terus injak pedal rem dengan kedua kaki dan tekan dengan kuat. Jangan memompa pedal rem berulang kali, karena dapat mengurangi usaha yang diperlukan untuk memperlambat kendaraan. Posisikan tuas pemilih ke N. **Bila tuas pemilih dapat diposisikan ke "N"** Setelah melambat, hentikan kendaraan di tempat yang aman. Matikan mesin. **Bila tuas pemilih tidak dapat diposisikan ke N** Terus injak pedal rem dengan kedua kaki untuk mengurangi kecepatan kendaraan semaksimal mungkin. Matikan mesin dengan memutar engine switch ke posisi "ACC".

Halaman 280

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat n **Bila kendaraan harus dimatikan selama pengendaraan** lPower assist akan tidak berfungsi pada rem dan roda kemudi, hal itu menjadikan pedal rem lebih keras dan roda kemudi sulit diputar. Maka perlambatlah laju kendaraan semampunya sebelum mematikan mesin lJangan pernah mencoba melepas kunci, jika hal tersebut dilakukan maka roda kemudi akan terkunci. 5 Bila muncul gangguan

Halaman 281

5-2. Langkah yang diambil dalam keadaan darurat

Halaman 282

## ## 6 ## ## Spesifikasi kendaraan **6-1. Spesifikasi** Data perawatan  (bahan bakar, level oli,  dll.).................................. 282 Informasi bahan bakar...... 293

Halaman 283

6-1. Spesifikasi Data perawatan (bahan bakar, level oli, dll.) **Dimensi** Panjang keseluruhan 4140 mm (163.0 in.) 4150 mm (163.4 in.)*1 Lebar keseluruhan 1660 mm (65.3 in.) Tinggi keseluruhan*2 1695 mm (66.7 in.) Jarak roda 2655 mm (104.5 in.) Depan 1425 mm (56.1 in.) Tapak (Tread) Belakang 1435 mm (56.5 in.) *1: Kendaraan dengan aero bumper *2: Kendaraan tanpa beban

Halaman 284

**Identifikasi kendaraan** n **Nomor identifikasi kendaraan** Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) adalah identifikasi legal untuk kendaraan Anda. Nomor ini adalah nomor identifikasi utama untuk Toyota Anda. Nomor ini digunakan untuk mendaftarkan kepemilikan kendaraan Anda. n **Nomor mesin** Nomor mesin tertera pada block mesin seperti yang ditunjukkan. 6-1. Spesifikasi Nomor ini tertera di dalam kompartemen mesin. Nomor ini juga terdapat pada plat pabrik pembuat di dalam kompartemen mesin. 6 Spesifikasi kendaraan

Halaman 285

6-1. Spesifikasi **Mesin** Model K3-VE dan 3SZ-VE Jenis 4-silinder segaris, 4-langkah, bensin **Mesin K3-VE** 72.0  79.7 mm (2.83  3.14 in.) **Mesin 3SZ-VE** 72.0  91.8 mm (2.83  3.61 in.) Diameter dan langkah **Mesin K3-VE** 1298 cm ⚠ (79.2 cu.in.) **Mesin 3SZ-VE** 1495 cm ⚠ (91.2 cu.in.) Pemindahan Celah katup  (mesin dingin) Intake: 0.145  0.235 mm (0.006  0.009 in.) Exhaust: 0.275 0.365 mm (0.011 0.014 in.)

Halaman 286

**Mesin K3-VE** 11.5 15.0 mm (0.45 0.59 in.)* Water pump Generator Kompresor air conditioner Tegangan drive belt **Mesin 3SZ-VE** 11.5 14.5 mm (0.45 0.57 in.)* Water pump Generator Kompresor air conditioner *: Defleksi drive belt dengan tekanan ibu jari 98 N (10 kgf, 22 lbf) (belt yang telah digunakan) 6-1. Spesifikasi Crankshaft Crankshaft 6 Spesifikasi kendaraan

Halaman 287

6-1. Spesifikasi **Bahan bakar** Jenis bahan bakar Hanya bahan bakar bensin tanpa timbal Nomor research octane (angka oktan) 90 atau lebih tinggi Kapasitas tangki bahan bakar (Referensi) 45 L (11.9 gal., 9.9 Imp.gal.) **Sistem pelumasan** Kapasitas oli (Kuras dan isi kembali  referensi*) **Dengan filter**  3.0 L (3.2 qt., 2.6 Imp.qt.) **Tanpa filter** 2.7 L (2.9 qt., 2.4 Imp.qt.) *: Kapasitas oli mesin merupakan referensi kuantitas yang digunakan ketika penggantian oli mesin. Panaskan dan matikan mesin, tunggu lebih dari 5 menit, dan periksa level oli dengan dipstick.

Halaman 288

n **Pemilihan oli mesin** “Toyota Motor Oil” digunakan dalam kendaraan Toyota Anda. Gunakan “Toyota Motor Oil” yang telah disetujui oleh Toyota atau yang setara sesuai grade dan viskositas yang ditunjukkan di bawah. Grade oli: 5W-30 dan 10W-30: Oli mesin API grade SL “Energy- Conserving”, SM “Energy- Conserving”, SN "Resource-Conserving" atau ILSAC multigrade 15W-40 dan 20W-50: Oli mesin API grade SL atau SM atau SN multigrade Viskositas yang direkomendasikan (SAE): Perkiraan range temperatur sebelum penggantian oli berikutnya. Viskositas oli (10W-30 dijelaskan disini seperti contoh): • 10W dalam 10W-30 menunjukkan karakteristik oli yang memiliki kemampuan start saat dingin lebih baik. Oli dengan angka lebih rendah sebelum huruf W memungkinkan kemudahan start mesin saat cuaca dingin. • Angka 30 pada 10W-30 menunjukkan karakteristik viskositas oli saat oli pada temperatur tinggi. Oli dengan viskositas lebih tinggi (dengan jumlah yang lebih tinggi) mungkin lebih cocok bila kendaraan dioperasikan pada kecepatan tinggi, atau di bawah kondisi beban berat. 6-1. Spesifikasi Jika Anda menggunakan SAE 10W-30 atau viskositas oli mesin yang lebih tinggi dalam temperatur yang sangat rendah, mesin mungkin menjadi sulit dihidupkan, sehingga oli mesin SAE 5W-30 direkomendasikan. 6 Spesifikasi kendaraan

Halaman 289

6-1. Spesifikasi Bagaimana membaca label kemasan oli: Salah satu atau kedua tanda API yang telah terdaftar menempel pada beberapa kemasan oli agar membantu Anda memilih oli yang tepat untuk Anda gunakan. Simbol servis API Bagian atas: Penunjukan kualitas oli oleh API (American Petroleum Institute) (SN) Bagian tengah: Viskositas SAE grade (SAE 10W-30) Bagian bawah: “Resource- Conserving” yang berarti bahwa oli tersebut memiliki kemampuan hemat bahan bakar. ILSAC Certification Mark Tanda Sertifikasi ILSAC (Inter- national Lubricant Standardiza- tion and Approval Committee) yang ditampilkan pada bagian depan kemasan.

Halaman 290

**Sistem pendingin** **Kendaraan dengan transmisi otomatis** 6.6 L (7.0 qt., 5.8 Imp.qt.) **Kendaraan dengan transmisi manual** 6.0 L (6.3 qt., 5.3 Imp.qt.) Mesin  K3-VE Kapasitas (Referensi) **Kendaraan dengan transmisi otomatis** 6.8 L (7.2 qt., 6.0 Imp.qt.) **Kendaraan dengan transmisi manual** 7.0 L (7.4 qt., 6.2 Imp.qt.) Mesin  3SZ-VE Gunakan salah satu dari berikut: • “Toyota Super Long Life Coolant” • Serupa berkualitas tinggi ethylene glycol berbasis non-silicate, non-amine, non-nitrite, dan non-borate dengan long-life hybrid organic acid technology Jangan hanya menggunakan air saja. Jenis cairan pendingin **Sistem pengapian** Busi (spark plug) Buatan DENSO XU22PR9 NGK DCPR7EA-9 Celah 0.8  0.9 mm (0.031  0.035 in.) **Sistem kelistrikan** Baterai Pembacaan berat jenis pada  20C (68F): 1.250  1.290 Terisi penuh 1.160  1.200 Terisi setengah 1.060  1.100 Lemah Tingkat pengisian Pengisian cepat Pengisian lambat 15 A maks. 5 A maks. 6-1. Spesifikasi 6 Spesifikasi kendaraan

Halaman 291

6-1. Spesifikasi **Transmisi otomatis** Kapasitas fluida* 4.6 L (4.9 qt., 4.0 Imp.qt.) Jenis fluida DEXRON® III (DEXRON®II) *: Kapasitas fluida adalah referensi kuantitas. Jika diperlukan penggantian, hubungi dealer Toyota Anda. **Transmisi manual** Kapasitas oli gear  (Referensi) 1.2 L (1.3 qt., 1.1 Imp.qt.) Jenis oli gear Gear oil API GL-4 Viskositas oli gear yang dianjurkan SAE 80W atau SAE 75W-90 **Differensial belakang** Kapasitas oli  (Referensi) 2.4 L (2.5 qt., 2.1 Imp.qt.) Jenis oli Hypoid gear oil API GL-5 Viskositas oli SAE 90 **Kopling** **K3-VE** 15  25 mm (0.6  1.0 in.) **3SZ-VE** ⚠  20 mm (0.1  0.8 in.) Jarak bebas pedal Jenis fluida SAE J1703 atau FMVSS No.116 DOT 3

Halaman 292

**Rem** Celah pedal*1 **Kendaraan tanpa ABS** 107 mm (4.2 in.) **Kendaraan dengan ABS** 108 mm (4.3 in.) Jarak bebas pedal 0.5  2.0 mm (0.02  0.08 in.) Langkah tuas rem parkir *2 4 7 klik Jenis fluida SAE J1703 atau FMVSS No.116 DOT 3 *1: Minimum celah pedal saat ditekan dengan gaya 294 N (30 kgf, 66 lbf) saat kondisi mesin hidup *2: Langkah tuas rem parkir ketika ditarik dengan gaya 196 N (20 kgf, 44 lbf) **Steering** Free play Kurang dari 30 mm (1.2 in.) **Ban dan pelek** Ukuran ban 185/70R14 88S, 185/65R15 88S Tekanan pemompaan ban  (Tekanan pemompaan ban saat dingin yang direkomendasikan) Roda depan  kPa (kgf/cm2 atau bar, psi) 230 (2.3, 33) 250 (2.5, 36) Ukuran pelek 14  5J, 15  5J Torsi mur pelek 103 N·m (10.5 kgf·m, 76 ft·lbf) Tipe pelek cadangan Pelek baja 1.3 (Tipe E dan G) Pelek Aluminium 1.3 (Tipe G dan Veloz) 6-1. Spesifikasi Roda belakang  kPa (kgf/cm2 atau bar, psi) 6 Spesifikasi kendaraan

Halaman 293

6-1. Spesifikasi **Bola lampu** Bola lampu W Jenis Lampu besar 60/55 A Lampu tanda belok depan 21 C Lampu posisi depan 5 B Lampu kabut depan (jika dilengkapi) 19 F Eksterior Lampu tanda belok belakang 21 E Lampu rem/belakang 21/5 E Lampu plat nomor polisi 5 B Lampu mundur 16 B Interior Lampu interior depan 10 D Lampu interior belakang 8 D A: Bola lampu halogen H4 B: Bola lampu wedge base (bening) C: Bola lampu wedge base (amber)D: Bola lampu double end E: Bola lampu single end F: Bola lampu halogen H16

Halaman 294

6-1. Spesifikasi Informasi bahan bakar **Anda hanya boleh menggunakan bahan bakar bensin tanpa timbal.**  **Untuk kinerja mesin yang optimal, pilih bensin tanpa timbal dengan** **Research Octane Number 90 atau lebih tinggi.** n **Lubang tangki bahan bakar untuk bensin tanpa timbal** Untuk membantu mencegah kesalahan pengisian bahan bakar, kendaraan Anda mempunyai lubang tangki bahan bakar yang hanya dapat dimasuki oleh nozzle khusus untuk pompa bahan bakar tanpa timbal. n **Bila mesin Anda ngelitik (knock)** lKonsultasi dengan dealer Toyota Anda. lAnda mungkin sesekali mendengar knocking untuk beberapa waktu ketika mengakselerasi atau pengendaraan menanjak. Hal ini adalah normal dan tidak perlu dirisaukan. PERHATIAN n **Perhatian tentang kualitas bahan bakar** lJangan menggunakan bahan bakar yang tidak tepat. Jika bahan bakar yang digunakan tidak tepat, mesin akan rusak. lJangan menggunakan bensin dengan timbal. Bensin dengan timbal akan menyebabkan efektifitas catalytic converter hilang dan sistem kontrol emisi tidak berfungsi dengan baik. 6 Spesifikasi kendaraan

Halaman 295

6-1. Spesifikasi

Halaman 296

## ## Indeks **Daftar singkatan ...................... 296** **Indeks alphabet ....................... 297** **Apa yang dilakukan bila... ..... 303**

Halaman 297

Daftar singkatan Daftar singkatan/Akronim SINGKATAN ARTI ABS Anti-lock Brake System ACC Accessory AI-SHIFT Artificial Intelligence Shift control ELR Emergency Locking Retractor EPS Electric Power Steering LED Light Emitting Diode SRS Supplemental Restraint System TWI Treadwear Indicators VIN Vehicle Identification Number

Halaman 298

Indeks alphabet **A** **A/C ...................................................120** **ABS..................................................112** **Airbag** Kondisi pengoperasian airbag.......59 Lampu peringatan airbag ............253 Modifikasi dan pembuangan airbag .........................................63 Peringatan airbag untuk anak Anda ..................................61 Peringatan umum airbag...............61 Lokasi airbag.................................57 Postur pengendaraan yang benar ...........................55, 61 SRS airbag....................................57 **Antena .....................................132, 184** **Anti-lock brake system .................112** **Asbak...............................................177** **AUX port..........................................164** **B** **Bahan bakar** Gauge bahan bakar ......................97 Informasi .....................................293 Informasi SPBU...........................308 Jenis............................................286 Kapasitas ....................................286 Mengisi bahan bakar.....................52 Sistem penghenti pompa bahan bakar .............................250 **Ban** Bila Anda mengalami  ban kempes..............................255 Memeriksa...................................218 Penggantian................................255 Rotasi ban...................................218 Rotasi cadangan .........................255 Tekanan pemompaan .................221 Ukuran.........................................291 **Ban cadangan** Lokasi penyimpanan...................255 Tekanan pemompaan.................291 **Baterai** Bila baterai kendaraan lemah.....270 Memeriksa ..................................213 Persiapan dan pemeriksaan sebelum musim dingin .............116 **Bola lampu** Penggantian................................232 Watt ............................................292 **Busi .................................................289** **C** **Cairan pendingin mesin** Kapasitas....................................289 Memeriksa ..................................211 Persiapan dan pemeriksaan sebelum musim dingin .............116 **CD player ........................................133** **D** **Darurat (Emergency), dalam kasus** Bila Anda kehilangan kunci.........269 Bila Anda mengalami ban kempes..............................255 Bila Anda merasa sesuatu yang salah................................249 Bila baterai kendaraan lemah.....270 Bila kendaraan Anda harus dihentikan dalam keadaan darurat.......................278 Bila kendaraan Anda panas berlebihan......................274 Bila kendaraan Anda terjebak.....277 Bila lampu peringatan menyala ..251 Bila mesin tidak menyala............267 Bila tuas pemilih tidak dapat digeser dari "P" ........................268 Jika kendaraan Anda perlu diderek .....................................243

Halaman 299

Indeks alphabet **Defogger** Kaca belakang ............................125 **Defogger kaca belakang ................125** **Dimensi ...........................................282** **Disc MP3 .........................................141** **Disc WMA........................................141** **Dongkrak** Kelengkapan dongkrak kendaraan ................................255 Penempatan dongkrak lantai ......205 **E** **Electric Power Steering .................112** **Engine switch ...................................87** **EPS ..................................................112** **F** **Fitur penyimpanan .........................170** **Fluida** Washer........................................217 **Flasher darurat** Switch..........................................242 **G** **Gauge ................................................97** **H** **Handel dongkrak ............................255** **I** **Identifikasi** Kendaraan...................................283 Mesin...........................................283 **Indikator pengingat servis...............99** **Informasi perjalanan ......................101** **Informasi SPBU ..............................308** **Input audio ......................150, 155, 164** **J** **Jadwal perawatan berkala** Perawatan...................................191 **Jam ..................................................175** **Jendela** Defogger kaca belakang .............125 Power window...............................50 Washer................................108, 110 **K** **Kaca spion** Spion samping..............................48 **Kaca spion luar** Menyetel dan melipat....................48 **Kaca spion........................................48** **Kaca jendela .....................................50** **Kap mesin.......................................203** **Karpet lantai ...................................179** **Keamanan anak** Bagaimana anak Anda harus mengenakan sabuk keselamatan ....................44 Memasang perlindungan anak .....68 Pelindung anak.............................22 Peringatan airbag .........................61 Peringatan baterai ..............215, 272 Peringatan power window.............51 Perhatian tentang sabuk keselamatan...............................44 Sistem perlindungan anak ............64 Switch kunci power window..........50 **Kondensor ......................................212** **Klakson .............................................96** **Kunci-kunci** Bila Anda kehilangan kunci.........269 Engine switch................................87 Kunci-kunci ...................................20 Nomor kunci..................................20 Switch pengapian .........................87

Halaman 300

**L** **Laci ..................................................171** **Lampu-lampu** Mengganti bola lampu.................232 Switch flasher darurat .................242 Switch lampu besar.....................105 Switch lampu hazard...................242 Switch lampu interior...................169 Switch lampu kabut.....................107 Tuas lampu tanda belok................94 Watt.............................................292 **Lampu belakang** Mengganti bola lampu.................232 Switch..........................................105 Watt.............................................292 **Lampu besar** Mengganti bola lampu.................232 Switch..........................................105 Watt.............................................292 **Lampu hazard** Switch..........................................242 **Lampu indikator................................99** **Lampu interior** Lampu interior .............................168 Switch..........................................169 Watt.............................................292 **Lampu kabut** Mengganti bola lampu.................232 Switch..........................................107 Watt.............................................292 **Lampu kabut depan** Mengganti bola lampu.................232 Switch..........................................107 Watt.............................................292 **Lampu mundur** Mengganti bola lampu.................232 Watt.............................................292 **Lampu pengingat sabuk**  **keselamatan pengemudi.............254** Indeks alphabet **Lampu peringatan** Anti-lock brake system ...............253 Lampu indikator malfungsi..........253 Lampu pengingat sabuk keselamatan ..................254 Lampu peringatan transmisi otomatis ....................253 Level bahan bakar rendah..........254 Sistem charging..........................252 Sistem electric power steering....253 Sistem kontrol mesin elektronik..253 Sistem pengereman....................251 Tekanan oli mesin rendah ..........252 Temperatur cairan pendingin mesin tinggi .............252 SRS airbag .................................253 **Lampu plat nomor polisi** Mengganti bola lampu ................232 Watt ............................................292 **Lampu posisi depan** Mengganti bola lampu ................232 Switch .........................................105 Watt ............................................292 **Lampu rem** Mengganti bola lampu ................232 Watt ............................................292 **Lampu tanda belok** Mengganti bola lampu ................232 Switch ...........................................94 Watt ............................................292 **Lampu tanda belok belakang** Mengganti bola lampu ................232 Watt ............................................292 **Lampu tanda belok depan** Mengganti bola lampu ................232 Switch ...........................................94 Watt ............................................292 **Lock steering column......................88**

Halaman 301

Indeks alphabet **M** **Membersihkan** Eksterior......................................182 Interior.........................................185 Sabuk keselamatan.....................186 **Memori USB ....................................155** **Mencuci dan memoles ...................182** **Menderek** Derek darurat ..............................243 **Mesin** Bagaimana menghidupkan mesin..........................................87 Bila mesin tidak menyala ............267 Engine switch................................87 Kap mesin ...................................203 Kompartemen..............................207 Nomor identifikasi kendaraan......283 Panas berlebihan (Overheating) .274 Switch pengapian..........................87 **Meter..................................................97** **Multi-information display...............101** **N** **Nomor identifikasi kendaraan .......283** **O** **Odometer ........................................102** **Oli** Oli mesin .....................................208 **Oli mesin** Kapasitas ....................................286 Memeriksa...................................208 Persiapan dan pemeriksaan sebelum musim dingin..............116 **P** **Panas berlebihan, Mesin ...............274** **Pelindung anak.................................22** **Pelindung matahari........................174** **Pembuka** Pintu bagasi..................................23 Pintu pengisi bahan bakar ............52 Kap mesin...................................203 **Pemegang botol .............................171** **Pemeliharaan** Eksterior......................................182 Interior.........................................185 Sabuk keselamatan ....................186 **Pengendaraan** Postur yang benar ........................55 Prosedur .......................................76 Tip masa uji ..................................79 Tips pengendaraan musim  dingin........................................116 **Penggantian** Ban .............................................255 Bola lampu..................................232 Sekring........................................225 **Perawatan** Data perawatan ..........................282 Jadwal perawatan berkala..........191 Persyaratan perawatan...............188 Servis yang dapat dilakukan sendiri.......................................200 **Peringatan penyimpanan ..............114** **Pintu bahan bakar............................52** **Pintu pengisi bahan bakar ..............52** **Pintu bagasi......................................23** **Pintu-pintu** Jendela pintu ................................50 Kaca pintu.....................................50 Kunci pintu....................................21 Kunci pelindung anak pintu belakang............................22 Pintu bagasi..................................23 Pintu-pintu samping......................21 Spion samping..............................48

Halaman 302

**Power outlet....................................178** **Power window...................................50** **R** **Radiator...........................................212** **Radio ...............................................129** **Rem parkir.........................................95** **Rem** Rem parkir.....................................95 **Roda ................................................223** **Roda kemudi** Penyetelan ....................................47 Switch audio................................165 **S** **Sabuk keselamatan** Bagaimana anak Anda harus mengenakan sabuk keselamatan ...............................44 Bagaimana mengenakan sabuk keselamatan Anda......................42 Emergency Locking Retractor  (Retraktor Pengunci Darurat)  Retractor (ELR) ..........................44 Lampu pengingat ........................254 Membersihkan dan perawatan sabuk keselamatan ..................186 Menyetel sabuk keselamatan........42 Pemasangan sistem perlindungan anak ..........68 Pretensioner sabuk  keselamatan ...............................43 Wanita hamil, memakai sabuk keselamatan yang benar ............45 **Sandaran kepala** Penyetelan ....................................33 **Sekring ............................................225** **Servis yang dapat**  **dilakukan sendiri .........................200** Indeks alphabet **Sistem air conditioner** Sistem air conditioner depan ......120 Sistem pendingin belakang.........123 **Sistem air conditioner depan........120** **Sistem audio** Antena ................................132, 184 AUX port .....................................164 Disc MP3/WMA...........................141 Input audio..................150, 155, 164 iPod.............................................150 Jenis ...........................................126 Memori USB ...............................155 Mengoptimalkan penggunaan ....162 Music player portable..................164 Radio ..........................................129 Switch audio roda kemudi...........165 **Sistem pendinginan** Mesin panas berlebihan..............274 **Sistem pendingin belakang...........123** **Sistem penerangan masuk............169** **Sistem penghenti pompa**  **bahan bakar .................................250** **Sistem shift lock.............................268** **Sistem perlindungan anak** Memasang CRS dengan sabuk keselamatan...............................68 Tempat duduk anak (Convertible  seat), definisi..............................64 Tempat duduk anak (Convertible  seat), pemasangan ....................68 Tempat duduk bayi (Infant seat),  definisi........................................64 Tempat duduk bayi (Infant seat),  pemasangan ..............................68 Tempat duduk junior (Booster seat),  definisi........................................64 Tempat duduk junior (Booster seat),  pemasangan ..............................68

Halaman 303

Indeks alphabet **Speedometer.....................................97** **Spesifikasi.......................................282** **Spion samping** Menyetel dan melipat....................48 **Steering** Column lock release......................88 **Susunan tempat duduk** Perhatian untuk penyimpanan bagasi.........................................35 Meratakan tempat duduk ..............39 Melipat ke bawah ....................36, 37 Melipat tempat duduk....................38 **Switch pengapian.............................87** **Switch** Engine switch................................87 Switch flasher darurat .................242 Switch kunci jendela......................50 Switch lampu...............................105 Switch lampu hazard...................242 Switch lampu kabut.....................107 Switch pengapian..........................87 Switch power window....................50 Wiper dan washer ...............108, 110 **Switch kunci jendela ........................50** **T** **Tachometer .......................................97** **Tampilan** Informasi perjalanan....................101 Multi-information display .............101 **Tekanan pemompaan ban .............221** **Tempat duduk** Duduk dengan sempurna di tempat duduk..............................55 Membersihkan.............................185 Pemasangan sistem tempat duduk anak/perlindungan anak .............68 Penyetelan ..............................27, 29 Peringatan penyetelan ............28, 31 Sandaran kepala...........................33 Susunan........................................35 **Speedometer ....................................97** **Tempat duduk depan** Penyetelan....................................27 **Tempat duduk belakang** Meratakan tempat duduk..............39 Melipat ke bawah....................36, 37 Melipat tempat duduk ...................38 Penyetelan....................................29 Perhatian untuk penyimpanan  bagasi.........................................35 **Terjebak** Bila kendaraan Anda terjebak.....277 **Tip masa uji ......................................79** **Tool..................................................255** **Transmisi manual.............................93** **Transmisi otomatis** Bila tuas pemilih tidak dapat  digeser dari "P" ........................268 Transmisi otomatis........................90 **Trip meter........................................102** Meratakan tempat duduk..............39 Melipat ke bawah....................36, 37 Melipat tempat duduk ...................38 **Tuas pemilih** Bila tuas pemilih tidak dapat  digeser dari "P" ........................268 Transmisi manual .........................93 Transmisi otomatis........................90 **W** **Wiper kaca belakang......................110** **Wiper kaca depan...........................108** **Washer** Memeriksa ..................................217 Persiapan dan pemeriksaan sebelum musim dingin .............116 Switch .................................108, 110

Halaman 304

Apa yang dilakukan bila... Ban bocor H. 255 Bila Anda mengalami ban kempes H. 267 Bila mesin tidak dapat dihidupkan Jika mesin tidak dapat dihidupkan H. 270 Bila baterai kendaraan kosong Tuas pemilih tidak dapat  digeser H. 268 Bila tuas pemilih tidak dapat dipindah dari P Lampu peringatan temperatur cairan pendingin mesin tinggi berkedip atau H. 274 Bila kendaraan Anda panas berlebihan Uap dapat dilihat keluar  dari bawah kap mesin Kehilangan kunci H. 269 Bila Anda kehilangan kunci Baterai lemah H. 270 Bila baterai kendaraan kosong H. 21 Pintu-pintu samping Pintu-pintu tak dapat dikunci H. 23 Pintu bagasi Kendaraan terjebak di lumpur atau pasir H. 277 Bila kendaraan terjebak Lampu peringatan atau lampu indikator menyala H. 251 Bila lampu peringatan menyala...

Halaman 305

Apa yang dilakukan bila... n **Kelompok instrumen** n **Lampu peringatan** Lampu peringatan sistem rem H. 251 H. 253 Lampu peringatan sistem pengisian H. 252 H. 253 Lampu peringatan tekanan oli mesin yang rendah H. 252 H. 253 Lampu indikator temperatur cairan pendingin mesin tinggi H. 252 H. 254 Lampu pengingat sabuk keselamatan pengemudi Lampu indikator malfungsi H. 253 H. 254 Lampu peringatan SRS H. 253 Lampu peringatan ABS Lampu peringatan electrical power steering Lampu peringatan transmisi otomatis Lampu peringatan level bahan bakar rendah

Halaman 306

Apa yang dilakukan bila...

Halaman 307

Apa yang dilakukan bila... Memo

Halaman 308

Apa yang dilakukan bila...

Halaman 309

INFORMASI PENGISIAN BAHAN BAKAR Pintu pengisi bahan H. 52 H. 52 Tekanan pemompaan H. 203 Pembuka pintu pengisi H. 291 Kapasitas tangki bahan bakar 45 L (11.9 gal., 9.9 Imp.gal.) Jenis bahan bakar Bensin tanpa timbal, Research Octane Number (angka oktan) 90 atau lebih Tekanan pemompaan  ban ketika dingin H. 291 Kapasitas oli mesin (Kuras dan isi kembali referensi) L (qt., Imp.qt.) Dengan filter 3.0 (3.2, 2.6) Tanpa filter 2.7 (2.9, 2.4) Jenis oli mesin H. 287 Tuas pengait H. 203 Tuas pembebas kunci kap

Halaman 310

## ## Fitur Tambahan **Security system** Petunjuk penggunaan........308 Pengoperasian...................309 Fitur Sistem Alarm &  Shock Sensor ..................311 **Sistem Toyota Parking Assist** Sistem Toyota parking  assist ...............................315

Halaman 311

Security system Petunjuk penggunaan **Tombol-tombol** Indikator LED Tombol LOCK Tombol UNLOCK Tombol PANIC **Remote control alarm** Secara umum ada 3 tombol yang terdapat pada remote control alarm ini: Tombol LOCK Digunakan untuk mengunci pintu dan mengaktifkan alarm. Tombol UNLOCK Digunakan untuk membuka penguncian pintu buang dan menon- aktifkan alarm. Tombol PANIC Digunakan untuk membunyikan alarm. * Biasanya digunakan untuk mencari kendaraan saat diparkir atau peringa- tan jika Anda melihat ada percobaan pencurian pada kendaraan Anda. Indikator LED Digunakan sebagai indikasi penggunaan tcmbol-tombol pada remote control alarm Tekan tombol-tombol yang ada pada remote control sesuai dengan keperluan yang ingin Anda perlakukan pada kendaraan Anda.

Halaman 312

Pengoperasian **Arm (Mengaktifkan sistem anti pencurian)** **Disarm (Non-aktifkan sistem anti pencurian)** Tekan tombol “ ” pada remote control. 1. Semua pintu akan terkunci. 2. Lampu tanda belok akan berkedip 1x. 3. Sirine akan bunyi nada beep 1x. 4. Lampu LED indicator akan berkedip 1x. 5. Sistem keamanan sudah aktif (kondisi siaga). STEP 1 Tekan tombol “ ” pada remote control. 1. Semua pintu akan terbuka pengunciannya. 2. Lampu tanda belok akan berkedip 2x. 3. Sirine akan bunyi nada beep 2x. 4. Lampu LED akan padam. 5. Sistem keamanan sudah tidak aktif. STEP 1

Halaman 313

Catatan: 1. Bila sistem keamanan kendaraan pernah mendapat gangguan atau ke trigger, maka pada saat tekan tombol “ ” akan terdengar nada beep 3x dan Iampu tanda belok akan berkedip sebanyak 3x. 2. Untuk dapat mengetahui dari mana sumber gangguan atau sum- ber trigger tersebut terjadi, maka anda dapat melihatnya pada kedipan Iampu LED indicator. Pada Iampu LED indicator ini akan berkedip sebanyak “N” kedipan. No. ZONA gangguan Jumlah kedipan Iampu LED Switch kap mesin 1x Shock sensor 2x Switch pintu 3x Engine switch 4x 3. Untuk "CLEAR STATUS" atau menghilangkan kedipan Iampu LED tersebut, Anda cukup putar engine switch pada posisi "ON" Ialu kembalikan ke posisi "OFF".

Halaman 314

Fitur Sistem Alarm & Shock Sensor **Silent arm/disarm (Tanda nada beep)** Sistem keamanan kendaraan Anda memiliki fasilitas "SILENT MODE", bila Anda ingin menghilangkan nada CHIRP atau tanpa suara pada saat ARM atau DISARM. Anda dapat Iakukan prosedur sebagai berikut: n **Untuk mengaktifkan fasilitas “SILENT MODE”.** Dalam kondisi sistem- keamanan tidak aktif (DIS- ARM MODE). n **Untuk menonaktifkan fasilitas “SILENT MODE”.** Dalam kondisi sistem keamanan tidak aktif (DIS- ARM MODE). Tekan tombol “ ” >> “ ” Akan terdengar nada beep 1x (Sebagai isyarat banwa “SILENT MODE” sudah diak- tifkan). Tekan tombol “ ” >> “ ” Akan terdengar nada beep 2x (Sebagai isyarat bahwa “SILENT MODE” sudah di nonaktifkan).

Halaman 315

**PANIC Mode (Sirine berbunyi)** Sistem keamanan kendaraan Anda memiliki fasilitas “PANIC MODE” yang dapat membantu Anda dalam mencari posisi kendaraan Anda saat diparkir dan mamberikan perhatian pada orang disekitar kendaraan Anda agar menjauh/mencegah pencurian kendaraan ketika Anda manyaksikan ada orang yang mencurigakan. Untuk dapat mengaktifkannya Anda dapat Iakukan prosedur sebagai berikut: l Sistem kondisi ARM. l Setelah 10 detik dari ARM atau Iebih. l Tekan tombol “ ” sebanyak 10 detik. l Tekan tombol “ ” sebanyak 2 detik. l Sirene akan bunyi terus atau PANIC mode. l Untuk memberhentikannya atau stop tekan tombol “ ”  sebanyak 1x. **AUTO RE-ARM WITH LOCK (Sistem aktif kembali dan terkunci)** Pada saat sistem keamanan kendaraan Anda kondisi “ARM”, dan apabila Anda tekan tombol “ ” untuk menonaktifkan sistem kendaraan. Tapi belum sempat membuka salah satu pintu, dalam 30 detik selanjutnya sistem keamanan kendaraan Anda akan kembali ke posisi “ARM” dan semua pintu akan kembali terkunci. l Mobil dalam keadaan terkunci (ARM) l Tekan tombol “ ” sistem akan DISARM. l Salah satu pintu atau beberapa pintu tidak pernah dibuka. l Lampu LED dari berkedip ke posisi padam, setelah berlalu 25 detik akan berkedip cepat selama 5 detik. l Setelah 30 detik sistem RE-ARM dan semua pintu terkunci kem- bali. l Lampu LED indicator akan berkedip 1x

Halaman 316

**DOME LIGHT CONTROL (Lampu interior)** Pada sistem keamanan kendaraan Anda sudah dilengkapi fasilitas Iampu penerangan interior yang bekerja secara otomatis. l Bila tombol “ ” ditekan, maka sistem akan DISARM dan Iampu penerangan interior/ dome light akan menyala secara otomatis (syarat kon- disi tombol Iampu harus di posisi “DOOR”). l Selama salah satu pintu posisi terbuka (SISTEM DISARM), maka Iampu penerangan inte- rior/dome light akan menyala terus. Dan setelah pintu terse- but ditutup rapat, maka dalam 20 detik akan padam secara otomatis. l Bila sistem DISARM dan Iampu penerangan interior menyala, buka Ialu tutup pintu dan putar “engine switch ke posisi ON”, maka Iampu penerangan interior/dome light akan Iangsung padam. l Pada saat sistem keamanan kendaraan mendapat trigger, maka Iampu interior atau dome light tidak akan menyala atau posisi padam.

Halaman 317

**EMERGENCY DISARM (Disarm darurat)** Bila sistem keamanan kendaraan Anda kondisi “ARM” dan kunci remote control Anda tidak dapat berfungsi sementara waktu, dikare- nakan “LOW BAT” atau kunci remote control Anda hilang. Maka Anda harus membuka pintu tersebut dengan kunci cadangan atau tanpa melalui remote control. Pada saat pintu tersebut dibuka, maka sistem keamanan kendaraan akan ke-trigger sehingga sirine akan berbunyi terus. Untuk dapat mematikan atau memberhentikan hal ini dapat dilakukan prosedur sebagai berikut: l Sistem kondisi trigger (karena buka pintu tidak melalui kunci remote control). l Putar engine switch keposisi “ON” Ialu putar ke posisi “OFF” sebanyak 10x. l Sistem akan DISARM. **SPEED LOCK (Sistem penguncian terkendali kecepatan)** Sistem keamanan kendaraan memiliki fasilitas SPEED LOCK yang berfungsi sebagai pengunci semua pintu secara otomatis yang terkendali dengan kecepatan putaran roda. Sistem ini akan bekerja pada engine switch keposisi ON dan memiliki kecepatan roda kisaran 20 km/jam. Sistem ini akan Re-Lock apabila salah satu pintu pernah dibuka dan ditutup kembali, apabila salah satu pintu ada yang belum tertutup atau masih kondisi terbuka, maka sistem ini tidak akan berfungsi. **AUTO UNLOCK (Membuka kunci Otomatis Ignition)** Pada saat engine switch diposisi “ON” dan fungsi “speed lock” sudah bekerja sehingga semua pintu terkunci. Apabila engine switch di putar ke posisi “OFF”, maka pintu akan menjadi kondisi tidak terkunci/UNLOCK.

Halaman 318

Sistem Toyota Parking Assist Sistem Toyota parking assist **Sistem Toyota parking assist dirancang untuk memberi peringatan** **kepada pengemudi dengan buzzer dari jarak perkiraan antara** **kendaraan Anda dengan penghalang ketika parkir atau memasukkan** **kendaraan ke garasi. Sistem ini menggunakan sensor untuk** **mendeteksi penghalang.** Sistem ini bekerja pada saat engine switch pada posisi “ON” dan transmisi dalam posisi “R”. Buzzer akan berbunyi selama kurang lebih 1 detik, hal ini menunjukkan bahwa sistem bek- erja normal dan siap mende- teksi penghalang. Sistem ini mengingatkan Anda pada jarak antara kendaraan Anda dan penghalang dengan buzzer. Jarak diperlihat- kan sebagai A dalam mm Buzzer Kira-kira kurang Intermittent (Ter- dari 1.500 putus-putus) Fast intermittent Kira-kira kurang (Terputus-putus dari 1.000 secara cepat) Kira-kira kurang Kontinyu (Cepat dari 600 terus-menerus)

Halaman 319

lSistem Toyota assist dirancang sebagai bantuan untuk menolong Anda pada saat parkir dan bukanlah pengganti untuk dasar penilaian pribadi Anda. Buatlah dasar keputusan mengemudi Anda pada pengamatan Anda. lJangan menempelkan aksesoris atau benda Iain pada bagian dimana sensor mendeteksi penghalang. Hal ini akan mengganggu bekerjanya sistem dengan sempurna dan bisa menyebabkan kecelakaan. lDalam keadaan tertentu, sistem tidak akan bekerja sempurna dan saat kendaraan mendekati benda tertentu, sistem tidak mendeteksi benda tersebut. Bagaimanapun juga, amati selalu daerah sekeliling kendaraan dan jangan terlalu mempercayai sistem. lJika kendaraan Anda dilengkapi aksesoris tambahan seperti pelindung bumper belakang, spoiler, atau plat nomor yang rangkanya Iebih panjang atau Iebih tebal dari standar, harap lebih berhati-hati. lJika ada bagian dari tubuh seseorang tersangkut dalam penutupan atap, ini dapat menyebabkan meninggal atau cedera serius. lSebelum Anda menutup moon roof, selalu pastikan bahwa tak seorang- pun menempatkan kepala, tangan dan/atau bagian tubuh Iainnya dalam pembukaan atap. Daerah deteksi B: Sekttar 1.500 mm Daerah deteksinya adalah terba- tas seperti diperlihatkan pada gambar diatas. Periksalah daerah sekitar kendaraan sebe- lum berkendara dan mulailah mengendarai dengan perlahan.

Halaman 320

**Dalam hal berikut, sistem tidak akan bekerja sempurna** lSaat es, salju, Iumpur atau benda Iainnya menutupi sensor. lSaat kendaraan diparkir dalam waktu lama pada temperatur yang sangat panas atau sangat dingin. lBerkendara dijalan yang tidak rata atau jalan barkerikil atau jalan mendaki atau jalan berumput. lSaat peralatan yang mengaluarkan gelombang ultrasonic dioperasi- kan di sakitar kendaraan Anda seperti klakson dari kendaraan Iain, mesin sepeda motor atau bunyi rem angin dari kendaraan berat. lBerkendara dalam hujan yang Iebat atau ada percikan air yang mengenai kendaraan Anda. lSaat sensor menerima benturan keras. lBila antena radio dua arah dipasang pada kendaraan Anda. **Sistem mungkin tidak mendeteksi hal berikut** lBenda tipis atau ramping seperti kabel, tali, pagar (kawat, kayu atau besi) atau sepeda. lBenda yang meredam gelombang suara seperli kapas, sponge, salju atau benda yang ditutupi karpet. lBenda kecil atau pendek atau dengan ketinggian dibawah bumper atau benda dengan ujung tajam. lBenda yang sangat dekat dengan kendaraan. lBenda-benda yang dapat membelokkan arah gelombang ultrasonic atau tidak memantulkannya kearah sensor **Dalam kasus berikut, periksakan sistem pada dealer Toyota Anda** Dalam kasus berikut, periksakan sistem pada dealer Toyota Anda. lPada saat bumper rusak atau penyok. lPada saat engine switch pada posisi “ON” dan transmisi pada posisi “R”, buzzer tidak bersuara atau bersuara terus-menerus.

Halaman 321

**Spesifikasi Toyota Parking Assist System** Tingkat Tegangan DC 12V Jangkauan Tegangan Operasi 9.6V ~ 16V Konsumsi Power 2.4V Jangkauan Temperatur Operasi -20°C ~ +70°C Jangkauan Temperatur Penyim- panan -40°C ~ +85°C Frekuensi Transmisi/Penerimaan 58KHz ± 2KHz